Posted in Comedy, Freelance, Hurt, Romance

[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 3

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya.

image001

Shoot 3

Present by

She_ze

Cast :

Cho Kyuhyun   Super Junior || Kwon Yuri  SNSD

Sub Cast :

SNSD || Super Junior

Length : Chapter || Rating : 15 || Genre : Romance, hurt, little comedy

Hari ini hari yang melelahkan bagi Yuri, bagaimana tidak Kyuhyun dengan seenak menyuruhnya mengerjakan seabreg berkas hanya dengan diberikan waktu 1 jam. Apalagi ketika ia harus mengulang kembali pekerjaan tersebut. Yuri tak habis pikir dengan pikiran namja setan itu yang tak lain adalah sajangnimnya.

“Kenapa dia berbeda sekali dengan Kim Kwangjanim, pantas saja semua sekretarisnya kabur mungkin tak tahan dengan sifat kejamnya tersebut”gumam Yuri sambil memandang langit-langit kamar tidurnya.

“Tapi dia tak begitu kejam, buktinya dia membelikanku makan siang “ ucap Yuri.

“Aisssshhhh, kenapa aku memikirkan namja evil itu “ucap Yuri sambil mengacak rambutnya dan mengambil handuk untuk mandi.

 

1 jam kemudian….

“Chagi~ cepat keluar,makanan sudah siap “panggil eomma Yuri dari depan pintu kamarnya.

“Ne, sebentar eomma aku sedang mengeringkan rambutku “ sahut Yuri dari dalam.

“Ya sudah, eomma akan menunggu di meja makan “ucap eomma Yuri.

Krieeetttt…

“Wah!! Eomma kenapa kau memasak begitu banyak makanan? Bukankah hari ini bukan hari ulang tahunku ?” tanya Yuri sambil mencomot tumis daging yang ada dihadapannya.

Pletakkkk….

“Ouch, Appo “ ringis Yuri.

“Yya! Memangnya eomma harus memasak makanan seperti ini hanya di hari ulang tahunmu saja. Mianhae eomma baru bisa merayakan keberhasilanmu dan hanya makanan ini yang bisa eomma siapkan untukmu “ jawab Eomma Yuri.

image002

“Gwenchana, Eomma. Aku sendiri senang apapun yang eomma buatkan untukku, aku dengan senang hati akan menghabiskannya “ucap Yuri.

“Aishhh, dasar shiksin “ ucap Eomma Yuri.

“Eotte hari pertamamu bekerja, apa begitu sulit ?” tanya Eomma Yuri sambil memberikan mangkuk nasi milik Yuri.

“Ne,begitulah eomma. Aku sendiri hampir saja ingin keluar, gara-gara namja sialan itu” jawab Yuri sambil mengunyah makanannya tersebut.

“Geu namja? Nuguya?” tanya Eomma Yuri.

“Dia sajangnimku eomma” jawab Yuri.

“Kenapa kau memanggilnya namja sialan,memangnya apa yang telah dilakukannya terhadapmu eoh”ucap Eomma Yuri dengan sedikit emosi.

“Aku tak mau menceritakannya kepada eomma, karena ini menyangkut harga diri keluarga kita eomma “ucap Yuri.

Ckkkk.., jika eomma bertemu dengan namja tersebut. Akan kubalas apa yang telah dilakukannya terhadap putriku “ucap Eomma Yuri.

“Eomma~ kenapa Oppa tak pernah kesini? Apa mungkin Oppa sudah tak ingat lagi dengan kita eomma?” tanya Yuri dengan mulut penuh makanan.

“Yya!! Kunyah dan telan dulu makananmu itu” titah Eomma Yuri.

“Eomma~ kau belum menjawab pertanyaanku”ucap Yuri.

“Hmmm, eomma sendiri tak tahu. Bukankah eomma bilang jangan membahas Oppamu itu” jawab Eomma Yuri sedih.

“Waeyo? Apa eomma menyembunyikan sesuatu dariku?” tanya Yuri.

“Hah~ sudahlah kau jangan membahasnya lagi”jawab Eomma Yuri.

“Eomma, mianhe “ucap Yuri sambil menggenggam tangan eommanya itu.

“Gwenchanayo, Chah~ habiskan makananmu supaya besok kau bisa bekerja dengan semangat lagi “titah Eomma Yuri.

 

 

Sementara Itu,20.00 KST.

Kyuhyun masih betah duduk di kursi empuk miliknya,disaat semua karyawan yang ada diperusahaan sudah kembali ke rumah masing-masih sedangkan Kyuhyun masih saja meneliti sebuah laporan keuangan yang dirasakan janggal olehnya.

“Mengapa laporan yang dikerjakan Kim Kwangjanim berbeda sekali dengan hasil laporan bulan lalu, kenapa pengeluaran perusahaan terlalu banyak. Ini pasti ada sesuatu yang beres”gumam Kyuhyun sambil melihat lembar tiap lembar rincian tersebut.

Tok..Tok..

“Apa ada orang di dalam?” tanya Park Minjo.

“Ne, Ahjussi park”jawab Kyuhyun dari dalam.

Krietttt….

“Oh, Cho Sajangnim mengapa sudah malam anda belum pulang. Apa besok pagi ada meeting, sehingga kau mengerjakan disini?” tanya Park Minjo.

“Aniyo, Ahjussi aku hanya sedikit heran dengan laporan keuangan yang diberikan oleh Kim Kwangjanim. Karena menurutku ada sedikit yang jangal dengan laporan tersebut “ jawab Kyuhyun.

“Mianhae, Cho sajangnim.Aku sendiri sedikit heran dengannya sebelum anda menggantikan ayah anda “ ucap Park Minjo.

“Katakan Park Ahjussi apa yang kau ketahui selama ayahku menjabat dan apa yang dilakukan oleh Kim Kwangjanim pada perusahaan ini ?” tanya Kyuhyun.

image003

“Jwesonghamnida, sajangnim. Aku sendiri belum yakin dengan apa yang kulihat selama aku bekerja diperusahaan yang dipimpin ayahmu itu. Tap jika aku menemukan seseuatu yang ganjil, aku akan melaporkannya kepadamu “ucap Park Minjo.

“Gamsahamnida, Park Ahjussi telah membantuku untuk menyelidiki laporan tersebut” ucap Kyuhyun.

“Apa sajangnim ingin aku buatkan sesuatu untuk mengusir rasa dinginnya malam?” tawar Park Minjo.

“Tidak usah Ahjussi, sebaiknya Ahjussi pulang kerumah. Aku tak apa-apa sendirian disini” ucap Kyuhyun.

“Baiklah kalau begitu, aku permisi sajangnim”ucap Park Minjo.

“Ne, silahkan”ucap Kyuhyun.

 

Sepertinya malam ini Kyuhyun akan menginap di kantornya, karena Kyuhyun masih heran dengan laporan tersebut.

********************************

 

 

 

Esok Harinya…,07.30 KST

Hari ini Yuri sudah terbiasa bangun pagi,karena sesuai perintah yang diberikan Cho Kyuhyun bahwa dia harus berangkat dan membersihkan meja kerjanya sebelum Kyuhyun sampai di perusahaan.

“Kau sudah bangun chagi? “ ucap Eomma Yuri begitu melihat Yuri sudah berdiri di sampingnya.

“Ne, eomma seprti biasa aku tak mau hari ini mendapat masalah dengannya”jawab Yuri.

“Eomma~ hari ini aku makan roti selai saja, eomma tak usah membuatkanku sarapan pagi “ ucap Yuri.

“Yya! Kenapa kau hanya makan roti, itu hanya sebagai pengganjal perut. Chakkaman kau tunggu 5 menit saja eomma akan buatkan bekal untuk kau bawa nanti”ucap Eomma Yuri.

“Tak usah eomma, lagian aku bukan anak kecil lagi. Aku akan makan di kantor nanti itupun kalau aku sempat “ucap Yuri sambil mengambil roti selainya dan tak lupa segelas jus buah.

“Eomma, aku berangkat “pamit Yuri sambil tak lupa memberikan morning kiss untuk eommanya.

“Ne, Hati-hati kau jangan makan sampai telat “ pesan Eomma Yuri.

“Ne, Eomma Bye~” ucap Yuri.

“Ne, memang kau bukan anak kecil lagi tapi tingkahmu seperti anak kecil. Heol~ kapan kau bisa berubah Kwon Yuri”gumam Eomma Yuri.

“Aigo, sifat keras kepalanya itu persis denganmu Yeobo” gumam Eomma Yuri.

Blammmm……..

 

Halte Bus….,

image004

Yuri bergegas masuk kedalam bus yang sudah biasany sering ia tumpangi, begitu bus yang sedari tadi ditunggu sudah datang.

“Annyeonghaseyo, Ahjussi “ sapa Yuri.

“Ne, Annyeonghaseyo Yuri agassi “ balasnya.

“Ahjussi, seperti biasa “ ucap Yuri.

“Oke, Agassi “ sahutnya.

 

1.5 Jam yang harus ditempuh Yuri untuk sampai di gedung perusahaanya bekerja, akhirnya sampailah Yuri di depan perusahaan milik Cho Kyuhyun. Yuri pun segera turun dari bus dan berjalan masuk menuju perusahaan tersebut. Keadaan perusahaan belum begitu ramai, karena sebagian para pegawai masih berada dirumah. Hanya ada beberapa pekerja yang sudah mulai berdatangan masuk kedalam perusaahan tersebut.

 

 

image005

“Heh~ kenapa dia menyuruhku berangkat pagi-pagi sih,apa dia tak tahu aku masih ngantuk”gerutu Yuri begitu tiba di kantornya.

Setelah sampai di depan meja kerjanya Yuri meletakan tas yang dibawanya tersebut diatas meja, kemudian dia berjalan masuk menuju ruang kerja sajangnimnya yang tak lain adalah Cho Kyuhyun yang menyuruhnya untuk membersihkan meja kerjanya sebelum dia sampai di perusahaanya.

Tok…Tok..Klek…

“Permisi”ucap Yuri begitu sampai di dalam ruang kerja.

“Aigo!! Kenapa dia menyuruhku membersihkan meja kerjanya padahal sudah ada office boy perusahaan yang bertugas” gumam Yuri sambil membereskan berkas yang berantakan diatas meja.

“Seenaknya saja menyuruhku agar datang lebih awal, memangnya aku ini sekretarisnya apa pembantunya sih “oceh Yuri sambil mengelap meja.

“Omo! Kenapa banyak sekali sisa makanan disini. Dasar namja jorok, apa ia tak tahu mejanya menjadi kotor dan banyak kuman eoh “ucap Yuri lagi sambil memasukan sampah makanan kedalam kantong plastik dan membuangnya keluar.

“Ckkkk,jika aku punya seorang kekasih seperti dia heol~ bisa-bisa aku dijadikan pembantunya”ucap Yuri.

“Yya! Kenapa dari tadi aku mendengar mulutmu yang bekerja, bukanya tenagamu?” tanya seseorang dari balik kursi yang membuat langkah kakinya berhenti dan menoleh kebelakang.

“Omo!! Yya, nuguya “ pekik Yuri sambil mengedarkan pandangannya ke ruangan tersebut.

“Ckkkk….” Kyuhyun hanya mendecakan mulutnya dan memutar kursinya kedepan.

“Omo!! Sajangnim” pekik Yuri begitu melihat Kyuhyun sudah berada di dalam ruang kerjanya.

“Yya, kau tak usah berteriak eoh. Suaramu itu bisa membuat telingaku sakit ”ucap Kyuhyun.

“Jwesonghamnida, Sajangnim”ucap Yuri.

“Yya, kenapa kau pagi-pagi sudah menggerutu. Bukannya bekerja malah mengoceh terus, bahkan suaramu lebih nyaring daripada kicauan burung di luar “ucap Kyuhyun.

“MWORAGO!!! Ya salah siapa kau tidur disini bukannya tidur dirumah”bentak Yuri.

“Astaga kau ini sudah mengganggu tidurku, beraninya membentakku ” ucap Kyuhyun.

“Jwesonghamnida, memangnya sajangnim menginap semalaman disini,apa kau tak pulang kerumahmu?”tanya Yuri sambil membersihkan meja Kyuhyun.

“Ne, ada yang harus kuselesaikan. Gara-gara kau berisik, tidurku sedikit terganggu”jawab Kyuhyun.

“Jwesonghamnida, sajangnim”ucap Yuri.

“Tumben sekali kau berangkat agak pagi, memangnya ada apa?”tanya Kyuhyun.

“Aishhh, kau ini memang sudah pikun. Ckkkkkk, masih muda tapi daya ingatnya rendah, pantas saja sekretarismu tak betah bekerja denganmu “ejek Yuri sambil berkacak pinggang masih membawa kantong plastik yang berisi sampah.

“Yya, beraninya kau menghinaku”bentak Kyuhyun sambil berdiri dan menghampiri Yuri.

“Wae? apa kau ingin memecatku Sajangnim, apa kau lupa. Dengan yang kau ucapkan kepadaku?” tanya Yuri.

“Jika saja kau bukan Yeoja,aku tak segan-segan berkelahi denganmu”ucap Kyuhyun.

“Mwo!! bukankah kau telah merasakan pukulanku, apa kau ingin merasakan lagi pukulanku?”tanya Yuri sambil siap-siap untuk melawan Kyuhyun.

“Aishhhhh”desis Kyuhyun.

“Geunyang, jadi aku tak salah mengatakan ingatanmu rendah alias pikun”ucap Yuri sambil meninggalkan Kyuhyun.

“Yya, yeoja pabo. Aishhhhh” desis Kyuhyun sambil menendang meja kerjanya.

“Ouch, Appo” ringis Kyuhyun.

“Rasakan kau Cho Kyuhyun “ucap Yuri.

“Awas kau Kwon Yuriiii!!”ucap Kyuhyun.

image006

Yuri kembali ke tempat kerjanya setelah membuang bungkusan sampah dari dalam ruang kerja Kyuhyun.

“Yurissi,apa kau bisa menolongku sebentar? Bisakah kau menolongku untuk memperbanyak dokumen ini” ucap Hyoyeon salah satu karyawan perusahaan Kyuhyun.

“Ne”ucap Yuri sambil menerima dokumen tersebut.

“Terima kasih, Yurissi. Jika sudah selesai di perbanyak,taruh saja di atas mejaku”titah Hyoyeon sambil pergi menuju toliet wanita.

 

Yuri pun segera berjalan menuju mesin fotocopy yang terletak tak begitu jauh dari meja kerjanya. Untungnya Yuri sudah mempunyai pengalaman dalam bekerja, jadi dia tak sedikit bingung menggunakan mesin fotocopy tersebut. Yuri pun segera menekan tombol on pada mesin fotocopy tersebut dan menekan tombol copy dan angka untuk memperbanyak dokumen tersebut

image007

“Mwohae?” Yuri menoleh kesamping begitu mendengar suara yang tak begitu asing.

“Annyeonghaseyo, Kim Kwangjanim” sapa Yuri begitu melihat ternyata yang berdiri disampingnya itu adalah Kim Kwangjanim.

“Annyeonghaseyo, Yurissi. Kau sedang menunggu apa disini?” tanya Kim Kwangjangnim.

“Oh, aku sedang menolong Hyoyeon untuk memfotocopy dokumen ini” jawab Yuri.

“Kenapa bukan dia sendiri yang mengerjakannya,bukankah itu tugasnya?” tanya Kim Kwajangnim.

“Gwenchana,lagian aku sedang tak sibuk jadi lebih baik aku membantunya”jawab Yuri.

“Ya sudah kalau begitu, aku akan ke ruanganku. Selamat bekerja, Yurissi “ucap Kim Kwangjanim.

“Ne, Kim Kwangjanim”ucap Yuri.

“Ok, sudah selesai. Saatnya aku mengembalikan dokumen dan fotocopyan ini ke Hyoyeon “ ucap Yuri sambil menata dokumen yang tadi diperbanyak di mesin fotocopy.

“Igo, sudah aku perbanyak”ucap Yuri sambil menyerahkan dokumen tersebut.

“Gomawo, Ne Yurissi. Oya, chakkaman aku harus mengerjakan laporan yang belum aku selesaikan. Apa kau sedang sibuk Yurissi?” tanya Hyoyeon.

“Aniyo, aku sedang tak sibuk. Waeyo?” jawab Yuri.

“Tolong berikan laporan ini kepada Cho Sajangnim,dan minta sajangnim untuk segera metanda tangani laporan tersebut karena berkas tersebut harus dibawa pada rapat besok pagi. Tolong kau bantu aku memberikan ini kepadanya”ucap Hyoyeon sambil menyerahkan laporan yang ada di dalam map.

“Ne, kalau begitu permisi”pamit Yuri.

Tok…Tok…

“Sajangnim, apa aku boleh masuk?” panggil Yuri. Lagi-lagi tak ada jawaban dari dalam, Yuri tak mau gegabah untuk masuk kedalam ruangan Kyuhyun.

“Ne, sebentar”ucap Kyuhyun lirih sambil memakai celana panjangnya.

Tok…Tok…

“Sajangnim, apa kau ada didalam ”ucap Yuri. Karena tak ada jawaban dari dalam Yuri pun membuka pintu ruang kerja Kyuhyun.

“Ne, sebentar apa kau tak dengar ”ucap Kyuhyun.

“Aigo, apa dia belum kembali dari kamar mandi? Ah~ lebih baik aku masuk saja”gumam Yuri.

Krieetttt….

“Omo!! Ya apa kenapa kau belum memakai pakaianmu ” pekik Yuri begitu terkejut melihat pemandangan yang ada di depan dan langsung berbalik.

“Yya, sudah aku bilang kalau kau masuk keruanganku ketuk dulu pintunya sebelum masuk “ucap Kyuhyun sambil memakai kemejanya cepat.

“Jwesonghamnida, tapi aku sudah mengetuk pintu beberapa kali tapi tak ada suara dari dalam”ucap Yuri masih dengan membelakangi Kyuhyun.

“Yya, apa kau tak dengar apa yang kuucapkan tadi ?” tanya Kyuhyun.

“Aniyo, aku tak mendengar suara apapun” jawab Yuri.

“Yya, kenapa kau berbicara dengan membelakangiku?’tanya Kyuhyun.

“Shireo,sebelum kau memakai pakaianmu. Maka dari itu cepatlah kau pakai pakaianmu”jawab Yuri.

“Yya, sekarang kau boleh berbalik. Aku sudah memakai pakaianku, apa kau tak pernah melihat badan seorang namja eoh?” tanya Kyuhyun. Yuri pun segera berbalik tapi masih menutup matanya.

“Aigo, kenapa matamu ditutup. Apa kau tak mengerti ucapanku”ucap Kyuhyun.

“Shireo, aku tahu kau sedang membohongiku”ucap Yuri lagi.

image008

Kyuhyun mendapat ide begitu melihat Yuri masih enggan membuka kedua matanya,Kyuhyun mengambil kesempatan ini untuk mengerjainya. Perlahan Kyuhyun berjalan kearah Yuri yang masih menutup kedua matanya, Yuri yang merasakan ada sesuatu yang tak beres akan terjadi mencoba mencairkan suasana yang begitu hening.

“Sajangnim,apa kau sudah selesai memakai pakaianmu?”tanya Yuri, tanpa menyadari Kyuhyun semakin mendekat kearahnya.

“Hmmm”gumam Kyuhyun.

“Yya, aku tanya apa kau sudah selesai!!”pekik Yuri.

“Ne”ucap Kyuhyun.

“Sajang……”

Begitu Kyuhyun berada dihadapan Yuri, tiba-tiba mata Yuri terbuka. Yuri begitu terkejut ketika membuka kedua matanya Kyuhyun berada dihadapannya,Yuri hanya bisa diam terpaku melihat Kyuhyun yang tak lain musuhnya itu berada sangat dekat denganya. Begitu pun Kyuhyun niatannya untuk mengerjai Yuri sirna begitu kelopak mata Yuri terbuka sempurna,bayangan masa lalu tentang seseorang yang sudah mengisi relung hatinya itu muncul begitu melihat kedua bola mata Yuri.

Tanpa Kyuhyun sadari tangan kananya terangkat keatas membelai lembut wajah Yuri dan menyingkirkan anak rambut yang mengganggu pemandangannya tersebut, Yuri yang mendapat perlakuan seperti dari Kyuhyun menjadi gugup. Perlahan Kyuhyun wajah Kyuhyun mendekat kearah Yuri,melihat hal tersebut Yuri memegang erat stopmap yang berisi dokumen yang harus ditanda tangani Kyuhyun. Wajah Kyuhyun terus mendekat kearahnya, Yuri bisa merasakan hembusan nafas dari hidung Kyuhyun yang menerpa wajahnya. Begitu tinggal beberapa inci, Kyuhyun sedikit memiringkan wajahnya.

image009

Deg..Deg.., terdengar bunyi detak jantung Yuri yang berdetak begitu kencang. Ia tak bisa membayangkan apa yang terjadi jika ia tak saja bersuara.

“Sajangnim ada sesuatu disudut matamu”ucap Yuri ketika bibir Kyuhyun hampir menyentuh bibirnya.

“Jeongmal?”tanya Kyuhyun sambil berjalan kearah cermin,tapi Kyuhyun tak melihat apa-apa disudut matanya. Kyuhyun pun berbalik dan melihat Yuri sedang menahan tawanya.

“Aishhh, ternyata aku dibodohinya”batin Kyuhyun.

“Ehmmm, ada keperluan apa kau kemari?”tanya Kyuhyun begitu berbalik sambil pura-pura merapikan pakaiannya.

“Jwesonghamnida, Sajangnim. Aku kesini, ingin menyerahkan dokumen yang diminta Hyoyeonssi untuk segera kau tanda tangani”jawab Yuri .

“Kenapa bukan dia yang datang kesini sendiri, memangnya kemana dia?”tanya Kyuhyun.

“Dia sedang mengerjakan laporan yang belum diselesaikan, jadi dia menyuruhku untuk memberikan ini kepadamu”jawab Yuri, Kyuhyun pun segera menandatangani laporan tersebut.

“Igo, cepat kau berikan kepada Hyoyeonssi”titah Kyuhyun sambil menyerahkan map tersebut ke Yuri.

“Ne,Gomawo sajangnim”ucap Yuri sambil berjalan keluar ruang kerja Kyuhyun yang dirasanya sangat panas tersebut.

Blamm…..

Begitu pintu tertutup Kyuhyun memukul-mukul kepalanya dengan kedua tangannya,setelah apa yang hampir dilakukan olehnya kepada Yuri. Niatannya untuk mengerjai Yuri sirna begitu Kyuhyun menatap manik kedua mata Yuri yang membuatnya kembali ke masa lalu, mengingatkan seseorang yang begitu ingin dia jumpai malah dia sendiri yang terkena batunya.

Sementara itu didepan pintu kerja Kyuhyun, yeoja yang bernama Yuri masih saja berada didepan pintu sambil tertawa terbahak-bahak karena berhasil mengerjai Kyuhyun.

“Bwahahahahahahaha, rasakan kau Cho Kyuhyun. Ini balasanku karena kau mengerjaiku”ucap Yuri sambil tertawa penuh kemenangan, tapi tawa Yuri sirna begitu mengingat kejadian yang hampir membuat dia kehilangan first kissnya .

“Astaga, apa yang sedang dipikirkan namja sialan itu eoh”ucap Yuri sambil mengibas-ngibaskan map yang dipegangnya itu.

“Hahhhh, molla..molla aku tak mau memikirkannya, lebih baik aku keruangan Hyoyeon untuk menyerahkan map ini “ucap Yuri sambil berjalan meninggalkan

image010

“Hyoyeonssi, igo”ucap Yuri begitu di depan meja kerja Hyoyeon sambil memberikan map yang berisi dokumen yang sudah ditandatangani Kyuhyun.

“Eoh, gomawoyo. Yurissi, karena kau sudah mau membantuku. Bagaimana kalau kau kutraktir makan siang ini”ucap Hyoyeon.

“Kau tak perlu repot-repot Hyoyeonssi, tapi kalau kau yang menawari. Oke aku mau”ucap Yuri.

“Heol~ bilang saja kau mau”ucap Hyoyeon.

“Hahahaha, sering-seringlah kau memberiku pekerjaan. Jadi aku bisa makan gratis setiap hari”ucap Yuri sambil tertawa.

“Yya!bisa-bisa aku ditegur Cho sajangnim karena menyuruh sekretarisnya menolongku setiap hari, dan satu lagi aku bisa bangkrut”ucap Hyoyeon sambil memanyunkan bibirnya itu.

“Oke, aku akan menunggu di tempat kerjaku. Hyoyeonssi, permisi”ucap Yuri sambil meninggalkan ruang tersebut.

Yurissi”panggil seseorang begitu Yuri melewati ruang Kim Kwangjanim.

“Ne”jawab Yuri sambil menoleh kebelakang.

“Oh, untunglah aku bertemu denganmu disini”ucapnya.

“Nuguya?”tanya Yuri kepada yang memanggilnya.

“Jwesonghamnida, saya asisten Kim Kwangjanim. Dia menyuruh saya untuk menemui anda”ucapnya.

“Ne?Kim Kwangjanim ingin menemuiku? Waeyo,apa ada yang begitu penting?” tanya Yuri.

“Naneun Mollayo”jawabnya.

“Apa harus sekarang aku menemui Kim Kwangjanim?”tanya Yuri sekali lagi.

“Ne”jawabya.

“Tapi aku harus ijin dulu ke sajangnim”ucap Yuri.

“Tidak usah, nanti akan kusampaikan jika aku bertemu dengannya”ucapnya sambil mengapit tangan Yuri untuk ikut dengannya menemui Kim Kwangjanim.

“Yya..Yya, ahjussi aku bisa jalan sendiri”ucap Yuri tapi sepertinya asisten Kim Kwajangnim tak mendengar ucapan Yuri.

Kyuhyun Room Office.

Kyuhyun hendak meminta bantuan Yuri untuk mencari dokumen yang berisi laporan keuangan bulan lalu yang ada digudang, Kyuhyun pun segera mengangkat telepon yang menyambungkan dengan telepon yang ada di depan meja Yuri.

image011

Tut…..Tut……Tut…..

“Aish kemana Yeoja Pabo itu, disaat aku membutuhkan bantuannya dia tak menjawab sambungan teleponku”ucap Kyuhyun sambil memegang gagang teleponnya.

Tut….Tut….Tut….

“Astaga, apa gadis bodoh itu begitu sibuk hingga telepon dari sajangnimnya sendiri tak segera diangkat”ucap Kyuhyun sambil menutup panggilan tersebut dan berjalan menuju kedepan menemui sekretarisnya itu.

Blammm……

“Astaga baru jam segini kenapa sudah menghilang”ucap Kyuhyun begitu menoleh kesamping Yuri tak ada dimeja kerjanya.

“Kemana perginya gadis bodoh tersebut”gumam Kyuhyun.

“Aigo, aku baru ingat bukankah tadi Yuri bilang akan menyerahkan map tersebut kepada Hyoyeon “ucap Kyuhyun sambil menepuk pelan keningnya ketika ingat bahwa Yuri tengah menyerahkan dokumen yang sudah ditandatanganinya ke Hyoyeon.

Kyuhyun pun segera berjalan menuju tempat ruang kerja Hyoyeon yang tak jauh dari ruangannya itu,begitu tiba dimeja kerja Hyoyeon Kyuhyun segera menanyakan keberadaan Yuri kepadanya.

image012

Hyoyeonssi, apa Yuri tadi kesini?” tanya Kyuhyun.

“Ne,Sajangnim. Tadi Yuri mengembalikan map ini kepadaku, tapi sepertinya dia sudah pergi dari ruanganku tadi”jawab Hyoyeon.

“Waeyo?Apa dia belum keruanganmu, Sajangnim?”tanya Hyoyeon.

“Ne,aku kira dia masih disini. Karena aku lihat meja kerjanya kosong”jawab Kyuhyun.

“Aniyo, dia sudah pergi dari tadi. O’ya aku ingat tadi sepertinya asisten Kim Kwangjanim membawa Yuri,tapi aku tak tahu dia mau dibawa kemana” ucap Hyoyeon.

“Mwo?? Yuri dibawa asisten Kim Kwangjanim, untuk apa dia membawa Yuri?”tanya Kyuhyun.

“Naneun Mollayo”jawab Hyoyeon.

“Ya sudah kau kembali bekerja, maaf mengganggumu Hyoyeonssi”ucap Kyuhyun sambil pergi dari ruang tersebut.

image013

 

“Ya, Sooyoungssi. Bukankah itu Kyuhyun Sajangnim?”tanya Jessica sambil menepuk lengan Sooyong.

“Aigo, mana mungkin Kyuhyun Sajangnim kesini”Jawab Sooyong semabri masih berkutat dengan pekerjaannya.

“Yya, aku tak bohong. Itu memang Kyuhyun Sajangnim,coba kau lihat ”ucap Jessica sambil merebut kertas yang sedang dikerjakan Sooyoung sehingga membuatnya marah kepadanya.

“Yya,kenapa kau merebut kertas itu. Omo!!! Kyuhyun Sajangnim”pekik Sooyoung begitu melihat Kyuhyun melintas didepanya membuat darahnya berdesir.

image014

“Yya, kenapa kau baru bilang kalau Kyuhyun Sajangnim ada disini”ucap Sooyoung sambil merapikan dandananya.

“Mwo, bukankah dari tadi aku sudah mengingatkanmu kalau Cho Sajangnim ada disini”ucap Jessica.

“Annyeonghaseyo, Sajangnim” sapa Sooyoung. Tapi Kyuhyun tak membalas sapaan Sooyoung dan melewatinya begitu saja.

“Hahahaha, aigo kasihan sekali kau”ucap Jessica sambil tertawa begitu melihat teman sekerjanya diacuhkan oleh Kyuhyun.

“Yya, kenapa kau menertawaiku!! Bukanya kau membantuku” pekik Sooyoung.

“Yya, kau boleh mengacuhkanku sekarang. Tapi esok hari jika aku bisa memiliki seutuhnya, kau akan kubuat menangis Cho Kyuhyun”ucap Sooyoung.

“Jangan berkhayal terlalu tinggi, Choi Sooyoung. Nanti kau akan sakit jika terjatuh”ucap Jessica.

“Yya, kenapa kau berdoa seperti itu untukku. Bukannya memberiku semangat agar aku bisa mendapatkan hati Cho Kyuhyun”ucap Sooyoung sedih.

“Isshhh kau ini, kajja sebaiknya kita makan. Sudah jam makan siang, kau harus mengisi perutmu agar tak terlalu berkhayal tinggi” ajak Jessica.

Pletakkk….

“Aishhh, Appo. Yya kenapa kau memukul kepalaku”ringis Jessica.

“ Itu balasan dariku”ucap Sooyuong.

Kim Kwajangnim Room Office…

Begitu tiba di depan pintu ruang kerja Kim, Kyuhyun langsung membuka pintu tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Kyuhyun marah karena asisten direktur Kim menyuruh Yuri keruangannya tanpa sepengetahuan dirinya.

image015

Bbrakkkkkk….

Direktur Kim dan Yuri tersentak kaget begitu pintu ruang kerja Kim Kwangjanim tiba-tiba terbuka. Kyuhyun memicingkan matanya ketika melihat sosok Yuri yang tengah berada diruangannya.

“Daebak!! Ternyata aku cari-cari rupanya kau ada disini”ucap Kyuhyun.

“Omo!! Sajangnim “pekik Yuri begitu sadar apa yang terjadi dan melihat Kyuhyun berada diruang yang sama dengannya.

“Ya, Cho Kyuhyun kenapa kau masuk keruanganku tanpa permisi. Ada urusan apa sampai kau kesini”tanya Kim Jaejoong.

“Justru aku yang seharusnya bertanya padamu. Yya! Kim Jaejoong, kenapa kau membawa sekretarisku tanpa seijin dariku ”bentak Kyuhyun.

“Sedang apa kau disini gadis bodoh? Apa kau ingin menggodanya hah~”bentak Kyuhyun.

“Yya, Cho Kyuhyun jaga mulutmu. Apa kau tak punya sopan santun? masuk seenaknya keruanganku”tanya Kim Jaejoong.

image016

“Omo, kau bilang apa barusan Jaejoongssi. Aku tak punya sopan santun, seharusnya aku yang bilang itu kepadamu karena kau membawa sekretarisku tanpa seijin dariku”omel Kyuhyun.

“Jwesonghamnida, sajangnim aku yang salah karena seharusnya aku meminta ijin darimu”ucap Yuri sambil menundukan wajahnya.

“Yya! Yurissi, Ah Aniyo Yeoja Pabo, apa kau tak tahu kau ini masih sekretarisku. Kenapa kau malah berada disini bukannya berada diruanganku!!” bentak Kyuhyun.

“Jwesonghamnida, sajangnim. Sebenarnya aku sendiri sudah mau ke tempat kerjaku, tapi asisten Kim Kwangjanim menyuruhku untuk pergi menemuinya”ucap Yuri masih dengan kepala menunduk.

“Kau ini sama saja dengannya. Apa kau itu begitu bodohnya”ejek Kyuhyun.

“Yya! Cho Kyuhyun jaga ucapanmu,Yuri tak bersalah. Sebaiknya yang kau marahi adalah aku bukan dia,mengapa kau sering memanggilnya gadis bodoh. Dia punya nama tapi kenapa kau sering memanggilnya gadis bodoh, kau sungguh tak waras”ucap Woo Bin.

image017

“Ne, arrasso dia mempunyai nama. Waeyo? Memang dia pantas untuk di panggil gadis bodoh”ucap Kyuhyun.

“Yya, Cho Kyuhyun kata-katamu sungguh tak pantas dan sudah kelewatan”sela Jaejoong.

“Kajja, Yeoja Pabo. Sebaiknya kau selesaikan tugasmu mulai hari, aku akan memberikan pekerjaan untukmu sekarang”ucap Kyuhyun sambil menarik pergelangan tangan Yuri kuat.

“Jwesonghamnida, Kim Sajangnim. Aku permisi “ pamit Yuri.

Blammm……

Sepanjang perjalanan Yuri meringis kesakitan karena Kyuhyun mencengkram pergelangan Yuri dengan erat seperti tak mau melepaskan mangsanya, membuat pergelangan tangannya menjadi sedikit memerah dan luka.

image018

“ Sajangnim, aku mohon lepaskan tanganku”mohon Yuri sambil berusaha melepas tangan Kyuhyun dari pergelangan tanganya.

“ Andwae, aku tak akan melepaskanmu sampai tiba diruanganku”ucap Kyuhyun keukeh.

“Sajangnim, geumanhae. Tanganku sakit, apa kau tak melihatnya eoh. Bukankah kau sudah puas menghinaku di dalam sana kenapa kau masih menyakitiku”pinta Yuri, tapi Kyuhyun tetap saja masih memegang pergelangan tangan Yuri.

Hikss…Hikss Sajangnim,lepaskan tanganku sakit “ucap Yuri ditengah isak tangisnya.

“Sajangnim, geumanhae. Hiks…hiksss”pinta Yuri sembari terisak.

Perlahan genggaman Kyuhyun melemah begitu mendengar suara isakan yang keluar dari bibir Yuri, Kyuhyun seperti melihat masa lalu begitu mendengar suara isakan tersebut membuat Kyuhyun kembali teringat akan sosok Yeoja yang sering ditolongnya dulu.

Hikss…Hikss, Oppa Appo”ucap Yuri begitu Kyuhyun melepaskan genggamannya dari tangan Yuri.

“Oppa,Eodiga. Dowajuseyo ”ucap Yuri sambil berjongkok memanggil Oppanya.

Kyuhyun yang melihat Yuri berjongkok sambil menangis dan memanggil-manggil Oppa yang Kyuhyun tak ketahui, akhirnya Kyuhyun yang melihat Yuri menangis kesakitan karena ulahnya ikut berjongkok.

“Uljimma”ucap Kyuhyun.

“Mianhae,Yurissi. Maaf membuat tanganmu sakit”ucap Kyuhyun lagi.

“Hikss…Hikss, Oppa Appo”ucap Yuri lagi.

“Many Appo, Eodi?” tanya Kyuhyun sambil meraih tangan Yuri yang sedikit memerah, tapi dengan segera Yuri menepis tangan Kyuhyun dengan kasar dan menghapus air matanya dengan cepat dan berlari dengan kencang.

“Yya! Yurissi, kau mau kemana ”panggil Kyuhyun sambil ikut mengejar Yuri namun kalah cepat.

Atap Gedung, 11.30 KST…

Yuri berjalan menuju anak tangga kecil yang menghubungkan jalan menuju atap gedung, kali ini ia ingin sendirian tanpa ada yang mengganggunya, begitu sampai diatas atap gedung Yuri langsung terperosot kebawah dan menangis tersedu-sedu memanggil-manggil Oppanya.

image019

“Oppa,Eodiga. Kenapa kau tak datang menolongku”ucap Yuri sambil memandang langit yang sangat terik itu.

“Oppa~, many appo “ucap Yuri ketika merasakan tangannya sedikit sakit.

“Hikss…Hikksss” isak Yuri.

“Heol~ ternyata kau disini “ucap Kyuhyun lega begitu melihat Yuri ada diatas atap gedung.

“Untuk apa kau datang kesini , belum puaskah sajangnim menyakiti dan menghinaku eoh?”tanya Yuri begitu melihat Kyuhyun yang ternyata menyusulnya ke atas.

“Mianhe”ucap Kyuhyun sambil menarik tangan Yuri yang sedikit memerah namun ditarik lagi oleh Yuri.

“Kau tak usah berpura-pura baik kepadaku, aku tak butuh bantuanmu”ucap Yuri.

“Geumanhae, jika tak diobati nanti tambah sakit “bujuk Kyuhyun lagi, namun Yuri malah menyembunyikan tangannya itu.

“Gwenchana, aku bisa mengobati sendiri kau tak perlu repot-repot mengurusiku sajangnim”ucap Yuri.

“Yya, Palli kesinikan tanganmu. Kenapa kau keras kepala sekali”titah Kyuhyun.

“Shireo, kau ini siapa hah~.Kau hanya atasanku, bukan Oppaku atau pun eommaku!!”tolak Yuri, mau tak mau Kyuhyun pun memaksanya walaupun Yuri memberontak dan menolak diobatinya.

“Ne, memang aku hanya atasanmu. Tapi setidaknya sebagai atasan biarkan aku mengobati pergelangan tanganmu itu” titah Kyuhyun.

“Yya, sudah kubilang aku tak butuh bantuanmu. Pergi, aku ingin sendirian disini”usir Yuri namun bukannya pergi Kyuhyun malah menarik tangan Yuri dengan sedikit paksaan.

“Yya,sajangnim. Apa yang mau kau lakukan, aku bilang aku bisa mengobatinya sendiri”ucap Yuri dengan paniknya.

“Kau diam saja jangan bergerak, aku akan mengobatimu. Jika kau banyak bergerak aku tidak bisa mengobatimu”titah Kyuhyun sambil membuka salep.

image020

“Ouch, appo”pekik Yuri begitu Kyuhyun mengoleskan salep di pergelangan tangannya.

“Apa sangat sakit Kau tahan sedikit, ne”ucap Kyuhyun sambil mengoleskan salep dan meniupnya agar cepat kering.

Yuri memperhatikan apa yang sedang Kyuhyun lakukan kepadanya,perlahan kedua pipinya bersemu merah melihat apa yang Kyuhyun lakukan.

“Sajangnim, kenapa kau mirip dengan Oppaku dan Choco ”batin Yuri.

Kruyuk…..Kruyuk……Kyuhyun tersenyum begitu mendengar bunyi yang berasal dari perut Yuri.

“Apa kau lapar ,gadis bodoh?” tanya Kyuhyun.

“Hmmm”jawab Yuri dengan sebuah gumaman.

“Mianhae, membuat tanganmu sedikit terluka”ucap Kyuhyun.

“Hmmmm”gumam Yuri,membuat Kyuhyun menghela nafas kasarnya pelan.

“Bisakah kau berbicara bukan hanya dengan”Hmm” saja?”tanya Kyuhyun sambil menatap Yuri.

“Ne”ucap Yuri.

“Igo, untukmu. Cepatlah kau makan, karena kau harus bekerja setelah ini”ucap Kyuhyun sambil berdiri dan mencoba menyentuh kepala Yuri namun ia urungkan dan berjalan meninggalkan Yuri yang masih berada diatap.

“Sajangnim,gomawo”ucap Yuri lirih, namun Kyuhyun masih bisa mendengarnya dan kemudian berbalik memandang dari belakang Yuri sambil tersenyum.

“Oppa, dia baik sepertimu. Tapi kenapa sifat kalian berbeda sekali”ucap Yuri sambil menyuapkan makanan kedalam mulutnya.

“Hmmm, masitta”ucap Yuri.

Yuri cepat-cepat menghabiskan makan siangnya, begitu melihat jam yang ada dipergelangan tangannya. Karena ia tak mau membuat sajangnimnya kecewa untuk kedua kali, walaupun Kyuhyun sudah membuatnya kesal tapi ia tak ingin menjadi orang yang egois.

“Kwon Yuri, Fighting”teriak Yuri kencang dari atas atap gedung.

Kyuhyun Office Room 12.30 KST.

“Yurissi”panggil Hyoyeon.

“Ne”jawab Yuri.

“Kau kemana tadi, aku mencarimu untuk mentraktirmu sebagai hadiah karena kau sudah menolongku”ucap Hyoyeon sambil berjalan beriringan.

“Mianhae, aku ada sedikit urusan”ucap Yuri.

“O’ya tadi Kyuhyun sajangnim datang keruanganku menanyakanmu. Apa kau sudah bertemu dengannya?” tanya Hyoyeon.

“Ne,aku sudah bertemu dengan sajangnim” jawab Yuri.

“Yya, kenapa dengan matamu itu? Apa kau habis menangis ” selidik Hyoyeon begitu melihat mata Yuri yang sedikit memerah.

“Ah~ aniyo, tadi sewaktu berada diatas aku kemasukan debu. Karena gatal jadi aku menggosok-gosok mataku” jawab Yuri bohong.

“Oh, aku kira kau habis menangis”ucap Hyoyeon.

“Jadi hari ini tiket makan gratis dariku sudah hangus, kau tak bisa menagih janjiku”ucap Hyoyeon.

“Tidak bisa, tiket itu masih berlaku untuk jatah makan siang besok pagi. Eotte?janji adalah hutang”ucap Yuri.

“Aigo kau ini, ya sudah besok siang aku akan menunggumu didepan lift. Jika kau tak segera muncul, maka tiket makan siang gratis yang kuberikan akan dibatalkan. Arraso?” tanya Hyoyeon.

“Ne, arra” jawab Yuri.

“Ya sudah, aku duluan Hyoyeonssi. Annyeong “pamit Yuri.

Kringg…..Kringgggg.

“Ne, Yeobseyo. Dengan Kwon Yuri disini”ucap Yuri.

“Yurissi, bisa kau datang keruanganku sebentar?” tanya Kyuhyun.

“Waeyo, sajangnim” jawab Yuri.

“Tidak ada apa-apa, aku hanya ingin meminta bantuanmu saja. Apa kau sedang sibuk ?” tanya Kyuhyun.

“Aniyo, aku sedang tak sibuk. Geure, aku akan segera keruangan sajangnim” jawab Yuri.

“Ne”ucap Kyuhyun.

Tok…..Tokk….

“Ne, masuklah” ucap Kyuhyun dari dalam. Yuri pun segera masuk kedalam begitu Kyuhyun menyuruhnya masuk dan tak lupa ia menutup kembali ruangan tersebut.

“Sajangnim, ada apa kau menyuruhku kesini?” tanya Yuri begitu tiba diruangan Kyuhyun.

“Duduklah”ucap Kyuhyun.

“Hah~ aniyo Sajangnim. Lebih baik aku berdiri “ucap Yuri.

“Ya, apa kau tak pegal berdiri terus . Duduklah, aku tak mau membuat kakimu pegal karena aku tak menyuruhmu duduk”titah Kyuhyun.

“Gwenchana, sajangnim”ucap Yuri.

“Ya, apa kau tak dengar perintahku tadi. Cepat kau duduk, atau aku tak akan menyuruhmu untuk membantuku” ancam Kyuhyun.

“Ne, Algessumnida”ucap Yuri.

“Yurissi, Bisakah kau membantuku mencari laporan keuangan beberapa tahun lalu digudang penyimpanan?” tanya Kyuhyun.

“Ya, sajangnim bagaimana aku mengetahui laporan tersebut. Apa kau tak tahu gudang penyimpanan itu besar dan luas, bagaimana aku bisa menemukannya dengan cepat apalagi aku mencarinya sendiri, aigo” protes Yuri.

“Ya!, aku belum selesai berbicara kau dengarkan dulu penjelasanku. jangan main protes saja”ucap Kyuhyun.

“Jwesonghamnida, sajangnim”ucap Yuri sambil menundukan kepalanya.

“Kau tak akan mencari sendirian laporan itu,aku akan membantumu mencari laporan tersebut, arraseo?” tanya Kyuhyun.

“Ne, algesseumnida “ jawab Yuri.

“Geure, Kajja. Kita harus segera mencarinya”ajak Kyuhyun.

“Ne, Sekarang Sajangnim?” tanya Yuri.

“Ne, memangnya besok pagi”jawab Kyuhyun.

“Aigo~ kenapa kau begitu menyebalkan sih”gumam Yuri.

Kyuhyun pun segera membuka gudang penyimpanan dokumen dengan kunci yang diberikan oleh Park Minjo karena disamping sebagai pekerja disini dia juga merangkap sebagai petugas penjaga gudang.

Klekkk….

“Uhuk….Uhuk” Yuri terbatuk-batuk begitu masuk kedalam ruangan tersebut.

“Astaga, baru masuk kedalam gudang penyimpanan kau sudah batuk duluan. Ckckckc”ucap Kyuhyun.

“Yya, apa sajangnim tak tahu disini banyak debu dan sedikit lembab”protes Yuri.

“Igo, kau pakailah ini untuk menutupi mulutmu”ucap Kyuhyun sambil memberikan sapu tangan milik Kyuhyun.

“Ne, gomawoyo”ucap Yuri.

“Tapi nanti kau bersihkan dan kembalikan sapu tanganku itu”ucap Kyuhyun.

“Astaga, aku kira dia memberikanku karena kasihan ternyata……”batin Yuri.

“Kau cari dibagian sana dan aku akan mencari dibagian sini”suruh Kyuhyun.

“Ne”ucap Yuri.

Mereka pun berpencar di berbagai rak untuk menemukan sebuah laporan yang sedang dicari oleh Kyuhyun. Kyuhyun satu persatu mencari laporan yang sedang dicarinya dan dibacanya dengan teliti, sama dengan Kyuhyun Yur pun mencari laporan tersebut.

“Omo!! Kenapa ruangannya sebesar ini. Bagaimana aku bisa menemukan laporan teresbut dengan cepat”gumam Yuri.

“Aigo, aku lupa menanyakan pada sajangnim tahun dan bulan laporan tersebut”peki Yuri sambil menyimpan kembali dokumen yang terlihat sedikit usang dan berdebu itu di rak penyimpanan nomor 2 paling atas.

Tak terasa sudah 6 jam Yuri mencari laporan yang sedang Kyuhyun cari tapi Yuri tak menemukan laporan yang dimaksud, sedari tadi yang dilakukan Yuri hanya menutup hidung dan mulunya dari debu yang menempel.

“Yurissi, bagaimana apa kau menemukannya?” tanya Kyuhyun.

“Aniyo,aku tak menemukannya sajangnim” jawab Yuri.

“Bagaimana denganmu, apa Sajangnim menemukannya?” tanya Yuri

“Aku juga belum mene….” Ucapan Kyuhyun berhenti begitu mendengar Yuri bersin-bersin.

Hatchi…….Hatchi

“Jwesonghamnida, sajangnim sepertinya aku terkena flu mungkin karena disini banyak debu”ucap Yuri.

“Yya! Lap ingusmu itu”titah Kyuhyun.

“Ne” ucap Yuri singkat.

“Sebaiknya kita pergi dari sini, lain waktu kita akan mencarinya lagi”ucap Kyuhyun.

“Astaga kenapa sifatnya selalu berubah-ubah”batin Yuri.

Blammm, Klek….

“Sajangnim, kenapa suasana kantor sepi? Bukannya jam makan siang sudah lewat?” tanya Yuri begitu keluar dari gudang penyimpanan tersebut sepanjang lorong menuju ruangannya tampak begitu sepi, Kyuhyun yang mendengar ucapan Yuri sedikit tersenyum membuat Yuri yang berjalan dibelangkangnya sedikit bingung dengan sikap anehnya tersebut.

“Sajangnim, kenapa kau tersenyum. Apa ada sesuatu diwajahku?” tanya Yuri.

“Hah~, aniyo. Waeyo?”jawab Kyuhyun.

“Tak apa-apa sajangnim, tapi aku senang melihatmu tersenyum begini”ucap Yuri.

“Ne?memangnya aku jarang tersenyum, hingga kau begitu senang melihatku tersenyum?”tanya Kyuhyun.

“Ne, sajangnim. Jika kau tersenyum, membuatku teringat dengan seseorang”ucap Yuri.

“Apa dia sangat berarti untukmu, Yurissi?” ucap Kyuhyun.

“Ne”ucap Yuri.

“Aigo, kenapa kantor sepi apa mereka belum kembali sajangnim?”tanya Yri.

“Kau pakai jam kan? Kau lihat sendiri sudah jam berapa sekarang” jawab Kyuhyun sambil meraih pergelangan tangan Yuri.

“Omo!! Sudah jam 6 malam, aigo eomma pasti akan memarahiku”pekik Yuri.

“Chah~ cepatlah kau pulang. Jangan sampai eommamu menunggu terlalu lama”titah Kyuhyun sambil masuk kedalam ruangannya.

“Ne”ucap Yuri sambil membereskan meja kerjanya dan mengambil tasnya.

Yuri pun segera berjalan meninggalkan meja kerjanya, baru beberapa langkah berjalan Yuri berhenti persis didepan ruangan Kyuhyun yang terbuka itu.

“Eoh Sajangnim kau tak pulang?” tanya Yuri begitu melihat Kyuhyun masih duduk diruangannya.

“kau duluan saja Yurissi. Hari ini aku sedang membuat slide untuk presentasi besok” jawab Kyuhyun.

Tap…Tap…Tap, Yuri pun kemudian berjalan masuk kedalam ruangan Kyuhyun dan berdiri didepan meja kerja Kyuhyun.

image021

“Sajangnim, apa aku boleh membantumu?” tanya Yuri agak ragu dengan ucapanya itu,Kyuhyun hanya mengerutkan dahinya. Melihat raut wajah Kyuhyun, Yuri pun tahu jawabannya.

“Ne, sepertinya aku tahu jawabanmu sajangnim. Kau masih ragu dengan sekretarismu yang bodoh ini,permisi sajangnim”ucap Yuri sambil membalikan badannya berjalan.

“Chakkaman Yurissi”cegah Kyuhyun membuat Yuri membalikan badanya lagi.

“Aku kan belum menjawab pertanyaan darimu, kenapa kau membuat kesimpulan sendiri” ucap Kyuhyun.

“Karena tanpa kau menjawabnya, aku sudah tahu sajangnim” ucap Yuri.

“Ya, apa kau tak apa-apa membantuku? Bagaimana dengan eommamu, apa ia membolehkanmu untuk lembur malam ini?” tanya Kyuhyun.

“Ne, gwenchana Sajangnim. Pasti eommaku mengerti,sebagai sekretarismu aku harus membantu Sajangnimnya” jawab Yuri.

“Gomawayo, Yeoja pabo”ucap Kyuhyun.

“Cheonmanayo, Sajangnim”ucap Yuri.

image022

“Eoh~ kenapa kau tak marah aku memanggilmu Yeoja pabo, biasanya kau akan protes?” tanya Kyuhyun.

“Gwenchana, sekarang aku sudah terbiasa dengan panggilan itu. Toh Sajangnim akan terus memanggilku yeoja pabo atau kalau ingatanmu sedikit hilang kau akan memanggilku dengan sebutan Yurissi walaupun kau kadang juga menyebalkan juga. Geutchi ” jawab Yuri, Kyuhyun yang mendengar jawaban Yuri tersenyum seperti sedang berbicara dengan yeoja dimasa lalunya.

image023

“Hahaha, kau ini sungguh lucu gadis bodoh”ucap Kyuhyun sambil mengacak rambut Yuri.

Deg…, ada sesuatu yang menghujam relung hatinya. Perasaan yang mengaliri tubuhnya, Kyuhyun terdiam sejenak dengan tangan masih berada diatas rambut Yuri. Yuri yang melihat sajangnimnya diam menjadi bingung.

“Sajangnim, Gwenchanayo?” tanya Yuri.

“Oh, Ah ne gwenchanayo” jawab Kyuhyun.

“Igo, kau harus membaca dokumen tersebut. Kau ambil pointnya saja dan…..”

“Sajangnim, Chakkaman akau harus menelefon eommaku. Agar dia tak menungguku, apa aku boleh menghubunginya Sajangnim?” sela Yuri.

“Ne, silahkan”ucap Kyuhyun.

image024

“Ya, kenapa tak segera diangkat. Heol~ pasti eomma sedang menonton drama kesukaanya” ucap Yuri.

“Eotte, apa eommamu mengangkatnya?” tanya Kyuhyun.

“Opso, Sajangnim. Mungkin dia sedang menonton drama kesayangannya” jawab Yuri.

Yuri Home…..

image025

“Hiks….Hiks, Aigo kenapa yeoja itu hadir lagi padahal mereka hampir bersatu”ucap Eomma Yuri sambil menyeka air matanya.

Kringggg…….Kringggg….Kringggg….

“Astaga, siapa yang menggangguku disaat seperti ini”omel eomma Yuri.

Kringgg…..Kringggg……Kringggg….

“Ne, sebentar” ucap Eomma Yuri sambil bergeser sedikit tanpa mengalihkan pandangan dari layar tv.

Klekk..

“Ne, Yeobseyo. Dengan kediaman Kwon disini” ucap Eomma Yuri.

“Eomma, kenapa lama sekali. Pasti eomma sedang menonton drama itu lagi eoh” ucap Yuri kesal.

“Yya!! Gadis bodoh kenapa kau belum pulang ” teriak eomma Yuri.

“Ya, eomma. Kenapa berteriak . Kau ingin membuat anakmu yang cantk ini tuli ” ucap Yuri.

“Ne, eomma minta maaf. Kenapa sudah jam segini kau belum pulang , apa sajangnimu menyuruhmu lembur?” tanya Eomma Yuri.

“Aniyo, eomma. Justru Cho sajangnim menyuruhku pulang, tapi sebagai sekretarisnya aku harus membantunya karena Sajangnim besok pagi ada meeting” jelas Yuri.

“Oh~, ya sudah jangan pulang terlalu malam. Bahaya untuk seorang gadis”pesan eomma Yuri.

“Ne, eomma. Keuno “ucap Yuri.

Kyuhyun Office….

“ Ne, Eomma. Keuno “ ucap Yuri.

“Apa kau sudah selesai menghubungi eommamu?” tanya Kyuhyun begitu Yuri kembali masuk kedalam ruangannya.

“Ne, mana yang harus kukerjakan sajangnim” ucap Yuri sambil duduk didepan Kyuhyun.

“Apa kau begitu dekat dengan eommamu?” tanya Kyuhyun sambil memberikan dokumen kepada Yuri.

“Hmmm, aku dekat dengan Eommaku”jawab Yuri.

“Bagaimana dengan Appamu, apa dia juga sudah kau beritahu?”tanya Kyuhyun.

“Eungg, appaku sudah tak ada Sajangnim” jawab Yuri.

“Mianhae” ucap Kyuhyun.

“Gwenchana, Sajangnim. Oke, saatnya bekerja”ucap Yuri semangat.

“Andai gadis yang sering aku tolong itu adalah kau Yuri gadis bodoh yang pantang menyerah walaupun aku sering mengerjaimu dan menyakitimu”batin Kyuhyun.

“Sajangnim, Figthing”ucap Yuri.

Kyuhyun tersenyum melihat semangat yang ditunjukan Yuri, ia telah salah menilai tentangnya. Apa yang dikatakan Jaejoong benar, yeoja yang kini ada dihadapannya tak sebodoh ia kira.

image026

Mereka pun sibuk mengerjakan presentasi yang akan digunakan untuk meeting besok pagi, sejak dari tadi hanya terdengar suara jari Kyuhyun yang menari diatas keyboard komputer. Sedangkan Yuri membacakan dan mencermati isi dokumen yang Kyuhyun berikan. Sudah hampir 1.5 jam mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Tiba-tiba, Kruyuk..Kruyuk…

“Kita istirahat sebentar, kau pasti sudah lapar kan”ucap Kyuhyun.

“Ne, Sajangnim. Tapi kita harus menyelesaikanya segera, aku bisa makan dirumah nanti”tolak Yuri.

“Gwenchanayo, hanya tinggal beberapa slide saja. Nanti bisa kita lanjutkan lagi setelah makan”ucap Kyuhyun sambil mengambil gagang telepon untuk memesan makanan.

“Ne,akan kutunggu” ucap Kyuhyun.

Tut…..Tut…..Klek.

20 menit kemudian, akhirnya pesanan mereka tiba. Mereka pun segera menikmati makananan tersebut di atas meja.Kyuhyun memakan nasi bibimbapnya, sedangkan Yuri memilih ramyun.

image027

Slrupppp, masitta “ucap Yuri begitu melahap ramyunnya, Kyuhyun yang melihatnya hanya geleng-geleng kepala.

“Yya,kau ini seperti orang yang tidak menyentuh makanan sama sekali”ucap Kyuhyun.

“Hahahaha,apa sajangnim tak tahu aku begitu lapar?”tanya Yuri.

“Jika kau lapar, kenapa kau tak memesan bibimbap malah memilih ramyun”jawab Kyuhyun.

“Karena aku ingin makan ramyun”ucap Yuri.

“Sajangnim, apa kau mau? Igo” tawar Yuri.

“Ah, aniya. Aku tak suka makanan yang terlalu pedas”tolak Kyuhyun.

“Yurissi” Yuri menghadap kedepan dan tiba-tiba Yuri merasakan sesuatu yang lembut menyentuh bibirnya.

“Makanmu seperti anak TK saja”ucap Kyuhyun sambil mengelap mulut Yuri dengan sebuah tissu, seketika Yuri mematung melihat apa yang Kyuhyun lakukan.

“Gomawayo, Sajangnim”ucap Yuri sambil merebut tissu tersebut dari tangan Kyuhyun, dan mengelapnya sendiri.

Usai makan merekapun melanjutkan kembali pekerjaan mereka yang sempat tertunda, Yuri kembali fokus dengan dokumen yang sedang dibacanya sedangkan Kyuhyun mengetik slide yang belum selesai.

“Heol~ akhirnya selesai juga ”ucap Yuri sambil menutup dokumen tersebut.

“Ne, kau cepatlah pulang. Sudah jam setengah sembilan malam”titah Kyuhyun sambil membereskan dokumen yang ada diatas meja dan menatanya kembali, tak lupa juga mematikan layar monitor dan bangkit berdiri sambil meregangkan tubuhnya.

“Ne, Sajangnim. Aku permisi”ucap Yuri sembari mengambil tasnya.

Yuri pun segera berdiri didepan lift, beberapa menit kemudian Kyuhyun berdiri disamping Yuri untuk pulang. Ting…lift pun terbuka,mereka pun masuk kedalam lift tersebut. Tak butuh berapa lama mereka pun sampai dibawah.

“Sajangnim, Annyeong”pamit Yuri.

“Ne”balas Kyuhyun sambil menuju tempat parkir mobil.

image028

Yuri berdiri disebuah halte bis, keadaan sudah semakin sepi. Hanya ada beberapa orang saja yang masih menikmati indahnya malam jalanan seoul. Pukkk,seketika Yuri pun menoleh kesamping.

“Aigo, kenapa tak ada taksi yang lewat kesini she”gerutu Yuri sambil menggosok-gosokan tangannya agar hangat.

“Hai nona manis, ikutlah denganku malam ini”ucap pria mabuk tersebut sambil menyentuh pipi Yuri.

“Jwesonghamnida, ahjussi. Kau salah orang, aku sedang menunggu taksi”ucap Yuri sambil menyingkirkan tangannya.

“Eoh~ kau jangan berpura pura nona,aku tahu kau sedang menunggu seseorang seperti kami kan?”ucapnya lagi sambil memegang lengan Yuri.

“Ahjussi, tolong lepaskan tangan saya!!” bentak Yuri sambil berusaha melepaskan tanganya dari genggaman ahjussi tersebut.

“Kau jangan menolakku nona manis”ucapnya

Tiba-tiba sinar lampu sebuah mobil menyilaukan pandangan mereka,dan keluarlah seorang namja dari dalam mobil tersebut dan berjalan kearah mereka. Samar-samar Yuri melihat sosok tersebut.

“Sajangnim”ucap Yuri begitu melihat sosok yang sudah mendekat itu.

 To Be Continue

TERIMA KASIH KEPADA READER YANG TELAH MENINGGALKAN JEJAK KALIAN, UNTUK PART 4NYA MUNGKIN GA BISA CEPAT-CEPAT KARENA AUTHOR ADA KEPERLUAN / FOKUS DI PEKERJAAN DULU. JANGAN LUPA TINGGALKA JEJAK KALIAN !!! KENAPA AKU MEMILIH TOKOH KIM JAEJOONG DISINI KARENA DIA PANTAS JADI TOKOH JAHAT, SEDANGKAN KAI SEPERTINYA TAK COCOK APALAGI YESUNG.DAN SATU LAGI UNTUK KONFLIKNYA GA BAKAL AUTHOR BIKIN BERAT KALAU TERLALU BERAT ENTAR GA BISA DAPAT IDE.

 

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

40 thoughts on “[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 3

  1. Next Next Next

    Itu yg datang kyuppa kan🙂
    Euh! Kyuppa yg jadi choco kan bkn oppanya yuleonni kan klo kyuppa oppanya yuri eonni bakalan ribet nih

    Next jangan lama lama ya fighting ^^

  2. Lanjut …!!!
    Wah, kyu udah mulai ada sesuanu tuh ama yuri . . Tjiieee tjiiee #apasih -_-
    Ditunggu selalu ya buat next chapnya^^

  3. Kekekekekekeke
    kyuri memeng g jelas ya,suka banget adu mulut
    kimjaejoong emang pantes banget jadi tokoh antagonis,kaya di drakor Dr.jin

  4. aahh setidaknya salah satu tebakan aku bener Kim Kwajangnim itu Jaejoong hehe :D…Kira2 oppa yang dimaksud Yuri itu siapa ? Terus Yeoja yang sering ditolong Kyuhyun itu mungkin Yuri…aaaiiisshh gak Sabar nungguin part 4nya

  5. Loh… kok tbc thor…??? padahal lg seru2x. yg dtng itu kyuhyun kn??? trus, kiss scenex kpn thor??? hehee…

  6. Kereeen, seru dan tambah penasaran bgt thor. Bacanya bikin senyum2 sendiri hehehe:D
    Ditunggu part selanjutnya^^ semangat trs thor!;)

  7. Ahh~ KyuRi msh ky’ biasa yaa ..
    ky’ kucing sama tikus .. Gak akur2 .. Bt gak jg ding. Udh suka kumat lbh baik’x. Apalagi ada momen Kyu hmpir nyium Yul ><
    Ebusseet~ trnyata Kim kwajangnim itu Kim Jaejoong?! Bnyk yg ngira itu Yesung deh ky'x😀
    Eonnie~ ditunggu kelanjutan'x yaa .. Hwaiting!!

  8. Tuh kaan, tuh kaan.. tebakanku bnr, pasti jaejoong deh yg jd kim sajangnim.. hehehe.. kyuri udah mulai sweet y kliatanny, suka liatny.. sbnrny kyu sm yuri tuh sadar g sih klo masa lalu mereka tuh klop, kyu dl kan suka nolongin gadis kecil, smntr yuri stlh oppa nya pergi dia jd suka ditolong sm cowo kecil lain.. aku rasa si choco itu kyu deh.. #soktau
    Btw, dokumen ap sih yg lg dicari si kyu, trus ap hubunganny sm jaejoong?

    Dtunggu next partny y authornim, g usah buru2.. take ur time.. hwaiting always!

  9. Annyeong eonni ffnya daebak banget apalagi pas cerita kyu oppa ngobatin tangan yul eon so sweet banget jdi penasaran gmna kelanjutannya
    ditunggu ya eon next shootnya jgn lama-lama eon ^_^
    Keep on writing eon
    Fighting ^_^

  10. Ah ternyata mr.kim si jaejoong tak kirain yesung..
    Sebenarnya apa yang di omonin jajoong ke yuri???
    Next part thor..

  11. sepertinya kim jaejoong akan menjadi rival kyuhyun..
    tik tok tik tok, sepertinya kyuhyun mulai mebuka hati, hehe
    sepertinya kyuhyun dan yuri pnya masa lalu yang mereka rindukan? siapakah oppa yuri dan gadis masa lalu yuri?
    jadi penasaran, lanjuut ya thor next partnya, di tunggu🙂

  12. Kereeeeeeen >< greget banget
    Kyu romantis banget pengen aku cipok/?
    Ga bisa bilang apa apa saking bagusnya. Jangan lama lama ya unn part 4 nya
    Fighting! •-•)9

  13. ffnya makin lama makin kerreen …
    next next next
    itu yg nolong yuri kyuppa kan ? trus tadi yuri bilang dia sprti Chocho? chocho nya yuri itu kyuppa kah ?

    next chapter !!

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s