Posted in Dramalife, Family, Fluff, Romance

Stupid Bet Chapter 5

Stupid bet 5 copy

 

Present by

Lee Midah ( Kyulhae )

Kwon Yuri SNSD || Cho Kyuhyun Super Junior

Sub cast

Sandara Park 2NE1 || Han Eunjung T-ara || Bigbang || Tiffany SNSD

Length : Chapter || Rating : + 17 || Genre : Dramalife, Romance dan banyak lagi

Disclaimer

Story Asli milikku, sedikit terinpirasi dari FF lain yang dulu sekali author baca, namun tidak pernah ada terusannya jadi author tambahin aja dengan ide author yang mulai ngaco hahaha๐Ÿ˜„. Cast milik diri mereka sendiri & God.

Note :

Donโ€™t Be Siders!!! Donโ€™t Plagiat!!! If You Respect To Me, Leave A Comment After Read!!!

Typo Is Art

ยฎFanfiction Copyright Kyulhae Fanfiction ยฉ Lee Midah

Happy Reading!!! ^__^

Yuri membawa Kyuhyun berkeliling, dia menjelaskan semua bagian perusahaan pada Kyuhyun namun sepertinya Kyuhyun tidak memperhatikannya. Dia hanya memandangi Yuri yang terus berbicara.

โ€œ Apa ada yang ingin anda tanyakan sajangnim? โ€œ, tanya Yuri memasang senyum yang terlihat dipaksakan.

โ€œ Apa kau bisa mengantarku ke atap gedung? โ€œ, pinta Kyuhyun pada Yuri.

โ€œ Atap? Kurasa di atap tidak ada yang menarik โ€œ, ujar Yuri.

โ€œ Aku tidak menanyakan pendapatmu tentang atap, tapi bisakah kau mengantarkanku kesana? โ€œ, ulang Kyuhyun membuat Yuri mencibir kesal.

โ€œ Aish! Namja ini! Masih saja menyebalkan seperti dulu โ€œ, batin Yuri menatap kesal pada Kyuhyun.

โ€œ Geurae, ikuti saya โ€œ, akhirnya Yuri pun mengantarkan Kyuhyun ke atap, Kyuhyun hanya bisa tersenyum melihat wajah kesal Yuri.

Mereka pun sampai di atap gedung, terlihat Kyuhyun merentangkan tangannya sambil menghirup udara dalam โ€“ dalam seperti merasakan udara segar yang menerpa wajah dan tubuhnya.

โ€œ Disini begitu nyaman dan bebas โ€œ, gumamnya, sedangkan Yuri hanya bisa menatap namja itu dari belakang.

โ€œ Kenapa kemarahanku terasa menghilang begitu saja saat aku melihatnya berdiri dihadapanku? โ€œ, batin Yuri yang masih menatap punggung Kyuhyun.

โ€œ Apa kau tidak ingin mencobanya? โ€œ, tanya Kyuhyun membuyarkan lamunan Yuri.

โ€œ Mencoba apa? โ€œ, tanya Yuri malas.

โ€œ Mencoba menghirup udara segar disini, Cobalah! Hal ini bisa membuat pikiranmu tenang โ€œ, saran Kyuhyun, Yuri pun mulai mendekati Kyuhyun dan berdiri disampingnya.

โ€œ Rentangkan tanganmu dan hiruplah udara sebanyak โ€“ banyaknya โ€œ, suruh Kyuhyun dan Yuri mulai melakukannya.

โ€œ Tutup matamu dan rasakan segarnya udara di atas sini โ€œ, ucap Kyuhyun yang langsung dituruti oleh Yuri.

โ€œ Aku merasa terbang bebas sekarang โ€œ, batin Yuri sambil tersenyum.

Kyuhyun menatap wajah Yuri yang masih fokus dan menutup matanya, bibirnya menyunggingkan senyuman. Bagaimana dia merindukan yeoja disampingnya sekarang?

โ€œ Kau semakin cantik Yuri โ€œ, batinnya.

Kyuhyun berjalan ke belakang Yuri dan melingkarkan tangannya di perut Yuri membuat Yuri kaget dan membuka matanya.

โ€œ Apa yang kau lakukan sajangnim? โ€œ, kaget Yuri dengan perlakuan Kyuhyun dan mencoba melepaskan tangan Kyuhyun.

โ€œ Biarkan seperti ini sebentar โ€œ, bisik Kyuhyun ditelinga Yuri membuat Yuri tidak berontak lagi. Yuri juga menikmati moment itu, Kyuhyun menyimpan dagunya di pundak Yuriย  kemudian suasana menjadi hening sejenak.

โ€œ Kenapa kau kembali? โ€œ, gumam Yuri membuat Kyuhyun membuka matanya.

โ€œ Untukmu โ€œ, jawab Kyuhyun singkat.

โ€œ Kau pergi tanpa memberitahuku dan kau datang kembali semaumu. Apa kau tidak memikirkan perasaanku? โ€œ, tanya Yuri.

Kyuhyun terdiam tanpa menjawabnya membuat Yuri melepaskan tangannya dari perutnya.

โ€œ Aku tidak ingin kau permainkan lagi, aku bukan Yuri yang dulu pernah menjadi mainanmu. Aku Kwon Yuri yang baru, yang tidak akan membiarkanmu mempermainkan perasaanku lagi โ€œ, ujar Yuri lalu pergi meninggalkan Kyuhyun yang diam di posisinya.

โ€œ Aku tahu, tapi aku akan menjadikanmu milikku โ€œ, gumam Kyuhyun sambil tersenyum menyeringai.

ย โ€œ Pokoknya mulai sekarang siapapun termasuk Kyuhyun tidak akan kubiarkan mempermainkan aku lagi! โ€œ, ucap Yuri sambil mengepal tangannya, tapi dalam hatinya Yuri juga merindukan Kyuhyun yang selalu membuatnya kesal.

โ€œ Hey! โ€œ, sapa Tiffany membuat Yuri kaget.

โ€œ Omo! โ€œ, kaget Yuri.

โ€œ Kenapa denganmu? Apa kau habis melihat hantu? โ€œ, tanya Tiffany heran.

โ€œ Ani, aku tidak apa โ€“ apa kok โ€œ, jawab Yuri.

โ€œ Yul, bagaimana dengan Presdir baru itu? Kenapa kau yang dipilih untuk menemaninya berkeliling bukan denganku. Tapi dia lumayan juga bla.. bla… bla… โ€œ, keluh Tiffany membuat Yuri malas menghadapinya, Yuri pun meninggalkan Tiffany yang masih mengeluh sendiri.

โ€œ Ya! Yul! Kenapa kau pergi begitu saja? Aku kan belum selesai bicara! โ€œ, teriak Tiffany sambil menyusul Yuri.

~o0o~

Yuri merebahkan dirinya di sofa apartementnya, dia mencoba memejamkan matanya untuk beristirahat sejenak. Istirahat dari pekerjaan kantor dan perasaannya pada Kyuhyun yang membuatnya bingung dan lelah.

โ€œ Apa yang akan terjadi selanjutnya ya? โ€œ, gumam Yuri, tiba โ€“ tiba saja suara bel apartementnya berbunyi.

Yuri menghela nafasnya karena merasa terganggu, dengan malas dia menuju pintu dan melihat siapa yang datang. Dengan kaget bercampur heran, Yuri membuka pintunya dan mendapati seorang namja yang baru saja dia ingin usir dari pikirannya.

โ€œ Anyeong! โ€œ, sapa namja itu dengan senyum manis terhias diwajahnya.

โ€œ Apa yang kau lakukan disini? Bagaimana kau tahu apartementku?! โ€œ, tanya Yuri.

โ€œ Tidakkah kau menyuruhku untuk masuk dulu? โ€œ, ucap namja itu yang ternyata adalah Kyuhyun, Kyuhyun langsung masuk tanpa disuruh begitu saja.

โ€œ Apartement yang bagus! โ€œ, komentar Kyuhyun saat melihat seluruh isi ruangan itu.

โ€œ Ya! Apa yang kau lakukan disini? Masuk ke rumah orang sembarangan Huh?! โ€œ, tanya Yuri ketus.

โ€œ Aish! Kenapa sikapmu berbeda sekali dengan di kantor โ€œ, goda Kyuhyun namun tidak membuat wajah Yuri yang terlihat kesal menjadi baik.

โ€œ Ini apartementku dan aku tidak peduli kau itu Bossku atau bukan. Jadi aku tidak akan bermanis โ€“ manis padamu โ€œ, ujar Yuri membuat Kyuhyun terkekeh. Yuri semakin kesal dibuatnya.

โ€œ Geurae, aku kesini hanya untuk menyapa tetangga baruku. Apa itu salah? โ€œ, tanya Kyuhyun polos.

โ€œ Mwo?!!! Tetangga?! โ€œ, Yuri tidak percaya.

โ€œ Neh, dan kamarku tepat disebelahmu. Jadi wajarkan kalau aku menyapamu? โ€œ,ucapnya lagi.

โ€œ Tapi apartement sebelah kan, ditempati oleh Ajumha Han โ€œ, heran Yuri.

โ€œ Tidak usah kaget begitu, bukankan ini lebih baik untuk kita? โ€œ, ucap Kyuhyun sambil tersenyum penuh arti.

โ€œ Lebih baik? Aish! Kau! โ€œ, umpat Yuri.

โ€œ Apa kau tidak ingin tahu mengapa aku pergi, Yuri? โ€œ, ujar Kyuhyun sambil duduk di sofa Yuri dan wajahnya nampak murung.

โ€œ Untuk apa aku tahu, kau saja tidak mengabariku sama sekali โ€œ, jawab Yuri pura โ€“ pura tidak peduli, padahal dia ingin sekali tahu alasan Kyuhyun pergi begitu saja.

โ€œ Aku memiliki penyakit mematikan saat itu, jika aku tidak pergi hidupku mungkin sudah berakhir… โ€œ, ucap Kyuhyun membuat Yuri kaget.

โ€œ Mwo?! โ€œ, kaget Yuri, Ia menatap Kyuhyun yang terlihat serius di raut wajahnya.

โ€œ Neh, aku pergi ke China untuk mengobati penyakitku โ€œ, tambah Kyuhyun.

Yuri mulai mendekati Kyuhyun dan duduk disampingnya.

โ€œ Jinjja? Kenapa kau tidak bilang padaku? โ€œ, tanya Yuri terlihat merasa bersalah sekali, Kyuhyun menatap Yuri yang kini sudah dekat dengannya.

Kyuhyun semakin mendekatkan tubuhnya pada Yuri, tangannya kini menyentuh pipinya lembut. Mata Yuri masih memperlihatkan rasa bersalah dan tidak enak karena berprangsaka buruk pada Kyuhyun selama ini.

โ€œ Karena…. โ€œ, jawab Kyuhyun dengan lembut dan mendekatkan wajahnya pada Yuri yang masih menatapnya.

โ€œ Karena… โ€œ, Kyuhyun membuat Yuri penasaran dengan jawabannya.

โ€œ Karena aku berbohong padamu tentang penyakit ini… โ€œ, bisik Kyuhyun lembut di telinga Yuri lalu dia tertawa melihat raut wajah Yuri yang kebingungan.

โ€œ Hahaha… kau masih polos Yuri, sama seperti dulu โ€œ, tawa Kyuhyun membuat Yuri kesal karena masuk dalam perangkap Kyuhyun lagi.

โ€œ Ya!Kau! Kau! Menyebalkan! โ€œ, bentak Yuri menahan amarahnya padahal dia berpikir kalau Kyuhyun serius tentang penyakitnya.

โ€œ Hahahah… kau lucu sekali Yuri โ€œ, tawa Kyuhyun masih terdengar.

โ€œ Keluar dari sini, cepat!!! โ€˜, usir Yuri sambil menarik tangan Kyuhyun untuk menyeretnya keluar.

โ€œ Shirheo! Aku masih ingin disini โ€œ, tolak Kyuhyun sambil tetap duduk diposisinya.

โ€œ Aku bilang keluar! โ€œ, teriak Yuri.

Saat Yuri menarik tangan Kyuhyun, Kyuhyun balik menarik tangan Yuri membuat Yuri jatuh karena tidak memiliki keseimbangannya dan kini Yuri berada di pelukan Kyuhyun. Kyuhyun mengunci tubuh Yuri dalam dekapannya.

โ€œ Lepaskan aku! โ€œ, hardik Yuri namun Kyuhyun tetap dalam posisinya memeluk Yuri.

โ€œ Jika kau tidak diam aku akan menciummu! โ€œ, ucap Kyuhyun membuat Yuri berhenti memberontak, Kyuhyun pun tersenyum.

โ€œ Baiklah aku tidak akan berontak, sekarang lepaskan aku! โ€œ, suruh Yuri yang mencoba bersikap biasa.

โ€œ Aku akan melepaskanmu jika kau mau memasakkan makanan untukku. Kau tahu aku belum makan dari siang โ€œ, ujar Kyuhyun membuat Yuri mengernyit.

โ€œ Ya! Kalau kau lapar kenapa tidak membeli makanan atau memasaknya sendiri eoh?! โ€œ, tanya Yuri mulai kesal lagi.

โ€œ Kalau kau tidak mau ya sudah, aku tidak akan melepaskanmu โ€œ,ucap Kyuhyun membuat Yuri benar โ€“ benar tidak punya pilihan karena Kyuhyun selalu melakukan apa yang dia ucapkan.

โ€œ Arraseo, tapi sekarang lepaskan aku dulu! โ€œ, pasrah Yuri dan Kyuhyun pun melepaskan pelukaannya.

โ€œ Jangan di kasih racun ya! โ€œ, pesan Kyuhyun membuat Yuri menatapnya malas dan beranjak ke dapur. Kyuhyun hanya tersenyum sambil memperhatikan seluruh isi ruangan Yuri termasuk kamarnya.

Setelah setengah jam berlalu makanan pun sudah siap, Kyuhyun tersenyum sambil duduk manis dan menunggu di meja makan.

โ€œ Wah… sepertinya keahlian memasakmu ada kemajuan โ€œ, puji Kyuhyun sambil menatap beberapa makanan yang kini dihidangkan Yuri.

โ€œ Makan saja! Dan cepat kembali ke apartementmu โ€œ, suruh Yuri dan kini mulai duduk didepan Kyuhyun, mereka pun menyantap makanannya.

~o0o~

Setelah mereka makan malam, Yuri mencuci semua piringnya dibantu Kyuhyun yang terus memaksanya walau Yuri sudah menyuruhnya kembali ke apartement.

โ€œ Kenapa kau tidak mencari namjacingu selama 7 tahun ini? โ€œ, tanya Kyuhyun saat Yuri selesai mencuci piring.

โ€œ Dia tidak tahu atau pura โ€“ pura tidak tahu? โ€œ, batin Yuri.

โ€œ Apa kau menungguku? โ€œ, tanya Kyuhyun dengan serius.

โ€œ Siapa bilang aku tidak mencarinya? Aku bahkan berharap bisa mendapatkan seorang namja yang baik yang tidak akan pernah mempermainkanku juga meninggalkanku tanpa kabar apapun โ€œ, jawab Yuri dengan nada menyindir.

โ€œ Lalu mengapa kau tidak mencobanya? โ€œ, tanya Kyuhyun membuat Yuri menarik nafasnya dalam lalu berbalik menghadap pada Kyuhyun dan ternyata Kyuhyun sudah berada tepat didepannya.

Yuri kaget karena jarak Kyuhyun semakin dekat dengannya, Yuri ingin berjalan mundur namun tidak bisa karena dia sudah terpojok didepan wastafel. Yuri menahan tubuh Kyuhyun untuk tidak lebih dekat dengannya.

โ€œ Mengapa kau tidak mencoba menjalin hubungan dengan namja lain? โ€œ, tanya Kyuhyun semakin merapatkan tubuhnya dengan Yuri.

โ€œ Berhenti! Apa yang akan kau lakukan? โ€œ, tanya Yuri berusaha mendorong tubuh Kyuhyun dengan kedua tangannya.

โ€œ Mengapa kau tidak menjawabku? โ€œ, tanya Kyuhyun dengan smirknya.

โ€œ Bagaimana aku bisa menjawabmu jika kau terus maju seperti ini! โ€œ, ujar Yuri menghindari tatapan Kyuhyun, Kyuhyun tersenyum lalu mundur dari tubuh Yuri membuatnya bernafas lega.

โ€œ Karena aku tidak menemukan namja yang cocok, Puas! โ€œ, kesal Yuri sambil menyilangkan kedua tangannya didepan dada.

โ€œ Neh, Aku puas karena aku tahu kau pasti menungguku. Iya kan? โ€œ, ucap Kyuhyun dengan senyum menyeringai lagi.

โ€œ Oh Tuhan! Mengapa namja ini memiliki smirk yang membuatku tidak berkutik โ€œ, batin Yuri .

โ€œ Dan tentang taruhan kita, apa kau ingin melanjutkannya? โ€œ, tanya Kyuhyun membuat Yuri menatapnya ragu. Kyuhyun sadar kalau Yuri ragu untuk menerima tantangannya.

โ€œ Atau kau takut kalah karena kau memang menikmati kiss dariku? โ€œ, goda Kyuhyun membuat Yuri menatapnya tidak suka.

โ€œ Aish! Percaya diri sekali kau Cho Kyuhyun! Aku tidak akan kalah darimu, tidak akan lagi โ€œ, ujar Yuri yang secara tidak langsung sudah terprovokasi oleh Kyuhyun.

โ€œ Baiklah, mari kita lakukan lagi! Dan kita akan tahu siapa pemenangnya โ€œ, ucap Kyuhyun masih dengan seringaian diwajahnya dan mulai mendekati Yuri lagi.

โ€œ Jakkaman! Aturan kali ini aku yang buat. Jika aku tidak membalasnya dalam waktu 1 menit. Kau kalah! Otte? โ€œ, tawar Yuri untuk menghindari kejadian seperti di kantornya tadi pagi.

โ€œ Kau takut kau tidak bisa menahanku lebih dari satu menit? โ€œ, tanya Kyuhyun yang masih dengan nada menggoda.

ย โ€œ Kalau kau tidak mau, ya sudah tidak akan ada taruhan lagi โ€œ, ucap Yuri sambil tersenyum namun Yuri kaget saat Kyuhyun langsung menarik pinggangnya dan menciumnya, seakan tidak ingin menyia โ€“ nyiakan waktu Kyuhyun terus melumat bibir Yuri. Yuri hanya bisa menutup matanya menunggu satu menit berakhir, sedangkan Kyuhyun masih mencoba memancing Yuri untuk mengikuti permainannya. Namun ternyata Yuri masih kuat menahannya. Kyuhyun tidak habis akal, dia semakin menarik tubuh Yuri dengan tangan kirinya dan tangan kanannya memegang kepala Yuri. Waktu terus berputar namun Yuri tetap bertahan untuk tidak membalas Kyuhyun. Yuri pun membuka matanya lalu menghentikan adegan tersebut, senyuman menyeringai terpancar di bibir mungilnya.

โ€œ Kau kalah Tuan Cho, waktumu habis โ€œ, ucap Yuri penuh kemenangan, Kyuhyun melepaskan tangannya dari pinggang Yuri sambil tersenyum.

โ€œ Neh, kau sudah lebih kuat sekarang. Lalu apa yang ingin kau lakukan? โ€œ, tanya Kyuhyun pura โ€“ pura pasrah.

โ€œ Baiklah, aku tidak akan menjadikanmu mainanku. Aku hanya ingin kau melakukan apa yang aku katakan โ€œ, ucap Yuri.

โ€œ Geurae, Mwoya? โ€œ, tanya Kyuhyun.

โ€œ Jangan pernah menciumku tanpa ijin, jangan memelukku semaumu, jangan mempermainkan aku. Dan… โ€œ, ucapan Yuri terhenti membuat Kyuhyun menatapnya penasaran.

โ€œ Dan apa? โ€œ,

โ€œ Dan kau harus memberikan bunga mawar putih padaku setiap hari โ€œ,

โ€œ Hmmm….. Untuk yang ketiga dan terakhir aku bisa melakukannya tapi kalau yang pertama dan kedua, aku tidak yakin โ€œ, ujar Kyuhyun.

โ€œ Ya! Kau sudah kalah jadi kau harus melakukan apa yang aku katakan! โ€œ, protes Yuri Yuri.

โ€œ Kau tahu Yuri, aku tidak bisa menghilangkan kebiasaanku untuk melakukan hal itu. Kau tahu aku sangat tersiksa 7 tahun ini. Jadi mintalah yang lain โ€œ, ucap Kyuhyun membuat Yuri menatapnya kesal.

โ€œ Kau pikir hanya kau yang tersiksa. Aku juga โ€œ, gumam Yuri yang cukup terdengar oleh Kyuhyun.

โ€œ Kau juga senangkan, aku mencium dan memelukmu? โ€œ, tanya Kyuhyun yang sudah bediri tepat dihadapan Yuri.

โ€œ Kalau begitu akan kupikirkan nanti, lebih baik kau kembali sekarang! โ€œ, usir Yuri mencoba menyembunyikan perasaannya yang memang menikmati semua perlakuan Kyuhyun padanya.

โ€œ Kenapa wajahmu memerah Yuri? Apa kau malu? โ€œ, goda Kyuhyun sambil terkekeh.

โ€œ Ya! Sudah keluar sana! โ€œ, usir Yuri mendorong tubuh Kyuhyun menuju pintu keluar apartementnya dan langsung menutupnya sebelum Kyuhyun masuk lagi.

โ€œ Aku tahu kau juga senang Yuri! โ€œ, teriak Kyuhyun dari luar sambil tertawa.

Yuri yang didalam mulai tersenyum, dia memang senang sekarang. Entah kenapa hatinya kini berbunga โ€“ bunga?

โ€œ Kau membuatku gila, Cho Kyuhyun! โ€œ, gumam Yuri yang langsung masuk ke kamarnya.

~o0o~

โ€œ Jadi Cho Kyuhyun menjadi Bossmu Yuri?! โ€œ, kaget Eunjung dan Dara saat mereka bertemu di Cafe.

โ€œ Neh โ€œ, jawab Yuri singkat.

โ€œ Lalu apa yang kau dan dia lakukan saat bertemu dengannya? โ€œ, tanya Dara penasaran.

โ€œ Ya aku membalasnya karena dia membuatku menunggu selama 7 tahun. Lagian dia pergi tidak memberi kabar apapun โ€œ, ucap Yuri sambil menyesap cofe lathenya.

โ€œ Apa kau masih mencintainya Yuri? โ€œ, tanya Eunjung.

โ€œ Aku tidak tahu, tapi aku tidak memungkiri kalau aku sangat bahagia bertemu dengannya lagi. Dan sekarang dia tinggal di samping apartementku โ€œ, jawab Yuri.

โ€œ Mwo? Jinjja?! โ€œ, tanya kedua sahabatnya itu dan Yuri pun mengangguk.

โ€œ Kurasa dia juga menyukaimu, Yuri. Makanya dia memilih tinggal di samping apartementmu โ€œ, tebak Dara.

โ€œ Dara benar Yul, Saat disekolah dulu, dia sangat perhatian padamu. Aku ingat waktu dia menolong kita dari para namja byeontae itu โ€œ, ujar Eunjung.

โ€œย ย  Walaupun begitu, aku masih belum yakin dia mencintaiku. Sekalipun dia pernah mengatakannya waktu di kantor itu. Tapi dia tidak pernah menjelaskan padaku mengapa dia pergi? โ€œ, batin Yuri.

โ€œ Anyeong! โ€œ, sapa beberapa namja yang menghampiri meja mereka.

โ€œ Bigbang! Wah apa Kalian tidak sibuk? โ€œ, tanya Yuri kaget karena Bigbang sudah menjadi Boyband ternama di Korea.

โ€œ Kami sedang kosong, makanya saat GD mengajak kami bertemu dengan kalian kami langsung ikut โ€œ, jawab Daesung dengan wajah gembiranya .

โ€œ Wah… Yuri kau tambah cantik sekali! โ€œ, puji Seungri sambil duduk di samping Yuri.

โ€œ Kau ini setiap bertemu pasti mengatakan hal itu โ€œ, cibir Yuri pura โ€“ pura kesal.

โ€œ Chagi-a, kau jangan terlalu lelah. Aku khawatir dengan kandunganmu โ€œ, ucap GD pada Dara yang memang sedang mengandung selama 5 bulan.

Dara dan GD menikah satu tahun yang lalu saat Gd dan membernya menjadi Boyband tapi walaupun mereka sudah sangat terkenal sekarang, GD tetap mencintai dan selalu memperhatikan Dara. walaupun pada awalnya perusahaan dimana tempat mereka bernaung sempat menolaknya tapi bakat kelima member Bigbang membuat mereka tidak mempermasalahkannya lagi. Bahkan sebelum Dara hamil, dia sempat menjadi manager Bigbang yang selalu ikut Tour mereka.

โ€œ Kau tidak usah khawatir Chagi, dia baik โ€“ baik saja โ€œ, ucap Dara sambil tersenyum pada suaminya itu.

โ€œ Aigo! Kalian so sweet sekali โ€œ, komentar Yuri dan Eunjung dengan tatapan iri.

โ€œ Yuri-a, Eunjung-a, jika kalian ingin aku mau menjadi suami kalian โ€œ, ujar Daesung yang langsung dipukul oleh Top.

โ€œ Ya! Kau ini! Memangnya bisa menjadi seorang suami? mengurus diri sendiri aja masih belum benar. Sudah mau mencari istri ย โ€œ, cibir Top yang membuat Daesung cemberut sambil mengusap kepalanya.

โ€œ Ya ! kan aku usaha, kalau punya istri nanti aku yang diurus โ€œ, jawab Daesung membuat Top geleng โ€“ geleng kepala.

โ€œ Aku juga bersedia! โ€œ, ucap Seungri sambil mengedipkan matanya.

โ€œ Kau ini masih kecil Seungri-a โ€œ, ucap Taeyang yang duduk disampingnya.

Kedua yeoja itu hanya tertawa mendengar pertengkaran lucu para member Bigbang. Taeyang memandang Yuri lalu tersenyum memperlihatkan eye smile miliknya Yuri pun membalas senyum pada Taeyang.

โ€œ Jika aku menikah dengan kalian, aku takut diburu fans kalian โ€œ, jawab Eunjung sambil memperlihatkan wajah pura โ€“ pura takut.

โ€œ Aku siap menjagamu! โ€œ, ucap Daesung semangat namun Eunjung hanya menjawabnya dengan tatapan malas.

โ€œ Neh, tapi aku akan repot mengurusmu โ€œ, ujar Eunjung membuat Daesung cemberut, Top yang melihatnya tertawa puas pada Daesung.

โ€œ Sudahlah, kalian ini seperti anak kecil saja! โ€œ, ucap GD sebagai sang Leader.

โ€œ Tenang saja, jika sudah waktunya juga kalian pasti akan menikah โ€œ, ujar Dara pada Daesung dan Seungri.

โ€œ Hmmm… sepertinya aku harus kembali, padahal aku masih rindu pada kalian โ€œ, ucap Yuri menyesal karena dia ada janji dengan Kyuhyun untuk pergi menemaninya pada sebuah pertemuan, Yuri sempat menolaknya namun sebagai bawahan Yuri tidak bisa berbuat apa โ€“ apa terutama Kyuhyun yang memintanya.

โ€œ Kenapa terburu โ€“ buru, kami baru saja datang? โ€œ, tanya Top heran.

โ€œ Mianhae, pekerjaan mengharuskankuย  pergi sekarang โ€œ, jawab Yuri dengan nada menyesal.

โ€œ Ya, padahal aku masih ingin bersamamu Yul โ€œ, keluh Seungri.

โ€œ Dia kan memiliki pekerjaan, jadi kita harus memakluminya โ€œ, ucap Taeyang yang langsung mendapat tatapan aneh dari para membernya.

โ€œ Wae? โ€œ, tanya Taeyang polos.

โ€œ Tumben saja kau berbicara sepert itu โ€œ, ucap Daesung yang mendapat tatapan kesal dari Taeyang.

โ€œ Sudah โ€“ sudah. Yuri-a, hati โ€“ hati ya! โ€œ, ucap GD dan yang lainnya pun mengucapkan selamat tinggal pada Yuri.

โ€œ Neh, Gomawo โ€œ, jawab Yuri.

Saat Yuri keluar dari cafe itu, tiba โ€“ tiba Taeyang menyusulnya dan menawarkan untuk mengantarnya. Awalnya Yuri menolak, namun karena mobilnya masuk ke bengkel dia terpaksa menerima ajakan Taeyang.

~o0o~

โ€œ Gomawo โ€œ, ucap Yuri setelah keluar dari mobil Taeyang.

โ€œ Yuri, Jakkaman! โ€œ, panggil Taeyang membuat Yuri berbalik saat dia sudah berjalan beberapa langkah menuju gedungnya.

โ€œ Apa kau tidak ingin memikirkannya? โ€œ, tanya Taeyang penuh harap.

โ€œ Memikirkannya? โ€œ, tanya Yuri bingung.

โ€œ Apa kau ingin mencobanya denganku? โ€œ,

Yuri pun teringat saat Taeyang memintanya untuk mencoba berhubungan sebagai kekasih, saat itu Yuri ragu dan tidak bisa menjawabnya.

โ€œ Mianhae โ€œ, ucap Yuri dan Taeyang tahu maksud Yuri.

โ€œ Gaeurae, jika sudah tidak ada kesempatan lagi untukku. Aku mengerti โ€œ, terlihat senyum diwajah namja tampan itu namun tidak memungkiri hatinya yang terluka dan wajahnya pun memperlihatkan kekecewaan.

โ€œ Aku yakin suatu saat kau akan mendapatkan yeoja yang cocok untukmu. IU, dia yeoja yang manis dan cantik, aku mendengar beritanya โ€œ, ucap Yuri sambil memegang pundak Taeyang. Memang media mengabarkan kalau Taeyang sedang dekat dengan seorang penyanyi muda bernama IU.

โ€œ Kau tahu itu hanya gosip. Tapi, Gomawo โ€œ, jawab Taeyang sambil tersenyum dan meninggalkan Yuri dan mulai menjalankan mobilnya.

Dari Jauh terlihat seorang namja yang menatap tajam pada mereka, dia adalah Kyuhyun. Terlihat wajahnya penuh dengan cemburu dan tangannya yang mengepal keras.

โ€œ Apa mereka sedang dekat? โ€œ, batin Kyuhyun lalu menatap Yuri yang kembali masuk ke dalam kantornya.

โ€œ Apa kita akan berangkat sekarang sajangnim? โ€œ, tanya Yuri saat menemui Kyuhyun di ruangannya.

โ€œ Neh! โ€œ, jawab Kyuhyun ketus membuat Yuri mengernyitkan dahinya karena heran.

โ€œ Wae? Kenapa kau bersikap seperti ini? โ€œ, tanya Yuri yang mulai informal.

โ€œ Gwenchana โ€œ, jawab Kyuhyun yang langsung berdiri.

โ€œ Kajja, kita berangkat! โ€œ, ucap Kyuhyun lalu berjalan duluan keluar dari ruangannya.

Yuri hanya menggelengkan kepalanya, tanda tidak mengerti. Kini keduanya duduk di mobil Kyuhyun.

โ€œ Kenapa kau tidak mengajak sekertarismu atau wakil direktur? โ€œ, tanya Yuri yang mulai memakai sabuk pengamannya.

โ€œ Jika kau tidak mau ikut, keluarlah! Aku tidak butuh orang yang terpaksa menemaniku โ€œ, jawab Kyuhyun membuat Yuri menatapnya aneh. Bukankah selama ini memang dia selalu memaksanya?

โ€œ Ya! Ada apa denganmu? Mengapa kau seperti ini? Kemarin kau memaksaku untuk ikut, sekarang kau menyuruhku untuk keluar. Jinjja! โ€œ, kesal Yuri sambil menahan emosinya pada Kyuhyun.

โ€œ Jika tahu seperti ini, aku lebih baik berkumpul dengan Dara dan Eunjung saja โ€œ, ucap Yuri kesal.

โ€œ Tentu saja kau ingin bersama mereka, karena disana juga ada Taeyang kan?! โ€œ, tanya Kyuhyun yang terdengar marah, Yuri menolehkan kepalanya sekali lagi pada Kyuhyun.

โ€œ Kenapa kau membawa Taeyang disini? Hal ini tidak ada hubungannya dengan Taeyang โ€œ, ujar Yuri.

โ€œ Tentu saja ada karena aku tidak suka melihatmu dengannya! โ€œ, jawab Kyuhyun dengan nada tinggi.

โ€œ Jakkaman! Kau marah karena kau melihatku dengannya? Aish! Jinjja! Ya! Untuk apa kau cemburu? Aku dan Taeyang hanya berteman. Lagian kau seperti anak kecil saja โ€œ, cibir Yuri kesal dengan tingkah cemburu Kyuhyun yang menurutnya kekanak โ€“ kanakan.

โ€œ Aish! Sudahlah, kita sudah terlambat sekarang! โ€œ, ucap Kyuhyun yang tidak tahu harus berkata apa – apa lagi, Kyuhyun menjalankan mobilnya dengan kecepatan penuh membuat Yuri takut.

โ€œ Ya! Cho Kyuhyun! Jika kau tidak memperlambat mobilmu, aku akan turun sekarang juga โ€œ, ancam Yuri membuat Kyuhyun mulai menenangkan dirinya dan memperlambat mobilnya.

โ€œ Haaaaah… Hampir saja kau membuat kita terbunuh, kau tahu? โ€œ, ucap Yuri menghela nafasnya lega namun Kyuhyun tidak meresponnya.

~o0o~

Kyuhyun hanya diam dan Yuri tidak berbicara apa โ€“ apa lagi. Yuri hanya mengikuti kemana Kyuhyun akan membawanya. Dia bahkan tidak tahu pertemuan apa yang akan di hadirinya. Tibalah disebuah restoran yang cukup mewah, Yuri masih bingung mengapa Kyuhyun membawanya kesini?

โ€œ Anyeonghaseyo โ€œ, sapa Seorang pelayan dengan senyuman yang ramah menyambut Yuri dan Kyuhyun.

โ€œ Anda pasti Tuan Cho. Mari ikut saya! โ€œ, ucap pelayan itu sambil mengantarkan mereka berdua ke sebuah ruangan yang sudah dipesan.

Setelah tiba disebuah ruangan cukup private terlihat tiga orang didalam ruangan itu diantaranya 2 yeoja dan 1 orang namja paruh baya yang kira โ€“ kira berumur 45 tahun.

โ€œ Kau sudah datang Kyu? โ€œ, sapa seorang yeoja paruh baya yang sepertinya membuat Yuri familiar dengan yeoja itu.

Kyuhyun tidak menjawab, yeoja separuh baya itu tersenyum namun senyumannya hilang saat melihat Yuri yang berada di belakang Kyuhyun.

โ€œGuฤซxiรกn!!! โ€œ, panggil seorang yeoja muda yang juga ada di sana menghampiri Kyuhyun dan memeluknya, namun terlihat Kyuhyun melepas pelukannya dan terlihat tidak nyaman.

โ€œ Kyuhyun-a, duduklah! โ€œ, perintah namja paruh baya itu sambil tersenyum.

Yeoja paruh baya dan yeoja muda itu menatap Yuri tidak suka, Yuri hanya menganggukan kepalanya tanda hormat karena tidak mengerti apapun dengan yang terjadi disini.

โ€œ Kyuhyun-a, siapa yeoja ini? โ€œ, tanya Yeoja paruh baya itu.

โ€œ Omma, dia Yuri. Kwon Yuri โ€œ, jawab Kyuhyun pada yeoja paruh baya itu yang dipanggil Omma.

โ€œ Guฤซxiรกn, Aku rindu sekali denganmu! โ€œ, ucap yeoja muda sambil memeluk lengan Kyuhyun manja.

โ€œ Qian, jangan seperti ini! โ€œ, ucap Kyuhyun melepaskan tangannya dari yeoja yang bernama Qian itu.

Yuri merasakan tidak suka saat yeoja itu bermanja โ€“ manja pada Kyuhyun, namun dia tetap diam tanpa mengeluarkan kata sedikitpun. Padahal hatinya sungguh panas sekarang.

Yeoja yang dipanggil Omma itu sepertinya sudah tahu nama yang Kyuhyun sebutkan, terlihat pandangannya semakin sinis pada Yuri membuat Yuri hanya bisa tersenyum kaku. Yuri juga mulai ingat pada yeoja yang dipanggil Omma oleh Kyuhyun, Yeoja paruh baya itu pernah menemui Kyuhyun ditaman dekat sekolahnya.

โ€œ Jadi yeoja itu Omma Kyuhyun? โ€œ, batin Yuri.

โ€œ Kenapa kau membawa yeoja ini ke sini? Bukankah ini makan siang keluarga kita? โ€œ, tanya Omma Kyuhyun.

โ€œ Qian juga bukan keluarga kita, mengapa Yuri tidak bisa? โ€œ, tanya Kyuhyun balik membuat Ommanya semakin tidak suka pada Yuri.

โ€œGuฤซxiรกn, kenapa kau bicara seperti itu? Aku kan datang kesini untuk menemuimu? โ€œ, kecewa Qian dengan ucapan Kyuhyun.

โ€œ Sudahlah, kita kesini untuk makan bersama. Tidak apa โ€“ apa Kyuhyun membawa Yuri-ssi untuk makan bersama kita โ€œ, ucap namja paruh baya itu dengan bijaksana .

Namun Kyuhyun tidak terlihat senang dengan namja itu, terlihat dari sikapnya yang dingin padanya. Mereka pun makan siang dengan saling mengobrol, Yuri yang tidak tahu harus bicara apa, hanya diam. Sesekali dia kesal karena yeoja yang bernama Qian itu terus saja bermanja โ€“ manja pada Kyuhyun.

โ€œ Permisi, aku ke Toilet dulu sebentar โ€œ, pamit Yuri pada semua orang.

Dia pun pergi ke Toilet dan membasuh wajahnya. Seakan didalam ruangan itu sesak dan tidak nyaman membuat Yuri butuh menyegarkan hati dan pikirannya yang mulai panas.

โ€œ Haaaaaahhhh… mengapa suasananya terlihat tidak enak sekali? โ€œ, gumam Yuri sambil membasuh wajahnya lagi.

Tiba โ€“ tiba masuklah yeoja yang bernama Qian itu lalu menarik Yuri dan menyudutkannya ke dinding.

โ€œ Ada apa ini?! โ€œ, kaget Yuri.

โ€œ Aku hanya ingin memperingatkanmu, Jauhi Guฤซxiรกn! Karena sebentar lagi kami akan bertunangan dan menikah. Jadi kuharap kau mengerti dan sadar diri! โ€œ, peringat Qian sambil menunjuk wajah Yuri.

โ€œ Mengapa aku harus mendengarkanmu? Kurasa Kyuhyun tidak menyukaimu โ€œ, ucap Yuri yang merasa kesal dengan tindakkan tiba โ€“ tiba dari Qian.

โ€œ Jadi kau tidak berhak menyuruhku untuk menjauhinya โ€œ, tambah Yuri membuat yeoja yang bernama Qian itu ingin menamparnya namun dengan cepat Yuri menahan tangannya kesabarannya pada yeoja itu mulai habis karena dia mencoba menahan cemburunya.

โ€œ Kau! โ€œ,

โ€œ Jangan berani memukulku, jika kau tidak ingin mendapatkan yang lebih. Dan Kyuhyun juga tidak akan mau menikah yeoja kasar sepertimu! โ€œ, ucap Yuri sambil menepiskan tangan Qian membuat yeoja itu menahan tangannya akibat cengkaraman Yuri yang kuat.

โ€œ Kita lihat saja nanti! Guฤซxiรกn pasti akan menikah denganku! โ€œ, ucap Qian percaya diri.

โ€œ Aku bertaruh, Kyuhyun tidak mungkin menerimamu karena dia mencintaiku โ€œ, ucap Yuri sambil tersenyum sinis meninggalkan Qian yang juga menatapnya sinis dan tidak suka.

โ€œ Awas saja! Kau pasti mendapatkan balasannya,ย  Yeoja sial! โ€œ, umpat Qian.

Yuri mengeluarkan nafasnya dalam โ€“ dalam, dia tidak percaya apa yang barusan ia lakukan.

โ€œ Kenapa aku jadi emosi seperti ini? โ€œ, gumam Yuri yang mulai berjalan menuju ruangan dimana Kyuhyun dan orang tuanya berada.

Saat sudah dekat Yuri mendengar Kyuhyun berkata dengan nada yang tinggi dan cukup terlihat marah sampai suaranya terdengar dari luar.

โ€œ Aku bilang aku tidak mau dijodohkan! Aku tidak mencintainya! Percuma kalian memaksaku karena keputusanku sudah bulat! โ€œ, marah Kyuhyun.

โ€œ Kyu, ini demi hubungan bisnis Appamu โ€œ, ucap Omma Kyuhyun.

โ€œ Appa?!, jika ia memang merasa jadi Appaku. Dia tidak mungkin melakukan hal ini. Satu hal lagi, aku tidak pernah menerimanya sebagai Appaku. Aku hanya menganggapnya sebagai suami Omma โ€œ, jawab Kyuhyun.

Plakkk!!!

Sebuah tamparan mendarat dipipi Kyuhyun, yang ternyata dilakukan Ommanya.

โ€œ Sudahlah yeobo, tenangkan dirimu! โ€œ, ucap Appa Kyuhyun menahan istrinya.

โ€œ Kau seperti ini karena siapa? Kau seharusnya menghormatinya! Dia Appamu selama 7 tahun terakhir ini! โ€œ, teriak Omma Kyuhyun.

โ€œ Aku tidak menganggapnya seperti itu, Appaku sudah meninggal dan dia hanya suamimu โ€œ, ucap Kyuhyun.

โ€œ Kau! โ€œ,

โ€œ Kyuhyun-a, aku tahu kau belum menerimaku. Tapi kau tidak berhak berbicara seperti itu pada Ommamu โ€œ, ucap Appa Kyuhyun.

โ€œ Jadi dia bukan Appa kandung Kyuhyun? โ€œ, batin Yuri yang masih berdiri dibelakang pintu.

โ€œ Kalau begitu jangan memaksaku menikah dengan yeoa yang tidak aku cintai, sudah cukup kalian mengatur hidupku. Kalian memaksakuku untuk pindah ke China, meninggalkan seseorang yang berharga untukku dan sekarang aku sudah memilih jalanku sendiri. Jadi kuharap kalian akan mengerti! โ€œ, ucap Kyuhyun dengan tegas yang beranjak dan meninggalkan ruangan itu.

โ€œ Jadi dia terpaksa pergi karena orang tuanya? โ€œ, batin Yuri mulai merasa bersalah karena dia sudah berburuk sangka, ternyata Kyuhyun terpaksa meninggalkannya.

Kyuhyun keluar dan mendapati Yuri yang berdiri dipintu, terlihat Omma dan Appa Kyuhyun menatapnya juga.

โ€œ Kajja, kita pergi! โ€œ, ajak Kyuhyun menarik tangan Yuri untuk ikut bersamanya sebelum Yuri mengatakan sesuatu.

Yuri menganggukan kepalanya pada kedua orang tua Kyuhyun tanda pamit. Saat Kyuhyun menarik tangan Yuri, Qian datang dan menahan Kyuhyun.

โ€œGuฤซxiรกn, kau mau kemana? โ€œ, tanya Qian.

โ€œ Lepaskan aku! Aku sudah tidak ada keperluan disini! โ€œ, jawab Kyuhyun dingin sambil melepaskan tangannya dan pergi meninggalkan tempat itu.

โ€œ Ommonim, Abeonim. Kenapa Guฤซxiรกn pergi? Bagaimana dengan rencana perjodohan kami? โ€œ, tanya Qian pada kedua orang tua Kyuhyun.

โ€œ Kita bahas nanti saja, Qian โ€œ, jawab Appa Kyuhyun yang masih menenangkan istrinya.

โ€œ Pasti yeoja itu telah mempengaruhi Kyuhyun โ€œ, batin Qian kesal.

~o0o~

Kyuhyun hanya diam tanpa suara, begitu juga Yuri karena dia tidak ingin bertanya apa โ€“ apa melihat Kyuhyun yang masih emosi. Kyuhyun membawa Yuri kembali ke apartementnya karena dia butuh menenangkan dirinya. Saat Kyuhyun akan masuk ke dalam kamarnya Yuri menahan tangan Kyuhyun.

โ€œ Kyu, apa kau ingin minum teh dulu? โ€œ, ajak Yuri pada Kyuhyun menuju apartementnya, Kyuhyun menoleh dan akhirnya dia pun menerima ajakan Yuri masuk ke apartement Yuri.

Yuri membuatkan secangkir teh untuk Kyuhyun, dia berharap Kyuhyun bisa menenangkan pikirannya yang sedang kacau setelah pertengkaran barusan dengan Ommanya.

โ€œ Minumlah, semoga bisa membuatmu lebih baik โ€œ, suruh Yuri sambil menyuguhkan secangkir teh.

โ€œ Gomawo โ€œ, ucap Kyuhyun sambil meminum teh itu.

โ€œ Mianhae, karena kau harus mendengar pertengkaranku dengan orang tuaku โ€œ, sesal Kyuhyun sambil mencoba tersenyum.

โ€œ Ania, Gwenchana. Aku juga minta maaf karena aku tidak sengaja menguping pembicaraan kalian โ€œ, ucap Yuri merasa bersalah.

โ€œ Dan mianhae karena aku sempat membencimu karena kau meninggalkanku padahal kau sebenarnya tidak bermaksud melakukan hal itu โ€œ, tambah Yuri.

Kyuhyun menatap Yuri begitu pun sebaliknya. Mata mereka saling bertemu seakan berkomunikasi lewat tatapan. Terlihat tatapan saling membutuhkan dan penuh kerinduan. Terlihat juga rasa cinta yang terpancar dimata mereka masing โ€“ masing. Yuri tahu saat ini Kyuhyun butuh ketenangan, Yuri pun berinisiatif untuk memeluk Kyuhyun memberinya ketenangan dan semangat untuk menghadapi masalahnya.

โ€œ Yuri, bolehkan aku menciummu sekarang? โ€œ, tanya Kyuhyun yang masih dipeluk Yuri.

โ€œ Hmm.. โ€œ, jawab Yuri seakan mengijinkannya dan melepaskan pelukannya pada Kyuhyun.

Kyuhyun lalu mendekati Yuri lalu dengan lembut dia mulai mendaratkan bibirnya di bibir Yuri. Yuri menutup matanya menikamati apa yang dilakukan Kyuhyun. Yuri bisa merasakan perasaan Kyuhyun sekarang ini. Dia ingin sekali selalu berada disisi Kyuhyun, menenangkannya, menemaninya dan berbagi kesedihannya. Kyuhyun juga merasa jika bersama Yuri semua masalahnya terasa ringan. Bahkan cukup dengan mencium Yuri, seakan beban Kyuhyun hilang karena merasa telah terbagi walau dia tidak bercerita tentang masalahnya secara langsung pada Yuri. Saat sekolah pun Kyuhyun selalu merasa baikan jika dia bersama Yuri dan Kyuhyun selalu melampiaskan kemarahan dan kekesalannya dengan mencium Yuri, namun setelah itu hati Kyuhyun merasa baikan.

Kyuhyun memang kekurangan kasih sayang karena ia dibesarkan disebuah panti asuhan. Saat Kyuhyun sudah sekolah di junior highshool, Ommanya datang dan menjemputnya. Awalnya Kyuhyun merasa senang karena dia memiliki Omma lagi tapi setelah tinggal bersama, Ommanya tidak pernah memperhatikannya. Kyuhyun merasa hidupnya tidak berubah setelah dia keluar dari panti asuhan. Saat Highschool Kyuhyun meminta pada Ommanya untuk tinggal sendiri di apartement. Tanpa bertanya atau melarangnya, Omma Kyuhyun langsung mengijinkannya sampai akhirnya Omma Kyuhyun menikah lagi dan semakin membuat Kyuhyun merasa kecewa dan marah. Appa Kyuhyun meninggal saat Kyuhyun berumur 1 tahun, makanya Omma Kyuhyun menitipkannya di panti asuhan karena merasa tidak sanggup membesarkan Kyuhyun sendiri. Kemarahan Kyuhyun pada Ommanya semakin besar, saat Ommanya menemui Kyuhyun di sekolahnya dan menyuruhnya pindah ke China. Kyuhyun menolaknya tapi Ommanya tetap memaksanya sehingga Kyuhyun pun akhirnya pergi dan harus meninggalkan Yuri.

Kyuhyun pun kembali setelah 7 tahun untuk meraih cinta pertamanya Yuri, walaupun dalam hatinya dia merasa pesimis jika Yuri sudah menemukan namja lain. Tapi keinginan Kyuhyun begitu kuat, diapun tidak peduli kalau Yuri sudah memiliki namja lain dalam hidupnya. Tapi saat ย mengetahui Yuri masih sendiri membuat Kyuhyun bertekad untuk memperjuangkan cintanya pada Yuri. Terlihat dari cara Yuri bersikap dan menatapnya. Kyuhyun sengaja membuat taruhan itu untuk lebih dekat dengan Yuri.

Kyuhyun membaringkan tubuh Yuri di sofa dimana mereka duduk bersama dengan bibir mereka yang masih saling berpaut. Yuri mengalungkan tangannya di leher Kyuhyun. Permainkan mereka mulai meningkatkan hasrat masing โ€“ masing. Sampai akhirnya pintu apartement Yuri terbuka menampilkan sosok yeoja paruh baya yang kaget melihat pemandangan tersebut. Namun tidak membuat sepasang manusia yang di mabuk cinta itu menyadarinya. Dan mereka adalah kedua orang tua Yuri.

โ€œOmona! โ€œ, kaget yeoja paruh baya itu namun langsung terdiam melihat puterinya yang sedang berciuman dengan seorang namja disofa.

Appa Yuri berniat untuk masuk, namun Omma Yuri menahannya.

โ€œ Sepertinya kita jangan masuk sekarang โ€œ, ucap Omma Yuri yang tidak ingin mengganggu moment Yuri sekarang.

โ€œ Waeyo? Kita sudah jauh โ€“ jauh kesini masa harus pulang kembaliย  tanpa menemui Yuri? โ€œ, tanya Appa Yuri heran.

โ€œ Tapi dia sedang…. โ€œ, belum Omma Yuri berbicara, Appa Yuri langsung masuk dan menyaksikan puterinya yang berciuman dengan seorang namja di sofa.

โ€œ Aigo! โ€œ, ujar Appa Yuri yang kaget.

Yuri dan Kyuhyun yang menyadari kalau ada orang yang masuk ke apartement tersebut langsung bangun dan duduk karena kaget.

โ€œ Omma! Appa! โ€œ, kaget Yuri, sedangkan Orang tuanya masih syok dengan kejadian tersebut. Kyuhyun hanya duduk ย dan terlihat canggung.

โ€œ Omma! Appa! Apa yang kalian lakaukan disini? โ€œ, tanya Yuri yang merasa malu pada orang tuanya.

ย โ€œ Kami datang hanya untuk berkunjung padamu, Yuri-a โ€œ, jawab Omma Yuri sambil tersenyum.

Pandangan Appa Yuri kini tertuju pada seorang namja yang baru saja melakukan sesuatu pada puterinya..

โ€œ Siapa namja itu, Yuri-a? โ€œ, tanya Appa Yuri sambil menunjuk Kyuhyun dengan wajah tegasnya.

โ€œ Oh… dia… dia adalah… โ€œ, ucap Yuri ragu.

โ€œ Anyeonghaseyo, Cho Kyuhyun Imnida โ€œ, ucap Kyuhyun memperkenalkan diri sambil sesekali menggaruk tekuknya yang tidak gatal .

~o0o~

Kini Omma dan Appa Yuri duduk di sofa sedangkan Yuri dan Kyuhyun duduk dengan posisi berlutut dibawah dan posisi mereka kini saling berhadapan. Kyuhyun dan Yuri seakan disidang oleh kedua orang tua Yuri. Appa Yuri menatap Kyuhyun dengan wajah yang terlihat serius dan galak. Kyuhyun merasa jantungnya berdegup kencang karena melihat Appa Yuri seperti ingin memakannya hidup โ€“ hidup, tapi Kyuhyun mencoba bersikap tenang seperti biasanya.

โ€œ Sudah berapa lama kau mengenal puteri kami ?โ€, tanya Appa Yuri.

โ€œ Hmmm… sejak kami masih Highschool โ€œ, jawab Kyuhyun.

โ€œ Maksudku sudah berapa lama kalian berhubungan? โ€œ, tanya Appa Yuri menaikan nada bicaranya.

โ€œ Appa! โ€œ, ucap Yuri seakan melarang Appanya untuk bertanya lagi.

โ€œ Kami berhubungan selama sebulan ini โ€œ, jawab Kyuhyun mantap dan Yuri menoleh ke arah Kyuhyun.

โ€œ Sebulan?! Kalian berhubungan selama sebulan?! โ€œ, tanya Appa Yuri sedikit berteriak membuat istrinya menahannya.

โ€œ Tenanglah yeobo, kau tidak perlu marah seperti itu โ€œ, ucap Omma Yuri mencoba menenangkan suaminya.

โ€œ Bagaimana aku tidak marah, Yuri sudah memiliki namjacingu tapi kita tidak diberitahu sama sekali?! โ€œ, marah Appa Yuri membuat Yuri dan Kyuhyun menatap heran pada kedua orang tua Yuri.

โ€œ Jadi Appa marah karena aku tidak memberitahukan hubunganku pada kalian? โ€œ, tanya Yuri tidak percaya.

โ€œ Tentu saja, kau ini sudah waktunya untuk memiliki bayi Yuri. Kami juga ingin segera menimang cucu โ€œ, jawab Omma Yuri.

โ€œ Anda tidak marah padaku, Abeonim? โ€œ, tanya Kyuhyun .

โ€œ Kenapa aku harus marah? kami sudah tidak sabar untuk melihat Yuri bertemu dengan namja yang baik karena selama ini dia selalu menolak namja yang kami jodohkan padanya โ€œ, jelas Appa Yuri membuat Yuri malu.

โ€œ Appa, kenapa kau mengatakan hal itu? โ€œ, kesal Yuri pada Appanya sedangkan Kyuhyun malah tersenyum.

โ€œ Kalau begitu anak muda, aku akan mengajakmu minum soju. Jika kau bisa mengalahkanku aku akan memberi restuku padamu dan Yuri? โ€œ, tantang Appa Yuri, Kyuhyun menatap Yuri lalu menjawabnya dengan yakin.

โ€œ Aku akan menerima tantangan anda, Abeonim โ€œ, jawab Kyuhyun.

โ€œ Kalian ini apa โ€“ apaan sih?! โ€œ, kesal Yuri.

โ€œ Sudahlah Yuri, biarkan mereka melakukannya secara jantan โ€œ, ucap Omma Yuri yang terlihat bersemangat.

Yuri hanya menatap lemas kepada tiga orang di apartementnya itu sambil menjatuhkan dirinya pada dinding sofa.

Kyuhyun dan Appa Yuri sudah minum beberapa botol soju yang membuat mereka terlihat mabuk berat. Sedangkan Omma Yuri masih menyoraki mereka untuk melanjutkan acara minum sojunya.

โ€œ Kau hebat juga anak muda! โ€œ, puji Appa Yuri.

โ€œ Kau juga Abeonim โ€œ, ucap Kyuhyun yang sudah teler.

โ€œ Sudah cukup! Kalian sudah mabuk, jangan diteruskan lagi! โ€œ, kesal Yuri.

โ€œ Kau tenang saja Yuri, Appa masih kuat โ€œ, ucap Appa Yuri yang matanya sudah teler lalu kepalanya jatuh diatas meja. Kyuhyun tersenyum karena dia merasa menang.

โ€œ Aku menang! Abeonim… โ€œ, ucap Kyuhyun yang sama telernya.

โ€œ Yuri-a, bawalah Kyuhyun ke kamarmu. Sepertinya dia sudah mabuk berat โ€œ, perintah Omma Yuri.

โ€œ Mengapa harus kekamarku? Dia kan tinggal disebelah? โ€œ, tolak Yuri.

โ€œ Tapi lihatlah dia sudah tidak bisa berjalan, cepatlah! Kasihan dia! โ€œ, Suruh Omma Yuri membuat Yuri tidak ada pilihan.

โ€œ Aish! Kenapa jadi aku yang susah?! โ€œ, gerutu Yuri sambil membantu Kyuhyun menuju kamarnya.

โ€œ Kau ini berat sekali sih! โ€œ, kesal Yuri yang susah payah mengangkat tubuh Kyuhyun.

Setelah susah payah akhirnya Yuri berhasil menidurkan Kyuhyun di tempat tidurnya. Yuri juga membuka beberapa kancing kemeja Kyuhyun untuk memberikannya kenyamanan.

โ€œ Aku menang Yuri! โ€œ, rancau Kyuhyun membuat Yuri menatap wajah Kyuhyun yang terlihat masih terpengaruh alkohol.

Tiba โ€“ tiba Kyuhyun menarik kedua tangan Yuri membuat Yuri jatuh diatas tubuh Kyuhyun.

โ€œ Apa yang kau lakukan? โ€œ, tanya Yuri mencoba melepaskan dirinya.

โ€œ Gomawo Yuri, kau selalu menjadi kekuatan untukku menghadapi semua ini. Aku bersyukur bertemu denganmu โ€œ, ucap Kyuhyun membuat Yuri berhenti bergerak, wajah Kyuhyun memancarkan perasaannya yang masih kalut.

Tiba โ€“ tiba Yuri mendengar pintu kamarnya dikunci, Yuri pun berusaha melepaskan dirinya dari Kyuhyun dan menghampiri pintu.

โ€œ Omma! Kenapa kau mengunci pintunya?! โ€œ , Teriak Yuri sambil mengetuk pintu kamarnya dengan keras.

โ€œ Nikmatilah malammu Yuri! Omma dan Appa menunggu cucu darimu! โ€œ, teriak Omma dari luar.

โ€œ Mwo?! Ya! Apa kau sudah gila Omma? jangan bercanda! Buka pintunya Omma! โ€œ. Teriak Yuri namun Ommanya malah terkekeh dibalik pintu.

โ€œ Kami hanya ingin segera menimang cucu Yuri, jadi kabulkanlah permintaan kami โ€œ, jawab Omma Yuri.

Kyuhyun mulai berjalan ke arah Yuri membuat Yuri membalikkan tubuhnya dan kini Kyuhyun tepat berada dihadapannya.

โ€œ Apa kita bisa melakukannya Yuri? โ€œ, tanya Kyuhyun yang masih mabuk.

โ€œ Apa maksudmu? โ€œ, tanya Yuri takut.

โ€œ Ayolah, kita berikan cucu pada mereka! โ€œ, ucap Kyuhyun yang mulai melantur.

โ€œ Ya! ย Kau ini sudah mabuk. Aku tidak mau! Lagian kita belum menikah! โ€œ, tolak Yuri.

โ€œ Ayolah Yul! โ€œ, ucap Kyuhyun berusaha menangkap Yuri namun Yuri menghindar dan lari kearah tempat tdiur.

โ€œ Kyu, sadarlah! Kita tidak bisa melakukannya, aku belum siap! โ€œ, ujar Yuri mencoba menyadarkan Kyuhyun namun sepertinya sia โ€“ sia saja Kyuhyun masih terpengaruh alkohol.

Saat Kyuhyun mencoba mendekat, Yuri berusaha menghindar dan naik ke tempat tidur namun kali ini dengan gesit Kyuhyun berhasil menangkapnya. Yuri kini berbaring ditempat tidur dan Kyuhyun menindihnya.

โ€œ Yuri-a, ayo kita lakukan! โ€œ, ucap Kyuhyun sambil tersenyum namun bau alkohol masih tercium menyengat dari mulutnya.

โ€œ Kyuhyun jangan! Aku belum siap! โ€œ, tolak Yuri namun kini Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya pada Yuri dan Yuri tidak bisa berbuat apa โ€“ apa karena Kyuhyun memegangi kedua tangannya.

โ€œ Otteokeh? โ€œ, batin Yuri takut.

To be Continue……

Anyeong readers sekalian, akhirnya Part 5 muncul. Disini banyak konflik brtebaran hahaha๐Ÿ˜„ sepertinya tamatnya diundur beberapa part lagi nih #Author plin โ€“ plan readers pada protes ma auhor hehehe ^^V so bagaiman dengan part ini? Aneh kah? Ada yang kurang kah? Kurang feelnya kah? Mianhae karena part ini penuh dengan kehidupan Kyuhyun. Jangan lupa RCLnya ya ^__^ Resfect to me with Comment for my spiritย  ^__^

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

191 thoughts on “Stupid Bet Chapter 5

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s