Posted in Attention!, Freelance, Friendship, Romance, Sad

[Freelance] LOVE ,,,? Chapter 4

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya

Love- By LM

Love…? Present by Vanessa || Cast : Kwon Yuri, Cho Kyuhyun, Im Yoona and lee Donghae || Sub Cast Find Yourself || Length : Chapter|| Rating : PG-15 || Genre : Romance, Friendship, sad (?)

Desclimer :
Seluruh cast milik tuhan dan orangtua mereka sendiri, tapi kalau cerita asli punya aku. Emm,,, cerita ini terisnpirasi dari kisah nyata seseorang yang aku kenal, dan juga dari imajinasi aku yang gaje hehe
“Mengapa cinta dan kebohongan selalu disandingkan ?”
-Kwon Yuri-

 “Apakah takdir mempermainkan kami ?”
-Cho Kyuhyun-

“ Cinta seperti apakah yang ada di dalam kebohongan ?”
-Im Yoona-

“Apakah harus semua ini terjadi pada kami ?”
-Lee Donghae-

 

Happy Reading🙂

Chapter 4

“aish, berhenti memanggilku nonna, kau cukup memanggilku Yuri arraseo ?” kesal Yuri karena Donghae selalu memanggilnya nonna, tanpa Yuri tahu alasannya.

“kenapa aku harus berhenti memanggilmu nonna?” tanya Donghae dengan wajah innocentnya.

“karena tidak ada alasan jelas kenapa kau harus memanggilku nonna.” Jawab Yuri.

“alasannya sangat jelas karena aku adalah ,,,,”

Author Pov

“alasannya sangat jelas karena aku adalah putera dara Lee Haewoon kepala pelayan di rumah mu.” Beritahu Donghae, membuat Yuri menatapnya tidak percaya.

“jinjjayo ?” tanya Yuri memastikan pendengarannya.

“ne, kau bisa menanyakannya langsung pada eommaku.”

“tapi … “

“saat kecil dulu, aku sering main bersamamu apa kau tidak mengingatnya ?”

“mian aku …” Yuri ragu untuk melanjutkan perkataannya.

“aku tahu semuanya, kau kehilangan ingatanmu ketika berumur 11 tahun karena kecelakaan.” Sambung Donghae.

“hmmm … aku benar-benar menyesal telah melupakanmu.”

“bagaimana jika kita melanjutkan obrolan kita di taman itu sambil memakan ice cream ?” tanya Donghae.

“ne~ aku rasa kau bisa membantuku mengingat kejadian-kejadian yang aku lupakan.” Senang Yuri.

“hmmm …”

***

“ice cream cokelat ?” tanya Donghae, dan memberikan ice cream cokelat pada Yuri.

“bagaimana kau …”

“aku tahu segala hal tentangmu Yul.” Potong Donghae dan memanngil Yuri dengan panggilan akrabnya, membuat Yuri malu.

“kau benar”

“jadi, bagaimana kehidupanmu sekarang ?”Tanya Donghae memastikan.

“aku rasa semuanya akan baik-baik saja selama aku bias menemukan jalan keluar untuk masalah yang sedang aku hadapi.” Jawab Yuri asal membuat Donghae heran.Yuri yang tidak mendapat respon dari Donghae langsung sadar dengan ucapannya barusan “ani, maksudku aku baik-baik saja, dan jikapun ada maslah aku harus segera menyelesaikannya sendiri.”bohong Yuri.

“hmm,,, jika kau dalam masalah kau bias meminta bantuanku sama seperti dulu.”

“gomawo, Donghae-shi.”

“mendengarmu memanggilku seperti itu aku merasa seperti sedang bersama orang lain, kau bisa memanggilku oppa seperti dulu.”

“tapi,,,”

“mungkin kau masih memerlukan waktu untuk memanggilku dengan sebutan oppa jadi ,,,”

“oppa,,” panggi Yuri tiba-tiba.

“Yul ?”Tanya Donghae tidak percaya.

“ne, oppa wae ?”

“ani” ada rasa rindu yang tiba-tiba membuncah dalam diri Donghae, Yuri gadis kecil yang selalu manja dan meminta bantuannya sekarang ada di hadapannya dan kembali memanggilnya dengan sebutan oppa.

“kenapa kau diam Dongie oppa?” Tanya Yuri.

“Dongie oppa?”Tanya Donghae dengan tatapan tidak percaya.

“ne, apa aku tidak boleh memanggilmu seperti itu ?”

“itu adalah panggilanmu untukku saat kecil.”

“jinjja ?”Tanya Yuri tidak percaya.

“ne,,,” jawab Donghae “Yul, ada satu hal yang selalu menggangguku sejak dulu.” Tambah Donghae tiba-tiba.

“mengganggumu? Apa aku boleh tau?” Tanya Yuri.

“hari itu dimana saat kau kecelakaa, aku dan kau sedang berada di depan super market untuk menunggu eommaku membeli kebutuhan keluargaku. Rencananya kau akan menginap di rumah ku, tapi kecelakaan naas itu terjadi entah apa yang terjadi padamu kau tiba-tiba berlari kesebrang jalan, dan ketika di tengah jalan sebuah mobil hitam menabrakmu.”Ingatannya kembali ke masa lalu, saat sebuah mobil hitam melaju dengan kecepatan tinggi dan tiba-tiba oleng lalu menabrak Yuri.

“aahh soal kecelakaan itu, aku tidak tahu tapi menrut Lee ajjuma maksudku eomma mu, aku saat itu ingin membeli kembang gula yang berada di sebrang jalan.” Jelas Yuri.

Donghae sangat mengingat kejadian naas itu, dan ia ingat tak ada penjual kembang gula satupun di sebrang jalan. Di sebrang jalan hanya ada sebuah taman kota tanpa ada satuoun penjual makanan.

“kenapa eomma membohongi Yuri?” Tanya dongha dalam hati.

“Dongie oppa kajja kita pulang, hari sudah mulai gelap.” Ajak Yuri.

“hmm,, kajja.”

***

@Lee House’s

Sesampainya di rumah Donghae tetap bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi kenapa eommanya membohongi Yuri? Apa eomma takut dipecat keluarga Kwon? Tapi omma adalah orang yang sangat menjunjung ke jujuran.

“Hae-yah, eomma pulang.”Panggil eomma Donghae ketika membuka pintu.

Donghae segera menghampiri eommanya, membawakan tasnya dan membiarkan eommanya untuk masuk ke kamarya, sedangkan tasnya Donghae simpan di lemari kecil yang terletak di samping kamar eommanya.

“aku harus menanyakan hal ini pada eomma saat makan malam.” Batin Donghae, dia harus tau apa yang sebenarnya terjadi.

***

@makan malam

Donghae menyelesaikan makan malamnya secepat mungkin, agar ia bisa secepatnya bertanya apa yang sebenarnya terjadi 6 tahun silam.

“apa apa denganmu Hae-yah? Kenapa maknmu cepat seklai?”Tanya eommanya heran.

“aku ingin segera mempertanyakan sesuatu padamu eomma.” Jawab Donghae tegas.

“baiklah, silahkan.” Eomma Donghae –Lee Haewoon- menyelelesaikan makan malamnya.

“tadi aku bertemu denga Yuri.”

“Yuri? Maksudmu?”

“Kwon Yuri putri keluarga Kwon tempat eomma bekerja.”Ada sedikit kekahawatiran dalam diri Lee Hewoon-Hae eomma-.

“lalu apa dia mengenalimu?”

“aku rasa tidak tapi kami berbicara banyak hal, dan ada satu hal yang mengganjal pikiranku, aku yakin eomma pasti bisa menjawab hal tersebut.”

“tentang apa?”

“kenapa eomma berbohong pada Yuri?” Tanya donghae akhirnya.

“eomma ,,,”

“aku masih mengingat jelas kejadian naas itu, dan di sebrang jalan tak ada penjual kembang gula satupun, hanya sebuah taman kosong. Tapi kenapa eomma bilang bahwa,,,” entah kenapa Donghae tidak dapat mengontrol emosinya.

“tenanglah Hae, eomma akan menjelaskan semuanya padamu. Eomma rasa kau sudah dewasa dan dapat mengerti rahasia yang akan eomma ceritakan mengenai keluarga Kwon.”

“apa maksud eomma ?”

“sejak halmoniemu sering sakit-sakitan eomma bekerja banting tulang sendirian, eomma berusaha mencari pekerjaan agar menghasilkan banyak uang. Setelah eomma bekerja di beberapa tempat yang gajihnya tak seberapa eomma mendapatkan sebuah informasi bahwa keluarga Kwon salah satu konglomerta Korea sedang mencari pelayan. Eomma berusaha mati-matian untuk menjadi pelayan, dan semua itu sama sekali tidak mudah banyak hal yang harus eomma pelajari dan seleksi untuk masukpun begitu ketat dan sulit. Saat hasil tes di umumkan hanya eomma dan gadis bernama Im Hana yang lulus menjadi pelayan keluarga Kwon.” Sebuah petir seperti menyambar ingatan Donghae.Ia sangat mengenal nama itu, itu nama eomma Yoona kekasihnya. Donghae sering bertemu dengan eomma Yoona, dan bahkan setiap bertemu eomma Yoona selalu menanyakan kabar eommanya.Dan sekarang Donghae tahu alasan kenapa eomma Yoona seperti mengenal eommanya, tapi Donghae tidak menyangka kalau eomma Yoona adalah mantan pelayan keluarga Kwon.Donghae hanya terdiam menunggu eommanya melanjutkan cerita tersebut.

“pada awalnya kami dipekerjakan di rumah keluarga utama, tapi setelah anak pertama tuan besar Kwon menikah, eomma dan Hanna dipindahkan ke rumah tuan muda.”

End Donghae Pov

#Flashback Parents’s Story

Haewoon Pov

“Hana-yah, akhirnya kita bisa pindah juga dari rumah ini, apa kau senang?”Tanya sebuah suara yang aku yakini bahwa itu suara namja.Suara tersebut berasal dari samping gedung wine.

“percuma kalau kita bisa pindah dari rumah ini, kalau ternyata kau pindah bukan bersama aku sebagai isterimu akan tetapi yeoja lain sebagai isterimu.” Jawab suara lain yang sangat aku kenal baik, Im Hanna sahabat baikku.

“tenanglah, setelah keluar dari rumah ini aku akan membuat yeoja murahan itu membenciku dan meninggalkanku, sehingga aku bisa menikahimu.” Bujuk lagi sang namja, aku rasa suara ini sangat tidak asing, tapi aku tidak yakin kalau ,,, “

“aku Kwon Ilwoo berjanji akan menikahimu Im Hanna.” Tambah namja tersebut, wine yang berada di tanganku hampir saja terjatuh, aku sungguh kaget tidak menyangka bahwa Hanna dan tuan muda adalah,,,

“Haewoon-ah” panggil sebuah suara yang sangat-sangat aku kenal –Im Hanna-

“apa kau mendengar semuanya?” Tanya tuan muda marah padaku.

“aku,,,”

“jika kau membocorkan pembicaraan ini pada orang lain, aku jamin kau akan menderita pernah dilahirkan ke dunia ini.” Dia mengancamku, dan hal itu benar-benar membuatku takut.

“Haewoon-ah lebih baik kau mengikuti perintahnya, bukankah kau sedang membutuhkan uang untuk mengobati ibumu?” tambah Hanna, aku benar-benar bingung eomma selalu mengingatkanku dan menyuruhku untuk jujur tapi jika kali ini aku jujur aku akan kehilangan mata pencaharianku. Dan jika itu terjadi siapa yang akan membiyayai eomma yang sakit-sakitan.

“baiklah aku akan merahasiakannya.” Putusku akhirnya “miannae eomma, aku melakukan semua ini untukmu.”Batinku.

“bagus, Hanna aku harus segera masuk kedalam annyeoung.” Pamit Tuan muda.

“annyeoung oppa.” Balas Hanna sambil tersenyum, keduanya tanpa rasa malu berciuman di depan mataku, membuatku jijik. Aku tidak menyangka bahwa Hanna tidak sepolos yang aku kira. Aku hanya menundukan kepalaku marah pada diriku sendiri karena menyimpan kebohongan besar yang akan menyakiti yeoja cantik yang sejak hari ini resmi menjadi isteri tuan muda, Nonna Jung Yoomi.

“aku akan membiayai pengobatan eommamu, jadi jangan pernah membocorkan rahasia ini, arraseo.” Bentak tuan muda sebelum dia pergi.

“Hanna sebenarnya apa yang terjadi ?” tanyaku kecewa akan sikap Hanna.

“aku akan menceritakan semuanya di kamar, sekarang lebih baik kau masuk ke dalam dan berikan wine itu.” Jawab Hanna tenang.

***

@Kamar Hanna&Haewoon

“silahkan, kau jelaskan sekarang.” Pintaku.

“aku dan Ilwoo oppa sudah menjadi sepasang kekasih sejak kami di HighSchool, dia adalah salah satu sunbae di sekolahku dan sangat popular di kalangan yeoja. Setelah lulus oppa melanjutkan studynya di Amerika, sementara aku hanya bekerja paruh waktu untuk membiayai hudupku sendrir karena aku tak memiliki orang tua maupun saudara.Saat itu kami masih tetap menjalin hubungan meskipun kami berebada Negara dan benua. Ketika oppa kembali ia langsung menemuiku dan melamarku, aku sangat bahagia karena aku bisa bersama selamanya dengan orang yang benar-benar aku cintai. Tapi ternyata keluarganya menolakku, akhirnya kamipun menjalin hubungan diam-diam. Dan dua tahun lalu Ilwoo oppa memintaku untukl ikut dalam seleksi penerimaan pelayan baru  di rumahnya, akupun mengikuti permintaannya. Aku sebenarnya tidak tahu apa yang dia rencanakan, tapi sekarang aku tahu dia melakukan ini agar aku lebih mengenal keluarganya dan juga agar aku selalu didekatnya. Tapi rencana itu gagal total, ayahnya mengetahui keberadaanku di rumah ini dan mengancam Ilwoo oppa, jika tidak menikahi yeoja murahan itu dia akan menghancurkan hidupku. Maka dengan terpaksa dia menikahi yeoja itu.” Cerita Hanna panjang lebar, ada rasa benci dan marah ketika dia dengan tidak sopannya memanggil Nonna Jung dengan sebutan yeoja murahan, bukankah dia yang menjadi yeoja murahan karena mau menjadi simpanan tuan muda. Tapi aku tidak berani mengatak itu aku takut dia melaporkannya pada tuan muda dan menghancurkan hidup keluargaku.

“tapi kenapa kau tetap bekerja di rumah ini dan bahkan ikut pindah bersama tuan muda Kwon dan isterinya?”

“itu karena Ilwoo oppa memohon kepada appanya untuk membawaku, dengan imbalan akan segera memberi cucu kepadanya.” Jawab Hanna dengan nada marah.Aku berdiri dari ranjang Hanna hendak ke kamar mandi tapi Hanna tiba-tiba memanggilku.”Haewoon-ah jangan pernah menyebut yeoja murahan itu sebagai isteri Ilwoo oppa, dia hanya miliku ingat itu.”Aku hanya diam mematung, dia tidak seperti Hanna yang aku kenal.

#Flashback end

Haewoon Pov End

***

Author Pov

“lalu apa hubungannya dengan kebohongan eomma pada Yuri?” Tanya Donghae memutus cerita eommanya, yang ingin dia tau saat ini hanya alasan kenapa eommanya membohongi Yuri.Dia belum siap mendengar keseluruhan cerita masa lalu orangtua Yuri dan Yoona.

“baiklah, saat itu Yuri berlari kesebrang jalan karena melihat appanya, Hanna dan anak mereka.” Jawab eomma Donghae dengan wajah sedih.

“mwo?” Tanya Donghae tidak percaya.Dia merasa sangat bersalah ternyata sudah sejak lama Yuri mengetahui perselingkuhan appanya. Dan sekarang ketika yuri sudah melupakan ini semua Donghae harus kembali mengingatkannya, bahkan menyakitinya.

“iyah, dan saat itu tuan Kwon kembali menyuruhku untuk merahasiakannya dari nyonya Jung.” Jawab eomma Donghae matanya sekarang mulai berkaca-kaca, “Hae-yah jika benar saat ini kau sudah kembali berteman dengan Yuri, tolong jaga dia jangan sampai iya tersakiti, arraseo?” perintah eommanya. “saat ini Yuri sudah harus berjuang dengan hidupnya, jadi jangan sampai ia harus berjuang untuk orang lain.”Eommanya segera pergi dari meja makan dan masuk ke kamarnya.

Kini Donghae terpaku sendiri di meja makan, bagaimana iya akan menjaga Yuri jika saat ini saja iya dan kekasihnya Yoona sedang merancang misi untuk menyakiti Yuri. Donghae sangat-sangat menyesal telah menyetujui keinginan kekasihnya untuk menyakiti Yuri tapi sekarang nasi sudah menjadi bubur, rencana ini sudah berjalan setengahnya iya tak mungkin tiba-tiba mengehentikannya. Janji yang sudah iya ucapkan tidak akan pernah iya langgar.

“saat ini Yuri sudah harus berjuang dengan hidupnya, jadi jangan sampai ia harus berjuang untuk orang lain.”Kata-kata eommanya tadi tiba tiba kembali terngiang. Apa maksudnya ?apa terjadi sesuatu dengan Yuri ?

***

@Kwon’s House

Sejak kepala pelayannya pulang Yuri benar-benar merasa bosan, rumahnya benar-benar sepi.Meskipun ada beberapa pelayan, tapi tetap saja Yuri membutuhkan eomma dan appanya. Jika ia sendiri dia akan kembali memikirkan kondisi keluarganya yang kacau. Yuri tahu eomma dan appanya menikah karena dijodohkan, tanpa cinta sama sekali. Tapi apa selama mereka menikah tak ada sedikitpun rasa cinta yang tumbuh? Jika benar seperti itu, apa Yuri lahir karena kesalahan? Seperti di drama-drama yang ada di Tv, mereka mabuk lalu tanpa sadar mereka melakukan hal tersebut. Bahkan mungkin sebenarnya mereka membenci Yuri dan menganggapnya penghalang untuk perpisahan mereka?

“aish jinjja Kwon Yuri, kenapa kau mengeluh eoh? Kau harus semangat, Fighting!” ucap Yuri menyemangati dirinya sendiri.

***

Hari ini Yuri menyempatkan diri di hari liburnya untuk pergi bertemu dengan oppanya di salah satu restoran kelas atas.

“ais jinjja oppa lama sekali.” Gerutu Yuri kesal karena oppanya tidak kunjung datang.

Sudah hampir satu jam Yuri menunggu tapi oppanya tidak kunjung datang bahkan tidak memberi Yuri kabar sama sekali.

“annyeounghaseyo Nonna Yuri” panggil sebuah suara dari arah belakang tempat Yuri duduk.

“Lee ajhushii ?”Tanya Yuri heran.

“ne, nonna bagaimana kabar anda ?” Tanya Lee ajhushii yang merupakan sekretaris appanya.

“ah, aku baik-baik saja ajhushii, bagaimana dengan ajhushii sendiri ?” Tanya Yuri ramah.

“saya baik-baik saja nonna.” Jawab Lee ajhushii.

“kenapa ajhushii ada disini ? apakah ajhushii tidak ikut dengan appa ke Paris ?”

“tentu saja saya ikut, kami sudah kembali sejak kemarin.”

“benarkah ?”

“ne tentu.”

“tapi ajjuma tidak bilang kalau appa dan ajhushii sudah kembali.”

“sejak pulang dari Paris saya langsung mengurus berkas-berkas untuk rapat yang akan tuan hadiri hari ini, jadi sayabelum sempatpulang.”

“dengan appa?”

“tidak, setelah turun dari pesawat beliau segera meninggalkan bandara dengan mobil pribadinya, apa tuan tidak pulang ke rumah?”

“tentu saja appa pulang ke rumah, tapi mungkin aku tidak tahu karena kemarin aku pulang malam.” Jawab Yuri berbohong dia yakin ayahnya pasti pulang ke rumah keluarga keduanya.

“saya dengar nyonya Kwon akan pulang dari Jepang hari ini, apakah itu benar?” Tanya Lee ajhushii mengalihkan pikiran Yuri.

“ne, eomma akan kembali hari ini dan aku akan menjemputnya, jadi aku harus pergi dulu sekarang. Annyeoung ajjhusii.”Pamit Yuri buru-buru dia belum sanggup untuk bertemu dengan appanya.

“oh ne saya mengerti, hati-hati dalam perjalanan anda nonna.” Ujar Lee ajjjhusii sambil membungkukan badannya 90 derajat.

“ne~”

Yuri keluar dari restoran dengan buru-buru, iya tidak ingin seorangpun melihatnya menahan tangis dan terlihat lemah.Setelah berjalan cukup jauh dari restoran Yuri segera menghubungi oppanya.

“yeobseo Yul, kau dimana sekarang ?”

“aku dalam perjalan pulang oppa, aku tidak dapat menemuimu sekarang aku ada urusan annyeoung.” Yuri segera menutup telponnya dan mematikan handphonenya.

“minnae oppa” gumam Yuri.

Yuri menengadahkan kepalanya ke langit menahan air matanya untuk tumpah, dia tidak ingin menangis lagi karena masalah ini.

“sepertinya aku benar-benar tidak diinginkan, appa pergi menemui keluarga keduanya. Eomma sekarang lebih memilih langsung pergi lagi ke Jeju daripada menemuiku.Haaahh ,,, sebenarnya untuk apa aku dilahirkan ke dunia ini jika tidak ada seorangpun yang menginginkanku.” Batin Yuri Miris dengan nasibnya.

***

Kyuhyun yang baru saja bertemu dengan appanya di salah satu restoran di kawasan elit pun berjalan menuju sebuah taman. Setelah berjalan cukup lama di taman, dia melihat Yuri yang sedang duduk di sebuah kursi taman dan menengadah memandang langit.

“Yuri ?” panggil Kyuhyun ketika sudah berada di samping kursi yang Yuri tempati.

“hmm,,,” jawab Yuri.

“apa yang sedang kau lakukan ?” Tanya Kyuhyun.

“memandang kebebasan.” Kyuhyun yang tidak mengerti dengan perkataan Yuri hanya bisa memandangnya dengan beberapa kerutan di keningnya.

“lebih baik sekarang kau tinggalkan aku Kyu, aku sedang butuh ketenangan.” Ujar Yuri tiba-tiba tanpa memandang Kyuhyun sama sekali.

“bagaimana kau bisa tahu aku Kyuhyun tanpa memandangku sama sekali?” Tanya Kyuhyun heran, Yuri tidak menanggapi pertanyaan Kyuhyun sama sekali membuat Kyuhyun akhirnya menjauhi tempat duduk Yuri dan memandang Yuri dari jauh.

Kyuhyun Pov

Saat ini aku merasa seperti seorang penguntit, memandangi seorang gadis dari jauh.Aku harusnya tidak peduli dengan semua hal yang terjadi padanya, tapi hatiku merasa tidak tenang jika aku meninggalkannya sendiri.

“aish,,, Kwon Yuri ada apa denganmu?” gumamku tanpa sadar melihat Yuri yang hanya terdiam memandangi langit seakan dia ingin pergi kesana. Aku benar-benar kesal dengan prilaku Yuri, apa yang membuat Yuri sampai seperti itu?

Kyuhyun Pov End

Author Pov

Yuri memandang langit dengan hati dan pikiran yang kalut, dia ingin segera mengakhiri semua ini tapi bagaimana caranya?Yuri mengambil handphonenya dan segera menghubungi oppanya.

“oppa.” Panggil Yuri cepat setelah nada sambung berhenti.

Yul?Wae geurae?”Tanya oppanya kaget.

“oppa bisa temui aku di sungai Han sekarang?”

ada apa Yul?” kaget oppa Yuri karena tidak biasanya Yuri seperti ini.

“aku ingin mengakhiri semuanya sekarang.” Jawab Yuri datar dan segera menutup telponnya.

Yuri berdiri dan berjalan menuju sungai Han, tanpa dia sadari Kyuhyun mengikutinya karena takut terjadi sesuatu dengannya. Yuri berdiri di samping sungai jika melangkah sedikit saja dia akan jatuh ke dalam sungai.

To be continue ^_^

Note: gomawo untuk readers yang masih membaca cerita ini J

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

17 thoughts on “[Freelance] LOVE ,,,? Chapter 4

  1. iiihh donghae ama kyuhyun jahatt malah mentingin c yoona n bales dendam k yuri pdhal yuri gak salah aiisshh .. buat yuri happy ya eonni🙂 .. bahagia dh nih ff d lanjutin .. hehehe ..

  2. yaampun ternyata itu masa lalunya pantes ibu yuri dikenal ternyata karnaasa lalu itu , yaampun donghae tetep mentingin pacarnya ,begitupun kyuhyun dia juga ngebantuin yuri aku rasa yuri disini gk salah ayahnya yg salah ntahlah ibunya yuri apa dia juga tersiksa karna perjodohan mereka , saat yuri bilang kalau dia anak yg tdk diinginkan aku nangis kejer gk berenti

  3. jenapa semua orang harus jahat sama yuri unnie aih ,kasian banget yuri unnie
    lanjut unjie jangan lama – lama
    fighting

  4. Kasian yah yuri.. Eomma dan appanya sibuk masing-masing…
    Kyuri atau yulhae bebas dehh wkwk yang penting bahagia (?)

  5. Gk thu mw comment apa eon… Yuleon kasihan banget ;( knp gk ada seorangpun yg peduli sma Yuleon. Seharusnya yg patut disalahkan itu Kwon Ilwoo bukan Yuleon…
    Next ditunggu bgt eon…

  6. Aku penasaran siapa yang di telfon yuri eonni???
    Trus maksud nya mau mengakhiri semuanya itu apa?
    Jangan bilangan kalo Yul Eonni mau bunuh diri? Kyuhyun Oppa tolongin yul eonni dong
    Appa yuri & eomma nya yoona yuri nyebelin bgt sumpah
    Jadi greget sendiri
    Next yah…. ^^

  7. Kyuhyun…Donghae…
    Kenapa harus nepati janji pada orang yang ga bener sih?
    Baca cerita ini tuh bikin greget, sedih, dan pingin baca next partnya.

  8. harusnya donghae oppa lebih menting yuri eonni kan yuri eonni kan mereka udah sahabatan dari kecil

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s