Posted in Freelance, Friendship, Romance, Sad

[Freelance] My Boyfriend Is Superstar Shoot 3 End

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^

MBIS

MY BOYFRIEND IS SUPERSTAR 3 End

 CAST :        CHO KYUHYUN  || KWON YURI

OTHER :     HYO SUN || TIFFANY || BAEKHYUN || HYUN IN || HAE IN ||All Member SJ {{Bisa bertambah kapan saja}

AUTHOR :   JUNG HYO SUNG

GENRE : ROMANCE, FRIENDSHIP, SAD& Masih banyak lagi (No NC)

LENGTH : CHAPTER

 

FF ini nyata imajinasi sendiri,. Semua alur, karakter dan semua tokoh di FF ini bukan milik saya, melainkan sendiri,  Author pakai mereka hanya untuk keperluan cerita. And Mian kalau typonya berkeliaran dimana mana kayak kuda liar…. # 🙂 No Bash

HAPPY READING..!!!

Kyuhyun tertidur seperti tanpa beban. Kyuhyun tahu kalau eommanya pasti akan mengerti jika dia bicara baik-baik tentang hubungannya dengan Yuri.

Bukankah orangtua Yuri dan orangtuanya berteman baik. ?

Seperti di film film para orangtua akan menjodohkan anak mereka walaupaun pada akhirnya gagal karena anak mereka tidak saling mencintai, tapi berbeda dengan Kyuhyun dan Yuri mereka saling mencintai. Jika mereka di jodohkan !

Pastinya mereka tidak akan menolak perjodohan itu melainkan menerimanya dengan dengan hati yang berbunga bunga.

*****

Pagi harinya saat Yuri keluar dari kamarnya dia teringat oleh Kyuhyun’ Apa Kyuhyun sudah kembali, ah! Dari pada aku di sini mati penasaran sebaiknya aku pergi melihatnya ’ Yuri memencet beberapa tombol. Bibbb pintu terbuka.

Walaupun hanya sekali Kyuhyun menyebutkan sandi pintu kamarnya ,, Yuri masih bisa mengingat sandi itu dengan sangat rinci.

Yuri PoV

“Apa Kyuhyun sudah pulan ?? ” ucapku saat aku keluar dari kamarku dan menuju kamar Kyuhyun. Sebenarnya aku tidak nyaman masuk kedalam kamarnya tapi…

Aku juga penasaran !!

 Aku memencet beberapa tombol.

Bibb…

Aku memasuki kamarnya, oh iya jika kalian masuk ke dalam kamarnya mungkin kalian akan melongo.

Karena interiornya sangat indah, bahkan ini sesuai dengan karakternya, Dingin,, juga punya sisi lembut.

Hm,, masuk kekamar orang lain ternyata sangat menegangkan. Tegang dan takut ketahuan~

Kulihat dia tertidur dengan selimut menutupi sebagian dari tubuhnya.

“Sebaiknya aku keluar ?”

 “Atau sebaiknya aku melihat keadaannya dulu, apa dia baik-baik saja”

Tumben dia pulang malam,

Memang sih sejak adiknya pergi dia jadi sedikit berubah tapi ini berbeda !!

Aku berjalan mendekati Kyuhyun tentu saja dengan langkah kaki yang sedikit hati-hati

Aku menghela napas karena kulihat dia sepertinya baik baik saja. Lega sekali saat mengetahui kalau dia tidak terluka sama sekali! Aku kemudian mendekat dan mulai membelai membelai wajah tampannya

“Dia tampan juga, kalau sedang tertidur” Gumamku tanpa sadar

“Tentu saja”

“Omo, kau mengagetkanku”

Hampir saja jantungku melompat dan keluar dari tempatnya. Dasar !

“Wae? Kau kesini…apa kau ingin memberiku morning kiss” Ucapnya padaku.. kenapa dia bisa berpikiran seperti itu

“Mwo !!”

Aitzz wae aku jadi gugup seperti ini, lagi pula aku ini bodoh sekali wae aku tidak berpikiran untuk membawakan sebuah buku agar nanti kalau dia bangun aku bisa punya alasan.

Memintanya untuk membantuku mengerjakan soal yang tidak aku mengerti, tapi akukan tidak punya tugas.

“Kalau begitu sekarang kau bisa memberikannya” Kyuhyun memegang tanganku !! sedikit erat

Dan mulai menarikku dan mendekatkan wajahnya

“Andwae, aku kesini bukan untuk memberimu morning Kiss, tapi.. aku kesini hanya ingin memastikan kalau kau itu sudah pulang atau tidak. Itu saja”

Astaga !! apalagi ini,, dasar Yuri bodoh wae kau bicara seperti itu hah ?

“Benarkah…”

“Yakk !! Kyuhyun ssi kau jangan terlalu percaya diri, eoh. Aku tidak mungkin datang kesini hanya untuk memberimu morning kiss.”

Tukasku panjang lebar.

“Tidak memanggilku oppa lagi”

Benar,, Ahh siapa peduli ?!.

Pasti dia akan membuat masalah ini pajang lagi karena aku tidak memanggilnya oppa.

“wae ?”

“Bukankah disini tidak ada Hyo, jadi kau harus memanggilku dengan sebutan oppa, arra”

“Terserah padaku !“ Ucapku mengelak

“Baiklah..tapi berikan aku morning kiss. Daaan kau tidak usah mengelak seperti itu”

Darimana dia tahu kalau aku sedang mengelak,, tapi benar kalau aku ini datang kesini bukan untyk memberinya morning kiss.

“Mwo !”

“Atau kau malu ?”

“Malu…aku tidak malu, lepaskan aku ingin pergi mandi dulu dan berangkat ke kampus”

“Kau kan bisa menundanya.. ini hanya sebentar hanya 1 menit.

Dia pikir satu menit itu sebentar ?

“Dan apa sulitnya memberiku morning kiss ? kau hanya perlu melakukan ini” dai memperagakan caranya melalui kedua tangannya.

 “Tidak akan” Tolakku

“Ya sudah..tapi apa sandi kamarmu?”

Wah ini perlu di catat,, Cho Kyuhyun menyerah begitu saja.

Kenapa dia mudah sekali menyerah,,  ? tidak seperti biasanya.

“Wae? Kau ingin mengetahuinya”

“Katakan saja”

“Wae? Aku harus tahu alasannya,baru….” Kyuhyun menarik tanganku dan mencium bibirku… Aigo

“Apa sekarang kau masih tidak mau memberitahuku?” Aku mengelengkan kepalaku sambil sedikit menjauhkan wajahku dari wajahnya dan Kyuhyun dengan cepat mencium bibirku lagi.

“Masih ti-”

“192580..kau puas” Dengan cepat aku mengatakan sandi pintu kamarku

Dasar namja licik.!

“Ohh, pantas saja ku tidak bisa membukanya”

“jadi kau pernah mau membuka pintu kamarku ?”

“Ohh,, anio”

 “Kalau begitu. Sekarang lepaskan aku”

Jangan membuat masalah atau jangan pernah memperpanjang masalah dengan namja ini karena kau pasti akan mendapat pelajaran darinya.

Flasback On

“Unni kau jangan pernah berurusan dengan oppa, ok”

“Wae ?” Tanyaku bingung

“Kalau kau buat masalah dia pasti akan memberimu pelajaran”

“Pelajaran !!”

“Hm,, dia pasti menghukummu”

“Oh,, benar !! oppamu itu benar benar kejam”

“Karena itu,, unni tidak boleh buat masalah padanya, Ok”

FlashBack Of

“Aku masih ingin morning kiss” Pintanya saat aku berusaha melepaskan cengkramannya

“Andwae, aku ingin pergi sekarang, bye” Aku memegang tangan kyuhyun oppa dan melepaskan cenkramannya dari tanganku.

Ahh untunglah aku bisa keluar dari kamar namja evil itu.

Aku hampir lupa kalau aku ada acara hari ini. Aku berlari dan segera bergegas menuju kamarku.

Tak lama ku dengar suara Kyuhyun yang memanggil namaku tapi aku pikir itu hanya khayalan jadi aku menghiraukannya

“Yul, kau ada dimana?”

“…..”

“Yul..ah tidak, chagi-a kau dimana”

“…..” sekarang kenapa aku merasa kalau suara yang kudengar itu bukan khayalan dan memang benar kalau kyuhyun oppa sedang mencariku

“Chagi….Hm, apa dia sedang mandi”

“Chagi-a apa kau didalam..aku masuk ya!”

Aku mendengar suara pintu yang sedang dibuka. Apa dia sedang masuk ke salah satu pintu dari kamar ini?

“Yak..apa yang kau lakukan hah?”

“Hm..it..itu ..aku hanya ingin memastikan kalau kau baik-baik saja”

“Hah?”

Yuri End and Kyuhyun PoV

Aitss apa yang harus aku jawab

“Kyu..gwaenchana ?” Yuri membuyarkan lamunanku

“Eoh,, Ne. Aku kesi..ni untuk memberimu peringatan ?!” Peringatan.. kenapa aku harus bicara seperti itu…

“Peringatan…peringatan apa”  sepertinya Yuri bingung dengan ucapanku ,, Ahh aku punya ide.

“Hm itu. Jangan panggil aku dengan sebutan kau..Kyu atau apalah, kau hanya boleh memanggilku dengan sebutan Oppa, arra” hahaha.. ideku memang hebat tapi kenapa wajahnya masih memancarkan kebingungan

“Wae?”

“Atau aku….atau aku akan memakanmu hidup-hidup”  Aku sebaiknya cepat pergi dari kamar ini

“Bukankah kau ingin kuliah, wae tasmu penuh seperti itu?” Tanyaku sebelum aku keluar dari kamarnya

“O, ini aku akan tampil untuk acara amal”

“Benarkah,, bukankah kau punya banyak uang kenapa bukan itu saja yang kau berikan?”

“Benar aku punya banyak uang..tapi itu bukan milikku seutuhnya itu milik appa dan eommaku,, dan kau..maksudku Oppa sendiri kenapa tidak menyumbang?”

“Itu !! nanti akan kupikirkan..dan hari ini Yulku tercinta tidak boleh kelelahan, ok!”

“Hm”

“kapan acaranya dimulai ?”

“Wae?”

Kenapa dia banyak tanya sekali ?’

“Kapan ?”

“Nanti siang” Setelah puas mendapat jawaban dari Yuri yah!. seperti biasa dengan sikap coolku,, aku keluar kamar Yuri

“Ada apa dengannya, kenapa dia bersikap seperti itu? Dasar namja aneh”

Aneh… itu adalah kata yang paling kubenci.

Aku bisa mendengar dengan jelas apa yang baru saja dia katakan.. tapi sudahlah..

Aku tidak mungkin memarahinya Karena aku ini mencintainya…

Kyuhyun End Yuri PoV

Aku kemudian keluar dari kamarku,,

Saat akan membuka pintu aku tidak sengaja melihat Ahjumma Oh sedang berbicara dengan Kyuhyun… Hm apa yah ? yang sedang mereka bicarakan.

“Ahjumma. Tolong bersihkan ini.”

“Omo !! darah”

Darah.. ? wae bisa ada darah di… omo jangan jangan….

“Darah,, dari mana darah ini ?”

“Hm. Ini darahku”

“Mwo !! darah tuan, jadi tuan,, astaga jadi tuan ini seorang… seorang yeoja..”

“Yak !! ahjumma pelankan suaramu”

Ahjumma Oh kemudian menutup mulutnya dengan kedua tangannya..

“Ja… jadi selama ini tuan”

“Bu.. bukan itu maksudku…”

“Tuan,, ahh anio !! apa sekarang aku harus memanggilmu dengan sebutan nona ?”

Nona,,, hahahah itu lucu sekali. Aku tidak bisa lagi menahan tawaku. Nona… kyuhyun akan di panggil nona ? hahahha

“AHJUMMA, aku ini bukan seorang yeoja, wae aku harus dipanggil dengan sebutan nona ?”

“Mwo, bukan yeoja terus darah ini.?”

“Daraaaah ituuu miliiik… milikk”

“milik siapa ?”

Aku kemudian menghentikan tawaku.

Apa yang akan kau katakan tuan Cho. ?

“Itu darahnya Hyo.”

“Darah nona Hyo. Tapi bukannya tadi tuan bilang kalau ini darah milik anda ?”

Hyo !! unni minta maaf yah ? itu sebenarnya darah itu milik unni tapi oppamu malah mengkambing hitamkanmu. Mianhae.

“Iya. Maksudku tadi itu,, begini !!  darah ini milik Hyo bukan milikku. Aku salah bicara, aku menemukan itu ditoilet kamarnya”

“Tuan ! mana mungkin ini dari kamar nona Hyo. Kemarin baru saja saya masuk dan memeriksa semuanya tapi tidak menemukan ini.”

“Ah.. Hm. Seminggu yang lalu aku mengambilnya dan lupa memberikannya pada ahjumma. Jadi mana mungkin ahjumma menemukan itu di kamarnya lagi.”

“Benar juga… jadi sekarang ini harus ahjumma apakan ?”

“Aigo. Jadi ahjumma tidak tahu kalau itu harus diapakan hah ?”

“Memang harus diapakan ?”

“Di goreng pakai minyak, Arra”

“Tuan ini suka bercanda…”

Kalian tahu ini pertama kalinya aku melihat kyuhyun bercanda seperti itu.

“Kalau ahjumma sudah tahu untuk apa bertanya lagi hah ?”

“Ahjumma bertanya karena memang tidak tahu. Tapi tuan minyaknya sudah habis jadi mungkin besok saja yah saya goreng. ”

“Aigo. Aku pikir ahjumma sudah paham… INI HARUS DI CUCI AGAR DARAHNYA HILANG, DAN SAYA TIDAK MAU TAHU POKOKNYA DARAHNYA HARUS HILANG, ARRASEO ? bukankah tadi aku sudah bilang”

“Ohhh, sekarang ?”

“BUKAN TAPI SETELAH SAYA MENINGGAL.”

“Kalau begitu ini harus di simpan di tempat yang aman. Hm di mana yah ?”

“Ahjumma. SEKARANG”

“sekarang tapi tadi bi-”

“SEKARANG, PALLI”

Hahahha

Aits bodohnya aku wae tadi aku tidak merekam adegan itu, coba kalau tadi aku rekam adegan ini dan aku perlihatkan pada eomma dan appa pasti mereka akan tertawa terbahak bahak.

#_Skipp

Setelah penampilan Yuri selesai, semua yang tamu yang hadir memberi tepuk tangan

“Baiklah, kita istirahat 5 menit” Ucap Taeyeon dan turun dari panggung

“Unni! Wae banyak yeoja yang datang?”

“Entahlah,,mungkin mereka baru sadar kalau kita harus saling membantu”

“Tapi ini aneh”

“Aneh..aneh kenapa?”

“Lihat mereka semua seperti seumuran dengan kita kan?” Taeyeon memandangi semua yeoja yang sudah hadir

“Benarkan…dan lihat disana..bukankah itu Shin Rae Hee dengan temannya, tumben mereka ingin datang ketempat seperti ini”

“Kau benar juga,, tapi aku tidak tahu apa-apa”

“Huff, pasti ada yang salah?”

“Ada yang salah atau tidak ada….”

“Hey kalian, coba lihat…Bu..bukankah itu ”

“Siapa?” Tanya Yuri penasaran

“Cho..cho Kyuhyun”

“Mwo” Ujar Yuri dan Taeyeon serentak

“Ba..bagaima kalian bisa mengundangnya”

“Yoong, sebaiknya kau atur dulu napasmu itu baru bicara” Ujar Yuri

Semuanya langsung saja berteriak saat melihat Sosok Kyuhyun mulai berjalan menaiki beberapa anak tangga untuk dapat sampai diatas panggung

“Annyeong Sparkyu?” Sapa Kyuhyun

“Ne, Annyeong Oppa” Balas mereka

“Gomawo, sudah bersiap hadir”

Jadi dia yang membuat Rae Hee datang kesini dasar.. Tsk, kenapa dia tidak bilang padaku’

“Apa kalian sudah siap”

“Ne” Musik sudah mulai dan Kyuhyun juga mulai bernyanyi, sebuah lagu yang membuat para penggemarnya tidak bersuara

“Dia benar-benar punya suara malaikat” Yoona sangat mengagumi suara Kyuhyun

“Su..suara malaikat” Yuri tidak menyangka kalau suara Kyuhyun itu seperti suara malaikat ..mana mungkin kyuhyun punya suara seperti malaikat ”Tidak mungkin!!”

“Unni, ayo kita pergi kesana” Yoona menunjuk beberapa kursi kosong

“Shireo” Tolak Yuri

“Haruskah !!” Taeyeon sudah menuju ketempat yang Yoona tunjukkan sambil menarik tangan Yuri

“Yeaahh” Teriak Yoona dan membuat semua orang memandang kearah mereka begitupun dengan Kyuhyun yang sedang menyanyi

“Apa-apaan mereka, sangat memalukan berteriak seperti orang gila.” Ujar Rae Hee..

Setelah lagu pertama selesai Kyuhyun kembali akan menyanyikan sebuah lagu dan lagu ini Khusus dia nyanyikan untuk Yuri

“Lagu ini aku persembahkan untuk Yeojachinguku yang sangat aku cintai” Ujar Kyuhyun sambil melambaikan Tangannya pada Yuri, dan sebagian yeoja yang belum mengetahui kalau Yuri adalah yeojachingu Kyuhyun terus mencari keberadaan yeoja yang tidak disebutkan namanya itu oleh Kyuhyun

“Mwo..siapa..siapa yeojachingunya Kyuhyun Oppa” Ujar salah satu yeoja yang duduk bersebelahan dengan Yuri. Yuri hanya tersenyum gaje.

Semua penonton mulai bersorak.

“ Ternyata tidak sia-sia aku datang ” Ujar Kyuhyun bangga

“Tsk !! pantas saja Rae Hee datang !!” Yuri mendengkus kesal karena Kyuhyun datang tanpa memberitahunya

“Oppa,, kau memang hebat” Puji Yoona

“Unni..apa sebaiknya uangnya lansung kita sumbangkan ?” Tanya Yuri pada TaeYeon

“Setuju” Teriak Yoona

“Dia tidak bertanya padamu” Ucap Kyuhyun dan membuat yoona mempoutkan bibirnya

“Baiklah,, tapi kau ingin ikut atau..”

“Aku ada perlu dengannya,,, jadi kau saja yang pergi” Kyuhyun menarik tangan Yuri

“Yakk!! Lepaskan…Unniiii mian” Teriak Yuri yang sudah menjauh tapi bisa didengar oleh Taeyeon dan Yoona

“Yoong ayo pergi !?”

“Ok,, tapi apa uangnnya tidak terlalu banyak ?”

“Wae?”

“Ayo kita ambil sebagian!”

“Dasar..kau ini”

“Ayolah..” Bujuk Yoona

“Kalau Yuri tahu bagaimana ? kau mau bertanggung jawab hah ?”

“Kalau begitu jangan beritahu Yuri, bereskan ?”

“Hm…”

“Please !!”

“TIDAK, Arra !!” Teriak Taeyeon pas di depan wajah Yoona

“Unniiii.”

@ Mobil Kyuhyun PoV

“Apa yang ingin kau bicarakan hah ?” Tanyanya  ketus

“Kau marah?”

“Anio”

“Kau marah kan? Katakan saja yang jujur, Yul” Godaku dan sepertinya dia semakin kesal.. apa aku salah, aku hanya mau bercanda dengannya.

“Anio, aku tidak marah, jadi OPPA sebaiknya cepat bicara KARENA AKU SEDANG ADA PEKERJAAN, ARRA” tegas Yuri.. dia benar benar sedang kesal

“Baiklah, Aku menarikmu kesini karena aku ingin bertanya sesuatu padamu!”

“Tanya apa?” singkat sekali

“Apa tadi penampilanku bagus?”

“Mwo, jadi Cuma itu yang ingin kau tanyakan padaku?”

“Hm, jadi bagaimana?”

“SANGAT BAGUS OPPA” Ucapnya tersenyum tipis

 “TAPI CUMA ITU YANG INGIN OPPA TANYAKAN PADAKU SAMPAI OPPA MENARIKKU KESINI…”

 “Hm, Wae?”

“Wae? Kau Tanya Wae?..aku ingin ikut ketempat uang itu akan disumbangkan tapi…..tapi semua harapanku untuk pergi itu..sudah hancur” Kulihat wajahnya seperti akan mati

“O, jadi kau ingin pergi…”

“Hm”

“Mian.. oppa tidak tahu !” ucapku dengan lembut

“Sudahlah..mereka juga pasti sudah jauh” Pasrahnya

Yah itulah harapanku,, Yul kau harus tahu kita itu hanya punya waktu 2 bulan saja untuk bersama dan setelah 2 bulan itu berakhir…aku tidak tahu lagi apakah eommaku akan mengijinkan kita bersama seperti ini atau eommaku akan benar-benar menjodohkanku dengan yeoja lain, bahkan demi melihatmu tertawa aku coba melawak dengan ahjumma Oh, hanay untukmu

“Hey, Wae Oppa melamun?”

Tanyanya lagi lagi dia membuyarkan lamunanku

“Hm..i.itu,,,Anio, aku tidak melamun”

“O” Singkatnya

“Karena hari ini Yeojachinguku sedang bersedih jadi aku akan mengajaknya pergi makan, otte?”

Aku harap aku bisa menghiburnya. Bisa membuatnya tersenyum kembali.

“Terserah”

“Baiklah, berpegangan” Ujarku dengan penuh semangat

“Hm… ta..tapi oppa ”

“Ne”

“Kapan kita jadian?”

“Mwo, jadi kau tidak ingat” Yuri mengelengkan kepalanya.

“Malam itu…malam saat kita…”

“Tapi itukan Cuma…”

“Jadi kau tidak mau jadi yeojachinguku?” Aku menghentikan mobilku dipinggir jalan dan beralih menatap mata kekasihku itu

“A..anio, kapan aku bilang ka..kalau aku tidak mau jadi yeojachingumu”

“Kalau begitu tidak ada masalah lagikan?”

Bahagia.. sekarang itulah yang aku rasakan,, dan aku harap aku bisa merasakan kebahagiannya yang seperti ini. Sampai aku mati

 “Hm” Jawabnya..

manis sekali wajah yeojachinguku ini.

Karena ponselku bordering aku mengerem mobilku dengan tiba tiba.

BUGH

“Aduh oppa appo”

“mwo !! apa yang sakit hah ?” Tanyaku khawatir.

Aku kemudian mengankat ponselku,,, tapi saat aku berbicara, jidat Yuri tiba tiba mengeluarkan darah

“Yeobose -”

“Oppa ahhh appo” Teriak Yuri lagi saat aku menyentuh jidatnya yang sudah mengeluarkan darah..

****

“Hyung,, sekarang kita harus apa ?” Tanya Sungmin pada Yesung

“Hm, kau mau apa ?”

“Telpon Kyuhyun…. Aku merindukannya.”

“Kalau begitu ayo kita telpon,,”

“Yeoboseoyo, kyu”

“……” ( Yeobo- Oppa ahhh appo)

“Sssttt !! ada seorang yeoja yang sedang berteriak,,,” Semua memberpun merapat untuk mendengarkan apa yang sedang kyuhyun lakukan disana walaupun mereka hanya bisa mendengar suaranya.

“Kyu… Kyu”

“……” (Apa sangat sakit ?? Ne. ini sanagt sakit… yak !! apa yang kau lakukan hah ? berhenti melakukan itu. ) Semua member pun merinding dengan jeritan yeoja itu,,

“Hyung , apa yang mereka lakukan eoh ?” Tanya Eunhyuk polos

“Apa kau bercanda,, mana mungkin kau tidak tahu hah ? bukannya kau itu selalu menonton fi-”

“Ssttt !! aku tidak bisa dengar apa yang mereka bicarakan…”

“……” (Aku kan hanya ingin membersihkan darahmu,, wae kau berteriak hah ? Appo. Itu sangat perih, jangan menyentuhnya,, appo)

“Aitss… aku tidak mau kalau sampai iblis itu duluan menikah dari aku, andwae… andwae ” Ucap Leeteuk sambil mengigit tiga jari tangannya.

“Ini belum berakhir,,” Mereka kembali mendengarkan apa yang tadi mereka dengar

“……” (Kalau ini tidak di bersihkan aku nanti tidak bisa menciumnya lagi,,,

Jadi kau diam saja eoh ? jangan berteriak ok.

Ahhhhh,, ahhh appp… ahh ..appo !! oppa apppo, hen,, auhh hentikan appo.)

Karena Siwon tidak kuat mendengar erengan yeoja itu mereka langsung mematikan telpon itu.

“Yakkk. Wae kau. aitzz”

“Apa kita harus menghubunginya lagi. ?” Tanya EunHyuk

“Kalau kita menghubunginya lagi, apa kau yakin kalau dia akan mengankatnya ?”

“Tidak” Jawab EunHyuk lemas,,

****

“Berhenti berteriak…” Ucapku, mungkin aku sudah mengucapkannya 5 kali tapi tetap saja dia terus berteriak kesakitan

“Appo…”

“kalau kau terus berteriak, darah ini akan terus berada disini, bagaimana mungkin kita bisa pergi makan kalau jidatmu berdarah seperti seperti ini eoh ?”

“Tapi janji pelan pelan,,, lagipula ini semua salahmu wae kau mengerem mobilmu tiba tiba ?”

“Mian,,”

“Pelan pelan eoh ? dan jangan bercanda lagi karena ini sangat perih.,”

“Arraseo”

 #_Skipp

*o0o*

Mungkin karena terlalu bosan terus tinggal di aperteman ! Tiffany berencana pergi jalan-jalan. Setelah masuk kedalam mobilnya dia mulai menginjak gas mobilnya

“Apa sebaiknya aku menelpon seseorang untuk menemaniku pergi”

Fany mengeluarkan ponselnya dan mulai memencet beberapa tombol setelah itu meletakkan ponselnya di dekat telinganya.

“Yeoboseoyo”

“…..”

“Ini aku Fany”

“…..”

“Oppa, aku mau minta bantuan!”

“…..”

“Apa bisa Oppa menemaniku jalan-jalan”

“……”

“Kemana saja”

“……”

“Gomawo Oppa, sekarang Oppa ada dimana ?”

“….”

“Tunggu aku di sana, ok!”

“……” Tuttt tuttt

Fany mulai menginjak gas mobilnya agar laju mobilnya lebih kencang. #_SKIPP

“Apa oppa menunggu lama di sini ?”

“Hm, sedikit”

“Mian”

“Hm.. tapi kita sekarang ingin kemana” ujar namja itu sambil masuk kedalam mobil Fany

“Oppa!”

“Ne.”

“Apa ini tidak salah?”

“Salah… salah kenapa ?”

“Harusnya namja yang menyetir bukannya yeoja.”

“Ahh..benar.. turunlah” Fany turun dari mobil begitupun namja itu dan kemudian Fany naik dan duduk di sebelah kiri Namja itu.

“Sekarang kita berangkat….. tapi kemana?” Tanyanya bingung

“Hm,, bagaimana kalau kita pergi menonton di bioskop saja” Tawar Fany

“Tapi aku inikan seorang artis, bagaimana kalau ada orang yag mengenaliku ?”

“Tenang..aku sudah siapkan sesuatu agar oppa tidak ketahuan…ahh..ini dia!” Fany mengeluarkan sebuah kotak dan didalamnya terdapat sebuah jaket tebal, topi hitam dan kacamata hitam dan memberikannya pada Siwon..

Yah ! benar nama namja yang sekarang ini Fany ajak untuk jalan adalah Siwon !! Choi Siwon,, Fany memang dekat dengan semua member Super Junior.

“Kau yang terhebat,,”

“Si..iwon oppa,, aku ingin Tanya sesuatu?”

“Apa ?”

“Yeoja yang bernama Yuri itu…a..pa benar dia yeojachingunya Kyuhyun oppa”

“Yuri…maksudmu Kwon Yuri ?”

“N.ne”

“Sepertinya iya !! Kyuhyun pernah memperkenalkan yeoja itu pada semuanya (Member SJ maksudnya)”

“Eoh.”

Jadi Kyu oppa benar benar menyukainya ?

“Wae ? apa ada sesuatu”

“Anio, aku hanya penasaran saja..Kyuhyun Oppa juga sepertinya agak berubah”

“Mungkin dia berubah karena Kecelakan 2 tahun yang lalu atau dia berubah karena saengnya yang baru baru ini meninggal.”

Deg’ Kecelakaan

Fany terkejut mendengar bahwa Kyuhyun pernah kecelakaan.

“Mwo…wae? Wae dia bisa kecelakan? Wae..wae” Tanya Fany agak antusis

“Yak! Tenanglah, nanti kuceritakan”

“Anio, aku..aku ingin mendengarnya sekarang”

“Arra.. Dulu dia itu punya……” Siwon menceritakan kejadian 2 tahun yang lalu tanpa ada yang terlewatkan, sementara Fany mendengarkannya dengan sangat serius seperti tidak mau ada yang dia lewatkan setiap kata yang keluar dari mulut Siwon.

“Kau sudah paham” Fany mengangguk mengerti,, sedikit ada rasa sakit di lubuk hatinya tapi dia mulai mengerti sebenarnya apa yang sekarang ini Kyuhyun butuhkan adalah kasih sayang. Tapi bukan darinya melinkan dari yeoja lain.

 “Tapi oppa kau bilang kalau tadi Hyo yang membuat Kyuhyun jadi berubah ? wae bisa seperti itu ?”

“Mungkin karena dulu Hyo pernah melaporkan hal yang tidak benar pada appanya.”

Diam dan berpikir… itulah yang saat ini Fany lakukan !!

 “Nah ! akhirnya kita sampai juga,, ayo masuk” Siwon turun lebih dulu dan membukakan pintu mobil untuk Fany

“Go..gomawo oppa” Siwon menarik Fany agar Fany lebih dekat dengannya. Setelah selesai menonton film Mereka berencana untuk pergi ke sungai Han. Dan ditempat itu Siwon berencana untuk menyatakan perasaannya

“Bagaimana kalau kita ke sungai Han” Tawar Siwon sambil tersenyum

“Ne” Fany memang sangat membutuhkan seorang chingu sekarang

“Baiklah..silahkan naik princess Fany” Fany tersenyum mendengar ucapan Siwon.

@ S. Han

“Bukankah disini sangat sejuk?” Tanya siwon

“Ne” Balas Fany ‘Wae perasaanku jadi seperti ini,, bukankah tadi aku sudah merelakan Kyuhyun Oppa dengan yeoja yang bernama Yuri itu,, tapi wae hatiku seperti tidak rela seperti ini?’ Batin Fany

“Kalau ingin menangis..menangis saja” Ujar Siwon tiba-tiba

“Mwo,,a..ku tidak mau menangis, siapa yang bilang  kalau aku ingin menangis hah?”

“Hatimu !! menangis saja..aku tidak akan keberatan” Siwon menarik Fany dalam pelukannya dan sekarang Siwon bisa mendengar isakan Fany.

“Apa kau menahan tangismu,, sebaiknya kau tidak menahannya”

 Bahu Siwon sudah mulai basah, Suara tangisan Fany pun sudah bisa Siwon dengar dengan sangat jelas..

“Hiks..Hikss” Fany memperet pelukannya

Sakit….wae dadaku sakit seperti ini? Seperti aku akan hancur’ Batin Fany. Setelah merasa puas Fany kemudian menghapus air matanya

20 menit kemudian

“Apa kau sudah selesai?” Tanya Siwon

“Hm,” Fany melepaskan pelukannya

“Walaupun kau sudah menangis,, kau tetap cantik” Goda siwon

“Gomawo Oppa”

“Fany ! aku ingin bicara sesuatu”

“Bicara apa ?!”

“Kau ini sebenarnya menganggapku sebagai apa?”

“Sebagai.. Hm,, aku menganggap oppa sebagai chinguku wae?”

“Chingu !”

“Ne chingu.. apa oppa keberatan ”

“….” Tidak ada jawaban

“Tapi oppa…… apa oppa tidak mau tahu kalau tadi aku menangis karena apa?”

“Ne, AKU TIDAK MAU TAHU” Ujar Siwon dengan nada agak sedikit tinggi sambil berdiri

@ Siwon PoV

Sakit,, itulah yang kurasakan detik ini.

Tahukah kalian betapa sakitnya kalau kita tertusuk oleh 5 pisau belati,, seperti itulah sekarang aku rasakan.

“Oppa, wae kau jadi seperti ini?”

Itu karena aku mencintaimu tapi kau tidak ada perasaan apa pun padaku.

“CHINGU ! KAU TAHU AKU TIDAK MAU JADI CHINGUMU, KAU TAHU ITU” Ucapku sedikit kasar

“Te..terus” Sepertinya Fany sudah mulai takut dengan tingkahku yang tiba tiba berubah

“AKU INGIN KAU BISA MELUPAKAN NAMJA YANG BERNAMA CHO KYUHYUN ITU, DAN aku ingin kau menjadi yeojachinguku”

Oh Tuhan!! Sekarang apa yang harus aku lakukan,, aku tidak sadar langsung mengucapkan kalimat itu.

Kulihat Fany sepertinya dia sangat kaget mendengar pengakuanku

“Mwo,, Oppa apa kau sedang bercanda ?”

“Anio,, aku tidak bercanda sedikit pun… namja yang bernama Cho Kyuhyun itu tidak pernah melihatmu, wae kau masih menyukainya? Apa tidak bisa kau melupakannya dan memulainya dari awal denganku ?”

Benar Kyuhyun oppa tidak pernah melihatku, dia mungkin bahkan tidak pernah menganggapku ada disisinya

“Jadi apa kau mau jadi yeojachingu?” Tanyaku pelan

“Hm,, ba..baiklah, aku akan coba,,”

Tuhan,, gomawo! Aku tidak akan membuat yeoja ini bersedih lagi dan aku akan selalu melindunginya.

Fany aku janji tidak akan membuatmu menangis,, aku akan selalu membuatmu tersenyum

#_2 Bulan Kemudian

Kyuhyun PoV

Dua bulan telah berlalu dengan sangat cepat!!

Hm.. mungkin aku memang harus membuat pengakuan.. tapi bagaimana kalau eomma dan appa tidak setuju ? apa mereka akan membunuhku atau mereka akan membunuh Yuri ?

Kalian tahu appaku akan memukulku kalau dia tahu… bahwa aku menyukai yeoja lain.

Sial !! bagaimana kalau eomma tahu ?

Tuhan wae ? kau tidak mmbuat yeoja yang akan dijodohkan denganku itu sakit atau apalah,, agar eomma bisa merubah pikirannya untyk menjodohkanku.

“Oppa! Wae ekspresimu seperti itu?” Tanyanya padaku

“hm,, anio….” Drttt Drttt

“Yeoboseoyo”

“…..”

“Arraseo”

“….”

“Hm” tutt Tutt

“Nugu? Apa itu eommamu? ”

“Hm. Dia memintaku untuk menjemputnya”

“Bagus !! kalau begitu aku ikut”

Bagus… apanya yang bagus ? chakkaman !? Kalau Yuri datang bersamaku…

“Andwae! Maksudku kau disini saja..lagi pula Eomma dan Appamu juga datang. Menurutmu mobilnya akan muat ? Kau itukan gendut”

“Mwo,, Yakk!!”

“Kau disini saja yah ?” Bujukku

“Shireo. Aku mau ikut, please” Ujar Yuri dengan sedikit kecewa namun sepertinya sedang meminta
“Sudah…kau tunggu oppa disini saja, ok”

Aku mengusap kepala Yuri dan kemudian meninggalkannya.

Entah sekarang wajahnya berubah jadi apa,, apa sekarang dia memasang wajah sedih, kecewa atau dia sedang memasang wajah marah,, Entahlah

@ Bandara

“Itu dia!” Ujar Eomma Kyuhyun sambil menunjuk kyuhyun

“Eomma, Appa- ”

“Kyu..” Eomma Kyuhyun memeluk anaknya dan mencium keningnya.

“Ayo pergi!” Ujar Appa Kyuhyun

“Hm, baiklah” Mereka kemudian masuk kedalam mobil tapi tidak untuk Appa dan Eomma Yuri mereka masuk ke dalam mobil yang berbeda namun tujuan mereka sama.

“Eomma !” Panggil Kyuhyun

“Hm”

“Yeoja yang pernah Eomma bicarakan 2 bulan yang lalu… dimana dia?” Tanya Kyuhyun

“Yeoja..yeoja yang mana?” Tanya Appa Kyuhyun

“Hm, maksudmu Park… Park Shin Hye”

“jadi nama yeoja itu Park Shin Hye.. dimana dia?”

“Hm.. di.. dia sedang ada diperjalanan, Wae ??”

“Park Shin Hye Siapa? Seker-” Tanya Appa Kyuhyun dan membuat Kyuhyun berbalik menatap Eommanya.

“Itu ana..anaknya Presdir Park”

“Gheurae” Ucap Mr. cho sambil menggaruk tengkuknya yang mungkin tidak gatal.

“Kapan dia datang?” Tanya Kyuhyun lagi yang sedikit curiga

“Hari ini,, dan sepertinya dia akan datang nanti malam setelah makan malam dan juga Eomma ingin membicarakan tentang per….”

“Hm,, baiklah Eomma” Kyuhyun langsung memotong pembicaraan Eommanya dengan nada dingin. #_SKIPP

*o0o*

Sekarang berbicara tentang Yesung dan Tunangannya,,,

Mereka sedang pergi makan disebuah restoran mewah dan di tempat yang sama Hae In dan Hyun In juga sedang berada di restoran itu.

“Chakkaman !! Lihat.. disana !”

“Nugu ?” Hae In melihat kearah orang yang Hyun In tunjuk

“Yesung Super Junior dan…”

“Ayo kita pergi menemuinya”

Mungkin memotong pembicaraan itu kebiasaan Hae In.

Hae In menarik tangan Hyun In untuk pergi menemui Yesung dengan tunangannya

“Annyeong Haseyo, oppa” Sapa Hae In

“Ne, annyeong”

“Apa oppa ada jadwal tampil di café ini?” Tanya Hyun In tiba tiba

“Anio, aku tidak ada jadwal hari ini” jawab Yesung

“Oppa siapa mereka?”

“Mereka ini temannya Hyo Sun..”

“Annyeong namaku Park Hae In” Ucap Hae In sambil membungkuk

“kalau Aku Park Hyun In”

“Dia ini tunanganku Han Yura”

“Mwo..tu..tunangan” Hae In sangat syok mendengar ucapan Yesung.

Walaupun dia bukan fans terberat Yesung tapi tetap saja yesung itu adalah salah satu member group yang yang sedang naik daun ’Super Junior’ dan mereka sangat mengagumi mereka semua.

“Hm, 3 bulan lagi rencananya kami akan menikah” Ucap Yura yakin

“Oh,, aku sudah tahu bagaimana Hyo bisa kecelakaan”

Deg’

 Hyun In kaget

Ya tuhan, apa Hae In sudah tahu kalau…

 Tuhan aku mohon selamatkan aku !” Drtt Drrttt

“Yeoboseoyo” Yura mengangkat ponselnya

“……”

“Mwo”

“Ada apa?” Tanya Yesung

“….”

“Arraseo” tutt tuttt

“Ada apa?” Tanya Yesung lagi

“Si..siwon oppa”

“Ada apa dengan siwon?” Hae In dan Hyun In hanya saling menatap

“Me..mereka sudah pacaran”  Ujar Yura sambil tersenyum bahagia

“Mwo ! dengan siapa dan kapan?”

“Hm, bagaimana kalau kita bicara di mobil saja?” bisaik Yura

“Hm,, baiklah…… kami duluan yah!” Yesung dan Yura berjalan meninggalkan Hae In dan Hyun In

“Menurutmu siapa yang pacaran dengan siwon oppa ?” Tanya Hyun In dan pertanyaan itu sekarang jadi bersarang di otak Hae In

“Hm,, molla !”

“Bagaimana kalau kita ikuti mereka ?”

“Shireo”

“Wae ?”

“Aku lapar,, ayo kita masuk saja”

@ Mobil Yura poV

Aku tidak sabar lagi mengatakan kabar bahagia ini pada Yesung Oppa.

“Siwon oppa sekarang pacaran dengan Tiffany Unni”

Ucapku langsung pada intinya tapi wae Yesung Oppa sepertinya kaget.

“Mwo, tapi bukannya Tiffany itu sukanya sama…”

Oh,, jadi itu masalahnya !!

“Setiap manusia itu pasti bisa berubah,  Oppa!” Aku memang sudah tahu kalau Fany itu sebenarnya menyukai Kyuhyun tapi entah apa yang terjadi pada Fany hingga dia bisa menyukai Siwon Oppa.

“Baik..lah, tapi apa sekarang kita bisa kembali kerencana awal ?” Yesung oppa tersenyum manis padaku,, tapi sepertinya aku tidak bisa.

“Oppa! Aku lelah, bagaimana kalau nontonnya besok saja?”

“Hm, baiklah. Oppa antar pulang Ne”

“Ne” Yesung oppa menyalakan mobilnya dan mulai menginjak gas mobilnya.

*o0o*

Ting..Tong…Ting…Tong (Ceklek)

“Oh, kau sudah datang” Yuri tersenyum ramah pada Kyuhyun, namun Kyuhyun hanya menanggapinya dengan sikap dinginnya

“Yuri” Panggil Eomma Yuri

“Eomma, Bogoshipeo” Yuri berlari memeluk Eommanya

Dulu, Hyo juga seperti itu..setiap aku bilang akan pulang dia akan selalu menungguku dan dia akan langsung berlari kedalam pelukanku jika aku sudah tiba di rumah ini’ Batin Eomma Kyuhyun

FlashBack On

“Hyo !!” Panggilku saat kulihat putriku tengah berdiri dengan tangan yang bersilang di depan dadanya sambil gelisah di depan pintu.

“Eomma…a…a” Hyo berlari kedalam pelukanku, tubuhnya sangat dingin

“Wae kau menunggu didepan pintu lagi hah ? bukankah eomma sudah bilang jangan menunggu eomma di depan pintu !!”

Anakku ini memang keras kepala.

“Mian eomma… tapi aku sudah tidak sabar untuk melihat eommaku yang sangat aku rindukan” Hyo semakin memperat pelukannya

“Dimana oppamu ?” tanyaku dan kudengar sudak teriak dari dalam rumah

“Hyo,, APA EOMMA SUDAH PULANG ?” Teriak putraku Kyuhyun dari dalam rumah

“Oppamu ada didalam hah ?” Tanyaku sambil  melepaskan pelukan Hyo

Author PoV

“Ne,, tapi eom-” Belum sempat Hyo melanjutkan ucapannya Mrs. Cho sudah berlari kedalam rumah untuk menemui Kyuhyun

Hyo hanya menatap kepergian eommanya itu. Pergi meninggalkannya di depan pintu dengan cuaca yang seperti ini.

‘ Eomma.. sepertinya Oppa !! lebih eomma sayangi di bandingkan aku,,, tidak bisakah eomma lebih menyayangiku ?,,, oppakan sudah sangat dewasa. Bahkan aku yang menunggumu di depan pintu !! aku tidak peduli dengan cuaca dingin ini tapi tetap saja eomma lebih menyayangi oppa ’

‘ Bahkan eomma tidak menanyakan keadaanku ? ’

‘ Bahkan mencium keningku saja eomma tidak mau ? ‘

‘ Aku bukan anak tirikan ? ’

‘ Aku ingin memeluk eomma lebih lama lagi, tapi OPPA wae kau selalu menyiksaku hah ? ’

‘ Wae kau selalu merebut apa yang aku punya hah ? ’

‘ Apa berbagi kasih sayang itu sangat susah ? ’

Jika tidak menghela napas mungkin air mata Hyo sudah keluar dan mengalir seperti Sungai

Flashback Of

“Ayo  masuk” Mr. Cho mempersilahkan semuanya untuk masuk kedalam

@ M. Makan (Night)

“Yul ! apa kyuhyun selalu menyiksamu” Tanya Mrs.Cho

“Anio, dia sangat baik padaku”

“Baguslah!”

“Sudah..sudah, ayo makan..bukankah kau bilang kalau anak dari Mr.Park akan datang” Ujar Mr. Cho! Mr. kwon Dan Mrs. Kwon, Mrs.Cho melanjutkan makannya begitupun dengan Yuri dan Kyuhyun. Setelah mereka selesai makan (Ting..Tong..Ting..Tong )

“Biar aku yang buka pintunya” Yuri berlari menuju pintu dan membukanya dan Kyuhyun hanya menghela napas panjang

“Annyeong”

“Ne. apa kau yang anaknya Mr. Park ?” Tanya Yuri pada yeoja yang mungkin seumuran dengannya itu

“Ne” Jawabnya ramah

“Ayo masuk ! semuanya sudah menunggumu”

“Kau sudah datang” Ujar Mrs.Cho sambil memeluk Park Shin Hye

“Ne”

Kyuhyun PoV

Jadi yeoja ini yang ingin eomma dan Appa jodohkan denganku,,

Cantik, sexy, manis sepertinya Yuri lebih dari pada yeoja ini !! apa yang eomma lihat dari yeoja ini..

“Duduklah”

“Ahh, sebaiknya kuperkenalkan ! dia ini anakku, Cho Kyuhyun!”

Aku hanya tersenyum dingin padanya

“Annyeong” Sapanya padaku,, Cihh senyum apa itu !! senyum Yuri bahkan lebih manis..

“Dia itu Yuri! Kwon Yuri”

“Dia putriku” Ujar Mr.Kwon sambil tersenyum pada Yuri

“Annyeong, namaku Park Shin Hye”

“Baiklah kalau begitu sebaikya kita mulai saja”

Oh Tuhan,, bagaimana ini ! Yuri kumohon jangan salah paham padaku.

“Mulai apa?” Tanya Yuri

“Membicarakan tentang tanggal pertunangan………”

“Yakk!” Teriakku dan membuat semua orang yang ada di ruangan ini menatapku

“Wae kau berteriak ? ”

“A..aku tidak setuju dengan pertunangan ini,,, a… aku sudah punya yeojachingu”

Ucapku dan aku yakin kini semua orang pasti kaget dengan pengakuanku !! mau bagaimana lagi aku kan sudah berjanji pada Yuri tidak akan menyakitinya

“Mwo”

“Benar, aku sudah punya yeojachingu. Jadi aku tidak setuju dengan pertunangan ini”

“kau!” Kulihat appa sudah berdiri dan aku juga ikut berdiri dan hampir saja appa menamparku kalau tidak ditahan oleh eomma pasti pipiku ini sudah bengkak.

“Tunggu.. sebaiknya kita tanya baik-baik”

“Kyu, siapa yeojachingumu itu?”

 “Dia” Aku menunjuk Kearah Yuri. Sedangkan Yuri hanya diam tak bisa bicara

“Mwo. Yul itu tidak benarkan?” Ujar Mrs.Cho

“Anakku ayo jawab”

Rambut Yuri mulai di belai eommanya! Aku tidak tahu apa maksud itu semua.

“Yul ! tolong kau bilang kalau yang kukatakan itu benar” Pintaku. Dan kulihat dia suah mulai mau bicara

“i..itu se..semua tidak benar”

DEG’

Kalimat yang baru saja keluar dari mulut Yuri itu seperti ratusan pisau belati yang menancap tepat dihatiku, sakit… itulah yang aku rasakan sekarang

 “Yak ! sebenarnya siapa yang benar”

Dasar yeoja tidak tahu malu,, dia berani beraninya berteriak.

“Yul,, wae kau tidak mau mengakuinya. Wae?” Tanyaku pada Yuri bahkan sekarang rasanya dunia ini sudah mau hancur

Mian, tapi aku tidak mau melihatmu disakiti oleh appamu. Mian

“Yul! Eomma tidak akan marah padamu, jadi katakan yang sebenarnya”

“AKU BILANG. AKU BUKAN YEOJACHINGUNYA..WAE KALIAN MEMAKSAKU UNTUK MENGAKU” Teriak Yuri dan langsung berlari masuk ke dalam kamarnya dan menutupnya dengan kasar.

Apa kau menahan tangismu !! aku ingin kau menangis dihadapanku Wae kau malah berlari menuju kamarmu ?

Yul ! apa sangat sulit mengatakan iya hah ? apa sangat sulit ?

“Yuri..Kwon Yuri.” Teriak Mr. Kwon

“Kyu ! katakan yang sebenarnya”

“Apa yang harus aku katakan hah? Appa tahu kalau aku benci jika ada orang yang memaksaku”

Aku berusaha keras agar air mataku tidak jatuh dihadapan yeoja iblis ini! Yeoja yang akan di jodohkan olehku nanti.

Apa dia tidak punya malu masih duduk manis sambil tersenyum ?

Kau jangan pernah bermimpi bisa memilikiku yeoja iblis karena aku tidak akan pernah mau menikah denganmu bahkan aku juga tidak mau tunangan denganmu.

Melihatmu saja aku sangat jijik !

Walaupun Yuri tidak mengakui hubungan kami tapi itu tidak akan pernah membuatku akan memilihmu.

Mungkin sebaiknya aku pergi menenangkan diri dulu baru aku kembali untuk meminta penjelasan Yuri.

“Yakk! Cho Kyuhyun kembali” Aku tudak peduli dengan teriakan Appaku yang memintaku untuk kembali,, aku tetap berjal menuju pintu.

Yul, wae kau berubah? Wae..wae?

“CHO KYUHYUN KAU AKAN TUNANGAN DENGAN SHIN HYE BESOK LUSA. ARRA”

Besok Lusa,, cihh mereka pikir aku akan datang ketempat pertunangan itu !! tidak akan pernah.

Keesokan Harinya

 “Yul sebaiknya kita pulang kerumah saja yah?” tanya mrs.Kwon pada putrinya

“Ne eomma” Yuri hanya pasrah.

Yuri mengemas semua pakaiannya ditemani oleh eommanya.

Setelah selesai mereka kemudian pamit pada keluarga Cho

“Dimana Kyuhyun? ” Tanya Mr.Kwon

“Entahlah ,, mungkin dia ada kuliah pagi”Jawab Mrs.Cho

Setelah mereka selesai pamit mereka keluar dari rumah besar itu, Yuri terus berbalik untuk melihat sekitar rumah itu,,

Kyu.. mian jeongmal mianhaeyo

#_ SKIPP

Yuri dan kedua orang tuanya sudah sampai di kediaman mereka

“Lama.. !! sudah lama sekali kita pergi dari rumah ini” Guman Mr.Kwon

Mereka mulai melangkah masuk kedalam rumah mereka

Sementara Yuri hanya diam sambil memikirkan Kyuhyun

Apa kita akan berakhir dengan cara seperti ini hah ?

Tanpa Yuri sadari air matanya terjatuh

“Yul! Kau kenapa?” Tanya mrs.Kwon

Yuri PoV

Aku berlari,berlari ke Taman. Tapi aku terjatuh terjembab di tanah karena aku kehilangan keseimbangan hingga aku terjatuh.

Aku menangis,menangis sekeras-kerasnya. 10 menit..tidak itu belum cukup aku ingin mengeluarkan semua air mataku agar nanti pada hari pertunangan Kyuhyun Oppa aku tidak perlu mengeluarkan air mata karena rasa sakit dalam hatiku.

Yah ? aku memang tidak pernah merasakan sakit yang amat dalam seperti ini.

Bahkan dulu saat adikku meninggal ( Hyo ) aku masih bisa menahan rasa sakit yang yang ku rasakan tapi kali ini kau benar benar tidak bisa. Sungguh !

“Oppa! Kenapa aku sangat kejam?! Kenapa aku tidak  bisa merelakan kau pergi ? Wae ? ” Teriakku karena aku sudah tak tahan lagi.

“Apa karena dia lebih baik daripada aku,,,, Eomma, Appa tolong aku?! Naega wae?! Kenapa harus aku yang mengalami hal yang sangat menyedihkan ini?! Aku benci,, aku benci kehidupan ini !!!” Teriakku lagi sambil memukul mukul tanah.

“Naega wae? Wae..Wae?” Teriakku dengan air mata yang semakin deras.

“Apa aku harus berlutut pada mereka, apa aku harus berlutut hah ?”

“Tuhan aku ingin mati saja,,, jika dengan begitu rasa sakit ini akan hilang” Ucapku tak karuan

“Jika aku mau,, aku bisa mengaku kalau aku ini…. Tapi aku juga tidak bisa melihat orang yang aku cintai menderita karenaku,,, tuhan kumohon tolong aku..” Air mataku masih saja mengalir

“Aku benci keadaanku sekarang,,”

Tiba tiba ada yang memegang pundakku dari arah belakang. Saat kulihat siapa orangnya… Aigo!!!

Yuri End Author PoV

Saat Yuri melihat orangnya Aigoo !!!

Ternyata yang memegang pundaknya adalah Kyuhyun

“O..oppa wae oppa ada disini” Yuri berusaha menghapus air matanya

Sementara dari kejauhan Appa dan Eomma Kyuhyun, bahkan disana ada appa dan eomma Yuri dibalik semak semak

“Aku kesini untuk meyakinkanmu..kalau aku hanya mencintaimu dan aku akan mengatakan pada Appa dan Eommaku kalau aku menolak pertunanganku dengan yeoja yang bermarga Park itu”

“Ta..pi..Aku takut Oppa,aku takut nanti oppa akan di sakiti oleh…..”

“Appaku! Aku bukanlah Kyuhyun yang dulu, appaku tidak mungkin akan menyakitiku hanya karena aku melawan keinginannya !” Kyuhyun mengankat tubuh yuri dan mendudukkannya disebuah kursi dan Kyuhyun kemudian berlutut dihadapan Yuri

“Ta..tapi”

“Hey, dengarkan aku.”ujar kyu sambil mengangkat wajah Yuri agar menatapnya.

“Aku Cho Kyuhyun disini menyatakan bahwa aku benar benar mencintai Kwon Yuri,dan aku berjanji, Anio aku bersumpah takkan menyakitinya lagi, membuatnya menangis, dan aku akan selalu menjaganya”

“Dan mana mungkin aku menyakiti yeoja yang punya bibir manis sepertimu ?” Goda Kyuhyun

“Oppaaa” Teriak Yuri masih sesegukan.

Kyuhyun segera memeluk Yuri erat.

 “Ssstt.. berhenti menangis… dasar cengeng”

“Gomawo Oppa” jawab Yuri yang masih sedikit terisak

Kyu melepas pelukannya lalu mengecup lembut kening yuri dan kemudian mencium bibir Yuri.

Hanya berlangsung beberapa detik saja.

“Sekarang kau tidak boleh lagi merelakan aku hanya karena kau takut aku terluka ? karena jika aku tahu kau melakukannya aku akan pergi bunuh diri, Arra”

“Hm,, tapi bagaimana kalau ada orang yang mengancamku akan membunuhmu jika aku tidak merelakanmu pergi ?”

“Bodoh ! Kau tahu kalau aku ini tidak mudah untuk di sakiti hanya 1 orang bisa menyakitiku ?”

“Nugu ?”

“Kau…. hanya kau, jika kau tidak menyakitiku untuk apa kau takut kalau ada orang yang akan menyakitiku dan lagi pula aku ini namja yang paling hebat di dunia”

“Hm, aku tahu”

Kyu hanya tersenyum Evil memandang wajah yeojachingunya itu

“YAKK! kau mau mati Cho Kyuhyun!!! Beraninya kau tersenyum seperti itu padaku”

“Wae ?” Tanya kyuhyun polos

“Sepertinya rencana kita berhasil” Ujar Mrs.Cho

“Kita tinggal tunggu keberanian mereka saja”

FlashBack On

Dengan linangan air mata aku memasuki kamar putriku,, Wae dia harus pergi secepat itu ?

Aku mengusap boneka kesayangannya kemudian aku mencium bantal yang selalu dia gunakan..

Oh tuhan sanggupkah aku menjalani hidup tanpa putriku ini.. putri yang sangat kusayangi… putri yang selalu memberiku semangat… dan putriku yang selalu menungguku didepan pintu.

Putri yang selalu manja padaku…!? Aku berjalan mendekati sebuah meja.

Dan aku membuka sebuah laci dan apa ini ? aku menemukan sebuah kamera..

Aku kemudian menghidupkannya dan betapa terkejutnya aku saat kulihat ada rekaman Hyo di kamera ini.

*Eomma… wae eomma tidak bisa menyayangiku lebih dari kyuhyun oppa,, apa karena oppa dulunya pernah kecelakaan ?*

Tuhan apa yang telah kulakukan,, jadi hyo selalu merasa kalau aku lebih menyayangi kyuhyun daripada dirinya “Itu tidak benar Hyo”

*Itu tidak adil eomma ! itu tidak adil.

Kalau dengan aku kecelakaan eomma bisa menyayangiku seperti oppa ! aku akan melakukannya.

Eomma aku sudah lelah hidup bersama kyu oppa. Dia selalu menyiksaku,, bahkan dulu dia pernah mengunciku di dalam toilet selama 2 jam,, eomma tahukan kalau aku takut kalau ada orang yang mengunci pintu toilet.

Saat aku mengadu pada eomma ? apa yang eomma katakan pada oppa.

‘ Jangan melakukan itu lagi arra !’.

Mana mungkin oppa mendengarnya.

Tentang eomma lebih menyayangi oppa dari pada aku, aku harap eomma bisa mempertimbangkannya lagi.

Temanku bilang katanya anak yang harusnya paling disayangi itu adalah anak bungsu tapi wae aku selalu jadi no.2 ? bahkan di mata eomma aku tidak pernah jadi no.1. tidak pernahkan !*

Tanpa aku sadari air mataku kembali jatuh.

*Eomma ada satu rahasia yang ingin keberitahu pada eomma tentang kyu oppa.. tapi eomma harus janji tidak akan mengatakan pada kyu oppa kalau aku yang memberi tahu eomma, janji*

“janji !”

*Hm, kemarin aku pernah pulang malam tapi bukan terlalu malam,,, Aku menyuruh Hyun In dan Hae In mengantarku pulang tapi hanya sampai di gerbang,.Aku masuk ke dalam rumah sambil berjalan jinjit karena takut ketahuan eleh Oppa. Saat masuk kedalam rumah aku tidak melihat siapa pun dan hanya melihat ada beberapa botol minuman kosong.

‘Apa Oppa dan Unni yang meminumnya’ itulah yang kukatakan saat itu. Aku masuk kedalam kamar dan memutar lagu agar aku bisa tidur nyenyak.

Tapi karena penasaran,, apa yang di lakukan oppa di kamarnya jadi aku bangun dan merjalan menuju kamar oppa.

Tentu saja aku membuka pintunya tapi aku yakin kalau oppa tidak akan tahu.

Eomma tahu tidak apa yang aku lihat,,?*

Aku kemudian menghapus air mataku dan mulai serius mendengarkan cerita Hyo.

*Oppa dan Yuri unni mereka,, ahh aku malu mengatakannya !

Tapi eomma pasti sudah bisa menebaknya karena aku melihat baju yang dikenakan Yuri unni ada di sofa merah dekat kasur oppa yang sedang berserakan di sana.

Aku sih inginnya melihat lebih lama apa yang mereka lakukan tapi tiba tiba aku mendengar suara ada kucing karena itu aku langsung menutup pintu kamar oppa dan kemudian berjalan menuju kamarku dan aku mematikan music yang sedang ku puatr tadi dan mulai berjalan keluar kamar dan tentu saja eomma tahu apa yang aku lakukan saat aku melihat ada seeor kucing.

Eomma tolong jangan beritahu oppa yah ?!

Kalau oppa tahu aku mengintipnya dengan unni aku pasti mati di tangan oppa. ! dan aku menyayangimu eomma*

FlashBack Of

Itulah alasan Mrs. Cho mengatur semua rencana untuk Kyuhyun dan untuk Yuri.

Hanya ingin menguji cinta mereka.

Mrs.Cho meraih ponselnya dan menelpon seseorang

“Yeoboseoyo”

“……”

“Apa kau sedang sibuk ?”

“……”

“Anio aku hanya ingin mengucapkan terima kasih karena kau sudah mau membantuku untuk menyatukan anakku dengan anak Mrs. Kwon, mungkin tanpa bantuanmu aku tidak akan tahu kalau Kyuhyun ternyata sangat mencintai Yuri,, Gomawo !!”

“….” Tutt Tutt

“Bagaimana kalau kita pergi untuk merayakan suksesnya rencana kita ?” Ujar Mrs. Kwon

“Haruskah ?!”

Mereka akhirnya pergi meninggalkan Kyuhyun dan Yuri.

Yuri tanpa sadar mendengar suara telapak kaki

“Tunggu…. tunggu oppa”

“Ada Apa?”

“Sepertinya ada orang !”

Kyuhyun kemudian melihat kesemua arah dan semua sudut dari taman ini namun tidak menemukan siapapun

“Tidak ada siapa-siapa”

“Ta..tapi” Yuri mulai takut. Jelas jelas dia mendengar suara derap orang yang sedang berjalan.

“Chakkaman… jangan jangan itu hanya alasanmu karena kau mau mendengar suaraku, karena itu kau..”

“Yakk!! Mana mungkin”

Yuri dengan spontan menjitak kepala Kyuhyun

Aku harap kita akan selalu seperti ini, aku harap kita akan selalu bersama sampai kita tua, dan aku harap aku selalu bisa mengodamu setiap detik, walaupun mungkin rambutku akan rontok karena selalu dijitak olehnya

“Aku harap kita bisa terus tersenyum bahagia seperti ini, dan aku harap aku akan terus bersamanya dimasa depan” – Yuri

“Aku tidak tahu lagi apa yang harus kulakukan sekarang, jika aku tidak bersamanya”—Kyuhyun

“Duniaku pasti akan hancur kalau…. kalau aku tidak bersamanya”—Yuri

“Kami tidak akan bisa dipisahkan lagi..kecuali tuhan yang menghendakinya”—Kyuhyun

“Kami pasti akan melewati semua rintangan bersama dan dengan senyuman” – Yuri

“walaupun aku juga punya tanggung jawab lain dengan pekerjaanku tapi aku akan tetap menomor satukan Yuri,,,” – Kyuhyun

“Kami akan…”—Yuri

“Selalu..”—Kyuhyun

“Pasti..”—Yuri

“Akan mencintai sampai mati”—Kyuhyun And Yuri

THE END

Akhirnya End Juga nih FF,,, mian kalau ceritanya kurang menarik buat para readers,,,

*Emang ngga menarik*

And makasih buat Admin yang udah mau post nih FF,, And makasih juga buat para readers yang udah mau baca,,,

Author pamit dulu…. Bye,,, Bye

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

14 thoughts on “[Freelance] My Boyfriend Is Superstar Shoot 3 End

  1. AAA end akhirnyaa ‘3’
    Keren eon, cuman kurang epilognya aja wkwkwk
    Penasaran pas rencana ortu kyuri kebongkar hehehe
    Keep writing ne eon

  2. Wahh ,, dan akhir’x the end🙂 eomma-appa KyuRi emng jjang !! Ditunggu ff lain’x . Ttap smangat ! Smoga makin baik dlm menulis .. Hwaiting .

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s