Posted in Freelance, Friendship, Romance, Sad

[Freelance] (Sequel Of Regret) With You Shoot 2

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^

With You

[Sequel Of Regret] With You Shoot 2

Present by

Kang Hye Won (Fanny)

Cast :

Kwon Yuri SNSD || Cho Kyuhyun Super Junior

Sub cast :

Kwon Boa || Xi Luhan

Length :2/3 shoot (maybe ?) || Rating : 15+ || Genre : Frienship, Sad, Romance

Castnya milik diri mereka sendiri & God. Saya hanya pinjam sementara untuk kepentingan cerita. Plot  and story ini pure milik saya, jika pun ada kesamaan dalam kejadian dan lain-lain itu merupakan ketidaksengajaan belaka. And this story just for fun.

Note :

Baca dulu baru beri tanggapan kalian untuk karya saya yang amatir ini. walau karya saya masih amatir tapi dilarang keras untuk mem-PLAGIAT. Don’t be siders. Say what are you think all about. And write it at comment form. It’s Really For  Fun… Be Good Reader !!!

Summary :

Cerita ini merupakan lanjutan dari REGRET. untuk catatan, disini hanya akan menceritakan tokoh utama saja sedang untuk sub couple tidak author ikut sertakan. Di cerita ini akan menceritakan perjalanan mereka selama di Paris. Bagaimana hari-hari yg dilalui KyuRi di Paris ? lalu perkembangan dari terapi Yuri dan kelanjutan hubungan mereka pastinya … itu semua ada di FF “With You” … kalo yg belum baca REGRET mending baca dulu ya … biar masuk sama cerita ini … ^^

Let’s read … Have fun !!!!

__++ With You ++__

Satu minggu telah berlalu, itu tandanya setengah perjalanan dari terapi Yuri sudah ia lalui. Tersisa 2 minggu lagi. Yuri masih harus menjalani satu minggu untuk terapinya yg dipastikan ini akan semakin berat dari satu minggu kemarin. Dan satu minggu yg tersisa hanya untuk pemeriksaan rutin dan menunggu hasil laporan dari segala bentuk terapinya itu. Dan Kyuhyun dengan setia menemaninya. Kini ia yg selalu memperhatikan Yuri, menjaga Yuri, dan menemani Yuri tentunya. Ia tahu bahwa Yuri merasa tertekan dengan kondisinya saat ini. ia ingin Yuri semangat menjalani terapinya, ia ingin Yuri kembali sehat dan kembali ceria seperti dulu. Ia kini benar-benar menjadi imun untuk Yuri. Karena ia tak akan membiarkan Yuri merasa sakit, walau ia tak bisa melindungi Yuri dari rasa sakit ketika ia terapi. Tapi ia selalu menebus semua itu setelah Yuri menyelesaikan terapinya. Membuat ia tersenyum, tertawa, bahkan jengkel karena terus digoda olehnya, setidaknya ia bisa membuat Yuri melupakan sakitnya.

“Kyu …” panggil Yuri pada Kyuhyun yg kini ikut berbaring disampingnya. Tak jarang Kyuhyun selalu tidur disebelah Yuri. Walau pun pada awalnya sempat mendapat penolakan dari Boa, karena mengetahui dongsaengnya tidur dengan seorang namja. Tapi mengingat Kyuhyun yg terus menemani Yuri dan tak mau beristirahat di rumah Boa pun mengijinkannya, dengan sejumlah persyaratan pastinya.

“Wae ?” Kyuhyun melirik Yuri disampingnya.

“Apa kau tak bosan ? selama hampir 10 hari ini kau terus di rumah sakit ?” tanya Yuri.

“Ani …” jawab Kyuhyun santai lalu memiringkan badannya menghadap Yuri dan memainkan rambut panjangnya.

“Kau akan menyesal Kyu, Paris sangat indah … sekali-kali keluarlah …” ucap Yuri lagi.

“Apa kau tak ingin aku berada di sini ?” tanya Kyuhyun dingin. Ia merasa seperti di usir secara halus oleh Yuri.

“Aniyo … bukan seperti itu…” jawab Yuri lalu menunduk dan memainkan kuku tangannya. Kyuhyun tahu pasti ada yg disembunyikan Yuri, terlihat dari tingkahnya sekarang yg terus memainkan kuku tangannya.

“Ada yg kau sembunyikan dari ku ?” tanya Kyuhyun tiba-tiba, membuat Yuri langsung menatap kearah manik mata Kyuhyun yg kini berjarak beberpa centi darinya.

“Eo…eopseo …” jawab Yuri gugup.

“Kau bohong …”

“Berjanjilah mulai sekarang kau tak akan menyembunyikan hal sekecil apa pun dari ku …” ucap Kyuhyun lembut namun terdengar tegas.

“Jadi katakan ada apa ?” lanjut Kyuhyun menuntut jawaban.

“Aku hanya merasa bersalah pada mu, kau jauh-jauh dari Korea hanya diam dirumah sakit menemani ku, padahal kau sedang ada di Paris. Harusnya kau jalan-jalan dan ber…” ucapan Yuri terpotong ketika bibirnya di sentuh oleh bibir Kyuhyun hangat.

“Aku tak peduli seberapa indah Paris, karena aku memeiliki sesuatu yg lebih indah…” ujar Kyuhyun setelah melapaskan ciumannya.

“Mwoya ?” tanya Yuri polos.

“KAU …” ucap Kyuhyun lalu tersenyum jahil dan mencium pipi Yuri.

“Aish … Hah … kau benar-benar …” ucap Yuri tak habis pikir dengan tindakan namjanya itu.

“Wae ?”

“Jangan mencium ku terus …” ucap Yuri. Dengan raut wajah yg menunjukan rasa tak suka.

“Heh …” Kyuhyun tertawa meremehkan. Sementara Yuri menatapnya bingung.

“Siapa yg mengajari mu berbohong, eoh ?” tanya Kyuhyun menatap Yuri tajam. Yuri hanya diam menatap balik Kyuhyun.

“Payah sekali…. Jelas-jelas kau menyukainya …” ucap Kyuhyun percaya diri. Di detik pertama Yuri belum mengerti maksud perkataan Kyuhyun namun setelah melihat Kyuhyun tersenyum jahil

“Mwo…mwoya… siapa yg menyukainya ?” sangkal Yuri kukuh.

“Pipi mu merah Yul…” jawab Kyuhyun ringan. Habis sudah Yuri digoda oleh namja itu, membuat Yuri kehabisan kata-kata untuk membela diri. Dari pada melawan namja itu yg tak mau kalah, Yuri lebih memilih menarik selimutnya dan menutup seluruh tubuhnya hingga ke kepalanya. Tindakan konyol Yuri ini membuat Kyuhyun tak bisa menahan tawanya.

“HAHAHAHA …” Kyuhyun tertawa sejadi-jadinya melihat yeojanya bertingkah seperti itu. dan itu berkat dirinya yg sukses membuat pipinya memerah.

“DIAM …” teriak Yuri dari dalam selimutnya. Bukan berhenti, tawa Kyuhyun malah semakin menjadi.

“HAHAHAHAHAHAHA …” tawa Kyuhyun menggelegar. Setelah itu Kyuhyun mulai berhenti tertawa. Ia mendekati yeoja cantik yg kini bersembunyi dibawah selimutnya. Tangan kanannya menumpu tubuhnya agar tak menghimpit yeoja itu yg kini tepat berada di bawahnya. Dengan gerakan pelan Kyuhyun membuka selimut Yuri. Namun itu tak dibiarkan terbuka begitu saja oleh Yuri, ia sempat menahannya. Tapi akhirnya Kyuhyun lah yg menang dan ia berhasil membuka selimut itu untuk melihat Yuri.

Mata mereka bertemu kembali, membuat aliran darah keduanya mengalir lebih cepat. Mereka merasakan aliran-aliran hangat yg mulai mengaliri seluruh tubuhnya. Detak jantung mereka terdengar seperti dentuman drum yg begitu keras.

“SARANGHAE …” ujar Kyuhyun yakin masih dalam posisi memandang Yuri lembut.

“NADOO …” jawab Yuri membuat Kyuhyun tersenyum lebar mendengar yeoja cantik itu membalas pernyataannya.

“Tidurlah ini sudah malam…” titah Kyuhyun lembut lalu mencium kening, kedua mata, pipi, dan berakhir di bibir mungil Yuri. Yuri pun mulai menutup matanya, Kyuhyun sedikit merapihkan selimut untuk Yuri. Tak lama ia pun ikut berbaring disamping Yuri. Ia memiringkan tubuhnya untuk lebih leluasa memandang yeojanya itu, ia elus puncak kepalanya dan mencium keningnya –lagi- dalam.

“Good night…chagi…” ujar Kyuhyun yg mulai memejamkan matanya namun ia kembali menggenggam tangan Yuri erat, ia tak mau melepaskan genggamannya.

__++ With You ++__

“Aaa…” ucap Kyuhyun menyuruh Yuri membuka mulutnya. Ia sedang berusaha menyuapi Yuri sekarang, yg sedikit keras kepala tidak mau makan, sementara obat-obatnya menanti.

“Shireo …” tolak Yuri. Jika ia sudah bilang tidak itu akan sulit untuk berubah.

“Ayo, lihat mereka ingin masuk kedalam perut mu…” rayu Kyuhyun agar yeoja itu mau memasukan beberapa suap nasi.

“…” Yuri hanya menggelengkan kepalanya tanda ia menolak untuk kesekian kalinya.

“Kedatangan ku sama sekali tak membantu mu bukan ?” tanya Kyuhyun pelan sembari menundukan kepalanya. Membuat yeoja itu merasa sedikit bersalah dengan tindakannya itu. namun siapa yg tahu dalam hati namja itu kini ia tengah menyeringai, senyuman kemenangan. Ia berhasil membuat yeojanya percaya akan ucapannya. Kyuhyun hanya bermain-main tentunya, ia akan menggunakan cara apa pun agar Yuri mau memasukan makanan itu dalam mulutnya.

“Tidak seperti itu… baiklah aku akan makan …” ujar Yuri pada akhirnya. Kyuhyun tersenyum lebar. Rencananya berhasil.

“Jha… sekarang buka mulut mu, aaa …” ucap Kyuhyun yg kembali ceria dan bersemangat meninggalkan wajahnya yg tadi ia buat tertekuk muram, acting yg sempurna bukan untuk mengelabui yeojanya sendiri.

Yuri memandangnya aneh, mungkin ia kini tersadar bahwa ia telah dipermainkan namjanya sendiri.

“Cih …” ujar Yuri sembari mengunyah makanan yg disuapkan Kyuhyun untuknya lalu tersenyum dan menatap Kyuhyun.

“Wae ?” tanya Kyuhyun sembari mencoba menyuapi Yuri lagi.

“Aku mudah masuk perangkap mu … kke…” sedikit kesal, namun akhirnya ia terkekeh juga. Karena apa pun yg di lakukan Kyuhyun Yuri tahu ia lakukan untuk kebaikannya. Sementara Kyuhyun menanggapinya dengan senyuman kemenangan.

“Yuulll…” seru seseorang yg masuk kedalam ruangan Yuri. Sontak Yuri dan Kyuhyun melihat kearah datangnya suara, sesosok namja tampan berjalan percaya diri menuju ranjang Yuri. Yuri tersenyum hangat melihat kehadiran namja itu.

“Dokter Luuugooo…” seru Yuri. Kyuhyun menatap Yuri heran juga bingung. Setelah tepat dihadapan Yuri, tak segan ia memeluk Yuri erat. Membuat Kyuhyun melebarkan matanya.

“Apa-apaan ini ? siapa dia berani-beraninya memeluk Yuri ?” gumam Kyuhyun dalam hati. Namun yg semakin Kyuhyun kaget Yuri juga membalas pelukan namja itu.

“Long time no see …” ujarnya setelah merenggangkan pelukannya namun tangannya masih menyentuh kedua bahu Yuri.

“Ehem..ehem…” Kyuhyun berdeham menyadarkan mereka bahwa ada dia juga disana.

“Oh …” seru namja itu. dan Yuri yg tampak bingung.

“Kyu, kenalkan dia dokter Xi Luhan… ia khusus di panggil dari China untuk membantu pengobatan ku…” ujar Yuri mengenalkan Luhan pada Kyuhyun, yg raut wajahnya sudah benar-benar nampak kesal.

“Xi Luhan …” ujarnya mengenalkan diri.

“Kyuhyun, Cho Kyuhyun…” balas Kyuhyun menerima jabatangan dari Luhan dengan tatapan dinginnya ia menggenggam tangan Luhan erat membuat ia sedikit meringis.

__++ With You ++__

“Kyu…” panggil Yuri.

“Emh…” jawabnya dingin. Sejak pertemuannya dengan Luhan tadi Kyuhyun tak banyak bicara.

“Kau kenapa ?” tanya Yuri hati-hati, jujur ia merasa bingung dengan sikap Kyuhyun sekarang.

“Nothing …” jawabnya singkat.

“Ayolah aku tahu kau berbohong…” ujar Yuri mendekat pada Kyuhyun yg kini berdiri di depan jendela kamarnya lalu ia memeluknya dari belakang menyentuhkan kepalanya pada punggung Kyuhyun. Yuri benar-benar merasa ini bukanlah Kyuhyun, ia tahu betul seperti apa Kyuhyun.

“Kenapa eoh ?” tanya Yuri lagi.

“Kau masih bertanya kenapa ? setelah kau berpelukan dengan namja lain di depan ku secara langsung, kau masih tanya kenapa ?” tanya Kyuhyun tak percaya.

“Yeoja ini benar-benar … tidakkah dia tidak tahu aku kesal melihatnya dengan namja tadi ??” gerutu Kyuhyu dalam hati.

“Ya jangan seperti itu…” ujar Yuri kembali memeluk Kyuhyun lebih erat. Kyuhyun hanya diam ia menikmati Yuri yg memeluknya, walau hatinya masih kesal namun sepertinya kekesalannya itu mulai menghilang seiring dengan pelukan Yuri yg semakin erat.

“Kau tahu, Luhan lah yg membantu ku untuk sembuh selama ini… ia rela datang dari China untuk membantu ku.” Ujar Yuri.

“Tapi tak perlu sampai berpelukan segala kan ?”

“Kelihatannya kalian sangat dekat, bahkan tadi kau tak menyadari kehadiran ku kan ?” lanjut Kyuhyun.

“Kondisinya tidak seperti itu Kyu …” ujar Yuri lembut.

“Dia adalah dokter, teman, sahabat untuk ku selama 3 tahun terakhir ini… ia salah satu orang yg selalu ada dan mengerti aku kala itu …” ujar Yuri yg semakin terdengar lirih.

Kyuhyun membalikan tubuhnya dan memeluk Yuri erat juga hangat. Kekesalan juga amarahnya hilang seketika digantikan dengan rasa pilu yg menggelayuti hatinya.

“Mian, karena aku tak bersama mu selama ini… aku tak menemani mu selama ini. mianhae karena aku kau harus seperti ini …” ujar Kyuhyun sembari memeluk Yuri. Yuri hanya menggelengkan kepalanya lemah dalam pelukan Kyuhyun.

“Mianhae, karena aku tak mengerti kondisi mu… malah mementingkan ego ku sendiri…” ujar Kyuhyun lagi dan mengelus kepala Yuri lembut.

“Berhenti meminta maaf…” lirih Yuri dalam pelukan Kyuhyun.

“Emh, arraseo …” jawab Kyuhyun lalu mencium puncak kepala Yuri dan disusul di keningnya dalam dan lama. Tanpa mereka sadari sepasang mata melihat dengan tatapan sendunya.

“Aku tahu, aku tak akan pernah bisa memasuki hati mu iya kan ?” gumamnya pelan.

“Permisi Dokter Xi, anda di tunggu di ruangan Dokter George…” ujar seorang suster.

“Baik, terima kasih …” ujarnya dan melanjutkan langkahnya.

__++ With You ++__

“Yuuuuurrriiiiiiii ….” Teriak beberap yeoja di telepon. Sementara Yuri hanya tersenyum mendengar sahabat-sahabatnya berteriak memanggil namanya. Untung ia mengaktifkan speakernya jika tidak bisa ditebak bagaimana pengangnya telinga Yuri dengan suara tersebut.

“Yulll bagaimana keadaan mu ?” tanya yeoja dengan suara sedikit cempreng. Jessica, siapa lagi jika bukan dia.

“Hehehe… baik. Bagaimana dengan kalian disana ?” tanya Yuri. Sementara Kyuhyun hanya menatap Yuri hangat tepat disampingnya.

“Aku baik eonni …” seru seorang yeoja. Yoona bisa dipastikantikan bahwa itu dia, karena dia satu-satunya yg memanggil Yuri dengan panggilan eonni.

“Aku juga …” jawab Jessica tak mau kalah.

“YA… kenapa hanya kalian yg bicara ? aku juga ingin bicara dengan Yuri… Yulll kau mendengar ku ?” tanya yeoja satunya. Tiffany, satu lagi yeoja yg tersisa disana hanya ia. Yg sedari tadi belum sempat bicara.

“Eoh … aku mendengar mu… hehe” kekeh Yuri yg mendengar sahabat-sahabat bertingkah seperti anak kecil. Jika saja ia berada di antara mereka mungkin akan sangat menyenangkan. Dan hal itu memenuhi pikiran Yuri. Ia hanya tersenyum sendu menatap layar ponsel yg ia pegang.

“Bagaimana terapi mu ?” tanya Tiffany. Membuat Yuri menatap Kyuhyun. Mereka sempat membeku beberapa detik mendengar pertanyaan itu. namun Kyuhyun tersenyum hangat membuat Yuri ikut tersenyum hangat juga.

“Baik… semua berjalan dengan baik.” Ujar Yuri yakin dengan senyuman hangat sembari menatap Kyuhyun. Kyuhyun mengelus kepala belakang Yuri.

“Syukurlah …” ujar mereka kompak.

“Apa namja evil itu menjaga mu dengan baik ?” tanya Jessica.

“Apa namja evil itu selalu menemani mu ?” tanya Tiffany.

“Apa oppa evil itu merawat mu dengan baik ?” kini Yoona yg bertanya. Pertanyaan berturut-turut itu membuat Yuri tertawa. Sedang Kyuhyun membelalakan matanya kesal.

“Hhahahaha….” Tawa Yuri.

“Y…ya…ya.. kenapa kalian memanggil ku begitu eoh ? asal kalian tahu aku selalu menjaga, menemani dan merawat Yuri… tahu apa kalian eoh ? aisssshhh …” tanya Kyuhyun kesal dan sedikit frustasi mendengar rendetan peretanyaan itu. Kyuhyun menatap Yuri tajam yg masih terkekeh.

“Siapa tahu kau menelantarkan eonni ku disana…” sangkal Yoona tak mau kalah.

“Haha… dia tak mungkin terlantar Im Yoona …” tawa Tiffany terdengar.

“Kau pikir dia akan kelaparan begitu ? hahaha…” sekarang terdengar Jessica yg tertawa. Yuri merindukan ketiga sahabatnya. Bercanda, berkumpul, membicarakan hal-hal kecil namun sangat berarti untuk kedekatan mereka. Sikap bawel Jessica, perhatian seorang Tiffany, dan kekocakan Im Yoona, Yuri merindukan itu sekarang.

“Bogoshiposeo …” ujar Yuri tiba-tiba dan terdengar lirih membuat ketiga yeoja perlahan menghentikan tawanya.

“Kami juga Yull… cepatlah kembali…” ujar Tiffany.

“Kau harus pulang denga kabar kesembuhan mu…” pesan Jessica

“Eonni fighting… jika oppa evil itu berbuat tidak baik kau bilang pada ku arraseo ?” Yoona masih belum percaya pada Kyuhyun rupanya. Kyuhyun yg mendengarnya hanya, menarik nafasnya dalam dan mengeluarkannya kasar.

“Arraseo… arraseo…” ujar Yuri menjawab semua pertanyaan sahabat-sahabatnya.

“Sudah dulu ya eooni… biaya telepon keluar negeri mahal…” ujar Yoona asal.

“Kau pelit sekali…” celetuk Jessica.

“Ani aku bukan pelit, aku hemat eon … jangan salah sangka…” ujar Yoona polos namun terdengar tak mau kalah.

“HAHAHAHAHA ….” Terdengar suara tawa mereka meledak seketika mendengar pembelaan sahabatnya itu.

“Hahaha …Arraseo …” jawab Yuri yg ikut tertawa lalu menunjukan senyuman manisnya.

“Bye …” ujar ketiganya.

“Bye…” jawab Yuri. Pembicaraan singkat namun dapat mengobati rasa rindunya pada sahabat-sahabatnya.

“Kau pasti bisa cepat pulang …” ujar Kyuhyun tiba-tiba karena ia melihat Yuri masih menatap ponselnya. Kyuhyun tahu bahwa Yuri merindukan sahabat-sahabatnya.

“Emh …” Yuri menganggukan kepalanya yakin.

__++ With You ++__

Luhan memasuki ruangan Yuri dengan berat hati. Ia senang bisa bertemu dengan yeoja cantik itu, namun kondisinya sudah berbeda. Berbeda dengan beberapa tahun yg lalu. Kini ada sosok namja tampan di sampingnya, yg memandang dengan tatapan tajam pada setiap namja yg mendekati Yuri. Ia paham betul namja seperti apa dia.

“Huft …” ia menghela napasnya berat sebelum ia mengetuk pintu dan memasuki ruangan Yuri.

“Hai …” sapanya hangat.

“Dokter Lugo…” panggil Yuri. Lugo adalah panggilan yg Yuri berikan untuk dokter muda tersebut. Sementara Kyuhyun harus membiasakan diri dengan hal tersebut, namun tetap saja ia belum terbiasa dengan kehadirannya.

“Bagaimana keadaan mu ?”

“Kau bisa lihat sendiri …” ujar Yuri ceria.

“Emh …” jawab Luhan, detik berikutnya ia tertunduk. Yuri tahu apa yg Luhan pikirkan saat ini. senyuman hangatnya mulai memudar.

“Sudah saatnya kah ?” tanya Yuri tiba-tiba. Kyuhyun tak mengerti maksud ucapan Yuri. Dan Luhan hanya menganggukkan kepalanya.

“Maksud mu ?” tanya Kyuhyun yg akhirnya buka suara karena semakin tak mengerti dengan arah pembicaraan Yuri.

Yuri hanya menatap Kyuhyun lembut menjawab pertanyaan yg Kyuhyun lontarkan.

“Kapan ?” tanya Yuri lagi pada Luhan.

“Besok pagi …” ujarnya.

“Baiklah …”

“Emh, kalau begitu aku permisi… istirahatlah, persiapkan segalanya …” ujar Luhan hangat lalu meninggalkan ruangan Yuri. Kini tersisa Yuri dan Kyuhyun disana yg masih meminta penjelasan.

“Terapi puncak ku akan dilakukan besok…” ujar Yuri pelan. Kyuhyun segera merengkuh Yuri dalam pelukannya.

“Kau pasti kuat … kau ingat ucapan ku ?” tanya Kyuhyun.

“Apa ?” tanya Yuri.

“Kau tak akan merasakan sakit, karena aku imun mu …” ujar Kyuhyun tenang tepat di telinga Yuri.

“Semua rasa sakit itu tak akan bisa menghampiri mu selama ada aku … kau mengerti ?” lanjut Kyuhyun.

“Ne …” jawab Yuri tersenyum hangat dalam pelukan Kyuhyun. Setidaknya rasa takutnya sedikit berkurang untuk menghadapi hari esok.

“That’s my girl …” ujar Kyuhyun lalu mencium bibir Yuri kilat dan mengedipkan sebelah matanya. Yuri tahu ini permainan namjanya, ia juga tak mau kalah. Segera ia mengahambur ke pelukannya mengalungkan tangannya dileher Kyuhyun.

“Aku akan sembuhkan Kyu ?” ucap Yuri dan mencium leher Kyuhyun.

“Tentu …” jawab Kyuhyun yakin. Yuri memejamkan matanya mencoba mengusir rasa takut dan lelah yg selalu hinggap. Yuri merasakan elusan Kyuhyun di punggungnya lembut, setidaknya itu membuat ia merasa tenang dan yakin untuk menghadapi hari esok.

__++ With You ++__

Sinar matahari hari ini belum sepenuhnya menyinari kota indah itu. bahkan masih banyak orang yg terlelap dalam tidurnya. Tapi berbeda dengan Kyuhyun, hari ini ia bangun lebih awal. Entah apa yg bisa membuat namja itu bisa terbangun lebih pagi dari biasanya.

Kyuhyun melirik kearah samping. Ia masih melihat sosok yeoja cantik itu terlelap dalam tidurnya. Kyuhyun tersenyum hangat melihat Yuri dengan wajah tenangnya, ia mendekat dan mencium kening dan pipi kirinya hangat. Setelah itu ia bangun dari tempatnya dan bergegas membersihkan diri. Ia melihat perlengkapan dan snack untuk ia dan Yuri sudah menipis, Kyuhyun pun berniat keluar untuk membeli semua perlengkapan itu selagi Yuri masih tertidur.

Kyuhyun hanya meninggalkan sebuah note untuk Yuri, agar ia tak kebingungan ketika ia terbangun nanti dan tak menemukan Kyuhyun. Ia memastikan Yuri masih terlelap dan meninggalkan note tersebut.

Yuri terbangun dari tidurnya, namun ia tak melihat namja yg menemaninya semalam. Ia mulai melihat arah sekitarnya berharap menemukan sosok yg ia cari. Namun nihil, ia tak menemukan Kyuhyun di sana. Setelah beberapa saat ia melihat secarik kertas di meja samping ranjangnya, ia mulai mengambilnya dan membaca beberapa baris kalimat di dalamnya.

“Morning chagi … Aku pergi untuk membeli sesuatu, hanya sebentar saja. ^_^

Jangan merindukan ku … Kke ~

Your Prince …”

“Kke.. siapa yg merindukan mu ?!” ujar Yuri terkekeh dengan isi note itu. segera ia membenahi diri sembari menunggu Kyuhyun kembali. Setelah beberapa saat Yuri kini terlihat lebih segar, walau masih memakai baju pasien. Merasa bosan dikamar ia memutuskan untuk pergi menghirup udara luar.

Taman rumah sakit kini menjadi pilihan Yuri, ia sedikit merenggangkan tubuhnya, melakukan gerakan-gerakan ringan merileks kan otot tubuhnya.

“Menikmati udara pagi ?” tanya seseorang tepat di belakang Yuri. Aktifitas Yuri terhenti sejenak untuk melihat sang pemilik suara yg di dengarnya.

“Dokter Lugo…”

“Pagi …” sapa Yuri.

“Pagi … udaranya sejuk bukan ?” tanya dokter muda itu.

“Hem…” jawab Yuri sembari merentangkan tangannya dan menghirup udara dalam. sementara Luhan hanya memandang wajah tenang Yuri dengan mata terpejam dan senyuman indah terlukis di bibir mungilnya.

“Ada apa ?” tanya Yuri yg menyadari dirinya di pandangi. Luhan hanya tersenyum manis.

“Tak ada…” jawabnya dengan menggelengkan kepala lemah. Tak mungkin untuk Luhan mengatakan kalimat yg ada dalam pikirannya sekarang. Ia tahu Yuri sudah bersama dengan orang lain.

“Jika hanya dekat dengan mu apa aku berdosa ? aku tak akan mengharap lebih, hanya ijinkan aku untuk tetap di dekat mu. Itu sudah cukup untuk ku …” gumam Luhan dalam hati.

Tak mau berlarut dengan suasana hatinya Luhan mulai mencairkan suasana dengan mengajak Yuri bercanda. Melihat senyuman juga tawanya membawa kebahagian tersendiri untuknya. Yuri merasakan nyaman jika bersama Luhan, ia selalu merasa terlindungi. Namun seberapa besar rasa itu tak mampu membuat Yuri berpaling dari namja tampan bernama Kyuhyun. Hanya ia yg tahu bagaimana perasaannya pada namja tampan itu –Kyuhyun-.

“Hahaha… berhenti melakukan itu …” canda Yuri bersama Luhan. Ia dibuat tak bisa berhenti tertawa karena Luhan terus saja membuat wajah-wajah lucu dan menunjukannya dihadapan Yuri.

“Lalu ini …” seru Luhan masih dengan membentuk wajah-wajah unik.

“Hahahaha … hahaha … kau benar-benar jelek dokter …” tawa Yuri tak henti. Masih terhanyut dengan suasana pagi itu membuat mereka melupakan sejenak segala aktifitasnya.

Tanpa mereka sadari sepasang mata menatap mereka tajam. Tangannya terkepal, emosinya mulai naik. Bagaimana ia menyaksikan yeojanya tertawa renyah dengan namja lain selain dirinya, melihat yeojanya disentuh namja lain, dan terakhir ia harus melihat yeojanya di peluk erat oleh namja lain walau hanya sekejap tapi itu membuat darahnya mendidih.

Kyuhyun benar mendapat kejutan ketika ia kembali dari mini market di sekitar rumah sakit. Ia harus melihat pemandangan yg menyesakan dada itu secara langsung. hati dan pikirannya bergelut sekarang.

“Apa ini yg Yuri rasakan dulu ? sesakit inikah ?” pikirannya tertarik pada kejadian yg sebenarnya tak ingin ia ingat lagi. Tapi ia seolah ditarik paksa untuk mengingat hal itu lagi. Walau hati sesak tapi ia selalu merasa hangat ketika ia melihat senyuman dari bibir mungil yeojanya itu. Kyuhyun berusaha menekan ego nya juga rasa dalam hatinya yg tengah bertempur hebat.

Kyuhyun tak mau membebani Yuri lagi, justru sebaliknya ia ingin menjadi sandaran untuk Yuri. Mungkin sedikit mengalah tak masalah, pikirnya. Walau raut kecewa tak bisa ia tampik.

“Oh… Kyu…” seru Yuri yg menya dari Kyuhyun tengah memperhatikannya lalu tersenyum hangat dan menghampiri Kyuhyun yg berada tak jauh dari posisinya. Kyuhyun yg masih dalam keadaan setengah sadar karena hati dan pikirannya tak menentu sekarang hanya tersenyum kecil menjawab panggilan Yuri.

“Kau dari mana saja eoh ? aku menunggu mu dari tadi …” ujar Yuri.

“Aku hanya keluar sebentar untuk membeli perlengkapan…” jawab Kyuhyun kini terlihat senyuman di bibirnya.

“Aku menunggu mu dari tadi, tapi kau lama sekali …” keluh Yuri lalu mengembungkan pipinya. Membuat Kyuhyun tak tahan untuk mencubitnya.

“Mianhae …” ujar Kyuhyun masih dengan mencubit pipi Yuri lebut.

“Aaahhkk…” jerit Yuri pura-pura kesakitan. Sementara Kyuhyun hanya terkekeh. Kyuhyun membuka jaketnya lalu memakainnya pada tubuh Yuri.

“Ayo masuk… udara pagi cukup dingin, kau bisa masuk angin. Bukankah nanti terapi terakhir mu ?” ingat Kyuhyun.

“Ne …” jawab Yuri. Mereka pun hendak pergi namun sebelum itu

“Terima kasih dok …” ujar Kyuhyun tiba-tiba. Melirik Luhan yg masih berdiri ditempatnya.

“Untuk ?” bingung Luhan.

“Menjaga Yuri …” jawab Kyuhyun hangat lalu memandang Yuri yg kini tengah dalam rengkuhannya.

“Emh …” jawab Luhan menganggukan kepala kecil. Yuri menatap Kyuhyun tak percaya.

“Wae ?” tanya Kyuhyun heran dengan Yuri yg terus menatapnya.

“Aku kira kau akan marah atau jengkel seperti kemarin…” jawab Yuri pelan. Kyuhyun semakin erat merangkul bahu Yuri dengan senyuman yg sulit di artikan.

“Jika kau bahagia dengannya aku bisa apa ?” ujar Kyuhyun lirih. Tanpa mereka sadari mereka kini telah kembali di ruangan Yuri.

“Kyu…” panggil Yuri lalu memeluk Kyuhyun erat.

“Waeyo ?” bingung Kyuhyun.

“Mianhae …” ujar Yuri.

“Kau tak perlu meminta maaf, aku sudah bilang bukan ? jika aku akan menjadi imun mu. Tak akan membiarkan mu merasakan sakit lagi. Untuk itulah aku disini… aku tak ingin menjadi beban untuk mu, yg menghalangi segala kebahagian mu.” Ujar Kyuhyun panjang lebar dan membalas pelukan Yuri.

“Aku… aku hanya ingin kau bahagia …” lanjutnya sembari mempererat pelukannya

Yuri menutup matanya dalam pelukan hangat Kyuhyun.

“Gomawo …” lirih Yuri.

“Untuk ?” tanya Kyuhyun masih dengan posisi memeluk Yuri.

“Segalanya …” jawab Yuri pelan.

“Tak perlu …” jawab Kyuhyun lembut. Dilanjutkan dengan senyuman hangat dari keduanya. Yuri bahagia, benar-benar bahagia saat ini. berada dalam dekapan namja yg ia cintai sungguh membuat hatinya merasakan perasaan hangat.

Tak jauh berbeda dengan Yuri, Kyuhyun pun merasakan hal yg sama. Ia akan melakukan apa pun untuk yeoja cantik dalam dekapannya itu. termasuk menahan ego nya sendiri. Rasa cemburu yg selalu sukses membuat ia merasa kesal hanya akan membuat yeoja cantik itu sakit. Dan ia tak menginginkan hal itu terjadi. Tak tak akan pernah terjadi –lagi-.

__++ With You ++__

 

Annyeong …. ‘With You’ is Back, ada yg masih ingat sama cerita absurd ini ? kayaknya enggak deh *poor …

Whehe Fan telat banget post lanjutannya, mianhae… tapi moga readers semua masih pada suka ya ^^ … + masih mau baca ‘With You’ … hi

Kritik, masukan, saran atau pun komentar yg lainnya masih Fanny tunggu loh… Mianhe untuk shoot kemarin Fan gk bisa bales koment dari reader semua *bow … tapi untuk shoot kali Fan usahain seperti biasanya bales all comment dari reader ^^ hihi …

Last, jangan lupa RCL nya ^^ … comment itu semangat untuk para author loohh.. hihi

So Keep Read … Keep Comment and Keep Like …

Comment = Protein

Like = Vitamin.

So give me Strength for continuing this Story

And see ya next shoot …

Gumawo …*bow

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

48 thoughts on “[Freelance] (Sequel Of Regret) With You Shoot 2

  1. Aaaa thor ini kereeeen banget. Smg yuleonni bisa cpt sembuh n mereka bisa trus sama2 bahagia hehhehe:D
    semangat trs thor, ditnggu next partnya^^

  2. Howwaaaa !! Fanny-yaa !! /teriakpaketoa
    ahh~ siapa blg gak inget ?! Crta super keren ini .. Regret’x aja msh suka berasa nyesek sama sedih’x. Bt lgsg keganti dgn prasaan penuh bunga bunga tiap baca sequel’x -with you- ini😀
    Itu knpa ky’ ada hawa gak enak pas Luhan blg ttg “terapi puncak” ? Gak bakal trjdi sswtu yg mnyeramkan kan ?? Jgn smpe dehh .. -_-
    Aduhh !! Sllu dehh yaa~ scene KyuRi paling gak bisa diganggu gugat bkin overdose. Bt sayang~ knpa si dokter yg cinta’x brtepuk sblh tangan itu hrus Luhan ?! KENAPA ?! #ehh?
    Eonnie jd galau melanda nihh xD HanYul itu trmasuk otp fave eonnie slain KyuRi. Bt gpp~ org KyuRi udh ngerasain sgla macem brsama. Dr sakit, nyesek, sedih, sampe akhir’x bahagia bareng.🙂
    Lagian, setidak’x Luhan udh ngerasain brsama Yul 3tahun tnpa ada Kyu. #upss
    Duhh~ gak tau mau komen apalagi nihh .. Sllu seneng sama tulisanmu. Sllu nunggu jg sih sbnr’x. Bt cuma bisa pasrah kpan kmu bisa publish😀 yg penting ttap smangat & terus bersinar .. ^^

    1. eooooooonnnnnniiiiiiii !!!! *teriak pake toa juga* hihi😀
      whehe soalnya fan telat pke bgt publish nya😦 jadi di kira udah pada lupa hi😀 …
      penuh bunga ya eon ? di kira Fan flat abis ceritanya hihi … gomawo eonni

      iya semoga gak ada hal buruk ya sama Yuleon … hi
      eonni sabar …. hehe, jngan galau dong … haha iya Luhan oppa udah cukup 3 tahun, kke …
      gomawo eonni udah suka sama cerita absurd nya Fan, gomawo juga udah mau nunggu😀 *innocent …
      keep RCL eonni-ya…. gomawo🙂

  3. Annyeong eonni akhirnya ffnya publish
    juga ffnya daebak banget eonni feelnya
    dapet banget jdi penasaran gmna kelan
    jutannya ditunggu eonni next shootnya
    jgn lama-lama ya eonni ^_^
    Keep on writing eonni
    Fighting ^_^

  4. Ini so sweet bgt!! Sumpah!! Smoga yuri cpt sembuh trus happily ever after sm kyuhyun.. tp kasian jg sm luhan, hatiny pasti terluka.. dia kyany suka sm yuri.. sini luhan sm aku ajaa.. #plaak/abaikan

    Dtunggu next part nya y authornim.. hwaiting!

  5. Daebak buat with you nya..
    q agak bgung. Disisi lain q suka bgt ma kyuri tpi di lain juga suka bgt ma yulhan.

    Tpi mw apa lg q tetep dukunp kyuri haha.
    Eonn semangat buat with you 3 nya.secepetnya ya

  6. Hehe, ijin baca yaa kak, pembaca baru buat fanfic ini🙂
    Fanficnya ketjeh bener, suka ceritanya, jadi cepet dilanjut yaa kak ^^

  7. Kyuhyun terus setia nemenin yuri,, sweeeeettt banget deh…luhan ? Oh dia ada juga hehehehe…luhan cinta nya bertepuk sebelah tangan nih ceritanya..kekeke..kyuhyun sering cemburu nih liat yulhan bareng,, tapi untunglah dia masih bisa kontrolrasa cemburunya itu..masih lanjutkah ini ?? Yaiyalaaahhh..hehehe..di tunggu

  8. huaa scene kyuri slalu deh bkin senyum2 sndri..sweet bgt…tpi kasian luhan nya,,knp hrus dia yg bertepuk sblh tngan,,sedih jdinya…
    terapi puncak buat yuri knp ya? kok kyaknya yuri sma luhan tkut bgt..moga ga ada sesuatu yg bkl terjadi…ga bkl tega klo liat kyuri jdi kepisah lgi…
    pkoknya mkin ke sni mkin kren deh critanya,feelnya mkin dpet..next part ditnggu loo…🙂

  9. huwaaa mian eon bru koment , krena krisis kuota mwehehehe ~

    Bagus kak fanny , d tggu next chap ny 🙂

  10. annyeong all … long time no see … hihi, udah lama fan gk sapa balik reader semua…. bogoshipo😀 *plak #abaikan
    shoot pertama Fan gk bisa bls comment readers mianhae… tapi sekarang Fanny is back kke~ …

    shoot dua ini kanyaknya pada galau ya karena ada Luhan, hihi😀
    mianhae kalo harus liat Luhan oppa di sini harus korban perasaan

    buat yg udah RCL gomawo … yg masih siders ??? moga mau RCL … hihi … gomawo🙂

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s