Posted in Comedy, Freelance, Friendship, Romance

[Freelance] Perfect Valentine Part 2

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya.

Perfect Valentine By LM

Present by Sparkyu || Cast : Kwon Yuri | Cho Kyuhyun | Kim Jonghyun | Jung Jessica  | Oh Sehun |  || Length : Chapter || Rating : PG – 15 || Genre : Romance, Comedy, Friendship

Disclaimer :

Fanfiction ini adalah remake sebuah novel dengan judul yang sama karya Erlin Cahyadi. Saya cuma menganti nama karakternya. Saat membaca nya, karakter prianya jadi ingat sama Kyuhyun oppa. Ini juga novel favorit saya dia antara banyak novel-novel yang saya punya. Mungkin agak sedikit berbeda dengan yang asli, hanya untuk menyeimbangkannya dengan karakter ff ini. Selamat menikmati… tolong beri saran dan kritikannya ^^

***Pervect Valentine***
Yuri Pov-
Sebenarnya Yuri gak pernah percaya sama yang namanya kebetulan. Tapi hari ini ia terpaksa percaya. Sayangnya, bukan kebetulan yang meneyenangkan melainkan kebetulan yang berupa bencana.
Hampir tidak bisa mempercayai pendengarannya ketika hyoyeon seonsoengnim membacakan nama anggota kelompoknya untuk tugas karya tulis yang berpengaruh besar dalam nilai akhir tahun. Sangking tidak percayanya, dia sampai melirik Sica untuk mengonfirmasinya. Ekspresi Sica menunjukkan bahwa apa yang didengar Yuri memang benar.
” sekelompok cuma 3 orang. Semua anak sini jumlahnya 36 orang. Kemungkinan aku sekelompok sama Kyuhyun jelas sangat kecil, tapi kog bisa-bisanya aku sekelompok sama bocah tengik itu? ” bisik Yuri geram
Sica mengangkat bahu sambil meringis ” mungkin kamu sama Kyuhyun lagi dikasih kesempatan sama tuhan untuk berbaikan ” jawab Sica sambil nyengir lebar
Yuri melotot mendengar jawaban sahabatnya. Dia mencuri pandang ke Kyuhyun, wajah pria tersebut tampak muram. Yuri membuang napas panjang. Paling tidak bukan dirinya yang menderita kali ini.
” menurutmu, topik apa yang pas buat diangkat sebagai karya tulis ini? ” tanya Yuri
Sica mengernyit ” yul, perasaan tugasnya baru dikasih kurang dari sepuluh menit lalu. Mana mungkin aku punya ide? Lagian, kalaupun ada, lebih baik aku pakai buat kelompokku sendiri, kan? “
Yuri setengah mendengarkan omelan Sica kerena sibuk melirik Kyuhyun lagi. kyuhyun tampaknya sedang berpikir keras. yuri yakin pria itu sibuk mencari tema seperti dirinya. Yuri tahu benar Kyuhyun tidak mau kalah darinya. Dan Sebaliknya, dia pun tidak sudi kalah dari Kyuhyun.
Baiklah aku harus nemu topik istimewah sebelum kumpul dengan kelompokku pulang sekolah nanti! Batin Yuri penuh tekat
Sica melirik sahabatnya yang sedang berpikir dan tidak ingin di ganggu. Sica mengangkat bahu dan kembali mengalihkan perhatian pandangannya pada hyoyeon seonsoengnim
***Pervect Valentine***
Yuri memandang ke kantin yang kosong dengan sebal. Dengan tak sabar dia melirik alroji. Pukul dua lewat lima menit. Seharusnya lima menit lalu Kyuhyun dan Seohyun berada disana untuk membicarakan tugas mereka.
yuri mengetuk jari dengan bosan. Saat melihat Kyuhyun berjalan ke arahnya, dia buru-buru memasang tampang galak ” lama amat datangnya? Gak bisa menghargai waktu! ” omel Yuri, bahkan sebelum Kyuhyun duduk di hadapannya.
Kyuhyun menoleh kekanan kiri, lalu menatap Yuri ” kamu ngomong sama aku? ” tanyanya santai
” kalau gak sama kamu, sama siapa lagi? Emangnya ada orang lain di sini? ” balas Yuri geram.
Kyuhyun mencibir ” kamu yang terlalu tepat waktu. Aku kan bilang ketemuannya jam dua, tapi setelah makan siang. Ini baru lewat lima menit. Lagian Seohyun belum kelihatan batang hidungnya “
” lima menit tetap berharga, tahu! “
Kyuhyun mengeleng pasrah ” terserah kamu,yul. Aku lagi males berdebat, apalagi masalah gak penting kayak gini. Mendingan kita cepet selesaiin, jadi bisa segera pulang “
” aku juga maunya gitu. Makanya kalau mau cepat pulang lain kali jangan telat! “
Kyuhyun baru akan membuka mulut saat suara Seohyun menyapa mereka.
” hai, sudah pada ngumpul, aku telat, ya? ” tanya Seohyun sambil memamerkan senyumnya.
Yuri melihat Seohyun dengan kesal ” duduk seo, kata bahas hal-hal penting supaya bisa cepat lekas pulang”
senyum Seohyun perlahan memudar, apalagi saat melihat raut wajah Yuri maupun kyuhyun. Tanpa banyak bertanya dia duduk di sebelah Yuri.
” tugas kali ini aku mau ambil topik tentang pentingnya menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan dalam kehidupan sehari-hari “
Yuri baru akan menjelaskan alasan pemilihan topiknya tapi dengusan tak sabar Kyuhyum membuyarkan niatnya. Dengan sinis Yuri menatap Kyuhyun.
” gak aku gak setuju. Mendingan tentang pengaruh pendidikan nonformal terhadap seseorang saja “
” aku belum selesai ngomong, kyu! “
” tapi aku sudah gak setuju, jadi buat apa kamu terusin? Mendingan hemat suara, kan? “
Yuri melotot pada Kyuhyun
Kyuhyun balas melotot tak terima ” kenapa? Gak terima? Ini kan kerja kelompok, jadi harus ada diskusi. Jangan seenaknya aja nentuin topik ” kata Kyuhyun garang
Yuri pura-pura tak mendengar protes Kyuhyun. Dengan angkuh dia menarap Seohyun ” kamu lebih setuju topik aku atau topik Kyuhyun, eo? Atau, jangan-jangan kamu punya topik lain lagi? ” tanya Yuri sengit
Seohyun menatap Yuri dan Kyuhyun bergantian. ” hmmm… Jujur sebenarnya aku belum punya ide. Lagian, tugasnya baru diberikan lima jam yang lalu, mana mungkin aku bisa berpikir secepat itu? ” kilah Seohyun takut-takut.
” oke, kalau kamu belum punya ide, gak masalah. Tapi menurut kamu, mendingan ide aku atau punya kyuhyun? ” desak Yuri
untuk kedua kalinya Seohyun melirik Yuri dan Kyuhyunbergantian. Keduanya menatapnya tak sabar. Mulanya Seohyun sangat senang bisa berkelompok dengan dua teman langganan ranking sepuluh besar, tapi dalam beberapa menit ini ia harus meralat perasaannya. Sepertinya bekerja dengan kedua orang ini banyak masalah. Apa yang harus dipilihnya? Baik Yuri maupun Kyuhyun tampak tidak begitu bersahabt siang itu.
” hmm… Topik kalian sama-sama bagus. Aku bingung juga kalau di suruh milih. Begini aja, kita cari ide lagi mulia hari ini, lalu kumpul besok buat voting. Kalau hari ini aku belum siap “
” gak bisa. Karya tulis ini waktunya cuma dua bulan, seo. Belum lagi tugas-tugas yang lain. Jadi kita harus kerjakan secepatnya ” tolak Yuri tak sabar
” yul, apa salahnya nunda satu-dua hari?” sahut kyuhyun
Yuri kembali melotot ke kyuhyun ” aku bukan orang yang suka nunda-nunda pekerjaan! “
” apa gunanya nentuin sekarang tapi hasilnya gak maksimal? Mendingan besok, saaat data sudah lebih lengkap. Otomatis kita votingnya juga bakal lebih mantap “
Seohyun mengangguk setuju
Yuri manyun ” baiklah, besok kalau begitu. Hari ini kita cari ide selengkap-lengkapnya, besok kita voting sekaligus pembagian tugas ” katanya tak mau di bantah
Seohyun mengangguk cepat, sementara Kyuhyun langsung berdiri dan meninggalkan kedua temannya
” kamu langsung pulang, yul? Kalau iya, sama-sama ke gerbang yuk ” tawar Seohyun
Yuri melirik Seohyun sejenak, lalu mengangguk pelan sambil berdiri menyampirkan tas. ” ayo deh. Tambah lama di sini bisa bete. Mendingan cepat pulang aja “
sambil berjalan, Seohyun menatap Yuri penasaran. ” yul, kenapa kamu kelihatannya sebel banget sama Kyuhyun? Bukannya Kyuhyun baik ya? Lucu lagi orangnya? “
yuri langsung menatap Seohyun dengan sengit ” baik? Lucu? Amit-amit. Nyebelin gitu kog di bilang baik! “
” emang dia pernah ngapai kamu, yul? Kog sebegitu gak sukanya kamu sama dia? “
” kog kamu belain Kyuhyun banget? “
Seohyun tertawa kecil ” gak gitu juga, yul, aku cuma heran lihat kalian. Kayak anjing sama kucing. Apalagi tadi. Aku sampai pingin kabur lihat kalian berdua ngotot begitu “
” ah, udah deh, gak usah ngomongin Kyuhyun. Bikin tambah bete saja “
” iya deh, daripada kena semprot, aku diem aja deh. Tapi hati-hati lho yul, jangan terlalu benci sama Kyuhyun. Nanti kena batunya, jadi cinta setengah mati “.
Yuri bergidik ngeri ” amit-amit! “
Seohyun tertawa melihat sikap Yuri ” ah, jemputan aku dateng. Aku duluan ya, yul “
” ya, ya, ya. Pulang duluan aja. Aku bentar lagi juga di jemput “
Seohyun melambai ke Yuri dan Yuri membalas sekadarnya. yuri menatap sekeliling, mencari han ajhushi, sopir yang sudah mengabdi lama di keluarga Yuri. Dari kejahuan ia melihat Han ajhushi sedang mengawasi bocah sepuluh tahun yang langsung berlari mendekati Yuri begitu melihatnya.
yuri melambai bersemangat pada Sehun, adik satu-satunya. Begitu sehun tiba di depannya, Yuri langsung mengacak rambutnya dengan perasaan sayang. ” sehun, kamu ngapain ikut ke sini? ” tanya Yuri lembut. Belum sempat mendengar jawaban adiknnya saat suara yang paling di bencinya terdengar tepat di belakangnya.
” Hei, Hitam “
Yuri menoleh kesal, menatap Kyuhyun segarang ya dia bisa ” ngapain kamu ganggu aku lagi? “.
” aku juga terpaksa, tahu! Balikin bukuku! ” kata Kyuhyun sewot
” buku apaan? Kapan aku pinjam buku kamu? “
” di kantin tadi, kamu nyambar bukuku pas kamu masukin bukumu ke tas “
Yuri mendengus tak percaya. Dengan gusar ia membuka tas, mencari buku yang dimaksud Kyuhyun. Saat menemukan buku asing di tas, dia buru-buru mengeluarkan dan menyerahkannya kasar ke Kyuhyun
” lain kali kalau mau pinjam, ngomong saja ” kata Kyuhyun penuh kemenangan
” amit-amit! Nanti justru aku yang harus buru-buru cuci tas “
Kyuhyun mengeleng sambil nyengir. Kadang Yuri memang berlebihan. Saat hendak melangkah meninggalkan Yuri. kyuhyun baru menyadari kehadiran Sehun ” ini adikmu, Yul? ” tanyanya sambil tersenyum ramah pada Sehun
Yuri agak gelagapan di tanya seperti itu ” hah..? Eh… Bukan. Dia sepupuku! ” kata Yuri cepat ” lagian kenapa sih kamu masih di sin? Pergi sana! “
tapi Kyuhyun tidak beranjak. Dia malah setengah membungkuk, mengulurkan tangan pada Sehun ” hai, adik kecil, naneun Kyuhyun, Cho kyuhyun imnida. Nama kamu siapa? “
sehun memperhatikan bibir Kyuhyun, tapi tidak langsung menjawab pertanyaan Kyuhyun. Dia menatap kakaknya sejenak, baru perlahan mengulurkan tanagn ke Kyuhyun. ” Sehun,,, Kwon Sehun Imnida.. ” jawabnya terputus-putus
Kyuhyun teretegun beberapa saat, lalu kembali tersenyum ” nama yang bagus, senang berkenalan sama kamu “
Sehun mengangguk sambil balas tersenyum
Kyuhyun kembali berdiri lalu mengerling ke arah Yuri ” dia gak bisa mendengar ya? “
Yuri kaget setengah mati Kyuhyun bisa langsung tahu kondidsi Sehun. sehun memang tunarungu sejak lahir. Berbagai upaya di lakukan orangtua Yuri untuk menyembuhkan pendengaran Sehun, tapi belum berhasil.
Tak ingin membahas kondisi Sehun. yuri buru-buru memberi nada dingin ” itu bukan urusanmu! ” kata Yuri sambil menarik tangan Sehun menjauh dari Kyuhyun yang tidak berhenti memandangnya hingga Yuri dan Sehun menghilang ke dalam mobil.
***Pervect Valentine***
Kyuhyun pov-
Kyuhyun mendrible bola basket beberapakali sebelum ring basket di rumahnya bergetar untuk kesekian kalinya. Saat bola orange itu kembali ke tanah, dengan sigap dia mengejarnya. Bola ke buru pindah ke tangan Jonghyun. Dia berusaha merebutnya tapi Jonghyun langsung melemparkannya ke ring.
” kamu kenapa, Kyu? Kog mainnya gak konsen banget? Tumben aku bisa ngalahin kamu hari ini ” tanya Jonghyun sambil kembali memasukkan bola ke ring
” siapa bilang aku gak konsen? ” balas Kyuhyun sambil berusaha merebut bola dari tangan Jonghyun, namun gagal.
” aku terlalu mengenalmu, Kyu ” jawab Jonghyun santai ” pasti kamu lagi mikirin Yuri, kan? ” tambah Jonghyun sambil memasukkan bola ke ring lagi.
Alih-alih menjawab, Kyuhyun berlari kecil untuk mengecoh Jonghyun. Berhasil! Dia berusaha memasukkan bola ke ring, tapi Jonghyun yang gesit berhasil merebutnya. Jonghyun tidak memasukkannya ke ring tapi ke teras rumah Kyuhyun. Dia langsung merebahkan diri di lantai. kyuhyun mengikuti sahabatnya.
” kenapa lagi sama Yuri? ” tanya Jonghyun menatap Kyuhyun
” aku sekelompok sama dia buat bikin karya tulis. Aku agak takjub juga, kenapa bisa sekelompok sama dia, tapi itulah yang terjadi. Hyoyeon seonsaengnim membagi anak-anak menjadi beberapa kelompok berdasarkan nomor urut. Dan hebatnya, aku sama Yuri jadi sekelompok gara-gara cara pembagian itu “
Jonghyun bersiul mengoda ” sepertinya tahun ini kamu dapat banyak kesempatan untuk mendekati Yuri. Sekelas, ketua dan wakil, klub yang sama, dan sekarang sekelompok “
Kyuhyun menggaruk kepalanya yang tak gatal ” sepertinya memang gitu, tapi kenyataannya gak semulus itu. Kamu gak tahu gimana murkanya Yuri waktu dia tahu harus sekelompok sama aku. Aku sempat melirik wajahnya waktu Hyoyeon seonsoengnim membaca nama-nama anggota kelompok, dan begitu mendengar nama aku, mukanya langsung kaget. Gak lama kemudian berubah jadi marah. Aku bingung harus berbuat apa ke Yuri. Kayaknya dia anti banget sama aku “
Jonghyun tertawa keras ” ya jelas dia anti sama kamu. Kamu sendiri yang selalu cari masalah sama dia. Kan dari awal aku bilang, strategi kamu ngedeketin Yuri salah total. Kamu yang gak percaya dan ngotot mau pakai cara kayak gitu. Sekarang coba kamu pikir, mana mungkin gadis bisa suka sama pria yang nyebelin dan cari masalah dengan dirinya? Seperti yang pernah aku omongin, benci jadi cinta itu omong kosong banget, kyu! “
Kyuhyun terdiam, tampak berpikir keras
” kalau deketin gadis, pakai cara yang biasa. Dengan promosiin semua kebaikan kamu. Bukan malah sebaliknya “
Kyuhyun melirik Jonghyun dengan kesal. Padahal sudah berulang kali ia memberitahukan alasannya tapi sahabatnya yang satu ini tetap tidak mengerti. kyuhyun menarik napas panjang.
” kalau kayak gini terus, aku gak mungkin bisa jadian sama Yuri ” gumam Kyuhyun sebal
Jonghyun terkikik ” dasar cupu! Masa cuma gara-gara seorang gadis, kamu sampai kayak gini? “
Kyuhyun melirik Jonghyun dengan sinis ” dasar playboy! Lihat saja kalau kamu naksir seorang gadis nanti. Aku orang pertama yang bakal ngetawain sikap konyolmu! “
” sayangnya itu gak bakal mungkin terjadi. Daripada sibuk bayangin sesuatu yang gak akan terjadi, mendingan kamu beresin urusan kamu yang jdi ribet karena ulahmu “
” kamu kan sahabat aku, masa gak bisa bantuin? “
” aku mau bantuin gimana? Kamu sendiri gak pernah mau denger saran aku “
” emang sekarang kamu punya saran bagus? “
” kapan aku gak punya saran bagus? “
” kenapa kamu gak ngomong! “
” lha, kamu gak nanya. Kalau tadi aku gak nebak kamu lagi ada masalah, kamu juga gak cerita “
” ya udah, apa saran kamu? “
Jonghyun duduk, lalu mengambil bola basket dan memainkannya ” sebenarnya gampang Kyu. Apalagi sekarang kamu punya banyak kesempatan untuk deket sama dia. Kamu tinggal cari waktu yang tepat buat ngomong ke Yuri bahwa kamu suka sama dia, dan ngaku bahwa semua hal menyebalkan yang kamu lakuin selama ini cuma buat narik perhatian dia “
Kyuhyun kontan membelalak mendengar saran Jonghyun ” aku ngaku ke Yuri bahwa aku suka sama dia? Kamu gila? “
Jonghyun mengernyit heran ” apa salahnya? “
” kalau sekarang aku lakuin itu, pasti dia tolak mentah-mentah! Harus ada taktik dulu sebelum aku nembak dia! “
Jonghyun mendengus keras ” gak usah ngomongin taktik. Sudah ke bukti kamu payah dalam hal itu. Andai kamu belum siap menembak Yuri, gimana kalau kita bahas masalah yang lebih urgent dulu? ” tanya Jonghyun
” apaan? “
” pertandingan kita lawan JYP High School, kyu. Itu kan pertandingan perdana kamu sebagai tim kapten basket sekolah. Kamu gak malu apa kalau kita sampai kalah gara-gara kamu lebih mentingin Yuri? Mana kamu sok ikut klub Jurnalistik lagi! “
” sudak kamu tenang saja. Apa sih yang gak bisa dilakuin Kyuhyun? Pokonya pertandingan yang uda minggu lagi itu beres. Tambahan klub apapun gak mempengaruhi permainan aku! “
” yeah! I hope so “
” ya sudah, kita tentuin sekatrang jadwal latihan baru untuk seminggu ke depan. JYP High School kam musuh bebuyutan kita. Walau ini pertandingan persahabatan, tetap ada nama sekolah yang perlu di jaga “
” baguslah kalau kamu nayadar. Asal kamu gak sampai tiba-tiba lupa hari pertandingan kayak tempo hari “. Kyuhyun melirik Jonghyun yang menyeringai.
***Pervect Valentine***
” heh rese, tunggu! “
tanpa perlu melihat pun, Kyuhyun hafal suara yang berkumandang di sekitanya. Itu suara Yuri. Sekalipun mendengar pangilan Yuri, tetap saja Kyuhyun tak peduli. Dengan santai dan seolah tak mendengar apa-apa ia melanjutkan langkah. Dia baru berhenti saat ada tangan yang menahan lengannya.
” aku bilang tunggu, Rese! ” omel Yuri ketika berhasil menyusul Kyuhyun dan berdiri di depannya.
kyuhyun memasang wajah tak bersalah ” kamu manggil aku? Aku gak merasa namaku disebut tu? “
yuri manyun ” gak usah cerewet. Jelas-jelas kamu pura-pura gak denger “
” ya, terserah kamu mau ngomong apa. Tapi kalau gak ada yang penting, aku permisi ya. Aku ada urusan yang lebih penting “
Kyuhyun baru melangkah, tapi tangan Yuri singap di lengannya ” kamu suka sama aku, ya? Dalam waktu kurang dari tiga menit, kamu sudah nyuri kesempatan dua kali buat megang tangan aku ” kata Kyuhyun melirik tangan Yuri
Yuri buru-buru melepaskannya sambil mengernyit jijik ” amit-amit! Habis ini aku harus cuci tangan! Kalau gak ada yang penting, aku gak bakal sudi megang-megang “
” sudah, gak usah cari alasan. Emang ada hal penting apa sampai kamu ganggu waktuku? “
” aku cuma mau kasih tahu, kita bakal ikut lomba mading skala nasional. Jangka waktu dua bulan dari sekarang. Karena ini event penting, dalam 2 minggu ini kita bakal ketemuan tiap senin, rabu, dan jumat untu membahas lomba. Kalau sampai kamu gak muncul, kamu harus angkat kaki dari dari klub jurnalistik, soalnya kami cuma butuh orang yang serius “
Kyuhyun membelalak mendengar perkataan Yuri. Baru kemarin dia dan Jonghyun memutuskan senin, rabu dan jumat sebagai hari intensif latihan mereka. Gak masuk akal. Kenapa bisa begitu kebetulan?
” aku gak bisa kalau tiga hari itu ” kata Kyuhyun cepat
Yuri tersenyum manis ” itu urusanmu. Yang jelas, kalau kamu gak bisa, sorry ya aku terpaksa nyoret kamu dari anggota klub Jurnalistik”
Kyuhyun menyipit, sepertinya Yuri sengaja mengatur supaya dirinya keluar dari Klub ” kamu sengaja, kan! Kamu tahu dua minggu lagi ada pertandingan basket dan jadwal yang kamu pilih itu adalah jadwal intensif aku “
” kamu pikir kamu sepenting itu ya sampai-sampai aku perlu ngelakuin hal semacam itu?”
” kenapa kamu nafsu banget buat ngedempak aku dari klub jurnalistik? Seharusnya kamu seneng ada tambahan orang untuk klub yang peminatnya sedikit “
” mendingan sedikit tapi niat daripada banyak tapi gak beres semua “
” terus kenapa kamu mau nyingkirin aku? “
” siapa yang mau nyingkirin kamu? Justru aku capek-capek ngomong sama kamu supaya kamu bisa tahu jadwal tambahan kita “
” aku minta dispensasi kalau gitu “
Yuri mendengus keras ” sorry, kalau soal itu, gak bisa. Kalau semua anak minta dispensasi, bisa bubar dong, ingat ya, tiga kali gak nongol, nama kamu otomatis aku coret dari anggota. Titik ” kata Yuri tegas ” dan satu lagi, rapat perdana akan di mulai besok! ” lanjut Yuri tak acuh.
yuri melangkah ringan, meninggalkan Kyuhyun yang mengumpat kesal. yuri memang menyebalkan.
***Pervect Valentine***
” Yuri beneran gitu, Kyu? “
Kyuhyun melirik Jonghyun sejenak sebelum kembali memakan nasi gorengnya beberapa sendok ” iya. Dia sengaja ngatur jadwal rapat sama dengan jadwal latihan supaya aku gak bisa dateng. Kalau gak dateng tiga kali, aku bakal di keluarin dari klub, gila, kan? “
” terus kamu gak berniat ngikutin maunya dia kan? Kamu gak berniat batalin latihan kita, kan? ” tanya Jonghyun khawatir.
kyuhyun merengut kesal, lalu menyuapkan nasi goreng banyak-banyak ke mulut. Jujur saja, dia memang sempat berpikir untuk menganti jadwal latihan. Walaupun dia pasti di protes teman-temannya.
” Kyu, jawab pertanyaanku? Kamu gak sampai mau ganti jadwal latihan yang kita sepakati, kan? Karena kalau iya, aku bakal jadi orang yang pertama menentangmu ngelakuin hal ngaco semacam itu “
Kyuhyun mengunyah nasi goreng cepat-cepat. Begitu mulutnya kosong, dia langsung meneguk minumannya. ” aku belum bisa mutusin. Yang jelas, aku gak mungkin gak dateng sama sekali ke rapat itu. Biar aku cari akal dulu “
” kamu jangan gila ya, kyu. Kalau main bagus terus, kita bisa dapat beasiswa dan di cari klub-klub basket nasional. Gak lucu kalau kamu ngorbanin kesempatan kayak gini cuma demi Yuri “
” aku tahu “
” Tapi sikapmu menunjukkan sebaliknya “
Kyuhyun mengguman tanpa suara. Perkataan Jonghyun memang masuk akal. Tapi kalau harus sampai keluar dari klub Jurnalistik, itu berarti kesempatan dirinya untuk lebih dekat dengan Yuri hangus begitu saja. Padahal ini tahun terakhir. Saat kuliah, belum tentu dia bisa bertemu
” khusus besok, aku mau mundurin latihannya satu jam. Hari jumat kita mulai latihan seperti rencana semula “
” kamu sinting! “
” atau paling gak, aku izin telat satu jam. Khusus untuk besok. Aku janji! “
wajah Jonghyun berubah masam. Tanpa banyak bicara dia memakan nasi gorengnya dengan cepat. Begitu piringnya licin, dia bangkit dan meninggalkan Kyuhyun.
To Be Continue!!!
Sekian dulu part 2 nya. Di tunggu part 3nya segera. Maaf bila banyak typo. Mohon kritik dan sarannya. Terima kasih ^^

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

10 thoughts on “[Freelance] Perfect Valentine Part 2

  1. gak bnyk cincong lahh.. toh ini kamu tulis sesuai crta yg dinovel aslinya kan? smoga dr tulisan2 yg diadaptasi dr novel, kmu bisa pnya ide sndiri buat tulisanmu. dotunggu klanjutannya aja yahh.. keep spirit ^^

  2. ngakak waktu baca ff ni .
    kalau biasanya kyupa evil bgt , ini malah bertekuk lutut ma yul eon .
    daebak eonni , muga part 3 segera publish

    hehehehe
    ¤modus biar cepet publish

  3. Hahaha, geregetan bgt liat kyuhyun dsni.. skrg semuany jd ribet kan? Makany, dr awal udah salah strategi sih.. bnr tuh kt jonghyun.. dan jonghyun jd ikutan kesel jg kan, gr2 cara pdkt kyu yg g msk akal.. sampe2 lupa memprioritaskan mana yg lbh pntg mana yg gak.. klo gini gak cm yuri loh yg benci oppa, tp sahabat mu jg.. think carefully kyu..

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s