Posted in Freelance, Hurt, Marriedlife, Romance, Sad

[Freelance] Me ,You And Baby Part 9 End

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya.

image001

Present by

She_ze

Cast :

Cho Kyuhyun As Kyuhyun  Super Junior || Kwon Yuri  As Cho Yuri  || Cho Kyuza As Kyuhyun & Yuri Son

Sub cast :

Kyuhyun Eomma & Appa Kyuhyun ||  Yuri Eomma & Appa || Member Suju & Member Snsd

Length : 9/9|| Rating : 15 || Genre : Romance, hurt, Sad Marriage Life

6 jam lagi Yuri akan tiba di korea dengan penerbangan dari Jepang, di dalam pesawat Yuri mencemaskan sesuatu bukan karena mencemaskan kondisi Appanya yang masih terbaring di rumah sakit tapi Yuri yang dicemaskannya adalah bertemu dengan Kyuhyun disana.

image002

“Eotteokhae “gumam Yuri.

“Jwesonghamnida, Agassi.Apa anda baik-baik saja ?” tanya sang pramugari kepada Yuri.

“Oh, Ne. aku baik-baik saja “ jawab Yuri.

“Apa kau ingin minum agassi?” tanya Pramugari

“Aniyo, Gomawoyo” jawab Yuri.

“Geuremyeon,aku permisi “pamitnya

Sementara Itu.

Kyuhyun bersiap-siap untuk pergi ke kantor, hari ini ia ingin segera menyelesaikan semua pekerjaan yang ada di kantor sebelum ia pergi ke bandara menjemput kedatangan Yuri seperti apa yang di lihat Seohyun di jepang.

Beberapa menit kemudian sampailah Kyuhyun di perusahaan appanya itu, Kyuhyun menyapa para pegawai appanya itu yang kebetulan berpas-pasan dengannya.

“Annyeonghasimnika, Ahjussi “ sapa Kyuhyun.

“Oh,Annyeong Kyuhyunssi “ balasnya.

“Hyeong!!” seru Kyuhyun sambil berlari menghampiri hyeongnya itu.

“Yya! Kenapa kau berteriak, ada apa eoh? Aku lihat hari ini wajahmu sangat senang “tanya Siwon.

“Ne, hari ini aku sangat senang hyeong. Karena Yuri akan pulang hari ini “jawab Kyuhyun.

“Mwo!! Apa aku tak salah dengar? Yuri akan pulang kesini! Yya, darimana kau tahu Yuri akan pulang ke korea ?” tanya Siwon.

“Aku tahu dari Seohyun “jawab Kyuhyun.

“Seohyun!! Yya apa kau masih berhubungan dengannya lagi. Apa sudah gila Cho Kyuhyun “ ucap Siwon.

“Aniyo, Hyeong. Kau jangan salah paham dulu, dengarkan dulu penjelasanku “pinta Kyuhyun.

“Oke, cepat katakan “ ucap Siwon.

“Tadi pagi sebelum aku berangkat, aku mendapat pesan dari Seohyun. Dia mengatakan melihat Yuri sedang berada di bandara narita,sepertinya Yuri akan ke korea “jelas Kyuhyun.

“Apa kau sudah memastikan ke Seohyun, apa dia benar-benar melihat dengan pasti bahwa itu Yuri bukan orang lain ?” tanya Siwon.

“Ne,Hyeong.. Seohyun sudah memastikannya. Tadinya aku juga tak mempercayainya, tapi setelah aku menghubunginya ternyata Seohyun tak bohong hyeong bahkan Seohyun menanyakan langsung ke petugas bandara tersebut “ jawab Kyuhyun.

“Kira-kira jam berapa Yuri akan tiba di sini “ucap Siwon.

“Mungkin sekitar jam 1 siang hyeong, wae?” tanya Kyuhyun.

“Omo!! Apa kau tak tahu, bukankah hari ini kau harus berangkat ke jepang “ jawab Siwon.

“Yya, hyeong jangan bercanda. Bukankah aku berangkat ke jepang bulan depan” ucap Kyuhyun.

“Aniyo, justru jadwalmu di majukan. Apa ahjussi tak memberitahukannya kepadamu ?” tanya Siwon.

“Aniyo, Appa tak mengatakan kepadaku. Justru appa memberitahukan kepadaku bahwa peresmian cabang perusahaan ini dilakukan bulan depan “ jawab Kyuhyun.

“Ne, memang benar peresmian akan dilakukan bulan depan. Tapi ada suatu masalah dengan ijinnnya “ jelas Siwon.

“Kenapa kau baru mengatakan kepadaku, hyeong “ucap Kyuhyun.

“Aku sendiri baru mengetahuinya tadi pagi saat bertemu dengan sekretaris Hye “ ucap Siwon.

“Eotteokhaeyo, hyeong. Hari ini Yuri akan pulang ke korea, aku tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Aku ingin meminta maaf kepada Yuri dan berharap kembali lagi denganku “ ucap Kyuhyun frustasi.

“Kau coba tanyakan saja kepada ahjussi, apa bisa mengundur waktu “ ucap Siwon.

“Yya, hyeong. Bisakah kau menggantikanku untuk pergi ke jepang, kali ini bantulah aku hyeong “ pinta Kyuhyun.

“Aniyo, aku tak bisa. Bukankah Ahjussi yang menyuruhmu kesana “ tolak Siwon.

“Hyeong,apa kau tak bisa menggantikanku ke jepang?”pinta Kyuhyun.

“Andwaeyo,kau tanyakan saja kepada appamu. Apa dia bisa menundanya “ucap Siwon

“Ne, semoga “ ucap Kyuhyun.

Kyuhyun langsung menuju tempat Appanya begitu mendapatkan informasi dari hyeongnya bahwa siang ini dia harus berangkat jepang untuk menyelesaikan masalah disana. Padahal hari ini Yuri kembali dari jepang, ini kesempatan baginya untuk menahan Yuri dan memperbaiki semuanya.

“Nona Song, apa Sajangnim ada di dalam ?” tanya Kyuhyun kepada sekretaris kepercayaan appanya begitu sampai diruangan appanya.

“Ne, Cho Sajangnim ada diruangannya “jawab sekretaris Song.

“Terima kasih nona Song “ ucap Kyuhyun.

“sama-sama, Kyuhyun Kwangjanim“ ucap Sekretaris Song.

Krietttttttt…….

“Kebetulan sekali kau kesini, chagi “ ucap Appa Kyuhyun begitu melihat Kyuhyun keruangannya.

“Appa, apa benar siang ini aku harus berangkat ke Jepang ?” tanya Kyuhyun.

“Ne,apa kau mengetahuinya dari Choi Siwon ?” ucap Appa Kyuhyun.

“Ne, tadi aku bertemu dengannya di bawah “ ucap Kyuhyun.

“Appa, bisakah kau menunda keberangkatanku siang ini ?” tanya Kyuhyun.

“Waeyo? Apa terjadi sesuatu dengan appa Yuri ”jawab Appa Kyuhyun.

“Aniyo, Aboji baik-baik saja. Hanya saja hari ini Yuri akan pulang ke korea “ucap Kyuhyun.

“Jinja, darimana kau tahu bahwa Yuri akan pulang ke korea?” tanya Appa Kyuhyun.

“Seohyun “jawab Kyuhyun.

“Bagaimana Seohyun tahu Yuri ada dijepang? Bukankah dia tak tinggal di jepang “ucap Appa Kyuhyun.

“Appa lupa bahwa investor yang kutemui beberapa hari lalu berasal dari jepang? Dia adalah suami Seohyun “ ucap Kyuhyun.

“Mworago? Seohyun sudah menikah!! Jadi Jung Yonghwa adalah suami Seohyun !!” pekik Appa Kyuhyun.

“Ne, Appa. Ternyata dia adalah suami Seohyun, aku sendiri baru mengetahuinya saat Seohyun memintaku untuk bertemu dengannya.Dan tadi sebelum aku berangkat kesini aku mendapat pesan darinya bahwa dia melihat Yuri sedang berada di bandara saat akan mengantar suaminya “ucap Kyuhyun.

“Jadi, bisakah Appa menyuruh Siwon hyeong atau orang lain untuk menggantikanku kesana?” tanya Kyuhyun.

“Sayang sekali, Chagi. Sekretaris Song baru saja memberikan Appa tiket dan paspor untukmu, Igo“jawab Appa Kyuhyun sambil memberikan tiket pesawat kepada Kyuhyun.

“Appa~ apa kau tak bisa menundanya besok pagi ?” tanya Kyuhyun sekali lagi.

“Aniyo, kau harus berangkat siang ini. Hanya kau yang bisa Appa andalkan “ jawab Appa Kyuhyun.

“Kau tak perlu sedih, chagi. Appa yakin jika kalian berjodoh dan saling mencintai pasti hati kalian akan di pertemukan oleh takdirnya “ ucap Appa Kyuhyun yang melihat kesedihan dari wajah Kyuhyun.

“Semoga saja, Appa “ gumam Kyuhyun.

“Igo kau harus bawa berkas ini. Dan jangan lupa kau harus ke bandara tepat waktu “ pesan Appa Kyuhyun.

“Ne, Appa. Kalau begitu aku kembali ke ruanganku “ pamit Kyuhyun.

 

Blammm…

Kyuhyun berjalan gontai menuju ruang kerjanya, rasanya seperti tulang yang melekat dibadanya itu tak ada. Tadi pagi Kyuhyun begitu gembira mendapat pesan dari Seohyun bahwa Yuri berada di bandara narita menuju ke seoul,tapi begitu kesempatan terbuka lebar mendadak Appanya mempercepat keberangkatannya ke jepang begitu mendengar ada masalah disana.

“Annyeonghasimnika, Kwangjanim “ ucap sekretaris Hye.

“Ne, Annyeong. Sekretaris Hye “ balas Kyuhyun.

“Waeyo,Kwangjanim. Apa kau sakit ?” tanya Sekretaris Hye.

“Aniyo, aku baik-baik saja. Sekretaris Hye, mengapa kau tak memberitahukanku bahwa jadwal keberangkatanku di majukan hari ini bukan bulan depan ?” tanya Kyuhyun.

“Jwesonghanmida, Kwangjanim. Aku juga baru mendapat kabar tersebut dari Cho Sajangnim semalam “ jawab sekretaris Hye.

“Memangnya kenapa kwangjanim, apa kau ada urusan mendadak ?” tanya sekretaris Hye.

“Aniyo, hanya saja hari ini aku ingin mengunjungi makam eommonim dan aboji dirumah sakit “ jawab Kyuhyun.

“Ya sudah sekretaris Hye, maaf mengganggu pekerjaanmu “ ucap Kyuhyun sambil masuk ke dalam ruangannya.

 

Ruang kerja Kyuhyun,10.30 KST

Tok…Tokk…

            Baru saja Kyuhyun masuk dan belum duduk di ruang kerjanya, pintu suda di ketuk dari luar. Kyuhyun yang masih membelakangi pintu pun berbalik dan memutar kenop pintu, siapa yang datang keruangannya.image003

“Kyuhyun Oppa, apa benar yang dikatakan Siwon Oppa bahwa Yuri akan pulang ke korea siang ini !” cecar Yoona begitu Kyuhyun membuka pintu.

“Kau masuklah dulu,tak enak kalau ada yang mendengarnya “ ucap Kyuhyun sambil mempersilahkan Yoona beserta Hyeongnya itu.

“Yya, hyeong kenapa kau memberitahukan kepada Yoona bahwa hari ini Yuri akan pulang “ bisik Kyuhyun.

“Mianhae, Kyu. Aku juga kasihan padanya, karena Yoona juga merindukan sahabatnya itu yang tak lain adalah istrimu Cho Yuri “ lirih Siwon.

“Heol~”hela Kyuhyun.

“Ya!! Kenapa kalian berbisik-bisik. Apa kalian ingin menyembunyikan sesuatu denganku?” tanya Yoona yang heran melihat Siwon dan Kyuhyun sedang berbisik-bisik.

“Aniyo, chagi. Kau jangan marah dulu, Kyuhyun hanya tanya saja kenapa aku memberitahukan kabar kepulangan Yuri kepadamu “ jawab Siwon.

image004

 

“Geunyang, apa aku tak boleh mengetahuinya. Kyuhyun Oppa?”tanya Yoona.

“Aniyo, bukan begitu Yoong. Hanya saja aku juga belum tahu secara pasti kedatangan Yuri, karena hari ini juga aku harus berangkat ke jepang “ jawab Kyuhyun.

“Kenapa disaat Yuri kembali, kau malah pergi. Apa kau ingin menemui yeoja yang bernama Seohyun itu ?” tanya Yoona.

“Mwo? darimana kau tahu Seohyun ada di jepang? Apa kau tahu dari Siwon hyeong?” jawab Kyuhyun.

“Ne “ ucap Yoona.

“Hyeong~ “ ucap Kyuhyun sambil mengangkat tanganya yang hendak memukulnya.

“Heheheh, mianhae Kyu. Tapi kau tak usah mencemaskannya, karena aku sudah menjelaskan semua tentang Seohyun kepadanya” ucap Siwon.

“Ne, Kyuhyun Oppa. Oppa sudah memberitahukan semua kepadaku, jadi kau tak perlu khawatir aku akan salah paham tentangmu “ ucap Yoona.

“Oh syukurlah, aku kira kau akan salah paham denganku “ ucap Kyuhyun.

“Bagaimana Kyu, apa Ahjussi mau menunda keberangkatanmu ?”tanya Siwon sambil duduk di sofa diikuti Yoona yang duduk disebelahnya.

“Aniya, Appa tak bisa membatalkan karena semua sudah disiapkan “ jawab Kyuhyun lemas sambil memperlihatkan tiket dan paspor yang sedang dipegangnya.

“Hyeong, apa yang harus kulakukan. Beberapa jam lagi, aku akan berangkat ke jepang. Sedangkan mungkin Yuri datang hanya ingin menemui Aboji “ucap Kyuhyun.

“Kau jangan cemas Kyu, kita pikirkan bersama “ucap Siwon.

“Serahkan padaku, Kyuhyun Oppa” ucap Yoona.

“MWORAGO??, apa yang akan kau lakukan chagi. Apa kau yang akan menemui Yuri dibandara, memang kau tahu ?”tanya Siwon panik.

“Kalian tenang saja, aku akan menggunakan cara ini untuk menahan Yuri pulang ke Jepang selama kau tak ada disini .Kyuhyun Oppa “ jawab Yoona.

“Aigo, kau ini bicara apa Chagi. Memangnya kau mau menggunakan cara apa untuk menahan Yuri agar tak kembali lagi ke jepang dalam waktu dekat ?” tanya Siwon lagi

“Kau tak usah, cemas Oppa. Karena dengan cara ini, aku pasti yakin Yuri akan menunda kepulangannya ke jepang “ jawab Yoona.

“Berapa lama kau akan berada di jepang, Kyuhyun Oppa ?” tanya Yoona.

“Mungkin sekitar 2 hari, wae?” jawab Kyuhyun.

“Baiklah, tapi aku masih membutuhkan satu orang lagi untuk membantu rencanaku ini “ ucap Yoona.

“Nuguya ?” tanya mereka bersamaan.

“Kwon Ahjussi “ jawab Yoona.

“Yya! Kau gila Yoong. Aboji masih dalam tahap pemulihan, aku tak mau membuat keadaannya semakin drop “ tolak Kyuhyun.

“Kau tenang saja,Kyuhyun Oppa. Aku yakin dengan cara inilah yang bisa membuat Yuri menunda kepulanganya ke Jepang “ ucap Yoona.

“Oke, aku setuju denganmu Chagi “ ucap Siwon.

“Apa rencana ini akan berhasil, Yoong “ucap Kyuhyun.

“Rencana ini harus berhasil, aku akan berbicara dengan Kwon Ahjussi.Kajja, Oppa kita harus ke rumah sakit sekarang “ajak Yoona.

“Oke, Palli “ ucap Siwon sambil beranjak pergi tapi langkahnya terhenti karena Kyuhyun mencegah mereka.

“Chakkaman, Hyeong Yoong “ ucap Kyuhyun.

“Apa lagi Kyu ?” tanya Siwon.

“Aboji belum mengetahui bahwa selama ini Yuri berada di jepang, aku tak berani mengatakan yang sesungguhnya kepada aboji mengenai Yuri”jawab Kyuhyun.

“Mwo!!” pekik mereka bersamaan.

“Astaga jika, Kwon Ahjussi tak tahu tentang Yuri. Rencana yang akan aku jalankan tak berhasil” ucap Yoona.

“Kalian tidak usah khawatir, aku sudah memberitahukan tentang Yuri kepada Appanya beberapa hari yang lalu “ ucap Appa Kyuhyun yang tiba-tiba masuk ke dalam ruang kerja Kyuhyun.

“Jinja, Appa. Kau tak sedang membohongiku kan ?” tanya Kyuhyun yang tak percaya dengan ucapan appanya itu.

“Untuk apa aku membohongimu,justru kau yang telah membohongi kami semua “ jawab Appa Kyuhyun.

image005

“Mianhae, appa. Dan terima kasih telah memberitahukan semua kepada Aboji “ ucap Kyuhyun sambil memeluk erat Appanya itu.

“Astaga, kau tak malu dilihat mereka “ ucap Appa Kyuhyun.

“Aniya “ ucap Kyuhyun.

“Dasar anak manja “ ucap Siwon.

“Oke, urusan tentang Kwon Ahjussi sudah selesai. Saatnya kita menjalankan rencana ini, Oppa cepat kita harus menemui Kwon Ahjussi sebelum Yuri kesana “ ucap Yoona.

“Ne, Kajja “ajak Siwon.

“Semoga kalian berhasil dengan rencana ini “ ucap Appa Kyuhyun.

“Ne, Ahjussi “ ucap Yoona.

“Apa kau tak sedih lagi, Kyu ?” tanya Appa Kyuhyun.

“Aniya, Appa. Hanya saja aku tak dapat melihatnya kali ini “jawab Kyuhyun.

“Bukankah kau akan melihatnya dibandara nanti “ucap Appa Kyuhyun.

“Ne, jika aku bisa melihatnya “ucap Kyuhyun.

“Ya sudah kau kembali bekerja,dan ingat kau harus pulang untuk mengemasi baju yang akan kau bawa selama 2 hari di jepang “pesan Appa Kyuhyun sambil berjalan keluar dari ruang kerja Kyuhyun.

Blammmm…..

 

 

 

12.00, Korean Airlines.

Yuri menikmati pemandangan dari dalam pesawat, Yuri sedikit terkejut ketika pramugari pesawat tersebut datang menghampirinya dengan membawakan makan siang untuk para penumpang lainnya.

“Agassi, ini makan siang untukmu. Semoga anda menyukai makanan ini “ ucap Pramugari tersebut.

“Gomawoyo “ ucap Yuri.

“Cheonmanayo “ucap Pramugari tersebut.

Yuri pun segera menyatap makanan tersebut, karena sedari pagi ia belum sempat mengisi perutnnya itu bahkan sampai lupa untuk meminum susu khusus ibu hamil.

 

Kyuhyun Office Room.

Kyuhyun segera membereskan semua pekerjaan yang ada disini, karena selama 2 hari ia akan berada di jepang untuk menyelesaikan permasalahan terkait pembangunan perusahaan appanya yang belum diresmikannya.

“Sekretaris Hye, apa kau bisa keruanganku segera ?” tanya Kyuhyun dari balik sambungan telepon.

“Ne,aku akan segera kesana sekarang “jawab sekretaris Hye.

Tok…Tokk.

“Silahkan masuk sekretaris Hye “ucap Kyuhyun.

“Maaf mengganggumu sekretaris Hye, ini dokumen yang sudah aku tanda tangani. Tolong kau bawa keruangan Presedir waktuku tak banyak aku harus segera bersiap-siap untuk berangkat ke jepang “ titah Kyuhyun.

“Ne, Algesseumnida. Kwangjanim “ ucap sekretaris Hye.

“Baiklah, aku permisi. Jika ada seseorang yang mencariku, kau bilang saja tak ada “ ucap Kyuhyun sambil memakai jasnya dan bersiap-siap untuk pulang.

“Ne “ ucap Sekretaris Hye.

 

Seoul Hospital.

Yoona dan Siwon baru saja sampai di depan rumah sakit, mereka pun segera masuk kedalam ruang rawat nomor 702 untuk menemui Appa Yuri yang masih menjalani perawatan intensif. Klek… pintu kamar inap appa Yuri terbuka, seorang dokter dan perawat yang biasa menjaga Appa Yuri langsung menyapa mereka

“Annyeonghasimnika, Agassi “ ucap dokter tersebut

“Apa Kwon Ahjussi ada didalam?“ tanya Yoona.

“Ne, kalian masuk saja. Tuan Kwon sudah menunggu kedatangan kalian“ ucapnya.

“Benarkah, terima kasih uisa”ucap Yoona.

“Ne, Cheonma. Kami permisi dahulu “ucap dokter.

“Oppa, Kajja “ ajak Yoona.

“Hmmm” gumam Siwon

image006

“Ahjussi, mianhae. Aku mengganggu istirahatmu “ucap Yoona sambil membungkukan badannya sebagai permintaan maafnya.

“Gwenchana, ada gerangan apa kalian menemuiku?” tanya Appa Yuri.

“Ahjussi, kami kesini ingin ahjussi bekerjasama denganku “ jawab Yoona.

“Ne? kerjasama apa, aku tak mengerti maksudmu Yoong “ucap Appa Yuri.

“Ahjussi, hari ini Yuri akan pulang ke korea. Aku ingin ahjussi berpura-pura untuk koma, agar aku bisa menunda Yuri kembali ke jepang. Apa kau bisa membantuku, Ahjussi? “tanya Yoona.

“Jinja, Yuri akan pulang kesini” jawab Appa Yuri.

“Ne,apa yang dikatakan kekasihku ini benar. Hari ini putrimu akan pulang ke korea, jadi aku mohon Ahjussi bekerja sama dengan kami. Karena dengan cara inilah yang bisa kita lakukan”sela Siwon.

“Baiklah, aku akan membantu kalian.Aku juga ingin melihatnya, walaupun aku sendiri tak bisa melihatnya. Tapi aku senang jika aku mendengar suaranya “ucap Appa Yuri.

“Jeongmal, Ahjussi. Gomawoyo “ ucap Yoona sambil memeluk appa Yuri itu.

“Omo!!” pekik Yoona, ia melupakan sesuatu.

“Wae? Kenapa kau berteriak. Apa ada yang kau lupakan?” tanya Siwon.

“Ne,Oppa. Aku lupa mengatakan kepadamu tentang sesuatu “jawab Yoona sambil memainkan jari-jarinya itu.

“Katakan “titah Siwon.

“Aku lupa, bahwa sebelum aku berbaikan denganmu. Yuri belum mengetahui hubungan kita, karena sewaktu aku menelepon Yuri aku bilang kepadanya bahwa hubungan kita sudah berakhir “jelas Yoona.

“MWOOO!! Yya kenapa kau baru bilang,terus apa yang harus kita lakukan”ucap Siwon.

“Kita harus berpura-pura Oppa, atau rencana ini tak akan berhasil”ucap Yoona.

“Aniyo, bagaimana mungkin aku harus berpura-pura di depan Yuri. Bagaimana hubungan kita “tolak Siwon.

“Oppa, kumohon mengertilah. Apa kau tak kasihan kepada Kyuhyun Oppa?” tanya Yoona.

“Ne, baiklah “ucap Siwon.

“Gomawo, Oppa “ucap Yoona sambil mengelus pipi Siwon dengan lembut.

“Oke, Oppa saatnya menjalankan rencana kita “ucap Yoona.

 

Tempat Pemakaman.12.30 KST

Sebelum berangkat ke Jepang, Kyuhyun menyempatkan waktu untuk berkunjung ke makam Eomma Yuri untuk terakhir kalinya.Kyuhyun membawa seikat bunga dan diletakannya bunga tersebut diatas didepan makam eomma Yuri.

image007

“Eommonim mianhae,aku baru sempat mengunjungimu sekarang “ucap Kyuhyun begitu selesai berdoa di depam makam eomma Yuri.

“Eommonim, apa kau tahu. Hari ini putrimu akan pulang setelah 1 bulan lamanya ia meninggalkanku disini. Tapi begitu aku ingin memperbaiki semuanya, aku harus pergi meninggalkannya bukan untuk selamanya tapi untuk masalah perusahaan “ucap Kyuhyun.

“Eommonim, aku berharap kau bisa mempersatukan kami dari sana “gumam Kyuhyun.

“Eommonim,mianhae. Aku tak bisa berlama-lama disini, karena aku harus pergi ke jepang”pamit Kyuhyun sambil membungkukan badanya di depan makam eomma Yuri.

 

 

Bandara Incheon, 13.00 KST..

Akhirnya pesawat yang ditumpangi Yuri mendarat di bandara incheon, Yuri pun segera berdiri menuju pintu keluar pesawat. Begitu menapaki jalanan menuju ke dalam, Yuri memandang ke atas langit dang mengirup udara seoul.

“Tak ada yang berubah disini “gumam Yuri sambil melanjutkan jalannya menuju ke dalam bandara.

Yuri bersyukur tak ada orang termasuk Kyuhyun yang mengetahui kepulangannya itu, hari ini Yuri tak berniat pulang untuk kerumahnya. Ia tak ingin membuat kehidupan Kyuhyun yang sudah bahagia hancur kembali karena kedatangannya, Yuri segera memberhentikan sebuah taksi yang tepat berhenti didepannya.

Yuri tak mengetahui beberapa setelah ia masuk kedalam taksi tersebut, sebuah taksi berhenti tepat di belakang taksi yang Yuri tumpangi. Dan keluarlah seseorang yang begitu merindukannya selama ini, Yuri tak sadar bahwa saat taksi mulai berjalan Kyuhyun berada disampingnya menuju kedalam. Baru setelah agak menjauh Yuri dapat melihat sosok Kyuhyun dari kaca spion.

image008

“Oppa “ucap Yuri sambil melihat pantulan Kyuhyun yang semakin menghilang dari kaca spion.

“Untuk apa kau kesini Oppa? Apa kau sedang menunggu seseorang disana? Atau kau akan pergi menemui seseorang” gumam Yuri, yang terkejut melihat Kyuhyun sedang ada disana dan membawa tas jinjing yang dulu seingatnya dibawa Kyuhyun saat akan berpegian.

“Agassi, kita mau kemana?” tanyanya.

“Mianhae, ahjussi. Kita ke daerah gyeonggi “ucap Yuri.

“Ne, agassi “ ucapnya

Kyuhyun baru saja memasuki pintu masuk bandara, ia mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru bahkan melihat di terminal kedatangan. Tapi sosok yang ingin dilihatnya sebelum pergi tak menampakan batang hidungnya.

“Apa aku terlambat “ucap Kyuhyun.

Kyuhyun pun segera menanyakan kepada petugas bandara yang ada di terminal kedatangan, untuk menayakan apa pesawat dari jepang dengan tujuan ke korea apa telah tiba.

“Jwesonghamnida, agassi. apa pesawat dari jepang tujuan ke korea sudah sampai disini ?” tanya Kyuhyun kepada seorang wanita.

“Ne,kebetulan beberapa menit lalu pesawat korea dari jepang tujuan korea sudah mendarat disini “jawabnya.

“Benarkah”ucap Kyuhyun lemas.

“Agassi, terima kasih “ ucap Kyuhyun sambil berjalan menuju ke terminal keberangkatan.

 

Beberapa menit lagi Kyuhyun akan bertolak ke jepang untuk mengurusi masalah yang ada disana. Kyuhyun pun segera berjejer begitu pengumuman pesawat akan segera berangat, tiba-tiba ponselnya berdering.

Klik…..

“Ne, hyeong “ucap Kyuhyun.

“Yya, apa kau menemukan Yuri disana?” tanya Siwon.

“Aniyo, hyeong. Aku tak menemukannya disini, mungkin Yuri sudah keluar dari bandara sebelum aku sampai disini “jawab Kyuhyun.

“Begitu? Ya sudah kau berkonsentrasi saja dengan pekerjaanmu sesampai disana, kau tak usah mencemaskan yang ada disini. Serahkan kepada kami “ ucap Siwon.

“Ne, hyeong. Gomawo sudah membantuku, Hyeong mianhae aku harus segera mematikan ponselku “ ucap Kyuhyun.

“Ne, kau baik-baik saja disana “ pesan Siwon sebelum memutuskan sambungan ponselnya.

 

Gyeonggi, 15.00 KST..

Yuri sampai juga di kediaman rumahnya setelah menempuh perjalanan selama 2 jam menuju tempat tinggalnya. Yuri pun segera turun dari taksi dan memberikan ongkos kepada sang sopir taksi, begitu melangkahkan kakinya kedalam rumah Yuri merasakan kerinduan yang sangat dalam apalagi rumah itu memiliki banyak kenangan.

Cklekkkkk……..

“Aku merindukan suasana yang ada dirumah ini “ lirih Yuri begitu tiba didalam rumah orang tuanya.

Baru saja Yuri melangkahkan kakinya dianak tangga, ponsel rumahnya berbunyi secara tiba-tiba. Yuri pun menghentikan langkahnya, ia kembali teringat kejadian 4 bulan lalu ketika pada saat menunggu kedatangan eommanya tiba-tiba ponsel milik Yuri juga berdering. Dengan langkah pelan Yuri pun segera menghampiri dan mengangkat panggilan tersebut.

image009

“Ne..yeobseyo”ucap Yuri.

“Yuri!!!”pekik Yoona.

“Yoong?”ucap Yuri tak percaya apa yang didengarnya itu.

“Yul? apa kau masih mendengarku “tanya Yoona.

“Mianhe, Yoong. Aku harus kesuatu tempat “ bohong Yuri.

“Chakkaman, kau jangan menutup teleponnya. Biarkan aku berbicara, aku tahu kau ingin menghindar dari kami semua kan?” tanya Yoona.

“Mianhae, aku harus kesuatu tempat “jawab Yuri.

“Apa kau tak ingin mengetahui kondisi Appamu, Yul ?” tanya

Deg… begitu Yoona menyebutkan kondisi Appanya,perlahan Yuuri kembali mendekatkan telepon ke telinganya.

“Waeyo? Apa terjadi sesuatu dengan Appaku, Yoong ?”tanya Yuri begitu cemas.

“Wae? Bukankah kau harus kesuatu tempat, Yul? kau kan sudah tak peduli lagi dengan appamu kini” tanya Yoona.

“Jebal!! Katakan apa yang terjadi dengan kondisi Appaku “teriak Yuri yang penasaran dengan kondisi Appanya.

“ Untuk apa kau mempedulikan appamu lagi, bukankah kau sudah tak mau tahu tentangnya “ucap Yoona.

“Geumanhae!! Yoong “ pinta Yuri.

“Arra,jika kau ingin mengetahui keadaannya. Katakan dimana kau sekarang, Aku akan menjemputmu dan mengatakan semua kepadamu”tanya Yoona.

“Aku ada di Gyeonggi“jawab Yuri.

“Baik, kau tunggu disana. Aku akan menjemputmu sekarang juga “ucap Yoona.

“Ne, aku akan menunggumu Yoong “ucap Yuri sambil meletakan gagang telepon.

“Appa~, apa terjadi sesuatu denganmu. Mianhae aku meninggalkanmu terlalu lama, sampai aku tak tahu kondisimu sekarang ini “ batin Yuri, karena sebelum meninggalkan korea Yuri sempat berpamitan dengan appanya di rumah sakit masih dalam keadaan koma dan kritis.

 

Sementara itu….

Yoona tersenyum dengan girang dan kemenangan setelah rencana yang sudah disusun dengan rapi itu sedikit membuahkan hasil. Siwon yang mendengar pembicaraan antara Yoona dan Yuri juga ikut senang, karena rencana mereka berhasil.

“Hahaha, kau lihat kan Oppa, rencanaku akan berhasil “ ucap Yoona sambil menatap Siwon.

“Kenapa kau tahu kalau Yuri akan pulang kerumah orang tuanya, bukannya rumah mereka sendiri ?” tanya Siwon.

“Jika aku di posisi Yuri sekarang ini, pasti kau tahu jawabannya Oppa “ jawab Yoona.

“Ne, apa yang kau katakan benar “ ucap Siwon.

“ Terus apa yang harus kita lakukan sekarang ?” tanya Siwon.

“Oppa, aku harus turun disini. Aku akan menjemput Yuri dengan taksi, jadi kau tak apa-apa kan Oppa ?” tanya Yoona.

“Ne, gwenchana. Cepatlah kau menjemput Yuri,semoga kau berhasil chagi. Fighting “ ucap Siwon yang memberikan semangatnya kepada Yoona.

“Hehehehe, gomawoyo Oppa” ucap Yoona.

Mobil yang dikendarai Siwon pun perlahan pergi meninggalkan Yoona yang berdiri menunggu taksi, 3 menit setelah mobil Siwon menghilang di keramaian seoul. Sebuah taksi berhenti di depan Yoona.

“Ahjussi, tolong kau antarkan aku ke daerah gyeonggi !” titah Yoona.

“Ne, Agassi “ ucapnya.

 

Yuri Home, Gyeonggi…

Yuri menunggu dengan gelisah, sedari tadi yang hanya ia lakukan cuma mondar mandir saja di dalam rumah. Sesekali juga Yuri mengintip keluar dari celah tirai melihat dan memastikan apakah Yoona sudah sampai didepan rumahnya.

1 jam kemudian sampailah Yoona di depan rumah orang tua Yuri yang berada di daerah Gyeonggi, Yuri yang sedari menunggu kedatangan Yoona langsung membuka pintu dan berlari menghampiri Yoona. Yoona langsung bersorak ria dalam hatinya ketika melihat Yuri menghampirinya, tapi kesenangan Yoona sirna begitu melihat Yuri berlari dalam keadaan sedang mengandung apalagi usia kandungan Yuri sudah memasuki bulan ke 4, kini keadaan berbalik Yoona justru panic bukan karena rencananya tak berhasil tapi karena Yuri yang berlari sedikit kencang untuk menghampirinya.

“Yoong, palli. Antarkan aku kerumah sakit, sekarang !” titah Yuri begitu sampai dihadapan Yoona dengan nafas sedikit terengah-engah.

 

Yoona tak menjawab ucapan Yuri malah diam terpaku dengan wajah pucat, melihat apa yang terjadi didepan matanya barusan. Yuri yang masih menetralkan nafasnya itu heran kenapa Yoona tak segera pergi untuk mengantarkannya ke rumah sakit. Begitu Yuri mendongkakan wajahnya keatas betapa terkejutnya Yuri melihat wajah Yoona sedikit pucat seperti baru melihat hantu saja.

“Ya, Yoong. Kau baik-baik saja? Kenapa wajahmu begitu pucat, apa kau sakit ?” cecar Yuri sembari menepuk pipi Yoona.

“ouch Appo!” pekik Yoona begitu merasakan tepukan Yuri dipipinya.

“Yya, kenapa kau diam saja? Apa kau sedang sakit sampai wajahmu begitu pucat seperti baru melihat hantu saja ?” tanya Yuri.

“Ne, aku baru saja melihat hantu dan itu adalah kau Yuri yang sudah membuatku ketakutan karenanmu “ batin Yoona sambil menatap Yuri.

“Hah~ aniyo. Aku baik-baik saja, Kajja!! Kita harus segera menemui Ahjussi di rumah sakit “ ajak Yoona.

“Ne, Kajja Yoong “ ucap Yuri sambil berjalan mendahului Yoona yang masih berdiri.

Heol~ Yoona menghela nafasnya begitu Yuri melewatinya, bagaimana ia tak cemas hingga membuat wajahnya menjadi pucat pasi begitu melihat Yuri berlari kearahnya. Apa yang ia akan lakukan jika terjadi sesuatu dengan kandungan Yuri, tentu semua orang akan menyalahkannya terlebih jika Kyuhyun tahu.

“Ahjussi, tolong kau antarkan kami ke Seoul Hospital. Palli !” titah Yuri.

“Yoong, bagaimana keadaan Appaku? Apa dia masih koma sampai saat ini ?” tanya Yuri.

image010

“Ne, sampai saat ini Kwon Ahjussi kondisinya sama seperti kau lihat sebelum pergi meninggalkannya. Kenapa kau begitu tega meninggalkan Appamu disaat kondisinya seperti ini “ ucap Yoona sambil berlinang air mata

“Mianhae, Yul aku membohongimu “ batin Yoona.

“Kau akan mengerti apa yang aku rasakan jika kau berada diposisiku, Yoong “ ucap Yuri sedih.

“Ne, Arra. Aku paham dengan masalahmu itu, tapi bisakah kau memperbaiki semua ini dengan Kyuhyun. Apa kau tak kasihan dengan Kwon Ahjussi dan anak yang kau kandung itu ?” tanya Yoona.

“Geumanhae, Yoong. Jangan kau membicarakan tentangnya lagi, apa kau tak tahu dia sudah hidup bahagia dengan orang yang dicintainya itu “ jawab Yuri sembari memalingkan wajahnya kesamping.

“Kyuhyun hanya mencintaimu seorang, kau belum tahu yang sebenarnya terjadi selama kau tak ada disini Yul. Kyuhyun sudah melupakan dan membuang masa lalunya dengan Seohyun, yang sekarang Kyuhyun inginkan hanyalah kau “ batin Yoona sedih

Yoona kini merasa pesimis dengan rencananya itu, apa ia bisa mencegah Yuri untuk menunda kembali kepergian Yuri ke Jepang untuk menunggu sampai Kyuhyun pulang dari Jepang. Drttt.., tiba-tiba ponsel Yoona berdering memecah kesunyian yang ada di dalam taksi. Yoona mengambil ponsel dari dalam tasnya, keringat dingin mulai mengucur dari kening Yoona begitu melihat siapa yang menelefonya.

“Aigo, Oppa. Kenapa kau menghubungiku disaat aku sedang bersamanya? Apa kau ingin menghancurkan semua yang sudah aku rencanakan?” batin Yoona. Yuri yang sedari tadi memalingkan mukanya ke jendela sedikit terusik dengan bunyi ponsel milik Yoona.

“Yya, kenapa kau tak mengangkat ponselmu “seru Yuri.

“Ne,hehehehe “ucap Yoona sembari tersenyum.

“Ne, Oppa “ ucap Yoona sambil sedikit menjauh dari Yuri.

“Eotte, apa rencanamu berhasil?” tanya Siwon.

“Ne, Oppa” jawab Yoona.

“Yya,chagi kenapa kau hanya menjawab hanya Ne Oppa saja. Ada apa denganmu, Omo!! Apa Yuri ada disampingmu !!” pekik Siwon.

“Ne, Oppa. Aku bersamanya “ ucap Yoona lirih.

Yuri yang memperhatikan ada sesuatu yang aneh dengan Yoona, mencoba bertanya dengannya.

“Yya! Kenapa kau aneh sekali hari ini ?” tanya Yuri.

“Hehehehe, benarkah?” jawab Yoona.

“Yeobseyo, Oppa. Kenapa sinyalnya jelek, Oppa aku tutup “ ucap Yoona sambil menaruh ponselnya kedalam tas.

“Kau bicara dengan siapa?” tanya Yuri.

“Hah, bukan siapa-siapa. Hanya seorang teman “ jawab Yoona.

“Jeongmal? O’ya bagaimana hubunganmu dengan Siwon Oppa apa sudah membaik ?” tanya Yuri.

“Ajik, seperti yang kau lihat “ ucap Yoona.

“Wae?” tanya Yuri.

“Aku tak mau menceritakannya kepadamu “ jawab Yoona sembari melipat kedua tangannya dan memanyunkan bibirnya itu.

“Hahahaha, kau ini “ tawa Yuri.Yoona senang dengan apa yang dilihatnya,kini Yuri yang dulu sudah kembali lagi.

“Aku senang kau kembali lagi menjadi Yuri yang dulu lagi “ batin Yoona.

“ Agassi, kita sudah sampai “ucapnya.

“Ahjussi, gomawoyo “ucap Yoona.

Yuri langsung keluar dari taksi begitu sudah tib adi rumah sakit dan berlari menuju ke kamar rawat inap appanya.

“Omo!! Apa dia lupa sedang mengadung “ pekik Yoona.

“Yya, Yul kau itu sedang hamil!!” teriak Yoona.

Yuri yang mendengar teriakan Yoona dari jauh berhenti mendadak dan seketika sadar akan hal yang bisa membahayakan nyawa anaknya itu.

“Aigo, aku lupa “ucap Yuri sambil menepuk keningnya. Yoona yang melihat Yuri tidak berlari lagi tersenyum lega melihatnya.

“Aishh, Yul Eomma pabo “ ucap Yoona.

Drttttt…..

“Yya! Kenapa kau menutup telefonku eoh “ ucap Siwon.

“Yya, Oppa apa kau mau menghancurkan rencanaku “ ucap Yoona.

“Mianhae, Chagi “ ucap Siwon.

“Ne, arra Oppa. Oppa,aku sedang di rumah sakit sekarang, apa kau sudah menghubungi dokter dan suster yang merawat Kwon Ahjussi untuk bekerja sama dengan kita ?” tanya Yoona.

“Aku sudah mengatakannya, kau tenang saja. Ya sudah aku tutup, Heol aku akan merindukanmu chagi “ ucap Siwon.

“Ne, aku juga akan merindukanmu Oppa “ucap Yoona.

 

Kamar 702, Seoul Hospital.

Yuri menangis pilu begitu membuka pintu dan melihat appanya masih terbaring seperti waktu ia berpamitan dulu, Yuri berjalan menghampiri appanya yang sedang terbaring dengan alat batu pernafasannya.

image011

“ Appa~ “ ucap Yuri sambil memegang lembut tangan appanya itu.

“Appa,mianhae “ucap Yuri dan seketika tangis Yuri pecah.

“Hiks…Hiks…Hiks, Appa~ “isak Yuri.

Semua yang ada disana ikut sedih melihat tangis Yuri didepan appanya, bahkan dokter dan suster yang ikut bersandiwara dengan Yoona tak bisa menahan kesedihan melihat Yuri yang menangis meraung-raung.

“Appa~jebal irreona”ucap Yuri.

“Yul, uljima. Aku yakin Ahjussi, mendengarmu “ucap Yoona sambil memeluk erat Yuri.

“Dokter, tolong katakan apa yang terjadi dengan kondisi Appaku ?” tanya Yuri.

“Jwesonghamnida, Yuri agassi. kami sendiri masih menelitinya” jawabnya.

“Apa ayahku bisa sembuh dok?”tanya Yuri.

“Ne, tapi jika tuan Kwon sembuh kemungkinan akan mengalami kelumpuhan”jawabnya.

“Maldo Andwae!!” pekik Yuri.

“Jwesonghamnida, agassi. pasien harus istirahat karena jam kunjung sudah habis “ucap suster

“Tapi, sus. Aku baru menemui appaku “ucap Yuri.

“Ne, tapi waktu berkunjung sudah habis”ucapnya.

“uisa,geumanhae “pinta Yuri.

“Yul, sudahlah. Kajja biarkan appamu istirahat “ucap Yoona sambil menuntun Yuri keluar dari kamar tersebut.

“Kau ingin kemana setelah menemui, Appamu. Aku akan mengantarmu “ucap Yoona.

“Kemana pun, asal tidak pulang kerumahku “ucap Yuri.

“Baiklah, aku akan membawamu pulang kerumahku”ucap Yoona.

Blammm..

Yuri-ya, Bogoshippeo “ucap Appa Yuri.

“Jwesonghamnida, uisa merepotkanmu “ucap Appa Yuri.

“Gwenchaseumnida, tuan Kwon “ucapnya.

“Tuan Kwon, kami permisi “ucapnya.

“Ne “ucap Appa Yuri.

 

Bandara Narita, 19.00..

Begitu Kyuhyun turun dari pesawat, ia langsung menghubungi Yoona. Kyuhyun tahu pasti Yuri menginap dirumah Yoona, karena tak mungkin Yuri tinggal dirumah kedua orang tuanya.

“Yeobseyo, Yoong”ucap Kyuhyun.

“Kyuhyun Oppa, wae? Kenapa kau menelefonku?”tanya Yoona.

“Mianhae,Yoong. Eotte?” tanya Kyuhyun.

“Rencanaku berhasil, Kyuhyun Oppa “jawab Yoona.

“Jeongmal?” ucap Kyuhyun.

“Ne,tapi sewaktu aku membicarakanmu sepertinya Yuri tak ingin mengingatmu. Bahkan Yuri menyuruhku untuk tak bicara tentangmu Oppa “ ucap Yoona.

“Benarkah ?” ucap Kyuhyun sedih.

“Yoong, bisakah aku meminjam pakaianmu “ teriak Yuri.

“Yuri?” ucap Kyuhyun begitu mendengarkan suara Yuri dari seberang sana.

“Ne, Oppa. Apa kau ingin mendengar suaranya lebih lama?” ucap Yoona.

“Ne, aku ingin mendengar suaranya Yoong. Jebal “ pinta Kyuhyun.

“Yul,bisakah kau kesini sebentar ?”ucap Yoona.

“Aniyo, aku sedang mencari pakaian yang pas denganku “tolak Yuri.

“Jebal,ada seseorang yang ingin berbicara denganmu “pinta Yoona.

“benarkah “ucap Yuri sambil menerima ponsel Yoona.

“Yeobseyo “ucap Yuri, tapi tak ada suara Kyuhyun disana.

“Yeobseyo” ucap Yuri sekali lagi.

“Yya, Yoong. Katanya ada yang ingin bicara denganku, tapi aku tak mendengar apa-apa disini “ucap Yuri sambil mengembalikan ponsel Yoona.

“Yuri-ya”ucap Kyuhyun.

“Nuguya?”tanya Yuri.

“Yuri-ya, ini aku Cho Kyuhyun”jawab Kyuhyun

Mianhae,kau salah orang “ucap Yuri begitu mendengar suara Kyuhyun.

“Apa kau begitu membenciku,sampai kau tak ingin mendengar suaraku. Apa kau tak bisa memaafkanku?” tanya Kyuhyun.

“Jwesonghamnida, sepertinya kau salah orang “ jawab Yuri sambil memberikan ponsel tersebut ke Yoona.

“Yya, Yoong kenapa telefon untukmu kau berikan kepadaku eoh. Igo “ ucap Yuri sambil pergi menuju kamarnya.

“Kau lihat kan Oppa, bahkan dia tak ingin mendengar suaramu apalagi bertemu denganmu nanti. Aku jadi patah arang dengan rencanaku sendiri” ucap Yoona.

“Kau benar Yoong,apa rencana ini akan berhasil?” tanya Kyuhyun.

“Molla, Oppa”jawab Yoona

“Oppa, aku tutup ne. aku tak ingin Yuri mencurigaiku “ucap Yoona.

Klikk…..

“Sebegitunyakah kau membenciku Yuri-ya? Bahkan kau tak ingin mendengar suaraku lagi ? apa kau benar-benar ingin aku pergi dari kehidupanmu eoh” ucap Kyuhyun sambil menyeka air mata yang keluar dari pelupuk matanya.

 

Yoona Home…

Yoona menghampiri Yuri yang sedari tadi mengurung dikamar begitu menerima telefon dari Kyuhyun dari ponsel Yoona, untuk apa Yoona berbohong kepadanya.

Tok….Tokkk…

“Waktunya makan malam, kau harus segera makan”ucap Yoona.

“Aniyo, aku tak lapar Yoong. Kau duluan saja “ucap Yuri.

“Yya!! Kau jangan keras kepala begini Yul,ingat kau sedang mengandung apa kau tak kasihan dengannya eoh?” tanya Yoona.

“Kau tak usah memperdulikanku Yoong, kau sama saja dengannya. Jika pun lapar aku akan makan, kau tak usah menyuruhku. Aku marah denganmu Yoong “jawab Yuri

“Yul, mianhae. Aku tak tahu kalau yang menelefon tadi Kyuhyun, aku kira temanku “ucap Yoona.

“Mianhae, Yul. aku kasihan kepada Kyuhyun Oppa”batin Yoona.

“Waeyo!! Kenapa kau tega sekali kepadaku Yoong”teriak Yuri.

“Mianhae, Yul. Apa kau begitu membencinya Yul, hingga mendengar suaranya saja sampai kau tak mau ?” tanya Yoona

“Ne,aku membencinya!! Aku membencinya Yoong “teriak Yuri.

“Apa alasanmu membencinya, apa ini ada kaitannya dengan yeoja bernama Seohyun eoh?” tanya Yoona.

Yuri hanya diam saja mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Yoona,ini semua bukan karena Seohyun tapi ini semua ia lakukan agar mereka bahagia tanpa ada yang memisahkan ikatan cinta yang sempat terputus.

“Yya! Yul pabo, kenapa kau diam saja eoh “ucap Yoona.

Klikkkkk….

“Ne, aku memang bodoh Yoong.aku tak mau merusak kebahagiannya Yoong,kau tak tahu apa yang kurasakan disini selama ini“ucap Yuri sambil memegang dadanya.

“Tapi setidak-tidaknya kau bisa memaafkannya, aku sudah tahu semuanya. Apa yang ada dipikiranmu salah “ucap Yoona.

“Dari dulu aku sudah memaafkannya,tapi untuk kembali kepadanya aku tak bisa “ucap Yuri.

“Ya! Kau belum memberikan kesempatan kedua untuk Kyuhyun Oppa,apa kau tak mau memberikan kesempatan sekali lagi untuknya? Apa hatimu sudah tertutup oleh rasa bencimu kepadanya “ucap Yoona.

“Kenapa kau begitu menggebu-menggebu membelanya Yoong, kau ini sahabatku atau dia ?” tanya Yuri.

“Aniyo, bukan begitu maksudku Yul”jawab Yoona

“Mianhae, Yoong. Aku lelah, aku ingin istirahat “ucap Yuri.

Blammm….

“Yya, Yul!! apa kau tahu apa yang terjadi selama kau tak disini eoh,Kyuhyun sudah sangat menderita karenamu dan asal kau ketahui hubungan Seohyun dengan Kyuhyun Oppa sudah berakhir. Kenapa kau tak memberikan kesempatan kedua untuk Kyuhyun untuk memperbaiki segalanya dari awal eoh “teriak Yoona.

“Geumanhae, aku tak mau mendengarnya lagi!!!!” teriak Yuri dari dalam.

“Oke, aku tak akan membahas masalah Kyuhyun. Ini jam makan, cepat kau keluar apa kau ingin aku mendobrak pintu ini!!” teriak Yoona sambil berusaha membuka kenop pintu, tapi sayang Yuri menguncinya dari dalam.

“Heoh~ baiklah jika tak mau makan,aku akan menaruhnya di kulkas. Jika kau lapar kau tinggal memanaskannya saja “ucap Yoona pasrah sambil meninggalkan kamar menuju ruang kerjanya.

 

Yuri duduk diatas ranjang kasurnya, ia mencerna kata-kata yang dilontarkan Yoona kepadanya tadi. Apa yang tak diketahuinya selama ia tak berada disini, kenapa Yoona bilang hubungan Kyuhyun dengan Seohyun sudah berakhir.

“Apa yang sebenarnya terjadi selama ak tak ada disini, dan kenapa kau mengakhiri hubungannmu dengan Seohyun disaat aku sedikit demi sedikit mulai melupakanmu Oppa” batin Yuri.

Kruyuk…Kruyuk…,

Yuri pun segera berjalan untuk pergi kedapur,setelah memastikan tak ada siapa-siapa lagi Yuri berjalan mengendap-endap menuju dapur takut langkahnya akan membangunkan Yoona. Yuri pun segera menyalakan lampu dapur dan berjalan menuju lemari pendingin untuk mengambil makanan yang disisakan Yoona untuknya dan memanaskannya di microwave.

image012

“Ah, untunglah ada makanan disini “ucap Yuri sambil mengambil makanan tersebut untuk ia panaskan.

Yoona yang sedari tadi belum tidur karena harus mengerjakan sesuatu,hendak mengisi air tiba-tiba megurungkan niatnya karena persaan tadi ia sudah mematikan lampu dapur. Yoona pun berjalan dengan mengendap-ngendap dan mengintip dari balik dinding. Senyumnya mengembang ketika melihat Yuri sedang memakan sisa makanan yang sudah ia sisihkan untuknya.

“Heol~ kau ini, kalau lapar bilang saja. Apa kau lupa kau makan bukan untukmu melainkan anak yang ada dikanduganmu juga”gumam Yoona.

*******************************

Hari Ke 1 Yuri di seoul………..

Yuri bangun pagi-pagi sekali hari ini ia ingin mengunjungi makam eommanya, karena kemarin ia tak sempat mengunjunginya. Tiba-tiba ponselnya berbunyi, Yuri pun segera mengangkatnya.

“Ne, Yeobseyo” ucap Yuri.

“Yurissi, ini ahjuma. Bagaimana keadaanmu?” tanya Ahjuma.

“Ahjuma!!,ini tak mimpi kan. Aku baik-baik saja ahjuma “Jawab Yuri senang ketika mengetahui Ahjuma yang meneleponya.

“Eoh syukurlah kau baik-baik saja, aku kira kau akan kelaparan disana “ucap Ahjuma.

“Ahjuma, kenapa kau senang sekali mengejekku? Eoh apa ahjuma merindukanku karena disana tak ada yang bisa ahjumma ejek selain aku ?” goda Yuri.

“Heoh? Aniya aku tak merindukkanmu,hanya saja aku bosan mendengar orang yang menanyakan toko bunga yang kau tinggalkan itu “elaknya.

“Jeongmal,Ahjuma tak merindukanku?” ucap Yuri sedih.

“Ne, ahjuma merindukanmu. Kapan kau akan pulang kembali kesini?” tanya Ahjuma.

“Mollayo,ahjuma. Aku sendiri tak tahu aku akan kembali kapan “ jawab Yuri.

“Ya sudah jaga kondisimu disana,aku doakan semoga appamu segera siuman “ucap Ahjuma.

“Ne, gomawoyo “ucap Yuri.

“Telepon dari siapa Yul?” tanya Yoona dari belakang.

“Eoh, ini ahjuma yang membantuku selama berada di jepang “jawab Yuri.

“Kau mau kemana pagi-pagi begini Yul?” tanya Yoona.

“Hari ini aku ingin mengunjungi appa dirumah sakit, setelah itu aku akan ke makam eomma sudah lama aku tak mengunjunginya mumpung aku masih berada disini“jawab Yuri.

“Apa kau mau ku antar ?” tanya Yoona.

“Aniyo, aku tak mau merepotkanmu. Dan lagi aku ingin ke suatu tempat “ jawab Yuri.

“Geure? Kalau begitu kau hati-hati “ ucap Yoona.

“Aku pergi dulu Yoong, Oya kalau kau mau makan aku sudah menyiapkan makanan untukmu “ ucap Yuri.

“Ne, Gomawoyo sudah memasak makanan untukku “ucap Yoona.

Blammm…..

“Heol~ kenapa sifatmu keras kepala seperti ini Yul?” gumam Yoona.

Neon yeokshi Trouble! Trouble! Trouble! Ttaereul noryeosseo
Neoneun Shoot! Shoot! Shoot! Naneun Hoot! Hoot! Hoot!
( SNSD Hoot )

“Ne, Ne sebentar “ ucap Yoona ketika mendengar ponselnya berdering .

“Ne, Yeobseyo “ ucap Yoona.

“Chagi~ bogoshipeo “ ucap Siwon begitu mendengar suara Yoona.

“Nado Oppa, ada apa kau menelefonku Oppa? Apa ada sesuatu yang penting ?” tanya Yoona.

“Ya, apa aku harus menelefonmu jika ada sesuatu yang penting saja. Omo!! ,apa Yuri ada disampingmu?”tanya Siwon.

“Dia tak ada oppa, Yuri sudah pergi dari tadi pagi. Katanya Yuri ingin mengunjungi appanya dan makam eommanya” jawab Yoona.

“Heol~ syukurlah aku kira Yuri ada disampingmu”ucap Siwon.

“Oppa, sepertinya rencana kita tak akan berhasil “ ucap Yoona.

“Wae?”tanya Siwon.

“Kemarin tak sengaja Kyuhyun Oppa menelefonku, dan kebetulan sewaktu dia menelefonku Kyuhyun Oppa mendengar suara Yuri. Karena Kyuhyun Oppa ingin mendengar suara Yuri lebih lama aku berikan ponselku ke Yuri, tapi apa yang terjadi Oppa justru Yuri menolak berbicara dengan Kyuhyun Oppa. Aku rasa hubungan mereka tak bisa dipersatukan lagi Oppa “ jelas Yoona.

“Kau jangan menyerah begitu saja, kita harus berusaha mempersatukan mereka seperti dulu lagi. Aku yakin dengan rencana kita kali ini “ucap Siwon.

“Yoong, apa siang ini kau ada waktu untukku?”tanya Siwon.

“Waeyo, Oppa. Bukankah kita sudah sepakat selama 2 hari kita tak usah bertemu dulu, Oppa tak ingat eoh “ jawab Yoona.

“Yya, kali ini saja Chagi. Aku ingin mengajakmu makan siang nanti “ pinta Siwon.

“Oke,tapi hanya kali ini kau mengajakku makan siang. Aku tak ingin Yuri tahu bahwa hubungan kita sudah membaik “ucap Yoona.

“Jinca!!! Baiklah aku akan menjemputmu nanti “ ucap Siwon.

Sementara Itu di areal pemakaman…..

Yuri sudah sampai di depan areal pemakaman setelah sebelumnya menemui appa dirumah sakit, sebelum ke makam eommanya Yuri mampir dulu ke sebuah toko bunga yang ada disekitar areal pemakaman tersebut untuk membeli bunga Lily. Bunga kesukaan eommanya semasih hidup.

“Selamat datang agassi, ada yang bisa saya bantu ?” tanya pemilik toko bunga tersebut.

“Ahjuma, tolong berikan seikat bunga Lily warna putih untukku “ jawab Yuri.

“Ne, Changkaman aku akan membungkuskan untukmu “ucapnya.

“Igo, bunga Lily untukmu nona “ ucapnya sambil memberikan bunga tersebut kepada Yuri.

“Ne, gomapseumnida ahjuma “ ucap Yuri sambil menerima bunga tersebut dan membayarnya.

 

Yuri menapaki anak tangga yang akan membawanya ke makam eommanya, 3 menit kemudian sampailah Yuri didepan makam eommanya itu. Disana Yuri melihat ada sebuket bunga yang telah sedikit layu, Yuri bingung siapa yang menaruh bunga didepan nisan eommanya sedangkan appanya tak mungkin kemari.

image013

“ Oppa, apa kau yang menaruh bunga ini untuk eommaku “batin Yuri.

“Gomawo, Oppa. Kau sering mengunjungi makam eommaku “ ucap Yuri sambil meletakan buket bunga lily kesukaan eommanya.

“Eomma, mianhae baru kali ini aku mengunjungi makammu. Apa eomma disana senang?” tanya Yuri sambil duduk didepan makam eommanya.

“Eomma, sebenarnya hari dimana eomma akan berkunjung ke rumahku aku ingin memberitahukan sesuatu kepada eomma. Tapi kenyataan takdir berkata lain, eomma pergi sebelum mengetahui bahwa aku sedang mengandung. Mianhae eomma aku merahasikan ini kepadamu, tapi aku tahu bahwa eomma sangat senang mendengarku hamil dari sana “ ucap Yuri.

“Eomma, seandainya eomma masih ada disini ingin sekali aku merasakan pelukan darimu. Mencurahkan segala isi di hatiku yang pernah kita lakukan dulu, eomma apa yang harus kulakukan sekarang ini disaat aku ingin berpisah dengannya justru dia sudah mengakhiri hubungannya denga kekasihnya itu. Eomma, apa yang harus kuperbuat?” tanya Yuri sambil menitikan air matanya.

“Eomma, bogoshipoyo “ucap Yuri sambil mendekap foto eommanya itu.

 

Cabang Perusahaan Cho Corp, Jepang.

Hari pertama Kyuhyun di jepang sudah disibukan dengan kegiatan pertemuan membahas masalah perijinan dengan perusahaan yang menangani masalah tersebut.

“Selamat datang, Cho Kyuhyun. Perkenalkan nama saya Yamamoto Itsuma, dari perusahaan yang menangani perijinan perusahaan anda “ucap Yamamoto begitu Kyuhyun tiba di cabang perusahaan milik appanya.

“Maaf membuatmu terlalu lama menungguku, Mr Yamamoto “ ucap Kyuhyun.

“Tak apa-apa tuan Cho,aku mengerti pasti lelah karena perjalanan “ucap Yamamoto.

“Benarkah, bagaimana kelanjutannya. Apa sudah clear semua tentang perijinan perusahaan ini ?” tanya Kyuhyun.

“Ya kami sudah membereskan masalah tersebut, jadi tuan Cho tidak usah terlalu mencemaskannya” jawab Yamamoto.

“Oh, syukurlah. Aku bisa tenang dan bisa kembali secepatnya “ucap Kyuhyun.

“Arigato gosamaese” ucap Kyuhyun sambil membungkuk.

“Kalau begitu saya permisi tuan Cho, aku doakan semoga perusahaan ini sukses “ucap Yamamoto.

“Sekali lagi saya ucapkan atas bantuan anda, Mr Yamamoto “ucap Kyuhyun.

“Sama-sama, tuan Cho “balas Yamamoto.

Blamm….

Kyuhyun duduk di ruang tamu perusahaan, seketika Kyuhyun teringat akan pesan hyeongnya untuk segera menelefonnya begitu ia sampai di jepang. Kyuhyun pun segera mengeluarkan ponselnya dari balik saku jasnya.

Tut…Tut…., Klek.

“Ne, Yeobseyo “ ucap Siwon.

“Hyeong, mianhae. Aku baru menghubungimu sekarang “ ucap Kyuhyun.

“Yya, kenapa baru menghubungiku apa kau sudah lupa” ucap Siwon.

“Mianhae, aku lupa. Begitu sampai disini aku langsung menuju ke hotel, apa Yoona tak memberitahukanmu? Bukankah aku kemarin menghubungi Yoona “ ucap Kyuhyun heran.

“Heol~ bukannya menghubungiku begitu samapi disana, kau malah menghubungi Yoona yang tak lain kekasih hyeongmu sendiri “ ucap Siwon sambil menggerutu.

“Hahahaha, mianhae. Apa kau cemburu eoh?”goda Kyuhyun pada hyeongnya.

“An…Aniyo,aku tak cemburu, hanya saja kenapa kau menghubunginya duluan daripada hyeongmu ini “ sergah Siwon.

“Geotjimal,aku tahu hyeong kau cemburu. Kau tak usah berpura-pura padaku hyeong “ goda Kyuhyun lagi.

“Yya, kau ini apa kau mau kupukul eoh “ucap Siwon.

“Hahahaha,aku hanya bercanda hyeong kau jangan marah begitu”ucap Kyuhyun.

“Hyeong, aku ingin tanya bagaimana kabar Yuri selama disana?” tanya Kyuhyun.

“Sepertinya Yuri baik-baik saja, dia sedang pergi mengunjungi makam eommanya. Wae, apa kau merindukkannya?” ucap Siwon.

“Ne, aku begitu merindukannya. Kau tahu dari mana kalau Yuri sedang mengunjungi makam eommonim?” tanya Kyuhyun.

“Tadi aku menghubungi Yoona, aku kira dia ada disamping Yoona karena dia takut kalau rencananya terbongkar “ jawab Siwon.

“Kapan kau pulang, Kyu. Apa kau tak takut kalau Yuri akan kembali kejepang?” tanya Siwon.

“Aku juga tak tahu hyeong. Hyeong aku titip Yuri kepadamu selama aku tak berada disana, aku tak ingin terjadi apa-apa dengannya” pinta Kyuhyun.

“Ne,ya sudah aku mau berangkat kekantor. Jaga kondisimu, Kyu” ucap Siwon.

“Ne, Hyeong”ucap Kyuhyun.

Klik…

“Aku harap urusan disini cepat selesai, sehingga aku bisa pulang lebih awal “ harap Kyuhyun.

Areal Pemakaman, Seoul…10.30 KST

Yuri masih enggan beranjak dari makam eommanya, ia ingin sekali sehari ini bahkan satu hari penuh berada di makam eommanya. Karena ia begitu merindukan sosok eommanya itu, Yuri tak sadar bahwa ada orang yang datang mengunjungi makam eommanya itu.

“Yuriya”panggilnya.

Yuri yang mendengar seseorang memanggil namanya, seketika menoleh kebelakang siapa gerangan yang memanggil namanya itu.Yuri terkejut begitu menoleh ke belakang, ternyata yang memanggilnya tadi adalah eomma Kyuhyun.

“Eommonim!!” pekik Yuri.

“Omo!! Apa kau ini anakku, Yuriya?”ucap Eomma Kyuhyun sambil berlari dan merengkuh Yuri dalan dekapannya.

“Ne, eommonim. Aku Yuri, Cho Yuri anakmu “ucap Yuri sambil membalas pelukan eomma Kyuhyun yang sudah dianggapnya sebagai pengganti ibunya itu.

“Aigo, kau dari mana saja eoh. Apa kau tahu kami begitu mencemaskanmu?” tanya eomma Kyuhyun sembari menatap wajah Yuri.

“Jwesonghamnida eommonim, aku hanya ingin mencari ketenangan dan membuat kebahagian untuk Kyuhyun Oppa dengan mempersatukan oppa dengan Seohyun “jawab Yuri.

“Yya, kenapa kau berfikiran seperti itu. Apa kau tahu kami begitu mencemaskanmu, apalagi kau sedang mengandung”ucap Eomma Kyuhyun.

“Omo!! Dari mana eommonim tahu aku sedang mengandung ?” tanya Yuri yang begitu terkejut mendengar ucapan eomma Kyuhyun tentang kehamilannya.

“Aku tahu dari Kyuhyun,waeyo?” tanya Eomma Kyuhyun.

“Oppa tahu darimana tentang kehamilanku ini, eommonim” ucap Yuri.

“Kyuhyun pun baru mengetahui kau sedang mengandung, ketika berada dirumah sakit Kyuhyun sendiri mengetahuinya sewaktu Yoona menenangkanmu tak sengaja Yoona berbicara tentang janin. Kenapa kau menyembunyikan kabar bahagia ini dari kami semua Yuri, mengapa kau menjadi seperti ini sekarang “ jelas eomma Kyuhyun.

“Mianhae, eommonim aku melakukan ini karena aku tak ingin merusak kebahagian Oppa untuk kedua kalinya “ ucap Yuri.

“Merusak kebahagian siapa?, justru kebahagian kalian yang hancur dan kau yang terluka karena tindakanmu itu” ucap Eomma Kyuhyun.

“Kyuhyun Oppa, eommonim” jawab Yuri.

“Kau salah Yuri, justru sekarang kebahagiannya hanya denganmu. Aku tak membela anakku,tapi eomma lihat justru Kyuhyun yang sekarang sudah berubah.Kyuhyun berubah demi kau dan juga anak yang sedang kau kandung, hubungannya dengan Seohyun sudah berakhir karena rencana liciknya sudah terbongkar. Dan sekarang dia sudah hidup bahagia “ucap eomma Kyuhyun.

 

Yuri yang mendengar penjelasan yang dijabarkan oleh eomma Kyuhyun seketika hatinya luluh lantak dan ucapan dari eomma Kyuhyun menjadi tamparan untuknya agar mengetahui apa yang Kyuhyun rasakan selama ini.

“Eommonim, mianhae “ ucap Yuri sambil menangis di pelukan eomma Kyuhyun.

Yuri menangis sepuasnya di pelukan eomma Kyuhyun,Yuri merasakan kehangatan seorang ibu yang selama ini sudah tak dirasakannya. Eomma Kyuhyun yang melihat kesedihan serta beban yang dirasakan anak menantunya itu hanya bisa mengelus-elus punggung Yuri dengan lembut dan membiarkan bajunya basah karena air mata Yuri.

“Uljima,eomma tahu apa yang kau rasakan “ucap Eomma Kyuhyun.

 

1 jam sudah Yuri larut dengan kesedihanya dalam pelukan hangat seorang eomma,sampai karena lelah mengeluarkan kesedihan yang selama ini Yuri pendam membuat kedua matanya tertutup rapat dan tertidur dalam dekapan eomma Kyuhyun. Eomma Kyuhyun yang melihat tak ada lagi suara isak tangis yang keluar dari mulut Yuri, Eomma Kyuhyun yang penasaran menundukan kepalanya kebawah. Eomma Kyuhyun tersenyum begitu melihat wajah Yuri yang sudah terlelap setelah menumpahkan segala kesedihan dalam hatinya.

“Astaga,ternyata kau sudah tertidur chagi. Apa kau lelah setelah menumpahkan segala kesedihan di hatimu”gumam eomma Kyuhyun sambil menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah sayu Yuri.

“Mianhae, eommonim tak berada disampingmu disaat kau membutuhkan kehangatan dan belaian lembut dari seorang ibu. aku jauh darimu “ ucap Eomma Kyuhyun

“Unjonsa Park, cepat kau kemari “panggil eomma Kyuhyun.

“Ne, Nyonya Cho. Ada apa anda memanggilku, nyonya “ucapnya.

“ Bisakah kau membantuku untuk membawa anakku kedalam mobil”titah eomma Kyuhyun.

“Ne, akan saya laksanakan”ucapnya sambil meraih tubuh Yuri dan menggendongnya sampai ke mobil.

“Besan Kwon, mianhae apa yang telah dilakukan anakkku kepada putrimu selama ini. Aku harap kau memaafkan kesalahan yang telah dilakukan anakku terhadap putrimu dari sana”ucap eomma Kyuhyun sambil meletakan bunga diatas makam eomma Yuri dan pergi meninggalkan

 

2 jam kemudian sampailah mobil yang membawa eomma Kyuhyun beserta Yuri sampai juga di depan halaman rumah orang tua Kyuhyun. Sopir park turun dari mobilnya dan berlari ke samping untuk membawa Yuri yang masih terlelap karena kelelahnan menangis. Dengan hati-hati sopir pribadi keluarga Kyuhyun membawa Yuri dengan sangat hati-hati seperti menjaga porselen mahal.

“Yeon Ahjumma, apa kau sudah membereskan kamar tidur Kyuhyun?” tanya eomma Kyuhyun.

“Ne, aku sudah membersihkan serta merapihkannya. Memangnya tuan muda akan menginap malam ini nyonya?” jawab bibi yeon.

“Aniyo, Kyuhyun tak menginap disini”ucap Eomma Kyuhyun.

“Sopir Park, cepat kau baringkan Yuri dikasur ini “titah Eomma Kyuhyun.

“Baik Nyonya”ucap sopir Park.

image014

Eomma Kyuhyun pun segera menutup tirai jendela untuk menghalau terik sinar matahari yang masuk kedalam kamar tersebut. Eomma Kyuhyun pun memerintahkan bibi Yeon untuk memasak makanan yang banyak untuk malam ini.

“Yeon Ahjumma, cepat kau kedapur dan masak makanan yang banyak hari ini “titah Eomma Kyuhyun.

“Ne, akan saya siapkan “ucap Yeon Ahjumma.

Eomma Kyuhyun dan bibi Yeon pun pergi meninggalkan kamar tersebut, menuju ke dapur untuk memasak makanan yang akan dihidangkan malam ini khusus untuk Yuri. Karena Eomma Kyuhyun ingin merayakan kehamilan Yuri.

 

Siwon & Yoona At Café….

Yoona memenuhi janjinya dengan Siwon untuk menemaninya makan siang kali ini, setelah sebelumnya Siwon menjemputnya di butik. Siwon langsung memesan makanan begitu sampai di café tersebut.

image015

“Oppa~ apa Kyuhyun sudah menghubungimu? Kapan dia akan kembali kesini ?” tanya Yoona.

“Ne, tadi pagi Kyuhyun menghubungiku. Permasalahan yang ada disana sudah selesai, tinggal peresmiannya saja. Wae?” tanya Siwon.

“Hah~ aniyo “ jawab Yoona.

“Aishhhh, Yya! Kenapa kalian ini membuatku bad mood eoh “ pekik Siwon.

“Yya! Kenapa oppa marah, kau ini kenapa?” tanya Yoona.

“Ini semua gara-gara kau Cho Kyuhyun “ gumam Siwon.

“Yya! Oppa” panggil Yoona.

“Ahhh, sudah cepat kau makan makananmu” titah Siwon.

“Heol~ kau ini Oppa”ucap Yoona.

 

Kyuhyun Home, 17.30 KST..

Yuri mengeliat pelan begitu ia terbangun, namun mendadak Yuri bingung karena ia begitu asing dengan kamar tersebut.

“Eungggg” lengguh Yuri.

“Kenapa aku berada dikamar, bukankah aku tadi ada dimakam”gumam Yuri begitu melihat ia sudah berada di dalam sebuah kamar.

“Dimana aku sekarang ini?” ucap Yuri sambil mengamati kamar tidur tersebut. Deg…Yuri terkejut begitu melihat sebuah foto yang tak jauh dari tempat tidur

“Omo!!” pekik Yuri.

“Hajiman, aku harus segera pergi dari sini”ucap Yuri bangkit berdiri dari tempat tidurnya.

Klek…

“Eoh, kau sudah bangun Yuri-ya”ucap Eomma Kyuhyun.

“Ne, eommonim”ucap Yuri sembari duduk lagi diatas tempat tidur milik Kyuhyun.

“Eotte, apa kau sudah tenang sekarang setelah menumpahkan semua beban yang ada didalam hatimu”ucap Eomma Kyuhyun sambil duduk disamping Yuri.

“Ne, eommonim. Gomawoyo”ucap Yuri

“Cheonmanayo, Chagi. Kau sudah kuanggap sebagai anakku”ucap Eomma Kyuhyun

“Eomma, sepertinya aku harus pulang. Aku takut Yoona, akan mencariku”ucap Yuri.

“Andwaeyo, kau tak boleh pulang. Ini sudah hampir malam,menginaplah disini”ucap Eomma Kyuhyun.

“Tapi eommo,…”

“Apa kau tak kasihan dengan eommonim,jika kau pulang siapa yang akan menghabiskan makanan yang yang sudah kubuat “ucap eomma Kyuhyun sembari memperlihatkan muka sedihnya.

Melihat hal eomma Kyuhyun sedih, membuat Yuri tak tega karenanya. Dengan berat hati ia pun akhirnya harus menginap untuk malam ini saja.

“Eommonim, mianhae membuatmu sedih. Baiklah aku akan menginap dirumahmu hari ini,apa eommonim senang?”tanya Yuri.

“Ne”ucap Eomma Kyuhyun sembari memeluk Yuri.

“Eommonim sudah menyiapkan air hangat untukmu, mandilah”suruh eomma Kyuhyun.

 

Sementara itu, Yoona Home….

Yoona dari tadi mondar-mandir didepan pintu rumahnya, sambil sesekali melihat ke luar jalanan siapa tahu sosok yang ditunggu dan dicemaskannya kembali kesini.

“Aigo, kemana Yuri. Sudah jam segini, kenapa belum kembali”gumam Yoona.

“ Omo!! Jangan-jangan….maldo andwae”pekik Yoona, ia pun segera menghubungi ponsel Yuri namun sepertinya mati.

“Aigo, ini tak boleh terjadi. Yuri tak boleh pergi dari sini sebelum rencanaku berhasil”ucap Yoona.

Kring….Kring….

“Astaga Kyuhyun Oppa, eottoekhae”ucap Yoona dengan paniknya.

“Lee Yoona, tenangkan diri. Atur nafas,dan jangan bersikap panik”ucap Yoona pada dirinya sendiri.

“Ne, Yeobseyo Kyuhyun Oppa”jawab Yoona.

“Kenapa lama sekali kau mengangkatku, apa terjadi sesuatu dengan Yuri?” tanya Kyuhyun.

“Oh~ aniya Kyuhyun Oppa. Yuri baik-baik saja,dia sedang menonton TV”jawab Yoona.

“Oh syukurlah,aku kira dia sedang tak bersamamu”ucap Kyuhyun.

“Owh, tenang saja Oppa. Kau tak perlu mencemaskannya”ucap Yoona.

“Oppa, sepertinya Yuri akan menghampiriku. Aku tutup ne”ucap Yoona.

“Aigo, hampir saja aku ketahuan Kyuhyun Oppa. Astaga kau ada dimana Yul eomma”ucap Yoona.

 

Kyuhyun Home…..

“Igo, makanlah yang banyak”titah eomma Kyuhyun.

“Ne,gomawo eommonim”ucap Yuri.

“Apa kau baik-baik saja selama berada di jepang?”tanya Appa Kyuhyun.

“Eoh, ne aku baik-baik saja selama berada di jepang appa”jawab Yuri sambil celingak celinguk takut Kyuhyun akan datang kerumah ini.

“Chagi, kau kenapa?dari tadi eomma perhatikan kau sangat gelisah, ada apa?” tanya Eomma Kyuhyun.

“Eoh~aniya eommonim. Hanya aku cemas Yoona sedang menungguku”jawab Yuri.

“Apa kau takut Kyuhyun akan datang kemari, chagi?”tanya Appa Kyuhyun, Yuri hanya diam saja tak berani menjawab.

“Tenanglah, Kyuhyun sedang berada di jepang sekarang”ucap Appa Kyuhyun.

“Ne, apa yang dikatakan suamiku benar Yuri. Kau tak usah takut, jadi menginaplah hari ini. Aku akan menelefon Yoona agar ia tak usah mencemaskanmu”ucap Eomma Yuri.

Tiba-tiba…., Kring…Kring…

“Chakkaman, biar aku saja yang angkat yeobo”ucap appa Kyuhyun.

Klek…..

“Ne,Yeobseyo kediaman Cho Yeonghwa disini”ucap Appa Kyuhyun.

“Appa~”ucap Kyuhyun.

“Kyuhyun!!”pekik Appa Kyuhyun.

“Yeobo, siapa yang menelefon ?” tanya Eomma Kyuhyun.

“Eoh, ini dari relasi “jawab Appa Kyuhyun.

“Appa, kenapa kau berbohong kepada eomma. Memangnya disana ada siapa?” tanya Kyuhyun.

“Istrimu, Yuri ada disini”jawab Appa Kyuhyun pelan.

“Mwo!! Yuri ada dirumah appa? Bagaimana bisa, tadi aku menelefon Yoona katanya dia berada disana”pekik Kyuhyun.

“Aniyo, tadi siang dia kelelahan untung ada eommamu disana”ucap Appa Kyuhyun.

“Waeyo, apa terjadi sesuatu dengan kandungan Yuri?kenapa Yuri sampai kelelahan?” tanya Kyuhyun panik.

“Kau tenanglah Kyu, kandungan Yuri baik-baik saja. Kata eommamu dia lelah karena menangis dipelukan eommamu. Mungkin Yuri sedang mencurahkan isi hatinya kepada eommamu, mereka bertemu saat eommamu ke makam eommanya”jawab Appa Kyuhyun.

“Yeobo, cepat kesini”teriak Eomma Kyuhyun.

Appa kenapa eomma berteriak”ucap Kyuhyun yang semakin panik karena mendengar teriakan eommanya.

“Molla, Appa tutup dulu ne. aku takut terjadi sesuatu disana”ucap Appa Kyuhyun.

Klek….

“Yeobo, ada apa kenapa kau berteriak?”tanya Appa Kyuhyun dengan wajah begitu panik.

“Yuri, uri Yuri. Dia pingsan”teriak Eomma Kyuhyun.

“Mwo!! Bagaimana bisa”ucap appa Kyuhyun.

“Mollayo”ucap Eomma Kyuhyun.

“Cepat, kau panggil dokter.Aku akan membawa Yuri kedalam kamar Kyuhyun”titah Appa Kyuhyun.

“Ne, hati-hati yeobo”ucap Eomma Kyuhyun.

 

1.5 Jam Kemudian, 20.15 KST

Dokter pribadi keluarga Kyuhyun tiba dirumah kediaman appa Kyuhyun, dia langsung mengeluarkan peralatan medisnya dari dalam tas hitam miliknya.dokter tersebut memeriksa denyut nadi juga kandungan Yuri.

“Eottoekhae, uisa?”tanya Eomma Kyuhyun.

“Gwenchana, anda tak usah mencemaskannya dia hanya mengalami gejala pusing dan kelelahan saja.untuk kandungannya juga tak terjadi apa-apa, janinnya tumbuh dengan baik”jawab dokter tersebut.

“Heol~ syukurlah. Tak terjadi apa-apa dengan cucuku”ucap Kyuhyun Appa.

“Tuan Cho, ini vitamin yang harus diminum untuk menjaga kondisi kesehatannya di masa hamil”ucap dokter.

“Ne, mari saya antar anda ke depan “ucap Appa Kyuhyun.

Blammmm…..

“Uisa, terima kasih. Maaf mengganggumu malam-malam begini”ucap Appa Kyuhyun.

“Gwenchanaseumnida, tuan “ucap uisa.

Kringgg…..Kringgg….

“Ne, Yeobseyo dengan kediaman Cho Yeonghwa disini”ucap bibi Yeon.

“Bibi Yeon, Appa eoddi?”tanya Kyuhyun.

“Oh~tuan muda, tuan Yeonghwa sedang mengantar uisa”jawab bibi Yeon.

“Uisa?? Apa eomma sakit?” tanya Kyuhyun.

“Aniyo, Nyonya tak sakit hanya saja…..”

“Telepon dari siapa bibi Yeon?” tanya Appa Kyuhyun.

“Jwesonghamnida,dari tuan muda”jawab bibi Yeon sambil menyerahkan gagang telepon kepada appa Kyuhyun.

“Yeobseyo”ucap Appa Kyuhyun.

“Appa, apa terjadi sesuatu dengan eomma?” tanya Kyuhyun lagi.

“Ah~aniyo eomma baik-baik saja, hanya saja terjadi sesuatu dengan uri Yuri”jawab Appa Kyuhyun.

“Mwo!!! Yuri!!”pekik Kyuhyun.

“Yya, kau tenangkan dirimu. Yuri tidak apa-apa dia hanya mengalami kelelahan psikis saja, uisa sudah memberikan vitamin kepada appa”ucap Appa Kyuhyun.

“Dimana eomma, aku harus bicara dengan eomma?”tanya Kyuhyun.

“Eomma sedang menjaga Yuri, kau tenang saja. Ada kami disini, kau urus saja masalah yang ada disana biar semua clear”titah Appa Kyuhyun.

“Bagaimana aku bisa tenang Appa, Yuri dan anakku sedang tak baik-baik saja. Apa Appa tak mengerti perasaanku eoh?”tanya Kyuhyun.

“Appa tahu,tapi kau harus tenangkan pikiranmu jangan berbuat gegabah. Appa yakin Yuri pasti baik-baik saja”jawab Appa Kyuhyun.

“Yeobo”panggil eomma Kyuhyun.

“Appa tutup ne, sepertinya eomma memanggil appa”ucap Appa Kyuhyun.

“Ne”jawab Kyuhyun.

Klek……

Japan, 20.15.

Kyuhyun panik setelah mendengar bahwa Yuri pingsan,Kyuhyun tak mau terjadi apa-apa dengan Yuri juga serta calon anak yang sedang dikandung. Tanpa pikir panjang akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk pulang lebih cepat, tak peduli ini sudah malam yang hanya ada dipikiran Kyuhyun sekarang adalah kondisi Yuri. Ia tak mau kehilangan orang yang sudah ia cintai dan memenuhi relung hatinya untuk kedua kalinya.

 

Kyuhyun pun segera berkemas dan langsung menuju tempat resepsionis , setelah urusannya selesai ia pun segera menuju ke bandara dengan menggunakan sebuah taksi. Tak butuh waktu yang lama akhirnya Kyuhyun sampai juga dibandara tersebut dan langsung berlari menuju tempat pembelian tiket,untunglah hari ini ada pemberangkatan pesawat menuju korea.

 

Korea,Kyuhyun Home….

“Ada apa yeobo? Kenapa kau memanggilku?”tanya Appa Kyuhyun.

“Tolong kau ambilkan air dingin, kenapa dahi Yuri berkeringat”jawab Eomma Kyuhyun.

“Ne, akan segera kuambilkan”ucap Appa Kyuhyun.

“Astaga kenapa kau menjadi seperti ini ?”gumam Eomma Kyuhyun.

“Igo”ucap Appa Kyuhyun dengan membawa baskom yang berisi air dingin dan sebuah kain.

“Yeobo, kau istirahatlah jangan sampai kau juga ikut sakit. Biar bibi Yeon yang menjaga Yuri”ucap Appa Kyuhyun.

“Ne”ucap Eomma Kyuhyun.

“Bibi Yeon”panggil Eomma Kyuhyun.

“Ne,anda memanggil saya Nyonya?”tanya bibi Yeon.

“Tolong kau jaga anakku, jika ada apa-apa kau panggil aku”titah Eomma Kyuhyun.

“Ne, Algesseumnida”ucap bibi Yeon.

 

Incheon, 02.00 KST.

Akhirnya Kyuhyun sampai juga di bandara incheon setelah menempuh perjalanan selama 7 jam dari jepang menuju korea, tak sedikit rasa lelah yang terpancar dari raut muka Kyuhyun yang ada hanya rasa cemas yang menggelayut di pikiran Kyuhyun.

“Ahjussi, distrik nowon”titah Kyuhyun.

“Ne”ucapnya.

Srakk……, Ckiiiittttttttttt.

Blammmmmmm……..

Tok….Tok…

“Bibi Yeon, buka pintunya”teriak Kyuhyun, tapi sayang teriaknya sepertinya tak didengar oleh bibi Yeon untung saja Kyuhyun masih memegang kunci rumahnya.

Klek…..

Kriettttt…………

“Owh, tuan muda”ucap bibi Yeon terbangun karena suara pintu dibuka.

“Ssttttt”gumam Kyuhyun.

“Tuan muda, kenapa kau bisa kesini. Bukankah kau sedang ada berada di jepang?” tanya bibi Yeon.

“Aku langsung pulang kesini, begitu mendengar Yuri pingsan”jawab Kyuhyun.

“Bagaimana keadaan Yuri sekarang bibi Yeon?” tanya Kyuhyun.

“Syukurlah Yuri agassi sudah agak mendingan”jawab bibi Yeon.

“Apa tuan muda lapar? Nanti aku siapkan”ucap bibi Yeon.

“Aniyo, lebih baik bibi Yeon istirahat. Biar aku yang menjaganya”suruh Kyuhyun.

“Ne, baiklah”ucap bibi Yeon.

Krietttt………….

“Mianhae,Chagi”ucap Kyuhyun sambil memegang dan mengecup tangan Yuri.

“Bogoshipeoyo”gumam Kyuhyun.

“Kenapa wajahmu begitu tirus,apa selama kau disana baik-baik saja?”tanya Kyuhyun sembari membelai lembut pipi Yuri yang sedikit tirus.

“Eunggg, Eomma…”igau Yuri.

“Sssttttt, tidurlah. Ada aku disini yang akan menemanimu,Cup~”ucap Kyuhyun.

“Mianhae,aku tak bisa menjagamu dan percaya denganmu selama ini. Kau tahu setelah kau pergi dari sini dan aku mengetahui semua kebenaranya yang selama ini tak ku ketahui ,aku benar-benar menyesal. Chagi~ bisakah kau memberikanku kesempatan lagi kepadaku untuk memperbaiki semua kesalahanku”ucap Kyuhyun.

“Mian jeongmal mianhae “lirih Kyuhyun sambil menggenggam tangan Yuri dan perlahan menyandarkan kepalanya di pinggir ranjang sebelum kedua matanya terpejam.

 

 

 

 

Esok Harinya………

“Eungggg…..” Yuri terbangun begitu merasakan tangannya sedkit berat, kedua mata Yuri menoleh kearah samping dan mendengar suara erangan yang ia kenal. Kedua mata Yuri membulat saat melihat Kyuhyun membuka matanya.

“Annyeong, Chagi. Apa tidurmu nyenyak?”tanya Kyuhyun, Yuri hanya terdiam tanpa mengeluarkan suara sedikit pun melihat sosok yang tak ingin ditemuinya berada dikamar yang sama.

“Kenapa Oppa ada disini? Bukankan aboji bilang dia sedang berada di jepang, kenapa aboji membohongiku”batin Yuri.

“Waeyo? Apa kau terkejut melihatku berada disini?”tanya Kyuhyun, namun Yuri tetap sama tak menjawab pertanyaan Kyuhyun.

 

Yuri melihat tangannya masih digenggam erat oleh Kyuhyun, perlahan Yuri melepaskan tangannya dari genggaman Kyuhyun dan menyibak selimut serta bangkit dari kasur. Membuat Kyuhyun yang melihatnya menjadi bingung sekaligus terkejut dengan sikap yang diperlihatkan Yuri kepadanya.

“Kau mau kemana, Cho Yuri?”tanya Kyuhyun.

 

Hati Yuri sakit bagai tertusuk ribuan jarum yang menghujam relung hatinya, pria yang dihadapannya kini memanggilnya dengan sebutan Cho Yuri bukan lagi menjadi Kwon Yuri yang dulu pernah diucapkannya. Seketika Yuri pun berbalik dan menatap pria yang ada dihadapannya kini.

“Nuguya? Apa aku mengenalmu,tuan?”tanya Yuri.

 

Kyuhyun terperanjat begitu Yuri sudah tak mengenalinya lagi, apa sebegitu sakitkah Yuri hingga ia ingin melupakankannya. Kyuhyun menghela nafasnya sambil menatap Yuri

“Sebegitu dalamkah luka yang telah ku torehkan dihatimu, Cho Yuri?”tanya Kyuhyun sambil mendekat kearah Yuri, namun Yuri diam seribu bahasa dan hanya menunduk tak ingin melihatnya.

“Kenapa kau tak menjawabnya Cho Yuri!!! Tatap mataku Cho Yuri”teriak Kyuhyun.

“Jwesonghamnida tuan, sepertinya kau salah orang aku bukan Cho Yuri. Namaku Kwon Yuri, permisi sebaiknya aku pulang kerumahku”ucap Yuri sambil pergi meninggalkan kamar milik Kyuhyun, namun Kyuhyun berhasil mencegahnya sebelum Yuri pergi terlalu jauh.

 

“Kajjima!!”ucap Kyuhyun.

“Apa kau begitu sakitnya hingga kau ingin menghapus ingatanmu tentangku, chagi?”tanya Kyuhyun.

“Yya!! Aku tak mengenalmu, jadi bisakah tuan menyingkir dari hadapanku”bentak Yuri sambil mendorong tubuh Kyuhyun sampai terjatuh.

“Permisi “ucap Yuri sembari pergi meninggalkan kamar tersebut.

“Cho Yuriiiiiii!! Kajimma!!”teriak Kyuhyun.

 

Walau hati Yuri perih apa yang dilakukan kepada Kyuhyun,namun ia harus melakukan itu karena Yuri belum siap menerima Kyuhyun kembali setelah apa yang telah dilakukannya terhadap dirinya selama ini.

“Mianhae jeongmal mianhae, Oppa. Aku belum bisa menerimamu kembali”batin Yuri.

“Owh Chagi kau sudah bangun, dan kenapa kau menangis?”tanya Eomma Kyuhyun yang kebetulan berpas-pasan dengan Yuri.

“Jwesonghamnida Eommonim, aku harus pergi sekarang. Yoona memintaku untuk segera pulang “ucap Yuri sambil berlalu dari hadapan eomma Kyuhyun menuju pintu depan.

“Yuri~ya, kau mau kemana. Kau belum terlalu pulih”teriak eomma Kyuhyun namun sepertinya Yuri tak memperdulikan teriakannya.

“Chagi~ kajima jebal”teriak Kyuhyun sambil berlari mengejar Yuri,Eomma Kyuhyun terkejut dengan kehadiran Kyuhyun.

“Kyuhyun? Kenapa dia ada disini, bukankah ia masih dijepang? Omo!!!”pekik Eomma Kyuhyun.

“Aigo Yeobo, kenapa berisik sekali?”tanya Appa Kyuhyun.

“Astaga ini tak boleh terjadi, Yeobo cepat kita menyusul mereka”jawab Eomma Kyuhyun.

“Yya, menyusul siapa? Sebenarnya apa yang terjadi?”tanya Appa Kyuhyun.

“Nanti akan aku jelaskan”jawab Eomma Kyuhyun.

 

Yuri berlari keluar dari rumah kediaman orang tua Kyuhyun untuk segera menuju bandara,ia tak mempedulikan lagi kondisi kehamilannya. Yang ia inginkan adalah segera pergi dari sini dan kehidupan Kyuhyun.

“Mianhae Aegy, eomma membahayakanmu. Tapi eomma harus melakukan ini agar aku bisa pergi dari kehidupan appamu”gumam Yuri.

“Yuriiiii, Cho Yuriiiiiiii Kajima jebal!! “ panggil Kyuhyun yang berusaha mengejar Yuri yang belum terlalu jauh. Karena kondisi Yuri yang sedang mengandung membuat gerak langkahnya sedikit lambat, mau tak mau akhirnya Kyuhyun bisa menangkapnya.

 

Greppppppp…………….

“Yya, lepaskan kau ini siapa eoh. Beraninya kau memelukku!!”bentak Yuri sambil meronta-ronta.

“Andwaeyo, aku tak akan melepaskan dan membiarkanmu pergi meninggalkanku untuk yang kedua kalinya”ucap Kyuhyun sambil mempererat pelukannya.

“Yya!! Lepaskan kau ini siapa hah….!!”bentak Yuri, seketika Kyuhyun merenggangkan pelukannya.

Plaksss…………

“Itu pantas untukmu tuan,dan satu lagi aku bukan Cho Yuri yang kau maksud. Jadi aku mohon biarkan aku pergi”pinta Yuri.

“Kajimma Jebal Kajimma, CHO YURIIIIIIIIIIII”panggil Kyuhyun.

“Apa yang harus aku lakukan agar kau memaafkanku, Yuri~ya!!”teriak Kyuhyun namun Yuri tak mempedulikan panggilan Kyuhyun.

“Apa dengan cara ini kau akan kembali dan memaafkanku, chagi”ucap Kyuhyun sambil menyebrangi jalan dan berdiri ditengah jalan, eomma dan appa Kyuhyun yang melihat anaknya berbuat nekat berteriak memanggilnya.

“Chagi, kau jangan buat gegabah apa yang kau lakukan ditengah jalan eoh”teriak Appa Kyuhyun dengan panik.

“Kyu jangan lakukan itu,ingat kau akan menjadi seorang appa”ucap eomma Kyuhyun, namun Kyuhyun tetap berdiri ditengah jalan.

“Chagi!! AWASSSSSSSSSSSSSSSSS”teriak kedua orang tua Kyuhyun.

BRAKKKKKKKKKKKK

“CHAGIIIIIIIIIIIIIIIII”

 

Yuri yang mendengar suara teriakan dan bunyi keras segera berbalik, seketika Yuri melihat kerumunan orang-orang yang mengelilingi tubuh seseorang yang yang tergelatak di jalan dengan darah yang mengucur deras dari kepalanya. Perlahan kaki Yuri berjalan menuju tempat kerumunan tersebut memastikan bukan Kyuhyun yang tergelatak di tepi jalan tersebut.

“Maldo Andwe!!”ucap Yuri.

“Aniyo, kau tak boleh mati Oppa. Apa kau belum puas menyakitiku dan pergi dengan cara seperti ini”ucap Yuri.

“Aku tak mau kehilangan seseorang lagi, jebal Oppa kau jangan meninggalkanku seperti eomma”ucap Yuri sambil terisak.

 

Ketika hampir mendekati kerumunan tersebut, tiba-tiba sebuah tangan menarik tangannya seketika membuat langkah Yuri berhenti.

“Kau mau kemana, chagi? Aku ada disini”ucap Kyuhyun membuat Yuri memalingkan wajahnya kedepan.

“Oppa!!! Apa ini benar-benar kau”ucap Yuri sambil menyentuh dan memeluk Kyuhyun seolah tak mau kehilangannya.

“Ne, ini aku. Mianhae membuatmu begitu cemas, tapi hanya dengan cara inilah yang bisa kutempuh agar kau bisa kembali lagi kepadaku”ucap Kyuhyun.

“Tapi tidak dengan cara seperti ini, aku tak mau kehilangan orang yang aku cintai dan aku sayangi untuk kedua kalinya. Kenapa kau melakukan ini, Oppa!!”teriak Yuri.

“Mianhae, aku janji tak akan melakukannya lagi”ucap Kyuhyun.

“Hiks….hiks…Hikss.., kau jahat Oppa”ucap Yuri sambil memukul-mukul Kyuhyun.

“Pukulah aku sepuasnya jika itu bisa mengembalikanmu kepadaku”ucap Kyuhyun.

“Cho Yuri, bisakah kau memberikanku kesempatan kedua kepadaku untuk menebus kesalahan yang telah kulakukan terhadapmu?”tanya Kyuhyun.

“Bisakah kau kembali membuka hatimu untukku?”tanya Kyuhyun lagi, namun bibir Yuri masih tertutup rapat.

“Arra, aku mengerti kau belum bisa memaafkanku semudah itu. Baiklah jika itu maumu, aku takkan memaksamu untuk kembali kepadaku. Dan aku akan menyingkir dari kehidupanmu”ucap Kyuhyun sambil pergi meninggalkan Yuri namun Yuri menahanya.

“Oppa, kajima. Jebal, aku membutuhkanmu untuk menemaniku disini”ucap Yuri.

“Jeongmal?? apa kau sedang membohongiku ?”tanya Kyuhyun.

“Aniyo, aku tak membohongimu Oppa”jawab Yuri.

“Geurom, aku tak akan meninggalkanmu lagi seperti dulu”ucap Kyuhyun.

“Oppa berjanji tak akan meninggalkanku lagi, dan sepenuhnya untuk berada disampingku? Seperti janji yang kau ucapkan dulu sewaktu kita menikah?”tanya Yuri.

“Nan Yakso”jawab Kyuhyun, Yuri pun menatap manik mata Kyuhyun berharap tak ada kebohongan dalam mata namja yang ada dihadapannya.

“Kenapa kau menyembunyikan kabar bahagia bahwa kau tengah mengandung anakku?”tanya Kyuhyun sambil menuntun Yuri.

“Mianhae, Oppa. Aku merahasiakannya darimu, aku memiliki alasan penting untuk tak memberitahukannya kepadamu” jawab Yuri.

“Wae? apa ini ada hubungannya dengan Seohyun? Apa kau sengaja tak memberitahukan kepadaku dan pergi meninggalkanku karena kau ingin melihatku bahagia dengan Seohyun?” tanya Kyuhyun.

“Ne, aku ingin melihat Oppa bisa bahagia dengan Seohyun jika salah satu pergi dari kehidupanmu. Dan orang yang harus pergi darimu adalah aku”jawab Yuri.

“Kenapa harus kau yang harus meninggalkanku, dan tetap berada disampingku?”tanya Kyuhyun.

“Jika aku tetap berada disampingmu, ada hati yang terluka”jawab Yuri.

“Dan itu akan membuat aku merasa berdosa karena telah melukai tiga orang sekaligus, karena kesalahanku”ucap Kyuhyun.

“Nugu?”tanya Yuri.

“Kau, suami serta anak Seohyun”jawab Kyuhyun.

“Mworago?? Seohyun sudah menikah dan mempunyai anak?”tanya Yuri.

“Ne, Seohyun sudah menikah dan memiliki seorang anak yang cantik. Dan satu lagi yang harus kau ketahui Cho Yuri bahwa hubunganku dengan Seohyun sudah berakhir ketika aku mengetahui semua yang dilakukan oleh Seohyun terhadap kehidupan kita”jawab Kyuhyun.

“Omo!! Apa oppa sudah mengetahui semuanya?”tanya Yuri.

“Ne, aku sudah mengetahui apa yang terjadi selama ini berkat kotak yang ditemukan Siwon Hyeong sewaktu aku ingin mencegahmu pergi” jawab Kyuhyun.

“Jadi Cho Yuri maukah kau kembali kepadaku dan memulai kehidupan kita dari awal lagi?”tanya Kyuhyun.

“Yya, Oppa. Apa yang kau lakukan, cepatlah bangun apa kau tak malu dengan orang yang memandangi kita?”titah Yuri.

“Shireo, sebelum kau menjawab pertanyaanku”tolak Kyuhyun.

“Akan kuulangi lagi pertanyaanku,Cho Yuri maukah kau kembali kepadaku dan memulai kehidupan kita dari awal lagi?”tanya Kyuhyun.

“Ne”jawab Yuri lirih.

“Aku tak mendengarnya”ucap Kyuhyun.

“Ne, Oppa. Cup~….”ucap Yuri sambil mengecup kening Kyuhyun sebagai jawaban.

“Gomawoyo, karena kau sudah memberikanku kesempatan lagi untuk mencintaimu seutuhnya”ucap Kyuhyun sambil memeluk Yuri erat.

“Kajja” ajak Kyuhyun sambil menggenggam tangan Yuri.

“Kemana?”tanya Yuri.

“Kerumah Kita”jawab Kyuhyun.

“Bukankah Oppa akan membawaku kerumah eommonim? Bagaimana dengan ahboji dan eommonim, mereka pasti mencemaskan kita?”tanya Yuri.

“Aniyo, justru mereka sekarang sedang bahagia melihat kita sudah bersama lagi”jawab Kyuhyun sembari mengecup kening Yuri.

“Waeyo?”tanya Yuri.

“Karena Appa dan Eomma yang merencanakan semua ini dan satu lagi Siwon Hyeong”jawab Kyuhyun.

“Maksudmu, jadi tadi bukan kecelakaan?”tanya Yuri yang dijawab anggukan Kyuhyun.

“Yya, beraninya oppa mengerjaiku eoh. Rasakan ini”ucap Yuri sambil mencubit pinggang Kyuhyun.

“ouch Appo”ringis Kyuhyun

“Oppa~ kita akan naik apa?”tanya Yuri.

“Kita akan naik bus,aku ingin merasakan berpacaran dengan seseorang yang telah memenuhi relung hatiku”jawab Kyuhyun.

“Astaga, apa Oppa tidak malu berpacaran dengan wanita hamil sepertiku?”goda Yuri.

“Aniyo, justru aku bahagia”ucap Kyuhyun sembari mengecup kening Yuri cukup lama.

 

Sepanjang perjalanan menuju kediaman mereka, Kyuhyun tak henti-hentinya memandangi Yuri bahkan Kyuhyun enggan melepaskan genggaman tangannya dari tangan Yuri.

“Yya, Oppa kau jangan memandangiku terus”titah Yuri.

“Waeyo? Apa aku tak boleh memandangi istriku sendiri?”tanya Kyuhyun membuat pipi Yuri merah seperti tomat rebus.

“Aniyo, hanya saja ini didalam bus. Apa kau tak risih”jawab Yuri.

“Ne, arra”ucap Kyuhyun.

“Mulai saat ini aku tak akan melepaskanmu untuk kedua kalinya, yang hanya aku inginkan adalah hidup bahagia dengan orang yang kucintai dan kebahagianku adalah kau Cho Yur bukan orang lai yang akan menjadi seorang ibu bagi anakku. Aku janji akan membuatmu bahagia berada disisiku, tanpa harus mengorbankan perasaanmu lagi,Saranghae Cho Yuri” batin Kyuhyun.

 

**************************************

5 bulan kemudian…………

“Oppa, belikan aku Jangjamyeon di restoran Wookie Oppa ne? ”pinta Yuri.

“Ne, nanti aku belikan. Sekarang minum dulu susunya, igo minumlah”titah Kyuhyun.

“Shireo,aku tak mau meminumnya jika kau belum membelikan Jangjamyeon untukku”tolak Yuri.

“Ne,aku akan menelefon hyeong dan mengantarkannya kesini”ucap Kyuhyun.

“Shireo, aku tak mau jika Wookie Oppa yang mengantarnya. Aku ingin Oppa yang membelinya langsung dan mengantarkannya untukku” ucap Yuri.

“Chagi apa kau tak lihat sudah jam berapa sekarang? Aku harus kekantor”ucap Kyuhyun.

“Oppa, Miweo!!”ucap Yuri.

“Kyuhyun, kau belikan saja lagian kau bisa minta ijin kepada appamu”ucap Eomma Kyuhyun.

“Aigo, eomma kau ini“ ucap Kyuhyun.

“Oppa~”ucap Yuri sambil menarik-narik jasnya.

“Ne, baiklah”ucap Kyuhyun.

Baru beberapa langkah Kyuhyun meninggalkan dapur menuju teras, tiba-tiba Yuri menjerit sangat keras membuat Kyuhyun berbalik dan berlari kearah Yuri yang sedang meringis kesakitan.

“Ahhhhhh, Oppa. Sakit”ringis Yuri sambil mencengkram jas Kyuhyun.

“Many appo eodi?” tanya Kyuhyun.

“Hahhhhh, Oppa sakit….”ucap Yuri.

“Omo!! Kyu kau angkat Yuri kedalam mobil,sepertinya Yuri akan segera melahirkan”titah Eomma Kyuhyun.

“MWO!!!”pekik Kyuhyun.

“Yya, kenapa masih berdiri saja. Cepat kau angkat Yuri”titah Eomma Kyuhyun.

“Hahhhhh, Oppa. Sakittttttt….”rintih Yuri sambil menggigit lengan Kyuhyun.

“Ne, kau bersabarlah. Aku akan membawamu kerumah sakit”ucap Kyuhyun, Eomma Kyuhyun pun segera membukakan pintu belakang mobil untuk memudahkan Kyuhyun meletakan Yuri didalam mobil.

“Eomma, kau duduk dibelakang temani Yuri”ucap Kyuhyun.

“Ne”ucap Eomma Kyuhyun.

Blammmm…..

Kyuhyun pun segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk menuju rumah sakit bersalin di seoul. Sepanjang perjalan menuju rumah sakit Yuri terus saja merintih kesakitan, yang Yuri lakukan adalah menggigit bantal agar bisa mengurangi sakitnya.

Seoul Hospital………

image016

“Uisa, tolong istriku mau melahirkan”ucap Kyuhyun panik.

“Ne”ucapnya sambil membawa ranjang dorong.

“Ahhhh, Oppa Appo…..” teriak Yuri yang kesakitan sambil meremas tangan Kyuhyun.

“Eomma~ appo”ucap Yuri.

“Ne, eomma ada disini chagi. Tenanglah eomma akan menemanimu saat kau bersalin nanti”ucap eomma Kyuhyun.

“Eomma~sebaiknya kau tunggu diluar saja, biar aku yang akan menemani Yuri didalam sana”ucap Kyuhyun.

“Ne, baiklah jika itu maumu”ucap Eomma Kyuhyun.

Blammm……..

“Yeobo, dimana menantuku? Dan kenapa kau tak menemani Yuri didalam”tanya Appa Kyuhyun.

“Yuri ada diruang persalinan, Kyuhyun melarangku dia yang ingin menemani Yuri didalam ”jawab Appa Kyuhyun.

Appa dan eomma Kyuhyun langsung menoleh begitu mendengar suara derap langkah kaki yang menuju tempat bersalin.

“Ahjussi, bagaimana apa Yuri sudah melahirkan?”tanya Yoona dengan nafas sedikit terengah-engah.

“Ajik, dia baru saja masuk keruang bersalin bersama Kyuhyun”jawab Eomma Kyuhyun.

 

 

Sementara itu didalam ruang bersalin……….

image017

“Ahhhh, Appo oppa”teriak Yuri.

 

“Ne, kau tenanglah aku akan menemanimu. Chagi”ucap Kyuhyun sambil mengelap keringat yang ada dikening Yuri dan menenangkan Yuri yang menangis kesakita..

 

“Eommaaa, appo”teriak Yuri.

 

“Nona Yuri, sekarang saatnya. Ambil nafas lalu buang”titah Uisa.

 

“Hoh….hoh….”

 

“Ne, sekali lagi nona”ucap uisa.

 

“Appo”ucap Yuri sambil menggigit lengan Kyuhyun.

 

“Hoh…Hoh…..”Yuri mengejan sekuat tenaga, sementara disamping Yuri dengan setia mendampingi Yuri walaupun Kyuhyun sedikit takut.

 

“Ahhhhhhhhhhhhh”teriak Yuri.

 

“Oe…oe….oe….” tangis suara bayi pecah didalam ruang persalinan tersebut.

 

“Chukkae, tuan Cho anak pertama anda seorang laki-laki ”ucap uisa.

 

“Gomawoyo, Chagi. Kau telah memberikanku seorang anak laki-laki yang tampan, CUP~”bisik Kyuhyun sembari mengecup kening Yuri.

 

“Oppa~ aku lelah”ucap Yuri dengan mata perlahan terpejam rapat.

 

“Uisa! Kenapa istriku terpejam?”tanya Kyuhyun dengan wajah panik.

 

“Tenang saja, tuan Cho mungkin istri anda hanya kelelahan karena proses persalinan tadi”jawab sang dokter.

 

“sekali lagi saya ucapkan selamat, anak anda sedang dibersihkan dan akan dibawa keruang rawat bayi”ucap Uisa.

 

 

 

Cklek~ begitu mendengar suara pintu terbuka semua orang berdiri didepan ruang tersebut langsung menoleh kearah pintu.

 

“Chagi~bagaimana persalinannya apa lancar?” tanya Eomma Kyuhyun.

 

“Ne, eomma”jawab Kyuhyun.

 

“Oppa, namja atau yeoja?”tanya Yoona.

 

“Namja”jawab Kyuhyun.

 

“Yah~ mati aku”ucap Yoona sambil memukul keningnya sendiri, membuat semua mata memandang ke arah Yoona tak terkecuali dengan Kyuhyun.

 

“Wae? astaga! Apa kau dan hyeong sedang taruhan?”tanya Kyuhyun.

 

“Ne,hehehehehe. Mian, Kyuhyun Oppa”jawab Yoona.

 

“Terus apa taruhannya?”tanya Kyuhyun.

image018

“Jika anak yang dilahirkan Yuri Yeoja aku tak mau menikah dulu dengan Siwon Oppa, tapi jika anak yang dilahirkan Yuri namja aku harus menikah dengan Siwon oppa”jawab Yoona.

“Eotteokhae”ucap Yoona sambil menggigit kukunya.

“Hahahahaha, kau harus siap Lee Yoona. Chukkae”ucap Kyuhyun sambil tertawa diatas penderitaan Yoona.

“Aishhh, kenapa Yuri melahirkan anak namja sih”ucap Yoona dengan kesal.

“Yya, salah siapa kau taruhan dengan Hyeongku itu”ucap Kyuhyun.

“Kau terima saja nasibmu, Lee Yoona”ucap Kyuhyun.

“Aigo ~ kenapa tanganmu penuh luka eoh?” tanya Appa Kyuhyun yang melihat tangan putranya penuh luka seperti cakaran.

“Gwenchana, Appa. Ini tak sebanding apa yang dirasakan Yuri selama ini”jawab Kyuhyun.

“Bagaimana keadaan Yuri?” tanya Eomma Kyuhyun.

“Geokjongma, eomma. Yuri sudah dipindahkan keruang rawat. Di belum sadar mungkin karena kelelahan. Uri aegy sudah dibersihkan oleh perawat dan di pindahkan ke ruang bayi”jawab Kyuhyun.

“Ahjumma, kajja kita keruang bayi. Aku tak sabar melihat keponakanku, seperti apa rupanya mirip Kyuhyun Oppa apa Yuri”ajak Yoona.

“Ne, Kajja”ucap Eomma Kyuhyun.

Ruang Baby Care…………….

image019

“Aigo,tampannya cucuku. Dia mirip sekali dengan Kyuhyun sewaktu masih bayi”ucap Eomma Kyuhyun dari balik kaca.

“Ahjumma, apa Kyuhyun sudah memberi nama untuk anaknya”tanya Yoona.

“Astaga!! Aku lupa menayakannya”jawab Eomma Kyuhyun.

“Hah…Hah…, Chagi apa Yuri sudah melahirkan?” tanya Siwon dengan nafas sedikit terengah-engah.

“Astaga!! Oppa kau ini habis dikejar hantu eoh?”ucap Yoona.

“Aniyo,aku hanya ingin melihat bayi yang dilahirkan Yuri namja atau Yeoja”ucap Siwon.

“Jadi itu alasanmu kesini”ucap Yoona.

“Kau menang taruhan Oppa”ucap Yoona.

“Mwo!! Jadi anak yang dilahirkan Yuri namja?”tanya Siwon tak percaya apa yang dikatakan Yoona barusan.

“Ne, Oppa kau menang”jawab Yoona.

“Waeyo? Apa kau tak senang chagi. Bukankah kita sudah sepakat jika anak yang dilahirkan Yuri namja kau harus menikah denganku?”tanya Siwon dengan raut sedikit kecewa.

“Aniyo, hanya saja aku……”

“Yya, Yoong kau harus siap menerima tawaran hyeongku. Apa kau tak menyesal jika dia berpindah kelain hati?” sela Kyuhyun.

“Aigo Chagi, kenapa kau kesini siapa yang menemani Yuri?”tanya Eomma Kyuhyun.

“Yuri sudah siuman dan sedang ditemani appa dan aboji, dia menyuruhku membawa uri aegy”jawab Kyuhyun.

“Jadi Appa Yuri kesini?”tanya Eomma Kyuhyun.

“Ne, dia diantar oleh suster yang merawat aboji”jawab Kyuhyun.

“Yya kau mau kemana?”tanya Eomma Kyuhyun.

“Membawa uri aegy”jawab Kyuhyun.

“Biar eomma saja yang bawa,kau belum bisa menggendong bayi yang baru lahir”ucap Eomma Kyuhyun.

“Ne, eomma “ucap Kyuhyun.

“Suster biar eommaku saja yang menggendongnya”titah Kyuhyun.

image020

“Aigo, lucunya cucuku”ucap Eomma Kyuhyun melihat cucunya yang sedang menggeliat dalam gendongannya.

“Aegy-ah, ini appa mianhae dulu appa tak menyadari menyadari kehadiranmu.CUP~”ucap Kyuhyun sambil mengecup pipi

“Sudahlah kau tak perlu membahasnya,kau sudah menjadi seorang Appa. Jadi kau harus menjaga keduanya dan menjadi seorang Appa yang bertanggung jawab”ucap Eomma Kyuhyun.

“Ne, Eomma aku janji”ucap Kyuhyun.

“Chagi apa kalian sudah memberikan nama untuknya?”tanya Eomma Kyuhyun.

“CHO KYUZA, kami sepakat memberikan nama uri aegy dengan nama itu”jawab Kyuhyun.

“Ahjumma, apa boleh aku menggendongnya?”sela Yoona.

“Ya! Yoong apa kau bisa menggendongnya, dia masih bayi. Aku tak mau terjadi apa-apa dengan anakku”jawab Kyuhyun.

“Yya, Oppa~ dia anak Yuri juga. Dan keponakanku, jadi aku berhak menggendongnya”protes Yoona.

“Apa yang dikatakan Kyuhyun benar, dia masih bayi. Kalau terjadi apa-apa dengannya, kau yang akan disalahkan oleh Yuri. Lebih baik kau menikah denganku dan kita bikin seorang aegy, eotte?”tanya Siwon.

“MWORAGOOO!!, Yya oppa kau ini”teriak Yoona, bayi yang sedang digendong oleh eomma Kyuhyun pun seketika menangis begitu mendengar teriak Yoona.

“Oe…Oe…Oe”

“Yya, Yoong kau sudah membuat anakku menangis”ucap Kyuhyun sambil menenangkan anaknya yang sedang digendong halmeoninya.

“Astaga kenapa kau menyalahkanku, seharusnya yang kau salahkan Siwon Oppa mengapa dia menyuruhku menikah dan ”ucap Yoona.

“Aigo, sudahlah kalian jangan ribut terus. Mungkin dia haus,Kyuhyun~ah eomma akan membawanya ke ruang rawat inap agar dia mendapatkan asi dari eommanya”ucap Eomma Kyuhyun.

“CUP…CUP ne, halmeoni akan membawamu ke tempat eomma”ucap Kyuhyun.

 

Ruang rawat…..

Cklek….

Oee…Oee….

image021

“Aigo,kenapa aegy eomma menangis”ucap Yuri yang sedang bersandar di ranjang rumah sakit dan sedikit terkejut mendengar suara tangisan anaknya.

“Sini dengan eomma, ne”ucap Yuri.

“Mungkin dia haus”ucap Eomma Kyuhyun, Yuri pun segera memberikan ASInya.

“Astaga, kau begitu haus Cho Kyuza”ucap Yuri sambil memandangi bayi mungilnya yang beberapa jam lalu dilahirkanya.

“Cho Kyuza? Apa itu nama anak kalian?”tanya Appa Kyuhyun dan Yuri.

“Ne,Aboji appa. Sejak aku mengandungnya aku ingin memberi nama itu kelak jika aku melahirkannya ke dunia”jawab Yuri sambil membelai lembut pipi malaikat kecilnya yang akan menemani hari-harinya juga Kyuhyun.

Cklek….

“Yoong, Siwon Oppa”pekik Yuri melihat orang yang disayanginya masuk kedalam ruang rawat.

“Ssttt, chagi~ kenapa kau berteriak nanti dia kaget”ucap Kyuhyun.

“Yul eomma, apa kau sudah memberikan nama untuk anakmu itu?”tanya Yoona.

“Cho Kyuza. Itu nama yang kuberikan untuk anakku”jawab Yuri.

“Annyeong, Kyuza. Ini Yoong noona”ucap Yoona sambil memainkan jari mungil Kyuza.

“Mwo?? Yoong noona?? Apa aku tak salah, seharusnya kau dipanggil Yimo bukan Noona”ledek Kyuhyun.

“Ishhhhh, itu terlalu tua untukku. Kyuza-ya kelak jika sudah besar kau memanggilku dengan Noona,jangan dengarkan appamu ini”ucap Yoona.

“Yya!! Beraninya kau menyuruh anakku untuk tak mendengarkan appanya,aigo kau ini”ucap Kyuhyun.

“Sudahlah Oppa,biarkan Kyuza memanggil Yoona dengan noona daripada dia memanggilnya dengan Yoong ahjumma”ledek Yuri.

“Hahahahaha, kau benar chagi”tawa Kyuhyun membuat wajah Yoona berubah seketika.

“Kyuza~ya ini appa, CUP~”ucap Kyuhyun sambil mencium pipi anaknya.

“Chagi andai eommamu masih ada, pasti dia begitu bahagia melihat cucu pertamanya itu”ucap Appa Yuri.

“Appa~ ada aku disini dan Kyuza yang akan menemanimu. Aku yakin eomma juga bahagia disana”ucap Yuri sambil menggenggam tangan Appanya.

“Dan aku, kau lupa denganku”sahut Kyuhyun.

“Chagi~ apa kau tak iri dengan mereka”sela Siwon.

“Oppa~ kajja kita menikah”ucap Yoona, membuat semua mata yang ada didalam ruangan tersebut memandanginya.

“Mwo!! Bukankah tadi kau bilang kau belum siap menikah denganku?”tanya Siwon.

“Wae? apa oppa sudah berubah pikiran”jawab Yoona.

“Ah~ aniyo, hanya saja aku sedikit terkejut”ucap Siwon.

“Hahahahaha, kau ini ada-ada saja Yoong”ucap Yuri membuat semua orang yang ada didalam ruangan tersebut tertawa.

 

Yuri memandangi semua orang yang ada didalam ruang rumah sakit ini, apa yang dikatakan appanya benar ada perasaan sedih menyelimuti hati kecil Yuri ditengah kebahagiannya, ia sedih karena tak ada lagi sosok eommanya.

“Eomma~ sekarang kau sudah menjadi halmeoni,andai eomma disini pasti kebahagianku lengkap. Eomma semoga kau disana melihat kebahagianku sekarang”batin Yuri.

Kyuhyun yang tak sengaja melihat Yuri terdiam, perlahan menarik tangan Yuri dan menggenggamnya erat sambil memandang manik mata Yuri seolah bertanya kepadanya,namun Yuri menjawabnya dengan sebuah senyuman.

“Aigo, Ahjumma dia tersenyum”pekik Yoona.

“Ne,kau benar Yoong”ucap Eomma Kyuhyun.

-End-

Heol~ akhirnya author bisa menyelesaikan ff ini. Mian kalau kecepetan alurnya, mungkin rada gaje endingnya. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian, dan terima kasih kepada reader yang udah setia dari awal sampe akhir FF ini memberikan komentar.

 

 

 

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

35 thoughts on “[Freelance] Me ,You And Baby Part 9 End

  1. Yeayyy akhirnya happy ending. Dan ini kereeeen bgt huhu. Puas deh sm akhir ceritanya thor.
    Ditunggi thor karya2 lainnya. Semangaaat!;)

  2. Ye dah happy ending,tau gak si kya apa q nunggu ff ini.

    ya emang alurnya kecepetan,nd ada alur yg d paksain.

  3. Wah …. akhirnya keluar juga nih ff dah ditungguin . Lama bngt keluarnya .

    Ending nya bagus bngt thor gak ngecewain …

  4. Yeeaay!! Happy end.. finally, fiuuhh.. #tariknapas
    Awalny kukira bakal sad ending loh, mengingat betapa keras kepala n kekeuhny yuri g mau ketemu lg sm kyuppa.. untunglah hatiny ternyata luluh, sapa yg g luluh cb klo kyu pura2 kecelakaan gt.. aaaw, yoong sm siwon cute sekali.. kadang mreka lbh mesra drpd pasangan pemeran utama, hehehe.. cpt nikah n pny anak kya kyuri couple yaa klian berdua.. btw, kyuza lucu bangeet!!! Pasti jd kesayangan smua org deh, smoga tumbuh jd anak yg baik yaa..

    Ohiyah, aku mau sdkt ksh pendapat nih authornim.. sbnrny ada bbrp alur yg kecepetan.. tp overall bagus koq, aku suka bgt! Smoga kedepanny bs lbh baik lg.. dtunggu next fanfic projectny yaa.. fighting!

  5. Ada beberapa typo tp g mengurangi minat buat baca sampe habis
    apalagi happy ending😀
    ditunggu karya selanjutnya

    1. author dah bikin FF Kyuri lagi judulnya Pabo Yeoja with evil boss, coba aja dibuka di blog milik author lee midah pasti ada, thank udah baca baca FF amatirnya, hehehe

  6. Happy ending yaa jadinya kkkk ~ akhirnya ffnya slse end jga stlah menunggu lama hehe .. lanjut trus thor bkin ff yg lain ! Makin sukses yaa

  7. aaahhh setelah nunggu sekian lama part 9 END di post juga🙂 ,… aku sih pengennya end di part 10 biar pas hehehe….Di Part awal alurnya masih slow, di pertengahan yg lagi Klimaks2Nya kecepetan niih author jadi “running imagination” deeh aku ehehe… akhirnya setelah banyak air mata dan sakit hati Kyuhyun & Yuri Kembali bersama yah dengan “ide” Yoona buat nahan Yuri di Korea Dan Usaha semua keluarga buat mempersatukan mereka…Welcome Cho Kyuza kkkyyyeeeooopptttaaaaaaa :* =) :’)

  8. Eonnie-yaa !! Akhir’x~ ending jg nihh ..
    stlh di part2 lalu aku heboh nangis melulu, di part ini aku bisa bnyk trsnyum. Ending yg happily ever after emng paling menyenangkan yaa ..
    Baiklah eonnie, saat’x menunggu lanjutan ff eonnie yg lain. Ttap smangat eonnie ..^^

  9. Yeeei akhirnya yuri eonnie melahirkan jga dan kyuri jga akhirnya bersama lg senang happy ending ^^

  10. yeeeeee akhirnya part ini di post juga
    aku udah nunggu lama banget nih eonnie sampe jamuran (?)
    hehehehe
    daebakkkkk eonniieeeeee
    bagussss sumpah….
    mudah2an yul eonnie sama kyuhyun oppa beneran begini di dunia nyata *aminnnnnn

  11. Bagus bgt.. Ceritanya seru eon sukses deh buat karya nya.. Di tnggu karya bgus nya lagi . .
    Dan salam kenal aku reader bru di ff eon🙂

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s