Posted in Dramalife, Hurt, Marriedlife, Romance, Sad

[Freelance] Me ,You And Baby Part 7

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^

image001

Present by

She_ze

Cast :

Cho Kyuhyun As Kyuhyun  Super Junior || Kwon Yuri  As Cho Yuri  || Cho Kyuza As Kyuhyun & Yuri Son

Sub cast :

Kyuhyun Eomma & Appa Kyuhyun ||  Yuri Eomma & Appa || Member Suju & Member Snsd ||  Choi Minho & Jung Soo Jung

Length : 7/9|| Rating : 15 || Genre : Romance, hurt, Sad Marriage Life

 

Summary : untuk cast & nama baru disini, author hanya memasukannya sebagai cameo. Jadi author hanya fokus di tiga karakter yang author bikin. Kalau harus menambah cast author bisa kelabakan memikirkan idenya. Setelah membuat FF ini author menjadi tahu, bahwa bikin FF ga semudah yang dibayangkan, setiap hari selalu berpikir tentang alur cerita. Author acungkan jempol untuk para authornim yang sudah dulu membuat FF.^_^

~~~~~~~~~~~~~~~^^^^^^~~~~~~~~~~~~~~

Kyuhyun memandangi sebuah pesawat yang baru saja terbang meninggalkan korea dan melintas diatasnya,Kyuhyun terus saja memandanginya sampai pesawat tersebut menghilang dari pandangan matanya.image002

“Aku akan sangat merindukanmu , Yeobo Aegyah. Aku akan menunggu kedatangan kalian jika suatu saat tuhan mempertemukan kita lagi untuk memulai hidup baru lagi“gumam Kyuhyun. Plukk….

Kyuhyun menoleh kesamping ketika merasakan pundaknya ditepuk oleh seseorang dari belakang, Kyuhyun tersenyum ternyata yang menepuk pundaknya adalah hyeongnya sendiri yang ikut berdiri disampingnya.

“Kau jangan bersedih Kyu, yakinkanlah hatimu bahwa dia pasti akan kembali lagi “ ujar Siwon.

“Ne, Hyeong. Aku tak akan menyesal dengan apa yang harus kuhadapi sekarang. Aku akan selalu menunggungya hyeong disini “ ucap Kyuhyun sembari memegang dadanya.

“Kajja,kita kerumah sakit. Pasti Yoona sedang menunggu kita disana “ajak Siwon.

“Ne, Hyeong “ucap Kyuhyun sembari meninggalkan bandara menuju rumah sakit.

 

Seoul Hospital, 17.30 KST…

Kriett… pintu kamar 702 terbuka, Yoona yang sedari tadi menunggui ayah Yuri segera bergegas berlari begitu melihat Kyuhyun dan kekasihnya memasuki kamar ini untuk menayakan keberadaan Yuri.

“Eottokhae Oppa? Apa kalian berhasil menemukan Yuri?” tanya Yoona.Tapi yang ditanyai malah diam tak ada yang menjawab pertanyaan yang meluncur dari bibir Yoona.image003

“Yya!kenapa kalian diam saja? Apa kalian sudah menemukannya!!” tanya Yoona sembari menitikkan air matanya.

“Tenanglah Chagi,kami pasti akan membawa Yuri kembali kesini “ ucap Siwon sembari menenangkan Yoona yang sudah terisak.

“Apa maksud ucapanmu Oppa?apa Yuri sudah pergi jauh meninggalkan kita ?” tanya Yoona.

“Ne,dia sudah pergi jauh dari kita. Chagi” jawab Siwon memeluk erat Yoona untuk meredakan tangisannya.

“Kau bilang apa Oppa!!Andwaeyo, Yuri tak boleh pergi. Hiks..hikss “ucap Yoona,Siwon mengeratkan pelukannya dan menciumi puncak kepala Yoona.

Siwon juga merasakan apa yang kini Yoona rasakan, ia merasa kehilangan seseorang yang sudah ia anggap adiknya itu. Tak beda jauh apa yang dirasakan oleh mereka, Kyuhyun pun merasakan sesuatu yang sesak dan sakit dalam dadanya. Kini tak ada lagi sosok manja dan ceria yang menemaninya di awal pernikahan mereka dulu.

“Ini semua karenamu,Kyuhyun Oppa!!”teriak Yoona sambil melepaskan pelukan Siwon dan berdiri menghampiri Kyuhyun.

Plaksss…., tiba-tiba tangan Yoona menampar pipi Kyuhyun dengan keras. Siwon yang melihatnya segera menghampiri kekasihnya, ia tak ingin ada keributan yang terjadi ruangan ini.

“Yya Chagi! Apa yang kau lakukan? Kenapa kau menampar Kyuhyun? Mengapa kau menjadi emosi begini ?” cecar Siwon sambil menatap tajam ke arah Yoona.

“Wae, Oppa? Apa ada yang salah dengan apa yang aku lakukan tadi ? apa Oppa lupa dengan perbuatan dia terhadap Yuri selama ini? Apa Oppa lupa eoh !!” marah Yoona sambil menunjuk Kyuhyun.

“Ne, Oppa ingat Chagi. Tapi kau tidak perlu mengotori tanganmu dengan perbuatan seperti itu,Kyuhyun telah mengakui kesalahannya dan menyesali apa yang sudah ia lakukan terhadap Yuri selama ini “ucap Siwon.

“Itu pantas untuknya Oppa! Apa yang kulakukan tadi tak seberapa sakit dibandingkan dengan apa yang dirasakan Yuri saat ini !!” ucap Yoona yang sudah tak peduli lagi ia sedang dimana saat ini.

“Ne,aku tahu.tapi tak seharusnya kau itu kepadanya!yang berhak melakukan dan menghukumnya adalah Yuri !!” bentak Siwon.

“Eoh~, sekarang Oppa berani membentakku. Geure,mulai sekarang hubungan kita Putus “ucap Yoona sambil meninggalkan ruangan tersebut.

“Yya Chagi, kau jangan gegabah “ ucap Siwon.

Siwon yang tak percaya akan ucapan Yoona barusan, segera mengejar Yoona sebelum dia pergi jauh. Siwon pun terlebih dahulu berpamitan dengan Kyuhyun yang malam ini berencana menemani mertuanya.

“Kyu, maafkan apa yang telah Yoona lakukan terhadapmu tadi. Mungkin dia sedang marah dan emosi karena kehilangan sahabat satu-satunya “ucap Siwon.

“Gwenchana hyeong, aku memang pantas mendapatkan. Cepatlah kau kejar Yoona, aku tak mau hubunganmu denganya hancur karena masalahku “ucap Kyuhyun.

“Ne,aku permisi Kyu. Jika kau membutuhkan sesuatu kau telfon saja aku “ ucap Siwon sambil berlari mengejar Yoona.

“Kejarlah hyeong selagi dia masih disini, agar kau tak menyesalinya “ gumam Kyuhyun sembari masuk kedalam ruangan rawat appa Yuri.

Kyuhyun berjalan mendekati ranjang Appa Yuri, dan duduk disebelahnya. Kyuhyun menatap ayah Yuri yang masih dalam kondisi kritis dan belum sadarkan diri. Kyuhyun kini menyesali apa yang terjadi dengannya kini,perlahan air matanya menetes membentuk sebuah aliran kecil di pipinya itu.

“Ahbeoji, mianhae. Aku sudah mengingkari janji yang aku ucapkan dulu dihadapanmu. Minhae jeongmal mianhae, Ahbeoji “ ucap Kyuhyun.image004

Kyuhyun kembali teringat dengan sebuah kotak yang di temukan oleh hyeongnya, sewaktu mencari Yuri di rumah mereka. Perlahan Kyuhyun membuka kotak tersebut, betapa terkejutnya Kyuhyun melihat semua benda yang disembunyikan Yuri kepadanya.hati Kyuhyun menjadi pedih ketika melihat sebuah foto dirinya dengan Seohyun yang sepertinya di ambil seseorang secara diam-diam saat di pulau jeju.

“Untuk apa kau menyembunyikan ini semua dariku, chagi? Sesakit inikah yang kau rasakan “ ucap Kyuhyun sambil menghapus kasar air matanya.

Ttakkk…, Kyuhyun memunggut sebuah kepingan Cd yang terjatuh dari dalam kotak milik Yuri tersebut. Kyuhyun sedikit mengernyit karena Yuri menyimpanya paling bawah diantara benda dan foto yang Yuri simpan di kotak tersebut.

“CD ? , apa isinya “ gumam Kyuhyun.

TIIIIIITTT, alat pendeteksi jantung berbunyi. Kyuhyun langsung menoleh ke alat tersebut betapa terkejutnya Kyuhyun melihat tanda garis lurus di monitor pendektasi jantung, Kyuhyun menjadi panik dan segera menekan tombol panggilan darurat yang ada disamping ranjang.

“Maldo Andwae, Ahbeoji. Kau tidak boleh mati, kau harus tetap hidup demi Yuri dan anak yang sedang di kandung Yuri sekarang “ ucap Kyuhyun sembari terus menekan tombol darurat.

Brakkkk, pintu kamar rawat bernomor 702 tersebut. Seorang dokter dan suster langsung mengeluarkan alat pacu jantung ke dada ayah Yuri. Kyuhyun pun diminta sang perawat untuk keluar dari ruang rawat tersebut.

“Dokter tolong selamatkan dia!”ucap Kyuhyun yang didorong oleh seorang perawat.

“Ne, kami akan berusaha sebaik mungkin “ucapnya.

Blammm………

“Suster, pacu jantungnya sekarang “ titahnya.

 

Sementara didalam pesawat…………

Yuri merasa sedih harus meninggalkan Appanya yang masih berjuang dengan maut, tapi apa yang bisa Yuri perbuat tekadnya sudah bulat untuk meninggalkan semua kenangan pahit yang dialaminya walaupun Yuri harus mengorbankan perasaan rasa bersalah karena meninggalkan Appanya yang masih kritis itu.

“Mianhae,Appa “ ucap Yuri lirih sembari menatap keluar.

. Yuri memasuki sebuah ruangan yang ditempati appanya itu sebelum pergi menuju ke jepang, Yuri menarik sebuah kursi yang ada didekat ranjang appanya.Yuri menggenggam tangan appanya dengan erat dan mencium tangannya seolah meminta ijin kepadanyaimage005

“Mianhae, Appa. Aku bukan anak yang berbakti karena disaat kau membutuhkanku untuk menjaga dan merawatmu aku memilih pergi dari sisimu Appa “ucap Yuri sembari terisak menatap nanar kondisi ayahnya itu

“Mianhae, Appa. Aku melakukan semua ini bukan keinginanku, tapi aku ingin melihat orang yang aku cintai hidup bahagia dengan orang yang dicintainya”ucap Yuri.

“Appa, mianhae jeongmal mianhae. Aku kesini hanya ingin meminta ijin darimu,aku harap appa memberikan ijin untukku “ucap Yuri.

“Selamat tinggal Appa, semoga appa disini baik-baik saja. Aku ingin melupakan semua kenangan pahit yang terjadi kepadaku “pamit Yuri.

            Yuri mendekat ke arah wajah appanya, dan mencium kening appanya untuk terakhir kalinya. Karena mungkin Yuri tak akan bertemu lagi dengan Appanya.Cuppps…

“Selamat tinggal Appa, aku harus pergi sekarang. Aku tak mau mereka melihat dan menemukanku disini “ucap Yuri sembari meninggalkan appanya sendirian di kamar rumah sakit tersebut.

            Ada perasaan pedih dan sakit dari dalam lubuk hati Yuri, ketika melangkah keluar dari kamar tersebut. Beberapa kali Yuri berbalik dan melihat wajah appanya dari jauh, Yuri tak menyadari bahwa ada air mata yang jatuh dari pelupuk mata appanya.

Flashback end…

Setelah menempuh perjalanan selama tujuh jam dari korea, akhirnya Yuri menginjakan kedua kakinya di negeri sakura. Yuri segera melangkahkan kakinya untuk menuju sebuah rumah yang di tempati ayahnya ketika bekerja di jepang.Yuri pun segera meninggalkan bandara menuju tempat tinggal appanya dulu menggunakan sebuah taksi. Di sepanjang perjalanan Yuri memikirkan kondisi appanya yang masih kritis.

Setelah menempuh perjalanan beberapa kilometer sampailah Yuri di depan sebuah rumah mungil yang dulu ditempati appanya. Ia pun memasuki rumah tersebut, tak ada peralatan mewah yang ada di dalam rumah tersebut yang hanya ada sebuah kasur lipat dan sebuah lemari pakaian.

“Aegyah~,kita sudah sampai di rumah hareboji. Apa kau senang?mian eomma memisahkanmu dengan Appamu. Eomma harap aegyah tidak marah apa yang eomma lakukan, ini demi kebahagian appa “ucap Yuri sambil mengelus perutnya.image006

Hoammmm,Aegyah sepertinya eomma mengantuk. Kajja kita tidur, besok pagi eomma akan membersihkan semua ruangan agar terlihat bersih “ucap Yuri sembari menarik sebuah kasur lipat yang kondisinya masih bagus dari atas lemari.

**************************************

Seoul 07.30 KST.

            Kyuhyun membuka kedua matanya ketika hari sudah dirasa sudah pagi, Kyuhyun mengangkat kedua tangannya ke atas untuk merenggangkan anggota badanya. Semalaman Kyuhyun menjaga ayah Yuri di rumah sakit dengan pakaian yang dikenakan kemarin, ia tak sempat mengganti pakaiannya karena Kyuhyun mengkhawatirkan kondisi mertuanya yang masih kritis.

Kringgggg, ponsel Kyuhyun berdering. Kyuhyun pun langsung menjawab panggilan tersebut.

“Yoboseyo “ucap Kyuhyun.

“Kyu,ini Appa. Bagaimana kondisi ayah Yuri,apa dia sudah melewati masa kritisnya?” tanya Appa Kyuhyun.

“Aniyo Appa, Ahbeoji belum melewati masa kritis . Waeyo, appa menelefonku pagi-pagi begini ?” tanya Kyuhyun

“Bisakah kau mewakili Appa untuk menemui calon investor, dia baru datang dari Jepang kemarin Appa ada urusan mendadak. Apa kau bisa menemuinya nanti siang?” tanya Appa Kyuhyun.

“Geure, akan kuusahakan Appa “ jawab Kyuhyun.

“Yya sudah ,Appa bisa tenang kalau begitu. O’ya apa hari ini kau akan berangkat ke kantor?” tanya Appa Kyuhyun.

“Ne, Appa. Aku akan berangkat ke kantor, aku sudah menyurush seorang suster untuk merawat Ahboji “ jawab Kyuhyun.

“Baiklah, kau harus menjaga kondisimu dan Yuri. Ya sudah Appa tutup “ ucap Appa Kyuhyun.

Appa Kyuhyun belum mengetahui tentang kepergian Yuri tepat setelah pemakaman ibunya, dia tidak boleh mengetahui bahwa Yuri telah pergi dari sisinya karena ulah anaknya sendiri yang tak becus dan mempercayai istrinya sendiri.

Kyuhyun pun memanggil seorang suster untuk menjaga dan memantau kesehatan ahbeojinya,karena tak mungkin Kyuhyun menemaninya setiap hari. Kyuhyun pun menghampiri Yuri ahbeoji untuk berpamitan karena dia harus pulang dan berangkat kerja.

“Ahbeoji, mianhae aku tak bisa menjagamu hari ini. Aku harus mewakili appa untuk menemui seorang investor dari jepang“ucap Kyuhyun.

“Suster tolong kau jaga ahbojiku selama aku tak ada disini, kalau terjadi sesuatu segera hubungi aku. Arraso ?” tanya Kyuhyun.

“Ne, Allgesseoyo tuan”jawabnya sembari membungkukan badanya.

“Baiklah aku bisa sedikit tenang, kalau begitu saya permisi “ucap Kyuhyun sembari pergi meninggalkan kamar ahbeojinya.

Kyuhyun pun melajukan mobilnya meninggalkan rumah sakit tempat appa Yuri masih dirawat menuju rumahnya untuk mandi dan mengganti bajunya yang dari kemarin tak sempat di ganti karena harus menjaga appa Yuri. Srakkkk, mobil Kyuhyun memasuki halaman rumahnya. Baru saja Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju pintu, Kyuhyun merasakan perasaan sepi dan sunyi merasupi hatinya kini mengingat semua kenangan Yuri yang ada di dalam rumah ini.

“Aku pulang”ucap Kyuhyun sambil mengganti alas kakinya.

Kyuhyun pun segera menuju kamarnya yang berada diatas,Kriettt. Kyuhyun terkejut melihat Yuri berada dikamar mereka, Kyuhyun melihat Yuri sedang tersenyum kearahnya. Perlahan kaki Kyuhyun berjalan mendekati Yuri.

“Yuri??” gumam Kyuhyun yang hampir mendekat ke arah bayangan Yuri.

Shuttttt, tiba-tiba bayangan Yuri hilang seketika. Kyuhyun tersenyum ternyata itu hanya sebuah bayangan saja. Apa sebegitunya kah dia merindukan Yuri yang kini pergi meninggalkannya.

“Aishhh, kenapa aku begitu memikirkanmu Yeobo?” gumam Kyuhyun.

1 jam kemudian Kyuhyun sudah selesai mandi dan berganti baju, ia pun menyiapkan segala sesuatu yang akan diperlukanya, Srekkk.. sebuah kepingan Cd yang dibawanya terjatuh. Kyuhyun pun memasukan kepingan CD tersebut kedalam tas kerjanya, karena semalaman ia penasaran dengan isi didalam kepingan CD tersebut.

Tap..tap , Kyuhyun menuruni anak tangga. Kakinya berhenti melangkah ketika melewati dapur, Kyuhyun memandangi dapur dan membayangkan sosok Yuri yang setiap hari selalu berada di dapur jika pagi hari untuk menyiapkan sarapan pagi untuknya. Kini semua tinggal kenangan yang tertinggal dalam ingatan Kyuhyun.image007

“Anyeonghaseyo, Yuriah. Apa kau disana baik-baik saja”gumam Kyuhyun.

 

Sementara itu di sebuah hotel..

Seorang pria tengah membangunkan putrinya dengan lembut yang masih terlelap tidur, ia menciumi keningnya berkali-kali. Ada perasaan tak tega karena dia harus ikut dengannya, karena tak mungkin ia meninggalkan anaknya seorang diri disana. Tiba-tiba tubuh mungilnya mengeliat pelan sembari menyipitkan kedua matanya, seketika senyumnya menembang dari bibir mungilnya itu.

“Anyeonghaseyo, Appa “ucapnya sembari mengusap pelan kedua matanya.

“Hmm, anyeong chagi. Apa tidurmu nyenyak?” tanya sang Appa sambil memeluk erat putri cantiknya itu.

“Ne, Appa. Tidurku sangaaatt nyenyak.Appa~ apa eomma ada disini?” tanyanya sembari menatap wajah appanya.

“Mollayo, Chagi. Cha.. kau harus segera mandi,hari ini appa akan mengajakmu pergi “ucapnya.

“Jeongmal?appa akan mengajakku pergi?” tanyanya.

“Ne,Appa akan mengajakmu siang ini. Tapi appa harus menemui seseorang dulu, jadi kau tunggu Appa selagi apa bertemu seseorang. Apa kau mengerti” jawabnya.

“Ne, Arrasso. Gomawoyo Appa” ucapnya sembari memeluk appanya.

“Chagi~, apa kau lupa, kau belum memberikan morning kiss untuk Appamu yang tampan ini eoh”ucapnya sembari memanyunkan bibirnya.

“Hehehehe, mian Appa. Cupp” ucapnya sembari mencium kedua pipi dan bibir appanya itu.

“Kajja, kau harus mandi badanmu bau sekali dan makan sarapanmu itu sebelum dingin “ajaknya sembari menggendong tubuh mungil tersebut ke dalam kamar mandi.

Office, 08.30 KST..

Kyuhyun memasuki tempat kerjanya, seperti biasanya semua pegawainya memberi salam kepada Kyuhyun. Kyuhyun pun membalas sapaan mereka.

“Anyeonghaseyo, Kwangjangnim “sapa pegawainya itu.

“Anyeonghaseyo “ balas Kyuhyun.

Kyuhyun pun sampai di depan ruang kerjanya, sekretaris kepercayaan Kyuhyun pun segera berdiri sembari membungkukan badanya begitu Kyuhyun tiba didepan ruanganya.

“Anyeonghaseyo, kwangjanim. Joseonghamnida, kemarin aku tak bisa menghadiri pemakaman mertua anda “ucapnya.

“Gwenchana,Oya nona Hye. Jam berapa aku harus menemui invetor dari jepang ?” tanya Kyuhyun kepada sekretarisnya.

“Sepertinya jam makan siang, kwangjangnim. Waeyo, apa anda ada urusan yang mendadak?” tanyanya.

“Aniyo,Ya sudah terima kasih. Kau bisa kembali bekerja “ucap Kyuhyun.

“Ne, Kwangjjangim”ucapnya.

Blammmmm….

Kyuhyun pun segera duduk di kursi kerjanya, Kyuhyun segera mengambil berkas yang yang sedikit menumpuk itu. Tak berapa lama pintu ruang kerjanya di ketok oleh seseorang dari luar.

“Silahkan masuk, pintunya tak di kunci “ucap Kyuhyun semari fokus membaca dokumen yang akan ditanda tanganinya itu.

            Cklekkk…..

Tap-tap.., terdengar derap langkah kaki seseorang yang menuju kearahnya. Kyuhyun yang sedari tadi sibuk dengan berkasnya mendongkakan kepalanya,melihat siapa yang masuk kedalam ruang kerjanya. Ternyata hyeongnya yang masuk kedalam ruang kerjanya, sepertinya masalah dengan Yoona belum selesai. Terlihat dari raut wajahnya yang sedikit suram, Kriettt.

            Siwon menarik sebuah kursi yang ada di meja kerja Kyuhyun dan mendudukinya sembari memandang Kyuhyun yang sedang sibuk dengan pekerjaanya itu.

“Kenapa kau kemari hyeong? Kau sedang tak sibuk?” tanya Kyuhyun.

“Hmmm “ gumam Siwon.

“Kenapa wajahmu ditekuk seperti itu, Hyeong? Apa masalahmu dengan Yoona kemarin belum selesai juga? Mianhae, karenaku hubungan kalian menjadi seperti ini “ ucap Kyuhyun.

“Hahh~, aniyo. Ini bukan salahmu Kyu, dia mungkin hanya terbawa emosi saja. Kau tenang saja “ ucap Siwon sambil menyangga kepalanya dengan tanganya.image008

“Mian..jeongmal mianhae, Hyeong “ ucap Kyuhyun.

“Gwenchana, kau tak usah memikirkan hubunganku dengan Yoona. Pikirkan saja urusanmu dengan Yuri itu, Yya apa kau akan mencari Yuri di jepang. Kyu?” tanya Siwon.

“Molla, hyeong. Aku ingin pergi mencari Yuri disana, tapi bagaimana mencari keberadaan Yuri disana. Sedangkan aku sendiri tak tahu dimana dia berada saat ini “ ucap Kyuhyun.

“Arrasso,eoh bukannya siang ini kau ada pertemuan dengan seorang investor dari jepang? Ku dengar ia juga kesini bukan hanya menjalin kerjasama dengan kita, tapi sekaligus mencari istrinya yang pergi meninggalkan dia dan putrinya demi seseorang di masa lalunya “ ucap Siwon.

“Heol~ kau jangan suka bergosip seperti yeoja. Yya! hyeong, apa kau bisa membantuku ?” tanya Kyuhyun.

“Membantumu apa? Jika kau menyuruhku membantu menyelesaikan pekerjaanmu, aku tak mau. Bukankah itu tugasmu eoh “jawab Siwon dengan entengnya.

“Ishhh, kenapa kau bisa tahu. Yya, hyeong jebal sekali ini saja “ pinta Kyuhyun.

“Hahh~Ne, baiklah. Mana berkasnya “ucap Siwon.

“Igeo,gomawo hyeong”ucap Kyuhyun sambil menyerahkan berkas yang harus di teliti lagi.

Dua pria yang sedang memiliki masalah dengan orang yang dicintainya itu pun, larut dalam pekerjaan mereka dan dokumen yang harus segera Kyuhyun selasaikan. Tak terasa hari sudah menunjukan pukul 11.30 KST waktunya jam makan siang.

“Heol~, akhirnya selesai juga. Gomawo hyeong sudah membantuku menyelesaikan semua berkas-berkasku “ ucap Kyuhyun sembari meminum air yang ada diatas meja.

“Sudah waktunya makan siang, kajja!. Kita ke restoran wooki hyeong “ ajak Siwon.

“Mianhae, hyeong. Aku harus menemui investor dari jepang di tempat ia menginap, kau tak apa-apa kan “ucap Kyuhyun.

“Ne, gwenchanayo. Cha! semoga kau berhasil “ ucap Siwon sembari menepuk pundak Kyuhyun.

Seoul Hotel, 12.30 KST.

Kyuhyun sampai juga di depan sebuah hotel bintang lima yang ada di seoul, Kyuhyun pun turun dari mobilnya dan langsung menuju sebuah restoran yang ada di hotel tersebut. Setiba disana Kyuhyun langsung disambut seorang pelayan yang akan mengantarkannya menemui seseorang.

“Apa anda direktur Cho Kyuhyun dari Cho Group?” tanyanya.

“Ne,saya direktur Cho Kyuhyun dari Cho Group” jawab Kyuhyun.

“Kalau begitu, silahkan tuan mengikuti saya. Tuan Jung sudah menunggu anda sedari tadi “ucapnya.

“Baiklah “ucap Kyuhyun.

Kyuhyun pun mengikuti pelayan restoran hotel tersebut, menuju salah satu meja yang sepertinya sedari tadi sudah menanti kedatangannya. Sesampainya disana sang pelayan restoran pun pergi meninggalkan mereka.

“Tuan, Direktur Cho Kyuhyun dari Cho Group sudah datang “ ucapnya sembari pergi. Orang yang sedari tadi duduk di rsetoran tersebut pun segera berdiri dan menghadap kearah Kyuhyun dan tersenyum kepada Kyuhyun. Kyuhyun terkejut bukan main ternyata calon investor yang dikira sudah tua itu ternyata masih muda dan sepertinya seumuran dengannya.

image009

“Annyeonghaseyo,direktur Cho. Perkenalkan nama saya Jung Yong Hwa dari Yonghwa group, yang ingin menjalin sebuah kerjasama dengan salah satu proyek anda yang berada di pulau jeju “ucap Yonghwa sembari mengulurkan tangan kanannya untuk berjabat tangan dengan Kyuhyun.

“Anyeonghaseyo,joesonghamnida tuan Jung. Cho Kyuhyun Imnida “ ucap Kyuhyun sembari membalas jabatan tangan Yonghwa.

“Senang berkenalan denganmu. Silahkan duduk,kau tak lelah berdiri terus. Kyuhyunssi?”tanya Yonghwa sembari mempersilahkan Kyuhyun untuk duduk.

“Oh, Ne Gomawoyo tuan Jung “jawab Kyuhyun.

“Kau tak perlu memanggilku seperti itu, kau panggil dengan namaku saja. Lagian aku tak suka dengan panggilan itu “ucap Yonghwa.

“Igeo, berkas mengenai proyek yang ada di pulau jeju. Anda bisa membacanya dahulu “ ucap Kyuhyun sembari menyerahkan dokumen yang berisi proyek yang sedang di bangun di pulau Jeju.

“Hmmm, sebuah proyek yang bagus untuk dikembangkan “ gumam Yonghwa setelah membaca isi berkas proyek tersebut.

“Baiklah kalau begitu, aku akan menjalin kerjasama denganmu. Mana dokumen yang harus ku tanda tangani “ ucap Yonghwa.

“Sebentar akan kuambil” ucap Kyuhyun.

Tiba-tiba seorang gadis cantik berlari menuju sebuah restoran untuk menemui appanya yang sedang bertemu dengan rekan bisnisnya, langkah kaki kecilnya berhenti di depan pintu masuk restoran tersebut. Gadis cantik itu mengedarkan pandangannya untuk mencari sosok appanya, senyumnya mengembang ketika matanya menemukan sosok yang sedang dicarinya itu. Ia pun segera berlari menuju appanya yang sepertinya sedang berbicara serius.

“Appaaaaaa “ teriak anak kecil tersebut membuat kedua pria yang sedang serius membahas proyek menoleh ke belakang.

“Appa~” ucapnya sembari bergelayut manja di lengan milik appanya.

“Kenapa anak Appa kesini, bukankah tadi appa menyuruhmu menunggu di mobil sampai appa selesai? Apa kau lupa eoh “ucapnya sembari mengangkat tubuh mungilnya ke dalam pangkuannya.

“Mianhae appa, aku sudah melanggar perintahmu. Apa appa marah ?” tanyanya khas anak kecil.

“Animida, Appa tak marah. Cha~ kau tunggu sebentar ne? Appa ada urusan sebentar dengan relasi appa,kau duduk dan diam disini. oke gadis manis! “ucap Yonghwa sambil mendudukan anaknya di sebelahnya.

“Oke,Appa “ucapnya.

Kyuhyun yang memperhatikan mereka sedari tadi,merasakan sesak di dalam dadanya kini melihat keakraban seorang gadis cantik dengan appanya yang tak lain rekan bisnis Kyuhyun.Yonghwa yang melihat Kyuhyun tiba-tiba melamun mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah Kyuhyun.

“Ehmm, Kyuhyunssi. Apa kau baik-baik saja “ucap Yonghwa.

“Ah..ne, sampai dimana tadi “ucap Kyuhyun.

“Mana dokumen yanga harus ku…”ucapan Yonghwa terhenti karena anak semata wayangnya itu menyelanya.

“Ahjussi,kenapa tadi melamun? Apa ahjussi memikirkan seseorang?”Selanya.

“Ehmm..,Appa bilang tadi apa? kau tak boleh mengganggu Appa. Arrasso?”ucap Yonghwa.

“Ne, Allgesseumnida. Appa “ucapnya sembari menahan air matanya yang hampir keluar.

“Gwenchana, Yonghwassi“ucap Kyuhyun.

image010

“Joesonghamnida, Ahjussi “ ucapnya sembari mencondongkan badannya.

“Gwenchana,Ahjussi tak marah kepadamu. Justru Ahjussi senang denganmu”ucap Kyuhyun sambil memangku anak kecil tersebut.

“Jinjja? Ahjussi tak marah karena aku bertanya kepada Ahjussi ?”tanya dengan wajah sedikit menunduk.

“Aniyo, Ahjussi tak marah dengan anak manis dan cantik sepertimu “Jawab Kyuhyun.

“Chagi~, kau tunggu appa di mobil ne?Kajja!, Appa akan mengantarmu “ sela Yonghwa.

“Ne, Appa “ ucanya sembari menggenggam tangan Yonghwa.

Beberapa menit kemudian………….

“Mianhae membuatmu menunggu,Kyuhyunssi. Jangan kau masukan hati perkataan anaku tadi “ucap Yonghwa.

“Tidak Apa-apa, dia masih anak kecil. Siapa namanya ?” tanya Kyuhyun.

“Seohwa,Jung Seohwa namanya. Dia terpaksa ikut denganku, karena tak ada yang menjaganya “ ucap Yonghwa.

“Mianhae, Yonghwassi. Apa kau tak repot membawanya berpergian, kemana eommanya ?” tanya Kyuhyun dengan hati-hati takut menyinggung perasaan Yonghwa.

“Mollayo,ia pergi meninggalkan Seohwa saat masih berumur 1 tahun. Dia berpamitan kepadaku untuk menemui seseorang, tapi aku tunggu dia tak pernah kembali lagi ke jepang. Seohwa sudah biasa dengan keadaan begini “ jawab Yonghwa.

“Sekali lagi aku minta maaf,Yonghwassi”ucap Kyuhyun.

“Gwenchanssumnida, Igeo. Senang bekerjasama denganmu Kyuhyunssi “ucap Yonghwa sambil menyerahkan dokumen yang sudah ditandatanganinya itu.

“Sama-sama,kalau begitu saya permisi. Terima kasih atas kerjasamanya, dan sampaikan salamku kepada Seohwa “Pamit Kyuhyun.

“Ne, akan kusampaikan “ucap Yonghwa. Mereka pun berjabat tangan kembali sebelum meninggalkan restoran tersebut.

 

Jepang..

Yuri sedang sibuk membersihkan setiap ruang yang sudah kotor dan berdebu, sudah beberapa kali Yuri bersin-bersin karena debu yang bertebangan. Beberapa jam kemudian, Yuri selesai dengan acara bersih-bersih rumahnya itu.image011

“Hahhhh, leganya. Akhirnya selesai juga “ ucap Yuri sambil bersandar di dekat pintu sambil memandang langit jepang.

“Hmmm, apa kabarmu Oppa disana. Aku harap kau bisa bahagia dengan Seohyun, Oppa” gumam Yuri.

Hahhhh, Yuri menghembuskan nafasnya dengan berat. Kenapa di saat ia sudah menjauh dari Kyuhyun ia malah memikirkan Kyuhyun bukan appanya yang masih kritis, kenapa perasaan untuk segera melupakan Kyuhyun tak kunjung pergi dari hatinya. Justru jika Yuri mencoba menghapus kenangan tentang Kyuhyun, sesuatu pasti akan sakit . Kruyuk~Kruyuk, lamunan Yuri buyar ketika mendengar suara cacing didalam perut Yuri sudah berteriak untuk segera di beri makan. Yuri lupa seharian ini belum mengisi perutnya dari pagi, Yuri hanya mengisi perutnya dengan susu saja.

Yuri pun segera membeli keperluannya selama menetap di jepang, dan segera mencari pekerjaan tak mungkin Yuri hanya berdiam diri selama di jepang.

“Cha~, saatnya eomma membeli keperluan eomma dan untukmu “ ucap Yuri semabri menutup pintu dan berjalan menuruni anak tangga.

Yuri berjalan menyusuri beberapa blok rumah untuk mencari sebuah toko korea, tak butuh waktu lama akhirnya Yuri menemukan sebuah toko korea. Yuri pun segera menuju ke kedai tersebut untuk membeli kebutuhan untuknya dan anak yang sedang dikandungnya.

Cringg…

“Irasshaimase,di toko kami “ ucap Ahjumma dalam bahasa jepang.

Yuri yang sedikit tak mengerti dengan ucapan Ahjumma tadi hanya terbengong saja. “Omo! Sepertinya aku salah masuk, tapi aku lihat di depan toko menggunakan bahasa hangul?” batin Yuri.

Yuri pun berinisiatif meninggalkan kedai tersebut,baru saja Yuri melangkahkan kakinya. Ahjuma pemilik toko memanggilnya, membuat Yuri berbalik dan menghampirinya.

“Apa kau dari korea? Sepertinya kau bukan berasal dari sini ?” tanyanya.

“Ne,Ahjumma. Annyeonghaseyo, joesonghamnida aku kira ini bukan toko kedai korea. Ternyata aku tak salah masuk “ jawab Yuri.

“Gwenchansseumnida,agassi. Apa kau baru tinggal disini? Aku lihat kau belum mengenal daerah sini?” tanyanya.

“Ne, aku baru tinggal sehari disini “ jawab Yuri.

“Ahjumma, aku membutuhkan semua barang yang ada disini. Apa ahjumma bisa membantuku?” tanya Yuri sambil menyerahkan sebuah kertas yang berisi daftar belanja.

“Ne,kau tunggu sebentar . selagi aku mengambil barang yang kau butuhkan “jawabnya.

“Geuramyeon “ ucap Yuri.

Sembari menunggu ahjumma pemilik toko mengambil barang yang dibelinya, Yuri menyempatkan membaca koran yang di jual di toko tersebut. Siapa tahu ada sebuah pekerjaan,beberapa menit kemudian ahjumma pemilik toko tersebut datang dengan membawa pesanan Yuri.

“Igeo,semua barang yang kau btuhkan sudah aku masukan di sini “ ucapnya.

“Ne, Gamsahabnida “ ucap Yuri sambil membayar kepada ahjumma pemilik toko.

“Ahjumma,kenapa kau bekerja sendirian?kemana semua karyawanmu?” tanya Yuri.

“Aku mengurus semua ini sendiri,bahkan toko bunga milikku yang ada disebelah toko ini tak terurus “jawabnya. Senyum Yuri mengembang setelah tahu ahjumma tersebut tak hanya memiliki sebuah toko, tapi juga memiliki toko bunga yang sudah tak terurus.

“Ahjumma, apa aku boleh membeli toko bunga milikmu?” tanya Yuri.

“Waeyo? Apa kau mau mengurus toko bunga miliku?” tanya ahjumma.

“Ne,Ahjumma. Dengan senang hati “ jawab Yuri dengan senyum yang terus mengembang di bibirnya.

“Baiklah, kau tak perlu membeli toko itu. Kau hanya tinggal menempati saja,kau juga boleh tinggal disana” ucapnya.

“Jinjjayo,ahjumma?.Gamsahabnida “ucap Yuri senang.

“Besok pagi, kau bisa mulai menempati toko tersebut. Akan kubereskan semua, agar besok sudah mulai buka “ucapnya.

“Ahjumma, kenapa kau baik sekali kepadaku. Apa kau tak apa-apa,kenapa kau tak menjualnya saja” tanya Yuri.

“Hmmm, karena toko tersebut milik mendiang suamiku yang telah meninggal. Jadi aku senang jika ada seseorang yang mau mengurus toko tersebut “jawabnya sedih.

“Joesonghabnida, ahjumma. Membuatmu sedih “ ucap Yuri.

“Gwenchanssumnida,apa kau sedang mengandung?”tanyanya.

“Ne, Ahjumma. Usianya baru 3 bulan “jawab Yuri.

“3 bulan, apa kau tak mengalami hal-hal yang dialami ibu hamil “ucapnya.

“Aniyo, untunglah aku tak mengalami hal-hal aneh “ ucap Yuri.

“Syukurlah “ucapnya.

“Ahjumma, sekali lagi terima kasih. Permisi “pamit Yuri.

“Ne,kau hati-hati “pesannya.

*********************************

Office, 13.30 KST.

Kyuhyun sampai juga di dalam ruangannya, setelah menemui seorang investor dari jepang di sebuah hotel. Kriettt, Kyuhyun menarik kursinya dan menyalakan komputer miliknya. Kyuhyun teringat kembali sebuah CD yang ditemukannya di kotak milik Yuri, Kyuhyun pun segera memasukan CD tersebut ke dalam komputer yang sudah menyala.image012

Wajah Kyuhyun seketika menjadi tegang, melihat isi CD tersebut. Kyuhyun meremas kertas hingga berubah menjadi bentuk, Kyuhyun mengacak-acak berkasnya. Wajah Kyuhyun memancarkan emosinya, jadi Seohyun selama ini telah merencanakan semua ini untuk menghancurkan rumah tangganya dengan Yuri.

“Seo Joo Hyun !!, Kenapa kau melakukan semua ini kepadaku dan juga Yuri. Apa salahku kepadamu” teriak Kyuhyun.

“ARGHHHHHHHHHHHHH “teriak Kyuhyun frustasi.

“Apa Cho Kyuhyun ada di dalam ?” tanya Seohyun kepada sekretarisnya.

“Ne, Kwangjjangnim ada di ruangan”jawabnya.

“Oke, gomawo “ ucap Seohyun.

Kriettttt…

“Oppa, Bogoshippeo. Omo!kenapa ruanganmu menjadi berantakan begini “pekik Seohyun sambil bergelayut manja di lengan Kyuhyun.

“Lepaskan tanganmu dariku! “ ucap Kyuhyun dengan ketusnya.

“Yya! Oppa. Ada apa denganmu, kenapa kau ketus kepadaku “ ucap Seohyun.

“Kenapa kau melakukan ini, SEO JO HYUN. KENAPAAAA!!”marah Kyuhyun.

“A..apa maksudmu Oppa? Aku tak mengerti “ ucap Seohyun dengan wajah ketakutan melihat tatapan tajam Kyuhyun.

“Kau jangan berlagak bodoh, Seo Joo Hyun. Kau kan yang telah merencanakan semua ini kepadaku dan memberikan ini kepada Yuri “ucap Kyuhyun sembari melempar kepingan CD tersebut ke wajah Seohyun.

“Wae? Apa salahku kepadamu,SEO JOO HYUNNN !!!” bentak Kyuhyun.

“Kenapa kau diam saja, Seo Joo Hyun?” tanya Kyuhyun.Seo Hyun masih saja mengatupkan bibirnya dengan rapat.

Brukkkkkkkkk,

“Appo, Oppa “ ringis Seohyun pelan, ketika tubuhnya di dorong oleh Kyuhyun.

“Oppa, mianhae. Hiks..hikss “ucap Seohyun.

“Kau tak perlu menangis. Aku tidak butuh cucuran air matamu, aku butuh jawabanmu. Kenapa kau melakukan semua ini KEPADAKUUUUU? Malhaebwa!!”bentak Kyuhyun sekali lagi.

“Geure,aku melakukan semua ini. KARENA KAU OPPA, aku tak mau kau menjadi milik orang lain selain AKU “ ucap Seohyun penuh penekanan.

“MWORAGO?” ucap Kyuhyun.

“Ne, Oppa. Aku sangat mencintaimu, apapun akan aku lakukan demi mendapatkan kau kembali “ucap Seohyun.

“Oppa, kenapa kau tega melakukan semua ini kepadaku. Bukankah kau berjanji bahwa kau akan selalu mencintaiku dan menungguku “ ucap Seohyun dengan tubuh bergetar.

“Seharusnya aku yang bertanya kepadamu,kenapa kau tega melakukan semua ini kepada Yuri dan menghancurkan kebahagianku. Sekarang pergi dari ruanganku dan bagiku kau adalah musuh untukku. KKA “ usir Kyuhyun.

Seohyun pun segera berlari meninggalkan ruangan Kyuhyun dengan berlinangan air mata, brakk.. Seohyun menutup pintu kerja Kyuhyun dengan keras, membuat sekretaris Kyuhyun yang sedang mengurusi dokumen terlonjat kaget karenanya.

“ARHGGGGGGG, PABO…..PABOYA “teriak Kyuhyun sembari membenturkan kepalanya ke dinding.

“Hahhhh,kenapa kau tega melakukan ini kepadaku. Seo Joo Hyun” gumam Kyuhyun frustasi.

Kringgggggggggg…

Kyuyhyun segera mengatur emosinya, ia tidak ingin Appanya mengetahui apa yang sedang terjadi pada dirinya itu.

“Yoboseyo, Appa “ ucap Kyuhyun.

“Bagaimana dengan pertemuan tadi, apakah dia berminat dengan proyek kita di pulau Jeju ?” tanya Appa.

“Investor Jung,sudah mentandatangani kontrak kerjasama dengan kita”jawab Kyuhyun.

“Good Job, Kyu. Appa bangga kepadamu,o’ya bagaimana keadaan Yuri. Apa di baik-baik saja “ucap Appa.

“……………….”

“Yya kenapa kau diam, apa menantuku baik-baik saja? “tanya Appa.

“Eoh, Yuri baik-baik saja, appa “ jawab Kyuhyun.

“Eoh, Syukurlah “ucap Appa Kyuhyun.

“Appa, mianhae. Aku sedang sibuk, masih banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan “ ucap Kyuhyun.

“Yya sudah,appa tutup. Jangan bekerja terlalu berat, appa tak ingin kau sakit “ ucap Appa.

“Ne, Arraseyo “ucap Kyuhyun.

Klikk….

“ Mianhae, appa. Aku membohongimu “ gumam Kyuhyun.

 

1 minggu kemudian….08.00 KST

Ciitt…cittt, suara burung menyapa pagi Kyuhyun yang sedang duduk disebuah sofa. Tak terasa sudah 1 minggu Yuri pergi meninggalkannya, ada sebuah keinginan yang terbesit dari dalam hati Kyuhyun untuk menyusul Yuri di jepang. Entah kapan Kyuhyun akan mewujudkan keinginannya itu.

“Annyeonghasibnikka, chagi “gumam Kyuhyun sambil memandangi foto Yuri.

“Bogoshippeo,Yuri-ah. Apa kau disana juga merindukanku,eoh ?” tanya Kyuhyun sembari mengusap foto Yuri.image013

“Bagaimana kondisi,aegy kita chagi. Apa dia baik-baik saja? Mianhae, aku baru menyadari tentang kehamilanmu. Apa kabar ini yang ingin kau beritahukan kepadaku dulu” gumam Kyuhyun .Tes..Tes…, perlahan air mata Kyuhyun membasahi foto Yuri.

“Mianhae…jeongmal mianhae, aku telah membuatmu terluka Yeobo. Suatu saat nanti aku akan menebus semua kesalahanku padamu. I am Promise “ janji Kyuhyun.

CUPP, Kyuhyun mencium dan memandangi foto Yuri lama. “ Kau tunggu aku disana Yeobo, aku pasti akan datang menjemputmu dan membawamu kembali “batin Kyuhyun.

Kringgggg, lamunan Kyuhyun akan Yuri sirna karena ponselnya berdering. Kyuhyun pun segera mengangkatnya.

“Yoboseyo “ucap Kyuhyun.

“Jeosonghamnida,tuan Cho. Apa anda bisa segera kerumah sakit sekarang ?” tanyanya.

“Ne? apa terjadi sesuatu dengan Ahbojiku sus?” ucap Kyuhyun panik.

“Aniyo, tuan Cho. Justru kami ingin memberitahukan kabar baik untukmu, apa anda bisa datang ke rumah sakit ?” tanyanya lagi.

“Oh, ne. aku akan segera kesana, terima kasih suster sudah memberitahuku “jawab Kyuhyun.

“Cheonmmanayo”ucapnya.

1.5 jam kemudian sampai juga disebuah rumah sakit tempat ayah Yuri di rawat itu,Kyuhyun pun segera berlari begitu pintu lift terbuka menuju kamar nomor 702. Kriettt, pintu ruang tersebut terbuka dan menampakan seorang dokter dan suster yang berdiri membelakanginya.

Hosh..hoshh,suster. Bagaimana keadaan ahboji ?” tanya Kyuhyun sembari mengatur nafasnya yang sedikit tersengal-sengal. Dokter dan suster yang sedang berdiri di depan ayah Yuri pun seketika menoleh kebelakang.

“Oh, tuan Cho. Syukurlah kau cepat kemari, sepertinya kondisi tuan Kwon sudah membaik..tapi”ucapnya.

“ Tapi apa dok?” tanya Kyuhyun.

“Kyuu,apa itu kau?” sela Appa Yuri dengan suara terdengar berat.

“Ahboji?apa ini benar..”Kyuhyun tak bisa meneruskan perkataannya karena terkekut dengan kondisi appa Yuri yang sudah sadar dari komanya dan masa kritisnya sudah lewat.image014

“Ahboji,mianhae. Aku tak menemui dan menjaga selama 1 minggu “ucap Kyuhyun mendekat ke arah appa Yuri.

“Gwenchana, apa mengerti dengan kondisimu. Apa Yuri ikut denganmu?” tanya Appa Yuri.

“Ne, Yuri sedang cek kondisi kandungannya ahboji “ bohong Kyuhyun.

“Apa yang dilakukannya di sana? Apa terjadi sesuatu dengannya ?” tanya Appa Yuri.

“Aniyo, appa. Yuri baik-baik saja, sebentar lagi ahboji akan menjadi seorang kakek “bohong Kyuhyun lagi.

“Jinjja,apa Yuri sedang mengandung?aku harus segera sembuh agar aku bisa menggendong cucuku nanti “ucap Appa Yuri yang senang mendengar kabar bahwa Yuri kini tengah mengandung.

“Ne, untuk itu ahboji harus selalu meminum obat yang diberikan oleh suster “ucap Kyuhyun.

“Geure, aku akan mematuhi perintah yang diberikan dokter. Aku ingin segera sembuh dan melihat cucuku lahir kedunia “ucap appa.

“Mianhae, ahboji. Aku terpaksa membohongimu tentang Yuri, aku tak mau kondisi dan kesehatanmu menurun jika kau mendengar kenyataan yang sesungguhnya “ batin Kyuhyun.

“Jeosonghamnida, tuan Cho. Apa kau bisa kita keluar sebentar?” tanya dokter yang menangani appa Yuri.

“Oh,Ne.Ahboji,aku harus pergi sebentar. Ahboji kau tak apa-apa kan?” tanya Kyuhyun.

“Hmm, ahboji tak apa-apa. Ada suster yang menjagaku “ ucap Appa Yuri dengan nafas yang masih sedikit berat.

“Suster, tolong kau jaga ahbojiku “ucap Kyuhyun.

“Kenapa dokter tak bicara didalam saja,apa ada sesuatu yang dokter sembunyikan dariku?” tanya Kyuhyun.

“Sebelumnya saya ingin minta maaf, walaupun kondisi tuan Kwon sudah sedikit ada kemajuan. Tapi kemungkinan jika sembuh nanti, dia akan mengalami kelumpuhan selamanya “jawabnya.

“Maldo Andwae!!, apa tak bisa dilakukan operasi dok?” tanya Kyuhyun.

“Sepertinya jika dilakukan sebuah operasi,kemungkinan akan berhasil 30% . jadi kita berdoa saja ada keajaiban“jawabnya.

“Terima kasih dok, atas informasinya “ucap Kyuhyun.

“Ne, Cheonma. Kalau begitu saya permisi dulu, ada pasien yang harus segera saya tangani”ucapnya.

“Ne, silahkan “ucap Kyuhyun.

Drttttt,

From Seohyun.       

Oppa, apa siang ini kau punya waktu?sebelum aku pergi meninggalkan korea, aku ingin meminta maaf dan berpamitan kepadamu. Apa kau bisa meluangkan waktumu sebentar saja? Aku akan menunggumu di café di dekat taman bermain.

“Yeobo, apa yang harus aku lakukan?apa aku harus menemuinya ? aku tak mau kembali masuk lubang yang sama” gumam Kyuhyun sambil memejamkan kejadian yang membuatnya shock itu.

Kyuhyun pun membalas sms yang dikirim oleh Seohyun, untunglah hari ini dia libur jadi dia bisa menemui Seohyun.

To Seohyun.

            Ne, aku akan kesana. Kau tunggu saja, aku pasti akan datang.

 

Sementara itu ditempat berbeda….

Sudah satu minggu Yonghwa dan Seohwa berada di seoul, tapi Yonghwa belum menemukan Seohyun eomma dari anaknya. Hari ini adalah hari terakhir Yonghwa berada di seoul, ia ingin mengajak putri kecilnya itu jalan-jalan mengunjungi arena bermain dan tempat mainan anak-anak yang ada di seoul. Tapi sepertinya kondisi Seohwa sedang tak begitu baik, Yonghwa pun mengahampiri Seohwa dan tidur disampingnya.

“Seohwa, aegy appa yang paling cantik. Hari ini appa ingin mengajakmu ke sebuah tempat bermain, apa kau mau, hmmm “tanya Yonghwa.

“Kali ini appa sedang tak membohongiku kan”jawab Seohwa.

“Aniyo, kali ini appa benar-benar ingin mengajakmu pergi “ucap Yonghwa sambil membelai lembut putri kecilnya itu.

“Kajja, tapi sebelumnya kau harus memakai jaketmu dulu. Apa tak mau kau menjadi sakit “ucap Yonghwa.

“Ne, Appa “ucap Seohwa.

“Anak Pintar “puji Yonghwa.

********************************

Aoyama Flower Market, Japan..

Yuri senang sekali bisa membuka toko bunga lagi,Yuri bersyukur bisa bertemu dengan Ahjumma yang baik hati dan dengan senang hati meminjamkannya sebuah toko kecil yang duluimage015

adalah tempat toko bunga mendiang suaminya itu. Sudah 1 minggu Yuri menikmati aktifitas barunya di sebuah negara lain.

Setiap hari ada saja orang yang datang berkunjung dan membeli bunga segar dari toko bunga miliknya itu. Dari semua pelanggan yang datang ke toko bunga tersebut rata-rata para remaja dan pasangan kekasih. Yuri senang karena banyak orang yang suka dengannya rangkaian bunga yang di buatnya itu. Kini tak ada lagi wajah kesedihan yang dulu terpancar di wajah cantiknya,Yuri benar-benar bangkit dari kesedihan tapi ada satu yang belum hilang dari dasar lubuk hatinya yaitu perasaan untuk Kyuhyun belum bisa dihapus dari hatinya.

“Mwohae ?, Yurissi” tanya Ahjumma,membuat Yuri terperanjat.

“Aigo,Ahjumma. Kau mengangetkanku saja “jawab Yuri sambil mengelus dadanya.

“Hahahaha, kalau begitu aku minta maaf karena sudah membuatmu terkejut.apa kau senang dengan pekerjaanmu sekarang? “ tanya Ahjumma.

“Ne, Gomawoyo Ahjumma. Kau telah meminjamkan tokomu ini. O’ya Ahjumma aku ingin memberikan sesuatu, ini untukmu”jawab Yuri sambil menyerahkan beberapa lembar uang kepadanya.

“Ige Mwoya? Aku sini bukan untuk menagihmu, aku kesini hanya ingin melihatmu, karena dari tadi pagi sampai siang kau tak kelihatan batang hidungmu “ucap Ahjumma.

“Ahjumma terima saja, sebagai rasa terima kasihku telah membantu dan menolongku “ucap Yuri.

“Gwenchanayo, itu untuk biaya persalinanmu nanti “tolak Ahjumma.

“Tenang saja, Ahjumma. Aku sudah menyisihkannya, lagian usia kehamilanku masih 3 bulan “ucap Yuri.

“Ya sudah aku terima,apa kau sudah makan siang?”tanya Ahjumma.

“Animida,Wae ahjumma?” tanya Yuri.

“Igeo, aku buatkan bibimbap untumu. Cepatlah kau makan !” titah Ahjumma.

“Ahjumma, kenapa kau repot-repot.aku hampir saja pergi untuk membeli makanan untukku “ucap Yuri.

“Gwenchana, aku tahu pasti kau rindu dengan masakan korea. Otte apa enak?” tanya Ahjumma.

“Enak, jal meokgeoseoyo. Ahjumma “ jawab Yuri.

“Ya sudah Ahjumma mau ketoko dulu, sepertinya ada pembeli yang datang “pamit Ahjumma.

“Ne, Ahjumma. Gomawoyo” ucap Yuri dengan mulut penuh makanan.

“Hmmmm”gumamnya sambil pergi dari toko bunga Yuri menuju toko yang ada disebelahnya.

Taman bermain, Seoul.

Kyuhyun memenuhi janjinya untuk menemui Seohyun untuk terakhir kalinya, bukan janji sebagai kekasih tapi janji sebagai seorang teman. Kyuhyun pun segera duduk begitu melihat Seohyun yang memilih duduk di luar café.

Seohyun tersenyum begitu Kyuhyun sampai di sebuah café yang sudah ditentukan, Seohyun sekarang tak bisa berbuat apa. Mungkin ini adalah takdirnya untuk kembali ke dalam keluarganya yang juga hampir hancur karena obsesinya untuk kembali ke masa lalunya.

“Annyeonghaseyo, Oppa. Lama tak bertemu denganmu “ucap Seohyun dengan senyum terpaksa.

“Cepat katakan, untuk apa kau ingin bertemu denganku “ucap Kyuhyun to the point.

“Aku hanya ingin mengucapkan permintaan maaf untukmu dan juga istrimu, mianhae jeongmal mianhae. Karena diriku hubunganmu dengan Yuri hancur “ucap Seohyun dengan penuh penyesalan.

“Semuanya sudah terlambat, Seo Joo Hyun. Permintaan maafmu sekarang sudah tak ada gunanya lagi, apa yang sudah kau lakukan membuat hidup dan kebahagianku hancur. Apa kau sudah puas ?” tanya Kyuhyun sedih.

“Mwo..Mworago,..” ucapan Seohyun berhenti ketika ada seorang anak kecil yang memanggilnya eomma.

“EOMMA “ panggilnya, seketika Seohyun dan Kyuhyun menolehkan wajahnya ke depan. Disana Kyuhyun melihat Seohwa, anak dari Yonghwa yang tak lain adalah investor dari jepang.

“Seohwa “ ucap mereka bersamaan dengan saling berpandangan.

Kyuhyun mengerutkan dahinya ketika melihat Seohwa memanggil sebutan eomma kepada Kyuhyun dan kenapa Seohyun kenal dengan Seohwa apa dia memiliki suatu rahasia yang disembunyikannya. Tak beda dengan halnya Kyuhyun, Seohyun juga kaget mendengar Kyuhyun mengenali Seohwa.

“Eomma “panggil Seohwa sekali lagi dan menghampiri dan memeluk Seohyun erat.

“Eomma, Bogoshippeo. Apa eomma tak merindukanku?” tanya Seohwa. Kyuhyun terus memperhatikan mereka.

“Eomma, kenapa kau tak menjawab pertanyaanku?” tanya Seohwa sekali lagi.

“Apa kau mengenalnya, Seo Joo Hyun?” tanya Kyuhyun. Pertanyaan dari Kyuhyun membuat Seohyun tak berkutik, ia seperti seorang penjahat yang tertangkap basah.

“Geuge…,Dia.. “Seohyun tak bisa meneruskan perkataannya lagi karena Seohyun terkejut melihat Yonghwa berdiri di depan mereka dan sepertinya kelelahan karena mengejar Seohwa.

“Yonghwa Oppa “ucap Seohyun yang tak percaya Yonghwa berada disini.

“Seohyun? Dan kau bukankah Kyuhyun dari Cho Group? Sedang apa kalian disini” tanya Yonghwa

“Kami sedang membicarakan sesuatu,kenapa berada disini? Bukankah Oppa berada di jepang?” tanya Seohyun yang heran melihat Yonghwa yang tak lain suaminya itu berada di korea.

“Oh,aku kesini ingin menjalin kerjasama dengan Cho Group “ jawab Yonghwa.

“Apa kalian saling mengenal sebelumnya?” tanya Yonghwa curiga.

“Ne, Dia adalah Tu….”ucapan Seohyun kembali berhenti karena Kyuhyun menyela ucapannya.

“Ne, kami saling mengenal. Kami adalah Hobae dan Sunbae, sewaktu kuliah dulu “bohong Kyuhyun. Kyuhyun tahu Jika ia mengatakan yang sebenarnya siapa dirinya, akan ada hati yang terluka lagi karenanya dan Seohyun. Kyuhyun tak mau kehidupan Seohyun hancur dengan rumah tangganya yang sudah dikaruniai seorang putri yang cantik, cukup Kyuhyun saja yang mengalami.

“Benarkah, kenapa kau tak menceritakannya Chagi ? apa dia yang ingin kau temui?” tanya Yonghwa sambil duduk di dekat Seohyun dan Seohwa yang sedari tak mau lepas dari Seohyun.

“Ne.Mianhae, Oppa. Aku tak menceritakannya kepadamu “jawab Seohyun.

“Gwenchana, aku mengerti “ucap Yonghwa.

“Yonghwa Oppa, bisakah kau mengajak Seohwa dari sini. Ada sesuatu yang harus kubicaran dengannya “ ucap Seohyun.

“Oh,Ne. Seohwa,Kajja “ajak Yonghwa.

“Aniyo, Appa. Aku ingin ada di dekat eomma, aku tak mau eomma pergi lagi dariku “rengek Seohwa membuat hati Kyuhyun sedikit sakit mendengarnya.

“Gwenchana, Seohwa Eomma tak akan pergi lagi. Ada Ahjussi disini,Ahjussi janji “bujuk Kyuhyun.

“Ne, Kyuhyun Ahjussi benar Seohwa. Eomma tak akan pergi lagi, Eomma janji, kau ikut Appa dulu ne?” ucap Seohyun sedih melihat kerinduan putrinya yang telah lama Seohyun tinggalkan.

“Eomma tak bohong kan? Janji ?” tanya Seohwa.

“Hmm, Eomma Janji “jawab Seohyun.

To be continue…

 

Yups,,,selesai juga ini FF.Author ingatkan jangan lupa ya komen serta kritik serta sarannya. Dan jadilah pembaca yang baik dengan meninggalkan jejak kalian apapun author akan terima, jangan jadi silent reader yang hanya menikmati saja.Author ingin menyampaikan terima kasih kepada author Lee Midah yang sudah menampung FFku yang abal-abal ini. ^_^ O’ya Hampir lupa, kemarin ada reader yang tanya kenapa marga Yoona diganti menjadi lee nanti ada jawabannya, ditunggu aja ya.Cukup sekian author cuap-cuapnya, jika ceritanya agak jelek kecepetan n ga bagus mianhae. Karena ide author lagi blank karena harus merevisi laporan. Sekali lagi author ucapankan mianhae jeongmal mianhae.

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

44 thoughts on “[Freelance] Me ,You And Baby Part 7

  1. Next next next , waahh seohyunn punya bnyak rahasia ternyata, tapi seneng deh seohyun gak jahat ama anaknya , ditunggu kelanjutannya ^^

  2. Whaat?? Jd seo udh nikah sm yonghwa?? Mana udh pny anak pulaa.. tp koq dia masih berani2ny mau balikan sm kyuhyun?? Mana sampe niat bgt mau ngancurin hubunganny kyuhyun yuri lg.. woaah, licik skali dia.. untung skrg dia udh sadar.. thanks God.. kyuu!! Cpt cari yuri ke jepang.. kasian tuh dia dsna sndrian mana lg hamil jg.. smoga klian balikan yaa.. siwon yoona jg.. smoga smuany happily ever after…

    Dtunggu next partny yaa.. keep writing authornim.. neomu jjang!

  3. Uda px suami sm ank msh aja mw ngrusakin rumh tngg orng. dugaanq bner jg yonghwa yg dteng sm anakx past ada hubngnx mj seo. yuri fighting…!!! bwt kyu jera. hahaha…

  4. Oya thor, mw tmbh komentar ga ap2 y… hmm… kok di castx d tlis nm minho sm sojung? bknx sharusx siwon sm yona? minho sm sojung kn jarng muncul???

  5. Yahhh Kyuhyun gagal mencegah Yuri pergi😦 …omo yoong klo lg Marah serem juga kasian siwon hehehe..untung ada ahjumma yg baik nolong Yuri..ternyata Seohyun sudah menikah sm Yonghwa terus punya anak yang sangat pintar Tega banget seohyun ningalin suami sm anaknya

  6. Ooohhh jadi itu yonghwa yg lagi nyari istrinya di korea…seohyun udah nikah masih aja kekeuh pengen dapetin kyu lagi..dasar..yonghwa udah nemuin seo tuh..tinggal kyu yg nyusul yuri ke jepang..ayo dong kyu kejar yuri ke jepang,, jangan diem aja..ga kasian apa sama appa yuri pasti kangen banget kan sama yuri..daripada kyu boong terus sama org tuanya dan yuri soal keberadaan yuri..mending kyu mui cari yuri aja deh..go go go kyu..

  7. Trus gmn nasib kyuhyun sama yuri nya? Kasian banget:( berharap mereka bisa bahagia huaaa. Lanjut thor penasaran banget^^ semangat hehe

  8. Eonnie~ makasih buat publish ff ini di sela kesibukan eonnie🙂 ahh~ hrus merasa apa ya dsni ? Sedih ? Seneng ? Yg ada aku bingung eon ..
    Bingung krna prasaan aku yg aneh. Pdhl dipart sblum’x aku yg smpet seneng & jingkrak” liat Yuri ninggalin Kyu. Aku seneng, krna se-nggak’x Kyu ngerasa jg gmna sakit’x Yuri. Bhkn itu blom apa apa -_-
    Bt pas baca part ini, kok malah nyesek liat Kyu yg beneran kehilangan. Kasian jg sih sbnr’x liat dy, bt dy hrus nerima resiko. Biar nyadar & mikir ..
    YoonWon ?! Hehh~ gegara Yoon yg kemakan esmosi eh, emosi nihh .. Bt, ngerti kok gmna prasaan Yoong yg khlngn shbt yg udh ky’ sodara’x sndiri itu -Yuri- moga baikan lg yaa kalian .. /natapYoonWon
    Eishh~ trnyata namja sama anak kecil itu suami sama anak’x Seo. Kejam banget trnyata si Seo. Dy bhkn ninggalin 2 org itu cuma buat Kyu. Bhkn dy ngancurin hbungan Kyu sama Yuri. Aku suka sih pair Yong-Seo, bt ttep ajah kasian sama Yonghwa’x & kesel stngh idup sama Seo. Moga aja Seo beneran sadar.
    Jd gak sabar buat lanjutan’x. Ditunggu sllu ya eon .. Ttap smangat & makin brsinar🙂

  9. Annyeong eonni ceritanya daebak banget deh
    jdi bingung mau ngoment apa intinya semoga
    kyu oppa cepat ketemu sama yul eonni dan hidup bahagia sma anak mereka nanti dan ditunggu next partnya jgn lama-lama ya eonni ^_^
    Keep on writing eonni
    Fighting ^_^

  10. Greget,tdi seinget q di part sebelumnya cowo bukan cewe yg di gandeng y0ng.
    nd q senen bgt ada yong wha.q juga ngidolain dy tpi agak sebel kenapa harus ma seo hyun.

    tpi yo weslah dah masuk crita ini.

    msh ada kata yg mbingungin,gak pas,crita kecepetan,nd lain2.tpi hwaiting buat part slanjutnya

  11. Part yg ku tunggu2…akhirnya kyu menyadari kesalahan yg pernah dibuatnya tlh menyakiti hati yuri…smoga aja kyu dpt menemukan yuri..dan mrka ber2 bahagia dengan aegy nya…

  12. ..tuu kn kyuhyun udh tau smuanya!!
    ..bang kyu cepet cari yuri napa kasian tuh yuri nya!!! ^_^

    ..cepet d lanjut thor🙂

  13. Yahhh. Kapan kyuhyun nyusul yurinya ke jepang ? Biar mereka cepet ketemu. *maksa* hahay😄. Eonni ditunggu next chapnya. Fighting ne.

  14. menurut aku terlalu singkat dipart ini kkk fighting ya! ngga tau kenapa tp aku ngga kaget lagi kalo alurnya kyk gini kkk~ semangat eonni! keep writing ya!😀

  15. Gak tau mau komen apa..
    Pokoknya DAEBAK!!! ceritanya makin seru aja nihh🙂
    ditunggu part selanjutnya thor ^_^ , jangan lama lama ya thor🙂

  16. Daebakk!!! Eonnie Keep Writting!! Ditunggu Updatenya aduhh aku jadi gasabar nih liat lanjutanya ^^

  17. wee~
    aku tlat bacanya –”
    makin penasaran ma lanjutannya._.
    ditunggu next partnya kak, jangan lama-lama yaa🙂

  18. Author maaf ya aku cma bru komen satu kali dan aku gak brmaksud jadi siders qo… jujur aja kalau intrnetan dr hp aku susah komen d wp… Kalau boleh author aku minta alamt fb.a ada gak ?? Aku lbh seneng komen lewat fb…🙂

    dan ttg crita ini aku suka, crta.a bgus pkok.a daebak… Aku suka kisah.a… D tnggu next part.a…🙂

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s