Posted in Freelance, Hurt, Marriedlife, Romance, Sad

[Freelance] Me ,You And Baby Part 5B

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^

image001

Part 5B

Present by

She_ze

Cast :

Cho Kyuhyun As Kyuhyun  Super Junior || Kwon Yuri  As Cho Yuri  || Cho Kyuza As Kyuhyun & Yuri Son

Sub cast :

Kyuhyun Eomma & Appa Kyuhyun ||  Yuri Eomma & Appa || Member Suju & Member Snsd ||  Choi Minho & Jung Soo Jung

Length :Chapter maybe ??? || Rating : 15 || Genre : Romance, hurt, Sad Marriage Life

~~~~~~~~~~~~~~~^^^^^^~~~~~~~~~~~~~~

Flashback…..

Yuri mencoba membuka kedua matanya secara perlahan, dimana aku ini kenapa aku beradadi ruangan ini?

“ Syukurlah nona sudah sadar ?” kedua mata Yuri menoleh ke arah samping menatap seorang wanita berpakaian serba putih.

“Dimana aku ? dan kenapa aku berada disini “ tanya Yuri.

“ Nona berada di rumah sakit sekarang, kedua temanmu yang membawa anda kesini. Tunggu sebentar aku akan memanggil dokter Jung “ jawabnya  

Rumah sakit..??

            Bukankah ia tadi berada di café bersama Yoona dan Siwon?, Omooo!! Yuri langsung memegang perutnya. Mencemaskan janin yang ada di dalam kandungannya itu, karena ia teringat Seohyun mendorongnya hingga terjatuh dan mengalami pendarahan.

“ Jangan Khawatirkan anak yang ada di kandunganmu itu ,aku sudah memberikan suntikan penguat untuk janinmu. Untunglah kedua temanmu segera membawamu kesini, kalau tidak mungkin kau akan kehilangan anakmu “ucapnya. Yuri menoleh kearah sampingnya dan melihat seorang wanita cantik berpakaian putih yang sepertinya seorang dokter yang berbicara kepadanya.

“Jeongmal?apa anak yang ada didalam sini baik-baik saja?” tanya Yuri.

“Ne, untung kau melindungi anakmu dari benturan. Dan Janin yang kau kandung begitu kuat jadi tak membahyakannya” ucapnya.

“Syukurlah Aegy kau tidak apa-apa disana. Mian eomma hampir membuatmu pergi dari sisi Eomma, mulai sekarang eomma berjanji akan melindungimu ”janji Yuri sambil mengelus perutnya yang masih datar itu.

“Sepertinya kau sedang banyak pikiran?” tanyanya.

“Maksud anda apa dok?saya tak mengerti “ jawab Yuri.

“Kau sepertinya sedang meghadapi masalah yang berat Kwon Yuri?apa kau tak ingat apa yang kukatakan kepadamu bahwa kau harus menjaga dan melindunginya saat aku menolongmu “ucapnya

“Ne?bagaimana anda tahu nama saya?apa dokter yang sewaktu aku pingsan dulu ?” tanya Yuri

“Hmmm, aku yang menolongmu sewaktu kau pingsan. Perkenalkan namaku Jessica Jung, kau boleh memanggilku Dr. Jung “ ucap Dr. Jung.

“Gomawoyo, dokter telah menyelamatkan anakku “ ucap Yuri.

“Gwenchanayo, itu sudah menjadi kewajibanku sebagai seorang dokter “ ucap Dr. Jung.

“ Kalau begitu aku permisi dulu, sepertinya kedua temanmu sudah menunggu cemas di luar sana” ucap dokter Jung sembari pergi meninggalkan Yuri.

Flashback End……

Brakkkk….

Pintu kamar rumah sakit yang dihuni Yuri didalamnya di buka oleh Yoona dan Siwon. Yoona langsung mendekat ke arah Yuri dan duduk di sampingnya.

“Yuri-ah…, gwenchanayo ?” tanya Yoona.

“Ne,aku baik-baik saja Yoong kau tak perlu khawatir “ jawab Yuri.

“Heol…Syukurlah,Eunggg bagaimana dengan keadaan janin yang ada di kandunganmu itu Yul?” tanya Yoona.Yuri mengerutkan dahinya bagaimana Yoona bisa tahu tentang kehamilanya.

“Geuge, dari mana kau tahu aku sedang mengandung Yoong “ ucap Yuri.

 

“Emmm…, kami mengetahuinya dari Dr. Jung. Dia yang memberitahukan kepada kami bahwa kau sedang hamil dan menyuruh kami untuk menjagamu” ucap Siwon.

“Gomawoyo Yoong, Oppa. Kalau tak ada kalian mungkin aku sudah kehilangannya saat ini “ ucap Yuri sembari menatap sedih.

“Apa Kyuhyun Oppa mengetahuinya Yul?” tanya Yoona.

“Aniyo, dia belum mengetahuinya “ jawab Yuri.

“Apa aku harus menghubunginya dan menyuruh dia kesini Yuri “ usul Siwon.

“Andwae,apa kau tak ingat dengan kejadian tadi Oppa?kalau Oppa memberitahukan kepadanya mungkin dia tak percaya bahwa anak yang ada di dalam perutku ini bukan anaknya “ ucap Yuri sedih mengingat kejadian beberapa jam lalu.

“ Tapi Yul, Kyuhyun Oppa berhak tahu!!. Dia Appanya “ ucap Yoona.

“Hajjima Yoong, Oppa. kalian jangan memberitahukan apapun tentang kehamilanku. Aku mohon biarkan ini menjadi rahasia diantara kami. Aku tak mau membuatnya menderita lagi karena dengan berita kehamilan ini “ ucap Yuri.

“Bisakah kalian merahasiakan ini darinya?Jebal” pinta Yuri. Yoona dan Siwon yang melihat raut kesedihan dari wajah Yuri akhirnya menyetujuinya. Mereka tak ingin membuat Yuri terbebani dengan masalah yang sedang melanda rumah tangganya dan mengakibatkan perkembangan janin yang sedang dikandungnya bermasalah.

“ Ne, kami janji Yoong. Kau jangan sedih lagi ada kami disini “ janji mereka bersamaan.

“Gomawo Yoong, kau dalah sahabatku yang sangat baik untukmu “ ucap Yuri sambil memeluk erat Yoona.

“Aishh kau ini sungguh menyebalkan, kenapa kau menyembunyikan kabar baik ini dari kami eoh. Apa kami ini orang asing untukmu?” tanya Yoona.

“Mianhae Yoong, sebenarnya aku ingin memberitahumu. Tapi akan kuberitahukan suatu saat nanti “ ucap Yuri.

“Heol kau ini.., membuatku cemas saja “ cibir Yoona.

“Mian,Yoong apa malam ini aku boleh menginap dirumahmu “ pinta Yoona.

“Ne,kapan pun pintu rumahku akan selalu terbuka untukmu Yul “ ucap Yoona.

“Kajja !! kita segera pulang hari sudah hampir malam. Dan sepertinya di luar sudah mulai gerimis “ ajak Siwon.

“Ne, Kajja Yul “ ucap Yoona sambil memapah tubuh Yuri yang masih lemah itu.

 

Mereka pun meninggalkan rumah sakit tersebut menuju kediaman Yoona, mobil yang dikendari Siwon dengan kencang menembus jalanan ibukota yang sangat padat tersebut. Tiba-tiba Siwon menepikan mobilnya di depan sebuah kedai, membuat Yoona maupun Yuri mengerutkan dahinya.

“ Yya Oppa! Kenapa kau berhenti. Bukankah rumahku masih beberapa blok lagi dari sini ?” tanya Yoona.

“ Mianhae Chagi, aku mau membeli sesuatu di kedai itu “ jawab Siwon sambil menoleh kebelakang.

“Gwenchanayo Chagiya, Yuri ?” tanya Siwon.

“Ne,gwenchana Oppa “ jawab mereka.

Siwon pun segera melepaskan seatbelt dan membuka pintu mobilnya. Blammm.., Siwon pun segera berlari masuk kedalam kedai tersebut. Selang beberapa menit kemudian Siwon kembali ke mobil dengan menenteng sekantung plastik besar.

“ Yya Oppa, apa itu bahan makananmu selama satu minggu ?” tanya Yoona ketika Siwon sudah duduk di jok kemudi.

“Aniyo, ini bukan untukku. Tapi ini untuk Yuri” jawab Siwon sembari menyalakan mesin mobilnya.

Mworago?? Untukku. Apa kau tak salah Oppa ?” tanya Yuri heran.

“Ne, itu untukmu. Tadi sewaktu aku didalam sana bertanya kepada ahjumma pemilik kedai tersebut. Makanan apa yang sering diinginkan sewaktu hamil “ jawab Siwon.

“ Tapi Oppa itu terlalu banyak untukku “ tolak Yuri.

“Gwenchana Yuri, disitu tak hanya makanan saja. Aku juga membelikan susu untuk ibu hamil dan vitamin untukmu” ucap Siwon.

“Yya Yul kau terima saja pemberiannya, jangan menolak pemberian Samchoonnya “ sela Yoona.

“Ne, benar apa yang dikatakan Yoong ,Yuri. Aku takut terjadi dengannya “ ucap Siwon.

“Aishhh Oppa Yoong, aku malah merepotkan kalian “ ucap Yuri sedih.

“Gwenchana Yuri, itu juga demi kebaikanmu dan kesehatan anak yang ada di dalam kandunganmu itu “ ucap Siwon.

“Aigoo,Oppa kau sungguh baik. Yya Yoong kau sangat beruntung memiliki Siwon Oppa” puji Yuri membuat Siwon tersipu malu menedengar pujian yang di lontarkan Yuri untuknya.

“Hmmm, kau jangan keseringan memuji dia Yul. Bisa-bisa di kegeeran “ ucap Yoona

 

50 menitkemudian mobil yang dikendarai oelh Siwon sampai juga di depan rumah Yoona. Siwon pun keluar dari mobilnya dan berlari untuk membuka pintu samping mobilnya.

“Oppa, apa kau tak mampir dulu, lagian di luar masih gerimis “ usul Yoona.

“Aniyo Yoong, aku takut kemalaman dan sepertinya sebentar lagi hujan lebat “ucap Siwon.

“Yya sudah Oppa, kau hati-hati di jalan. Cupp “ pesan Yoona sambil mencium pipi Siwon.

Siwon pun segera bergegas masuk kedalam mobilnya, ia menurunkan kaca jendela mobil dan melambaikan tanganya ke arah mereka.

“Ehhmm, apa kau tak malu ada aku disini Yoong ?” tanya Yuri.

“Aishh kau ini, Kajja!! Kita segera masuk disini mulai dingin “ ajak Yoona.

“Ne “ ucap Yuri.

 

Yoona pun menunjukan kamar yang akan di pakai Yuri untuk tidur malam ini. Klekkk.., Yoona membuka kamar yang jarang di tempatinya itu. Karena ia sendiri jarang pulang kerumahnya, Yoona lebih sering menginap di butik miliknya itu.image002

“ ini kamarmu Yul, kau bisa menggunakanya. Dan itu kamr mandinya “ ucap Yoona.

“Ne, gomawoyo Yoong “ucap Yuri.

“Apa kau mau makan?nanti akan kupesankan makanan untukmu “tawar Yoona.

“Aniyo Yoong, aku ingin segera mandi dan istirahat”ucap Yuri sambil menuju kamar mandi.

“Oh ya Yul, dilemari itu ada pakaian yang jarang aku gunakan, kau pakai saja nanti “ ucap Yoona.

“Hmmmm “ gumam Yuri.

“ Yya sudah,nanti aku bangunkan kau jika akan malam “ ucap Yoona sambil menutup pintu kamar.

 

Sementara itu disebuah kedai……

Kyuhyun menghabiskan malamnya dengan meminum Soju, sudah beberapa gelas soju yang sudah di tuangkan kedalam gelas dan masuk kerongkongannya. Kyuhyun masih saja engan meninggalkan kedai tersebut walau waktu sudah menunjukan pukul 23.30 KST.image003

“Ahjussi, berikan satu botol soju lagi untukku”teriak Kyuhyun yang sudah mulai sedikit mabuk.

“Joseonghamnida tuan, tapi anda sudah menghabiskan 5 botol soju. Saya khawatir anda terlalu mabuk, karena anda mengendarai mobil “ ucapnya.

“Ahjussi tak perlu mengkhawatirkanku, aku masih bisa mengemudikannya.Cepat Ahjussi bawakan satu botol soju untukku “ pinta Kyuhyun.

“ Andwaeyo tuan, ini sudah terlalu malam dan di luar hujan cukup lebat. Kami harus segera menutup kedai ini”jelasnya.

“Jebal Ahjussi, apa kau tak melihat kesedihanku eoh?aku akan membayar berapaun yang kau minta” racau Kyuhyun.

 

Beberapa menit kemudian, Plukkk…Kepala Kyuhyun jatuh diatas meja, perlahan kedua matanya mulai terpejam. Melihat pelangganya sudah tak sadarkan diri karena mabuk, pemilik kedai itu bingung siapa yang akan membawanya pulang dari kedainya ini. Sedangkan istri pemilik kedai itu menyuruhnya segera menutup kedai karena hari sudah tengah malam dan di luar udara sangat dingin karena hujan.

Pemilik kedai itupun berinisiatif menghubungi seseorang yang akan membawa Kyuhyun pergi dari kedainya itu, dengan meminjam ponsel milik Kyuhyun yang tergeletak diatas meja ia pun segera mencari nomor temannya. Setelah menemukan nomor temannya itu, pemilik kedai itu menyentuh tombol panggil.Tut….Tut….Tut…, Klek.

“Mau apa lagi kau Kyu? Apa kau mau menuduhku aku menyembunyikan Yuri “ ucap Siwon yang tidak tahu yang menelponnya bukan Kyuhyun melainkan sang pemilik kedai Soju.

 

“Joseonghamnida tuan,maaf mengganggumu tengah malam begini. Apakah anda bisa datang ke kedai soju milik saya dan membawa pulang teman anda “ucapnya.

“Nuguya??kenapa ponsel milik teman saya ada dianda ?” tanya Siwon.

“Mianhanda tuan, saya meminjamnya karena kami bingung siapa yang akan membawanya pulang. Sedangkan kedai akan saya tutup”jelasnya.

“Geurae, aku akan kesana sekarang. Kau berikan saja alamatnya “tutup Siwon.

“Ne, akan segera saya kirimkan alamatnya “ ucapnya.

“Hahhh, kau sungguh merepotkanku Kyu “gumam Siwon sambil memakai jaket tebal dan mengubungi sebuah taksi. Ia masih kesal dan marah apa yang dilakukan Kyuhyun kepadanya dan Yuri, tapi segera Siwon singkirkan egonya itu.

 

2jam kemudian taksi yang ditumpangi Siwon pun sampai sampai didepan sebuah kedai, ia pun segera masuk segera masuk kedalam kedai tersebut. Disana sudah menunggu pemilik kedai dan Kyuhyun yang sudah terlelap dengan kepala diatas meja.

“Joeseonghamnida Ahjussi, telah merepotkanmu”ucap Siwon sembari membungkukan badanya.

“Gwenchanayo tuan” ucapnya sembari membantu Siwon memapah tubuh Kyuhyun menuju mobil Kyuhyun yang terpakir tak jauh dari kedai soju.

“Sekali lagi saya minta maaf ahjussi, permisi “pamit Siwon sambil menyalakan mesin mobil dan pergi meninggalkan kedai tersebut.

“Heol~ kau ini sungguh menyebalkan selalu menyusahkanku “ ucap Siwon.

 

Sepanjang perjalanan menuju rumah Kyuhyun, didalam mobilnya Kyuhyun terus meracau membuat Siwon di buat kepayahan oleh tingkah Kyuhyun.

“Ahjussi, Palliwa bawakan aku beberapa soju lagi”racau Kyuhyun.

“Yya kau diamlah Kyu, apa kau mau mati eoh”marah Siwon.

“Yuri-ah,kenapa kau mengkhianatiku dengan Hyeongku sendiri!!. Apa kau marah karena aku berada di rumah Seohyun waktu itu “ racau Kyuhyun lagi. Seketika Siwon menoleh kesamping

“Mwo?? Jadi dia menjalin hubungan lagi dengan Seohyun mantan tunangannya itu. Apa Yuri mengetahui soal ini ?” pikir Siwon.

“Aishh Mollayo. Aku pusing memikirkannya “ucap Siwon.

 

Beberapa menit kemudian sampailah Siwon di rumah Kyuhyun. Brakk..,Siwon membuka pintu samping mobil dan berlari ke arah Kyuhyun membawanya masuk ke dalam rumah. Dengan bersusah payah akhirnya Siwon sampai juga di kamar Kyuhyun yang berada di lantai atas itu.

Cklekkkk…Klik….

Seketika kamar tidur Kyuhyun yang tadinya gelap menjadi terang, tak mau berlama-lama dirumah Kyuhyun. Siwon pun membaringkan Kyuhyun diatas kasur dan tak lupa membuka sepatu Kyuhyun serta melepas jas dan dasi Kyuhyun.

“Huffft kau ini merepotkanku saja Cho Kyuhyun!!” ucap Siwon.

Setelah selesai dengan urusan Kyuhyun, Siwon pun segera meninggalkan kediaman Kyuhyun dengan menggunakan mobil milik Kyuhyun pulang menuju rumahnya.

 

*********************************

Keesokan harinya……

Ah…kenapa kepalaku sakit sekali rasanya”batin Kyuhyun. Kyuhyun terbangun dari tidurnya, ia merasakan sakit di kepalanya terlebih cahaya sinar matahari yang masuk ke kamarnya begitu menyilaukan untukknya. Kyuhyun heran kenapa dia berada di dalam kamarnya sendiri seingatnya ia tertidur di atas meja kedai soju semalam.

Kyuhyun pun langsung menoleh kesamping ranjang tapi ia tak menemukan sosok Yuri istrinya. Dengan sedikit pusing, Kyuhyun mencari Yuri di segala ruangan tapi Kyuhyun tak menemukan sosok Yuri dirumahnya.

“ Terus siapa yang membawaku pulang kerumah kemarin malam ?” pikir Kyuhyun.

“ Ah sudahlah pasti Ahjussi itu yang memanggilkan taksi dan mengantarkanku kerumah “ gumam Kyuhyun.

Ia tak mau memusingkan masalah yang terjadi semalam, Kyuhyun pun mendongkak ke atas dan betapa terkejutnya Kyuhyun melihat jarum jam yang sudah menunjukan angka jam 8 pagi. Kyuhyun pun segera berlari ke kamar mandi untuk bersiap berangkat kerja.

 

*********************************

Kyuhyun Office….08.00 KST

Kyuhyun sudah sampai di depan kantornya, sepanjang jalan menuju ruang kerjanya semua pegawai Kyuhyun menyapanya.

“Anyeonghaseyo Kwangjangnim “ ucap salah satu pegawainya.

Namun bukanya membalas sapaan pegawainya, Kyuhyun hanya diam saja. Tepat saat Kyuhyun akan masuk kedalam lift dia berpas-pasan dengan Siwon yang sedang menunggu lift terbuka. Tingg…

Kyuhyun dan Siwon pun masuk kedalam lift tersebut, sepanjang menuju lantai kerjanya mereka sama sekali diam. Hanya sesekali Kyuhyun melirik hyeongnya itu, tepat sebelum pintu terbuka Siwon memberikan sesuatu kepada Kyuhyun.

“Igeo, kemarin malam aku bawa pulang setelah mengantarkanmu pulang“ ucap Siwon sambil menyerahkan kunci mobil milik Kyuhyun.

“Hmmm, gomawoyo Siwon-ssi karena sudah mengantarkanku pulang”ucap Kyuhyun datar.

Tinggggg…

“Urusanku denganmu selasai, permisi “ ucap Siwon melangkah pergi menuju tempat ruanganya.

“Changkaman Siwonssi,aku ingin bertanya kepadamu “ ucap Kyuhyun membuat langkah Siwon berhenti.

“Ne?Wae?” tanya Siwon.

“Ehmm, apa Yuri semalam menginap dirumahmu?” tanya Kyuhyun membuat Siwon yang mendengar ucapan Kyuhyun mengepalkan tangannya.

“Kenapa kau diam saja Siwonn-ssi. Jika benar Yuri berada di tempatmu toh aku tak keberatan karena aku sudah tak peduli lagi denganya sekarang”Ucap Kyuhyun. Siwon terus mengepalkan tangannya mendengar omongan Kyuhyun yang menuduh Yuri ada di apartemenya dan yang membuat parah lagi Kyuhyun sudah tak peduli lagi terhadap Yuri.

Beberapa menit kemudian Siwon berhasil mengontrol emosinya, ia tak ingin membuat keributan di kantor milik pamanya yang tak lain adalah ayah Kyuhyun.

 

“ Kau sudah selesai dengan urusanmu denganku Kyuhyunssi, kalau begitu akau permisi. Anyeong “ ucap Siwon.

“Tcih munafik sekali kau Hyeong, kau tinggal bilang saja kalau Yuri ada di apartemenmu. Lagian aku sudah menganggap dia tak berarti untukku lagi“ gumam Kyuhyun.

**************************

Yoona Home…..

Yuri sedari pagi sudah bangun, ia tak mau merepotkan sahabatnya itu dengan menyiapkan segala sesuatu untuknya. Sebaliknya Yuri yang menyiapkan sesuatu untuk Yoona sebagai rasa terima kasih, pagi ini Yuri sudah berada di dapur menyiapkan sarapan pagi untuk mereka. Setelah selesai dengan urusan dapur Yuri bergegas menuju kamar Yoona untuk membangunkannya, ia tak mau Yoona terlambat bekerja.image004

“ Yoong , irreona palli!!. Sudah siang apa kau tak takut terlambat eoh “ ucap Yuri sambil mengguncang-guncangkan badan Yoona.

“Eungg, Eomma sebentar lagi ne?. ini masih terlalu pagi “ jawab Yoona.

“Aishhh, apa kalau setiap pagi kau susah dibangunkan eoh “ cibir Yuri yang melihat Yoona masih merapatkan matanya.

“ Yya Yoong Ireonna !!” teriak Yuri membuat Yoona seketika terbuka matanya karena pekikan Yuri.

“ Yya Yul, kau mau membuat telingaku tuli eoh “ ucap Yoona sambil melipat kedua tanganya keatas dada dengan bibir manyun.

“Suruh siapa kau tidak bangun-bangun eoh? Malah kau mengira aku ini eommamu. Seharusnya aku yang marah bukan kau Yoong “ marah Yuri.

Melihat Yuri marah-marah didepanya itu, membuat Yoona tertawa terpingkal-pingkal melihat Yuri dengan ekspresi marah persis seperti ibu-ibu yang sedang memarahi anaknya.

“Hahahaha, Ishhh Yul kau ini seperti Eomma-eomma saja “ goda Yoona sambil memegang perutnya.

“Ne? memang aku akan menjadi seorang Eomma. Waeyo?palli mandi kau sangat bau “ ucap Yuri sambil menutup hidungnya.

“Isshhh aku tidak bau Yul” cibir Yoona sembari mencium badanya.

“Cepatlah mandi, aku sudah menyiapkan sarapan untukmu. Apa kau tak lapar eoh ?” tanya Yuri.

“Ne Arraso, Yul Eomma. Aku akan segera mandi “ jawab Yoona sambil beranjak dari kasurnya.

1 jam kemudian Yoona sudah berpakaian lengkap dengan tas kesayangannya, Yoona pun segera berjalan menuju meja makan untuk makan pagi dengan Yuri. Sesampainya disana Yoona langsung duduk diatas kursi tak lupa ia mencomot roti yang sudah di olesi selai itu dan memakanya.

“ Yya Yul!, kau tak makan?” ucap Yoona yang melihat Yuri belum menyentuh makanannya malah sibuk membuat susu.

“Ne nanti akan kumakan, aku sedang membuat susu “ ucap Yuri sambil mengaduk-aduk susu.

“Apa kau mau aku buatkan Yoong?” goda Yuri.

“Ani..Aniyo, itu untuk ibu hamil “ ucap Yoona sambil bergidik.

“Cepatlah kau makan makananmu, aku tak mau terjadi sesuatu dengan anakmu itu “ suruh Yoona.

“Arraso Yoong Yimo “ ucap Yuri sambil berjalan menuju tempat duduknya.

“Aishh aku tak mau di panggil Yimo itu terlalu tua untukku, jika nanti anakmu lahir dia harus memanggilku dengan sebutan Eonni. Arraso Yul Eomma “ canda Yoona.

“Hmmm, Arraso Yoong Eonni,hehehe “ jawab Yuri sambil tertawa. Yoona yang melihat senyum Yuri mengembang dari bibirnya merasa lega sekarang.

 

Suasana makan pagi pun penuh dengan canda dan gurauan dari keduanya. Tak ada lagi raut kesedihan yang terpancar dari wajah cantik Yuri. Tiba-tiba Yoona terkejut ketika ia mendongkakan kepalanya ke arah jam dinding waktu sudah menunjukan pukul 09.00 KST.

“ Omona, aku terlambat “ucap Yoona sambil beranjak dari tempat duduknya dan meraih tasnya.

“Yya kenapa kau terburu-buru Yoong?bukankah butik itu milikmu ?” tanya Yuri.

“Hmm, aku lupa hari ini ada janji dengan nona Jung dibutikku. Aigoo pasti dia sudah menunggu terlalu lama “ jelas Yoona.

“Kenapa kau tak memberitahukanku eoh? “ Tanya Yuri.

“Mianhae aku lupa,hehehe “jawab Yoona sembari berjalan menuju depan pintu rumah.

“Aishh kau ini,ya sudah cepatlah kau berangkat. Hati-hati Yoong Yimo “goda Yuri sekali lagi.

“Ishh !! sudah kubilang aku tak mau di panggil Yimo, Yul Eomma apa kau tak mengerti eoh?”ucap Yoona sembari memanyunkan bibirnya itu.

“Ne..ne, Arraso Yoong Eonni “ ucap Yuri.

“Aku berangkat Yul eomma, apa kau mau pesan sesuatu Yul?” tanya Yoona dari dalam mobil taksi.

“Aniyo Yoong, makanan yang dibeli Siwon Oppa kemarin masih banyak “jawab Yuri.

“Ya sudah aku berangkat dulu .Yul Eomma, Bye..” pamit Yoona.

Yuri pun segera masuk ke dalam rumah,tak lupa ia menutup dan mengunci pintu depan. Baru Yuri melangkahkan beberapa meter, pintu rumah sudah di ketuk seseorang. Yuri pun segera berbalik untuk membuka pintu.

Tok…Tok…Tok.

“Ne..Ne, Changkaman “sahut Yuri dari dalam rumah. Klik

“Anyeonghaseyo Agassi, maaf mengganggu waktu anda. Ini ada undangan untuk nona Lee Yoona dari Choi Company, apa benar ini rumahnya ?” tanyanya.

“ Ne, benar ini rumahnya Ahjussi. Saya temannya “ jawab Yuri.

“ Syukurlah, kalau begitu saya permisi dulu” pamitnya.

“Ne, Gamsahamnida Ahjussi “ ucap Yuri sambil menutup pintunya berjalan menuju ruang tengah untuk menonton tv.

“Choi Company?sepertinya aku pernah mendengarnya ?” gumam Yuri meletakan undangan tersebut diatas meja.

Tak terasa waktu begitu cepat, tak terasa hari sudah siang saja. Yuri yang seharian tadi hanya melihat tayangan televisi mulai jenuh. Yuri pun mengambil kertas dan pensil milik Yoona yang ada diatas meja. Tanganya dengan lincah menggambar sebuah rancangan baju dengan hiasan bunga-bunga. Yuri mencoba menggali bakat yang belum diasahnya sama sekali, ia pun memandang hasil rancangan dan tak lupa mencantumkan inisial namanya.

Kyuhyun Office, 12.00 KST

Jam sudah menunjukan waktunya jam istirahat dan makan siang, tapi tidak dengan Kyuhyun dia masih saja sibuk dengan berkas-berkas yang menumpuk diatas mejanya. Karena banyaknya pekerjaan yang sedang dihadapinya itu, Kyuhyun tak menyadari kehadiran Sungmin yang sudah masuk kedalam ruangannya.

“Yya tumben sekali kau rajin Kyu, bahkan aku sudah beberapa kali mengetuk pintu kau tak mempersilahkanku masuk “ ucap Sungmin.

“Mianhae Hyeong, aku tak mendengarnya “ ucap Kyuhyun.

“Arraso, kau sibuk dengan pekerjaanmu. Tapi ini sudah jam makan siang, apa kau tak lapar eoh ?” tanya Sungmin.

“Aniya Hyeong,kau pergi duluan saja nanti aku menyusul. Apa kau tak melihat pekerjaanku masih menumpuk?” ucap Kyuhyun.

“Aishh sudahlah kau istirahat dulu, Kajja!! Aku sudah sangat lapar “ ajak Sungmin.

“Ne..ne Baiklah,tapi tunggu sebentar akan kurapikan dulu berkas-berkasnya “ ucap Kyuhyun.

Setelah Kyuhyun membereskan semua berkas-berkas pekerjaanya, ia pun berjalan mengikuti Hyeongnya itu menuju lift yang akan mengantarnya ke basement. Tanpa di sengaja mereka bertemu dengan Siwon. Tak mau menyia-nyiakan waktu Sungmin pun memanggilnya untuk ikut bergabung denganya.

“Yya Choi Siwon, cepat kesini “ panggil Sungmin sambil melambai-lambaikan tanganya dan menahan tombol lift.

Siwon yang sedari tadi menundukan kepalanya karena membalas sms dari Yoona seketika mendongkakan kepalanya dan mencari-cari siapa yang memanggilnya. Begitu tahu Sungmin yang memanggilnya segera menghampirinya.Kyuhyun yang melihat kedatangan Siwon hanya bisa menggerutu.

Didalam lift…………..

“Yya Hyeong kenapa kau memanggilnya?apa kau ingin membuat perang dunia ketiga eoh “ucap Kyuhyun lirih Tapi Siwon mendengar gerutuan Kyuhyun itu.

“Apa kau mau makan juga, Wonie?”tanya Sungmin.

“Hmmm, apa kalian akan makan bersama di tempat Wookie?” tanya Siwon.

“Ne, apa kau mau bergabung dengan kami? Sudah lama kan kita tak makan siang bersama ditempatnya “ tawar Sungmin.

“Aniya Hyeong, aku sudah ada janji makan siang dengan seseorang “ jawab Siwon.

“Seseorang?nuguya? apa di kekasihmu eoh?” tanya Sungmin penuh selidik.

“Ne, dia pasti seseorang yang sangat istimewa bagimu kan Hyeong” sindir Kyuhyun.

“Jincayo?apa benar yang di katakan Kyuhyun itu benar?” tanya Sungmin

“Ne, dia sangat istimewa bagiku. Tapi dia bukan milik orang lain dan dengan tega menuduhya selingkuh dengan orang terdekatnya “jawab Siwon sambil melirik ke arah Kyuhyun yang sukses membuat Kyuhyun tak berkutik.

Tingggg….

“Sungming Hyeong, Kyuhyunssi. Anyeong”pamit Siwon sambil sedikit berlari ke arah mobilnya.

“Aishhh sungguh beruntung wanita yang sudah merebut hatinya “ucap Sungmin.

“Beruntung apanya, orang wajahnya begitu munafik”gumam Kyuhyun tak jelas membuat Sungmin bingung.

“Yya kenapa kau komat-kamit sendiri, apa yang mau kau bicarakan eoh?” tanya Sungmin.

“Aniyo Hyeong, kajja aku sudah lapar “ajak Kyuhyun untuk mengalihkan pembicaraan.

Baru saja Kyuhyun duduk di dalam mobil hyeongnya itu, tiba-tiba ponselnya berdering. Kyuhyun pun segera mengangkatnya.Kringgggggggg…

“Seohyun?”gumam Kyuhyun.

“Yeoboseyo, ada keperluan apa kau menelefonku “ucap Kyuhyun.

“Aishhh apa aku tak boleh menelefonmu Oppa?kau tak ingat aku ini kekasihmu “ucap Seohyun.

“Ne baiklah, kenapa kau menelefonku disaat aku mau pergi ?” tanya Kyuhyun.

“Apa Oppa mau makan siang?bagaimana kalau kita makan di café yang waktu itu. Bukankah kita belum sempat mencicipi makanan di café tersebut?” tawar Seohyun.

“Ne, baiklah kau sekarang ada dimana. Aku akan menjemputmu “ucap Kyuhyun.

Aku berada di butikku sekarang”ucap Seohyun.

“Baiklah aku akan segera kesana kau tunggu saja. Ya sudah aku tutup ne”ucap Kyuhyun.

“Ne, Oppa “ ucap Seohyun.

Kyuhyun pun segera melepaskan seatbelt yang tadi sudah di pasang ketubuhnya, Sungmin yang melihat Kyuhyun melepaskan seatbeltnya menjadi bingung.

“Yya apa yang kau lakukan, kenapa kau melepas sabuk pengamanmu Kyu ?” tanya Sungmin.

“Mianhae Hyeong, aku tak jadi ikut denganmu ke tempat restoran wookie hyeong” jawab Kyuhyun.

“Waeyo?apa kau punya janji seperti Siwon?” tanya Sungmin.

“Ne..,.Mianhae hyeong lain kali pasti aku ikut denganmu “janji Kyuhyun.

Setelah meminta maaf kepada Hyeongnya itu,Kyuhyun pun segera keluar dari mobil Sungmin menuju mobilnya yang diparkiran Siwon tak jauh dari mobil Sungmin.

******************************

Kona Beans Café……….

image005

1,5 Jam kemudian mobil yang dikendarai Kyuhyun dan Seohyun itu sampai juga di kona bean café, mereka pun masuk kedalam café tersebut dengan Seohyun menggandeng tangan Kyuhyun. Setiap pasang yang memandang ke arah mereka pasti semua menjadi iri karenanya.

“Oppa kau mau pesan apa?disini ada makanan kesukaanmu. Otte?”tawar Seohyun.

“Geurae aku pesan yang itu saja “ucap Kyuhyun.

“Baiklah,akan kupanggilkan pelayan dulu “ucap Seohyun sambil tengok kanan kiri mencari pelayan café ini.

Seohyun sedikit terkejut dan memicingkan kedua matanya ketika melihat sosok yang kemarin ditemuinya dengan seorang wanita asing. Seohyun langsung terperanjat kaget ketika sosok itu semakin mendekat.

“Omoo!!”pekik Seohyun. Kyuhyun yang sibuk dengan pikirannya itu menjadi kaget karena pekikan keras Seohyun.

“Yya, kenapa kau berteriak. Apa kau sedang melihat hantu eoh?”ucap Kyuhyun.

“Ne?aniyo. Oppa bukankah itu kekasih istrimu?” tanya Seohyun.

“Mwo?maksudmu Choi Siwon?eoddi?”tanya Kyuhyun.

“Itu.., tapi kenapa dia datang bersama wanita lain?”tunjuk Seohyun. Kyuhyun pun langsung menoleh ke belakang.

“Omo!bukankah itu Yoona?kenapa dia bersama si brengsek itu”gumam Kyuhyun.

 

Yoona yang sedari tadi mengedarkan pandangannya untuk mencari tempat duduk yang masih kosong tak sengaja melihat Kyuhyun berada di café ini, tapi kenapa dia datang dengan seorang wanita berduaan pula.Yoona pun menarik-narik jas hitam Siwon, dan membuat Siwon menoleh kearahnya.

“Waeyo?kenapa kau menarik-narik jasku? Seperti anak kecil saja eoh”tanya Siwon.

“Heheh mian,Yya Oppa bukankah itu Kyuhyun Oppa?sedang apa dia disini dan siapa wanita yang ada didepan Kyuhyun Oppa?” tanya Yoona sambil menunjuk tempat duduk Kyuhyun.Siwon pun melihat kedepan sana dan betapa terkejutnya Siwon melihat Kyuhyun dengan Seohyun di café ini lagi membuat moodnya turun.

“Chagiya sebaiknya kita makan siang di café lain saja”ucap Siwon.

“Wae Oppa?aku ingin makan siang disini”ucap Yoona sembari memajukan bibirnya itu.

“Ya ya baiklah kau menang”ucap Siwon pasrah.

“Gomawoyo Oppa, kajja kita ke tempat Kyuhyun Oppa”ajak Yoona seketika Siwon berteriak.

“Mwoooo?apa kau tak salah?” tanya Siwon.

“Memangnya kenapa?kebetulan disana masih ada tempat duduk yang masih kosong.Kajja Oppa kita menghampiri mereka” ucap Yoona. mau tak mau Siwon pun menuruti perintah Yoona.

“Heol~ ne Kajja “ ucap Siwon pasrah.

Sesampai ditempat Kyuhyun, Yoona langsung menyapa Kyuhyun dan wanita yang ada di depan Kyuhyun.

“Anyeonghaseyo Oppa?kebetulan kita bertemu disini. Dia itu siapa Oppa? Apa dia sekretarismu?” tanya Yoona.

“Anyeong Yoong,dia bukan sekretarsiku. Perkenalkan dia kekasihku Seo Joo Hyun” jawab Kyuhyun sembari memperkenalkan Seohyun kepada Yoona.

“Mworago?Yya jangan bercanda Oppa?”tanya Yoona dengan terkejut mendengar jawaban dari mulut Kyuhyun.

“Ne, apa yang dikatakan Oppa benar. Perkenalkan namaku Seo Joo Hyun. Kau boleh memanggilku dengan Seohyun saja “ucap Seohyun.

“Geotjimal!!lalu mau kau apakan Yuri Oppa!!”pekik Yoona.image006

“Aku tidak bohong Yoong, dia memang kekasihku. Masalah Yuri kau tanyakan saja kepada orang yang berdiri disampingmu. Ia lebih tahu apa yang harus ia lakukan ya kan Hyeong”ucap Kyuhyun sinis.

“Apa maksudmu Kyuhyun Oppa, aku tak mengerti”ucap Yoona.

“Ne, kau tanyakan kepadanya saja Lee Yoona. kau tak tahu pria yang berdiri disampingmu itu adalah kekasih gelap Kwon Yuri”ucap Seohyun.

“Jaga ucapanmu Seo Joo Hyun!!,kau tak tahu apa-apa tentangnya”bentak Yoona.

“Yya justru kau Yoong yang harus menjaga ucapanmu!!kau telah dibutakan olehnya” teriak Kyuhyun.

“Ne, bahkan dia sendiri yang menolong Yuri saat ia terjatuh saat aku mendorongnya “ucap Seohyun.

“Mwoya!!”pekik Yoona.

Yoona mengepalkan kedua tangannya sembari mengatur nafasnya yang sudah naik turun itu, ia terkejut bukan main setelah mengetahui bahwa wanita yang ada dihadapannya itu adalah orang yang hampir membuat Yuri kehilangan anaknya sekaligus calon keponakannya itu.

Jadi kau yang hampir membuat Yuri kehilangan anaknya,kau akan merasakan apa yang telah kau lakukan kepada sahabatku itu “ batin Yoona.

Perlahan-lahan Yoona mendekat kearah Seohyun dan tanpa tedeng aling-aling Yoona menampar wajah cantik Seohyun. Plakkksssss..dan tak hanya itu Yoona mengambil segelas air yang berisi jus itu ia siramkan ke wajah Seohyun,Kyuhyun yang terkejut dengan perbuatan Yoona langsung membentaknya.

“Yya Yoong apa yang kau lakukan!!!, semestinya kau tak melakukan ini kepadanya!!. Dia tak punya masalah denganmu!!” bentak Kyuhyun sambil mendekat kearah Seohyun.

“Gwenchanayo Chagi?mana yang sakit” ucap Kyuhyun sembari membelai pipi Seohyun yang memerah dan membantu mengelap wajah Seohyun dengan sebuah tisu.

“Yya Kyuhyun Oppa!!apa kau tak salah membelanya, seharusnya yang kau bentak dia bukan aku!!. Karena dialah Yuri hampir kehilangan ae…”ucapan Yoona tertunda karena Siwon memegang tangan Yoona dan memandang kearahnya seolah sedang berkata sesuatu kepadanya.” Apa kau tidak mengerti Yoong, jangan katakan apapun tentang masalah Yuri dengan kehamilannya kepada Kyuhyun?”.

“Yya Yoong kenapa kau berhenti bicara,apa maksudmu ? “tanya Kyuhyun.

“ Yya Lee Yoona, cepat kau katakan kepadanya!. Dan kenapa kau membela pria brengsek yang berdiri disampingmu ?” tanya Seohyun.

“Kau mau tahu kenapa aku membelanya hah?Pria yang kalian anggap bresngsek ini adalah Kekasihku!! Apa kalian mengerti”ucap Yoona penuh penekanan.

 

Deg.. hati Kyuhyun seketika mencelos mendengar jawaban dari mulut Yoona, bahwa Siwon adalah kekasihnya. Berarti apa yang dikatakan Yuri dan Siwon benar, mereka tak memiliki hubungan apa selain teman.Kyuhyun mengusap wajahnya dengan kasar, kini sebuah penyesalan hinggap di lubuk hatinya, tapi sudah terlambat untuknya.

“Kenapa aku tak mempercayaimu Yeobo!! Malah aku menuduhmu kau berselingkuh dengan Siwon Hyeong.Dimana kau sekarang ini Chagiya,suami macam apa aku ini “batin Kyuhyun dengan kepala tertunduk.

“Justru jika tak ada dia disamping Yuri, mungkin Yuri akan kehilangan seseorang yang kelak menjadi harapan satu-satunya untuk Yuri dan mengalami kesedihan yang membuat hidupnya semakin terpuruk”ucap Yoona. Seketika Kyuhyun mengangkat kepalanya keatas mencoba mencerna perkataan dari bibir Yoona.

“Apa maksudmu Yoong,apa yang terjadi sesuatu dengan Yuri?”tanya Kyuhyun.

“Mollayo, aku bukan suaminya. Bukankah kau sudah tak peduli lagi denganya?. Justru seharusnya kau Oppa yang lebih peka terhadapnya !!” pekik Yuri.

“Jebal Yoong apa terjadi sesuatu dengan Yuri!!” ucap Kyuhyun.Siwon yang sedari tadi hanya diam saja akhirnya angkat bicara.

“ Apa kau tak ingat dengan perlakuanmu kepadanya!! Dan bukankah tadi pagi kau mengatakan sudah tak peduli denganya?kau harus menentukan pilihanmu Cho Kyuhyun ! jangan membuat Yuri terluka karenamu!! “bentak Siwon.

“Kajja Yoong!! Kita pergi dari sini,waktu jam makan siangku habis “ajak Siwon sambil mengapit tangan Yoona untuk meninggalkan café ini.

“Ne Oppa, aku juga sudah kenyang dan muak melihat wajah mereka “ucap Yoona.

Kyuhyun pun tak ambil diam, ia segera berlari keluar menuju parkiran mobil untuk mengejar mobil Siwon. Kyuhyun bahkan tak menggubris teriakan Seohyun yang terus memanggil-manggil namanya.

“Oppa,Kajjima. Aku ikut denganmu”panggil Seohyun.tapi mobil Kyuhyun melewati Seohyun.

“Aishhhh Oppa!!Awas kau Kwon Yuri, aku akan membuat rumah tanggamu berantakan “gumam Seohyun sembari menghentak-hentakkan kakinya.

 

Mobil yang dikendari Kyuhyun hampir berpas-pasan dengan mobil Siwon, namun nasibnya tak beruntung kali ini. Kyuhyun tertinggal jauh dengan mobil Siwon karena didepan lampu lalu lintas menyala merah.

“Arhgggggggggghhh, sial “ teriak Kyuhyun sambil memukul-mukul stir mobilnya dengan keras.

 

Sementara itu dirumah Yoona…….16.30 KST

Sebenarnya Yuri ingin pulang sekarang ia rindu dengan rumahnya, tapi ia takut akan mengecewakan Yoona yang sudah menolongnya itu. Yuri bertekad akan pulang jika Yoona sudah kembali dari butiknya itu. Blammmm…., akhirnya harapan Yuri terwujud juga setelah mendengar suara pintu mobil. Yuri pun segera berlari menuju ke depan untuk membukaan pintu untuk Yoona.

“ Yya Yoong!! Kenapa wajahmu kusut?. Apa nona Jung kecewa denganmu karena kau datang terlambat?” tanya Yuri yang heran melihat Yoona pulang dengan tampang kusut.

“Aniyo Yul, bukan itu yang membuat wajahku begini “jawab Yoona. Ia tak mau Yuri mengetahui tentang kejadian saat siang tadi.

“Jinjjayo?kau sedang tak membohongiku kan?”tanya Yuri.

“Hmmm, mana mungkin aku membohongimu Yul?” jawab Yoona.

“Ne, aku percaya kepadamu. Yoongiah bisakah kau mengantarkanku pulang?”tanya Yuri.

“Waeyo,apa kau sudah siap menemuinya? Aku takut terjadi sesuatu denganmu Yul”tanya Yoona.

“Hmmm Gwenchana, aku sudah siap Yoong. Mungkin inilah takdir hidupku Yoong”jawab Yuri.

“Geurae, jika itu maumu. Kajja !! aku antar pulang” ajak Yoona.

“Gomawoyo Yoong, changkkaman aku akan mengambil tasku “ucap Yuri senang.

“Ne, cepatlah. Aku akan menunggumu di luar” ucap Yoona.

Yuri pun segera mengambil tas yang berada di dalam kamar Yoona,setelah mendapatkan tasnya ia menuju kedepan rumah karena Yuri tahu pasti Yoona sudah menunggunya di luar. Tepat apa yang Yuri duga benar Yoona sudah menunggunya dengan menyandarkan badanya di samping mobil.

“Mianhae, membuatmu lama Yoong “ucap Yuri.

“Gwenchana Yul,Kajja!”ucap Yoona.

Yoona pun segera memanaskan mesin mobil serta menjejal gas,dan Syutttt..mobil yang dikendari Yoona melaju meninggalkan rumahnya untuk mengantarkan Yuri pulang kerumahnya. Sebenarnya Yoona tak ingin Yuri pulang karena ia tak ingin terjadi hal buruk menimpa Yuri lagi, tapi Yoona tak bisa menolak keinginan Yuri yang ingin pulang.

 

Beberapa Jam Kemudian……….

“Kita sudah sampai, ingat pesan Dr. Jung. kau tak boleh memikirkan yang terlalu berat. Arraso?” ucap Yoona.

“Ne Arraseoyo, Yoong Yimo “ucap Yuri.

“Ishh sudah berapa kali aku bilang, jangan panggil aku dengan panggilanYimo”desis Yoona.

“Ne, baiklah aku tak akan memanggilmu Yimo lagi”ucap Yuri.

“Hmmm,cepatlah kau segera masuk “ suruh Yoona.

“Kau hati-hati dijalan, jangan terlalu ngebut “pesan Yuri.

“Ne,Jika kau butuh sesuatu, segera menghubungi aku!”teriak Yoona.

“Ne!!!” pekik Yuri.

 

Yuri pun segera berjalan menuju rumahnya, belum sampai di depan pintu Yuri melihat Kyuhyun sedang bersama dengan Seohyun.Yuri yang tak ingin mereka mengetahui kedatanganya itu hanya bisa bersembunyi didekat tembok samping rumahnya itu, samar-samar Yuri mendengar pembicaraan mereka dari balik tembok rumahnya.image007

“Yya Oppa!kenapa kau pergi meninggalkanku sendirian disana!!”teriak Seohyun dengan marahnya.

“Mianhae Chagiya,aku tak mendengar panggilanmu” ucap Kyuhyun.

“Bohong..,Oppa masih peduli dengannya kan?kalau kau sudah tak mempedulikannya kenapa kau masih saja mengingatny !bukankah kau sendiri yang bilang sekarang dia bukan seseorang yang berarti untukmu ?” tanya Seohyun.

“Ne, memang dia bukan seseorang yang berarti untukku lagi. Sekarang aku sudah menganggapnya orang lain bagiku, Apapun yang dia lakukan sekarang aku sudah tak peduli lagi dengannya. Apa kau masih marah eoh?” jawab Kyuhyun sambil memeluk Seohyun

“Jjinja?kau tak bohong kan Oppa?”tanya Seohyun sembari mendongkakkan wajahnya ke arah Kyuhyun.

“Aniya, aku tak bohong. Kau sudah tak marah lagi kan?”tanya Kyuhyun semabri mengeratkan pelukannya.

“Ne, memang dia bukan seseorang yang berarti untukku lagi. Sekarang aku sudah menganggapnya orang lain bagiku, Apapun yang dia lakukan sekarang aku sudak peduli lagi dengannya”

Appo….

Dada Yuri merasa sakit mendengar ucapan Kyuhyun yang didengarnya dari balik tembok itu. Yuri hanya bisa menangis tersedu-sedu dan memegang dadanya yang terluka itu. Hati Yuri kini sudah luluh lantah akibat dari luka yang telah Kyuhyun goreskan di hati Yuri.

Yuri Pov.

Apa yang harus kulakukan sekarang ini?apakah aku harus menerima takdir ini, dan melepaskannya demi kebahagiannya yang sempat tertunda?. Tapi bagaimana denganku dan anak yang sedang aku kandung ini?aku tak mau jika dia kelak lahir kedunia ia tak mengetahui Appanya.

Yuri Pov End.

Yuri berjalan dengan gontai pergi meninggalkan rumahnya,ia tak tahu harus kemana lagi. Yuri tak mungkin kerumah Yoona,nanti apa yang dipikirkan Yoona jika ia kembali lagi kesana. Yuri tak mau menyusahkannya lagi, apalagi pergi kerumah orang tuanya. Mereka akan bertanya yang bukan-bukan kepadanya.

Tes…Tes..Tes..

Hujan turun dengan derasnya, seolah ikut merasakan apa yang dirasakan oleh Yuri sekarang ini. Yuri sendiri sudah tak mempedulikan keadaanya sendiri dengan baju yang basah karena guyuran hujan, ia tak peduli dengan guyuran hujan yang menerpanya. Kakinya terus saja ia langkahkan kemanapun kakinya berjalan,Duggg… Yuri jatuh terduduk karena seorang pejalan kaki yang berlari tanpa memperhatikanya.

Yuri menggapai kursi duduk yang ada di pemberhentian bus, tenaganya sudah terkuras habis. Ia merasa lelah dan lemas. Sekarang yang bisa Yuri lakukan adalah bersandar di tiang besi yang kini menjadi tempatnya berteduh kini.image008

“Yurii??kenapa dia ada disini dan Omoo!!”ucap Siwon sambil memutar arah menuju tempat Yuri berada.

Ckiittttttttttttttt,Yuri mengangkat kepalanya yang sedari tadi ia sandarkan di tiang besi setelah mendengar decitan keras dari sebuah mobil yang berhenti didepannya itu. Yuri terperanjat ketika ia mengetahui sosok yang dikenal itu membuka pintu mobilnya dan berjalan kearahnya.image009

“Siwon Oppaaa!!”pekik Yuri sambil menutup mulutnya yang tak percaya dia bertemu dengan Siwon dalam keadaan menyedihkan begini.

“Apa yang kau lakukan disini dan kenapa keadaanmu basah kuyup begini?apa kau ingin sakit eoh!!” marah Siwon.

“Kajja, aku kan mengantarmu pulang “ajak Siwon sambil menggandeng tangan Yuri, namun Yuri segera melepaskan tanganya.

“Andwaeyo Oppa, aku tak mau pulang kesana. Lebih baik aku disini saja”tolak Yuri.

“Baiklah jika kau tak mau pulang, aku akan mengantarkanmu ke rumah Yoona “ucap Siwon.

“Aku bilang tidak mau Oppa!!, kali ini biarkan aku sendirian!! Aku tak ingin merepotkan kalian “ucap Yuri sembari menangis tersedu-sedu.Siwon yang melihat Yuri yang keras kepala dan tak mau mengindahkan perintahnya akhirnya memarahi Yuri.

“Yya kenapa kau keras kepala sekali eoh!apa kau mau kehilangan anakmu itu,jika kau terus begini !Apa kau sudah lupa dengan pesan Dr. Jung ?” ucap Siwon.

“Andwae!aku tak mau kehilangannya, dia satu-satunya yang kumiliki Oppa! Apa kau tak mengerti perasaanku Oppa”teriak Yuri.

“Ne,Arraseoyo.Kajja!jika tak mau kuantarkan ke rumah Yoona, aku akan membawamu ke apartemenku. Ini sudah malam Yuri, bahaya jika kau tetap disini “ucap Siwon.

“Tapi aku tak mau menyusahkanmu Oppa, aku masih bersalah kepadamu karena kau ikut terseret dalam masalahku dan hubunganmu dengan Kyuhyun merenggang karenaku”ucap Yuri.

“ Gwenchanayo Yuri,kau tak usah memikirnya “ucap Siwon.

Siwon pun segera melepaskan jas yang dipakainya itu, dan memakaikan jasnya ke badan Yuri yang sudah mulai menggigil itu. Siwon menuntun Yuri masuk kedalam mobilnya, kemudian ia berlari ke arah samping kemudi.

Tak mau berlama-lama Siwon pun segera melajukan kendaraanya dengan kencang menuju apartemenya itu, di sepanjang perjalanan menuju apartementnya Siwon tak fokus menyetir ia terus saja menoleh ke arah samping melihat keadaan Yuri yang terus menggigil kedinginan. Ia panik karena wajah Yuri sudah mulai terlihat pucat dan bibir yang sudah membiru itu,segera ia meletakan earphone ketelinganya tangan satunya ia gunakan untuk memencet tombol angka.

Tut..Tut…Tuttt,Klik.

“Yeoboseyo,Waeyo Oppa? ”tanya Yoona.

“Mianhae, aku mengganggumu malam begini. Apa kau bisa membantukku sekarang?”tanya Swion cemas.

“Yya Oppa!kenapa dengan suaramu?sepertinya kau sedang mencemaskan sesuatu?apa kau melakukan suatu yang kesalahan eoh?”cecar Yoona.

“Yya!sebaiknya kau tak usah banyak tanya. Sekarang kau ada dimana ?” tanya Siwon.

“Aku berada dirumah, wae?”tanya Yoona.

“Oke, sekarang cepatlah ke apartemenku. Aku membutuhkan bantuanmu “jawab Siwon.

“Membantumu ?aku tak mengerti maksudmu Oppa” ucap Yoona.

“Nanti aku jelaskan setelah kau sampai di apartementku”jelas Siwon.

“Geurae,sekarang Oppa ada dimana?”tanya Yoona.

“Aku sedang menuju Apartemenku, sebentar lagi aku sampai.Kau cepatlah kesini !!” titah Siwon.

“Oke..oke, aku akan bersiap-siap. Kau tunggu saja Oppa”ucap Yoona.

“Yya Sudah aku tutup”ucap Siwon.

Beberapa menit kemudian sampailah Siwon di lantai dasar Apartement, ia langsung membawa Yuri ke dalam apartementnya. Tanpa perlu bersusah payah akhirnya Siwon sampai juga di depan. Klikk..

Siwon langsung membawa Yuri kedalam kamarnya dan membaringkan Yuri diatas kasur, ia tak peduli tempat tidurnya menjadi basah karena Yuri, yang ia pentingkan Yuri tak kenapa-napa.Siwon pun menyelimuti badan Yuri agar sedikit lebih hangat.image010

Siwon mondar-mandir menunggu kedatangan Yoona kekasihnya, karena sedari tadi dia belum juga sampai di dalam apartementnya. Klikk, pintu apartement Siwon terbuka. Siwon langsung mengahampiri Yoona yang sedang mengganti sepatunya dengan sandal rumah.

“Yya!kenapa kau lama sekali chagi ?”tanya Siwon.

“Mianhae,Omo!Oppa kenapa pakaianmu basah?apa kau habis hujan-hujanan eoh?”tanya Yoona yang kaget melihat penampilan Siwon.

“Nanti akan kujelaskan didalam, cepatlah kau masuk kedalam kamar!. Tolong kau ganti baju Yuri,dia ada didalam dan sedang kedinginan!” titah Siwon.

“Mwoo??Yuri?!!” pekik Yoona sembari berjalan menuju kamar Siwon.

“Omo!!”pekik Yoona melihat keadaan Yuri yang begitu menyedihkan.

“Oppa, kau ambil air hangat. Sementara aku akan mengganti pakaiannya”ucap Yoona.

“Ne, aku akan mengambil air hangat segera”ucap Siwon meninggalkan Yoona yang sedang mengganti pakaian Yuri yang basah dengan kemeja miliknya.

“Astaga Yul, apa yang terjadi denganmu?kenapa kau seperti ini “ucap Yoona yang sedih melihat keadaan Yuri kini.

30 menit kemudian Siwon ada didpan kamarnya dengan membawa sebuah baskom yang berisi air hangat, ia tak berani masuk kedalam karena mungkin Yoona belum selesai mengganti pakaian Yuri itu.

“Chagiya!apa kau sudah selesai didalam?” tanya Siwon dari depan kamarnya.

“Ne, Oppa! Aku sudah selesai mengganti pakaiannya. Kau bisa masuk sekarang “jawab Yoona.

Krietttt…, Siwon menyembulkan kepalanya melihat apa yang dikatakan Yoona. ia pun segera menghampiri Yoona yang sedang menyelimuti tubuh Yuri dan duduk disampingnya.

“Igeo,air hangat dan lap untuk Yuri”ucap Siwon sambil memberikan baskom dan lap ke Yoona.

“Gomawoyo Oppa, Kau juga segera mandi dan mengganti bajumu. Aku tak mau kau juga ikutan sakit “Titah Yoona.

“Ne,apa kau sudah makan?”tanya Siwon.

“Aniyo, tadi aku tak sempat. Sebenarnya apa yang terjadi dengannya Oppa?kenapa dia menjadi seperti ini ?” tanya Yoona.

“Mollayo,aku juga tak tahu apa yang sedang terjadi dengannya. Aku menemukannya sedang duduk di halte bus dengan keadaan sudah basah kuyup. Sudahlah kita cari tahu setelah dia sadar nanti “ucap Siwon.

“Hmmm, kau benar Oppa “ucap Yoona sembari menaruh lap hangat di kening Yuri.

“Yya sudah aku mandi dulu,setelah itu aku akan memesan makanan untuk kita “ucap Siwon sambil beranjak pergi meninggalkan Yoona di kamarnya.

 

Kriettt, Siwon mengangkat kepalanya ketika mendengar suara pintu terbuka dari kamarnya. Ternyata Yoona yang keluar dari sana yang sedang berjalan kearahnya.

“Sebenarnya apa yang terjadi denganya Oppa?apa ini ada hubungannya dengan Kyuhyun?”tanya Yoona sembari duduk di meja makan.

“Aku juga tak tahu, sebaiknya kau makan dulu makananmu itu “suruh Siwon.

“Hahhh,semoga tak terjadi apa-apa dengan kandunganya “harap Yoona.

“Hmm, kita berdoa saja chagiya”sahut Siwon.

 To Be Continue…

Heol~ akhirnya selesai juga part 5Bnya, sebenarnya author mau post FF ini ke blognya Lee Midah hari rabu kemarin, tapi berhubung ada sebagian data yang hilang karena author lupa mensavenya akhirnya ditunda. Mianhae menunggu lama,kemaren ada reader yang tanya Kibum disini Kibum Shinee apa Suju?sebenarnya author mau pake Kibum Suju, berhubung author salah ketik akhirnya author pake dua-duanya dari pada mubazir (^_^.). Gomawoyo yang sudah memberikan komentar maupun likenya.

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

40 thoughts on “[Freelance] Me ,You And Baby Part 5B

  1. annyeong reader baru, mian baru komen dipart ini, astaga kasian Yul eomma😥, authornim bikin baby dongsaengnya cepet lahir biar Yul eomma gak sedih trus Yul eomma suruh pindah keluar negeri biar gag nangis lagi😥

  2. Yaa d gantung lg critanya..kyu jahat banget sdh nganggap yuri jd orang lain pdhal sdh sempat sadar dan ingat sm yuri, kasian banget nasib yuri..cepat dong di lanjutkan next partnya makin pnasaran sm endingnya..fighting.

  3. Kyuhyun beneran gila yaa -_,-
    Yuri mesti kasian, sabar yaa..
    Fanficnya tambah ketjeh😉
    Next yaa kak, jangan lama-lama, udah penasaran tingkat tinggi ini😀

  4. Nyesek lihat yuriii ;(
    keselll pake banget ama si kyuepil.. :@
    menurut aku sih, cocokkan aja sama karakter yg dibutuhkan, kalo tampan + agak jaim = kibum SJ, kalo key itu cerewet + humoris.
    Ditunggu nextchapnya. Fighting!!

  5. Yaelah kyuppaaa!!! Ini bikin naik darah deh bacany.. labil amat.. td katany nyesel nuduh yuri mcm2 sm siwon, eh tp skrg malah blg g peduli lg sm yuri n balikan sm seo.. piyee toh?? Yoong eonni beruntung pny pacar kya siwon.. udah baik, setia, g macem2 sm cwe lain.. dia jg sopan sm yuri.. emosi sm babyseo dsni.. uugh..

    Dtunggu next partny y chinguu.. suka bgt sm fanficny!! Hwaiting!

  6. Aslii lah kyuhyun hatinya udah keras banget yaa..padahal dia tau klo yuri kenapa2 trus dia juga tau klo yuri sama siwon ga ada hubungan apa2..tapi kenapa sih kyu masih aja sama seo..sabar deh jadi yuri..untunglah yoonwon baik banget sama yuri,, wonie perhatian bgt sama yuri,, jangan sampe hal itu lama2 bikin yoona cemburu..nanti terlalu banyak konflik kasian yuri (⌣́_⌣̀)\(‘́⌣’̀ )

  7. kyuhyun bkin gregetan dech ……. gue kira stlh d’jlskan ma siwon & yoona dia akan sadar eh t’nyata tdk ………… keras kepala, hatinya mngkin juja udah jdi batu …………. ahhhhhhhhhhhhhh

  8. Eonnie~ lagi & lagi ! Ini beneran menyedihkan. Knpa Kyu kejem banget ?! Pdhl, pas liat prcakapan di cafe aku kira Kyu bkal sadar keadaan sbnr’x & brhenti brhubungan sama Seo. Dikira jg dy bkal beneran menyesal & mencari Yul dgn cara apapun.😥
    Bt trnyata, Yul malah makin sakit hati pas mau pulang. Kasian banget Yul’x .. Hiks ..
    Eonnie ,, munculin namja lain dong buat bkin Kyu ngerasain sesak & menyesal sedalam dalam’x sama Yul. Hha~ /senyumepil
    Blum apa” udh pengen baca kelanjutan’x .. Smoga publish next part’x cepet ya eon .. Ttap smangat ! Hwaiting ^^

  9. Hallooo akhirnyaa aku bisa komen jugaa kkk~ good job eonni! Sejauh dari yang aku lihat perkembangannya bagus(?) ^^b duuh eon, aku lagi baikan loh sama seohyun(?) tspi karena sikapnya disini aku jadi rada kesel bgt. lol. ditunggu update-an secepatnyaaa kkk~ fighting!

  10. Author plis itu kyuhyun nya nyebelin banget >< kasian yuri eonni😦
    Tp seru sih. Ditunggu next chapt nya^^

  11. kyuhyun ini kenapa seh??? nyebelin banget. bikin naik darah aja. dia masih suka sm yuri ato nggak?? kiraen uda sadar. malah baik2in seohyun. thor…. di tngg banget kelanjutannya…🙂

  12. Yeyyy.. Part 5Bya udh keluar. Ceritanya tambah seru, masalahnya makin rumit pokony daebakkkk lah eonni. D tunggu chap selanjutnya. Fighting eonni.

  13. Seohyuniie udah bosen liat matahari terbit eoh ? Duhhh Siwon oppa itu memang pria sejati disaat Kyuhyun sedang menyakiti Yuri dia justru melindungi Yuri yg lg terluka…Yoona juga temen Dan sahabat yg baik bangettt

  14. sedih yah ko kyu gampangan sih *eh* jadi sebel juga apa lagi seo aduuuh yul kesiankan, tapi gereget juga sama won juga yoon knp ga kelepasan aja ngomong hehe tadinya aku kira pas yul didorong bakal keguguran trs dia jadi gila gitu tapi ternyata😀 *bnyk ngayal* semoga part berikutnya ga sedih2 ya eonni ^.^9

  15. sedih yah ko kyu gampangan sih *eh* jadi sebel juga apa lagi seo aduuuh yul kesiankan, tapi gereget juga sama won juga yoon knp ga kelepasan aja ngomong hehe tadinya aku kira pas yul didorong bakal keguguran trs dia jadi gila gitu tapi ternyata😀 *bnyk ngayal* dan lagi gmn lanjutan video tuh,, semoga part berikutnya ga sedih2 ya eonni ^.^9

  16. sedih yah ko kyu gampangan sih *eh* jadi sebel juga apa lagi seo aduuuh yul kesiankan, tapi gereget juga sama won juga yoon knp ga kelepasan aja ngomong hehe tadinya aku kira pas yul didorong bakal keguguran trs dia jadi gila gitu tapi ternyata😀 *bnyk ngayal* dan lagi gmn lanjutan video tuh, semoga part berikutnya ga sedih2 ya eonni ^.^9

  17. hallo min,, aku member baru di sini maaf baru bisa koment di part ini. min jangan lama-lama dong nge posting ff nya biar aku lebuh betah di blog ini

  18. duhhh kyuhyun bikin emosi.. ku kira dia bakal cari tau yg terjadi dgn yuri. ternyata nggak.. nyesek baca.a.. tp suka sm ff.a.. penuh emosi.. hehe

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s