Posted in Comedy, Freelance, Hurt, Romance

[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 5

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya.

image001

Shoot  6

Present by

She_ze

Cast :

Cho Kyuhyun   Super Junior || Kwon Yuri  SNSD

Sub Cast :

SNSD || Super Junior

Length : Chapter || Rating : 15 || Genre : Romance, hurt, little comedy

Hari semakin malam tapi suasana di pulau nami sanagt kontras dengan seoul, disini sangat sepi dan udaranya dingin begitu malam tiba. Para penduduk desa sudah larut dalam mimpinya, tapi bedahalnya dengan Kyuhyun yang tidak bisa tidur karena sedari tadi ia sibuk berkelahi dengan serbuan nyamuk yang menyerangnya.

Plak….Plak….

“Aigo, kenapa nyamuknya banyak sekali. Bagaimana aku bisa tidur kalau begini terus”dumel Kyuhyun yang tak henti-hentinya menghalau nyamuk.

Plak…Plak….

Yuri yang sedari tadi belum tidur karena sedkit terganggu suara dari luar, dengan sedikit keberanian Yuri pun memanggil Kyuhyun untuk masuk kedalam kamar tersebut walaupun dia sendiri yang meminta untuk tidur di luar.

“Sa…Sa..Sajangnim jika diluar banyak nyamuk, sebaiknya sajangnim masuk tidur didalam sini. Lagian udara di luar sangat dingin”ucap Yuri.

Glek….

Kyuhyun yang mendengar ucapan Yuri seketika langsung menelan saliva,dan sedikit terkejut. Kyuhyun pun langsung menyuruh Yuri untuk tidur saja tidak usah memperdulikannya ia masih bisa bertahan tidur di luar.

“Gwnchana,lebih baik istirahat saja, disini udaranya sejuk. Kalau aku masuk kedalam, udaranya akan menjadi panas”sahut Kyuhyun.

“Apa kau didalam tak kepanasan? Jika didalam panas aku akan menyuruh ahjussi untuk memberikan kipas angin untukmu”ucap Kyuhyun, namun Kyuhyun tak mendengar jawaban dari dalam.

“Mungkin gadis bodoh itu sudah tidur,heol~ kenapa nyamuknya semakin banyak”ucap Kyuhyun sambil menyemprotkan obat nyamuk.

 

Beberapa jam kemudian suasana didesa ini sangat mencengkam, bahkan beberapa kali terdengar suara burung hantu yang memecah kesunyian. Kyuhyun yang tadinya tak takut dengan apapun, kali ini dia agak sedikit takut tanpa Kyuhyun sadari Yuri yang juga tak bisa tidur diam-diam keluar lewat pintu samping dan berjalan sangat pelan kemudian perlahan Yuri mengulurkan tangannya kearah pundak Kyuhyun dan……………

“Haaaaaaaaaaaa”teriak Yuri membuat Kyuhyun berjingkat ketakutan.

Terdengar suara tawa dari arah belakang dan ternyata itu adalah suara Yuri yang sedang mengerjai Kyuhyun yang tengah duduk sendirian.

“Bwahahahaha, sajangnim kenapa takut? Bukankah kau tak takut dengan apapun. Disini kan tidak ada apa-apa, ishhhh dasar penakut”ejek Yuri.

“Aniyo, aku tak takut hanya saja…, Yya!! Kenapa kau ada diluar aku kira kau sudah tidur,sebaiknya kau tidur ini sudah malam “ titah Kyuhyun.

“Hmm, aku tak bisa tidur sajangnim. Sepertinya mata ini, tak bisa berkompromi”ucap Yuri.

“Mmm, bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan” ajak Kyuhyun.

“Ne?? malam-malam begini?”tanya Yuri.

“Ne, kalau kau tidak mau juga tidak apa-apa”jawab Kyuhyun.

“Baiklah”ucap Yuri.

“Kajja” ajak Kyuhyun.

 

Mereka pun berjalan berdua ditengah malam, selama perjalanan Kyuhyun berbicara ke Yuri ia tak akan bertanggung jawab jika besok pagi ada lingkar hitam dimatanya karena tidur terlalu malam. Namun Yuri tak mempedulikan hal itu toh ia bisa mengompresnya jika sepulang dari pulau ini. Sampailah mereka di sebuah bangunan kecil milik warga, dan mereka duduk berdekatan di dalam bangunan tersebut.

 

Kyuhyun menengadahkan wajahnya keatas memandang langit yang bertaburan bintang, Yuri yang duduk disampingnya juga ikutan memandang keatas langit.

“Yeppuda”ucap Yuri.

“Apa kau menyukainya?”tanya Kyuhyun.

“Ne, aku menyukainya. Dulu aku sering memandang langit bersama dengan seseorang, ketika aku merasa sedih”jawab Yuri.

“Nuguya? Apa dia kekasihmu?”tanya Kyuhyun.

“Bukan, hanya saja aku begitu menyukainya”jawab Yuri.

“Apa kau sudah bertemu dengannya”tanya Kyuhyun.

“Opso,mungkin sekarang dia sudah mempunyai kekasih. Aigo, sajangnim kenapa kau bertanya seperti ini kepadaku”jawab Yuri.

“Tidak ada apa-apa, aku hanya ingin tahu lebih dalam tentangmu”ucap Kyuhyun.

“Uwah~ sajangnim lihat!! Langitnya begitu cantik”ucap Yuri.

“Yya,tutup mulutmu itu. Apa kau ingin ada nyamuk yang masuk kedalam mulutmu itu”ucap Kyuhyun, membuat Yuri sedikit kesal karenanya.

“Aissh, awas kau Cho Kyuhyun”batin Yuri, Kyuhyun terus tersenyum karena berhasil mengerjainya, Yuri yang masih kesal dengan Kyuhyun mencoba membalasnya.

“Oh~ Sajangnim. Apa itu!!”pekik Yuri yang membuat Kyuhyun ketakutan dibuatnya.

“Bwahahahahahahahaha”tawa Yuri.

“Yya, kenapa kau membuatku takut eoh. Aishhhh”ucap Kyuhyun sambil menepuk-nepuk dadanya karena terkejut oleh ulah Yuri.

“Aigo~, sajangnim kau sungguh lucu”ucap Yuri sambil menahan perutnya.

“Sudah malam, sebaiknya kita kembali ke penginapan. Udara sudah sangat dingin,Kajja” ajak Kyuhyun.

“Ne, hoammmmm”ucap Yuri sembari menguap.

***********************************

“Sajangnim~ apa kau sudah tidur?”tanya Yuri dari dalam.

“Aniyo, wae??”jawab Kyuhyun singkat.

“Aniyo, aku kira kau sudah tidur “ ucap Yuri.

“Kau sendiri kenapa belum tidur, ini sudah malam?”tanya Kyuhyun sembari menghadap ke pintu.

“Aku tak bisa tidur”jawab Yuri.

“Kau pejamkan saja matamu,bayangkan saja jika orang yang ingin kau temui berada bersamamu sekarang ini pasti lambat laun kau akan tertidur”ucap Kyuhyun, Yuri pun segera menuruti perintah Kyuhyun.

“Sajangnim, tetap tak bisa”ucap Yuri.

“Kau coba lagi saja, Hoamm. Aku mau tidur”ucap Kyuhyun.

 

Krik….Krik…..

“Sajangnim~”ucap Yuri, sembari merapatkan selimutnya.

“Sajangnim~ apa kau sudah tidur?”tanya Yuri sembari menghadap kearah pintu.

Klik……..

“Ahhhhhhhhhhhhhh!!”teriak Yuri begitu lampu didalam kamarnya tiba-tiba saja padam, Kyuhyun yang sedari sudah tidur terbangun mendengar teriakan dari dalam.

“Yya, kenapa kau berteriak malam-malam begini?”tanya Kyuhyun dari pintu kamar.

“Lampunya padam”jawab Yuri, Kyuhyun pun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Ishhhh hanya lampu padam saja kau berteriak begitu histeris, kau tunggu disini saja aku akan meminta lilin kepada ahjussi. Semoga saja dia belum tertidur”ucap Kyuhyun.

“Sajangnim, aku ikut denganmu”ucap Yuri.

“Astaga, kau ini sudah besar kenapa penakut sekali”ucap Kyuhyun.

“Kau juga penakut sajangnim”timpal Yuri.

“Ya, sudah. Kajja”ucap Kyuhyun.

Krietttttttttt………………

“Nah~ kau sudah tak takut lagi kan? Cha~ sekarang cepat tidur”titah Kyuhyun.

“Sajangnim~”panggil Yuri.

“Ne, ada apa lagi?”tanya Kyuhyun.

“Bisakah sajangnim menemaniku disini, aku takut”jawab Yuri.

“Aniyo, kau tenang saja aku tak akan kemana-mana”ucap Kyuhyun.

“Sajangnim, jebal”pinta Yuri.

“Heol~ ya sudah, aku akan menemanimu”ucap Kyuhyun.

Kyuhyun pun memutuskan tidur didalam kamar untuk menemani Yuri, eitssss dengan catatan harus ada penghalang diantara mereka. Mereka tak mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya, karena mata keduanya sudah terpejam rapat.

Yuri terkejut begitu mengetahui ia dan Kyuhyun tidur begitu dekat, begitu Kyuhyun menggerakan badannya Yuri terlihat tegang karenanya kemudian perlahan mengangkat tangannya keatas mencoba menyentuh wajah Kyuhyun yang tertidur sangat pulas.

“Kau mirip seperti Choco Oppa”batin Yuri sambil menjelajahi setiap inci wajah Kyuhyun, kemudian kembali tidur.# reader bayangin aja ya kalau pict dibawah sini Kyuri lagi tidur sambil berpelukan, hehehehe.

 

 

Kyuhyun merasakan udara yang begitu panas membuat dirinya terbangun dan begitu terbangun Kyuhyun terkejut menyadari ia tidur saling berdekatan dengan Yuri. Kyuhyun pun melirik kebawah dan ternyata disampingnya ada Yuri yang tertidur sangat pulas, Kyuhyun berubah menjadi tegang apalagi ketika Yuri bergerak kearahnya dan meletakan tangannya diatas dada Kyuhyun. Kyuhyun membelakan matanya, tapi beberapa menit kemudian ia tersenyum dan melanjutkan tidurnya.Mereka tidur semalaman sembari berpelukan.

******************************

“Yya, kalian berdua hari sudah pagi. Cepatlah nanti kalian terlambat”teriak ahjussi pemilik penginapan tersebut.

Kyuhyun dan Yuri yang terbangun akibat teriakan dari sang pemilik penginapan tersebut membuka matanya, tapi ketika Kyuhyun ingin menggerakkan badanya seperti ada seseuatu yang menghalanginya untuk bergerak. Kyuhyun pun langsung melihat kebawah, dan kedua mata mereka bertemu. Seketika Yuri bergerak menjauh dari Kyuhyun

“Sajangnim, annyeong”sapa Yuri.

“Oh, ne Annyeong”balas Kyuhyun dengan wajah sedikit kikuk.

“Sajangnim, kau duluan saja mandinya. Kalau aku mandi dulu akan lama sekali”suruh Yuri.

“Ah~ aniya, kau duluan saja Yurissi. Aku masih kepanasan, padahal hari belum terlalu siang”ucap Kyuhyun sambil keluar dari kamar tersebut sembari mengipas-ngipaskan wajahnya menggunakan tangan.

1.5 jam kemudian Yuri keluar dari dalam kamar dengan pakaian yang kemarin dipakainya, sedangkan Kyuhyun sudah memakai pakaiannya dari tadi dan menunggu Yuri di luar.

“Yya, gadis bodoh kenapa kau berganti pakaian lama sekali eoh? Apa kau tak tahu kakiku sudah pegal karena menunggumu!!” teriak Kyuhyun kepada Yuri.

“Yya, sajangnim sudah berapa kali aku bilang jangan memanggilku gadis bodoh. Dan siapa suruh kau menungguku sambil berdiri, bukankah disitu ada tempat duduk”ucap Yuri sambil memakai alas kakinya.

“Ishhhh selalu saja protes, Kajja. Kita harus cepat ke tempat penginapan, kau kira perjalanan dari penginapan tak jauh apa”ucap Kyuhyun.

“Yya, Sajangnim kita makan dulu saja. Perutku minta diisi”pinta Yuri.

 

“Tidak bisa, Kajja”ucap Kyuhyun.

“Aigo~ Sajangnim kau ini kejam sekali kepadaku”oceh Yuri sambil mengikuti Kyuhyun dari belakang.

“Diamlah, atau kau akan semakin lapar”titah Kyuhyun.

“Sajangnim, bisakah kau memelankan jalanmu?”tanya Yuri.

“Memangnya kenapa”jawab Kyuhyun.

“Baegopa, jadi jalanku tak bisa cepat-cepat sepertimu”ucap Yuri.

“Chakkaman, aku harus ke suatu tempat”titah Kyuhyun membuat wajah Yuri yang tadinya kusut menjadi ceria, Yuri berpikir pasti sajangnimnya akan membelikan makanan untuknya.

“Sajangnim akhirnya kau luluh juga, apa kau akan membelikanku makanan?”tanya Yuri dengan semangatnya.

“Aniyo, aku hanya ingin pergi ke toilet”jawab Kyuhyun sambil pergi meninggalkan Yuri yang seketika terduduk lemas.

“Astaga, Sajangnim kau ini benar-benar sungguh kejam. Aku kira kau akan membelikanku makanan”gumam Yuri.

Beberapa menit Kyuhyun sudah kembali dari toilet, eitsss ternyata Kyuhyun selepas dari toilet membawa sebuah kantong di tangan kanannya, melihat sajangnimnya membawa sebuah kantong plastik wajah Yuri kembali ceria tapi kini ia tak berharap terlalu banyak.

“Apa kau tak bertanya apa yang sedang aku bawa ini?”tanya Kyuhyun sambil melanjutkan kembali perjalanannya.

“Apa itu makanan? Tapi sepertinya bukan, Omo!!”pekik Yuri ketika mengingat sesuatu dan langsung pergi dan berbalik melilhat toko penjual oleh-oleh.

“Yya, gadis bodoh kau mau kemana. Apa kau ingin tersesat lagi hah!!!~”pekik Kyuhyun.

“Sebentar sajangnim, aku melupakan sesuatu”teriak Yuri

“Astaga kenapa dia pergi begitu saja, bukankah dia sangat lapar”gumam Kyuhyun sambil memandangi makanan yang di belinya tadi.

 

“Ahjumma, tolong kau bungkuskan yang ini, ini dan yang itu”titah Yuri begitu sampai di depan pusat oleh-oleh.

“Astaga, agassi kenapa kau membeli banyak oleh-oleh? Apa kau akan menjualnya lagi?”tanya Ahjuma pemilik toko tersebut yang heran melihat Yuri membeli banyak barang.

“Waeyo ahjuma, apa aku tak boleh membelinya”jawab Yuri.

“Bukan begitu hanya saja, siapa yang akan membawa ini semua?”tanyanya.

“Aku sendiri, Ahjumma berapa semuanya”jawab Yuri.

“Semuanya 250.000 Won”ucap ahjumma tersebut.

“Ahjumma jangan terlalu mahal, kan aku membeli sangat banyak”pinta Yuri.

“Baiklah, aku berikan semuanya 200.000 won”ucap Ahjumma pemilik toko tersebut.

“Igo, gomawoyo ahjumma”ucap Yuri sambil memberikan uang kepadanya.

“Lain kali datang lagi, ne”ucapnya

“Ne, Ahjumma. Permisi “pamit Yuri.

************************************

“Eoh, sajangnim ternyata kau sedang makan”ucap Yuri begitu melihat Kyuhyun sedang memakan nasi gulung.

“Mianhae, aku sangat lapar”ucap Kyuhyun.

“Sajangnim, bukankah kita harus kembali ke hotel?”tanya Yuri dengan nada sedikit ketus.

“Ne, sebentar. Aku menghabiskan makananku dulu”jawab Kyuhyun.

“Duduklah, apa kakimu tak pegal berdiri terus?” tanya Kyuhyun begitu melihat Yuri berdiri sambil membawa beberapa kantong belanja.

“Aniyo, aku tak pegal”jawab Yuri ketus.

“Sajangnim, jika kau masih lama. Sebaiknya aku duluan, bukankah itu pintu keluarnya”ucap Yuri sambil pergi mendahului Kyuhyun.

“Aishhh, katanya harus cepat-cepat tapi nyatanya dia asik makan sendiri. Dia pikir aku tak lapar juga apa sedari tadi, tapi dia malah menyuruhku untuk cepat pergi”gumam Yuri.

“Yya, kau berbicara apa. Apa kau marah karena aku tak menurutimu?”tanya Kyuhyun.

“Astaga!!”pekik Yuri begitu mendengar suara Kyuhyun dari arah samping.

“Aniyo, aku tak marah padamu sajangnim. Apa untungnya aku marah denganmu”jawab Yuri.

“Sajangnim, sepertinya itu bus yang mengantar kita kemarin kan?” tanya Yuri.

“Ne”jawab Kyuhyun singkat.

“Kajja, sebaiknya kita kesana”ajak Yuri.

“Berikan barang belanjaanmu, biar aku yang bawa”ucap Kyuhyun.

“Tidak perlu sajangnim, aku masih bisa membawanya”ucap Yuri.

*************************

“Astaga kenapa dokumen yang aku simpan di gudang tidak ada, aku tak mungkin lupa menaruhnya”ucap Jaejoong sambil meneliti satu persatu rak yang berisi dokumen perusahaan.

“Mana mungkin ada orang yang mengambil dokumen tersebut”gumam Jaejoong sambil memasang wajah berpikir.

Pluk…..

“Eoh, Park Ahjussi “ucap Jaejoong sedikit terkejut melihat kedatangan Park Ahjussi yang nota bene orang kepercayaan Appa Kyuhyun.

“Sedang apa Kim Kwangjanim berada disini? Bukankah hari ini libur? Kenapa anda berada di kantor dan berada di gudang penyimpanan dokumen, apa anda sedang mencari sesuatu?”tanya Park Ahjussi.

“Geu…geuge itu aku mencari laporan, untuk bahan presentasi besok. Tapi aku belum menemukannya”jawab Jaejoong.

“Owh,mungkin Kim Kwajangnim lupa menaruh laporan tersebut” ucap Park Ahjussi.

“Aniyo, mana mungkin aku lupa meletakan dokumen tersebut”ucap Jaejoong.

“Apa perlu aku bantu untuk mencarikannya?”tanya Park Ahjussi.

“Aniyo, tidak usah. Mungkin lain waktu atau besok lusa aku akan mencarinya lagi, Ahjussi aku permisi”ucap Jaejoong sambil pamit dan meninggalkan gudang tersebut.

“Pasti Kim Kwangjanim, sedang mencari lapran tersebut. Aku harus melaporkannya ke Kyuhyun Sajangnim”gumam Park Ahjussi sambil mengambil ponsel didalam saku celananya.

**********************************

“Berikan barang belanjaanmu biar aku yang bawa”ucap Kyuhyun sambil menyamai langkah Yuri.

“Aigo, sudah berapa kali aku bilang aku tak butuh bantuanmu sajangnim. Aku masih bisa membawa barang belanjaanku ini,lagian aku tak mau merepotkanmu”ucap Yuri.

“Kau salah,justru aku tak merasa direpotkan”ucap Kyuhyun.

“Tak perlu, sajangnim”ucap Yuri ketus, Kyuhyun pun hanya bisa menghela nafas melihat tingkahnya.

Drrttttt……

“Ne, yeobseyo ahjussi”ucap Kyuhyun.

“………………………………………………”

“Mwo!!, Kim Jaejoong berada di gudang? Sedang apa dia disana?”tanya Kyuhyun.

“…………………………………………….”

“Lalu, apa yang dikatakan Jaejoong?”tanya Kyuhyun.

“…………………………………………..”

“Ahjussi, kau tenang saja. Aku sudah menemukan laporan itu, hari ini aku akan pulang”ucap Kyuhyun.

“………………………………………….”

“Ahjussi, terima kasih kau sudah memberitahukan kepadaku”ucap Kyuhyun.

 

Sementara di hotel…………

 

“Aigo, kenapa dia tak mengangkat panggilanku”ucap Jongsuk yang terlihat panik, karena adiknya tak segera menjawab panggilannya.

“Apa terjadi sesuatu dengannya,kenapa dari semalam aku tak melihatnya bahkan namja itu pun tak terlihat batang hidungnya”ucap Jongsuk.

“Astaga, jangan-jangan terjadi sesuatu dengan adiku. Maldo andwae!!!” pekik Jongsuk ketika membayangkan sesuatu menimpa adiknya itu.

“Aku akan menunggunya di depan hotel saja, untuk memastikan apa dia baik-baik”gumam Jongsuk sambil menuju pintu depan hotel untuk menunggu kedatangan adiknya yang semalam tak dilihatnya.

 

 

 

 

 

Didalam bus Yuri memalingkan wajahnya, ada perasaan kesal dalam dirinya. Bagaimana tidak kesal disaat ia sedang lapar dan ingin makan, sajangnimnya malah menyuruhnya cepat-cepat dia bilang sudah tak ada waktu lagi. Yuri makin kesal ketika melihat sajangnimnya malah menikmati nasi gulung dan memakannya sendirian.

“Apa lehermu tak pegal, jika kau melihat kesamping terus??”tanya Kyuhyun yang melihat Yuri memalingkan wajahnya.

“Bukan urusanmu,sajangnim”jawab Yuri ketus, mendengar jawaban Yuri Kyuhyun hanya menghela nafas kasarnya.

 

 

 

“Igo, untukmu”ucap Kyuhyun sambil memberikan kimbap untuk Yuri namun sepertinya Yuri masih marah dengan Kyuhyun sehingga ia tak mengambil kimbap yang di berikan Kyuhyun.

“Aniyo, Sajangnim aku tak lapar”ucap Yuri.

“Ne?? bukankah tadi kau lapar?? Ini makanlah”ucap Kyuhyun lagi.

“Tadi, tapi sekarang aku sudah kenyang”ucap Yuri.

“Apa kau masih marah denganku, gadis bodoh?” tanya Kyuhyun.

“Aniyo, aku tak marah denganmu. Untuk apa aku marah denganmu,sajangnim”jawab Yuri.

“Heol~ kenapa lama sekali sampainya”gumam Yuri.

“Ahjussi, bisakah kau mempercepat busmu ini? Kami harus cepat-cepat ke penginapan”teriak Yuri.

“Ne, agassi. baiklah akan kutambah kecepatannya”jawab sang sopir bus tersebut.

“Gomawoyo, ahjussi”teriak Yuri.

 

 

Kembali suasana didalam bus menjadi canggung seperti sedia kala, Yuri sibuk dengan rasa kesalnya terhadap sajangnimnya itu sedangkan Kyuhyun sibuk dengan pikirannya.

“Mianhae”ucap Kyuhyun tiba-tiba membuat wajah Yuri mengernyit.

“Sajangnim,kau ini kenapa? Kenapa meminta maaf kepadaku, memangnya kau bersalah?”tanya Yuri heran.

“Ne, aku bersalah”jawab Kyuhyun.

“Aigo~ sajangnim kau ini ada-ada saja”ucap Yuri sambil berdiri dari kursi penumpang.

“Kau mau kemana?”tanya Kyuhyun.

“Turun, memangnya kita mau duduk terus”jawab Yuri singkat.

 

Yuri pun segera turun dari bus begitu sampai di depan penginapan, dengan sisa tenaga yang dimiliki Yuri karena sama sekali belum menyentuh makanan semenjak meninggalkan pulau nami. Yuri terkejut begitu menginjakan kakinya di depan lobi hotel.

“Jongsuk Oppa, sedang apa Oppa disini”ucap Yuri yang melihat oppanya sedang duduk didepan lobi hotel.

 

 

 

“Aku menunggumu, Yya Kwon Yuri!! Darimana saja kau dan kenapa pakaianmu kotor, terus kenapa kau tak menjawab panggilanku? Apa kau tak lihat aku begitu mencemaskanmu” cecar Jongsuk dengan berbagai pertanyaan begitu melihat Yuri adiknya berada dihadapannya kini dengan pakaian yang sedikit kotor.

“Oppa kenapa kau memberikanku begitu banyak pertanyaan? Pertanyanyaanmu nanti aku jawab satu persatu nanti jika aku sudah membersihkan diri. Apa kau tak lihat bajuku kotor, aku ingin segera menggantinya dan satu lagi Oppa bawakan barang belanjaanku. Tanganku sedikit pegal”ucap Yuri.

“Astaga, Yya!! Kau belum menjawab pertanyaanku”bentak Jongsuk.

“Aigo, kau benar-benar belum berubah. Eo, bukanya dia atasan Yuri. Astaga kenapa pakaiannya juga kotor?” gumam Jongsuk begitu melihat Kyuhyun melintas di hadapannya dengan baju kotor sama dengan adiknya.

“Maldo Andwae!!!”pekik Jongsuk, ia pun langsung bergegas menemui adiknya begitu mendapatkan nomor kamarnya.

 

 

 

Jongsuk terlihat gusar menunggu pintu lift terbuka, beberapa kali ia mengetuk-ngetukan kakinya di lantai sambil menunggu pintu lift terbuka. TING~, begitu melihat pintu lift terbuka Jongsuk langsung masuk kedalam lift tersebut.

“Kwon Yuriiiii, kau harus menjelaskan ini semua kepadaku”gumam Jongsuk.

Tingg…….

Tok….Tok….

“Yuri-ya, Buka pintunya!!”teriak Jongsuk.

Tok…Tok…

“Yuri-ya, buka pintunya atau Oppa akan mendobraknya”ucap Jongsuk.

 

Begitu pintu dibuka oleh adiknya yang sepertinya habis mandi, Jongsuk segera masuk kedalam kamar Yuri dan melemparkan barang bawaan Yuri begitu saja.

“Katakan kenapa bajumu kotor, dan kenapa kau baru pulang sekarang? “tanya Jongsuk.

“Oppa~ kau jangan salah paham dulu, ini bukan seperti yang kau pikirkan”jawab Yuri.

“Cepat kau duduk, kau ini sedang berbicara dengan kakakmu”titah Jongsuk, Yuri yang melihat raut wajah Oppanya itu berubah langsung duduk.

“Dan satu lagi kenapa baju namja itu juga kotor sama dengan baju milikmu, apa yang telah kalian lakukan semalaman!!”bentak Jongsuk.

“Kenapa aku baru pulang, karena aku tersesat dan terperosok sehingga bajuku kotor karena hari sudah malam aku dan sajangnim menginap disebuah penginapan. Dan yang menolongku adalah Sajangnim jadi bajunya juga ikutan kotor. Oppa tahu sendiri kalau aku tak pernah kemana-mana, aku terpisah dari rombongan dan aku tak tahu jalan”jelas Yuri dengan mata mulai memerah.

Hiks…Hiksss….

“Choco Oppa~ dowajuseyo. Oppaku sangat jahat sekarang”ucap Yuri di tengah isak tangisnya.

“Mianhae, Oppa membentakmu tadi”ucap Jongsuk begitu melihat adiknya menangis karenanya.

Kruyuk~ Kruyuk~

Jongsuk tersenyum ketika mendengar suara orang yang sedang kelaparan, ia yakin pasti suara tersebut berasal dari perut adiknya itu.

“Apa kau sudah makan?” tanya Jongsuk.

“Opso, baegopa”jawab Yuri.

“Kau ingin makan apa, biar Oppa pesankan. Sebagai permintaan maaf dari Oppa”ucap Jongsuk.

“Kimbap, Ramyun, Ttoppoki dan ice cream”ucap Yuri.

“Astaga!! Kenapa kau memesan begitu banyak makanan,Apa kau sedang kelaparan eoh?”pekik Jongsuk begitu Yuri memesan banyak makanan.

“Hehehehe, ne Oppa”ucap Yuri.

“Baiklah, aku akan pesan semua makanan sesuai dengan permintaanmu”ucap Jongsuk sembari megambil ponselnya.

“Ne, cepat kau antar ke hotel nomor 25 “ucap Jongsuk. Tak butuh berapa lama pesanan makanan untuk Yuri pun sampai.

“Igo, cepat dan habiskan makanannya. Aku tak mau kau sakit”ucap Jongsuk.

“Selamat makan”ucap Yuri, sambil memakan makanannya.

“Yya, pelan-pelan makannya nanti kau tersedak “ucap Jongsuk begitu melihat Yuri makan begitu cepat.

“Apa enak makanannya?”tanya Jongsuk.

“Masitta, igo”jawab Yuri sambil memberikan kimbap untuk Oppanya.

“Eotte?”tanya Yuri.

“Masitta”ucap Jongsuk begitu menerima suapan dari adiknya.

“Aigo, kau ini kalau makan selalu belepotan. Kapan kau akan berubah, Yuri-ya”ucap Jongsuk.

“Jika Oppa sudah menikah”ucap Yuri.

“Uhuk….Uhuk…, Yya!! Kenapa harus menungguku menikah?”tanya Jongsuk sembari mengambil botol minuman.

“Karena aku ingin melihat Oppaku bahagia dan bersanding dengan orang yang dicintainya”jawab Yuri.

“Jika orang yang aku cintai ada dihadapanku, apa dia mau menikah denganku?”tanya Jongsuk.

“Uhuk…Uhuk….”

“Igo minumlah, aku hanya bercanda saja. Mana mungkin aku menikahi yeodongsaengku sendiri”ucap Jongsuk, tapi bagi Yuri pernyataan Oppanya mempunyai arti lain.

Tok….Tok…..

“Aigo, siapa yang datang sih. Apa dia tak lihat aku sedang memakan makananku”ucap Yuri sambil berdiri namun dicegah oleh Jongsuk.

“Kau lanjutkan saja makanmu, biar Oppa saja yang buka”ucap Jongsuk.

Klek…

“Eo, nuguya?”tanya Jongsuk begitu melihat Kyuhyun.

“Jwesonghamnida, sepertinya aku salah kamar”jawab Kyuhyun sambil berbalik.

“Chakkaman, apa kau mencarinya?”tanya Jongsuk.

“Ne”jawab Kyuhyun.

“Masuklah dia ada didalam”ucap Jongsuk.

“Oppa~ siapa yang datang?”tanya Yuri begitu melihat Oppanya masuk kedalam.

“Namja yang memperhatikanmu terus”bisik Jongsuk.

“Sajangnim?”gumam Yuri.

“Cha~ cepatlah temui dia”titah Jongsuk.

“Sajangnim”ucap Yuri.

Kyuhyun menoleh dan sedikit terkejut melihat tampilan Yuri hanya berbalut baju untuk mandi dan handuk yang masih melilit diatas kepalanya.

“Mianhae, sepertinya aku mengganggumu”ucap Kyuhyun.

“Maksudmu apa sajangnim aku tak mengerti”ucap Yuri.

“Ada keperluan apa, sampai sajangnim ke sini?” tanya Yuri.

“Aku kesini hanya ingin menyampaikan jam 10 kita akan kembali ke seoul sebaiknya kau bersiap-siap, permisi”ucap Kyuhyun.

Blamm….

“Astaga, sajangnim kau ini kenapa sih. Seharusnya yang marah itu aku bukannya sajangnim”gumam Yuri.

“Waeyo?”tanya Jongsuk.

“Aniya, tidak ada apa-apa” jawab Yuri.

“Ya sudah kau lanjutkan makanmu itu, Oppa harus bersiap-siap mengepak baju karena siang ini Oppa harus kembali ke Seoul. Apa kau mau pulang denganku?”tanya Jongsuk.

“Aniyo, aku pulang dengan Kyuhyun sajangnim”jawab Yuri.

“Jadi namanya Kyuhyun, sepertinya aku pernah mendengar nama itu”gumam Jongsuk, sambil berpikir dimana ia pernah mendengar nama itu.

“Kenapa Oppa masih disini, bukanya Oppa harus mengemasi barang-barang?”tanya Yuri yang heran melihat Jongsuk masih berada dikamarnya.

“Ne??? kau mengusir Oppamu sendiri eo”ucap Jongsuk.

“Hehehehehe, mian Oppa”ucap Yuri.

“Ckk, dasar yedongsaeng tak sopan. Jika sudah sampai di seoul, kau hubungi Oppa ne. Oppa sudah menaruh nomornya di ponsel milikmu tadi”ucap Jongsuk sambil keluar dari kamar Yuri.

“Ne, Oppa”ucap Yuri.

Blammmm…………

Tepat pukul 10.00 KST Kyuhyun dan Yuri meninggalkan tempat menginap, hari ini Kyuhyun sengaja pulang lebih awal agar ia lebih bisa beristirahat. Selama di perjalanan pulang menuju seoul, hanya terdengar alunan musik yang mengalun. Tak ada salah satu dari mereka yang mencoba mencairkan suasana canggung diantara mereka, seolah-olah bibir mereka terkunci.

“Uwaaaaahhhhhhhhhhh,Yeppuda”ucap Yuri yang tiba-tiba takjub dengan apa yang di lihatnya sekarang, ia pun lantas membuka kaca jendela membiarkan angin menerpa wajahnya.

“Apa kau baru pertama ke sini?”tanya Kyuhyun yang akhirnya membuka mulutnya.

“Ne, Sajangnim”jawab Yuri sambil mengeluarkan tangannya merasakan dinginnya hembusan angin.

                                                                                **************************

“Astaga!! Sajangnim, kita mau kemana?? Bukankah arah rumahku kesana?”tanya Yuri .

“Memangnya kenapa? Kau tak usah begitu cemas, aku tak akan berbuat sesuatu kepadamu. Seperti namja yang berada dikamarmu tadi”jawab Kyuhyun lirih pada kalimat terakhir.

“Bukan begitu sajangnim, hanya saja aku ingin segera pulang”ucap Yuri.

“Tak akan lama, aku hanya ingin mampir ke rumah appaku sebentar saja”ucap Kyuhyun.

“Ne?? lalu kenapa sajangnim membawaku juga?”tanya Yuri.

“Agar kau tahu rumahku, jika sewaktu-waktu aku membutuhkan bantuanmu”jawab Yuri.

“Owh, tapi jangan harap kau juga menyuruhku membersihkan rumahmu juga”ucap Yuri.

“Jika itu termasuk, kenapa aku tak memanfaatkannya juga”ucap Kyuhyun.

“Ishhhh”desis Yuri.

 

 

 

“Cepat turun!! Apa kau mau didalam mobil terus”titah Kyuhyun.

“Ani, aku menunggu disini saja sajangnim”ucap Yuri.

“Terserah,apa kau tak kepanasan jika berada disini? Biasanya kan yeoja akan berlari kalau terkena sinar matahari”ucap Kyuhyun.

“Aku bukan yeoja seperti itu”ucap Yuri sambil memanyunkan bibirnya.

“Kalau begitu aku masuk dulu”ucap Kyuhyun, selang beberapa menit Kyuhyun masuk kedalam seorang pria paruh baya memanggil Yuri.

“Agassi, kenapa kau berdiri disini bukannya masuk kedalam”titah seorang pria paruh baya.

“Aniyo, ahjussi disini saja”ucap Yuri.

“Aigo, kalau begitu duduklah ditaman belakang. Tak baik seorang gadis sendirian di luar”ucapnya.

“Hahahaha, gwenchanaseumnida ahjussi. aku disini saja”ucap Yuri.

“Agassi, kau tak perlu sungkan. Kajja”ucapnya sambil menarik tangan Yuri.

“Astaga, ahjussi apa kita tak lancang masuk kedalam rumah orang lain?”tanya Yuri.

“Gwenchana, penghuni rumah ini tahu kok”jawabnya enteng.

“Ahjussi, apa kau pegawai dirumah ini?”tanya Yuri.

“Ne, memangnya kenapa”jawabnya.

“Apa ayahnya tak tahu kelakuan anaknya itu?”tanya Yuri lagi.

“Maksudmu Cho Kyuhyun, memangnya dia kenapa ?”jawabnya.

“Omo!!berarti selama bekerja disini Ahjussi tak tahu sifatnya? Ahjussi kenapa sifatnya begitu labil kadang baik kadang-kadang juga menjengkelkan. Pantas saja semua yang menjadi sekretarisnya tak betah bekerja dengannya”ucap Yuri, pria yang dianggap ahjussi oleh Yuri itu hanya mengangguk-anggukan kepalanya saja.

“Begitu, aku tak tahu kalau dia seperti itu??”ucapnya.

“Ne?? jadi ahjussi belum mengetahui kelakuannya?”tanya Yuri.

“Ne,jika dia datang dia selalu bersikap baik dengan siapapun”jawabnya.

“Ahjussi hanya melihat penampilannya saja, tapi jika ahjussi sudah tahu lebih dalam tentangnya pasti ahjussi langsung tak suka dengan kelakuannya yang super duper menyebalkan”ucap Yuri.

“Ahjussi, kau jangan bilang siapa-siapa pembicaraan ini kepadanya. Ini rahasia kita berdua”ucap Yuri.

“Ne, aku akan menutup mulutku”ucapnya.

“Astaga, aku hampir lupa. Kau ingin minum apa agassi?” tanyanya.

“Aniyo, ahjussi tidak perlu repot-repot”jawab Yuri.

“Tidak apa-apa, mumpung kali ini ada seorang gadis yang mampir kesini. Kau tunggu sebentar ne”ucapnya.

“Ne?? maksudnya baru aku saja yang datang kesini?”tanya Yuri.

“Aniyo, kau yang kedua”jawabnya sambil masuk kedalam rumah tersebut.

*****************************

Pluk….

“Astaga Appa, kau membuatku terkejut”ucap Kyuhyun begitu terkejut melihat kedatangan appanya yang tiba-tiba masuk kedalam kamarnya.

“Kau sedang apa?”tanya Appa Kyuhyun.

“Owh, aku sedang membereskan pakaianku appa. Bukankah hari ini aku akan pindah ke sebuah flat”jawab Kyuhyun.

“Kenapa kau tak tinggal disini saja dengan Appa,kau kan sendirian disana”ucap Appa Kyuhyun sedih.

“Bukan aku yang sendirian, melainkan appa”ucap Kyuhyun.

“Tenang saja appa, aku akan mampir kesini mengunjungi appa”ucap Kyuhyun.

“Siapa dia?”tanya Appa Kyuhyun.

“Maksud Appa, gadis bodoh yang ada di luar rumah kita”jawab Kyuhyun.

Pletakkk…..

“Appo”ringis Kyuhyun.

“Yya!! Kenapa appa memukulku lagi?”tanya Kyuhyun.

“Itu balasan karena kau memanggilnya gadis bodoh, kenapa kau memanggilnya gadis bodoh? Appa rasa dia berbeda dengan gadis-gadis yang dulu sering mendekatimu”ucap Appa Kyuhyun.

“Beda apanya, dia itu bukan gadis yang ideal untuk para namja”ucap Kyuhyun.

“Kata siapa? Kau hanya melihat dari luarnya saja, kau belum mengetahui dia lebih dalam Cho Kyuhyun kau akan menyesal nantinya. Cha~ temui dia, kasihan dia menunggumu terlalu lama”ucap Appa Kyuhyun sambil menepuk punggung anaknya itu.

“Aku sudah menyuruhnya masuk, tapi dia menolaknya”ucap Kyuhyun.

“Para yeoja memang seperti itu, untung saja appa bertemu dengannya didepan dan menyuruhnya menunggumu di taman”ucap Appa Kyuhyun.

“Appa mau kemana?”tanya Kyuhyun.

“Appa mau membuatkan minuman untuknya, kasihan dia mungkin haus”jawab Appa Kyuhyun.

“Tak usah appa, aku akan segera pergi”ucap Kyuhyun.

“Memangnya kau yang mau bikin minuman apa”cibir Appa Kyuhyun.

 

Selang beberapa menit kemudian Appa Kyuhyun yang Yuri kira adalah pelayan di rumah sajangnimnya ini, membawakan segelas minuman untuk Yuri.

“Eo, Ahjussi jwesonghamnida merepotkanmu”ucap Yuri.

“Gwenchana”ucap Appa Kyuhyun.

“Ahjussi, apa kau betah tinggal dirumah sebesar ini dengan namja brengsek seperti dia?”tanya Yuri.

“Ye,aku kasihan melihatnya kesepian”jawab Appa Kyuhyun.

“Kesepian?? Pantas saja sering semena-mena denganku”gumam Yuri

“Memangnya dimana, appa Kyuhyun Sajannim?”tanya Yuri sembari meminum air yang diberikan oleh Appa Kyuhyun.

“Appa, tuan muda sedang ada di……”

“Appa”panggil Kyuhyun, Yuri yang sedang meminum tersedak karena ucapan Kyuhyun barusan.

Uhuk…..

“Mwo!! Appa?”gumam Yuri, sedangkan appa Kyuhyun hanya tersenyum.

“Ne, Kyuhyun-ah, ada apa?”tanya Appa Kyuhyun.

“Aku pergi dulu, minta pak han untuk menemanimu kalau sudah malam. Dan jaga kesehatan appa, selagi aku tak tinggal disini”ucap Kyuhyun.

“Kajja, gadis bodoh”ajak Kyuhyun.

“Astaga kenapa appa memukulku?”tanya Kyuhyun yang sebal dengan tingkah appanya itu.

“Sudah kubilang, kau jangan memanggilnya gadis bodoh”bisik Appa Kyuhyun.

“Aigo, Cuma karena hal itu appa memukul anaknya sendiri. Heol~, sebenarnya appa ini appaku apa appanya seh”bisik Kyuhyun, Yuri hanya bengong melihat keduanya.

“Kajja, Pab… ah aniya Yurissi”ucap Kyuhyun.

“Ne, Ahjussi mianhae aku kira kau…. dan terima kasih minumannya“ucap Yuri.

“Cheonmanayo, kalau anakku ini memperkerjakanmu dengan kasar. Kau segera menghubungiku”ucap Appa Kyuhyun.

“Ne, ahjussi”ucap Yuri.

“Ya, appa kenapa kau dekat sekali dengan gadis bodoh ini?”tanya Kyuhyun yang heran melihat Appa dan sekretarisnya.

“Yya, Cho Kyuhyun bisakah kau bersikap sopan dengannya. Jangan kau sering memanggilnya gadis bodoh lagi, memangnya kau kenapa jika appa dekat dengan sekretarismu ini bukankah dia pegawai appa juga”jawab Appa Kyuhyun

“Yya, apa kau cemburu dengan appamu sendiri?”bisik Appa Kyuhyun.

“Yya! Aishhhh, lebih baik aku pergi. Daripada aku mendengar ocehan appa”ucap Kyuhyun.

 

 

 

Yuri pun meninggalkan kediaman Kyuhyun menuju tempat tinggalnya di gyeonggi, 2 jam kemudian Kyuhyun sampai juga di depan rumah Yuri. Yuri pun segera melepas seatbelt yang terpasang ditubuhnya dan membuka pintu mobil.

“Sajangnim, gomawoyo sudah mengantarkanku”ucap Yuri sambil membungkukkan badannya.

“Cheonma……”ucapan Kyuhyun berhenti karena Yuri sudah tak berada dihadapanya lagi.

“Apa kau masih marah denganku, Kwon Yuri atas kejadian tadi”batin Kyuhyun sambil menjejal gas mobilnya.

************************

“Eomma~ aku pulang”ucap Yuri begitu masuk kedalam rumahnya.

“Eo, kau sudah pulang chagi. Kau sudah makan? Jika belum eomma akan menyiapkannya untukmu”ucap Eomma Yuri.

“Aniyo, tak usah eomma. Aku masih kenyang, tadi Oppa mentraktirku makan”ucap Yuri.

“Oppa?? Maksudmu kau bertemu dengan…”

“Ne, Eomma aku bertemu dengan Jongsuk Oppa disana”ucap Yuri.

“Bagaimana keadaanya, apa dia baik-baik saja?”tanya Eomma Yuri.

“Ne, Oppa baik-baik saja”jawab Yuri.

“Apa eomma ingin bertemu dengan Oppa? Sebentar aku akan menelefon Oppa, dan menyuruhnya kesini”ucap Yuri.

“Tidak usah, lain kali saja”ucap Eomma Yuri.

“Bukankah tadi eomma bilang ingin bertemu dengan Oppa?”tanya Yuri.

Ne, tapi nanti”jawab Eomma Yuri.

“eo, kenapa kau membeli begitu banyak oleh-oleh. Memangnya untuk siapa?”tanya Eomma Yuri begitu melihat barang belanjaan Yuri.

“Owh, itu untuk teman-temanku di kantor. Igo untukmu eomma”jawab Yuri sambil memberikan sesuatu kepada eommanya.

“Gomawoyo, kenapa kau juga membelikan eomma oleh-oleh?”tanya Eomma Yuri.

“Tidak apa-apa eomma, kan aku tak pernah memberimu hadiah”jawab Yuri.

“Aigo~ dasar gadis bodoh. Cha sebaiknya kau istirahat, kau dari tadi belum istirahat kan?”tanya eomma Yuri.

“Ne, eomma”jawab Yuri.

“Eo, eomma mau kemana?”tanya Yuri begitu eommanya mengganti alas rumah.

“Eomma akan berbelanja ke pasar, kebetulan bahan makanan sudah habis”jawab Eomma Yuri.

“Apa kau ingin menitip sesuatu?”tanya Eomma Yuri.

“Ne, belikan aku tteoppoki”jawab Yuri.

“Ya sudah nanti eomma belikan”ucap Eomma Yuri.

“Eomma, pergi dulu ne”ucap Eomma Yuri.

“Ne, hati-hati eomma”ucap Yuri.

16.30 KST….

“Hoammmmm”lengguh Yuri.

“Eoh, sudah sore. Kenapa eomma tak membangunkanku, apa eomma belum pulang dari pasar”gumam Yuri.

Klek…..

“Eo, kau sudah bangun chagi. Eomma baru akan membangunkanmu”ucap Eomma Yuri begitu melihat putrinya sudah keluar dari kamarnya.

“Eomma sedang apa?”tanya Yuri begitu melihat eommanya sedang sibuk memotong sayuran sawi.

 

 

“Eomma sedang membuat kimchi, cha~ cepatlah mandi dan bantu eomma membuat kimchi”jawab eomma Yuri sambil menyuruh Yuri untuk segera mandi.

“Ne, baiklah eomma”ucap Yuri sambil menuju kamar mandi.

1 jam kemudian Yuri sudah selesai mandi, ia pun segera menuju kedapur untuk membantu ibunya yang akan membuat kimchi.

“Eomma~ kenapa kau membeli begitu banyak sayuran?”tanya Yuri

“Ini hanya untuk persedian saja, cha~ jangan banyak tanya cepat bantu eomma”jawab Eomma Yuri sambil memberikan sayuran kepada Yuri.

“Yya!! Kau sedang membuat kimchi apa sedang membuat adonan kue”bentak eomma Yuri.

“Hehehe..Aigo~ eomma, tanganku sudah pegal. Berapa lama lagi aku harus meremas-remas sayuran ini”ucap Yuri.

“Astaga baru beberapa menit kau membantu eomma, kau sudah mengeluh. Lakukan yang benar”ucap eomma Yuri.

Tok….Tok….

“Mwoya, siapa yang sore-sore berkunjung “gerutu Yuri.

“Yya!! Cepat kau buka pintunya, siapa tahu yang berkunjung ke sini sajangnimmu”titah eomma Yuri.

“Ne? sajangnim? Buat apa dia kesini”gumam Yuri.

“Aigo~ kenapa masih disini, cepat buka pintunya. Tak baik membuat tamu menunggu terlalu lama”ucap Eomma Yuri.

“Ne, eomma sebentar. Aku harus mencuci tanganku dulu”ucap Yuri sambil menyalakan kran.

Tok…Tok…

“Ne, sebentar. Kenapa tak sabaran sekali sih”ucap Yuri sambil menggerutu.

Klek….

“Astaga, apa yang dikatakan eomma benar”batin Yuri.

 

 

“Annyeong, Yurissi. Maaf mengganggumu”ucap Kyuhyun.

“Ada gerangan apa, sajangnim kesini?”tanya Yuri.

“Apa kau masih marah denganku, Yurissi?”ucap Kyuhyun.

“Aniyo,hanya saja ini sudah hampir malam. Tak baik kalau seorang namja berkunjung “ucap Yuri.

“Yuri-ya, siapa yang datang. Kenapa kau tak menyuruhnya masuk”teriak Eomma Yuri dari dalam.

“Aniyo, bukan siapa-siapa”ucap Yuri.

“Sajangnim, lebih baik kau pulang. Aku sedang sibuk membantu eommaku”usir Yuri sambil menutup pintu rumahnya namun Kyuhyun mencegahnya dan karena kalah tenaga dengan Kyuhyun, Yuri hampir saja terjungkal.

“Yya!Yya! sajangnim kau mau apa hah?”tanya Yuri begitu melihat Kyuhyun mengganti alas kakinya dengan sandal rumah, namun dengan sigap Yuri mencegah Kyuhyun masuk. Tapi karena tenaga Kyuhyun lebih kuat dari Yuri, membuat Yuri kehilangan keseimbangan keduanya pun terjatuh dengan posisi Yuri berada dibawah Kyuhyun.

“Yuri-ya, siapa yang datang?”tanya eomma Yuri.

Sementara itu Yuri merasakan hembusan nafas yang keluar dari hidung Kyuhyun, membuat pipinya sedikit panas apalagi dengan keadaan seperti ini. Kyuhyun menatap intens mata milik Yuri, ia terkagum dengan kecantikan yeoja yang dulu menghilang dari pandangannya walaupun yeoja yang ada dihadapannya kini belum mengetahui siapa dia sebenarnnya.

“Ehmmmm” Kyuhyun dan Yuri pun segera berdiri begitu melihat deheman seseorang.

“Ahjumma, annyeong”sapa Kyuhyun begitu melihat Eomma Yuri sedang berdiri tak jauh dari mereka.

“Oh~ annyeong Kyuhyunssi”balas Eomma Yuri.

“Yya! Kenapa kau tak mempersilahkan masuk Sajangnimu itu”ucap Yuri eomma.

“Tanpa kupersilahkan juga dia sudah masuk”ucap Yuri sambil berjalan mendahului eommanya dan Kyuhyun.

“Aishhh, dasar yeoja pabo. Kyuhyunssi, maafkan atas sikap anakku tadi”ucap Eomma Yuri sambil mempersilahkan Kyuhyun.

“Nan gwenchana ahjumma, justru seharusnya aku yang meminta maaf kepadamu”ucap Kyuhyun.

“Ahjumma,Apa kau sedang membuat kimchi?”tanya Kyuhyun.

“Ne, aku sedang membuat kimchi. Wae??”jawab Eomma Yuri.

“Ahjumma, apa kau tak keberatan jika aku membantumu?”tanya Kyuhyun.

“Tak usah, pasti kau punya maksud tertentu”sela Yuri.

“Yya, kenapa kau malah menolak bantuan dari seseorang. Bukankah kau tadi mengeluh pegal?”ucap Eomma Yuri.

“Ya, eomma kenapa kau malah membela dia”ucap Yuri dengan sedikit kesal.

“Ne, silahkan jika kau tak keberatan”jawab Eomma Yuri sambil memberikan baskom yang berisi sayuran yang sudah di beri bumbu.

“Yya!! Gadis bodoh apa kau mau berdiri disitu terus, kau juga harus membantunya”titah eomma Yuri.

“Ne, eomma”ucap Yuri.

“Aishhh, kenapa eomma ikut-ikutan memanggilku gadis bodoh”gumam Yuri.

“Kyuhyunssi, chakkaman. Kau harus memakai ini agar tanganmu tak kotor”ucap eomma Yuri sambil memberikan sarung tangan untuk Kyuhyun.

“Ckkkk, eomma kenapa kau baik sekali denganya? Sedangkan dengan anaknya sendiri belum tentu seperti itu”ujar Yuri.

Pletakk…

“Appo”ringis Yuri.

“Sudahlah jangan protes terus, lebih baik kau kerjakan itu”ucap Eomma Yuri.

************************************

“Heol~ akhirnya selesai juga. Kyuhyunssi, apa kau mau mencoba kimchi buatanku?”tanya Eomma Yuri.

“Ne, Ahjumma”Jawab Kyuhyun.

“Eotte?”tanya Eomma Yuri.

“Hmmm, ahjumma kimchi buatanmu benar-benar enak”jawab Kyuhyun.

“Ahjumma, apa aku boleh membawa pulang kimchi buatanmu itu?”tanya Kyuhyun.

“Astaga! Jadi sajangnim kesini hanya ingin meminta makanan dirumahku, Omo!! Tebakanku benar, pasti kau punya maksud tertentu “pekik Yuri.

“Ne, waeyo. Apa aku tak boleh memintanya,aku kan sudah membantu eommamu”ucap Kyuhyun.

“Aishhhh, Yya!! Sajangnim kau ini”ucap Yuri sedikit kesal.

“Yya!! Kau ini kenapa marah-marah terus sih, apa kau sedang datang bulan eoh?”tanya Kyuhyun.

“MWOOO??”ucap Yuri.

“Eomma, cepat kau berikan kimchi buatanmu. Biar dia cepat pergi dari rumah kita”titah Yuri, eomma Yuri pun menuruti perintah putrinya itu.

“Igo,kimchi buatan eommaku. Sekarang cepat kau pulang, sajangnim aku ingin istirahat”ucap Yuri sambil berusaha mengusir Kyuhyun. Namun Kyuhyun tak bergeming dan tetap tak pergi dari rumahnya.

“Aigo~ kenapa kau kasar sekali,ternyata selain bodoh kau juga yeoja kasar rupanya. Apa kau tak tahu cara menghormati tamu yang berkunjung?”tanya Kyuhyun.

“Apa maksudmu”jawab Yuri.

“Kenapa kau mengusir tetangga barumu ini, gadis bodoh”ucap Kyuhyun.

“MWORAGOOOOO!!!”pekik Yuri.

“Kau….”

“Ne, sekarang aku menjadi tetangga baru kalian”sela Kyuhyun.

“Andwae….Andwae, ini tak boleh terjadi”ucap Yuri.

“Ahjumma, sekarang aku menjadi tetangga barumu. Apa setiap hari aku boleh berkunjung kerumahmu?”tanya Kyuhyun.

“Ne, dengan senang hati”jawab Eomma Yuri.

“Shireo”ucap Yuri.

“Ne??, kenapa tak boleh. Eommamu saja menginjinkanku datang kesini, Ya kan ahjumma”ucap Kyuhyun.

“Ne, Kyuhyunssi”ucap Eomma Yuri.

“Aku bilang tidak ya tidak, apa kau tak mengerti ucapanku?”ucap Yuri.

“Cepat sebaiknya kau pergi dari rumahku, atau aku akan berteriak maling”ucap Yuri.

“Yya!! Aishhhh…..”

Blammmm……

 

 

“Yya!! Gadis bodoh buka pintunya”teriak Kyuhyun.

“Andwaeyo, bukankah sajangnim sudah mendapatkan kimchi buatan eommaku”ucap Yuri dari balik pintu.

“Omo!! Berarti setiap hari aku akan melihat muka sajangnim disini? Maldo Andwae!!” pekik Yuri.

 

*******************************

“Aigo, dasar gadis bodoh. Apa dia tak tahu aku ini sedang lapar, makanya aku kerumahnya”ucap Kyuhyun begitu tiba di flatnya tak jauh dari tempat tinggal Yuri.

“Aishhh, terpaksa aku harus makan mie instan lagi”ucap Kyuhyun.

Kring……

“Ne, Yeobseyo”ucap Kyuhyun.

“……………………………………………….”

“Chagiya, apa ini kau??”tanya Kyuhyun.

“……………………………………………..”

“Aigo, mianhae waktu itu aku menolak panggilan darimu. Suruh siapa kau mengaku sebagai temanku”ucap Kyuhyun.

“…………………………………………..”

“Hahahahaha, kau tenang saja. Aku disini tak akan menduakanmu, Chagiya”ucap Kyuhyun.

“………………………………………………….”

“Mwo!! Kau akan pulang ke sini,jeongmal?”ucap Kyuhyun.

“………………………………………………..”

“Ya sudah kau beritahu saja kau akan pulang kapan, aku pasti akan menjemputmu di bandara”ucap Kyuhyun.

“……………………………………………….”

“Opso, ini semua gara-gara gadis bodoh itu. Seenaknya saja mengusirku”jawab Kyuhyun.

“…………………………………………….”

“Kau akan mengenalnya, jika kau ada disini Chagiya”ucap Kyuhyun.

“…………………………………………………”

“Ne, kau juga baik-baik saja selama disana Chagiya, keuno”ucap Kyuhyun.

***************************

Esok Harinya…….

“Eomma, aku berangkat dulu ne”ucap Yuri.

“Apa kau sudah menghabiskan sarapanmu?!”teriak eomma Yuri dari belakang.

“Ne, aku sudah menghabiskannya”ucap Yuri sambil berjalan kedepan pintu dan mengganti alas kaki dengan sepatu kerja.

“Ternyata aku baru tahu kalau bangun itu rasanya menyenangkan, udaranya masih sejuk”ucap Yuri begitu keluar dari rumahnya sembari mengirup udara pagi.

“Cha~ saatnya aku berangkat”ucap Yuri.

Tin….Tin…..

“Aigo~ dia lagi”gerutu Yuri.

“Cepat masuk, apa kau mau terlambat ke kantor? Bukankah kau harus membersihkan ruanganku?”tanya Kyuhyun sambil menjalankan mobilnya agak sedikit pelan.

“Aniyo, kau tak perlu repot-repot sajangnim. Lebih baik aku menggunakan bus langgananku”jawab Yuri.

“Yya!! Penawaranku hanya satu kali, apa kau tak menyesal jika kau tak naik mobilku?”tanya Kyuhyun.

“Astaga, sajangnim kau mau menyuapku dengan memberikan tumpangan gratis? Mianhae sepertinya aku tak tertarik”jawab Yuri dengan cueknya.

“Aisshhhh, dasar gadis bodoh aku sudah baik menawarkan tumpangan gratis untuknya malah dia memilih naik bus”batin Kyuhyun.

“Ya sudah, kalau begitu aku duluan. Ingat jika kau belum datang dan membersihkan ruanganku, kau tahu akibatnya”ucap Kyuhyun sambil melajukan mobilnya.

“Aishhh, kau kira aku ini pembantumu. Seenaknya saja menyuruhku, astaga sebaiknya aku segera ke halte bus”ucap Yuri sambil berjalan dengan sedikit berlari menuju halte biasa ia menunggu bus langganannya.

**************************

 

 

 

“Aigo~ kenapa sudah lebih dari 20 menit ahjussi belum datang juga”gerutu Yuri.

“Eotteokhae”gumam Yuri sambil menggigit kukunya.

“Aishhh, kenapa aku tadi menolak tumpangan dari Sajangnim. Aishh, pabo”ucap Yuri merutuki nasibnya.

“Ahjussi, kenapa kau belum datang juga”gumam Yuri.

Tin….Tin…….

TBC

 

Mian untuk lama updatenya, biasa otak lagi penuh pekerjaan jadi idenya ga bisa muncul.

 

 

 

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

21 thoughts on “[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 5

  1. annyeong eonni~ akhirnya muncul lg dgn ff yg ini. #ygmana?! #pletak
    duhh,, makin menarik aja nihh.. Kyu slh tafsir yaa sama JongSuk? bt, apa mksudnya Yul mengartikan lain ucapan JongSuk soal menikah??
    eh, appanya Kyu kayaknya seneng sama Yuri nihh.. eommanya Yul jg seneng sama Kyu kayaknya. bt, siapa chagiya yg dimaksud diakhir itu? pacarnya Kyu-kahh?? duh, makin penasaran eon. ditunggu lanjutannya kalo gitu. hwaiting ^^

  2. Lah, itu kyuppa udah pny pacar toh? Trus yuri gmn?? Yuri sm jongsuk aj gpp deh, kan mreka saudara tiri.. hehehe.. #bikinplotsendiri
    Penasaran sm kelanjutanny authornim, gmn nasib yuri yg setiap hr diperlakukan semena2 sm kyu evil.. trus mau tau pacarny kyu sapa, seobaby y? *asalnebak

    Dtunggu shoot selanjutny yaa..

  3. yaelah
    kyu evil dah punya yeojachingu masih aja jail ma yul eonni .
    trus tujuannya gangguin eonni tuh apa sih oppa ?
    jangan PHPin yul eonni dong ……

  4. Huaaaa eon update lagi yeay kyaaaaaaa makin seru #jingkrakjingkarkan(?) Eonn itu siapa yand di panggil chagi?:( jangan bilang pacar nya kyupa? Maldo andweee heheh ^^ kyupa hanya milik yul eonnie #maksa#rusuh(?) Haha hwaiting eonnie di tunggu next part nya lope lope lah ^^)bk

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s