Diposkan pada Romance

[Freelance] Ugly Love Part 3

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya.

Ugly Love Part 3 Present by Yurisistable secret’s || Cast : Kwon Yuri, Cho Kyuhyun||  Length : Chapter || Rating : 17+ || Genre : Romance

“Happy reading …” ^^

 

“Hahaha…. Hahahaha…. Hahaha…”
Suara tawa 3 orang yeoja menggema di sebuah kamar megah di rumah salah satu yeoja yang sedang tertawa Hingga membuat para pelayan yang ada rumah tersebut hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala mereka karena mendengar suara tawa Yuri dan teman-temannya.
Ini bukan pertama kalinya bagi mereka mendengar suara Yuri dan teman-temannya tertawa. Jika teman-teman majikannya menginap di sana, maka mereka harus siap-siap mendengar suara tawa itu. Namun, para pelayan lebih senang jika mendengar suara Yuri tertawa seperti itu mengingat di rumah besar ini Yuri hanya tinggal sendiri tanpa orang tua ataupun saudara.
“Kalian lihat? Lihat wajahnya. Hahaha…”
Yuri tertawa sangat keras melihat hasil foto-foto Kyuhyun saat mereka jahili. Malam ini Hyoyeon dan Sooyoung menginap di rumah Yuri hanya untuk mempersiapkan aksi terakhir mereka untuk menjahili Kyuhyun yaitu menempelkan foto-foto memalukan Kyuhyun saat mereka kerjai di madding kampus besok.
“Hahaha… perutku rasanya mau meledak karena terus tertawa” kata Sooyoung sambil berguling-guling di tempat tidur memegang perutnya.
“Hahaha… aku paling suka melihat ekspresinya saat terkejut melihat Mrs. Baek sedang mengganti bajunya” kata Hyoyeon sambil memperlihatkan sebuah foto di tangannya yang memperlihatkan wajah terkejut Kyuhyun dengan tampang cupunya.
“Hahahaha… kau benar Hyo, ayo kita cetak foto ini besar-besar” seru Yuri. Sekarang ia benar-benar merasa puas telah menjahili Kyuhyun. Dendamnya terbalas sudah.
Tiba-tiba Sooyoung yang sedang tiduran smabil tertawa segera menghentikan tawanya kemudian memperlihatkan wajah seriusnya pada Yuri.
“Oh aku ingat. Yuri ah, bagaimana hubunganmu dengan Nickhun? Kapan kau akan menerimanya jadi namjachingumu?” tanya Sooyoung tiba-tiba.
“Yak, mengapa kau tiba-tiba menayakan hal itu huh?” tanya Yuri.
“Anio, hanya saja ini kan sudah seminggu lebih. Bukankah seharusnya kalian sudah jadian?”
“Hmm… aku tidak pernah memikirkannya. Kau tahu sendiri kan seminggu ini kita sibuk mengerjakan karya tulis itu sambil membuat rencana untuk menjahili si makhluk cupuk itu. Aku jadi lupa tentang itu”.
“Aishhh… kau tahu tidak, tadi pagi saat di kampus aku tidak sengaja mendengar Jiyeon dan Hyomin berbicara di toilet. Kata mereka …”
Sooyoung terdiam tidak melanjutkan pembicarannya.
“Kata mereka apa?” tanya Hyo penasaran.
“Kata mereka…”
“Yak! Kau ini” teriak Yuri kesal karena Sooyoung terus saja tidak melanjutkan perkataannya.
“Aku sengaja biar tambah seru. Ekspresi kalian sangat lucu ketika penasaran seperti itu. Mirip dengan wajah cupuk itu. Kyahahahaha…”
“Yak! Kau ini”
Buk…buk…buk…
Yuri dan Hyo mengambil bantal dan boneka kemudian memukul Sooyoung dengan benda-benda itu karena kesal dnegan Sooyoung.
“Arasseo, arasseo, aku akn memberitahu kalian” kata Sooyoung akhirnya.
“Mwo?” teriak Yuri dan Hyo bersamaan.
“Kata mereka Eunjung menyukai Nickhun”
“MWO? JINCCA?” teriak Yuri dan Hyo serempak.
“Aku bersumpah, aku mendengarnya dnegan telingaku sendiri. Maka itu Yuri ah, kau harus cepat menjawab Nickhun. Jangan mengulur-ngulur waktu lagi. Ini kesempatan untuk membuat Eunjung marah bukan?” kata Sooyoung.
“Ne Yuri ah, Sooyoung benar. Kau harus cepat-cepat menjadi yeojachingu Nickhun dan memamerkannya pada mereka” kata Hyo.
Yuri mengingat bagaimana Eunjung mengejeknya untuk menjadi pasangan dengan makhluk aneh itu ketika mereka sedang di perpustakaan. Senyum licik Yuri terlukis di wajahnya.
“Tentu guys, aku harus segera menjadi kekasih Nickhun. Aku hanya tinggal bilang iya sajakan?” kata Yuri dengan senyum evilnya.

***

“Arrrghhh… dasar yeoja-yeoja rubah berekor Sembilan” teriak Kyuhyun ketika ia dan Donghae sedang berada di apartemen mewahnya di Gangnam.
“Lihat saja, tunggu pembalasanku…!” teriak Kyuhyun lagi di balkon apartemennya yang tinggi membuat Donghae bergidik ngeri melihatnya.
“K-kyuhyun ah, sudahlah ne? mereka kan hanya yeoja-yeoja jahil. Jangan terlalu dimasukkan ke dalam hati” kata Donghae sambil menepuk-nepuk pelan pundak Kyuhyun takut-takut.
“Mwo? Apa kau bilang?” teriak Kyuhyun menghadap Donghae membuat Donghae terkejut hampir melompat dari balkon. “ jangan dimasukkan kedalam hati? Yak ikan! Kau tidak merasakan apa yang kurasakan makanya kau berbicara tenang seperti itu. Seandainya kau berada di posisiku aku yakin kau akan bersikap sama seperti aku sekarang bahkan lebih” teriak Kyuhyun di depan wajah Donghae.
“B-bukan begitu maksudku…”
“Aisshhh… sudahlah. Sepertinya kau sudah terpesona oleh kecantikan mereka hingga kau tidak membelaku sama sekali. Kau benar-benar sudah di butakan oleh mereka ikan!” teriak Kyuhyun kemudian masuk ke dalam apartemennya meninggalkan Donghae yang mengelus dadanya karena takut melihat wajah Kyuhyun yang penuh dendam dan amarah.
“Salahmu juga mengapa kau berdandan seperti orang aneh begitu” kata Donghae tiba-tiba.
“Apa salahnya aku berdandan seperti itu? Apa salah orang cupuk, jelek, kuno dan miskin kuliah disana?” teriak Kyuhyun lagi.
“Tidak juga kyu, tapi lihat apa yang terjadi padamu…”
“Mereka saja yang sok menjadi yeoja popular padahal mereka tidak ada apa-apanya kalau berada di Jepang. Kalau saja mereka melihatku yang asli”.
“Jadi, apa kau akan merubah penampilanmu?”
“Cih, andwae. Aku tidak mau memperlihatkan diriku yang asli hanya untuk dikejar-kejar yeoja rubah seperti mereka. Keputusanku untuk berpenampilan seperti ini sungguh tepat sekali” kata Kyuhyun membuat Donghae lemas karena orang-orang kampus yang membicarakannya karena telah bergaul dengan namja kuno. Donghae sangat berharap Kyu mau merubah penampilannya seperti Kyu yang ia kenal dulu.

***

Pagi-pagi saat di kampus, Kyuhyun kembali menjadi bahan tertawaan orang-orang yang lewat. Kyuhyun sangat heran apa yang membuat orang-orang menertawakannya bahkan ia meminta tolong pada Donghae mengecek wajahnya dan mengecek punggungnya kalau-kalau ada kertas lagi yang menempel seperti dulu.
“Hae ya… apa yang salah denganku? Mengapa mereka menertawakanku seperti itu?” tanya Kyuhyun bingung.
“Mengapa kau heran? Bukankah kau sendiri yang membuat penampilanmu culun dan kuno seperti ini?” kata Donghae karena ia merasa tidak terkejut orang-orang menertawakan sahabatnya itu.
“Anio, aku kan sudah 2 minggu lebih disini, jadi tidak mungkin kan mereka menertawakanku sekarang?’ kata Kyuhyun. “Pasti yeoja-yeoja rubah itu telah melakukan sesuatu sehingga orang-orang menertawakanku seperti itu” kata Kyuhyun.
“Oh, itu Eunhyuk!” teriak Donghae melihat Eunhyuk yang berjalan sambil tertawa terbahak-bahak.
Kyuhyun masih dendam pada Eunhyuk karena ia dan Donghae tahu kalau Eunhyuklah yang memberikan Kyuhyun kopi hingga membuat Kyuhyun harus bolak-balik toilet.
“Yak! Sini kau” kata Donghae sambil menarik kerah baju Eunhyuk. “Mengapa kau tertawa seperti orang gilah huh? Kau melakukan sesuatu pada Kyuhyun lagi? Sekarang apa yang Yuri dan teman-temannya tawarkan padamu huh?”
“Anio hae ya, aku tidak melakukan apapun. Kalian belum lihat ya? Foto temanmu yang aneh itu tertempel di semua papan pengumuman di kampus ini. Makanya mereka semua tertawa. Coba saja kau lihat. Semua mahasiswa sedang berkumpul melihatnya” jelas Eunhyuk.
“Mwo? Mereka menempel foto-fotoku? Benar-benar kurang ajar. Awas saja mereka” kata Kyuhyun dengan mata berkilat kemudian segera mencari foto-foto yang membuat gempar seisi kampus.
“Yak! Kyuhyun ah… tunggu aku” teriak Donghae mengejar Kyu.
Benar-saja, saat mereka sampai di tempat papan pengumuman, banyak mahasiswa berkumpul dan berdesakan untuk melihat foto-foto lucu Kyuhyun. Donghae dan Kyuhyun pun segera masuk ke dalam desakan mahasiswa tersebut. Saat mereka sampai, Kyuhyun benar-benar terkejut melihat foto-fotonya dalam keadaan memalukan tertempel disana.
Foto ketika ia terjatuh oleh kulit pisang, foto ketika ia sedang dicubit-cuit oleh orang-orang, foto ketika ia sakit perut dan bolak-balik ke toilet, foto ketika ia disiram air seember, kemudian ada fotonya dengan ukuran besar sedang terkejut saat melihat Mrs, Baek mengganti bajunya.
Kyuhyun mengepalkan tangannya erat. Wajahnya sudah sangat merah karena marah. Rahangnya pun mengeras. Ia menggertakkan giginya. Seandainya ia adalah gunung merapi, mungkin ia sudah meletus dari tadi.
“T-tenang Kyu” kata Donghae.
Dengan cepat, Kyuhyun merobek dan melepas semua foto-foto tadi dibantu oleh Donghae. Bukan hanya satu papan pengumuaman, kurang lebih di kampus itu ada 6 papan pengumuman tersedia disana. Dan Kyu sedang menjadi topic terpanasnya. Setelah mereka mencabut semua foto-foto Kyuhyun, mereka segera membuangnya ke tempat sampah di belakang kampus dan membakarnya.
‘Awas kau rubah kepiting’ batin Kyuhyun dengan mata berkilat-kilat penuh amarah.

***

Di sebuah café terlihat Yuri dan Nickhun duduk saling berhadapan dengan secanggkir coffe di hadapan mereka. Sejak kedatangan mereka ke kafe tersebut, mereka hanya terdiam dengan pikiran mereka masing-masing dengan perasaan canggung yang mungkin nyata dirasakan oleh Nickhun tapi tidak untuk Yuri. Ia hanya berpura-pura bersikap canggung.
“Ekhm, itu… Yuri ah, mianhe. Tapi, apa…”
Nickhun tidak melanjutkan perkataannya karena merasa ragu untuk mengatakan apa yang ingin ia tanyakan kepada Yuri.
“Waeyo?” tanya Yuri. Sekarang Yuri benar-benar berharap Nickhun akan menanyakan perihal jawabannya. Ia ingin segera menjadi kekasih Nickhun untuk membalas Eunjung.
“I-itu, apakah kau sudah memikirkan jawaban untukku? Kau tahu, ini sudah hampir 2 minggu. Tapi, aku masih bisa menunggu kalau kau memang masih membutuhkan waktu” kata Nickhun.
Yuri terdiam dan memandang wajah keseriusan Nickhun padanya.
“Aku mau menjadi yeochinmu” jawab Yuri dengan senyum manisnya membuat Nickhun menatapnya dengan terkejut namun penuh dengan kebahagiaan.
“M-mwo?” kata Nickhun terkejut tidak percaya dengan apa yang didengarnya.
“Aku mau menjadi yeochinmu” jawab Yuri lagi.
“Jincca? Wah, Yuri ah, kau tahu. Aku rasa aku adalah namja paling bahagia malam ini” kata Nickhun kemudian menggenggam tangan Yuri lembut.
“Nadoo, aku bahagia karena namja sepertimu menyukaiku” kata Yuri.
“Yuri ah, saranghae jeongmal…”
“Nadoo saranghae…”
Yuri dan Nickhun menikmati malam pertama mereka sebagai sepasang kekasih dengan bahagia tanpa tahu isi hati mereka yang sebenarnya.

***

“Jadi kau dan Nickhun sudah menjadi sepasang kekasih sekarang?” tanya Hyo dengan suara yang sengaja dibesar-besarkan agar Eunjung dan teman-temannya mendengar perkataannya karena sekarang mereka sedang berada di kantin kampus. Walaupun sebenarnya, Hyo tidak perlu melakukannya karena Eunjung pun sudah tahu hal tersebut.
Bagaimana tidak, segala berita terbaru tentang Yuri pasti akan cepat menyebar di kampus. Semua orang di kampus selalu mencari-cari berita terupdate tentangnya. Apalagi kisah Yuri yang selalu berganti-ganti pacar sebenarnya sudah menjadi hal yang biasa namun siapa yang ak menjadi pacarnya selanjutnya itulah yang selalu menjadi daya tarik setiap orang.
Dan sekarang Nickhun yang terkenal dengan julukan prince Thailand telah menjadi kekasih seorang Kwon Yuri. Tentunya ada banyak yeoja yang membenci Yuri karena tidak sedikit yeoja di kampus yang juga mengejar-ngejar Nickhun termasuk Eunjung tentunya.
“Wah… Yuri ah, daebak! Kau memang yeoja sejati. Sekarang kau mempunyai julukan terbaru princess Thailand. Hahaha…” kata Sooyoung sambil tertawa terbahak-bahak membuat Eunjung dan teman-temannya semakin terbakar amarah karena cemburu dan benci bercanpur jadi satu.
“Kalian ini bisa saja. Dia sangat baik padaku dan juga sangat mencintaiku. Jadi, apa salahnya aku membarikannya kesempatan. Aku baikkan?” kata Yuri.
“Benar. Kau sangat baik sekali” kata Hyo.
Brak…
Tiba-tiba suara seseorang menggebrak meja menghentikan suara tawa mereka karena terkejut.
“Hey kalian…! Jangan sombong seperti itu hanya karena Yuri mendapatkan Nickhun. Entah hubungan kalian akan berjalan berapa hari kita tidak tahu. Apa kau akan tidur dengannya kemudian meninggalkannya seperti kekasihmu sebelumnya huh?” kata Eunjung tiba-tiba.
“Mwo? Apa kau bilang? Yak, jangan hanya karena kau cemburu aku mendapatkan Nickhun kau seenaknya memfitnahku seperti itu” geram Yuri tidak terima dengan perkataan Eunjung.
“Aku cemburu? Ck, aku bisa mendapatkan namja yang 100 kali lebih baik dari Nickhun”
“Oh ya? Siapa dia? Maksudmu dia?” kata Yuri yang menunjuk kearah Kyuhyun yang kebetulan lewat bersama Donghae.
“Hahahaa….”
Yuri, Hyo dan Sooyoung tertawa terbahak-bahak karenanya.
Kyuhyun yang merasa dirinya ditunjuk dan menjadi bahan tertawaan oleh Yuri dan teman-temannya pun berhenti dan menatap mereka dengan tatapan tajamnya.
“Kalian benar-benar keterlaluan” teriak Hyomin.
Namun tiba-tiba kyuhyun menghampiri Yuri dan teman-temannya.
“Kau memang cantik. Sangat cantik. Namun sayang, itu hanya wajah palsumu. Wajah aslimu bahkan lebih buruk dari wajah dan penampilanku. Arra?” kata Kyuhyun kemudian pergi meninggalkan Yuri dengan wajah terkejutnya. ia tidak menyangka namja cupuk dan jelek itu bisa berkata seperti itu padanya.
“A-apa dia bilang? Wajah palsu? Heol… apa dia pikir wajah jeleknya itu adalah palsu kemudian wajah asinya tampan? Benar-benar menyebalkan” geram Yuri.
“Hahahaha…. Wah Yuri ah, sepertinya namja jelek itu menantangmu” kata Eunjung sambil tretawa dengan teman-temannya. “Dia satu-satunya namja yang berani padamu. Hati-hati siapa tahu kau jatuh cinta padanya”.
“Ha…ha… teruslah berharap seperti itu. Aku tidak akan pernah melepaskan Nickhun. Kau tahu kenapa? Karena aku tahu kalau kau menyukainya. Ani, kau sangat mencintainya” kata Yuri membuat Eunjung geram.
“Chagiya…!” teriak Yuri memanggil Nickhun yang datang untuk menjemputnya. “Hah… my prince Thailand sudah datang menjemput princessnya. Aku mau pergi berkencan dulu. Anyeong eunjung ah…” kata Yuri kemudian meninggalkan Eunjung dengan perasaan kesal dan marahnya.
“Awas kau Kwon Yuri” geram Eunjung sambil melihat Yuri pergi mengandeng tangan Nickhun mesra.

***

Sebuah mobil mewah berwarna hitam memasuki halaman sebuah hotel mewah di kawasan gangnam dimana hanya dimasuki oleh orang-orang elit tentunya. Mobil itu berhenti di depan pintu lobby hotel kemudian di sambut oleh seorang karyawan laki-laki yang khusus memarkirkan mobil tamu mereka.
Seorang namja keluar dari mobil tersebut kemudian segera berjalan cepat ke pintu mobil penumpang untuk membukakan sang kekasih pintu mobilnya.
Yuri yang sudah berdandan cantik malam itu terlihat sangat elegant dengan dressnya yang berwarna kuning keemasan dan memperlihatkan pungggungnya yang indah membuat semua orang terpesona melihatnya.
“Nickhun ssi, malam ini kita akan makan disini?” tanya Yuri kepada Nickhun.
“Ne, apa kau suka?” tanya Nickhun.
“Tentu saja. Hmmm… hanya saja menurutku ini terlalu formal” kata Yuri sambil tersenyum. Bagaimana tidak, ia merasa akan mendatangi sebuah pernikahan para bangsawan di restaurant hotel ini. Padahal ini kan hanya untuk dinner saja.
“Hmm… sebenarnya, orang tuaku sedang menunggu kita untuk makan malam” kata Nickhun tiba-tiba membuat Yuri sangat terkejut.
“M-mwo???, kau bilang apa?” tanya Yuri terkejut.
Nickhun hanya terkekeh mendengar kekasihnya terkejut seperti itu mengira Yuri akan bahagia mendengarnya.
“Ne, chagi. Orang tuaku ingin sekali bertemu dengan kekasihku yang cantik ini. Jadi, ia menyuruhku untuk ikut membawamu makan malam bersama”.
“O-orang tuamu ada disini? Di Korea? Mereka kesini hanya ingin bertemu denganku?” tanya Yuri lagi tanpa menghilangkan ekspresi terkejutnya.
Sekali lagi Nickhun tersenyum mendengar pertanyaan Yuri.
“Ne, mereka memang berada disini. Tadi pagi mereka sampai. Tapi tentu saja mereka tidak jauh-jauh dari Thailand datang kesini hanya untuk menemuimu. Kebetulan perusahaan kami akan berkerja sama dengan Hyundai company jadi mereka kesini hanya untuk bisnis. Aku sudah bercerita banyak tentangmu kepada orang tuaku jadi mereka sangat penasaran dan ingin bertemu denganmu” jawab Nickhun.
“Nickhun ssi, aku senang kau ingin mempertemukan aku dengan orang tuamu. Tapi, tidakkah ini terlalu cepat? Kita baru satu bulan saja menjadi kekasih dan kau sudah ingin memperkenalkan aku dengan orang tuamu?”
“Iya aku tahu chagi, tapi mereka hanya ingin bertemu dengan kekasihku saja. Apa itu salah?”
“Itu tidak salah. Tapi masalahnya, kau tidak menanyakan padaku terlebih dahulu. Seharusnya kau bertanya padaku apa aku siap bertemu dengan mereka atau tidak. Dan aku juga tidak berniat bertemu dengan orang tua namjachinguku yang baru berjalan satu bulan.
Nickhun sangat terkejut dengan reaksi Yuri yang menurutnya berlebihan. Apa salahnya jika ia hanya memperkenalkan orang yang dicintainya pada orang tuanya bukan?.
“Oke, aku minta maaf kalau aku tidak menanyakan pendapatmu terlebih dahulu. Tapi kita sudah berada disini sekarang. Aku mohon, temui mereka sebentar saja ne?”
“Mianhe Nickhun ssi aku tidak bisa. Kau pergi saja temui orang tuamu sendiri ne? aku akan pulang naik taxi. Bilang saja pada orang tuamu kalau tiba-tiba aku ada keperluan mendadak jadi aku tidak bisa menemui mereka” kata Yuri kemudian berlalu meninggalkan Nickhun dengan tatapan tidak percayanya melihat sikap Yuri.
Segera Nickhun mengejar Yuri yang berjalan meninggalkannya sendiri untuk mencari taxi dan ia segera menarik tangan Yuri cepat.
“Yuri ah, mengapa kau seperti ini padaku? Apa salahnya kau hanya menemui mereka sebentar saja. Tidak bisakah kau melakukannya untukku?” kata Nickhun.
“Mianhe, Nickhun ssi. Ini bukan gayaku berkencan dengan seorang namja. Aku berkencan denganmu tidak berarti aku terikat denganmu atau keluargamu. Hubungan kita masih jauh dari kata serius” kata Yuri berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Nickhun.
“Berarti, selama ini kau tidak pernah serius dengan hubungan kita?” tanya Nickhun semakin mencengkram tangan Yuri erat membuat tangan Yuri terasa sakit.
“Yak, Nickhun ssi. Lepaskan! Kau menyakiti tanganku” teriak Yuri berusaha menarik lepas tangannya.
“Apa aku akan menjadi korbanmu selanjutnya huh? Aku kira kau akan berubah jika aku menjadi namjachingu yang baik untukmu. Aku kira semua mantan-mantanmu itu hanya seorang pria brengsek makanya kau meninggalkan mereka. Tapi ternyata kau memang hanya ingin mempermainkan kami. Iya kan?”
“Nickhun ssi, selama ini aku akui kau memang namja yang baik. Tapi, aku punya peraturan sendiri dalam menjalin hubungan. Dan bertemu atau diperkenalkan dengan orang tua kekasihku itu tidak pernah terpikirkan olehku”
“Peraturan? Cih, peraturanmu semuanya hanya omong kosong. Peraturan tidak boleh berciuman dengan kekasihmu? Zaman sekarang mana ada pasangan kekasih yang tidak pernah berciuman? Itu hanya alasnmu saja mempermainkan kami. Iya kan?”
“Terserah kau mau berpikir apa. Aku mau pulang” kata Yuri kemudian menghempaskan tangan Nickhun hingga terlepas.
Tidak terima dengan perlakuan Yuri, Nickhun kembali menarik tangan Yuri keras kemudian berusaha mencium bibir Yuri.
Namun sepertinya, Yuri sudah terbiasa dengan hal seperti itu. Dengan sigap ia berhasil menghindar dari ciuman Nickhun namun Nickhun tidak putus asa. Ia kembali berusaha mencium bibir Yuri dengan memegang erat kepala Yuri. Yuri tidak menyangka Nickhun yang lembut dan penyayang bisa melakukan hal ini padanya.
“Lepaskan aku, lepaskan!” teriak Yuri sambil berusaha menghindar dari ciuman Nickhun namun Nickhun tidak memperdulikannya ia terus berusaha mencium bibir Yuri.
Buk…
“Akhhh”
Tiba-tiba saja Yuri menendang selangkangan Nickhun hingga ia terlepas dari jeratan Nickhun.
PLAK…
“Dasar namja b******k” teriak Yuri menampar pipi Nickhun kemudian pergi meninggalkannya yang kesakitan dan segera menghentikan taxi yang kebetulan lewat di depannya.
Yuri segera memasuki taxi dengan perasaan marah dan kesal. Yah… ini bukan pertama kalinya ia mengahadapi namja seperti Nickhun. Mantan-mantannya yang dulu juga selalu berakhir begini karena mereka selalu saja memaksa Yuri untuk berciuman dengan mereka. Namun Yuri sudah memberitahukan kepada mereka sebelumnya kalau dia mempunyai peraturan sendiri jika ingin menjadi kekasihnya yaitu ‘No kiss’. Dan Ia punya alasan sendiri kenapa ia tidak mau melakukannya.
“Kau ada dimana?” kata Yuri dengan suara yang kesal saat ia menelpon Sooyoung.
“…………………….”
“Kau sedang bersama Hyo di club? Arasseo, aku akan segera kesana sekarang”
“…………………….”
“Kami tidak jadi makan malam” kata Yuri sepertinya Sooyoung menanyakan perihal dinnernya dengan Nickhun.
“…………………….”
“Nanti aku ceritakan. Tunggu aku ne?”
Klik
Yuri segera memutuskan hubungan teleponnya dengan Sooyoung dan tiba-tiba saja setetes air mata jatuh dari mata indahnya namun segera ia menghapusnya dan menarik nafas dalam. Setelah itu kembali ekspresi wajahnya menjadi wajah Yuri yang dingin dan angkuh.

***

Suara music dari seorang DJ menghentak sebuah club malam di daerah Cheondamdong. Setiap orang yang berada disana menari dan meliuk-liukkan badan mereka sesuai dengan alunan music yang tercipta.
Yuri baru saja memasuki club itu masih menggunakan dress yang hendak ia gunakan untuk dinner dengan Nickhun yang batal. Ia berjalan dengan angkuh namun tetap mempesona tanpa memperdulikan tatapan orang-orang disekitarnya yang menatapnya terpesona namun ada juga yang memandangnya dengan tatapan sinis karena gaun yang digunakan memang tidak cocok untuk club malam seperti itu.
Yuri terus berjalan sambil mencari keberadaan teman-temannya namun mereka memang tidak sulit untuk ditemukan karena club ini tempat mereka biasa sering berkumpul jika sedang suntuk. Yuri langsung menghampiri Sooyoung dan Hyoyeon ketika ia melihat teman-temannya itu sedang duduk di sebuah mini bar sambil meminum wine.
“Wow… kau terlihat baru pulang dari acara pernikahan bangsawan” kata Hyo ketika ia melihat Yuri datang.
“Sepertinya kau sudah ketularan dengan pangeranmu. Hahaha…” Sooyoung menimpali.
“Aishhh… sudahlah jangan membahasnya lagi” kesal Yuri kemudian duduk di antara Soo dan Hyo dan memesan minuman yang sama dengan teman-temannya kepada seorang bartender yang menurut mereka sangat cute.
“Oh ya, kau bilang dinnermu dengan Nickhun batal. Apa yang terjadi?” tanya Hyo.
“Jangan sebut namanya lagi. Aku dan dia sudah End” jawab Yuri.
Namun tidak seperti orang lain yang ketika mendengar temannya putus maka mereka akan terkejut kemudian bertanya macam-macam, Hyo dan Soo hanya saling memandang kemudian bersikap acuh karena menurut mereka Yuri putus dengan pacarnya adalah hal yang biasa dan bukan berita mengejutkan.
“Memangnya apa yang terjadi? Dia mau menciummu?” tanya Soo.
“Yah… begitulah” jawab Yuri kemudian meneguk minumannya dengan sekali tegukan.
“Wah… aku kira dia seperti pangeran di negeri dongeng yang polos dan sabar” kata Hyo.
“Bukan itu yang jadi masalahnya” jawab Yuri.
“Lalu?” tanya Hyo lagi.
Yuri pun menceritakan kejadian di hotel tadi membat Hyo dan Soo terkejut mendengarnya.
“Mwo??? Dia mau memperkenalkanmu dengan orang tuanya? Hahahaha…”
Hyo dan Soo tertawa terbahak-bahak mendengar cerita Yuri.
“Sepertinya dia ingin segera melamarmu dan menikahimu Yul” kata Soo masih tertawa
“Hahaha… dia benar-benar sangat polos. Baru berpacaran satu bulan sudah mau memperkenalkan pacarnya ke orang tuannya. Sepertinya Nickhun benar-benar serius padamu” sahut Hyo ikut tertawa.
“Aishhh… sudah lah berhenti tertawa” kesal Yuri. “Ayo kita turun. Kita dance sepuasnya” ajak Yuri.
“Jincca? Dengan gaun itu?” tanya Soo.
“Whatever” jawab Yuri tidak perduli.
“Ok, mari kita turun chinguya…” kata Hyo yang memang paling semangat kalau masalah dance.
Mereka bertiga pun turun ke lantai dance dan segera bergabung dengan yang lainnya ikut meliuk-liukkan badan mereka sesuai dengan music yang mengalun dari sang DJ.
Namun saat mereka sedang menikmati hentakan music yang mengalun, tiba-tiba Yuri bertabrakan dengan seseorang hingga ia hampir terjatuh. Untungnya Hyo segera menangkapnya karena ia terjatuh kearah Hyo.
“Akh…!”
Yuri dan seseorang yang bertabrakan dengannya berteriak bersamaan.
Yuri segera berbalik dan melihat siapa yang telah menabraknya namun matanya membesar ketika ia melihat orang yang menabraknya adalah musuh bebuyutannya yaitu Ham Eunjung. Tidak jauh beda dengan Yuri, Eunjung pun terkejut melihat Yuri yang juga sedang berada di sana.
“YAK! Kalau kau tidak bisa menari jangan sok-sok datang kemari” teriak Eunjung kepada Yuri.
“Mwo? Apa kau bilang? Aku? tidak bisa menari? Apa kau tidak salah? Aku ini ratu dance ke 2 setelah Hyo dikampus. Jadi, aku rasa perkataanmu tadi seharusnya kau simpan untuk dirimu sendiri” balas Yuri.
“Huh? Kau ratu dance ke-2? Apa kau pernah mendengar berita itu guys?” tanya Eunjung pada Jiyeon, Hyomin dan boram yang datang bersama.
“Anio, kami tidak pernah mendengarnya” jawab mereka.
“Kau dengar itu? Tidak ada yang menganggapmu menjadi ratu dance dikampus. Yang ada hanya ratu playgirl” balas Eunjung.
“Hahahaha…” Eunjung dan teman-temannya pun tertawa terbahak-bahak.
Yuri benar-benar marah mendengar ejekan Eunjung dan teman-temannya.
“Itu karena kalian Tuli makanya kalian tidak pernah mendengarnya. Seharusnya kalian pergi ke dokter THT untuk memeriksa telinga kalian” balas Soo yang tidak terima Yuri diejek seperti itu.
Eunjung dan teman-temannya pun berhenti tertawa karenanya.
“Sudahlah Yul, sepertinya mereka masih marah karena kau telah merebut Nickhun” sahut Hyo.
“Kau masih menyukai Nickhun? Silahkan ambil saja. Aku sudah memutuskannya” kata Yuri dengan senyum evilnya membuat Eunjung dan yang lainnya terkejut mendengarnya.
“Mwo? Kau sudah putus dengan Nickhun?” tanya Boram.
“Ne, Yuri sudah memutuskannya. Sepertinya telinga kalian benar-benar bermasalah”
“Huh, Sorry… aku tidak tertarik dengan mantan-mantanmu itu” sinis Eunjung. “Apa kau sengaja merubah topic pembicaraan karena kau dengan beraninya kemari memperlihatkan tarian burukmu itu huh?”
“Ck, kau masih saja mengatakan tarianku buruk. Memang tarianmu sebagus apa huh?” kata Yuri.
“Setidaknya tarianku tidak buruk seperti tarianmu” jawab Eunjung.
Mereka berdua menjadi bahan tontonan gratis disana. Hingga sang DJ pun menghentikan musiknya karena focus dengan 2 group yeoja yang saling berhadapan dan menatap satu sama lain dengan tatapan tajam mereka. Semua orang pun mengelilingi mereka.
“Baik, jika menurutmu aku adalah penari yang buruk aku akan menantangmu untuk melakukan dance battle” tantang Yuri tiba-tiba membuat semua orang disana terkejut.
“Oke. Siapa takut. Kita akan melakukannya di atas panggung” jawab Eunjung sambil menunjuk sebuah panggung kecil di club tersebut.
“Ani, kita akan melakukannya minggu depan di acara proom night kampus” kata Yuri.
“Waeyo? Apa kau mau latihan dulu huh? Hahaha….” Ejek Eunjung sambil menertawakan Yuri. Pengunjung yang menonton pun ikut tertawa mendengarnya.
“Heol…Bukan aku, tapi kamu. Aku akan memberikanmu waktu untuk berlatih” kata Yuri membuat semua orang tertawa lagi.
“Cih, kenapa aku? Bilang saja kamu yang ingin berlatih. Kenapa tidak sekarang saja?” tantang Eunjung.
“Karena aku ingin melakukan battle dance yang adil” jawab Yuri.
Eunjung terlihat berpikir sejenak kemudian menyetujui keinginan Yuri. “Baiklah, jika kau berpikir seperti itu”.
“Tapi jika aku menang, apa yang akan kau berikan padaku? Tanya Yuri membuat Eunjung mengerutkan keningnya.
“Hmmm… apa yang kau inginkan?” tanya Eunjung.
“Berikan aku mobil sportmu yang baru itu” kata Yuri dengan smirknya membuat Eunjung terkejut dan menatapnya tajam.
“Mwo? Kau menginginkan mobilku?” tanya Eunjung terkejut.
“Wae? Apa kau takut?” tanya Yuri kemudian tertawa bersama Hyo dan Soo.
Eunjung benar-benar geram. Ia baru saja membeli mobil yang sudah lama diidam-idamkannya itu. Apa lagi mobil barunya itu adalah hadiah ulang tahun dari kakekknya. Tidak mungkin kan ia memberikannya kepada Yuri? keluarganya pasti akan marah besar jika itu terjadi. Tapi, jika dia tidak menerima tantangan Yuri, harga dirinya akan jatuh di depan Yuri. Teman-temannya pun menatapnya cemas.
“Wah sepertinya dia takut. Itu berarti dia mengakui kehebatan dancemu Yul. Kalau dia memang merasa hebat, seharusnya dia tidak takut kan? Kemana kepercayaan dirinya yang tadi?” sahut Sooyoung disambut tawa oleh banyak pengunjung yang masih setia menonton perdebatan mereka.
Eunjung benar-benar tidak terima dengan perkataan Sooyoung. Ia sudah tidak bisa mundur lagi. Ia tidak mau kalah dari Yuri. Jika ia menolak, maka harga dirinyalah yang akan menjadi taruhan. Ia berusaha berpikir keras dengan apa ia harus membalas tantangan Yuri. Tentu ia harus mendapatkan sesuatu dari Yuri jika ia menang bukan? Tapi apa? Pikir Eunjung. Kedua tangannya mengepal keras sampai tiba-tiba, ia melihat sesosok orang yang membuatnya mendapatkan ide brilliant. Satu-satunya yang bisa membuat Yuri mati kutu.
“Oke, aku akan terima tantanganmu itu” jawab Eunjung dengan smirk evilnya. Teman-temannya sangat terkejut mendengarnya. “Tapi sepertimu juga, aku pun menginginkan sesuatu darimu jika aku yang menang” kata Eunjung.
“Tentu saja. Apa yang kau inginkan?” tantang Yuri.
“Aku…”
Eunjung terdiam tidak melanjutkan perkataannya namun matanya tetap melihat kearah Yuri dan ke sesosok orang yang sedang ikut menonton mereka sambil tersenyum sinis.
“Aku mau… jika aku menang, kau tidur dengan Kyuhyun Sunbae”
DEG…

Tbc…

Hai… bagaimana? Seru nggak? ^^ hehehe… please di koment ya… biar aku nulisnya semakin semangat. Gamsahamnida… See you in next part. ^^
Btw, sekarang aku uda punya blog sendiri. Mampir ke blogku ya… Yurisistablesecret.wordpress.com ditunggu…!!! ^^

 

Iklan

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

2 tanggapan untuk “[Freelance] Ugly Love Part 3

  1. Aaarggh..mkin seru aja eon😁. yuri hrys menang di battle dance nnti biar tdur ama kyuhyun,hehe#yadong. Cpet dlnjut ne eon. Gk sabar ama competition dance mreka. Hwaiting eonni💪

  2. yaamoun si nickhyun bener bener niat banget pacaran sama yuri sampe pengen cepet cepet ngenalin yuri ke ortunyaa padahal dia tau yuri itu cewek gmn . ini kyuhyun sama yuri makin sering berantem ya ini lama lama pada benci ntar akhirnya ada yg suka duluan tpi siapa ya ? kutunggu next chapternya

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s