Posted in Dramalife, Marriedlife, Romance

It Started With Marriage part 1

It started with Marriage

It Started With Marriage part 1

Present by

Lee Midah

Kwon Yuri SNSD ||  Cho Kyuhyun Super Junior || Lee Donghae Super Junior || Seohyun SNSD

Sub Cast :

Find Yourself

Length : Multichapter || Rating : 17th || Genre :  Romance, Complicated Love, Humor dikit Hehehe😀

Disclaimer

Cerita mungkin ada beberapa gabungan dari ff yang sudah di publish dan beberapa scene dari drakor. FF ini merupakan requestan dari salah saru readers jugaAyu Pratama. Moga kamu suka dengan ff ini. Cast belong to be they self, They parent, SM and God. Just for fun! ^^

Note :

Don’t BeSiders!!! Don’t Plagiat!!! If You Respect To Me,

Leave A Comment After Read!!! Typo Is Art ^_^

®Fanfiction Copyright Kyulhae Fanfiction © Lee Midah

Happy Reading!!! ^_^

@ Kediaman Kwon

“ Appa, ini tidak adil! “, keluh seorang gadis yang tidak terima dengan keputusan Appanya untuk menjodohkan dirinya pada putera sahabat Appanya.

“ Tidak adil apanya, Yuri? Kau sudah 20 tahun dan aku sudah berjanji pada sahabatku untuk menikahkanmu dengan puteranya “, ujar Appa gadis yang bernama Yuri.

“ Tapi Appa, kau tahu kan aku sudah berhubungan dengan Donghae Oppa selama 2 tahun. Bagaimana mungkin kau mengatakan aku akan dijodohkan dengan pria lain?! “, kesal Yuri.

“ Bukankah sejak awal kau membawa kekasihmu, Appa sudah mengatakan untuk tidak berhubungan lebih jauh dengannya? “,

“ Tapi Appa… “,

“ Tidak ada tapi – tapian Yuri, sekali lagi Appa tegaskan kau harus menikah dengan putera sahabat Appa. Itu tidak bisa dibantah lagi! “, ucap Appa Yuri tegas membuat gadis itu terduduk lemas disamping Ommanya.

“ Omma, bisakah kau meminta Appa membatalkan perjodohan ini? Kau tahu aku sangat mencintai Donghae Oppa “, rengek Yuri pada Ommanya membuat Ommanya mengusap lembut rambut Yuri.

“ Yuri-a, kau tahu Appamu kan? Jika dia sudah memutuskan sesuatu, dia tidak akan pernah menarik kata – katanya lagi “, ucap Omma Yuri lembut membuat Yuri menangis dipelukan Ommanya.

“ Tapi bagaimana dengan Donghae Oppa? dia pasti akan kecewa padaku “, isak Yuri.

“ Bicaralah baik – baik dengannya, Omma yakin dia akan mengerti “, ujar Omma Yuri yang masih mengusap punggung Yuri lembut.

@ Cho Company

“ Mwo?!!! Appa tidak bercanda kan?!!! “, kaget seorang pria yang langsung berdiri setelah Appanya memberitahu tentang perjodohan dirinya dengan puteri sahabat Appanya.

“ Apa aku terlihat bercanda?! Kami sudah merencanakannya sejak kalian masih dalam kandungan. Jadi mau tidak mau pernikahan ini akan dilaksanakan “, ujar Appa pria itu.

“ Tapi Appa, aku sudah memiliki Seohyun. Aku tidak mungkin menikah dengan gadis lain apalagi yang tidak aku cintai “,

“ Cho Kyuhyun! Kau tidak bisa menolaknya dan itu sudah keputusan mutlak. Kau harus mengakhiri hubunganmu dengan gadis yang bernama Seohyun itu “, ucap Appa Kyuhyun yang tidak suka mendapat penolakkan dari siapapun termasuk isteri dan puteranya sendiri.

“ Lagi pula kau belum melihat dan bertemu dengan calon isterimu. jika kau bertemu sudah dengannya, ku yakin kau akan berubah pikiran “, ucap Appa Kyuhyun.

“ Kau itu satu – satunya penerus keluarga Cho, Jika aku memiliki anak laki – laki yang lain sudah pasti bukan kau yang aku jodohkan dengannya “, ujar Appa Kyuhyun yang melihat puteranya terdiam.

“ Sabtu malam nanti, kami akan mempertemukan kalian. Jadi kau tidak boleh memiliki alasan lagi untuk menghindarinya atau tidak datang. Karena aku akan mengawasimu “,

“ Aish! “, umpat Kyuhyun kesal saat keluar dari ruangan Appanya.

“ Apa yang harus aku katakan pada Seohyun? “, gumam Kyuhyun sambil mengacak rambutnya frustasi.

===0000===

“ Yuri! “, seru Donghae saat melihat Yuri duduk sambil melamun di sebuah cafe.

“ Oppa! “, sahut Yuri sambil memasang senyumnya namun senyum kali ini berbeda dengan senyumnya yang biasa.

“ Apa kau sudah lama? “, tanya Donghae.

“ Anio “,

Donghae pun duduk di kursi depan Yuri, dia menatap wajah kekasihnya yang terlihat murung.

“ Waeyo? Apa ada yang terjadi? “, tanya Donghae.

“ Neh?! Anio “, ucap Yuri pura – pura tersenyum namun Donghae terlalu mengenal Yuri sehingga dia tahu jika Yuri sedang ada masalah atau berbohong.

Donghae berdiri lalu duduk disamping Yuri, Donghae menatap Yuri sambil memegang tangannya yang terasa dingin.

“ Aku sangat mengenalmu Chagi, tanganmu akan selalu berkeringat jika kau sedang ada masalah atau menyembunyikan sesuatu dariku. Sekarang jujurlah, apa yang terjadi? “, tanya Donghae lembut membuat Yuri semakin sulit untuk jujur.

“ Oppa! “, seru Yuri yang langsung memeluk Donghae erat, dia membenamkan wajahnya didada Donghae.

Donghae sempat bingung dengan sikap Yuri namun dia membalas pelukan Yuri sambil mengusap punggung Yuri lembut.

“ Mianhae “, lirih Yuri membuat kening Donghae mengerut.

“ Waeyo? Mengapa kau minta maaf? “, Donghae melepas pelukan Yuri lalu menatap mata Yuri yang terlihat memerah dan berair.

“ Oppa… hiks… hiks…. “, isak Yuri.

“ Mengapa kau menangis Yuri? “,

“ Oppa, Orang tuaku men… men… hiks… hiks… menjodohkanku dengan pria lain “, jawab Yuri yang tidak kuasa menahan tangisannya.

“ Mwo?! “, kaget Donghae yang merasa jantungnya terkena anak panah menyakitkan.

“ Aku sudah mencoba menolaknya, tapi… tapi… Hiks hiks hiks “, tangis Yuri semakin tidak tertahan.

Donghae merasa sakit sekaligus tidak tahan melihat Yuri menangis, dia sangat benci melihat Yuri menangis. Donghae menarik Yuri kedalam dekapannya lagi erat.

“ Uljima… “, pinta Donghae dengan suara tertahan.

“ Aku sangat mencintaimu, Oppa “, ucap Yuri.

“ Aku tahu, aku juga sama “, jawab Donghae sambil mencium kening Yuri lembut, Ini sulit untuknya dan Yuri juga.

Donghae pun tidak bisa berkata apa – apa lagi selain memeluk Yuri dengan erat, dia tidak ingin kehilangan kekasihnya itu tapi apa yang bisa dia lakukan. Donghae tahu orang tua Yuri tidak pernah setuju dengannya tapi Donghae tidak pernah tahu mengapa mereka tidak menyetujuinya padahal Donghae termasuk pria yang cerdas juga mapan. Tapi hari ini Donghae tahu mengapa orang tua Yuri melarangnnya untuk berhubungan dengan Yuri.

“ Aku tidak ingin berpisah denganmu, Oppa “,

“ Neh,  Aku tahu “, jawab Donghae.

Disisi lain Seohyun datang dengan wajah cerianya menemui Kyuhyun yang menunggunya di cafe. Dia sangat senang karena akhir – akhir ini Kyuhyun selalu sibuk dan jarang memiliki waktu bersamanya, hari ini tiba – tiba saja Kyuhyun mengajaknya bertemu membuat Seohyun sangat senang.

“ Oppa! “, seru Seohyun melihat Kyuhyun yang duduk sambil memainkan PSP miliknya.

“ Hyun-ah “, ucap Kyuhyun menyimpan PSPnya lalu berdiri.

Seohyun langsung memeluk Kyuhyun karena rasa rindunya, Kyuhyun hanya bisa membiarkannya dan tersenyum tipis.

“ Aku merindukanmu, Oppa “, ucap Seohyun.

“ Neh, nadoo Hyun-ah “, jawab Kyuhyun dan mereka pun melepaskan pelukan mereka dan duduk dengan Seohyun yang masih menggandeng lengan Kyuhyun manja.

“ Hyun-ah, ada yang ingin aku katakan padamu “, ucap Kyuhyun membuat Seohyun menoleh padanya.

“ Waeyo? “, tanya Seohyun tersenyum polos.

Kyuhyun merasa berat mengatakan yang sejujurnya, namun dia tidak mungkin menyembunyikan tentang perjodohan yang dilakukan oleh orang tuanya. Seohyun menatap kekasihnya dengan tatapan heran karena tidak biasanya Kyuhyun bertingkah seperti ini.

“ Waeyo Oppa? apa terjadi sesuatu? “, tanya Seohyun, Kyuhyun merasa sulit karena dia benar – benar tidak ingin melihat Seohyun bersedih atau menangis.

“ Aku… Aku akan menikah “, ucap Kyuhyun membuat Seohyun menatapnya sejenak sambil mencerna apa yang diucapkan Kyuhyun.

“ Aku akan menikah “, ulang Kyuhyun yang akhirnya membuat Seohyun berhenti berpikir.

“ Oppa, kau tahu kan? Aku masih kuliah dan masih 2 semester lagi. Aku tidak bisa menikah denganmu dalam waktu dekat ini. Bukankah kita sudah sepakat kalau kita akan menikah setelah aku lulus “, ucap Seohyun.

“ Anio, Hyun-ah “, sangkal Kyuhyun membuat Seohyun menatapnya heran dan bingung.

“ Maksudmu Oppa? “,

“ Aku akan menikah dengan gadis lain bukan denganmu “, ujar Kyuhyun membuat Seohyun kaget.

“ Mwo?!!! “,

“ Neh, Orang tuaku menyuruhku untuk menikah dengan puteri sahabatnya dan aku tidak bisa menolaknya “, jelas Kyuhyun membuat Seohyun terdiam.

“ Aku tidak ingin tapi aku tidak punya pilihan “, sesal Kyuhyun, tiba – tiba saja air mata Seohyun mengalir di pelupuk matanya.

“ Seohyun-ah, kau tahu aku mencintaimu dan menyayangimu. Tapi semua ini bukan keinginanku “,

“ Apa itu artinya kita putus, Oppa? “, tanya Seohyun dengan suara tertahan.

“ Mianhae… “,

“ Hiks.. hiks… hiks… “, isak tangis Seohyun mulai terdengar, Kyuhyun langsung memeluk Seohyun dengan erat, ini sulit untuknya tapi tetap saja Kyuhyun tidak bisa menolak keinginan Appanya yang sangat otoriter dan tidak suka penolakkan.

“ Mianhae… “, lirih Kyuhyun sedangkan Seohyun masih menangis di dalam dekapan Kyuhyun.

===0000===

Tibalah hari pertemuan dimana keluarga Cho pergi ke kediaman keluarga Kwon. Yuri masih duduk di depan meja riasnya, bagaimana pun dia tetap tidak ingin perjodohan itu terjadi.

“ Yuri-ah, ayo bersiap – siap sebentar lagi keluarga calon suamimu akan datang “, suruh Omma Yuri.

“ Omma, tidakkah kita bisa membatalkan perjodohan ini? Aku sungguh tidak ingin Omma “, bujuk Yuri namun Ommanya tidak bisa berbuat apa – apa.

“ Kau tahu sifat Appamu itu sangat keras? Jadi menurutlah Yuri, kami ingin kau bahagia dengan pria yang pantas untukmu “,

“ Ini bukan untuk kebahagianku, tapi ini untuk kebahagiaan Appa juga bisnisnya “, kesal Yuri.

“ Apa yang kau katakan Yuri?! “, tanya Appa Yuri dengan suara tegas membuat Yuri terdiam karena kalau Appanya marah semuanya akan berantakan.

“ Kalau kau tidak ingin melakukannya, Appa akan mengirimmu ke Hokaido dimana nenekmu tinggal. Arraseo?!!! “, ancam Appa Yuri membuat Yuri mencibir kesal.

Yuri tidak ingin tinggal bersama neneknya karena selain daerah itu terpencil, disana juga tidak ada Mall atau toko pakaian karena Yuri memiliki hobi belanja dan juga Yuri memiliki pengalaman buruk saat berlibur  disana.

“ Sekarang bersiap – siaplah, mereka akan sampai beberapa menit lagi “,

Omma Yuri membantu Yuri berdandan sedangkan Yuri hanya bisa diam bagaikan patung. Keluarga Cho masuk ke kediaman Kwon disambut oleh Appa dan Omma Yuri.

“ Sangwoo-a, dimana puterimu? “, tanya Tuan Cho pada Appa Yuri.

“ Dia masih diatas, biasa anak gadis suka berdandan sangat lama. Oia inikah Kyuhyun? Wah dia tumbuh menjadi pria yang sangat gagah dan tampan “, puji Appa Yuri dan Kyuhyun hanya membungkukkan tubuhnya tanda hormat.

“ Anyeonghayeo, Ajushii “, sapa Kyuhyun.

“ Jangan panggil Ajushii, panggil Appa atau Abeonim saja. Kau kan sebentar lagi menjadi menantuku “, pinta Appa Yuri membuat Kyuhyun tersenyum paksa.

Saat mereka sedang asyik mengobrol, Yuri pun turun menuruni tangga untuk menemui calon suaminya juga mertuanya. Dia memasang senyum paksa terlihat sangat menyedihkan.

“ Itu dia, puteriku Yuri! “, seru Appa Yuri membuat Kyuhyun dan orang tuanya menoleh pada Yuri.

Kyuhyun sempat terpesona dengan penampilan Yuri yang terlihat anggun dan sangat cantik. Dia menatap Yuri tidak berkedip. Tuan Cho tersenyum bahagia begitu juga dengan isterinya.

“ Wah… puterimu sungguh cantik sekali “, puji Tuan Cho.

“ Tentu saja, dia kan keturunanku ‘, bangga Appa Yuri membuat semuanya tertawa.

“ Kyuhyun-ah, bukankah dia sangat cantik? “, tanya Ommanya membuat Kyuhyun tersadar dari pesona Yuri.

“ Ah Neh! “, sahut Kyuhyun yang langsung menganggukkan kepalanya dan mencoba bersikap dingin.

Mereka pun melanjutkan makan malam, selama makan malam itu Yuri tidak mengeluarkan suara begitu juga dengan Kyuhyun. Hanya canda dan tawa kedua orang tua mereka yang meramaikan suasana malam itu.

“ Yuri, tidakkah kau akan mengajak Kyuhyun melihat – lihat rumah ini? “, tanya Appa Yuri membuat Yuri terkaget.

“ Neh?! “,

“ Setidaknya kalian harus berbicara satu sama lain sebelum kalian menjadi suami isteri “, timpal Tuan Cho.

Yuri terlihat mencibir Appanya, namun Appanya langsung menatapnya tajam seolah menyuruhnya melakukan apa yang mereka suruh.

“ Kyuhyun-ssi, apa kau ingin jalan – jalan? “, tanya Yuri dengan pura – pura ramah dan memaksakan senyumnya.

“ Boleh, lagian aku bosan disini “, jawab Kyuhyun yang langsung berdiri.

Yuri mendekati Kyuhyun dan berjalan didepan Kyuhyun, orang tua mereka terlihat bahagia dan saling memuji satu sama lain.

“ Mereka sangat cocok sekali “.

“ Neh, aku tidak sabar untuk mendapatkan cucu dari mereka “,

Kyuhyun dan Yuri pura – pura tidak mendengar ucapan orang tua mereka, mereka pun berjalan di halaman belakang rumah Yuri. Setelah cukup jauh Yuri mulai bersikap acuh dan memperlihatkan ketidaksukaannya pada Kyuhyun. Yuri mengakui Kyuhyun itu pria yang tampan namun karena perjodohan ini, Yuri tidak menyukai Kyuhyun.

“ Aku tidak ingin berpura – pura lagi, aku tidak ingin perjodohan ini terjadi “, ucap Yuri sambil berbalik ke arah Kyuhyun.

“ Memangnya siapa yang ingin? “, tanya Kyuhyun membuat Yuri langsung menatapnya, Kyuhyun melihat tingkah Yuri yang menurutnya lucu karena kini Yuri menatapnya sambil sesekali berkedip.

“ Jinjja?!! “, tanya Yuri mendekatkan wajahnya pada Kyuhyun.

“ Jangan menatapku seperti itu, nanti kau akan jatuh cinta padaku “, ucap Kyuhyun percaya diri membuat Yuri langsung memicingkan matanya.

“ Percaya diri sekali, aku menatapmu karena aku tidak menyangka kau juga menolak perjodohan ini “, cibir Yuri.

“ Neh, tapi kita sama – sama tidak bisa menolaknya kan? “, tanya Kyuhyun membuat Yuri lemas lalu terduduk di bangku yang menghadap ke kolam.

“ Kau benar, kita akan tetap menikah walaupun kita tidak ingin “, kecewa Yuri.

Kyuhyun duduk disamping Yuri sambil memperhatikan wajah Yuri yang mengembungkan pipinya, Kyuhyun tersenyum karena melihat Yuri terlihat menggemaskan. Yuri menyadari Kyuhyun menatapnya, ia pun menoleh.

“ Mengapa kau tersenyum? Apa ada yang lucu? “, tanya Yuri.

“ Anio “, jawab Kyuhyun lalu menatap kearah depannya, keduanya terdiam sejenak larut dalam pikirannya masing – masing. Terkadang keduanya saling melirik tanpa mengatakan sesuatu.

Sebenarnya dia sangat tampan, hanya saja aku sudah memiliki Donghae Oppa “, batin Yuri.

Jika saja aku bertemu dengannya sebelum bertemu Seohyun, mungkin aku tidak akan keberatan dengan perjodohan ini “, batin Kyuhyun.

Tiba – tiba saja ponsel Kyuhyun berbunyi dan itu pesan dari Seohyun karena tidak enak dengan Yuri, Kyuhyun tidak membacanya dan membiarkannya begitu saja.

“ Mengapa tidak kau lihat? “, tanya Yuri.

“ Anio, tidak penting “, jawab Kyuhyun.

“ Darimana kau tahu? Siapa tahu pesan itu dari kekasihmu “, tebak Yuri.

“ Jakkaman! Apa kau memiliki kekasih? “, tanya Yuri membuat Kyuhyun menoleh.

“ Waeyo? Mengapa kau bertanya seperti itu? “, tanya Kyuhyun.

“ Jawab saja, apa kau mencintainya? “, tanya Yuri lagi dan Kyuhyun mengangguk dengan ragu membuat Yuri menyunggingkan senyuman.

“ Waeyo? “, tanya Kyuhyun penasaran.

“ Aku punya ide “,

“ Mwo? “, Kyuhyun tidak mengerti.

“ Begini saja, kita terima pernikahan ini “, usul Yuri membuat Kyuhyun menatapnya tidak percaya.

“ Mwo?!!! Menerima pernikahan ini?! Bukankah kau tidak ingin? “, tanya Kyuhyun.

“ Neh, aku memang tidak ingin tapi kita terima pernikahan ini untuk membuat Appamu dan Appaku senang “, Kyuhyun menatap Yuri dengan tatapan yang benar – benar seperti orang bodoh.

“ Begini, sejujurnya aku juga memiliki kekasih sama sepertimu dan aku juga sangat mencintainya… “, Yuri mencoba menjelaskan.

Jadi dia sudah memiliki kekasih? Pantas saja dia menolak perjodohan ini “, batin Kyuhyun yang merasakan sedikit kecewa yang tidak tahu mengapa.

“ Lalu? “, tanya Kyuhyun.

“ Kita menikah hanya diatas kertas, jadi dalam waktu satu tahun ke depan kita menjadi suami isteri dan setelah waktunya habis kita bisa bercerai. Otte? “, Yuri menunggu jawaban dari Kyuhyun.

“ Hmm… Apa satu tahun tidak akan terlalu cepat? “, tanya Kyuhyun.

“ Mwo?! Jadi kau ingin pernikahan ini lebih lama? “,

“ Anio, maksudku tidakkah mereka akan curiga jika kita bercerai setelah satu tahun? “, ujar Kyuhyun.

“ Kurasa tidak karena satu tahun itu sangatlah lama. Lagian selama kita menjadi suami isteri kita masih bisa berhubungan dengan kekasih kita masing – masing “, tutur Yuri.

“ Maksudmu backstreet? “, tanya Kyuhyun dan Yuri mengangguk mantap.

“ Didepan orang banyak kita berakting seperti layaknya suami isteri tapi di belakang kita masih bisa bersama orang yang kita cintai. Kurasa kau juga tidak ingin berpisah dengan kekasihmu itu kan? “, Kyuhyun mengangguk seakan mengerti maksud Yuri.

“ Geurae, jika itu yang kau inginkan aku setuju “, ucap Kyuhyun membuat Yuri tersenyum senang, saking senangnya Yuri langsung memeluk Kyuhyun membuat Kyuhyun terdiam.

“ Lihatlah sepertinya mereka sudah dekat “, bisik Omma Kyuhyun terkikik.

“ Neh, mereka sampai berpelukan seperti itu “, timpal Omma Yuri.

“ Sudah kubilang mereka itu sangat serasi “,

“ Kau benar, aku bahagia melihatnya “, para orang tua Yuri dan Kyuhyun terus saja bergosip melihat putera puteri mereka terlihat bahagia.

===0000===

Setelah mencoba menjelaskan pada kekasih masing – masing, akhirnya Donghae dan Seohyun setuju untuk menerima pernikahan Yuri dan Kyuhyun dalam waktu satu tahun. Donghae tidak bisa melepaskan Yuri karena dia begitu mencintai Yuri dan Seohyun tidak dapat hidup tanpa Kyuhyun sehingga mereka setuju dengan keputusan Yuri dan Kyuhyun. Pernikahan pun dilaksanakan dengan sangat meriah setelah mengucapkan janji suci, pendeta menyuruh mereka berciuman. Yuri yang sempat ingin bicara agar mereka melakukannya dengan pura – pura namun sebelum dia berucap Kyuhyun langsung menciumnya membuatnya kaget. Semua orang bertepuk tangan meriah namun tidak dengan Donghae dan Seohyun. Walaupun mereka tahu pernikahan ini hanya di atas kertas tapi melihat kekasih mereka berciuman dengan orang lain membuat hati mereka sakit.

Aku harus menahannya, Yuri melakukannya agar terlihat nyata “, gumam Donghae menenangkan dirinya.

Walaupun hatiku sakit, tapi aku harus bisa bersabar “, batin Seohyun dalam hati.

Kyuhyun dan Yuri kini berada di kamar pengantin untuk mengganti pakaian resepsi mereka. Yuri kesulitan untuk menaikkan resletingnya karena tangannya sulit menggapai resleting gaunnya. Yuri pun melihat Kyuhyun yang sudah rapi dengan pakaian resepsinya, dia pun memanggil Kyuhyun untuk membantunya.

“ Kyu, tolong aku. Sepertinya resletingnya macet! ‘, pinta Yuri dan Kyuhyun pun mendekat pada Yuri.

“ Waeyo? “, tanya Kyuhyun.

“ Tolong aku, untuk menaikan resleting ini “, pinta Yuri sambil memperlihatkan punggungnya yang mulus ke arah Kyuhyun.

Kyuhyun menelan ludahnya melihat punggung mulus tanpa terhalang apapun, walaupun kulit Yuri tidak putih namun warna kecokelatan tubuhnya membuatnya terlihat sexy. Yuri heran karena Kyuhyun tidak segera menaikan resletingnya.

“ Apa yang kau lakukan? Cepat bantu aku! Semua tamu sudah menunggu! “, kesal Yuri membuat Kyuhyun tersadar dari lamunannya.

Ada apa denganku? “, batinnya.

Kyuhyun pun membantu Yuri menaikan resletingnya. Tapi saat tangannya menyentuh kulit halus Yuri, Kyuhyun seakan tidak mampu untuk menahan tangannya itu membelai punggung Yuri.

“ Palli! “, ucapan Yuri membuat Kyuhyun tersadar kembali, dengan cepat dia menaikan resleting itu dan berbalik untuk tidak melihat kearah Yuri.

Kini sepasang pengantin itu memasang senyuman saat para tamu memberikan selamat. Saat giliran Donghae, Yuri tidak mampu tersenyum lagi. Dia melihat wajah Donghae yang memancarkan kesedihan dan kekecewaan. Yuri hanya bisa menatap sedu kekasihnya itu.

“ Selamat atas pernikahan kalian “,

“ Oppa… “, lirih Yuri namun Donghae hanya tersenyum, Kyuhyun pun melihat Yuri dan Donghae dengan tatapan seolah mengerti apa yang dirasakan oleh keduanya.

“ Selamat Oppa “, ucap Seohyun mencoba tersenyum.

“ Gomawo, Hyun-ah “, gumam Kyuhyun, sekarang Yuri yang melihat Kyuhyun menatap sedu dan terlihat rasa bersalah diwajahnya saat bertatapan dengan Seohyun.

Setelah Seohyun menjauh Yuri memegang tangan Kyuhyun seolah ingin memberikan semangat agar Kyuhyun berusaha tegar namun berbeda dengan Kyuhyun, dia merasakan sesuatu saat tangan Yuri menggenggam tangannya.

Mengapa dia melakukan ini? “, batin Kyuhyun menatap Yuri yang tersenyum padanya.

“ Selamat Cho Kyuhyun, atas pernikahanmu ini. Kau memiliki isteri yang sangat cantik “, ucap salah satu pria yang sepertinya tidak menyukai Kyuhyun karena ucapan pria itu terdengar meremehkan.

“ Gomawo, Kim Jun-ssi. Kau sudah mau datang kesini “, jawab Kyuhyun dengan smirknya.

“ Tentu saja aku datang di pernikahan teman lamaku “, ucap pria yang bernama Kim Jun.

“ Yuri-ssi, jika kau merasa bosan dengannya aku akan bersedia menjadi penggantinya “, ucap Kim Jun membuat Kyuhyun naik pitam, namun tangan Yuri menahannya karena dia tidak ingin ada keributan di pestanya.

“ Kalau begitu, aku permisi dulu “, pamit Kim Jun sambil mengedipkan matanya dengan nakal pada Yuri.

“ Siapa dia? “, tanya Yuri.

“ Musuh lamaku “, jawab Kyuhyun.

Setelah acara resepsi dilaksanakan, semua orang bubar. Donghae tidak kembali ke rumahnya, ia memilih pergi ke kedai untuk menikmati soju. Saat sudah sampai di kedai, Donghae melihat semua meja penuh dengan pengunjung namun dia melihat seorang gadis yang minum sendiri.

“ Apa kau sendirian? Bisakah aku duduk disini? “, tanya Kyuhyun membuat gadis itu menatapnya lalu menganggukan kepalanya.

“ Apa kau ingin meminum soju juga? “, tanya gadis itu dan Donghae mengangguk.

“ Soju memang obat untuk orang – orang yang patah hati “,

“ Apa kau sedang patah hati? “, tanya Donghae dan gadis itu mengiyakannya, Donghae merasa familiar dengan gadis itu.

“ Rasanya aku pernah melihatmu? “, ucap Donghae.

“ Tentu saja, kita baru saja datang dipesta pernikahan kekasihku “, ucap gadis itu yang ternyata Seohyun.

“ Kekasihmu? “, tanya Donghae.

“ Neh, hari ini kekasihku menikah dengan gadis lain. Walaupun aku tahu pernikahan itu tidak sungguhan namun hatiku tetap sakit melihatnya bersanding dengan gadis lain “, jujur Seohyun.

“ Neh, kau benar. Aku juga sama, melihatnya bersanding dengan pria lain membuat hatiku merasa sakit “, setuju Donghae.

Keduanya pun saling bercerita tentang hubungannya masing – masing sambil menikmati soju. Sedangkan disebuah kamar kini sepasang pengantin baru hanya duduk tanpa melakukan apapun. Mereka terlihat canggung satu sama lain karena tidak biasa berduaan dengan orang asing dalam satu kamar.

“ Aku ingin mandi duluan “, ucap Yuri membuat Kyuhyun mengangguk.

Yuri pun masuk ke kamar mandi namun tidak langsung melakukan kegiatannya, dia hanya duduk di bak mandi sambil berpikir.

“ Mengapa rasanya aneh sekali?  “, gumam Yuri.

“ Tapi apa dia benar – benar tidak akan melakukan apapun padaku? “, tanyanya khawatir.

“ Aish! Kenapa aku jadi canggung seperti ini? Kami memang sudah sah menjadi suami isteri tapi ini bukan pernikahan sungguhan melainkan pura – pura “, gumam Kyuhyun.

“ Lebih baik aku memainkan PSPku saja, dari pada memikirkan hal – hal yang aneh “, ucap Kyuhyun sambil mengambil PSPnya.

Tak berapa lama Yuri pun keluar dengan pakaian tidur yang disiapkan orang tuanya, dia tidak merasa nyaman namun tidak ada pakaian lagi yang bisa dia pakai selain pakaian tidur yang minim itu. Saat pintu terbuka, sontak Kyuhyun mengalihkan pandangannya pada Yuri. Kyuhyun menganga melihat penampilan Yuri yang sangat menggairahkan, sebagai seorang pria normal Kyuhyun tidak bisa melepaskan pandangannya pada Yuri. Dia tidak sadar kalau PSPnya jatuh. Yuri merasa tidak nyaman dengan tatapan Kyuhyun.

“ Jangan menatapku seperti itu! Kau membuatku tidak nyaman “, ucap Yuri yang terus menarik baju tidurnya yang memperlihatkan paha mulusnya.

“ Ah neh! “, ucap Kyuhyun sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“ Sekarang giliranmu! “, suruh Yuri dan Kyuhyun beranjak menuju kamar mandi.

Setelah pintu tertutup, Yuri langsung lari menuju tempat tidurnya dan langsung menutup dirinya dengan selimut sambil meruntuki dirinya.

“ Aish! Mengapa harus seperti ini?! Ini semua gara – gara Omma yang memberikan baju ini! “, runtuk Yuri.

Kyuhyun mencoba menenangkan dirinya di kamar mandi, dia mengatur nafasnya berulang kali sambil menggelengkan kepalanya berulang – ulang untuk menghilangkan bayangan Yuri di kepalanya.

“ Jika terus seperti ini, aku tidak yakin bisa menahannya “, gumam Kyuhyun.

Setelah setengah jam berlalu, Kyuhyun mendapati Yuri yang tertidur pulas. Kyuhyun bisa melihat kelelahan di wajah Yuri. Saat mendekat Kyuhyun ingin tidur disamping Yuri namun mengingat kejadian beberapa waktu yang lalu, Kyuhyun pun mengurungkan niatnya dan memutuskan untuk tidur di sofa.

“ Ini lebih baik “, ucap Kyuhyun yang membaringkan tubuhnya dan mulai memejamkan matanya.

===0000===

Orang tua Yuri dan Kyuhyun menyiapkan bulan madu untuk mereka selama 2 minggu di Villa milik orang tua Kyuhyun di pulau Jeju. Tempat itu sengaja dipilih Kyuhyun dan Yuri agar kekasih mereka bisa ikut sehingga mereka tidak harus pergi berdua.

“ Oppa! “, teriak Yuri saat melihat Donghae di bandara dengan kopernya, Donghae tersenyum saat Yuri menghampirinya.

“ Seohyun-ah! “, panggil Kyuhyun menghampiri Seohyun yang juga sudah siap dengan kopernya.

Mereka berempat pergi ke Villa milik Kyuhyun yang sudah disiapkan untuk bulan madu mereka. Di Villa itu terdiri dari 5 kamar sehingga mereka menempati kamar masing – masing. Seohyun mengajak Kyuhyun untuk jalan – jalan di sekitar pantai dan Kyuhyun pun menemaninya. Mereka berjalan sambil bergandengan tangan seakan tidak takut akan ada orang yang mengenal mereka melihat kemesraan keduanya.

“ Oppa, apa yang kau lakukan saat malam pertama dengan Yuri? “, tanya Seohyun.

“ Kami tidak melakukan apapun, Yuri tertidur dan aku juga sama karena kami sangat lelah “,

“ Jinjja?! Kalian tidur bersama?! “, tanya Seohyun.

“ Anio, aku tidur di sofa dan dia di tempat tidur. Kau tidak usah khawatir Seohyun-ah, aku dan Yuri tidak akan melakukan apapun “,  ucap Kyuhyun sambil mengusap rambut Seohyun.

Bagaimana aku tidak khawatir jika kau berduaan bersama Yuri, Oppa? dia cantik dan sexy, semua pria pasti tidak akan kuat menahan pesonanya “, batin Seohyun namun dia memasang senyuman karena tidak ingin membuat Kyuhyun merasa kalau dirinya terlalu cemburu.

“ Well… Well… Well… siapa ini?! “, ucap seseorang membuat Kyuhyun dan juga Seohyun menoleh.

“ Kim Jun? Apa yang kau lakukan disini? “, tanya Kyuhyun.

“ Wah… aku tidak menyangka, Kyu. Kau menikah dengan gadis lain dan sekarang kau bermesraan dengan gadis yang lain lagi. Sungguh mengagumkan. Kau tidak pernah berubah “, puji Kim Jun namun nadanya seperti meledek.

“ Itu bukan urusanmu! “, ucap Kyuhyun.

“ Jika kau tidak ingin isterimu, aku boleh mencicipinya kan? “, tanya Kim Jun dengan senyum menyeringai, tiba – tiba emosi Kyuhyun naik. Dia tidak terima Yuri di lecehkan seperti itu oleh Kim Jun.

Dengan nafas memburu Kyuhyun langsung mencengram kerah Kim Jun, wajahnya terlihat sangat marah sekali.

“ Oppa! “, seru Seohyun melihat sikap Kyuhyun.

“ Dengar! Yuri bukan makanan atau barang yang bisa dapatkan seenaknya! Jangan pernah berpikir kau bisa melecehkan seperti itu!!! Arra?!!! “, marah Kyuhyun. Seohyun menatap kekasihnya itu dengan tatapan kecewa karena kini Kyuhyun membela Yuri yang notabenya hanya isteri pura – puranya saja.

“ Mengapa kau marah? bukankah kau juga sedang asyik dengan kekasihmu ini?! “, cibir Kim Jun semakin membuat Kyuhyun emosi.

“ Kau?! “, geram Kyuhyun yang langsung melayangkan pukulan pada Kim Jun membuat Kim Jun terjatuh dan kini sudut bibirnya berdarah.

“ Jika kau berani macam – macam, aku tidak akan segan – segan membunuhmu! “, ancam Kyuhyun yang langsung meninggalkan Kim Jun yang tersenyum menyeringai.

“ Kau akan membayar semua yang kau lakukan padaku sejak dulu “, gumam Kim Jun yang kini memasang senyum sinis dan memegangi sudut bibirnya.

“ Oppa! Tunggu! “, suruh Seohyun membuat Kyuhyun berhenti lalu berbalik.

“ Mianhae Seohyun-ah, aku tidak dalam mood baik. Kita kembali ke villa “, ucap Kyuhyun lalu berjalan kembali.

Baru saja kau berjanji tapi mengapa aku ragu kau akan menepatinya, Oppa “ lirih Seohyun yang mengikuti Kyuhyun kembali ke Villa.

Sedangkan di Villa Yuri dan Donghae sedang membuat kue bersama, Donghae memang pintar memasak juga membuat kue karena dahulu dia sempat bercita – cita menjadi seorang koki namun semenjak Appa Yuri menolaknya, Donghae menerima tawaran Appanya untuk mengurus perusahaan milik keluarganya. Terlihat sekali Yuri memandang Donghae kagum yang sedang mengolesi cake dengan cream putih, Yuri pun mencolek cream itu lalu menempelkannya dipipi Donghae.

“ Ya! Kwon Yuri! Apa yang kau lakukan? “, marah Donghae karena kini pipinya di olesi cream.

“ Aku hanya membuatmu lebih tampan, Oppa “, tawa Yuri sambil menjulurkan lidahnya.

“ Mwoya?! Aku kan susah tampan. Awas ya! Akan ku balas “, ucap Donghae sambil mencolek cream untuk membalas Yuri, Yuri pun berlari menghindari Donghae.

Yuri tertawa dan tidak melihat arah depannya, dia pun menabrak Kyuhyun yang baru saja kembali. Yuri terjatuh karena tubuh Kyuhyun yang tinggi menghalanginya.

Buk!

“ Aw! “, ringis Yuri.

“ Gwenchana? “, tanya Donghae khawatir mencoba membantu Yuri berdiri.

“ Neh “, jawab Yuri.

Kyuhyun sempat ingin membatunya namun karena Donghae sudah melakukannya sehingga dia pun hanya bersikap dingin.

“ Makanya kalau jalan itu lihat – lihat! “, ucap Kyuhyun dingin lalu berjalan masuk kekamarnya.

Yuri dan Donghae saling bertatapan heran dengan sikap Kyuhyun yang tiba – tiba saja berubah dingin.

“ Ada apa dengannya? Apa dia kerasukan roh pantai? “, tanya Yuri heran, Seohyun pun tiba di Villa sehingga Yuri pun bertanya

“ Seohyun-ssi, apa Kyuhyun kerasukan setan pantai? Sikapnya aneh sekali “, tanya Yuri.

“ Ani, dia hanya sedang tidak mood saja “, jawab Seohyun dan Yuri pun hanya mengangguk.

“ Yuri, apa kau tidak terluka? “, tanya Donghae lagi.

“ Anio, Oppa. aku hanya merasa bokongku sakit “, ucap Yuri manja.

“ Apa ingin aku pijat? “, tawar Donghae.

“ Itu sih maunya Oppa “, Yuri menjulurkan lidahnya membuat Donghae tertawa.

Seohyun melihat hubungan Yuri dan Donghae, dia pun merasa iri karena sikap Kyuhyun akhir – akhir ini berubah padanya tepatnya setelah Kyuhyun menikah.

Kau beruntung mendapatkan pria yang baik seperti Donghae, Yuri. Aku mohon, biarkan aku bersama Kyuhyun Oppa “, batin Seohyun.

===0000===

Sikap Kyuhyun menjadi sangat dingin apalagi jika berhadapan dengan Yuri dan Donghae yang selalu memperlihatkan kemesraan mereka. Entah kenapa hati Kyuhyun merasa kesal dengan hal itu.

“ Yuri-a, makanlah daging ini! “, suruh Donghae sambil mengambilkan sepotong daging untuk Yuri.

“ Kau juga Oppa “, ucap Yuri, sesekali mereka saling menyuapi sedangkan Kyuhyun hanya memakan makanannya dengan hening.

“ Oppa, ini seafood kesuakaanmu ‘, ucap Seohyun mencoba menyuapi Kyuhyun dan Kyuhyun menerimanya tanpa berkomentar apapun.

Yuri merasa selama seminggu di Jeju ini Kyuhyun semakin dingin padanya, walaupun dia tidak peduli tapi di diamkan terus rasanya menjengkelkan juga padahal Yuri tidak merasa melakukan salah apapun.

“ Kyu, kau didalam? “, tanya Yuri mengetuk pintu kamar Kyuhyun.

“ Kyu! Aku masuk ya?”, ucap Yuri lagi, namun tidak ada sahutan dari Kyuhyun.

Yuri pun memutuskan untuk masuk ke kamar Kyuhyun namun tidak menemukan Kyuhyun. Yuri mencoba mencari ke balkon namun tetap tidak ada. Tak berapa lama pintu kamar mandi terbuka menampakkan Kyuhyun yang baru selesai mandi dan kini hanya terbalut handuk dari pinggang ke bawah. Kyuhyun merasakan ada seseorang masuk ke dalam kamarnya dan dia pun mencari tahu siapa yang masuk ke kamarnya namun saat Yuri melihat Kyuhyun, matanya membulat kaget melihat keadaan Kyuhyun yang hanya terbalut handuk. Yuri hendak berteriak namun Kyuhyun langsung membekap mulutnya dan menyudutkannya ke dinding.

“ Jangan berteriak! Nanti mereka menyangka kita melakukan sesuatu “, suruh Kyuhyun yang membuat Yuri mengangguk.

Kyuhyun pun melepaskan tangannya dari Yuri, karena Yuri terlihat lebih tenang. Sejenak Yuri terpesona oleh tubuh Kyuhyun dan harum tubuhnya yang khas, apalagi aroma sabunnya masih tercium menyegarkan hidungnya. Yuri menelan ludahnya sambil memperhatikan abs Kyuhyun ( bayangkan Kyu punya Abs ya ) yang membuat Kyuhyun tersenyum. Perlahan Kyuhyun mendekatkan tubuhnya membuat Yuri tersadar dan sontak menatap wajah Kyuhyun yang kini hanya berjarak beberapa centi.

“ Apa yang kau lihat, Yuri? “, tanya Kyuhyun dengan senyum evil khasnya, seketika itu wajah Yuri memerah padam rasanya seluruh darahnya kini berkumpul dikepalanya.

“ Apa kau mengagumi tubuhku? Jika kau ingin, kau bisa menyentuhnya “, ucap Kyuhyun dengan nada menggoda, Yuri semakin gugup dan salah tingkah. Jantungnya kini berpacu dengan sangat kuat.

Kyuhyun memegang tangan Yuri, lalu mengarahkan pada Absnya sehingga Yuri bisa merasakan  perut Kyuhyun dengan tangannya.

“ Kau menyukainya, Yuri “, tanya Kyuhyun dan perlahan Yuri mengangguk, Kyuhyun semakin melebarkan senyumnya karena melihat Yuri yang terlihat sangat lugu dan polos.

“ Apa kau ingin yang lebih? “, tanya Kyuhyun.

Tiba – tiba saja Yuri tersadar apa yang dilakukannya, dia pun segera menarik tangannya dari Abs Kyuhyun. Wajahnya semakin memerah membuat Kyuhyun tertawa

“ Hahahaha…. hahahaha…. wajahmu lucu dan konyol sekali Yuri. Apa ini pertama kalinya kau menyentuh Abs seorang pria “, tawa Kyuhyun meledak membuat Yuri kesal karena dipermainkan Kyuhyun.

“ Kau! Kau! “, kesal Yuri sambil menunjuk Kyuhyun, nafasnya memburu sedangkan Kyuhyun masih tertawa.

“ Aish! “, umpat Yuri yang langsung menabrak tubuh Kyuhyun kesal dan keluar dari kamar Kyuhyun.

Kyuhyun berhenti tertawa setelah melihat Yuri keluar dari kamarnya, dia pun mulai tersenyum sambil melihat kearah pintu.

“ Dasar pria menyebalkan! Dia pasti puas melihatku seperti tadi! Sungguh memalukan! “, runtuk Yuri.

Namun bayangan Kyuhyun berdekatan dengannya terngiang – ngiang di kepala Yuri. Bagaimana mengagumkannya sosok Kyuhyun saat itu? Yuri menggeleng – gelengkan kepalanya mencoba menyadarkan dirinya untuk menghapus bayangan Kyuhyun di kepalanya.

===0000===

“ Oppa, bisa kah kita bicara? “, tanya Seohyun saat melihat Kyuhyun memainkan PSPnya di balkon.

“ Neh, Waeyo? “, tanya Kyuhyun.

“ Apa kau mulai menyukai Yuri ? “, tanya Seohyun membuat Kyuhyun menghentikan kegiatannya bermain PSP.

“ Apa maksudmu? “, tanya Kyuhyun.

“ Aku merasa kau mulai menyukainya, Oppa. beberapa hari terakhir ini kau selalu bersikap aneh berbeda dengan kau yang biasanya “, ujar Seohyun.

“ Aku takut kau mulai menyukainya, Oppa “, ucap Seohyun dengan nada sedih.

“ Seohyun-ah, kau berpikir terlalu jauh. Bukankah aku sudah berjanji padamu. Semua itu hanya perasaanmu saja, jadi kau tidak usah khawatir. Arra? “, tutur Kyuhyun sambil memegang kedua pipi Seohyun.

Seohyun menatap mata Kyuhyun, beberapa detik kemudian Seohyun tersenyum karena dia melihat tatapan Kyuhyun yang tulus. Yuri tidak sengaja melewati balkon, dia pun melihat Kyuhyun mencium kening Seohyun lembut lalu memeluknya. Tiba – tiba ada sesuatu dalam hatinya yang dia rasakan. Hatinya terasa sakit dan kesal namun Yuri tidak tahu apa yang dia rasakan itu.

Ada apa denganku? Mengapa aku merasakan sesuatu yang aneh? “, batin Yuri.

“ Kau sedang apa Yuri? “, tanya Donghae menyapa Yuri.

“ Eh?! Anio, Oppa. aku tadi mencarimu “, jawab Yuri mencoba tersenyum.

“ Ada apa? “, tanya Donghae.

“ Aku merindukanmu “, jawab Yuri membuat Dongahe tersenyum.

“ Jinjja? Padahala kita berpisah selama 5 menit “, ucap Donghae membuat Yuri hanya tersenyum padanya.

“ Kau ini! “, cibir Donghae lalu memeluk Yuri erat.

“ Aku mencintaimu, Yuri “, ucap Donghae dalam pelukan mereka.

“ Hmm “, sahut Yuri, namun ada yang berbeda kali ini. Yuri sungguh tidak mengerti apa yang terjadi dengannya.

Saat malam tiba, mereka berempat akan makan malam di restoran dekat pantai. Mereka berjalan dengan pasangan masing – masing. Tapi hati Kyuhyun dan Yuri merasa aneh dengan situasi itu. Tiba – tiba saja Yuri merasakan pusing dikepalanya yang tidak tertahankan. Donghae memutuskan untuk mengantarnya kembali meninggalkan Kyuhyun dan Seohyun makan berdua. Tapi perasaan Kyuhyun ingin melihat keadaan Yuri. Kyuhyun mengajak Seohyun untuk kembali, awalnya Seohyun merasa keberatan namun karena Kyuhyun berpura – pura sakit perut membuat Seohyun ikut kembali.

“ Kau istirahatlah, Yuri. Aku akan mencari obat dulu “, suruh Donghae setelah mengantarkan Yuri ke kamarnya.

Tiba – tiba saja lampu villa itu mati membuat Yuri menjerit, karena Yuri phobia kegelapan saat berumur 5 tahun di Hokaido tempat neneknya tinggal Yuri sempat jatuh ke dalam sebuah sumur yang sangat gelap sehingga dia sangat takut kegelapan.

“ Arrrrggggghhhhhhh!!!! “, Donghae  yang mendengarnya kaget dan ingin menghampiri Yuri namun karena gelap membuatnya sulit karena dia berada didapur yang jaraknya lumayan jauh ke kamar Yuri.

Yuri menangis sambil menutup matanya erat dan tangannya menutup telinganya yang takut dengan suara – suara aneh dikegelapan. Yuri merasakan seseorang mendekatinya, dia pun langsung memeluknya erat dan membenamkan wajahnya di dada orang itu.

“ Hiks… hiks… hiks… “, terdengar isakan tangis dari Yuri membuat orang itu semakin mempererat pelukannya.

“ Tenanglah aku  disini “, ucap orang itu.

Beberapa detik kemudian lampu pun menyala kembali, Donghae langsung masuk ke kamar Yuri dan mendapati Yuri yang memeluk Kyuhyun dengan erat sambil menangis.

“ Yuri! “, panggil Donghae membuat Yuri berhenti menangis lalu melihat ke arah pintu dan disana dia melihat Donghae berdiri mematung, dibelakangnya juga ada Seohyun yang berdiri terpaku melihat kearahnya. Yuri menengadahkan kepalanya dan melihat Kyuhyunlah yang dia peluk bukan Donghae. Sontak Yuri melepaskan diri dari Kyuhyun.

“ Mianhae, aku pikir kau Donghae Oppa “, ucap Yuri, Kyuhyun merasa kecewa saat mendengarnya namun dia mencoba bersikap biasa.

“ Gwenchana, aku juga hanya kebetulan saja mendengarmu menjerit. Kukira terjadi sesuatu denganmu “, ucap Kyuhyun mencoba tersenyum.

Donghae menghampiri Yuri, lalu menghapus air mata yang ada dipipi Yuri.

“ Jangan takut, aku tidak akan meninggalkanmu lagi “, ucap Donghae dan Yuri pun mengangguk.

Kyuhyun meninggalkan kamar Yuri kemudian masuk kekamarnya tanpa memperdulikan Seohyun yang baru saja di lewatinya. Kyuhyun membaringkan tubuhnya di tempat tidur dia pun mengingat kejadian baru saja.

Mengapa aku begitu panik saat mendengar jeritan Yuri? Mengapa aku begitu peduli dengannya? Mengapa aku selalu kesal saat melihatnya bersama Donghae? Apa mungkin yang Seohyun katakan benar? Aku mulai menyukainya? “, gumam Kyuhyun menatap langit – langit kamarnya.

“ Anio, itu tidak mungkin. Kami menikah hanya pura – pura tidak lebih. Setelah satu tahun berakhir, pernikahan kami pun akan berakhir “, ucap Kyuhyun sebelum menutup wajahnya dengan selimut dan mencoba untuk tidur.

===0000===

Yuri dan Kyuhyun sudah kembali dari bulan madunya dan kini mereka tinggal di sebuah apartement mewah yang dibelikan oleh Appa Kyuhyun. Hubungan mereka terasa canggung dan berbeda, keduanya selalu salah tingkah saat saling berhadapan. Hal itu membuat keduanya merasa tidak nyaman. Kyuhyun melihat Yuri sedang menyaksikan televisi, dia pun mendekati Yuri dan duduk disamping. Yuri terlihat kaget namun mencoba untuk tetap tenang.

“ Kau ingin menonton? “, tanya Yuri mencoba bersikap biasa.

“ Yuri, aku ingin bicara denganmu “, ujar Kyuhyun membuat Yuri menoleh.

“ Waeyo? Ada yang serius? “, tanya Yuri khawatir.

“ Anio, tidakkah kau merasa aneh dengan kondisi kita saat ini? “, tanya Kyuhyun membuat Yuri mengerutkan keningnya.

“ Maksudku, kita ini kan suami isteri… ya walaupun hanya di kertas tapi aku merasa kita ini orang asing. Apalagi saat kita harus berakting didepan semua orang, semua itu sangat sulit “, tutur Kyuhyun membuat Yuri mengangguk.

“ Aku kira hanya aku saja yang merasa seperti itu “, ujar Yuri sambil terkekeh seperti orang bodoh.

“ Kau merasakannya juga? “, tanya Kyuhyun dan Yuri mengangguk.

“ Begini saja, kita anggap saja kalau ini teman. Kau bisa bercerita padaku tentang apapun termasuk Donghae dan aku juga sama “, jelas Kyuhyun.

“ Ini untuk membangun rasa nyaman antara kita, agar akting kita terlihat nyata. Otte?“, tambah Kyuhyun dan Yuri pun mengangguk mengerti.

“ Geurae, kalau begitu mulai sekarang kita berteman “, ucap Yuri sambil mengulurkan tangannya untuk berjabatan tangan dengan Kyuhyun dan Kyuhyun menerimanya.

Sejak saat itu hubungan Yuri dan Kyuhyun menjadi lebih dekat dan merasa nyaman, Tapi ada satu hal yang tidak  mereka sadari kalau mereka mulai saling menyukai dan merasa cemburu saat masing – masing membicarakan tentang kekasihnya. Yuri selalu mencoba tersenyum saat Kyuhyun membicarakan tentang Seohyun dan Kyuhyun menahan rasa kesalnya dengan mengepal tangannya saat Yuri bercerita tentang Donghae. Tapi keduanya tidak berani saling jujur dan hanya memendam perasaan mereka karena mereka sudah memiliki kekasih masing – masing.

Suatu malam Yuri terjebak hujan saat pergi ke sebuah toko untuk membeli keperluan dapurnya. Hujan itu sangat lebat sehingga Yuri harus menunggu lama dan hari sudah semakin malam. Yuri mencoba menghubungi Donghae namun tidak diangkat juga. 10 kali dia mencoba namun Donghae tetap tidak mengangkatnya.

“ Bagaimana ini, Donghae Oppa tidak mengangkat teleponku “, gumam Yuri.

Yuri menatap ponselnya, dia terpikir untuk menghubungi Kyuhyun namun malam itu Yuri tahu kalau Kyuhyun sedang makan malam bersama Seohyun. Tapi Yuri tidak tahu harus menghubungi siapa lagi selain Kyuhyun. Yuri memberanikan diri untuk menghubungi Kyuhyun. Tak lama menunggu Kyuhyun pun mengangkatnya.

“ Neh, Yul. Waeyo? “, sapa Kyuhyun diseberang sana.

“ Kyu, mian aku mengganggu makan malammu. Aku ingin minta tolong padamu “, jawab Yuri tidak enak.

“ Anio, Gwenchana “,

“ Aku sedang ditoko, dan disini hujan lebat sekali. Aku sudah mencoba menghubungi Donghae Oppa tapi… “, sebelum Yuri menjelaskannya Kyuhyun langsung menyelanya.

“ Mwo?!!! Kau terjebak dimalam seperti ini?! Ya! Kenapa baru menghubungiku?! Sekarang katakan dimana kau.  AKu akan menjemputmu “, ujar Kyuhyun.

“ Aku di supermarket  diujung jalan “,

“ Geurae, kau tunggu aku. Aku akan segera kesana “, ucap Kyuhyun menutup teleponnya dan Yuri pun menghembuskan nafasnya lega.

“ Kyu, kau mau kemana? Makanannya sudah siap “, ucap Seohyun saat melihat Kyuhyun memakai jaketnya.

“ Mian Seohyun-ah, aku harus pergi sekarang juga. Tiba – tiba ada urusan mendadak. Lain kali aku akan makan denganmu “, pamit Kyuhyun lalu meninggalkan Seohyun yang sedang membawa semangkuk soup seafood kesukaan Kyuhyun.

“ Makanan ini sudah tidak berguna lagi “, ucap Seohyun kecewa lalu membuang soup itu ke dalam tong sampahnya.

Kyuhyun melihat kearah supermarket yang berada di ujung jalan apartementnya, dia bisa melihat Yuri yang membawa beberapa kantong plastik ditangannya sambil memeluk tubuhnya yang sepertinya kedinginan. Kyuhyun pun keluar tanpa membawa payung karena dia memang lupa membawanya.

“ Yuri! “, seru Kyuhyun membuat Yuri menoleh.

“ Kyuhyun “, gumam Yuri tidak percaya karena Kyuhyun sampai dengan cepat.

“ Ya! Mengapa kau memakai kaos setipis itu?! Pakai ini! “, ujar Kyuhyun sambil memberikan jaketnya pada Yuri.

“ Anio tidak usah, lalu mengapa kau tidak membawa payung? “, tanya Yuri.

“ Ah! aku lupa! “, ucap Kyuhyun membuat Yuri mencibirnya.

“ Ya sudah, kita pakai jaket ini saja “, ucap Kyuhyun yang langsung memakai jaket itu untuk melindungi dirinya dan Yuri.

Yuri merasa senang dengan perlakuan Kyuhyun padanya, apalagi dengan perhatiannya seperti ini. Saat mereka berjalan menuju mobilnya tiba – tiba sebuah motor melaju dengan cepat sontak Kyuhyun menarik Yuri kedalam pelukannya karena motor itu hampir mengenai Yuri. Yuri kaget namun lebih kaget lagi saat Kyuhyun memeluknya erat seakan takut Yuri terluka, kini badan mereka basah dengan air hujan yang masih mengguyur kota Seoul dengan derasnya.

“ Gwenchana, kau tidak terluka Yuri? “, tanya Kyuhyun cemas.

“ Neh “, jawab Yuri.

Kyuhyun lalu membawa Yuri ke mobilnya dan menjalankannya menuju apartement mereka. Setelah sampai keduanya mencoba mengeringkan tubuh masih  – masing. Yuri melihat rambut Kyuhyun yang masih basah, dia pun mendekati Kyuhyun lalu membantu Kyuhyun mengeringkan rambutnya dengan handuk.

“ Kau akan sakit jika membiarkan rambutmu basah. Biar aku bantu mengeringkannya “, ucap Yuri.

Kyuhyun terdiam, dia hanya membiarkan Yuri mengeringkan rambutnya. Tak terasa bibirnya pun membentuk lengkungan. Yuri menyadari Kyuhyun menatapnya, dia pun menghentikan kegiatannya dan hendak pergi namun kakinya tersandung membuatnya jatuh tepat di dada Kyuhyun. Mata mereka bertemu, keduanya kaget namun hanya diam dalam posisi masing – masing. Pandangan keduanya tidak beralih dari diri lawan jenisnya itu. Kyuhyun memegang samping kepala Yuri dengan kedua tangannya dia mulai maju dan menarik lembut kepala Yuri untuk mendekat. Jarak mereka semakin berkurang dan terus berkurang. Kini keduanya bisa merasakan hembusan nafas masing – masing. Sampai jarak 2 centi meter tiba – tiba ponsel Yuri berbunyi membuat keduanya kaget dan langsung menjauhi satu sama lain. Suasana canggung pun tak terelakkan, Yuri langsung melihat layar ponselnya lalu mendapati nomor Donghae.

“ Neh, Yoboseyo Oppa “, sapa Yuri mengangkat ponselnya.

Kyuhyun merasa kecewa saat mendengar Yuri mengucapkan Oppa, dia tahu siapa Oppa yang kini berbicara dengan isterinya itu.

“ Gwenchana, Oppa. Aku sudah sampai dengan selamat. Kau tidak usah khawatir neh “, ucap Yuri dengan suara pelan , tidak tahu mengapa dia merasa tidak enak dengan Kyuhyun.

“ Gwenchana, bye Oppa “, Yuri pun langsung menutup ponselnya dan menoleh ke arah Kyuhyun yang pura – pura melakukan sesuatu.

Kruyuk! Kruyuuuk!

Bunyi perut keduanya terdengar, mereka saling berpandangan dan langsung tertawa.

“ Sepertinya perut kita sedang demo “, canda Kyuhyun.

“ Neh, Kalau begitu aku akan memasak sesuatu “, ucap Yuri yang langsung menuju dapur, Kyuhyun tersenyum karena detik ini dia bisa merasakan bahwa kini dirinya sudah memiliki seorang isteri.

===0000===

Yuri semakin tidak mengerti dengan perasaannya, sama dengan Kyuhyun. Walaupun mereka sedang bersama kekasihnya namun pikiran mereka selalu tertuju satu sama lain. Seohyun terlihat kesal dengan sikap Kyuhyun yang menurutnya berubah. Setiap diajak bertemu atau makan malam Kyuhyun selalu mencari alasan dan Seohyun sudah tidak tahan lagi. Kini Seohyun menyuruh Kyuhyun untuk menemuinya di sebuah café untuk bicara. Tak berapa lama Kyuhyun pun muncul dan menghampiri Seohyun.

“ Apa yang ingin kau bicarakan Seohyun-ah? “, tanya Kyuhyun.

“ Oppa, apa kau masih mencintaiku? “, tanya Seohyun membuat Kyuhyun menatapnya tidak percaya.

“ Mwo?! “,

“ Jawab Oppa, apa kau masih mencintaiku? “, tegas Seohyun.

“ Mengapa kau bertanya seperti itu? “,

“ Oppa, apa kau sadar kau telah berubah Oppa. Kau tidak lagi perhatian padaku, bahkan kau jarang sekali menghubungiku. Apa aku masih ada dihatimu? “

“ Seohyun-ah… “, lirih Kyuhyun.

“ Aku hanya ingin jawabanmu Oppa, katakanlah “, desak Seohyun dengan wajah memelas karena dia ingin kepastian.

“ Tentu saja. Mengapa kau berpikir seperti itu?“, jawab Kyuhyun yang tidak tega memandang wajah sedih Seohyun.

“ Aku hanya takut kehilanganmu, Oppa “, ucap Seohyun yang langsung memeluk Kyuhyun.

Kyuhyun kaget dengan sikap Seohyun namun dia pun membalas pelukan Seohyun, sebenarnya hatinya merasa berbeda sekarang namun Kyuhyun tidak tega mengatakannya dengan jujur apa yag sebenarnya ada di dalam hatinya. Dari jauh sepasang mata melihat kearah mereka dengan tatapan tajam, tak berapa lama seringaian pun muncul di wajah orang itu.

“ Sudah saatnya “, Gumamnya lalu pergi dari tempat itu.

To Be Continue…

Akhirnya selesai juga nih part 1, Mungkin ff ini akan menjadi 2 atau 3 part. Gimana readers?Menarikkah?Dan saengie Ayu Pratama puaskah dengan ceritanya, walau belum masuk ke inti tapi moga aja menjadi awal yang baik🙂 Maaf dan terima kasih untuk author Sung hye in karena ff’y memberikan inpirasi dan aku pakai beberapa scene tapi tetap cerita itu milik kamu. Gomawo🙂

Jangan Lupa RCL ya ^_^ Hargai karya orang lain apalagi kalian menikmatinya😀

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

45 thoughts on “It Started With Marriage part 1

  1. huaa ada ff lg nih eon,,,pntes kayanya ada beberp yg prnah baca gitu,trnyta gbungan ff ya…tpi entah knp sllu seru deh klo bca ff kyuri,,,berasa nyata gitu…hehe
    yuri nya polos bgt pas liat abs nya kyu..senyum2 sndri byanginnya…
    itu kim jun knp ya kyaknya dendam bgt sma kyuhyun??? yuri pst dalam bahaya tuh skrng,,duh moga deh kyuhyun sllu ngelindungin yuri…
    next part ditnggu eonni…

  2. Ff ttg cerita bgini sih uda banyak, hehe en bnr bakal jd 2 / 3 jja soal.y emang ketebak sih cerita.y lagipula kecepetan jg narasi.y…hehe tp aku ttp menghargai dgn tinggalkan jejak…hehe krna emang aku jg ya menikmati.y… hohoho

  3. awalnya kek penah baca eon
    tapi yg kubaca itu seonya bunuh diri hehehe
    lanjutannya di tunggu eon
    si kyuhyun panikan orangnya yahh wks
    eon ada typo ntuh
    1 doang tapi hehehe
    lanjulah eon pkknya

  4. Wahh ad ff baru nii
    Keren”!!
    Jd pengen cpt mreka jujur sama prasaan masing” nii
    Smoga next chap gak lama”.
    Aq suka nii sama jalan critanya.

  5. Kyaaa!! Fanfic baru yeee
    ceritanya seru bgt eon ..
    Kira2 siapa yah yg bilang ‘sudah saatnya’ apa kh Kim Jun?
    Kyaaa! Ga sbar selanjutnya eon
    :DD
    Next jgn lama2nya eon^^

  6. wah … suk ceritanya eon … daebak…
    walaupun mix dari beberapa scene di FF yang lain tapi tetep dapet feel nya
    tetep punya warna sendiri walau ada yang sama
    next part jangan lama lama eon … jebal …
    fighting eon🙂

  7. Wah ff baru lg nie..
    Klo crita’x kyuri tuch slalu seru,tp mang sich agak mrip ma ff yg laen,tp tetep keren kok..
    Ditnggu bgd yya lnjtn’x.

  8. halo eonni yeay ada ff baru suka sama jalan ceritanya meski mix dr bbrpa ff tapi tetep seru kok..
    ditunggu lanjutannya buat ff yg lain juga..
    cemungudh😀

  9. Ff baruuuuu,, huwaaahhh nikah pura”…
    Jujur ♥a̲̅k̲̅u̲̅♡ sering nemu ff yg ceritanya kaya gini,, tapi saking cintaaaaaannya ♥a̲̅k̲̅u̲̅♡ S̤̥̈̊ǎ̜̣̍М̣̣̥̇̊ɑ̤̥̈̊ yuwreeehh dan kyuuuuuhyun..tak apalah baca aja nih ff..daaaaaannn ♥a̲̅k̲̅u̲̅♡ suka ceritanya…hehehehe
    Cepet dilanjuuuutt Îƴªª part berikutnyaa..
    Btw,, need you in my life cepet lanjuuutt dong..hehehe

  10. Annyeong eonni akhirnya keluar juga ff yg baru, ceritanya keren eonni sma bikin penasaran, ditunggu ya eonni kelanjutannya
    Gomawo eonni
    Fighting
    Keep writing eonni

  11. critanya seru eon dan yahh scenenya dri mix ff tp alurnya ngebut bgtt eon… Oh ya karakter yuri yg favoriteku itu polos,bodoh,dan keras kpala*plaaaakkk tp mempesona dan buat para pria jatuh cinta karakter itu feelnya pling dpet dan buat aku makin suka ma Yuri eonnie hehehe*curcol
    Eonnie ff chapter yg blum end kpn d lanjut…???

  12. Ff’y keren eon,apalagi cast utama’y yul eon dan kyuppa.mengenai perminta maa’fan eonni u/kku gpp ko’.lgi pla aq mlh sng bsa membuat author profesional kyk eonni terinspirasi^_^

  13. Tu kn mreka lma2 saling cinta. Cpt saling mngakui aj drpd nyesel blkgn. Dh gt smkin mnyakiti psangan msg2 krn smkin mmberi harapan plsu. Ati2 aj kl smpe klrga mreka b2 th ttg hub mreka dg pcr msg2.

  14. eonni. .
    Thank you uda buat ff ini,
    genre dan ceritanya buat aku greget jadi aku bkal nunggu ff ini.
    Fighting dan jangn lama2 ea eon

  15. aaaaaa… ngakak ps yul pgang abs kyu… h h, maksa bnget.. kyuri soowit. tpi kyuri ma malu ” kucing…. ha ha…:-) … eon d’tunggu part slnjut’y…. keep writing🙂

  16. Keren thor, mereka so jaim haha dibacanya enak, bahasanya juga ga ribet jadi dapet banget alurnya, lanjut ke next part thor hehe

  17. yak, aku suka bnget alur ff ini kak, gila keren bngt,
    bnyak kejadian yg romance, kalo ngebyngn slalu senyum2 sendri. Hehehe co2k banget kyuri itu.

  18. Wah kyuri dah ada benih cinta tpi gak yakin nd gak mw jujur.
    walau kasian ma d0nghae tpi q tetep kyuri shipper

  19. kyu ma yuri belum menyadari perasaan masing2???
    btw… sapa tu yg merhatiin kyu ma seohyun apa musuh kyu itu ya???

  20. kalo ff a yuri, aq gag pernah bosan baca,, hehehe
    apalagi oppa a ganteng,,

    ini ff ke-2 kamu yang aq baca setelah i love u, you love me,,
    keren eonnie,,

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s