Posted in Comedy, Freelance, Hurt, Romance

[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 4

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya.

image001

Shoot  4

Present by

She_ze

Cast :

Cho Kyuhyun   Super Junior || Kwon Yuri  SNSD

Sub Cast :

SNSD || Super Junior

Length : Chapter || Rating : 15 || Genre : Romance, hurt, little comedy

“Sajangnim?”ucap Yuri.

“Yya, Ahjussi lepaskan gadis itu”titah Kyuhyun begitu sampai dihadapan mereka.

“Eoh, kau siapanya gadis ini hah. Apa kau kekasih yeoja cantik ini”ucapnya sambil memegang pipi Yuri lagi.

“Yya, singkirkan tanganmu darinya!!”bentak Kyuhyun begitu pria tersebut memperlakukan Yuri seperti yeoja murahan.

“Yya, beraninya kau membentakku eoh. Memangnya kau ini siapa Hah~”ucapnya.

“Ya, ahjussi kau benar-benar mencari masalah denganku hah”ucap Kyuhyun sambil mengangkat tangannya keatas

Bughhhh, tubuh pria hidung belang tersebut tersungkur ketanah akibat pukulan keras yang Kyuhyun berikan perlahan Kyuhyun menghampiri pria hidung belang tersebut dan mencengkram kerah bajunya.

“Jangan sekali-kali kau menyentuhnya, atau kau akan merasakan pukulanku lagi. Dan satu lagi apa kau tak kasihan dengan istrimu dirumah sana, apa setiap wanita yang sedang menunggu di halte bus kau anggap wanita murahan”ucap Kyuhyun sambil melepaskan pria tersebut dan berjalan kearah Yuri.

“Kajja”ajak Kyuhyun sambil menarik pergelangan tangan Yuri untuk masuk kedalam mobilnya.

Blammmm

Kyuhyun menutup rapat pintu mobilnya sambil menghela nafas berat,kedua matanya menoleh kesamping menatap Yuri yang sepertinya masih shock dengan kejadian tadi terlihat dari kedua tangannya yang bergetar karena ketakutan.

“Gwenchanayo?”tanya Kyuhyun sambil melajukan mobilnya.

“Ne, gwenchana. Sajangnim gomawoyo sudah menolongku” jawab Yuri

“Dimana rumahmu, aku akan mengantarkanmu sampai dirumah. Karena hari sudah malam dan jalanan seoul makin berbahaya untuk seorang gadis”ucap Kyuhyun sambil fokus menyetir.

“Gyeonggi, rumahku ada di daerah situ”jawab Yuri singkat.

“Ne, baiklah aku akan segera mengantarkanmu”ucap Kyuhyun sambil menjejal gasnya.

2 jam kemudian sampailah Kyuhyun disebuah daerah gyeonggi,Yuri pun segera melepaskan sabuk pengamannya dan turun dari dalam mobil. Sedangkan Kyuhyun tak ikut keluar mengantar Yuri sampai kerumahnya.

“Sajangnim, sekali lagi aku ucapkan terima kasih karena sudah menolongku. Apa kau mau mampir sebentar untuk sekedar minum teh?”tanya Yuri.

“Ah, Aniyo. Ini sudah malam, lain kali saja”jawab Kyuhyun.

“Sajangnim,anyeong”pamit Yuri sambil berjalan masuk kedalam pintu gerbang dan menaiki tangga yang menuju rumahnya yang ada di paling atas.

Dari dalam mobil Kyuhyun memperhatikan Yuri yang berjalan dengan langkah lesu menuju rumahnya yang berada diatas sampai sosoknya menghilang.

“Mianhae”ucap Kyuhyun dan pergi meninggalkan daerah tersebut.

 

Rumah Yuri…

Tok…Tok….

“Eomma, cepat bukakan pintunya. Disini sangat dingin ”ucap Yuri.

“Ne,sebentar”sahut Eomma Yuri dari dalam rumah.

Klek….

“Hoamm, aigo kenapa kau pulang terlalu malam. Apa kau tak takut “ucap eomma Yuri.

“Mianhae, eomma”ucap Yuri sambil berjalan masuk dan mengganti alas kakinya.

“Yya, apa kau sakit?”tanya Eomma begitu melihat wajah Yuri.

“Aniyo, eomma. Aku hanya sedikit lelah”jawab Yuri.

“Ya sudah kau mandi dulu, eomma akan menyiapkan makan malam untukmu”suruh eomma Yuri.

“Tidak usah eomma, aku sudah makan tadi di kantor. Eomma istirahat saja”ucap Yuri sebelum masuk kedalam kamarnya.

“Geuremyeon”ucap Eomma Yuri.

Blammmm………

Yuri langsung merebahkan badannya diatas tempat tidurnya, matanya perlahan menutup dan tertidur tanpa mengganti pakaiannya. Mungkin Yuri terlalu dengan kejadian yang menimpanya tadi, beruntung Kyuhyun menolongnya dari pria hidung belang.

Esok Harinya……

“Annyeonghaseyo,Cho Sajangnim”Sapa Yuri begitu Kyuhyun tiba didepan ruangannya.

“Ne,Annyeong Yurissi”balas Kyuhyun sambil masuk kedalam ruangannya.

“Chakkaman Apa kau sakit, Yurissi? Kenapa mukamu sedikit pucat?” tanya Kyuhyun.

“Hah~ aniyo. Sajangnim aku baik-baik saja”jawab Yuri.

“Owh, Ya sudah aku masuk kedalam. Jaga kondisimu, jangan sampai kau sakit”ucap Kyuhyun.

“Ne, Sajangnim”ucap Yuri sambil menundukan kepalanya.

Tak berapa lama kemudian Kyuhyun keluar dari ruangannya dengan membawa dokumen yang sudah disusunnya kemarin malam bersama Yuri.

“Yurissi, aku akan pergi untuk meeting. Jika ada yang menghubungiku bilang saja aku sedang meeting, dan jangan lupa kau catat jika ia menitipkan pesan untukku. Arraso?” ucap Kyuhyun.

“Ne, sajangnim”ucap Yuri.

“Kita mulai segera mulai meetingnya”ucap ketua pimpinan rapat.

“Chemiso”ucap Kyuhyun.

*************************************

 

 

Kring…..Kring….

“Ne, Yeobseyo. Dengan perusahan Cho Company disini”ucap Yuri.

“Yeobseyo, apa Cho Kyuhyun ada diruangannya?” tanyanya.

“Sajangnim tidak ada diruanganya, dia sedang rapat dengan para jajaran direksi”jawab Yuri.

Geure? Kalau begitu bisakah aku menitip pesan kepadamu untuknya jika ia sudah kembali dari meetingnya?”tanyanya.

“Ne,apa yang harus aku sampaikan jika sajangnim kembali”ucap Yuri sambil mengambil kertas note untuk mencatatnya.

“Katakan saja kepadanya, besok siang sekitar jam 9 pagi dia harus segera pergi pulau nami untuk menghadiri pertemuan seluruh direksi itu saja”ucapnya.

“Ne, akan kusampaikan ke sajangnim. Jwesonghamnida, Nuguya?”tanya Yuri.

“Aku Cho Yeung Hwan, ayah dari Cho Kyuhyun”jawab Appa Kyuhyun.

“Aigo, Jwesonghamnida Ahjussi. Ah…Aniyo Sajangnim”ucap Yuri.

“Hahahaha,Munjeopsseyo. Maaf mengganggu pekerjaanmu Yurissi”ucap Appa Kyuhyun.

Klik….

 

2 jam kemudian…….

“Eoh Sajangnim kau sudah selesai meetingnya, bagaimana dengan presentasinya apa mereka puas dengan hasil presentasimu?”tanya Yuri begitu Kyuhyun sudah kembali dari meetingnya.

“Gomawoyo”jawab Kyuhyun sambil tersenyum kearahnya.

“Busunirriya?”tanya Yuri dengan wajah sedikit kebingungan.

“Gomawoyo, gadis bodoh. Berkatmu para dewan direksi puas dengan apa yang aku paparkan di ruang meeting tadi, mereka sangat kagum dengan presentasi tadi”jelas Kyuhyun tanpa aba-aba langsung menarik tangan Yuri dan memeluknya erat.

Yuri yang tiba-tiba saja dipeluk oleh Kyuhyun hanya diam terpaku melihat apa yang sekarang Kyuhyun lakukan kepada dirinya, membuat dadanya sesak karena Kyuhyun memeluknya erat. Mungkin karena Kyuhyun terlalu bahagia dengan apa yang dilakukannya saat meeting tadi. Mendadak Yuri tak enak hati begitu ada salah satu karyawan yang melihatnya berpelukan didalam kantor.

 

“Sajangnim,bisakah kau melepaskan pelukanmu? Aku tak ingin pegawai disini bergosip tentangku”tanya Yuri.

“Oh, mianhae. Aku terlalu bahagia karena ini, hingga aku tak sadar apa yang baru aku lakukan”jawab Kyuhyun sambil melepaskan pelukannya dan menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

“Geokjongma, sajangnim”ucap Yuri.

“Kalau begitu, aku kedalam dulu”ucap Kyuhyun namun ia urungkan karena Yuri memanggilnya.

“Sajangnim, tadi ada telefon dari ayah sajangnim. Beliau menitipkan untuk sajangnim kepadaku, agar besok Sajangnim bersiap-siap untuk pergi ke pulau Nami menghadiri pertemuan yang dihadiri oleh seluruh direksi dari berbagai perusahaan yang ada di seoul”ucap Yuri.

“Ne, arra. Kau juga harus bersiap-siap Yurissi”titah Kyuhyun.

“Mwo!! Aku?”ucap Yuri terkejut.

“Ne,kau juga ikut denganku. Bukankah kau sekretarisku, jadi besok kau jangan sampai telat”ucap Kyuhyun.

“Ya, Sajangnim bukankah besok libur. Kenapa kau mengajakku pergi bersamamu, bukankah itu pertemuan penting aku tak mau membuat reputasimu hancur karena mengajak sekretarismu yang bodoh ini”protes Yuri.

“Ya kenapa kau protes terus , apa kau ingin aku memecatmu sekarang karena tak mau melaksanakan perintah dari Sajangnimnya eoh?”ucap Kyuhyun sambil melipat kedua tangannya.

“Tapi Sajangnim…”

“Kau tak ingat dengan peraturan yang sudah kubuat untukmu ,point ke empat apa aku harus mengingatkanmu kembali ” sela Kyuhyun.

“Ne, algesseumnida”ucap Yuri.

“Bagus, O’ya untuk masalah pencarian laporan yang sedang kucari kita akan mencarinya nanti malam setelah para karyawan sudah pulang”ucap Kyuhyun.

“Mwo!!,aniyo. Aku takut pulang terlalu malam” protes Yuri.

“ protes lagi , bisakah kali ini kau tak protes Yurissi?”tanya Kyuhyun.

“Ne,Algeseumnida”jawab Yuri sembari mendengus sebal

“Yya! Kau tenang saja, aku akan mengantarkanmu sampai kerumah”janji Kyuhyun.

Blammmm….

“Astaga, apa yang terjadi denganku. Apa otakku bergeser”gumam Kyuhyun.

 

 

“Apa yang terjadi denganku, kenapa perasaanku menjadi aneh begini. Kenapa begitu hangat disini”ucap Yuri sambil terbengong didepan layar monitornya.

“Apa aku mulai jatuh cinta kepadanya, tapi bagaimana denganmu choco Oppa apa kau masih mengingatku”rutuk Yuri.

“Yurissi!!”pekik Hyoyeon.

“Eoh, Kapjagi”ucap Yuri yang kaget karena Hyoyeon muncul didepannya.

“Wah~ kau sedang melamunkan apa? Apa kau sedang memikirkan namjachingumu?”tanya Hyoyeon sambil memajukan wajahnya kedepan Yuri.

“ah…. aniya. Hyoyeonssi”jawab Yuri sembari mengangkat tanganya keatas.

“ tak apa-apa kau memikirnya. Tapi kau ingat kau harus fokus pada pekerjaanmu”ledek Hyoyeon

“Aigo, sudah aku bilang aku tak memikirkan seseorang. Namjachingu pun aku tak punya”ucap Yuri.

“Jinja kau belum mempunyai namjachingu?hah aku kira kau sudah punya namjachingu”ucap Hyoyeon.

“Hmmmm” gumam Yuri.

“Chakkaman bukankah ini masih jam kerja, kenapa kau kesini dan siapa dia?” tanya Yuri.

 

“Astaga apa kau tak lihat jam sekarang eoh, ini sudah jam makan siang. Pasti karena memikirkan seseorang kau lupa sudah waktunya jam makan siang”jawab Hyoyeon.

“Omo, sudah aku bilang aku tak memikirkan siapapun. Hyoyeonssi, dia siapa?” tanya Yuri sambil menunjuk yeoja yang ada disebelah Hyoyeon.

“Eoh, dia Sunny bekerja di bagian pemasaran”jawab Hyoyeon.

“Annyeonghaseyo, Lee soon kyu imnida. Bangapseumnida, panggil saja aku sunny “ucap Sunny.

“Annyeong, Kwon Yuri imnida”balas Yuri.

“Kajja, kita ke café”ajak Hyoyeon.

“Ne, Kajja. Hyoyeonssi, kau tak lupa dengan janjimu kan?”tanya Yuri.

“Ne, aku masih mengingatnya”jawab Hyoyeon.

Begitu tiba di depan pintu ruang kerja Kyuhyun, tiba-tiba Yuri berhenti membuat Hyoyeon dan juga Sunny ikut berhenti.

“Yya Yurissi, waeyo?”tanya Hyoyeon.

“Eoh kalian duluan saja, nanti aku menyusul”titah Yuri.

“Oke, baiklah. Tapi kau ingat jika kau tak menemuiku dicafe, tiket makan gratismu sudah hangus”ucap Hyoyeon.

“Ne, aku mengerti”ucap Yuri.

Tok…Tok…..

“Ne, silahkan masuk “ucap Kyuhyun dari dalam.

Klek

“Eoh gadis bodoh. Ada apa? Bukankah ini jam makan siang, kenapa kau kemari” tanya Kyuhyun begitu melihat Yuri yang mengetuk pintunya.

“Munjeoppseyo, Sajangnim kau tak makan siang. Bukankah ini jam makan siang, kenapa sajangnim masih disini” jawab Yuri.

“Aku tak lapar Yurissi, kau duluan saja”ucap Kyuhyun.

“Sajangnim, apa terjadi sesuatu di meeting tadi?” tanya Yuri.

“ aniyo tak terjadi apa-apa dimeeting tadi, bahkan semua direksi menyimak presentasi yang kusampaikan ”elak Kyuhyun.

“Yya, cepatlah kau menemui mereka. Apa kau ingin tiket makan gratismu hangus ”ucap Kyuhyun.

“Mwo? Bagaimana sajangnim tahu? Omo!! Apa sajangnim mendengarnya”pekik Yuri.

“Hmmmm, aku mendengar pembicaraan kalian. Memangnya dinding ruanganku ini kedap suara”ucap Kyuhyun sambil tersenyum kearah Yuri.

Deg…perasaan aneh yang ada didalam relung hati Yuri kembali lagi muncul,tapi kali ini lebih hangat setelah melihat senyuman Kyuhyun.

“Choco Oppa?”gumam Yuri, Kyuhyun yang tak sengaja mendengar gumaman Yuri sedikit terkejut.

“Choco Oppa,nuguya?” tanya Kyuhyun.

“Ah mianhae, Sajangnim bukan siapa-siapa. Sebaiknya aku meghampiri mereka di café”ucap Yuri.

“Chakkaman, Yurissi. Aku ingin bertanya sesuatu denganmu”ucap Kyuhyun.

“Apa kau dulu pernah bersekolah di daerah Shincung?” tanya Kyuhyun.

“Ne, sajangnim aku dulu sekolah disana. Tapi setelah lulus dari sana aku pindah bersama eommaku, wae?” jawab Yuri.

Mendengar jawaban dari Yuri ,Kyuhyun terkejut bukan main. Tapi Kyuhyun belum yakin bahwa Yeoja yang ada dihadapannya adalah Yeoja yang selama ini dicari. Tak mungkin Yuri adalah Yeoja yang sangat ingin ditemuinya karena yeoja yang dulu ditolongnya mempunyai sifat yang lemah tak seperti yeoja yang ada dihadapanya kini yang memiliki sifat yang tegar.

“Sajangnim, kau melamun? Kenapa kau bertanya seperti itu”tanya Yuri.

“Aniya, aku hanya bertanya saja. Kebetulan aku dulu juga disitu, dan mempunyai seorang teman disana”jawab Kyuhyun.

“Eoh,Yurissi apa aku boleh makan siang denganmu.. ah~ aniyo maksudku dengan kalian?” tanya Kyuhyun.

“Ne?? apa kau tak apa-apa?”tanya Yuri.

“Waeyo”jawab Kyuhyun.

“Aniyo, ya sudah Sajangnim boleh ikut “ucap Yuri.

“Jinja?Kajja”ucap Kyuhyun sambil menggandeng tangan Yuri.

“Sajangnim”ucap Yuri.

“Wae? apa kau berubah pikiran lagi”ucap Kyuhyun masih dengan menggandeng tangan Yuri.

“aniya sajangnim”ucap Yuri sembari melihat kebawah.

Café……

 

 

“Yurissi”panggil Suny sambil melambaikan tangannya kearah Yuri.

Yuri pun segera menghampiri Sunny dan Hyoyeon yang sudah menunggu kedatanganya,Yuri hendak berjalan mendahului Kyuhyun tapi langkahnya terhenti karena tangannya ternyata masih digenggam oleh Kyuhyun. Semua mata yang ada disana memandang kearahnya, dan tak sedikit mereka berbisik-bisik, jadi selama ia dan Kyuhyun ke café mereka berjalan sambil bergandengan tangan.

“Sajangnim, bisakah kau lepaskan tanganmu dari tanganku?” bisik Yuri.

“ mianhae”ucap Kyuhyun sambil melepaskan tautan tangannya dengan Yuri.

“Sajangnim, sebaiknya aku berjalan duluan. Aku tak ingin mereka membuat gosip tentang kita”ucap Yuri sambil berjalan menghampiri Hyoyeon dan Sunny.

“Mianhae, membuat kalian menunggu terlalu lama”ucap Yuri sembari duduk.

“Yya,kenapa kau lama sekali . Apa kau tak lihat disini kita sudah kelaparan karena terlalu lama menunggumu ” ucap Hyoyeon.

“Mianhae”ucap Yuri.

“Omo, Sajangnim!!” pekik mereka bersamaan begitu melihat Kyuhyun berjalan di belakang Yuri.

“Kalian datang bersama?”tanya Hyoyeon.

“Aniyo,kebetulan aku bertemu dengannya didepan”jawab Yuri sambil duduk.

“Annyeong, apa aku boleh ikut bergabung?”tanya Kyuhyun.

“Ne, silahkan sajangnim”ucap Hyoyeon.

“Gomawoyo” ucap Kyuhyun sambil duduk disamping Yuri yang kebetulan masih kosong.

“Sajangnim, apa tak apa-apa seorang atasan duduk dengan karyawannya?” tanya Hyoyeon.

“Aniyo, justru aku ingin dekat dengan karyawanku. Wae?apa aku tak boleh duduk dan makan siang dengan kalian”jawab Kyuhyun.

“Bukan begitu Sajangnim, hanya saja Sajangnim tak melihat semua yeoja yang ada disini memandang iri kepada kami” ucap Sunny, membuat Kyuhyun memandang semua karyawan yang ada di café tersebut.

“Gwenchana, Ya! Apa kalian sudah memesan makanan?” tanya Kyuhyun.

“Oppsoyo, Sajangnim. Kami tadi belum sempat memesan, karena kami menunggu Yuri” jawab Sunny.

“Oke,sekarang kalian boleh pesan apa yang kalian mau. Hari ini aku yang traktir, karena kalian sudah membolehkanku untuk ikut bergabung”ucap Kyuhyun.

“Jeongmal?” tanya Hyoyeon dengan mata berbinar-binar.

“Ne”jawab Kyuhyun.

“Ya!! Sajangnim kenapa kau yang mentraktir kami, apa kau tak lihat tiket makan gratisku hangus begitu saja karena kau mentraktir kami semua”protes Yuri sambil memanyunkan bibirnya.

“Munjeoppseyo”ucap Kyuhyun sambil mengacak rambut Yuri, membuat mereka menatap Yuri dengan death glarenya.

“Yya, Sajangnim. Apa yang kau lakukan, turunkan tanganmu?” tanya Yuri.

“Oh~ mianhae”jawab Kyuhyun

“Kau mirip dengan seseorang, hanya sifat kalian yang beda”ucap Kyuhyun.

“Apa dia Yeojachingu, sajangnim?” tanya Yuri.

“Aniyo, hanya saja dia sudah mengisi separuh hatiku”jawab Kyuhyun.

“Owh”ucap Yuri.

“Waeyo?”tanya Kyuhyun.

“Ah~aniyo,kau jangan salah paham”jawab Yuri dengan sedikit gugup.

“Tapi kenapa kau menolak sambungan telepon dari seorang gadis waktu itu?”tanya Kyuhyun.

“Omo!!”pekik Kyuhyun.

“Waeyo, Sajangnim?” tanya Yuri.

“Apa dia mengaku sebagai temanku?”jawab Kyuhyun.

“Ne”ucap Yuri.

“Ya!! Yurissi kalian sedang mengobrolkan apa, kenapa kalian berbicara sangat serius?” tanya Sunny.

“Hah~ hanya masalah kecil”jawab Yuri.

 

“Sooyoungssi,bukankah itu Kyuhyun Sajangnim? Dan Omo!! Kenapa sajangnim duduk didekat sekretarisnya?”ucap Jessica sambil duduk dibangku kosong .

“Eoh, eoddi?”tanya Sooyoung sambil mengedarkan matanya.

“Omo!! Cho sajangnim” pekik Sooyoung.

“Sica-ya, kajja kita kesana”ajak Sooyoung.

“Ya, kenapa kita harus kesana. Apa kau tak tahu disana sudah penuh”ucap Jessica.

“Kau diam saja”ucap Sooyoung.

“Annyeonghaseyo, Cho Sajangnim”sapa Sooyoung.

“Oh, annyeong Sooyoungssi” balas Kyuhyun

“Jwesonghamnida, apa aku boleh ikut bergabung dengan kalian?” tanya Sooyoung.

“Heol~~ apa kau tak lihat Sooyoungssi? Disini sudah penuh, kau mau duduk dilantai eoh”sahut Hyoyeon.

“Yya, kau tak usah menyahut. Bukankah aku tak bertanya kepadamu Hyoyeonssi?” ucap Sooyoung.

“Yya, kalian tak usah bertengkar bukankah kita kesini untuk makan bukan bertengkar. Sooyoungssi, kau boleh bergabung dengan kami tapi sepertinya kau harus membawa kursi karena tempat duduk disini sudah penuh”ucap Kyuhyun.

“Ne, gomawoyo”ucap Sooyoung sambil mengambil bangku dengan posisi Kyuhyun ditengah.

“Astaga, dasar keras kepala. Apa dia tak melihat apa disini sudah penuh”gumam Yuri, Kyuhyun yang mendengar gumaman Yuri menoleh kearahnya. Yuri yang sadar tengah ditatap Kyuhyun pun membuang mukanya.

“Selamat makan”ucap Kyuhyun.

Selama makan siang Sooyoung terus aktif mencari perhatian Kyuhyun, Yuri yang berada disebelah Kyuhyun merasa sedikit jengah dengan apa yang dilakukan Sooyoung.

“Sajangnim, ada saus dibibirmu”ucap Sooyoung sambil mengelap saus dengan tissu.

“ gomawoyo. Sooyoungssi biar aku sendiri yang membersihkannya”ucap Kyuhyun sambil melirik kearah Yuri namun sepertinya Yuri terlihat cuek.

“Aniyo, sajangnim kau sedang makan. Biar aku saja”ucap Sooyong.

“Tcih~ dasar wanita cari perhatian”gumam Hyoyeon.

“Yya, hyeyeonssi. Lebih baik kau diam saja”ucap Sunny lirih.

“Heol~~ disini sangat panas, sebaiknya aku pindah ke meja lain”ucap Yuri sambil beranjak berdiri dan membawa piring makanannya.

“Yya, kenapa kau pindah?”tanya Kyuhyun.

“Disini terlalu panas”jawab Yuri

Krietttt…

 

Yuri pun beralih tempat duduk didekat sebuah jendela yang kebetulan tak ada orang yang duduk disitu, sementara dari kejauhan sesekali Kyuhyun melirik kearah Yuri berada. Kyuhyun tersenyum ketika Yuri memakan makanannya sembari cemberut.

1.5 jam kemudian mereka selesai dengan makan siang mereka dan meninggalkan café tersebut, Sooyoung dan Kyuhyun berjalan beriringan sedangkan Yuri jauh tertinggal dibelakang mereka. Yuri tak sengaja melihat Sooyoung yang mengapit lengan Kyuhyun dan bergelayut manja dengannya, sedangkan Kyuhyun sendiri risih dengan apa yang dilakukan Sooyoung kepadanya.Kyuhyun pun melepas tangan Sooyong dari lengannya, dan kemudian menoleh kebelakang, Yuri yang melihat gerakan kepala Kyuhyun buru-buru memalingkan wajahnya.

Office…..

“Yurissi!!” panggil Jaejoong.

“Eoh,Kim Kwajangnim”ucap Yuri.

 

 

“Kau panggil saja Jaejoong, tak usah memanggilku dengan sebutan Kim Kwajangnim”ucap Jaejoong.

“Ne, Jaejoongssi”ucap Yuri.

“Heol~ syukurlah aku bertemu denganmu disini”ucap Jaejoong di depan lobi, Kyuhyun yang melihat Yuri bersama Jaejoong langsung masuk kedalam lift.

“Waeyo?” tanya Yuri.

“Apa besok kau bisa menemaniku jalan-jalan? Bukankah besok kau libur?” tanya Jaejoong

“Jwesonghamnida, Jaejoongssi. Kebetulan besok pagi Kyuhyun sajangnim menyuruhku untuk ikut dengannya ke pulau nami”jawab Yuri.

“Gwenchana, mungkin lain waktu saja aku mengajakmu jalan-jalan”ucap Jaejoong.

“Kwangjanim, mianhae. Permisi, aku harus segera ketempat kerjaku”pamit Yuri.

“Ne, silahkan”ucap Jaejoong.

Kring…..Kring….

“Yeobseyo dengan Cho Company disini”ucap Yuri, namun tak ada sahutan dari sang penelefon.

“Yeobseyo”ucap Yuri lagi namun tetap sama tak ada suara, membuat Yuri sedikit emosi.

“Yeobseyo,gomawoyo anda sudah membuatku sedikit sibuk dengan anda dan waktuku terbuang begitu saja. Keun….”

“Yulshiksin pabo”ucapnya.

Deg , Yuri seketika terdiam begitu mendengar suara yang tak asing dengan suara tersebut.

“Nuguya?”tanya Yuri.

“Apa kau sudah tak ingat denganku lagi ?”jawabnya.

“Choco Oppa!!”pekik Yuri.

“Ne, ini aku”ucapnya.

“Oppa, apa ini benar suaramu?” tanya Yuri.

“Ne, ini aku. Apa kau sudah melupakanku eoh, Yulshiksin pabo?”tanyanya

“Aniya, Oppa. Hanya saja aku tak percaya dengan semua ini, dan darimana oppa tahu kalau aku bekerja disini”tanya Yuri.

“Eoh~,dari teman Oppa. Dia bekerja di tempat yang sama denganmu”jawabnya.

“Teman Oppa ada disini? Nuguya?”tanya Yuri.

“Aku lupa siapa namanya, tapi dia satu ruangan denganmu”jawabnya.

“Yurissi”panggil Hyoyeon dari kejauhan.

“Sepertinya kau dipanggil,Yulshiksin pabo”ucapnya.

“Ne, Oppa. Oppa~ apa kau akan menghubungiku lagi?” tanya Yuri.

“Mollayo”jawabnya.

“Geure”ucap Yuri dengan nada sedikit sedih.

“Tapi jika Oppa ada waktu, aku akan menghubungimu lagi”ucapnya.

“Jeongmal? kau tidak sedang bohong kan Oppa?” tanya Yuri.

“Yaksso”ucapnya.

“Yurissi”panggil Hyoyeon lagi.

“Aku tutup ne”ucapnya.

“Bogoshippeo”ucap Yuri.

Klek…

“Bogoshippeo”ucap Yuri

Sementara tak jauh dari Yuri berada disebuah ruangan, seseorang tersenyum bahagia ternyata benar dugaannya bahwa selama ini dia dekat dengan yeoja yang dicarinya selama ini dan berada di tempat yang sama.

“Hyossi, ada apa kau memanggilku?” tanya Yuri.

“Besok kau dan sajangnim akan ke pulau nami kan? Igo laporan yang harus kau bawa nanti”titah Hyoyeon.

“Mwo?? Bukannya Cuma pertemuan biasa, aku kira bukan untuk meeting”ucap Yuri.

“Ne, tapi mereka juga mengadakan rapat juga disana. Dan satu lagi bawakan aku oleh-oleh dari sana, arraso?” tanya Hyoyeon

“Ishhh, kau ini. Aku saja belum berangkat kesana, kau sudah minta dibawakan oleh-oleh dariku”ucap Yuri sambil mendengus sebal.

“Itu sebagai imbalan karena aku telah membantumu, menyiapkan laporan ini”ucap Hyoyeon.

“Heol~ kau mau oleh-oleh sebuah gembok ?” tanya Yuri.

“Ishhh, memangnya rumahku banyak pencuri eoh”jawab Hyoyeon.

“Ne, baiklah. Akan kubelikan oleh-oleh untukmu”ucap Yuri.

********************************************************

Hari sudah mulai malam, semua karyawan sudah pulang. Kini tinggal Kyuhyun dan Yuri yang masih berada di kantor, mereka sedang berjalan menuju ke tempat gudang penyimpanan sambil mengendap-ngendap takut seseorang melihat mereka.

“Aigo, Sajangnim kenapa kita harus mengendap-ngendap seperti pencuri”protes Yuri.

“Yya, kau jangan berisik nanti ada orang yang mendengar suaramu itu”ucap Kyuhyun.

 

 

 

“Omo!! Kim Kwajangnim”teriak Yuri beruntung Kyuhyun segera membekap mulut Yuri dengan tangannya dan segera mendorong Yuri kearah tembok kalau tidak mungkin Jaejoong akan mempergoki mereka.

“Stttttt, diamlah”ucap Kyuhyun, Yuri pun mengerti dan tak lama Kyuhyun melepaskan tangannya dari mulut Yuri.

“Untuk apa Kim Kwangjanim ketempat penyimpanan?”tanya Yuri, dan begitu menengok keatas Yur menelan ludahnya begitu melihat posisi Kyuhyun dan dirinya sangat dekat membuat jantungnya berdetak kencang.

“Mollayo”jawab Kyuhyun.

“Sajangnim,apa itu laporan yang sedang kau cari sajangnim?”tanya Yuri

“Sepertinya”jawab Kyuhyun

5 menit kemudian Jaejoong keluar dari dalam gudang penyimpanan tersebut dan tak lupa kembali menkuncinya dengan kartu khusus. Setelah memastikan tak ada siapa-siapa lagi Kyuhyun dan Yuri keluar dari persembunyian mereka. Kyuhyun pun segera membuka pintu tersebut dengan kartu yang sama dengan Jaejoong walaupun dia bisa menggunakan kunci gudang.

Kyuhyun pun langsung masuk disusul kemudian Yuri berada dibelakang, tanpa sengaja Yuri menyenggol gagang pintu gudang tersebut sehingga otomatis pintu tersebut tertutup rapat. Keadaan didalam gudang sangat gelap membuat Yuri sangat ketakutan.

“Sajangnim, kenapa disini gelap sekali ”ucap Yuri sambil memegang ujung  jas Kyuhyun.

“Astaga, aku lupa menyalakan lampunya”ucap Kyuhyun.

“Kau tunggu disini, aku akan menyalakan lampu”titah Kyuhyun.

“Shireo, aku ikut dengan kau saja sajangnim”tolak Yuri.

“Aigo, kau ini seperti anak kecil saja”ucap Kyuhyun.

“Apa kau takut dengan gelap?”tanya Kyuhyun.

“Ne”jawab Yuri.

“Waeyo?”tanya Kyuhyun.

“Karena dulu aku pernah di kunci digudang sendirian sampai malam, untunglah ada seseorang yang menolongku”jawab Yuri.

“Nuguya, apa dia teman sekelasmu?”tanya Kyuhyun.

“Aku sendiri tak tahu namanya, namun aku sering memanggilnya choco Oppa. Dan dia bukan teman sekelasku”jawab Yuri.

Klik…

“Chah~ kau sudah tak takut lagi kan”ucap Kyuhyun.

“Hmmmm”gumam Yuri sambil mengangguk-anggukan kepalanya.

“Kajja, kita harus mencarinya segera”titah Kyuhyun.

Mereka pun segera berpencar seperti biasa, Kyuhyun dibagian kanan sedangkan Yuri dibagian kiri. Mereka akan sepakat bertemu lagi didepan pintu keluar.

“Astaga, dimana Jaejoong menyimpan laporan tersebut”gumam Kyuhyun setelah hampir 1 jam mencari laporan tersebut tak berhasil ditemukannya. Kyuhyun melirik jam tangannya, dan jarum jam sudah menunjukan jam setengah sembilan malam.

Kyuhyun tengok kanan kiri mencari sosok Yuri yang dari tak kelihatan batang hidung serta suaranya, Kyuhyun pun segera ke arah Yuri.Yuri berhasil menemukan laporan yang dipegang Jaejoong yang sedang di cari Kyuhyun, tiba-tiba lampu didalam gudang penyimpanan tersebut mati. Yuri yang masih berada diatas tangga panik karena tiba-tiba saja mati lampu, karena paniknya Yuri menuruni tangga lipat dengan kurang hati-hati dan membuat badannya sedikit limbung dan terjatuh.

Brakkkkkkk……..

Kyuhyun yang mendengar bunyi seperti benda terjatuh segera berlari kearah suara tersebut dengan bantuan cahaya dari ponsel miliknya, Kyuhyun terkejut begitu sampai didepan arah sumber suara tersebut. Kyuhyun pun segera menghampiri Yuri yang tengah meringis kesakitan mungkin kakinya terkilir akibat jatuh dari tangga.

“Yuriiiiiii”teriak Kyuhyun.

“Appo, Oppa. Hiksss…hiksss”isak Yuri sembari menyentuh kakinya yang sedikit sakit, tanpa menyadari bahwa didepanya sudah ada Kyuhyun.

“Gwaenchanayo,many appo eodi?”tanya Kyuhyun.

“Hiks….Hikss”

“Uljima, ada aku disini. Sini biar aku lihat”ucap Kyuhyun.

“ouch….”teriak Yuri begitu Kyuhyun menyentuh tulang kering kakinya.

“Mianhae”ucap Kyuhyun.

“Sebaiknya kita keluar dari sini aku akan memberikan salep pereda nyeri, apa kau masih bisa berjalan?”tanya Kyuhyun.

“Ne”ucap Yuri, Kyuhyun pun segera membantu Yuri berdiri dan memapahnya. Karena jika tanpa bantuan dari Kyuhyun, Yuri agak berjalan dengan sedikit pincang.

“Sajangnim, igo. Apa laporan ini yang sedang kau cari?” tanya Yuri sambil memperlihatkan laporan tersebut dengan bantuan cahaya ponsel.

“Ne, darimana kau mendapatkan laporan ini?” tanya Kyuhyun.

“Dari rak paling atas,tadi aku naik tangga untuk mencapainya”jawab Yuri.

“Jadi kau terjatuh dari tangga lipat, astaga”ucap Kyuhyun.

“Ne, sajangnim”ucap Yuri

“Gomawoyo kau telah menemukan laporan ini, sebaiknya kita periksa saja besok pagi. Kau harus segera diobati, kalau tidak kakimu akan bengkak dan ini sudah larut malam”ucap Kyuhyun

“Ne, sajangnim”ucap Yuri.

“Eoh~”Kyuhyun membulatkan mulutnya ketika akan menarik gagang pintu tak bisa dibuka.

“W..waeyo?”tanya Yuri.

“Apa kau tadi menyenggol pintu ini, Yurissi” tanya Kyuhyun.

“Sepertinya, Sajangnim”jawab Yuri.

“Astaga, jika listrik disini padam maka otomatis pintu ini tak bisa dibuka keluar. Kenapa kau begitu ceroboh eoh” ucap Kyuhyun.

“Jwesonghamnida, Sajangnim. Tadi aku tak sengaja tersandung didepan pintu, dan menyenggolnya”ucap Yuri.

“Eoh~ bukankah sajangnim mempunyai kunci gudang ini, bagaimana kalau sajangnim mencobanya siapa tahu bisa terbuka”usul Yuri.

“Aigo, aku hampir lupa”ucap Kyuhyun sembari memukul keningnya.

1.5 Jam kemudian……….

“Eotte, apa kunci tersebut bisa digunakan sajangnim?”tanya Yuri sambil bersandar di dekat tembok.

“Aniyo, sepertinya kunci ini tak bisa digunakan”jawab Kyuhyun sambil duduk didekat Yuri dengan punngung bersandar ditembok.

“Mianhae”ucap Yuri.

“Gwenchana, aku akan menghubungi Park Ahjussi”ucap Kyuhyun sambil memencet sebuah nomor, tapi baru saja Kyuhyun menyentuh tombol panggil ponsel milik Kyuhyun lowbath. Dan tadaaaaa,gudang menjadi gelap kembali.

“Yurissi, apa kau membawa ponselmu?” tanya Kyuhyun.

“Ada didalam tasku sajangnim aku menaruhnya diatas meja, aku lupa membawanya”jawab Yuri.

“Sesange!!!” Kyuhyun menepuk dahinya karena frustasi.

“Sajangnim, jadi kita akan berada disini sampai besok pagi?” tanya Yuri, Kyuhyun hanya menjawab dengan gumaman saja.

“Tapi sajangnim, bukankah besok kita harus ke pulau jeju. Apa kita tak terlambat?”tanya Yuri.

“Aniya, untungnya kita berangkat jam 9 pagi. Jadi kita tak mungkin terlambat”jawab Kyuhyun.

“Sajangnim, mianhae. Aku begitu ceroboh, membuat kita terperangkap disini”ucap Yuri.

“Gwenchana, ini bukan kesalahanmu. Apa kakimu masih sakit?”tanya Kyuhyun.

“Ne”jawab Yuri.

“Mianhae”ucap Kyuhyun.

“Untuk apa sajangnim meminta maaf, ini bukan karena kesalahanmu”ucap Yuri.

“Ini kesalahanku karena melibatkanmu dalam mencari laporan yang kubutuhkan, sehingga membuatmu jadi begini”ucap Kyuhyun.

“Oppa~, nan museowoyo”gumam Yuri karena ruangan gelap gulita.

“Gwenchana, ada aku disini”ucap Kyuhyun.

“Sajangnim~, kau tak akan meninggalkanku sendirian disini kan?”tanya Yuri.

“Ne, memangnya aku akan pergi kemana? Bukankah kita berdua terkurung disini” jawab Kyuhyun.

“Ne, kau benar sajangnim”ucap Yuri

Sementara itu dirumah Yuri…

Eomma Yuri berdiri didepan pintu rumahnya,sedari tadi ia menatap jalanan barangkali Yuri sudah sampai. Sejak tadi eomma Yuri sudah menghubungi ponsel Yuri namun tak ada jawaban dari Yuri.

“Aigo, apa apa gadis bodoh itu lembur lagi ”gumam Eomma Yuri.

“Lebih baik aku menunggunya didalam,kenapa udara malam ini sangat dingin”ucap Eomma Yuri sambil merapatkan jaketnya.

Blammm….

********************************************

Pluk….Kyuhyun yang sedari tadi memejamkan matanya tiba-tiba terkejut ketika merasakan ada sesuatu jatuh diatas pundaknya yang Kyuhyun yakini adalah kepala milik Yuri.didalam gelapnya ruangan tersebut Kyuhyun tersenyum begitu Yuri sudah tertidur pulas.

“rupanya kau sudah tertidur ”gumam Kyuhyun, sambil memejamkan matanya kembali.

“Oppa, nan museowoyo”igau Yuri dalam tidurnya.

“Tenanglah, ada aku disini”ucap Kyuhyun.

“Tidurlah, jangan banyak bergerak nanti kakimu sakit”ucap Kyuhyun walaupun gelap tapi Kyuhyun tahu Yuri tidur dalam keadaan gelisah.

Esok Harinya……

Kyuhyun membuka kedua matanya begitu dirasa hari sudah pagi, Kyuhyun menyipitkan matanya sembari melirik jam tangannya ternyata masih pagi ia kira hari sudah siang. Mungkin karena efek dari lampu yang sudah menyala, Kyuhyun sedikit membungkukan kepalanya.

“Gadis bodoh, kau sangat manis jika sedang tidur”gumam Kyuhyun sambil menyentuh wajah Yuri.

“Eungg, sajangnim apa ini sudah pagi?” tanya Yuri.

“Hmmmm, masih jam 5 pagi”jawab Kyuhyun.

“Apa kakimu masih sakit?” tanya Kyuhyun.

“Sedikit, tapi nanti sepulang dari sini akan aku kompres dengan air hangat”jawab Yuri.

“Kajja”ajak Kyuhyun sambil mengulurkan tangannya.

“Sajangnim, sebaiknya aku pulang lebih dulu. Aku takut membuatmu terlambat ke pertemuan, sajangnim annyeong”pamit Yuri sambil berjalan dengan agak terseok.

“Yurissi, Chakkaman. Aku akan mengantarmu”ucap Kyuhyun.

“Ah~ aniyo, tidak usah sajangnim. Aku bisa pulang sendiri, lagian kau juga harus bersiap-siap”tolak Yuri.

“Astaga, Ya!! Yeoja pabo kau jangan sok kuat eoh, aku tahu kakimu masih sakit. Apa kata eommamu jika putrinya pulang dalam keadaan seperti ini , pasti eommamu akan menuduhku yang bukan-bukan”ucap Kyuhyun.

“Mwo!!!!”pekik Yuri.

Yuri hanya melongo mendengar ucapan Kyuhyun tadi. Ia kira sajangnimnya mencemaskannya eh ternyata yang dia cemaskan adalah pikiran eommanya. Aigo sajangnim macam apa dia ini

“Yya!! Kenapa kau masih berdiri disana . Cepatlah gadis lamban”teriak Kyuhyun.

“Ne, sajangnim”sahut Yuri.

“Tckkk, sebentar baik sebentar jahat. Apa dia mempunyai dua kepribadian ganda apa ”gumam Yuri.

“Yya!kau bilang apa tadi ?” tanya Kyuhyun.

“Ah~ aniyo, sajangnim”jawab Yuri.

 

Yuri home…..

“Omo!! Yya, gadis bodoh. Kenapa jam segini baru pulang ,apa sajangnimmu menyuruh kau lembur lagi ” bentak Eomma Yuri begitu melihat putrinya baru pulang pagi buta.

 

 

 

“Aigo, Eomma. Putrimu baru datang malah sudah diomeli, bukanya disuruh masuk”protes Yuri sambil berjalan masuk kedalam rumah.

“Omo!! Yya kenapa dengan kakimu itu ?” tanya Eomma Yuri begitu melihat putrinya berjalan agak pincang.

“Oh kemarin malam aku terjatuh dari tangga, sewaktu aku mencari laporan di gudang penyimpanan”jawab Yuri.

Pletakkk

Eomma~ kenapa kau malah memukulku eoh?”tanya Yuri.

“Astaga, kenapa kau begitu ceroboh. Sini kemarikan kakimu biar cepat sembuh”titah eomma Yuri.

“Eoh, tuan muda kau sedang apa disini?” tanya Eomma Yuri yang melihat Kyuhyun ternyata ikut masuk kedalam rumah Yuri.

“Eoh, sajangnim kenapa kau masih disini aku kira kau sudah pulang”ucap Yuri.

“Yuri~a, nugu?”tanya Eomma Yuri.

“Dia sajangnimku eomma”jawab Yuri.

“Annyeonghasyo, Cho Kyuhyun Imnida. Bangapseumnida”ucap Kyuhyun

“Jinja?aigo silahkan duduk. Maaf tak mempersilahkan kau masuk”ucap Eomma Yuri.

“Gwenchana, Ahjumma”ucap Kyuhyun sambil duduk.

“Tcih~apa eomma lupa jika bertemu dengannya kau akan memukulnya”gumam lirih.

“Ishhh, diamlah”ucap Eomma Yuri lirih.

“Heol~ begitu bertemu dengan namja ganteng langsung berubah pikiran, aigo dasar eomma-eomma”ucap Yuri

Krrrrrruuuuuuyyyyyuk~ Yuri mengerutkan dahinya saat mendengar suara yang diyakininya berasal dari perut Kyuhyun

“Sajangnim, kau lapar ” tanya Yuri.

“Hmmm”gumam Kyuhyun sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal itu.

“Eomma apa kau sudah memasak makanan?”tanya Yuri.

“Ne,Kalian tunggu disini aku akan menyiapkan makanan untuk kalian. Pasti kalian belum mengisi perut kalian semalaman kan?”tanya Eomma Yuri.

“Ne, ahjumma.karena kami terkunci di gudang semalaman”jawab Kyuhyun.

“Mworago!!!”pekik eomma Yuri.

“Aigo, sajangnim kenapa kau mengatakannya kepada eommaku eoh?”tanya Yuri.

“Waeyo, aku tak ingin membohongi eommamu”jawab Kyuhyun.

“Astaga, kau belum tahu sifat eommaku. Heol~, matilah aku”ucap Yuri.

“Yya, Yeoja pabo. Katakan kenapa kau sampai terkunci?” tanya Eomma Yuri.

“Eomma~, kau jang…”

“Jwesonghamnida, Ahjumma. Kau jangan memarahi putrimu, dia tak bersalah ini semua gara-gara aku yang menyuruhnya untuk membantu mencari laporan yang sedang kucari. Kami terkunci semalam karena listrik padam, sehingga pintu terkunci otomatis”jelas Kyuhyun yang membuat Eomma Yuri bengong karena penjelasan yang diberikan Kyuhyun.

“Apa eomma sudah mengerti?” tanya Yuri dengan sangat hati-hati.

“Hmmmmm, ya sudah eomma akan menyiapkan makanan untuk kalian”ucap Eomma Yuri.

“Heol~”Yuri bernafas lega karena eommanya mengerti.

“Kau lihat kan, eommamu tak jadi marah denganmu”ucap Kyuhyun.

“Ishhhhh, Sajangnim kau tunggu disini saja. Aku mau masuk kekamarku”ucap Yuri.

Kyuhyun duduk sendirian di ruang depan sambil memandangi seluruh bagian yang ada didalam rumah ini,walaupun rumah Yuri kecil tapi ada kehangatan yang terasa begitu Kyuhyun masuk kedalam rumah ini.

“Mianhae, Kyuhyunssi. Membuatmu lama menunggu, igo makanlah”ucap Eomma Yuri.

“Eoh~aigo kemana gadis bodoh itu, kenapa ada seorang tamu malah ditinggal pergi”ucap Eomma Yuri sambil geleng-geleng kepala.

“Maksudmu putrimu, ahjumma?”tanya Kyuhyun.

“Ne, siapa lagi yang dipanggil yeoja pabo selain dia”jawab Eomma Yuri.

“Waeyo, ahjumma memanggil Yuri dengan panggilan Yeoja pabo. Apakah dia benar-benar gadis bodoh?”tanya Kyuhyun.

“Ah~ aniyo,sejak kecil teman-temannya memanggil dia yeoja pabo. Bahkan hampir setiap hari dia akan menangis jika pulang dari sekolah dan mengadukan kepadaku, bahkan dia menangis semalaman ketika Oppanya pergi pindah sekolah ke luar negeri karena tak ada lagi yang bisa melindunginya dari teman-teman sekelasnya”jawab Eomma Yuri.

“Apa Yuri begitu menyayangi Oppanya?” tanya Kyuhyun.

“Ne, walaupun mereka bukan adik kandung tapi Yuri begitu sayang dengan Oppanya juga sebaliknya Oppanya juga sangat sayang dengannya”jawabnya.

“Heol~ kenapa aku menceritakan kehidupan putriku. Kyuhyunssi silahkan kau makan duluan, aku akan memanggil putriku”titah Eomma Yuri.

“Ne, ahjumma”ucap Kyuhyun.

“Apa kau juga menangisiku ketika kita berpisah eoh?” gumam Kyuhyun.

Blammm

“Sajangnim, mianhae membuatmu menunggu”ucap Yuri begitu keluar dari kamarnya.

“Gwenchana, eoh kau sudah bersiap-siap?”tanya Kyuhyun begitu Yuri menaruh tas besar berisi pakaian.

“Ne”jawab Yuri.

“Palli, kita makan makanannya. Bukankah kalian sudah lapar”suruh eomma Yuri.

“Jwesonghamnida, ahjumma. Hari ini aku akan mengajak putrimu untuk menghadiri sebuah pertemuan di pulau nami. Apa kau bisa menginjikannya untuk pergi denganku?” tanya Kyuhyun.

“Ne,aku mengijinkannya. Aku sudah diberitahu oleh Yuri dikamar tadi”jawab Eomma Yuri.

“Mianhae, membuat ahjumma sendirian”ucap Kyuhyun.

“Gwaenchana, toh nantinya aku akan hidup sendirian jika kelak Yuri sudah menemukan pasangan hidupnya”ucap Eomma Yuri.

“Uhukk….Uhuk, eomma~ kenapa kau membicarakan pernikahan eoh”ucap Yuri sembari mengambil segelas air.

“igo”ucap Kyuhyun sembari memberikan gelas air miliknya.

“Eoh, gomawo”ucap Yuri.

“Yya, cepatlah kalian makan nanti terlambat”titah eomma Yuri.

“Ne”ucap mereka bersamaan.

“Eoh~sajangnim sebaiknya kau mandi saja disini, aku takut waktunya terlalu mepet jika kau pulang”suruh Yuri.

“Memangnya tak apa-apa?” tanya Kyuhyun

“Aniyo,kau bisa menggunakan kamar mandi milikku”jawab Yuri.

“Baiklah”ucap Kyuhyun sembari mengeluarkan ponsel miliknya dari dalam saku, tapi kemudian dia teringat bahwa batreinya habis.

“Igo, pakailah”ucap Yuri.

“Eoh~gomawoyo”ucap Kyuhyun sembari menerima ponsel milik Yuri dan menghubungi seseorang untuk mengantarkan keperluannya.

“Igo, ponselmu”ucap Kyuhyun.

“Sajangnim, selagi kau mandi aku akan menunggu diluar”ucap Yuri.

“Hmmm”gumam Kyuhyun sambil masuk kedalam kamar Yuri untuk mandi.

 

 

“Berapa lama, kau akan berada di pulau nami?” tanya Eomma Yuri sambil menjemur pakaian dengan dibantu Yuri.

“2 hari, mianhae pasti eomma akan kesepian tanpa aku“jawab Yuri.

“Gwenchana, bukankah eomma sudah kesepian dari dulu”ucap Eomma Yuri.

Klekkk…….

“Eoh, sajangnim kau sudah selesai?”tanya Yuri begitu melihat Kyuhyun keluar dari dalam rumahnya.

“Ne,Ahjumma. Gamsahamnida”ucap Kyuhyun.

“Cheonma,Kyuhyunssi”balas Eomma Yuri.

“Kajja”ajak Kyuhyun.

“Oh~ne, sajangnim”ucap Yuri.

“Ahjumma, annyeong”pamit Kyuhyun.

“Ne, annyeong Kyuhyunssi”balas eomma Yuri.

“Eomma, aku pergi dulu ne. jaga baik-baik eomma selama aku tak ada disini”ucap Yuri.

“Aigo, memangnya kau akan pergi sangat lama eoh. Hati-hati, kau harus jaga sikapmu itu Kwon Yuri. Jangan ceroboh, ingat kau ingin membuktikan bahwa kau bukan gadis bodoh kan”titah Eomma Yuri.

“Ne, eomma aku akan mengingat nasehatmu. Cupp, eomma annyeong”ucap Yuri sambil mencium pipi eommanya.

“Ah~ yeobo seandainya kau tak pergi lebih dulu, aku takkan kesepian seperti ini”ucap Eomma Yuri.

 

Akhirnya Yuri dan Kyuhyun sampai juga di pulau nami setelah mereka menempuh perjalanan darat selama 1.5 jam dari seoul. Brakkkk.

“Hah~akhirnya sampai juga di pulau nami”ucap Yuri begitu tiba di nami,sembari menghirup udara segar.

“Yya, cepat tak ada waktu untuk bersenang-senang. Kita harus masuk ke hotel”titah Kyuhyun.

“Ne, algesseumnida sajangnim”ucap Yuri.

 

 

 

 

“Selamat datang di hotel kami, ada yang bisa saya bantu tuan?”tanya petugas hotel tempat Kyuhyun dan Yuri menginap sekaligus tempat diadakannya pertemuan tersebut.

“Ne,reservasi atas nama Cho Kyuhyun dan Kwon Yuri”jawab Kyuhyun.

“Tunggu sebentar, akan saya catat”ucap pegawai hotel tersebut.

“Tuan Cho Kyuhyun dikamar nomor 23 sedangkan nona Kwon Yuri ada di kamar nomor 25”ucap pegawai tersebut.

“Igo,kunci kamar kalian”ucapnya sambil memberikan kunci kamar.

“Gomawoyo, agassi”ucap Kyuhyun sambil berjalan menuju lift.

 

 

“Igo kunci kamarmu dan bawakan tasku juga, ingat jangan sampai jatuh kau membawa tasku”titah Kyuhyun.

“Tcih, jadi aku disuruh ikut hanya bertugas membawa tasnya. Aigo, seenaknya saja dia menyuruhku”gumam Yuri sambil membawa tas milik Kyuhyun.

Ting…..

“Yya, Yeoja pabo. Palli, kau seperti siput saja eoh”panggil Kyuhyun dari dalam lift.

“Ne, sajangnim”ucap Yuri.

“Yuri??????”ucap seorang namja begitu melihat Yuri berada di hotel yang sama dengannya.

To Be Continue

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

29 thoughts on “[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 4

  1. Aaah author paling bisa banget deh lagi seru2nya malah to be continue-__- hehe
    Makin rame dan juga makin penasaran. berharap part berikutnya ga lamaaa😀 semangatt trs thor!😉

  2. Ciee udah mulai saling cinta ni yeh

    Hemmz itu siapa yah yg manggil yuleon.

    Oh iya itu kok appanya kyuppa tau nama yuleon yah :-\

    Next jangan lama lama ya penasaran nih 😁

    Fighting^^9

  3. Wahh, kyu nya udah tau kalo yuri itu temen kecilnya, ciye bentar lagi palingan ada yg falling in love nih.. Hemm ceritanya makin bagus, ditunggu chapter selanjutnya yah^^

  4. Itu yg manggil yuri pasti oppany yg udah lama pindah keluar negeri yaa?? #soktau #asalnebak hehehe.. atau mngkn jaejoong jg bisaa.. tp buat ap jaejoong ke pulau nami?? Mau ikutan meeting jg y oppa? Trus td yg nelp yuri sbg choco oppa siaoa y? Kyuhyun kah? Soalny satu2 org yg ad di ruangan yg sama kya yuri kan cm kyuhyun..

    Aww, kyu sm yuri udah mulai saling perhatian nih.. so sweet nyaa..

    Dtungg next partny y, update soon authornim.. hwaiting!

    n cm kyuhyun..

  5. Akhirnya Si kyuppa udh tau sekarng yuri itu adalah temen kecilnya. Heoolll… Itu nuguyaa?apa bakal ada cinta segitigà?makin seruuu paasstinya^^ ditunggu next chapt. Jangn lama2 ya chingu:p hehehhee
    Fighting!~

  6. woahh~ eonni makasih atas part yg ky’x lbh pnjng dr part bysa’x ini🙂
    jd dsni Kyu akhir’x tau kalo Yuri adlh gadis masa kecil yg dy cari2? bt syg, Yul’x blom tau soal itu. eh bt Yul jg mulai suka sama Kyu nihh ..
    KyuRi momen’x sngt mnyenangkan.
    oyaa~ kira2 sypa ya oppa’x Yuri? & sypa jg org yg manggil Yuri di akhir ..
    ditunggu sllu kelanjutan’x eon. hwaiting ^^

  7. panggilan yul eonni kepada kyuppa imut sekali…choco oppa?aku selalu tersenyum jika membacanya.ahh…biar kutebak.jgn2 yg memanggil yuleonni oppanya?ahh seru.lanjut chungu.

  8. Akhirnya klanjutan ff ini publish jg:) tpi msh penasaran,krna di akhir cerita ada yg manggil yuri unnie..siapa ya??q tnggu next part nya ya cingu,,jngan lama” hehhehhehee:)gomawo.

  9. Ei, lagi seru2 baca continue Parah -_-”
    Kyuhyun kasih kode donk ke yuri biar dia sadar kl choco oppa yang di cari ternyata bos nya sendiri.
    Yuri ah masa engga sadar2 juga sih kalau kyuhyun choco oppa??? hmmm, Lanjut ya saeng. jangan lama2 ya… hehe,

  10. Annyeong eonni ffnya daebak banget so sweet
    banget kyu oppa waktu terkunci digudang meski
    kadang nyebelin ke yul eonni jdi penasaran
    gimana kelanjutannya ditunggu next shootnya
    ya eonni jgn lama-lama ya eonni ^_^
    Keep on writing eonni
    Fighting

  11. Apakah jaejong itu tokoh jahat di story ini ??? Pengen cepet2 liat kyu-yuri jadi spasang kekasih..part 5 kajja

  12. Yang manggil yuri terakhir pas d hotel td siapa ? Penasarran. Eonni, ditunggu next chapnya, kalau bisa jangan lama2 ya. Hahay😄. Hwaiting.

  13. ternyata kyu itu chocho nya yuri yg selama ini yuri rindukan.
    kyu knp gak bilang kalau dia itu chocho yang waktu kecil selalu menolong & menjaga yuri.

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s