Posted in Freelance, Friendship, Romance, Sad

[Freelance] Regret Shoot 7b End

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^ Tapi berikan beberapa apresiasi berupa saran atau kritik kalian pada ff ini sebagai penghargaan untuk sang Author ^_^

10012484_720001284710892_887981521_n

Regret (Shoot 7b) End

Present by

Kang Hye Won (Fanny)

Cast :

Kwon Yuri SNSD || Cho Kyuhyun Super Junior

Sub cast :

Tiffany Hwang SNSD || Jung Jessica SNSD || Im Yoona SNSD

Choi Siwon Super Junior || Lee Donghae Super Junior || Jonghyun CNBlue

SNSD || SUJU || BigBang

Length : ? || Rating : 15 || Genre : Frienship, Sad, Romance

Castnya milik diri mereka sendiri & God.Saya hanya pinjam sementara untuk kepentingan cerita. Plot  and story ini pure milik saya, jika pun ada kesamaan dalam kejadian dan lain-lain itu merupakan ketidaksengajaan belaka. And this story just for fun.

Note :

Baca dulu baru beri tanggapan kalian untuk karya saya yang amatir ini.walau karya saya masih amatir tapi dilarang keras untuk mem-PLAGIAT. Don’t be siders. Say what are you think all about. And write it at comment form. It’s Really For  Fun…

Be Good Reader.

“Endless …”

Sementara Gyuri belum juga berhenti mengoceh, tapi melihat Kyuhyun yg tak menghiraukannya akhirnya membuat mulut yeoja itu diam dan membuat suasana disana kembali hening beberapa saat. Yuri mendapati ponselnya bergetar segera ia menjawab panggilan itu setelah melihat nama eonni nya.

“Yeobseo …” ujar Yuri menjawab panggilan di ponselnya.

“Yul eodiga ?” tanya eonninya khawatir.

“Aku diperjalanan pulang, waeyo ?” tanyanya.

“Apa kau sudah menerima tiketnya ?” tanya Boa.

“Tiket ?” tanya Yuri bingung.

Kyuhyun mendengar sesuatu yg aneh, kenapa ada perasaan takut seperti ini, ada apa ini ?benak Kyuhyun. Perasaan ini seperti perasaan ketika hari dimana Yuri pergi meninggalkannya dulu.Kyuhyun memperhatikan Yuri secara intens lewat spionnya.

“Ne… apa Jiyong sudah memberikannya ?” tanya Boa lagi.

“Ani…” jawab Yuri.

“Ah eonni baru ingat, tadi pagi ia memberitahu kalau ia tak sempat memberikannya secara langsung pada mu…” papar Boa.

“Ne, tadi oppa pergi pagi-pagi sekali padahal ini weekend …” keluh Yuri pada eonninya.

“Ne eonni tahu… sekarang coba perikasa tas mu. Tadi Jiyong menyimpannya di tas mu…”

“Bagaimana eonni tahu ?”

“Karena eonni baru saja menghubunginya… sudah ketemu ?” tanya Boa memastikan.

“Chakkaman eonni …” Yuri mencoba memeriksa tasnya. Setelah beberapa detik ia akhirnya menemukan tiket pesawat yg dimaksud Boa. Namun ia tak berani mengeluarkannya. Tanpa Yuri sadari sepasang mata memperhatikannya.Kyuhyun mulai melihat perubahan ekspresi Yuri.

“Ada Yul ?” tanya Boa lagi.

“Ne …” jawabnya singkat.

“Kau akan berangkat 1 minggu lagi… “

“Ne …”

“Jiyong akan membantu menyiapkan semua disana… oh iya Yul, jangan lupa minum obat mu… eonni akan menemui disini 1 minggu lagi…” ujar Boa.

“Emh… Ne eonni…”

“Oh iya untuk terapi dan chek up kali ini mungkin akan memakan waktu sedikit lebih lama …”

“Berapa lama ?” tanya Yuri sendu. Kyuhyun semakin intens memperhatikan Yuri.

“Emh mungkin 2-3 minggu …”

“Huhh… arraseo eonni…” Yuri membuang napasnya berat. Lagi-lagi ia harus berhadapan dengan kondisi yg membuatnya tak nyaman dan sakit. Ya karena terapi yg ia jalani cukup berat.

“Gwenchana saengi … jika hasil kali ini lebih baik, kau pasti cepat sembuh…” ujar Boa menenangkan, ia tahu betul bagaimana perasaan dongsaengnya itu.

“Arraseo eonni …” namun tetap saja, Yuri masih saja merasa sakit dengan keadaannya sekarang.

“Baiklah, jaga diri mu disana baik-baik saengi…“

“Emh… Bye” ujar Yuri mengakhiri pembicaraan singkatnya di telepon.

Setelah menerima panggilan itu Yuri menghela napas panjang dan menyenderkan punggungnya, mencoba mencari kenyamanan sungguh hatinya dalam keadaan tidak baik.Kyuhyun menyadari perubahan Yuri.Ia sempat melihat Yuri menatap kearah jendela luar dengan tatapan kosong dan wajah tampak sekali ia menunjukan rasa lelah dan letih.

Tentu Yuri lelah dan letih, ia harus menjalani terapi itu lagi dan lagi. Sempat merasa putus asa dengan keadaannya, tapi ia mengingat lagi pengorbanan keluarga dan sahabat-sahabatnya itulah yg membuat Yuri bisa bertahan melakukan terapi itu. apalagi Jiyong yg selalu mendampinginya ketika terapi.

Yuri semakin gelisah, ia menggigit ibu jarinya. Itulah kebiasaannya.Dan Kyuhyun tahu betul jika Yuri melakukan itu, menandakan dirinya dalam suasana hati yg tak karuan.

“Gwenchana ?” dengan suara lembut dan hangat khas Kyuhyun memecah lamunan Yuri.

“Ne …?!” kaget Yuri dan memastikan pertanyaan itu untuknya.

“Oh, emh gwenchana…” jawabnya singkat.Tanpa mereka ketahui hati seorang yeoja meledak, hatinya luluh lantah.Ia harus mendengar namja yg ia cintai berlaku begitu hangat pada yeoja lain. Sungguh Gyuri tak mampu lagi untuk menahan semua.Hatinya seperti dijatuhi beban ribuan ton.

Setelah sampai di depan rumah Gyuri, dia pun pamit pulang. Gyuri pun turun, namun matanya berbinar ketika ia melihat Kyuhyun ikut turun dari mobil.

“Kyu…?” ujarnya tak percaya. Namun selang beberapa detik matanya kembali memerah,

“Pindahlah … aku tak suka sendirian, itu menakutkan…” ujar Kyuhyun sembari membuka pintu belakang dan meminta Yuri untuk duduk didepan menemaninya. Yuri hanya menatap Kyuhyun bingung, namun ia menuruti keinginannya. Yuri turun dari mobil, tepat dibelakang Kyuhyun seorang yeoja menatap mereka tak percaya. Jangan tanya hatinya, karena sudah tak akan berwujud indah jika menggambarkan keadaannya sekarang.

Kyuhyun menggenggam tangan Yuri hangat membantunya turun dan membuka pintu depan mobilnya.

“Masuklah…” ujar Kyuhyun lembut.

“Ne…” jawab Yuri.Kyuhyun sedikit membungkukkan tubuhnya menarik seatbelt untuk Yuri.Memastikan yeoja itu duduk dengan aman disampingnya. Ketika ia menarik dan memasangkan seatbelt tersebut jarak keduanya begitu dekat. Deru napas Yuri mengenai pipi dan leher belakang Kyuhyun.Membuat namja tampan itu merasakan getaran-getaran hangat yg mengaliri sampai ke seluruh tubuhnya.

Posisi Kyuhyun yg minim jarak dengan Yuri pun dilihat jelas oleh Gyuri, bahkan kejadian itu jika dilihat dari posisinya seperti Kyuhyun sedang mencium Yuri. Ia tak mampu lagi menahan air matanya. Cairan bening itu mengalir dengan deras dari matanya.

“Gu…gumawo…” ucap Yuri tergugup. Kyuhyun yg menyadari Yuri gugup dan melihat pipinya bersemu merah, hanya membalasnya dengan menarik ujung bibirnya menunjukan smirk andalannya yg dapat membuat yeoja mana pun tak berkedip dan tak akan mampu mengendalikan detak jantungnya. Begitu pun Yuri, yg harus melihat itu terlebih posisi mereka yg sangat dekat.

“Emh …” jawab Kyuhyun singkat dan menyentuh puncak hidung Yuri manja.Membuat pipi Yuri semakin merah dibuatnya.

Kyuhyun pun menutup pintu lalu berbalik dan ia baru menyadari bahwa sosok yeoja itu –Gyuri- masih berdiri mematung disana.

“Aku permisi…” ujar Kyuhyun dingin tak berintonasi, ia masih merasa sedikit kesal dengan tingkah Gyuri tadi. Kyuhyun bergegas menuju kemudinya tanpa memberikan waktu untuk Gyuri membalas ucapannya.Mobil Kyuhyun kini mulai melaju meninggalkan kediaman Gyuri, namun yeoja itu belum juga menggerakkan kakinya untuk melangkah masuk kedalam rumah.Ia masih mematung menatap kepergian mobil yg Kyuhyun dan Yuri kendarai.

“Ini batas ku… aku sampai pada titik puncak kesabaran ku… “ ujarnya lirih dengan tangis yg belum juga berhenti. Akhirnya ia menyerah pada perasaannya sendiri, ternyata menyerah adalah jalan terbaik.

***

Kyuhyun mengemudi dengan kecepatan sedang, sesekali ia mengalihkan pandangannya pada sosok yeoja cantik disampingnya. Namun Kyuhyun memandang Yuri heran, merasa ada sesuatu yg terjadi ia pun mencoba mencari tahu apa yg sebenarnya terjadi.

“Yul… gwenchana ?” tanya Kyuhyun khawatir melihat Yuri yg terus menggigit kuku tangannya.

“Emh…” jawab Yuri lemah, sembari membenarkan posisi duduknya mencari posisi yg lebih nyaman.

“Haruskah kau menutupi itu dari ku ?” tanya Kyuhyun lagi yg membuat Yuri menatapnya bingung.

“Mwoya ?”

“Aku mengenal mu Kwon Yuri…” ujar Kyuhyun yakin.Yuri terdiam mendengar ucapan Kyuhyun. Ia sadar ia tak akan mampu menutupi perasaannya sekarang ini dari sosok namja  tampan disampingnya. Hening.Suasana dalam mobil itu kembali hening ketika Yuri berhenti merespon atas pertanyaan Kyuhyun.

“Kyu rumah ku lurus …” ucap Yuri mengingatkan Kyuhyun, karena Kyuhyun tiba-tiba memutar arah.

“Mau kemana kita ?” tanya Yuri.

“Ketempat yg tak bisa kau lupakan …” ujar Kyuhyun percaya diri.

“Kyu jangan main-main… aku ingin pulang…”

“Aniya… kau harus ikut dengan ku sekarang…” ujarnya santai dengan senyuman evil diwajah tampannya.

Yuri menutup mulutnya ketika Kyuhyun menambah kecepatan laju mobilnya.Yuri memegang erat seatbelt nya. Sungguh ia merasa ketakukatan sekarang. Jantungnya serasa akan keluar saat itu namun perasaannya membaik ketika tangan hangat seseorang menggenggamnya erat namun lembut. Hingga Yuri bisa merasakan ketenangan dalam genggamannya.Yuri yg menutup matanya erat kini kembali membuka matanya dan menatap tangan yg sedikit lebih besar dari tangannya itu. Perlahan ia mulai menatap sosok yg kini menggenggam tangannya itu, ia mendapati sang pemiliki sedang tersenyum hangat menatapnya sesekali dengan tangan sebelahnya memegang stir kemudi.

“Gwenchana…” ujar Kyuhyun lembut menenangkan dan meyakinkan Yuri bahwa ia bersamanya –Yuri-. Kurang dari 15 menit Kyuhyun sudah menepikan mobilnya.dan Yuri baru tersadar setelah beberapa detik mesin mobil mati.

Kyuhyun melepas genggamannya lalu keluar dari mobil begitu saja tanpa mengatakan apa pun. Tapi sebelumnya ia sempat tersenyum singkat sebelum ia membuka pintu mobil tersebut. Yuri masih duduk manis didalam mobil, ia masih mengendalikan jantungnya yg tak karuan. Ia harus menghadapi dua kejadian sekaligus yg memacu adrenalin nya. Kecepatan mobil dan genggaman Kyuhyun yg membuat jantungnya memompa darah lebih cepat.Yuri merasakan kehangatan dan suatu perasaan yg menggelitik ketika Kyuhyun dengan erat menggenggam tangannya. Setelah merasa tenang, Yuri pun mulai melepas seatbelt lalu membawa tas nya dan turun menghampiri namja yg tengah berdiri didepan mobil menghadap danau biru.

Kyuhyun melihat Yuri yg turun dari mobil mengikutinya.Ia tersenyum sesaat dan memandang pemandangan indah dihadapannya. Siapa pun akan merasa tenang jika melihat pemandangan disana. Danau kebiruan yg dikelilingi pepohonan rindang disekitarnya, airnya bergelombang tertiup angin yg cukup kencang. Keadaan disana masih belum banyak terjamah oleh tangan manusia hingga udara dan suasana disana masih bisa dikatakan alami di sisian kota Seoul. Yuri berdiri berdampingan dengan Kyuhyun yg masih nyaman memandang pemandangan dibawahnya melihat air danau yg bergelombang.

“Kau masih ingat tempat ini ?” tanya Kyuhyun memecah keheningan.

“Emh …” jawab Yuri lemah.

“Apa kau masih sering mengunjungi tempat ini ?” tanya balik Yuri.

“Ani… sejak kepergian mu…” jawab Kyuhyun.Ia –Kyuhyun- melihat sosok yeoja cantik di sampingnya, rambutnya yg ia biarkan tergerai menari dengan bebas di sapa angin, membuat sosok yeoja itu semakin terlihat cantik.

“Waeyo ?” tanya Yuri.

“Karena tak ada lagi yg indah disini …” Kyuhyun tertunduk setelah menjawab pertanyaan Yuri.Yuri hanya tersenyum getir mendengar kalimat itu dari Kyuhyun.

“Tapi kau tahu, ini aneh, tempat ini begitu indah sekarang mungkin lebih tepatnya kembali indah …” jawab Kyuhyun menatap Yuri hangat.

“Wae ?” tanya Yuri ringan.

“Karena KAU kembali …” ucap Kyuhyun yakin dan menatap mata Yuri dalam.Pandangan Yuri terkunci pada manik mata yg menatap matanya dari jarak yg cukup dekat.Matanya tak dapat mengalihkan arah pandangnya dari sosok namja tampan dihadapannya. Yuri merasakan kebahagian ketika ia dekat dengan Kyuhyun. Namun ia kembali tersadar lalu kembali mengalihkan pandangnya kearah danau.

“Apa kau masih berniat lama ditempat ini ?” tanya Yuri menghindari tatapan Kyuhyun.

“Aku harus segera pulang…” lanjut Yuri dan mulai membalikkan badannya untuk beranjak dari tempat itu.

“Chakkaman…”ujar Kyuhyun menggenggam pergelangan tangan Yuri

“Ada yg ingin aku bicarakan…” lanjutnya.

“Mwoya ?” tanya Yuri.

“Kwon Yuri SARANGHAE …beri aku kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahan ku.Bisakah ?” aku Kyuhyun tulus mengungkapkan semua isi hatinya. Yuri memandang Kyuhyun haru, jika harus jujur ia pun merasakan hal yg sama namun ada suatu perasaan yg menjadi dinding hatinya saat ini. Yuri menggerakan tangannya mencoba melepaskan genggaman Kyuhyun.Namun malah semakin erat.

Yuri kembali menatap mata Kyuhyun, “Aku juga Kyu… Nadoo SARANGHAE…” ujar Yuri dalam hati, namun ada suatu alasan ia masih tetap menahan rasa itu.

“Aku tak pantas untuk mu Kyu…kau layak mendapatkan yeoja yg lebih sempurna dari ku…” gumam Yuri dalam hati.

“Lalu Gyuri ?bukankah kalian … “ belum sempat menyelesaikan ucapannya Kyuhyun dengan cepat memotong kalimat Yuri.

“Aku tak ada hubungan apa pun dengan yeoja itu… ku mohon percayalah…” suara Kyuhyun mulai bergetar, ia takut Yuri tak percaya pada perasaannya.

“Bagaimana aku menyakinkan mu Yul …? Eoh ?bagaimana ?” tanya Kyuhyun lemah sedikit frustasi.

Yuri tersenyum getir mendengar kalimat itu dari Kyuhyun, namun entah apa arti dari senyuman itu. hatinya digelayuti ribuan pertimbangan, memilih antara ia dan tidak, baik atau buruk, dan masih banyak lagi.Ia menatap Kyuhyun hangat berusaha menyampaikan isi hatinya, berharap namja tampan itu mengerti isi hatinya walau tak ia ucapkan. Genggaman tangan Kyuhyun terlepas karena Yuri terus mengerakan tangannya, hingga tas yg Yuri pegang terjatuh dalam keadaan retseleting terbuka.

Bruk

Kyuhyun pun segera mengambilnya namun ia melihat sesuatu yg aneh dalam tas Yuri yg terbuka. Ya Yuri belum sempat menutup retseleting tasnya setelah ia menerima panggilan dari Boa beberapa saat yg lalu.Kyuhyun pun mengambil barang tersebut.

“Terlambat …” gumam Yuri dalam hati ketika Kyuhyun mengambil barang tersbut.

“Apa ini ?” tanya Kyuhyun.

“…” Yuri terdiam, ia tak tahu harus bicara apa pada namja dihadapannya itu.

“Kau akan pergi lagi ? “

“Meninggalkan ku lagi tanpa memberitahu ku seperti tiga tahun yg lalu ?” tanya Kyuhyun berturut-turut pada Yuri yg masih terdiam.

“Ternyata hukuman ku selama 3 tahun belum berakhir,…” ujar Kyuhyun tertunduk lemah sembari memegang tiket pesawat Yuri.

“Kau tidak akan menerima ku lagi kan ?” Kyuhyun memandang Yuri dengan mata memerah kondisinya tak cukup baik ia dalam puncak emosi sekarang.

“Bu..bukan…” ucap Yuri terpotong ketika Kyuhyun sedikit menjauh darinya.

“ARGGGHHHHHH….” Teriak Kyuhyun yg tak kuasa lagi menahan semua rasa yg berkecamuk dalam dadanya menjadi satu.Yuri melihat Kyuhyun miris, bukan maksudnya membuat Kyuhyun seperti itu.

Yuri berjalan mendekati Kyuhyun dan perlahan menyentuh pundak Kyuhyun lembut. Kyuhyun merasakan kehangatan dalam sentuhan Yuri, ia pun melirik sekilas dan kembali menatap lurus kearah depan dengan sudut mata yg semakin memerah.

“Aku harus pergi Kyu… bukan aku tak mau memberitahu mu hanya saja …” ujar Yuri menggantung.

“Hanya saja apa eoh ?”Kyuhyun kembali membalikan badannya dan bertanya lembut pada Yuri.

“Hanya saja kurasa itu tak penting, toh cepat atau lambat kau pasti tahu…” ujar Yuri tenang. Kyuhyun menatap Yuri tak percaya, dan meminta penjelasan lebih atas kalimat yg ia lontarkan.

“Bukankah sudah ada Gyuri disamping mu ?dia baik dan perhatian pada mu, terlebih dia juga cantik. Mana mungkin namja tak menyukainya, ia lebih pantas untuk mu Kyu…” lanjut Yuri.

“Kau bilang tak penting ?mengetahui yeoja yg ku cintai pergi kau bilang tak penting ? “ Kyuhyun mulai menaikan nada suaranya ia benar-benar ingin Yuri tahu bahwa perasaan tak pernah berubah.

“Dia pantas untuk ku ?siapa kau Kwon Yuri beraninya memutuskan bahwa dia yg terbaiki untuk ku eoh ? “ tanya Kyuhyun geram dengan semua kalimat yg Yuri lontarkan padanya. Yuri menatap Kyuhyun sedikit takut juga bingung, karena sekarang Kyuhyun benar-benar terlihat marah.

“Apa yg membuat mu bisa menilai dia yg terbaiki untuk ku ?apa ?” tanya Kyuhyun menggenggam pundak Yuri erat dan sedikit menguncang-guncangkan tubuh Yuri karena Yuri tak kunjung menjawab.

“Apa Yul… apa ?eoh ?” tanya Kyuhyun frustasi dan mulai melemah. Yuri malah semakin tertunduk dengan semua pertanyaan yg Kyuhyun berikan padanya.Tak lama terdengar isakan kecil keluar dari bibir mungil Yuri.Kyuhyun masih menatap Yuri yg kini mulai menangis, hatinya sakit melihat yeojanya itu menangis.

“Karena aku cacat Kyu…” aku Yuri dalam posisi tertunduk menangis.

“Aku tak pantas untuk mu …” lanjutnya.Mata Kyuhyun membelalak tak percaya.Tanpa ragu Kyuhyun menarik Yuri dalam pelukannya.Ia dekap dengan erat tubuh Yuri yg ramping. Tangis  Yuri semakin terdengar, wajah cantiknya tertelungkup sempurna pada dada bidang Kyuhyun, kedua tangannya mengeratkan pegangannya pada mantel bagian depan yg Kyuhyun gunakan. Kyuhyun pun merasakan apa yg Yuri rasakan, ia sudah tak kuasa menahan cairan itu lagi. Dan dengan deras cairan itu mengalir sempurna membasahi pipi putihnya.

“Jangan menangis…” ujar Kyuhyun yg sedikit merenggangkan pelukannya dan menyentuh kedua pipi Yuri serta menatapnya hangat.

“Dengarkan aku, aku benci melihat mu menangis… apa lagi dihadapan ku dan karena aku …” mendengar kalimat itu bukannya berhenti menangis justru tangis Yuri semakin pecah. Kini Yuri benar-benar memeluk Kyuhyun, tangannya menyentuh punggung Kyuhyun dan sedikit meremas mantel bagian belakang Kyuhyun, ia ingin mencurahkan semua perasaannya saat ini.

“Hiks…hikss…hikss..”Yuri masih menangis.

“Heh …” Kyuhyun tertawa sesaat namun matanya masih mengeluarkan cairan itu tanpa henti.Ia mengelus kepala Yuri lembut, mencoba memberikan ketenangan dan kenyamanan pada yeoja cantik itu.

“Jadi ini alasan mu yg sebenarnya, kenapa kau tak memberitahukepergian mu ?” tanya Kyuhyun setelah melihat Yuri yg mulai tenang.Yuri mengangguk kecil dalam pelukan Kyuhyun.

“Jadi kau pikir aku lebih pantas dengan Gyuri dari pada kau ?” lagi Yuri mengangguk kecil memberikan jawaban.

“Dan kau pikir aku akan bahagia dengan Gyuri yg menurut mu sempurna ?”

“Ne …” jawab Yuri yg mulai sedikit mengeluarkan suara.

“Apa kau pernah benar-benar berpikir tentang kebahagian ku ?” pertanyaan itu membuat Yuri diam. Ia menggerakan tubuhnya dan menatap mata Kyuhyun yg tak jauh beda dengan matanya basah dan merah.

“Dengar AKU MENCINTAI MU KWON YURI… HANYA KAU…” ucap Kyuhyun yakin.

“Tapi aku cacat, aku takut membuat mu malu jika kau tetap disamping ku…” ujar Yuri menjawab pernyataan Kyuhyun.

“Aku tidak hanya mencintai mu dari fisik semata, tapi hati.hati ku telah memilih mu…” kalimat Kyuhyun membuat Yuri kehabisan kata-kata untuk menjawab semua kalimatnya.

“Kau mengerti ? “ tanya Kyuhyun menatap Yuri. Tanpa menunggu respon dari Yuri ia kembali menarik tubuh Yuri dalam dekapannya.

“SARANGHAE …”

“SARANGHAE KWON YURI … SARANGHAE …” kalimat itulah yg terus Kyuhyun ucapkan. Yuri tersenyum hangat dalam pelukan Kyuhyun tanpa Kyuhyun ketahui. Hatinya hangat ketika mendengar namja yg ia cintai mengucapkan kalimat-kalimat itu.

“YA… kenapa kau tak menjawab ku ?” tanya Kyuhyun pura-pura kesal karena Yuri tak juga membalas kalimat-kalimatnya.

“Mwoya ?” tanya Yuri polos.

“AISHHH JINJJAH … NEO…KWON YURI…” ujar Kyuhyun frustasi. Yuri tertawa melihat Kyuhyun menghelas nafas kasar dan mengacak rambutnya. Kyuhyun yg menyadari Yuri tertawa lepas ikut tersenyum manis, ia menatap Yuri intens memperhatikan senyuman indah diwajah cantiknya.

“Yeppeunda…” ujar Kyuhyun membuat pipi Yuri bersemu merah.

***

“Sekarang bisa kau certitakan kemana kau akan pergi ?” tanya Kyuhyun pada yeoja cantik disampinya.

“Aku harus pergi ke Paris …” jawab Yuri.

“Untuk ?” tanya Kyuhyun singkat.

“Terapi.Aku harus menjalani terapi ku disana…” ujar Yuri menatap lurus kearah danau lalu tertunduk.

“Apa itu karena kecelakaan yg kau alami ?” tanya Kyuhyun lagi.

“Emh…” jawab Yuri menganggukan kepala.

“Mianhae …” ucap Kyuhyun.

“Gwenchana … aku..”

“Aniyo … itu semua salah ku Yul…” Yuri tertunduk, kejadian menyakitkan itu masih terasa ternyata.Luka itu cukup membekas dalam hati Yuri.

“Ijinkan aku menebus semua kesalahan ku …” ujar Kyuhyun tulus sembari menggenggam tangan Yuri hangat.

“Ne ?!” kaget Yuri.Kyuhyun hanya tersenyum tanpa memberikan penjelasan apa-apa lagi.

“Kajja kita pulang… hari mulai gelap…” ujar Kyuhyun santai tanpa menghiraukan wajah kebingungan Yuri.Ia menggenggam tangan Yuri dan menariknya mendekati mobil.

Kyuhyun membukakan pintu untuk Yuri lalu ia bergegas naik dan menyalakan mesin mobil. Kyuhyun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, sepanjang jalan tangan kananya tak mau melepaskan tangan Yuri. Terus ia genggam tangannya dan mendekatkan tangan mungil Yuri itu didepan dadanya. Seperti itulah kurang lebih yg mereka lakukan sepanjang perjalanan menuju rumah Yuri.

***

Sesampainya dirumah Yuri, Kyuhyun tak langsung pulang.Ia menyempatkan diri untuk berkunjung kesana. Setelah Yuri turun dari mobil, Kyuhyun mengikutinya dari belakang.Tepat didepan pintu Yuri tiba-tiba berbalik dan hampir bertabrakan dengan Kyuhyun. Kyuhyun bingung dengan sikap Yuri, ia mengerutkan alisnya melihat tingkah yeojanya itu.

“Apa kau yakin ingin mampir ?” tanya Yuri. Pertanyaan ini memang bukan yg pertama kalinyaia lontarkan, melainkan sudah berkali-kali. Sejak diperjalanan Yuri terus menanyakan apa Kyuhyun yakin ingin berkunjung ke rumahnya.

“Tentu … apa kau keberatan ?” tanya Kyuhyun.

“A…aniyo, bukan seperti itu…” ujar Yuri.

“Aku hanya takut melihat reaksi oppa … ottokhe ?” gumam Yuri dalam hati. Walau ia ingat kemarin Jiyong tak marah namun tetap saja hatinya risau. Masih merasa cemas. Namun lain halnya dengan Kyuhyun raut wajahnya tak menampakan sama sekali rasa takut atau tegang seperti terakhir kali. Justru ia tertlihat yakin dan tenang sekarang. Kyuhyun tahu apa yg dipikirkan Yuri, ia pun menarik tangan Yuri dan menggenggamnya.

“Gwenchana… oppa mu tak akan marah, jika pun ia marah aku siap menerima konsekuensinya…” jawab Kyuhyun yakin.Yuri hanya diam dan membuat Kyuhyun menarik tangannya untuk mengikutinya masuk kedalam rumah.

Tepat diruang tengah Jiyong tengah duduk santai menikmati makanan ringan yg disediakan oleh para pelayan untuknya. Dengan tangannya yg memegang sebuah tablet pc. Layaknya tuan muda pada umumnya ia kini sedang menikmati waktu santainya setelah beberapa jam yg lalu harus mengikuti rapat para direksi perusahaan appa nya yg ada di Korea, sekali pun itu weekend.

Jiyong sedang asik dengan kegiatannya ia menyeruput coffee panasnya namun matanya masih tertuju pada benda yg dipegang oleh tangan kirinya. Jiyong masih meminum coffee nya ketika ia mendengar suara derap langkah, dugaannya benar setelah ia melihat

“Annyeonghaseo hyung…” sapa Kyuhyun sopan dengan tangan yg masih menggenggam tangan Yuri erat.Yuri mencoba melepaskan tangannya namun genggaman Kyuhyun terlalu kuat.Jiyong menajamkan tatapannya pada dua orang yg berdiri tak jauh dari tempatnya duduk sekarang.

“Annyeong…” jawabnya dingin sembari meletakan cangkir coffee tersebut.Jiyong menatap Yuri dan Kyuhyun secara bergantian.

“Kyu lepaskan…” bisik Yuri.

“Andweh…” tolaknya cepat.Jiyong memperhatikan keduanya.Ia cukup mengerti pemikiran seorang namja.

“Yul…” suara khas Jiyong terdengar tajam.Jiyong menggerakan sedikit kepalanya mengisyaratkan Yuri untuk masuk.

“Masuklah…” lanjutnya memperjelas perintahnya pada Yuri.

“Ne…” ujar Yuri.Kyuhyun pun mau tak mau harus melepaskan genggamannya.Setelah Yuri pergi menuju kamarnya Jiyong kembali menatap Kyuhyun. Begitu pun dengan Kyuhyun ia dengan yakin menatap balik tatapan Jiyong. Jiyong menyeringai, seolah ia telah mengetahui semuanya.

***

A few days later

 

Kamar Yuri cukup rebut sekarang karena Jiyong sedang menyuruh beberapa pelayan dirumahnya untuk mengeluarkan semua pakaian Yuri yg akan ia bawa ke Paris. Sementara Yuri hanya duduk bersila melihat oppa nya yg sibuk sendiri memerintah para pelayan dirumahnya.Yuri hanya tersenyum melihat Jiyong yg tampak bingung dengan beberapa baju yg harus Yuri bawa.

“Oppa aku hanya pergi untuk 3 minggu kenapa harus sebanyak ini ?” tanya Yuri pada Jiyong bingung. Ia harus membawa beberapa koper berukuran besar untuk kepergiannya kali ini.

“Ani … ani… jika kau butuh sesuatu bagaimana ?kau harus bawa itu semua…” jawab Jiyong sembari terus merapihkan beberapa pakaian dongsaengnya itu.

“Oppa … tapi disana ada Boa eonni, dan pakaian ku juga masih ada di Paris, apa kau lupa aku pernah tinggal disana ?” tanya Yuri. Jiyong nampak berpikir, ia sempat lupa bahwa mereka pernah tinggal disana.

“Ah kau benar …” ujar Jiyong tersenyum lalu terduduk disamping Yuri.

“Waeyo ?” tanya Yuri melihat Jiyong yg menatapnya. Jiyong masih diam tak menjawab ia hanya tersenyum lalu mengelus rambut Yuri lembut.

“Apa oppa begitu khawatir ?hehe…” goda Yuri lalu menyenderkan kepalanya di bahu Jiyong. Ia –Jiyong- dekap dongsaengnya itu mengelus punggungnya halus.

“Ini pertama kalinya kau pergi tanpa aku Yul…” jawab Jiyong.Yuri diam menyadari kekhawatiran kakak laki-lakinya itu.memang ini pertama kalinya ia pergi terapi tanpa di dampingi Jiyong, selama tiga tahun terakhir Jiyong lah yg selalu setia menjaga dan menemani Yuri.

“Opppaaa…” jawab Yuri manja dan memeluk Jiyong dari samping.

“Keke …” Jiyong terkekeh mendengar suara manja Yuri, ia tak pernah berubah jika berada di dekat Jiyong. Manja, manis dan patuh itulah Kwon Yuri, adik semata wayang Kwon Jiyong.

“Dengar, baik-baik disana, turuti semua yg dikatakan eonni mu disana, aku tak mau mendengar jika tak ada perkembangan dari kondisi mu.”Tutur Jiyong memberi pesan.

“Makan teratur, tidur tepat waktu tak ada yg namanya membaca novel sampai larut malam. Atau aku akan langsung terbang ke Paris untuk membakar semua novel-novel mu itu. mengerti ?” lanjut Jiyong.

“Hehe … ne” Yuri tersenyum hangat menjawab semua pesan dari Jiyong.Bagaimana pun dialah yg paling tahu kondisi Yuri.

“Oppa ?” tanya Yuri.

“Emh…”

“Jika kau begitu khawatir, kenapa kau tak ikut dengan ku ?” tanya Yuri.

“Apa gara-gara …” ujar Yuri menggantung.

“Ani… bukan karena itu.jika saja perusahaan appa disini sedang dalam kondisi baik, mungkin aku akan pergi bersama mu… tapi kau tau sendiri, setelah kendala diperusahaan kemarin, aku harus segera membuat perusahaan berjalan normal kembali. Lebih dari 1000 orang menggantungkan kehidupannya diperusahaan kita…” ujar Jiyong bijak.

“Emh… arraseo…” jawab Yuri sembari mengeratkan pelukannya.

“Sekarang biar dia yg menjaga mu, aku ingin tahu kesungguhannya.Dan sampai mana dia bisa menjaga, melindungi dan membahagiakan mu Yul…”gumam Jiyong dalam hati dan membalas pelukan Yuri.

***

Flash back

A few days ago

“Duduklah…” titah Jiyong yg melihat Kyuhyun hanya berdiri mematung.

“Ne, kamshamida…” jawab Kyuhyun sopan.

“Jadi apa yg ingin kau bicarakan ?” tanya Jiyong to the point. Kyuhyun kaget dengan pertanyaan Jiyong.Kyuhyun terlihat bingung dan sedikit berpikir.

“Aku bukan tipe yg suka membicarakan hal-hal yg tak penting dan takada isinya sama sekali. Jadi katakan ?!” sekarang pertanyaan tadi seperti sebuah perintah untuk Kyuhyun.

“Ijinkan aku pergi menemani Yuri ke Paris hyung…” ujar Kyuhyun akhirnya. Jiyong juga bukan orang yg mudah menunjukan ekspresi dan suasana hatinya pada semua orang, ia teramat ahli untuk mengendalikan juga memanipulasi diri sendiri. Ia tak terlihat kaget atau pun tak percaya terhadap kalimat yg Kyuhyun lontarkan, ia hanya menatap Kyuhyun tak berminat.

“Hanya itu yg ingin kau sampaikan ?” tanya Jiyong.

“Ani, aku juga ingin merawat dan menjaga Yuri disana hyung, oleh sebab itu aku butuh persetujuan mu…” ujar Kyuhyun yakin juga sopan.

“Heh..”Jiyong tertawa meremehkan.

“Apa kau kira aku akan memberikan mu ijin untukitu ?”

“Apa kau kira aku akan membiarkan dongsaeng ku terluka lagi ?”

“Kau tahu jawabnya bukan ?” tanya Jiyong berturut-turut.Kyuhyun terdiam mendengar semua itu.

“Heh…” lagi Jiyong tertawa meremehkan.

“Tapi ijinkan aku membuktikannya hyung, beri aku kesempatan memperbaiki semuanya…” tutur Kyuhyun mencoba meyakinkan Jiyong.Jiyong nampak berpikir dan memandang Kyuhyun serius.

“Kurasa ini sudah malam, tak baik seorang namja berkunjung lama di kediaman seorang yeoja…” ujar Jiyong sembari berdiri berniat meninggalkan tempat itu.

“Hyung…” panggil Kyuhyun membuat  Jiyong telah melangkahkan kaki terhenti sejenak.

“Yuri akan berangkat minggu depan …” ucap Jiyong singkat dan melanjutkan langkahnya menuju lantai atas, Jiyong menyeringai tanpa diketahui Kyuhyun.

“Hyung… apa itu artinya kau mengijinkan ku ?” ujar Kyuhyun sedikit berteriak yg melihat Jiyong semakin jauh.

Tak ada jawaban ia hanya melambaikan tangannya tanpa berbalik pada Kyuhyun.

“Hyung gumawo…” teriak Kyuhyun yg kini tak mempedulikan lagi ia sedang berada dimana. Hatinya terlalu senang. Walau pun Jiyong tak secara langsung mengatakan bahwa ia setuju tapi isyaratnya cukup membuat Kyuhyun mengerti.

Jiyong melihat Kyuhyun keluar dari rumahnya dengan senyum yg mengembang,, seperti orang yg baru saja dapat lotre. Jiyong pun terkekeh melihat namja yg biasa terlihat tampan dengan embel-embel berwajah dingin kini ia menunjukan sisi kekanak-kanakannya. Dan itu karena dongsaeng nya, Kwon Yuri.

“Jika ini yg terbaik, kenapa tidak ?asalkan kau bisa membuat Yuri bahagia, dan selalu menjaganya itu cukup untuk ku. Karena aku tak akan membiarkan siapa pun membuat dia terluka. Tak akan. Dan jika kesempatan ini kau sia-sia kan lagi, aku pastikan kau tak akan pernah bisa menemui Yuri lagi.”Gumam Jiyong dalam hati melihat kepergian Kyuhyun dari kediamannya.

Flashback end

***

Seorang namja tampan turun dari mobil mewah yg membawanya.Ia turun dengan kaca mata hitam yg masih ia pakai ditemani dengan t-shirt hitam, celana jeansnya tangannya membawa jaket yg sedari tadi ia pegang. Seseorang turun dari sisi kemudi mobil mewah itu lalu menuju bagian belakang mobil menurunkan satu koper besar dari dalam bagasi.

“Ini tuan…” ujarnya sopan pada namja tampan itu.

“Ah kamshamida…” balasnya.

“Apa ada yg tuan butuhkan lagi ?” tanya nya lagi.

“Ani, kau bisa pulang sekarang… oh, dan jangan lupa sampaikan salam ku pada eomma…” titah Kyuhyun.

“Baik tuan…” jawabnya sopan dan bergegas pergi.

Baru beberapa langkah Kyuhyun melangkahkan kakinya ia mendengar suara yg memanggilnya.

“Kyu…” teriak dua orang namja tampan menyapa Kyuhyun.

“Kalian ?” tanya Kyuhyun bingung mendapati Donghae dan Siwon ada di bandara. Dan ia semakin tak percaya karena mereka di dampingi yeoja-yeoja cantik. Siapa lagi kalau bukan Jessica dan Tiffany.

“Kenapa kau kaget begitu ?” tanya Siwon.

“Apa kau pikir kita akan membiarkan kalian pergi begitu saja ?tanpa mengantarkan kalian, begitu ?” tanya Donghae.

“Aku akan memastikan sahabat ku pergi dengan orang yg tepat.”Ujar Jessica dingin menatap Kyuhyun tajam.

“Dan memastikan ia tak akan terluka lagi.”Sekarang Tiffany yg angkat bicara.Kyuhyun tersenyum hangat, membuat Jessica dan Tiffany bingung.

“Aku senang Yuri mempunyai sahabat seperti kalian.Aku percaya selama ini kalian menjaganya dengan baik.Gumawo …” ujar Kyuhyun tenang dengan tatapan hangat.

“Waaahhh… daebak..sejak kapan kau dewasa ? hehe…” ujar Donghae melihat perubahan Kyuhyun. Sementara Siwon hanya terkekeh.

“Sejak dia –Yuri- pergi.Dan kembali lagi pada ku…” ujar Kyuhyun yakin.

“Huft … tak seru …” ujar Jessica dan mendapati anggukan kecil dari Tiffany.

“Kukira kau akan mati kutu… ketakutan..” lanjutnya. Mendengar itu mereka semua terkekeh.

“Huh… huh …apa aku terlambat ?apa Yuri eonni sudah pergi ?” tanya Yoona berturut-turut dengan suara yg tersengal-sengal di ikuti Jonghyun dibelakangnya.

“Kita terlamabat chagi…” ucap Jonghyun.

“Ne…” putus mereka berdua tanpa memeperhatikan wajah bingung dan menahan tawa dari orang-orang disekitar mereka.

“Apanya yg terlambat, bahkan Yuri pun belum datang…” ujar Donghae membuat Yoona membelalakan matanya.

“Ne ?!” kagetnya.

“Lihatlah bahkan Kyuhyun pun masih disini…” ujar Siwon.Kyuhyun menganggukan kepalanya kecil.

“Ne ?! Kyuhyun oppa ikut pergi ?” tanya Yoona tak percaya. Sementara yg ditanya hanya mengangguk dan terkekeh melihat sikap Yoona.Kini mereka terlibat percakapan ringan mencoba menceritakan bagaimana Kyuhyun bisa ikut dengan Yuri.Selang beberapa waktu sebuah mobil berhenti tak jauh dari tempat mereka.Turunlah seorang yeoja cantik ditemani namja tampan dan gagah dari mobil tersebut.Sang sopir turun dan membuka bagasi menurunkan barang bawaan.

“Yuuullll….” Teriak Jessica dan Tiffany melihat Yuri turun dari mobil itu.yg dipanggil berlari kecil menghampiri mereka. Di ikuti dengan Yoona yg tak mau kalah untuk segera memeluk eonni nya itu.Jiyong membawa koper Yuri dan berjalan menghampiri mereka semua.

“Annyeonghaseo …” sapa Donghae, Siwon dan Jonghyun sopan.

“Annyeonghaseo…” jawab Jiyong.

“Annyeong hyung…” sapa Kyuhyun.

“Emh annyeong…” jawab Jiyong singkat, tapi kini suasana tak sedingin kemarin.Suara panggilan untuk penerbangan menuju Paris pun sudah terdengar membuat mereka harus segera pergi.

“Sebenarnya aku ingin ikut Yul…” ujar Tiffany.

“Aku juga …” ujar Jessica.

“Aku juga eonni …” lalu Yoona, ia juga berat untuk melepas eonninya, namun mengingat ini untuk kebaikannya ia pun merelakan Yuri.

“Ya aku hanya pergi 3 minggu…” ujar Yuri terkekeh melihat tingkah sahabat-sahabatnya.

“Jaga dia…” ujar Siwon.

“Emh, jangan sampai kau lalai dalam menjaganya…” ujar Donghae.

“Lakukan yg terbaik hyung..” ujar Jonghyun.

“Pasti …” jawab Kyuhyun yakin.

“Kyu… bisa kita bicara sebentar ?” suara khas Jiyong menyapa Kyuhyun.

“Ne…” jawabnya.Yuri pun melirik khawatir melihat pemandangan itu.

***

“Ini pertama kalinya Yuri tak pergi bersama ku, jaga dia baik-baik.Yg harus kau tahu, dia rapuh Kyu… tetap disampingnya ketika ia menjalani terapi.”Tutur Jiyong yg membuat Kyuhyun menatapnya serius.

“Pasti hyung, aku akan menjaga dan menemaninya.Kau tenang saja jangan khawatir…” ujar Kyuhyun tenang bahkan terdengar seperti janji.

“Aku peringatkan kau, jika kau membuat dia terluka lagi, aku pastikan kau tak akan pernah bisa bertemu dengannya lagi.”Ujar Jiyong menatap Kyuhyun tajam.

“N…ne..” jawab Kyuhyun sedikit gugup mendepat tatapan tajam. Tak lama suara aneh terdengar

Bugghh

“Sebenarnya aku ingin melakukan ini dari tiga tahun yg lalu, tapi aku menahannya untuk Yuri…” ujar Jiyong setelah meninju perut Kyuhyun.

“Uhuk…uhukk…” Kyuhyun masih terbatuk-batuk karena pukulan mendadak itu.

“Oppaaa…” kaget Yuri.Yuri berniat mengampiri keduanya namun langkahnya terhenti ketika Donghae dan Siwon mencegahnya.

“hehe …” Jiyong pun tersenyum hangat lalu memeluk Kyuhyun.

“Ingat, jaga dongsaeng ku baik baik ….” Masih dalam memeluk Kyuhyun.

“Pasti hyung… pasti…” jawab Kyuhyun yakin. Jiyong pun melepas pelukannya dan melangkah menghampiri Yuri namun sesaat sebelum itu

“Hyung… GUMAWO…” ujar Kyuhyun.Jiyong hanya tersenyum kecil mendengar kalimat Kyuhyun.

“Oppa…” panggil Yuri melihat Jiyong medekat kearahnya.Tanpa basa basi Jiyong tarik Yuri dalam dekapannya. Ya dia mencurahkan rasa rindunya pada dongsaengnya itu, karena untuk tiga minggu mereka tidak akan saling bertemu.

“Cepat sembuh… kau harus pulang dengan keadaan yg lebih baik…” ucap Jiyong semakin mempererat pelukannya.

“Ne…” jawab Yuri sedikit gemetar menahan tangis.

“Oppa jika sempat susul aku …” pinta Yuri manja. Bagaimana pun ia menginginkan Jiyong untuk ikut pergi bersamanya, walau pun sekarang ada Kyuhyun disampingnya.

“Kke~ manja …oh ya kau yakin akan pergi dengan namja ini ?” tanya Jiyong melihat Kyuhyun sudah berada disampingnya.

“Ya …hyung …” teriak Kyuhyun.Semua tersenyum melihat itu.setidaknya sekarang semua membaik. Begitu pun hubungan Kyuhyun dan Jiyong.

Setelah selesai Yuri dan Kyuhyun pun pergi dan segera memasuki pesawat.Dan mencari kursi mereka di kelas VVIP. Setelah mendapati kursi mereka kini hanya terduduk diam karena pesawat belum take off. Hening sesaat sebelum Yuri mulai berbicara.

“Apa sakit ?” tanya Yuri tiba-tiba.

“Ne ?” jawab Kyuhyun

“Apa masih sakit ?” tanya Yuri lagi kini tangannya menyentuh bagian perut Kyuhyun yg tadi dipukul Jiyong.

“Ah… gwenchana..” jawab Kyuhyun dengan senyuman hangat dibibirnya.

“Jeongmal ?”

“Emh… apa kau begitu mengkhawatirkan ku ?” tanya Kyuhyun menggoda.

“Mwo..mwoya…? a..aniyo …” jawab Yuri gugup. Kyuhyun hanya terkekeh mendapati Yuri yg gugup. Akhirnya pesawat pun take off.Suasana disana kembali hening setelah percakapan hangat diantara keduanya.

“Apa kau lelah ?” tanya Kyuhyun melihat Yuri menutup mulutnya karena menguap.

“Sedikit …” jawab Yuri.

“Jha …” Kyuhyun sedikit membenahi tempatnya dan Yuri, agar Yuri dan dirinya bisa beristirahat mengingat perjalan mereka cukup jauh dan memakan waktu cukup lama. Yuri pun menuruti Kyuhyun, ia mulai mencari posisi yg nyaman untuk bisa tertidur. Matanya mulai menutup ketika ia telah mendapatkan posisinya.

Namun matanya kembali terbuka ketika tangan Kyuhyun menggenggam tangannya erat.Kyuhyun menempatkan dirinya menghadap Yuri yg kembali membuka matanya, hingga posisi mereka saling bertatapan sekarang. Kyuhyun tersenyum manis pada yeoja dihadapannya. Tangan kirinya kini menggantikan tangan kanannya yg kini mengelus rambut hitam Yuri yg lurus penuh kasih.

“SARANGHAE …” bisiknya.Yuri hanya diam menatap sosok namja tampan dihadapannya.Setelah tersadar dengan maksud ucapan Kyuhyun Yuri melepaskan genggamannya perlahan.Menghindari pembicaraan Kyuhyun. Baru saja Yuri akan menolehkan wajahnya-menghindar- namun Kyuhyun dengan cepat menahannya.

“Jawab aku …” ujar Kyuhyun lembut namun terdengar tegas.Yuri masih diam hingga Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya pada wajah Yuri.Jarak mereka semakin dekat dan tak memakan banyak waktu bagi Kyuhyun untuk menyentuh bibir Yuri. Diciumnya lembut bibir mungil Yuri membuat Yuri memejamkan matanya menikmati sentuhan ringan dari bibir namja yg ia cintai itu.

“Masih ragu ?” tanya Kyuhyun disela ciumannya karena Yuri tak kunjung membalas ciumannya. Namun itu membuat Kyuhyun semakin dalam mencium Yuri, membuat Yuri menyerah dan akhirnya membalas ciuman itu.

Dua sejoli yg saling merindunkan satu sama lain akhirnya bisa menikmati kebersamaan mereka kembali setelah cobaan yg sempat mereka hadapi. Dan mereka melalui itu dengan baik.Ternyata cobaan itu menguji perasaan masing-masing, seberapa besar perasaan mereka satu sama lain. Setelah penghianatan yg menyebabkan perpisahan diantara mereka, dan membuat mereka merasakan “penyesalan” , lalu harus terpisah oleh jarak, yg membuat mereka harus pergi menjauh pergi dengan waktu yg cukup lama. Namun mereka bisa membuktikan kekuatan cinta mereka.

“Kekeke…” Kyuhyun terkekeh setelah melepas tautan diantara mereka yg berlangsung cukup lama.

“Apa aku harus menjawabnya ?” tanya Yuri polos sembari mengelus pipi Kyuhyun lembut. Kyuhyun masih tersenyum manis memandang yeoja cantik dihadapannya, mengusap bibir mungil yg tadi disapa hangat oleh bibirnya, lalu merapikan tatanan rambut yeoja itu.

“Tidak perlu, aku sudah tahu jawabannya.”jawabnya hangat. Membuat Yuri bingung.

“Bagaimana bisa ?” tanya Yuri.

“Cara mu membalas ciuman ku, itu sudah menjawab semuanya…” jawab Kyuhyun tersenyum menggoda.

“YA..!!” teriak Yuri dan mengangkat tangannya untuk siap memukul Kyuhyun, namun dengan gerakan cepat Kyuhyun tarik tangan itu lembut hingga posisi Yuri semakin dekat dengannya, mencoba mendakap yeoja itu lebih dalam lagi.

“SARANGHAE …” lagi, Kyuhyun mengucapkan kalimat itu.lalu mencium puncak kepala Yuri dalam dan lama membuat Yuri merasakan kenyamanan dan kehangatan yg mengalir dalam tubuhnya sekarang. Begitu pun dengan Kyuhyun yg merasa senang sekarang, tak bisa ia deskripsikan bentuk hati dan perasaannya sekarang. Terlalu rumit juga terlalu banya warna serta rasa yg bercampur jadi satu. Merengkuh kembali yeoja yg ia cintai, sungguh membuat ia kehabisan kata-kata.

“Emh …” jawab Yuri sembari membalas pelukan hangat Kyuhyun.Keduanya kini tersenyum hangat dan kembali mencoba menutup mata untuk beristirahat.

“Tidaurlah …” ujar Kyuhyun.

“Ne…” jawab Yuri sembari tersenyum hangat pada Kyuhyun.Kondisi pesawat pada kelas VVIP membuat mereka nyaman untuk terlelap.Mereka menghabiskan waktu mereka dengan kebersamaan.

***

Note author : penyesalan hanya akan menjadi sebuah penyesalan, tapi sebuah penyesalan akan menjadi suatu pembelajaran jika kita tahu betul letak kesalahan yg kita perbuat. Untuk pengingat dimasa yg akan datang agar kita tak melakukan kesalahan yg sama untuk kedua kalinya.

Kerean gk tuh bahasanya … kyaaahh gk percuma deh tapa 7 hari 7 malam *mulaiGaje… Kke~

Yang namanya PENYESALAN selalu datang belakangan kalo dateng diawal namanya PENDAFTARAN… whahahaha … *iniNoteGAJE_TingkatDewa

Yg mau nanya Gyuri kemana, Fanny juga gk tahu.*hihi biarkan Gyuri tenang ya reader … wkwkwk bukan apa-apa ini udah panjang banget, dan kalo Gyuri dimasukin ah Fanny gak tahu deh harus ngetik dalam kecepatan berapa page/menit. Kke~ yg penting KyuRi bersatu OK ? #maksa hihi…

Gimana Ending nya gaje ?boring ?flat ?atau gk sesuai dengan keinginan reader ?mianhae … Hihi

Akhirnya FF pertama Fanny terselesaikan. Semoga reader semua merasa terhibur dan menikmati imajinasi aneh yg Fan tuangkan ke FF REGRET ini, berharap semua reader suka sama tulisan perdana Fanny. Sampai shoot terakhir pun kata dan kalimat aneh, kaku, janggal ampe gk nyambung dan disertai typo masih tetap ada, mianhae. Mianhae juga buat segala kekurangan dalam FF ini, mulai dari tulisan, poster gaje ampe telat nge-publish … hehe ^^V

Ok, karena ini final shoot Fanny minta penilaian akhir dari semua reader boleh ?mulai dari shoot 1-7b…

(©) -> biasa

(©©)->lumayan

(©©©)->bagus

(©©©©)->keren, bagus bgt

(©©©©©)->daebak,jjang, perfect

Kasih Love reader untuk Fanny ya di comment form … gumawo yg udah setiap RCL di REGRET dari shoot 1 ampe last shoot, ,gumawo juga atas kritik, saran dan masukan reader semua. Semoga perbaikan yg Fan lakuin terlihat walau pun belum signifikan, tapi setidaknya udah buat reader suka aja bersyukur banget. Ok dan Fanny harus belajar lagi dan lagi supaya di lain story bisa lebih baik dan lebih baik lagi.

Hampir lupa, gumawo juga buat MIDAH EONNI yg setia dan mau ngepublish REGRETEONNI GUMAWO …. ^^

Ok note Fan udah kepanjangan untuk di shoot terakhir RCL please

Last word … gumawo … Fanny pamit… *DeepBow

Annyeong…

The End

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

79 thoughts on “[Freelance] Regret Shoot 7b End

  1. Aku kasih 10 love untukmu ,, hehe

    Ini daebak ,, mulai dari tataan kata,kalimat dan lainnya ini udah bagus banget hanya saja masih ada beberapa typo ,, kaya tadi yang di akhir itu maksudnya. Tidurlah atau memang sengaja jadi tidaurlah ,, hehe mian mengkritik karyamu ,,🙂
    🙂

    1. uwaaahhhh kamshamida… gomawo-yo hehe

      iya typo itu virus yg susah ilang di ff regret, mianhae…
      aniyo gwenchana, seneng malah kalo ada yg kasih kritik jadi kasih tahu Fan masih banyak salah… hi😀 … gomawo udah diingetin, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi…
      gomawo chingu-ya udah RCL di last shoot nya REGRET …🙂

  2. huaa akhirnya kyuri balikan lgi,,,hhe uda lma bgt nunggu momen mreka brdua…
    pkoknya critanya kren bgt deh,,,wlaupun mmsih ada typo smpe di part trakhir ini…y pnting makna critanya dpet…aplgi endingnya aku suka bgt deh..hhe
    keep writing yaa!!! ditnnggu karya2 lainnya❤❤❤

  3. Annyeong eonni akhirnya publish juga setelah lama menunggu pokok ceritanya daebak banget deh trus pas moment kyurinya so sweet banget deh. Ditunggu ya eonni ff yg lainnya
    Keep on writing eon
    Fighting
    gomawo

  4. Wkwkwk bener itu, penyesalan selalu belakangan,klo duluan berarti pendaftaran
    Ceritanya bagus…. Walau ngak ending dgn pernikahan tp sdh leb ih dr cukup

  5. Fanny-yaa ,, annyeong !!
    aduhh~ eonnie hrus komen apa nih diakhir ?
    yg prtma , eonnie sedih~ yap! Krna ff kmu yg super jjang & daebak ini hrus end smpe sini ..
    gak prlu deh ngasih penilaian lg . Kmu udh tau kan ? Kaka mah sllu deg-deg serr baca ff ini dr part 1-7b (awal-akhir) . Krna smw prasaan bisa dimunculin kalo baca ini .
    yg ke2 , kmu gak akan brhnti smpe part 7b ini doang kan ? Kmu bkal muncul lg dgn ff Kwon Yul yg lain kan ? Aiiolaaahh~ eonnie udh trlnjur suka sama kmu -khusus’x tulisanmu-
    yg ke3 , soal typo . Msh bertebaran bbrpa . Bt , typo is art kan ? -ngutip kata Midah eonnie- jd , eonnie rasa itu gak trllu mslh asal gak keseringan , kebanyakan , & sllu brusaha meminimalis’x🙂 /soktueedeh/slap
    Hehh~ tuh kan ? Prasaan eonnie ini readers paling cerewet yaa ? Dr part 1-7b ky’x cuma eonnie ajah yg suka bkin komen oneshot gini . LoL xD
    utk terakhir~ gak prnh bosen eonnie blg ke kmu . Truslah smangat & ttaplah bersinar dlm setiap kryamu🙂 saranghae~ /apaini?/

    1. Tetta eonni annyeong … !!
      yah eonni jangan sedih, cup cup *tepuk pundak*😀 … KyuRi kan udah happy sekarang😀
      hihi😆 deg deg ser nya masih ada ternyata …
      mudah mudahan gk berakhir di regret eon, semoga masih bisa nulis… hi😀 … gomawo eonni ya …
      iya eon, typo itu virus akut susah bgt ilangnya. mending kalo art ini mah virus eon ganggu bgt.. iya harus diperbaiki + lebih teliti lagi… he🙂
      gk papa eon Fan seneng malah, itu jadi ciri khas eonni *komen oneshoot*
      gomawo eonni spiritnya, nadoo sarangahae eonni …😆

      gomawo eonni-ya udah RCL di last shoot nya REGRET …🙂

  6. wah akhirnya selesai jga yach eonni!!knapa critanya tdk sesuai dgn kh dupan nyata aja !sich!!pdaha .couple kyuri mnurutku merupakan psangan terserasi di dunia!!kyaa…eonni,bkin sequelnyq donk sampai kyuri punya baby ¥pleasse fanny eonni..tpi klw tdk mau tak apa2 kok.trus berkarya yach eon!! hwaithing

    1. iya akhirnya selesai juga …sama maunya juga gitu, semoga aja mereka jadi di dunia nyata *aaamiiiinn* whehehe, sequel ? haruskah ? mau sih bikin sequel tapi krisis ide nih …😀 iya mudah2n masih bisa nulis ya saengi …
      gomawo saengi udah RCL di last shoot nya REGRET …🙂

  7. Wah ahrnya..
    Dri pe q nangis2 skrang bahagia..
    Eonni sequel d0nk buat m0ment mereka past dparis nd kesembuhan yuri,

  8. Uwaaa😀 . . . . Eonni akhirny ni ff muncul syik asik asik . . . Eonni ak ska ff mu❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤.. Gk mw in tamat hiks hiks hiks .. Eonni bwat klanjutan ny lg bgaimana nnti kyuri ny d paris,trus pnyakit yul ny nnti g mana ?? #ah ni anak cerewet . . . Eonn daebak bwt ff nya,mga ff ini d lnjut Aaaamiiin . . Eon trus brkarya ne ?🙂 FIGHTING . . .

    1. hihi…😀 gomawo saengi udah suka🙂
      hahaha😆 gk kepanjangan tuh ? nanti pada bosen lagi … kke😀 gomawo saengi haha, kalo ada idenya ya …*aaamiiin* mudah2n saengi bisa terus nulis hi😀
      gomawo saengi udah RCL di last shoot nya REGRET …🙂

    1. harus sequel kah ? gk tahu juga hi … waah kamshamida… need you in my life itu punya midah eonni, yg punya wp ini hihi kalo Fan cuma author freelance …😀
      gomawo chingu-ya udah RCL di last shoot nya REGRET …🙂

  9. 1000♥ buaat eonni^^
    Akuu slaluu mampir ke blo ini cmn buat nungguin KyuRi:”( finally mereka bersatuu ahhh senangnyaa! Ditunggu eonni ff kyuri lainnya. Kyuri fighting Eonni Fighting!^^

  10. uwaah gomawo semua yg udah suka sama regret… tadinya takut pada gk suka hihi😀 tapi syukurlah kalo pada suka …
    untuk masalah typo, gomawo reader udah ingetin Fan, semoga next story bisa lebih baik lagi ya… tu typo beneran virus di FF ini …😆

    sekali lagi jeongmal kamshamida yorobeun😀 *bow

  11. Akhirnyaaaaa ikut bahagia ngeliat mereka balik lagi hehe, puas banget bacanya:D
    Eoniii ditunggu ff yg lain nya ne^^

  12. Happy ending story..senangnyaa kyu akhirnya bisa balikan lagi S̤̥̈̊ǎ̜̣̍М̣̣̥̇̊ɑ̤̥̈̊ yuri..gomawo jiyoung udah ngasih kesempatan S̤̥̈̊ǎ̜̣̍М̣̣̥̇̊ɑ̤̥̈̊ kyu buat bahagiain yuri lagii..hehehe
    GyuRi cukup berlapang dada,, ku kira dia bakal nekad misahin kyu dari yuri..ternyata dia menyerah dan biarin kyu bahagia S̤̥̈̊ǎ̜̣̍М̣̣̥̇̊ɑ̤̥̈̊ yuri..
    Jessica S̤̥̈̊ǎ̜̣̍М̣̣̥̇̊ɑ̤̥̈̊ fany belum sepenuhnya percaya nih S̤̥̈̊ǎ̜̣̍М̣̣̥̇̊ɑ̤̥̈̊ kyu..ahahahaha
    Tapi seneng laaahh akhirnyaaa bahagia..

    Daebbaaakkkk

  13. Aku kasih 100 love buat ff nyaa!!!!! *teriak sambil sorak sorai

    Akhirny sih g gantung chingu, tp kurang lengkap.. aku mw tau gmn kyu nemenin yuri terapi di paris, trus mreka nikah g?? Mw tau kelanjutanny sifany, haesica sm jonghyun-yoona jg.. tp gpp koq, yg pntg kyuri balikaannn.. yeeay, finally happy end! Btw, sukaa bgt sm karakter jiyong dsinii!!! Aargh.. #fangirling mode on perhatian bgt dia sm adikny.. yuri beruntung pny kakak kya diaa n boa.. cb mreka bnran kakak-adik yaa.. hohoho

    Neomu daebak thoor, sampe g tau mw komen apa lg.. keep writing ne, dtunggu ff buatan author yg lainny.. hwaiting!!

    1. aaahhhh gomawo … *teriak sambil sorai sorai nemenin chingu* #mulaiGaje hihi
      hihi kurang lengkap ya, kapan2 bikin yg lengkap deh😀 … so pasti happy ending dong… kke
      iya Jiyong disini cool abis … iya ngarep mereka jadi sodara beneran whehe …

      aahh gomawo… sip semoga masih bisa nulis ya …
      gomawo chingu-ya udah RCL di last shoot nya REGRET …🙂

  14. akhirnya kak fany post juga regretnya😀 endingnya sweet bgt kak..
    Untuk ff perdana seorang author, ff ini keren bgt lho meskipun typo msih bnyak bertebaran tp masih bisa d tolerir kok itu jga trus berkurang dri shoot pertama smpe ending.kata”nya jga makin baik dan mudah d mengerti.
    Konflik ma feelnya ngena , intinya dsni tentang sbuah penyesalan seseorang.
    Buat lagi ff Kyuri nya kak,aku tunggu lho,smangattt!!!^-^)]//

    1. iya dong harus sweet kan ending (?) hihi😆
      wah gomawo saengi, iya tu typo virus akut di ff ini he … yup yup, itu intinya ‘REGRET’ … kke
      sip, semoga masih bisa nulis + dapet ide nya ya saeng he😀 gomawo semangatnya …

      gomawo saengi udah RCL di last shoot nya REGRET …🙂

  15. Ah~ akhirnya Gyuri nyerah juga .. udah tau eommanya Kyuhyun Oppa Nggak Ngasih sengatan kedia masih aja bersikeras buat dapetin KyuPpa .. Ekh sakit sendirikan .. itu juga Kyuhyun oppa lama banget responnya nggak kayak donghae oppa sama siwon oppa … Huh~ Suka banget kalau jiyoung jadi Kakak *ahay .. ohya min mian aku nggak comment chap 1-7a .. maka dari itu aku commentnya disini hanya ada 2 kata buat ff REGRET “Daebakk + Gregett ..”🙂

  16. Kyaaaaa ending nya sweet unnie. Usaha kyuhyun buat dapetin yuri lagi aku sukaa😀 Jiyong masih sendiri ya? Udah deh jidong nya sama aku ajaaaa ;;) wkwkwk /abaikan.

    Aku teh kasian sama si Gyuri, tapi kesel juga sama dia😄 *nahloh. Udah tau Kyuhyun udh nolak dia secara halus gtu tapi tetep aja maksain jadinya tuh sakit kan liat Kyuhyun perhatian sama Yuri😄 mama nya Kyu aja ga setuju kok. wkwk

    Ohya aku kiraa Yuri bakal pindah gitu eonn, Eh gatau nya cuman terapi terus si evil ikut-ikutan aje lagi wkwk lol =D Oyaa, Yuri kok bisa tau kalo Kyuhyun ikut ke paris? dikasih tau Jiyong ya? Penilainya (©©©©) BAGUS BGT! Aku liat ga ada typo apa mata aku aja yg kurang teliti yaa, /Ditabokauthor Oke sekian dari ocehan ku yang gaje iniiii maap kalo komen nya ada yang ga berkenan dihati unnie *ciebahasanya*
    Ditunggu ff KYURI yang lain nyaa!! Fighting^^^

    1. iya kan ending jadi harus sweet (?) hihi😀
      emh gk kok Jiyong gk sendiri, maaf ya Jiyong nya udah sma Fanny duluan whahahaha😆

      iya Gyuri akhirnya nyerah juga, cape sendiri dy … *kesannya kejam bgt ya* he

      iya Jiyong kasih Jiyong … he, wah gomawo buat nilainya🙂 , ada typo saengi tu typo beneran virus di ff ini …
      gomawo saengi udah RCL di last shoot nya REGRET …🙂

  17. Wah dua jempol buatmu eonni🙂
    ^^b
    Moment KYURInya Daebak!!!
    Aduh, kasihan bgt sih Gyuri😦 *turut prihatin

    Ditunggu Sequelnya😀 #ditabok Fany eonni

    Oke KEEP WRITING!! AND HWAITING

    1. gomawo saengi …🙂
      wait, why you call me eonni ? *asek so inggris* whehehe Fan kira seumuran ….😆 #abaikan

      sequel ? haruskah ? maunya begitu, tapi lagi krisis ide😦 … sip gomawo🙂
      gomawo saengi udah RCL di last shoot nya REGRET …🙂

  18. yaaa….endingg deh:-(
    Kyuri Happyend snengnyaa^_^

    Aq sbgai Reders yg sllu stia bca regret dri part 1 ampe part 7b(KomenTruslohGua)^^ mnilai ff in 100% Nyangkut d hti gua..pkokknya Critnya Daebakk lahh^_^
    Fany Lohh Kerenn^_^hehehehe#ApaanSeh^^

    Aq tnggu ff yuri mu slnjutnya^_^
    Fighthing^_§

    1. iya ending … he
      itu harus KyuRi harus happy ^^

      iya tarhy chingu selalu komen hehe😀
      uwaah gomawo … chingu-ya😀
      sip sip … gomawo🙂
      gomawo chingu-ya udah RCL di last shoot nya REGRET …🙂

  19. Wow satu kata yang mendeskripsikan pikiranku sekarang*aduh ini apa?* tadi gatau kenapa sampai meneteskan air mata pas mereka makan siang bareng. Sequelnya?Ada tidak?Adain dong hehe, gantung nih cerita siwon-tiffani&donghae-sica nya kurang greget nih

  20. Aaah~ ff ini bagus. Meskipun jni ff pertama km, tp mnrt aku penulisan dan bahasanya udh bagus kok~
    Thank you, Fanny~
    Aku suka semua ff Kyuri. I love~ Kyuhyun and Yuri.
    Kyuri jjang!!!
    Ditunggu ya ff Kyuri selanjutnya♡♡♡

  21. Waaaaah uda end aja padahal belum baca part sebelumnya hehehe
    eonnie aq beri (©©©©)ini deh serius ff nya emang keren bngt bener kata eonnie penyesalan hanya akan menjadi sebuah penyesalan, tapi sebuah penyesalan akan menjadi suatu pembelajaran jika kita tahu betul letak kesalahan yg kita perbuat.
    Untuk pengingat dimasa yg akan datang agar kita tak melakukan kesalahan yg sama untuk kedua kalinya.
    Aq suka dgn kata2 ini eon ^^

  22. Waow!! Ff ini bnr2 jjang!! Daebak!! Keren!! Pas baca dr awal ampe akhir gk ada niat buat ngepause, lanjut trs ampe akhir.. Mgkn komen ini udh bnr2 telat, tp gk tahan buat gk komen, saking kerennya.. Fanny-ah, kyknya brp jempol pun gk cukup buat km!! Pokoknya deabak!! Happy ending, really love it!! Gomawo.. Terus berkarya ya, di tunggu ff kyuri yg lain.. Hehe

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s