Posted in Freelance, Friendship, Romance, Sad

[Freelance] (Sequel Of Regret) With You Shoot 1

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^

With You

[Sequel Of Regret] With You Shoot 1

Present by

Kang Hye Won (Fanny)

Cast :

Kwon Yuri SNSD || Cho Kyuhyun Super Junior

Sub cast :

Kwon Boa

Length :2/3 shoot (maybe ?) || Rating : 15+ || Genre : Frienship, Sad, Romance

Castnya milik diri mereka sendiri & God.Saya hanya pinjam sementara untuk kepentingan cerita. Plot  and story ini pure milik saya, jika pun ada kesamaan dalam kejadian dan lain-lain itu merupakan ketidaksengajaan belaka. And this story just for fun.

Note :

Baca dulu baru beri tanggapan kalian untuk karya saya yang amatir ini.walau karya saya masih amatir tapi dilarang keras untuk mem-PLAGIAT. Don’t be siders. Say what are you think all about. And write it at comment form. It’s Really For  Fun… Be Good Reader !!!

Summary :

Cerita ini merupakan lanjutan dari REGRET.untuk catatan, disini hanya akan menceritakan tokoh utama saja sedang untuk sub couple tidak author ikut sertakan. Di cerita ini akan menceritakan perjalanan mereka selama di Paris. Bagaimana hari-hari yg dilalui KyuRi di Paris ?lalu perkembangan dari terapi Yuri dan kelanjutan hubungan mereka pastinya … itu semua ada di FF “With You” … kalo yg belum baca REGRET mending baca dulu ya … biar masuk sama cerita ini … ^^

Let’s read … Have fun !!!!

__++ With You ++__

Sepasang yeoja dan namja berjalan dengan percaya diri di bandara Internasional Paris. Dengan tangan sang namja terus menggenggam tangan sang yeoja, tak ia biarkan terlepas sedetik pun. Siapa lagi jika bukan Cho Kyuhyun dan Kwon Yuri.Dengan kaca mata hitam yg menutupi mata keduanya dan padupadan busana yg casual membuat mereka terlihat bak model papan atas, perfect couple.

Setelah berjalan beberapa saat mereka melihat sesosok yeoja cantik melambaikan tangan ke arah mereka.

“Long time no see …” ujar yeoja cantik itu menyapa Yuri.

“Eonni bogoshiposeo …” jawab Yuri lalu memeluk yeoja yg ia panggil eonni itu. Ya yeoja cantik itu Kwon Boa yg sengaja menjemput dongsaengnya di bandara.

“Kau …” ujar Boa menatap Kyuhyun tajam.

“Annyeonghaseo…” sapa Kyuhyun sopan sembari menunduk.Kyuhyun menyadari tatapan dingin dari Boa. Kini Kyuhyun harus menghadapi Boa, eonni dari Kwon Yuri yeoja yg sangat ia cintai. Setelah ia berhasil meyakinkan Kwon Jiyong. Kyuhyun sempat merasa canggung dan aneh ketika ia berdiri didepan Boa.

“Selamat datang di Paris Kyuhyun-ah …” ucap Boa dengan senyuman hangat menghiasi bibirnya.

“Ne… kamshamida noona …” jawab Kyuhyun. Kyuhyun tak menyangka bahwa Boa akanmenyambutnyahangat. Bahkan jika harus jujur, Kyuhyun sempat berpikir bahwa kehadirannya tidak akan dianggap oleh Boa. Namun semua itu terbantahkan ketika ucapan selamat datang itu terlontar dari yeoja cantik itu.

“Ayo… kalian harus segera istirahat, kalian pasti kelelahan setelah melakukan perjalanan jauh.”Ujar Boa sembari menuju mobil yg berada tak jauh dari tempat mereka berdiri sekarang.

“Ne …” jawab mereka –Kyuhyun,Yuri- serempak.

Boa pun membawa Kyuhyun dan Yuri menuju apartment yg akan mereka tempati selama di Paris.

“Eonni kenapa kita kemari ?” tanya Yuri bingung. Bukankah tadi eonninya mengajaknya untuk segera pulang dan istirahat tapi ini bukanlah rumahnya, rumah yg Yuri tempati dulu selama tinggal di Paris sekaligus kediaman keluarga Kwon di Paris.

“Emh…mengingat pengobatan mu akan sedikit lebih berat dari biasanya, appa menyiapkan apartment ini untuk kalian.Karena jarak dari sini menuju rumah sakit cukup dekat dibandingkan dengan rumah kita.” Papar Boa.

“Ne ?!” kaget Yuri, sementara Kyuhyun hanya mendengarkan karena ia belum tahu banyak dengan situasi juga keadaan ditempatnya sekarang ini.

“Ne, karena appa tahu bahwa Kyuhyun yg akan menemani mu terapi sekarang…” tambah Boa lagi.

“Appa tahu ?” kaget Yuri.

“Tentu … YA … apa kalian hanya akan berdiri terus disana ?” teriak Boa yg kini telah masuk ke ruang tengah apartment itu, sementara Yuri dan Kyuhyun masih berdiri membeku di ruang tamu. Setelah tersadar akan teriakan Boa, Yuri dan Kyuhyun mengikuti Boa lalu duduk di ruang tengah.

“Masukanlah barang-barang kalian ke kamar …” ujar Boa memberitahu.

“Kita sekamar ?” tanya Kyuhyun pada Boa dengan menunjuk Yuri dan dirinya sendiri.

Puukk

Pukulan cukup keras mendarat di kepala bagian belakang Kyuhyun, membuat Kyuhyun meringis kesakitan.

“Awww…” ringis Kyuhyun.

“Apa kau sudah sadar ?” tanya Boa.

“Ne ?!”

“Tentu saja tidak, di sini ada empat kamar.Jadi kalian tidur di kamar masing-masing.” Ujar Boa. Kyuhyun masih memegang kepalanya. Karena sakit ?bukan tapi lebih tepatnya karena malu. Ia sempat berpikir bahwa ia akan di biarkan sekamar dengan Yuri.

“Apa eonni juga akan tinggal disini ?” tanya Yuri yg sedari tadi hanya tersenyum melihat Kyuhyun dan Boa.

“Tentu. Mana mungkin aku membiarkan mu sendiri dengan namja ini…” Boa melirik Kyuhyun dari atas sampai bawah.Setelah kejadian itu mereka semua tertawa.

__++ With You ++__

“Morning …” sapa Kyuhyun melihat Yuri sedang menuangkan susu untuk menemani hidangan sarapan mereka.

“Morning …” jawab Yuri sembari melanjutkan kegiatannya.Kyuhyun mendekat ke arah Yuri, kini posisinya tepat berada di samping Yuri.Kyuhyun memandangi wajah Yuri dari jarak sangat minim.Mulai dari kening, mata, hidung, pipi dan bibir Yuri.Dipandangi secara intens dalam jarak yg sedekat itu membuat Yuri malu, dapat dilihat dari pipinya yg kini memerah.

“We..Wae ???” tanya Yuri gugup. Bukan menjawab Kyuhyun hanya tersenyum hangat.

Senyuman yg selalu membuat Yuri mati kutu karenanya, ia bahkan tak berkedip melihat senyuman itu. deru napasnya tak beraturan ia bahkan tak bisa bernapas dengan baik saat ini.

“Kau … Cantik…” ujar Kyuhyun lembut setengah berbisik sembari menyentuh pipi Yuri. Membuat Yuri tertunduk malu dengan kalimat yg dilontarkan namja tampan itu, hingga rambut panjangnya terjatuh ke depan menutupi wajahnya.

“Sa..sarapannya sudah siap… kajja …” ujar Yuri mengalihkan pembicaraan sekaligus menghindari tindakan Kyuhyun dan meninggalkannya di dapur sendiri.

Sementara itu Kyuhyun hanya terkekeh melihat yeojanya bersikap seperti itu yg menurutnya lucu, dan membuat ia semakin gemas.

Kyuhyun pun mengikuti Yuri dari belakang menuju ruang makan.Kini keduanya menikmati sarapan mereka namun Kyuhyun melihat kearah kanan dan kirinya merasa ada sesuatu yg hilang.

“Dimana Boa noona ?apa dia tidak ikut sarapan ?” tanya Kyuhyun.

“Eoh ?eonni sudah pergi tadi, dia bilang harus tugas lebih pagi hari ini …” jawab Yuri santai.

“Oh ya, kapan kau mulai chek up ?” tanya Kyuhyun lagi.

“Besok.Waeyo ?”Kyuhyun terlihat berpikir sejenak setelah mendengar jawaban Yuri.

“Lalu hari ini apa yg ingin kau lakukan ?”

“Emh entahlah…” jawab Yuri ringan sembari mengendikan bahunya.Senyuman lebar terukir jelas dibibir Kyuhyun.

“Kalo begitu ayo jalan-jalan..” seru Kyuhyun.

“Ne ?!”

“Kau butuh hiburan sebelum melakukan terapi mu itu …” putus Kyuhyun.

Yuri hanya memandang Kyuhyun dan menggelangkan kepalanya tanda tak percaya, sementara yg dipandang hanya tersenyum dan melanjutkan sarapannya.

A few hours later

Kyuhyun dan Yuri kini hanya berjalan-jalan mengelilingi taman di dekat apartment mereka. Mengingat Yuri harus menjalani terapinya besok.Dan Kyuhyun tak mau Yuri kelelahan dan menghambat terapinya.

Diperjalanan mereka menghabiskan waktu mereka dengan canda-candaan ringan.Kyuhyun yg selalu mengdoga Yuri membuat Yuri kesal dan berakhir dengan tawa dari keduanya.Genggaman Kyuhyun tak pernah terlepas menggenggam tangan Yuri erat.

Kini mereka menikmati pemandangan sungai di bawah jembatan dimana mereka berdiri sekarang. Sembari menikmati secangkir coffee panas, waktu semakin sore angin mulai terasa lebih dingin sekarang membuat Yuri merapatkan mantel yg ia pakai.

Tapi bukan berarti suasana diantara mereka menjadi dingin, justru sebaliknya.Kyuhyun ditemani dengan cerita cerita Yuri.

“Kau tahu Kyu, disini … bla bla bla” Yuri masih saja bercerita dengan antusias. Sementara Kyuhyun tak berhenti menatap wajah cantiknya dengan senyuman hangat yg tak pernah luntur dari wajahnya ketika ia bersama yeoja yg ia cintai itu. namun sepertinya ia tak mendengarkan dengan benar apa yg Yuri ceritakan padanya.

Kyuhyun beranjak dari tempatnya dan kini berdiri di belakang Yuri. Dengan gerakan pasti ia memeluk yeoja cantik itu dari belakang dan mengalungkan tangannya di perut Yuri. Yuri kaget dengan tindakan Kyuhyun, ia hanya membelalakan matanya tak percaya.

“Kau masih tetap yeoja ku yg dulu, tak banyak berubah.Masih banyak bicara.”Ujar Kyuhyun santai di telinga Yuri dengan posisi yg semakin mengeratkan pelukannya.

“Mianhae …” ujar Yuri pelan.

“Untuk ?” tanya Kyuhyun.

“Karena aku banya bicara …”

“Kenapa harus minta maaf ?eoh ?kau itu yeoja ku …” ujar Kyuhyun yakin.

DEG

Hati Yuri berdetak kencang ketika kalimat itu kembali ia dengar.

“Kyu …” panggil Yuri dan melihat kearah Kyuhyun yg berada di belakangnya.Kyuhyun hanya tersenyum.Tak lama Yuri pun menyunggingkan senyuman manisnya dan menyentuh tangan Kyuhyun yg masih betah bertengger di perutnya.

Dinginnya sore itu tak dapat membuat padam rasa hangat yg kini menjalar di setiap tubuh keduanya.Perasaan hangat juga nyaman menyelimuti hati mereka, hati yg sempat terluka dan terpisah.Sunset yg terpancar dari arah belakang keduanya membuat pemandangan sore itu di tutup suasana yg sangat indah.

__++ With You ++__

 Yuri sudah berganti pakaiannya menjadi pakaian pasien di rumah sakit itu.kini Yuri dan Kyuhyun duduk santai menunggu waktu Yuri untuk masuk ke ruang terapinya. Raut wajah Yuri nampak begitu tenang, namun tidak untuk Kyuhyun yg masih menunjukan rasa khawatirnya.

“Igeo …” Kyuhyun memberikan susu kotak pada Yuri.

“Kau harus mempunyai banyak tenaga bukan ?” susulnya.

“Ne … gomawo…” jawab Yuri menerima susu tersebut dengan senyuman hangat diwajahnya.

“Apa kau lelah ?lebih baik kita kedalam saja …” tanya Kyuhyun.

“Ani…Kau tenang saja…” ujar Yuri ringan meyakinkan Kyuhyun.

“Kwon Yuri …” panggil seorang suster menandakan ini saatnya Yuri untuk memulai terapinya.

“Jha, aku harus pergi sekarang… annyeong…” ujar Yuri.

GREB

Tanpa basa-basi Kyuhyun menarik Yuri dalam dekapannya tepat sebelum Yuri masuk ruangan terapi.Seolah memberikan kekuatan untuk Yuri. Yuri tersenyum hangat ketika Kyuhyun memeluknya erat, ia pun membalas pelukan Kyuhyun tersebut.

“Ketika keluar nanti kau harus lebih sehat lagi…” ujar Kyuhyun.Yuri menganggukan kepalanya mengerti.

“SARANGHAE KWON YURI…” bisik Kyuhyun tepat di telinga Yuri. Kyuhyun pun melepaskan pelukannya dan

Chuup

Ia mencium bibir Yuri kilat.

“Fighting …” seru Kyuhyun.Yuri tersenyum malu dengan tindakan tiba-tiba Kyuhyun.

“Ne fighting…” jawab Yuri sembari mengepalkan tangannya.Yuri pun masuk keruangan, Kyuhyun menatap punggung Yuri sampai akhirnya tak terlihat karena pintu yg mulai tertutup.

__++ With You ++__

Kyuhyun duduk dengan gelisah di depan ruang terapi Yuri. Sebenarnya ia ingin ikut masuk namun dokter juga suster disana mencegahnya. Mereka mengatakan ini demi kebaikan Yuri, agar terapinya berjalan lancar. Tak lama terdengar suara Yuri dari dalam

“Aaaahhhkkk…” jerit Yuri. Kyuhyun semakin tidak bisa diam. Ia berjalan mondar-mandir didepan pintu.

“Yull…” gumam Kyuhyun memanggil Yuri dengan lirih.Ia tak tahu apa yg terjadi pada Yuri didalam. Semakin lama semakin sering Yuri menjerit, sungguh itu membuat Kyuhyun ingin menangis, ia ingin masuk dan menenangkan Yuri. Namun apa daya, ia hanya bisa menunggu diluar. Setelah 2 jam berlalu, pintu itu pun terbuka, Kyuhyun segera berdiri ia ingin segera menemui yeojanya, yg selama 2 jam ini sukses membuat jantungnya berdetak tak karuan. Namun yg keluar bukanlah Yuri melainkan seorang suster.

Kyuhyun masih belum bisa berkata apa-apa, karena beriringan dengan keluarnya suster itu ia melihat Yuri terbaring lemah dengan mata terpejam diranjangnya yg akan segera dipindahkan. Kyuhyun tak melihat senyum hangat yeoja itu ketika ia keluar dari ruangan itu, berbanding terbalik saat ia akan masuk. Yeoja itu masih bisa tersenyum indah dihadapannya, memandangnya hangat.

“Yu…yuri…” lirih Kyuhyun melihat Yuri terpejam.

“Dok, Yuri … “ ujar Kyuhyun pada seseorang yg ia yakini dokter yg menangani Yuri, sembari menunjuk Yuri.

“Tenanglah … ia hanya tertidur, ia perlu banyak istirahat.Karena terapi kali ini menguras banyak tenaganya, hingga kami sengaja memberinya obat tidur agar ia bisa beristirahat dengan cukup.”Papar dokter pada Kyuhyun yg nampak begitu khawatir.

“Ia akan dipindahkan diruang inap. Kau bisa menjaganya disana…” tambah sang dokter.

“Baiklah …” ujar Kyuhyun akhirnya.

__++ With You ++__

Ruang inap yg sedikit lebih luas dibanding ruang inap yg lain ini kini menjadi kamar untuk Yuri, setidaknya untuk 2 minggu kedepan kemungkinan besar itu akan menjadi kamarnya. Boa sengaja menyiapkan ranjang sedikit lebih besar, agar Yuri merasa lebih nyaman disana.Kemewahan dan kelengkapan di ruang inap VIP ini diharap bisa membantu Yuri agar lebih optimal dalam terapinya.

Sesampainya diruang inap, Kyuhyun dengan setia menunggu Yuri yg kini tengah tertidur.Ia tak henti menggenggam tangan Yuri erat serta memandangnya dalam. Jika dalam keadaan sadar mungkin akan membuat pipi putih Yuri berubah menjadi merah padam karena diperhatikan dan ditatap sedemikian rupa oleh namja tampan itu. Terlebih ia adalah namja yg ia cintai. Sudah bisa ditebak bagaimana hasilnya.

“Mianhae … mianhae Yul” gumam Kyuhyun dengan suara lirih.Ia merasa bersalah, sangat bersalah pada yeoja yg kini tertidur itu. ia merasa ini semua adalah salahnya, Yuri seperti ini adalah salahnya, bahkan penderitaannya selama 3 tahun ditinggal oleh Yuri tak ada apa-apanya dibanding dengan penderitaan Yuri.

Kyuhyun semakin mengerti kenapa Tiffany, Jessica dan Yoona begitu membencinya.Karena mereka melihat langsung seberapa menderita Yuri akibat ulahnya.Ia juga bisa megerti kenapa Jiyong bersikap begitu padanya. Justru ia bingung terhadap Yuri, kenapa bisa yeoja cantik itu memaafkannya dengan mudah, padahal ia sangat menderita karena dirinya.

“Yuri… saranghae, jeongmal saranghae…” ujar Kyuhyun.Kini tangannya menggenggam tangan kanan Yuri dan menyatukannya pada pipinya sendiri.Cairan bening itu keluar dari mata coklat Kyuhyun tanpa diperintah olehnya. Kini ia merasa hatinya dihujani dengan ribuan belati tajam, terasa perih juga pilu ketika ia melihat yeoja yg ia cintai tertidur lemah.

Tanpa lelah Kyuhyun terus menjaga Yuri yg belum juga terbangun akibat obat tidur yg diberikan dokter.Hingga akhirnya Kyuhyun tertidur dengan keadaan menggenggam tangan kanan Yuri erat disamping tempat tidur Yuri dengan kepala tertunduk.

Matahari mulai keluar dari tempatnya bersembunyi selama malam. Membuat yeoja cantik yg tengah tertidur mulai mengerjap-ngerjapkan matanya, tanda ia telah terbangun dari tidurnya. Yuri mulai membiasakan cahaya masuk ke matanya setelah merasa bisa menerima sinar itu, Yuri pun melihat sekitar dan bermaksud menggerakan tangannya.Namun tertahan oleh benda berat. Setelah melihat kearah tangannya, ia mendapati seseorang yg ia yakini itu seorang namja tengah tertidur disamping ranjangnya dengan posisi terduduk dan tengah menggenggam tangannya erat.

“Kyu…” ucap Yuri pelan.Takut membangunkan namja itu.namun tak lama Kyuhyun menggerakan kepalanya tanda ia juga bangun dari dunia mimpinya. Ketika ia membuka matanya ia disuguhi pemandangan hangat, ia melihat Yuri sudah bangun.

“Kau bangun ?” tanya Kyuhyun senang.

“Emh …” jawab Yuri dengan anggukan kecil.

“Kau tak pulang semalaman ?” tanya Yuri.

“Ani …” jawab Kyuhyun ringan.

“Wae ?kau bisa sakit jika kurang istirahat…” ujar Yuri.

“Yeoja ini masih bisa mengkhawatirkan orang lain padahal dirinya sendiri lebih butuh istirahat …” gumam Kyuhyun dalam hati tak habis pikir.

“Aku menunggu mu bangun…tapi sepertinya kau nyenyak sekali…” jawab Kyuhyun.

“Jinjjah ?”Yuri pura-pura kaget.

“Berapa lama aku tertidur ?” lanjutnya.

“18 jam mungkin…” jawab Kyuhyun sembari melihat jam tangannya.Setelah mendengar itu Yuri menundukan kepalanya. Kyuhyun menydari perubahan Yuri, namun ketika ia akan bertanya

“Kalian sudah bangun ?” suara seseorang dari arah belakang Kyuhyun. Kyuhyun dan Yuri hanya tersenyum melihat dokter itu masuk ruangan. Setelah dokter itu tepat dihadapan Yuri, ia hanya menatap dokter itu dengan tatapan bingung, namun sepertinya dokter itu cukup mengerti dengan ekspresi Yuri sekarang.

“Kau tertidur 18 jam Yul, itu karena kami sengaja memberi obat tidur untuk mu seperti biasa, namun kali ini dosisnya sedikit berbeda. Karena tenaga yg kau keluarkan cukup banyak, maka kau harus cukup istirahat juga…” papar dokter menjawab tatapan bingung Yuri.

“Dan untuk 1 minggu kedepan, mungkin akan lebih berat dari biasanya… maka persiapkanlah segalanya … “ tambah dokter. Yuri semakin tertunduk.Kyuhyun mendengar hal yg ganjal dengan pembicaraan itu.

“Tunggu, apa maksudnya persiapkan segalanya ?” tanya Kyuhyun pada dokter. Dokter itu mendesah pasrah.

“Apa kau tak memberi tahunya Yul…” tanya dokter sendu. Yuri hanya menggeleng lemah.Sementara Kyuhyun semakin dibuat takut.

“Yuri akan menghadapi fase penyembuhan.Itu artinya terapi di level akhir. Bisa dibilang ini akan menjadi terapi terakhirnya. Namun ia juga harus siap secara fisik, karena pase ini fase paling berat. Dan efek dari terapinya pun…” belum sempat dokter menyelesaikan kalimatnya Kyuhyun memotongnya

“Apa efeknya dok ?apa berbahaya ? “ tanya Kyuhyun khawatir.

“Emh… Efeknya akan menguras semua energy pada tubuh Yuri, juga disertai rasa sakit akibat terapi itu sendiri…” lanjut dokter, Kyuhyun memandang Yuri sendu.

“Tapi itu wajar… jadi untuk memperkecil resiko juga efek terapi itu, siapkan fisik juga mental mu Yul…” nasehat dokter.

“Ne …” jawab Yuri, kini ia tersenyum simpul menjawab nasehat dokter yg selama 3 tahun ini menanganinya.

“Bersiaplah untuk besok, hari ini hanya ada jadwal untuk rontgen… jadi kau bisa beristirahat dan memulihkan kondisi mu …” setelah memberi nasehat dan memeriksa Yuri dokter pun keluar menginggalkan Kyuhyun dan Yuri berdua disana.

“Pulanglah dulu dan istirahat … hari ini tak akan ada terapi seperti hari kemarin…” ucap Yuri sembari menatap Kyuhyun.

“Shireo … aku ingin disini …” kukuh Kyuhyun menolak Yuri.Kyuhyun menggerakan tangannya lagi menyentuh tangan Yuri.

“Apa itu sangat menyakitkan ?” tanya Kyuhyun hati-hati. Yuri menatap Kyuhyun yg kini menatapnya dalam. Yuri belum menjawab, ia hanya menatap Kyuhyun sendu.

“Sangat …” jawab Yuri pelan pada akhirnya.Dengan nada suaranya yg bergetar.Kyuhyun tahu Yuri menahan tangisnya saat ini.

“Mianhae…” ujar Kyuhyun lalu memeluk Yuri erat.

“Mianhae karena aku tak disamping mu selama ini… dan membiarkan mu sendiri… mianhae” Kyuhyun semakin erat memeluk Yuri.Ia elus dengan halus kepala Yuri dan menekannya lembut agar semakin dalam tenggelam di area lehernya. Yuri menutup matanya dalam menahan semua rasa yg ia rasakan saat ini. senang juga sakit kini bercampur.

“Kenapa perasaan dan suasana ini harus terjadi sekarang ?kenapa tidak sedari dulu, ia memeluk ku erat seperti ini… disaat aku rapuh. Kenapa harus disaat aku seperti ini ?tapi,… gomawo. Kyuhyun gomawo…” gumam Yuri dalam hati sembari membalas pelukan Kyuhyun.

“Selama ada aku, kau tak akan merasakan sakit itu lagi… aku akan menjadi imun untuk mu. Kau dengar ?cukup aku tak tahu tentang keadaan mu selama 3 tahun terakhir, untuk kedepannya itu tak akan pernah terjadi. Tak akan pernah…” ujar Kyuhyun dengan tenang. Yuri tersenyum hangat mendengar itu semua membuat ia semakin erat membalas pelukan Kyuhyun.

__++ With You ++__

Terapi Yuri terus berlanjut, setelah beberapa hari menjalani terapi tersebut hasil akhir untuk sementara waktu dari sekian persentase, keadaan Yuri mulai menunjukan perkembangan.Persentase nya naik 20%.Setidaknya ini membuat Kyuhyun senang terlebih Yuri ternyata usaha dan perjuangannya membuahkan hasil.

“Selamat, keadaan mu semakin membaik … “ ujar Kyuhyun sembari mendorong kursi roda Yuri. Kyuhyun sedikit berlebihan mungkin karena ia menyuruh Yuri untuk duduk di kursi roda padahal kondisi kakinya tak bermasalah, ia masih mampu untuk berjalan namun itu tak dibiarkan oleh namja tampan itu.

“Emh, gomawo …” jawab Yuri melirik Kyuhyun dibelakangnya yg kini mendorong kursi rodanya. Yuri tak menampik bahwa ia senang sekarang, tapi masih ada satu sudut hatinya yg merasa lelah dengan segala pengobatan dan terapinya saat ini. perasaan ini muncul bukan untuk pertama kalinya namun entah untuk kesekian ratus kalinya, perasaan ini muncul sejak 3 tahun yg lalu, tepat saat ia menjalani terapi untuk pertama kalinya. Tak ada yg tahu jika Yuri selama ini sering merasa putus asa, bahkan Jiyong sekali pun.Karena dihadapan mereka Yuri hanya nampak murung lalu kembali ceria.Tak menampakan rasa putus asanya.

Tanpa Kyuhyun tahu kini Yuri memejamkan matanya erat, berusaha untuk mengusir rasa itu.namun sepertinya rasa itu terlalu kuat menyerang pertahanan diri Yuri. Setelah beberapa saat akhirnya ia membuka kembali matanya dan tersadar bahwa ia telah berada didalam ruangannya lagi.

Kini Yuri telah duduk di tempat tidurnya dengan Kyuhyun yg duduk disampingnya dengan setia.Saat ini belum ada suara yg keluar dari keduanya.Hanya saling memandang dan tersenyum.Kyuhyun mengelus dan merapikan rambut panjang Yuri.Namun gerakannya terhenti ketika Yuri menahan tangannya.

Kegiatan mereka sempat terhenti ketika suster datang dan memberikan obat untuk Yuri. Mengingatkan bahwa ini saatnya ia mengkonsumsi belasan obat yg harus ia minum ketika ia terapi. Yuri hanya memandang kosong pada belasan obat itu.

“Wae ?” tanya Kyuhyun setelah suster tadi pergi. Bukan menjawab Yuri malah memeluk Kyuhyun, mengalungkan kedua tangannya di leher Kyuhyun.Kyuhyun sempat dibuat kaget, karena ini pertama kalinya Yuri memeluknya terlebih dahulu.Tanpa basa-basi Kyuhyun membalas pelukan Yuri tak kalah erat tentunya.

“Waeyo ?” tanya Kyuhyun lagi.

“Kyu …” panggil Yuri lirih, masih dalam posisi memeluknya.

“Emh…” jawab Kyuhyun lalu mengusap punggung Yuri lembut.

“Aku lelah …” ujar Yuri tiba-tiba.Membuat Kyuhyun membuka matanya lebar-lebar.

“Aku lelah …” ujar Yuri lagi kali ini suaranya terdengar berat.Ya, Yuri menahan tangisnya agar tak keluar.

“Apa boleh aku menyerah sekarang ??” kini air matanya turun tak kuasa ia bendung lagi. Kyuhun ingin melepaskan pelukan Yuri dan berniat untuk menatapnya langsung namun dihentikannya.

“Jangan lepas… aku mohon… hiks” isakan Yuri semakin terdengar setelah meminta Kyuhyun untuk tak melepaskan pelukannya.

“Ku mohon bertahanlah … ini demi kebaikan mu…” ucap Kyuhyun memberi semangat lalu mencium pundak Yuri.

“Aku yakin kau kuat … pasti bisa !percayalah …” lanjutnya.

“Aku lelah Kyu …hiks” ujar Yuri lagi.Inilah pertama kalinya Yuri mengakui bahwa dirinya lelah secara langsung.ia ingin menghentikan semuanya, ia ingin hidup normal seperti dulu tanpa harus ada kata terapi dalam hidupnya dan menggantungkan hidupnya pada belasan obat itu.

“Dengar …” ujar Kyuhyun sambil menatap mata Yuri dan berhasil menyentuh kedua pipinya karena pelukan Yuri sedikit melonggar dan dimanfaatkan oleh Kyuhyun.

“Sudah ku bilang aku akan menjadi imun untuk mu.Kau harus kuat demi orang tua mu, oppa mu, eonni mu, sahabat-sahabat mu …ingatlah mereka yg menyayangi mu, terlebih…” tutur Kyuhyun.

“Bertahanlah untuk ku, ku mohon…” lanjut Kyuhyun, kini mata air matanya mulai menggenang.Yuri sempat melupakan itu, melupakan orang-orang yg telah banyak berkorban untuknya yg selama ini memang menjadi kekuatan untuknya.Beruntunglah Kyuhyun mengingatkannya.Kyuhyun ingin memberi semangat untuknya, untuk yeojanya yg kini benar-benar rapuh.

Dengan tenang Kyuhyun memiringkan wajahnya dan semakin mendekat. Yuri tahu apa yg akan diperbuat oleh namjanya itu membuatnya menutup mata dengan perlahan. Tak lama sentuhan hangat terasa di bibir Yuri.Menyapanya dengan hangat. Menyentuhnya dengan lembut, membuat Yuri merasakan nyaman bersama dengan namja itu –Kyuhyun-. Ciuman yg awalnya ringan kini semakin dalam dan dalam.Kyuhyun dan Yuri masih terhanyut dalam suasana yg membuatnya nyaman dan membuat Yuri kini tertidur kembali keranjangnya dengan posisi Kyuhyun diatasnya.Setelah beberapa saat, mereka akhirnya melepaskan tautan mereka dengan napas yg tersengal-sengal.

Kyuhyun menatap Yuri lekat memperhatikan lekuk wajah yeojanya itu dan mengelus-elus pipi kirinya lembut. Sementara Yuri tak jauh berbeda dengan Kyuhyun ia juga menatap pada manik mata Kyuhyun dan menyentuh pipi Kyuhyun hangat.

“Jangan berkata seperti itu lagi… mengerti ?” ucap Kyuhyun. Yuri hanya menanggukkan kepalanya lemah. Membuat Kyuhyun tersenyum dan mecium bibirnya lagi namun kali ini ia menciumnya dengan kilat. Kyuhyun kembali duduk dalam posisinya lalu mengambil obat Yuri.

“Sekarang ayo makan obatnya …” ucap Kyuhyun hangat.

“Ne…” jawab Yuri.Kali ini terlihat senyuman hangat terukir di bibir mungilnya. Akhirnya Yuri mau meminum obatnya, tepat setelah meminum obat itu,

“Kyu … menurut mu apa aku akan sembuh ?” tanya Yuri membuat Kyuhyun kembali menggenggam tangannya erat.

“Tentu … kau pasti sembuh. Kau tahu kenapa ?” tanya Kyuhyun dengan senyuman hangatnya. Yuri hanya menggeleng pelan.

“Karena Kwon Yuri adalah yeoja yg kuat.Dan dia adalah yeoja ku, milik ku seorang …” ucap Kyuhyun yakin sembari menyentuh pipi putih Yuri. Tak Yuri tampik hatinya merasa hangat, selalu merasa hangat jika ia bersama dengan namja itu, terlebih jika ia mengucapkan hal semacam itu.

Yuri hanya tersenyum manis dengan rona merah di pipinya, ucapan Kyuhyun selalu sukses membuat warna pipi itu berubah dengan cepat.

__++ With You ++__

To Be Continue

 

Annyeong … Fanny is back dengan FF kedua, kali ini bawa sequel dari “REGRET” ^^ …

So readers bagaimana story kali ini ? Give me your opinion ok ?!hi …

Tadinya mau di buat one shoot tapi kepanjangan dan sisanya masih Fan proses, FF ini sedekit terbengkelai beberapa minggu ini karena Fan disibukkan dengan beberapa kerjaan… Hope you enjoy with this story ^^ …

Seperti biasa Fan tunggu readers di comment form ne …

RCL Please …^^ Bye

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

22 thoughts on “[Freelance] (Sequel Of Regret) With You Shoot 1

  1. Kasihan yuri harus jalanin terapi yang menyakitkan ,, untung aja ada kyu yang selalu disamping yuri memberi kekuatan untuk yuri ,,
    Semoga yurinya cepet sembuh ..🙂

  2. Fanny-yaa !! Annyeong ! ><
    comeback sama sequel regret nihh ..
    Eonnie mau blg apa yaa ??
    Smw'x manis, smw'x terasa menyenangkan, yahh ,, itu krna KyuRi melewati'x brsama. Meskipun emng terasa ckup nyesek krna Yul yg hmpir putus asa sama terapi'x.
    Oyaa~ part 1 ini bkin eonnie nangis lohh .. Knpa? Sedih? Sesak? Owhh~ gak! Bkn krna itu lahh .. Sedih & sesak'x udh ditinggalin di Regret😀
    Ini lbh ke rasa terharu yg ckup bnyk. Trharu sama Kyu yg ingt lg apa yg trjdi dlu, smpe org" trdkt Yuri sngt marah sama dy. Trharu gmna Kyu nguatin Yuri. Terharu gmna Yuri yg sllu mementingkan Kyu diatas diri'x. Trharu ngeliat mreka deh inti'x.
    Bt manis'x emng SANGAT dapat !! Suka banget deh pkok'x🙂 -selalu-
    Fiuuhh~ smoga lanjutan'x ckup cepet yaa .. Bkal sllu ditunggu lohh .. Ttap smangat & makin bersinar ^^

  3. Omoo!! Kyuppa so sweet nya ke yuri eonni.. aku jd iri.. yuri hrs sembuh y, itu ad kyuhyun yg siap sedia buat nemenin, ngasih semangat, sm jd imun buat yuri.. brarti g blh patah semangat lg..

    Dtunggu next partny authorniim.. please update soon.. hwaiting!

  4. Wah do’a q kekabul buat ada sequel regret.
    bgus eonni..q suka,suka,suka, cuman kependekan. Di ganjangim si,,biar gak ngrasa kurang. Yawalau d ganjangin jga ngrasa kurang kalo kyuri mah.

  5. Diawal moment kyuri manis banget >.<
    Tp pas yuri berobat aku jd kasian apa sakit bngt y pengobatan itu semoga cepat sembuh deh yuri eonnie eon klu boleh setelah pengobatan yuri sembuh mereka menikah aja eon hehehe

  6. akhirnyaa doa gua d kabulin#Asik^^
    Regret d sequelin mogaa shootnya bnyak.#Amin

    aigoo..Momentt Kyurii So sweat bngett ^_^
    but poor yuleon kokk lma bnget sihh dy smbuhh ksihan dy hrus ngjlanin trpi trus..
    oia kbar shabat” yuleon gmna? kngen ma moment mreka am yuleon^^
    ok deh.d tnggu shoot 2 nya^^

  7. Annyeong eonni ffnya daebak banget dan
    Tambah so sweet aja yul eon sama kyu oppa
    jadi penasaran gmna kelanjutannya ditunggu
    ya eonni next shootnya jgn lama-lama ya
    eonni ^_^
    Keep on writing eonni ☆
    Fighting ^_^

  8. hooooo ada sequelnya,, omaigat..seneeeeennng..(⌣́_⌣̀)\(‘́⌣’̀ ) yuri kasiaan harus berobat terus,, mana pengobatannya itu menyakitkaaann..yuri jangan patah semangat bener kata kyu..yuri harus berjuang demi keluarganya, sahabatnya dan juga kyu..fighting yuuuulll…asiiikk nih ff nya khusus kyuri ga ada couple lainnya..puas deeehhh full kyuri :*

  9. Smoga yuri kuat dan bisa ngejalanin terapinya dgn lancar..
    Kasian, gak tega liatnya.. Untung kyu nemenin dan ngasih semangat..

  10. Ommmo fanyy eonnie jeongmal aku suka banget ff nya :’) ff pertama yang buat aku teriak histeris(?) Kalo setiap partnya udh ada #curhat xD ini squel regret kan fany eonn? Mungkin hyerin akan teriak lebih histeris(?) Lagi ok kelaman curhat nih :p hahaha daebak jeongmal di tunggu next part nya ya eon ^^ fighting

  11. Udah lama banget ga mampir kesini tadinya aku (park ahra) hehe
    Aku suka banget sama ff regret dan seneng banget ternyata ada sequelnya…
    Yul eonni yang kuat ya kyu oppa juga jaga yul eonni, ga sabar baca next partnya hehe

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s