Posted in Freelance, Romance, Sad

[Freelance] Why You Do That, Just For Your Enemy?

FF Ini merupakan FF titipan dari seorang teman sesama Author dan Lee Midah hanya mempublishnya saja ^_^

Why you do that just for Your enemy

Title : Why You Do That, Just For Your Enemy..?

Author : Rizgyu

Cast :

Kwon Yuri |Kyuhyun |Lee Yoon Hi |Kim Ryeowook

Rated : General

other

Genre : Sad Romance (maybe)

Note    : FF ini terinspirasi dari MV Lee Seung Gi yang berjudul Return.., jadi kalau ada sedikit kemiripan,.. harap dimaklumi ya… karena itu emang disengaja..😄 dan ini FF oneshoot, jadi kalau longshoot, ya… mohon dimaklumi lagi hahaah… satu lagi, Author Cuma pinjam nama aja, semua castnya adalah milik tuhan semata ok.. dan semoga dapat terhibur dengan bacaan yang mungkin tak layak *plak*terlalumerendahkan* ini.. OK!! Semoga senang..

 

Author PoV

Jam weker berbunyi sangat keras dan berhasil membangungkan wanita cantik nan tinggi yang sedang tertidur pulas di ranjangnya. Dengan malas dia membuka mata dan berjalan menuju sumber suara yang membangunkannya.

“Ngggh.. .. jam berapa ini..” ucap yeoja itu sambil berusaha menatap jam yang ada ditangannya.

“omo..?!!! bagaimana bisa..!!!” teriak yeoja itu, lalu melompat dari tempatnya berada ke dalam kamar mandi.

Setelah keluar dari kamar mandi, ia mengenakan seragam sekolah yang sudah ia siapkan sedari tadi malam, dan mengambil tas sekolahnya, lalu bergegas turun.

Yeoja itu berlari menuju dapur dan melihat ada roti isi yang siap saji di atas meka makan.

“Eomma.. aku ambil ini.. aku berangkat” teriak yeoja itu lalu menggigit roti lalu berlari menuju sepedanya didepan.

“Hei.. Yuri!!! Kau tak bawa vitamin mu…” balas Eomma Yuri yang melihat kalau anaknya tidak mendengar teriakannya.

Kwon Yuri, Ya, itu adalah nama yeoja yang sekarang sedang mengayuh sepedanya dengan kecepatan tinggi,. Ya.. ini memang bukan pertama kali Yuri terlambat datang ke sekolah. Dia selalu bangun kesiangan, karena pada malam hari setelah ia belajar bukannya malah tidur tapi ia malah chatting dengan sahabat baiknya dari Sekolah menengah pertama.

 “Kwon…. Yu..ri…!!! Kau terlambat lagi, hah!!” omel guru yang sedang mengajar  Yuri saat itu.

“n-ne… mi-mianhae.. seongsangnim… a-ku kesiangan..” ucap Yuri tergagap-gagap seperti biasanya.

“Kesiangan!! Kesiangan!!!, apanya kesiangan,!! Keluar!!! Berdiri didepan kelas sambil mengangkat satu kaki dan memegang kedua telinga!! CEPAAATTTTT!!” teriak guru itu sambil melotot pada Yuri.

Yuri yang terkejut langsung berlari keluar kelas dan melakukan hukuman itu.

“haaahh~.. setiap hari selalu seperti ini.. menyebalkan!!!” dengus Yuri kesal.

“Tapi setelah dipikir-pikir.. ini juga kesalahanku.. hufffttt~..” Yuri menghela nafas panjang dan hanya bia berdiri pasrah sekarang.

Tak lama Yuri berdiri sambil melakukan hukumannya, ada seorang namja yang keluar dari kelas Yuri, lalu mengangkat satu kakinya dan memegang kedua telinganya persis seperti yang dilakukan oleh Yuri.

“Hei… Kyuhyun…? sedang apa kau disini..?” tanya Yuri yang sedari tadi memandang namja disebelahnya.

“aku.. kena hukum…” balas Kyuhyun sambil malu-malu.

“hahh~.. memang kau salah apa..? bukannya kau tidak datang terlambat tadi..?” tanya Yuri yang masih penasaran dengan Kyuhyun.

“haha… aku tidak punya masalah..” balas Kyuhyun

“Hah!! Kamsudnya, eh maksudnya..?” tanya Yuri yang mengejutkan Kyuhyun.

“HaaaH~.. kau ini.. tadikan.. aku melihatmu terhukum untuk kesekian kalinya, aku benar-benar kasian padamu.. maka dari itu aku menipu seongsangnim, tadi Seongsangnim bilang siapa yang tidak mengerjakan tugas lalu aku mengacung, padahal sebenarnya aku mengerjakannya…” Jawab panjang lebar Kyuhyun yang lalu mengubah posisi tubuhnya, menghadap Yuri yang dari tadi menghadap Kyuhyun.

             “MWo!!! YA!!! Aishhh~.. neo micheo!!!” teriak Yuri yang menurunkan tangan dan kakinya lalu menjitak kepala Kyuhyun sangat keras.

“Ah~!! Ya!!! Aku hanya berusaha membantu.. lagipula.. kau terlambat juga.. itu karena setiap malam chatting bersamakukan…asal kau tau.. aku sungguh merasa bersalah…” balas Kyuhyun, yang juga menurunkan tangan dan kakinya.

“YA!!! Tapikan!! Aish.. jinjja… kalau begini, aku lebih merasa bersalah, ARRA!!! Hah… Baboya!!” teriak Yuri lagi sambil menjitak kepala Kyuhyun lagi.

“Ah~.. kau gila ya!! Ini Sakit!!” balas teriak Kyuhyun, yang sepertinya berhasil menggugah konsentrasi seongsangnim yang sedang mengajar dikelas mereka.

Choi Kyuhyun atau yang terkenal dengan sebutan Kyuhyun, adalah sahabat baik Kwon Yuri, dari mereka sekolah menengah pertama hingga sekarang mereka SMU.

“YAA!! Kalian berdua!! Berisik sekali!!!! DIAMMM!!!!” teriak seongsangnim, yang mengejutkan kedua manusia itu.

“APA-APAN ITU!!! Siapa yang menyuruh kalian, menurunkan tangan dan kaki, hah!!! Lakukan seperti tadi..!!” lanjut seongsangnim, lalu masuk kembali kedalam kelas.

Bel berbunyi menandakan waktu istirahat tiba, seperti biasa semua pelajar akan pergi ke kantin sekolah untuk makan *yaiyalah*, ada pelajar yang membeli makanan, dan ada yang membawa bekal dari rumah *kayakanakkecilajathor*yaudahlahgapapakembalikebenangmerah*.

Hari ini Yuri lupa membawa bekalnya dan juga vitaminnnya, karena terlalu tergesa-gesa tadi.

“Aissshh~… Apa yang harus kulakukan… eomma pasti marah karena aku tak membawa vitaminku… ” ucap Yuri yang duduk di salah satu kursi panjang dan menyandarkan tangan pada meja didepannya.

“Heii…” salam salah seorang namja yang sudah tak diragukan lagi itu Kyuhyun.

Yuri PoV

“Heii..” salam lembut seperti biasa dari Kyuhyun, haha… entah mengapa setiap melihat wajahnya aku selalu menahan tawa. Hahaha!!.

“Ada apa..?” jawabku lemas.

“Biar ku tebak.. pasti kau tidak meminum vitaminmukan…” ucapnya sambil mengacungkan telunjuknya tepat didepan wajahku. Aku hanya menjawab dengan gelengan pada kepalaku.

“AHA!! Kau bohong…” lanjutnya masih dengan mengacungkan telunjuknya.

“Aisshhh~.. YA!! aku bukan tidak minum vitamin.. hanya saja aku belum meminumnya..” jawabku yang membalas dengan menepis telunjuknya yang sedari tadi berada didepan mukaku -_-.

“…HISSS.. itu sama saja…!!” dengus Kyuhyun.

“hmm.. hehe… haha.. mmm..” ucap ga jelasku.

“Aku belikan makanan ya… kau pasti lapar… tunggu disini.. jangan kemana-mana… oke…” ucapnya lagi-lagi mengacungkan jempolnya.

“Jinjja???!!!! Yessss….!!! Dapet traktiran~….” balasku semangat, ya-iyalah. Kapan juga dapet traktiran. Hahaha.

Tak lama kemudian, Kyuhyun kembali dengan 2 mangkok sup, dan 2 gelas orange Juice. Hem… aku tak sabar menyantapnya. Haha.

Kyuhyun PoV

Aku kembali dengan 2 buah mangkok sup, dan 2 gelas orange Juice, aku yakin Yuri pasti lapar, tentu saja. Aku juga yakin kalau dia pasti belum sarapan -_- . Baru saja aku menaruh makanan yang aku bawa, ku lihat tangan Yuri langsung meraih 1 sup dan 1 orange Juice yang BARU saja kutaruh. Ammpuun,.. Kwon Yuri…

“Ekhhem—uhuk-uhuk…” kulihat Yuri tersedak.

“Aduh… mangkanya pelan-pelan.. hah~ kau ini… hhh” ucapku sambil sedikit terkekeh kecil melihat tingkahnya.

SKIP

Yuri PoV

  “Kwon..Yu.ri!!!! Terlambat LAGI HAH!!!!” Aduh~.. lagi-lagi dapat teriakan dari seongsangnim, salahku salahku dan salahku.

“Ah~, seongsangnim… kumohon. ampuni aku kali ini saja… yayayaya~” pintaku dengan wajah memelas dan munjulurkan kedua tanganku.

“mmm…. bagaimana ya..? Baiklah.. Tapi ada gantinya..” Lanjut Seongsangnim. Mendengar  itu hatiku senang sekaligus lega. Hah~.. sekarang aku hanya bisa berharap semoga tidak aneh-aneh.

“Jeongmal…? Hah~…. Hajiman,, aku tidak janji aku tak akan datang terlambat lagi…seongsangnim..” ucapku kaku-kaku.

“iya~.. hari ini datang murid baru, sebagai hukumanmu kau jemput dia dirumahnya.. ini alamatnya..” balas seongsangnim yang mengulurkan tangan sambil memberikan selembar kertas, eitdah! Mu-murid baru? Kalau menjemput disekolah tak papa, ini?.. dirumahnya.

“.. di-di rumahnya? Tapi kenapa..?” tanyaku, yang masih terkejut.

“AH~.. kau ini banyak tanya, berangkat sana gih..” balas seongsangnim yang sama sekali tak memuaskanku.

Dengan berat hati aku melangkahkan kaki keluar dari sekolah. Hah~… menyebalkan sekali.

Author PoV

Akhirnya Yuri mengayuh sepeda yang baru saja ia ambil dari parkiran sepeda.

“Hufftttt…. hah~… oke! Kaja!.. kita berangkat..!!!” ucap Yuri bersemangat lalu mengayuh sepedanya sekuat yang dia mampu.

Beberapa Menit Kemudian….

“Menurut kertas yang kubawa.. ini rumahnya…? tapi..?” gerutu Yuri sambil lihat ke kanan dan ke kiri berharap menemukan orang yang ia temukan. Hep!, pandangannya terhenti pada salah satu pemuda yang berseragam sama seperti Yuri. Dengan senang hati Yuri mendekati pemuda itu.

“Annyeong..” sapa Yuri yang sepertinya mengagetkan, pemuda itu.

“hah!.. nu-nuguya..?!!” jawab terkejut pemuda itu.

“Ah~… Yuri imnida.. Kwon Yuri..” balas Yuri sambil menjulurkan tangannya.

“Yuri? Kim Ryeowook imnida..” Jawab pemuda itu sambil membalas salaman Yuri.

“AH! Ryeowook!. Haha! Aku kesini mau menjemputmu untuk pergi kesekolah… Jeonju Art High School.kan..?” ucap Yuri tersenyum masih membawa kertas itu.

“n-ne.. tapi kenapa kau yang datang..? aku kira yang akan datang seorang siswa bukan siswi..” ucap malu-malu Ryeowook sambil pura-pura menggaruk kepala yang tidak gatal.

“haha! Bagaimana ya~.. Ah~ sudahlah.. lebih baik kita berangkat..! KAJA!!” .

Yuripun membawa Ryeowook ketempat sepedanya diparkir, setelah sampai.. baru saja Yuri ingin duduk diboncengan, Ryeowook sudah duduk manis disana, Yuri yang melihat hanya bisa ternganga heran dengan mata melotot dan mulut terbuka lebar.

“Wae..? Apa ini bukan sepedamu..?” tanya Ryeowook yang sepertinya heran juga dengan tingkah Yuri. Yuri hanya menelan ludah dan menggelangkan kepalanya, lalu berjalan ke sepedanya.

Yuri PoV

Ampuuunn, aku kira dia akan menawariku boncengan, ternyata!.. Dasar! Baboya!!… Kenapa aku jadi yang membonceng… -_. Diperjalanan suasana hanya hening, dari aku dan Ryeowook tak ada yang memulai pembicaraan, baiklah!~, daripada suasana canggung aku yang akan berbicara.

“kau.. berasal darimana..?” tanyaku dengan nada senang.

“aku..? ah~.. Seoul.. ^_^” jawabnya tanpa dosa.

“Seoul? Lalu kenapa kau pindah kesini..?” tanyaku lagi.

“tidak ada apa-apa.. aku hanya ingin lulus dari sekolah luar kota saja..” ucapnya yang membuatku bingung.

“hah? Kau ini aneh…” balasku. Setelah beberapa menit kemudian aku telah sampai disekolah.

“Ayo! Kita kekelas..” ajakku pada Ryeowook yang menggembungkan pipinya sekarang, kenapa dengannya.?

Author PoV

Akhirnya Yuri dan Ryeowook masuk kedalam kelas,.

“Annyeonghaseyo~.. ”setelah mengucapkan salam itu Yuri langsung berlari ke bangkunya, tepat disebelah Kyuhyun.

“A~.. kau sudah datang.. Kim Ryeowook?” sapa seongsangnim yang berdiri dari tempat duduknya.

“Annyeong~…” balas Ryeowook yg lalu berdiri didepan guru.

“silahkan, kau memperkenalkan dirimu..” ucap seongsangnim.

“ah! Ne… naneun Kim Ryeowook imnida… Bongapseumnida.. ” sapa Ryeowook sambil melakukan bow beberapa kali.

Sementara itu..

“HEY! Darimana saja kau?” tanya Kyuhyun seseorang pada yeoja tinggi disebelahnya.

“Menjemput dia..” jawabnya santai sambil mengeluarkan buku pelajaran yang ada di tasnya.

“HAHA? Memang dia siapamu, Yuriiiiii?” tanya namja itu sambil menatap lekat Yuri

“Bukan siapa-siapa, Kyuhyunnn~, aku hanya mendapat hukuman untuk menjemputnya.” balas Yuri sambil menggaruk kepala yang tidak gatal sama sekali.

“HAH? Seongsangnim yang menyuruhmu?” tanya Kyuhyun yang sekarang melotot pada Yuri.

“hah~… iyaa. Kau tidak usah mentapku seperti itu juga.. -_-” balas Yuri, yang mulai bete (Boring Thing).

“iya-iya.. baiklah.. jangan marah ya..” ucap Kyuhyun sambil melakukan Aegyo.

“ia!” balas singkat Yuri sedikit berteriak.

Didepan kelas Seongsangnim akhirnya menyuruh Ryeowook untuk duduk di bangku yang masih kosong, dan itu tepat di sebelah kanan Yuri.

“mm.. terimakasih ya..Yuri.. kau sudah mengantarkanku ke sekolah..” ucap tiba-tiba Ryeowook sambil mengulurkan tangan kanannya bermaksud untuk salaman.

“a~.. ia ia.. ” ucap Yuri juga yang membalas salaman Ryeowook.

Kyuhyun yang melihat keadaan di depannya itu hanya bisa mengeluarkan nafas berat dengan kepala yang  mulai memanas. ‘ada apa ini? Kenapa aku merasa seperti ini?’ batin Kyuhyun dalam hati terdalamnya.

KRINGGGG!!!!!!!!!!!!!

Baiklah  bel sekolah tlah berdering, ya, itu menandakan bahwa waktu sekolah hari itu tlah berakhir. Kyuhyun dan Yuri keluar di gerbang sekolah bersama dengan Yuri yang menuntun sepeda dan Kyuhyun yang berjalan kaki.

“Mianhae.. sekarang aku tak bisa menemanimu pulang.. aku tak bawa sepeda..” ucap memelas Kyuhyun saat sesampainya mereka di gerbang sekolah.

“aisshh.. gwaencanha.. kau tidak usah seperti itu..” balas Yuri dengan Senyuman.

“tapi.. ngomong-ngomong, apa kau.. sudah siap untuk ujian kelulusan besok lusa…?” lanjut Yuri yang mengalihkan pembicaraan.

“hahahaha!! Kenapa kau menanyakan hal itu?” balas Kyuhyun yang tidak memuaskan Yuri.

“wajar sajakan, aku menanyakan hal itu..? sekarang bisakah kau menjawabnya..? ” ucap Yuri yang sepertinya mulai mengajak Kyuhyun untuk serius.

“oh!.. baiklah.. aku lumayan siap..” jawab Kyuhyun.

Setelah mendengar itu, terlihat wajah Yuri yang sangat bahagia.

“wahhh~… kita sama!! Aku berharap kita bisa kuliah di tempat yang sama di Seoul..!! agar kita bisa jadi sahabat yang sejati~!!! Hahahaah!!! *author ngarang -_-*”  teriak Yuri sambil menunjukkan senyumnya yang paling lebar pada Kyuhyun.

“haha!! Jadi kau dan aku sungguh akan pergi ke Seoul, setelah lulus? Aku kira kau hanya bercanda..” ucap Kyuhyun yang ikut tersenyum bersama Yuri.

Author PoV

Lusa pun datang, inilah hari yang ditunggu dan dinanti-nanti para siswa dan siswi di SMU Jeonju Art High Schhol, untuk melihat seberapa pintarkah mereka untuk lulus dan menuju ke tingkat belajar yang lebih tinggi nanti.

Di Kelas Yuri dan Kyuhyun sedang mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk mengerjakan ujiannya itu. Yuri dan Ryeowook sedang mondar-mondardi depan Kyuhyun sambil mengucapkan hal-hal yang mungkin akan keluar di ujian nanti. Kyuhyun yang melihatnya hanya tampak malas, dengan tangan kanannya yang menyangga pipi kanannya.

“hah~…. kalian ini berisik sekali!! Nanti kalau bel masuk tak terdengar bagaimana..?!!” teriak Kyuhyun tiba-tiba yang memang sukses mengagetkan dua manusia itu.

Memang, stelah kepindahan Ryeowook di kelas Yuri, Yuri dan Ryeowook jadi dekat hampir mengalahi kedekatannya bersama Kyuhyun. Dan itu yang membuat Kyuhyun marah, karena merasa tempatnya akan direbut dengan anak yang terlihat polos itu.

Setelah 1 jam 3o menit para siswa dan siswi berjuang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terdapat pada lembaran soal. Sudah terlihat Kyuhyun, Yuri, dan Ryeowook yang keluar dari kelas yang mereka tempati ujian tadi.

Selama 3 hari 3 manusia itu melaksanakan ujian, sampai tibalah.. hari penentuan..

“hah.. hah.. hah..”

Para siswa merasakan jantungan karena harus mendengar keputusan atas ketidak lulusan atau lulusannya.

Begitu juga yang dialami oleh Yuri, Kyuhyun, dan Ryeowook, tapi yang lebih parah adalah Yuri tangannya begitu dingin untuk mendengarkan pengumuman.

“ada 1o murid yang tidak lulus..” ucap pembuka kepala sekolah, yang sukses membuat mata Yuri melotot selebar mungkin.

Yuri PoV

1o murid!! Mwo!!, 1o itu tak sedikit… dari 2oo murid… tuhan.. tolong jangan aku..

“mohon maaff, untuk nama-nama yang dipanggil karena kalian dinyatakan tak lulus..”

Tolong… tolong…

“Jung jae jung, lee min ah, Lee Min ha, Kwon Soo Mi, Cho Nami, Shin Shin Hye, Lee Jung hwa, Kang bo young, Cho Ahna, dan yang terakhir.. adalah…Cho.. Kyu.” OMONA!!! Jangan Kyuhyun.. ku mohon jangan-jangan..

“Ja..” HAH~.. syukurlah..

“Yuri!! Yuri!!! Kita lulus!! Kita lulus..!!” teriak seseorang yang berlari menujuku. YA! Itu Kyuhyun..

“Yuri!!!”

Kyuhyun PoV

“Yuri!!!” teriaku apalagi kalau bukan untuk memanggil Yuri.

“Kyuhyunnn kita lulus!!”

Sangking senaang nya, aku memeluk Yuri sangat erat sambil meloncat-loncat dan berteriak  tak jelas.

Sesaat aku terkejut, dengan apa yang kulakukan.. Karena ini pertama kalinya kita berpelukan? Berinteraksi seperti ini.., bahkan untuk gandengan saja aku dan Yuri menjaga jarak.

Dengan keterjutanku, aku berusaha melepas pelukan kami. Dan lihat Yuri dan aku, kedua-duanya terlihat malu karena melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan.

“mi.. mianhae..” ucapku sambil berpura-pura menggaruk kepala.

“a-aku.. juga” tak kusangka, dia juga merasakan apa yang kurasakan.

Author PoV

Sudah 2 minggu  setelah hari kelulusan 3 remaja ini, dalam liburan kelulusan ke tiga remaja itu berusaha mencari tempat belajar mereka selanjutnya, Kwon Yuri, Kyuhyun, dan Ryeowook ternyata juga telah merencanakan untuk masuk ke universitas yang sama.

“Hari ini, kita akan berangkat dengan bersungguh-sungguh, eomma!! Do’akan aku..” teriak Yuri pada eommanya.

Yuri berjalan keluar gang rumahnya untuk mencari Taxi, kemana dia mau pergi? Ya! Dia akan pergi ke Kyunghee University, untuk melakukan test terakhirnya.

Saat sampainya dia..

“Yuri!! Sebelah sini!! Sini!!” teriak namja yang melambai-lambaikan tangan kecilnya pada Yuri.

“Kyuhyun!!” teriak Yuri yang lalu berlari menuju namja itu.

“Hah-hah,dimana Ryeowook?” Tanya Yuri yang membuat mata namja didepannya a.k.a Kyuhyun terbuka lebar.

“hah.. baru datang sudah menanyakan Ryeowook.. dia ada di dalam.. ayo.. kita masuk , Yuri..” ajak Kyuhyun.

Seperti yang diharapkan Kyuhyun, tes terakhir ini berjalan lancar, dan Kyuhyun menganggap ia bisa mengerjakan semua soal yang diberikan dengan tanpa menyontek >.<.

‘KRINGGGG!!!’

Bel menandakan waktu tes berakhir.

Yuri PoV

Ya.. disinilah aku! Disini! Hahaah!! Aku sungguh tak bisa percaya sekarang aku bersekolah disini.. iya.. disini.. di Kyunghee University, Universitas impianku *ngaco*

“oh.. Yuri kau sudah datang.. aku belum melihat Kyuhyun..” ucap siapa lagi kalau bukan sahabat baruku Ryeowook. Ya, ini adalah satu minggu kami bertiga menjadi mahasiswa disini, dan juga lagi-lagi kami satu kelas.

“Geurae? Wae geurae..?” balasku pada ucapan Ryeowook tentang Kyuhyun itu.

“Molla…” ucapnya sambil mengangkat kedua pundaknya.

Jam hari ini hampir dimulai tapi aku masih tak melihat Kyuhyun, apa dia tidak masuk harini?

“ok… Good morning everybody..” Seongsangnim sudah menyapa.

“Today, we get a new student in here..” Lanjutnya.

“and… here she is..” Seongsangnim mempersilahkan murid itu masuk.

“ Yoon hi imnida…” Sapa murid baru itu. oh.. namanya Yoon hi..sebentar.. Yoon hi!!.

“she is, come from Inha University…”  Inha University…??!!! dia YooN HI!!.

“ok.. Please.. Sit on your chair..” Yoon hi? Diakan.. musuhku waktu aku kecil dulu.. oMo… bagaimana bisa kta bertemu disini. Sekarang ia duduk tepat dibawah satu tangga dariku. Dan didepanku.

“Seongsangnim!!!!” teriakan seseoarng yang sekarang memegang pintu yang hampir tertutup. YA! Itu Kyuhyun.

“oMo… kenapa kau baru datang?” tanya Seongsangnim pada Kyuhyun.

“mi-mianhae…” balas singkat Kyuhyun yang terlihat ngos-ngosan.

“ya sudah masuklah..”

“Ga-gamsahamnida..” Kyuhyun berjalan dengan masih mengatur napasnya yang tak beraturan aku yakin dia pasti berlari kesini.

Saat Kyuhyun hampir sampai ke bangkunya yang ada disebelahku, dia berhenti tepat disamping Yoon Hi.

“Hay.. Yuri.” Sapa Kyuhyun.

Kenapa ia tidak langsung kemari saja, dan kenapa Yoon Hi yang ada didepanku tersenyum tidak jelas, dan tak tau pada siapa? Kenapa ia terlihat menyukai KYUHYUN!.

Jam pelajaran hari ini berkahir dengan baik dan hari ini berjalan dengan lancar walau aku merasa sedikit tidak nyaman. Saat aku berjalan di lorong, aku tak sengaja melihat Yoon Hi ada di satu lorong bersama teman barunya, cepat sekali ia mendapat teman.

“eh! Kau tau tidak..” ucap Yoon hi pembuka.

“tau apa..?” balas temannya itu.

Author PoV

 “namja tadi.. namja yang datang terlambat tadi ituuu..” ucap Yoon HI pada temannya itu

“oh.. Kyuhyun, ada apa dengannya..?” balas Temannya.

“entah, mengapa .. sepertinya aku mencintai namja tampan itu.. aku ingin dia..” jawab Yoon Hi, yang sungguh telah membuat jantung Yuri yang mendengarnya shock berat. Dan segera meninggalkan tempat itu.

Sore itu di kamar Yuri, dia sedang memikirkan sesuatu, YA! Soal perkataan Yoonhi tadi,

“Yoonhi, dia adalah musuhku yang mempercayai seseorang bahwa aku mengajaknya musuhan, tapi padahal aku tidak mengajaknya bermusuhan… aku ingin minta maaf..tapi, jika aku minta maaf, dia pasti mengira aku sungguh ingin bermusuhan dengannya.. hah~.. aku bingung..” gerutu Yuri dikamarnya dengan sambil mondar-mandir tak jelas.

“Lalu sekarang.. dia menyukai KYUHYUN.. hah~..” lanjut Yuri yang diakhiri dengan ia duduk disebuah kursi terdekat.

“Lalu..? apa yang harus kulakukan, agar aku tidak terlihat jahat..?” pikir Yuri dengan kerasnya.

Tiba-tiba..

“Yuri!! Turun dan minum vitaminmu!!” terdengar teriakan Eomma Yuri dari lantai bawah. Mendengar suara eommanya yang menggelegar itu Yuri langsung berlari menuju sumber suara.

“Itu.. cepat minumlah dan pergi tidur.. agar kau tidak terlambat.” Ucap Eommanya.

“mm.. aku ingin bertanya..” ucap Yuri,

“tanya apa?” balas Eomma.

“agar kita terlihat sungguh ingin berbuat baik pada seseorang.. apa yang harus kita lakukan..?” tanya Yuri yang berusaha melahap vitaminnya.

“bahagia? Kenapa sulit? Berikanlah apa yang dia inginkan..” balas Eomma dengan Frontal.

“hmp! Uhuk-uhuk..!!” sepertinya Yuri tersedak dengan ucapan Eommanya.

“Baiklah, Gomawo eomma.. sekarang aku mau pergi tidur.. dulu.. Jaljayo..” ucap terakhir Yuri setelah meminum segelas air dan berlari secepat mungkin ke dalam kamar.

Memberikan apa yang dia inginkan? Di inginkan..?

Yoonhi..? apa yang dia inginkan? Berpikir berpikir berpikir..

Tunggu-tunggu KYUHYUN!! Iyaa!! KYUHYUN!!! Baiklah oke oke, jadi Kyuhyunlah yang ia inginkan.. jadi.. aku harus menyatukannya dengan Kyuhyun, ya benar! Hahahaha!!

KYUHYUN PoV

“Kyuhyunnn!!!” Teriak sekeras-kerasnya dari yeoja yang berlari menujuku.

“YA!! Ada apa?!” jawabku.

“Aku ingin bicara padamu!! ” dia mengajakku ke satu lorong yang sungguh sepi, ya-iyalah sekarang pagi sekali.

“Ada apa??” tanyaku.

“aku ingin mengatakan ini, ekhem.. Kau tau murid baru di kelas kita? Pergilah bersamanya..” jelasnya yang nyaris membuatku teriak.

“apa maksudmu,,?” tanyaku.

“ya.. duduklah disebelahnya, makan ke kantin bersamanya, apa-apa bersamanya.. pokonya jangan liatkan bahwa kau adalah sahabatku.. oK!! Berpura-puralah tidak mengenalku” jelasnya yang sungguh membuatku mengepalkan tangan dan ingin menonjok seseorang!! Apa yang diakatakan!!.

“hah? Tapi mengapa?” tanyaku lagi.

“lakukanlah.. ini demi aku.. oK” ucapnya sambil mengedipkan matanya.

“baiklah.. aku pergi Annyyeonggg..” lanjutnya mulai menjauh dariku.

Keadaan dikelas tidak seperti biasanya, ya! Sekarang aku duduk tepat disebelah kiri Yoonhi, aku menengok kebelakang dan melihat pemandangan Yuri yang sedang bercanda dengan Ryeowook.

Hah~, aku hanya pasrah.. aku melihat ke arah Yoonhi dan ternyata dia sedang memperhatikanku, hep! Jantungku.

AUTHoR PoV

“hmm.. Yuri?” tanya Ryeowook pada Yuri yang sedang merapikan bukunya.

“ya?” jawab Yuri.

“kau.. tidak bersama Kyuhyun?” tanya Ryeowook sambil terus memandang yeoja disebelahnya.

“hah~.. sudahlah! Jangan ucapkan namanya lagi!!” balas Yuri sambil sedikit berteriak. Setelah mengucapkan itu Yuri berdiri dan pamit dari Ryeowook.

“kenapa dengan mereka?” Ryeowook yang tidak tau apa-apa, akhirnyapun penasaran, dan mulai mencari tau, apa yang sebenarnya tlah terjadi.

Hari-hari masih dijalani Yuri dengan Biasa walau tanpa sahabatnya Kyuhyun, dia menganggap Kyuhyun adalah orang yng tlah menyakitinya, jadi dia juga berharap agar bisa melupakan Kyuhyun, lalu bersahabat baik dengan Ryeowook. Tapi sepertinya iatu tidak bisa..

“hmmm….” ucap Yuri yang tengah lapar dan menatap makanan yang ada didepannya.

“kau lapar sekali ya?” tanya namja yang tak lain lagi adalah Ryeowook.

“eum!.. aku makan dulu ..” setelah mengucapkan itu Yuri langsung menyantap makanan dihadapannya dengan sekedipan mata.

“wuaaaaa” Ryeowook didepannya hanya bisa menganga dan mengucek-ngucek matanya beberapa kali, Walau Ryeowook sudah banyak kali melihat Yuri makan dengan lahap, Ryeowook tetap saja masih tak bisa terbiasa.

“uhuk-uhuk..ekhem..”

“mangkanya pelan-pelan..”

“hm… tak apa-pa.”

Yuri PoV

Sudah 1 minggu, aku tidak bersama dengan Kyuhyun, dan hanya bersama Ryeowook, mula-mula aku merasa baik tentang keadaan yang mungkin kuharapkan ini. Tapi entah, mengapa sekarang aku merasa sedih dan ingin marah.

Sekarang aku dikantin bersama Ryeowook yang tengah makan, di seberang meja kami, disana Kyuhyun dan Yoonhi, mereka sedang bercanda dan tertawa bersama. Kenapa denganku!! Rasanya aku ingin menarik Kyuhyun dari sana!.

“aisshhh~…. jinjja!!” gerutu pelanku sambil mengepalkan tangan.

“kau.. kenapa? Yuri?” tanya Ryeowook yang mengagetkanku.

“Kau? Seperti mau mengangiss..?”

“menangis.. kenapa? Hahaha!!” ucapku mengelak perkataan Ryeowook.

Kyuhyun PoV

Ini aku, masih denganku yang juga masih tak tau apa maksud dan apa yang aku lakukan dengan semua ini, apa yang kulalui satu minggu ini, apa yang kupikirkan, apa yang ku ucapkan dan apa yang ku dengarkan..

Aku masih tak tau.. aku tak mengerti…

Diseberang sana.. disana Yuri dan Ryeowook , mereka berdua, makan bersama.. tanpa diriku.. tertawa disana.. berjalan bersama.. sebenarnya apa yang tlah terjadi.. aku ingin sekarang menempati tempat Ryeowook yang tersenyum dan menerima senyuman dari yeoja itu.. aku ingin.. ingin..

“hahahha!! Kyuhyun.. cepat makanlah.. kau kenapa??”  ucap Yoonhi yang sedang mencoba tertawa denganku mungkin.

“a~.. hahaha iaya..”

Tapi beginilah keadaan yang nyata..aku tertawa dan bercanda bersama dia.. murid baru Lee Yoonhi, ia dia! Sejak Yuri meminta melakukan hal ini.. aku bersandiwara bahwa aku menyukai yoonhi, aku tidak tau mengapa Yuri memintaku melakukan hal seperti ini, Yoonhi dia memang mahasiswi yang baik dan banyak diincar pria krena kecantikannya, tapi.. dia masih tidak bisa mengalahkan Yuri.. sekarang aku tau,tentang perasaan ini, bahwa aku.. menyukai Yuri..

Yuri Pov

Hari ini aku berjalan dengan tidak bersemangat, kenapa dengan diriku ini! Kenapa dari kemarin yang kupikirkan hanyalah KYUHYUN.. bukannya aku telah melupakan seorang Kyuhyun dalam kehidupanku..? tapi mengapa aku teringat dengan masa-masa lalu kami.. yang bercanda tawa, sedih dan marah bersama-sama.. Mengapa aku merindukan hal-hal itu..

“Lorong ini.. ini..” aku berada dalam satu lorong yang dimana aku pernah berjalan bersama Kyuhyun, dan terjatuh bersama karena bermain kejar-kejaran. Hahahaha! Masa-masa kecil kami.

Sekarang, aku berada di tempat dimana kami bersekolah dan bertemu dengan Ryeowook, YA! Jeonju Art High School, disini aku menuntut ilmu agar bisa masuk ke Universitas yang sama di Seoul.

“khm khm..”

Tak kusangka sekarang aku bisa tertawa kecil melihat sekolahku yang kosong ini, ia hari ini tidak ada murid yang datang bersekolah, aku hanya iseng karena tak ada pekerjaan dirumah dan tidak ada jam di kampus, mungkin sedikit membosankan berjalan disini sendirian.. tapi setidaknya aku senang bisa melakukan ini tanpa Kyuhyun.

Aku terhenti saat melihat seseorang yang berjalan ke arahku, semakin mendekat dan semakin mendekat, dan anehnya aku berharap itu Kyuhyun..

“Heii.. Yuri sedang apa kau disini?” Dia bukan Kyuhyun, itu Ryeowook ia. Itu dia..

“ah? Kau sendiri..?” tanyaku balig padanya.

“aku hanya iseng saja mengunjungi ini.. entah mengapa aku merasa merindukan tempat ini.. walaupun aku tidak lama sekolah disini.. hehe” jelasnya panjang lebar sambil memegang rambutnya.

Aku dengar, alasannya datang kemari sama persis denganku, tapi bagaimana bisa? Kini dia mengajakku jalan-jalan mengelilingi sekolah ini. Canggung. Itu hal yang menerpa  kami sekarang.

“mm.. Yuri.. aku ingin bertanya padamu..”

“apa yang ingin kau tanyakan?” Ya!, mata kami bertemu saat sedetik aku selesai berbicara. Aku melihat matanya yang sepertinya mengajakku untuk berbicara serius.

“Tolong jawab dengan jujur kumohon..”  ini hanya perasaanku saja, atau suasana disini menjadi sangat dingin, dan serius.

“ada masalah apa kau dengan Kyuhyun?” ‘DEG!’ untuk apa dia menanyakan hal yang tak ingin kudengar.

“Tolong.. jawablah dengan jujur.. jawab..” Aku masih terdiam, aku bingung dan masih menyusun kata untuk menjawab pertanyaan Ryeowook.

“Aku? Dan Kyuhyun? Memangnya ada apa? Mengapa juga kau menanyakan hal itu?” jawabku tergagap gagap.

“sudah kubilang.. jawablah dengan jujur..” Aku tidak menyangka Ryeowook yang terlihat polos dan selalu ceria bisa bercakap layaknya lelaki seperti ini, bagaimana bisa?

“kumohon Yuri.. jawab..”

“,.. aku-aku.. Yoonhi,… Yoonhi…. dia menyukai Kyuhyun, dia-dia adalah musuhku, bukan lebih tepatnya dia menganggapku musuh, aku hanya-hanya ingin dia mendapatkan apa yang dia inginkan dengan melerakan Kyuhyun, aku hanya ingin dia tidak menganggapku musuh lagi..”

Ryeowook PoV

 “aku-aku.. Yoonhi,.. Yoonhi… dia menyukai Kyuhyun, dia-dai adalah musuhku, bukan lebih tepatnya dia menganggapku musuh, aku hanya-hanya ingin dia mendapatkan apa yang dia inginkan dengan melerakan Kyuhyun, aku hanya ingin dia tidak menganggapku musuh lagi..”

Ucap panjang Yuri, membuat jantungku berdetak dengan sangat cepat, ya, aku mengerti dan mencermati semua perkataannya.

“Merelakan Kyuhyun? Dengan begitu mudahnya?” tanyaku padanya, aku masih tak tau begitu mudahnya kah? Tak ada jawaban darinya, ku lihat dia menunduk lalu berhenti berjalan, aku memegang tangannya , dan berpindah tempat berada didepannya. Matanya.. berkaca-kaca.

“Ma-maafkan aku Ryeowook..”  Dia menangis.. aku tidak percaya.. Yuri menangis..

“aku.. hanya ingin dia tau.. bahwa aku tidak membencinya,, makadari itu.. kurelakan Kyuhyun untuknya, agar dia bahagia..”

“ia! Sekarang dia bahagia.. tapi bagaimana dengan kau! Hah?!” tak sengaja aku membentak Yuri. Ku lihat dia menatapku sekarang.

“kau tidak bisa menjawabku?” lanjutku.

“Yuri.. aku tau.. kau menyukai Kyuhyunkan.. semuanya tertulis jelas di matamu..” ucapku menggenggam erat tangannya.

“ta-tapi.. Yoonhi?” dia kembali menatapku dengan mata yang berbinar-binar.

“Kau.. kau hanya perlu jelaskan apa yang terjadi sebenarnya.. tidak perlu takut aku akan membantumu..” ketusku meyakinkan.

“aku.. aku masih belum bisa.. ma-maafkan aku Ryeowook..”

Itu adalah Kalimat terakhirnya.. sekarang ia berlari menjauh dariku, sebenarnya apa yang ia pikirkan..?!!! apa ada gadis bodoh sepertinya!!

Yuri PoV

 Pagi, dimana langit belum menampakkan awannya.. aku tengah berjalan menulusuri jalan yang kosong.. dimana hanya ada aku dan angin yang berhembus.. walau dingin aku tak akan berhenti untuk sampai ke tempat tujuan ku.. ya kampus..

Setelah kejadian memalukan kemarin, aku tak bisa tidur.. sampai akhirnya aku hanya memikirkan lelaki itu.. ya. Kyuhyun! Aku tak pernah tau kami sudah bertumbuh dewasa begitu juga Ryeowook yang sungguh berbeda.. kami, maksudku aku sekarang sungguh tak bisa menahan lagi.. ternyata menjadi orang dewasa itu tidak menyenangkan..

Author PoV

Pagi tlah berlalu matahari tepat di atas, yang menandakan siang tlah datang. Seperti biasa mahasiswa di Kyunghee University pergi ke kantin kampus. Di tempat yang berbeda Yuri yang sendirian, dan masih Kyuhyun dengan Yoonhi.

‘aku.. sendirian.., Kyuhyun.. dia bersamanya..’ batin Yuri yang memang sendirian sekarang, RyeoWook tak bisa menemani karena ada tugas dari gurunya.

‘biasanya.. Kyuhyun menemaniku lalu membelikanku makanan.. atau tidak dia akan mengingatkanku untuk minum Vitamin..’ batin Yuri lagi, yang lalu menelan Vitaminnya.

‘sepertinya.. kau bahagia disana..’

‘Kyuhyun.. aku merindukanmu…’

Kyuhyun  PoV

 “ahahaahah!! Kau lucu sekali Yoonhi.. ahahahah!!”

“A~.. ahahahahaah hohohoho.. ahahahhaa”

Ya, masih disini aku tertawa melihat tingkah Yoonhi di depanku yang memakai kumis palsu,, ahahaahah!! Ini lucu..ya benar ini lucu.. tapi entah mengapa, aku masih tidak bisa merasa senyaman bersama Yuri.

“Kyuhyun.. aku ke belakang dulu ya..”

“a.. iaaa..”

Dia pamit dan pergi dari hadapanku, aku menengok ke kanan, dan ke kiri.. aku mendapati Yuri, dia memandangiku disana. Hanya sesaat, setelah itu memalingkannya lagi, aku ingin kesana duduk menempati tempat kosong didepannya. Aku ingin tertawa bersamanya bukan Yoonhi, dan satu aku ingin bilang bahwa aku.. merindukannya..

Hari ini Yoonhi mengajakku keluar.. aku tak tau kemana. Dia menyuruhku untuk berpenampilan yang baik dan rapi, tidak lupa juga tampan.. hah dia ini.

“Kyuhyun-ssi, aku sudah di depan”

Setelah membaca pesan darinya, aku bergegas keluar dari rumahku, setelah membuka pagar rumah, mataku tlah menemukan sosok yang tengah kucari.

“Yoonhi-ya!” teriakku tanda memanggilnya, sambil melambaikan tangan aku berlari ke tempat ia berdiri.

“Kyuhyun-ssi.. hari ini kita akan berkencankan..?” tanyanya yang langsung membuatku shock,

“kau bilang ini hanya.. hanya jalan-jalan biasa.. siapa bilang ini kencan..” tekusku padanya.

“yaa.. terserahmu sajalah, dan sekarang aku akan memanggilmu , oppa..” ucapnya lagi langsung menggandeng lenganku dan berjalan menuju mobilnya.

Setelah sampai di tempat yang dituju, kami berjalan.. masih bersama Yoonhi yang menggandeng lenganku, dia membawa ice cream coklat di tangannya, ya sekarang kami ada di taman kota dekat Sungai Han, pemandangan disini sangatlah indah.. ditambah matahari hampir tenggelam… wah…

“oppa! Ayo, kita duduk disana!” ajak Yoonhi seperti anak kecil saja.. dia menunjuk sebuah bangku yang kosong.

Aku turuti saja, akhirnya kami berdua duduk di bangku itu, matahari mulai tenggelam.. kulihat tangan Yoonhi menunjuk-nunjuk ke arah matahari itu tanpa mengatakan apapun, aku memandangnya, aku baru tau dia itu cantik. Ahahaha! Tapi tetap saja.. aku tidak bisa menyukainya dan tidak pernah. Aku melihat ada tangan yang memberikan segelas kopi padaku.

“untukmu oppa..”

“a~.. gomawo..” Aku terima kopi itu, aku bingung dapat darimana dia kopi ini? Tapi akhirnya Aku meneguk kopi itu juga..

“oppa.. aku menyukaimu..”

“uhuk,, uhuk.. apa??!!” sekali aku langsung tersedak karena ucapannya, hampir saja aku memuncratkan kopi itu keluar.

“aku.. menyukaimu..” ucapnya yang benar-benar.. benar-benar membuatku hampir mati terkejut? Apa maksudnya dengan menyukaiku..? tapi-tapi.. aku tidak menyukainya,,

“ma-maaf.. Yoonhi, aku.. aku..”

“kau juga menyukaikukan..? buktinya kau mendekatiku.. kau tau sejak pertama melihatmu, aku langsung menyukaimu..” Apa?!! Apa aku tidak salah dengar..? menyukaimu..? apa dia sudah gila.

“ta-tapi aku.. Yoonhi maafkan aku.. maafkan aku. Aku aku tidak memiliki perasaan padamu,” ucapku tergagap, aku tau perkataan yang baru saja aku lontarkan akan menyakiti hatinya. Maafkan aku Yoonhi.

“apa? Kau tidak menyukaiku..?” balasnya lemas, aku melihat butir butir air yang sudah bersiap jatuh dari dua bolah mata yang indah itu.

‘tess..’ akhirnya air mata itu jatuh, maafkan aku hanya itu yang bisa ku sampaikan padanya sekarang.

“hks hks.. mianhaae oppa..” hampir saja tangan dinginku menyentuh pipi putihnya untuk mengusap airmatanya, tapi.. Yoonhi dia mengusap airmatanya sendiri  lalu pergi dengan berlari secepat yang dia bisa. Aku hanya terdiam, aku tidak tau apa yang ku harus lakukan. oh.. Tuhaaannn, apa yang terjadi padaku sebenarnya!!!

‘deg deg deg’

Aku berjalan sendirian di lorong, dengan kepalaku yang menunduk dan tak pedulikan apapun lagi,

‘deg’

Kuberhentikan langkahku, karena ada sosok  yang sudah tak asing lagi berada dihapanku sekarang, Ryeowook, mau apa dia?

“ikutlah denganku Kyuhyun, aku ingin bicara..” ajaknya yang lalu pergi.

Dengan penasaran aku ikuti saja dia, dia masih berjalan beberapa langkah dihadapanku dan.. berhenti. Dimana ini? Gudang sekolah yang sangat kotor berdebu, dan kosong.

“duduklah.. ” ucapnya lagi dengan menunjuk kursi dihadapanku, kursi ini berdebu, sangat tapi.. sudahlah.

“Orang aneh, ah bukan. Kyuhyun..” Kenapa dengan Ryeowook? Dia mendadak berubah begini, sangat dingin..

“Ada apa Ryeowook? Langsung saja? Kenapa kau membawaku ke tempat super duper aneh ini? Bicara di kelaskan juga bisa?”

“belajarlah serius Kyuhyun!!” Apa? Dia berteriak padaku? Ryeowook?? Kau salah minum obat ??

“hey? Calm down, man?” balasku pada bentakannya.

“hah~.. ini tentang Yuri,”

“Yuri?”

“kau pura pura tidak tau, atau memang tidak tau, hah?!”

“….”

“Yuri,, melakukan semua ini.. hanya untuk Yoonhi” Sedetik setelah ia berkata, aku langsung menatapnya dengan tajam! Apa maksudnya dengan Yoonhi?

“Kau sepertinya memang tidak tau..Heh.. Kyuhyun kau begitu bodoh! Aku tau.. kau menyukai Yuri kan? Lalu kenapa kau menurutinya untuk menjauhinya hah??!!”

“apa maksudmu sebenarnya! Kalau bicara yang jelas Ryeowook!!”

“Dia ingin memasangkanmu dengan Yoonhi!! Karena Yoonhi menyukaimu KYUHYUN!”

“hhh? A-apa? Memansangkan?”

“dia ingin berbaikan dengan Yoonhi! Dan inilah caranya!! Masih tidak mengerti!!!!” dia berdiri dengan tangan di saku celananya.

‘Tar!!’ (author nggak tau gimana bunyi aslinya… wekawekaweka)

Ryeowook? Dia menendang salah satu bangku dan pergi dari hadapanku.. dan aku masih terdiam disini, aku mlihat Ryeowook yang sudah di pintu ruang ini, dia menengok ke arahku dan..

“Kyuhyun.. aku sudah mempercayakan Yuri padamu.. kau tau? Aku sangat menyayanginya.. kau harus menjaga Yuri! Aku percaya padamu Kyuhyun!”

‘Deg!’

Jantungku serasa berhenti berdetak!, dia bilang apa ‘menyayangi’, apa ?!! dia juga menyukai Yuri??!

Author PoV

Malam hari di kediaman Kyuhyun.. dia masih tidak mengerti apa maksdud dari perkataan Ryeowook tadi, dia memikirkan dan mengulangi semua kata yang tlah diucap Ryeowook,

‘melakukan semua ini hanya untuk Yoonhi! ’

‘dia ingin baikan! Dengan cara ini!!’

‘karena Yoonhi menyukaimu!!’

“Baikan? Kalau dia ingin baikan? Yuri dan Yoonhi adalah musuh? Memberikanku? Tunggu, tunggu.. jadi Yuri merelakanku hanya untuk Yoonhi? Yang bahkan tidak tau soal dia? Yuri!! Kau gila atau apa??!! Yoonhi dia tidak pernah menganggapmu! Dia pikir aku sungguh menyukainya karena diriku!! Hah!!~~~”

Teriak Kyuhyun, yang akhirnya sadar..

Keesokan harinya Kyuhyun tak bisa tidur.. dia berlari menuju kampusnya, tak peduli apapun yang menghadangnya.. dia tetap berlari.

“Yuri!”

Yuri Pov

“Yuri!”

Terdengar teriakan yang sangat keras di telingaku, dan suara itu sudah tidak asing lagi, itu..

“Yuri, berhenti!!.. berhenti kataku!” Kyuhyun.. dia menarik tanganku sehingga aku menatap matanya , mata kami bertemu, aku berusaha menghindar.. tapi hatiku menolak.

“ikut aku sekarang!”

Genggamannya sangat keras, tanganku serasa diremas oleh tangan raksasa, sakit.. tapi entah mengapa aku tak ingin melepasnya.. aku menjatuhkan semua buku yang kubawa, dan sekarang hanya mengikuti apa kata hatiku..

Dia membawaku ke lorong.. lorong.. tempat kita memulai semua ini..

“disini.. kau menyuruhku untuk berhenti berteman denganmu, menyuruhku untuk terus bersama Yoonhi.. menyuruhku untuk melupakanmu..” Aku-aku.. hanya tertunduk mendengar semua perkataan Kyuhyun di hadapanku, aku tak tau apa yang harus kulakukan selain diam.

“kau bodoh atau apa, Yuri??!! Haaah?!” Aku berkedik mendengar teriakannya, dan masih diam tak berusaha mengeluarkan sepatah katapun.

“kenapa? Kau tidak menceritakan padaku.. kalau Yoonhi adalah musuhmu, Yuri..”

Aku yang tertunduk langsung membuka mataku selebar lebarnya, mendengar perkataan Kyuhyun, yang.. argghhh aku tidak tau darimana dia tau..

“Yuri.. Why you do that just for your enemy…!!” (eaeaeaea) Dia berteriak, tangannya masih mengenggam tanganku, dia mencengkramnya dengan kuat seolah tak akan melepaskanku pergi.

“what a fool you are..? jangan diam saja Yuri.. tolong balas aku,.”

“walau kau memberikanku pada Yoonhi.. lalu memasangkan kami, agar kami menjalin hubungan.. itu tak ada gunanya, listen to me.. aku tidak menyukai Yoonhi..” lanjutnya, aku mendongakkan kepalaku dan melihat ke arahnya, dia dia menangis. Terlihat mata yang tak begitu lebar itu merintihkan air mata.

“Kyu.. Kyuhyun..”

“walau kau memaksaku! Aku tak akan menyukai Yoonhi!”

“Tapi.. ku lihat kau bahagia bersamanya..” kalimat bodoh yang kulontarkan begitu saja.. ingin kutarik kembali kalimat itu tapi tak mungkin.

“hah? Bahagia.. kau tak tau itu, itu hanya sandiwara..” Apa sandiwara..?

“kau menyuruhku untuk bersamanya, jadi aku lakukan, karena kau bilang ini semua demi dirimu…”

“ta-tapi..”

“tapi apa Yuri! Sekarang.. apa kau suka aku bersamanya..”

‘deg’ apa ini, jantungku sudah tak kenal damai lagi, rasanya ingin pingsan , berteriak, berlari.. harus kujawab apa.. perkatannya itu.

“a-aku..” tuhan.. tolong kuatkanlah diriku..

   aku sudah tak bisa menahan lagi, aku memang menyukai Kyuhyun.. dan aku aku ingin memilikinya.

“Ya.. aku tau itu..”

Author pov

 “ya.. aku tau itu.. ”

Sedetik setelah Kyuhyun berhenti mengucap, dia menarik tangan Yuri yang sedari tadi ia genggam, Kyuhyun, merangkul wanita yang ada didepannya, memeluknya sangat amat erat.. seakan srigala yang sedang memangsa mangsanya.. Yuri hanya diam menegang tanpa membalsa pelukannya..

“hhh.. hhh.. hks hks..”

Tidak dengan sadar, tangan dingin Yuri bergerak memeluk pundak Kyuhyun, entah mengapa hatinya luluh mendengar tangisan, isakan, yang keluar dari mulut orang yang tengah memelukanya sekarang, ia juga sudah tak bisa membendung air mata yang sangat banyak, akhirnya.. air mata itu jatuh dan membasahi, pakaian yang tengah dipakai Kyuhyun..

“Yuri.. aku merindukanmu..”

Pelukan itu semakin erat dan tek kunjung lepas, Kyuhyun juga tidak ada pikiran akan melepaskan Yuri sekarang,

“aku tau.. kalian akan bersatu.. aku tau itu..” tak ada yang menyangka, sedari tadi Ryeowook melihat semua yang tlah terjadi.. dia tau dan sudah belajar melupakan Yuri yang begitu ia cintai.

“hks.. hks..”

Sesaat Ryeowook mendengar, isakan tangis dari tempat yang berbeda dia menengok ke kanan dan ke kiri, setelah mencari-cari ternyata , tepat dibelakangnya, ada wanita yang sedang jongkok bersenden pada tembok dan menangis,.. dengan berat hati Ryeowook menghampiri wanita itu.

“Yoonhi..? sedang apa kau disini..?” Ryeowook terkejut setengah mati mengetahui wanita itu adalah Yoonhi.

“hks.. kenapa kau tidak bercerita padaku!” Yoonhi sedikit membentak Ryeowoook masih dalam tangisannya.

“kau mendengar semuanya..?” tanya Ryeowook sambil memegang pundak Yoonhi.

Yoonhi hanya membalas dengan anggukan lemas dari kepalanya.

 Yuri Pov

Pagi ini, aku berjalan ke pintu gerbang kampus dengan memasang senyumku.. tapi entah mataku juga menggenangkan air. Aku masuk dengan air mata yang mengalir deras melewati kedua pipiku. ‘hah~’ aku menghembuskan nafas berat, sambil menikmati angin pagi yang begitu segar, aku putuskan untuk duduk di salah satu kursi panjang berwarna putih di taman kampus.

“Yuri!!” ketenanganku tiba-tibba terganggu karena seseorang yang tengah memanggilku, aku menengok kesana kemari mencari sosok yang tlah memanggilku tadi. Setelah melihat di depanku, Yoonhi! Itu dia. Dia menemuiku!  Dia berjalan mendekat lalu duduk tepat di sebelahku. Ya! Disebelahku!.

“heii.. Yuri…” sapanya lemah dengan tangannya yang sepertinya melambai padaku.

“i-ia..” aku hanya bisa tergagap dan masih tidak percaya, kau tau? Ini sangat tidak masuk akal.

“ma-maafkan aku Yuri..” apa?! Meminta maaf.? Padaku?

“u-untuk apa?” tanyaku dengan bodohnya, tapi aku bingung dia minta maaf karena kejadian yang dulu, atau ada yang lain?

“untuk.. semuanya… segalanya yang tlah kuberikan padamu.. kelakuanku, semuanya Yuri..” balasnya yang membuatku hampir mati terkejut, sekarang kedua tangan mungilnya meraih tanganku, kurasakan dia bergetar.

“tentang Kyuhyun.., aku.. sungguh tidak tau, apalagi merasa kalau kaulah yang menyatukan kami sebelumnya.. aku.. aku..” ucapnya terputus karena , sekarang kedua matanya yang indah itu meneteskan air mata, aku tidak pernah terpikir dia bisa menangis seperti ini, aku juga jadi merasa bersalah padanya. Tunggu-tunggu tapi tau dari mana dia!. Apa jangan-jangan Ryeowook.

“Apa Ryeowook, yang menceritakan padamu..?”, tanyaku dengan sangat amat penasaran.

“Bukan.. aku mendengar semuanya dari.. kau dengan Kyuhyun..” seketika aku langsung melebarkan kedua mataku.

“jaadi.. kau?” tanyaku lagi.. dan dia hanya membalas dengan dua kali anggukan pada kepalanya, oh.. Yoonhi.

“aku memang tidak berjodoh dengannya..” ucapnya dengan menghapus air mata yang ada di pipinya, dan lalu tersenyum lebar padaku, akupun hanya membalasnya senyumanku yang tak kalah indah dengannya.

Mungkin dia tlah mengerti arti dari senyumanku padanya, iya! Aku memaafkannya, karena ini memang bukan kesalahannya, dan.. kami berdua tertawa bersama ahahahaahaha!

Author pov

 Pagi ini, Yuri tidak ada jam dikampus, karena bosan dirumah ia memutuskan untuk mengunjungi sekolah lamanya, yup, Jeonju art high school. setelah sampai di tempat tujuannya, ia masuk ke dalam dengan hati yang benar-benar bahagia, Yuri bingung mengapa di sekolah SMU terdapat banyak anak-anak kecil, akhirnya dia putuskan untuk menghampiri salah satu anak-anak itu,

“heii..” sapanya dengan selembut-lembutnya.

“kenapa kau disini..? bukannya ini hari libur? Hm?” lanjutnya lagi pada anak kecil yang cantik itu. Dan apa balasan darinya? Anak kecil itu malah pergi dan mengajak semua teman-temannya untuk berlari bersamanya.

Yuri yang semula menundukkan badannya 9o derajat, akhirnya membenahi badannya seperti seharusnya, sambil melihat anak-anak itu berlarian , dia menemukan sosok yang sudah tisak bisa dibilang asing lagi. Sosok yang sekarang berjalan ke arah Yuri berdiri, dengan senyumannya yang khas bagi Yuri, dengan tubuhnya yang terbalut jas putih,

“hah..?”

Seketika Yuri tidak percaya apa yang tlah terjadi sekarang, sosok keren nan tampan itu sekarang, tengah menjulurkan rangkaian bunga tulip berwarna senada dengan jas yang ia kenakan, sambil menjongkok sosok itu mengatakan..

“kau.. adalah cinta yang sempurna..”

Yuri yang mendengarnya hanya bisa membungkam mulut dengan tangannya.. matanya juga mulai berbinar-binar.

“maukah? Kau.. menikah denganku?”

‘cetar’ (apalah author ini.. -_-) dan akhirnya air mata Yuri keluar, mengalir deras di kedua pipi putih. Dengan keraguan Yuri menuntun sosok itu untuk berdiri, lalu menerima rangkaian bunga itu.

“Kyuhyun.. kau taukan jawabanku apa?”

“hm? Tentu..”

Hahaha! Akhirnya mereka berdua tersenyum, saling bertatap mata, dan sedikit tertawa akhirnya, Kyuhyun berlari mengejar salah satu anak-anak itu, karena tlah mengejek Kyuhyun, ahahah! Yuri hanya bisa tertawa dan akhirnya ikut dalam permainan kejar-kejaran itu.

TAMAT

Gimana? Garing? Abis malah ya? Hahahaahah! Tolong maklumi lah.. Author bukan penulis yang profesional, woke.. menggugah aib. Bahasanya juga nggak karuan.. wuahh.. pokoknya mohon maaf dah kalau tidak memuasakan atau biasa saja.. ya.. ini adalah FF kedua yang saya relese  saat saya merasa tidak enak badan. Jadi mungkin.. agak ngewur ngalor ngidul (nahloh). Tapi tetap Trimakasih banyak yang udah mau baca.. khusunya teman saya.. bwahahahahah…

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

16 thoughts on “[Freelance] Why You Do That, Just For Your Enemy?

  1. Mw komen… Tpi udah terjawab sma author sendiri…. Hehehh ok semangat…. Keep write ya….. Ini udah baguslah bsa bikin crta kya gini…. Klo aku?? Ttp hnya bsa jd reader setia…. Muehehe
    ehh tpi bca ff ni q malah ingat drakor reply 1997…. Untunglah wookie sukanya ma yuri…. Hahaha /otak ngalor ngidul (?)
    –“

    1. wkwkk.. emng yg mana yg ydah ke jawab?? Siipp gomawo semangatnya.. nggak papa dong nyoba jadi Author.. orang author ndiri juga baru belajar.. Otak Ngalor Ngidulnya nggak usah dipikirin.. mungkin kalo ada teman mu yg bisa bhs jawa tanya.in aja.. hehe.. ^^

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s