Posted in Freelance, Hurt, Marriedlife, Romance, Sad

[Freelance] Me ,You And Baby Part 6

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^

image001

Part 6

Present by

She_ze

Cast :

Cho Kyuhyun As Kyuhyun  Super Junior || Kwon Yuri  As Cho Yuri  || Cho Kyuza As Kyuhyun & Yuri Son

Sub cast :

Kyuhyun Eomma & Appa Kyuhyun ||  Yuri Eomma & Appa || Member Suju & Member Snsd ||  Choi Minho & Jung Soo Jung

Length :Chapter maybe ??? || Rating : 15 || Genre : Romance, hurt, Sad Marriage Life

~~~~~~~~~~~~~~~^^^^^^~~~~~~~~~~~~~~

“ Hajjima Jebal!jangan tinggalkanku sendirian disini “igau Yuri dalam tidurnya.

“Kajjima, aku mohon jangan pergi !” igau Yuri sekali lagi.

“Andwaeeeeeeeeee“ jerit Yuri.

Yoona yang tidur disofa samping Yuri seketika bangun, mendengar jeritan Yuri. Yoona pun segera menghampiri Yuri yang sepertinya mengalami mimpi buruk.

“Gwenchana Yul?apa kau mimpi buruk?” tanya Yoona.

“Hah..hah..hah “Yuri hanya mengangguk-anggukan kepalanya sambil mengatur deru nafasnya.

“Ini kau minumlah,tenangkan dirimu Yul “ucap Yoona sembari memberikan segelas air kepada Yuri dan mengelap keringat di kening Yuri.

Yuri menghabiskan minumanya sepertinya ia terlalu haus, hingga gelas yang tadinya berisi air penuh kini sudah kosong.Yoona yang melihat Yuri seperti kehausan berniat mengambil air untukknya namun tangannya ditahan oleh Yuri.

“Kajjima Yoong,aku takut sendirian”pinta Yuri.

“Ne,baiklah aku akan disini menemanimu “ucap Yoona.

“Gomawo Yoong”ucap Yuri dengan heran menatap ruangan ini.

“Dimana aku sekarang Yoong?”tanya Yuri.

“Kau berada di apartement Siwon, dia yang membawamu kesini. Karena kau tak mau diantar pulang kerumahmu maupun kerumahku “jawab Yoona.

“Mian, aku telah merepotkan kalian”ucap Yuri sambil menundukan wajahnya.

“Aniyo, kau tak merepotkan kami. Justru kami ingin menjaga dan melindungimu Yul” ucap Yoona sembari memegang tangan Yuri erat.

“Apa yang terjadi denganmu Yul?apa ini ada hubungannya dengan Kyuhyun?”selidik Yoona.

 

Yuri yang ditanya Yoona hanya diam saja, ia tak mau Yoona mengetahui apa yang terjadi dengan dirinya. Yuri sudah cukup membuat mereka susah karenanya,Yuri tak mau membuat mereka terlibat dalam permasalahannya dengan Kyuhyun.

“Ya sudah jika kau tak mau memberitahukannya,tak apa-apa. Kau istirahatlah lagi,agar besok pagi kau sudah segar “titah Yoona.

“Ne “ucap Yuri singkat.

***********************************

Keesokan harinya…….

Yuri mengeliat pelan ketika dirasanya sinar matahari menerpa wajahnya, Yuri menyipitkan matanya karena silauan matahari. Yuri tertegun melihat Yoona sahabatnya yang tidur diatas lantai dingin semalaman karena menjaganya.

“Eungg, Hoamm. Kau sudah bangun eoh”ucap Yoona sambil merenggangkan badanya.

“Hmmm “gumam Yuri.

“Apa demammu sudah turun”ucap Yoona sambil menempelkan tangannya ke dahi Yuri.

“Hahh, syukurlah demammu sudah turun “ucap Yoona

“Gomawoyo kau telah merawat dan menjagaku semalaman, aku bersyukur memiliki sahabat seperti kau Yoong “puji Yuri.

“Aishhh! Kau jangan mencoba merayuku dengan pujianmu itu “ucap Yoona.

“Ne?apa yang aku katakan jujur Yoong, jika tak ada kalian mungkin aku sudah terpuruk sekarang “ucap Yuri.

“Geuramyeon, kau harus janji jika terjadi sesuatu jangan kau tanggung sendiri dan jangan sampai kau pergi meninggalkanku. Janji?”ucap Yoona.

“Yokssi “ucap Yuri.

“Jeongmal?” tanya Yoona memastikan.

“Ne,aku janji “ucap Yuri sambil memeluk Yoona erat.

 

Kehangatan kedua sahabat itu terganggu karena sebuah ketukan pintu,Tokk..Tokkk. Yoona tahu pasti Siwon yang mengetuk pintu kamar ini, Yoona pun melepaskan pelukannya.

“Ada apa Oppa,kau masuk saja!”titah Yoona.

“Mianhae mengganggumu chagi,apa demam Yuri sudah turun?”tanya Siwon dari balik pintu memastikan keadaan Yuri.

“Gomawoyo Oppa,kau telah menolongku “sela Yuri.

“Omo!!kau sudah bangun Yuri?. Yya Chagi kenapa kau tak bilang kalau Yuri sudah bangun?” tanya Siwon.

“ishhh, kau kan tadi bertanya apa demam Yuri sudah reda apa belum?”jawab Yoona.

“Aishhh dasar Yeoja,kalian lapar kan?aku sudah memesan samgyetang untukmu Yuri “ ucap Siwon.

“Ne, gomawoyo Siwon Oppa”ucap Yuri.

“Cheonma, Palli kalian mandi sana. Aku akan menuggu di meja makan “suruh Siwon.

 

Kyuri Home……

Kyuhyun mondar-mandir di dalam rumahnya, ia terlihat gusar. Beberapa kali Kyuhyun menghubungi ponsel Yuri beberapa kali pula ia menerima jawaban dari sang operator. Sudah dua hari Kyuhyun tak melihat batang hidungnya,walaupun Kyuhyun tak peduli dengan Yuri tapi di dalam hatinya tersisa sedikit kecemasan.Kyuhyun hendak mencoba bertanya kepada kedua orang tua Yuri,tapi segera Kyuhyun urungkan bisa gawat kalau orang tua Yuri tahu anaknya tak berada dirumah selama 2 hari itu.

Cklekk….

 

Kedua mata Kyuhyun menoleh ke depan pintu bersamaan dengan munculnya sosok Yuri yang sudah 2 hari tak dilihatnya, Yuri mengganti sepatu yang dipakainya itu dengan sandal rumah. Kedua mata Yuri melihat Kyuhyun yang berdiri didepannya tanpa sepatah kata pun bibir dari Yuri.

            Yoona dan Siwon sedang menikmati sarapan paginya, tapi tak dengan Yuri yang hanya mengaduk-aduk samgyetangnya dengan wajah melamun.

“Yya Yul,cepatlah kau makan samgyetangnya selagi masih hangat. Ingat perutmu harus segera disi, kau jangan lupa bahwa di dalam perutmu ada anakmu yang harus kau jaga”suruh Yoona.

“Ne, apa yang dikatakan Yoona benar Yuri. Kau harus memakan supmu itu, kau tak ingat?kau harus menjaga kesehatan bukan untuk dirimu tapi calon anak yang ada didalam kandunganmu itu. Cha Aaaa,buka mulutmu “ucap Siwon sembari memberikan sendok yang sudah berisi samgyetang.

“Oppa aku bukan anak kecil lagi,aku sudah kenyang”ucap Yuri.

“Yya Yuri!cepatlah kau buka mulutmu itu. Kau tak lihat tanganku sudah pegal”ucap Siwon.

“Ne, cepatlah! kau tak kasihan padanya”titah Yoona.

“Joeseumnida “ucap Yuri sambil menerima suapan dari Siwon.

“Johta,sekarang kau makan makananmu itu “suruh Siwon.

            Mereka pun menikmati sarapan pagi dalam keadaan sunyi, tak ada yang berani bertanya kepada Yuri tentang apa yang sedang terjadi dengan Yuri.

“Sudah waktunya aku berangkat, kau tak apa kan aku tinggal sendiri di apartementku ?” tanya Siwon.

“Oppa apa kau bisa mengantarku?”tanya Yuri.

“Apa kau yakin Yul? kau belum pulih sepenuhnya”tanya Yoona.

“Na Jasinisseo, aku hanyabutuh istirahat saja Yul “ucap Yuri.

“Geurae, Kajja!”ajak Siwon.

           

            Mereka pun meninggalkan apartement Siwon menuju kediaman Kyuhyun dan Yuri, beberapa menit kemudian sampailah mereka didepan kediaman Yuri.

“Gomawo Yoong Oppa, telah mengantarkanku “ucap Yuri.

“Ingat kalau ada apa-apa segera hubungi aku “pesan Yoona.

“Ne”ucap Yuri.

“Bye Yul “pamit Yoona.

 

            Yuri memandangi rumahnya yang sudah 2 hari ini tak dilihatnya,perlahan Yuri berjalan menuju pintu rumahnya. Yuri menghela nafasnya dengan berat sebelum membuka pintu rumahnya, apa ia sanggup berhadapan dengan Kyuhyun.

Flashback end.

 

Yuri melewati Kyuhyun begitu saja menuju kamarnya yang sudah 2 hari tak dilihatnya itu.

“Changkkaman Yuri-ya “ucap Kyuhyun sembari menghela nafasnya.

“Waeyo Oppa”ucap Yuri memunggungi Kyuhyun.

“Hahhh~ aku telah memutuskan untuk berpisah denganmu Yuri. Mulai sekarang kau bebas”ucap Kyuhyun.

Yuri mengepalkan tangannya, hatinya hancur. Inikah yang diterimanya dengan apa yang di lakukan Kyuhyun kepadanya.

“Baiklah Oppa jika itu yang terbaik untukmu, kau siapkan saja surat perceraian secepatnya. Agar aku bisa mentandatanganinya”ucap Yuri.

“Kau kenapa Yuri, apa kau sakit ?” tanya Kyuhyun.

“Kau tak usah mencemaskanku Kyuhyunssi, karena mulai sekarang aku sudah menganggapmu orang asing. Begitupun sebaliknya, aku akan mengganggapmu sebagai suami jika didepan orang tua kita saja. Urusanmu denganku sudah selesai kan Kyuhyunssi?” tanya Yuri yang masih memunggungi Kyuhyun

“Ne “ ucap Kyuhyun.

Sepeninggal Yuri, Kyuhyun merasakan sakit di dalam hatinya. Apakah yang dilakukannya sudah benar apa tidak. Kenapa hatinya begitu sakit ketika Yuri mengucapkan bahwa dia orang asing bagi Yuri.

 

Yuri membaringkan badanya diatas ranjang tempat tidurnya,Yuri merasa lelah baik pikiran dan tubuhnya, apalagi setelah keputusan yang tadi dia buat membuatnya semakin lelah dengan semua ini. Perlahan mata Yuri mulai tertutup rapat, seakan ingin membawa pergi segala penat dalam tidurnya.Kriettt.,Kyuhyun membuka kamarnya ia hendak mengganti kemejanya dengan baju kerja.

Setelah mengganti kemeja dengan pakaian kerjanya, Kyuhyun hendak pergi namun ia urungkan. Perlahan Kyuhyun mendekati tempat tidurnya dan Yuri itu dan duduk di dekat Yuri, digenggamnya tangan Yuri yang rapuh itu. Kyuhyun tak sanggup menahan air matanya yang sudah panas di pelupuk matanya.

“Mianhae Yuri-ah,aku telah membuatmu terluka terlalu dalam”ucap Kyuhyun.

“Kajjima Jebal “igau Yuri.

Keringat dingin keluar dari pelipis Yuri, Kyuhyun yang melihat kening penuh keringat langsung menempelkan tanganya di kening Yuri kemudian membandingkan dengannya.

“Hangat “ucap Kyuhyun.

Kyuhyun pun segera mengambil air dingin di dapur, tak perlu menunggu waktu lama Kyuhyun sampai di kamarnya dan langsung menaruh lap dingin itu di kening Yuri.Kyuhyun melirik jam yang melingkar di tanganya itu.

“Jam 08.50,mianhae Yuri aku tak bisa menjagamu. Aku harus berangkat “pamit Kyuhyun. Setidaknya ia sudah menyiapkan obat untuk Yuri yang harus diminumnya saat ia bangun nanti.

 

Office 09.30 KST.

Kyuhyun sampai di kantornya agak sedikit telat,ia tak mungkin meninggalkan Yuri begitu saja. Semua karyawan Ahboejinya sedang sibuk mengerjakan beberapa berkas-berkas.Kyuhyun melihat sosok Siwon yang sedang berdiri disamping Sungmin dengan wajah serius menatap layar komputer milik Sungmin.Kyuhyun pun berjalan untuk menghampiri mereka untuk sekedar menayakan kabar mereka.

“Anyeong Sungmin,Siwon hyeong “sapa Kyuhyun.

“Ne, Anyeong Kyu. Tak biasanya kau datang terlambat?” tanya Sungmin.

“Tadi aku ada sedikit urusan “jawab Kyuhyun sambil menatap Siwon yang tak membalas sapaanya.

“Urusan apa sampai kau datang terlambat?”tanya Sungmin.

“Sungmin hyeong, nanti kalau sudah selesai kau antar ke ruanganku. Aku harus kembali keruanganku, permisi Kyuhyunssi “ pamit Siwon. Kyuhyun yang pergi meninggalkannya segera menyusul Siwon, ia ingin memberitahukan kepadanya tentang sesuatu.

“Yya Kyu,kau belum menjawab pertanyaanku.Aishhhh”desis Sungmin.

“Hyeong..”panggil Kyuhyun.

Siwon yang mendengar Kyuhyun memanggilnya terus saja berjalan menuju ruangannya, hari ini ia tak mau berurusan denganya lagi.

“Hyeong..changkaman “panggil Kyuhyun sekali, tapi Siwon terus saja mengacuhkannya membuat Kyuhyun sedikit tersulut. Kyuhyun pun segera berlari mengejar Siwon yang hendak masuk kedalam ruanganya. Belum sempat Siwon membuka kenop pintu ruanganya tanganya sudah dicegat oleh Kyuhyun dari samping.

“Mau apa lagi Kyu?kau belum puas denganku HAHHHH”bentak Siwon. Membuat sekretaris Siwon menoleh ke arah mereka

“Hyeong, aku tak mau membuat keributan disini. Aku ingin memberitahukan sesuatu kepadamu“ucap Kyuhyun.

“Kau beritahukan saja disini “ucap Siwon.

“Aniyo hyeong disini terlalu banyak orang, sebaiknya kita bicara di atap kantor saja”ucap Kyuhyun.

“Baiklah, Kajja!aku tak mau membuang waktuku dengan urusanmu itu”ucap Siwon.

“Taeyonssi, jika ada yang mencariku suruh dia menunggu “pesan Siwon kepada Sekretarisnya itu.

“Ne, sajjangnim”ucap Taeyon.

 

Mereka pun memasuki lift yang akan mengantar mereka ke atap gedung, begitu di dalam lift Kyuhyun langsung menekan tombol lift. Selama didalam lift Kyuhyun hanya diam saja, sama dengan Kyuhyun. Siwon pun hanya diam saja. Tingg…lift pun terbuka mereka pun segera berjalan ke anak tangga yang menghubungkan dengan atap gedung.

“Cepat apa yang mau kau beritahukan kepadaku “ucap Siwon begitu tiba diatap gedung.

“Hyeong, kau pernah mengatakan kepadaku. Aku harus menentukan pilihan hatiku. Sekarang akau akan menjawabnya sekarang “ucap Kyuhyun.

“Cepatlah kau tak usah bertele-tele, apa kau tak lihat aku sedang sibuk eoh?” tanya Siwon.

“Baiklah, aku tak akan berlama-lama. Aku akan meninggalkan Yuri demi Seohyun “ucap Kyuhyun.

 

Deg,Siwon menolehkan pandangannya ke arah Kyuhyun. Rahangnya mengeras dan tangannya mengepal erat ,perlahan Siwon menghampiri Kyuhyun dan Bughhh…

“Sebegitu mudahnya kah kau mengatakan melepaskan Yuri!Yya Cho Kyuhyun!apa kau sudah dibutakan olehnya sekarang ?!” bentak Siwon sembari melayangkan pukulan lagi kearah Kyuhyun.

“Ne, aku memang sudah dibutakan olehnya!. Aku tak mau menyakiti Yuri terlalu dalam!,lebih baik aku melepaskannya “ucap Kyuhyun.

“Yya!dasar kau brengsek !Bughhh..”ucap Siwon

“Itu balasan dari ku, aku harap kelak kau tak menyesal dengan keputusan yang telah kau buat itu CHO KYUHYUN!!!” ucap Siwon sembari meninggalkan Kyuhyun.

“Lebih baik begini hyeong, aku tak mau membuat Yuri semakin terluka karenaku “ucap Kyuhyun sembari mengelap darah yang mengalir dari sudut bibirnya itu. Kyuhyun pun meninggalkan atap gedung menuju ruang kerjanya itu

“Astaga Kwangjangnim, apa yang terjadi?apa kau tak apa-apa?”tanya sekretaris Kyuhyun.

“Aku tak apa-apa, sebaiknya kau kembali bekerja “ucap Kyuhyun.

“Ne, Joseonghamnida Kwangjangnim. Ini ada undangan dari presider Choi “ucapnya.

“Gomawoyo “ucap Kyuhyun.

 

Kyuri Home…….

Yuri bangun dari tidurnya, Plukkk.. sebuah kain lap jatuh diatas selimut. Yuri menoleh ke arah meja nakas sebelah tempat tidurnya Yuri melihat obat dan segelas air.“Apa kau ingin membunuh anakku dengan memberikan obat itu, Oppa?” batin Yuri.

Yuri menyingkap kain selimutnya dan beranjak menuju kamar mandi, ia ingin menyegarkan pikiranya dengan mandi. Siang ini Yuri berencana pergi jalan-jalan ke sebuah mall terbesar di seoul, sembari mencari perlengkapan bayi untuk anaknya kelak.1 jam kemudian Yuri keluar dari kamar mandi dan menuju lemari pakaian.

“Aegy-ah, siang ini eomma akan mengajakmu jalan-jalan. Apa kau senang”ucap Yuri sembari mengelus perutnya itu.

“Cha, eomma sudah selesai berganti pakaian. Kajja kita pergi “ajak Yuri sambil meninggalkan kamarnya menuju pintu depan.

Yuri menutup pintu rumahnya, kemudian berjalan menyusuri jalanan menunuju halte bus. Beberapa menit kemudian sampailah Yuri di tempat pemberhentian bus dan duduk sembari menunggu bus datang.

Setelah menunggu 30 menit bus yang dinanti akhirnya datang juga, Yuri pun segera masuk kedalam bus tersebut.

“Aegy-ah, kelak jika kau lahir ke dunia ini eomma janji akan mengajakmu jalan-jalan ke manapun yang kau minta”ucap Yuri. Ahjumma yang duduk disebelah Yuri tersenyum melihat tingkah Yuri yang berbicara sendiri sambil mengelus perutnya.

“Apa kau sedang mengandung nona?”tanya Ahjumma.

“Ne ?” ucap Yuri tersenyum ke arah ahjumma yang duduk disebelahnya.

“Kau harus menjaganya, apapun yang terjadi. Karena dia satu-satunya yang kelak akan mengisi hari-harimu “ucapnya. Yuri mengernyitkan keningnya, kenapa semua orang mengerti keadaanya sekarang dan menyuruhnya menjaga anakanya? Apa ini sebuah pertanda akan terjadi sesuatu hal yang akan menimpanya?.

“Ne, Ahjumma aku akan menjaganya”ucap Yuri.

 

*****************************

Seoul Mall, 11.00 KST

Yuri memasuki sebuah toko perlengkapan bayi, matanya berbinar melihat perlengkapn bayi dengan segala warna dan berbagai bentuk lucu. Setelah puas melihat-lihat Yuri memilih sebuah baju dan sebuah sepasang dengan warna senada.

“Igeo Aggassi “ucap Yuri sambil menyerahkan barang belanjaannya ke kasir.

Hiks…hikss, Yuri mendengar tangisan seorang anak kecil yang berdiri di depan sebuah toko tak jauh dari toko Yuri berada. Anak kecil tersebut sepertinya sedang tersesat karena kepalanya tak berhenti bergerak.

“Aggasi ini barang belanjanya, terima kasih sudah mengunjungi toko kami “ucapnya.

“Ne,gomawoyo “ucap Yuri sambil pergi meninggalkan toko tersebut menuju anak kecil yang sedari dilihatnya menangis itu.

“Anyeong nona manis, kenapa kau menangis?dimana eommamu?apa kau tersesat”tanya Yuri sembari mensejajarkan badannya dengan anak kecil tersebut.

“Hiks..hiks, Mollayo eonni “jawabnya ditengah isak tangisnya.

image006

“Uljimma, anak manis dan cantik sepertimu tak boleh menangis “ucap Yuri sambil mengusap air matanya.

“Eonni~, apa kau bisa membantu menemaniku mencari eomma?”tanyanya.

“Ne, eonni akan membantumu mencari eomma”ucap Yuri.

“Jinjja?apa eonni tak sedang membohongiku?”tanyanya.

“Yaksso,Kajja!kita harus segera mencari eommamu, siapa tahu eommamu sedang mencarimu “ajak Yuri.

“Ne,Kajja “ucapnya penuh semangat.

Yuri dan anak kecil itu pun segera mencari keberadaan ibunya,sepanjang mencari keberadaan eomma anak kecil tersebut. Setiap pasang memandang ke arah mereka, sembari berbisik-bisik membicarakan mereka.

“Aigo!betapa cantik dan manisnya anak kecil itu. Aku jadi iri melihatnya “ucap Ahjjuma yang berpakaian putih itu.

“Ne, mereka sungguh cantik. Ah seandainya mereka adalah cucu dan menantuku,bahagianya aku memilikinya “ucap Ahjumma satunya lagi.

 

Yuri yang sedikit mendengar pembicaraan mereka, perlahan bibirnya mengembang membentuk sebuah senyuman yang mungkin sudah jarang dilakukannya. Yuri terus menyunggingkan senyumannya mengingat perkataan ahjumma tadi.

“Eonni mengapa kau tersenyum ?apa ada hal yang membuat tersenyum ?” tanyanya.

“Oh~, aniya “ucap Yuri.

“Eonni~, apa yang kau bawa itu?”tanyanya.

“Ini pakaian untuk anak bayi, nona manis dari tadi eonni belum tahu namamu, siapa namamu anak manis?” tanya Yuri.

“Minjusoo,eonni bisa memanggilku Minju”ucap Minju.

“Minjusoo,hmm nama yang cantik untukmu “ucap Yuri.

“Gomawo, Eonni~ changkkaman “ucap Minju.

“Wae?apa kau sudah menemukan eommamu?”tanya Yuri.

“Sepertinya Eonni,Eonni~, gomawoyo sudah menemaniku mencari eomma “ucap Minju sembari membungkukan badanya dan berlari menuju ke eommanya yang berada di tempat informasi.

“Ne,Cheonma “ucap Yuri sembari melangkah pergi meninggalkan pusat perbelanjaan ini.

“Eomma…Eomma “panggil Minju. Langkah Minju berhenti

“Omo! aku lupa menanyakan namanya “pekiknya sambil menoleh ke belakang tapi sosok Yuri sudah menghilang dari pandangannya.

 

Eomma Minju dan beberapa petugas mall segera berlari kearah Minju, ia pun langsung memeluk anaknya dengan erat.

“Mianhae, eomma meninggalkanmu. Jeongmal mianhae, apa kau tak apa-apa?“tanya Minju eomma.

“Gwenchana Eomma, berkat eonni aku bisa menemukanmu. Eomma “jawab Minju

“Eonni?nuguya?”tanya Minju Eomma.

“Ne, Eonni cantik yang sudah menolongku Eomma. Mian tapi aku tak tahu namanya “jawab Minju sedih.image007

“Gwenchana,mungkin suatu saat pasti kita akan bertemu dengannya lagi”ucap Minju eomma sembari mengusap punggung anaknya itu.

“Kajja, kita pulang. Appa pasti sedang menunggu kita”ajaknya.

***********************************

3 Bulan Kemudian……………

Hari berganti hari, minggu berganti minggu tak terasa waktu cepat berlalu. Kini usia kandungan Yuri sudah memasuki bulan ke 3 dimasa kehamilanya, Kyuhyun belum mengetahui sama sekali kondisi Yuri yang tengah mengandung anaknya. Waktunya ia habiskan dengan kesibukan kantor maupun sibuk mengurusi Seohyun.

Sesekali Kyuhyun pulang kerumah, itu pun hanya untuk mengambil pakaian dan berkas-berkas yang tertinggal di rumah mereka. Tapi semua itu tak lantas membuat Yuri bersedih karena ia sudah memutuskan untuk berpisah dari Kyuhyun walaupun Yuri masih tinggal seatap dengan Kyuhyun, kini yang hanya dipikiran Yuri menjaga anaknya yang sedang berkembang di dalam rahimnya itu.

Seperti pagi ini Yuri bangun dari tidurnya dan tak lupa menyapa anak yang ada di dalam rahimnya itu.

“Anyeonghaseyo Aegyah,eomma tak sabar menunggu kehadiranmu disini “ucap Yuri sambil mengelus perutnya yang sudah agak sedikit membuncit itu.

 

“Kau pasti sudah lapar kan?Kajja! eomma akan memberikan makanan dan vitamin untukmu “ucap Yuri sambil beranjak dari tempat tidur menuju dapur.

Ya hari-hari Yuri disibukkan dengan aktivitas apa yang dilakukan oleh ibu hamil, seperti sekarang ini .

“Kau sabar dulu ya Aegy, eomma akan membuat susu”ucap Yuri

Mungkin ada orang yang melihat Yuri berbicara sendiri akan mengganggapnya sudah gila. Tapi bagi Yuri ini adalah cara ia berinteraksi dengan calon anaknya dan menghilangkan kesedihan yang selama ini menimpanya.

“Cha.., eomma sudah selesai membuat susu”ucap Yuri.Gluk…Glukk, Yuri menghabiskan segelas susu hangat yang ia buat tadi.image009

“Apa kau sudah kenyang Kyuza “ucap Yuri sambil menyebutkan nama untuk anaknya kelak.

“Hmmm, Cho Kyuza. Eomma akan memberikan nama itu untukmu jika kau sudah lahir kedunia “ucap Yuri

Kringgg…….., tiba-tiba ponsel Yuri berdering. Yuri pun segera mengambil ponselnya yang ia letakan diatas meja dan menjawabnya.

“Eomma?” gumam Yuri.

“Yeoboseyo Eomma, ada apa pagi-pagi menelefonku”tanya Yuri.

“Aishh, apa eomma tidak boleh menghubungimu eoh “ jawab Yuri Eomma.

“Chagiya, Eomma dan Appa siang ini akan berkunjung kerumahmu “ ucapnya.

“Mwo??Siang ini?kenapa mendadak sekali eomma “ucap Yuri.

“Hmmm, entah kenapa Eomma dan Appa begitu merindukanmu Chagi, Waeyo?”tanyanya

“Aniya Eomma “jawab Yuri.

“Yya Yeobo,berikan ponselmu. Aku juga ingin berbicara dengan putri kesayanganku”ucap Appanya.

“Chagi, bagaimana kabarmu?apa kau baik-baik saja? Dan bagaimana kabar suamimu”tanya Appanya.

“Kami baik-baik saja Appa,bagaimana denganmu Appa?”tanya Yuri sambil menghela nafasnya.

“Appa disini baik-baik saja,kenapa dengan suaramu. Apa kau sedang menangis chagi “tanya Appanya.

“Ah~aniyo Appa,aku tak menangis”bohong Yuri.

“Jeongmal?apa kau tak sedang membohongi Appamu?”tanya Appa.

“Ne,Appa. Aku tak mungkin membohongi Appa “jawab Yuri.

“Apa menantuku ada disitu Chagi?” tanya Appa.

“Oppa sedang berada dikantornya Appa,kenapa Appa menayakannya?”jawab Yuri.

“Karena kami ingin makan siang bersama kalian disana “jawab Appa.

“Mwo?dengan Kyuhyun Oppa?tapi aku tak yakin Appa, Kyuhyun Oppa bisa menemani kita. Akhir-akhir ini dia sibuk “bohong Yuri.

“tak ada tapi-tapian, katakan padanya saja. Ya sudah Appa tutup”ucap Appa Yuri.

“Bagaimana ini”gumam Yuri.

 

Tap..tap.., terdengar suara langkah yang Yuri yakini pasti itu Kyuhyun. Yuri pun segera berlari ke depan, ternyata apa yang dipikirkan Yuri benar.Kyuhyun baru saja keluar dari ruang kerjanya yang sekarang ia jadikan kamar tidurnya setelah Kyuhyun memutuskan memilih Seohyun.

“Kyuhyunssi Changkkaman, Apa siang ini kau tak sibuk ?” tanya Yuri ragu.

“Molla,Waeyo “jawab Kyuhyun tanpa memandang ke arah Yuri sedikitpun.

“Appa dan Eommonim akan datang berkunjung kesini, apa kau bisa meluangkan waktu sekali ini saja. Aku tak mu membuat mereka kecewa “ pinta Yuri sembari menahan panas air matanya.

“Mwo?? Siang ini? “ucap Kyuhyun.

Drttt… ponsel kyuhyun bergetar, Kyuhyun segera membuka pesan tersebut yang ternyata dari Seohyun. Bibir Kyuhyun mengembang, Yuri yang masih berdiri disampingnya hanya memandangnya perih.

From Seohyun.

Oppa apa siang ini kau ada waktu?, apa kau bisa menemaniku berbelanja? Sekalian kita makan siang. Kita sudah lama tak makan siang kan. Otte?Bogosipheo Oppa. ^_^

Kyuhyun pun segera membalas pesan dari Seohyun.

 

To. My Seohyun.

Aniya siang ini aku tak sibuk, aku akan menyusulmu.Nado Chagi ^_^.

“Bagaimana apa kau bisa, Kyuhyunssi ?” tanya Yuri sekali lagi.

“Mollayo, akan aku pikirkan “ucap Kyuhyun sembari mengganti alas rumah dengan sepatu kerja dan meninggalkan Yuri.

Blammmm, sesuatu yang sedari Yuri tahan akhirnya mengalir dari pelupuk matanya.

 

*********************************************

4 jam lagi Appa dan Eomma Yuri akan segera datang, Yuri pun segera mempersiapkan segala sesuatu di meja makan dan menatanya dengan rapi walaupun ia tak memasak. Karena tak mungkin ia menyiapkan masakan yang begitu banyak dalam keadaan perut yang sedikit membuncit itu yang ia samarkan dengan baju yang dipakainya itu.

Tik..Tik.. Tikk, jarum jam sudah menunjukan waktu 11.30 tepat saat jam makan siang. Tapi sedari tadi Yuri menunggu Eomma dan Appanya belum sampai juga dirumahnya. Yuri pun berusaha menghubungi ponsel milik Appanya tapi tak ada jawaban sama sekali. Beberapa kali Yuri mencoba menghubungi Appanya lagi sama juga, kini perasaan cemas menghinggapi perasaan Yuri.

Kringgggggg, Yuri segera mengangkat ponselnya yang sedari tadi digenggamnya itu. Dahiynya berkerut melihat nomor yang tak diketahuinya itu.

“Yeoboseo, apa benar ini nomor dari Kwon Yuri?” tanyanya.

“Ne, benar. Saya Kwon Yuri”jawab Yuri.

“Saya dari rumah sakit,ingin memberitahukan kepada anda bahwa orang tua anda mengalami kecelakan “ucapnya

“Mwo!! Kecelakaan!!Andawe “ucap Yuri lemas.

“Yeoboseyo, agassi apa kau masih mendengarku “ucapnya

Yuri pun segera berlari keluar rumah dengan menggunakan sandal rumah, ia tak mempedulikan kandungannya. Yang ada di pikiranya hanya pergi menemui kedua orang tuanya yang sedang di rawat dirumah sakit segera.

 

Sementara itu di tempat lain….

Kyuhyun sedang bersama dengan Seohyun, mereka sedang makan siang di sebuah mall. Tanpa Kyuhyun sadari eommanya sedang berada di tempat yang sama dan melihatnya sedang berduaan dengan Seohyun. Eomma pun segera menghampiri mereka.

“Cho Kyuhyun!!” bentak Eomma. Membuat Kyuhyun melotot melihat eommanya sedang berdiri dihadapanya.

“Eommonim, lama tidak bertemu “ ucap Seohyun sembari membungkukan badanya.

“Eomma kenapa ada disini ?” tanya Kyuhyun kaget. Eomma menatap marah kepada Kyuhyun dan melirik gelas yang ada diatas meja.

“Dasar wanita murahan “ ucap Eomma Kyuhyun sambil menyiramkan air yang ada digenggamnya itu ke wajah Seohyun.

“Yya Eomma! Apa yang kau lakukan!kenapa eomma menyiramnya. Eomma tak seharusnya melakukan itu kepadanya “ ucap Kyuhyun.

“Beraninya kau membentak eommamu ini demi wanita itu?kau lupa dengan statusmu?dan apa kau lupa apa yang dia perbuat kepada kita ?” cecar Eomma Kyuhyun.

“Arraso Eomma, tapi tak seharusnya Eomma memperlakukan Seohyun seperti ini”ucap Kyuhyun.

“Eomma tak mau tahu,dan kau kenapa ada disin?bukankah orang tua Yuri akan berkunjung kerumahmu?” tanya Eomma.

“Bagaimana Eomma bisa tahu ?“tanya Kyuhyun.

Kringgggg, belum sempat Eomma Kyuhyun menjawab pertanyaan dari putranya itu, ponselnya berbunyi. Eomma pun segera mengambil ponselnya dan menjawab panggilan tersebut.

“Yeoboseyo, Mwo Kecelakaan?” ucap Kyuhyun Eomma. Kyuhyun yang berdiri tepat disamping Eommanyaterkejut karena teriakannya dan mengernyitkan dahinya mendengar eommanya menyebut kecelakaan.

“Apa yang terjadi Eomma?Siapa yang kecelakaan?”tanya Kyuhyun. Sang eomma hanya diam saja.

“Eomma..”panggil Kyuhyun.

“Kyuhyuna, Kajja! Kita harus segera ke rumah sakit sekarang!” ajak eomma yang pergi meninggalkan Kyuhyun dan Seohyun.

“Eomma..Eomma, changkkaman aku akan mengantarkanmu. Seohyun mianhae”ucap Kyuhyun sambil mencomot kunci yang ada diatas meja dan mengejar eommanya.

“Yya Oppa!kau mau kemana. Aishhh!”omel Seohyun sembari menghentak-hentakan kakinya.

At Seoul Hospital.image010

Yuri berlari tergesa-gesa mengikuti dokter dan perawat yang membawa kedua orang tuanya menuju ruang ICU, Yuri menangis melihat kondisi kedua orang tuanya kini. Sang perawat menahan Yuri untuk tidak ikut masuk ke dalam ruangan tersebut. Yuri meronta-ronta agar ia bisa menemani kedua orang tuanya yang sedang berjuang melawan maut itu.

Blammm, pintu pun tertutup kini hanya Yuri yang sedang meringkuk sendirian di depan ruang ICU yang sepi, menunggu kepastian kondisi kedua orang tuanya yang yang berada didalam.Tap…tap.., terdengar langkah kaki cepat dan sangat tergesa-gesa menuju kearahnya.

“Gwenchanayo Yul, Uljima. Bagaimana kedaan mereka ?” tanya Yoona sambil merengkuh tubuh yang kini terlihat sangat rapuh.

“Apa yang harus kulakukan Yoong, aku tak sanggup hidup tanpa mereka”ucap Yuri ditengah isak tangisnya.

“Tenanglah mereka akan baik-baik saja, aku dan Siwon Oppa akan menemanimu disini “ucap Yoona.

“Ne, kau harus kuat Yuri. Ingat ada anak yang ada di dalam perutmu itu”ucap Siwon.

“Yuri, chagiya bagaimana keadaan orang tuamu?”tanya Kyuhyun Eomma.

“Aku tak tahu Eommonim, aku takut terjadi sesuatu dengan mereka”jawab Yuri sambil menoleh ke laki-laki yang berdiri disampingnya.

Untuk apa dia ada disini?apakah kau belum puas untuk terus menyakitiku Cho Kyuhyun” batin Yuri

“Tenanglah mereka akan baik-baik saja” ucap Kyuhyun eomma sambil menenangkan Yuri yang masih menangis.

Brakkk, pintu ruang ICU terbuka seorang dokter menghampiri mereka dan bertanya siapa diantara mereka keluarga dari korban yang sekrang ada di dalam.

“Siapa diantar kalian keluarga dari pasien “ucap sang dokter.

“Saya dokter, mereka adalah orang tua saya”ucap Yuri sambil bangkit berdiri.

“Joseonghamnida agassi, ibu anda nyawanya tak bisa kami selamatkan. Sedangkan ayah anda kondisinya masih kritis”jelas dokter tersebut. Yuri yang mendengar berita tersebut berteriak histeris.

“Andwe, Andwaeyo!eomma kau tak boleh meninggalkanku sendirian!”teriak Yuri dan berlari menuju ruang ICU yang terbuka itu. Kyuhyun dengan sendirinya mengikuti Yuri melihat kedua orang tua Yuri.

Kaki Yuri seketika melemas melihat jasad eommanya sudah tidak bernyawa lagi, sedang di sampingnya Appanya sedang dalam keadaan kritis dan koma. Yuri pun mendekat ke arah jasad eommanya yang terbujur kaku dan memeluknya erat sambil menangis.

“Eomma~ jebal bangun!bukankah eomma sangat merindukanku? Eomma jebal irreona jangan tinggalkan aku dan Appa!” teriak Yuri pilu.

Kyuhyun yang melihat keadaan Yuri yang sangat rapuh itu, perlahan melangkahkan kakinya menuju Yuri untuk sekedar memeluk dan membagi rasa dukanya denganya. Langkahnya terhenti karena Yoona masuk dan langsung menghambur memeluk tubuh Yuri yang bergetar hebat.

“Uljimayo Yul,kau harus kuat masih ada Ahjussi dan calon anakmu yang harus kau jaga“ ucap Yoona.

Deg..Anak? Yuri sedang mengandung Anaknya. sekarang mata hati Kyuhyun terbuka sudah setelah mendengar ucapan Yoona yang menyebut anak. Kakinya begitu lemas, apakah ini yang dulu akan diberitahukan Yuri kepadanya dulu dan pertengkarannya dengan Yoona beberapa bulan lalu?mengapa Yuri menyembunyikan semua ini kepadanya.

“Kenapa harus mereka Yoong, kenapa bukan aku saja yang pergi dari dunia ini “ teriak Yuri. Kyuhyun yang berdiri di belakang Yuri mendengar tangisan teriakan yang menyayat hatinya itu meneteskan air matanya. Mungkin ini tangisan penyesalan untuknya, Kyuhyun mengusap kasar air matanya ketika seseorang menepuk pundaknya.image012

“Penyesalan selalu datang terlambat Kyu, aku dulu sudah memperingatimu. Kau sudah terlalu jauh meninggalkanya “ucap Siwon menju kearah dua orang yang sanagt disayanginya itu.

Drttt, ponsel Kyuhyun bergetar. Tanpa Kyuhyun sadari Yuri melihat kearahnya.

 

From My Seohyun.

Oppa, kau ada dimana, aku menunggumu disini.

Kyuhyun mengabaikan pesan dari Seohyun dan memasukan kembali ponselnya ke dalam saku celananya. Kyuhyun memandangi Yuri yang masih menangis di hadapan jasad eommanya.

” Mianhae, jeongmal mianhae. Apa aku bisa kembali lagi disisimu Yuri? Masih adakah pintu maaf untukku chagi” batin Kyuhyun.

Kyuhyun pergi meninggalkan Yuri bukan untuk menemui Seohyun tapi Kyuhyun ingin menyendiri dan merenung dengan semua yang terjadi. Tapi bagi Yuri sebaliknya Yuri tahu Kyuhyun lebih memilih Seohyun.

“ARGHHHHHHHHHHH”teriak Kyuhyun di dekat anak tangga rumah sakit.

Para pelayat mulai berdatangan di rumah sakit yang sudah di sulap menjadi ruang duka, satu persatu pelayat yang datang dari kerabat maupun relasi orang tuanya itu mengucapkan rasa bela sungkawa Yuri. Siwon dan Kyuhyun berdiri didepan pintu menyambut para pelayat yang datang, sedangkan Yoona menemani Yuri.image013

Tak ada sura yang terucap dari bibir Yuri, hanya ada tatapan kosong dan sendu yang terlihat dari wajah Yuri, sesekali Kyuhyun menoleh kebelakang melihat keadaan Yuri. Kyuhyun sangat takut dan cemas melihat kondisi Yuri apalagi sekarang Kyuhyun mengetahui bahwa Yuri sedang mengandung anaknya. Kyuhyun tak mau kehilangan kedua-keduanya.

Jenasah Yuri akan segera dimakamkan, Yuri tak ikut mengantar ia hanya mengantar sampai di depan pintu. Hanya Kyuhyun dan Siwon serta kedua orang tua Kyuhyun saja yang mengantarkan jasad orang yang Yuri sayangi sampai ke peristirahatan terakhirnya.image015

Sedangkan Yoona menemani Yuri yang sudah duduk di depan foto eommanya, Yoona sangat mencemaskan kondisi fisik Yuri yang dari siang belum mengisi perutnya terlebih ada seorang malaikat yang hidup didalam rahim Yuri.

“Yul, kau tetap disini jangan kemana-mana!aku akan pergi membeli makanan untukmu. Aku takutterjadi apa-apa denganmu dan Aegy yang da di perutmu” ucap Yoona. Yoona pun segera berlari menuju kantin yang ada di dalam rumah sakit.

Yuri hanya diam saja, bibirnya masih saja bungkam keadaanya kini menjadi sunyi. Sesunyi hidupnya kini. Tak ada lagi sosok yang akan menghiburnya di kala sedih., Yuri bangkit berdiri berjalan meninggalkan ruangan tersebut.

Yoona kembali ke tempat ia meninggalkan Yuri, betapa terkejutnya Yoona mendapati ruanga sudah kosong tak ada sosok Yuri yang duduk dan berdiam diri dalam ruangan ini beberapa menit sebelum Yoona pergi untuk membeli makanan. Yoona pun mencari Yuri di segala tempat

“Yul!!Cho Yuri, Eoddiga!”panggil Yoona. Karena Yoona tak menemukan Yuri, ia pun segera menghubungi Siwon.

Tempat Pemakaman….image017

Para pelayat sudah meninggalkan tempat pemakaman, kini yang tersisa hanya Kyuhyun dan Siwon saja, sedangkan orang tua Kyuhyun sudah lebih dulu meninggalkan mereka beberapa menit yang lalu. Kyuhyun memandangi nisan yang ada di hadapannya.

“ Joseonghamnida Eommonin, hanya ini yang bisa aku ucapkan untukmu, mungkin maafku ini tak bisa menebus semua kesalahan yang kulakukan terhadap Yuri “ batin Kyuhyun sembari mengusap air matanya.

                Kringggg……

“Yeoboseyo Chagi, wae?” tanya Siwon

Oppa Yuri meghilang, Ottekhae Oppa “jawab Yoona panik.

“Mwoo?Yuri menghilang?bagaimana bisa “pekik Siwon. Kyuhyun yang mendengar nama Yuri disebut oleh Siwon segera menoleh ke arah Siwon.

“Ada apa Hyeong, Yuri kenapa?” tanya Kyuhyun.

“Tak ada apa-apa Kyu, kau tenang saja “jawab Siwon.

“Hyeong, kau jangan membodohiku. Katakan apa yang terjadi dengan Yuri”ucap Kyuhyun.

“Yuri menghilang Kyu”ucap Siwon.

“Yuri menghilang?Andawaeyo!!”pekik Kyuhyun dan langsung pergi meninggalkan area pemakaman.

“Yya Cho Kyuhyun, kau mau kemana!”pangil Siwon.

“Yeobseyo Oppa, apa kau masih mendengarku? Apa yang sedang terjadi disana ?” tanya Yoona.

“Tak ada apa-apa, chagi aku tutup “jawab Siwon. Ia pun segera mengejar Kyuhyun dengan mobilnya siapa tahu ia bisa mengejar Kyuhyun.

Kyuhyun Pov.

Kumohon Yuri jangan pergi, tetap disini kau boleh membenciku selamanya. Kau boleh memakiku. Aku ingin memperbaiki semua kesalahan yang telah aku perbuat, aku adalah pria pengecut yang tak bisa melindungimu. Ini untuk terakhir kalinya aku katakan bahwa hanya orang yang kuncintai saat ini. Jebal jang pergi meninggalkanku.

Kyuhyun Pov End.

Kyuhyun terus saja berlari, ia tak peduli lagi dengan jarak yang terlalu jauh dengan rumah sakit, yang saat ini ada di pikiran Kyuhyun hanya Yuri dan calon anaknya yang ada dikandungan Yuri. Ttinnn…Ttiinnn

“Yya Cho Kyuhyun, cepatlah masuk “ucap Siwon. Tetapi teriakan Siwon tak mempan untuk Kyuhyun.

“Yya cepatlah,jangan menyiksa dirimu”ucap Siwon lagi dari mobilnya.

Kini kaki Kyuhyun melemas dan tersandung membuat badanya jatuh menyentuh aspal. Kyuhyun terduduk lemas sembari memukulkan tanganya ke aspal.

“CHOOO YURIIII !” teriak Kyuhyun.

“Yya apa yang kau lakukan, ini tak ada gunanya. Cepatlah naik kita cari kerumah Yuri dulu, siapa tahu Yuri ada disana “ajak Siwon.

“Ne, hyeong “ucap Kyuhyun.

1 jam kemudian Kyuhyun sampai dirumah Yuri, Blammm. Kyuhyun membanting kasar pintu mobil Siwon dan berlari menuju kedalam rumah Yuri. Namun baru sampai didepan Kyuhyun tak bisa masuk kedalam rumah tersebut.

Kyuhyun pun segera berbalik arah menuju mobil Siwon, membuat Siwon kebingungan karenanya.

“Yya!kenapa kau berbalik bukannya kau masuk ?” tanya Siwon.

“Rumahnya terkunci hyeong, mana mungkin Yuri kesini. Hyeong Kajja kita kerumahku, firasatku Yuri ada disana “ jawab Kyuhyun.

“Oh ne, Kajja “ ucap Siwon.

 

Mereka pun meninggalkan rumah orang tua Yuri dan menuju rumah Kyuhyun dan Yuri,didalam mobil Kyuhyun duduk tak tenang sesekali ia mendesah pelan. Siwon yang melihat keadaan Kyuhyun yang sangat merasa kehilangan Yuri.

“Yya, kau tenanglah sedikit. Pasti kita akan menemukan Yuri”ucap Siwon.

“Kau menyuruhku tenang hyeong?sementara aku sangat mencemaskan kondisi Yuri dan anakku “ucap Kyuhyun.

“Mwo ?darimana kau tahu Yuri sedang mengandung anakmu?” tanya Siwon.

“Aku mendengarnya sewaktu di rumah sakit, ketika Yoona menenangkan Yuri. Wae? Apa kau juga mengetahuinya hyeong?”tanya Kyuhyun.

“Ne, aku mengetahuinya Kyu”jawab Siwon merasa bersalah.

“Waeyo hyeong?kenapa kau tak memberitahukanku bahwa Yuri sedang mengandung anakku!” pekik Kyuhyun.

“Yuri yang memintaku untuk tak memberitahukanmu, apa kau peduli dengannya saat itu ?, bahkan kau sama sekali tak menolong Yuri ketika dia didorong oleh Seohyun?” tanya Siwon yang mengingatkan Kyuhyun dengan kejadian 3 bulan silam.

Kyuhyun hanya diam saja mendengar pertanyaan dari hyeongnya itu. Ne, apa yang dikatakan hyeongnya itu benar apa ia peduli terhadap Yuri saat itu.Bahkan ia membuat keputusan meninggalkan Yuri demi Seohyun dalam keadaan Yuri sedang mengandung anaknya.

“Mianhae, Yuri-ah”lirih Kyuhyun.

1.5 jam sampailah Kyuhyun dirumah yang selama 3 bulan ditempati oleh Kyuhyun dan Yuri, Kyuhyun melepas sabuk pengamannya dengan kasar dan keluar dari mobil Siwon dengan tergesa-gesa menuju rumahnya.Kyuhyun sedikit terkejut mendapati rumahnya tak terkunci, Kyuhyun pun segera berlari menuju kamarnya untuk mencari Yuri. Tapi sayang Kyuhyun tak menemukan Yuri disini

Siwon yang ikut membantu mencari keberadaan Yuri disetiap ruangan, tak sengaja menyenggol sebuah kotak . Plukkk, Siwon pun segera mengambil kotak tersebut dan menaruhnya kembali. Dahi Siwon berkerut ketika melihat sebuah surat tak jauh dari tempat kotak tersebut.

“Surat?” gumam Siwon.

“Hyeong apa kau menemukan Yuri?” tanya Kyuhyun.

“Aniya Kyu, aku tak menemukan Yuri” jawab Siwon sambil masih memegang kotak dan sebuah surat ditanganya.

“Apa yang sedang kau pegang itu hyeong”ucap Kyuhyun.

“Igeo, aku menemukannya di ruang kerjamu “jawab Siwon.

Kyuhyun pun segera menerima kotak dan sebuah surat yang ditemukan hyeongnya itu di ruang kerjanya. Kyuhyun pun segera membuka surat dan membuka isi surat tersebut.Cringggg, sebuah cincin jatuh tepat di kaki Kyuhyun sewaktu Kyuhyun membuka surat tersebut dan memungutny

untuk Kyuhyun Oppa❤

Aku harap dengan Oppa menemukan surat dan kotak ini, Oppa tak perlu mencariku lagi. Semoga dengan kepergianku ini,Oppa bisa memperoleh kebahagianmu denganya.Oppa tak usah mencemaskanku sekarang, gapailah kebahagianmu yang tertunda karena pernikahan ini. Aku disana akan baik-baik saja,aku harap dia bisa menjagamu Oppa.

Aku juga mengembalikan cincin yang sedari dulu bukan untukku Oppa, semoga di kehidupan yang akan datang Oppa bisa berbahagia dengan orang yang Oppa cintai. Ijinkan untuk terakhirnya aku mengucapkan sesuatu kepadamu Oppa.

CHO KYUHYUN NA JOHAYO,SARANGHAE YEOBO

Cho Yuri.

Srakkkk, tubuh Kyuhyun merosot kebawah. Siwon yang berdiri tak jauh melihat tubuh Kyuhyun merosot setelah membaca surat tersebut segera menghampirinya.

“Yya apa yang terjadi, surat dari siapa itu kyu?”tanya Siwon. Kyuhyun yang ditanya Siwon tak menjawab pertanyaan hyeongnya itu dan memberikan surat yang dipegangnya.

“OMO!!!!,ini tak boleh terjadi Kyu “teriak Siwon setelah membaca surat dari Yuri.Siwon pun segera mengeluarkan ponselnya dari dalam saku jasnya.

Klik…

“Yeoboseyo, chagi. Cepat kau segera ke ruangan Ahjussi. Palli”titah Siwon.

“Memangnya ada apa Oppa, kau menyuruhku ke ruangan ahjussi ?” tanya Yoona sembari berjalan tergesa-gesa keruangan appa Yuri.

“Yuri..Yuri telah pergi meninggalkan kita semua, chagi”jawab Siwon.

“Mwo???jangan bercanda Oppa “ucap Yoona.

“Aniyo, aku sedang tak bercanda. Aku sudah membaca surat dari Yuri yang dia tinggalkan untuk Kyuhyun.

“Andwae!!dia tak boleh dari disini Oppa. Aku tak mau kehilangan sahabatku satu-satunya “ucap Yoona.

“Yya sudah kau segera ke ruangan Ahjussi, siapa tahu sebelum pergi Yuri menemui Appanya untuk terakhir kali “ titah Siwon.

“Ne, Oppa “ ucap Yoona.

Klik…..

Duggg…Yoona tak sengaja menabrak tubuh seseorang, Yoona pun segera membungkukan badanya tanpa melihat wajah orang yang disenggolnya itu.

“Joseonghamnida agasssi “ ucap Yoona sambil berlalu dari hadapannya.

Yoona tak mengetahui bahwa orang yang berpas-pasan dan di takbraknya itu adalah Yuri, Yuri pun mengangkat kepalanya setelah melihat punggung sahabatnya yang terus menghilang dari hadapannya.

“Annyeong hi-gyeseyo, Yoong. Mianhae telah merepotkanmu dan kekasihmu.Kelak jika kita bertemu kembali aku ingin membalas kebaikan kalian “ucap Yuri sembari berbalik dan berjalan pergi meninggalkan rumah sakit menuju bandara.

Kyuhyun dan Siwon menuju ruang rawat Ahboeji Yuri, disana telah menunggu Yoona dengan wajah cemas.

“Otte Oppa, apa kau sudah menemukan Yuri ?” tanya Yoona.

“Aniyo, Chagi. Apa kau juga menemukan Yuri?”tanya Siwon.

“Aniyo,Hahh. .”jawab Yuri.

“Yya Yoong apa bunga didalam vas itu, kau yang menaruhnya?” tanya Kyuhyun sambil menunjuk bunga yang ada disamping tempat tidur.

“Bunga?aku baru saja sampai disini “jawab Yoona.

“Yuri “ucap Siwon. Semua mata langsung mengarah ke Siwon, bagaimana Siwon bisa tahu kalau bunga itu dari Yuri.

“Yya Hyeong, dari mana kau tahu bunga itu dari Yuri. Sedangkan Yoona juga tak melihat Yuri kesini ?”tanya Kyuhyun.

“Andwe!!!” pekik Yoona tiba-tiba, membuat Siwon dan Kyuhyun memandang kearahnya.

“Yya Chagi, kenapa kau berteriak?apa kau tidak lihat ini dirumah sakit eoh?”tanya Siwon.

“Mianhae Oppa, jangan-jangan wanita yang kutabrak dilorong rumah sakit tadi adalah Yuri!” ucap Yoona.

“MWOOO! Jinjja?”ucap Kyuhyun.

“Ne, sewaktu Siwon Oppa menelefonku. Aku tak sengaja menabrak seorang wanita, tapi aku tak sempat melihat wajahnya ketika meminta maaf “jelas Yoona.

“Chagi, kau tunggu disini menemani ahjussi. Kajja Kyu kita harus sampai kesana sebelum Yuri benar-benar akan meninggalkan kita “ajak Siwon.

“Kita mau kemana hyeong?”tanya Kyuhyun.

“Kau ikut saja,Kajja “ucap Siwon.

“Oppa, kalian hati-hati, Ne” pesan Yoona.

***************************

Incheon, 14.30 KST.

Yuri sampai juga di bandara incheon, hari ini ia akan meninggalkan semua kenangan pahit yang ada disini.walaupun hati Yuri terasa perih meninggalkan Appanya masih kritis, dan beberapa jam lalu jasad eommanya baru di makamkan. Tapi tekad Yuri sudah bulat untuk meninggalkan semua kenangan yang terjadi selama ini.

“Selamat tinggal Oppa,semoga dengan kepergianku ini kau bisa meraih kebahagianmu dan melupakan semua kenangan yang pernah kita lalui bersama. Aku juga akan melupakan semua kenangan yang pernah kulalui denganmu “gumam Yuri sembari menatap sekitar bandara dan berjalan memasuki terminal keberangkatan.

Ckittttttttt, Kyuhyun segera membuka pintu begitu mobil Siwon sampai didepan bandara incheon. Kyuhyun berlari kencang untuk mencari keberadaan Yuri , sesampai disana Kyuhyun mencari informasi tentang penumpang bernama Cho Yuri dibagian informasi.image021

 

“Anyeonghaseyo, ada yang bisa saya bantu ?”tanyanya.

“Ne, apa anda bisa mencari tahu penumpang bernama Cho Yuri”jawab Kyuhyun.

“Ne, Changkkaman akan coba saya cari “ucapnya.

“Bagaimana Kyu? Apa kau sudah menemukan Yuri?” tanya Siwon yang sudah berada disamping Kyuhyun.

“Aniyo, Hyeong. Petugas masih mencari daftar penumpang yang akan terbang hari ini “jawab Kyuhyun.

“Geurae, kita tunggu saja. Semoga ada daftar nama Yuri di penerbangan ini “ucap Siwon.

Beberapa menit kemudian sang petugas bagian informasi bandara tak menemukan nama penumpang atas nama Cho Yuri, ia pun segera memberitahukan kepada Kyuhyun.

“Joseonghamnida tuan, kami tak menemukan penumpang bernama Cho Yuri”ucapnya.

“Andwaeyo,ini tak boleh terjadi hyeong “ucap Kyuhyun lemas mendapati nama Cho Yuri tak ada didalam daftar keberangkatan hari ini.

“Coba agassi mencarinya sekali lagi “titah Siwon.

“Ne, baiklah. Saya akan mencoba mencarinya lagi “ucapnya.

“Joseonghamnida tuan, penumpang atas nama Cho Yuri memang tidak ada. Tapiii…”

“Tapi apa Agassi “sela Kyuhyun tak sabaran.

“Tenanglah Kyu, kendalikan emosimu. Biarkan dia meneruskan perkataanya “ucap Siwon.

“Tapi ada salah satu data penumpang untuk keberangkatan ke jepang, yang mirip dengan nama tersebut “jelasnya.

“Siapa namanya ,agassi ?” tanya Kyuhyun.

“Kwon Yuri,nama penumpang dengan tujuan ke jepang hari ini dan beberapa menit lagi pesawat akan segera meninggalkan bandara “ jawabnya.

“Kajja, Hyeong “ ajak Kyuhyun yang sudah berlari duluan.

“Agassi gomawoyo, sudah membantu kami “ucap Siwon.

“Cheonmanayo “ucapnya.

Semua calon penumpang sudah memasuki kabin pesawat, tapi Kyuhyun tak kunjung juga menemukan sosok Yuri ditengah kerumanan para penumpang yang menuju ke jepang. Kyuhyun pun memanggil-manggil nama Yuri.

“Yuriiii, Cho Yuriii. Eodigayo !” teriak Kyuhyun ditengah-tengah kerumunan.

“YURIIIIIIIIIIII!” panggil Kyuhyun lagi.

Kyuhyun tak menyadari keberadaan Yuri yang berjarak beberapa meter darinya, Yuri menoleh ketika seseorang memanggil-manggil namanya. Yuri terkejut melihat Kyuhyun berada dibandara tapi Yuri telah memantapkan hatinya untuk pergi dari kehidupan , tanpa Yuri duga pandangan mereka saling bertemu Kyuhyun berusaha mendekat kearahnya tapi Kyuhyun dihadang oleh petugas bandara. Yuri pun mengucapkan salam perpisahan kepada Kyuhyun dari jauh.

“Anyeong Hi gyeseyo Oppa “ucap Yuri sembari tersenyum untuk terakhir kalinya ke Kyuhyun dan berjalan menuju kabin pesawat.

Kyuhyun yang melihat Yuri perlahan meninggalkannya menuju ke dalam pesawat berteriak memanggil nama Yuri.

“Andwae, Cho Yuriiii. Kajjima Jebal !” teriak Kyuhyun tapi Yuri tak mendengar teriakan Yuri.

“Cho Yurii, SARANGHAE!!! “ ucap Kyuhyun dengan kepala tertunduk kebawah melihat punggung Yuri yang sudah menjauh darinya.

Sementara itu di tempat kedatangan……..

Seorang laki-laki dengan menggandeng seorang anak perempuan cantik baru saja menginjakkan kakinya di bandara incheon, mata anak kecil itu tak henti-hentinya memancarkan kebahagian. Bibirnya terus mengembang, ia berharap menemukan seseorang yang sangat ia rindukan.

“Apa kau lelah? Aegy-ah?” ucapnya sambil menatap wajahnya.

“Aniyo Appa “jawabnya.

To be Continue…

 

 

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

42 thoughts on “[Freelance] Me ,You And Baby Part 6

  1. Ahhh yuri eonnieee!!! Maldo andweee!!! Jgn pergi.. etapi aku agak senang ngeliat kyuppa kelimpungan nyari yuri.. penyesalan emang slalu dtg terlambat, klo udh gini pasi sedihny bgt2.. sana kyuppa sm seo ajah.. biar yuri sm yg lain, yg penting bahagia.. hohohoo.. #salahfokus *bikin khayalan sndr..
    Itu sapa anak kecil yg dtolong yuri y?? Trus yg br dtg ke incheon jg sapaa??

    Arrgh penasaraaannn.. please update soon authorniim.. ur story is soo amaziing!! Neomu daebaakk!! Keep writing nee.. cant wait for the next part.. hwaiting!

  2. wah, di tunggu kelanjutannya. bikin penasaran aja. tapi jodohnya jangan di ganti. biar kyuhyun aja. kan kasihan aegynya.

  3. Siapa tu yang dateng sama anak’y?
    Btw yuri jadi pergi ninggalin kyuhyun?
    Gmn nich nasib kyuhyun n yuri?
    Next part thor,

  4. Aaa thor asli ini drama banget, seruu, penasaran pkoknya udahlah keren jga pastinya.
    ditunggu part selanjutnya thor. Plis jgn lama2 yaa ^^

  5. Ahh kyuuuuu!!!! *lemparbotol*.
    KyuRi menyedihkan sekali kalian berdua…
    Tapi, itu yang di tempat kedatangan tu siapa? Penasaran🙂 ditunggu nextchap nya, fighting!!

  6. makin rumit nih ceritanya ckck siapa lagi itu yang dibag akhir, trs aku mau nanya appa nya yul msh kritiskan? loh ko ditinggal sama yul sih haduuh2. dan akhrnya kyu tau juga yul hamil yes mampus deh. cukup sekian aku tunggu part berikutnya ^.^9

  7. Beener2 COMPLICATED !!!! Campur aduk nih feelings… Yuri kenapa pergii…semoga kyuhyun bisa nemuin Yuri secepatnya…pria yg sm anak kecil itu siapa ya ?

  8. Eonnie-yaa !! Okkeh fix /alaWendy
    dr awal smpe akhir prasaan nangis mulu dipart ini😥
    Gak tau dehh mau ngomong apaan. Feel’x sllu penuh eon. Feel sedih, nyesek, kesel, bhkn hmpir benci sama Kyu tuh sllu ada. Biarpun pd akhir’x dy sadar, bt itu gak mmbantu appun. Lmyn lahh~ agak seneng pas Yuri bener” ninggalin dy. Biar “kapok” tuhh !! Dy udh kelewat batas & kelewat jahat sama yuri soal’x .. /dilemparsparkyu/
    Mana eomma Yuri meninggal & appa Yuri kritis ..😥
    YoonWon always jjang ! Sahabat” yg benar benar sangat baik .. Sllu suka sama kehadiran mreka ..
    Bt eonnie~ itu di akhir, laki” sama anak kecil itu siapa ? Makin penasaran dehh .. -_-
    Ditunggu sllu yaa eon .. Ttap smangat & makin bersinar !! ^^

  9. Nyeseeeekkk kenapa juga kyuri harus berpisah..saat kyu udah mau memperbaiki keadaan..skr malah hati yuri yg ga bisa nerima kyu lagi..haaaaaahhhh…itu anak kecil yg sama appa nya siapa ? Mereka nyari siapa juga,, oh iya yoona marga nya lee..kenapa ? Dari dulu mau tanya ini..lupa terus..

  10. Annyeong eonni ffnya daebak banget tapi
    kenapa yul eon mesti ninggalin kyu oppa
    trus anak kecil sama appanya itu siapa?
    jdi penasaran gmna kelanjutannya,ditunggu
    next part nya eonni jgn lama-lama^_^
    Keep on writing eonni
    Fighting ^_^

  11. Ya ampun kyu tga bgt..ckrg ngrasain tuch kehilangan orang yg di cintai..sdih bcnya thor..yg past next part nyadi tungguuuuuuuyy😉 hwatinggggg

  12. Jdi ikut nangis bcax ;(
    kyu oppa susul yuri ke jepang dong spa tau nnti bersatux di jepang #ngarep
    mngkin yg di bndra tdi anak sma appax anak N suamix seohyun kli’:/
    N mngkin jga nnti anak kcil yg yuri tlng tinggal breng di jepang
    bls budi ceritax😉
    next thor fighting

  13. Baca part ini sambil berlinangan airmata…sungguh kasian yuri…malangnya dia…kesel bgt ama kyu…napa dia jahat ama anae nya..lbh pilih dekatan lg ama seo…kira2 siapa tokoh baru itu ????

  14. yaa, KyuRi jangan dipisah kak, Kyuhyun kudu nyusul Yuri ke Jepang kalo emang beneran cinta😉
    Makin ketjeh aja fanficnya😉
    Next part ditunggu kak, kalo bisa minggu ini juga yaa, hohow ^^

  15. Orang yang dipanggil appa tadi itu siapa ya ? Jd makin penasaran. D tunggu next chapnya eonni. Fighting ne.

  16. Penyesalan emang datewmg terlambat tpi tetep aja q sebel ma kyuhyun disini apa lg ama nene sihir seohyun.

    haduh siapa lg yg dateng bwa anak.

    critanya keren tpi ada kalimat yg msh bkin bgung,agak kecepetan,nd typo.:-)m0ga di part slanjutnya lbh daebak

  17. cerita baru bgus2nya eh to be continue…terus typo juga berterbangan thor untk kritik dan saran ya hehehe..jalan critanya udah bgus +bikin greget ditngu kelanjtanya jangan lama2 makasih

  18. hahah kyuppa lagi bingung tuh… sukurin😛 biar tahu rasa dulu deh… jahat bgt ya fan… aduh oppa mian, tapi itu untuk karakter dia disini doang kok … whehe..*kyuppa Saranghae*😆
    Yul eon gwenchana ? *peluk Yuleon… sabar ne …
    hehe seneng liat eomma Kyuppa, salah satu scene yg buat puas, kalo fan jadi eomma nya yg fan siram itu air keras… whehe Seo eonni mian, sama kayak buat Kyuppa kok… just karakter tokoh diFF, hihi tenang fan YongSeo shipper…

    ok eonni, maaf fan harus koment kayak gitu, lagi kesel aja ma mereka, hihi … tanpa ada maksud bash mereka kok …
    well fighting buat next eon …🙂

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s