Posted in Comedy, Freelance, Friendship, Romance

[Freelance] Perfect Valentine Part 1

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya.

Perfect Valentine By LM

Present by Sparkyu || Cast : Kwon Yuri | Cho Kyuhyun | Kim Jonghyun | Jung Jessica  | Oh Sehun |  || Length : Chapter || Rating : PG – 15 || Genre : Romance, Comedy, Friendship

Disclaimer :

Fanfiction ini adalah remake sebuah novel dengan judul yang sama karya Erlin Cahyadi. Saya cuma menganti nama karakternya. Saat membaca nya, karakter prianya jadi ingat sama Kyuhyun oppa. Ini juga novel favorit saya dia antara banyak novel-novel yang saya punya. Mungkin agak sedikit berbeda dengan yang asli, hanya untuk menyeimbangkannya dengan karakter ff ini. Selamat menikmati… tolong beri saran dan kritikannya ^^

Kyuhyun Pov-
Sekalipun dadanya terasa sesak karena berlari, Kyuhyun tak mengurangi kecepatannya. Ia baru berhenti saat hampir menabrak gerbang kokok SM High School. Kyuhyun menunduk mengatur napas. Setelah napasnya mulai normal, barulah ia menatap gerbang dengan pasrah. Gerbang itu tertutup rantai. Di balik gerbang Kyuhyun dapat melihat ratusan anak berdiri mengikuti upacara. Sial! Kalau bukan gara-gara terlambat bangun pagi. Dia pasti sudah bergabung dengan yang lain mengikuti masa orientasi.
Kyuhyun berbalik pasrah. Dia pasti dihukum. Telat pada hari pertama sekolah. Kyuhyun menarik napas panjang. Saat itulah dia melihat seorang gadis yang tampak tegang dan ketakutan.
“ kamu telat juga, ya? “ tanya Kyuhyun pada teman senasibnya pagi itu.
Gadis berambut sebahu itu menatap Kyuhyun dan mengangguk lemah. Kyuhyun mengamati gadis itu lekat. Kalau situasinya tidak seperti ini, ia pasti akan mengagumi gadis itu. Kulit agak kecoklatan. Tinggi kira-kira 167 cm. Meskipun rambutnya di kuncir pita warna-warni, pesonanya tetap memancar.
“ sepertinya kita akan dihukum berat hari ini “ kata Kyuhyun duduk bersandar didinding gerbang.
Gadis itu mengamati Kyuhyun sejenak kemudian ikut meniru Kyuhyun duduk dengan raut muka putus asa
“ oh ya, Cho Kyuhyun imnida, kamu?tanya Kyuhyun sambil mengulurkan tangan
“ Kwon Yuri Imnida “ balas gadis itu sambil mengulurkan tangan.
*** I LOVE YOU, BUT I HATE YOU***
Yuri Pov-
-DUA TAHUN KEMUDIAN-
                Cho Kyuhyun     : 19
     Kwon Yuri         : 17
Yuri menatap papan tulis dengan wajah sengit. Sial! Sial! Sial! Masa hanya gara-gara selisih dua angka. Kyuhyun berhasil menjadi ketua kelas. Dengan kesal Yuri melirik Kyuhyun yang duduk di belakang Yuri. Sontak mata mereka bertemu. Kyuhyun menatapnya dengan penuh kemenangan. Buru-buru Yuri menatap ke arah lain.
Selakipun Yuri tidak bisa menjadi ketua kelas. Tapi kenapa yang terpilih malah Kyuhyun? Bukan orang yang lain yang lebih pantas?. Kyuhyun…. Mengingat nama itu saja membuat Yuri menjadi sangat kesal. Dari wajah, sebenarnya Kyuhyun gak menyebalkan sama sekali. Malah ia termasuk kategori pria tampan incaran banyak gadis-gadis di SM HIGH SCHOOL. Tinggi Kyuhyun kira-kira 180 cm, putih, dan jadi ketua tim basket.
Hampir semua gadis yang dikenal Yuri gemar memuji Kyuhyun. Kata mereka Kyuhyun sopan, menyenangkan di ajak ngobrol dan baik pula. Tapi entak kenapa yuri tidak dapat melihat sisi itu menurut Yuri, Kyuhyun itu sangat sangat menyebalkan. Titik.
Kebencian Yuri pada Kyuhyun bukann tanpa alasan. Kyuhyun suka cari gara-gara. Salah satunya dan yang paling tidak di sukai adalah Kyuhyun sering memanggilnya “ hitam “. Yuri sadar dia memang memiliki kulit agak kecoklatan. Kan banyak juga yang lebih “ hitam “ dari pada dia. Padahal Yuri tidak pernah melakukan kesalahan apapun pada Kyuhyun. Tapi entah kenapa sepertinya Kyuhyun mempunyai dendam padanya sehingga terus-menerus menganggunya.
Yuri kembali memandang papan tulis dengan hampa. Tiba-tiba lengan Yuri di sikut seseorang. Refleks Yuri menoleh. Dilihatnya Jessica, teman sebangkunya sekaligus sahabatnya.
“ kamu gak papa kan yul? Mukamu kog langsung lesu gitu? Tanya Jessica yang lebih dikenal dengan sebutan sica. Yuri menggeleng lemah sambil mencoba menetralkan wajahnya.

 *** I LOVE YOU, BUT I HATE YOU***

“ Hello hitam! “
Yuri menoleh sambil menyipitkan mata saat panggilan itu berkumandang di koridor sekolah. Dengan garang Yuri menatap Kyuhyun yang melangkah lebar kearahnya. Yuri langsung cemberut. Dari daftar orang yang tidak ingin di temui Yuri, Kyuhyun berada di posisi puncak. Dan sialnya Kyuhyun yang paling sering di temuinya.
hitam kamu ke ruang guru, dan kumpulin tugas biologi ke taeyeon seonsoengnim “ kata Kyuhyun sambil menyerahkan setumpuk kertas ke tangan Yuri
Yuri menatap Kyuhyun dengan sebal. Sudah seminggu Kyuhyun bersikap bossy. “ Yang ketua kelas kan kamu, kenapa malah nyuruhku ? “ omel Yuri sambil berusaha menyodorkan kembali tumpukan kertas
Kyuhyun tersenyum lebar dan kedua tangannya bahkan di sembunyikan di belakang punggung. “ aku lagi ada urusan, jadi kamu aja yang keruang guru. Lagian sebagai wakil harus bertugas kalau ketua berhalangan, kan? “
Yuri melototi Kyuhyun. Pria ini betul-betul menyebalkan. Memangnya dia pikir cuman dia yang punya urusan.
“ Enak aja! Aku juga ada urusan hari ini. Aku ….. “
Belum sempat Yuri menyelesaikan ucapannya, dengan santai Kyuhyun tersenyum lebar meninggalkannya sambil melambai. Yuri menatap punggung Kyuhyun dengan geram. Lihat saja, ini adalah terakhir kali dia mau di suruh-suruh seperti ini. Denagn terpaksa Yuri berjalan menuju ruang guru. Begitu selesai menyerahkan tumpukan kertas. Yuri buru-buru melangkah ke ruangan Klub Jurnalistik. Hari ini ada acara penyambutan anggota baru di klub Jurnalistik yang diketuainnya. Jelas dia tidak boleh terlambat. Saat tiba di ruangan, Yuri belum melihat anggota baru. Yuri menarik napas lega.

*** I LOVE YOU, BUT I HATE YOU***

Yuri bersiap memberikan sambutan selamat datang kepada anggota baru saat ada yang mengetuk pintu. Yuri berpaling ke pintu dan pandangannya langsung terpaku pada sosok yang baru masuk. Bahkan sosok tersebut duduk di pojok ruangan.
Yuri menatapnya tak percaya, sesaat yakin matanya salah lihat. Ia mengejap beberapa kali. Namun saat menatap sekali lagi ke pojok ruangan dan menemukan hal yang sama, ia yakin dirinya tak salah lihat
Kyuhyun….
Sosok yang baru dilihat Yuri ternyata Kyuhyun
Yuri hampir lupa dengan kata-kata sambutan yang di ucapkannya. Untung saja Eunhyuk, wakilnya , buru-buru memberi tanda. Begitu selesai Yuri buru-buru mendekati Kyuhyun dan duduk di hadapan pria itu.
“ kamu ngefans sama aku ya, kyu?  Ngapain sampai nyasar ke klub Jurnalistik kayak gini? “ Kata Yuri tanpa basa-basi
“ngefans? Ngaca dong, yul. Andai pun gak ada gadis lain buat aku kagumi, aku gak bakal memilihmu! “ balas Kyuhyun mencemooh
“ mulut sama hati emang beda kog! “
“ kamu ngotot banget sih? Atau… jangan-jangan lo pingin aku ngefans sama kamu, ya ?”
“ amit-amit! Mendingan aku gak punya fans aja deh “
“ bagus deh. Masalah selesai! “
“ kamu sengaja gangguin aku ya? Aneh banget tiba-tiba kamu gabung di klub ini “
“ perlu kamu tahu ya, yang namanya keseimbangan penting dalam hidup. Aku juga mau seimbang, aktif di olahraga dan di bidang kreatif seperti Jurnalistik “
Yuri mendengus
“ jangan samain aku sama orang yang gak bisa nyeimbangin hidupnya dong, yul! “ sindir Kyuhyun melirik Yuri
Yuri jelas menangkap lirikan Kyuhyun. “ maksudmu , aku?” tantang Yuri kesal
Kyuhyun mengangkat bahu “ aku sih gak bermaksud nunjuk seseorang. Tapi kalo kamu ngerasa ya udah”
“ sumpah, kamu rese banget, Kyu! “ Yuri bangkit dari kursi dengan kesal. Tak diperdulikannya Kyuhyun menyeringai padanya. Yuri memilih bergabung dengan anggota baru lainnya.
Begitu selesai, Yuri langsung bangkit dan setengah berlari menuju runag musik. Di depan pintu gadis itu menjulurkan kepala mencari Sica.
“ Sica, sini-sini ” panggil yuri lantang begitu menemukan Sica
Sapaaan yuri kontan membuat beberapa kepala menoleh. Sesaat ia malu. Ia lupa bukan hanya Sica yang mendengar teriakannya. Sica menghentikan pianonya untuk menemui Yuri.
“ ngapain kamu kesini Yul? Kamu sudah selesai? “ tanya Sica binggung
Yuri cemberut “ sudah, sudah selesai. Kamu masih lama? Pulang bareng yuk. Aku sekalian mau curhat “
Sica melirik jam tangannya “ hmm… sebenarnya kurang lima belas menit lagi, tapi gak papa deh aku izin duluan. Aku juga agak bosen sore ini. Kamu tunggu bentar ya. Aku izin lalu ambil tas dulu “
“ jangan lama-lama ya sica ! “
“ iya bawel! Tunggu bentar “
Yuri menunggu sambil duduk di kursi depan ruang musik. Tak lama kemudian Sica kembali berada di hadapannya.
“ cepat banget? “ tanya Yuri kaget
Sica melirik Yuri gemas “ bukannya kamu yang menyuruhku jangan lama-lama? Sekarang kamu malah nanya yang gak penting. Udah deh, kenapa lagi kamu hari ini? Kog bete gitu? Bukannya tadi pagi kamu masih semangat ngurusin anggota baru klubmu? “
“ aku bete banget gara-gara Kyuhyun “ jawab Yuri manyun
“ Kyuhyun? Kenapa lagi dia? “
 “ Kyuhyun ikut Klub Jurnalistik, Sica. Nyebelin banget, kan?”
Sica menbelalak tak percaya “ ah masa, yul? Yang bener kamu! “
Yuri mentap sahabatnya dengan sebal. Mana mungkin dia bohong tentang ini? “ ngapai juga aku bohong, Sica! “
Sica diam sejenak,kemudian melirik Yuri dengan rasa penasaran “ sebenarnya kamu ada salah apa sih sama dia? Kog kayaknya dia nafsu banget bikin lo gak tenang gitu?”
Yuri balik melirik Sica dengan tatapan kesal” emangnya aku punya tampang kriminal dan sejenisnya? Kenapa kamu tanya gitu? Bahkan aku sendiri gak tahu salahku apa. Kamu tahu sendiri, sejak awal dia yang selalu cari gara-gara duluan sama aku”
“ coba kamu baik-baikin dia, yul. Siapa tahu dia gak akan ganggun kamu lagi? “
Yuri membelalakan tak terima “ aku baik-baikin dia? Malas banget. Lagian dia yang stress, kog aku harus baik-baikin dia. Gak ah “
“ kalau gitu ya kamu jangan protes. Lagian klub Jurnalistik kan terbuka untuk umum. Setiap murid boleh ikut “
Yuri terlihat berpikir keras “ hmmm… apa aku adain seleksi aja ya? Siapa yang gak lolos seleksi harus keluar. Aku yakin dia bakal jadi orang petama yang aku depak “
“ kamu jangan macam-macam deh, yul. Kamu tahu sendiri peminal klub yang kamu ketuai itu gak sebanyak dulu. Pakai acara mau seleksi segala “
Yuri langsung cemberut. Sekalipun enggan dia harus mengakui omongan Sica benar. Beberapa tahun terakhir ini peminat klub jurnalistik memang menurun. Mana mungkin Yuri boleh mengadakan seleksi? Tapi dia gak rela Kyuhyun merusak kegiatan yang paling dia sukai itu
“ sudahlah, yul, kamu kan sudah terbiasa sama Kyuhyun, jadi gak masalah kalo nambah dua jam ekstra. Sabar aja,ya “
Yuri tak menjawab, tapi bibirnya lebih manyun
“ lihat aja, aku pasti bisa bikin Kyuhun keluar dari klub Jurnalistik. Apa pun caranya! “ gumam Yuri pada dirinya sendiri.
*** I LOVE YOU, BUT I HATE YOU***
Kyuhyun Pov-
Pagi itu, area depan pengumuman di sesaki puluhan murid. Kyuhyun menggerang melihat kerumunan murid yang harus dilewatinya hanya untuk melihat daftar teman-temannya di kelas 11, kelas barunya setahun kedepan.
“ gimana kalau kamu aja yang ngeliat, jong? Aku malas banget harus adu kekuatan sama mereka” kata Kyuhyun sambil menunjuk puluhan murid.
Jonghyun, sahabat sekaligus tetangga seberang rumah Kyuhyun langsung menolak mentah-mentah permintaan Kyuhyun “ aku sih gak masalah kalau gak tahu siapa bakal temen-temenku. Toh gak sampai sepuluh menit lagi kita juga tahu siapa saja. Yang penting kan kamu sudah tahu kamu di kelas 11 IPA 1, sementara aku di kelas 11 IPA 3. Aku gak minat cari tahu yang lain ” balas Jonghyun tak acuh.
Kyuhyun merengut, lalu maju mendekati papan pengumuman. Mau tak mau Jonghyun mengikuti.
” Kyu, Kyu, bilang aja kamu pinggin tahu gadis incaranmu itu ada di kelas berapa. Gitu pakai alasan pingin tahu teman sekelas segala! Makannya, Kyu, kalau mau tahu, seharusnya kemarin kamu dateng ke sekolah, liat papan pengumuman ini, jadi kan gak perlu penasaran gini ” sindir Jonghyun.
” dasar lo, Jong, kamu tahu sendiri kan baru semalam aku pulang dari jeju. Mana mungkin aku sempat ke sekolah? Kalau kamu gak mau bantuin lihat, minggir sana gak usah nambahin saingan pengagum papan pengumuman hari ini! ” balas Kyuhyun sewot.
Jonghyun tertawa kecil sambil menepuk bahu sahabatnya ” tenang Kyu, aku teman yang setia kog. Aku bantuin kamu cari. Aku cari di kanan kamu cari di sebelah kiri”.
Kyuhyun mengangguk cepat sambil menerobos kerumunan. Begitu berada di depan papan pengumuman, matanya membaca cepat nama-nama yang terdaftar sebagai murid 11 IPA 1. Belum sampai lima menit, dia tersenyum lebar.
” sudah ketemu, Bro ” kata Kyuhyun sambil menepuk punggung Jonghyun.
Jonghyun menatap Kyuhyun dengan heran. Lebih heran lagi saat melihat wajah sumringah Kyuhyun. ” gadis itu sekelas sama kamu, ya? ” tebaknya.
senyum Kyuhyun semakin lebar
Jonghyun tertawa tak percaya melihat senyum sahabatnya. ” gila beruntung banget kamu, Kyu, setelah hampir setahun naksir. Akhirnya kamu punya kesempatan buat sekelas sama gadis itu. Semoga habis ini kamu gak kayak kemarin-kemarin ya, cuma bisa menatap dari jauh tanpa action apa-apa. Manfaatin kesempatan emas buat deketin dia, Kyu! “.
” iya, iya, aku tahu, Bro. sudah ya, sekarang aku mau ke kelas baru dulu. Sebentar lagi bel ” kata kyuhyun semangat.
jonghyun mencibir ” dasar teman gak setia! Giliran mau ketemu cewek, sohib langsung di tinggal, rese kamu, kyu! “.
Kyuhyun nyengir lebar. Tanpa merasa bersalah dia berjalan cepat menuju kelasnya dan melambai santai ke arah Jonghyun. ” nanti aku ceritain perkembangannya, Jong! “.
Kyuhyun masih senyum-senyum ketika masuk kekelas baru. Dia langsung bergerilya mencari sosok itu. Hebatnya, dia tak butuh waktu lama untuk menemukan gadis yang diam-diam di taksirnya.
Gadis itu tampak duduk santai sambil ngobrol dengan teman sebangkunya. Di lima bangku dari belakang. Tanpa membuang waktu Kyuhyun melangkah cepat duduk di belakang gadis itu.
Kyuhyun butuh waktu beberapa menit untuk menenangkan hati sebelum memutuskan menyapa gadis itu Begitu gadis itu berhenti berbicara.
” Hai, Yul ” sapa Kyuhyun
Refleks Yuri menoleh ke arah Kyuhyun. Saat melihat Kyuhyun, kebingunggan tampak jelas di mata dan sikap gadis itu.
kyuhyun menelan ludah. Lupakah Yuri padanya? ” kamu gak inget aku?”
Yuri tersenyum minta maaf ” kita pernah kenal ya sebelumnya? Mianhae, ingatanku agak buruk nih “
jantung Kyuhyun seakan mencelus. yuri benar-benar lupa padanya! Memang mereka hanya bertemu pada hari pertama Orientasi. Setelah itu nyaris mereka tidak pernah bersinggungan. Kyuhyun di kelas 10-6, Yuri di kelas 10-2. kyuhyun tidak tahu harus merespon apa. Untunglah bel masuk menyelamatkannya. Yuri maupun Kyuhyun langsung sibuk membuka buku masing-masing
 *** I LOVE YOU, BUT I HATE YOU***
Kejadian setahun lalu tertoreh tegas dalan ingatan Kyuhyun dan Kyuhyun langsung kesal. Yuri… Bisa-bisanya gadis itu melupakan Kyuhyun begitu saja. Bisa di bilang Kyuhyun lah teman pertamanya. Kyuhyun ingat betul betapa kecewanya dirinya seharian itu. Hari yang seharusnya membahagiakan berbalik menjadi menjengkelkan. Sejak saat itu dia bertekat mendiamkan Yuri. Saat Yuri mengajak bicara, dia hanya menjawab seperlunya. Hingga suatu hari, timbul ide gila yang akhirnya di lakukannya hingga saat ini.
Pluk!!!
Lamunan Kyuhyun dihentikan timpukan bantal. Dengan kesal dia berpaling.
Jonghyun berdiri dekat ranjang sambil menyeringai puas
Kyuhyun memungut bantal dan melemparkannya ke Jonghyun.” ngapain kamu nimpuk aku segala! ” tanya Kyuhyun begitu berdiri dan meninju bahu Jonghyun pelan
” salah sendiri, sore-sore ngelamun. Kayak gak ada kegiatan yang lebih penting “
” ah, protes saja kamu. Ngapain kamu ke sini? “
” aku iseng aja. Sekalian mau tanya, kenapa kamu gak ikut tanding basket sama anak-anak tadi? Kami nungguin, eh, ternyata kamu gak dateng. Untung geng kita menang tipis, kalau gak, mau di taruh dimana muka kita? “
Kyuhyun menepuk dahi, astaga, dia benar-benar lupa pertandingan basket untuk iseng-iseng itu di gelar hari ini ” ya ampun, jong, tandingnya hari ini? Kog kamu gak ingetin aku? ” omel Kyuhyun
” mana aku tahu kamu lupa? Biasanya kan kamu paling inget yang beginian. Lagian, dari tadi kamu rasanya gak sabar nunggu pulang sekolah, aku pikir kamu kebelet tanding. Sebenarnya tadi kamu kemana? “
Kyuhyun tidak langsung menjawab. Jonghyun sampai mengulang pertanyaan.
” aku ikut klub Jurnalistik” kata Kyuhyun tegas
Jonghyun melongo menatap Kyuhyun ” kamu serius, kyu? Kamu beneran ikut klub Jurnalistik? ” tanyanya sangsi
Dengan wajah kecut Kyuhyun mengangguk ” terpaksa, mau gimana lagi “
” cuma demi Yuri? ” ulang Jonghyun masih sangsi
Kyuhyun cuma mengangkat bahu
” gila kamu, kyu, memang bisa apa kamu disana? Kamu kan gak punya bakat nulis sama sekali ” sahut Jonghyun sambil menggeleng tidak percaya
” siapa bilang aku gak punya bakat nulis? “
Jonghyun mendengus ” aku mengenalmu sejak kamu masih ngompol, kyu. Mana mungkin aku gak tahu, andai kamu punya bakat nulis sekecil apa pun itu. Tugas bikin esai buat bahasa korea, noonamu yang buat, ini kamu malah nyemplung di kegiatan yang isinya tulis-menulis. Sinting kamu, Kyu! “
” terserah deh kamu mau ngomong apa. Yang jelas aku sudah gabung disana. Titik “
Jonghyun tersenyum maklum ” ngomong-omong, memangnya kamu yakin bisa tambah deket sama Yuri dengan ikut Klub yang jauh dari kemampuanmu? “
” mana aku tahu? Namanya juga usaha! “
” dari awal, usahamu salah sih, kyu. Seharusnya kamu mendekati Yuri dengan cara yang normal, bukan dengan selalu cari masalah dengannya. Kalau aku jadi Yuri, usahamu ini gak bakal berpengaruh apa-apa. Kamu sudah bikin kerusakan besar! “
Kyuhyun merengut. Ingatannya kembali ke masa dirinya mulai mengoda Yuri. Sejak merasa dilupakan, pria itu bertekat membuat Yuri tidak akan melupakan dirinya lagi. Melempari Yuri dengan gumpalan kertas, ngajak berdebat untuk masalah yang sepele, dan ujung-ujungnya memanggil Yuri dengan sebutan ” HITAM “. kyuhyun kira mengoda Yuri adalah ide bagus untuk membuat gadis itu selalu mengingatnya.
” dengan strategi itu, Yuri memang gak bakal lupain kamu. Tiap malam pun mungkin dia mikirin kamu, tapi mikirin gimana caranya bisa nimpuk dan menguburmu dalam-dalam di tanah supaya kamu gak bisa gangguin dia lagi” kata Jonghyun sadis
” kamu temen aku atau bukan sih? Ngomong kog kayak gitu? “
” justru karena temen, aku mau ngingetin. Kamu kan sudah dibilangin, PDKT sama Yuri pakai cara biasa aja. Kasih perhatian, telepon, baik-baikin dia. Lah ini malah sebaliknya “
” kamu enak ngomong, kamu gak kenal Yuri “
” aku memang gak kenal langsung, tapi ngerasa kenal banget sama Yuri sejak kamu cerita gak habis-habisnya tentang dia”
” dengerin aku ngomong dulu kenapa? “
Jonghyun tertawa, lalu diam mendengarkan cerita Kyuhyun
” kamu ingat gak waktu aku cerita tentang Siwon, sunbae kita yang katanya punya fans bejibun itu, suka sama Yuri, tapi Yurinya gak mau? “
” iya, terus? “
” itu bukti bahwa Yuri bukann gadis yang gampangan di deketin, Jong. Yang tiap hari nemuin Yuri di kelas dan baik-baikin dia aja gak diterima jadi pacar “
” apalagi kamu yang kerjaanya ngejahilin dia melulu “
Kyuhyun menatap Jonghyun dengan sengit, heran sama temannya yang satu ini. Bisa-bisanya Jonghyun malah menyudutkannya seperti itu.
” sebelum kamu potong tadi, sebenarnya aku mau bilang, yang terjadi pada Siwon membuktikan bahwa strategi standart pria untuk mendekati gadis gak berlaku buat Yuri. Perlu strategi lain untuk menarik hati gadis kayak dia. Dan menurutku, ngisengi dia ide yang baik. Interaksi setiap hari pasti menimbulkan perasaan tertentu, walau mungkin agak lambat “
Jonghyun menggeleng tidak setuju ” betul. Kamu memang menimbulkan perasaan tertentu, tapi sayang gak seperti yang kamu harapin. Aku heran, dari mana kamu bisa dapat ide konyol seperti itu? Kamu pikir lama-lama Yuri bisa suka sama kamu gara-gara kamu ngisengin dia? Benci jadi cinta cuma ada di film dan novel, Bro. Dan jujur saja, menurut aku sih, sekarang dia gak punya perasaan apa-apa ke kamu selain benci “
sekalipun enggan mengakui, Kyuhyun punya pandangan yang sama dengan Jonghyun. Yuri memang terlihat sangat tidak menyukainya. Dia masih ingat benar reaksi Yuri saat tahu mereka kembali sekelas. Begitu frustasi dan kesal. Padahal emosi sebaliknyalah yang dirasakan Kyuhyun
” terus apa yang harus aku lakuin” gumam Kyuhyun
Jonghyun mengangkat bahu, ikut bingung ” kalau sudah begini, aku juga gak tahu mesti gimana. Kamu sendiri sadar gak, bahwa semua yang kamu lakuin selama ini sia-sia? “
Kyuhyun mengacak rambut, lalu rebahan di ranjang ” gak tahu. Aku pusing kalau ngomongin ini. Kita lihat aja perkembangan ke depan. Yang jelas, sebelum lulus aku harus berhasil membuat Yuri suka sama aku “
Jonghyun mengernyit mendengar tekat Kyuhyun. Dalam hati dia mendukung, tapi juga tahu kalau cara Kyuhyun tetap seperti ini. Bisa dipastikan tekatnya hanya tinggal tekat. Yah, semoga saja keputusan Kyuhyun ikut klub Jurnalistik benar-benar bisa membantunya menjadi lebih dekat dengan Yuri
To Be Continue!!!
waaaahhhh akhirnya part satunya selesai juga… maaf bila banyak typonya,,, soalnya saya ngerjain part 1 ini ngebut cuman waktu dua hari,,, tapi sekali lagi mohon kritikan dan sarannya ^^

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

10 thoughts on “[Freelance] Perfect Valentine Part 1

  1. Ceritany menarik authornim, tp bentuk penulisanny hrs diperbaikin lg..

    Btw, suka sm sikap kyu dsni, pikiran dia masih kekanak2an bgt.. berpikiran klo ngisengin cwe yg dia suka bakal bikin tuh cwe jg suka.. god, bnr kt jonghyun tuh.. yg ad yuleon malah sebel loh oppa.. yuri jg lucu dsni, galak yaa.. abis tiap hr dijailin terus siih, makany dia sewot.. hehehe..

    Update soon yaa.. fighting!

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s