Posted in Comedy, Freelance, Hurt, Romance

[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 1

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^. Mian baru ngepost soalnya aku baru sempet untuk melakukannya karena faktor kesibukan, jadi maklum ya.

image001

Shoot 1

Present by

She_ze

Cast :

Cho Kyuhyun   Super Junior || Kwon Yuri  SNSD

Sub Cast :

SNSD || Super Junior

Length : Chapter || Rating : 15 || Genre : Romance, hurt, little comedy

**************************

 Kringgggggggggggg……, bunyi jam weker memikikan telinga bagi semua orang yang mendengarnya tapi tak dengan yeoja yang masih terlelap dalam mimpinya itu. Ia malah menutup telinganya dengan sebuah bantal.

“Yya Yeoja Bodoh! Sampai kapan kau akan tidur eoh!!” teriak sang eomma dari luar kamarnya.

“Ne, sebentar lagi Eomma. Ini masih terlalu pagi untuk tes wawancaranya “ sahutnya dari balik bantal dan selimutnya.

 

Brakkkk, pintu kamar milik yeoja yang masih meringkuk dibawah selimut tebalnya. Eommanya pun lantas menghampirinya dan menarik selimut tebal miliknya. Srakkkkk, gadis itu menyipitkan matanya begitu selimutnya ditarik oleh eommanya dan karena silau cahaya matahari. dilihatnya seorang wanita paruh baya yang berdiri dihadapanya dengan berkacak pinggang sembari menatapnya tajam.

“Yya!Yeoja Pabo. Apa kau tak lihat sudah jam berapa eoh. Bukanya hari ini kau ada interview dengan sebuah perusahaan ?” tanyanya.

“Aku tak bodoh eomma, hanya saja ini masih terlalu pagi “ucapnya sembari menarik selimut yang di pegang eommanya itu.

“ Jika kau bukan gadis bodoh, apa kau tak lihat sudah jam berapa sekarang. Gadis pintar “ ucap eommanya.

 

Kwon Yuri, nama gadis yang dianggap bodoh oleh eommanya itu menoleh kesamping meja sebelah tempat tidurnya dan mengambil jam weker yang sudah beberapa kali membangunkanya.

“Omo!!” pekik Yuri sambil beranjak dari atas tempat tidurnya dan meraih handuk yang tak jauh dari tempatnya menuju kamar manis.

“Heol~, bagaimana dia bisa mendapatkan pekerjaan dengan cepat. Kalau bangunya selalu siang begini “ucap eomma sembari menghela nafas beratnya melihat tingkah laku anak perempuannya.

“Kenapa eomma tak membangunkanku eoh! Aishhhhh,kalau aku gagal lagi Akan kusalahkan eomma karena tak membangunkanku“ protes Yuri dari dalam kamar mandi.

“Ishhh, terserah. Kau mau pakai baju apa untuk wawancaramu hari ini “ucap Eomma Yuri sambil memilih baju atasan dan rok untuk dipakai Yuri.

 

1 jam sudah eomma Yuri mengobrak-abrik isi lemari Yuri, tapi tak ada satu pun pakaian yang pantas untuk wawancara kerja. Eomma pun pusing dibuatnya.

“Yya kenapa semua baju yang dimilikinya seperti ini semua ?” gumammya.

“Wae?” tanya Yuri dari belakang eomma.

“Yya! Kau mau membuat eommamu mati muda eoh “ pekik eommanya yang terkejut dengan kehadiran Yuri dibelakangnya dan menjitak kepala Yuri.

“Aishhh, Appo..”ringis Yuri.

“ Itu balasan untukmu, karena telah membuat eommamu terkejut “ ucapnya.

“Eomma~, apa kau sudah menemukan baju yang cocok untukku?” tanya Yuri.

“Hehhh, kenapa di lemarimu tak ada pakaian perempuan sama sekali “ kesal eomma sembari menatap heran anak gadisnya itu.

“Eottokhae, Eomma “rutuk Yuri.

“Aha! Eomma punya ide. Bagaimana kalau kau pakai baju eomma sewaktu eomma masih muda dulu “ usul eomma Yuri.

“Aishhh, terserah eomma saja “ ucap Yuri.

“Ne, kau tunggu sebentar. Akan eomma ambilkan di lemari eomma “ ucapnya sembari berlari menuju ke dalam kamarnya yang tak jauh dari kamar Yuri.

 

Beberapa menit kemudian, eomma Yuri menenteng sebuah pakaian miliknya sewaktu muda dulu. Ia pun memberikan baju miliknya dulu ke Yuri.

“Igeo, kau coba pakai. Semoga itu tak terlalu kuno untukmu “suruhnya. Yuri pun segera mencoba pakaian milik eommanya tersebut, beberapa menit kemudian terdengar teriakan dari dalam kamar mandi.

“Ahhhhhhhhhhh!” teriak Yuri dari dalam kamar mandi, eomma Yuri yang mendengar teriakan anaknya tersebut bergegas menuju kamar mandi. Kriettttt,eomma Yuri menahan tawa melihat penampilan Yuri sekarang ini.

image002

“Bhwahahhhhahaha, Aigo Yuri. Kau seperti..hahahahaha “ tawa eomma Yuri yang melihat penampilan Yuri.

“Ishh, apa Eomma sudah puas menertawaiku eoh. Ini terlalu kuno untukku “ desis Yuri sembari mengganti baju pemberian eommanya dengan miliknya sendiri.

“ hehehe, eomma minta maaf. Ya sudah cepatlah kau ganti baju, eomma akan menyiapkan sarapan untuk kita “ ucap Yuri eomma meninggalkan putrinya yang masih marah kepadanya.

Setelah berkutat dengan pakaian yang cocok untuk dikenakannya, akhirnya Yuri memilih sebuah dress tanpa lengan warna biru dengan blazer warna pink dan highels satu-satunya yang Yuri miliki.

“Ah selesai juga, waktunya mengisi perut “ ucap Yuri.

 

Yuri pun menghampiri eommanya yang sudah menunggu dari tadi di meja makan, Yuri pun mencium pipi eommanya dan duduk disampingnya.

“Chah, eomma masakan makanan spesial untukmu. Palli, kau makan sebelum menjadi dingin” ucap sang eomma.

“Ne, gomawoyo. Eomma aku makan ne “ucap Yuri sambil menyuapkan sesendok makanan kedalam mulutnya itu.

“Kenapa eomma tak makan?apa mau kusuapi eomma? Aaaa “ ucap Yuri sembari mengarahkan sendoknya ke arah eommanya itu.

“ishhh, eomma bukan anak kecil. Palli nanti kau terlambat “ suruh eomma Yuri.

“Ne,Eomma. Anyeong “ ucap Yuri.

“Semoga kau berhasil, Chagi “ ucap Eomma Yuri.

“Ne, Eomma. Fighting “. Ucap Yuri tak kalah semangatnya.

 

Kwon Yuri, Yeoja berumur 25 tahun dengan langkah pasti berjalan menuju sebuah halte bus yang akan mengantarnya ke sebuah perusahaan. Ckitttt, sebuah bus besar berhenti di depannya. Yuri pun segera bergegas masuk kedalam bus tersebut.

“Hoammm “ mata Yuri pun terpejam.

“Astaga, Geu Yeoja. Bagaimana dia berhasil diterima di suatu perusahaan,sudah siang begini masih bisa tidur. Heol~” gumamnya sambil melirik sebuah map yang dipegang Yuri itu.

image003

Perlahan kepala Yuri berada di sebuah pundak seorang pria, yang sedari tadi memandangi Yuri. Perlahan tangannya menyentuh kepala Yuri, Tukk.., Yuri seketika bangun dan meringis kesakitan akibat kepalanya menyentuh kaca bus.

 

“Ouch, aishhhh. Appo “ rintih Yuri.

 

Pria yang duduk disebelah Yuri pun menahan senyumnya, melihat tingkah Yuri yang sedang meringis kesakitan. Yuri yang mengetahui seseorang sedang tersenyum, memandang pria tersebut.

 

“Wae? Apa yang sedang kau tertawakan ?” tanya Yuri ketus.

 

“Aniyo, kau pede sekali. Buat apa aku memberikan senyumanku pada yeoja sepertimu, kau tak lihat itu?” jawab pria tersebut sambil menunjuk apa yang sedari tadi di tertawakan.

 

“Ishhhh,heol. Kenapa aku harus bertemu dengan pria menyebalkan sepertimu eoh “ucap Yuri sembari merapikan rambutnya. Seketika Yuri berdiri di dalam bus ketika bus melewati sebuah gedung dimana hari ini Yuri akan melakukan wawancara.

 

“Ahjussi, berhenti. Aku turun disini “ucap Yuri.

 

Karena bus berhenti secara mendadak, membuat tubuh Yuri sedikit oleng. Bughh.., Yuri memejamkan matanya ketika tiba-tiba seseorang menangkap badanya dari belakang membuat keduanya jatuh, karena pria tersebut juga ikut berdiri dan turun di gedung yang sama dengan Yuri. Yuri membuka matanya, kenapa badanya tak sakit. Bukanya dia terjatuh tadi

 

“Yya, cepat bangun dan menyingkir dari badanku “ucapnya. Yuri yang mendengar suara seseorang dari balik badannya, menolehkan wajahnya ke belakang dan terkejut dengan apa yang terjadi.

 

“Omo!!” pekik Yuri ketika melihat posisi Yuri yang ada diatas pria tersebut dan segera bangun.

 

“Mian, Jeongmal Mianhae “ucap Yuri sambil membantu pria tersebut untuk berdiri.

 

“Aishhh, kenapa hidupku sial begini. Appa kenapa kau tak memberikanku kendaraan pribadi “rutuknya sambil menepis bantuan Yuri dan berdiri.

 

“Dasar Yeoja Pabo “ gumamnya sembari melangkah keluar dari Bus tersebut, Yuri yang mendengar gumaman pria tersebut langsung mengejarnya.

 

“Yya kau yang disana,berhenti!! “ teriak Yuri membuat pria yang keluar bersama menoleh ke belakang dan berhenti berjalan

 

“Ne? aku ? “ tanyanya bingung.

 

“Ne, Kau. Apa yang kau ucapkan barusan sebelum keluar dari bus “ ucap Yuri.

 

“Kau sebenarnya memanggil siapa eoh, disini banyak orang “ ucapnya.

 

“Kau, siapa lagi yang berada satu bus denganku tadi“ucap Yuri.

 

“Memangnya ada perlu apa kau memanggilku eoh?” tanyanya.

 

“Apa yang kau ucapkan didalam bus tadi eoh ?” tanya Yuri dengan berkacak pinggang.

 

“Oh, Yeoja Pabo. Geutchi ?” jawabnya enteng.

 

“Katakan sekali lagi, aku tak mendengarnya “suruh Yuri.

 

“Kau ini, sudah bodoh tuli lagi. Ishhh Yeoja Paboya!! “ ucapnya sambil berjalan meninggalkan Yuri.

 

Tap…tap..tap, baru beberapa berjalan langkahnya terhenti karena seseorang menahan pundaknya dari belakang, seketika ia pun menoleh kebelakang siapa orang yang berani-beraninya mencegahnya.Bughhhh, Yuri melayangkan tanganya ke arah wajah tampanya itu begitu ia menoleh kebelakang membuat ia terjatuh karena pukulan yang diberikan Yuri.

 

“Rasakan,itu pembalasan dariku untukmu. Karena kau telah mengataiku Yeoja bodoh “ucap Yuri sambil berjalan meninggalkannya yang sepertinya sedang meringis kesakitan ke dalam sebuah gedung.

 

“Aishhhh, geu yeoja. Yeoja Paboya, kau lihat saja nanti aku akan membalas perbuatanmu ini jika aku bertemu denganmu “ ucapnya sambil mengembangkan senyuman mematikannya itu.

 

 

 

Gedung Cho Company, 09.30 KST..

image004

Yuri dan beberapa calon karyawan sedang menunggu di sebuah ruangan untuk melakukan test wawancara, beberapa diantara calon pegawai ada yang sibuk berdandan, mengobrol bahkan ada yang bergosip. Yuri sendiri hanya diam dan berkonsentrasi untuk wawancaranya kali ini,kali ini Yuri tak ingin mengecewakan eommanya yang sudah memberikan dukungan kepadanya.

Yuri bisa saja meminta bantuan kepada Oppanya yang sudah lebih dulu bekerja menggantikan mendiang Appanya untuk memberikan pekerjaan untuknya. Tapi Yuri tak mau menerima bantuan dari Oppanya tersebut, Yuri ingin menjadi gadis yang mandiri dan membuat Appa dan Eommanya bangga kepadanya. Yuri ingin membuktikan bahwa ia bukan gadis yang bodoh yang sering di ucapkan oleh temannya sewaktu ia masih duduk di bangku sekolahnya dulu.

“Oppa, Bogoshippoyo” gumam Yuri begitu mengingat sosok yang selalu menolongnya itu.

image005

Keadaan semakin menjadi riuh takkala muncul seorang namja tampan dengan senyuman khasnya memasuki ruang kerjanya. Yya, hari ini ia akan menyeleksi beberapa calon pegawai dan memilih seorang sekretaris untuk membantunya.

“Omo!! Wajahnya begitu tampan, hahh andai dia memilihku untuk menjadi sekretarisnya “ ucap seorang gadis yang duduk di sebelah Yuri.

Yuri sendiri lebih memilih berdiam diri tak ikut dalam euforia para gadis yang tengah asyik membicarakan sosok namja tampan yang melintas di depanya itu. Beberapa menit kemudian satu persatu calon pegawai di panggil namanya, Yuri memperhatikan wajah satu persatu yeoja yang baik yang masuk atau keluar dari ruang tersebut ada yang sedih, kecewa bahkan bahagia.

“Kwon Yuri “ucap Yeoja yang ada di depan pintu ruang itu.

“Ne “ ucap Yuri sambil berdiri, dan berjalan menuju ruang tersebut.

“Silahkan “ucapnya.

“Ne, Gomawoyo Agassi “ ucap Yuri.

image006

Yuri pun memasuki sebuah ruangan dan berdiri di depan semua jajaran direksi, wajah Yuri seketika menegang begitu melihat wajah namja yang membuatnya marah karena menyebutnya gadis bodoh itu. Beda dengan Yuri namja tersebut malah senang melihatnya, Yuri yang melihat namja tersebut sedang menatapnya tajam ketakutan dibuatnya.

“Neo!!”pekik Yuri.

“Ehmm, Kwon Yuri. Silahkan anda duduk”ucap seseorang yang duduk disamping Kyuhyun.

“Jwesonghamnida”ucap Yuri.

“Aigo!! Ternyata namja tengik ini bekerja disini. Aishhh, tamatlah riwayatku “batin Yuri.

“Silahkan perkenalkan, namamu agassi”titahnya.

“Annyeonghaseyo, Kwon Yuri imnida “ucap Yuri sambil memasang senyum.

“jadi yeoja pabo itu bernama Kwon Yuri, tcih kali ini kau akan merasakan apa yang kau lakukan kepada eoh “batinnya.

“Cho Kyuhyun Sajangnim, kami permisi karena ini wawancara khusus untukmu “ ucapnya sambil pergi meninggalkan mereka berdua.

“Ne, silahkan “ ucap Kyuhyun.

“Jadi namja tengik ini, yang akan menjadi atasanku” batin Yuri.

 

Sekarang yang ada di dalam ruangan tersebut hanya tinggal mereka berdua, Yuri yang sedari tadi gelisah mulai mengeluarkan keringat dinginnya melihat hanya dia dan namja yang diketahui bernama Cho Kyuhyun tersebut yang berada di ruangan ini.

“Kwon Yuri “ucap Kyuhyun sambil membaca CV milik Yuri.

“Ne, Sajjangnim “ ucap Yuri.

image007

“Kwon Yuri, hmmm yeoja pabo sepertimu ternyata memiliki kemampuan yang lumayan “ejek Kyuhyun.
“Apa maksudmu, Sajangnim. Apa kau meremehkan kemampuanku eoh?” tanya Yuri.
“Ne, aku ragu dengan kemampuanmu”jawab Kyuhyun
“Yurissi, apa kau memiliki kemampuan selain memukul seorang namja eoh?” tanya Kyuhyun.
“Mworago?, kau jangan meremehkan kemampuanku,aku pernah bekerja sebagai asisten di salah satu perusahaan “ jawab Yuri.
“Jinja? Sepertinya aku meragukannya, apa kau menakutinya dengan sikap liarmu itu ?” tanya Kyuhyun lagi.
Yuri diam sambil mengepalkan tanganya menahan segala amarah yang sebentar lagi akan mungkin ia keluarkan.
“Yya! Kenapa kau diam saja, apa semua itu benar eoh. Apa kedua orang tuamu, tak mendidikmu secara baik“ ucap Kyuhyun.
“Jaga mulutmu, Kyuhyunssi “ucap Yuri dengan suara yang sedikit bergetar.
“Eoh, sikap liarmu keluar juga. Apa kau menakutiku juga dengan sikapmu itu agar aku menerima kau disini, jangan berharap aku akan menerimamu sebagai sekretarisku“ ucap Kyuhyun.

Kali ini Yuri sudah tidak dapat menahan emosinya, perlahan Yuri berjalan ke arah Kyuhyun dan berdiri dihadapannya tak lupa Yuri mengambil sebuah gelas yang berisi air. Byurrrrr, seketika Kyuhyun terperanjat melihat ulah Yuri yang menyiram wajahnya dengan segelas air.
“Yya! Geu Yeoja, apa yang kau lakukan!” bentak Kyuhyun.
“Itu untukmu Kyuhyunssi, permisi “ucap Yuri sambil berlalu meninggalkan Kyuhyun.
“Yya!! Yeoja Pabo, berhenti kau “ucap Kyuhyun.

Baru saja Yuri akan membuka pintu, Kyuhyun berhasil menutup pintu yang di buka Yuri itu dan mengunci badan Yuri dengan kedua tangannya dari belakang.
“Yya!!! Beraninya kau menyiram wajahku, apa kau tak tahu siapa aku eoh !!” bentak Kyuhyun dengan kemarahan yang sudah berada diubun-ubunya.
“Apa orang tuamu itu tak mendidikmu dengan benar, bagaimana bisa ibumu melahirkan gadis liar, arogan dan juga bodoh sepertimu itu !!” bentak Kyuhyun.
“Yya!! Yeoja Pabo. Jawab, jangan hanya diam saja “ ucap Kyuhyun sambil membalikan badan Yuri untuk menghadap kepadanya.

Deg…, wajah Kyuhyun menegang begitu ia membalikan badan Yuri. Kyuhyun yang sedari tadi begitu berapi-api mencaci maki dan menghina Yuri sekarang menjadi diam tak berkutik, ketika melihat Yuri yang menangis di hadapanya karena ucapannya.
“Ne, memang aku tak tahu siapa dirimu. Kau boleh saja menghina dan mengatakan aku gadis bodoh, liar dan arogan. Tapi kau tak berhak menghina orang tuaku, ARRA!! “ ucap Yuri sambil mendorong tubuh Kyuhyun dan keluar dari ruangan tersebut sebelum air matanya keluar lebih deras lagi.
Kyuhyun terduduk lesu, Kyuhyun merasakan sesuatu yang sakit ketika melihat Yuri menangis dan terngiang-ngiang akan kata-kata yang Yuri ucapkan kepadanya.

image008

“Kwon Yuri, kenapa ada sesuatu aneh dengannya“ ucap Kyuhyun.
“Aishhhh, kenapa aku memikirkan gadis bodoh itu “ ucap Kyuhyun sambil memukul-mukul kepalanya itu.
“Kenapa dia berbeda sekali dengamu,kau begitu lemah bahkan sering menangis jika temanmu sedang mengejek “ gumam Kyuhyun sambil memandang sebuah foto sepasang anak laki- laki dan perempuan yang terlihat kusut dari dalam dompetnya.

Di sebuah taman….
Yuri mendudukan tubuhnya diatas sebuah kursi taman,air matanya tak berhenti keluar dari pelupuk matanya itu. Yuri tak peduli sedang berada dimana ia menangis saat ini, yang Yuri inginkan mengeluarkan segala kesedihan yang ada dalam dirinya itu.
“Appa Eomma, mianhaeyo. Kenapa kalian melahirkan anak yang bodoh dan tak berguna sepertiku “gumam Yuri.
“Appa, seandainya kau berada disini. Aku ingin memelukmu mencurahkan segala seseuatu yang terjadi denganku, Appa bogoshippo “ ucap Yuri sambil memandang langit.
“Aku bersumpah,Appa eomma. Mulai hari ini Aku akan menjadi anak yang berguna dan membanggakan untuk kalian “ ucap Yuri dengan penuh semangat.

Yuri pun segera pergi meninggalkan taman untuk mencari pekerjaan, apapun pekerjaannya Yuri akan menerimanya. Yuri sudah berjanji kepada dirinya sendiri bahwa ia akan menjadi anak yang berguna. Srakkk, sebuah pamflet yang sepertinya sebuah lowongan yang terbang terbawa angin. Yuri pun segera mengambil dan membacanya beberapa menit kemudian senyum mengembang dari bibir Yuri.
“Kwon Yuriiiiiii, Fighting!!” teriak Yuri kencang.
Yuri pun menghapus air matanya dan dengan semangat yang baru, Yuri melangkahkan kakinya menuju sebuah alamat yang tertera dalam pamfelt tersebut. 1 jam kemudian sampailah Yuri di sebuah kedai kopi yang sepertinya tak begitu banyak memiliki karyawan padahal pelanggan begitu banyak yang datang.
Cringgg….

image009

“ Selamat datang Agassi, kau mau pesan apa ?” tanya pegawai café tersebut begitu Yuri berdiri didepan meja pelayanan.

“Aniyo, aku hanya ingin bertanya. Apa disini membutuhkan seorang pegawai, aku lihat di pamfelt café ini membutuhkan seorang pegawai “ jawab Yuri sambil memberikan pamfelt yang ia temukan tadi.

“Ne, kami sedang membutuhkan seorang pegawai. Apa kau mau menjadi pegawai disini ?” tanyanya.

“Ne “jawab Yuri.

“Oke, kau bisa mulai bekerja hari ini. Tugasmu melayani dan menerima pesanan pembeli “ucapnya.

“Jeongmal, gomawoyo… “ ucapan Yuri berhenti karena dia belum mengenalnya.

“Im Yoona, kau boleh memanggilku Yoona “ucap Yoona memperkenalkan diri.

“Kwon Yuri Imnida “ ucap Yuri.

“Baiklah, Yurissi. Kau bisa mengganti bajumu didalam “ ucap Yoona.

“Ne “ ucap Yuri sambil menuju sebuah ruangan khusus untuk pegawai.

 

Beberapa menit kemudian pakain Yuri sudah berganti dengan seragam café, Yuri pun merapikan penampilan bajunya di depan sebuah cermin.

“ Cha, Kwon Yuri. Saatnya berkerja, Fighthing “ ucap Yuri di depan kaca.

 

Yuri pun segera keluar dari ruang ganti tersebut menuju ke depan, untuk menyambut pelanggan yang datang ke café ini.

“Yurissi “ panggil Yoona.

“ Ne “ ucap Yuri sambil menghampiri meja counter.

“Tolong kau antar pesanan ini ke bangku nomor 7 “titah Yoona.

“Geure, akan aku antarkan “ ucap Yuri dengan penuh semangat.

 

Tak butuh berapa lama Yuri pun sampai di meja nomor 7 sesuai dengan apa yang di perintahkan Yoona kepadanya.

“Permisi, ini pesanan anda. Selamat menikmati “ucap Yuri sambil menaruh pesanan pelanggan tersebut.

“Oh,ne. gomawoyo “ ucapnya.

Baru beberapa melangkah, seseorang memanggilnya dari belakang. Yuri pun segera berbalik dan menghampirinya.

“Ne, ada yang bisa saya bantu. Ahjussi” ucap Yuri.

“Agassi, aku ingin pesan esspresso 1 dan red velvet 1 “ucapnya.

“Oke, esspresso 1 red velvet 1. Apa ada lagi ahjussi “ ucap Yuri.

“Aniyo “ ucapnya.

“Baiklah Ahjussi, pesananmu akan segera saya antar” ucap Yuri.

 

Yuri pun segera mengantar kertas yang berisi coretan tanganya menuju counter, Yuri pun segera menyerahkan secarik kertas tersebut kepada Yoona.

“Donghae Oppa, Red Velvetnya apa sudah matang!” ucap Yoona dari depan.

“Ne, sebentar lagi “ sahut Donghae.

“Hyuk Oppa, Esspresso 1. Segera, aku tak mau membuat pelangganku menunggu” titah Yoona.

“Ne, akan kusiapkan “ sahut Hyukjae dari belakang.

Beberapa menit kemudian Donghae keluar dari dapur dengan membawa sebuah cake yang baru saja matang dari oven, Yuri yang mencium harum cake tersebut menjadi sedikit lapar begitu melihat cake yang menggiurkan.

image010

“Oke, red velvet cake fresh sudah siap di sajikan ke pelanggan. Yoonassi, apa dia pegawai baru kita?” tanya Donghae begitu melihat Yuri yang berdiri dengan baju café tersebut.
“Ne, dia pegawai baru kita. Namanya Kwon Yuri “ jawab Yoona.
“Annyeonghaseyo, Kwon Yuri imnida bangapseumnida “ ucap Yuri.
“Oh, Annyeonghaseyo Yurissi. Lee Donghae imnida, panggil saja Donghae Oppa “ ucap Donghae sambil
“ Esspresso sudah siap “ ucap Hyukjae sambil memberikan minuman tersebut ke sebuah baki.
“Dan itu, si monyet Hyukjae “ sela Donghae.
“Yya, beraninya kau memanggilku monyet. Aishhh dasar ikan “ucap Hyukjae.
“Yya, kalian ini kenapa selalu bertengkar. Yurissi, perkenalkan ini Lee Hyukjae “ucap Yoona.
“Annyeonghaseyo, Kwon Yuri imnida “ ucap Yuri.
“Ne, Annyeonghaseyo Lee Hyukjae imnida. Senang bertemu denganmu Yurissi “ ucap Hyukjae.
“Oke, perkenalan sudah selesai saatnya kalian kembali bekerja. Aku tak mau membuat pelangganku kecewa “ ucap Yoona.
“Ne” ucap mereka bertiga.

Mereka pun segera kembali bekerja, sedangkan Yuri mengantarkan pesanan yang di pesan seorang Ahjussi. Tak terasa waktu cepat berlalu, keadaan semakin ramai menjelang siang banyak pelanggan dari semua kalangan yang mampir ke café tersebut sekedar untuk meminum kopi maupun mengobrol.

image011

“Yurissi, bisa kau antarkan pesanan ini ke meja depan. Aku sedang sibuk melayani pembeli “ titah Yoona.

“Ne “ ucap Yuri.

“Ini pesanan anda tuan, semoga anda menyukainya “ ucap Yuri tersenyum begitu ia tiba di teras.

 

Perlahan-lahan senyum Yuri yang tadinya mengembang, perlahan mulai menghilang seiring dengan siapa yang ada di hadapannya kini. Cho Kyuhyun siapa lagi yang membuat Yuri menangis dan impiannya untuk bekerja disalah satu perusahaan top dikorea gagal karenanya.

“Kenapa namja brengsek ini ada disini, mengapa aku harus bertemu dengannya lagi “ batin Yuri.

“Omo!!” pekik Kyuhyun.

“Kau tak usah terkejut melihatku, apa kau kesini untuk menghinaku lagi? Dan menyuruh pemilik café ini untuk memecatku eoh” tanya Yuri.

Yurissi,Mian….” Ucapan Kyuhyun berhenti karena Yuri mendahuluinya.

“Jika kau ingin menghancurkan seseorang dengan cara kotormu itu, kau tak lebih dari seorang pengecut “ucap Yuri, Kyuhyun yang mendengar ucapak Yuri tadi seperti tertusuk ribuan pisau yang menghujam relung hatinya.

“Jwesonghamnida,tuan. Apa anda ingin pesan sesuatu ?” tanya Yuri.

“Aniyo “ucap Kyuhyun.

“Geure, kalau begitu saya permisi “ pamit Yuri sambil pergi meninggalkan Kyuhyun.

 

Sesampainya didalam ruang pegawai, Yuri terlihat kesal karena kehadiran seorang Cho Kyuhyun yang sudah membuatnya marah dan menangis.

“Aishhh, kenapa aku harus bertemu dengan geu namja itu lagi. Apa dia belum puas menghinaku “ ucap Yuri sambil memukul-mukul kepalanya.

“Arghhhhhhhhh “ teriak Yuri.

“Yya!! Yurissi kenapa kau berteriak? Apa kau bertemu dengan namja yang membuatmu kesal eoh ?” tanya Hyukjae tiba-tiba membuat Yuri terperanjat kaget.

“Omo!! Ya Monkey, Aigo. Aniya Hyukjae Oppa, kenapa kau muncul tiba-tiba “ucap Yuri.

“Yya..Yya kenapa kau ikutan memanggilku monyet seperti si ikan itu “ucap Hyukjae.

“Hehehe, mianhae Hukjae Oppa. Aku keceplosan “ ucap Yuri.

“Aishhh, kau ini!! jika kau bukan Yeoja aku akan memukulmu. Kenapa kau berteriak! Kau membuat istirahatku terganggu “ ucap Hyukjae.

“Mianhe Oppa, aku kira tak ada orang disini “ ucap Yuri.

“Heol~ Ya sudah, apa di depan sangat ramai ?” tanya Hyukjae sebelum meninggalkan ruangan tersebut

“Ne”jawab Yuri singkat.

“Huft,saatnya kembali bekerja keras” ucap Hyukjae berjalan meninggalkan Yuri sendirian.

“Hyukjae Oppa, Mianhe “ teriak Yuri.

“Ne, Gwenchana “ sahut Hyukjae dari luar.

“Yya, ini semua gara-gara namja sialan itu. Kenapa aku bertemu dengannya lagi disini “ucap Yuri.

 

Tiba-tiba Donghae berteriak memanggil Yuri dari luar, sepertinya Donghae mencari Yuri karena di luar sedang ramai pengunjung dan Yoona malah menyuruh dia untuk memanggil Yuri. Orang yang sedang dicarinya malah menghilang.

Yurissi, Eoddiga “ panggil Donghae.

“Aishhhh, kemana dia. Kenapa disaat seperti ini dia menghilang “ gerutu Donghae.

Yurissi, apa kau ada di dalam!” teriak Donghae.

“Ne, Oppa. Changkkaman aku akan keluar “sahut Yuri.

“Yya,apa kau sedang tidur eoh. Dari tadi aku panggil kenapa kau diam saja “ ucap Donghae

“Mianhe, Oppa. Aku sedang istirahat sebentar “ ucap Yuri.

“Pantas, kau tak mendengarku. Cha kau dipanggil Yoona “ ucap Donghae.

“Wae? “ tanya Yuri.

“Molla”jawab Donghae.

 

Beberapa menit kemudian sampailah Yuri di ruangan milik Yoona, disitu sudah ada Yoona dan Kyuhyun yang menunggu kedatangan Yuri.

“Kenapa namja sialan ini bersama Yoona, apa ia akan mengadukanku kepadanya “batin Yuri sambil memandang wajah Kyuhyun.

“Yurissi, aigo kenapa kau malah bekerja disini eoh. Aku mencarimu sampai kerumah, tapi kau tak ada disini. Kenapa kau lari dari perusahaan eoh”tanya Kyuhyun sambil memeluk Yuri.

“Yya, lepaskan. Kau ini siapa eoh”jawab Yuri sambil berusaha melepaskan pelukan Kyuhyun namun Kyuhyun memperat pelukannya dan membisikan sesuatu.

“Hahahahah, kau tamat Yurissi”bisik Kyuhyun pelan sambil melepas pelukannya.

“Eoh, kenapa kau tak mengenali atasanmu sendiri. Apa kepalamu terbentur sesuatu yang keras hingga kau tak mengenali atasanmu yang tampan ini eoh?”tanya Kyuhyun sambil berpura-pura memegang kepala Yuri.

“Tcih, singkirkan tanganmu dari kepalaku”titah Yuri.

Yoonassi, apa kau memanggilku? “ ucap Yuri.

“Ne, duduklah “ titah Yoona.

“Yurissi, apa kau mengenal tuan Cho Kyuhyun?” tanya Yoona.

“Aniya, aku tak mengenalnya “ jawab Yuri.

“Tapi, kenapa tuan Cho mengenalmu? Dia bilang kau sekretarisnya “ucap Yoona heran.

“Mwo…, ani..aniya aku tak mengenalnya, dan aku bukan sekretarisnya. Yoonassi kau jangan mempercayainya “ ucap Yuri.

“Kau lihat kan Yoonassi, apa aku bilang tadi sekretarisku ini sedang mengalami stress berat makanya dia lupa siapa aku ini “ ucap Kyuhyun sambil tersenyum dan melihat kearah Yuri.

“Yya, kau belum puas denganku eoh. Kau jangan mengada-ada aku ini sektretarismu dan sedang mengalami stress berat “ucap Yuri.

image012

“Yya kau bicara apa Yurissi, siapa yang mengada-ngada”ucap Kyuhyun sembari mengeluarkan smirknya.

“Aigo, tuan Cho Kyuhyun yang terhormat kenapa kau selalu menggangguku. Apa kau ingin membalas perbuatanku tadi eoh?”tanya Yuri.

“Mianhe, aku menyela pembicaraan kalian. Yurissi, sebaiknya kau dengarkan dia dan kembali bekerja denganya. Aku tak mau tuan Cho Kyuhyun menganggapku yang bukan-bukan karena menerima kau menjadi pegawaiku jika kau masih terikat dengan perusahaanya “ucap Yoona.

Yoonassi, aku bukan sekretarisnya. Aku benar-benar membutuhkan pekerjaan ini “ ucap Yuri memohon.

“Ne, arra. Tapi kau masih bekerja dengannya, dan ini imbalanmu sebagai upah kau bekerja disini “ ucap Yoona.

“Jwesonghamnida Yoonassi, kau tak usah memberikanku imbalan untukku. Kau simpan saja, jika suatu saat aku kembali bekerja disini “ ucap Yuri berdiri dan beranjak meninggalkan mereka.

“Gomawo, Yoonassi “ ucap Kyuhyun.

“Ne, Cheonma “ ucap Yoona.

 

Flashback…

Kyuhyun menemui pemilik café ini yang tak lain adalah Yoona setelah bertemu dengan Yuri, Kyuhyun pun langsung menyusun rencana untuk membuat Yuri mundur dari pekerjaanya dan menjadikannya sekretaris di perusahaannya.

“Jwesonghamnida, Agassi. Apa bisa aku menemui pemilik café ini ?” tanya Kyuhyun.

“Untuk apa kau ingin bertemu dengannya “ jawab Yoona.

“Aku ingin bertanya sesuatu dengannya, apa ia memiliki seorang pegawai yang bernama Kwon Yuri ?” tanya Kyuhyun.

“Ne, dia adalah pegawai baruku. Dan aku adalah pemilik café ini, Wae” jawab Yoona.

“Kebetulan aku bertemu langsung dengan pemilik café ini, perkenalkan namaku Cho Kyuhyun. Apa aku bisa berbicara denganmu Agassi “ ucap Kyuhyun.

“Kau tak usah memanggilku agassi, panggil saja Im Yoona atau Yoona saja “ ucap Yoona.

“Yoonassi, bisa kita bicarakan sesuatu di ruangmu ?” tanya Kyuhyun.

“Ne, silahkan “jawab Yoona sambil mempersilahkan Kyuhyun.

“Ada perlu apa kau dengan Kwon Yuri, pegawai baruku yang baru setengah hari bekerja disini?” tanya Yoona begitu ia sampai di dalam ruangannya itu.

“Jwesonghamnida telah mengganggu waktumu,aku kesini hanya ingin mengatakan sesuatu kepadamu bahwa pegawai baru yang bernama Kwon Yuri itu adalah sekretarisku dan dia melarikan begitu saja dari perusahaan tanpa pamit “ bohong Kyuhyun.

“Ne, sekretarismu? Bukankah dia bilang sangat membutuhkan pekerjaan dan belum mempunyai pekerjaan samasekali, bagaimana kau mengatakan bahwa dia sekretarismu?” tanya Yoona.

“Sebenarnya Yuri sedang mengalami sedikit gangguan karena stress berat yang dialaminya, bahkan Yuri sendiri tak mengenal siapa aku. Mungkin Yuri banyak menanggung beban dalam hidupnya, sehingga ia mengalami stress “ucap Kyuhyun dengan pandainya berbohong untuk menyakinkan Yoona.

“Jinja, aigo kasihan sekali dia “ ucap Yoona.

“Apa kau bisa mengembalikan Yuri, untuk kembali bekerja denganku ?” tanya Kyuhyun.

“Ne, silahkan. Aku tak bisa berbuat apa-apa, karena dia masih terikat kontrak denganmu “ jawab Yoona.

“Jinja,Gomawoyo. Kalau begitu apa kau bisa memanggilnya sekarang “ ucap Kyuhyun dengan hati bersorak ria karena rencananya berhasil.

“Ne, akan kusuruh pegawaiku untuk memanggilnya kesini “ ucap Yoona.

Flashback End.

 

Blamm…

Yuri segera berganti pakaian dengan baju miliknya dan menaruh di loker penyimpanan, Yuri pun keluar dari ruang khusus pegawai menuju tempat Donghae sekaligus Hyukjae untuk berpamitan kepada mereka.

Yurissi, kenapa kau mengganti pakaianmu? Apa kau sakit eoh?” tanya Donghae.

“Aniyo “ jawab Yuri.

“Jika kau tak sakit, kenapa kau mengganti pakaianmu. Bukankah ini bukan waktunya pulang “ ucap Hyukjae.

“Hari ini aku mengundurkan diri?” ucap Yuri sedih.

“MWO, secapat ini!!!” ucap mereka.

“Yya, kenapa kau mengundurkan diri. Bukankah kau baru saja bekerja disini, kenapa mengundurkan diri ?” tanya Hyukjae.

“Molla, ini semua gara-gara Cho Kyuhyun”jawab Yuri lesu.

“Cho Kyuhyun?Nuguya ?” tanya Donghae.

“Apa dia kekasihmu, Yurissi?” tanya Hyukjae.

“Aniya, dia bukan kekasihku “ jawab Yuri.

“Jika dia bukan kekasihmu, lantas siapa namja yang bernama Cho Kyuhyun itu ?” tanya Donghae.

“Aku atasannya “ Jawab Kyuhyun yang tiba-tiba muncul dihadapan mereka bertiga.

“Kau lihat kan Oppa, dia namja yang sudah membuatku tak bisa bekerja disini “ ucap Yuri dengan wajah ditekuk.

“Annyeonghaseyo, Cho Kyuhyun imnida. Atasan dari nona Kwon Yuri, dia adalah sekretarisku yang tiba-tiba saja mengundurkan diri dari perusahaanku “ bohong Kyuhun.

“MWO? Sekretarismu? Bukankah Yuri bilang bahwa belum bekerja.Aigo, kepalaku “ ucap Hyukjae.

“Ne” ucap Kyuhyun sembari mengangguk-anggukan kepalanya.

“Yya, Yurissi. Bisa kau jelaskan semua ini “ ucap Donghae.

“Apa yang harus aku jelaskan Oppa, jikapun aku menjelaskan kalian pasti tak akan mengerti. Apa kau sudah puas dengan rencanamu Cho Kyuhyun!, Donghae Hyukjae Oppa Annyeong semoga kita bisa bertemu kembali “ ucap Yuri sambil membungkukan badanya.

“Omo! Kenapa dengan anak itu, apa kepalanya terbentur eoh “ gumam Hyukjae.

“Sepertinya “ sahut Donghae.

 

Yuri keluar dari café tempatnya ia baru memulai bekerja, tapi semuanya hancur gara-gara kedatangan Cho Kyuhyun. Namja yang membuatnya kesal, marah dan sedih seharian ini Yuri merutuki nasibnya. Kenapa hari ini nasibnya begitu sial setelah bertemu denganya.

“ARGHHHHH, CHO KYUHYUN SIALAN “ teriak Yuri sambil menendang sebuah kaleng kosong dan ttak kaleng yang ditendangnya itu mengenai kepala seseorang.

“Ouch “ ringisnya sambil melihat Yuri.

“Ahjussi, mianhae aku tak sengaja “ ucap Yuri sambil membungkukan badanya berkali-kali sebagai permintaan maafnya.

“Kenapa aku harus bertemu dengannya, apa salahku eoh!!” teriak Yuri begitu sampai di sebuah taman yang sepi sambil menundukan wajahnya tanpa sadar seseorang ikut duduk dengannya.

“Ahjussi, bisakah kau duduk ditempat lain ?” tanya Yuri tapi tak ada jawaban yang keluar dari mulutnya.

“Ahjussi, apa kau tak dengar? Bisakah kau mencari bangku kosong lain, aku ingin duduk sendirian disini “ucap Yuri sambil melihat siapa yang duduk disampingnya itu.

 

Deg.., Yuri tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ternyata yang duduk disebelahnya itu adalah Cho Kyuhyun yang sedang tersenyum kepadanya, kenapa dia selalu ada dimana dia berada.

“Apa kau mengikutiku Cho Kyuhyun?” tanya Yuri.

“Ne,aku mengikutimu Yurissi”jawab Kyuhyun.

“Wae? Apa kau belum puas menghancurkanku. Apa kau sudah puas membuat hidupku menderita eoh!!” ucap Yuri.

“Apa kau ini seorang hantu yang penasaran eoh yang meminta untuk menemanimu dialam sana eoh? Kenapa kau selalu mengikutiku Cho Kyuhyun!!”teriak Yuri.

“Jika aku hantu penasaran, memangnya kau mau apa eoh”ucap Kyuhyun.

“Oh tuhan, kenapa aku harus bertemu denganmu!!” teriak Yuri.

“Karena dari awal bertemu denganku kau sudah menabuh genderang perang denganku, dan sekarang kau miliku“ ucap Kyuhyun.

“Mwo!! “ pekik Yuri tak percaya apa yang ia dengan barusan.

“Ne, kau miliku. Kau sudah terikat denganku, mulai sekarang kau adalah sekretarisku. Arrasso, gadis bodoh “ ucap Kyuhyun.

“ Dan ingat, jika besok pagi kau tak ada didepan ruanganku . Aku tak segan-segan menghantui kehidupanmu, gadis bodoh “ ucap Kyuhyun sambil pergi dari taman tersebut.

“Yya, Cho Kyuhyun aku bukan sekretarismu. Bukankah aku sudah mengundurkan diri sebagai pekerja di perusahaanmu itu eoh!! “ teriak Yuri tapi sepertinya Kyuhyun tak mendengar teriakannya.

“Aishhh, apa yang harus aku lakukan” rutuk Yuri.

 

Yuri Home, 16.30 KST.

Yuri sampai juga dirumahnya, ia berjalan dengan tidak bersemangat. Bukan karena ia tak memperoleh pekerjaan tapi ini semua karena seorang namja yang bernama Cho Kyuhyun yang membuatnya begini. Apa yang harus dilakukanya apa ia harus menerima saja, untuk menjadi sekretarisnya.

“Aishhhhhhhhh, Yuri pabo “ rutuk Yuri.

“Eomma aku pulang “ teriak Yuri sambil berjalan menuju kamarnya.

“Eottokhae, apa kau berhasil mendapatkan pekerjaan ?” tanya Eomma Yuri begitu melihat kedatangan Yuri.

“Ne,tapi aku mungkin akan tersiksa dengan pekerjaan ini “ jawab Yuri.

“Wae? Kenapa tersiksa bukankah seharusnya kau bahagia diterima di sebuah perusahaan milik Cho group yang terkenal itu “ucap Eomma.

“Molla, Molla. Aku bingung, aku ingin menenangkan diri dikamar. Eomma jangan menggangguku, eomma boleh memanggilku jika makanan sudah siap “ ucap Yuri sambil masuk kedalam kamarnya.

Blammm….

“Ada apa dengannya? Apa ia salah makan atau kepalanya terbentur sesuatu ?” gumam Eomma Yuri yang heran melihat putrinya itu.

“Omo!! Masakanku, aigo ini semua gara-gara kau Yuri “ ucap Eomma Yuri begitu hidungnya mencium bau gosong dari arah dapur.

Yuri menjatuhkan tubuhnya diatas ranjang empuknya begitu Yuri masuk di dalam kamarnya, pikiranya melayang mengingat perkataan Kyuhyun sewaktu ditaman.

“Eottokhae, apa yang harus aku lakukan “ ucap Yuri.

“Apa sebaiknya aku besok pagi tak datang kekantor? Aishhhhhhhh, tapi apa yang akan dilakukannya jika aku tak datang kesana besok pagi “ ucap Yuri.

“ARGHHHHHHHHHHH, ini semua gara-gara namja bernama Cho Kyuhyun “ teriak Yuri.

“ Kenapa aku harus bertemu dengannya dan berurusan dengan namja sialan itu “ ucap Yuri yang merutuki nasibnya kini.

“Arghhhhhhh!! “ pekik Yuri sambil membekap wajahnya dengan bantal kesayangannya.

To Be Continue

WARNING!!!!! TINGGALKAN JEJAK KALIAN SETELAH MEMBACA FF INI, JANGAN KADANG BENTAR KOMEN BENTAR GA. KALAU MASIH ADA YANG TAK MENINGGALKAN JEJAK UNTUK NEXT PART AKAN AUTHOR PROTECT, UNTUK FF ME YOU AND BABY SUDAH FIX TAPI LAGI AUTHOR LAGI, JADI BELUM SELESAI. MIANHAE

 

 

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

69 thoughts on “[Freelance] Pabo Yeoja With Evil Boss Shoot 1

  1. kyyaa ~ unnie ff.a daebak sangat ..
    kasihan yuri di bilang stress sma kyu ..
    lanjut unnie .. next chap yah .. semangatt ..!!! unnie jjang🙂

  2. Huaaaa…..Daebakk eonnn akhirnya selama berminggu2 mucul jugaa part iniiii
    Kerenn eonn kyupa sama yuleonnie baru2 dah berantem tapi gpp dehh kanberantem2 tar sukaa
    keep writting eonn ditunggu updatenya sama yg me,baby and you jg yaa eonn
    Gomawooo ^^

  3. Eonni… daebakk
    Kyuri’a Lucu…. gk pernah akur
    JD penasaran…
    Di tunggu ya next chap’a….
    Jangan lama2
    Fighting!!!!

  4. New story eonni …. chukae buat ide2 nya … sering2 update ya eon … whehehe😆
    mianhae baru koment… baru bisa masuk dunia FF lagi sekarang …

    Kyuppa pasti evil bgt deh di sini… well semoga ke-evilannya bikin Yul eon kelepek2 deh … kke, tapi jgn yg kejam2 ya eon … gak tega liatnya kalo Yul eon di kerjain abis2n …

    for next fighting … ^^

  5. Baru ngejelajah blog ini lagi hehe vakum baca ff gara gara dc -_-
    Kereeeeeeen. Paling suka kalo kyuhyun nyebelin tapi modus ke yuri
    So sweet greget gimanaaaa gitu. Bikin gregetan dan makin ngayal mereka dating /?
    Pokoknya kereeen typo tidak terdeteksi unn. Pokoknya cemungut unn/? Fighting yoo ‘-‘)9

  6. hay hay author lam knal yy q readers bru nie.. hehhee..

    wah crita ne lucu d tambah da gambr2 na… jd pensran ma klanjutan mreka… hahhaa…
    KyuRi fighting..^^Author fighting..🙂

  7. ffnya seru.
    apalagi karakternya kyuri yang lucu.
    yuri kasian. kyuhyun knp tega banget sama yuri pdhl kn yuri itu baru memulai bekerja di cafenya yoona.

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s