Posted in Comedy, Freelance, Hurt, Romance

[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 2

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya.

image001

Shoot 2

Present by

She_ze

Cast :

Cho Kyuhyun   Super Junior || Kwon Yuri  SNSD

Sub Cast :

SNSD || Super Junior

Length : Chapter || Rating : 15 || Genre : Romance, hurt, little comedy

Yuri bangun pagi sekali, tak biasanya ia bagun sepagi ini. Biasanya ia dibangunkan oleh jam weker yang memekakan telinga itu atau eommanya. Tapi kali ini Yuri sudah bangun mendahului jam wekernya itu dan sudah berdandan rapi, Yuri tak ingin terlambat bekerja. Apa yang akan terjadi jika ia telat satu menit, pasti Cho Kyuhyun akan membuatnya menjadi sengsara dan menjadi bulanan Kyuhyun.

“Eomma, Annyeonghaseyo. Cup “ ucap Yuri begitu keluar dari kamar tidurnya sambil memberi morning kiss kepada eommanya.

“Omo!! Apa eomma tak salah lihat atau eomma sedang bermimpi? Apa kau ini Yuri anak eomma yang sering bangun siang ?” ucap Eomma Yuri yang melihat anaknya bangun pagi.

“Ne,Eomma. Ini aku anakmu, kau sedang tak bermimpi “ ucap Yuri sambil menarik kursi.

“Apa kepalamu sedang bermasalah?” tanya Eomma Yuri sambil memegang kepala Yuri itu.

“Aniyo Eomma, kepalaku baik-baik saja. Aku hanya tak ingin terlambat bekerja, aku tak ingin mendapatkan hukuman dari namja sialan itu “ jawab Yuri.

“Geu namja? Nuguya? Apa dia kekasihmu “ ucap Eomma Yuri.

“Bukan, dia adalah atasanku “ ucap Yuri.

“Geure, Ya sudah cepat kau makan sarapanmu itu. Nanti kau terlambat “ titah Eomma Yuri.

“Ne “ ucap Yuri.

Beberapa menit kemudian Yuri sudah selesai dengan sarapan paginya, ia pun segera berpamitan kepada eommanya untuk berangkat kerja dan mendoakannya semoga tak terjadi apa-apa denganya.

“Eomma, aku berangkat. Eomma kau berdoa semoga aku pulang dalam keadaan baik-baik saja “ pinta Yuri.

“Wae? Kenapa kau menyuruh eomma untuk mendoakanmu, memangnya kau akan pergi berperang ?” tanya Eomma Yuri.

“Ne, Eomma. Aku akan berperang “jawab Yuri.

“Astaga, kau ini ada-ada saja. Apa otakmu terbentur, gara-gara bangun pagi “ucap Eomma.

“Cha~, cepatlah. Nanti kau terlambat “ ucap Eomma Yuri.

“Ne, Eomma aku pergi dulu “ ucap Yuri.

“Ne, hati-hati. Semoga harimu menyenangkan “ucap Eomma Yuri sambil melambaikan tangannya ke arah Yuri.

“Ne, semoga “ gumam Yuri.

 

30 menit kemudian sampailah Yuri didepan halte bus, Yuri bersyukur ia tak harus menunggu lama karena jika bus itu terlambat. Maka ia akan menanggung akibat yang akan diterimanya itu.

“Annyeonghaseyo, Ahjussi “ sapa Yuri dan duduk di belakang sang pengemudi.

“Ne, Annyeong Yurissi. Apa kau sedang sakit eoh? Tak biasanya kau keluar sepagi ini ?” tanya sang supir bus itu.

“Aku tak ingin datang terlambat, sebelum namja itu datang duluan “ jawab Yuri.

“begitu?” ucap Ahjussi.

 

1.5 jam kemudian Yuri sampai juga di depan gedung tempatnya bekerja, Yuri pun segera turun dari bus tersebut dan berjalan dengan sedikit berlari menuju kedalam gedung tersebut. Sesampainya disana Yuri masih berjuang, berlari menuju lift sebelum lift tertutup.

“Changkaman “ teriak Yuri , untung salah satu pegawai perusahan menahan pintu lift dan segera masuk kedalam lift.

image002

“Astaga, bukankah kau pegawai baru disini?” tanya Yeoja disebelah Yuri.

“Ne “ ucap Yuri sambil sedikit merapikan penampilannya.

“Aku berharap kau tak melarikan diri setelah bekerja dengannya nanti” ucapnya lagi.

“Ne? apa maksudmu “ucap Yuri.

“Heol~ apa kau tak mengerti, kau ini sekretaris Kyuhyun sajangnim yang ke sepuluh. Semua yang menjadi sekretarisnya tak bertahan lama bekerja dengannya, kau harus bersiap-siap dengan apa yang dilakukannya nanti kepadamu“ ucapnya lagi.

“Yya, kau jangan dengarkan omongan dia “ucap pria yang berdiri di belakangnya itu.

“Omo, Kapjagi “ucap Yuri terkejut begitu pria tersebut memajukan wajahnya ke depan.

“Hehehe, mianhae. Membuatmu terkejut“ucapnya.

“Ne, Gwenchanayo “ ucap Yuri.

“Dia hanya ingin menakut-nakutimu “ ucap pria itu lagi.

Ting……, pintu lift pun terbuka semua pegawai termasuk Yuri keluar dari dalam lift tersebut dan berjalan menuju ruang kerja masing-masing.

“Kau jangan masukan ucapannya itu, aku yakin kau pasti bisa menaklukannya “ ucap pria yang tadi berada dalam satu lift dengan Yuri sambil menepuk pundaknya.

“Ne “ ucap Yuri sambil menundukan badannya.

 

Yuri berjalan menuju ruang kerjanya,ralat ruang kerja Cho Kyuhyun. Yuri pun segera duduk di meja kerja miliknya yang berada di depan pintu ruang kerja Kyuhyun.

“Apa yang harus ku kerjaakan, aigo!! “ ucap Yuri yang terlihat kebingungan karena ia sendiri bingung apa yang mau di kerjakannya.

Tiba-tiba terdengar derap langkah dari lorong dan Yuri menangkap suara dari para pegawai disini yang menyapanya.Yuri langsung menundukan badannya begitu melihat Kyuhyun berjalan menuju ke arahnya. Dari kejauhan Kyuhyun tersenyum begitu melihat Yuri sudah berada disana dan berdiri tepat didepan ruang kerjanya sambil membungkukan badannya.

image003

“Ternyata gadis bodoh ini menempati janjinya, hahaha. Hari ini permainan akan segera di mulai, Kwon Yuri aku akan lihat apa kau sanggup menghadapiku “ batin Kyuhyun dengan senyum evilnya itu.

image004

“Annyeonghaseyo, Kyuhyun Sajangnim “ sapa Yuri begitu melihat Kyuhyun berjalan menuju ruang kerjanya dengan senyum terpaksa dari bibirnya itu.

“Ne, Annyeong Yurisssi. Ah~ bukan Yeoja Pabo,nama itu pantas untukmu“ balas Kyuhyun.

“Terserah apa maumu,Kyuhyunssi. Ckkk,apa wajahku memang terlihat bodoh “ ucap Yuri.

“Ne, wajahmu memang kelihatan seperti orang bodoh”sindir Kyuhyun.

“Tcih,Neo Jincaaaa…!!”pekik Yuri.

“Wae, apa kau ingin membalasku dengan pukulan seperti kemarin eoh”ucap Kyuhyun.

“Aniyo”ucap Yuri.

“Geurom!!! O’ya tolong kau bawakan aku segelas air keruanganku!” titah Kyuhyun.

“Ne, akan aku bawakan segelas air untukmu “ucap Yuri.

“Yya, kenapa masih berdiri disini. Apa kau ingin membuatku kehausan? “ tanya Kyuhyun.

“Ne, Sajangnim. Akan segera kulaksanakan perintahmu “jawab Yuri sambil berjalan ke ruang pantry.

“Hahahahah, rasakan kau Kwon Yuri “tawa Kyuhyun sambil masuk kedalam ruangannya itu.

Pantry…..

“Annyeonghaseyo, Agassi. Untuk apa kau kesini ?” tanyanya.

“Ah, Annyeong Ahjussi. Aku ingin mengambil segelas air untuk Sajangnim, Ahjussi “ jawab Yuri.

“Kyuhyun Sajangnim “ ucapnya.

“Ne, dia ingin aku yang membawakan dan mengantarkan ke ruang kerjanya”ucap Yuri

“Kau tak usah repot-repot, biar aku saja yang membawakan segelas minuman untuk Kyuhyun Sajangnnim “ucapnya lagi.

“Gwenchana, Ahjussi. Aku tak mau merepotkanmu dan membuatmu di pecat jika namja sialan itu mengetahui Ahjussi yang membawakan minuman untuknya “ tolak Yuri.

“Ehmm, apa kalian sedang membicarakanku? Dan kau gadis bodoh siapa yang kau maksud namja sialan? Bukankah aku menyuruhmu untuk membawakan segelas minuman untukku, kenapa kau lama sekali “ucap Kyuhyun yang tiba-tiba saja datang ke ruang pantry.

“Ne,akan aku siapkan untukmu Kyuhyun sajangnim “ucap Yuri sambil tersenyum ke arah Kyuhyun.

“Oke, aku akan menunggumu diruanganku. Jika kau tak membawa segelas air untukku, kau akan merasakan akibatnya” ucap Kyuhyun sambil pergi meninggalkan Yuri bersama Ahjussi yang bertugas di pantry.

“Jwesonghamnida, Agassi. Apa namja yang kau maksud adalah Cho Kyuhyun ?” tanya Ahjussi.

“Ne, siapa lagi kalau bukan dia “ jawab Yuri sambil membawa segelas air untuk Kyuhyun.

“Ahjussi,aku permisi. Aku tak ingin membuatnya menunggu “ ucap Yuri sambil keluar dari ruang pantri tapi Yuri berbalik kembali.

“Ahjussi, terima kasih. Oya Ahjussi, aku belum memperkenalkan diri namaku Kwon Yuri ahjussi bisa memanggilku Yuri “ ucap Yuri.

“Park Minjo “ ucap Ahjussi Park.

“Cepatlah, apa kau ingin membuat Cho Sajangnim marah “ titah Ahjussi Park.

“Ne, Gomapseumnida Park Ahjussi “ ucap Yuri.

 

Sampailah Yuri didepan pintu ruang kerja Kyuhyun dengan membawa segelas air yang berada ditanganya itu. Tak lupa Yuri mengetuk pintu sebelum masuk kedalam ruangannya.Tokk….Tokk

“Cho sajangim, permisi apa aku boleh masuk? “ tanya Yuri.

“Ne, kau masuk saja “ sahut Kyuhyun dari dalam ruang kerjanya.

Klek….

“Igo “ ucap Yuri begitu tiba di depan meja Kyuhyun.

image005

“Ige mwoya!!!”pekik Kyuhyun.

“Segelas air, sepeti yang kau minta?”jawab Yuri.

“Cepat kau buat lagi, sekarang”titah Kyuhyun

“Mwo!! Ya bukankah kau minta segelas air?”protes Yuri.

“Kau jangan membantah perintahku, bukankah kau ini pegawaiku hah~”ucap Kyuhyun

“Ishhhhhh, Dasar kau….”ucap Yuri sambil mengepalkan tangannya.

“Wae? Apa kau mau memukulku eoh?” tanya Kyuhyun.

“Aniyo “ jawab Yuri

“Cepat kau kembali ke pantry “ titah Kyuhyun.

“Ne, Cho sajangnim “ ucap Yuri sambil membungkukan badanya dan segera berjalan keluar dari tempat Kyuhyun menuju pantry.

“Ingat, segelas air!!”titah Kyuhyun.

“Ne, algesseumnida”ucap Yuri.

 

Blamm….

“Aishhh, dasar namja sialan“ gumam Yuri begitu keluar dari pintu ruang Kyuhyun.

“Kau ingin bermain-main denganku Cho Kyuhyun. Geure, saatnya aku melawanmu “ ucap Yuri sambil berjalan menuju pantry lagi.

“Agassi, kenapa kau kesini lagi. Apa Kyuhyun sajangnim menyuruhmu untuk membuat lagi ?” tanya Park Ahjussi.

“Ne, Ahjussi “ jawab Yuri sambil mengambil 5 buah gelas untuk diisi berbagai jenis minuman.

“Astaga nasibmu ini sama dengan sekretaris Cho sajangnim terdahulu”gumam Park Ahjuss.

“Mworago?”tanya Yuri.

“Hah~ aniyo”jawab Park Ahjussi.

“Astaga,kenapa kau menyiapkan banyak gelas?”tanya Park Ahjussi.

“Ini semua untuk namja sialan itu”jawab Yuri.

“Ahjussi, tolong bantu aku untuk mengisi gelas-gelas ini “ ucap Yuri.

“Ne, agassi “ ucap Park Ahjussi.

 

1 menit kemudian..

“Oke, sudah siap semuanya “ ucap Yuri sambil membawa baki yang berisi 5 jenis minuman itu keruang Kyuhyun.

“Agassi, semoga kau berhasil “ucap Park Ahjussi.

“Ne, Ahjussi “teriak Yuri dari kejauhan.

“Hahhh~ mengapa sikap Kyuhyun Sajangnim begini “ucap Park Ahjussi.

“Yya, Cho Kyuhyun. Cepat kau buka pintunya, apa kau tak lihat aku sedang kesusahan “teriak Yuri dari luar.

“Ne,kau tak usah berteriak. Kedua telingaku tak tuli seperti kau, Klek “ ucap Kyuhyun sambil membuka pintu ruang kerjanya.

“Omo!! “ pekik Kyuhyun begitu melihat Yuri membawa lima gelas minuman.

“Igo, minuman untukmu “ ucap Yuri sambil berlalu dan berjalan keluar.

“Yya! Kau ingin membunuhku eoh. Bukankah aku suruh kau membuatkan segelas air, bukannya lima gelas air sekaligus “ ucap Kyuhyun.

“Ne, memang hanya saja kau mungkin memerlukannya untuk mendinginkan kepalamu itu “ucap Yuri.

“Yya!!”teriak Kyuhyun.

“Jika tak ada lagi yang kau butuhkan, aku permisi Sajangnim”pamit Yuri.

Blamm…, pintu ruangan Kyuhyun langsung ditutup Yuri sebelum seseuatu meledak dari dalam.

“Arghhhhh, awas kau Kwon Yuri!!!“ teriak Kyuhyun dari dalam.

“Rasakan kau Cho Kyuhyun “umpat Yuri sambil menyeringai mendengar teriakan dari dalam ruang Kyuhyun.

Brakkk, Yuri terkejut begitu mendengar seperti benda jatuh tak jauh dari tempatnya. Yuri pun segera berlari kearah suara tersebut,setelah Yuri mendekat ternyata pria yang ditemui di lift tadi pagi sedang mengumpulkan kertas yang berserakan. Yuri pun segera menolong pria tersebut mengumpulkan kertas-kertas tersebut.

“Eoh, kau bukankah sekretaris Cho Kyuhyun?” tanya pria tersebut.

“Ne “ jawab Yuri singkat.

“Igo “ ucap Yuri sambil memberikan berkas kepada pria tersebut.

“Gomawo, sudah membantuku “ ucap Pria tersebut.

“Apa kau butuh bantuan? Sepertinya kau kesulitan membawanya “ tawar Yuri.

“Apa kau tak sibuk? “ tanyanya lagi.

“Aniya, aku tak sedang sibuk bahkan aku sendiri tak tahu apa yang harus ku kerjakan disana “jawab Yuri sambil mengambil berkas tersebut.

“Dimana aku harus menaruhnya ?” tanya Yuri.

“Diruanganku “jawabnya sambil berjalan ke arah ruangannya.

“Oke, Kajja!!” ucap Yuri sambil mengikuti pria tersebut dari belakang.

 

Beberapa menit kemudian sampailah Yuri ditempat ruang kerja namja tersebut, sepanjang menuju ruang namja tersebut dua orang wanita memperhatikannya dengan pandangan tajam dan berbisik-bisik tentangnya begitu Yuri didalam ruang namja tersebut.

image007

“Astaga, bukankah dia sekertaris Kyuhyun sajangnim? Kenapa dia bersama Kim Kwangjangnim?” bisiknya kepada yeoja yang ada di sebelahnya itu.

“Aigo, apa kau tak tahu dengan kelakuan Kyuhyun Sajjangnim yang keras kepala itu “ucapnya.

“Aku tahu, apa dia sudah tak betah bekerja dengan Kyuhyun Sajjangnim? Bukankah dia baru bekerja dengannya hari ini “ucapnya lagi.

“Kenapa Kim Sajjangnim tak menyuruhku menjadi sekretarisnya saja “ucapnya.

“Mwo, kau jangan berharap lebih “ ucap yeoja tersebut.

“Wae? Apa kau juga menginginkan menjadi sekretaris Kim Sajjangnim ?” tanyanya.

“Yya, Sooyoungssi Jessicassi. kenapa kalian mengobrol disaat bekerja. Apa kalian ingin ditegur oleh Kim Sajjangnim?” teriak salah satu karyawan yang terganggu akibat obrolan dua gadis tersebut.

“Ishhhh, Kau ini selalu saja menggangguku “ ucap Jessica.

“ Ne, kau benar sica`ya. Dia benar-benar mengganggu kita “ ucap Sooyoung.

 

Ruangan Kim Kwangjangnim 11.30KST.

“Jwesonghamnida, dimana aku harus meletakan tumpukan berkas ini. Lenganku agak sedikit pegal “ ucap Yuri.

“Ah, Mianhae. Kau taruh saja berkasnya di mejaku “ucapnya.

“Ne “ ucap Yuri sambil berjalan kearah meja kerjanya itu.

“Eungg, apa kau mengerjakan semua ini sendirian?” tanya Yuri begitu ia menaruh berkas tersebut.

“Ne, Wae?” jawabnya.

“Apa kau tak punya asisten yang membantumu? Bukankah kau punya sekretaris,kenapa kau tak menyuruhnya membantu pekerjaanmu itu “ucap Yuri.

“Animida, aku hanya bekerja sendirian tanpa dibantu seorang asisten. Wae, apa kau ingin membantuku ?” tanyanya.

“Ne, jika itu bisa mempermudah pekerjanmu. Kau tak apa-apa jika seorang Yeoja pabo ikut membantu menyelesaikan pekerjaanmu ?” jawab Yuri.

“Mwo? Siapa maksudmu yeoja pabo?Andwae!! apa yang kau maksud yeoja pabo itu adalah kau sendiri?” ucapnya.

“Ne, siapa lagi “ucap Yuri.

“Hahahaha, siapa yang mengatakan kau ini yeoja pabo. Aku rasa orang itu tak waras memanggilmu yeoja pabo “ ucapnya

“Ne, kau benar memang dia tak waras “ gumam Yuri.

“Ne? Nugu ?” tanyanya.

“Hah, aniya. Kajja sebaiknya kita segera menyelesaikan berkas ini “ ucap Yuri sambil mengambil berkas yang diletaknya diatas meja untuk dikerjakanya.

“Ne “ ucapnya.

“Kwon Yuri, Fighting “ ucap Yuri semangat.

“Jadi namamu Kwon Yuri?” tanyanya.

“Ne, kau bisa memanggilku Yuri “ jawab Yuri sambil meneliti dan mengerjakan satu persatu berkas yang sedang dikerjakannya itu.

“Hmmm “gumamnya

image007

 

 

Suasana di dalam ruang kerja tersebut sepi, yang terdengar hanya bunyi jam yang berdetak. Pria yang berada satu ruangan dengan Yuri memperhatikannya dan berpikir kenapa seorang Cho Kyuhyun menganggapnya gadis bodoh,justru dia berpikir gadis yang ada didepanya itu bukan gadis bodoh.

 

“Kau tak waras Cho Kyuhyun, kau belum menyadari sesuatu yang ada dalam dirinya “batinnya sambil menatap diam-diam wajah Yuri.

 

 

 

Sementara di ruang lain…

 

Kyuhyun bingung apa yang dilakukan Yuri, bukankah dia hanya minta dibuatkan segelas air hangat. Tapi apa yang malah Yuri lakukan, dia membuat 5 gelas air hangat apa ia ingin membuat perutnya dengan meminum sebanyak ini.

 

“Astaga, kau memang gadis bodoh. Apa kau ingin membuatku kembung” ucap Kyuhyun sambil berjalan keluar ruangannya.

 

“Omo!! Kemana perginya? Apa dia melarikan diri “ gumam Kyuhyun begitu membuka pintu tak mendapati Yuri tak ada dimeja kerjanya itu.

 

 

 

Kyuhyun pun segera mencari keberadaan Yuri disegala penjuru ruangan,karena sebentar lagi jam makan siang. Kyuhyun pun mencari di pantry siapa tahu ia menemukan Yuri sedang menangis disana.

 

“Omo! Kyuhyun sajangnim “ seru Park Minjo begitu melihat Kyuhyun berada di pantry.

 

“Ahjussi, kau tak perlu terkejut begitu. Memangnya aku ini hantu “ucap Kyuhyun begitu mendengar Park Minjo berteriak.

 

“Jwesonghamnida, Sajangnim. Ada keperluan apa anda datang kemari? Apa anda butuh sesuatu hingga kesini ?” tanya Park Minjo dengan heran karena tak biasanya Kyuhyun datang kesini.

 

“Aniyo, Ahjussi. Aku hanya sedang mencari seseorang “ jawab Kyuhyun.

 

“Nugu?” tanya Park Minjo.

 

“Sekretarisku,apa kau melihatnya” jawab Kyuhyun.

 

“Maksudmu Kwon Agassi?” ucap Park Minjo.

 

“Ne, Pabo Yeoja. Apa kau melihatnya?” tanya Kyuhyun.

 

“Animida “ jawab Park Minjo.

 

“Heol~ kemana perginya gadis bodoh itu “gumam Kyuhyun.

 

“Ya sudah ahjussi,aku akan kembali keruanganku. O’ya ahjussi jika kau melihatnya suruh dia keruanganku!! “ titah Kyuhyun.

 

“Ne “ucap Park Minjo.

 

1 Jam Kemudian Kim Office Room.

 

“Heol~, akhirnya selesai juga. Igo, aku akan kembali keruanganku“ucap Yuri sambil memberikan berkas tersebut kepadanya.

 

“Ne? benarkah. Gomawo, Yurissi “ucapnya.

 

“Cheonma, jika kau butuh bantuanku. Panggil saja aku “ucap Yuri sambil berjalan keluar dari ruangan tersebut.

 

Blammm…..

 

Begitu keluar dari ruangan tersebut, yeoja yang memandang Yuri tadi kembali bergosip tentang Yuri.

 

image008

 

“Yya!Yya lihat,heol apa yang dilakukan mereka didalam?” tanya Jessica.

“Mollayo, ya kau jangan bergosip tentangnya. Apa kau tak lihat pekerjaanku belum selesai juga, padahal sebentar lagi jam istirahat makan siang “jawab Sooyoung.

“Heol dasar Shikshin, berikan kepadaku “ucap Jessica.

“Jeongmal? Kau ingin membantuku ?”tanya Sooyoung.

“Ne, apa aku sedang terlihat berbohong kepadamu “ jawab Jessica.

“Igo, gomawoyo “ucap Sooyoung sembari memberikan sebagian pekerjaannya kepada Jessica.

“Isshhhh, kenapa kau melihatku!palli cepat kerjakan tugasmu itu “titah Jessica.

“Ne” ucap Sooyoung.

 

Yuri berjalan mengendap-endap begitu sampai di depan ruangan Kyuhyun,Yuri bisa tersenyum lega karena selama pergi Kyuhyun tak keluar dari ruangannya. Yuri pun segera berjalan dengan tenang menuju meja kerjanya, baru beberapa Yuri melangkahkan kakinya seseorang menepuk pundaknya dari belakang. Pukk…., seketika Yuri menoleh dan terkejut begitu melihat siapa yang berani menepuk punggungnya.

“Darimana saja kau, gadis bodoh?” tanya Kyuhyun.

“Hahahaha. Aku baru saja ke toilet, sajangnim” jawab Yuri.

“Jeongmal? apa kau disana sedang tidur eoh?” tanya Kyuhyun.

“Aniyo, hanya perutku sedikit sakit “jawab Yuri.

“Wae, apa kau mencariku?”tanya Yuri.

“Heol~ untuk apa aku mencari gadis bodoh sepertimu” jawab Kyuhyun sambil berjalan menuju keruanganya.

“Hehh,dasar kau nam..”ucapan Yuri berhenti ketika Kyuhyun berbalik menghadapnya.

“Kau ikut keruanganku, ada yang harus kusampaikan kepadamu”titah Kyuhyun.

“Ishhh, bilang saja kau mencariku “gumam Yuri.

“Yya, kau bilang apa tadi?” tanya Kyuhyun yang mendengar gumaman Yuri.

“Hahhh, aniyo sajangnim” jawab Yuri.

“Kenapa dia peka sekali, apa dia benar-benar seorang hantu yang bisa membaca pikiran orang lain”batin Yuri sambil mengikuti Kyuhyun.

“Palli, kau ini sudah bodoh jalanmu juga ikut lambat “titah Kyuhyun.

“Ne, sajangnim “ucap Yuri sambil mempercepat langkahnya.

“Aishhh,jika bukan sajangnimku aku akan memukulmu habis-habisan. Heol~”batin Yuri.

 

Begitu tiba diruangannya Kyuhyun segera duduk di kursi empuk miliknya,sementara Yuri berdiri didepannya tanpa mempersilahkan Yuri untuk duduk di kursi. Sebetulnya Kyuhyun bisa saja menyuruh Yuri untuk duduk tapi kenapa melihat wajahnya, Kyuhyun ingin mengerjai yeoja bodoh yang berdiri didepannya itu.

“Ini hari pertamamu bekerja, jadi aku tak memberikanmu begitu banyak pekerjaan. Tapi mulai besok pagi kau harus segera melaporkan pesan yang ada di dalam komputer dan memberitahukanku jika ada pesan yang penting dari klienku. Kedua kau harus membuat jadwal jika aku sedang ada meeting maupun bertemu dengan klienku agar tak bentrok dengan jadwal yang lainya, ketiga jika ada telefon yang penting segera kau beritahukan kepadaku dan jika aku tak ada ditempat kau bisa mencatatnya,dan yang terakhir kau harus mendampingiku jika aku sedang rapat. Apa kau mengerti, Yeoja Pabo?” tanya Kyuhyun.

“Mwoya, kenapa banyak sekali pekerjaanku. Yya apa kau ingin membunuhku secara perlahan hah!” protes Yuri. Kyuhyun mulai menunjukan wajah death devilnya, begitu melihat raut muka Kyuhyun yang berubah seketika Yuri menundukan wajahnya.

“O’ya aku lupa. Kau harus membersihkan ruanganku, jika masih ada sedikit yang menempel kau harus membersihkannya sampai bersih. Dan satu lagi kau tak boleh menyentuh apapun yang ada didalam laci ini, arrasso?” tanya Kyuhyun.

“Ne, algessumnida. Kyuhyun sajangnim”jawab Yuri.

 

Raut wajah Yuri seketika berubah, apa yang dipikirkan semalam akhirnya menjadi kenyataan. Yuri mendengus pelan dan menatap wajah Kyuhyun dengan tatapan yang tajam.

“Waeyo?”tanya Kyuhyun.

“Ah, aniyo”ucap Yuri.

“Baiklah, kau bisa kembali ketempat kerjamu “usir Kyuhyun.

“Ne, sajangnim. Permisi “ ucap Yuri sambil membungkukan badanya dan berjalan keluar ruangan.

“Mwo? Kau pikir aku pembantumu , seenaknya saja menyuruhku “gerutu Yuri.

“Yya, kau jangan menggerutu dan protes. Kau nikmati saja pekerjaanmu “ucap Kyuhyun.

“Ne, sajangnim “ucap Yuri.

“Hahahahahah, rasakan kau kwon Yuri”tawa Kyuhyun.

Blammmm…

image009

Baru saja Yuri mendudukan dirinya di kursi, tiba-tiba saja setan yang bernama Cho Kyuhyun muncul disampingnya dengan membawa seabreg dokumen di depan mejanya. Apa dia tak tahu sebentar lagi jam makan siang.

“Igo, kau kerjakan semua ini.kau harus selesai sampai aku pulang dari jam makan siang, arraso?” tanya Kyuhyun.

“Yya! bukankah kau tadi bilang tak memberikanku pekerjaan,apa kau mulai pikun Sajangnim “protes Yuri.

“Kau jangan banyak protes, kerjakan saja “titah Kyuhyun.

“Ne, akan aku selesaikan. Tapi aku harus mengisi perutku, bukankah ini jam makan siang “jawab Yuri.

“Shireo, apa kau tak mengerti ucapanku tadi”ucap Kyuhyun.

“Ne, arrasso. Sajangnim “ ucap Yuri.

“Yya sudah aku akan turun untuk makan siang, ingat kau harus menyelesaikannya “ucap Kyuhyun.

“Ne, Cho sajangnim “ucap Yuri.

 

Perlahan Kyuhyun berjalan meninggalkan Yuri untuk makan siang, raut wajah Yuri seketika berubah begitu tubuh Kyuhyun menghilang dari hadapannya.

“Neo Jincaaaa….”desis Yuri.

“Aishhhh, dasar kau namja sialan. Heol~ kenapa kau menyuruhku mengerjakan semua ini disaat semua orang sedang menikmati makan siang “ ucap Yuri sambil membenamkan wajahnya diatas meja.image010

Yuri terperanjat begitu merasakan sesuatu yang dingin menyentuh tengkuknya, seketika Yuri pun mendongkakkan wajahnya keatas ternyata yang melakukan ini pria yang tadi yang dibantunya yang berdiri didepan dengan senyum yang mengembang dibibirnya.

“Owh, rupanya kau Kwangjanim. Aku kira siapa”ucap Yuri.

“Waeyo? Bukankah ini jam makan siang kenapa kau masih disini ?” tanyanya sambil memberikan sekaleng minuman dingin ke Yuri.

 

image011

“Tak apa, aku harus mengerjakan semua ini. Kau sendiri kenapa masih disini, bukanya ikut bergabung dengan mereka “jawab Yuri sambil menerima minuman dingin tersebut.

 

“Wae, apa aku mengganggumu “ucapnya. Yuri yang melihat raut kecewa dari pria yang berdiri didepannya seketika merasa tidak enak denganya.

 

“Aniyo, hanya saja aku tak enak jika ada karyawan yang melihat kita disini. Aku tak ingin mereka bergosip yang tidak-tidak tentang kita “ucap Yuri.

 

“Aku malah senang jika ada karyawan yang melihat kita sedang berduan begini “ucapnya.

 

 

 

Uhuk…Uhuk, Yuri yang sedang meminum minumannya seketika tersedak mendengar apa yang dia dengar dari mulut pria yang sedari tadi Yuri tak mengetahui namanya.

 

“Mwo!! Aigo,”ucap Yuri sambil menepuk-nepuk dadanya.

 

“Hahaha,kau itu lucu Yurissi. Kau tak usah menggangap ucapanku tadi, aku hanya ingin menghiburmu saja “ucapnya.

 

“Oh, ne kau benar “ucap Yuri.

 

“O’ya aku lupa menanyakan sesuatu kepadamu, sedari tadi aku tak tahu siapa namamu?” tanya Yuri.

 

“Ne? aku kira kau sudah tahu namaku, Yurissi “ucapnya.

 

“Aniyo, aku belum tahu siapa namamu “ucap Yuri.

 

“Semua orang disini memanggilku Kim,jadi kau bisa memanggilku Kim seperti mereka “jelasnya.

 

“Kim? Memangnya namamu hanya Kim saja, itu kan nama marga keluargamu “ucap Yuri.

 

“Geure, namaku Kim J….”ucapanya terhenti karena seseorang memanggilnya.

 

“Kim Kwangjangnim,Jwesonghamnida. Ada telepon penting untukmu “ucapnya.

 

“Dari siapa?” tanya Kim Kwangjangnim.

 

“Aku sendiri juga tak tahu,Kwangjangnim “jawabnya.

 

“Ya sudah, kau pergi duluan saja nanti aku akan menyusul”ucap Kim Kwangjangnim.

 

“Yurissi, mianhae aku tak bisa membantumu. Tapi lain kali aku akan membantumu, anyeong”ucap Kim kwangjangnim kepada Yuri.

 

“Gwenchanayo, Kim Kwangjangnim”ucap Yuri.

 

“Heol~ pria aneh “ gumam Yuri.

 

 

 

1 Jam kemudian…..

 

Jam makan siang sudah berakhir,tapi bagi Yuri ini tak berlaku untuknya karena ia harus segera mengerjakan tugas yang diberikan Kyuhyun untuknya.Karena tenggorokannya kering Yuri mengambil gelas yang ada diatas meja kerjanya, begitu Yuri ingin meminum ternyata gelasnya sudah kosong. Yuri pun segera bangkit dari tempat duduknya untuk mengambil air minum untuknya di pantry, baru beberapa langkah menuju pantry seseorang memanggil namanya siapa lagi orang yang dengan sebutan seperti itu selain dia. Yuri pun segera berbalik dan memasang senyum untuknya.

 

“Ya, yeoja pabo kau mau kemana? Apa pekerjaanmu sudah selesai?” tanya Kyuhyun.

 

“Sedikit lagi, aku haus aku ingin mengambil air minum di pantry “jawab Yuri.

 

“Andwaeyo, kau lanjutkan pekerjaanmu. Palli “suruh Kyuhyun.

 

“Aishhhh, Jincaa….Kalau ini jalan umum,kau sudah kupukul CHO KYUHYUN!!”batin Yuri.

 

 

Yuri pun tak jadi untuk mengambil air di pantri,kenapa ia harus mempunyai sajangnim yang kejam seperti ini. Kyuhyun yang melihat perubahan raut muka Yuri tersenyum,entah kenapa Kyuhyun senang mengerjai yeoja pabo yang sedang duduk dimeja kerjanya. Melihat wajah marahnya itu membuat hiburan untukknya, Kyuhyun tak peduli jika Yuri berfikiran ia terlalu kejam memperlakukannya.

 

“Yya!! Kenapa mukamu ditekuk seperti itu? Apa kau marah padaku ?” tanya Kyuhyun.

 

“Aniyo, sajangnim “jawab Yuri sembari memanyunkan bibirnya.

 

“Aishhh,apa ia tak tahu aku begitu haus dari tadi. Seenaknya saja menyuruhku kembali bekerja” gumam Yuri.

 

“Waeyo, kenapa mulutmu komat kamit. Apa kau mau protes lagi kepadaku “ ucap Kyuhyun.

 

“Aniyo, aku hanya sedang menghapalkan sesuatu. Mungkin itu hanya perasaanmu saja, sajangnim “ elak Yuri.

 

“Geure,aku masuk keruanganku. Jika sudah selesai kau bawa keruanganku, arasseo?” tanya Kyuhyun.

 

“Ne,Arasseo sajangnim “ucap Yuri.

 

 

 

Srakkk, Yuri terkejut begitu melihat sebuah bungkusan yang sepertinya berisi makanan dihadapannya. Yuri pun menolehkan wajahnya ke arah Kyuhyun yang masih berdiri di depan ruanganya sadar dirinya sedang di lihat oleh Yuri, Kyuhyun pun menolehkan wajahnya ke arah Yuri.

 

“Waeyo, apa kau tak mau? Ya sudah akan kuam…” tanya Kyuhyun sambil mengambil kembali bungkusan tersebut namun tangannya ditahan oleh Yuri.

 

“Chakkaman, Gomawoyo “sela Yuri.

 

“Hmmm “ gumam Kyuhyun sambil berjalan masuk ke ruang kerjanya.

 

 

 

Blammm…..

 

Begitu pintu ruang kerja Kyuhyun tertutup, seketika Yuri langsung membuka bungkusan tersebut. Wajah Yuri yang tadinya muram karena Kyuhyun, sekarang berubah senang begitu membuka bungkusan tersebut yang isinya makanan dan air mineral untuknya.

 

“Selamat makan “ucap Yuri.

 

“Eotte ?”tanya Kyuhyun tiba-tiba.

 

 

 

Uhuk…Uhuk…Yuri yang sedang menikmati makan siangnya itu langsung tersedak begitu melihat Kyuhyun berada di meja kerjanya lagi. Ia kira tadi Kyuhyun sudah masuk kedalam ruangannya.

 

“Igo, minumlah”titah Kyuhyun.

 

“Yya, kau ini mengapa selalu muncul tiba-tiba!! Apa kau ini hantu “pekik Yuri.

 

“Ishhh beraninya yeoja pabo memanggil sajangnimnya dengan sebutan kau, apa kau tahu aku ini sajangnimmu bukan temanmu“ucap Kyuhyun.

 

“Jwesonghamnida, sajangnim “ucap Yuri.

 

“Ya!! kau ini sudah besar tapi kenapa kau begitu bodoh,dan seperti anak kecil. Yya lap noda yang ada dibibirmu itu “ucap Kyuhyun sambil memberikan lap kepada Yuri dan masuk keruangannya lagi.

 

“Omo!! Kenapa ia selalu menggangguku, apa semenit saja tak menggangguku tak enak “ucap Yuri.

 

 

 

Yuri tak melanjutkan makanan, moodnya sudah hilang karena setan itu. Ia pun segera melanjutkan pekerjaan yang tertunda karena ia tak mau pulang larut malam untuk menyelesaikan pekerjaan ini. 30 menit kemudian dokumen yang sudah Yuri kerjakan selesai juga, ia pun segera menata kembali dokumen tersebut agar rapi dan beranjak berdiri menuju ruang kerja Kyuhyun.

 

Tok…Tok…

 

“Sajangnim, apa aku boleh masuk ?” tanya Yuri dari luar. Yuri mencoba mengetuk pintu ruang kerja Kyuhyun sekali lagi tapi tak ada sahutan dari dalam.

 

 

Karena tak ada sahutan dari dalam, Yuri pun membuka pintu tersebut dan masuk kedalam ruang kerja Kyuhyun. Begitu sampai didalam Yuri mengernyit melihat sajangnimnya yang tak lain adalah Kyuhyun ternyata sedang berdiri memandang keluar sambil melamun.

 

“Ehmm “

 

Kyuhyun yang mendengar suara orang berdehem segera sadar dari lamunannya dan menoleh kebelakang ternyata yang ada didepannya adalah Yuri dengan membawa berkas yang diminta Kyuhyun untuk segera diselesaikan sekretarisnya itu.

 

“ Jwesonghamnida sajangnim. Igo, berkas yang kau minta sudah aku selesai kukerjakan “ucap Yuri sambil menaruh berkas tersebut diatas meja kerja Kyuhyun.image012

“Ya, apa kau tak punya sopan santun? Kenapa kau tak mengetuk pintu sebelum masuk?” tanya Kyuhyun sambil berjalan menuju tempat duduknya.

“Jwesonghamnida sajangnim, aku sudah mengetuk pintu beberapa kali tapi tak ada sahutan dari dalam. Aku kira sajangnim sedang sibuk, jadi aku masuk saja keruangan ini “jawab Yuri sambil menundukan kepalanya.

“Jinca? Tapi aku tak mendengar ada orang yang mengetuk pintu “ ucap Kyuhyun.

“Berarti kau tuli , sebegitu kerasnya aku mengetuk pintu kau malah tak mendengarnya. Aigo tanganku sampai sakit”ucap Yuri.

“Yya,Jinca!!!”desis Kyuhyun.

“Jwesonghamnida sajangnim, aku sudah menyelesaikan pekerjaan yang kau minta. Kalau tak ada lagi yang harus ku kerjakan aku permisi sajangnim “ ucap Yuri sambil berjalan keluar.

“Chakkaman, Yeoja Pabo. Kau jangan pergi , aku harus mengecek dulu apa kau mengerjakan tugas yang kuberikan ini benar atau salah “ucap Kyuhyun.

 

Yuri pun segera berbalik arah dan berdiri dihadapan Kyuhyun yang sedang mengecek satu persatu berkas yang dikerjakannya itu. Kyuhyun terkejut begitu melihat hasil yang dikerjakan Yuri ternyata tak ada kesalahan sedikit pun.

“Astaga, ternyata yeoja pabo ini bisa mengerjakan berkas yang kupinta benar semua. Aku tak menyangka ternyata dia pintar juga, aku kira dia hanya bisa menjadi yeoja bodoh dan bisanya hanya protes “ batin Kyuhyun.

 

Yuri yang melihat perubahan raut muka Kyuhyun tersenyum dalam hatinya, Yuri tahu pasti Kyuhyun tak menyangka ia bisa mengerjakan tugas yang diberikan kepadanya itu.

“Ya Cho Kyuhyun pasti kau sangat terkejut dengan apa yang kulakukan, sekarang kau tak berani memanggilku gadis bodoh lagi setelah kau melihat hasilnya “ batin Yuri.

“Yya! Kau kenapa dari tadi senyum-senyum, apa kau sudah tak waras?” tanya Kyuhyun yang heran melihat Yuri tengah tersenyum.

“Hmm, aniyo sajangnim. Aku hanya sedang memikikan sesuatu” jawab Yuri.

“Owh, aku kira kau sudah tak waras”ucap Kyuhyun.

“Aishhhhh”desis Yuri.

“Kalau begitu aku permisi, sajangnim” ucap Yuri.

“Ne “ ucap Kyuhyun singkat.

 

Blamm….

Yuri berjingkat senang begitu keluar dari dalam ruang kerja Kyuhyun, kini tak ada lagi orang yang menganggap dirinya gadis bodoh lagi. Bahkan sekalipun Kyuhyun tak akan memanggilnya gadis bodoh setelah apa yang telah ia kerjakan tadi.

“Yya!! Kau sedang apa? Kenapa senang sekali ?” tanya Kyuhyun dari belakang badan Yuri. Yuri seketika terpaku begitu mendengar suara Kyuhyun dari belakang dan membalikan badanya.

“Astaga, Ya Cho Kyuhyun kenapa kau selalu muncul tiba-tiba”ucap Yuri.

“Ya,ya,ya beraninya memanggilku dengan sebutan Cho Kyuhyun. Aigo, sekretaris macam apa kau ini”ucap Kyuhyun.

“Jwesonghamnida, sajangnim “ucap Yuri.

“Eoh kau jangan senang dulu gadis bodoh, aku tak sebodoh dirimu “ batin Kyuhyun.

“Igo, kau kerjakan kembali. Ada beberapa dokumen yang kau kerjakan salah”ucap Kyuhyun sambil menyerahkan dokumen untuk dikerjakan kembali.

“Mwo? Salah,bukankah tadi kau lihat sendiri tak ada yang salah dengan pekerjaanku tadi?” tanya Yuri.

“Kata siapa pekerjaanmu benar semua, memangnya kau ini pintar ?” ucap Kyuhyun sambil menyentil kening Yuri..

“Igo, kau jangan banyak protes apa gajimu mau aku potong. Kerjakan ulang, atau kau akan lembur malam ini”titah Kyuhyun.

“Ne,akan segera saya kerjakan sajangnim”ucap Yuri.

“Hoh~ bagus “ ucap Kyuhyun.

 

Begitu didalam ruang kerjanya, Kyuhyun tertawa begitu melihat raut wajah Yuri yang seketika berubah ketika dia menyerahkan dokumen yang sudah dikerjakan Yuri untuk dikerjakan ulang.

“Hahahahah, rasakan Yeoja Pabo”ucap Kyuhyun sambil mengeluarkan smirknya.

 

Yuri yang merasa heran atas sikap Kyuhyun yang menyuruhnya mengerjakan kembali berkas yang dianggapnya salah itu hanya bisa mendengus kesal, ia pikir apa yang sudah dia kerjakan sudah benar tanpa ada kesalahan apapun. Dengan terpaksa Yuri pun segera menyelesaikan kembali pekerjaan tersebut. Kring…Kring…

Klek…

“Ne, Yeobseyo. Dengan Kwon Yuri disini, ada yang bisa saya bantu?” tanya Yuri begitu ia mengangkat teleponnya.

“Yeobseyo, Agassi. Apa Cho Kyuhyun ada?” jawabnya.

“Ne,Cho Sajangnim ada diruangannya. Maaf saya berbicara dengan siapa?” tanya Yuri.

“Bilang saja dari teman lamanya, apa kau bisa menghubungkanku dengannya” jawabnya.

“Ne,Chakkaman “ ucap Yuri sambil menekan angka nomor 2 yang menghubungkanya dengan telefon Kyuhyun.

Klik..

“Ne, ada apa gadis bodoh. Apa kau sudah menyelesaikannya” ucap Kyuhyun sambil mentadatangani dokumen.

“Opso, bisakah kau tak memanggilku gadis bodoh lagi sajangnim. Aku punya nama,dan namaku bukan gadis bodoh”protes Yuri.

“Shireo, panggilan itu memang pantas untukmu. Ada apa?” tanya Kyuhyun.

“Sajangnim ada sambungan telefon untukmu, katanya dia teman lama sajangnim” jawab Yuri.

“Jeongmal? kau katakan saja kepada orang yang mengaku temanku, bahwa aku sedang sibuk “titah Kyuhyun.

“Tapi…”

“Tak ada tapi-tapian, kau tinggal katakan saja padanya kalau aku sedang sibuk. Arrasso !” ucap Kyuhyun.

“Ne, algesseumnida sajangnim”ucap Yuri.

Klik..

“Jwesonghamnida agassi, Cho sajangnim tidak bisa diganggu. Dia sedang sibuk sekarang “ ucap Yuri.

“Ne, aku mengerti “ ucapnya.

“Apa anda ingin menitipkan sesuatu kepadanya, nanti akan kusampaikan ke sajangnim “ ucap Yuri.

“Aniyo, gomawoyo Yuri agassi. maaf telah mengganggu, keuno “ ucapnya.

Klik…

“Heol~ ada apa dengan dia? Kenapa dia menolak menerima sambungan tersebut ?” gumam Yuri.

“Aishhh,aku tak mau memikirkannya, aku sendiri sudah pusing dengan pekerjaan ini “ ucap Yuri sambil mengacak rambutya kasar.

Cho Company, 16.30 KST..

Yuri bersiap-siap membereskan berkas yang akan diserahkan ke Kyuhyun dan tak lupa ia membereskan tempat kerjanya karena jam kerja sudah selesai dan saatnya ia kembali pulang, untuk menghilangkan stress bukan karena pekerjaan yang menumpuk tapi karena ia seharian ini berurusan dengan namja evil yang sudah membuatnya pusing.

“Heol~, akhirnya kali ini aku yakin tak ada yang salah dengan pekerjaanku ini”ucap Yuri.

Tok…Tok…

“Sajangnim, permisi apa aku boleh masuk” tanya Yuri dari luar tempat kerja Kyuhyun.

“Ne, kau masuk saja “ sahut Kyuhyun dari dalam.

Klekkk…

“Sajangnim, ini sudah aku perbaiki. Aku harap kali ini tak ada kesalahan lagi”ucap Yuri.

“Oke, kau taruh saja disitu. Kau boleh keluar sekarang“ usir Kyuhyun yang masih fokus dengan berkas yang ada didepannya.

“Ne, Annyeong sajangnim “pamit Yuri sambil berjalan keluar.

“Chakkaman, Yurissi” ucap Kyuhyun.

“Ne, sajangnim. Waeyo?” tanya Yuri.

“Ah..aniyo, kau boleh pulang sekarang “ jawab Kyuhyun.

“Dasar orang aneh “ batin Yuri.

 

Yuri pun berjalan menuju lift, disana ia bertemu dengan Kim Kwangjangnim yang sedang menunggu dengan beberapa karyawan yang juga menunggu pintu lift terbuka. Kim Kwangjangnim yang melihat Yuri yang sedang berjalan menuju kearah lift, melambaikan tangannya ke Yuri. Yuri pun sedikit berlari menuju lift yang sudah hampir tertutup untunglah Kim kwangjanim menahan dengan tangannya.

“Annyeong, Kim kwangjanim “sapa Yuri.

“Ne, annyeong Yurissi “ balas Kim Kwangjanim.

“Kau sudah mau pulang, Yurissi?” tanya Kim Kwangjanim.

“Ne, kwangjanim. Kebetulan pekerjaan hari ini tak terlalu banyak, jadi aku bisa pulang cepat “ jawab Yuri.

“Kenapa kau keluar sendirian,dimana Cho Kyuhyun?” tanya Kim kwangjanim.

“Sajangnim?, dia masih diruangannya” jawab Yuri.

“Owh, begitu”ucap Kim Kwangjanim.

Ting….

“Tumben sekali dia tak pulang, biasanya dia pulang lebih dulu dariku”batin Kim kwangjanim.

“Kwangjanim, saya permisi dulu “ pamit Yuri begitu lift terbuka.

“Oh, Ne annyeong “balas Kim kwangjanim.

 

Yuri Home., 18.30 KST.

Akhirnya Yuri sampai juga di depan rumahnya, hari ini hari yang sangat melelahkan baginya. Begitu sampai dirumah ia ingin mandi dan tidur.

Klek…

“Eomma, aku pulang “ucap Yuri begitu sampai didalam rumah dan mengganti alas kakinya dengan sandal khusus.

“Eotte, apa kau mengalami kesusahan di hari pertamamu bekerja?” tanya sang eomma begitu tiba didepan kamarnya.

“Apa eomma tak melihat perubahan di wajahku ini “tunjuk Yuri.

“Hmmm, sepertinya kau mengalami kesusahan hari ini “gumam sang eomma.

“Heol~ kalau begitu, bisakah eomma minggir dari hadapanku. Aku ingin segera mandi dan tidur, jadi eomma jangan sekali-kali menggangguku “ pesan Yuri.

Blammm….

“Heoh, aishhh anak ini. Yeobo kau lihat tingkah anakmu itu“ucap sang eomma.

 To Be Continue

MIAN JIKA ALURNYA TERLALU CEPAT,KEMARIN ADA YANG TANYA KENAPA YURI DIBILANG BODOH. MEMANG ITU SEBAGAI PANGGILAN SAJA BUKAN ADA MAKSUD APA-APA. JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN, UNTUK FF ME YOU AND BABY SEBENTAR LAGI SUDAH SELESAI PENGERJAANNYA.

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

61 thoughts on “[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 2

  1. Annyeong eonni ffnya pokoknya daebak ada lucu sma kasiannya juga jadi penasaran gmna kelanjutannya ditunggu ya eonni next shootnya jangan lama-lama ya eonni ^_^
    Keep on writing eonni
    Fighting ^_^

  2. Kyunya nyebelin ga ada romantisnya -_- pengen aku bejek bejek/?
    Aga pusing bacanya. Ntah akunya yang ga fokus atau gimana ._.
    Jadi aga ga ngeh sama part ini hehe. Tapi bagus kok unn ^^
    Part 4 jangan lama lama ya unn.
    Mau request juga pengen ff yuri sama akai yang chapter dong unn
    Lagi tergila gila sama yulkai hehe. Kalo bisa tema sekolah banyak romancenya juga yaa unn
    Makasih unn ^^ fighting yaaa

  3. ceritanya makin seru.
    kyu juga makin evil.
    kayaknya aneh bagi eommanya yuri kalau yuri bangun pagi, biasanya yuri selalu bangun siang.

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s