Posted in Fanfiction, Freelance, Horror, Marriedlife, Romance, Sad

[Freelance] Me, You And Baby Part 4B

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^

image001

Part 4B

Present by

She_ze

Cast :

Cho Kyuhyun As Kyuhyun  Super Junior || Kwon Yuri  As Cho Yuri  || Cho Kyuza As Kyuhyun & Yuri Son

Sub cast :

Kyuhyun Eomma & Appa Kyuhyun ||  Yuri Eomma & Appa || Member Suju & Member Snsd ||  Choi Minho & Jung Soo Jung

Length :Chapter maybe ??? || Rating : 15 || Genre : Romance, hurt, Sad Marriage Life

~~~~~~~~~~~~~~~^^^^^^~~~~~~~~~~~~~~

                          Yuri sampai dirumahnya sudah malam, ia pun segera masuk ke dalam rumah tak lupa ia mengganti alas kakinya. Yuri melihat Kyuhyun sudah pulang terlebih dahulu terlihat dari sepatu yang dipakai Kyuhyun sudah berada di tempat penyimpanan, ia pun pun menuju ke dapur menyiapkan makan malam untuk Kyuhyun yang sudah ia masak dan hanya tinggal menghangatkan saja.

 

“ Kenapa tadi siang tak memberitahuku bahwa kau akan datang ke kantor ? “ Tanya Kyuhyun memeluknya erat membuat Yuri terperanjat.

“ Aniya Oppa, nanti malah membuatmu terganggu “ Jawab Yuri sembari menata makanan diatas meja dengan Kyuhyun mengekor Yuri.

“ Yya Oppa kau lapar kan ? makanlah duluan tadi aku sudah makan di tempat Yoona “ Bohong Yuri sembari membalikan badanya menatap Kyuhyun.

“ Andwaeyo!, aku ingin makan bersamamu “ Ucap Kyuhyun sembari memajukan bibirnya.

“ Arrasso, aku akan menemanimu tapi aku mandi dulu Oppa “ Ucap Yuri sembari menepuk pipi Kyuhyun.

“ Ne, aku akan menunggumu disini cha cepatlah kau bau!! “ Suruh Kyuhyun.

Yuri memasuki kamarnya dan menuju kamar mandi tak lupa ia menutup pintu sembari menyalakan kran air, Yuri bersandar di pintu tubuhnya merosot ke lantai yang dingin. Yuri teringat pertemuanya dengan Seohyun tadi siang dan perkataan seorang dokter yang tak ia kenal.

image002

“ Apa yang harus kulakukan tuhan! “ teriak Yuri.

“ Yuri –a, apa yang terjadi kenapa kau lama sekali !” Teriak Kyuhyun dari bawah.

“ Nde Oppa , sebentar lagi !” Sahut Yuri. Yuri pun segera mandi karena Kyuhyun sedang menunggunya di bawah.

1 jam kemudian Yuri selesai dengan aktifitas mandinya dan berganti pakaian, ia kemudian menuruni anak tangga menghampiri Kyuhyun yang sudah menunggunya di meja makan. Kyuhyun menceritakan proyeknya kepada Yuri, Yuri hanya menatap Kyuhyun dengan pandangan kosong. Sadar dirinya sedang di tatap oleh Yuri, Kyuhyun pun mencoba menggodanya.

“ Ehmm aku tau aku sangat tampan Yuri ah, kau tak perlu menatapku terlalu lama “ Goda Kyuhyun. Sadar dirinya sedang di goda oleh Kyuhyun, Yuri pun membalasnya.

“ Ne, aku tahu Oppa kau sangat tampan. Aku hanya ingin memandangimu lama untuk mengingat wajahmu andai terjadi sesuatu “ Ucap Yuri. Kyuhyun mengernyit mendengar ucapan Yuri.

“ Mwo!!, maksudmu apa Yuri ? “ Tanya Kyuhyun.

“ Aniya Oppa, aku hanya mengandai saja “ Jawab Yuri.

“ Tidak ada pengandaian, kau akan selalu melihat wajahku Cho Yuri “ Ucap Kyuhyun.

“ Aishhh! Kau ini Oppa. Apa kau mau daging ini ? “ Tanya Yuri sembari menyodorkan daging kedalam mangkuk nasi Kyuhyun.

“ Gomawo Chagi,hehehehe “ Jawab Kyuhyun dengan mulut penuh makanan.Yuri menikmati kebersamaanya dengan Kyuhyun,memandangi Kyuhyun yang tengah lahap menyantap makanan yang ia masak.

“ Ahhh,kenyangnya “ Ucap Kyuhyun menepuk-nepuk perutnya karena kekenyangan.

“ Aigoo! Oppa kau ini “ Ucap Yuri membersihkan tempat makan dan menaruh piring yang kotor untuk di bersihkannya.

“ Oya Yuri besok pagi aku akan pergi ke pulau Jeju untuk mengawasi proyek yang ada disana. Kau tak apa-apa kan aku tinggal sendirian ? “ Tanya Kyuhyun.

image003

“ Gwenchanayo Oppa “ Ucap Yuri sembari meletakan piring di rak.

“ Lagian aku juga ingin kembali merangkai, jadi selama Oppa pergi bisa bekerja sekaligus merangkai bunga lagi “ Ucap Yuri.

“Ya! Bukankah bulan madu kita gagal,bagaimana kalau sekalian kita berbulan madu ? “ Tawar Kyuhyun sambil membenamkan wajahnya di leher jenjang milik Yuri.

“ Ya Oppa, awas bajumu nanti basah ! “ Pekik Yuri. Kyuhyun terus mencium punggung yang sedikit terekspose membuatnya tegang. Kyuhyun membalikan badan Yuri agar berhadapan denganya.

Kyuhyun membenamkan wajahnya dan mencium wangi tubuh Yuri, Kyuhyun menarik pinggang istrinya itu. Perlahan Kyuhyun menarik tengkuk Yuri menekan lembut bibirnya, perlahan Yuri mengikuti permainan Kyuhyun, Kyuhyun pun memperdalam ciumannya. Kyuhyun membawa Yuri menuju kamar dan menutupnya pelan, Kyuhyun membaringkan tubuh Yuri diatas ranjang. Kyuhyun pun mematikan lampu yang berada di pinggir ranjang. Klik….

 

Keesokan harinya……..

Kyuhyun mengerjap-ngerjapkan matanya karena sinar matahari menerpa wajahnya, Kyuhyun pun menarik selimut untuk menghalau sinar yang masuk melalu celah tirai. Kyuhyun meraba-raba tangannya mencari sosok yang semalam berada disampingnya.

Cklekkkkk..

“ Oppa, Ireona palli nanti kau bisa terlambat kebandara “ Ucap Yuri sambil menguncang-guncangkan tubuh Kyuhyun. Tak ada pergerakan dari Kyuhyun, Yuri pun memanggilnya kembali.

“ Oppa , Palli !” Teriak Yuri sambil menarik selimut yang menutupi wajah.

“ Sebentar lagi Chagi, beri aku beberapa menit saja untuk tidur “ Ucap Kyuhyun dengan menyipitkan matanya.

“ Aniya Oppa, mau sampai kapan kau tidur. Cepatlah mandi nanti kau telat “ Ucap Yuri.

“ Morning Kiss “ Pinta Kyuhyu.

“ Aisshh Oppa tak ada morning kiss, cepatlah mandi!” Titah Yuri.

“ Ne, Nyonya Cho “ Ucap Kyuhyun sambil merenggangkan badanya yang terasa pegal dan beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi.

“ Oppa! berapa hari kau berada disana ? “ Tanya Yuri.

“ Selama 3 hari, Waeyo ?” Jawab Kyuhyun dari dalam kamar mandi.

“ Aniya, aku hanya bertanya saja “ Ucap Yuri.

 

Yuri menyiapkan baju yang akan di pakai Kyuhyun, tak lupa ia juga memasukan beberapa potong baju serta perlengkapan Kyuhyun kedalam tas. Yuri mencari-cari paspor milik Kyuhyun tapi ia tak menemukannya di laci, Yuri pun mencoba bertanya ke Kyuhyun.

“ Oppa dimana kau menaruh paspormu ?!” teriak Yuri dari balik pintu.

“ Aku menaruhnya di dalam buku, yang ada di dalam kotak !” Jawab Kyuhyun.

 

Yuri pun mencari kotak yang Kyuhyun maksud,ia mengobrak-abrik isi lemari mencari kotak yang berisi buku yang didalamnya terdapat paspor milik Kyuhyun. Setengah menit Yuri mencari benda tersebut, akhirnya ia menemukannya Yuri pun membuka kotak tersebut dan mengambil buku yang sedikit terlihat usang dan berdebu. Karena penasaran Yuri pun membuka dan membaca isi buku tersebut, wajah Yuri berubah menjadi tegang tanganya bergetar dan tanpa air matanya menetes membasahi pipinya. Krieetttt, terdengar suara pintu terbuka menampakan sosok Kyuhyun dengan rambut masih basah Yuri buru-buru mengambil paspor dan tak lupa ia menghapus air matanya.

image004

“ Apa kau sudah menemukannya Yuri ?” Tanya Kyuhyun. Tapi entah kenapa Yuri merasakan sesuatu ingin keluar dari mulutnya. Kyuhyun yang melihat Yuri terdiam mengibas-ngibaskan tangannya ke arah Yuri membuat Yuri seketika tersadar.

“ Ne, aku sudah menemukannya “ Jawab Yuri. Ia merasakan lagi sesuatu yang bergejolak dalam tubuhnya, Yuri pun seketika pergi menuju ke wastafel yang ada di kamar mandi. Memuntahkan segala yang ada di dalam perutnya tapi nihil yang keluar hanya salivanya saja.

“ Ueeeeeeeeekkkkkkkkkkkkk “ Kyuhyun yang sedang mengganti pakaiannya mendengar suara Yuri mengalihkan pandangannya ke arah kamar mandi yang terbuka. Karena penasaran Kyuhyun pun menghampiri Yuri.

“ Kau baik-baik saja Yeobo ?” Tanya Kyuhyun sambil membantu menyingkirkan rambut panjangnya dan memijat tengkuk Yuri.

“ Hmm, gwenchana Oppa mungkin aku hanya masuk angin saja “ Jawab Yuri.

“ Jika sedang tak enak badan, sebaiknya kau istrirahat saja. Tak usah mengantarku” Ucap Kyuhyun.

“ Aniya Oppa, aku akan mengantarmu. Aku sudah baikan sekarang “Ucap Yuri.

“ Ya sudah, Kajja !” Ajak Kyuhyun.

 

Di bandara…….08.00 KST

Yuri pun mengantar Kyuhyun ke bandara dengan menumpang taksi, di dalam taksi Yuri merasakan lagi sesuatu dalam perutnya yang ingin keluar tapi ia menahannya karena ia tak mau Kyuhyun mencemaskannya. Tak terasa 30 menit Kyuhyun dan Yuri sampai di bandara, Kyuhyun beserta Yuri turun dari dalam taksi dan berjalan menuju pintu masuk keberangkatan penumpang.image005

Mereka tak menyadari bahwa setelah beberapa menit mereka masuk ke dalam bandara, sebuah taksi berhenti tepat didepan bandara dengan seorang wanita yang turun dari taksi tersebut. Wanita itu tak lain adalah Seohyun yang akan melakukan perjalanan ke pulau Jeju untuk menggelar peragaan busana disana.

“ Oppa jaga diri dan kesehatanmu, jangan terlalu memaksakan diri jika sudah lelah “ Pesan Yuri sembari memeluk Kyuhyun erat dan mencium wangi tubuh Kyuhyun.

“ Ne Arraso, aku akan menghubungimu jika sudah sampai disana “ Ucap Kyuhyun mengecup kening Yuri lama.

Suara pengumuman untuk keberangkatan sudah bergema di seluruh penjuru ruang bandara, para penumpang pun segera mengantri untuk diperiksa kelengkapan admintrasi sebelum masuk kedalam pesawat. Yuri pun melepaskan pelukannya dan menyuruh Kyuhyun untuk segera berbaris. Kyuhyun pun meninggalkan Yuri, ia melihat kebelakang memastikan Yuri masih berdiri di sana. Yuri pun melambai-lambaikan tanganya ke arah Kyuhyun yang sedang melihatnya dari ke jauhan.image006

“ Oppa hati-hati, jaga kesehatanmu !” Teriak Yuri di banyaknya dan bisingnya kerumunan para pengantar, Kyuhyun yang mendengar perkataan Yuri tersenyum dan mengucapkan seseuatu kepadanya namun Yuri tak bisa mendengarnya.

“ Johayo Cho Yuri “ Ucap Kyuhyun dan berlalu masuk ke dalam kabin pesawat.

Seseorang tersenyum dibalik banyaknya orang karena untuk memisahkan Kyuhyun dengan Yuri semakin mudah ia lakukan tanpa harus bersusah payah, setelah Seohyun tahu Kyuhyun akan pergi ke pulau Jeju untuk urusan pekerjaan.

Ini baru awal Kwon Yuri, aku akan menghancurkan kebahagianmu untuk merebut kembali posisi yang semula menjadi miliki. Sejak awal sudah aku peringatkan tapi kau tak mengindahkan perkataanku “ batin Seohyun.

Yuri pun berjalan menuju pintu keluar setelah memastikan Kyuhyun sudah masuk ke dalam pesawat, ia pun segera berlari kecil ketika melihat sebuah taksi berhenti tepat di depan pintu keluar. Ia tak menyia-yiakan kesempatan ini. Yuri segera masuk ke dalam taksi tersebut.

“ Annyeonghaseo nona, kau mau diantar kemana ?“ Tanya Sang Pengemudi.

“ Ahjussi, Tolong kau antarkan aku ke alamat ini ! “ Titah Yuri.

“ Baiklah Nona “ Ucap sang pengemudi.

 

Yuri merasakan lagi gejala yang pagi tadi ia rasakan, tapi kali ini disertai mual dan kepala pening. Keringat dingin membasahi pelipis Yuri. Yuri berusaha duduk dengan segala cara agar rasa itu tak kambuh lagi, melihat penumpangnya duduk gelisah sang pengemudi pun mencoba bertanya.

“ Nona, apa anda baik-baik saja. Sepertinya anda sedang sakit ? “ Tanya sang pengemudi taksi.

“ Ah aniyo Ahjhussi aku baik-baik saja, hanya sedikit pusing “ Jawab Yuri.

“ Apa sebaiknya anda saya antar ke rumah sakit saja? “ Tanya pengemudi taksi.

“ Ani, Ahjussi antarkan saya ke alamat tersebut saja !“ Pinta Yuri.

Flower Shop 10.30 KST

image007

Taksi yang ditumpangi Yuri sampai didepan Toko Bunga miliknya yang sudah lama ia tak kunjungi, Yuri datang terlalu siang karena harus mengantar Kyuhyun ke bandara pagi tadi. Semenjak menikah dengan Kyuhyun Yuri menyerahan semua tugas kepada Sunny, ia hanya menerima laporan dari pegawai kepercayaanya itu.

“ Terima kasih Ahjussi, kembaliannya untukmu “ Ucap Yuri.

Yuripun segera masuk ke dalam toko dan menyapa para pegawainya yang selama satu bulan tidak di jumpainya itu. Mereka pun senang melihat kedatangan Yuri ke toko ini lagi,tak terkecuali Sunny.

“ Annyeonghaseo Sajjangnim, lama tidak bertemu kami semua merindukan anda”Ucap Sunny.

“ Annyeong Sunny ah, tolong kau bagikan makanan ini ke semua karyawan!” Titah Yuri memberikan kantong yang berisi makanan untuk di bagikan.

“ Gomawoyo Sajjangnim, akan segera saya bagikan “ Ucap Sunny. Tiba-tiba perut yuri mendadak mual, ia pun segera berlari ke arah kamar mandi.

Ueeeeekkkkkkk “ Sunny yang mendengar suara orang muntah pun segera berlari ke arah kamar mandi untuk melihat keadaan atasannya itu. Sunny terkejut melihat Yuri lemas dan duduk di bawah wastafel dengan wajah pucat dan berkeringat.

“ Sajjangnim, kau kenapa? Wajahmu pucat sekali ?” Tanya Sunny.

“ Sunny-ah, kepalaku rasanya sakit sekali dan perutku terasa mual “ Sunny segera menolong Yuri dan membawanya menuju ruang kerjanya.

“ Many appo ?” Tanya Sunny.

“ Aniya, hanya saja dari pagi perutku terasa mual dan ingin muntah “ Jawab Yuri.

Sajjangnim apa kau sudah memeriksakannya ?” Tanya Sunny.

“ Maksudmu ?” Tanya Yuri.

“ Jangan-jangan sajjangnim sedang hamil “ Jawab Sunny.

“ Mwo ?” Ucap Yuri.

“ Itu hanya perkiraanku saja, Sajjangnim “ Ucap Sunny.

“ Ya sudah Sajjangnim, saya permisi dulu “ Ucap Sunny.

“ Ne, Gomawoyo Sunny-ah “ Ucap Yuri. Hamil………….. Yuri menyentuh perutnya yang masih datar, mana mungkin dia bisa hamil secepat ini.

 

Criiiing………Criiiiiiing lonceng yang ada di atas pintu masuk berbunyi menandakan ada seorang pelanggan yang akan membeli bunga, ia pun bertanya kepada salah satu pegawai Yuri yang merangkap sebagai kasir di toko tersebut.

“ Annyeonghaseo, ada yang bisa kami bantu tuan ?” Tanyanya.

“ Bisakah kau membantuku memilihkan bunga mawar ?” Tanya Siwon.

“ Nde, pasti kau ingin menyatakan perasaanmu pada seseorang? “ Tanyanya. Penjaga toko pun menjelaskan kepada siwon tentang arti warna bunga mawar.

“ Tuan sebaiknya kau memilih bunga mawar merah ini yang melambangkan gairah cinta, atau mawar putih ini yang melambangkan cinta yang tulus. Kalau tidak Tuan pilih saja mawar yang berwarna kuning ini yang melambangkan arti keinginan cinta “ Ucapnya panjang lebar yang membuat Siwon lelah. Tanpa sengaja ia melihat seseorang yang ia kenal.

“ Yuri! Kwon Yuri” Panggil Siwon sambil berlari menghampiri Yuri. Yuri mendengar seseorang memanggil namanya menoleh ke belakang.image008

“ Siwon Oppa !” Pekik Yuri.

“ Ah untunglah kita bertemu disini “ Ucap Siwon sembari menghela nafas lega.

“ Waeyo Oppa, kenapa kau berada di toko bungaku ? “ Tanya Yuri.

“ Mwo? Jadi ini toko bunga milikmu, aisshhh pantas saja “ Desis Siwon, Yuri pun menganggukan kepalanya.

“ Syukurlah, Eengg Yuri bisakah kau membantuku ?” Tanya Siwon.

“ Untuk “ Jawab Yuri singkat.

“ Engg.., sebenarnya aku ingin menyatakan perasaanku pada Yoona “ Ucap Siwon sembari menggaruk-garuk tengkuknya yang tak gatal itu.image009

“Omo ! Jjinjayo Oppa, kau tak bohong kan ?” Tanya Yuri.

“Hmmmmm “ Gumam Siwon dengan senyum khasnya itu.

“ Bisakan kau membantuku, Jebal !” Pinta Siwon.

“ Ne, tapi apa Yoona sudah tahu Oppa akan menyatakan perasaan padanya ?” Tanya Yuri.

“ Aniya, jadi kumohon kau jangan memberitahukanya “ Pinta Siwon.

“ Oke, baiklah aku akan menolongmu Oppa “ Ucap Yuri.

“ Dan satu lagi Yuri, bisakah kau memilih bunga untuk menyatakan perasaanku padanya ?” Tanya Siwon.

“ Aku terlalu pusing dengan penjelasan yang di berikan pegawaimu itu “ Ucap Siwon. Yuri pun hanya tersenyum

“ Ne, aku akan memilih bunga yang akan mewakili perasaanmu Oppa “ Ucap Yuri.

“ Aku percaya padamu Yuri “ Ucap Siwon sembari menepuk bahu Yuri.

“ Yya Yuri apa kau baik-baik saja, kenapa wajahmu terlihat pucat ?” Tanya Siwon.

“ Aku baik-baik saja” Jawab Yuri.

“ Baiklah kalau begitu, aku permisi dulu kalau ada apa-apa kau hubungi saja aku “ Pamit Siwon.

“ Ne, hati-hati Oppa “ Ucap Yuri.

Bogo isseodo nal mot boneun han saram
Bulleoboado mot deutneun han saram
Nal gieogina hanayo
Nal saenggagina hanayo
Dan hanbeonman jebal
( Lyric That One Person, Jessica Snsd )

Terdengar nada dering dari hp milik Yuri, Yuri pun mengeluarkan Hp yang berada di dalam sakunya itu. Yuri tersenyum setelah melihat ID caller yang tertera di layar Hpnya itu.

“ Yeoboseyo Oppa, apa kau sudah sampai di jeju ?” Tanya Yuri.

“ Ne, satu setengah jam yang lalu “ Jawab Kyuhyun.

“ Syukurlah Oppa, sekarang kau sedang berada dimana? “ Tanya Yuri.

“ Oppa sedang berada di hotel,wae apa kau merindukanku Yeobo ?” Ledek Kyuhyun.

Andwaeyo, awas kalau kau disana melirik yeoja-yeoja sexy aku tak akan memaafkanmu Oppa !!“ Ancam Yuri.

“ Hahahaha, Nde Arrasso aku akan menuruti perintahmu Ny. Cho. Apa kau sudah pulang kerumah ?” Tanya Kyuhyun.

“ Aku masih di toko bungaku Oppa, sebentar lagi “Jawab Yuri.

“ Ya sudah jaga kesehatanmu, jangan tertalu lelah…Keuno “ Ucap Kyuhyun.

“ Ne Oppa, Tutt…” Jawab Yuri.

 

Jeju Island….

Kyuhyun yang baru saja menelepon istrinya segera melakukan registrasi kelengkapan data untuk cek in di bagian administrator,ia menoleh ketika seseorang merangkul lengannya.

“ Kita bertemu lagi Oppa “ Ucap Seohyun menyenderkan kepalanya di pundak Kyuhyun.

“ Apa yang kau sedang kau lakukan disini Seo Jo hyun?” Tanya Kyuhyun sembari melepaskan tangan Seohyun.

“ Mungkin tuhan mempertemukan kita lagi Oppa, dari awal kau memang untukku bukan dia “ Ucap Seohyun.

“ Apa maksud perkataanmu situ Seohyunssi ?” Tanya Kyuhyun dengan menahan emosinya.

“ Kau terpaksa menikahinya bukan karena cinta kan? Oppa menikahinya hanya karena tak ingin mengecewakan orang tuamu saja? Jadi sebelum terlambat ceraikanlah dia Oppa !” Ucap Seohyun.

“Mwo ? Yya Seo Jo Hyun jaga bicaramu itu !” Teriak Kyuhyun membuat semua orang yang ada di hotel memandang kearah mereka, Kyuhyunpun membungkukan badanya sebagai permintaan maaf.

“Kau gila Seo Jo Hyun “ Ucap Kyuhyun meninggalkan Seohyun yang masih berdiri menuju tempat istirahatnya.

“ Yya Apa yang kalian Lihat ?!” Teriak Seohyun kepada orang yang memandanginya itu.

Kau boleh saja mempermalukanku di depan semua orang, tapi kau lihat nanti aku akan membuatmu bertekuk lutut dihadapanku”. Ucapnya sambil berjalan dengan angkuhnya.

Kyuhyun merebahkan tubuhnya di ranjang yang empuk , sesaat setelah mengurus data-data di depan hotel. Matanya perlahan terpejam, menjernihkan pikirannya tentang kejadian baru terjadi.

Di lain Tempat………….

Yuri segera mengambil tas serta memakai blazer yang ia kenakan tadi pagi, ia akan pulang kerumah lebih awal seperti pesan Kyuhyun.Yuri pun berpamitan kepada Sunny untuk ijin pulang terlebih dahulu karena merasa tak enak badan.image010

“ Sunny-ah, tolong kau urus segala sesuatu yang ada disini. Aku akan pulang lebih awal, jika ada apa-apa kau segera menghubungiku “ Ucap Yuri.

“ Ne, Sajjangnim. Hati-hati “ Ucap Sunny yang mengantar Yuri sampai didepan toko.

“ Ne “ Ucap Yuri dari dalam taksi.

Taksi pun segera meluncur menapaki jalanan kota dan jajaran pertokoan, Yuri teringat ucapan Sunny tadi siang. Ia pun menyuruh sang pengemudi untuk berhenti sebentar di depan Apotik yang ditunjuknya itu, sang pengemudi taksipun menepikan kendaraan tepat di depan sebuah apotik.

“ Ahjussi tolong kau tunggu sebentar, aku akan segera kembali !” Titah Yuri sambil turun dari taksi.

“ Ne, Aggashi “ Ucap Sang pengemudi.

Yuri pun berlari kecil masuk kedalam apotik tersebut untuk membeli benda yang ia butuhkan untuk memastikan apa ia sedang hamil atau hanya masuk angin saja. Krieettttttttimage011

“ Selamat datang nona, ada yang bisa saya bantu? “ Tanya sang penjaga apotik tersebut.

“ Ne, aku ingin membeli alat testpack “ Ucap Yuri.

“ Oh ne, igeo nona “ Ucapnya sambil memberikan alat yang dimaskud Yuri. Yuri pun segera membayarnya

“ Gomapsumida “ Ucap Yuri.Yuri pun keluar dari apotik menuju taksi yang sudah menunggunya.

“ Sudah selesai nona ?” Tanya Sang pengemudi taksi.

“ Ne, Ahjussi “ Jawab Yuri.

30 menit kemudian Yuri sampai didepan rumahnya, ia pun turun dari taksi dengan tubuh masih lemas. Yuri menapaki halaman kecil yang ada dirumahnya. Ia menekan tombol angka untuk membuka pintu rumahnya tak lupa ia menyalakan lampu karena hari hampir menjelang malam. Yuri kembali merasakan mual,dia pun segera berlari menuju wastafel.“ Huuueeeeeekkkkk “ badan.

Tingnong-Tingnong, terdengar suara bel rumah Yuri tapi tak ada sahutan dari pemilik rumah. Yoona pun menekan kembali tapi tetap tak ada satu orang pun yang keluar, Yoona pun berinisitif masuk.

Cleklek. Pintunya tak terkunci apa Yuri sudah pulang? “ Pikir Yoona, ia pun meneriakan nama Yuri.

“ Yuri…Yul, apa kau ada di dalam!! “ Teriak Yoona berjalan masuk. Yoona pun menyusuri segala penjuru matanya terbelak kaget ketika ia berada di dapur.

“ Astaga!! Yuri, Kwon Yuri…Gwenchanayo “ Pekik Yoona.

“Andwaeyo, kepalaku pusing sekali “ Ucap Yuri. Yoona membantu Yuri dan membawanya ke kamar tidur untuk istirahat.

“ Apa masih sakit ?” Tanya Yoona.

“ Hmmmm “ Gumam Yuri.

“ Aku akan ambilkan obat dan air untuk kau minum “ Ucap Yoona.

“ Andwae!! “ Pekik Yuri. Yoona pun heran dengan sikap Yuri bagaimana dia cepat sembuh jika tak meminum obat.

“ Wae? Bukannya kau sedang pusing ?” Tanya Yoona.

“ Memang aku sedang pusing, tapi aku tak mau minum obat “ Bohong Yuri.

“ Ya sudah aku ambilkan air putih saja “ Ucap Yoona pergi.

“ Gomawo Yoong “ Ucap Yuri.

Mianhae Yoong aku membohongimu, bukannya aku tak ingin sembuh tapi aku takut jika aku benar-benar mengandung justru akan membahayakannya” Batin Yuri.

Yoona pun masuk kedalam kamar Yuri dengan memabawa segelas air untuknya, Yoona pun bertanya kepada Yuri apa Kyuhyun sudah tahu kalau dia sedang sakit dan malah membiarkannya sendirian begini.

“ Yya, Apa Kyuhyun sudah tahu kau sedang sakit ?” Tanya Yoona.

“ Hmm, Oppa sudah tahu aku sedang sakit “ Ucap Yuri.

“ Aishhh!! Istrinya sedang sakit dia malah pergi ke luar kota “ Ucap Yuri.

“ Gwenchana Yoong, Ya Yoong apa malam ini kau bisa menemaniku disini? “ Tanya Yuri.

“ Wae, bukannya tadi kau bilang tak apa-apa “ Ucap Yoona.

“Yya Yoong Jebal, hanya semalam saja kau menemaniku “ Pinta Yuri.

“ Oke, hanya semalam tak lebih “ Ucap Yoona.

“ Ne, Gomawo Yoong kau benar-benar sahabatku yang baik “ Puji Yuri sembari memeluknya erat.

“ Aishh kau ini selalu memuji kalau ada maunya, Sebaiknya kau istirahat akan aku bangunkan jika akan makan. Aku akan menghubungi pelayanku untuk menutup Butik” Ucap Yoona.

“ Ne “ Ucap Yuri. Yoona pun menutup pintu kamar dan meninggalkan Yuri sendirian untuk beristirahat.

Waktu sudah menujukan pukul 19.00 KST Yuri masih enggan membuka matanya, ia terlalu lemas untuk sekedar bangun . Tapi rasa tak enak itu kembali muncul, dengan tubuh lemas Yuri pergi beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi. Uueeekkkkkk,Yoona yang berada dibawah mendengar suara seperti oarang muntah langsung keatas menuju kamar Yuri.

“ Astaga Kwon Yuri, apa yang sedang kau lakukan disini !” Pekik Yoona mendapati tubuh Yuri tergeletak dilantai kamar mandi seperti zombie.

“ Yya Yoong badanku lemas sekali, seharian ini aku mual dan muntah terus” Ucap Yuri berdiri yang dengan dibantu Yoona.

“ Aishhh kau seperti orang yang sedang hamil saja, apa kau sudah memeriksakan kondisimu ke dokter?” Tanya Yoona.

“ Aku belum sempat Yoong, tadi aku hanya mampir ke Apotik saja “ Jawab Yuri.

“ Ishhh Karena kau tak mau minum obat, aku akan buatkan bubur hangat untukmu “ Ucap Yoona.

“ Yya sudah kau berbaring saja disini, aku akan kedapur “ Ucap Yoonaimage012

Drrttttt, ponsel Yuri bergetar menandakan ada pesan yang masuk. Yuri pin segera mengambil ponselnya yang berada di nakas disamping tempat tidurnya.

From My Yeobo.

Apa kau sudah baikan Chagi? Aku disini merindukanmu padahal belum sehari aku meninggalkanmu.aku ingin hari cepat berlalu agar bisa kembali memandang wajahmu. Jangan lupa makan teratur agar kau tak sakit. Tidur yang nyenyak Chagi !^_^!

Yuri tersenyum membaca pesan dari Kyuhyun ia pun segera membalas pesannya, Yoona yang masuk ke kamar Yuri melihat sahabatnya itu senyum-senyum sendiri seolah tak menyadari kehadirannya itu.image013

“ Ehmm, ini bubur yang aku buatkan makanlah selagi hangat “ Ucap Yoona.

“Ne, akan aku makan Yoong. Gomawoyo Yoong “ Ucap Yuri.

“ Sama-sama, kalau kau sudah selesai taruh saja disitu aku akan mengambilnya. Kalau kau butuh seseuatu panggil saja aku ada di bawah “ Ucap Yoona.

“ Ne “ Ucap Yuri singkat. Sepeninggal Yoona, Yuri pun menikmati bubur yang dibuat oleh Yoona.

 

Jeju 19.00 KST.

Kyuhyun baru saja mengirim pesan untuk istri tercintanya siapa lagi kalau bukan Cho Yuri, tak berapa ponsel Kyuhyun bergetar menandakan pesan masuk. Kyuhyun pun segera membuka isi pesan tersebut.

From My Babyyul.

Ne Oppa aku sudah baikan, aku juga merindukanmu Oppa. Kau juga harus makan teratur jangan sampai telat dan jangan terlalu capek. Kau juga tidur yang nyenyak Yeobo. (@^_^@)

“ Jalja My Baby Yul “ Ucap Kyuhyun pada ponselnya. Ia pun melanjutkan pekerjaanya yang sedikit tertundaimage014

Kyuri Home………..

Hari sudah menunjukan pukul 22.30 KST, Yuri sudah terlelap sedari tadi setelah makan bubur yang dibuat oleh Yoona. Sedangkan Yoona sedari tadi sampai sekarang masih berkutat dengan pekerjaannya, sebuah baju yang akan ia buat suatu saat nanti. Hoaammmm, Yoona sudah mulai mengantuk ia pun merenggangkan badanya yang agak sedikit pegal itu dan beranjak berdiri menuju kamar Yuri memastikan apa ia sudah tidur apa belum. Krieetttttt………..

“ Aigoo Yuri kau sakit apa lapar,Ckkkk “ decak Yoona sembari membenarkan selimut dan membawa tempat makanan yang Yuri makan.

“ Selamat malam Yul, semoga besok kau sudah pulih “ Ucap Yoona sambil mematikan lampu kamar dan menutup kembali pintu kamar Yuri.

Yoona pun meletakan tempat makanan yang kotor di bak pencucian, ia membersihkan perlatan makan yang menumpuk di bak pencucian. Kemudian Yoona melanjutkan pekerjaan yang tertunda.

“ Omo !! sudah larut malam, Aigoo badanku pegal semua “ Ucap Yoona

“ Hoaaaammm, Aigoo kenapa mataku ngantuk sekali padahal rancangannya belum selesai semua “ Ucap Yoona sambil merenggangkan badanya yang terasa pegal.

“ Sebaiknya aku tidur besok akan aku lanjut kembali, Hoaammm “ Ucap Yoona sembari beranjak tidur di sofa.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

2 Hari kemudian……….

Hari berganti hari tak terasa sudah dua hari Kyuhyun meninggalkan Yuri sendirian, besok adalah hari terakhir ia ada di pulau jeju. Pagi ini Kyuhyun akan mengunjungi sebuah proyek kerjasama antara perusahaan Cho Group dengan Choi Group yang sedang dalam tahap pembangunan. Kyuhyun berjalan menuju arah lobi hotel tempat ia menginap, sebuah taksi yang dipesannya sudah menunggunya di lobi hotel Kyuhyun pun segera berlari menuju taksi. Seohyun yang kebetulan juga sedang berada di lobi memicingkan matanya ke arah sebuah taksi yang baru saja melaju.

“ Kyuhyun Oppa? Mau pergi kemana ia pagi-pagi begini “ Pikir Seohyun. Ia pun mempunyai ide cemerlang, tak mau target menghilang terlalu jauh Seohyun pun segera beranjak pergi dan menumpang mobil yang diberikan oleh hotel tempanya menginap.

“ Ahjussi tolong kau ikuti taksi yang baru saja keluar dari hotel ini !” Titah Seohyun.

“ Baiklah Nona “ Ucapnya.

“ Cho Kyuhyun kau akan menyesal setelah ini, aku akan membuatmu bertekuk lutut di hadapanku “ Ucap Seohyun.

30 Menit kemudian Kyuhyun tiba di lokasi proyek yang dalam pembangunan itu, Kyuhyun pun segera turun dan berjalan menemui ketua proyek ini. Dibelakangnya sebuah mobil yang membuntuti taksi yang Kyuhyun tumpangi berhenti agak jauh dari lokasi proyek tersebut. Seohyun pun segera mengeluarkan pansel yang berada di dalam tasnya itu, ia menghubungi seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan.

“ Yeoboseyo Kimbumssi, bisakah kau datang ke alamat ini “ Ucap Seohyun sembari memberitahukan alamat dan memberitahukan rencananya.

“ Ne, aku akan segera meluncur. Kau tunggu saja disana “ Ucap Kibum.

“Baiklah aku tunggu… Tut “ Tutup Seohyun.

 

1 Jam kemudian datanglah seorang pria dengan mengendarai sebuah motor sport berhenti di depan taksi yang tak jauh dari lokasi tersebut. Kimbum pun turun dari kendaraaanya melepas helm yang di pakainya itu menuju ke taksi yang seseorang sudah menunggunya.

Tukkk…..Tuukk, Seohyun pun membuka jendela mobil dengan senyum penuh kelicikan. Ia pun memberitahukan rencana yang harus kimbum lakukan.

“ Kimbumssi apa kau membawa kameramu ?” Tanya Seohyun.

“ Ne, aku membawanya. Wae ?” Tanya Kimbum.

“ Bagus, kau lakukan apa yang aku perintahkan….. “ Ucap Seohyun sembari membisikan sesuatu ketelinga Kimbum.

“ Ne, akan aku lakukan “ Ucapnya.

“ Baiklah kita mulai sekarang “ Ucap Seohyun.

 

Tepat pukul 11.30 KST waktunya para pekerja untuk makan siang dan beristirahat melepas lelah, Seohyun berjalan ke arah sebuah kedai untuk membeli sebuah makanan dan minuman untuk Kyuhyun serta sebagian para pekerja. Seohyun mendekati lokasi proyek dengan menjinjing dua kantong yang berisi makanan, semua pekerja menatap ke arah Seohyun mereka berbisik-bisik siapa namja yang paling beruntung memilikinya. Seohyun pun hanya tersenyum, dari kejauhan ia pun memanggil Kyuhyun yang sedang berbicara itu.

“ Oppa!! Kyuhyun Oppa “ Teriak Seohyun sambil melambai-lambaikan tanganya. Kyuhyun yang tengah berbicang itu menoleh dan terkejut mendapati Seohyun tengah berada di lokasi ini.

“ Seohyun ? kenapa kau berada disini !!. apa kau sengaja mengikuti ?” Tanya Kyuhyun.

“ Aniya, tadi kebetulan aku melewati jalan ini dan melihat kau dari jauh “ Bohong Seohyun.

“ Permisi Sajjangnim, apa dia istri anda? Kelihatanya dia sangat perhatian sekali dengan anda “ Ucapnya. Sekitika pipi Seohyun memerah mendengar pujian dari ke

“ Aniya, dia bukan istriku. Dia hanya teman sewaktu kuliah dulu “ Jawab Kyuhyun.

“ Owhhh “ Ucapnya.

“ Oppa aku membawakan makanan untuk kalian, Ahjussi tolong kau bagikan ini kepada mereka “ Titah Seohyun semabil memberikan bungkusan kepada ketua proyek.

“ Ne, Gomawo nona akan aku bagikan “ Ucapnya.

 

Kini yang tersisa hanya Seohyun dan Kyuhyun saja, Seohyun pun mengajak Kyuhyun untuk makan siang yang sudah ia belikan untuknya. Kyuhyun tak menaruh curiga pada Seohyun, Kyuhyun pun mengiyakan keinginan Seohyun. Seohyun berjalan duluan dengan Kyuhyun berjalan di belakangnya, Seohyun pun menjalankan misinya. Tiba-tiba kaki Seohyun menginjak sebuah batu, sepatu higheelsnya tak mampu menopang tubuh Seohyun. Kyuhyun yang melihat Seohyun akan jatuh segera berlari untk menolongnya, Syutttt Kyuhyun meraih tubuh Seohyun sebelum jatuh menyentuh tanah. Kyuhyun pun memeluk tubuh Seohyun erat.

 

Tanpa Kyuhyun sadari di kejauhan sana seseorang sedang menjalankan misinya dengan membidikan lensa kameranya kearah Seohyun dan Kyuhyun yang masih berpelukan. Klikkk…..Klikkkk dari berbagai arah dan posisi. Kyuhyun pun melepaskan pelukannya

“ Mianhae, Gwenchanayo Seohyunssi ? “ Tanya Kyuhyun.

“ Ne, Gwenchanayo Oppa “ Ucap Seohyun dengan senyum kelicikan.

“ Kajja Oppa Kita makan siang “ Ajak Seohyun.

 

Mereka pun menikmati makan siang mereka, beberapa menit kemudian semua pekerja memulai aktifitasnya kembali. Mereka pun mengucapkan terima kasih kepada Seohyun termasuk Kyuhyun karena telah memberikan makan siang untuk mereka. Saat keadaan tinggal berdua Seohyun mencium bibir Kyuhyun kilat, membuat Kyuhyun hanya diam mematung.

“ Oppa aku pulang dulu, terima kasih karena kau telah menyempatkan makan siang denganku “ Ucap Seohyun.

“ Ne, Cheonmanayo “ Ucap Kyuhyun.

image015

Seohyun pun meninggalkan lokasi proyek tersebut dengan penuh kemenangan, hari ini adalah hari dia akan memulai semuanya. “Rasakan pembalasanku Cho Kyuhyun kau akan menangisi semua kesalahan yang akan kubuat untuk menghancurkan rumah tangga kalian “ batin Seohyun. # author mianhae untuk yang suka sama Seohyun, aku buat Seohyun jadi jahat, Jeongmal mianhae.

Ia pun meninggalkan lokasi tersebut menggunakan mobil yang dia tumpangi menuju sebuah tempat untuk menemui Kimbum yang sudah menjalankan perintahnya.

“ Ahjjusi tolong kau antarkan aku Coffe Bean, sekarang !” Titah Seohyun.

“ Ne Nona “ Ucapnya.

1 Jam kemudian Seohyun telah sampai di sebuah kafe, ia pun turun dari mobilnya berjalan masuk kedalam kafe tersebut. Ia tak harus menengok orang yang dicarinya karena orang tersenut sudah berada disana menunggungnya. Seohyun pun berjalan menghampirinya dan duduk dihadapannya.

“ Aku sudah melaksanakan perintahmu Seohyunssi, apa yang harus aku lakukan selanjutnya “ Ucap Kimbum.

“ Bagus, selanjutnya kau cetak dan hasilnya kau kirim ke alamat ini secepatnya !” Titah Seohyun.

“ Ne, aku akan lakukan perintahmu “ Ucap Kibum.

“ Ini bayaran untukmu hari ini, kalau aku membutuhkan bantuanmu aku akan menghubungimu “ Ucap Seohyun sembari menyodorkan uang kepada Kimbum dan pergi meninggalkan kafe tersebut.

“ Gomawo, Seohyunssi” Ucap Kimbum sembari mencium uang pemberian Seohyun.

 

Ditempat Lain………..

Sudah dua hari Yuri tidak masuk kerja karena keadaanya belum pulih benar, sedangkan Yoona hanya menemui dirinya saat pagi hari saja selebihnya Yuri akan kesepian. Sedangkan Kyuhyun jarang sekali menghubunginya atau mengirimi Yuri pesan. Yuri memaklumi karena ia tahu Kyuhyun sedang sibuk dengan proyek kerjasamanya itu.

Ingatan Yuri kembali ia lupa bahwa ia membeli test pack yang dibelinya di apotik sehari sebelumnya, Yuri pun segera mengambil alat tersebut dari dalam tasnya. Yuri pun segera menuju ke kamar mandi untuk mencoba alat tersebut apakah ia hamil atau tidak. Yuri pun memasukan alat tersebut kedalam gelas yang berisi urine, dan menunggu hasil tespack. Beberapa kemudian alat tersebut menunjukan satu garis merah dan disusul kemudian satu garis merah muncul.image016

Yuri menutup mulutnya tak percaya dirinya melihat alat itu menunjukan dua garis yang artinya dia positif hamil, dan anak yang dikandungnya benih cintanya dengan Kyuhyun. Yuri ingin menghubungi Kyuhyun untuk memberitahukan kabar bahagia ini, tapi ia urungkan ia ingin memberitahukan kepada Kyuhyun nanti setelah pulang dari Jeju.

“ Aegy semoga kau tumbuh dengan sempurna, Eomma akan menjagamu “ Ucap Yuri sambil mengelus – elus perutnya yang masih rata itu.

“ Semoga Oppa senang mendengarnya “ Harap Yuri. Lamunan Yuri buyar karena sebuah panggilan yang masuk ke ponselnya.

“ Yeoboseyo Siwon Oppa , Wae ?” Tanya Yuri.

“ Kau tak lupa dengan rencana kita malam ini ?” Tanya Siwon.

“ Aniya, aku tak lupa Oppa. Apa kau sudah menyiapkan tempat kau akan menembak Yoona? “ Tanya Yuri.

“ Ne, aku sudah menyiapkan tempatnya akan kukirimkan alamatnya “ Jawab Siwon.

“ Baiklah Oppa, aku akan menyiapkan segala sesuatunya “ Ucap Yuri.

“ Ne, Ya sudah aku tutup.. “ Ucap Siwon.

Yuri pun segera menghubungi Sunny agar ia mengirimkan beberapa bunga mawar untuk diantarkan kerumahnya serta ke sebuah tempat yang akan menjadi terikatnya dua sejoli menjadi sepasang kekasih.

“ Yeoboseyo, Sunnyssi bisa kau antar beberapa bunga mawar kerumahku ?” Tanya Yuri.

“ Ne, Sajjangnim akan kuantarkan “ Jawab Sunny.

“ Oh ya dan satu lagi, kau antarkan juga ke alamat ini secepatnya “ Ucap Yuri.

“ Ne Sajjangnim, aku akan segera menyuruh Shindong untuk mengantarnya “ Ucap Sunny.

“ Gomawoyo Sunny-ah, aku akan tunggu “ Ucap Yuri.

1 jam kemudian Sunny datang kerumah Yuri dengan membawa beberapa bunga mawar yang akan ia susun untuk diberikan kepada Yoona.

Sajjangnim ini bunga yang kau minta, dan sup ayam ginseng untukmu “ Ucap Sunny.

“ Ne, Gomawo Sunny-ah. Oya apa kau tak mau mampir untuk sekedar minum teh “ Ucap Yuri.

“ Aniya Sajjangnim, lagian ini sudah sore. Lain kali saja, kalau begitu aku permisi “ Ucap Sunny.

“ Ne, hati-hati.

“ Baiklah saatnya bekerja “ Ucap Yuri sambil menutup pintu rumahnya.

 

Pukul 18.00 KST……….

Dua jam lagi Siwon akan menyatakan perasaanya kepada Yoona, Yuri sudah datang untuk menghias sebuah ruangan khusus yang sudah Siwon pesan. Yuri menata satu persatu bunga membentuk sebuah rangkaian pintu dan lambang cinta. Tak lupa ia menyalakan lilin di sepanjang jalan yang akan Yoona lalui.image017

“ Gomawo Yuri, aku sangat suka dengan desain ruangan ini” Ucap Siwon. Yang takjub akan kerja keras Yuri.

“ Cheonmanayo, aku harap Yoona akan terkesan menerima cintamu Oppa “ Ucap Yuri.

“ Semoga, Oya bagaimana kabar Kyuhyun kapan dia pulang dari Jeju? “ Tanya Siwon.

“ Dia baik-baik saja Oppa, mungkin besok pagi dia sudah pulang “ Jawab Yuri.

“ Sudah waktunya “ Ucap Siwon.

“ Yya sudah Oppa aku pulang dulu, semoga kau berhasil menaklukannya Oppa “ Ucap Yuri.

“ Ne, Hati – hati “ Ucap Siwon.

 

Pukul 20.00 KST orang yang telah dinanti-natikan Choi Siwon akhirnya datang juga ketempat yang telah di beritahukan kepadanya melalui pesan singkat. Yoona heran kenapa ia digiring ke arah paling ujung restoran ini, mau apa Choi Siwon memilih tempat duduk paling ujung restoran ini bukannya di depan. Yoona pun masuk ke dalam sebuah ruangan yang diterangi cahaya lilin, Yoona pun berjalan kedepan langkahnya terhenti karena di hadapanya sudah menanti Choi Siwon

Yoona berhenti di tepat di tengah-tengah lingkaran yang di bentuk hati, perlahan Choi Siwon berjalan maju menuju Yoona agar bisa menatap manik Yoona, Yoona terkejut karena tiba-tiba Choi Siwon membawa seikat bunga.image018

“ Lee Yoona hari ini aku akan mengungkapkan perasaanku kepadamu, jadi kau tolong jawab “ Ucap Siwon. Yoona Pun bengong akan ulah Siwon.

“ Lee Yoona aku Choi Siwon, maukah kau menjadi kekasihku “ Ucap Siwon. Suasana menjadi hening

“ Jika aku tak mau jadi kekasihmu apa yang akan kau lakukan? “ Tanya Yoona.

“ Aku akan terus berusaha dan berjuang keras untuk mendapatkanmu, apapun akan aku lakukan untuk memilikimu seutuhnya “ Jawab Siwon. Yoona sangat terharu mendengar jawaban dari Siwon, tapi ia pura-pura dulu untuk mengetes Choi Siwon.

“ Tapi jika aku tak mau jadi kekasihmu, tapi menjadi seorang istri dan ibu dari anak-anakmu apa yang akan lakukan “ Ucap Yoona. Siwon terkejut dengan ucapan Yoona barusan, seketika ia menghambur dan memeluk Yoona.

“ Apa kau menerimaku sebagai kekasih sekaligus ayah untuk anak-anak kita kelak “ Ucap Siwon memastikan pendengaranya dan menatap manik mata Yoona, apa ia berbohong atau tidak.

“ Ne Oppa, aku tak mau jadi kekasihmu. Aku ingin kau menjadi suamiku “ Ucap Yoona sambil menerima buket bunga dari Siwon.

Mereka pun menikmati makan yang sangat romantis ditambah dengan alunan musik yang menggema, Yoona tak percaya dengan status dia yang sekarang menjadi kekasih dari Choi Siwon. Yoona memperhatikan dekorasi sekeliling ruangan yang di penuhi bunga itu.image019

“ Oppa apa kau yang membuat semua ini ?” Tanya Yoona.

“ Aniya, semua ini berkat ide seseorang yang sudah membantuku “ Jawab Siwon.

“ Apa dia seorang perempuan ?” Tanya Yoona penuh selidik.

“ Ne, dia yang membantuku untuk menyiapkan ini semua. Kau menyukainya ?” Tanya Siwon.

“ Ne, aku menyukainya Oppa. Apa dia sangat cantik ?” Tanya Yoona lagi.

“ Ne, dia sangat cantik. Wae apa kau cemburu Chagi “ Ucap Siwon.

“ Ani…Aniya, aku hanya tanya saja “ Ucap Yoona dengan pipi memerah.

“ Kenapa kau harus mencemburui sahabatmu itu Yoong” Ucap Siwon.

“ Mwo? Sahabatku? yang mana aku hanya mempunyai satu sahabat saja yaitu Kwon Yuri “ Ucap Yoona.

“ Ne, Yuri dialah yang membantuku “ Ucap Siwon.

“ Mwo!! Yuri, Aigo pantas saja. Kemana dia sekarang ?” Tanya Yoona.

“ Yuri sudah pulang, dia tak mau mengganggu kita “ Jawab Siwon.

“ Aigoo Cho Yuri, awas kau “ Ucap Yoona sambil mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya itu.

“ Yeoboseyo, Yya Cho Yuri kenapa kau merahasiakan ini semua ?” Tanya Yoona sambil melirik Siwon.

“ Mianhae Yoong, ini permintaan dari Siwon Oppa “ Jawab Yuri.

“ Aishhh kau ini sudah bersekutu denganya, dan kenapa kau pulang lebih dulu “ Tanya Yuri.

“ Aku tak mau menggangu acara kalian, dan lagi kondisiku belum terlalu fit “ Jawab Yuri.

“ Apa kau menerima Siwon Oppa menjadi namjachingumu ? “ Tanya Yuri.

“ Ne, aku menerimanya. Ini semua gara-gara kau” Ucap Yoona dengan pipi bersemu merah.

“ Ah Chukkae Yoong, semoga hubunganmu langgeng “ Ucap Yuri.

“ Ne, Gomawoyo sudah membantu menyiapkan ini semua “ Ucap Yoona.

“ Ne Cheonma,sekali lagi selamat Yoong semoga kau segera menyusul kami “ Harap Yuri.

“ Ne, Ya sudah kau istirahatlah.. Aku Tutup “ Ucap Yoona.

Keesokan harinya…………………

Ini adalah hari terakhir Kyuhyun di pulau Jeju, ia ingin menghabiskan sisa waktunya dengan jalan-jalan mengelilingi pulau Jeju setelah sebelumnya ia mampir dahulu ketempat proyek. Ia menyesal kenapa tak mengajak Yuri untuk pergi bersamanya ke pulau Jeju. Ah andai kau ada disini Yeobo.Batin Kyuhyun. Lamunan Kyuhyun menjadi buyar karena ponselnya bergetar.

“ Yeoboseyo “ Ucap Kyuhyun.

“ Oppa bogoshipeo, jam berapa kau akan pulang ?” Tanya Yuri.

“ Nado, Aku akan sampai disana kira-kira pukul 7 malam. Wae ?” Tanya Kyuhyun.

“ Aniya, aku akan memasak makanan kesukaanmu dan memberitahukan sesuatu kepadamu “ Ucap Yuri.

“ Memberitahukan apa Chagi ? Tanya Kyuhyun.

“ Aniya, aku tak mau memberitahumu sekarang. Aku akan memberiathukanmu setelah kau pulang “ Ucap Yuri.

“ Ne, Oh ya kau mau kubelikan oleh-oleh apa Yeobo ? “ Tanya Kyuhyun.

“ Aniya aku tidak mau oleh apa-apa, aku ingin kau cepat pulang kesini , Ting nong… Oppa sepertinya ada tamu “ Jawab Yuri.

“ Baiklah, Ya sudah Yeobo aku mau melanjutkan jalan-jalanku menikmati pemandangan di pulau Jeju “ Ucap Kyuhyun.

“ Ne, hati-hati Oppa “ Ucap Yuri.

Kyuhyun pun melanjutkan perjalanan menikmati pemangan pulau Jeju dengan menggunakan sepeda yang ia sewa di tempat rental sepeda. Angin sepoi-sepoi menerbangkan rambut Kyuhyun, Kyuhyun menikmati hembusan angin yang menyejukan hatinya.image020

Kyuri’s Home 11.30 KST………….

“ Aniya aku tidak mau oleh apa-apa, aku ingin kau cepat pulang kesini , Ting nong… Oppa sepertinya ada tamu “ Jawab Yuri. Yuri pun memutuskan sambungan ponselnya dan segera berlari ke arah pintu untuk membukan pintu.

“ Anyeonghaseyo nona, ini ada paket kiriman tolong kau tanda tangani “ Ucapnya.

“ Joseonghamnida Ahjjusi kenapa tak ada nama pengirimnya hanya ada alamat rumah ini saja ?” Tanya Yuri.

“ Saya tidak tahu nona, saya hanya bertugas mengantarkan saja “ Jawabnya.

“ Oh ne…, Gamsahamnida Ahjjusi “ Ucap Yuri.image021

Yuri pun membuka isi amplop berwarna coklat tersebut ternyata isinya berupa lembaran foto yang semuanya terbalik posisinya. Betapa terkejutnya Yuri setelah membalikan lembar foto tersebut, hatinya menjadi sakit melihat lembar demi lembar foto yang menampilkan kemesraan Kyuhyun dan Seohyun itu. Yuri pun memastikan sekali lagi apa benar yang berada di foto tersebut Kyuhyun atau hanya sebuah rekayasa.

 

Pertahanan Yuri runtuh, air mata yang sedari ingin keluar akhirnya mengaliri di pipinya. Yuri tak sanggup menahan emosinya ia marah dan melemparkan lembaran foto ke udara.image022

“ Kenapa Oppa tega melakukan semua ini kepadaku “ Teriaknya.

“ Kenapa kau tak bilang sejujurnya bahwa kau ke pulau Jeju bukan karena pekerjaan tetapi kau juga bersama dia disana. Kenapa Oppa Kenapa !!“ Teriak Yuri sekali lagi.

Yuri menumpahkan segala emosinya yang akhirnya tumpah, tak ingin berlama-lama menangisi pun menghapus air matanya kasar dan menyimpanya di sebuah kotak. Yuri tak ingin Kyuhyun melihat matanya yang sembab, ia pun segera memasak makanan untuk menyambut kepulangan Kyuhyun. Yuri tak ingin berlarut-larut dalam kesedihan.

Jeju, 17.00 KST….

Kyuhyun sedang mengepak semua pakaianya ke dalam tas dan oleh-oleh untuk sahabatnya terutama hadiah spesial yang sudah ia bungkuskan untuk Yuri. Kyuhyun sudah selesai mengepak ia pun melihat jam, saatnya ia pergi meninggalkan hotel ini. Kyuhyun pun menekan tombol lift menuju lantai dasar hotel. Tingg, Pintu terbuka Kyuhyun pun berjalan menuju tempat informasi untuk mengembalikan kunci.

“ Semoga anda senang dengan pelayanan dari hotel kami “ Ucapnya.

“ Ne, gomawoyo untuk semuanya “ Ucap Kyuhyun.

 

Kyuhyun heran tak melihat sosok Seohyun dari pagi, Kyuhyun tak menyadari bahwa Seohyun sudah chek out dan terbang pulang ke seoul pagi tadi. Kyuhyun segera berangkat ke bandara ia tidak ingin ketinggalan penerbangan dan tak sabar ingin mendengar kejutan dari Yuri .

30 menit kemudian Kyuhyun sampai di bandara ia pun segera berlari menuju pemeriksaan tiket penumpang oleh petugas, ia hampir saja ketinggalan pesawat. Kyuhyun pun segera menempati tempat duduknya. image023

Pesawat yang dinaiki Kyuhyun segera lepas landas dari bandara menuju ke seoul, sepanjang penerbangan Kyuhyun beristirahat. Kyuhyun ingin sampai disana ia tidak Jetlag karena penerbangan. Tepat pukul 19.00 KST Kyuhyun sampai di bandara, ia tidak melihat Yuri menjemputnya. Karena Kyuhyun tahu pasti Yuri sedang menyiapkan sesuatu untuknya.

 

Kyuhyun berjalan menuju pintu keluar bandara, dan menumpang taksi untuk segera pulang. Baru saja ia duduk di mobil taksi ponselnya berdering.

“ Seohyun ??” Gumam Kyuhyun sambil menekan tombol.

“ Yeoboseyo Seohyun- ah, ada apa kau meneleponku ?” Tanya Kyuhyun.

“ Anyeong, Joseonghamnida tuan teman anda sedang mabuk berat. Tolong anda segera ke sini “ Ucapnya.

“ Mwo?? Saya tak bisa kesana, tolong anda antar menggunakan taksi saja “ Ucap Kyuhyun.

“ Kami tidak bisa tuan “ Ucapnya lagi.

“ Heehhh ya sudah aku akan kesana “ Ucap Kyuhyun.

“ Ahjussi kau putar arah “ Titah Kyuhyun.

“ Ne “ Ucapnya

 

Supir taksi pun segera memutar arah ke tempat yang diberitahukan kepada Kyuhyun, tak sampai 30 menit Kyuhyun sampai didepan sebuah bar. Ia pun segera turun dan masuk ke dalam bar tersebut,di dalam sudah menunggu pegawai bar dengan Seohyun yang dalam keadaan mabuk.

 

Kyuhyun pun memapah tubuh Seohyun untuk keluar dari bar dan membawa pulang kerumahnya, ia pun memasukan tubuh Seohyun ke dalam taksi kemudian Kyuhyun duduk di sampingnya.

“ Ahjjussi tolong kau antar kami ke alamat ini “ Ucap Kyuhyun.

“ Ne, tuan “ Ucapnya

Tak berapa lama ponsel Kyuhyun berdering, Kyuhyun pun segera mengangkatnya karena itu telepon dari Yuri.

“ Yeoboseyo Chagi, Wae ?” Tanya Kyuhyun.

“ Oppa apa kau sudah sampai, kenapa Oppa tak kunjung datang ?” Tanya Yuri.

“ Oppa sudah datang dari tadi, tapi Oppa sepertinya akan telat “ Jawab Kyuhyun.

“ Oppa kau bicara dengan siapa ?, heek… apa kau tak merindukanku seharusnya kau bersamaku bukan dia“ Racau Seohyun. Yuri yang mendengar suara wanita di samping Kyuhyun bertanya.

“ Oppa suara siapa itu ?” Tanya Yuri.

To Be Continue

Fiuh akhirnya part 4B sudah selesai, untuk part selanjutnya mungkin tidak akan publish sekarang atau pun minggu depan dikarenakan sudah akhir bulan waktunya author menyelesaikan tugas author di kantor, tapi author janji jika ada waktu author akan mempublishnya. Jangan Lupa tinggalkan Jejak Kalian ^_^

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

27 thoughts on “[Freelance] Me, You And Baby Part 4B

  1. Wahh~ eonnie, pdhl di awal” msh seneng” ajah. Sweet moment’x KyuRi bnyk🙂
    Seobaby jd manusia menyebalkan dsni. Err~ gmna sama Yul nnti ?
    Seneng krna YoonWon udh brsama, seneng jg krna Yul hamil, bt gak seneng krna ky’x konflik sdh muncul. Prjuangan KyuRi baru mau dimulai.
    Eonnie~ smoga lanjutan’x cpet muncul. Ttap smangat & makin brsinar ^^

  2. Aaiissh, babyseoooo!!! Jgn jahat2 sm yuri yaa.. eonni mu tuuh, lagian klo g dpt sm kyuppa kmu sm yonghwa aj.. lbh pantes.. hehehe.. #slaap/abaikan
    Huaa, pdhl yuleon lg hamil.. yurii eonni, jgn salah paham dl.. dngrin pnjlsanny kyuhyun oppa dl yaa.. seo dsini uugh.. makin complicated mslhny, agak g percaya seo bs selicik itu.. pdhl mukanyaa manis bgt..

    Dtunggu part slnjtny y.. please update soon.. hwaiting!

  3. Aaah thor kesel banget liat seohyun. Kasiaan yuri eonni. Berharap berakhir dg happy ending hehe
    Ditunggu next chaptnya^^

  4. Seohyun, kenapa kau tega, jahatnya dirimu. KyuRi lagi dalam masa ujian, termasuk Yuri yang harus sabar menghadapi Seohyun. Kyuhyun juga harus jaga dan lindungi anaenya, apalagi Yuri lagi hamil._.
    Fanficnya tambah ketjeh, cepet dinext yaa kak, semangat😉

  5. chukae buat yul eon + kyuppa … cie sebentar lagi punya baby >_< … hihi
    tuh cewek bener2 *tunjuk seo eonni* … eonni jgn buat Kyuppa sama Yuleon pisah gara seo eonni ne ?! buat dia lenyap aja, haha *ketawa evil* kejam juga aku …
    chukae juga buat YoonWon .. hi😀

    semoga kerjaan eonni cpet kelar and next part bisa cpet publish … hi, fighting eonni🙂

  6. suara cpa lgi klw bkn seohyun ……………. bwt yuri semangat terus pertahanin kyuhyun jgn percaya sm cpa pun ………… chukae untuk yuri & jgn smpe ndak ksh tau kyu coal kehamilannya cm gra” itu

  7. Yuri terkesan lebay. Treak” trus udh aja gak mw larut kesedihan jd masak. Lebay aja kl buat aku.
    Penggunaan kata jetlag dipratiin. Jeju k korsel gak akan jetlag soalnya.
    Ceritanya si tmbh rame ya makin k sini.
    Dan yg pasti seo jg tambah nyebelin hahaha.
    Ditgg kelanjutan nya

  8. Hhuuaaa knp jdi gini? Yuri, himnae!!!
    Seo jahat bgt sih, ngerusak hbgn org? T.T
    Kyu jgn berpaling yaa…

  9. Aduh duh Seo nya itu nggak nyadar apa kalo Kyuppa itu udah punya istri. Tega banget deh
    Yul eon hamil!! semoga aja Yul eon nyeritain tentang foto itu ke Kyuppa biar nggak ada salah paham

    ditunggu next partnyaaa

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s