Posted in Fanfiction, Fluff, Romance, Sad

( Sequel Not All Story ) I Know

i know-by-lee midahI Know

Present Storyline / Art by

Lee Midah

Cast :

Yuri SNSD || Kyuhyun Super Junior || Donghae Super Junior   || Seohyun SNSD  || Minho Shinee

Support Cast :

Other SM Family

Length : Oneshoot || Rating : 17 || Genre : Romance, sad, fluff

Disclaimer

Story Pure milik Author,Cast milik diri mereka sendiri & God. Mungkin story ini sequel dari Not All story, idenya terinspirasi dari kabar sakitnya Bang Evil. ^_^ Just for fun ^^

Note :

Don’t Be Siders!!! Don’t Plagiat!!! If You Respect To Me, Leave A Comment After Read!!! Typo Is Art ^_^ Yang tidak suka pairingnya jangan baca dari pada ngebashing! Kalau memang mau baca tolong jangan bashing!!!

®Fanfiction Copyright Kyulhae Fanfiction © Lee Midah

Happy Reading All!!! ^__^

Lagi – lagi Yuri melakukan kesalahan saat latihan, walaupun lagu yang mereka pakai untuk latihan itu sudah tidak asing lagi karena mereka harus tampil dibeberapa event menjelang akhir tahun dan menyambut tahun baru. Taeyeon tahu jika Yuri akhir – akhir ini tidak fokus namun sebagai seorang leader dia tetap merasa bertanggung jawab untuk kelancaran latihan para membernya.

“ Yuri, jika kau butuh istirahat lebih baik istirahat dulu. Konsentrasimu tidak ada sejak awal “, ujar Kid leader membuat Yuri menoleh dengan rasa bersalahnya.

“ Mianhae, Taeng “, sesal Yuri.

Semua member hanya bisa menatapnya dengan rasa sedih, mereka tahu keadaan Yuri dan mereka juga mengerti apa yang dirasakan Yuri sekarang ini terlebih Seohyun yang merasa bertanggung jawab atas semua yang terjadi dengan hubungan Yuri dan Kyuhyun.

“ Sepertinya aku butuh udara segar. Yeorobeun, mianhae menyusahkan kalian “, pamit Yuri yang berjalan keluar dari ruang latihan.

“ Aku akan menyusulnya “, ucap Jessica yang hendak pergi namun Seohyun segera menghentikannya.

“ Eonni! Jakkaman! Biar aku yang menemuinya “, pinta Seohyun membuat Jessica mengurungkan niatnya untuk menyusul Yuri.

Yuri berjalan dan berhenti di atap gedung SM, dimana dia mencoba menenangkan hatinya yang akhir – akhir ini terasa kalut. Dia menghirup nafas dalam – dalam sambil menutup matanya.

Yuri-ah, Semangatlah! Semua ini jalan terbaik! Kau tidak boleh menyesalinya “, batin Yuri sambil menghembuskan nafasnya mencoba mengeluarkan semua beban didadanya.

“ Eonni… “, panggil Seohyun membuat Yuri menoleh, Yuri pun membalikkan pandangannya lagi ke depan sebentar sebelum dia berbalik menghadap pada Seohyun dengan senyum palsunya.

“ Ada apa Seohyun-ah? Apa Taeng yang menyuruhmu menyusulku? Kau tidak usah khawatir, kajja kita kembali. Aku sudah selesai “, ajak Yuri memasang wajah cerianya dan mencoba mengajak Seohyun pergi, namun Seohyun hanya diam di posisinya membuat Yuri heran.

“ Eonni, aku tahu kau tidak baik – baik saja. Mianhae Eonni, Jeongmal mianhae “, ucap Seohyun dengan nada menyesal membuat Yuri terdiam.

“ Tentang kejadian saat latihan itu, aku yang mencium Kyuppa. Aku yang salah Eonni, aku tidak bisa menahan perasaanku dan aku tidak memikirkan perasaanmu Eonni. Mianhae… “, Seohyun tidak kuasa meneteskan air matanya.

“ Kyuppa hanya menganggap semua itu latihan, makanya dia membalas ciumanku. Dia masih mencintaimu Eonni… “, hati Yuri serasa sakit mendengarnya teringat dengan kejadian itu, ingin rasanya dia percaya dengan apa yang diucapkan Seohyun juga Kyuhyun tapi tetap saja hatinya begitu sakit mengingat hal itu.

“ Eonni, jika kau mau aku bisa menolak tawaran drama musikal itu. Aku hanya tidak ingin melihatmu sedih juga Kyuppa terlihat sangat menderita bepisah denganmu. Aku mohon Eonni… “, melas Seohyun.

Yuri menarik nafasnya sebelum membalikkan tubuhnya untuk menghadap Seohyun yang kini sudah berlinang air mata.

“ Kau tidak usah melakukan itu Seohyun-ah. Sebagai idol kita harus proesional kan? Semua yang terjadi antara aku dan Kyuhyun tidak ada hubungannya dengan pekerjaan kalian. Aku hanya butuh meyakinkan hatiku dan perasaanku padanya “, tutur Yuri sambil memegang pundak Seohyun.

“ Tapi bukankah kalian saling mencintai? “ tanya Seohyun.

“ Terkadang cinta harus memilih apa yang tidak ingin kita pilih…. Sudahlah, kajja kita kembali. Aku takut mereka cemas kalau kita bertengkar. Jangan cemaskan aku, cemaskan dirimu yang harus fokus pada aktingmu “, ujar Yuri sambil merangkul Seohyun untuk kembali ke tempat latihan.

“ Eonni… “, lirih Seohyun namun tidak diidahkan oleh Yuri.

-I Know-

“ Neh, Oppa. Oh kalian sedang menuju Taiwan ya? “, tanya Tiffany yang sedang menghubungi Siwon lewat ponselnya.

“ Kami sibuk latihan untuk menyambut tahun baru Oppa, iya. Mwo?! Kyuhyun Oppa sakit?!!! “, teriak Tiffany saat mendengar keadaan Kyuhyun yang kondisinya drop.

Yuri tidak sengaja mendengarnya kaget sama halnya dengan Tiffany, dia pun merasa penasaran lalu berdiri di balik pintu kamar Tiffany.

“ Kyuhyun sakit? “, lirih Yuri.

“ Lalu bagaimana keadaannya Oppa? apa dia bisa tampil? “, tanya Tiffany, Yuri mulai semakin penasaran dia menempelkan telinganya di pintu kayu itu namun sayangnya dia tidak mendengar apapun karena Tiffany tidak megulang ucapan Siwon kali ini.

“ Neh, Oppa. kau juga jaga kesehatanmu ya. Salamku buat Oppandeul yang lain. Bye “, sambungan pun terputus.

Yuri tidak tahu kalau Tiffany sudah mengakhiri teleponnya, dia masih berusaha mencari tahu tentang keadaan Kyuhyun karena dalam hatinya dia merasa khawatir sekali. Saat Tiffany membuka pintu kamarnya, dia kaget melihat Yuri yang hampir jatuh.

“ Omo!!! “,

“ Yuri! Apa yang kau lakukan?! “, tanya Tiffany yang masih memasang wajah kagetnya.

“ Ano… Hmmm… tadi… aku mau pinjam charger, ya charger. Ponselku mati dan aku lupa menyimpan chargerku “, jawab Yuri gugup sambil memasang senyum kaku.

“ Chargernya ada diatas mejaku, kau ambil saja “, ujar Tiffany sambil menujuk meja riasnya.

“ Neh “, sahut Yuri mencoba tersenyum lalu berjalan menuju meja riasnya.

Yuri masih penasaran dengan keadaan Kyuhyun namun ia terlalu gengsi untuk bertanya pada Tiffany. Tiffany menatap heran Yuri yang masih berdiri di dekat meja riasnya tanpa mengambil chargernya.

“ Yul, itu chargernya “, ucap Tiffany membuat Yuri sadar .

“ Ah neh “, Yuri pun mengambil charger itu lalu berjalan keluar dari kamar Tiffany dengan perlahan, hatinya masih berkelut untuk bertanya atau tidak.

Mengapa aku jadi penasaran seperti ini? Mengapa aku merasa cemas sekarang? “, batin Yuri yang kini duduk ditempat tidurnya.

Tiba – tiba ponselnya berbunyi dan saat dilihat tertera nama Donghae di layar ponselnya. Tanpa pikir panjang Yuri langsung mengangkat ponselnya

“ Yoboseyo? “,

“ Aigo! Apa kau sedang menunggu teleponku Yul? Tidak biasanya kau mengangkat secepat ini? “, canda Donghae.

“ Kau ini percaya diri sekali Oppa, kebetulan saja aku sedang memegang ponselku “, sangkal Yuri yang dibalas tawa renyah oleh Donghae.

“ Arra… Arra… Bagaimana keadaanmu? Kau tidak lupa olah ragamu kan? Apa kau tidak sadar badanmu terlihat lebih gemuk sekarang “, ujar Donghae dengan nada bercanda.

“ Oppa! Apa kau meneleponku hanya untuk meledekku eoh? “, tanya Yuri kesal sambil cemberut walaupun Donghae tidak melihatnya tapi dia tahu bagaimana raut wajah Yuri sekarang.

“ Aish! My pearl pasti sedang cemberut sekarang “,

“ Kalau kau hanya ingin menggodaku terus, akan kututup teleponmu “, ancam Yuri.

“ Aigo!!! Baiklah, aku hanya ingin bilang Kyuhyun sedang sakit. Selama beberapa minggu ini dia bekerja terlalu keras tanpa memperdulikan kesehatannya dan membuat kondisi tubuhnya drop… “, ucapan Donghae kali ini berhasil membuat Yuri terdiam.

“ Mungkin ada hubungannya dengan berakhirnya hubungan kalian “, tambah Donghae.

“ Apa kau tidak ingin tahu keadaannya sekarang? “, tanya Donghae.

Yuri ingin sekali mengatakan iya, namun lidahnya tetap kelu dan tidak bersuara. Rasanya hati dan pikirannya sedang bergelut. Donghae tahu arti diam Yuri karena dia terlalu mengenal Yuri.

“ Dia sedang istirahat di Hotel karena demamnya sangat tinggi, tapi percuma saja aku mengatakannya kalian kan sudah berakhir “, tambah Donghae.

“ Ya sudah, aku dan member yang lain akan latihan. Kau jaga diri baik – baik ya, jaga kesehatanmu juga. Hati – hati terkena flu dan selalu pakai jaketmu karena sekarang musim dingin. Bye pearl “, pamit Donghae.

“ Bye Oppa “, jawab Yuri lalu menutup sambungannya, Yuri menatap keluar jendela kamarnya dia berpikir apa yang harus dilakukannya sekarang. Karena hatinya dilanda cemas juga khawatir pada mantan kekasihnya itu.

@Keesokan paginya.

 “ Ayo kita latihan! Lusa kita harus tampil di Gayo Daejun untuk menyambut tahun baru “, ajak Taeyeon pada semua membernya kecuali Yoona yang masih menjalani syuting dramanya.

“ Jakkaman! Dimana Yuri? Aku tidak melihatnya? “, tanya Sooyoung heran sambil melihat sekelilingnya.

“ Iya, sejak pagi aku juga tidak melihatnya “, timpal Sunny membuat member yang lain pun sadar dengan absennya Yuri.

“ Aish! Anak itu! Kemana dia? “, cibir Taeyeon.

Jessica merasa ponselnya bergetar, dia pun membukanya dan ternyata ada 1 pesan dari Yuri.

Sica-ah, aku ada urusan sampai besok. Bilang pada semuanya aku akan datang saat konser tahun baru nanti.

From : Kwon Seobang.

“ Kemana dia? “, gumam Jessica namun Jessica mengerti jika ada sesuatu yang penting untuk Yuri pasti hal itu sangat penting karena dialah member yang paling tahu tentang Yuri.

“ Taeyeon-ah, Yuri bilang ada urusan. Kita latihan saja tanpa dia “, ajak Jessica namun sebelum Taeyeon bertanya lebih jauh, ia langsung menariknya untuk latihan.

-I Know-

Kyuhyun terbaring lemas di tempat tidurnya, dia butuh istirahat total sebelum konsernya digelar. Semua member mengatakan kalau dia untuk isirahat dan tidak usah mengikuti konser, tapi dia bersikeras untuk ikut tampil menghibur para elf yang sudah menunggunya walau dengan kondisi seperti sekarang ini.

“ Kyuhyun-ah, jangan memaksakan diri. Kau tidak usah ikut konser ini “, ucap Sungmin.

“ Anio, Hyung. Aku hanya butuh istirahat saja. Kau tidak usah khwatir “, Kyuhyun tetap keras kepala.

“ Kau ini sungguh keras kepala, jalan saja kau harus dibantu “, cibir Kangin.

“ Aku hanya tidak ingin mengecewakan para elf yang sudah menunggu kita Hyung “, jawab Kyuhyun membuat member yang lain mendesah pasrah.

“ Jika saja Yuri disini, kau pasti langsung sembuh “, ucap Sindong membuat Kyuhyun tersenyum getir, semua member langsung menatap Sindong yang sedang memakan kue ditangannya.

“ Wae? “, tanya Sindong polos.

“ Sudahlah sebentar lagi kita akan latihan, istirahtlah Kyu. Masih ada besok untukmu latihan “, ucap Siwon membuat semua member Super Junior mengangguk lalu meninggalkan sang maknae yang terbaring lemah dikamarnya.

“ Kau benar Hyung. Aku butuh Yuri sekarang “, lirih Kyuhyun yang mencoba menutup matanya untuk istirahat.

Seorang gadis berjalan menuruni pesawat yang baru saja landas dengan memakai mantel berwarna kuning kecoklatan tidak lupa dengan kaca mata hitam yang melekat diwajahnya. Gadis itu berjalan dengan hati – hati agar tidak ada orang yang mengenalinya, dia adalah Yuri. Yuri masuk ke sebuah taxi lalu memberitahu supirnya itu menuju sebuah hotel, hotel dimana para member Super Junior menginap. Setelah sampai dia pun langsung menuju kamar yang disebutkan oleh Donghae. Yuri mengerti maksud Donghae mengatakan dimana mereka menginap juga nomor dimana Kyuhyun berada. Kini iapun berdiri di sebuah kamar bertuliskan no 275, Yuri menarik nafasnya sebelum masuk ke kamar itu karena dia sudah mendapatkan kuncinya yang sengaja di titipkan Donghae pada pelayan hotel. Yuri membuka pintu kamar itu dengan hati – hati, setelah masuk dia pun berjalan perlahan menuju tempat tidur dimana seorang pria terbaring lemah dengan infusan ditangannya.

“ Hyung, kau kah itu? Apa ada yang tertinggal? “, tanya Kyuhyun dengan suara parau tanpa membuka matanya.

Hati Yuri sakit melihatnya, bagaimana pun dia masih mencintai pria itu. Perasaannya masih begitu kuat padahal dia sendiri yang memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka walaupun Kyuhyun tidak ingin melakukannya. Yuri mendekati Kyuhyun perlahan, wajahnya meneteskan air mata saat melihat dengan jelas wajah pria yang sangat dicintainya. Wajah yang sangat pucat dan terlihat raut depresi juga terpancar diwajah tampan itu.

“ Kyu… “, lirih Yuri namun sepertinya Kyuhyun tertidur sehingga dia tidak menyadari keberadaan Yuri.

Setelah merasa tidak ada respon dari Kyuhyun, Yuri memberanikan menggerakan tangannya untuk memegang tangan Kyuhyun. Tangan yang terasa dingin sekali penuh dengan keringat. Yuri juga membelai pipi Kyuhyun dengan lembut takut untuk membuat Kyuhyun bangun.

“ Yu..rii… Bo..goshipeoh “, rancau Kyuhyun dalam tidurnya, hati Yuri semakin terasa sakit dan sesak mendengarnya. Dengan isakan tangis yang dia tahan, Yuri mengecup kening Kyuhyun.

“ Nadooo… “,

Yuri mula mengambil handuk kecil juga air hangat untuk mengompres kening Kyuhyun yang demam tinggi. Dia mulai membersihkan keringat yang mengucur didahi Kyuhyun dan seluruh tubuhnya. Sesekali Yuri mengukur suhu tubuh Kyuhyun yang mulai turun. Diapun tersenyum saat suhu tubuh Kyuhyun kembali normal.

“ Syukurlah suhu tubuhmu kembali normal “, lega Yuri sambil membereskan peralatan kompresnya.

Saat Yuri hendak pergi untuk menyimpan kembali alat – alat yang dia pakai untuk mengompres Kyuhyun, tangan Kyuhyun menahan tangannya membuatnya terdiam. Yuri merasakan ada kekhawatiran jika Kyuhyun menyadari dirinya ada disampingnya saat ini.

“ Kajima!!! Ku mohon Yuri… “, rancau Kyuhyun dengan mata masih tertutup.

“ Aku sangat mencintaimu, ku mohon tetaplah bersamaku… “,

“ Aku tahu “, jawab Yuri lalu melepaskan tangan Kyuhyun dengan perlahan.

Yuri duduk disamping Kyuhyun sambil memandangi wajah pulas Kyuhyun, sesekali tangannya menggenggam tangan Kyuhyun erat.

“ Cepat sembuh, karena aku tidak kuat melihatmu seperti ini “, gumam Yuri.

-I Know-

Para member Super Junior pun selesai latihan, mereka kembali ke hotel tepatnya ke kamar Kyuhyun untuk mengecek keadaan Kyuhyun. Saat mereka membuka pintu kamar Kyuhyun mereka terkaget melihat sosok Yuri yang kini tertidur disamping Kyuhyun dengan menggenggam tangan Kyuhyun.

“ Yuri?!!! “, kaget member Super Junior.

Perlahan – lahan Yuri membuka matanya dan dia pun kaget melihat semua member Super Junior kini menatapnya dengan tidak kalah kagetnya.

“ Oppandeul? “, Yuri langsung berdiri tanpa berkata apa – apa lagi.

“ Apa yang kau lakukan disini? “, tanya Kangin membuat Yuri gugup.

“ Aku… aku hanya… aku.. itu… “, gugup Yuri.

“ Apalagi yang dia lakukan, tentu saja untuk merawat Kyuhyun. Iyakan Yul? “, ujar Donghae yang berjalan mendekati Yuri.

Yuri hanya bisa diam tanpa menjawab, dia hanya tersenyum kaku pada semua pria yang masih menatapnya.

“ Wah bagus itu, aku yakin dia akan langsung sembuh “, ujar Eunhyuk.

“ Iya Yul, dia sangat depresi saat hubungan kalian berakhir. Kami berharap kalian bisa bersama lagi “, tutur Siwon.

Tiba – tiba saja badan Kyuhyun mulai bergerak membuat semua orang kini menatap kearahnya, Yuri merasa gugup dan takut jika Kyuhyun melihatnya sekarang. Dia pun segera berlari dan sembunyi dibalik tembok yang menghalangi kamar Kyuhyun dan ruang tengah kamar hotel itu.

“  Kau mau kemana? “, tanya Eunhyuk heran, namun Yuri memberi isyarat agar mereka tidak mengatakan pada Kyuhyun kalau Yuri berada disana saat ini.

“ Hmmm… Hyung, kalian sudah selesai latihan? “, tanya Kyuhyun yang kini mulai membuka matanya dan melihat para Hyungnya berkumpul.

“ Kalian bicara dengan siapa? “, tanya Kyuhyun heran.

“ Anio, bukan siapa – siapa “, jawab Sungmin yang langsung mendekati Kyuhyun.

“ Bagaimana keadaanmu Kyu? “, tanya Siwon.

“ Sepertinya aku merasa lebih baik “, jawab Kyuhyun sambil tersenyum tipis.

“ Tentu saja kau membaik, kan ada… “, belum sempat Sindong mengucapkan sesuatu, Zhoumi langsung menutup mulut Sindong.

“ Hyung, bukankah kau lapar. Kajja, aku punya makanan untukmu “, ajak Zhoumi membawa Sindong menjauh, Kyuhyun mengerutkan keningnya heran.

“ Ada apa dengan mereka? “, heran Kyuhyun.

“ Sudahlah, jangan kau pikirkan. Lebih baik kau fokus dengan kesehatanmu “, ucap Donghae membuat Kyuhyun mengangguk.

Kini Donghae dan Yuri berjalan di taman Hotel, mereka pun duduk dibangku taman yang terbuat dari kayu.

“ Ternyata kau datang juga “, ucap Donghae memulai pembicaraan.

“ Bukankah kau yang menyuruhku Oppa? “,

“ Anio, aku hanya mengatakan keadaan Kyuhyun saja “, sangkal Donghae membuat Yuri mencibir.

“ Kau masih mencintainya kan? “, tanya Donghae.

Yuri tersenyum dengan pertanyaan Donghae, dia mengangkat kepalanya untuk melihat kearah langit malam yang kini penuh dengan bintang.

“ Apa aku harus menjawabnya Oppa? “, tanya Yuri.

“ Hmm “, sahut Donghae.

“ Sejujurnya aku tidak ingin mengakuinya, tapi perasaan itu tidak pernah hilang sedikitpun dari hatiku “,

“ Lalu mengapa kalian tidak kembali? “,

“ Aku belum yakin untuk melanjutkannya “, jawab Yuri.

“ Apa kau yakin padaku? “, Yuri menoleh pada Donghae dengan tatapan heran.

“ Eh?! “,

Donghae menatap mata Yuri dalam – dalam, dia mencoba meyakinkan Yuri dengan isyarat tatapannya. Yuri masih tidak mengerti dengan maksud Donghae. Selang beberapa detik ponsel Yuri berbunyi membuat keduanya terhenyak dalam keadaan yang mulai terasa canggung.

“ Angkat ponselmu! “, suruh Donghae membuat Yuri melihat kearah tasnya lalu merogoh ponselnya dan terlihat nama Jessica di ponselnya.

“ Neh, Sica-a “, sapa Yuri.

“ Ya! Kwon Yuri! Kau dimana? Cepat pulang sebelum Taeyeon mengamuk “, teriak Jessica membuat Yuri menjauhkan ponsel dari telinganya.

“ Neh, Arraseo “, jawab Yuri lalu menutup teleponnya sebelum Jessica bertanya lebih lanjut.

“ Oppa, aku harus kembali ke Korea. Aku mohon padamu dan Oppandeul, jangan katakan padanya kalau aku kesini. Janji Oppa “, pinta Yuri dan Donghae mengangguk.

“ Aku antar kau ke bandara “, Yuri pun tidak menolaknya.

“ Hyung “, panggil Kyuhyun pada Sungmin di sampingnya.

“ Rasanya aku merasakan keberadaan Yuri saat aku tertidur tadi.. “, ujar Kyuhyun.

“ Jinjja? Mungkin karena kau merindukannya “, Sungmin terlihat pura – pura kaget.

“ Mungkin saja, tapi semuanya terasa nyata untukku “, ucap Kyuhyun sedangkan Sungmin tersenyum tanpa Kyuhyun sadari.

Kau tidak salah, Kyu “, batin Sungmin.

-I Know-

Seluruh dunia merayakan tahun baru dengan meriah, begitu juga para idol Korea yang mengisi acara – acara tahun baru yang diselenggarakan oleh beberapa stasiun Televisi terkenal. SNSD yang mengisi acara di Gayo Daejun bersama Shinee juga Exo dan idol – idol lainnya. Sedangkan Super Junior mengisi acara di luar Negri. Semua orang terlihat bahagia menyambut ulang tahun dunia itu, namun tidak ada satu pun yang tahu apa kebahagian yang mereka pancarkan itu kebahagiaan murni atau hanya topeng untuk menyembunyikan perasaan mereka yang sesungguhnya.

“ Selamat tahu baru Noona “, sapa seorang pria tinggi membuat Yuri menoleh.

“ Minho-ya “, sahut Yuri sambil tersenyum.

“ Lama sekali kita tidak saling bicara ya, mungkin hampir setahun terakhir ini “, ujar Minho membuat Yuri tersenyum sambil mengangguk.

“ Bagaimana keadaanmu? Dan jadwalmu? “, tanya Yuri.

“ Gwenchana… semuanya tidak lebih baik sejak aku tidak bisa bersamamu lagi Noona “, jawab Minho tertawa getir.

“ Semua itu sudah berlalu Minho-a, tapi kita masih bisa menjadi teman atau kau bisa menganggapku seperti Noona kandungmu “,

“ Neh, kau benar. Kau sudah bersama Hyung sekarang “, Minho tersenyum lagi.

“ Hmm “, Yuri hanya mengiyakan karena mungkin Minho belum tahu apa yang terjadi dengannya dan Kyuhyun.

“ Noona, Kajja kita berdoa untuk tahun ini. Semua orang sudah berkumpul disana “, ajak Minho saat konser sudah berakhir dan semua orang memanjatkan harapannya untuk tahun yang akan datang.

“ Neh “, setuju Yuri yang kembali bergabung dengan para membernya.

Harapanku hanya satu, semoga kau selalu sehat dan bahagia walaupun bukan denganku “, batin Yuri dan Minho bersamaan.

Disisi lain para member Super Junior pun memeriahkan konser tahun barunya di Taiwan ( Mian kalau salah namanya juga Fiction ). Saat semua mulai memanjatkan harapanya, Kyuhyun hanya bisa berharap hubungannya dan Yuri bisa kembali baik dan mereka bisa bersama lagi.

“ Apa harapanmu tahun ini Kyu? “, tanya Donghae.

“ Kau pasti tahu apa yang aku inginkan Hyung “, jawab Kyuhyun sambil tersenyum tipis.

“ Hmm… kalau aku ingin memulai hidup baru bersama Yuri tanpa ada gangguan darimu “, goda Donghae membuat Kyuhyun langsung menatapnya tajam.

“ Hahaha… woles aja Kyu. Aku hanya bercanda “, tawa Donghae melihat ekspresi Kyuhyun.

Aku harap kita bisa menjalani hidup ini bersama lagi, Yul “, batin Kyuhyun dan mereka semua mulai memberi hormat pada para elf yang sudah setia melihat penampilan mereka.

-I Know-

Yuri berjalan keluar dari gedung SM dengan jaket selututnya karena cuaca masih sangat dingin. Dia mencoba melihat kanan kirinya untuk menunggu sebuah taxi, namun hari semakin larut dan taxi sudah terlihat jarang terlihat di jalanan itu sehingga dia harus menunggu dengan sabar.

“ Seharusnya aku menerima tawaran Donghae Oppa tadi “, ucapnya dengan nada penuh penyesalan karena menolak ajakan Donghae.

Sementara itu, Kyuhyun baru selesai mengikuti party dengan semua crew Radio Star setelah acara mereka seleai yang membuatnya harus pulang larut. Dia pun beranjak masuk ke dalam mobilnya untuk pulang. Setelah berpamitan, Kyuhyun langsung menancapkan gasnya dengan kecepatan sedang.

Mengapa aku ingin mampir ke gedung SM dulu? “, pikirnya sambil melihat jalanan yang sudah mulai sepi.

Tanpa pikir Kyuhyun pun langsung melajukan mobilnya menuju SM Entertaiment. Beberapa menit berlalu dan Kyuhyun sudah mulai memasuki jalanan yang dekat dengan gedung agencynya itu. Namun belum sampai di gedung SM, matanya menangkap sosok yang sudah tidak asing lagi dengannya. Sosok seseorang yang selalu membuat perasaannya berubah – ubah dalam waktu yang bersamaan, sosok yang menjadi sumber kebahagiannya juga sosok yang sudah dirindukannya walaupun mereka sering bertemu. Kyuhyun menghentikan mobilnya sebentar untuk memandangi sosok itu.

“ Yuri “, lirihnya.

Kyuhyun memandangi Yuri masih berdiri menunggu datangnya taxi yang belum muncul selama 30 menit, dia juga terlihat menggerakkan kakinya yang sepertinya mulai terasa pegal.

“ Aish!… kemana para ajushii taxi? Jika seperti ini, aku mungkin tidak bisa pulang “, runtuk Yuri dengan wajah kesal sekaligus khawatir.

Kyuhyun tersenyum melihat tingkah gadisnya itu. Anio, mantan gadisnya. Terkadang mengingat kenyataan itu dirinya merasa sedih dan sesak. Karena kini orang yang menjadi sebahagian hidupnya itu sudah tidak ada di sampingnya. Kyuhyun melihat Yuri mulai berjalan meninggalkan tempatnya sambil merapatkan jaketnya, tanpa menunggu lagi ia pun menyalakan mobilnya dan mendekati Yuri yang masih mencoba mencari taxi. Yuri menyadari ada sebuah mobil mendekatinya, dia pun berhenti dan menoleh pada kendaraan yang kini berhenti disampingnya. Yuri mengenali mobil itu dan siapa pemiliknya.

“ Apa kau mau pulang? “, tanya Kyuhyun setelah membuka jendela mobilnya.

“ Hmm “, sahut Yuri.

Suasana mobil terasa canggung, kedua insan itu masih dalam keadaan diam. Sang gadis fokus dengan pandangannya ke arah jendela sedangkan sang pria fokus dengan menyetirnya walau sesekali mencuri – curi pandang.

“ Hmm… bagaimana pekerjaanmu? “, tanya Kyuhyun mencoba berinteraksi.

“ Neh? “,

“ Oh… baik, bagaimana dengan kau? Apa kau sudah baikkan? Kudengar kau sakit saat di Taiwan? “, ujar Yuri.

Apa dia masih mengkhawatirkanku? “, batin Kyuhyun senang.

“ Hmm… kau bisa lihat aku sudah sehat kan? “, tanya Kyuhyun.

“ Neh, kau benar. Kalau kau belum sembuh, kau tidak mungkin ada disini sekarang “, jawab Yuri sambil tertawa kecil, Kyuhyun pun mengangguk sambil tersenyum setidaknya kecanggungan diantara mereka mulai memudar.

“ Apa kau mau minum soju? “, tawar Kyuhyun menunjuk sebuah kedai minum membuat Yuri menoleh kearah kedai itu.

“ Hmm… geurae “, jawab Yuri.

-I Know-

“ Hahahaha jinjja. Dan kau tahu kami menari seperti orang gila di atas panggung dan semua penonton berteriak histeris “, ucap Kyuhyun sambil tertawa menceritakan tentang konsernya.

“ Ya! Tidak hanya kau, kami juga selalu melakukannya “, timpal Yuri yang langsung meneguk soju di gelasnya.

“ Kau benar “, setuju Kyuhyun sambil mengacungkan gelasnya mengajak Yuri untuk bersulang.

“ Kwon Yuri! ‘, panggil Kyuhyun membuat Yuri menatap Kyuhyun.

“ Wae? “, tanya Yuri yang sudah mulai cegukkan.

“ Bogoshipeo “, jawab Kyuhyun.

“ Jeongmal Bogoshpipeo “, Yuri terdiam.

“ Hahahaha… hahahaha “, Yuri tertawa mendengar pengakuan Kyuhyun sedangkan Kyuhyun masih menatapnya dalam.

“ Babo! “, maki Yuri.

“ Kau pikir hanya kau? Aku juga merindukanmu… jeooooong… jeooongmal… Bogoshipeoh “, jawab Yuri yang tiba – tiba saja langsung ambruk di atas meja.

Brukkk!!!

Kyuhyun juga mabuk, namun dia masih bisa mendengar dengan jelas apa yang dikatakan oleh Yuri padanya. Kyuhyun memapah Yuri menuju mobilnya, setelah mendudukan Yuri dikursi penumpang dia pun mulai menjalankan mobilnya untuk pulang. Terdengar rancauan – rancauan tidak jelas dari Yuri dan terkadang membuat Kyuhyun tersenyum karena dalam mabuknya Yuri mengeluarkan isi hatinya pada Kyuhyun.

“ Stop!!! “, teriak Yuri tiba – tiba sambil membuka matanya membuat Kyuhyun kaget dan langsung menghentikan mobilnya.

Ckiiiiittttt!!!!

Ban mendecit saat bergesekan dengan aspal, nafas Kyuhyun terenggah – engah dan langsung menoleh pada gadis disampingnya.

“ Waeyo?! “, tanya Kyuhyun.

Yuri menatap Kyuhyun sambil memicingkan matanya, wajahnya terlihat kesal. Dia pun mulai mendekati Kyuhyun lalu memukulinya.

Buk! Buk! Buk!

“ Nappeun! Nappeun! Mengapa kau membuat hatiku seperti ini? Mengapa kau jahat padaku?! Kau membuatku terus mencintaimu sampai aku tidak bisa mencintai pria lain lagi! Kau membuatku khawatir saat kau sakit sehingga aku harus menyusulmu untuk memastikan keadaanmu!!! Kau membuatku sulit menjalani hidupku tanpamu!!! Wae?! Wae?!! “, teriak Yuri sambil menangis.

Kyuhyun tidak mencoba menghentikan Yuri, dia hanya diam saat Yuri memukulnya.

“ Aku… aku…. wae?!!! “, tangis Yuri sambil menghentikan pukulannya pada Kyuhyun.

Kyuhyun langsung memeluk tubuh Yuri dan membiarkannya menangis di dalam dekapannya. Dia pun merasakan apa yang Yuri rasakan, Kyuhyun tahu perasaan itu.

“ Makilah aku! Bencilah aku! Tapi jangan berhenti mencintaiku “, ucap Kyuhyun di telinga Yuri.

Yuri menarik tubuhnya dari dekapan Kyuhyun, dia menatap kedua mata cokelat pria dihadapannya kini. Yuri mengalungkan tangannya di leher Kyuhyun lalu melumat bibir Kyuhyun. Dia begitu merindukan ciuman itu, Kyuhyun pun tidak tinggal diam, dia menarik tubuh Yuri semakin mendekat padanya. Keduanya berciuman sangat panas sekali menyalurkan semua rasa rindu didalam diri mereka. Ciuman itu masih berlanjut sampai diapartement rahasia milik Kyuhyun. Kyuhyun tidak melepaskan tubuh Yuri dari tangannya dan Yuri pun tidak melepaskan tangannya di leher Kyuhyun. Tubuh keduanya ambruk saat Kyuhyun menggiring Yuri menuju tempat tidurnya, keduanya masih berpaut sampai suara ponsel milik Yuri mengharuskan mereka berhenti dari apa yang mereka lakukan.

“ Aish! “, Kyuhyun melepaskan ciumannya dan mencari suara yang mengganggunya itu.

Setelah dapat, Kyuhyun melihat nama Taeyeon tertera di ponsel Yuri. Dia menoleh kearah Yuri yang terbaring di tempat tidurnya dengan mata tertutup, kemudian iapun menekan tombol hijau di ponsel milik Yuri.

“ Ya! KwonYul! Kau tidak tahu ini sudah jam berapa?!!!! “, teriak Taeyeon membuat Kyuhyun menjauhkan ponsel itu dari telinganya.

“ Sekarang kau dimana? Apa hari ini kau akan  pulang atau tidak?! “, tanya Taeyeon.

“ Ya! Kenapa kau diam saja?! jawab aku Kkabyul! “, tanya Taeyeon.

“ Bagaimana aku mau menjawab, kau bicara terus “, ucap Kyuhyun kesal membuat Taeyeon terdiam, karena kini yang dia dengar bukan suara Yuri melainkan seorang pria.

“ Nu… nuguseyo?! Bagaimana bisa kau menjawab ponsel Yuri? “, tanya Taeyeon dengan nada khawatir.

“ Kau tidak usah khawatir, Yuri bersamaku. Dia mabuk berata “, jelas Kyuhyun dan Taeyeon menyadari siapa pemilik suara itu.

“ Kyuppa? Kyuhyun Oppa? ini kau? “, tanya Taeyeon tidak percaya.

“ Neh, kau tidak khwatir lagi kan. Yuri aman bersamaku, besok pasti pasti aku kembalikan secara utuh “, ujar Kyuhyun.

“ bagaimana.. “, belum Taeyeon bicara lagi Kyuhyun menutup sambungannya karena dia tahu, Taeyeon akan bertanya lebih banyak lagi.

“ Aish! Mengganggu aja “, cibir Kyuhyun yang langsung meletakkan ponselnya di meja lalu berjalan mendekati Yuri lagi.

Kyuhyun mencoba membangunkan Yuri, namun Yuri sudah masuk jauh lebih dalam ke alam mimpinya yang membuat Kyuhyun menyerah dan membiarkan Yuri istirahat didalam dekapannya.

“ Selamat tidur, Pearl. Aku janji akan selalu ada disampingmu walaupun kau tidak menginginkanku “, ucap Kyuhyun sambil mengecup kening Yuri lembut, Kyuhyun pun tertidur sambil memeluk tubuh Yuri possesif seakan tidak ingin ditinggalkan lagi.

-I Know-

“ Hoaammmmm!!!! “,

Yuri membuka matanya saat merasakan cahaya matahari yang mulai mencuri masuk lewat jendela kamar. Dia merasakan pusing yang amat luar biasa di kepalanya.

“ Aigo! Kepalaku! “, rintih Yuri sambil memijit pelan kepalanya.

Setelah kesadarannya mulai pulih sedikit demi sedikit, dia menyadari kalau dirinya bukan berada di dorm melainkan sebuah apartement yang sudah tidak asing dengannya.

“ Mengapa aku ada disini? “, bingungnya.

Yuri mencoba mengingat kejadian malam yang butuh menguras tenaganya untuk mereka ulang apa yang sudah terjadi? Bayangan kejadian malam pun bermunculan sampai akhirnya dia mengingat semuanya bahkan saat dirinya mabuk dan memaki juga memukul Kyuhyun.

“ Omo!!! Apa Kyuhyun yang membawaku kesini? “, lirih Yuri.

Yuri mendengar suara pintu kamarnya terbuka, dengan cepat diapun kembali berbaring sambil menutupi dirinya dengan selimut.

“ Apa yang harus aku lakukan sekarang? “, bingung Yuri.

Yuri merasa bingung bagaimana bersikap didepan Kyuhyun setelah kejadian semalam. Dia tidak bisa mengcuhkannya begitu saja, apalagi kini Kyuhyun tahu semua perasaannya.

“ Kau masih belum bangun? “, tanya Kyuhyun membuat Yuri langsung menutup matanya erat – erat.

“ Ckckck… kau pasti sangat lelah “, Kyuhyun mendekati Yuri dan duduk disamping Yuri membuat jantung Yuri berdegup kencang.

“ Sepertinya aku juga tidak ingin meninggalkanmu disini sendiri, aku akan menghubungi Manager Hyung untuk membatalkan jadwalku hari ini “, ucap Kyuhyun sambil mengambil ponselnya.

“ Andwe!!! “, tiba – tiba Yuri bangun dan melarang Kyuhyun membuat Kyuhyun menoleh.

Yuri tersadar kalau Kyuhyun hanya mengerjainya karena Kyuhyun hanya duduk tanpa memegang ponselnya.

“ Rupanya kau memang pura – pura, hahaha… “, tawa Kyuhyun membuat Yuri merasa malu dan memerah.

“ Jadi kau tahu aku sudah bangun? “, tanya Yuri

“ Tentu saja. Aku sangat mengenalmu Kwon Yuri “, jawab Kyuhyun membuat Yuri mencibir kesal.

Kyuhyun langsung menarik tubuh Yuri kedalam dekapannya membuat Yuri kaget dan mencoba berontak.

“ Ya! Apa yang kau lakukan?! Lepaskan aku! “, pinta Yuri.

“ Gomawo… Gomawo, karena kau masih mencintaiku. Gomawo karena kau melengkapi hidupku…. “, ucap Kyuhyun membuat Yuri terdiam.

“ Aku… “, Yuri tidak bisa menjawab apa – apa dia hanya diam karena tidak bisa mengelak apapun lagi, Kyuhyun sudah tahu semua perasaannya.

“ Kumohon bertahanlah lebih lama, karena ketika waktunya tiba. Aku akan mengakui pada dunia bahwa kaulah gadis yang sudah mengisi hatiku. Jika kau marah, maki aku! Jika kau kesal, pukullah aku! Jika kau sedih, katakan padaku! Jangan pernah katakan lagi hubungan kita berakhir karena aku tidak bisa hidup tanpamu “, tutur Kyuhyun membuat hati Yuri merasa terharu.

“ Berjanjilah kau tidak akan berhenti mencintaiku, sampai Tuhan menghentikan nafas ini berhembus… “, Kyuhyun menatap dalam mata Yuri yang terlihat berkaca – kaca.

“ Kau bisa berjanji kan? “, Yuri tidak bisa menjawab, bukan tidak bisa hanya lidahnya tidak bisa berkata apa – apa lagi.

Dia bahagia, ya terlalu bahagia mendengar semua ucapan pria yang amat dia cintai. Yuri merasa beruntung menjadi seorang gadis yang ada dihati seorang maknae Super Junior yang dicintai banyak orang namun dialah pemlik hati itu seutuhnya. Kyuhyun mendekatkan wajahnya pada Yuri membuat Yuri menutup matanya. Dalam hitungan detik kedua insan itu saling berpautan satu sama lain, terlihat ada aura cinta yang menghujani keduanya sehingga keduanya semakin larut dalam cerita cinta mereka berdua. Setelah beberapa waktu berlalu keduanya melepaskan tautan mereka. Keduanya tersenyum saling bertatapan satu sama lain.

“ Babo! “, maki Yuri membuat Kyuhyun tersenyum lalu memeluk Yuri erat.

Tiba – tiba Yuri mendorong tubuh Kyuhyun membuat Kyuhyun menatapnya heran.

“ Wae? Mengapa kau mendorongku? “, tanya Kyuhyun.

“ Aku mau mandi! “, jawab Yuri sambil berlari kekamar mandi dan menutup pintunya rapat – rapat.

“ Aish! Tubuhku masih mau alkohol! “, runtuk Yuri sambil mencium bau tubuh juga mulutnya yang menyengat akibat alkohol semalam

“ Tenang saja, Yul. Aku tidak keberatan walaupun kau belum mandi “, ucap Kyuhyun dibalik pintu yang mendengar runtukan Yuri.

“ Diam! “,

Kyuhyun terkekeh dengan tingkah Yuri, namun dia merasa bersyukur karena kebahagiannya kembali.

—The End—

Udah lama nih gak update hahaha😄 mian para readers, biasa lagi sibuk . ni juga nyempetin nyelesain cerita yang udah sejak 2 minggu yang lalu di proses. Mian juga kalau aku jarang bales comment2 karena ya alasannya masih sama. Kini aku persembahin lagi cerita gaje untuk kalian hehehe😄 moga suka dan jangan lupa RCL ya🙂

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

46 thoughts on “( Sequel Not All Story ) I Know

  1. Annyeong eonnie-yaa !! *jingkrakjingkrak
    ahh ,, kangen berat sama eonnie & tulisan” eonnie🙂
    Eonnie lg sibuk ? Hmm ,, bt seneng dehh ! Disela kesibukan , eonnie msh nyempetin publish ff .
    Sequel’x keren eonn .. Kasian KyuRi’x . Apalagi Kyu smpe sakit😦
    Bt syukurlah mreka akhir’x rujuk lg . Meski hrus mabuk dlu . Hha~
    Suka banget moment pas Yul nyusul Kyu & pas mreka balikan ..
    ada YulHae & MinYul moment jg ! Eonnie emng jjang ^^
    Eonnie ,, gomawo yaa krna msh mnyempatkan publish ff ditengah kesibukanmu .
    Aku & readers lain’x psti sllu nunggu dgn sabar koqq😉
    Sllu smangat utk eonnie & smoga bisa kmbali eksis di dunia per-ff-an . Hwaiting !!

  2. Ahhh eonni bogoshipo !! Aku kangen banget sma karya karyamu ini !! Walaupun sedih di awal tpi selalu senang di akhir !! Hehe ,, aku kira tdi mau buat nc ehhh yurinya malah ketiduran !!ђαϑϱђ (¬˛¬) ,, di tunggu ff2 nya yg lain !! Terutama yg yulhan !! Itu udah lama banget gk update ,, jdi rada lupa sma jalan ceritanya !!aku tungguuuu yaaa

  3. kok banyak tulisannya yang ilang kepotong,apa karna q bacanya lewat HP ya?
    Tapi q suka KYURI baikan lagi.
    Lanjutin lagi Kyuri storynya ya midah.q suka kalau ceritanya saling berkaitan kayak gini
    *kekekekekekeke banyak maunya q ya

  4. Jd ujungnya balikan nii? Hehehe,, asik”
    Sebenerny aq pengen yuri tu jd sinis sama seo tp dpikr” jahat jg ya kl kaya gt hahaha.
    Keren”. Ditgg next chap nya.

  5. yeayyuu…Kyurii Comebackkk.kekeke:-)
    Aq jga Comeback dri kterpurukan 1 blan gak bca FF Yuleon#HikhikhikhMeweeekk:'(
    wahhh.Yuleon Ampee nyusul kyuppa d taiwann#Salut

    Kyuri Fighting^_^

  6. Aigooo.. Aigooo.. Aigooo.. Aku sudah tiap hari mengunjungi blog mu eonnie😄..!! Akhirnya update juga *solawatan hahaha😄 , ceritanya keren abiiisss.. Kyuri bersatuuuuu😀 oh,ya lanjutkan ff2mu yang daebak yakk eonnie😀

  7. Eonni daebakk!aq udh lma tunggu sequel’y agar mereka bersatu kembali.& akhir’y terkabul jga.bkin sequel’y lgi yah eon hehe^^

  8. ahh eonnie nan bogoshipo,,,
    Kangen bangett sma tulisan eonni,,hehe lama bener gk update hmpir lupa ff”chapter yg blum d lanjut…
    Ya meskipun dsni happy end tp ttep aja aku msih ksel ma kyuppa*lirik dramus brg seohyun makanya aku lbih milih krisyul ma yulhan.

  9. Yeay! Stlh lama menunggu akhir.a kluar jg karya trbrumu eon,,,🙂
    cerita.a lumayan seru🙂
    Plg suka moment yulhae yg lwt tlepon wkt ngebicarain tntg Kyuhyun🙂
    Dan moment KyuRi wkt Kyu lg sakit, wuih,,, to tweet❤ ^_^

    Ah, ne, aku kurg nyambung sm jdul.a ^-^ ada yg bs jelasin??

    Pokok.a karya eonni slalu 2 jempol😀
    Keep Fighting! And Keep Writing!!🙂

  10. Syukurlah KYURI balikan lagii,,
    Kirain donghae bakal ngedeketin yuri,, inget ending ff sebelumnya..hehehe
    Ternyata donghae yg jadi penyelamat hubungan yuri S̤̥̈̊ǎ̜̣̍М̣̣̥̇̊ɑ̤̥̈̊ kyu..
    Abang ikan baik bgt sih S̤̥̈̊ǎ̜̣̍М̣̣̥̇̊ɑ̤̥̈̊ ade ade nya..Hαª☺Hαª☺Hαª☺◦°˚☺
    Hampir ada nc tuh klo seandainya taengo ga telpon yuri..hehehe
    Seru bingits pokonya..
    Ff lain juga dilanjut dong,, need you in my life tuh ga lanjut”..hiks hiks hiks

    Fighting chingu-ya..

  11. akhirnya bersatu lagi..
    semua part di sini buat senyum- senyum sendiri..
    tapi paling suka waktu kyuppa ngejahilinYuri sejak Yuri pura pura tidur, dapet banget feelnya kalau mereka idol yang backstreet..

  12. Yaay!! Happy end.. jd senyum2 sndr wkt baca ffnya, ngebayangin kyu oppa ngejailin yuri eon, trus bnyk skinship.. hehehe, bnran ada d kejadian nyata g y?? #ngayal
    Btw, nice story thoor, keep writing..

  13. huaa aku kngen bgt sma eonni jg tulisn2nya ttg kyuri…
    sllu brasa nyata deh pkoknya critanya,,bkin snyum2 sndri trutma pas kyu jailin yuri…
    ga kebayang deh kalo kyu smpe sakit gt gra2 saking patah hati nya..hehe
    overall aku suka bgt deh eonni…fighting ne eonni,,aku pst setia kok nunggu ff2 nya:)

  14. Wah, udah lama gak baca ff eonni..
    Kehidupan d dunia nyata memang tdk bisa d abaikan. Py, berimajinasi jga mnyenangkan. Hehe.
    Hwaiting eonni!

  15. Hahaha aku seneng bgt ini ada sequelnya. Kyuri jjang!!!
    Akhirnya walaupun keduanya saling gengsi akhirnya bersatu kembali~

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s