Posted in Freelance, Friendship, Romance, Sad

[Freelance] LOVE ,,,? Chapter 5

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya.

Love- By LM

Love…? Present by Vanessa || Cast : Kwon Yuri, Cho Kyuhyun, Im Yoona and lee Donghae || Sub Cast Find Yourself || Length : Chapter|| Rating : PG-15 || Genre : Romance, Friendship, sad (?)

Desclimer :
Seluruh cast milik tuhan dan orangtua mereka sendiri, tapi kalau cerita asli punya aku. Emm,,, cerita ini terisnpirasi dari kisah nyata seseorang yang aku kenal, dan juga dari imajinasi aku yang gaje hehe
“Mengapa cinta dan kebohongan selalu disandingkan ?”
-Kwon Yuri-

 “Apakah takdir mempermainkan kami ?”
-Cho Kyuhyun-

“ Cinta seperti apakah yang ada di dalam kebohongan ?”
-Im Yoona-

“Apakah harus semua ini terjadi pada kami ?”
-Lee Donghae-

Happy Reading🙂

Chapter 5

Yuri memandang langit dengan hati dan pikiran yang kalut, dia ingin segera mengakhiri semua ini tapi bagaimana caranya?Yuri mengambil handphonenya dan segera menghubungi oppanya.

“oppa.” Panggil Yuri cepat setelah nada sambung berhenti.

“Yul?Wae geurae?”Tanya oppanya kaget.

“oppa bisa temui aku di sungai Han sekarang?”

“ada apa Yul?” kaget oppa Yuri karena tidak biasanya Yuri seperti ini.

“aku ingin mengakhiri semuanya sekarang.” Jawab Yuri datar dan segera menutup telponnya.

Author Pov

Yuri berdiri dan berjalan menuju sungai Han, tanpa dia sadari Kyuhyun mengikutinya karena takut terjadi sesuatu dengannya. Yuri berdiri di samping sungai jika melangkah sedikit saja dia akan jatuh ke dalam sungai. Kyuhyun kaget melihat Yuri berada di samping sungai Han tanpa pikir panjang langsung berlari ke arah Yuri dan menarik Yuri kedalam pelukannya.

“YAK!! Kwon Yuri apa yang terjadi denganmu eoh? Apa kau ingin mengakhiri hidupmu?”Tanya Kyuhyun bertubi-tubi dengan wajah merah menahan amarah. Yuri yang masih ada di dekapan Kyuhyun hanya diam dan tiba-tiba menangis membuat Kyuhyun tidak mengerti apa yang sedang terjadi pada Yuri.

“hiks ,,, hiks,,, hiks” isakan Yuri terdengar semakin keras, Kyuhyun hanya bisa memeluknya lebih erat dan mengusap rambutnya untuk menenangkannya.

Untuk pertama kalinya Yuri menangis dihadapan oranglain, dia sudah tidak tahan dengan segalah masalah dalam hidupnya, dia ingin segera mengakhiri semuanya. Tak berapa lama tangisan Yuri reda dan Yuri segera menghapus air matanya dan menjauhkan tubuhnya dari Kyuhyun.

“gomawo Kyu” kata Yuri tiba-tiba dengan senyum tulus. Kyuhyun yang bingug hanya menganggukan kepalanya. “aku pergi, annyeoung.” Pamit Yuri.

“jangkaman” teriak Kyuhyun ketika sadar bahwa Yuri akan meninggalkannya, Yuri berhenti dan membalikan badannya pada Kyuhyun dengan kerutan bingung di keningnya. “apa kau barusan akan bunuh diri?” Tanya Kyuhyun.

“mwo? Bunuh diri?” Yuri heran Kyuhyun dapat kesimpulan itu dari mana, dia sama sekali tidak berniat untu bunuh diri, seberat apapun masalah yang saat ini ia hadapi tak terbersit sedikitpun untuk mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu.

“iyah, tadi kau akan melompat ke sungai Han kan?” Tanya Kyuhyun.

“kau lucu Kyu.” Yuri hanya tersenyum dan pergi meninggalkan Kyuhyun.

“yak, kau belum menjelaskan apapun, kau mau kemana?” kesal Kyuhyun yang langsung mengejar Yuri dan menahan langkah Yuri.

“Kyu, aku baik-baik saja.Tadi aku hanya sedang menghirup kebebasan,” jelas Yuri, Kyuhyun hanya diam “jadi, bisa biarkan aku pergi sekarang?” Tanya Yuri.

“lalu kenapa kau menangis?” Tanya Kyuhyun lagi sebelum Yuri meninggalkannya lagi.

“tidak semua alasan harus kau tau Kyu, aku pergi sampai berjumpa besok.” Yuri meninggalkan Kyuhyun yang terpaku dengan jawaban yang diberikan Yuri.

“kau benar Yul, jika aku tahu semuanya aku tidak yakin dapat menyelesaikan misi ini, miannae Yul.” Sesak kembali muncul dalam diri Kyuhyun setiap mengingat misi yang ia sedang kerjakan.

***

Yuri Pov

Sepertinya hari ini aku benar-benar lelah, bagaimana bisa aku menangis dalam pelukan orang lain? Dan lagi itu Kyuhyun, seseorang yang baru ku kenal beberapa bulan ini.Ini semua gara-gara oppa, aish dimana dia sekarang kenapa belum menghubungiku juga?Apa dia sedang asyik dengan Fanny eonni? Kalau bukan karena dia satu-satunya yang dapat mengabulkan permintaanku, aku malas sekali meminta sesuatu darinya.

“YUL!!” teriak seseorang dari arah belakangku, dan aku yakin itu adalah orang yang aku tunggu sejak tadi.

“yak, kau mau kemana eoh?” Tanyanya sambil menghadang jalanku.

“entahlah, oppa lama sekali, kemana saja aku sudah menunggumu sejak tadi.” Kataku kesal.

“oppa sudah ada disini sejak kau berpelukan dengan seorang namja, siapa namja itu?” Tanyanya serius.

“dia teman sekelasku, sudahlah jangan bicarakan itu, sekarang beritahu aku apa yang sudah oppa temukan.”

“Yul kau tidak sabar sekali lebih baik kita cari tempat atau café terdekat dulu.”

“ayolah oppa aku tidak memiliki banyak waktu, jelaskan sekarang juga.”

“Yul, ini bukan masalah ringan kita harus membicarakannya dengan tenang, aku tahu semuanya memang tidak mudahuntukmu, tapi sampai kapanpun aku, fanny, jungsoo hyung dan Taeyeon noona akan selalu bersamamu.”Yah memang hanya kalian yang aku punya, tempat aku mencurahkan segalanya.

“miannae oppa, aku membentakmu aku hanya hiks,,, hiks,,,”aku kembali menangis menyadari kebodohanku.

“Yul, tenanglah ada apa denganmu eoh?Kenapa kau menangis?” Tanya Siwon oppa padaku, sambil mengguncang bahuku

Yuri Pov End

Author Pov

“oppa hiks sesak oppa sakit hiks,,, hiks” Yuri terus menundukan wajahnya.

“Yul, tenang jangan menangis, tenangkan dirimu.”Siwon memeluk Yuri mencoba menenangkan Yuri.

“hiks,,, hiks oppa kepalaku sakit aku lelah oppa.” Suara Yuri semakin melemah dan setelah itu Yuri pingsan dalam pelukan Siwon.

“Yul, Yul, sadar Yul.” Siwon mengguncang-guncang tubuh Yuri, setelah sadar Yuri pingsan ia segera menggendong Yuri dan membawanya ke mobil.

Kyuhyun yang sejak tadi mengikuti Yuri kaget melihat Yuri yang kembali menangis dan pingsan di pelukan seorang namja.

***

Siwon membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi dan langsung membawa Yuri ke rumah sakit.Sesampainya di rumah sakit Siwon langsung menggendong Yuri dan membawanya ke ruangan yang biasa digunakan oleh Yuri dengan Lift.

Sesampainya di ruangan Yuri, Siwon segera memencet bel yang terletak disamping tempat tidur Yuri.Tak berapa lama datang dua orang perawat dan seorang dokter tampan.

“Siwon ada apa dengan Yuri?” Tanya dokter tampan itu cemas ”suster segera periksa denyut nadi, jantung dan pernafasannya” perintah dokter muda itu cepat di sela kecemasannya.

“aku tidak tahu hyung, tadi Yuri memintaku menemuinya dan saat aku datang ia tiba-tiba menangis dan pingsan. Apa dia akan baik-baik saja hyung?”Tanya Siwon panik.

“sebaiknya kau keluar dulu won, aku akan memriksanya. Lebih baik kau hubungi Taeyeon dan Fany.”Perintah dokter tampan tersebut.

“ne, jungsoo hyung.” Jawab Siwon cepat dan melakukan semua perintah hyungnya.

***

Satu jam kemudian ….

Siwon, Tiffany, Taeyeon dan Jungsoo sedang berada di ruangan Jungsoo, mereka sangat cemas dengan keadaan Yuri sehingga mereka menunggu penjelasan dari Jungsoo dengan gelisah.

“jadi bagaimana keadaan Yuri oppa?” Tanya Teyeon pada tunangannya Jungsoo.

“dia hanya kelelahan, sepertinya banyak hal yang ia pikirkan dan dia tidak memakan obatnya lagi.” Jelas Jungsoo sedih, bagaimanapun baginya Yuri adalah adik perempuan kesayangannya.

“mwo?” kaget Taeyeon dan Tiffany.

“bagaimana bisa oppa? Kenapa Yul tidak memakan obatnya lagi?” tanya Tiffany khwatir. “terakhir dia tidak memakan obatnya tahun lalu ketika Yoomi immo dan Ilwoo samchonmengabaikannnya saat sakit. Apakah sesuatu terjadi padanya?”

“aku tidak tahu fanny-ah, kita harus menunggu Yuri sadar untuk mendengarkan penjelasannya.” Jawab Jungsoo.

“sebenarnya hyung aku tahu apa alasan Yuri tidak memakan obatnya.” Ujar Siwon sedih.

“mwo? Apa alasannya? Kenapa kau bisa tahu?” tanya Taeyeon.

“hmm, sebelumnya maafkan aku karena tidak memberitahu ini pada kalian tapi semua ini adalah permintaan Yuri.” Siwon menghela nafas “beberapa bulan yang lalu Yuri memintaku untuk membantunya mencaritahu tentang perselingkuhan appanya.”

“MWO? PERSELINGKUHAN?” tanya ketiganya kaget.

“ne, awalnya aku tidak ingin tapi Yuri terus memaksaku untuk mencari tahu semuanya dan sekarang aku sudah menemukan beberapa fakta dan bukti mengenai perselingkuhan appanya.”

“apa saja yang sudah kau temukan? Sebaiknya kau ceritakan padaku untuk menyaring fakta dan bukti yang dapat Yuri dengar atau tidak.”Perintah jungsoo.

Siwon menjelaskan semua yang ia ketahui, ketiga yang lainnya memperhatikan dan mendengarkan siwon dengan serius tanpa memotong penjelasan siwon sama sekali.

“ini benar-benar keterlaluan, bagaimana mungkin semua ini terjadi pada Yuri?” marah Taeyeon ketika Siwon sudah menyelesaikan penjelasannnya.

“itulah fakta yang dapat aku ketahui, sedangkan bukti-buktinya ada di dalam sini.” Siwon mengeluarkan amplop berukuran sedang dari dalam jasnya dan menyimpannya di meja. “didalamnya berisi foto dan video yang akan menunjukan semuanya.”

“baiklah, aku yang akan menyimpannya.” Jungsoo mengambil amplop tersebut dan memasukannya ke dalam saku jas dokter yang ia kenakan. “untuk saat ini kau sebaiknya jangan menjelaskan apapun dulu pada Yuri, jika keadaannya sudah membaik kau dapat menceritakan tentang siapa yang menjadi selingkuhan appanya. Sedangkan untuk yang lainnya tunggu sampai ia benar-benar baik dan cari tahu lebih banyak mengenai keluarganya. Sampai akhir sebaiknya aku, Taeyeon dan Tiffany pura-pura tidak tahu tentang masalah ini” Jelas jungsoo.

“baik hyung.” Jawab Siwon, sedangkan Taeyeon dan Tiffany hanya mengangguk.

Setelah semuanya ditetapkan, tak lama kemudian datang seorang suster dan memberitahukan bahwa Yuri sudah sadar.

“permisi dokter Park, nonna Yuri sudah sadar.”

“syukurlah, terimakasih suster saya akan kesana sekarang juga.” Jungsoo langsung berdiri dan berjalan ke ruangan Yuri dengan cepat diikuti Taeyeon, Siwon dan Tiffany.

***

@Yuri’s Room

Setelah sadar Yuri melepaskan alat alat yang ada di tangannya dan berjalan ke arah kaca besar yang menghadap ke taman buatan yang di buat sama persis dengan taman yang ada di samping kamarnya di rumah.

image001Bahkan ruangan yang di tempatinya sekarang juga sama persis dengan kamarnya hanya saja bedanya disini banyak peralatan medis.

image002

“Yul?” panggil keempat orang yang sejak tadi sangat khawatir dengan dirinya, Yuri membalikan badannya dan tersenyum lemah.

“oppadeul, eonnideul miannae membuat kalian khawatir lagi.” Ujar Yuri sedih karena membuat keempat orang yang ia sayangi kahawatir dan sedih.

Taeyeon dan Tiffany yang sejak tadi menahan tangis segera menghampiri Yuri untuk memeluknya dan ketiganyapun menangis.

“Yul, kami selalu ada disini untukmu, jangan pernah merasa sendiri.”Ujar Taeyeon disela tangisnya.

“sampai kapanpun kami tidak akan pernah membiarkanmu sendiri.” tambah Tiffany di sela tangisnya.

Yuri hanya terus menangis, hari ini adalah hari yang melelahkan sekaligus menyakitkan untuknya.Jungsoo  dan Siwon hanya dapat menyaksikan itu dengan haru melihat kekasih mereka dan dongsaeng mereka saling menyayangi. Tapi diluar itu mereka merasa sakit melihat dongsaeng mereka menahan sakit yang begitu besar seorang diri.

***

Setelah Yuri tenang dan kembali tidur, keempatnya memutuskan untuk pulang karena sebelum tertidur Yuri meminta mereka pulang dan membiarkannya sendiri.

@Jungsoo&Taeyeon

Sebelum pulang Jungsoo kembali ke ruangannya dan menyimpan amplop yang diberikan oleh Siwon di laci mejanya.

“apa tidak akan apa-apa menyimpannya disana?” tanya Taeyeon ketika keduanya sudah berada di dalam mobil.

“tidak akan apa-apa, kau tenang saja.” Jungsoo menggenggam tangan Taeyeon untuk menenangkannya.

“aku takut oppa, aku tidak bisa melihat Yuri seperti tadi.” Taeyeon kembali terisak “kenapa Yuri harus mengalami ini?Bagaimana kalau semua ini akan memperburuk kondisi Yuri?”

“cepat atau lambat Yuri akan mengetahui semuanya, jadi kita harus segera mencari donor jantung untuk Yuri kondisi jantungnya semakin memburuk ditambah ia tidak memakan obatnya, saat ini aku sudah menempatkaan Yuri di urutan pertama untuk mendapatkan donor jantung secepat mungkin.” Jelas jungsoo.

“syukurlahsemoga semuanya berjalan lancar.” Harap Taeyeon.

Bagi Taeyeon Yuri adalah pemyelamatnya, dua tahun yang lalu Taeyeon hampir mengakhiri hidupnya karena kehilangan kedua orangtuanya dalam sebuah kecelakaan. Tapi saat ia akan menabrakan dirinya ke sebuah mobil, Yuri mendorongnya dan akhirnya Yuri yang tertabrak, ketika Yuri sadar ia tidak marah pada Taeyeon tapi memeluk Taeyeon dan mengatakan bahwa bunuh diri tidak akan menyelesaikan masalah tapi akan menambah masalah.

***

@Yuri’s Room

Yuri Pov

Hari ini adalah hari yang sangat menyedihkan, hari dimana kenyataan pahit dari masa laluku terungkap.Aku ingat hari naas itu, aku ingat semuanya.Semuanya terbayang jelas dikepalakkuketika aku bangun. Yuri gadis malang yang ternyata sudah mengetahui perselinggkuhan ayahnya sejak kecil. Huh hidup yang sangat miris!apa yang harus aku lakukan sekarang? Apa aku harus membongkar semuanya dan pergi dari hidup mereka?

Yuri Pov End

Author Pov

Yuri menyalakan Tv yang langsung menayangkan berita bisnis dan topic utamanya adalah keharmoisan keluarga Kwon, menampilkan foto kedua orangtuanya dengan pakaian formal saat membuka cabang baru sebuah hotel mewah di Singapore juga foto pernikahan kedua orangtuanya, juga foto terakhir adalah foto kedua orangtua Yuri dan Yuri ketika berumur 5 tahun. Yuri hanya tersenyum sinis menanggapi komentar pembawa berita dan orang-orang yang beranggapan bahwa keluarga Yuri sangat harmonis dan banyak gadis seusianya yang ingin menjadi puteri dari keluarga Kwon yang sangat beruntung akan tetapi tidak pernah dipublikasikan sejak kejadian penculikan Yuri dulu saat ia berulangtahun yang ke lima.Saat ultahnya selesai Yuri sempat akan diculik tapi beruntung ada orang yang melihatnya dan Yuri pun selamat.

“menjadi puteri yang kesepian dan tak pernah diingat kedua orangtuanya, apakah sebuah keberuntungan huh?” marah Yuri, lalu melemparkan remot tv yang dipegangnya ke layar tv hingga pecah.  “aku hanya ingin mereka menyadari keberadaanku? Aku hanya ingin mereka memikirkanku sedetik saja.”Yuri mencabut infus ditangannya dengan kasar hingga berdarah. Tanpa ia sadari air mata terus mengalir membuatnya tampak seperti gadis pustus asa dan frustasi.

Yuri kembali merasakan sakit dikepalanya, ia segera bangun dari tempat tidurnya dan mengambil mantel menuju ruangan oppanya untuk mengambil obat sakit kepala yang biasa digunakan oppanya.

@Jungsoo’s Room

Yuri memasuki ruangan Jungsoo dan membuka lemari kecil yang biasnya menyimpan obat sakit kepala.Saat mengambil obat tersebut, tak sengaja Yuri menarik sebuah amplop hingga salah satu isinya keluar. Saat Yuri mau membereskan amplopnya ia mengambil isi amplop yang terjatuh tersebut dan ternyata berupa foto, saat dibalikan ternyata foto tersebut menampilakn seorang wanita yang sangat ia kenal sedang bersama pria yang seumuran dengan wanita itu tengah berjalan bergandengan dan juga tak lupa seorang gadis sebesar dirinya juga menggandeng wanita yang sangat ia kenal.

“eomma,,,” Yuri seperti kehilangan kekuatannya ia langsung terjatuh dan memandang foto tersebut dengan putus asa. Air mata kembali mengalir dari mata indahnya, dunianya sekarang benar-benar hancur. Tidak ada yang bisa ia percaya sekarang, setelah ayahnya menghianati kepercayaannya sekarang ibunya juga melakukan hal yang sama. Dan yang membuat Yuri lebih sakit adalah kenyataan ini disembunyikan oleh para eonni dan oppanya. “hiks,,, hiks ah haah ,,, hiks.” Kepalanya semakin sakit, ia segera meminum obatnya dan menenangkan dirinya.

“Yuri, tenang ,,,, Yuri tenang,,,,” gumam Yuri pada dirinya sendiri.

Setelah tenang, Yuri berusaha untuk berdiri meskipun sulit karena kakinya benar-benar lemah. Tapi Yuri harus segera keluar dari rumah sakit ini, Yuri berjalan dengan tertaih-tatih dan memegang tembok untuk berjalan, sebisa mungkin ia juga menyembunyikan dirinya agar tidak ada yang melihat kepergiannya dan kondisinya sekarang, karena sudah sangat mengenal rumah sakit ini Yuri dapat dengan mudah kabur tanpa terlihat siapapun dan juga tanpa tertangkap CCTV.

@Kyuhyun House

Kyuhyun kembali mengingat kejadian tadi siang, ia diam-diam mengikuti mobil namja yang membawa Yuri pergi dan kaget ketika mobil itu membawanya ke salah satu rumah sakit terbesar dan terbaik di Seoul. Pada awalnya Kyuhyun bingung apa yang harus ia lakukan selanjutnya, tapi akhirnya ia memutuskan masuk dan Ketika ia bertanya pada bagian administrasi tentang pasien yang bernama Kwon Yuri, mereka menjawab tidak ada, Kyuhyun yang bingung akhirnya kembali ke parkiran dan meninggalkan rumah sakit itu.

“sebaiknya aku kembali ke rumah sakit itu sekarang juga dan mencari Yuri, aku yakin ia ada disana.” Gumam Kyuhyun yakin.

***

@Rumah Sakit

Saat di perjalanan menuju rumah sakit ia ingat bahwa ada salah satu sepupunya yang menjadi dokter disana, Ia segera menghubungi sepupunya ketika sampai di rumah sakit. Tapi ia mengurungkan niatnya ketika melihat seorang gadis yang ia kenali sedang berjalan dengan tertatih-tatih di dekat taman rumah sakit itu.

“Yuri,,,” Kyuhyun segera turun dari motornya, dan berlari menuju Yuri, setelah dia sampai dibelakang Yuri ia ingin menyentuh bahu Yuri, tapi tiba-tiba Yuri terduduk lemah dan menangis.

“sakit ,,, hiks ,,, hiks sakit ,,,” gumam Yuri, Kyuhyun yang tepat berada dibelakan Yuri dapat mendengarnya dengan jelas.

Entah dorongan dari mana Kyuhyun tiba-tiba memluk Yuri dari belakang, Yuri yang benar-benar sedang terguncang tanpa sadar akhirnya bersandar pada bahu Kyuhyun dan menangis.Karena pengaruh obat yang diminumnya dan kondisinya yang lelah akhirnya Yuri tertidur dibahu Kyuhyun. Kyuhyun berniat untuk membawa kembali Yuri masuk ke rumah sakit tapi melihat kondisi Yuri yang sepertinya sedang berusaha kabur dari rumah sakit ini, iatidak jadi membawa Yuri masuk dan akhirnya menggendong Yuri dan membawa Yuri ke bangku didekat taman itu dan menidurkan Yuri di sana.

Kyuhyun mengamati Yuri yang sedang tertidur dengan bingung dan perlahan menyentuh pipi Yuri yang mengeluarkan air matanya lagi.

“aku tidak tahu apa yang terjadi padamu Yul, tapi aku mohon kuatlah jangan menyakiti dirimu sendiri.” Kyuhyun mencium kening Yuri, tapi tiba-tiba ia melepaskan ketika ingat bahwa ia adalah salah seorang yang akan menyakiti Yuri.

“apa yang harus aku lakukan Yul? Aku telah mengambil jalan yang berbeda denganmu. Miannae jika aku nanti akan menyakitimu, tapi aku mohon kuatlah aku yakin banyak orang yang berharap kau selalu menjadi gadis yang kuat.Termasuk aku.”Kyuhyun sadar hatinya sekarang sudah mulai terpengaruh oleh ketulusan dan keceriaan Yuri.

Kyuhyun akhirnya menghubungi taxi dan membawa Yuri pulang ke apartementnya.Sejak masuk high school Kyuhyun sudah tinggal sendiri karena ingin belajar mandiri.Setelah sampai di gedung apartement, Kyuhyun menggendong Yuri dan membawanya ke apartementnya dan membaringkannya di kamar tamu, Kyuhyun kembali mengamati Yuri.Saat akan menyelimuti Yuri, Kyuhyun baru sadar bahwa pergelangan tangan Yuri berdarah, meskipun sekarang darahnya sudah kering. Akhirnya dengan lembut Kyuhyun membersihkan darah dipergelangan tangan Yuri dan memasangkan perban.Setelah selesai Kyuhyun menyelimuti Yuri dan meninggalkan Yuri.

***

@ Rumah Sakit

Sekarang waktu baru menunjukan pukul tujuh pagi, tapi seluruh pegawai rumah sakit sudah sangat sibuk. Selain sibuk untuk melakuakn kegiatan rutin mereka mengobati atau mengechek keadaan pasien, mereka juga sedang disibukan mencari sang puteri yang kembali menghilang. Pasalnya sang puteri menghilang dalam kondisi tidak baik dan meningglkan kamarnya dengan keadaan berantakan.

Jungsoo yang mendapatkan telpon dari staff dan dari pengasuh Yuri segera bergegas keRumah sakit dan menemui pengasuh Yuri di lantai khusus.

“Haewoon ajjuma, maaf aku telat, tolong ceritakan semuanya.”Pinta jungsoo.

“tadi pagi seperti biasa saya datang pukul enam pagi untuk mengechek kondisi nona, tapi ketika saya datang pintu kamar ini sudah terbuka dan tv ini hancur. Sepertinya Nona sedang benar-benar marah dan melemparkan remote ini ke tv.” Jelasnya panjang lebar.

“apakah Yuri pernah berbuat seperti ini di rumah?” tanya Jungsoo.

“tidak tuan, biasanya nona selalu bisa menjaga emosinya.”

“baiklah, nanti saya akan meminta perawat untuk membersihkan ruangan ini, apakah samchon dan immo sudah tahu?”

“tuan dan nyonya sudah tahu, tapi mereka bilang nona Yuri akan kembali dan jangan terlalu mengkhawatirkan nona Yuri.”

“apa? Mereka benar-benar keterlaluan.Bagaimana bisa mereka setenang itu mendengar anaknya hilang dalam kondisi sakit.” Marah Jungsoo. Haewoon sebenarnya juga sangat ingin marah tapi bagaimana lagi dia tidak punya kuasa.

“tapi saya sudah meminta cctv pada satpam tapi mereka bilang tidak ada tanda-tanda Yuri keluar dari rumah sakit. Cctv terakhir hanya menunjukan nonna Yuri keluar dari ruangan anda dengan tertatih-tatih dan setelah itu tidak ada lagi.”Jelasnya mengalihkan pembicaraan dari topic orangtua Yuri yang selalu membuat orang-orang disekitar Yuri geram.

“ruanganku?” tanya jungsoo tidak percaya.

“iyah.”

Jungsoo segera keluar dari kamar Yuri dan berlari menuju ruangannya, seperti yang Jungsoo duga ia menemukan sebuah amplop tergeletak dengan obat-obat yang Jungsoo tahu obat penahan rasa sakit kepala, juga bersebaran disekitar amplop tersebut.Ia segera menghubung Siwon dan memberi tahu kabar hilangnya Yuri. Yuri memang sering tiba-tiba kabur dari rumah sakit tapi saat ini kondisi Yuri benar-benar sedang tidak stabil.Jungsoo memukul-mukul kepalanya akibat kebodohannya Yuri sekarang menghilang.

***

@Kyuhyun’s Apartement

Kyuhyun tidak dapat tidur semalaman, ia bingung apa yang harus ia lakukan selanjutnya. Ia tidak bisa menyakiti Yuri lagi, tapi ia juga tidak bisa melanggar janjinya pada Yoona.Setelah waktu menunjukan pukul tujuh pagi, Kyuhyun bangun dari ranjangnya dan segera ke kamar tamu untuk melihat kondisi Yuri.Kyuhyun membuka pintu dengan perlahan agar tidak membangunkan Yuri, setelah masuk Kyuhyun menghampiri Yuri yang masih terlelap.Kyuhyun kembali mengamati Yuri, wajah yang selalu ceria itu kini berganti dengan wajah pucat.

“miannae Yul,  jeongmal miannae. Percayalah aku melakukan ini bukan karena membencimu aku melakukan ini karena menepati janjiku. Kau tidak suka laki-laki yang melanggar janjinya kan?” gumam Kyuhyun sedih.

Flashback

“kau tahu Kyu? Laki-laki yang baik dan bertanggung jawab adalah laki-laki yang menepati janjinya.Dan aku harap kau seperti itu, karena kau adalah sahabatku.”Kata Yuri tiba-tiba saat mereka berada di atap sekolah.

“kenapa kau tiba-tiba berkata seperti itu?” tanya Kyuhyun.

“tidak apa-apa hanya ingin berkata seperti itu saja, aku ingin suatu saat ketika kau menemukan gadis yang kau cintai kau akan menjadi pria yang bertanggung jawab dan jujur.Jujur aku sangat membenci laki-laki yang tidak menepati janjinya dan pembohong.”Yuri tersenyum lembut pada Kyuhyun.

Flashback End

“meskipun aku tidak bisa jujur saat ini padamu tapi aku akan berusaha menepati janjiku.” Kyuhyun menyentuh kening Yuri.Kyuhyun pun keluar dari kamar dan menyiapkan sarapan untuknya dan Yuri.

***

Jungsoo, Taeyeon, Siwon dan Tiffany sedang berusaha mencari Yuri bahkan mereka mengerahkan bodyguard untuk mencari Yuri. Hyoyeon dan Jessica yang sempat mereka hubunggi awalnya akan ikut mencari Yuri tapi Jungsoo melarang mereka dan meminta mereka untuk mencari keberadaan Yuri pada teman-temannya di sekolah.

***

Yuri akhirnya bangun dan ketika mulai sadar ia mendapati dirinya berada di ruangan yang asing. ia hanya memandang kosong keberadannya di tempat asing ini. Pikirannya kembali ke kejadian tadi malam dan Yuri kembali menangis mengingat semuanya.Ia ingin sekali mengakhiri hidupnya, ia lelah dengan semua orang yang selalu membohonginya. Yuri turun dari tempat tidurnya dan berjalan ke arah balkon, iaberdiri di ujung balkon itu menatap langit yang indah dengan air mata yang masih berlinang.

“Tuhan, terimakasih untuk semua yang telah kau berikan tapi aku sudah tidak kuat lagi, maaf.”

Yuri menaiki pagar pembatas balkon tersebut dan merentangkan tangannya bersiap untuk melompat dan mengakhiri hidupnya, meninggalkan semua kenangan buruk yang membayangi dirinya.

“selamat tinggal, miannae ,,,,,”

To be Continue,,,

Ini dia chapter lima yang ternyata makin absurd hahha😀

Terimakasih untuk yang masih baca ff amatir ini haha😀

#bow

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

25 thoughts on “[Freelance] LOVE ,,,? Chapter 5

  1. Ya ampun kasian bgt yul udah sakit oratuny kaya gtu. Ada ya ortu kaya gitu kebangetan. Tuh kyu pliis deh gx usah nepati janji ke yoong kn itu gx baik jd gx papa
    yul jangan bnuh dri fighting donk

  2. Andwae Eonni…..
    Jangan lompat
    Duh kyuhyun oppa eodiga???
    Sakit bgt jadi yul eonni udah appa nya selingkuh sekarang eomma nya juga selingkuh
    Eonni
    Bukan kah Eonni yg bilang klo bunuh diri malah akan menambah masalah bukan?
    Jadi Eonni aya fighting

    Next yah..
    Fighting buat author yg Daebak…..

  3. Smpe nngis bca’a.. Yaampun eonn sdih bngett inih ff, aq bca smpe ingusan😭ihh si kyuhyun udh tau yoona jhat msih ajah mao nglnjutin rncana ituh.. Yuleonn tuh udh hncur, smpe mao bnuh dri.. Ksian yuleonn😭

  4. Sedih banget ya ceritanya…
    Miris banget kehidupan kak yuri…
    Ternyata bkan cma papa nya aj yg ud punya anak lain.. ternyata mama nya juga…
    Kalo aq jadi yuri mungkin hampir gitu juga x ya….

  5. yuri unnie jangan bunuh diri dong kan unnie sendiri yang bilang kalau bunuh diri nggak bakal nyelesaiin masalah
    kyu oppa cepetan tolongi yul eon

  6. Aduh kenapa ceritanya broken home begini >< aku kan tersinggung #plak dan hei, yuri jangan bunuh diri donk,ntar si Yoona tambah anu lagi. Kyuhyun, aduh, dikit banget nongolnya :3

  7. Aigoo, appa dan eommanya Yuleon bner2 tega.. Mereka sma sekali gk pduli sma anaknya sndri.. Pdhl Yuleon lgi sakit dan butuh donor jantung. Sbnernya mrka itu orang tua macam apa sih!!!
    Omo. Yuleon mw bunuh diri.. Andwae ;(

  8. yaampun hidup yuri sedih banget dia tau ortunya selingkuh skrg dia liat semua buktinya , orang tuanya bener bener gk perduli sama yuri yaampun di kyu masih tetep nepatin janjinya ke yoona entahlah nanti yuri gimana , yuri jangan bunuh diri please

  9. Yaampun ternyata yuri yg ceria punya penyakit yg serius >< ,,unnie jan bunuh dirii,, apa yg bkal dilakuin kyuhyun ?! Di tunggu banget kelanjutannya unnie🙂

  10. Sedih banget nasib yuri, kedua orangtuanya selingkuh dan tidak peduli dengan. Kyupa sama donghea jg jahat. Untuk ada juga yang peduli sama dia. Lanjutkan

  11. Aku pikir Kyuhyun bakalan tahu rahasia Yuri pas dia ngikuti ke RS.
    Aduh moga Kyu ma Donghae ga jadi nyakitin Yuri dan ingkar janji ma Yoona.

  12. Kasihan bbget yul eonn sudah penyakitan org tuanya malah ngebohongi yul eonn semoga aja yul eonn tegar deh trus sembuh dri penyakitnya
    Next chapternya di tunggu ya eonn maaf baru bisa ninggalin jejak

  13. Aaaa mana kyuuuu?? Semoga kyu gak terlambat. Kasihan yul hidup nya hancur bgtu. Semoga semua cpt slsai permasalahan yuri. Lanjut Thor…

  14. Akhirnya aku bisa ninggalin jejak jg sekarang, mian eonni bru smpet ninggalin jejak..Astaga knp yuri hidupnya sedih banget ya, udh sakit orang tuanya jg ga peduli lg..hhu yuri jgn bunuh diri dong, ntr yoona mlh seneng lg..kyu cpetan muncul dong..duh smg kyu sma hae bisa luluh ya liat yuri kayak gni n ga jdi nyakitin yuri..next part ditunggu ya😀

  15. semoga kyuhyun sempat utk menyelamat kan yuri… dan kyuhyun tdk jdi berbuat jahat lg kpd yuri setelah tw semua tentang yuri.. ortu yuri bener2 jahat baget….ngk peduli pd yuri.. lanjut next part ya eonni.. gomawo

  16. Ksihan bget yuleun ortunya sdah nggak prduli aplagi mngidap pnyakit jntung….kyu jgn nyakitin yuleun ….next eun …😀😀

  17. Jinjja kok menegangkan gini. Duh nasib yuleon.. Pliss itu kyuhyun cepetan nongol. Jangan bunuh diri.. Karena hanya menambah masalah. #apalah ini. Thor. Beneran sedih. Kaya ngelihat real life. 😭😭 daebak ff nya. Fight !!

  18. ya ampun kasian banget yuri eonni, udah dicuekin sama ortunya, dikelilingi orang-orang yang jahat, ditambah sma penyakitnya
    sampe nangis bacanya

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s