Posted in Dramalife, Marriedlife, Romance, Sad

It Started With Marriage part 3 End

It Started with Marriage By Lee Midah

It Started With Marriage part 3 End

Present by

Lee Midah

Kwon Yuri SNSD ||  Cho Kyuhyun Super Junior || Lee Donghae Super Junior || Seohyun SNSD

Sub Cast :

Find Yourself

Length : Multichapter || Rating : 17th || Genre :  Romance, Complicated Love, Sad, Drama

Disclaimer

Cerita mungkin ada beberapa gabungan dari ff yang sudah di publish dan beberapa scene dari drakor. FF ini merupakan requestan dari salah saru readers juga Ayu Pratama. Moga kamu suka dengan ff ini. Cast belong to be they self, They parent, SM and God. Just for fun! ^^

Note :

Don’t BeSiders!!! Don’t Plagiat!!! If You Respect To Me,

Leave A Comment After Read!!! Typo Is Art ^_^

®Fanfiction Copyright Kyulhae Fanfiction © Lee Midah

Happy Reading!!! ^_^

Preview :

Kyuhyun langsung berlari ke tempat dimana Yuri mengajaknya bertemu. Kyuhyun pun melihat sekelilingnya untuk mencari sosok Yuri yang tidak terlihat. Kyuhyun mencari ke sekitar tempat itu namun tetap tidak melihatnya. Dia melihat jam tangannya dan benar saja dia telat 30 menit, mungkin karena kecelakaan tadi.

“ Apa dia sudah pergi karena aku terlambat? “, tanya Kyuhyun.

Dia pun kembali berkeliling taman itu untuk mencari isterinya, namun tidak ada tanda – tanda Yuri terlihat. Kyuhyun kembali ke tempat dimana Yuri dan dirinya sempat berkencan walaupun mereka tidak menganggapnya sebagai kencan.

“ Kau dimana Yul? “, tanya Kyuhyun sambil duduk dibangku itu dan menghela nafasnya dengan berat.

Kyuhyun tertunduk, dia merasa menyesal telah datang terlambat. Padahal dia ingin menjelaskan hubungannya yang sudah berakhir dengan Seohyun. Kyuhyun mencoba menghubungi ponsel Yuri, namun tidak diangkat malah ponsel Yuri sama sekali tidak aktif hal itu membuat Kyuhyun merasa semakin putus asa. Saat mata Kyuhyun melihat ke arah tanah, pandangannya menatap sebuah benda yang sepertinya sangat familiar dengannya. Kyuhyun berdiri lalu mendekati benda yang cukup besar itu, sebesar ponsel. Atau benda itu memang benar – benar ponsel? Kyuhyun segera mengambilnya dan benar benda itu sebuah ponsel yang sangat dia kenal. Terutama gantungan ponsel itu yang mirip dengan gantungan ponsel miliknya.

“ Ini milik Yuri! “, seru Kyuhyun yang mengenali ponsel itu.

“ Jadi dia memang datang kesini? “, ucapnya sambil melihat sekeliling tempat itu lagi berharap bisa menemukan Yuri.

Kyuhyun mencarinya lagi, bahkan dia menanyakan pada setiap orang yang berada disana. Namun tidak ada yang tahu kemana dan dimana keberadaan Yuri. Saat masuk ke sebuah cafe dan menanyakannya, seorang pelayan mengatakan dia melihat Yuri saat gadis itu membeli 2 coffe late dan langsung pergi dari cafe itu. Kini kecemasan semakin menghantui Kyuhyun, ditambah dengan ponselnya yang terjatuh di taman dalam keadaan mati.

“ Sebenarnya dimana kau Yul? Apa yang terjadi padamu? “, frustasi Kyuhyun.

Dengan lemas Kyuhyun keluar dari cafe itu, dia tidak bisa berpikir atau menerka kemana Yuri pergi namun perasaannya sungguh tidak enak. Dia takut jika terjadi sesuatu yang buruk pada Yuri. Tiba – tiba ponselnya berbunyi, Kyuhyun mengerutkan keningnya melihat  nomor tak bernama di layar ponselnya. Dia pun segera menekan tombol hijau.

“ Yoboseyo? “, ucap Kyuhyun saat ponselnya tepat menempel ditelinganya.

“ Tolooong!!! Lepaskan Aku! “, teriak seorang gadis dari seberang telepon. Kyuhyun mengenal suara itu dan suara itu adalah suara….

“ Yuri?!!!! “,

== Part 3 End ==

Kyuhyun kaget mendengar suara jeritan minta tolong diseberang teleponnya, karena pemilik suara itu adalah Yuri.

“ Yuri-a, kau dimana? Kau tidak apa – apa kan? Yuri! Jawab aku?! “, tanya Kyuhyun panik  namun tidak ada jawaban hanya teriakan Yuri yang masih terdengar.

“ Kyuhyun!!! Tolong aku! Lepaskan! “,

“ Yuri, kau dimana?! Katakan padaku! “, tanya Kyuhyun.

“ Hahaha! Apa kau penasaran dimana isterimu sekarang? “, terdengar suara seorang pria di seberang telepon membuat kening Kyuhyun mengkerut.

“ Nuguseyo? “, tanya Kyuhyun bingung.

“ Kau tidak perlu tahu siapa aku, yang pasti isterimu kini ada ditanganku hahaha “, jawab pria diseberang telepon itu membuat emosi Kyuhyun mulai naik.

“ Jangan main – main denganku! Apa yang kau inginkan dariku?! Bilang saja berapa yang kau mau? aku pasti akan membayarmu! Cepat lepaskan Yuri!!! “, bentak Kyuhyun dengan emosi yang sudah di puncak kepalanya.

“ Hahaha… kau itu sungguh pemarah sekali. Aku tidak ingin apa – apa apalagi uangmu, aku hanya ingin bersenang – senang denganmu dan juga isterimu. Jika kau penasaran dengan keadaan isterimu, datang saja ke alamat yang aku kirimkan. Jika kau beruntung kau bisa melihat isterimu tapi jika tidak… hahaha “, ujar pria itu membuat emosi Kyuhyun tidak tertahankan lagi.

“ Jika terjadi sesuatu padanya, aku pastikan akan membunuhmu! “, ancam Kyuhyun namun pria itu hanya tertawa dan langsung menutup teleponnya.

“ Yeoboseyo?! Yeoboseyo!! Yeoboseyo!!! “, sambungan pun terputus tidak ada jawaban lagi.

“ Aish! “, kesal Kyuhyun namun dia mencoba berpikir siapa dan mengapa orang itu menculik Yuri.

Beep! Beep!

Bunyi sebuah pesan dari ponsel Kyuhyun, Kyuhyun pun langsung membukanya dan ternyata pengirimnya adalah pria yang meneleponnya baru saja dan memberikan sebuah alamat pada Kyuhyun. Tanpa pikir panjang Kyuhyun langsung beranjak menuju mobilnya dan menjalankannya dengan kecepatan tinggi.

Yuri-ah, bersabarlah. Aku pasti akan menyelamatkanmu “, batin Kyuhyun yang masih melajukan mobilnya dengan cepat, dia tidak peduli jika jalanan sedang  padat karena yang terpenting untuknya dia harus tiba secepat mungkin. Kyuhyun terus melihat jam ditangannya karena jalanan mulai di serang macet. Saat lampu merah menyala, Kyuhyun tidak ingin menunggu. Dia menginjak gas mobilnya dan tidak menyadari sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan siap menghantam mobilnya

Braaakkkkkk!!!!! Ckiiiiiiiititttttttttttt!!!!!

Suara decitan ban dan hantaman dua benda keras pun tak terelakan. Kedua mobil itu pun bertubrukan yang mengakibatkan kemacetan total. Semua orang berkumpul mendekati kedua mobil itu. Terlihat Kyuhyun keluar dari mobilnya dengan kepala penuh darah karena terbentur setir sedangkan pengemudi mobil yang menabraknya tidak mengalami luka karena memakai sabuk pengaman.

“ Kau Gila! Kau tidak lihat lampu itu merah! “, maki pengemudi mobil yang menabrak Kyuhyun namun Kyuhyun tidak mendengarnya, dia ingin segera pergi menemui Yuri namun kepalanya sangat sakit dan dia tidak mampu untuk berjalan.

Disebuah mobil seorang pria terlihat penasaran dengan macet yang terjadi, dia melihat jam tangannya yang menunjukan jika dirinya akan terlambat ke kantor.

“ Ada apa ini? Kenapa mobil didepan tidak bergerak sama sekali? “, bingung Donghae yang ternyata ikut terjebak macet.

Dengan rasa penasaran Donghae pun keluar untuk melihat penyebab kemacetan itu. Dia berjalan menuju kerumunan orang – orang yang mengelilingi sebuah kecelakaan.

“ Apa yang terjadi disini? “, tanya Donghae pada salah satu orang yang sedang ikut menyaksikan sebuah kecelakaan itu.

“ Ada sebuah mobil yang menerobos lampu merah dan mengakibatkan kecelakaan “, jawab orang itu yang membuat Donghae ingin melihat dari dekat.

Donghae melihat seseorang yang terluka sedang di maki oleh pria lainnya, namun pria terluka itu sangat familiar dengannya, Donghae langsung menghampiri Kyuhyun yang masih mnecoba berjalan dengan susah payah.

“ Kyu?! Apa yang terjadi? “, tanya Donghae membuat Kyuhyun mengangkat kepalanya.

Kyuhyun mencoba bangun dan menopang pundak Donghae dengan wajah cemasnya.

“ Yuri…. Yuri… aku harus menyelamatkannya “, ucap Kyuhyun.

“ Ada apa dengan Yuri? Bukankah seharusnya kalian bertemu ditaman? “, tanya Donghae heran membuat Kyuhyun langsung menatapnya dan berpikir dari mana Donghae tahu? Namun keselamatan Yuri masih terancam sehingga dia tidak memikirkannya lebih jauh.

“ Aku tidak punya waktu, aku harus menyelamatkannya! “, ucap Kyuhyun yang mencoba berjalan namun hampir terjatuh, sontak Donghae menolongnya.

“ Aku akan mengantarmu, tapi kau harus ke rumah sakit dulu “, ucap Donghae.

“ Anio, aku tidak ingin membuang – buang waktu. Luka ini tidak ada apa – apanya jika sesuatu yang buruk terjadi pada Yuri “, Donghae merasa tersentuh dengan ucapan Kyuhyun, dia pun sadar bukan hanya dia yang mencintai Yuri tapi Kyuhyun juga.

Aku merasa tenang jika dia memilihmu “, batin Donghae mencoba mengikhlaskan perasaannya pada Yuri.

“ Baiklah, aku akan mengantarkanmu untuk pergi menyelamatkan Yuri “, ucap Donghae yang membopong Kyuhyun menuju mobilnya.

Mereka pun segera berangkat menuju tempat dimana peculik itu menyekap Yuri.

== Part 3 End ==

 

“ Ya! Lepaskan aku!!!! “, teriak Yuri yang kini terikat di sebuah kursi.

“ Tenanglah, Cantik! Setelah aku membalas apa yang telah suamimu lakukan, kau mungkin akan bebas “, ucap seorang pria sambil memegang dagu Yuri.

“ Mengapa kau melakukan ini? Apa yang Kyuhyun lakukan padamu eoh?! “, tanya Yuri dengan nada tinggi.

“ Kau tidak tahu betapa kejamnya suamimu itu, nanti kau juga akan tahu. Sebaiknya sekarang kau duduk manis dan diam atau aku akan lebih kasar padamu “, ucap penculik itu dengan seringaiannya dia pun menutup mata juga mulut Yuri agar Yuri tidak bisa berteriak ataupun melihat apa yang terjadi.

“ Bos! Kami sudah mendapatkannya! “, ucap 2 orang yang merupakan anak buah dari penculik itu.

“ Bawa dia kemari dan ikat di kursi ini! “, perintah penculik itu dan kini Yuri mendengar seseorang duduk disampingnya dengan keadaan yang tidak jauh berbeda.

Apa yang sebenarnya orang ini lakukan? “, pikir Yuri namun dia tidak bisa melihat karena matanya tertutup.

“ Selamat datang nona cantik! “, terdengar penculik itu menyapa seseorang membuat Yuri mempertajam pendengarannya.

Nona cantik? Siapa lagi yang dia culik? “, pikir Yuri penasaran.

Penculik itu membuka penutup mulut gadis yang baru saja di bawa oleh anak buahnya.

“ Kau siapa?! Dan apa yang kau mau dariku?! “, tanya gadis itu membuat Yuri mengenal suaranya.

Suara itu?…. Seohyun? “, batin Yuri.

“ Yang ku mau hanya melihat Kyuhyun menderita, karena kalian orang – orang yang paling berharga untuknya dan dari kalianlah aku akan memulai penderitaannya “, jawab penculik itu.

Sebenarnya mengapa dia sangat membenci Kyuhyun? Apa yang sudah dilakukan Kyuhyun padanya? “, bingung Yuri yang mencoba berpikir.

“ huh?! Jika kau membawaku hanya untuk membuat Kyuhyun menderita, kau salah. Karena aku dan Kyuhyun sudah tidak memiliki hubungan apa – apa lagi “, ucap Seohyun.

Mwo? Mereka sudah berakhir? “, batin Yuri.

“ Aku tahu, tapi kita lihat apa yang akan dilakukannya jika dua orang gadis yang sangat berharga untuknya dalam bahaya? Hahahaha “, tawa penculik itu yang langsung menutup kembali mulut Seohyun.

Dua orang gadis? Apa yang dimaksudnya aku dan Yuri? “, pikir Seohyun yang mencerna ucapan penculik itu dan menoleh kearah sampingnya dimana duduk seseorang dengan kepala tertutup kain.

== Part 3 End ==

“ Sebenarnya apa yang terjadi dengan Yuri? “, tanya Donghae saat keduanya kini berada di dalam mobil.

“ Yuri di culik “, jawab Kyuhyun yang masih meringis karena menahan luka dikepalanya.

“ Mwo?! Diculik?! Oleh siapa?! “, tanya Donghae dan Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

“ Molla, aku tidak tahu siapa dia tapi sepertinya dia memiliki dendam padaku “, jawab Kyuhyun dengan nafas beratnya.

Donghae mencoba bersikap tenang mendengarnya, walaupun kini hatinya ikut cemas dan marah pada Kyuhyun tapi sekarang bukan saatnya untuk menyalahkan Kyuhyun dengan apa yang terjadi pada Yuri. Melihat keadaan Kyuhyun justru membuat Donghae mencobaq menahan dirinya.

“ Kau pasti marah kan? Karena aku, Yuri dalam bahaya? “, tanya Kyuhyun yang tahu dengan apa yang dirasakan Donghae.

“ Aku juga marah pada diriku yang membuatnya harus mengalami hal ini. Tapi aku bersumpah aku pasti akan menyelamatkannya walaupun nyawaku taruhannya “, lanjut Kyuhyun membuat Donghae terdiam.

Mengapa kau harus masuk ke dalam kehidupan kami? Disatu sisi aku membencimu namun disisi lain aku juga kagum padamu “, batin Donghae.

“ Apa kau yakin lukamu tidak perlu di obati? “, tanya Donghae mengalihkan perhatian.

“ Anio, keselamatan Yuri lebih penting “, tolak Kyuhyun dan mereka pun kembali diam.

Penculik itu memakaikan penutup di kepala Seohyun sama seperti Yuri agar mereka tidak terkenali. Kedua gadis itu berontak namun dengan tangan terikat, siapapun akan sulit melepaskan diri.

“ Kita lihat! Siapa yang akan dipilihnya? Kekasih atau isteri tercintanya? “, penculik itu pun tertawa membayangkan Kyuhyun yang akan merasakan penderitaan jika kehilangan salah satu diantara mereka.

“ Kau harus membayar apa yang telah kau lakukan selama tiga tahun itu “, ucap penculik itu dengan senyum menyeringai.

Kyuhyun dan Donghae tiba di sebuah lokasi yang alamatnya tertera di ponsel Kyuhyun, dia pun menyuruh Donghae untuk berhenti dengan jarak yang cukup jauh karena penculik itu menyuruhnya untuk datang sendiri.

“ Apa kau yakin tidak akan melaporkannya pada polisi? “, tanya Donghae.

“ Jika kita melakukannya, kita hanya akan membahayakan Yuri saja. Serahkan semuanya padaku. Jika terjadi sesuatu, bawalah Yuri pergi dari sini “, ucap Kyuhyun sambil tersenyum.

“ Tapi kau… “,

“ Kau tidak usah memperdulikan aku, kau bisa melaporkannya pada polisi setelah Yuri sudah aman “, ucap Kyuhyun yang keluar dari mobil Donghae.

Donghae terdiam di mobilnya, dia memang tidak bisa menebak orang seperti apa Kyuhyun itu? Namun yang terlihat jelas olehnya, Kyuhyun sangat mencintai Yuri dan dia rela melakukan apapun untuk Yuri walaupun harus mengorbankan dirinya.

“ Pantas saja Yuri jatuh cinta padamu, karena aku tidak pernah melakukan apa yang sudah kau lakukan, Kyuhyun-ssi “, ucap Donghae.

“ Tapi… walaupun Yuri sudah memilihmu, aku ingin melakukan sesuatu untuknya. Aku ingin membutikan bahwa aku juga mencintainya dengan sepenuh hatiku “, Donghae pun mengangkat ponselnya dan mendial sebuah nomor. Setelah itu dia pun keluar dari mobilnya dan menyusul Kyuhyun yang sudah sangat jauh.

== Part 3 End ==

Brak!!!

Sebuah pintu ruangan itu terbuka, masuklah seorang pria dengan luka yang masih belum mengering dikepalanya. Seorang pria duduk dengan disampingnya dua orang gadis terikat dengan kepala yang tertutup dan dihadapannya sebuah kolam renang yang cukup dalam.

“ Selamat datang! Cho Kyuhyun! “, ucap pria itu sambil berdiri untuk menyambut kedatangan Kyuhyun.

Kyuhyun?! “, batin Yuri dan Seohyun saat mendengar suara penculik itu.

“ Aku tidak mengira kau akan benar – benar datang sendiri? Tidak seperti sifatmu dahulu “, ucap penculik itu dengan senyum meremehkan.

“ Diam kau! Sekarang aku sudah datang, lepaskan Yuri! “, teriak Kyuhyun penuh emosi membuat penculik itu tertawa.

“ Hahahaha… hanya Yuri? “, tanya penculik itu membuat kening Kyuhyun mengkerut.

“ Bagaimana dengan kekasihmu yang cantik itu? “,

“ Kekasih? Seohyun?! “, tanya Kyuhyun sambil menatap tajam pada penculik yang kini berada dihadapannya yang terhalang oleh kolam renang.

“ Shit! Apa sebenarnya maumu huh?!!! “, emosi Kyuhyun semakin naik.

“ Shut up! Kau tidak ingat apa yang kau lakukan pada Hyung-ku?!! Kau tidak ingat saat kau mempermainkannya dan membuatnya menjadi seorang pecundang didepan semua teman-teman kalian? Kau tidak ingat saat kau menyiksanya hanya untuk melampiaskan semua kemarahanmu pada orang tuamu?!!! Apa kau ingat semua itu?! “, bentak penculik itu membuat Kyuhyun berpikir.

Kyuhyun teringat semua perlakuannya saat di highschool dimana dia menjadi seorang yang semena – mena hanya karena sekolah dimana dia berada merupakan sekolah milik orang tuanya. Dia juga selalu membuat masalah dan menjadi troblemaker bahkan dia ingat saat membully seorang kutu buku yang tidak memiliki salah apa – apa dan dia ingat siapa dia.

“ Hyung-mu? Shin Jung Ho? “, tanya Kyuhyun saat mengingat orang yang pernah dia bully.

“ Kau ingat? Kau ingat?!!! Shin Jung Ho, neh pria itu adalah Hyung-ku! “, penculik itu mengiyakan jika dirinya adik dari pria yang bernama Shin Jung Ho, Kyuhyun menatap pria dihadapannya dengan tatapan tidak mengerti. Kaki Kyuhyun terasa lemas apalagi mengingat apa yang telah dia perbuat pada Shin Jung Ho.

“ Gara – gara kau, Hyung-ku mengakhiri hidupnya setelah lulus. Padahal dia satu – satunya harapan keluarga kami. Kau pembunuh! Kau yang telah membunuh Hyung-ku, Cho Kyuhyun. Kau akan menerima pembalasanku dan kau akan tahu bagaimana rasanya kehilangan orang yang kau cintai! “,

“ Anio, mereka tidak salah apa – apa! Kau bisa membalasnya padaku tapi aku mohon lepaskan mereka! “, Kyuhyun memohon agar penculik itu melepaskan Yuri dan Seohyun.

“ Membalasmu? Kau tidak akan merasakan sakit apapun jika kau yang terluka, tapi kau pasti menderita jika orang yang kau cintai terluka “, ucap penculik itu yang langsung memegang dua kursi dimana dua gadis terikat disana.

“ Kumohon jangan sakiti mereka! “, ucap Kyuhyun namun penculik itu tidak melepaskannya.

“ Aku ingin tahu, siapa yang bisa kau selamatkan. Isterimu? Atau kekasihmu?! “, ucap penculik itu yang mulai mendorong kursi Yuri dan Seohyun bersamaan.

“ Andweeeh!!!! Jangan lakukan itu! “, teriak Kyuhyun membuat penculik itu berhenti lalu menatapnya.

“ Mwo?! Kau bilang apa? “, tanya penculik itu.

“ Kumohon, aku akan melakukan apa yang kau mau tapi lepaskan mereka “, Kyuhyun memelas pada penculik itu.

“ Wow! Sungguh mengagumkan seorang Cho Kyuhyun memohon seperti itu. Jika semua teman – temanmu melihatnya mereka mungkin akan tertawa  “, cibir penculik itu namun Kyuhyun meminta penculik itu melepaskan Yuri dan Seohyun.

“ Lalu mengapa kau tetap menyiksa Hyung-ku saat dia memohon padamu Huh?!!! Kau malah menertawakannya seakan dia manusia hina! “, bentak penculik itu.

“ Aku tahu semua itu adalah salahku, aku sungguh minta maaf “, sesal Kyuhyun.

“ Maaf? Maaf kau bilang? Apa dengan minta maaf kau bisa mengembalikannya Eoh?! Jawab aku Apa kau bisa?!!!! “, Kyuhyun terdiam dengan pertanyaan penculik itu, penculik itu sudah tidak mendengarkan Kyuhyun lagi dengan cepat dia mendorong tubuh Yuri dan Seohyun kea rah kolam renang itu.

Byuuurrrr!!!!!

“ ANDWEEEEEHHHHH!!!!! “,  teriak Kyuhyun melihat dua tubuh terjebur kedalam kolam, dia bingung untuk menyelamatkan siapa karena dia tidak tahu yang mana Yuri dan yang mana Seohyun.

“ Mereka tidak akan bertahan lama! “, teriak penculik itu yang membuat Kyuhyun langsung lompat ke dalam air dan mencoba menyelamatkan keduanya walaupun sangat sulit untuk dia lakukan.

Tidak lama seseorang pun menceburkan dirinya kedalam kolam untuk menyelamatkan salah satu dari mereka. Masuklah beberapa polisi yang langsung menyergap penculik itu dan 2 orang yang membantunya. Kyuhyun mengangkat satu tubuh ke atas dan segera membuka penutup kepalanya, ternyata yang ditolongnya adalah Seohyun.

“ Oppa…. “, ucap Seohyun yang masih tersadar walaupun dengan nafas terengah – engah.

Kyuhyun langsung menoleh ke arah dimana seseorang mengangkat tubuh Yuri dan orang itu adalah Donghae yang mengenali pakaian mulik Yuri sehingga dia pun langsung menolong Yuri.

“ Syukurlah kau selamat “, ucap Kyuhyun mencoba tersenyum namun matanya masih menatap kearah Yuri yang sedang ditolong oleh Donghae.

“ Yuri-ah, bangun! “, ucap Donghae menepuk pipi Yuri yang tidak sadarkan diri, Kyuhyun yang melihat Donghae kesulitan membangunkan Yuri langsung menghampirinya.

“ Yuri-ah, ku mohon bangun! “, ucap Donghae namun Yuri masih tidak sadarkan diri.

“ Yuri! Yuri, bangunlah! “, ucap Kyuhyun yang membantu Donghae namun tidak ada respon dari Yuri.

Seohyun hanya bisa menatap sedu ke arah Kyuhyun yang terlihat lebih peduli pada Yuri, walaupun Kyuhyun menyelamatkannya tapi semua itu tidak terasa cukup untuknya.

“ Nona, anda baik – baik saja? “, tanya seorang penyelamat sambil memberikan sebuah selimut pada Seohyun.

“ Neh “, jawab Seohyun yang langsung beranjak dan ikut bersama polisi yang sudah ramai di lokasi.

Yuri yang terlihat kritis langsung di bawa dengan menggunakan ambulan, disampingnya ada Donghae dan Kyuhyun dengan raut wajah cemas.

“ Yuri-ah, bertahanlah. Jebal… “, gumam Kyuhyun yang memegang tangan Yuri erat, sedangkan Donghae hanya duduk sambil berharap Yuri segera sadar.

“ Kyuhyun-ah, dimana Yuri? Apakah dia baik – baik saja? “, tanya seorang wanita paruh baya yang datang bersama suaminya.

“ Dia didalam omonim, Dokter sedang mencoba memeriksanya “, jawab Kyuhyun.

Donghae yang melihat kedua orang tua Yuri berjalan menjauh, karena dia tahu Appa Yuri tidak pernah merasa suka padanya.

Dokter pun keluar, Kyuhyun dan kedua orang tua Yuri langsung mendekatinya dan bertanya dengan keadaan Yuri.

“ Keadaannya masih kritis, tapi dia sudah melewati masa bahayanya. Kita hanya bisa berdoa dan menunggu sampai dia siuman “, ucap Dokter.

“ Sampai kapan dia bisa sadar, Dok? “, tanya Tuan Kwon.

“ Kita hanya bisa berdoa secepatnya, mungkin bisa besok, lusa atau mungkin lebih lama lagi “, ucap Dokter membuat Omma Yuri menangis.

“ Kasihan Yuri, yeobo “, tangis Omma Yuri.

Kyuhyun merasakan rasa bersalah karena dirinya lah Yuri seperti sekarang ini, ingin sekali dia memutar waktu untuk menyelamatkannya lebih awal namun apa yang bisa dia perbuat? Penyesalanlah yang bisa dia rasakan sekarang ini.

Mianhae, Yuri-ah “, batin Kyuhyun.

== Part 3 End ==

Hari demi hari berlalu, namun sudah sebulan Yuri tidak sadarkan diri. Kyuhyun selalu menjaganya setiap malam bahkan lingkaran hitam dimatanya sudah sangat terlihat jelas diwajah pucatnya. Namun dia tidak pernah sekalipun merasa lelah untuk menunggu dan menjaga Yuri yang masih terbaring lemah.

“ Anyeong! “, sapa Donghae dengan seikat bunga yang dia bawa untuk Yuri, Kyuhyun menoleh dan tersenyum pada Donghae.

“ Kau datang? “, tanya Kyuhyun dan Donghae pun masuk.

“ Bagaimana keadaannya? “, tanya Donghae dan Kyuhyun hanya menggeleng kepalanya lemah tanda masih belum ada perubahan dari kondisi Yuri sekarang.

“ Kau butuh istirahat Kyuhyun-ssi, wajahmu terlihat lelah sekali “, saran Donghae.

“ Anio, dia lebih lelah terbaring disana tanpa melakukan apapun dalam waktu yang sangat lama “, ujar Kyuhyun membuat Donghae hanya menghela nafas.

“ Kau itu sama dengannya sangat keras kepala “, cibir Donghae membuat Kyuhyun terkekeh.

“ Neh, dia sangat keras kepala sampai – sampai dia tidak ingin bangun “, Donghae memegang bahu Kyuhyun, dia tahu semua ini sangat sulit untuknya namun Kyuhyun tidak pernah menyerah dengan semua yang dia yakini.

Kyuhyun mencoba berdiri namun keseimbangannya goyah saat dia merasakan sakit dikepalanya, Donghae langsung menahannya karena Kyuhyun kini tak sadarkan diri.

“ Kyuhyun-ssi! Kyuhyun-ssi! “, teriak Donghae.

Kyuhyun terbangun dari tidurnya atau mungkin dari pingsannya. Dia tersadar kini tubuhnya terbaring di sebuah tempat tidur dengan ruangan yang berwarna putih.

“ Aku dimana? “, tanya Kyuhyun sambil mencoba memperjelas penglihatannya yang masih buram.

“ Kau di rumah sakit, Oppa “, jawab seorang gadis yang tidak asing lagi untuk Kyuhyun.

“ Seohyun? Apa yang kau lakukan disini? Dan mengapa aku bisa berada disini? “, tanya Kyuhyun yang masih tidak ingat.

“ Kau sudah 2 hari tidak sadarkan diri karena kelelahan, Oppa “, jawab Seohyun.

“ Mwo?! 2 hari?! “, kaget Kyuhyun.

Tiba – tiba dia teringat Yuri yang masih tidak sadarkan diri, Kyuhyun langsung mencoba bertanya tentang keadaan Yuri.

“ Bagaimana keadaan Yuri? Apa dia sudah sadar?! “, tanya Kyuhyun, dia pun hendak bangun walaupun kepalanya masih terasa pusing.

“ Kau mau kemana, Oppa? kau baru saja sadar? “, tanya Seohyun menahan Kyuhyun.

“ Aku harus menemui Yuri, aku ingin tahu keadaannya? “, jawab Kyuhyun membuat Seohyun merasa sedih melihatnya.

“ Mengapa kau diam seperti ini? Apa Yuri sudah sadar?! Apa iya sudah membuka matanya?! “, tanya Kyuhyun namun Seohyun tetap enggan untuk menjawab.

Seohyun mendorong kursi roda milik Kyuhyun karena Kyuhyun masih sulit untuk berjalan normal. Mereka berhenti di sebuah kamar yang bertuliskan nama Kwon Yuri. Dengan ragu, Seohyun membukakan pintu itu lalu mendorong kursi roda milik Kyuhyun untuk masuk. Terdengar suara tawa 2 orang dari kamar Yuri yang membuat Kyuhyun merasa heran, Kyuhyun melihat Donghae yang sedang menyuapi Yuri sambil bercanda.

“ Ya! Oppa, aku yang sakit! Mengapa kau yang makan? “, ujar Yuri sambil cemberut.

Kyuhyun masih menatap heran pada Yuri dan Donghae, Seohyun pun mendorong kursi roda Kyuhyun lagi.

“ Neh, Mianhae “, ucap Donghae sambil menyuapi Yuri lagi.

Yuri tidak sengaja melihat kearah Kyuhyun dan Seohyun yang baru masuk, dia pun terdiam membuat Donghae ikut menoleh.

“ Oh! Kau Seohyun kan? “, tanya Yuri dan Seohyun tersenyum.

“ Aku senang kau kesini lagi. Oia nuguseyo? Apa dia kekasihmu? “, tanya Yuri sambil menatap kearah Kyuhyun membuat kening Kyuhyun mengkerut.

“ Yuri, kau tidak mengenalku? “, tanya Kyuhyun.

“ Oh kau mengenalku? Mianhae, ingatanku menghilang selama setahun terakhir ini dan aku tidak mengingatmu. Siapa namamu?”, tanya Yuri sambil tersenyum polos.

Kyuhyun yang bingung menatap ke arah Donghae dan Seohyun secara bergantian seakan bertanya apa yang terjadi? Donghae pun membawa Kyuhyun keluar dari kamar Yuri sedangkan Seohyun menemani Yuri.

“ Ada apa dengan mereka? “, tanya Yuri pada Seohyun.

“ Anio, mereka hanya bicara sesama pria saja “, jawab Seohyun.

“ Aish! Dasar pria! Selalu ingin merahasiakan sesuatu dari kita. Oia nama pria itu siapa? “, tanya Yuri.

“ Apa kau benar – benar tidak mengingatnya? “, tanya Seohyun dan Yuri menggelengkan kepalanya.

“ Dia Kyuhyun, Cho Kyuhyun “, ujar Seohyun membuat Yuri berpikir karena nama itu sepertinya tidak asing di telinganya.

“ Kyuhyun? “, gumam Yuri sambil berpikir.

Donghae berhenti mendorong kursi roda Kyuhyun di sebuah taman di rumah sakit itu. Dia pun duduk di bangku kayu yang berada dibawah pohon rindang.

“ Sekarang jelaskan apa yang terjadi? “, tanya Kyuhyun yang ingin sekali mengetahui apa yang terjadi. Donghae menghela nafas sebelum mulai bercerita.

“ Saat kau tidak sadarkan diri, Yuri terbangun dari komanya. Aku sempat kaget dan senang saat dia membuka matanya. Tapi… tiba – tiba saja dia bertanya apa yang terjadi padanya dan saat aku bertanya dia sungguh tidak ingat apapun, bahkan saat penculikan itu terjadi dia tidak mengingatnya. Yang dia ingat hanya kejadian satu tahun lalu, saat dia dan sepupunya Yoona sedang berlibur di LA “, jelas Donghae.

“ Dokter mengatakan Yuri kehilangan memorinya selama satu tahun terakhir akibat pikiran yang berat sekaligus syok dalam dirinya karena penculikan itu “, tambah Donghae.

“ Jadi… dia tidak mengingatku sama sekali? “, tanya Kyuhyun dan Donghae mengangguk.

“ Yang dia ingat hanya aku sebagai kekasihnya “, tambah Donghae membuat hati Kyuhyun terasa sesak, apalagi Yuri tidak mengingat dengan pernikahan mereka.

“ Anio, tidak mungkin! Yuri pasti ingat padaku! “, sangkal Kyuhyun yang tidak ingin mempercayainya.

“ Mianhae, tapi Yuri kini tidak mengenalimu lagi. Dia hanya tahu aku adalah kekasihnya “, ucap Donghae membuat emosi Kyuhyun naik.

“ Jangan bicara sembarangan! Aku suaminya dan dia isteriku yang sah! “, ucap Kyuhyun yang langsung berdiri dan mencengkram kerah Donghae dengan keras.

“ Terserah apa yang kau ucapkan, tapi terimalah kalau dia tidak mengingatmu lagi. Aku tidak akan menyerahkan Yuri lagi padamu “, ujar Donghae yang langsung mendapat pukulan dari Kyuhyun.

Buk!

“ Dia isteriku dan aku suaminya! “, ucap Kyuhyun yang langsung meninggalkan Donghae yang masih meringis dengan pukulan Kyuhyun.

“ Walaupun dia masih sakit, tapi pukulannya cukup kuat juga “, gumam Donghae sambil memegang rahangnya yang terkena pukulan Kyuhyun.

Brak!

Pintu kamar Yuri terbuka paksa, Yuri dan Seohyun yang sedang berbicara pun menoleh ke arah Kyuhyun yang datang dengan nafas tersengal – sengal.

“ Oppa, ada apa? “, tanya Seohyun yang melihat Kyuhyun terengah – engah.

Yuri pun menatap Kyuhyun heran, apalagi dia tidak melihat Donghae yang sempat pergi bersama Kyuhyun.

“ Bukankah kau pergi dengan Donghae Oppa? dimana Donghae Oppa? “, tanya Yuri.

Mendengar pertanyaan Yuri, Kyuhyun merasa marah. Dia tidak ingin mendengar nama pria lain dari Yuri. Kyuhyun berjalan dengan cepat dan dia langsung memegang pundak Yuri.

“ Yuri, apa kau benar – benar tidak mengingatku? Aku ini Kyuhyun suamimu? Apa kau tidak ingat?! “, tanya Kyuhyun dengan suara tinggi.

“ Apa maksudmu? Suami? Aku belum menikah dan kekasihku Donghae Oppa. Aku tidak mengenalmu “, ujar Yuri.

“ Coba kau ingat, setahun yang lalu kita menikah. Apa kau sungguh tidak mengingatnya sama sekali?! Ingatlah Yuri! Coba ingatlah!!! “, tanya Kyuhyun yang memaksa Yuri mengingatnya.

“ Oppa, jangan memaksanya. Dia masih belum pulih “, ucap Seohyun menahan tangan Kyuhyun namun Kyuhyun masih berusaha meyakinkan Yuri dan menyuruhnya mengingat satu tahun terakhir dimana mereka bersama.

“ Yuri, ayo! Ingat sesuatu! “, pinta Kyuhyun.

Yuri menggelengkan kepalanya karena dia benar – benar tidak ingat apapun, Yuri pun merasakan sakit dikepalanya.

“ Akh!Kepalaku sakit! “, ringis Yuri.

Kyuhyun dan Seohyun kaget melihat reaksi Yuri, tangan Kyuhyun terlepas melihat Yuri yang kesakitan. Datanglah Donghae bersama Dokter yang merawat Yuri, mereka langsung membawa Yuri untuk di periksa lagi.

“ Apa yang kau lakukan?! Yuri masih belum pulih dan kau membuatnya sakit lagi! “, marah Donghae pada Kyuhyun yang terdiam merasa bersalah, Seohyun memegang tangannya untuk memberi kekuatan pada Kyuhyun.

“ Aku… Aku…. “, Kyuhyun tidak bisa berkata apa – apa, dia hanya bisa diam karena memang dia yang menyebabkan Yuri sakit lagi.

Setelah beberapa menit berlalu, Dokter pun keluar dengan raut wajah yang sedu. Donghae dan Kyuhyun langsung menghampirinya untuk mengetahui keadaan Yuri.

“ Bagaimana Dokter? Apa Yuri baik – baik saja? “, tanya Donghae, Dokter menghela nafas sebelum bicara.

“ Maaf, kami sudah berusaha tapi takdir berkata lain. Yuri tidak bisa tertolong “, ucap Dokter yang membuat kaki Kyuhyun dan Donghae langsung lemas seketika.

“ Anio, tidak mungkin! Kau bohongkan, Dokter?!”, tanya Kyuhyun tidak percaya namun Dokter tidak bisa berbuat apa – apa lagi.

“ Kami turut berduka “, sahut Dokter membuat Kyuhyun menggelengkan kepalanya tidak ingin menerima kenyataan itu.

“ Anio! Yuri, kau tidak boleh pergi! Kau tidak boleh meninggalkan aku! “, ucap Kyuhyun yang langsung berlari masuk ke ruangan dimana jasad Yuri masih terbaring kaku.

Kyuhyun memegang tangan Yuri lalu menciumnya berulang – ulang, dia berharap Yuri kembali.

“ Yuri! Ku mohon bangun! Jangan seperti ini! Jangan tinggalkan aku! Yuri-a! “, ujar Kyuhyun sambil mengusap kepala Yuri lembut.

“ Yuri, kau tahu aku sangat mencintaimu. Ku mohon bangunlah! Yuri! Bangunlah! “, air mata Kyuhyun mengalir dengan derasnya namun tubuh Yuri sudah terasa dingin.

“ Yuri… ku mohon… Jangan pergi! “, tangis Kyuhyun sambil memeluk Yuri erat.

“ Yuri… “,

== Part 3 End ==

Kyuhyun membuka matanya saat merasakan tangan seseorang menggenggam tangannya, dia mengedip – ngedipkan matanya berulang – ulang untuk melihat siapa yang kini sedang tersenyum menatapnya.

“ Kau sudah sadar? “, tanya seseorang yang tidak asing lagi dengannya.

Kini pandangan Kyuhyun mulai jelas sedikit demi sedikit, dia pun melihat seseorang yang tersenyum senang dengan kesadarannya.

“ Kau? “, ucap Kyuhyun.

“ Kyu? Kau sudah sadar? Syukurlah, aku bahagia sekali “, ucap Yuri terharu melihat Kyuhyun yang tersadar.

“ Yuri? Kau…. kau…. “,

“ Kyu, kau membuatku takut! Kau tahu kau tidak sadarkan diri selama sebulan ini? “, tangis Yuri membuat kening Kyuhyun mengkerut.

“ Aku? Tidak sadar selama sebulan? “, bingung Kyuhyun.

“ Neh, kau mengalami kecelakaan saat kita akan bertemu di taman. Ku pikir aku akan kehilanganmu “, ucap Yuri yang masih terisak sambil memeluk Kyuhyun yang masih terbaring.

Kyuhyun masih merasa bingung, jadi penculikan itu? Dan apa yang terjadi pada Yuri semuanya, hanya mimpi? Masuklah Dokter bersama dengan beberapa suster yang akan memeriksanya.

“ Syukurlah Tuan Cho, Anda sudah sadarkan diri. Kami akan memeriksa kondisi anda sekarang. “, ucap Dokter yang membuat Yuri harus menunggu diluar kamar Kyuhyun.

“  Anda sangat beruntung memiliki isteri yang setia menemani disaat anda koma, dia benar – benar wanita yang sabar “, ucap Dokter membuat Kyuhyun tersenyum.

“ Anda harus beristirahat beberapa hari lagi untuk memulihkan kondisi tubuh anda agar anda bisa kembali normal “, ucap Dokter membuat Kyuhyun mengangguk.

“ Neh, Kamshamida Dokter “, ucap Kyuhyun dan Dokter pun tersenyum lalu keluar dari kamar Kyuhyun.

Yuri mendekati Kyuhyun yang kini menatap kearahnya sambil tersenyum, saat Yuri duduk disampingnya Kyuhyun menggerakkan tangannya lalu mengusap pipi Yuri lembut.

“ Kau terlihat lelah, Yuri “, ucap Kyuhyun.

“ Bukankah kau yang membuatku seperti ini? Menunggu dalam kecemasan dan tanpa kepastian “, ujar Yuri sambil cemberut dan menunduk, cairan bening pun mengalir dari wajah cantiknya.

Perlahan Kyuhyun mengusap air mata itu lalu mengangkat dagu Yuri, Kyuhyun mencoba mengangkat tubuhnya yang masih terasa ngilu.

“ Aku juga merasakannya Yul, rasa cemas dan takut itu. Aku kira aku kehilanganmu “, ucap Kyuhyun yang langsung mencium kening Yuri.

“ Tapi syukurlah semua berakhir, aku dan kau masih disini “, tambah Kyuhyun membuat Yuri langsung memeluknya.

“ Aku merindukanmu, Kyu. Sangat merindukanmu “,

“ Aku mencintaimu, Yuri “, ucap Kyuhyun membuat Yuri melepaskan pelukannya dan menatap Kyuhyun tidak percaya.

“ Mwo?! “,

“ Neh, aku sangat mencintaimu. Aku ingin pernikahan kita tidak akan pernah berakhir oleh apapun termasuk perjanjian itu “, ucap Kyuhyun membuat Yuri semakin tidak percaya, namun raut wajahnya tidak bisa menyembunyikan perasaannya yang dilanda bahagia.

“ Aku juga mencintaimu, Kyuhyun. Aku sangat mencintaimu! “, ucap Yuri.

Keduanya tersenyum dan masih saling bertatapan, Kyuhyun dan Yuri mulai mendekatkan wajah mereka. Yuri menutup matanya dan merasakan sebuah bibir yang terasa kering kini menyapu bibirnya yang basah, mengecup perlahan dengan sangat lembut. Keduanya menyalurkan kerinduan mereka dalam sebuah kecupan sayang yang hangat sampai akhirnya sebuah suara mengganggu kemesraan mereka.

“ Ehem! Ehem! “,

Sontak Yuri yang kaget mendorong tubuh Kyuhyun membuat Kyuhyun tersentak dan meringis karena badannya terasa ngilu sekali.

“ Akh! “,

“ Mianhae, aku tidak bermaksud melakukannya “, sesal Yuri.

“ Sepertinya kami datang disaat yang tidak tepat “, ucap Donghae yang masuk kedalam kamar Kyuhyun diikuti oleh Seohyun.

“ Jika kau sadar, mengapa kau masih mengganggu? “, cibir Kyuhyun yang langsung mendapat cubitan dari Yuri.

“ Oppa, kau datang? Seohyun juga “, ucap Yuri yang terlihat masih malu karena Donghae dan Seohyun pasti melihat kejadian baru saja.

“ Kau tidak usah malu Yuri, kami pernah melihat kejadian itu saat kalian menikah “, ucap Seohyun yang langsung membuat Yuri terawa kaku.

“ Syukurlah kau sudah sadar Oppa “, ucap Seohyun yang menghampiri Kyuhyun, Yuri merasa ada rasa kesal melihat keakraban Kyuhyun dan Seohyun.

“ Kau tidak usah cemburu Yuri, ada aku disini “, goda Donghae membuat wajah Yuri semakin malu.

“ Anio, siapa yang cemburu? “, sangkal Yuri membuat Kyuhyun dan Seohyun terkekeh.

“ Kau tenang saja Yuri, aku kesini tidak untuk merebut Kyuhyun Oppa. aku hanya ingin pamit karena aku akan melanjutkan kuliahku di California. Siang ini pesawatku akan take off “, ujar Seohyun.

“ Mwo? Kau mau ke California? Tapi mengapa mendadak seperti ini? “ tanya Kyuhyun.

“ Jangan bodoh, Oppa. Jika aku tidak pergi, aku tidak akan bisa melupakanmu “, ucap Seohyun sambil terkekeh.

“ Geurae, jika itu keputusanmu. Semoga kau sukses dan mendapatkan pria yang baik disana “, ucap Kyuhyun.

“ Itu sudah pasti, Oppa “, uap Seohyun.

“ Yuri, Mianhae. Walaupun aku tidak menyesal dengan apa yang aku lakukan, tapi aku harus minta maaf padamu “, ucap Seohyun.

“ Neh, aku juga minta maaf jika aku menyakitimu “, sahut Yuri dan Seohyun mengangguk, lalu Yuri memeluk Seohyun sebentar.

“ Kalau begitu, aku permisi. Semoga kalian bahagia “, ucap Seohyun yang langsung pergi meninggalkan ruangan Kyuhyun, di luar dia menghapus air matanya lalu memakai kacamata hitamnya.

“ Aku juga harus pergi ke Paris untuk mengembangkan bisnisku, Yuri. Aku ingin pamit padamu juga suamimu “, ucap Donghae.

“ Kau juga akan pergi, Oppa? “, tanya Yuri sedih dan Donghae mengangguk.

“ Jaga diri baik – baik, Oppa. aku pasti akan merindukanmu “, ucap Yuri yang langsung memeluk Donghae.

“ Ya! Ya! Ya! Kalian tidak menghargai aku disini eoh?! “, protes Kyuhyun membuat Yuri dan Donghae melepaskan pelukan mereka.

“ Sepertinya suamimu cemburu, kalau begitu kita pelukan di luar saja “, goda Donghae.

“ Ya! Kau ingin mati Lee Donghae?!!! “, ancam Kyuhyun membuat Donghae tertawa, Donghae pun keluar dari kamar Kyuhyun meninggalkan Kyuhyun dan Yuri berdua.

== Part 3 End ==

Setelah kondisi tubuh Kyuhyun pulih, akhirnya Kyuhyun diperbolehkan pulang oleh Dokter yang menanganinya. Saat Yuri mulai menjalankan mobilnya tiba – tiba Kyuhyun menghentikannya.

“ Biar aku saja yang menyetir “, ucap Kyuhyun.

“ Tapi… kau baru saja sembuh “,

“ Gwenchana, aku sudah merasa sehat “, potong Kyuhyun.

Mereka pun bertukar tempat, Yuri tidak tahu kemana Kyuhyun akan pergi karena jalan yang mereka ambil bukan jalan menuju apartement mereka.

“ Kita mau kemana? “, tanya Yuri heran.

“ Ke suatu tempat “, jawab Kyuhyun.

Yuri yang tidak tahu Kyuhyun akan membawanya kemana hanya diam dan melihat pemandangan jalan. Mereka pun tiba disebuah rumah yang sangat kecil, Kyuhyun keluar dari mobilnya diikuti oleh Yuri.

“ Ini rumah siapa? “, tanya Yuri.

“ Kau akan tahu saat kita sudah masuk “, jawab Kyuhyun.

Kyuhyun dan Yuri duduk dihadapan seorang wanita tua yang sudah berumur 70 tahun.

“ Aku adalah teman Shin Jung Oh “, ucap Kyuhyun membuat wanita itu menatapnya.

“ Kau temannya Jung Oh? “, tanya wanita itu heran dan Kyuhyun pun mengangguk.

Tiba – tiba pintu rumah itu terbuka, datanglah seorang pria yang kira – kira berumur 21 tahun. Pria itu menatap heran pada Kyuhyun dan Yuri yang merasa tidak mengenal mereka.

“ Siapa mereka Halmoni? “, tanya pria itu.

“ Hwan-ah, mereka mengatakan bahwa mereka teman Jung Oh “, jawab wanita tua itu membuat pria yang dipanggil Hwan itu menatap tajam pada Kyuhyun dan Yuri membuat Yuri merasa takut.

“ Kau? “,

“ Aku Kyuhyun, Cho Kyuhyun “, jawab Kyuhyun, mendengar nama itu pria yang dipanggil Hwan pun merasa marah, emosinya naik dan langsung menghampiri Kyuhyun sambil mencengkram kerah baju Kyuhyun.

“ Omo!!! “, kaget Yuri.

“ Jadi kau Kyuhyun? Pria yang menyiksa Hyung-ku sampai dia memutuskan untuk bunuh diri? “, tanya Hwan yang sangat marah.

“ Mwo?! “. Kaget Yuri.

“ Untuk apa kau kemari?!!! Untuk menertawakan tentang kebodohan Hyung-ku?!!! “, tanya Hwan yang masih mencengram kerah Kyuhyun.

“ Hwan-ah, lepaskan dia. Kau tahu Jung Oh mengapa Jung Oh meninggal? “, suruh Halmoni membuat Hwan melepaskan kerah Kyuhyun dengan kasar.

“ Lebih baik kau pergi, karena aku muak melihatmu!!! “, usir Hwan yang langsung memalingkan wajahnya.

“ Aku hanya ingin minta maaf atas semua yang aku lakukan padanya, aku tidak mengira dia akan berakhir seperti ini“, sesal Kyuhyun.

“ Sudahlah anak muda, kau tidak usah merasa bersalah. Jung Oh meninggal bukan karenamu tapi karena keinginan dia sendiri. Kami memang merasa kehilangan tapi Jung Oh yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Dari dulu keluarganya sudah hancur karena keegoisan orang tua mereka. Jung Oh anak yang baik, dia seharusnya bisa lebih kuat “, ujar Halmoni membuat Hwan terlihat sedih.

“ Semua sudah diatur oleh Tuhan, aku yakin Jung Oh juga sudah merasa tenang disana “, lanjut Halmoni.

Yuri yang melihatnya merasa terharu, dia juga melihat penyesalan pada Kyuhyun. Yuri memegang tangan Kyuhyun mencoba memberinya semangat.

“ Kau sudah mendengarnya anak muda, jadi pulanglah. Jangan merasa kau bertanggung jawab karena Jung Oh sudah memilih jalan hidupnya sendiri “, ucap Halmoni membuat Kyuhyun merasa lebih baik walaupun rasa penyesalan itu masih berada di dalam hatinya.

“ Kamshamida, Halmoni “, ucap Kyuhyun yang pamit dan Yuri pun membungkukkan tubuhnya pada Halmoni itu sebelum pergi.

Sepanjang perjalanan Kyuhyun terdiam tanpa sepatah kata pun, Yuri sebenarnya tidak mengerti apa yang terjadi namun dia mencoba untuk tetap sabar sampai Kyuhyun  ingin membagi masalahnya sendiri.

“ Apa kau pikir aku orang jahat, Yuri? “, tanya Kyuhyun saat mereka tiba disebuah danau.

“ Eh?! A… anio “, jawab Yuri.

“ Kyu, aku hanya penasaran. Memangnya apa yang kau lakukan padanya dan mengapa kau tiba – tiba mengingat masa lalumu? Bukankah hal itu sudah lama sekali “, tanya Yuri membuat Kyuhyun menoleh sambil tersenyum.

Kyuhyun pun bercerita saat masa disekolahnya dan dia juga cerita apa yang terjadi saat dirinya koma.

“ Jadi karena itu kau menemui keluarganya? “, tanya Yuri dan Kyuhyun mengangguk.

“ Aku hanya tidak bisa membayangkan jika semua mimpi itu nyata, aku tidak ingin kehilanganmu, Yul “, jujur Kyuhyun membuat Yuri merasa bahagia.

“ Kau tidak akan kehilangan aku, tidak akan pernah “, ujar Yuri sambil memeluk Kyuhyun erat.

“ Aku tidak peduli dengan masa lalumu, karena jika kau tidak memiliki masa lalu kau tidak akan seperti sekarang ini “, tutur Yuri membuat Kyuhyun semakin mempererat pelukannya.

“ Gomawo, Yuri. Aku tidak bisa membayangkan apa yang terjadi jika kau tidak ada dalam hidupku “, gumam Kyuhyun yang langsung memegang kedua sisi kepala Yuri dan mencium bibir Yuri.

“ Kau anugerah terindah dalam hidupku “, lirih Kyuhyun disela – sela ciumannya,

“ Kau adalah kebahagiaanku, Kyu “, balas Yuri kemudian keduanya saling berpelukan satu sama lain di bawah matahari terbenam.

=== The End ===

Aduuuh drama banget nih part ini maklum penggemar drama hehehe, but moga pada suka ya soalnya aku baru sempet buat bikin part akhirnya, walaupun bercampur drama n alur yang sana sini bikin puyeng, jangan Lupa RCL ya🙂 Mohon maaf jika ff yang lain masih pending, soalnya krisis ide ma mood yang menghalangi ffku terus berjalan. See You next FF ^_^

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

50 thoughts on “It Started With Marriage part 3 End

  1. Kukira yuri bnran meninggal looohh, hampir aj nangis darah.. hahaha.. g tauny si kyuppa cm mimpi.. syukurlah.. tp yg pntg adlh kyuri happy end!! Yeeeeyy!! *soraksorai
    Sekaliny comeback midah chingu udh bikin 2 ff, makasih bgt loh thoor.. seneng bacany.. smoga krisis ideny g lama2 y.. skali2 refreshing n cari referensi lain dr buku2 atau film2 jg bgs koq, sapa tau dpt ilham.. hehehe..

    Neomu daebak thoor, jjang!!

  2. aku masih bingung mana yg mimpi mana yg nyata pas part hehehe mudeng…😀
    Tp tak apalah asal happy ending dan kyuri bahagia/pletakkk/ di tunggu karya slanjutnya kak,fighting!!

  3. Eonnie-yaa ,, hrus blg apa lg ??
    3 ff sekaligus dipublish .. Aigoo~
    Mana smw’x bkin bahagia baca’x ..
    agak takut tdi . Dikirain Yul’x beneran prgi slama”x .. Huffftt~
    Untung cuma alam bawah sadar’x Kyu ajah🙂
    akhir” ini lg demen banget sama pairing KyuRi sama HanYul sihh ..
    Jd dr tdi tuhh ky’ dpt lotere gitu pas baca ff”x eonnie xD
    Gomawo ne , eonnie .. Udh publish ff” daebak ini ..
    Moga eonnie sllu ada wktu & ksmptn buat bkin ff & mempublish’x . Aku bkal nunggu sllu lohh .. Hwaiting , eonnie !!

  4. huua eonni akhirnya comeback jg…sneng bgt kya dpet hadiah ff mulu hri ini…mkin cinta deh sma eonni..hhhe
    kirain tdi yuri bnern meninggal,,,trnyta cuma mimpi…lega bgt bcanya…yg pnting endingnya kyuri bahagia…
    pkoknya slalu suka deh sma karya2 eonni,,,aku doain deh smoga ide nya bs dteng trus,,aku pst bkal nunggu kok ff2 nya…hwaiting eonni!!!🙂

  5. Itu kyk kyuhyun nightmare pas koma
    Keren
    Gk ketebak itu kyuhyun yg koma, AP lgi pas yg dokter bilang yyuri gk ad harapan lgi aku kira bakal sad ending ehh happy ending ahaha,ditunggu FF yg lain nehh

  6. Waktu yuri sama seohyun di masukin ke kolam renang jadi inget dramanya jessica ,, hehe🙂

    Hahhhh🙂 akhirnya happy ending ,,

  7. uwaaaa akhirny mwehehe. Daebak eonni, ntu yg yul ma seo d cemplung eon tr inspirasi wild romance #nih anak sok tau
    Waaah eon smangat trs bwt ff mu Fighting🙂
    Eon ak pnya ff kpn2 ak pgn nany ma eon mnta pndapat dan pnilaian nya hehe

  8. Wah… akhirx d publish jg… ga nyangka bkalan end. td sempet galau. kiraen yuri bkalan mati. hee… trnyt just a dream. syukur deh… dtngg ff kyuri yg laenx thor, fighting!!!

  9. Enggak tahu mau komen apa, tiba2 aja enggak mood baca, padahal udah hampir lumutan nunggu nih epep keluar ~,~ mungkin ini efek ujian kemarin ya? Atau lagi demen sama pasangan beken seEntero si vampire Wu with his wife, no other just Black pearl???
    Ehemm, niee Author mau kagak ya bikin epep genre merried beginian lagi? Author mau kagak? Mau dong? Boleh dong? Pasti mau, kan?

    KrisYul! KrisYul! KrisYul! KrisYul! KrisYul! KrisYul!

    Plis?! Hehehe, pake maksa lho, Author-nim~ tapi cuma berharap doang kok. v.

    Keep writing with YULuv :3

  10. omg…lmanyaa bruu unniee post ff in.pas d post lngsung end😦
    truss ff Kyurii yg laen kpan d lnjutin unnie? unnie msihh ngeblang ide yah??atw msih sibuk??
    kpanpun it aku ttap nunggu kokk..yg pnting uuni ttap bkin ff yuleon aja^^

    midah unnie semangatt yahh..
    moga lngsung nemu ide buat bkinn ff n ngelanjutin ff yg msih blum trselesaikan.amin^^

  11. Loi kok alur’a brasa cpt ya.. Dri yul diculik trus meninggal… Eh eh trnyata mimpi toh…. Daebak pokok’a ga ketebak alur’a….. Sweet n happy ending… (y)
    berharap ada sequel unn… Hehehe

  12. Aku kira td yuri yg koma eh ternyata kyuhyun rupanya Ga bisa d tebak alurnya tp serius td aq kira yuri beneran mati syukurlah cuma mimpi doang kyunya

  13. Wah akhirnya udh di lanjut, ternyata smpe shoot 3. Pdhl kan kmren kta eon smpe 2, eh aku gak ngira loh klo ceritanya bakal gtu, kirain itu yuri meninggal,- tpi seneng cz happy ending, oiya mian bru baca,- gomawo eon keep writing ya🙂

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s