Posted in Dramalife, Romance, Sad

Gomapta

Gomapta By Lee MidahGomapta

Present by

Lee Midah

Kwon Yuri SNSD ||   Cho Kyuhyun Super Junior || Yoon Soo Min / Nam Gyuri

n

Other Cast :

Find Yourself

Length : Oneshoot || Rating : PG-15|| Genre : Romance, Sad, Angst, Dramalife

Disclaimer

Cerita Pure milik sendiri, Castnya pinjam sebentar. Cerita ini terinspirasi dari Drama dan Film. Jika ada kesamaan alur, tokoh atau jalan cerita hal itu merupakan tidak kesengajaan. Jika para readers menemukan cerita yang sama persis bisa menghubungi aku langsung untuk mengklarifikasi tidak adanya unsur plagiat atau apapun ^^

Note

®Fanfiction Copyright Kyulhae Fanfiction © Lee Midah

Typo is Art Of Writting😀

Don’t Be Siders!!! Don’t Plagiator!!!

If You Resect To Me, Leave a Comment After Read!!!!

Happy Reading All !!! ^__^

Seorang  yeoja  menaiki sebuah kereta api untuk pergi ke sekolah, itu memang sudah rutinitas baginya . Namun dia ini bukan yeoja biasa, dia memiliki kemampuan yang tidak biasa. Mungkin hanya beberapa orang saja yang mempunyai kemampuan itu. Kemampuannya itu adalah melihat sesuatu yang tak bisa dilihat oleh orang biasa, yah kemampuan itu disebut  indera keenam atau Sixsense. Seperti sekarang ini dia berdiri di dalam kereta padahal didepannya ada tempat duduk yang kosong, itu menurut orang yang biasa. Beda halnya dengan yeoja ini dia bisa melihat ada seorang namja yang sudah separuh baya duduk disana dan dia lebih memilih untuk berdiri saja tanpa memperdulikan semua orang yang ada disana memandang aneh padanya. Dia juga melihat seorang yeoja dewasa yang berjalan kesana kemari dengan tangan dan kakinya yang patah dan wajah yang hancur seperti telah mengalami kecelakaan. Yeoja ini merasakan ngeri saat melihatnya namun rasa penasarannya muncul untuk melihat yeoja yang berjalan dengan tangan dan kakinya yang terlipat dibadannya. Saat dia berbalik melihat yeoja itu, ternyata yeoja itu pun berhenti dan langsung menatapnya dengan rasa takut dia berbalik berpura – pura tidak melihatnya. Keadaan seperti ini sudah sering terjadi, namun tetap saja membuatnya takut dan ngeri. Jika dia ingin memilih, dia lebih memilih menjadi orang biasa yang tidak memiliki kemampuan seperti itu.

“ Huh…sampai kapan aku begini? “, keluhnya sambil keluar dari kereta api karena sudah sampai ditempat tujuannya. Dia pun berjalan kaki menuju sekolahnya karena jarak stasiun dan sekolahnya lumayan dekat. Saat dia berjalan tiba – tiba ada yang menepuk pundaknya dari belakang.

“ Anyeong  Yuri-a!!! “, sapa seorang yeoja cantik padanya.

“ Anyeong Sooyoung-a !”, jawab yeoja yang bernama Yuri itu  dengan tidak bersemangat.

“ Waeyo?? Kau kenapa Yul? ”, tanya Sooyoung yang aneh melihat sikap Yuri.

“ Anio, Gwenchana “, jawab Yuri sambil memaksakan senyum.

“ Pasti melihat hal aneh lagi kan? ”, tanya Sooyoung  yang memang sudah tahu kalau Yuri memiliki kelebihan.

“ Neh! ”, jawab Yuri sambil menganggukan kepalanya.

“ Sudahlah tidak usah kau pikirkan, hal itu nanti juga biasa “, kata Sooyoung menenangkan Yuri.

“ Neh, semoga saja. Gomawoyo “, ucap Yuri sambil senyum pada Sooyoung dan mereka pun berjalan bersama menuju sekolah.

 Namun saat hampir dekat dengan sekolahnya di sebuah taman Yuri melihat seorang  yeoja  cantik sedang menaiki sebuah ayunan dengan wajah terlihat pucat dan sedih. Yuri merasa aneh dengan Yeoja itu, namun karena dia harus masuk sekolah dia hanya bisa menatapnya heran. Sooyoung yang di sampingnya tidak tahu apa yang di lihat Yuri ditaman itu. Mereka berdua pun masuk ke kelas, dan duduk di bangku mereka.

“ Hey! Lihatlah si tukang sihir sudah datang!!! ”, kata Gaeun teman sekelas Yuri yang selalu meragukan kemampuan Yuri atau mengolok – oloknya.

“ Ya! bisakah kau tidak berisik? Lagi pula apa masalahmu dengan Yuri huh?! Kau ini mau mencari masalah denganku?! ”, ucap Sooyoung yang kesal dengan sikap Gaeun yang selalu menjelekkan Yuri.

“ Sudahlah Soo, biarkan saja dia “,  ujar Yuri menenangkan Sooyoung.

“ Huh!! Rupanya kau punya pembela sekarang ? ”, kata Gaeun sambil tersenyum mengejek .

“ Ya! kau ini mau aku kasih pelajaran huh?! ”, ancam Sooyoung yang semakin kesal dan mulai maju menghampiri Gaeun, namun Yuri menahan tangannya.

“ Ania, kau tidak boleh terpancing olehnya nanti kita akan di hukum oleh Seonsaengnim ”, Kata Yuri menghentikan Sooyoung.

“ Untung saja Yuri berbaik hati padamu kalau tidak kau pasti sudah mati di tanganku “, kata Sooyoung sambil mengacungkan kepalan tangannya.

 Saat Gaeun mau membalas ucapan Sooyoung tiba – tiba Kim Seonsaeng masuk membuat semua siswa langsung duduk di tempatnya.

“ Anyeong Yeoreobeun, sekarang kita akan memulai pelajarannya namun sebelum itu aku ingin memperkenalkan seorang murid pindahan. Kau bisa masuk dan memperkenalkan diri “, kata Kim Seonsaeng. Kemudian datanglah seorang namja yang masuk kekelas itu  dan berdiri di depan kelas.

“ Anyeonghaseo joneun Cho Kyuhyun Imnida “, ucap namja yang bernama Kyuhyun itu.

Saat Kyuhyun memperkenalkan diri semua yeoja di kelas itu tertegun karena ketampanan dan pesona Kyuhyun. Terlebih  Gaeun yang langsung merapikan rambut dan bajunya ingin menarik perhatian Kyuhyun.

“ Ya sudah kau teruskan nanti saja perkenalannya, sekarang duduklah di tempat yang kosong “, kata Kim Seonsaeng pada Kyuhyun.

Kyuhyun hanya bersikap dingin dan berjalan begitu saja tanpa menghiraukan semua yeoja yang menyapanya. Kyuhyun duduk di bangku belakang dekat jendala bersebelahan dengan Yuri yang duduk di samping kanannya. Yuri memperhatikan Kyuhyun dari mulai dia masuk sampai dia duduk di bangkunya, tapi yang dia perhatikan bukanlah Kyuhyun melainkan yeoja yang ada di belakangnya. Yeoja yang dia lihat di taman tadi pagi.

“ Bukankah hanya satu orang yang di panggil ? Tapi kenapa yeoja itu tidak memperkenalkan dirinya? ”, tanya Yuri pelan yang hampir berbisik.

Sooyoung yang duduk di depan Yuri menoleh kebelakang karena ingin melihat Kyuhyun, rupanya dia juga salah satu yeoja yang terpesona oleh Kyuhyun. Saat berbalik Sooyoung melihat pada Yuri yang sedang memperhatikan Kyuhyun.

“ Yah Yuri-a kau menyukainya ya? ”, tanya Sooyoung pada Yuri, namun Yuri masih memperhatikan Yeoja yang sekarang ada di belakang Kyuhyun.

“ Ya! Kwon Yuri!!! ”, ucap Sooyoung dengan sedikit keras membuat seisi kelas menatapnya termasuk Kim Seonsaeng.

“ Nona Choi apa ada masalah atau kau tidak mengerti ? ”, tanya Kim Seonsaeng pada Sooyoug yang membuat Sooyoung terkejut.

“ Anio, sosaengnim. Aku hanya ingin pinjam pena saja pada Yuri “, jawab Sooyoung sambil tersenyum paksa.

“ Apa pinjamnya sudah selesai ? Tolong jangan berisik karena aku tidak suka ada yang mengganggu saat mata pelajaranku “, kata Kim Seonsaeng dengan tegas.

“ Neh, Jeoseowamida Seonsaengnim “, kata Sooyoung sambil menunduk lalu kembali menghadap kedepan.

Yuri yang masih memperhatikan yeoja itu tidak sadar dengan apa yang terjadi barusan pada Sooyoung. Kyuhyun yang merasa di perhatikan menoleh pada Yuri yang kini sedang melihat ke arahnya. Yuri tidak sadar dengan Kyuhyun yang sedang menatapnya kini namun saat yeoja yang Yuri perhatikan menoleh padanya dia langsung menghadap kedepan tidak berani untuk melihatnya karena Yuri merasa ada yang aneh dengan yeoja itu. Setelah beberapa lama Yuri penasaran apakah yeoja itu masih di sana atau tidak, dia pun melihat lagi ke arah Kyuhyun namun yeoja itu sudah tidak ada disana lagi. Yuri melihat lagi kesekeliling Kyuhyun namun tetap tidak menemukan yeoja itu, Kyuhyun merasa ada yang aneh dengan Yuri namun dia berpikir Yuri adalah salah satu yeoja yang terpesona olehnya dan dia hanya bersikap dingin lagi. Saat Yuri kembali pada posisi duduknya tiba – tiba yeoja itu ada di depannya sontak Yuri kaget.

“ Aaarghhh!!!! “, teriak Yuri saat wajah yeoja itu ada didepannya. Membuat Kim Seonsaeng dan semua siswa melihat ke arahnya.

“ Ada apa Nona Kwon? Kenapa kau menjerit di tengah pelajaran? “, tanya Kim Seonsaeng sambil menatap tajam pada Yuri.

“ Jeoseowamida Seonsaengnim! “, jawab Yuri sambil menunduk.

“ Paling juga dia melihat hantu lagi! “, kata Gaeun dengan nada mengejek membuat semua siswa tertawa.

“ Tenanglah kalian semua. Baiklah nona Kwon, berhubung kau tidak pernah membuat masalah kali ini aku maafkan tapi jika kau membuat keributan lagi kau keluar dari ruangan ini. Arraseo?! “, kata Kim Seonsaeng.

“ Neh, Seonsaengnim “, ucap Yuri sambil menganggukan kepalanya.

Kyuhyun menatap Yuri sekilas lalu kembali memandang lagi ke luar jendela. Bel Jam istirahat pun berbunyi Kim Seonsaeng pun keluar dari kelas Yuri. Semua siswa namja bersiap untuk keluar, berbeda dengan siswa Yeoja yang malah menghampiri Kyuhyun dan mencoba menarik perhatian Kyuhyun termasuk Gaeun namun Kyuhyun hanya menanggapinya dengan dingin. Sooyoung juga sebenarnya ingin menghampiri Kyuhyun namun melihat Yuri berjalan keluar dia mengurungkan niatnya.

“ Ya! Yuri-a eodiga? “, tanya Sooyoung pada Yuri.

“ Aku hanya ingin ke toilet untuk menyegarkan wajahku “, jawab Yuri tanpa menoleh pada Sooyoung.

 Sooyoung langsung berhenti mengikutinya lalu kembali ke kelas bergabung dengan yeoja – yeoja yang sedang menggoda Kyuhyun. Yuri pun mencuci wajahnya dengan air lalu bercermin.

“ Aku pasti hanya mimpi “, katanya sambil melihat bayangannya di cermin.

“ Apa kau bisa melihatku? “, terdengar sebuah suara diikuti sebuah bayangan yang melintas dengan cepat. Mengetahui bahwa yang bicara itu hantu Yuri tidak menjawabnya karena dia memang tidak mau berurusan dengan makhluk – makhluk gaib.

“ Kau biasa melihatku kan? “, ucap suara itu namun Yuri mengacuhkannya. Saat Yuri akan keluar dari Toilet tiba – tiba Yeoja yang tadi yang mengikuti Kyuhyun muncul didepannya. Yuri kaget dan terdiam.

“ Benar kau bisa melihatku. Syukurlah! “, kata Yeoja itu dengan raut wajah senang walaupun dengan wajahnya terlihat pucat pasi. Yuri berusaha mengacuhkannya dengan berjalan menembusnya keluar dari toilet.

~o0o~

Setelah kejadian itu hantu yeoja itu selalu mengikuti Yuri kemanapun Yuri pergi dan selalu berbicara pada Yuri namun Yuri tidak pernah menghiraukannya. Sudah 1 bulan berlalu yeoja itu tetap mengikuti Yuri membuat Yuri kesal dan tidak tahan lagi dengan hantu ini.

“ Cukup! Sampai kapan kau akan mengikutiku Huh?! “, kata Yuri kesal pada hantu yeoja itu. Sekarang Yuri dan hantu yeoja itu berada di atap gedung sekolah yang sepi.

“ Akhirnya kau mau bicara padaku “, lega hantu yeoja itu.

“ Sekarang apa maumu? “, tanya Yuri dengan nada tidak suka.

“ Setidaknya biarkan aku memperkenalkan diri dulu, namaku Soo Min “, kata hantu yang bernama Soo Min itu.

“ Ok Soo Min-ssi apa yang kau mau dariku agar kau tidak menggangguku lagi ? “, tanya Yuri pada Soo Min.

“ Aku ingin kau menolongku “, jawab Soo Min menatap Yuri penuh harap.

Pasti seperti ini “, batin Yuri kesal.

“ Menolongmu? Menolong apa? “, tanya Yuri.

“ Aku ingin kau membuat  Kyuhyun bahagia lagi “, kata Soo Min yang membuat Yuri kaget sekaligus heran.

“ Huh?! Membuat Kyuhyun bahagia? Apa maksudmu? “, tanya Yuri tidak mengerti.

“ Aku ingin kau jadi yeojacingunya “, jawab Soo Min dengan senyum manis yang terpancar dibibirnya.

“ Mwoya?! Yeojacingu? Kau gila! Bagaimana mungkin aku menjadi yeojacingunya? Bahkan berbicara dengannya saja aku tidak pernah “, kata Yuri dengan tertawa hambar.

“ Itulah masalahnya, aku akan membantumu mendekatinya “, kata Soo Min enteng.

“ Ya! jika kau meminta aku menemukan mayatmu aku mungkin bisa melakukannya, tapi untuk menjadi yeojacingu Kyuhyun sepertinya aku tidak bisa “, kata Yuri yang benar – benar tidak mengerti dengan jalan pikiran hantu ini.

“ Waeyo? Bukankah semua yeoja di kelasmu menyukainya? Kenapa kau tidak? “, tanya Soo Min heran pada Yuri.

“ Lalu kenapa kau tidak memilih salah satu dari mereka? Kenapa harus aku? “, tanya Yuri balik pada Soo Min.

“ Karena aku yakin hanya kau yang bisa membuatnya bahagia “, jawab Soo Min singkat padat dan jelas.

“ Darimana kau memiliki kesimpulan seperti itu? “, tanya Yuri dengan sinis.

“ Feelingku saja “, jawab Soo Min sambil tersenyum.

“ Kau ini lucu sekali, sejak kapan hantu punya feeling “, kata Yuri tertawa hambar.

“ Tentu saja, memangnya dulu aku bukan manusia? Otte, Jadi kau setuju? “, harap Soo Min memasang wajah polosnya.

“ Anio “, jawab Yuri sambil meninggalkan atap gedung dan menuruni tangga.

 Soo Min tetap mengikutinya sambil terus memaksa Yuri agar mau menolongnya. Saat di anak tangga kedua terakhir Soo Min langsung muncul di hadapan Yuri, membuat Yuri kaget  dan kehilangan keseimbangannya. Yuri memejamkan matanya karena dia berpikir bahwa dirinya akan jatuh. Tanpa dia sadari ada sepasang tangan yang kokoh menangkapnya. Lalu Yuri tersadar bahwa dirinya tidak merasakan sakit dengan, perlahan – lahan dia membuka matanya. Dilihatlah seorang namja tampan yang wajahnya hanya berjarak beberapa centi, Yuri tertegun memandang namja yang kini sedang memeluknya.

“ Sampai kapan kau akan memandangiku seperti itu? Tidakkah kau tahu badanmu itu berat? “, kata Namja itu yang ternyata adalah Kyuhyun. Membuat Yuri sadar dan langsung berdiri. Yuri merasakan jantungnya berdegup kencang seperti akan keluar dari dalam dadanya.

“ Mianhae! Gomapsimida, Kyuhyun-ssi “, kata Yuri sambil menundukan kepalanya.

“ Lain kali hati – hatilah! “, ucap Kyuhyun dingin lalu pergi meninggalkan Yuri yang terdiam melihat kepergiannya. Soo Min yang melihatnya hanya tersenyum penuh.

“ Kau juga menyukainya kan? “, kata Soo Min pada Yuri yang masih bengong melihat Kyuhyun yang sudah pergi.

“ Neh?! A…ania, tidak seperti itu “, jawab Yuri gugup, Soo Min hanya terkekeh saja.

~o0o~

Jam bel pulang berbunyi sekolah pun berakhir, semua siswa bersiap – siap untuk pulang.

“ Yuri-a hari ini aku tidak pulang denganmu ya, aku ada date dengan Changmin “, kata Sooyoung sambil senyum – senyum tidak jelas.

“ Neh, gwenchana! Tapi sejak kapan kau pacaran dengan Changmin? “, tanya Yuri pada Sooyoung.

“ Hmm… 3 hari yang lalu dia menyatakan cintanya padaku, dari pada menunggu Kyuhyun mencairkan es dalam hatinya yang entah kapan mending aku dengan Changmin yang sudah pasti “, katanya sambil tersenyum – senyum lagi.

“ Kau ini… Chukae! Semoga kalian langgeng “, ucap Yuri sambil mengucapkan selamat pada Sooyoung.

“ Gomawo cinguya… aku duluan ya bye “, kata Sooyoung sambil pergi meninggalkan Yuri di kelas.

“ Enaknya punya namjacingu… “, keluh Yuri sambil membereskan buku – bukunya.

“ Makanya kau harus mau pacaran dengan Kyuhyun “, kata Soo Min yang tiba – tiba muncul di belakang Yuri.

“ Ya! kenapa kau selalu muncul tiba – tiba? “, ucap Yuri yang kaget dengan kedatangan Soo Min.

“ Aku kan hantu “, kata Soo Min sambil tersenyum.

“ Meskipun hantu tidak harus selalu mengagetkanku kan? “, kata Yuri sambil memasukan bukunya kedalam tas.

“ Tidakkah kau takut pulang sendiri? “, tanya Soo Min pada Yuri yang ikut berjalan disampingnya.

“ Ania, bukankah kau sudah tahu jika aku biasa melihat makhluk sepertimu, bahkan terkadang lebih parah darimu “, jawab Yuri.

“ Bukan hantu, tapi orang jahat “, kata Soo Min.

“ Selama aku sekolah disini aku tidak pernah melihat orang jahat “, jawab Yuri yang berjalan meninggalkan kelas.

“ Otte? Apa kau sudah memutuskan untuk pacaran dengan Kyuhyun? “, tanya Soo Min lagi yang sepertinya sudah membuat Yuri bosan mendengarnya.

“ Kau ini hantu atau cupid sih?! Kenapa kau terus – terusan menyuruhku untuk berpacaran dengannya? “, tanya Yuri yang sekarang menatap Soo Min.

“ Tentu saja aku hantu “, jawab Soo Min polos.

“ Lalu kenapa kau ingin aku berpacaran dengan namja berhati es seperti itu huh?! “, tanya Yuri sambil terus menatap Soo Min tajam.

“ Dia bukan namja berhati es, dulu dia namja baik, ramah dan perhatian!!! “, sanggah Soo Min tak terima, membuat Yuri kaget mendengarnya.

“ Kalau memang dia seperti apa yang kau katakan, kenapa dia berubah menjadi ice prince? “ tanya Yuri lagi.

“ Itu semua karena aku, aku yang menyebabkannya menjadi seperti sekarang ini “, jawab Soo Min dengan raut wajah yang sedih, membuat Yuri merasa iba  melihatnya.

“ Dulu dia namja yang ceria, baik, perhatian dan selalu menolong orang lain. Dia seperti seorang pangeran yang baik hati. Walaupun dia kaya tapi dia tidak sombong, dia juga selalu membuat orang lain tersenyum bahagia “, ucap Soo Min menerawang sambil tersenyum.

“ Tapi semua itu berubah setelah dia tahu aku telah meninggalkannya selama – lamanya “, kata Soo Min yang membuat Yuri merasa sedih juga.

“ Lalu kenapa kau bisa meninggal? ”, tanya Yuri yang sedikit penasaran.

“ Aku tidak ingat apa yang terjadi padaku, yang aku ingat aku ada di kamar Kyuhyun dan melihatnya sedang menangis sambil menatap fotoku “, jawab Soo Min.

“ Apa kau dan Kyuhyun pacaran? “, tanya Yuri lagi.

“ Bisa di bilang seperti itu, walaupun dia tidak pernah mengatakan cinta padaku tapi hubunganku dengannya melebihi seorang teman “, jawab Soo Min sambil tersenyum sedih.

“ Lalu mengapa kau menyuruhku berpacaran dengannya? Tidakkah kau  akan sedih melihat namjacingumu pacaran dengan orang lain? “, tanya Yuri sambil terus menatap Soo Min penuh arti.

“ Aku akan lebih sedih melihatnya seperti sekarang ini, seperti orang yang tidak punya semangat hidup. Aku merindukan senyumnya dan sifatnya yang dulu “, jawab Soo Min sambil meneteskan air matanya.

“ Haaaaahhhh… jadi itulah kenapa kau menyuruhku untuk berpacaran dengannya? Aku tidak yakin aku bisa melakukannya “, kata Yuri sambil duduk dibangku taman dekat dengan sekolahnya.

“ Aku yakin kaulah orang yang tepat, setidaknya jika kau berhasil aku bisa pergi dengan tenang “, kata Soo Min sambil menatap Yuri penuh harap.

“ Baiklah aku akan mencobanya “, putus Yuri .

“ Jinjja?! Kau akan melakukannya? Gomawo Yuri! Aku tahu kau pasti orang yang tepat untuknya “, Kata Soo Min tersenyum sambil loncat – loncat girang Yuri hanya tertawa melihat tingkah hantu itu.

~o0o~

Yuri memutuskan untuk mengabulkan permintaan Soo Min yaitu berpacaran dengan Kyuhyun. Tapi dia merasa bingung bagaimana memulainya, apa yang harus dia lakukan untuk mendekati Kyuhyun?

“ Ah… aku pura – pura saja berterima kasih padanya, kemarin kan dia menolongku yang hampir terjatuh “, kata Yuri serasa memiliki alasan untuk mendekati Kyuhyun.

 Yuri pun mencoba mencari Kyuhyun keseluruh sekolah namun dia tidak menemukannya sama sekali. Pada saat dekat dengan ruang musik Yuri mendengar dentingan piano dan suara seorang namja sedang bernyanyi dengan merdu sekali.

You are my everything

nothing your love won’t bring

My life is your alone

The only love i’ve ever known

Your spirit pulls me through

When nothing else will do

Every night i pray on bended knee

That you will always be

My everything

Oh my…. everything

Yuri tertegun mendengar suara namja yang menurutnya sungguh merdu sekali, membuatnya tanpa sadar masuk ke ruangan musik itu dan langsung bertepuk tangan.

“ Suaramu benar – benar bagus sekali! “, kata Yuri semangat sambil bertepuk tangan. Namja yang sedang bermain piano itu langsung berbalik dan menatapnya.

“ Aku tidak menyangka suaramu sebagus itu “, tambah Yuri sambil tersenyum. Namun seketika dia sadar bahwa namja itu Kyuhyun yang kini sedang menatapnya tajam.

“ Mianhae, kalau aku mengganggu. Aku hanya lewat dan tidak sengaja mendengarmu bernyanyi “, sesal Yuri tersenyum paksa karena sepertinya Kyuhyun tidak senang melihatnya. Kyuhyun hanya berdiri lalu berjalan melewatinya tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Yuri yang merasa tidak di tanggapi merasa sedikit kesal. Namun tiba – tiba Kyuhyun berhenti membuat Yuri membalikkan tubuhnya.

“ Jika kau ingin mendekatiku, urungkan saja niatmu karena aku tidak tertarik pada yeoja sepertimu “, ucap Kyuhyun dingin lalu kembali berjalan keluar dari ruang musik itu.

“ Ckk… Percaya diri sekali dia! Bagaimana bisa mendekatinya? Dia dingin seperti itu “, gerutu Yuri lalu duduk di bangku depan piano itu..

“ Kau harus berusaha! “, kata Soo Min yang langsung berada di sampingnya membuat Yuri kaget dan hampir jatuh.

“ Ya! sampai kapan kau mau mengagetkanku? Tidakkah kau bisa muncul dengan cara yang baik, Kau mau membuatku mati jantungan Huh?! “, kesal Yuri pada Soo Min. Namun Soo Min malah tersenyum polos pada Yuri.

“ Lama – lama aku bisa gila berhadapan denganmu “, umpat Yuri sambil meninggalkan tempat itu. Soo Min juga pergi mengikuti Yuri kemana pun Yuri pergi termasuk ke rumah Yuri. Yuri sering berpikir sebenarnya apa yang diinginkan hantu ini sebenarnya? Tiba – tiba Yuri merasakan sakit pada bagian dadanya.

“ Aaaa…. kenapa dengan dadaku? “, kata Yuri sambil memegang bagian atas perutnya mencoba menahan rasa sakitnya. Namun sakit kali ini berbeda dengan biasanya karena rasa sakitnya membuat Yuri jatuh. Soo Min yang melihat keadaan Yuri begitu panik.

“ Yuri-a waeyo? Kenapa denganmu? “, tanya Soo Min panik melihat keadaan Yuri. Yuri tidak menjawab karena dia tetap menahan rasa sakitnya itu.

“ Yuri-a bertahanlah! Jangan mati sekarang! “, kata Soo Min kebingungan.

 Dia ingin sekali menolongnya tapi bagaimana? Dia hanya seorang hantu yang tidak dapat dilihat oleh orang biasa. Dia juga tidak bisa menyentuh Yuri sama sekali. Tiba – tiba saja Yuri pingsan tak sadarkan diri, Soo Min lebih panik dia ingin sekali membawa Yuri ke rumah sakit tapi dia tidak bisa. Namun dari kejauhan Soo Min melihat seorang namja yang menghampirinya dan Yuri, namja yang familiar sekali untuk Soo Min.

“ Kyuhyun Oppa “, ucap Soo Min melihat namja itu yang langsung berjongkok mengecek keadaan Yuri. Saat Kyuhyun menyentuh tubuh Yuri dia kaget karena dia bisa melihat Soo Min yang ikut berjongkok menatap Yuri.

“ Kau? Soo Min?! “, kata Kyuhyun sambil menatap Soo Min tidak percaya.

“ Eh?! “, jawab Soo Min yang juga menatap Kyuhyun. Kyuhyun kaget melihat Soo Min yang tiba – tiba ada didepannya dan Soo Min yang kaget melihat Kyuhyun yang bisa melihat dirinya.

“ Soo Min-a! “, panggil Kyuhyun melepaskan tubuh Yuri, namun Kyuhyun langsung tidak dapat melihat Soo Min lagi.

“ Soo Min-a, eodiga? “, tanya Kyuhyun sambil melihat ke semua arah berharap Soo Min masih disana. Soo Min yang bingung melihat tingkah Kyuhyun yang sekarang tidak melihat kepadanya padahal dia berada tepat didepan Kyuhyun.

“ Kyuhyun Oppa, aku disini “, kata Soo Min sambil mengibas – ibaskan tangannya pada wajah Kyuhyun namun Kyuhyun tetap tidak melihatnya.

“ Apa aku hanya bermimpi Soo Min ada disini? “, kata Kyuhyun yang langsung sadar bahwa Yuri tergeletak dilantai. Kyuhyun mulai menyentuh Yuri lagi, dan lagi dia kaget melihat Soo Min didepannya.

“ Soo Min-a “, kata Kyuhyun menatap Soo Min.

“ Oppa “, ucap Soo Min menatap Kyuhyun heran dan kaget. Kyuhyun mencoba melepaskan sentuhannya dari Yuri, dia tidak bisa melihat Soo Min. Tapi saat dia menyentuh Yuri, dia bisa melihat Soo Min lagi.

“ Apa ini karena Yuri? “, tanya Kyuhyun menatap Yuri yang pingsan.

“ Soo Min-a, aku bisa melihatmu saat aku menyentuh Yuri “, kata Kyuhyun menatap Soo Min.

“ Jinjja Oppa? “, tanya Soo Min tidak percaya, Kyuhyun hanya menganggukan kepalanya.

“ Oppa, lebih baik kau bawa Yuri ke rumah sakit sekarang, aku khawatir terjadi apa – apa dengannya “, ucap Soo Min menyuruh Kyuhyun membawa Yuri ke rumah sakit.

Kyuhyun pun menggendong Yuri dan membawanya ke rumah sakit dengan naik taxi, karena tidak mungkin Kyuhyun memakai motornya untuk membawa Yuri? Saat di dalam taxi Kyuhyun mulai bertanya – tanya kenapa Soo Min bersama Yuri?

“ Soo Min-a, kenapa kau bisa ada disini? Bagaimana bisa kau bersama Yuri? “, tanya Kyuhyun pada Soo Min yang duduk di samping Yuri, membuat sopir taxi merasa aneh karena Kyuhyun berbicara sendiri.

“ Di rumah sakit? Molla Oppa “, jawab Soo Min yang sudah pasti tidak didengar oleh supir taxi itu.

“ Neh, kau koma dan belum sadar sampai sekarang “, kata Kyuhyun lagi membuat Soo Min bingung. Berarti dia belum meninggal? Itulah yang sedang Soo Min pikirkan.

“ Mian, chogiseo tapi apa kau berbicara pada Yeoja yang pingsan di sampingmu? “, tanya Supir taxi heran pada Kyuhyun.

“ Neh?! Ah iya… semoga saja dia cepat sadar “, Jawab Kyuhyun yang takut di kira gila oleh supir taxi itu.

~o0o~

Setelah sampai di rumah sakit, Kyuhyun segera membawa Yuri untuk di tangani oleh para suster dan Dokter di unit gawat darurat. Kyuhyun harus menunggunya di luar, Kyuhyun juga tidak dapat melihat Soo Min karena dia tidak menyentuh Yuri. Setelah menunggu beberapa menit Dokter pun keluar setelah memeriksa keadaan Yuri.

“ Bagaimana keadaannya Dok? “, tanya Kyuhyun pada Dokter yang memeriksa Yuri.

“ Apakah kau keluarganya? “, tanya Dokter itu pada Kyuhyun.

“ Ani, aku hanya teman sekelasnya, tapi bagaimana keadaannya Dok? “, tanya Kyuhyun penasaran dengan keadaan Yuri.

“ Dia… Dia mengalami kerusakan pada hatinya “, kata Dokter itu seperti sulit mengatakannya membuat Kyuhyun tidak percaya.

“ Kerusakan hati Dok? Apakah parah? “, tanya Kyuhyun.

“ Sepertinya kerusakan pada hatinya sudah parah “, Tambah Dokter.

“ Terus apa yang bisa kita lakukan Dok? “, tanya Kyuhyun.

“ Jalan satu – satunya adalah donor hati, lebih baik anda menghubungi orang tuanya dan kita harus melakukan operasi secepatnya “, kata Dokter itu.

“ Apa tidak ada cara lain? “, tanya Kyuhyun, Dokter itu hanya menggelengkan kepalanya dan Dokter itu pun pergi meninggalkan Kyuhyun.

“ Bagaimana aku menghubungi keluarganya? “, tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri. Saat di kamar rawat Kyuhyun menghampiri Yuri yang terbaring di tempat tidur. Kemudian Kyuhyun menatap wajah Yuri yang sedang tertidur.

“ Ternyata dia sangat cantik sekali saat tidur “, batin Kyuhyun yang sedang memandangi wajah damai Yuri. Kyuhyun teringat sesuatu, dia mulai memegang tangan Yuri dan dia bisa melihat Soo Min yang juga berada di samping Yuri.

“ Soo Min-a “, panggil Kyuhyun membuat Soo Min menoleh ke arahnya.

“ Oppa! “, ucap Soo Min yang kini memandang.

“ Soo Min-a, Sekarang ceritakan padaku apa yang sebenarnya terjadi “, pinta Kyuhyun meminta penjelasan tentang semua ini.

 Soo Min mulai menceritakan tentang apa yang terjadi pada dirinya. Dari dia pertama menjadi seorang roh sampai dia berteman dengan Yuri.

“ Jadi hanya Yuri yang bisa melihatmu? “, tanya Kyuhyun pada Soo Min, Soo Min pun mengangguk.

“ Karena itulah saat aku menyentuhnya aku bisa melihatmu? “, tanya Kyuhyun lagi. Soo Min menganggukan kepalanya lagi.

“ Semuanya memang sulit di percaya. Karena sekarang harusnya kau masih berada di rumah sakit “, kata Kyuhyun.

“ Dirumah sakit? “, tanya Soo Min kaget.

“ Neh, kau koma 6 selama bulan. Sampai sekarang kau belum bangun “, jawab Kyuhyun membuat Soo Min merasa tidak percaya.

“ Dokter mengatakan bahwa kau tidak ada harapan, tapi aku yakin kau pasti bangun Soo Min-a “, kata Kyuhyun penuh harapan.

Soo Min merasa sedih mendengar kata – kata Kyuhyun, karena dia merasa dirinya sudah tidak bisa kembali lagi ke tubuhnya.

“ Soo Min kembalilah! Aku ingin bersamamu seperti dulu “, ucap Kyuhyun

“ Aku tidak tahu Oppa, aku merasa aku akan pergi darimu selamanya “, kata Soo Min sedih begitu juga Kyuhyun.

Saat Kyuhyun ingin berbicara lagi dia merasa tangan Yuri yang di genggamnya bergerak sehingga dia tidak melanjutkan kata – katanya.

“ Hmmm… dimana aku? “, tanya Yuri sambil mencoba membuka matanya. Kyuhyun langsung menatap Yuri yang mulai terbangun.

“ Oh…kau? Kyuhyun-ssi? Bagaimana kau ada disini? “, tanya Yuri kaget setelah penglihatannya jelas dia melihat Kyuhyun yang sedang memegang tangannya.

“ A… aku tadi menemukanmu pingsan “, jawab Kyuhyun.

“ Oh begitu ya? Mianhae merepotkanmu. Aku… akh! “, ucap Yuri meminta maaf sambil mencoba untuk bangun namun dia merasakan sakit di dadanya lagi. Kyuhyun mencoba membantunya.

“ Kau jangan bergerak dulu, Dokter bilang kau butuh istirahat “, ujar Kyuhyun mencoba membantu Yuri untuk berbaring lagi.

“ Anio, Gwenchana. Hal ini sudah sering terjadi, jadi kau tidak usah khawatir “, kata Yuri mencoba tersenyum.

“ Kenapa kau tidak mengobati penyakitmu? “, tanya Kyuhyun pada Yuri.

“ Penyakit? Hahaha kau ini tidak usah melebihkan. Aku tidak sakit parah, nanti juga baikan “, kata Yuri mencoba tersenyum dan tertawa garing. Kyuhyun hanya menatapnya heran, bagaimana bisa dia tidak mengetahui tentang penyakitnya? Itulah yang ada di pikiran Kyuhyun.

“ Apa kau berpura – pura? “, tanya Kyuhyun membuat Yuri memandangnya.

“ Dokter bilang kau memiliki kerusakan hati, apa kau tidak tahu tentang hal itu? “, tanya Kyuhyun lagi membuat Yuri memalingkan pandangannya ke arah lain.

Dan keceriaan yang Yuri tampakkan di wajahnya sekarang menghilang. Yuri hanya menatap kosong ke arah lain, sebenarnya Yuri memang tahu tentang penyakitnya namun dia tidak pernah bilang pada orang tua ataupun sahabatnya. Dia tahu kalau orang tuanya kesulitan untuk membiayainya hidup mereka, maka dari itu Yuri tidak pernah menceritakan tentang penyakitnya selain itu dia juga tidak ingin mereka khawatir dengan kondisinya.

“ Sudahlah tidak usah dibahas lagi, cukup dengan istirahat aku bisa sembuh “, ucap Yuri mencoba tersenyum lagi. Kyuhyun masih menggenggam tangan Yuri yang membuat Yuri heran.

“ Kyuhyun-ssi, bisakah kau melepaskan tanganku? “, pinta Yuri.

Kyuhyun melihat kearah tangannya lalu melepaskannya. Sebenarnya Kyuhyun tidak ingin melakukan itu karena ingin melihat Soo Min lebih lama tapi tidak mungkin dia meminta Yuri membiarkannya untuk memegang tangannya.

“ Jam berapa ini? Aku harus pulang “, ucap Yuri sambil mencoba melihat jam dinding.

“ Kau istirahatlah disini, biar aku yang menghubungi orang tuamu “, tawar Kyuhyun.

“ Anio, kami tidak memiliki telepon. Jadi aku harus segera pulang sekarang juga “, tolak Yuri yang bersi keras untuk pulang.

Saat Yuri berdiri, tiba – tiba saja tubuhnya jatuh dan Kyuhyun segera menangkapnya.

“ Kau itu keras kepala sekali! Kubilang istirahatlah! “, kesal Kyuhyun membuat Yuri takut.

Yuri pun kembali ke tempat tidurnya dan berbaring disana. Yuri menoleh ke arah Soo Min yang tersenyum padanya. Melihat itu Yuri semakin kesal, namun dia tidak tahu jika Kyuhyun bisa melihat Soo Min hanya dengan menyentuhnya.

~o0o~

Kyuhyun pergi ke tempat orang tua Yuri untuk memberi tahukan kalau Yuri tidak bisa pulang, hanya saja dia tidak bisa mengatakan tentang penyakit Yuri karena sudah berjanji untuk tidak mengatakannya pada orang tuanya. Saat diluar Kyuhyun mendengar kedua orang tua Yuri yang bertengkar.

“ Biarkan saja dia hidup sendiri, dia sudah besar dan bisa menjaga dirinya sendiri! “, ucap Appa Yuri dengan nada tinggi.

 “ Tapi Yuri anak kita, kita tidak bisa membiarkannya hidup sendiri “, jawab Omma Yuri dengan terisak.

“ Lalu kau mau menampung dia dimana?! Kita sudah menjadi gelandangan?! Rumah ini sudah disita oleh penagih hutang itu. Lagian dia itu hanya anak angkat kita jadi kau tidak usah berlebihan padanya “,

“ Tapi kasihan Yuri, aku sudah menganggapnya sebagai anak puteriku sendiri “, gumam Omma Yuri sambil terus menangis.

Pantas saja dia tidak ingin orang tuanya tahu, keadaan keluarganya sangat sulit “, batin Kyuhyun.

Kyuhyun memberanikan untuk mengetuk pintu rumah itu, keluarlah seorang yeoja paruh baya dengan mata sembab.

“ Kau mau cari siapa? “, tanyanya.

“ Aku temannya Yuri, Yuri sedang menginap dirumah temannya dan dia memintaku untuk memberitahukannya pada anda “, jawab Kyuhyun.

“ Lihat saja! Dia memilih tinggal bersama orang lain dibanding dengan kita. Dia sudah lelah hidup susah dengan kita! Bahkan untuk meminta ijin menginap saja harus menyuruh temannya “, kata Appa Yuri.

“ Anio, Yuri itu… “, saat Kyuhyun ingin mengatakan sesuatu dia mengurungkan niatnya karena teringat janjinya pada Yuri.

Kyuhyun ingin sekali mengatakan yang sejujurnya tapi dia tidak bisa melakukannya.

“ Geurae, gomawo “, ucap Omma Kyuhyun lalu menutup pintu rumahnya.

“ Tidakkah kau malu mengatakan hal itu didepan teman Yuri? “, tanya Omma Yuri yang masih terdengar oleh Kyuhyun.

“ Apa peduliku, Yuri memang tidak suka hidup dengan kita kan?! “, balas Appa Yuri.

Kyuhyun hanya mendesah lalu pergi meninggalkan rumah itu, dia merasa prihatin dengan kehidupan Yuri.

Keesokan harinya Yuri bersiap – siap untuk pulang karena dia khawatir orang tuanya akan marah padanya karena belum pulang semalaman.

“ Yuri-a, apa kau yakin akan pulang? “, tanya Soo Min yang cemas melihat Yuri.

“ Aku tidak ingin mereka marah padaku, aku sudah cukup menjadi beban untuk mereka “,

“ Tapi kau masih sakit Yuri “, kata Soo Min.

“ Aku sudah sehat, kau bisa lihat kan? “, jawab Yuri yang beranjak keluar kamar inapnya, Soo Min hanya bisa mengikutinya karena Yuri memang keras kepala.

Saat pulang Yuri melihat rumahnya sudah kosong, dia mencari Omma dan Appanya namun tidak ada. Bahkan semua pakaiannya juga tidak ada. Dia bertanya pada tetangganya namun tidak ada yang tahu kemana mereka. Saat Yuri keluar dari rumahnya dia melihat beberapa orang dengan badan kekar menghampirinya.

“ Apa kau anak Kwon Sungsoo? “, tanya salah seorang dari mereka pada Yuri.

“ Dimana orang tuamu? “,

“ Aku tidak tahu “, jawab Yuri.

“ Jangan bohong! Mereka sudah berhutang banyak pada bossku dan mereka belum membayarnya. Sekarang katakan dimana mereka?! “,

“ Aku bilang aku tidak tahu! Aku juga sudah mencarinya tapi mereka tidak ada “,

“ Aish! “, umpat orang itu yang hendak memukul Yuri, Soo Min sempat kaget dan dia ingin menolong Yuri.

Saat tangan orang itu hampir menyentuh Yuri, Soo Min menggerakkan sebuah kayu untuk menghantam tangan orang itu.

“ Yuri! Lari!!! “, suruh Soo Min yang akhirnya membuat Yuri lari sekuat tenaga.

“ Akh! Sial! Tangkap yeoja itu!!! “, suruh orang itu pada anak buahnya.

Yuri terus berlari dengan sisa kekuatan yang dia miliki, karen belum sembuh total kini dadanya mulai sakit lagi namun Yuri terus berlari dari kejaran penagih hutang itu. Yuri merasakan batas tubuhnya yang sudah mencapai akhir, dia sudah merasakan kepalanya yang pusing. Soo Min semakin panik dibuatnya dan tubuh Yuri pun ambruk di pelukan seseorang karena Yuri sudah tidak bisa melihat dengan jelas.

“ Kyuhyun Oppa! “, kaget Soo Min melihat Kyuhyun yang tiba – tiba muncul.

“ Kita harus membawanya ke rumah sakit lagi. Dasar yeoja keras kepala! Sudah kubilang istirahat masih saja bersikeras pulang! “, ucap Kyuhyun sambil menggendong Yuri menuju mobilnya.

Kyuhyun membawa Yuri ke rumah sakit dimana Soo Min dirawat dan masih koma, terlihat para suster segera menghampiri Kyuhyun yang menggendong Yuri. Yuri segera dibawa ke ruang gawat darurat karena kondisinya benar – benar kritis.

~o0o~

Setelah diperiksa, Yuri dibawa ke ruang ICU dimana Soo Min berada disampingnya yang terhalang beberapa kamar, Yuri masih belum sadarkan diri karena Dokter harus melakukan segera melakukan operasi untuknya.

“ Operasi Dok? “, tanya Kyuhyun.

“ Neh, Hatinya sudah sangat parah. Dia butuh donor secepatnya “,

“ Kira – kira berapa lama dia akan bertahan Dok? “,

“ Mungkin sampai besok “, jawab Dokter.

Setelah itu Kyuhyun menghampiri Yuri yang masih tidak sadarkan diri, padahal kemarin dia baru saja masuk ke rumah sakit dan sekarang dia kritis lagi. Kyuhyun memegang tangan Yuri dan dia melihat Soo Min juga cemas dengan keadaan Yuri.

“ Oppa… bisakah aku meminta sesuatu? “, ucap Soo Min pada Kyuhyun.

“ Waeyo? “.

“ Jika besok aku pergi, tolong berikan hatiku untuk Yuri “,

“ Mwo?!!! Ya! Apa yang kau bicarakan?! “, tanya Kyuhyun kaget.

“ Aku tidak bisa kembali Oppa, waktuku sudah habis. Aku ingin kau memberikan hatiku padanya karena umurnya masih panjang “,

“ Tidak mungkin, dari mana kau tahu? Semua umur manusia hanya Tuhan yang tahu “,

“ Aku tahu itu Oppa, tapi perasaanku mengatakan aku akan segera pergi. Oppa, jangan bersedih karena aku. Kau berhak hidup bahagia, jangan sia – siakan hidupmu Oppa “, Soo Min meneteskan air matanya.

“ Soo Min-a, aku yakin kau akan bangun. Jadi jangan berbicara seperti itu Arra? “, Kyuhyun mencoba tidak ingin mempercayai semua perkataan Soo Min.

“ Oppa, bilang pada orang tuaku aku mencintai mereka. Bilang juga agar mereka tidak terlalu bersedih dengan kepergianku. Aku bahagia bisa bertemu denganmu Oppa. Dan satu hal lagi yang ingin aku minta darimu, Jagalah Yuri Oppa, dia sangat menderita. Bahagiakan dia untukku Oppa “, ucap Soo Min yang perlahan – lahan menghilang, tubuhnya semakin transparan membuat Kyuhyun panik.

“ Anio, Soo Min-a. Kajima!!! Kajima!!! “, Teriak Kyuhyun namun tubuh Soo Min menghilang begitu saja.

Kyuhyu langsung menghampri kamar Soo Min yang dekat kamar kamar Yuri karena perasaannya sungguh tidak enak, saat sudah sampai terdengar teriakan dari Omma Soo Min yang menangis histeris. Begitu juga dengan Appa Soo Min yang memeluk Omma Soo Min dengan erat.

“ Sabarlah yeobo, Soo Min sudah tenang dialam sana “, ucap Appa Soo Min memeluk Omma Soo Min.

“ Tidak mungkin! Soo Min-a, Kajima!!! Kajima!!! “, Kyuhyun pun mencoba membangunkan Soo Min namun Soo Min sudah meninggalkan dunia ini. Kyuhyun menangis sambil memeluk tubuh Soo Min yang tak bernyawa lagi, hatinya sungguh sakit menghadapi kenyataan ini.

“ Aku belum mengatakan aku mencintaimu Soo Min-a… “, isak Kyuhyun yang terus saja memeluk tubuh Soo Min yang mulai kaku.

~o0o~

Yuri melihat seorang yeoja yang duduk di bangku yang mengarah ke laut, yeoja itu terlihat menikmati pemandangan laut yang sangat indah. Dia pun menghampiri yeoja itu dan duduk disampingnya.

“ Tidakkah pemandangan itu indah? “, tanya yeoja itu membuat Yuri menoleh.

“ Ah… neh “, jawab Yuri.

“ Aku ingin sekali melihatnya setiap hari, tapi… aku rasa aku tidak bisa melihatnya lagi “, ujar yeoja itu membuat Yuri mengerutkan keningnya.

“ Wae? “, tanya Yuri heran.

Yeoja itu menoleh ke arah samping Yuri lalu tersenyum. Yuri bisa melihat dengan jelas wajah yeoja itu, rasanya dia sangat familiar dengan yeoja disampingnya itu.

“ Soo Min-a “, panggil seorang namja membuat yeoja itu menoleh dan mendapati namja tinggi yang kini tersenyum padanya sedang menghampiri kearah mereka.

“ Oppa… “, panggil yeoja itu sambil berjalan mendekati namja itu.

“ Soo Min? “, gumam Yuri familiar dengan nama itu.

“ Yuri, kemarilah! “, panggil yeoja yang bernama Soo Min membuat Yuri heran, bagaimana bisa yeoja itu tahu nama Yuri.

Walaupun masih bingung Yuri menghampiri yeoja itu dan kini berdiri didepannya. Yeoja itu menarik tangan Yuri lalu menyatukannya dengan tangan milik namja itu. Yuri tidak mengerti maksudnya tapi saat Yuri menoleh pada namja itu, namja itu tersenyum pada Yuri.

“ Berbahagilah! “, ucap Soo Min yang membuat Yuri sadar kalau Soo Min sudah tidak ada disana lagi karena disana hanya ada dirinya dan namja itu.

“ Dimana yeoja itu? Kemana dia pergi? “, Yuri mengedarkan pandangannya ke segala arah namun Soo Min sudah tidak ada lagi.

Lalu Yuri membuka mataya dan mendapati dirinya berada di rumah sakit, Yuri juga merasakan sebuah tangan yang menggenggam tangannya. Yuri melihat  orang itu dengan saksama. Setelah Yuri merasa jelas, dia melihat Kyuhyun yang tertidur disampingnya.

“ Kyuhyun?! “, kaget Yuri membuat Kyuhyun terbangun.

Kyuhyun melihat Yuri yang kini menatapnya, dia tersenyum karena akhirnya Yuri terbangun setelah tidak sadarkan diri seusai operasi sebulan yang lalu. Dan juga setelah kematian Soo Min dan memberikan hatinya untuk Yuri.

“ Yuri?! Kau sadar?! “, tanya Kyuhyun kaget.

Yuri hanya terdiam melihat Kyuhyun yang terlihat senang melihat dirinya yang sudah bangun, Kyuhyun segera memanggil Dokter untuk memeriksa Yuri. Setelah Dokter melakukan pemeriksaan, ternyata Yuri memang sudah baikkan. Kondisi tubuhnya tercatat normal yang berarti operasi donor hatinya berhasil.

“ Jadi Soo Min yang memberikan hatinya untukku? “, tanya Yuri dan Kyuhyun mengangguk.

“ Sebelum dia meninggal dan saat kondisimu kritis, Soo Min meminta agar hatinya diberikan padamu “, ujar Kyuhyun.

“ Soo Min yang memintanya? “, Kyuhyun mengangguk, Yuri masih belum tahu jika Kyuhyun juga bisa melihat Soo Min saat menyentuh Yuri.

“ Aku juga bermimpi melihatnya sebelum aku sadar “, ucap Yuri.

“ Jinjja? Lalu apa yang dikatakannya? “, tanya Kyuhyun.

“ Dia mengatakan berbahagialah, lalu dia menghilang setelah memberikan sesuatu padaku “,

“ Sesuatu? Mwoya? “, tanya Kyuhyun.

“ Hmmm… Rahasia “, jawab Yuri membuat Kyuhyun semakin penasaran.

“ Mwo?! Ya! Apa kau ingin membuatku penasaran? “, tanya Kyuhyun kesal.

“ Pokoknya rahasia ya rahasia, kalau aku menceritakannya padamu bukan rahasia lagi “, ucap Yuri sambil mengalihkan pandangannya kearah samping.

“ Aish! Jinjja! “, umpat Kyuhyun kesal.

Yuri merasa Kyuhyun tidak lagi dingin seperti pertama kali dia pindah ke sekolahnya, dia merasa Kyuhyun lebih ceria walaupun Soo Min sudah pergi untuk selamanya.

“ Kyu, tidakkah kau masih sedih dengan kepergian Soo Min? “, tanya Yuri membuat Kyuhyun tersenyum kecut.

“ Jika aku menjawab tidak, berarti aku telah berbohong. Tapi semua itu sudah berlalu, walaupun dia sudah tidak disisiku lagi tapi dia masih hidup di hatiku. Dan hatinya masih dekat denganku disana “, jawab Kyuhyun sambil menunjuk kearah dada Yuri membuat Yuri memandang kearah telunjuk Kyuhyun yang mengarah pada dadanya.

“ Mwoya?! Ya! Apa yang kau lihat?! “, kesal Yuri sambil menutup dadanya dengan kedua tangannya.

“ A…anio, bukan itu maksudku “, sangkal Kyuhyun yang menjadi salah tingkah.

“ Bukan apanya, kau menunjuk ke arah dadaku, Byeontae! “,

“ Ya! Maksudku hatimu, kau ini! “, kesal Kyuhyun mencoba menyembunyikan warna merah merona diwajahnya.

Tiba – tiba Yuri tertawa dengan sikap Kyuhyun, ternyata walaupun Kyuhyun namja dingin tapi Kyuhyun masih terlihat polos, dengan wajahnya yang memerah dan salah tingkah membuatnya terlihat lucu bagi Yuri.

“ Hahaha… ternyata kau itu bisa tertipu juga, aku tahu apa yang kau maksud “, tawa Yuri membuat Kyuhyun semakin memerah.

“ Aish! Kau mempermainkanku?! “, tanya Kyuhyun kesal sedangkan Yuri hanya menjulurkan lidahnya lalu tertawa kembali.

“ Kita lihat apa kau masih bisa tertawa sekarang? “, gumam Kyuhyun memasang senyum evilnya.

Kyuhyun memutar kursi roda Yuri untuk menghadapnya yang membuat Yuri kaget dengan sikap Kyuhyun. Kyuhyun mulai menarik kursi rodanya untuk semakin dekat dengannya. Yuri menelan air ludahnya, dia merasa gugup dengan sikap Kyuhyun sekarang.

“ Apa yang kau lakukan? “, tanya Yuri gugup.

“ Membalas dendam “, jawab Kyuhyun.

Kyuhyun semakin mendekatkan wajahnya pada Yuri menghapus jarak mereka sedikit demi sedikit membuat Yuri terdiam sambil berkedip tidak percaya, saat jarak bibir mereka hanya beberapa centi saja Kyuhyun kembali menyunggingkan senyum evilnya.

“ Kita impas “, bisiknya lalu menarik kembali wajahnya dan tertawa melihat sikap Yuri yang terlihat kaget sekaligus gugup, hatinya berdegup kencang tidak karuan. Kyuhyun juga melihat wajah Yuri yang mulai ternoda oleh warna merah merona.

“ Kau pikir hanya kau yang bisa mempermainkan aku? Hahaha “, ucap Kyuhyun yang masih tertawa membuat Yuri kesal dan meruntuki dirinya sendiri yang masuk dalam jebakkan Kyuhyun.

“ Aish! “, umpat Yuri.

~o0o~

Yuri baru saja keluar dari rumah sakit setelah Dokter menyatakan dia telah sembuh dan bisa kembali beraktifitas. Terlihat semua suster tersenyum padanya saat dia berjalan dilorong rumah sakit, selama dirawat Yuri memang dikenal yeoja yang ramah bahkan dia sering menghibur anak – anak yang dirawat karena mengidap penyakit yang parah.

“ Selamat, kau sudah sembuh Yuri “, ucap seluruh suster yang melihatnya dan Yuri hanya mengucapkan terima kasih sambil tersenyum.

Saat Yuri berada didepan rumah sakit dia melihat seorang namja yang tersenyum disamping mobilnya, namja itu adalah Kyuhyun. Melihat senyum Kyuhyun sekarang tiba – tiba jantung Yuri berdegup kencang, dia tidak tahu apa yang terjadi dengan jantungnya yang seolah minta keluar. Kyuhyun berjalan menghampiri Yuri yang membuat Yuri mulai gugup dan salah tingkah.

“ Anyeong Yuri, Chukae! Akhirnya kau bisa keluar dari rumah sakit ini “, ucap Kyuhyun.

“ Neh, Gomawo “, jawab Yuri sambil tersenyum.

“ Kajja! “, ajak Kyuhyun mengambil tas Yuri dan tidak sengaja menyentuh tangan Yuri.

Lagi – lagi jantung Yuri berdegup kencang, sekarang dia merasa kupu – kupu berterbangan didalam perutnya.

“ Kenapa kau diam saja? Kajja! “, ucapan Kyuhyun menyadarkannya kalau Kyuhyun sudah melepaskan tangannya.

“ Ah neh! “, jawab Yuri yang mulai berjalan, Yuri menggelengkan kepalanya sambil berjalan.

Tiba – tiba muncul ambulan yang hampir menabrak Yuri jika Kyuhyun tidak menarik tangannya dengan tepat waktu mungkin Yuri bisa masuk gawat darurat lagi. Yuri yang terkaget sekarang berada didalam dekapan Kyuhyun.

“ Gwenchana? “, tanya Kyuhyun dan Yuri menganggukkan kepalanya.

“ Lain kali hati – hati kalau sedang berjalan, lihat kanan kirimu dahulu! “, peringat Kyuhyun.

“ Neh, Mianhae “, jawab Yuri singkat.

“ Gwenchana yang penting kau tidak apa – apa sekarang “, ucap Kyuhyun dan mereka pun masuk ke mobil Kyuhyun.

“ Oia Kyu, bisakah kau antarkan aku suatu tempat? “, pinta Yuri.

“ Neh “, jawab Kyuhyun singkat.

Setelah beberapa menit Yuri dan Kyuhyun pun sampai ditempat yang dimaksud Yuri. Yuri memandangi sebuah foto seorang yeoja yang tersenyum bahagia, bibirnya pun membuat sebuah lengkungan memandangi yeoja itu.

“ Soo Min-a, apa kabarmu? Kau terlihat sangat cantik sekali “, sapa Yuri didepan nisan Soo Min.

“ Gomawo telah memberikan kehidupan baru padaku, aku berjanji akan bahagia seperti apa yang kau inginkan. Kau juga harus bahagia disana ya “,

“ Aku juga akan menepati janjiku padamu “, tambah Yuri.

Kyuhyun hanya menatap Yuri sambil tersenyum yang bicara dengan nisan Soo Min, dia juga ingin mengabulkan keinginan Soo Min yang terakhir yaitu menjaga Yuri yang mungkin sekarang hidup sendiri. Yuri menatap keatas langit karena dia melihat Soo Min yang tersenyum padanya sambil mengucapkan

“ Aku titip Kyuhyun Oppa padamu Yuri “,

Yuri mengangguk sambil tersenyum, Kyuhyun mendekati Yuri lalu memegang tangannya yang membuat Yuri menoleh padanya. Kyuhyun melihat Soo Min yang kini tersenyum diatas langit.

“ Selalu tersenyum Oppa “, ucap Soo Min dan Kyuhyun mengangguk, Soo Min melebarkan senyumnya sambil melambaikan tangannya dan Kyuhyun membalas lambaian tangannya.

Soo Min pun hilang bersamaan dengan angin yang berhembus dan menyejukan bagi Kyuhyun dan Yuri.

“ Kau bisa melihatnya? “, tanya Yuri heran.

“ Neh, ketika aku menyentuhmu aku bisa melihat Soo Min. Bukankah aku sudah bilang kalau Soo Min memintaku untuk memberkan hatinya untukmu “, jawab Kyuhyun sambil menoleh kearah Yuri.

“ Bagaimana bisa? “,

“ Tentu saja bisa, kajja kita pulang! “, Kyuhyun menarik Yuri meninggalkan nisan Soo Min.

“ Pulang? “,

“ Neh, ke rumahku “, jawab Kyuhyun.

“ Mwo?! “, kaget Yuri.

“ Bukankah kau tidak memiliki rumah lagi? “, tanya Kyuhyun.

“ Iya, tapi kenapa harus ke rumahmu? “,

“ Karena mulai sekarang aku yang akan menjagamu “,

“ Tapi mengapa kau akan menjagaku? “,

Kyuhyun berhenti berjalan lalu membalikkan tubuhnya pada Yuri, dia menatap Yuri yang masih penasaran mengapa Kyuhyun harus menjaganya. Kyuhyun menarik pinggang Yuri membuat tubuh mereka tidak memiliki jarak lagi, Yuri kaget dan mencoba melepaskan diri namun Kyuhyun semakin mempererat pelukannya. Kyuhyun mendekatkan wajahnya pada Yuri dan dalam hitungan detik, Kyuhyun berhasil menyapu bibir Yuri dengan miliknya. Yuri hanya membulatkan matanya saat bibir lembut itu mengecup bibirnya. Kyuhyun melepaskan ciumannya lalu menatap Yuri sambil tersenyum.

“ Karena aku harus “, jawab Kyuhyun.

Kyuhyun menggenggam tangan Yuri lagi lalu menariknya kembali ke mobilnya, sedangkan Yuri mengikutinya sambil memegang bibirnya dengan tangan yang satunya. Sebuah senyuman tersungging diwajah cantiknya. Setidaknya kehidupan baru untukknya akan dimulai.

Gomawo, Soo Min-a “, batin Yuri senang.

The End

Akhirnya cerita ini selesai juga, setelah 2 bulan pending dan sekarang bisa selesai. Bagaimana Readers??? Mian kalau aneh / ancur soalnya mang lagi ada cerita beginian di otakku, ya daripada mubazir aku tuangin aja deh, sambil menunggu ide lain muncul. Jangan Lupa RCL’y ^__^ Hargai karya orang lain apa lagi kalian begitu menikmati karya itu sendiri😀 Kamshamida

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

70 thoughts on “Gomapta

    1. Gomawo ^__^
      krisis? jarang yang update ya?
      iya nih, ini juga dari 4 ff yang aku kerjain selama seminggu baru ini yang jadi #curhat juga kekeke😛
      iya aku usahain bikin yang lain juga🙂

  1. ninggalin jejak eonni~~~ wohooooo.. belom kelar bacanya. nanti sore aku lanjutin kkk~~

    betewe iya lagi krisis FF Yuri…. di google itu itu mulu eon yang muncul kalau nge search. kkk~~~

    fighting~~

    1. iya idenya susah sinkron sekarang, semua yang ngelanjutin malah stuck ditengah – tengah, km gitu gak?
      iya moga ide kita cepat encer lagi dah biar bisa update terus😀
      Fighting juga!!! ^^

      1. Bener banget.
        Kalau ngelanjutin ff ongoing malah stuck. Tapi ide baru untuk ff laen malah banyak. Jd mah tetep aja yg ongoing ga apdet apdet. Haha.

        Harus banyak cari inspirasi eon. Haha. Makanya lg seneng jd reader dulu sambil cari ilham aku mah. Hehe

  2. Waahh ceritanya bagus eon.
    Akhirnya ada ff yuri jg
    Baca ff ini brasa dpt angin segar deh, abisnya ff yuri skrng emg bnr2 jarang
    Sequel boleh jg tuh eon*modus
    Aku tggu ff lainnya ya eonnie, kalo bs jgn lama2🙂

  3. ini gk aneh kok apalagi ancur,,ff nya bgus bgtt apalagi kalo chapter
    Kykny kalo dBkin squel bgus eon yg yuleon nya liat mahluk aneh n brtmu ortu aslinya#ngareup*plakk
    Oh ya eonnie blum jwb prtanyaan aku.knpa kyuri suka dsbut wild orchid couple?#penasaran akut

    1. Gomawo😀
      iya kalau nanti ada ide aku bikin sequelnya ya😀
      Wild Orchid itu karena Couple Kyuri mulai Buming saat Author Hyeahkim membuat ff Kyuri yang berjudul wild Orchid #sok tahu
      tapi memang itu yang aku dapet kenapa nama itu menjadi julukan mereka😀

  4. thor….
    ide u itu mengesankan….
    setelah truth is hurt dan seri ff u yg lain….
    pemikiran author itu beda dari author lain….
    itu yg membuat blog u, blog yg paling special wkwkwkwkwkwkwk……
    Thor aku gx mau minta sequelnya wkwkwkwkwk
    aku tahu author sibuk, dan aku menunggu thruth is hurt next chap ya thor..
    gomawo*bow

  5. eonni bagus bagus aku sukaaa sama ceritanya ^.^
    eonni wallpapernya bikin ganggu hehe enakan satu warna eon
    heheh mian cma ngasih saran aja ><
    lanjutkan ffnya eonni ^^ terutama tentang kyuri

  6. kyk perpaduan 49days sm rooftop prince😀
    DAEBAK!!
    trus castnya jg WOW!! nam gyuri slh satu yeoja yg di couple in dgn kyuhyun, dan gyuri penulisannya jg sm kyk KyvRi ,,,

    Terus berkarya eon,,,,🙂

  7. Suka sukaaa.. As always ff d sini emng top. Bkn sekuel dong eon..
    Aq d sn masi nangkep kyu tu mw sama yuri karna permintaan soo min.
    Kalo misalkan d sekuel dicritain kegalauan yuri karna kyu jg gak pernah bilang cinta kayanya bgs tu eon..
    Hehehehe, kalo ad waktu dan kalo berminat boleh dong sekuel yaa, hehehe

  8. aaaaa… authornim… i need sequel…😛 kekeke Mungkin sequelnya tentang bagaimana kehidupan yuri setelah tinggal di rumah kyuhyun. terus kyuhyun itu benerean cinta sama yuri atau cuma gegara soo min aja? terus reaksi ortunya kyuhyun gimana, terus terus terus…. dll… /banyak maunya/
    btw, sebelumnya maaf ya. Mau tanya sedikit, :p
    – letak hati itu bukannya di perut sebelah kanan ya? bukan di dada.
    – ada kata-kata yang masih bikin bingung, yaitu : “Mian, agashi tapi apa kau berbicara pada Yeoja yang pingsan di sampingmu? “, tanya Supir taxi heran pada Kyuhyun. >> bukannya agashi itu bukan cewek ya?

    mian kalo ada kata2 ku yang salah.. overall ceritanya bagus kok.. khamsahamnida authornim ^^

  9. Oemji.. ralat… >////> bukannya agashi itu buat cewek ya?

    mian kalo ada kata2 ku yang salah.. overall ceritanya bagus kok.. khamsahamnida authornim ^^

  10. Wooooo… nice job eon?! mungkin hanya kurang menceritakan ttg Kyuhyun ama Yurinya bersatu bkn karena Soomin.. tapi aku suke aku suke.. nice??!!! jempol dah buat authorrrrrrrrr😀

  11. tinggalin jejak, bagus ffnya eon.
    cuma aku kasian sama soo min, kayak melas banget hidupnya. mengabdi untuk cinta sama kyuhyun u,u
    ff kyuri selalu aku tunggu, truth is hurt jangan lupa ya eonnie ^^

  12. bagus thor.. (Y)
    udah ah segitu aja.. hehe :3

    eh iya tapi bner tuh.. hati letaknya bukan di dada.. muehehe :3
    but no problem

    Keep writing (Y)
    stupid bet jgn lupa dilanjutin, thor.. *maksa
    wkwkwk.. ^^v

  13. Gak selamanya typo itu indah waks xd

    Agasshi itu sebutan utk nona..
    Chogiseo sebutan utk tuan

    Feeling yg bnr bukan felling
    Tar beda arti lho

    Trus td bnyk pelafalan ” ucap eomma seharusnya klo ada nm kyuhyun dipakein tanda koma stlh kata eomma

    Ceritanya bagus.. passionnya dpt
    Sorry ya rada bawel ini commentnya haha

    Ditunggu ff requestsan eonnie udah 2 bln lho ga nongol” waks
    Keep writing midah ^^

    1. Iya, gpp Eonni.
      aku kira untuk pria dan wanita sama, cos pernah dengar di film apa gitu si pria dipanggil agashii kirain aku artinya anak muda hahaha😄
      Gomawo atas saran n kritiknya nambah pengetahuan deh hehehe😛
      iya Eon, noh baru aku selesaiin part satunya, mian lama hehehe😛

  14. Eoni ceritanya daebakk…kasian yuri trnyata hdupnya susah dan dia trnyata bkn anak kandung k dua org tuanya dan syukurlah ada kyuhyun oppa dan soo min

  15. omonaa omonaa omonaa…..
    sdih,bhagia,trharu n mmbuat bluhh kuduk brdrii.^^
    critnyaa kyeeennn bngett eon..
    ampee gak mau cpat” brakhirr…:-(
    but.klo bsa bkinn sequel donkk…krenn nii klo d lnjutinn ampee mrekaa bsa mnytakan cnta msing”..
    coz msih agk ngegntungg..^^
    but Overall sumpahh Klo bsa 100 jempol buat kmu Thor…hehehe^^

    #Fighting,Keep writing eon^^
    #KyuRiFighting^^

  16. omonaa omonaa omonaa…..
    sdih,bhagia,trharu n mmbuat bluhh kuduk brdrii.^^
    critnyaa kyeeennn bngett eon..
    ampee gak mau cpat” brakhirr…:-(
    but.klo bsa bkinn sequel donkk…krenn nii klo d lnjutinn ampee mrekaa bsa mnytakan cnta msing”..
    coz msih agk ngegntungg getoh..^^
    but Overall sumpahh Klo bsa 100 jempol buat kmu Thor…hehehe^^

    #Fighting,Keep writing eon^^
    #KyuRiFighting^^

  17. Wow speechless ini chingu baca ff nya, jujur kalau aku bilang ff ini unik dan mungkin bisa dibilang bergenre happy&sad ending mungkin ya,dan liat ketulusan si sun mi sedih bgt pas disitu pokoknya ‘Daebak’ lah ff nya chingu. Ditunggu karya yg lainnya ya ^^

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s