Posted in Comedy, Freelance, Hurt, Romance

[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 5

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya.

image001

Shoot  5

Present by

She_ze

Cast :

Cho Kyuhyun   Super Junior || Kwon Yuri  SNSD

Sub Cast :

SNSD || Super Junior

Length : Chapter || Rating : 15 || Genre : Romance, hurt, little comedy

“Yuri??? Sedang apa dia disini?? Dan siapa namja yang bersamanya??”gumamnya.

“Aigo~ pasti mataku sudah mulai rabun”ucapnya.

Ting…..

“Yayaya, sajangnim. Kenapa kau tak bawa sendiri tasmu, kau tahu tasmu itu berat sekali ?”tanya Yuri

“Aigo,bisakah kau tak protes terus. Ini sudah menjadi tugasmu sebagai seketaris sekaligus asistenku”jawab Kyuhyun.

“Astaga jadi kau menganggapku sebagai pembantumu juga.Heol~”ucap Yuri.

“Nah itu kau tahu sendiri, Ya!! kau jangan protes terus. Lebih baik kau terima saja nasibmu”ucap Kyuhyun.

“Aishhhh, neo jinja”desis Yuri.

“Wae, mau protes lagi”ucap Kyuhyun.

“Heol~ “hela Yuri.

Dughhh….

“Ouch, Appo”ringis Yuri sambil memegang keningnya yang terpentok badan Kyuhyun.

“Astaga,kau ini kenapa kau mengikutiku eoh bukankah kamarmu ada disana ?”tanya Kyuhyun sambil menunjuk kamar Yuri.

“Aigo, apa sajangnim lupa dengan tasmu. Igo!!”jawab Yuri sambil melemparkan tas milik Kyuhyun dan berjalan menuju kamar miliknya.

“Ckkkk, aigo. Dasar gadis bodoh”gumam Kyuhyun sambil masuk kedalam tempat peristirahatannya.

Klik……

Srakkkkkk….

 

“Kyeopta”ucap Yuri begitu membuka tirai jendela.

“Hahhhhhhh~udara disini sejuk sekali, Omo!!hahahahahha”pekik Yuri sambil tertawa begitu melihat sesuatu yang membuatnya tertawa di luar sana.

“Dari dulu kau tidak berubah,Yuri”gumam seseorang yang juga sedang berada di balkon tak jauh dari tempat Yuri berada.

Tok…Tok….

“Ne,chakkaman”teriak Yuri.

Dughhhh….

“Appo!!!!”ringis Yuri begitu kakinya yang masih sakit itu terpentok kaki meja didalam kamarnya tersebut.

“Yya!! Yeoja pabo, kenapa kau berteriak eoh”teriak Kyuhyun dari luar.

“Appo!!”ringis Yuri sambil memegang kakinya.

“Yya,gadis bodoh apa yang terjadi didalam sana. Cepat buka pintunya”titah Kyuhyun sambil menggedor-gedor pintu kamar Yuri.

“Hiks…..Hikss…., Huaaaaaaaaaaaa”tangis Yuri pun akhirnya pecah, Kyuhyun yang tak bisa masuk karena pintu dikunci dari dalam semakin panik apalagi mendengar tangisan Yuri.

“Yya, Yurissi. Cepat buka pintunya, bagaimana aku bisa mengetahui keadaan dan menolongmu kalau pintunya terkunci”pekik Kyuhyun.

Mau tak mau akhirnya Kyuhyun membuka pintu kamar Yuri dengan bantuan pegawai hotel tersebut, karena jika ia tak melakukannya Kyuhyun tak tahu apa yang akan terjadi dengan gadis bodoh yang ada didalam kamar tersebut yang tak lain adalah Yuri sekretarisnya.

Brakkkkk……..

“Yya, gadis bodoh kenapa kau menangis eoh?”tanya Kyuhyun.

“Sajangnim,hiks…hikss…” Yuri tak meneruskan ucapannya,membuat Kyuhyun semakin bingung dibuatnya.

“Ne, ada apa? Many appo eoddi, eoh?”tanya Kyuhyun.

“Kakiku……”

“Ne? apa kakimu masih sakit? Chakkaman, kau jangan kemana-mana aku akan memanggilkan dokter untukmu”titah Kyuhyun namun baru berjalan beberapa langkah Yuri mencegah Kyuhyun.

“Tidak usah sajangnim”ucap Yuri.

“Waeyo? Kau harus diobati,kau tenang saja aku tak akan lama”ucap Kyuhyun sambil berjalan kembali namun, tak berapa lama berhenti karena Yuri memanggilnya.

“Sajangnim,tidak usah. Kau tak perlu repot-repot memanggil dokter untukku, kakiku sakit karena tadi aku tak sengaja terpentok meja”ucap Yuri.

“MWORAGO!!!”pekik Kyuhyun.

“Jadi kau menangis sekeras ini hanya karena terpentok meja , astaga kau sudah membuatku cemas saja gadis bodoh. Kau ini sudah besar gadis bodoh, bukan anak kecil lagi”ucap Kyuhyun sambil menggelengkan kepalanya.

“Mianhae, tapi ini memang sakit”ucap Yuri.

“Kesinikan kakimu, yang perlu kau lakukan hanya diam saja dan jangan bergerak. Akan aku oleskan salep untukmu”ucap Kyuhyun sembari berjongkok.

“Kyaaaaaaaaaaaaaaaa”pekik Yuri begitu Kyuhyun memoles bagian yang sakit.

“Mianhae, apa tadi sakit”tanya Kyuhyun.

“Kau akan tahu jika sajangnim ada di posisiku”jawab Yuri sembari mengerucutkan bibirnya.

“Hahahaha, suruh siapa kau terpentok meja”ucap Kyuhyun sembari berdiri.

“Itu kan karenamu sajangnim”gumam Yuri.

“Mianhae, apa kakimu sudah tak sakit”ucap Kyuhyun.

“Ne, gomawoyo”ucap Yuri.

“Heol~ ya sudah cepat,kita harus menghadiri pertemuan tersebut”titah Kyuhyun.

“Ne, sajangnim”ucap Yuri.

“Kau bisa berjalan kan? Apa kau mau aku bantu?”tanya Kyuhyun sambil mengulurkan tangannya.

“Aniyo, aku masih bisa berjalan”jawab Yuri.

“Aishhhh dasar gadis bodoh, membuatku repot saja”gumam Kyuhyun sambil berjalan keluar dari kamar Yuri.

Kyuhyun memasuki hall tempat diadakannya pertemuan tersebut, namun tidak dengan Yuri ia malah menunggu di depan pintu hall tersebut. Kyuhyun yang sadar Yuri tak bersamanya segera berbalik menuju depan pintu hall, tepat dugaannya Yuri sedang duduk didepan hall tersebut.

 

 

“Eoh, sajangnim. Kenapa kau kesini,bukankah pertemuan akan segera dimulai?”tanya Yuri dengan wajah bingung karena Kyuhyun keluar bukannya masuk kedalam.

“Aigo, apa kau lupa dengan perintahku ? Bukankah setiap ada pertemuan ataupun meeting yang ku hadiri kau juga harus ikut denganku”ucap Kyuhyun.

“Mwo!! Aku juga harus ikut? Astaga sajangnim bukankah itu pertemuan para pemimpin perusahaan, kenapa aku harus ikut juga, lebih baik aku menunggu disini saja?” tanya Yuri.

 

 

 

“Heol~Sudah berapa kali aku bilang kepadamu karena kau ini sekretarisku, jadi kau harus ikut kedalam pertemuan tersebut. Tugasmu disana mencatat apa yang disampaikan pembicaraan selama pertemuan tersebut berlangsung,kedua kau harus mendengarkan informasi penting apa saja. Dan yang terakhir kau tidak boleh kemana-mana,kau harus duduk dibelakangku. Arraso?”jawab Kyuhyun.

“Ne,Arra”jawab Yuri.

“Kajja”ajak Kyuhyun.

***************************

“Ingat perintahku tadi”bisik Kyuhyun begitu masuk kedalam ruangan tersebut, Yuri menganggukan kepalanya sebagai tanda ia mengerti. Beberapa pimpinan sudah hadir ditempat masing-masing.

Selama pertemuan tersebut berlangsung Yuri memperhatikan dan mendengarkan apa yang disampaikan para pimpinan perusahaan, tak jarang Yuri mencatatnya jika informasi tersebut dianggap penting. Kyuhyun yang memperhatikan Yuri dari belakang hanya tersenyum melihat apa yang dilakukan oleh Yuri,baru 1 jam pertemuan berlangsung Yuri sudah mulai bosan. Bagaimana tidak bosan yang hanya dia dengarkan pembicaraan tentang bisnis dan ekonomi, mana mungkin Yuri mengerti dengan hal tersebut.

Hoam…,berkali-kali Yuri terlihat sedang menguap. Kyuhyun yang sesekali memperhatikannya hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah sekretarisnya itu, Yuri yang tahu sedang diperhatikan oleh Kyuhyun hanya tersenyum malu. Beberapa kali Yuri berganti-ganti posisi duduk berharap pertemuan yang membosankan tersebut segera berakhir. 3 jam kemudian akhirnya pertemuan tersebut selesai, Yuri yang sedari tadi ingin pergi ke toilet segera melarikan diri.

“Heol~ leganya”ucap Yuri begitu keluar dari toilet, Yuri pun segera berlari menuju hall pertemuan itu takut Kyuhyun akan mencarinya.

Brughhhh……

“ appo”ringis Yuri.

“Jwesonghamnida, agassi”ucapnya.

“Gwenchaseumnida, justru aku yang seharusnya meminta ma…..”

“Eoh”ucap pria tersebut.

“Yuri!!! Kwon Yuri!!”pekiknya begitu melihat Yuri dihadapannya.

“Oppa!!!”pekik Yuri begitu melihat sosok yang selama ini dia rindukan.

“Kwon Yuri!!! Astaga apa ini kau,?”tanya pria tersebut.

“Ne, ini aku. Apa kau tak mengenaliku karena sekarang aku cantik.” Jawab Yuri.

“Yya, kau ini memang tak berubah”ucapnya.

“Oppa!!astaga apa aku sedang bermimpi bertemu denganmu disini ?”ucap Yuri sambil mencubit pipinya.

“Ouch”ringis Yuri ternyata ia sedang tak bermimpi.

“Yya,kau sama sekali tidak berubah. Dasar gadis bodoh”ucapnya sambil memeluk Yuri dengan erat.

 

 

“Oppa, Bogoshipeo”ucap Yuri.

“Nado”ucapnya.

“Oppa~kenapa kau pergi meninggalkan aku ”tanya Yuri.

“Mianhae, Oppa meninggalkanmu. Apa selama Oppa pergi kau baik-baik saja eoh”jawabnya.

“Aniyo, aku tak baik-baik saja setelah Oppa pergi meninggalkanku”ucap Yuri.

“Kenapa? Apa mereka menjahilimu lagi?”tanyanya, Yuri tak menjawab pertanyaannya.

“Wae? kenapa kau diam”ucapnya.

“Oppa,Miweo!!! Hiks…hikss”ucap Yuri sambil memukul-mukul dada bidang oppanya.

“Mianhe, membuatmu terluka karenaku”ucapnya sambil menepuk lembut punggung Yuri.

“Uljima,apa kau tak malu dilihat semua orang. Kau ini bukan anak kecil lagi, kau sudah besar Yuri”ucapnya sambil menghapus air mata yang mengalir dari pipi Yuri dengan jarinya.

“Biarin, kau ini Oppaku”ucap Yuri.

“Aigo, sifatmu memang belum berubah dari dulu”ucapnya.

 

 

Kyuhyun yang tak sengaja melihat Yuri dengan seorang namja terpaku melihatnya,dan bertanya-tanya siapa namja yang bersama dengan sekretarisnya.

“Bukankah namja itu juga ikut di pertemuan tadi?”batin Kyuhyun sambil menyipitkan matanya.Pria yang dipanggil Oppa oleh Yuri itu,tak sengaja melihatnya buru-buru Kyuhyun memalingkan wajahnya.

“Ehmmm,Gadis bodoh sepertinya kau dicari oleh namja yang berdiri disana”ucapnya.

“Ne?nugu?”tanya Yuri, namja yang dipanggil Oppa itu pun memutar kepala Yuri.

“Omo!!sajangnim”pekik Yuri.

“Ne, sepertinya dari tadi namja itu melihat ke arah kita”ucap Oppanya.

“Oppa~ Kajja, aku akan memperkenalkanmu dengan dia”ucap Yuri sambil menggandeng Oppanya itu, namun Oppanya menolak ajakan Yuri.

“Aniyo,lain kali saja”ucap Oppanya.

“Cha~ cepatlah kau kesana. Kau tak lihat gestur tubuhnya, dia pasti sedang mengira aku ini kekasihmu”titahnya.

“Shireo,nanti aku tak bisa bertemu denganmu lagi Oppa”tolak Yuri.

“Astaga, kau ini memang tak berubah masih saja manja dan suka merengek seperti anak kecil saja”ucap Oppanya sambil mengacak rambut adiknya itu.

 

 

 

“Ya, kalau wajahmu seperti itu kau jadi jelek. Aku tak mau punya dongsaeng seperti itu,Tenanglah pasti kita akan bertemu lagi. Oppa pergi dulu ne”pamitnya.

“Gheotjimal, kau pasti bohong lagi seperti dulu”ucap Yuri.

“Aniyo, kali ini Oppa janji”ucapnya sambil berbalik menghadap Yuri.

“Jeongmal??”ucap Yuri.

“Nan Yakso”ucapnya.

“Cha~cepatlah kau kesana, kau tak lihat wajahnya itu”suruhnya.

“Ne,Bye~ Oppa”pamit Yuri.

Yuri pun segera berlari menghampiri Kyuhyun yang berdiri di depan pintu hall tersebut,Yuri heran dengan sikap Kyuhyun.

 

 

“Sajangnim, waeyo?”tanya Yuri.

“Hah~aniyo, udara disini sepertinya sangat panas”jawab Kyuhyun.

“Benarkah? Sepertinya disini sangat sejuk sajangnim”ucap Yuri.

“Heol~Darimana saja kau, bukannya menungguku tapi kau langsung keluar saja begitu acara selesai”ucap Kyuhyun.

“Mianhae, sajangnim aku habis ke toilet. Habis sajangnim melarangku untuk pergi kemana-mana selama acara berlangsung”ucap Yuri.

“Pantas saja kau duduk seperti orang gelisah dari tadi”gumam Kyuhyun.

 

 

 

“Mwo jadi sajangnim dari tadi memperhatikanku?”tanya Yuri

“Hah~aniyo, untuk apa aku memperhatikan gadis bodoh sepertimu. Lebih baik aku memperhatikan orang lain daripada dirimu”jawab Kyuhyun.

“Jeongmal??”tanya Yuri.

“Ne”jawab Kyuhyun singkat

“Jika kau sudah tahu, kenapa kau tak mengijinkanku keluar?”tanya Yuri sambil mempoutkan bibirnya.

“Kan aku sudah bilang, kau tidak boleh keluar sampai acara tersebut selesai”jawab Kyuhyun.

“Dia siapa?”tanya Kyuhyun.

“Ne?siapa yang kau maksud sajangnim”jawab Yuri.

“Hah~sudahlah percuma aku bertanya dengan gadis bodoh sepertimu”ucap Kyuhyun sembari pergi meninggalkan Yuri yang sedang kebingungan.

“Aigo, Sajangnim ini kenapa sih!!”ucap Yuri.

Room 23….

Kyuhyun menjatuhkan tubuhnya dikasur setelah pertemuan di hall tadi, ia harus mempersiapkan diri karena nanti malam ada jamuan makan malam dengan seluruh pimpinan perusahaan se-korea. Ingatannya kembali mengingat kejadian barusan saat Yuri bersama dengan seorang namja yang juga ikut dalam pertemuan tersebut.

“Siapa namja yang bersama dengan gadis bodoh itu?”gumam Kyuhyun.

“Aigo kenapa aku memikirkan kejadian tadi, dan kenapa ada perasaan sakit ketika melihatnya bersama namja lain”gumam Kyuhyun lagi.

Tok…Tok…

“Layanan hotel”ucap pegawai hotel.

“Ne, Chakkaman”sahut Kyuhyun.

Klek….

“Jwesonghamnida tuan, mengganggu istirahat anda”ucapnya.

“Aniya, silahkan masuk”ucap Kyuhyun.

“Ini makan siang anda, jika tuan membutuhkan sesuatu silahkan hubungi layanan hotel kami”ucapnya.

“Gomawoyo, Agassi”ucap Kyuhyun.

“Cheonma,tuan. Permisi ”ucapnya.

“Agassi, Chakkaman”ucap Kyuhyun.

“Ne, ada apa tuan”ucapnya.

“Bisakah kau memberikan ini kepada gadis yang ada di kamar no. 25?”tanya Kyuhyun sambil memberikan kotak yang sudah terbungkus rapi.

“Ne,permisi”ucap petugas hotel tersebut.

 

Sementara di kamar lain di hotel yang sama, Yuri bersorak gembira karena ia tak menyangka dapat bertemu dengan Oppanya yang dulu meninggalkannya. Sampai ia tak menyadari bahwa kakinya masih terasa nyeri.

“Ouch”ringis Yuri.

Tok…Tok….

“Room service”ucapnya.

“Ne, sebentar”ucap Yuri.

Klek…

“Selamat siang agassi, kami membawakan makanan untukmu”ucapnya.

“Makanan? Agassi aku tidak memesan makanan, mungkin kau salah kamar”ucap Yuri.

“Aniyo,ini benar kamar no. 25 kan reservasi atas nama Kwon Yuri”ucapnya.

“Ne, memang benar tapi aku tak memesan makanan. Sebaiknya agassi mengembalikanya”ucap Yuri.

“Tapi ini perintahnya, dan satu lagi dia memberikan ini untukmu”ucapnya samberi menyerahkan bungkusan tersebut.

“Aigo,memangnya ini dari siapa agassi?”tanya Yuri.

“Mianhae, aku hanya disuruh memberikan ini saja. Permisi “ucapnya.

Klek….

 

“Astaga siapa yang memesan makanan, dan bungkusan apa ini”ucap Yuri.

“Yeppuda!!”ucap Yuri begitu membuka bingkisan yang ternyata berisi gaun pesta yang sangat indah.

“Tapi kenapa tak ada pengirimnya, terus mau aku apakan gaun ini”gumam Yuri.

Plukk

“Gadis bodoh kau harus memakainya malam ini”gumam Yuri begitu membaca sebuah pesan yang terselip dibungkusan tersebut.

“Apa ini dari sajangnim? Orang yang selalu memanggilku bodoh kan hanya dia saja, tapi untuk apa dia memberikan gaun ini untukku”gumam Yuri.

Kring….Kring…..

“Ne,Yeobseyo”ucap Yuri.

“Yya, gadis bodoh malam ini kau harus ikut ke acara malam ini dan besok pagi kita akan melakukan perjalanan di pulau nami”ucap Kyuhyun.

“Kau ini siapa, tiba-tiba langsung menyuruhku untuk hadir ke pesta. Memangnya kau ini atasanku?, seenaknya saja memanggilku gadis bodoh” tanya Yuri.

“Aigo~ kau ini memang benar-benar gadis bodoh. Apa kau tak mengenali sajangnimmu”jawab Kyuhyun.

“Omo!! Apa ini kau Kyuhyun Sajangnim? Chakkaman darimana kau tahu nomor ponselku?”tanya Yuri.

“Heol~ aku ini sudah salah memperkerjakan seorang yeoja pabo untuk menjadi sekretarisku, tentu saja aku mendapatkan nomor ponselmu dari CV yang kau serahkan kepadaku”jawab Kyuhyun.

“Benarkah?”ucap Yuri.

“Astaga, bisa-bisa aku mati muda gara-gara kau gadis bodoh”ucap Kyuhyun.

“Sajangnim, apa kau yang mengirimkan makanan untukku?”tanya Yuri.

“Ne, waeyo apa kau tak suka dengan makanannya?”tanya Kyuhyun.

“Aniyo,aku suka makanannya”jawab Yuri.

“Ya,sudah aku tutup”ucap Kyuhyun.

“Sajang…Tut…tut”

“Aigo, aku lupa menayakan bungkusan tersebut”ucap Yuri.

Malam Harinya………

Kyuhyun sudah bersiap-siap dengan berpakaian formalnya, ia pun segera meninggalkan kamarnya tempat ia menginap menuju kamar Yuri yang tak jauh dari kamarnya. Kyuhyun mengetuk pintu kamar Yuri

“Ya, gadis bodoh apa kau sudah selesai?”tanya Kyuhyun.

“Ne, sebentar lagi”jawab Yuri.

Klek….

“Ya! Kenapa kau memakai gaun seperti ini? Memangnya kau mau menghadiri pesta pernikahan?”tanya Kyuhyun begitu melihat Yuri.

“Mwo?? Ya sajangnim hanya ini yang aku punya,aku tak punya sebuah gaun indah untuk pesta penting seperti ini”jawab Yuri.

“Aigo,Bukankah tadi siang aku sudah memberikan sebuah bungkusan untukmu, apa kau membuangnya?”tanya Kyuhyun.

“Astaga!! Jadi bungkusan yang berisi gaun itu darimu, sajangnim”jawab Yuri.

“Ne, siapa lagi. Cepat kau ganti bajumu itu dengan gaun yang aku berikan”titah Kyuhyun.

“Ne, sajangnim”ucap Yuri sambil masuk kedalam.

Beberapa menit kemudian…..

“Sajangnim”panggil Yuri.

 

 

 

Kyuhyun yang sedari tadi menuggu Yuri diluar, seketika menoleh dan terpana melihat penampilan Yuri dengan gaun yang diberikannya. Gaun pemberiannya sangat pas dibadannya, Kyuhyun terus memandang Yuri tanpa berkedip sedetikpun. Yuri yang heran melihat Kyuhyun terus memandanginya sedikit risih karenanya.

“Sajangnim, Waeyo? Apa aku sedikit aneh dengan gaun ini?”tanya Yuri.

“Hah~ aniyo,kau terlihat sangat cantik gadis bodoh”jawab Kyuhyun, membuat Yuri tersipu malu.

“ Kajja!” ajak Kyuhyun sambil meraih tangan Yuri dan mengapitnya.

 

Mereka pun berjalan menuju ballroom yang dijadikan tempat pesta pertemuan tersebut, dalam perjalanan menuju ballrom tak henti-hentinya mengulas senyum ketika semua mata melihat kearahnya. Tapi beda dengan Yuri yang risih dengan gaun yang dipakainya ini, membuat jalan sedikit lambat.

“Sajangnim, bisakah kau berjalan sedikit pelan?”tanya Yuri.

“Waeyo” jawab Kyuhyun.

“Astaga, apa kau tak lihat jalanku sedikit susah dengan gaun ini. Heol~ seharusnya sajangnim tak usah menyuruhku ikut ke pesta penting ini”ucap Yuri.

“Gadis bodoh, bisakah kau memanggilku dengan Kyuhyun saja. Ini bukan dikantor” tanya Kyuhyun.

“Ne, Sajangnim. Aigo, mianhae aku lupa.”jawab Yuri.

“Kau juga jangan memanggilku dengan sebutan gadis bodoh, aku ini punya nama”protes Yuri.

“Ne, baiklah. Tapi itu tak berlaku di kantor, kau akan kupanggil dengan panggilan gadis bodoh lagi”ucap Kyuhyun.

“Aishhhh, neo jincaa….”desis Yuri.

 

 

“Uwaah~ “ucap Yuri begitu masuk kedalam ballroom tempat pesta diadakan.

“Yya,tutup mulutmu itu. Apa kau tak pernah menghadiri acara pesta mewah seperti ini”ucap Kyuhyun membuat Yuri berhenti.

“Yya, kenapa berhenti. Kajja kita masuk kedalam”titah Kyuhyun.

“Jika aku tak pernah menghadiri acara pesta penting seperti ini, mengapa kau menyuruhku untuk ikut denganmu ?”ucap Yuri yang sukses membuat Kyuhyun terpaku begitu Yuri berbicara.

“Aniyo, bukan maksudku begitu. Kau jangan salah paham dulu”ucap Kyuhyun.

“Ne, memang aku tak pernah ke acara seperti ini. Jadi kau pantas untuk menghinaku”ucap Yuri.

“Aniyo, bukan beg……”

“Sajangnim, sebaiknya aku kembali ke kamarku. Sepertinya aku tak pantas berada disini”ucap Yuri.

“Yurissi, mianhae. Bukan maksudku untuk meng….”

“Aku mengerti sajangnim, permisi”sela Yuri.

Yuri pun segera meninggalkan Kyuhyun yang masih berdiam di dalam sana,sambil menitikan air matanya yang tiba-tiba saja keluar dari pelupuk matanya tapi dengan cepat Yuri mengapusnya.

“Heol~ kenapa gaun ini menyusahkanku sih”gumam Yuri sambil mengangkat sedikit gaunnya agar memudahkan jalannya.

“Yya!! Gadis yang berdiri disana turunkan gaunmu itu, apa kau mau menggoda semua orang yang ada disini?”teriaknya, Yuri pun seketika berbalik dan tersenyum begitu melihat Oppanya yang memanggilnya.

“Oppa,bagaimana kau ada disini? Apa kau diundang juga dalam acara penting ini?”tanya Yuri begitu melihat Oppanya berada diruang yang sama.

“Aigo, apa kau lupa bukankah dulu aku pindah keluar negeri karena aku harus meneruskan usaha appa dan aku juga tamu di acara penting ini”jawabnya.

“Ne, aku lupa. Kau meninggalkanku demi sekolah yang sesuai dengan keinginan appa”ucap Yuri.

“Mianhae”ucapnya.

“Bicara soal appa, bagaimana keadaanya sekarang. Apa dia masih mengingatku dan eomma?”tanya Yuri.

“Dia baik-baik saja, wae apa kau ingin bertemu dengannya”ucapnya.

“Molla, apa mungkin appa masih mengenali anaknya ini”ucap Yuri.

“Aishhh, kau ini tentu saja masih ingat walaupun appa tak bersama lagi dengan eomma”ucapnya sambil mengacak rambutnya pelan.

“Astaga! Oppa~ apa yang kau lakukan eoh. Aigo aku sudah berdandan cantik seperti ini, kau malah merusaknya”oceh Yuri.

“Jika kau sudah berdandan cantik seperti ini mengapa kau berada diluar agassi? bukanya masuk kedalam, kajja”ajaknya, namun Yuri langsung menolak ajakan Oppanya itu.

“Shireo, Oppa”ucap Yuri.

“Waeyo? Kenapa kau tak mau masuk kedalam?”tanya Oppanya dengan heran.

“Aniyo, aku tak pantas berada didalam acara penting tersebut. Lebih baik aku kembali saja kekamarku, selamat malam Oppa”ucap Yuri sambil pergi namun tanganya ditahan oleh Oppanya itu.

“Chakkaman, siapa yang bilang kalau kau tak pantas berada di dalam sana hah~”tanya Oppanya itu dengan sedikit penekanan.

“Katakan kepada Oppa siapa yang beraninya menghina kepadamu? Apa namja tadi siang yang mengatakan bahwa kau tak pantas disana!!”pekik Oppa Yuri.

“Ya! Oppa kenapa kau berteriak, lihat semua orang jadi melihat kearah kita”ucap Yuri sambil menggoyangkan lengan Oppanya itu.

“Mianhae, Oppa terlalu emosi”ucap Oppa Yuri.

“Dimana dia sekarang?”tanya Oppa Yuri.

“Didalam sana”jawab Yuri, seketika Oppa Yuri langsung masuk kedalam ballroom tersebut.

“Yya!! Oppa~ kau mau apa dengannya”teriak Yuri sambil sedikit berlari mengejar Oppanya itu.

“Oppa~ geumanhae. Kau jangan membuat keributan disini, jangan permalukan reputasimu Oppa. Kau akan dimarahi appa, jika kau melakukan sesuatu”ucap Yuri, karena terburu-buru mengejarnya dan gaun yang dipakai Yuri membuat dirinya tak sadar menyenggol seorang pelayan yang membawa nampan yang berisi minuman tumpah dan mengenai gaun yang dipakai Yuri.

Prangg….

“Agassi,mianhae membuat gaunmu basah”ucap pelayan tersebut.

“Gwenchanaseumnida, justru aku yang harusnya meminta maaf karena menumpahkan minuman”ucap Yuri sambil membungkukan badanya berkali-kali sebagai permintaan maafnya.

 

Semua orang berlari menuju begitu mendengar kegaduhan, tak terkecuali Kyuhyun yang sedang berbincang menghentikan percakapannya dan menuju kerumunan orang. Mata Kyuhyun terbelak begitu melihat orang yang tadi disakitinya berdiri ditengah kerumunan orang-orang yang mengelilinginya dengan gaun yang sedikit basah. Perlahan Kyuhyun berjalan mendekati kerumunan tersebut dan berjalan menghampiri Yuri, ketika Kyuhyun hendak melepaskan jas yang dipakainya untuk menutupi gaun Yuri yang basah seseorang telah mendahuluinya dan mengajaknya pergi.

“Kajja”ucapnya sambil melampirkan jas yang dipakainya ke badan Yuri.

Yuri berjalan keluar dari luar ballroom tersebut dengan Oppanya, ketika keluar dari kerumunan tersebut tanpa sengaja Yuri menangkap sosok Kyuhyun yang berdiri dibelakang orang-orang yang mengerumuninya dengan tatapan yang sulit dijelaskan.

“Oppa~ kita mau kemana sekarang”ucap Yuri begitu keluar dari balroom.

“Mengganti gaunmu yang basah, kau mau sakit dengan terus memakai gaun yang basah itu?”ucap Oppa Yuri.

“Aigo~ kenapa kau membawaku sampai keluar hotel, bukannya kekamarku semua pakaianku ada di dalam hotel”protes Yuri.

“Ne, aku tahu tapi aku ingin mengajakmu makan malam”ucap Oppa Yuri.

“Mwo!! Dengan gaun basah seperti ini,aigo Oppa bisa-bisa semua orang memperhatikan penampilanku ini”oceh Yuri.

“Kau tenang saja,Oppa akan membawamu ke suatu tempat untuk mengganti gaunmu yang basah itu. Kau diam saja jangan protes terus,Oppa ingin mengajakmu berkencan sebelum kau mempunyai seorang kekasih”ucap Oppa Yuri.

“Dan satu lagi Oppa tak mau kau mempunyai seorang kekasih seperti namja yang menghinamu itu”titah Oppa Yuri.

“Astaga kau ini Oppa ada-ada saja”ucap Yuri sambil memukul lengan Oppanya itu.

“Cha~ kita sudah sampai “titah Oppa Yuri.

 

Sesampainya mereka di sebuah butik, Oppanya meminta Yuri untuk segera memilih gaun yang dia suka karena ia ingin sekali makan malam dengan adik kesayangannya ini yang telah lama ia tinggalkan juga menebus kesalahanya karena pergi meninggalkannya.

“Cha~ cepatlah kau pilih gaun yang kau suka”titah Oppa Yuri.

Yuri pun segera memilih gaun yang seseuai dengannya, namun sepertinya Yuri belum menemukan gaun yang diinginkannya. Terpaksa ia pun kembali kedepan menemui Oppanya yang sedang berdiri diruang tunggu.

“Kenapa kau belum mengganti gaunmu itu?”tanya Oppa Yuri.

“Tidak ada yang aku suka, Oppa~ sebaiknya kau antar aku kehotel saja”ucap Yuri.

“Chakkaman kau tunggu dulu disini, biar Oppa yang pilihkan untukmu”ucap Oppa Yuri.

“Igo, cepat kau pakai. Aku tak mau membuat adik kesayanganku ini sakit”ucap Oppa Yuri sambil mendorong Yuri kedalam ruang ganti.

“Aigo Oppa~ apa kau tak apa-apa membelikanku dress semahal ini?”tanya Yuri dari dalam ruang ganti.

“Gwenchana, memangnya aku langsung bangkrut jika aku membelikanmu dress semahal itu”jawab Oppa Yuri.

“Hehehe, ne kau benar Oppa”ucap Yuri.

“Oppa~ apa kau selama di luar negeri baik-baik saja? Apa makanan disana sangat enak?”tanya Yuri.

“Ne, Oppa disana baik-baik saja. Tapi makanan disana tak sesuai dengan lidah Oppa”jawabnya sambil menyenderkan bahunya di dinding.

“Begitu, apa disana oppa punya yeojachingu?”tanya Yuri.

“Aniyo, oppa disana hanya memikirkan sekolah saja”jawabnya.

“Aishhhh, kenapa Oppa tak memiliki yeojachingu. Bukankah yeoja disana sexy-sexy”goda Yuri.

“Kau lebih sexy dari pada mereka, apalagi dengan gaun yang kau pakai tadi”timpalnya.

“Ishhh, dasar byeontae”gumam Yuri.

 

 

 

Srakkkkkk

“Oppa~eotte?”tanya Yuri begitu keluar dari ruang ganti.

“Perfect, dress itu sangat cocok untukmu. Oppa tak salah kan memilihkan dress itu untukmu, Kajja kita meja kasir”ucap Oppa Yuri begitu melihat penampilan Yuri dengan dress yang dipilihkannya.

“Jwesonghamnida, apa kalian pasangan kekasih?”tanyanya.

“Ne, kami pasangan kekasih agassi”jawab Oppa Yuri.

“Yya, Oppa kenapa kau berbicara seperti itu”bisik Yuri.

“Waeyo, apa yang dikatakan agassi itu benar. Kan Oppa akan mengajakmu makan malam, itukan yang dilakukan orang ketika sedang berkencan”ucap Oppa Yuri.

“Terima kasih atas kunjungan anda ke butik kami”ucap kasir butik tersebut.

“Oke, saatnya Oppa mengajakmu makan malam”ucap Oppa Yuri sambil menggandeng tangan Yuri.

Sementara Itu………

Kyuhyun tak menikmati pesta yang diadakan malam ini, sehingga Kyuhyun memutuskan pergi meninggalkan pesta menuju kamarnya. Begitu sampai didepan kamarnya Kyuhyun memandang sebuah kamar yang tak jauh darinya, dan sepertinya Kyuhyun tahu bahwa Yuri belum kembali kekamarnya. Kyuhyun melemparkan jas yang dipakainya dengan kasar

“Siapa namja yang bersama dengan Yuri, kenapa dia membawa pergi Yuri?”batin Kyuhyun.

“Omo!! Jangan-jangan…. Maldo Andwae”pekik Kyuhyun segera bangkit dari tempat tidurnya dan memakai kembali jasnya.

Blamm….

Langkah Kyuhyun terhenti begitu melihat sosok Yuri sudah kembali ke penginapan dan berjalan menuju kamarnya.

“Eo, sajangnim kenapa kau berdiri disini. Bukanya masuk kedalam?”tanya Yuri begitu melihat Kyuhyun berada di pintu kamarnya.

“Tadi aku habis mencari angin segar, kebetulan aku bertemu denganmu disini”jawab Kyuhyun.

“Owh~ aku kira kau baru pulang dari pesta tadi. Ya sudah, sajangnim aku kekamarku dulu”ucap Yuri sambil tersenyum ke arah Kyuhyun.

“Ne, aku juga akan masuk kedalam. Selamat malam”ucap Kyuhyun.

“Ne, selamat malam sajangnim”ucap Yuri.

Blammm

“Kenapa kau berbeda dengan yang tadi, kenapa wajahmu begitu ceria? Apa kau begitu bahagia denganya?”gumam Kyuhyun.

“ARGHHHHHHHHHHHH, apa yang terjadi denganku. Kenapa aku begitu cemburu melihatnya bersama dengan namja lain”teriak Kyuhyun.

Room No. 25

 

 

 

“Ah~”ucap Yuri begitu berbaring diatas kasurnya.

“Oppa~ gomawoyo”gumam Yuri sambil perlahan memejamkan matanya tanpa mengganti pakaianya.

Esok Harinya………..

Yuri terbangun begitu mendengar pintu kamarnya diketuk dari luar, Yuri pun segera beranjak dari atas kasurnya dan membuka pintu kamarnya.

“Hoam~,Kyuhyunssi kenapa kau membangunkanku pagi-pagi begini?”tanya Yuri.

“Yya, beraninya kau memanggilku dengan Kyuhyunssi. Memangnya kau ini siapa, temanku”jawab Kyuhyun.

“Jwesonghamnida, Sajangnim”ucap Yuri.

“Cepat kau bersihkan dirimu, sebentar lagi kita akan melakukan perjalanan. Aku akan menunggumu dilobi”ucap Kyuhyun dengan wajah datar.

“Ne”ucap Yuri.

1 Jam kemudian….

“Sajangnim, annyeong”sapa Yuri.

“Ne,annyeong”balas Kyuhyun.

“Perhatian, kita akan melaksanakan perjalanan di pulau nami. Kita akan menuju kesana dengan bus yang sudah disediakan pihak hotel semoga dengan perjalanan ini para pimpinan bisa menginvestasikan saham di pulau cantik ini”ucap salah satu direktur pemilik resort di pulau nami.

“Oppa~”panggil Yuri begitu melihat Oppanya berada tak jauh darinya.

“Sttt, diamlah. Bisakah kau tak berbicara untuk saat ini, apa kau tak lihat nona itu sedang menjelaskan sesuatu?”tanya Kyuhyun.

“Ne, sajangnim”jawab Yuri.

Didalam Bus………

 

“Gadis bodoh,Bisakah kau tak duduk disini? Kau bisa mencari tempat duduk yang masih kosong”ucap Kyuhyun begitu masuk dan duduk di dalam bus.

“Waeyo?”tanya Yuri bingung.

“Aku ingin sendiri dan tak ingin duduk bersama dengan gadis berisik seperti kau, bisa-bisa aku tak bisa tidur”jawab Kyuhyun.

“Tap..”

“Jwesonghamnida agassi,apa tempat duduk ini milikmu?”tanyanya.

“Owh bukan ,aku duduk dibelakang sana. Silahkan”jawab Yuri sambil mempersilahkan wanita sepantaran dengannya.

“Gomawoyo, agassi”ucapnya.

Yuri pun segera duduk di bagian belakang bus, sepanjang perjalanan Yuri menatap sosok Kyuhyun yang beberapa meter darinya. Yuri buru-buru memalingkan wajahnya begitu melihat Kyuhyun menggerakan kepalanya.

 

Yuri pun menikmati pemandangan pulau nami dari balik kaca bus, sesekali ia terkagum-kagum dengan apa yang disuguhkan di pulau nami. Selang beberapa menit kemudian,bus yang ditumpangi Kyuhyun dan Yuri sampai juga di tempat lokasi yang dituju. Yuri merentangkan tangannya, menghirup udara segar dalam-dalam merasakan angin yang memainkan rambutnya sambil menutup matanya. Namun Yuri sedikit terkejut begitu sesuatu melilit di lehernya,Yuri pun membuka kelopak matanya untuk melihat siapa yang melilitkan syal di leher jenjangnya.

“Oppa~”ucap Yuri begitu melihat Oppanya yang sedang melilitkan syal untuknya.

“Kau harus pakai ini, udara disini sangat dingin walapun bukan sedang musim salju”ucap Oppa Yuri.

“Yya, Oppa~ aku bukan anak kecil lagi. Lagian udara disini tak terlalu dingin, dan cukup segar”ucap Yuri.

Hatchi….Hatchi…..

“Lee Sajangnim”panggilnya.

“Ne, sebentar aku sedang berbicara dengan adikku”jawab Oppa Yuri.

“Kau bilang kau bukan anak kecil lagi? Lihat baru sebentar aku memasangkan syal ini dilehermu kau sudah bersin-bersin”ucap Oppa Yuri sambil mengelap ingus Yuri.

 

 

“Jongsuk Oppa~ kau tak lihat semua orang memandang kearah kita?”ucap Yuri.

“Biarkan saja mereka memandang kearah kita,mereka tak tahu kalau aku sedang memberikan perhatianku kepada adik kesayanganku termasuk namja yang berdiri disana”ucap Jongsuk sambil menunjuk namja yang tak lain adalah Kyuhyun.

“Sajangnim?”ucap Yuri lirih.

“Ne, sedari tadi namja itu memandang kearahmu. Kenapa dia memandang Oppamu ini seperti akan merebutmu dari sisinya, apa dia menyukai yeodongsaengku ini ?”tanya Jongsuk .

“Yya, Oppa kau ini bicara apa. Mana mungkin dia menyukai gadis bodoh sepertiku ini, dia sudah mempunyai seorang kekasih”jawab Yuri sambil memukul pelan dada bidangnya.

“Mwo!! Dia mengatai dongsaengku ini dengan sebutan gadis bodoh? Yya beraninya dia,awas saja kalau aku bertemu denganya akan kuhajar habis dia dan darimana kau tahu kalau dia sudah mempunyai seorang kekasih”ucap Jongsuk.

“Lee Jong suk Sajangnim!!”panggilnya.

“Yya Oppa, sepertinya kau dipanggil oleh sekretarismu. Sebaiknya kau kesana,aku juga akan menghampiri sajangnimku”ucap Yuri.

“Ne, jika ada apa-apa segera kau menghubungiku. Arrasseo?”tanya Jongsuk.

“Arra”jawab Yuri.Yuri pun segera berlari menuju Kyuhyun yang berdiri menunggunya sedari tadi

 

“Sajangnim, mianhae membuatmu menunggu. Tadi aku ada sedikit urusan”ucap Yuri.

“Nan gwenchana, aku tahu kau sibuk“ucap Kyuhyun dingin.

“Yya, sajangnim kau ini kenapa? Apa kau kecewa karena aku tak menemanimu dipesta semalam? Kalau begitu aku minta maaf”ucap Yuri.

“Aniyo, justru aku menikmati pestanya tanpa gadis bodoh sepertimu”jawab Kyuhyun dingin.

“Ne, kau benar sajangnim sebaiknya kau menikmati pesta semalam tanpaku. Sebab gadis bodoh yang berdiri dihadapanmu ini tak pantas berada disana”ucap Yuri membuat Kyuhyun memandangnya.

“Aniyo, kau salah paham bukan seperti itu maks….”ucap Kyuhyun.

“Sajangnim, kita harus segera berkumpul. Sepertinya semua orang sudah berkumpul, kajja”sela Yuri.

“Mianhae,bukan begitu maksudku hanya saja ketika aku melihat kau dan namja itu perasaanku seketika menjadi pedih dan sakit. tapi kenapa kau belum menyadarinya?”batin Kyuhyun.

Semua orang berkumpul didepan pemandu, setelah mendengarkan instruksi yang diberikan tour guide semua pimpinan segera melakukan perjalanan menuju nami island termasuk Kyuhyun dan Yuri. Kyuhyun berjalan mendahului Yuri, sedangkan Yuri tertinggal jauh darinya tepat setelah belokan Yuri tak menyadari bahwa Kyuhyun sudah tak ada didepannya karena sedari tadi Yuri berjalan dengan wajah menunduk ia pun menjadi bingung kemana Kyuhyun berbelok kearah kanan atau kiri,tiba-tiba Yuri melihat sosok yang sedang dicarinya dari kejauhan. Yuri pun segera berbelok kekiri seraya berlari dan memanggil Kyuhyun.

“Sajangnim!!chakkaman !!”panggil Yuri, namun sepertinya ia tak mendengar panggilannya.

“Sajangnim, Heol~ untunglah aku men…..”

“Nuguya?”tanya namja yang Yuri kira Kyuhyun.

“Jwesonghamnida,aku kira kau atasanku”jawab Yuri sambil membungkukan badanya.

Yuri menjadi panik karena sepertinya ia tersesat sendirian di pulau nami, mana lagi dia tak pernah ke pulau ini sebelumnya.

Sementara di tempat lain……….

Kyuhyun mengerutkan dahinya, karena sepanjang perjalanan tadi begitu sepi. Biasanya Yuri akan mengoceh jika sesuatu terjadi. Kyuhyun pun membalikkan badanya, dan sedikit terkejut begitu ia tak mendapati Yuri bersamanya lagi. Kyuhyun pun segera mencari sosok Yuri di keramaian orang yang mengunjungi pulau tersebut.

“Kemana perginya, kenapa dia menghilang”gumam Kyuhyun.

“Yurissi!! Eoddi”teriak Kyuhyun.

“Yurissi, kau dimana!!”teriak Kyuhyun, namun Kyuhyun seketika teringat kejadian tadi.

“Apa kau sedang bersamanya sekarang, jika kau sedang bersamanya aku tak akan mencemaskanmu lagi karena ada seseorang yang akan menjagamu”gumam Kyuhyun sambil melanjutkan jalannya menuju tempat yang sudah ditentukan oleh sang pemandu.

**************************************

Yuri semakin panik karena sedari tadi ia tak menemukan Kyuhyun didaerah sini, Yuri terduduk lesu dipinggir sebuah toko.

“Eotteokhae? Aku tak tahu tempat ini”ucap Yuri.

“Oppa~ dowajuseyo”ucap Yuri.

Yuri pun segera melanjutkan perjalanannya lagi, karena sebentar lagi hari sudah malam tapi ia tak kunjung menemukan jalan.

 

“Oke, apa semuanya sudah berkumpul disini”teriak pemandu.

“Ne”ucap semuanya.

“Baiklah sebaiknya kita kembali ke penginapan, karena bus yang membawa kita sudah menunggu. Kami harap semoga anda bisa menginvestasikan saham anda di pulau kami, setelah anda semua pulang dari sini. Terima kasih atas kerjasamanya,silahkan anda menuju bus yang telah disediakan”pungkas sang pemandu.

 

Kyuhyun berjalan sedikit pelan dari biasanya, sedari tadi ia mencari-cari Yuri namun tetap ia sama sekali tak menemukan sosoknya. Kyuhyun terkejut begitu melihat sosok namja yang bersama Yuri, namun sepertinya Yuri tak bersamanya. Kyuhyun pun segera kembali ketempat dimana ia kehilangan jejak Yuri.Kyuhyun tak peduli teriakan sang pemandu yang memanggilnya untuk segera masuk kedalam bus, namun yang sekarang Kyuhyun cemaskan keadaan Yuri sekarang ini dan ada dimana dia sekarang.

“Gadis bodoh, cepat kau segera angkat ponselmu”gumam Kyuhyun.

“Tut…..Tut…..”

“Aishhhhh, kemana perginya”ucap Kyuhyun sambil mengacak rambutnya kasar dan berbelok kearah kiri.

Krik….Krik……, Yuri terus berjalan keatas menuju perkampungan diatas bukit sambil menggosok-gosokan tangannya.

“Oppa~ Chuwo”ucap Yuri sambil duduk didekat pohon.

“Oppa eoddiga, aku sangat takut. Disini sangat gelap”ucap Yuri tanpa terasa air matanya mengalir.

“Hiks….Hiks…..”isak Yuri

Srak…..Srak…..

“Yuri-ssi………..Yuri-ssi, kau ada dimana!!”teriak Kyuhyun sambil menghalau pohon kecil yang mengganggu akses jalannnya.

Yuri-ssi…., jebal dimana kau sekarang”ucap Kyuhyun.

Yuri-ssi tolong jawab aku, dimana kau sekarang berada!!”teriak Kyuhyun.

Samar-samar Yuri mendengar teriakan seseorang memanggil-manggil namanya, Yuri pun segera bangkit namun karena keadaan sangat gelap Yuri tak tahu jalan yang dilewatinya membuat Yuri terpeleset dan berguling-guling kebawah.

“AHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH”teriak Yuri.

“Yuriiiiiiiii”ucap Kyuhyun sambil berlari kearah sumber suara.

“Hiks….Hiks…Oppa, sakit”ucap Yuri sambil memegang kakinya.

“Yurissi, kau ada dimana”ucap Kyuhyun yang sudah didekat tempat Yuri terperosok.

“Gadis Bodoh, kau ada dimana eoh”ucap Kyuhyun.

“Sajangnim, apakah kau itu?”tanya Yuri dari bawah.

“Ne,ini aku.Ya!!,kau jangan bermain-main. Dimana kau sekarang, gadis bodoh?”tanya Kyuhyun.

“Disini….Disini Sajangnim, tepat dibawahmu”jawab Yuri.

“Dimana?? Aku tak bisa melihatmu, disini sangat gelap”teriak Kyuhyun.

“Sajangnim, apa kau membawa ponselmu?”tanya Yuri.

“Ne, memangnya kenapa”jawab Kyuhyun.

“Kau bisa menggunakannya”ucap Yuri, Kyuhyun pun segera mengeluarkan ponselnya dan menyorot sinar dari ponselnya kebawah.

“Yuriiiiiiiiiiii”pekik Kyuhyun begitu menemukan sosok yang dicarinya sedang meringkuk kedinginan.

“Sajangnim”ucap Yuri ,dan kemudian Yuri melihat Kyuhyun meluncur kebawah.

“Yya!!!”teriak Kyuhyun.

“Gadis bodoh, kenapa kau sampai tersesat sejauh ini. Kau sudah membuatku begitu mencemaskanmu”ucap Kyuhyun.

Yuri langsung melangkah ke arah Kyuhyun dan menghambur kepelukannya, Yuri bisa merasakan tubuh Kyuhyun sedikit menegang. Mungkin Kyuhyun sedikit terkejut dengan apa yang dilakukannya sekarang.

“Pabo”ucap Kyuhyun.

“Museowoyo, Choco Oppa”ucap Yuri begitu saja,Yuri merasakan kedua tangan Kyuhyun mendekap tubuh Yuri dan memeluknya erat.

“Geokjongma”ucap Kyuhyun sambil mengusap punggung Yuri dengan lembut,Yuri bisa merasakan aroma tubuh Kyuhyun.

Kyuhyun memeluk dan mendekap tubuh Yuri cukup lama, entah berapa menit mereka dalam posisi saling berpelukan. Yang kini Yuri rasakan adalah perasaan nyaman dan tenang berada di dalam pelukan Kyuhyun.

“Gwenchana?”tanya Kyuhyun yang dibalas anggukan Yuri dan perlahan Kyuhyun melepaskan pelukannya. Kyuhyun menatap kedua mata Yuri sembari memastikan yeoja yang ada dihadapannya kini baik-baik saja.

“Sajangnim,kenapa kau ikut turun kesini. Bukannya meminta bantuan kepada penduduk sekitar?”tanya Yuri.

“Astaga, kau ini sudah beruntung aku menemukanku jika tidak mugkin kau akan dimakan harimau”jawab Kyuhyun sambil menakut-nakuti Yuri.

“Yya!! Sajangnim kenapa kau menakut-nakutiku. Bukannya berteriak meminta tolong”ucap Yuri sambil mengerucutkan bibirnya.

“Omo!! Seharusnya aku tak menolong gadis bodoh yang tak tahu berterima kasih ini, dan membiarkannya sendirian disini”ucap Kyuhyun.

“Omo!! Sajangnim kenapa suasananya menjadi gelap lagi, cepat nyalakan kembali ponselmu”titah Yuri.

“Aigo, sepertinya baterai ponsel miliku lowbat”ucap Kyuhyun.

“Eotteokhae,aku tak mau mati kedinginan disini”ucap Yuri.

“Yya, tenanglah. Jangan begitu panik, kita tunggu saja disini sampai ada yang menolong kita. Barangkali ada penduduk sekitar yang kebetulan lewat, kita berdoa saja”ucap Kyuhyun.

“MWOOOOOOOOOO?”pekik Yuri, membuat Kyuhyun menutup kedua telinganya.

“Yya, bisakah kau tak berteriak. Teriakanmu itu bisa membuat para hantu disini mendekat kearah kita”ucap Kyuhyun.

“Astaga sudah berapa kali aku bilang, kau jangan menakutiku Sajangnim!!”ucap Yuri.

“Ne, baiklah aku tak akan menakutimu lagi”ucap Kyuhyun.

“Choco Oppa~ kenapa kau tak menolongku disaat aku membutuhkanmu. Dulu kau selalu berjanji untuk selalu berada didekatku jika aku sedang membutuhkanmu, kau sama saja dengan Oppaku. Aku membencimu Choco Oppa”gumam Yuri, Kyuhyun yang berdiri disamping Yuri tak sengaja mendengar gumaman Yuri sedikit terkejut.

“Yulshiksin Pabo”panggil Choco Oppa

“Choco Oppa, apa itu kau~”teriak Yuri di tengah gelapnya malam.

“Choco Oppa~ apa kau mendengarku, Oppa Dowajuseyo”pinta Yuri, namun tak ada jawaban.

“Sajangnim, apa kau mendengar sesuatu?”tanya Yuri memastikan ia mendengar sesuatu.

“Aniyo, aku tak mendengar sesuatu. Omo!! Jangan-jangan…”pekik Kyuhyun membuat Yuri ketakutan.

“Astaga, Sajangnim kau jangan menakut-nakutiku lagi”ucap Yuri.

“Huft~ aku kira kau ada disini, ternyata itu cuma halusinasiku”ucap Yuri sedih.

“Oppa~ chuwo”ucap Yuri.

“Yya, sajangnim kenapa kau memegang tanganku. Kau jangan mencari kesempatan dalam kesempitan”ucap Yuri, yang terkejut karena Kyuhyun menggenggam tangannya.

“Aniyo aku tak mencari kesempatan disaat situasi seperti ini, justru aku ingin membuat tangamu yang dingin ini menjadi hangat”ucap Kyuhyun, mungkin jika kondisi tak gelap wajah Yuri sudah memerah mendengar ucapan Kyuhyun barusan .

Tap….Tap…… terdengar suara derap langkah kaki seseorang dari kejauhan.

“Sajangnim, sepertinya ada orang “ucap Yuri.

“Ne, aku juga mendengarnya. Memangnya aku ini tuli?”ucap Kyuhyun.

“Aigo, kenapa malam ini sangat dingin”ucap Ahjussi yang melewati jalan setapak tersebut.

“Apa ada orang diatas sana? Dowajuseyo “teriak Kyuhyun.

“Astaga, siapa yang malam-malam begini berteriak ditengah perkampungan ini?” ucap ahjussi tersebut.

“Yya!! Siapa yang berteriak malam-malam begini, jangan membuatku takut”teriaknya.

“Ahjussi, kami ada dibawah sini. Tolong bantu kami”teriak Kyuhyun.

“Astaga, sedang apa kalian ada dibawah sana malam-malam begini”ucapnya begitu senter yang dipegangnya menyorot kearah mereka.

“Ahjussi apa kau bisa membantu kami? Kami terperosok dan terperangkap disini” tanya Kyuhyun.

“Ne, cepat kau raih tali ini. Aku akan menolong kalian”jawabnya sambil melemparkan tali kearah Kyuhyun.

“Kau naiklah dulu “ucap Kyuhyun sambil mengikatkan tali di pinggang milik Yuri.

“Tapi sajangnim…”ucap Yuri.

“Gwenchana”ucap Kyuhyun.

“Chah~ ahjussi tarik talinya sekarang”teriak Kyuhyun dari bawah.

“Ne”ucapnya.

Perlahan tubuh Yuri terangkat keatas tak butuh lama Yuri sudah sampai diatas, kini giliran Kyuhyun. Yuri pun membantu ahjussi yang menarik tubuh Kyuhyun, Yuri tak peduli telapak tangannya akan lecet karena gesekan tali.

“Astaga, sajangnim badanmu kenapa berat sekali?”gumam Yuri.

“Yya, apa yang kau katakan tadi?”tanya Kyuhyun.

“Aniyo, aku tak mengatakan apapun”jawab Yuri.

“Sajangnim, sebaiknya kita pulang”ucap Yuri.

“Yya, gadis bodoh ini sudah malam lagian mana ada kendaraan yang berangkat malam begini”ucap Kyuhyun.

“Lebih baik kita cari penginapan untuk kita bermalam”ucap Kyuhyun.

“Yya, sajangnim kau jangan macam-macam denganku. Lebih baik aku pulang sendiri”ucap Yuri sambil berjalan pergi.

“Yya gadis bodoh, apa kau tak lihat ini sudah malam? Dan satu lagi apa kau takut kalau pulang sendirian?”tanya Kyuhyun membuat langkah Yuri berhenti dan berbalik,membuat Kyuhyun tersenyum melihat tingkah Yuri.

“Ahjussi, apa kau menyediakan tempat penginapan?”tanya Kyuhyun.

“Kebetulan aku punya kamar yang kosong, aku akan menyewakannya untuk kalian”jawabnya.

“Baiklah, gamsahamnida ahjussi”ucap Kyuhyun.

Kruyuk……Kruyuk~

“Kajja, pasti kalian sudah sangat lapar. Aku akan membuatkan makanan untuk kalian”ucapnya.

“Yya!! Gadis bodoh apa kau mau berdiri disitu terus. Astaga siapa yang berdiri disampingmu itu”ucap Kyuhyun.

“Yya! Sajangnim jangan coba menakut-nakuti”ucap Yuri.

“Aniyo,ih~ lebih baik aku penginapan saja”ucap Kyuhyun sambil pergi meninggalkan Yuri mengikuti ahjussi yang akan membawanya ke penginapan.

“Aigo~ kenapa bulu kudukku merinding. Aishhhh, Sajangnim tunggu aku ikut denganmu”teriak Yuri.

“Hahahahaha, dasar gadis penakut dan sok berani”gumam Kyuhyun.

**********************************

“Ini kamar untuk kalian bermalam disini, tapi maaf disini hanya ada satu kasur lipat saja. Kalian bisa tidur bersama malam ini, bukankah kalian pasangan kekasih?”tanyanya.

GLEK~ Yuri menelan ludahnya begitu mendengar bahwa hanya ada satu kasur lipat, dan malam ini dia harus tidur bersama dengannya. Omona~ Yuri tak bisa membayangkan apa yang terjadi jika dia harus tidur denganya.

“Aniyo, ahjussi kau jangan salah paham. Kami bukan pasangan kekasih”jawab Yuri.

“Owh~ jwesonghamnida aku kira kalian ini pasangan kekasih. Baiklah kalau begitu aku akan menyiapkan makan malam untuk kalian”ucapnya sambil berlalu pergi.

“Yya, kau ini kenapa bukankah bagus kalau ahjussi bilang kita adalah pasangan kekasih. Benar kan chagiya~”ucap Kyuhyun sambil menggoda Yuri.

“Heol~ lebih baik aku mandi, daripada berbicara dengan orang yang tak waras ini”ucap Yuri sambil pergi dari hadapan Kyuhyun.

“Aishhhh, Yya! Beraninya kau memanggilku tak waras”ucap Kyuhyun,Yuri yang melihat Kyuhyun marah-marah hanya menjulurkan lidahnya.

 

 

“Astaga, awas kau Kwon Yuri”ucap Kyuhyun.

Kyuhyun masuk kedalam kamar yang akan ditempatinya sambil menunggu Yuri yang sedang membersihkan diri. Begitu masuk kedalam kamar tersebut Kyuhyun menjadi tak nyaman apalagi melihat kasur yang sudah ada didepanya. Hanya ada satu kamar dan tempat tidur yang bisa digunakan otomatis dia harus tidur bersama dengan Yuri dalam satu ruangan.

Krieettttttt……., Kyuhyun langsung berdiri begitu melihat Yuri masuk kedalam kamar tersebut.

“Apa kau sudah selesai mandi, Yurissi?”tanya Kyuhyun membuat Yuri mengernyitkan dahinya, Kyuhyun yang tahu ia salah bicara segera meralatnya.

“Oh~ aniya kau jangan salah paham dulu. Maksudku aku ingin cepat mandi karena badanku sudah lengket”ucap Kyuhyun, Yuri pun hanya mengganggukan kepalanya.

“Astaga, kau pakai baju siapa?”tanya Kyuhyun yang melihat Yuri memakai pakaian lain.

 

“Owh~ tadi ahjussi meminjamkan baju milik anaknya, kebetulan karena bajuku sedikit kotor jadi aku pakai saja”jawab Yuri.

Kyuhyun pun langsung pergi dari kamar tersebut, tapi sebelum membuka pintu Kyuhyun bilang ke Yuri tidak usah khawatir karena dia akan tidur diluar.

“Sajangnim, apa kau tidak apa-apa tidur diluar? Udara diluar sangat dingin dan mungkin banyak nyamuk” tanya Yuri.

“Gwenchana, aku akan bilang ke ahjussi pemilik penginapan ini untuk menyediakan obat semprot nyamuk”jawab Kyuhyun.

“Geurom, jika itu maumu sajangnim”ucap Yuri.

 

Yuri dan Kyuhyun duduk didepan kamar mereka, sepertinya mereka belum mengangantuk sama sekali. Tiba-tiba ahjussi pemilik penginapan ini membawa makanan begitu banyak, membuat suasana yang tadinya sedikit canggung mencair karena kedatangan ahjussi.

 

 

“Uwah~, ahjussi apa kau yang memasak ini semua?”tanya Yuri.

“Ne, aku yang memasaknya”jawabnya, melihat makanan yang begitu melimpah membuat Yuri senang dan berterima kasih kepada ahjussi lalu melahap makanannya begitu juga dengan Kyuhyun.

Ahjussi senang dengan sikap Yuri, ia bilang bahwa Yuri kalau dia mempunyai kepribadian yang bagus dan cantik. Tak lupa ahjussi juga bilang kalau Kyuhyun mempunyai selera yang bagus, mendengar ahjussi itu mengatakan hal tersebut membuat Yuri tersedak. Kyuhyun segera mengambil air minum dan memberikannya kepada Yuri.

Ahjussi pemilik penginapan ini juga bilang kepada Kyuhyun, apa dia menyukai kamar yang disediakan. Dia berharap mereka mereka dapat menikmati malam mereka, kini giliran Kyuhyun yang tersedak mendengar perkataan ahjussi tersebut.

“Igo, sajangnim minumlah”ucap Yuri.

“Kalau begitu, aku permisi. Semoga kalian menikmati malam kalian”ucapnya.

“Masitta”ucap Yuri.

“Eo, sajangnim kenapa kau hanya memakan dagingnya saja?”tanya Yuri begitu melihat Kyuhyun sibuk menyingkirkan sayuran.

“Aniyo, aku tak suka dengan sayuran”jawab Kyuhyun.

“Astaga kalau sajangnim makan hanya dagingnya saja,tak baik untuk kesehatanmu. Igo cobalah”ucap Yuri sambil menyodorkan daging yang dimasukan kedalam sayuran.

“Aigo~ sudah aku bilang, aku tak suka sayuran”ucap Kyuhyun.

“Pantas saja wajahmu sering tumbuh jerawat”gumam Yuri.

“Yya, kau bilang apa tadi”ucap Kyuhyun.

“Aniyo, igo cepatlah kau makan apa kau tak lihat tanganku sudah pegal”ucap Yuri.

“Shireo”tolak Kyuhyun.

“Astaga, sajangnim kenapa dengan mulutmu. Coba kau buka mulutmu biar aku periksa”ucap Yuri.

“Yya, memangnya ada apa dengan mulutku?”tanya Kyuhyun.

“Kau buka saja mulutmu itu sajangnim”jawab Yuri,Kyuhyun yang tak tahu apa yang akan dilakukan oleh Yuri pun segera membuka mulutnya. Yuri yang melihat Kyuhyun sudah membuka mulutnya segera menyuapkan makanan tersebut,Kyuhyun pun terkejut begitu Yuri memasukan makanan tersebut ke mulutnya.

“Yya~ apa yang kau lakukan…..”

“Aigo~ sajangnim kau ini tidak sopan, telan dan kunyah dulu makananmu itu, baru kau bicara kepadaku”sela Yuri, mau tak mau akhirnya Kyuhyun menelan makanan yang diberikan Yuri.

“Eotte, enak kan sajangnim. Kau harus sering makan sayur, agar wajahmu tak berjerawatan”ucap Yuri begitu melihat Kyuhyun menelan makanannya.

“Ue…Kenapa kau membohongiku dan satu lagi wajahku tak berjerawat”ucap Kyuhyun.

“Karena jika kau tak dibohongi mana mungkin sajangnim makan sayurannya, dan satu lagi memang wajahmu berjerawat kau mau aku tunjukan?”tanya Yuri.

“Astaga sajangnim kenapa kau minum terus, perutmu bisa kembung”ucap Yuri.

“Ini semua karenamu, gadis bodoh”ucap Kyuhyun sambil memanyunkan bibirnya,Yuriyang melihat tingkah Kyuhyun menjadi tertawa karenanya.

“Bwahahahaha, sajangnim kau ini seperti anak kecil saja yang tak suka sayuran”ejek Yuri.

“Yya, gadis bodoh beraninya kau mengejekku”ucap Kyuhyun.

“Wae? apa kau mau aku suapi lagi, Sajangnim?”tanya Yuri sambil menyodorkan makanan tersebut dihadapan Kyuhyun.

“Shireo”jawab Kyuhyun.

 To Be Continue

Mian kalau ada typo, coz author lagi malas banget buat edit-editnya ^_^. Dan terima kasih sudah membaca FF one shoot because I’m womannya, mian membuat kalian bingung membacanya coz author lagi kurang fokus apalagi banyak typo yang bertaburan. Author mau tanya ada yang suka ma exo ga?? Kalau ada author mau bikin FF oneshoot yuri ma exo, mian malah jadi curhat,. Don’t be Siders

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

28 thoughts on “[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 5

  1. Wah, makin bagus , ditunggu ya kelanjutannya ^^
    Mau bikin ff cast exo ya? Pasti nanti aku baca deh, asalkan cast utama cewenya tetep yuri..

  2. Annyeong eonni akhirnya ffnya publish juga ffnya daebak banget deh lucu banget pas kyu oppa cemburu sma jongsuk oppa jdi penasaran gmna kelanjutannya ditunggu ya eonni next shootnya jangan lama-lama ya eonni 😉✌
    Keep on writing eonni 🙆
    Fighting eonni ✊

  3. ahh lucu bgt sihh mereka…wahh kyuhyun cemburu berat tuhh sama kakaknya yuri hehehe
    lanjut yaaa…next chapternya di tunggu
    jangan lama2 hehehe…semangat!!

  4. hahahaha
    yuri eonni jail juga ternyata . berani menjaili sanjangnimnya . keren tuh .
    emang kadang bawahan perlu berani ma atasannya . hehehe …..

  5. Lucuu ya ffnya yg ini .. yuri suapin kyuhyun . Kyuhyun nolong yuri . Kyuhyun cmbru sma oppanya yuri .. yuri malu” di dpan kyuhyun . Awal” rasa cintanyaaaa… lanjut thorr ^^

  6. Bagus kok ceritanya cingu,,di tunggu next part ya:) q suka kok sma exo,,yulexo:)mapalgi klw pairingnya yulhan,krisyul,kaiyul,taoyul,yulhun,hehehe!!ditunggu ff yri dan exo nya ya:)

  7. Aigoo.. Bgus thor apalagi kalau adegan lucunya kyuri, banyakin adegan romantis nya dong author biar tambah semangat bacanya haha🙂 pokonya jempul deh buat author lanjutan nya jangan lama2 yah thor😉

  8. Hahaha, jealous kyuu.. kyeopta! Trnyt oppany yuri itu jongsuk y? Enakny pny oppa setampan n seperhatian kya dia.. kyuri moments! Awww, so sweet! Pas scene suap2an nya itu loohh.. bikin #blushing

    Dtunggu next chapt ny y authornim..keep writing!

  9. ommo~ eonnie-yaa mianhae .. pdhl aku udah buka ff’x lama. bt baru sempet komen skrg -_-
    ahh~ Kyu cembokur sama Jongsuk!! haha~
    duhh ,, sllu deh paling seneng kalo udh liat KyuRi ky’ Tom n’ Jerry ^^
    eonnie, aku gak banyak cingcong deh. jln crta yg kerap bkin ngakak emng sngt mnyenangkan. soal typo, typo is art kan kalo kata Midah eonnie .. jd, gpp typo msh muncul bbrpa.
    ditunggu sx klanjutan’x🙂

  10. Kyuri so funny…
    So choco oppa actually jongsuk oppa..
    Kyuhyun so jealous towards yulsuk moments..
    I love yuri with kris or luhan..
    Hehehe
    Thanks for updated…
    Cant wait next chap^^

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s