Posted in Family, Fluff, Friendship, Romance

My Love, My Enemy

My love my enemy by lee midahMy Love, My Enemy

Present by

Lee Midah (@leemidah_89)

Cast :

Cho Kyuhyun Super Junior || Kwon Yuri SNSD

Sub cast :

Tiffany Hwang SNSD || Im Yoona SNSD

Choi Siwon Super Junior || Lee Donghae Super Junior

Jung Yunho DBSK || Kwon Boa

Length : OneShoot || Rating : 16 + BO || Genre : Romance, Fluff, Comlicated dan sisanya terserah readers

Story Requestan dari Aiszah SparKyuelf yang katanya berasal dari mimpinya dan author hanya mengembangkannya dengan imaginasi Author, Moga kamu suka ya ^__^ . Cast milik diri mereka sendiri & God. Moga berkenan dengan ff yang ini ya ^__^

Note :

Don’t Be Siders!!! Don’t Plagiat!!! If You Respect To Me,

Leave A Comment After Read!!! Typo Is Art ^_^

®Fanfiction Copyright Kyulhae Fanfiction © Lee Midah

 

Happy Reading!!! ^_^

“ Ya! Kyuhyun!!!!!! “, teriak seorang yeoja yang keluar dari kamar mandi dengan wajah yang hitam karena oli.

Namja yang bernama Kyuhyun hanya terkekeh sambil memegangi perutnya .

“ Tidakkah kau terlihat lebih cantik Yuri hahaha! “, terdengar tawa dari Kyuhyun membuat yeoja yang bernama Yuri itu semakin kesal.

“ YA! Awas Kau ya!!!! “,

Orang tua Kyuhyun yang mendengar pertengkaran mereka pun hanya bisa geleng – geleng kepala melihat putera dan puteri sahabatnya yang tak pernah akur. Yuri memang tinggal dirumah itu selama orang tuanya diluar negri, awalnya Yuri sangat menolak untuk pindah ke rumah itu karena disana tempat musuhnya berada. Namun orang tua Yuri terlalu khawatir membiarkan Yuri tinggal sendiri walau masih ada pelayan yang menemaninya, tapi tetap saja mereka khawatir karena Yuri adalah anak satu – satunya dari keluarga Kwon. Setelah membersihkan wajahnya, Yuri ke ruang makan dimana orang tua Kyuhyun berada dan ternyata Kyuhyun sudah duduk manis disana.

“ Aigo! Sampai kapan kalian akan bertengkar terus? Padahal kalian akan terlihat lebih serasi bila bersama “, ucap Nyonya Cho  pada pasangan itu membuat keduanya kaget.

“ Mwo?! “,

“ Shirheo!!! “, ucap Yuri dan Kyuhyun bersamaan.

“ Ya! Jangan ikut – ikut aku! “, bentak Yuri dan Kyuhyun.

“ Kau yang mengikutiku! “, bareng lagi.

“ Aish! “, umpat keduanya.

“ Lihatlah kalian itu sangat kompak sekali “, ucap Nyonya Cho diikuti anggukan dari Tuan Cho.

Yuri dan Kyuhyun hanya mendecak kesal, karena bukan sekali atau dua kali orang tua Kyuhyun mengatakan hal itu. Sempat mereka berniat menjodohkan mereka, namun mereka menolaknya dengan tegas sekali.

“ Ommonim, Abeonim. Aku permisi, Yoona dan Tiffany sudah menjemputku “, pamit Yuri pada kedua orang tua Kyuhyun karena Yuri juga sudah lelah tentang pembahasan hubungannya dan Kyuhyun.

“ Kau tidak berangkat dengan Kyuhyun? “, tanya Nyonya Cho.

“ Siapa yang mau berangkat dengannya? “, ujar Kyuhyun yang masih makan sarapannya.

“ Anio, lihat saja putera anda keberatan! Aku pamit! “, sindiri Yuri sambil melirik Kyuhyun tajam lalu meninggalkan keluarga Cho.

“ Kyuhyun-a, kau seharusnya bersikap lebih baik padanya. Dia sangat cantik dan pintar, lebih baik kau dekati dia sebelum di rebut namja lain “, ucap Nyonya Cho pada puteranya.

“ Cantik? Yeoja itu menyebalkan dan Sekali tidak tetap tidak! Lagian yeoja didunia ini bukan hanya dia kok! “, tolak Kyuhyun tegas membuat kedua orang tuanya mendesah pasrah.

~o0o~

“ Yul, lama sekali sih! “, kesal Yoona yang kini duduk dikursi menyetir.

“ Mianhae, tadi si evil itu mengerjaiku lagi “, ucap Yuri dengan nada menyesal.

“ Ya sudahlah yang penting kita berangkat sekarang. Kajja! “, ujar Tiffany yang duduk disamping Yoona.

Yoona pun hanya mendesah pasrah dan mulai menghidupkan mesin mobilnya.

“ Yul, kenapa sih kau tidak pernah akur dengan Kyuhyun? “, tanya Tiffany penasaran.

“ Kau tahu sendiri dia itu namja evil yang baru kutemui seumur hiudupku “, jawab Yuri dengan wajah malasnya.

“ Tapi bukankah kalian waktu kecil sering bersama? “, tambah Yoona yang juga penasaran.

“ Molla, semenjak kami bertemu lagi setelah 7 tahun tidak bertemu. Dia jadi sangat menyebalkan. Ya! Kenapa kalian membahasnya? “, kesal Yuri pada kedua temannya itu.

Setelah beberapa menit berlalu tibalah mereka di kampus, saat mereka keluar bisa dilihat kalau mereka menjadi pusat perhatian. Ya siapa yang tidak kenal tiga yeoja itu, Yoona seorang mahasiswa yang mengikuti club drama sehingga dia sering menjadi cast di pentas teater kampus. Kedua Tiffany, yeoja yang dikenal selalu ramah pada semua orang terutama eye smilenya dan yang terakhir Kwon Yuri dancer di kampus yang sering memenangkan juara dance competition. Datanglah dua orang namja yang menghampiri Yoona dan Tiffany, mereka adalah Donghae dan Siwon yang merupakan namjacingu mereka.

“ Anyeong chagi! “, sapa Donghae menghampiri Yoona, Yoona pun tersenyum pada namjacingunya itu.

“ Chagi-a, Bogosipheo “, ucap Siwon memeluk Tiffany.

“ Ya! Kalian ini selalu saja mengumbar kemesraan kalian, inikan tempat umum! Sungguh menyebalkan! “, ucap Yuri kesal dengan teman – temannya itu.

“ Bilang saja kau syirik Yuri-a! Makanya carilah namjachingu! “, ucap Donghae membuat wajah Yuri semakain kesal.

“ Iya, kan Kyuhyun juga masih single. Kenapa kau tidak bersamanya saja! “, ucap Siwon membuat Yuri menatapnya tajam.

“ Ya! Kenapa kalian senang menjodohkanku dengannya? Tidak dirumah, tidak dikampus! Aish! Menyebalkan sekali! “, umpat Yuri meninggalkan teman – temannya itu.

Mereka berempat hanya menggelengkan kepala mereka melihat tingkah Yuri.

“ Memang susah menyatukan mereka! “, guman Yoona diikuti anggukan oleh ketiga orang lainnya.

~o0o~

Terlihat di kantin kampus mulai berisik, siapa lagi kalau kedua mahluk yang tidak pernah akur itu mulai bertengkar lagi. Entah masalah apa yang mereka alami sehingga mereka membenci satu – sama lain? Terlihat keempat dari masing – masing temannya saling menahan kedua orang itu.

“ Dasar! Yeoja tidak laku! “, teriak Kyuhyun.

“ Mwo?! Ya! Namja evil, aku juga tidak pernah melihatmu dengan yeoja. Jangan – jangan kau Gay! “, ucap Yuri tak mau kalah.

“ Aish! Kalau kau bukan yeoja sudah aku habisi! “, kesal Kyuhyun.

“ Wae? Memangnya kenapa kalau aku yeoja? Kau pikir aku takut Huh?!! “, tetap Yuri tak mau kalah.

“ Ya! Kalian berdua! Lihatlah semua orang menonoton kalian. Apa kalian tidak malu? “, ucap Siwon yang masih menahan Kyuhyun bersama Donghae.

“ Kau tidak usah ikut campur!!!! “, bentak Yuri dan Kyuhyun bersamaan.

Tiba – tiba saja Kim Sosanengnim datang dan mengampiri mereka.

“ Ada apa ini? Nona Kwon? Tuan Cho? Ikut saya ke kantor sekarang! “, ucap Kim Sosaengnim membuat Kyuhyun dan Yuri menatap tajam satu sama lain.

“ Tck! Ini gara – garau kau! “, decak Yuri kesal.

“ Kau! “, ucap Kyuhyun tidak mau kalah.

“ Sekarang! “, ucap Kim sosaengnim tegas membuat keduanya langsung ikut.

“ Nona Kwon, Tuan Cho. Aku tahu kalian ini mahasisawa berprestasi dan tentu kampus ini bangga memiliki kalian. Tapi bisakah kalian sehari saja tidak membuat keributan? Lihatlah buku hitam ini sudah penuh dengan masalah yang kalian timbulkan. Saya tidak mau mendengar alasan apapun, seusai jam pelajaran kuharap kalian bisa membersihkan gudang belakang sampai bersih! Arraseo! “, ujar Kim sosaengnim tegas.

“ Mwo? Tapi sosaengnim? “,

“ Tidak ada protes. Sekarang kalian boleh keluar! “, ucap Kim sosaengnim.

Dengan lemas mereka pun keluar dari kantor Kim sosaengnim, dan menghampiri teman – temannya yang sudah menunggu mereka.

“ Mwo?! Jadi kalian dihukum membersihkan gudang? “, tanya mereka berempat tidak percaya.

“ Neh, dan ini semua gara – gara dia! “, ucap Yuri menunjuk Kyuhyun.

“ Mwo? Ini juga salahmu! “, ucap Kyuhyun tidak terima.

Dan mereka mulai bertengkar lagi, teman – temannya sudah tidak bisa melihatnya lagi. Setelah Kyuhyun dan Yuri pergi. Donghae, Siwon, Yoona dan Tiffany mulai merencanakan sesuatu.

“ Bagaiman kalau kita kunci mereka digudang itu? “, saran Donghae.

“ Tidakkah itu terlalu kejam untuk mereka? “, tanya Yoona.

“ Ini kan untuk kebaikan mereka , setidaknya mungkin dengan kejadian ini mereka bisa berbaikkan “, ucap Siwon yang setuju dengan Donghae.

“ Hmmm… kupikir itu bagus “, setuju Tiffany.

Dan mereka pun mulai menyusun rencana mengunci Yuri dan Kyuhyun digudang yang harus mereka bersihkan. Tibalah Yuri dan Kyuhyun untuk membersihkan gudang itu, Kim sosaengnim memastikan keduanya tidak kabur.

“ Hah? Gudang ini sih bukan untuk dibersihkan. Sosaengnim kau tidak salah? “, tanya Kyuhyun tidak percaya.

“ Pokoknya kalian harus membersihkannya, jika tidak aku akan menambah hukuman kalian “, ancam Kim sosaengnim meninggalkan dua mahluk itu(?)

“ Aish! Kenapa aku harus membersihkannya! “, umpat Yuri.

Dengan terpaksa mereka membersihkan tempat itu, namun bukan mereka tapi hanya Yuri. Karena Kyuhyun hanya duduk sambil bermain PSPnya. Yuri yang melihat itu semakin kesal.

“ Ya! Kenapa hanya aku yang membersihkannya?! “, tanya Yuri kesal.

“ Wae? Itu kan salahmu “, jawab Kyuhyun enteng.

“ Mwo?! Aish! Ya! “, kesal Yuri yang langsung mengambil PSP Kyuhyun.

“ Ya! Kembalikan PSP ku! “, ucap Kyuhyun mencoba mengambilnya namun Yuri masih memegangnya.

Terjadi aksi saling merebut, namun tiba – tiba mereka mendengar pintu gudang tertutup dan terkunci. Keduanya saling memandang satu sama lain lalu menatap pintu. Setelah Kyuhyun berhasil mengambil PSP nya kembali, dia mencoba membuka pintu gudang namun pintu itu terkunci.

“ Pintunya tidak bisa dibuka! “, ucap Kyuhyun tidak percaya.

“ Jangan bercanda! “, ucap Yuri tidak percaya lalu menghampiri pintu itu dan ternyata benar kalau pintu itu terkunci.

“ Tidak mungkin! Aku tidak mau terkunci dengan namja menyebalkan ini! “, ucap Yuri sambil mencoba membuka pintunya.

“ Memangnya aku mau  bersama yeoja sepertimu! “, ucap Kyuhyun yang juga berusaha membuka pintu itu.

Donghae, Siwon, Yoona dan Tiffany terkekeh diluar sana mendengar Yuri dan Kyuhyun saling berteriak sambil mengetuk – ngetuk pintu. Dan mereka pergi membiarkan keduanya bersama selama beberapa jam. Yuri dan Kyuhyun pasrah karena hari sudah sore jadi semua penghuni kampus sudah pulang dan kebetulan jadwal malam pun tidak ada untuk hari ini.

Apes sekali nasibku, harus terkunci semalaman dengan namja ini “, batin Yuri sambil duduk menjauh dari Kyuhyun.

Aish! Kenapa aku harus bersama yeoja ini semalaman disini? “, batin Kyuhyun dan PSP nya kini mati kehabisan battre.

Yuri merasakan ditangannya ada sesuatu yang bergerak, dengan pelan – pelan dia pun menengok tangannya dan ternyata ada kecoa, sontak Yuri kaget dan langsung lari kearah Kyuhyun.

“ Aaaaaakkkkk!!!! “, teriak Yuri membuat Kyuhyun menatapnya dan Yuri langsung memeluk Kyuhyun erat.

“ Kecoa!!!!! “, ucap Yuri masih memeluk Kyuhyun erat.

Kyuhyun kaget sekaligus bingung, dia pun membalas memeluk Yuri. Setelah beberapa menit berlalu Yuri sadar akan posisinya sekarang dengan cepat dia melepaskan diri dari Kyuhyun.

“ Ya! Kau itu mencoba mengambil kesempatan dalam kesempitan Eoh?! “, kesal Yuri sambil mengusap – usap tubuhnya seakan tidak mau dipeluk Kyuhyun.

“ Mwo? Bukannya kau yang lari dan langsung memelukku?! “, ucap Kyuhyun juga kesal.

Yuri hanya menatapnya sebal, Kyuhyun punya ide untuk mengerjai Yuri terlihat senyum evil diwajahnya.

“ Apa itu dikakimu? Sepertinya kecoa! “, ucap Kyuhyun membuat Yuri loncat dan lagi – lagi memeluk Kyuhyun erat.

“ Hahahaha…. ternyata kau takut dengan kecoa! “, tawa Kyuhyun membuat Yuri melepaskan pelukannya dan menginjak kaki Kyuhyun.

“ Aw! “,

“ Rasakan! Karena kau telah mengerjaiku! “, ucap Yuri.

Saat Yuri akan berbalik kakinya tersandung dan jatuh menimpa Kyuhyun, kini tubuhnya tepat berada diatas Kyuhyun dan mata mereka saling bertatapan. Tak lama pintu pun terbuka menampakan Donghae, Siwon, Yoona dan Tiffany yang kaget melihat posisi Yuri dan Kyuhyun kini. Yuri dan Kyuhyun seakan sadar saat bunyi pintu terbuka. Dan melihat wajah teman – teman mereka yang menganga, lalu Kyuhyun dan Yuri saling bertatapan melihat posisi mereka. Yuri pun langsung berdiri dari tubuh Kyuhyun.

“ Ini tidak seperti yang kalian pikirkan, jadi berhenti berpikir yang aneh tentang kami! “, ucap Yuri sebelum teman – temannya bertanya tentang kejadian yang baru saja terjadi diantara mereka dan langsung keluar dari gudang itu.

Kyuhyun hanya pergi begitu saja meninggalkan teman – temannya yang masih tidak percaya.

“ Apa aku tidak salah lihat? “, tanya Donghae.

“ Neh, aku juga sama “, setuju Siwon, kedua yeoja disampingnya pun ikut mengangguk.

~o0o~

Dirumah Kyuhyun kini hanya tinggal berdua dengan Yuri saja, karena kedua orang tua Kyuhyun akan menghadiri pernikahan saudara mereka yang berada di pulau Jeju jadi untuk malam ini mereka tidak akan pulang. Yuri berniat akan menginap di rumah Yoona namun tiba – tiba saja hujan turun deras membuatnya malas untuk pergi ke rumah Yoona, padahal dia sangat tidak suka jika berdua dengan Kyuhyun. Yuri turun dari kamarnya karena merasa lapar, saat turun dia melihat Kyuhyun sedang memakan jajangmyun sendiri.

“ Ya! Kenapa kau makan sendiri? “, tanya Yuri.

“ Aku kan beli untuk diriku sendiri, jadi makan sendiri “, ucap Kyuhyun enteng.

“ Setidaknya belikan aku juga! “, kesal Yuri.

“ Kau bisa beli sendiri! “,

“ Aish! Namja pelit! “, umpat Yuri kesal sedangkan Kyuhyun hanya tersenyum puas.

Yuri berniat memasak ramyun karena dia memang tidak terlalu mahir masak bahan yang ada dikulkas dan jika mau masak dia harus di dampingi kalau tidak Yuri bisa mengubah dapur menjadi tempat sampah (?) karena semua bahan pasti berceceran kemana – mana. Setelah selesai akhirnya ramyunnya sudah jadi. Yuri duduk di depan Kyuhyun yang sudah menghabiskan jajangmyunnya.

“ Ya! Kenapa kau Cuma masak satu saja?! “, tanya Kyuhyun.

“ Memangnya aku memasak untukmu? Kau saja tidak membelikan jajangmyun untukku! “, ucap Yuri puas, kini skor mereka pun 1-1.

Kyuhyun hanya mencibir Yuri kesal dan Yuri membalasnya dengan senyum kemenangan. Setelah makan mereka pun kembali ke kamar masing – masing. Hujan malam itu tak juga reda malah petir semakin terdengar. Yuri yang merasa takut petir menutup telinganya menggunakan bantal tapi tiba – tiba saja mati lampu membuatnya berteriak. Petir yang menggelegar dan gelapnya tanpa aliran listrik berhasil membuat Yuri takut setengah mati. Yuri pun beranjak ke kamar Kyuhyun karena dia benar – benar takut sedangkan dirumah itu hanya ada Kyuhyun seorang. Yuri mengetuk pintu kamar Kyuhyun dengan gemetaran sambil sesekali menengok kebelakang dan setiap petir terdengar jantungnya semakin berdegup kencang. Tak lama Kyuhyun pun membuka pintu kamarnya menapati Yuri gemetaran sambil menangis.

“ Kyu… bolehkah aku masuk. Aku takut! “, suara serak Yuri membuat Kyuhyun iba, dia belum pernah melihat Yuri seperti ini.

“ Geurae, masuklah! “, ucap Kyuhyun mempersilahkan Yuri masuk.

Tidak ada penerangan disana hanya sinar dari luar yang samar – samar membuat keduanya bisa saling menatap satu sama lain. Yuri duduk di kursi sambil memeluk tubuhnya sendiri, Kyuhyun pun langsung menyuruh Yuri untuk tidur ditempat tidurnya karena kursi itu sangat tidak nyaman.

“ Kau tunggu disini, aku akan mengambil lilin terlebih dahulu “, ucap Kyuhyun namun saat Kyuhyun hendak pergi Yuri menahannya.

“ Jangan tinggalkan aku! Aku takut sendiri! “, ucap Yuri parau yang masih bergetaran.

Dahulu Yuri pernah terkunci disebuah ruangan yang sangat gelap, dia berusaha keluar dari ruangan itu namun tidak ada satu pun yang mendengarnya karena ruangan itu berada di bawah tanah. Yuri yang hampir sekarat di temukan Tuan Kwon yang sudah mencari keseluruh ruangan dan akhirnya dia menemukan Yuri tergeletak dengan nafas yang tersengah – engah karena tempat itu sangat lembab dan sedikit udara yang masuk. Semenjak itu Yuri takut dengan kegelapan, untuk tidur pun lampu kamarnya harus menyala. Entah apa yang Kyuhyun pikirkan, dia pun memeluk Yuri membuatnya merasa tenang. Mereka pun tidak terlihat seperti musuh sekarang, saat ada petir tubuh Yuri selalu kaget dan memeluk Kyuhyun erat. Sesekali Kyuhyun menatap wajah Yuri yang ketakutan, dihapusnya air mata Yuri yang menetes dengan tangannya.

Ternyata kau ini cantik sekali, Yuri “, batin Kyuhyun yang manatap wajah Yuri yang terlihat bercahaya karena kilat yang sesekali terjadi.

Kyuhyun baru menyadari kalau Yuri sekarang hanya memakai shortpant dan tank top putih membuat tangannya bisa langsung menyentuh kulit mulus Yuri. Kyuhyun menelan ludahnya yang baru menyadari kalau Yuri juga sangat sexy. Yuri menatap Kyuhyun dengan mata sayupnya. Kini mata mereka saling bertemu, tangan Kyuhyun mulai memegangi pipi Yuri dan sedikit demi sedikit dia mendekatkan wajahnya pada Yuri. Yuri pun langsung menutup matanya dan merasakan bibir lembut Kyuhyun kini menyapu bibirnya. Ciuman itu sangat lembut bahkan lebih lembut dari krim. Perlahan – lahan Kyuhyun membaringkan tubuh Yuri di tempat tidurnya dan dia pun masih menciumnya, tangannya mulai menggenggam tangan Yuri erat. Saat mata mereka terbuka ternyata lampu sudah menyala. Terlihat wajah kaget dari keduanya dan melihat posisi mereka sekarang. Kyuhyun segera bangun dari tubuh Yuri dan Yuri juga. Terlihat suasana menjadi canggung, Yuri menarik  tanktop dan shortpantnya yang sangat pendek. Keduanya tidak mampu berkata apapun sampai Yuri memutuskan untuk kembali kekamarnya.

“ Aku akan kembali ke kamarku! “, ucap Yuri langsung pergi berlari ke kamarnya.

Kyuhyun hanya menatapnya tanpa berkata apapun, dia memegang dadanya yang kini berpacu dengan cepat. Sedangkan Yuri masih tidak tahu apa yang terjadi padanya, dia memegang bibirnya yang tadi dicium Kyuhyun. Itu adalah ciuman pertama yang dia rasakan selama hidupnya.

“ Bibirnya sangat lembut “, gumam Yuri.

~o0o~

Semenjak kejadian itu keduanya terasa canggung untuk bicara bahkan bertengkar  seperti biasanya pun mereka tidak lagi. Orang tua dan semua orang di kampus heran dengan keduanya. Kini Yuri dan Kyuhyun duduk berhadapan dimeja makan, Tuan dan Nyonya Cho menatap mereka bergantian lalu menatap nampyeonnya yang hanya bisa mengangkat bahu.

“ Kalian kenapa? Apa kalian sakit? “, tanya Nyonya Cho.

“ Anio, gwenchana “, jawab keduanya kompak.

“ Aneh sekali! “, ucap Nyonya Cho dengan tatapan menyelidik.

“ Aku pamit duluan Ommonim, Abeonim, ada tugas yang harus aku kerjakan! “, ucap Yuri meninggalkan ruang makan.

“ Aku juga sudah selesai, aku berangkat dulu “, pamit Kyuhyun.

“ Apa mereka sedang puasa bertengkar? “, tanya Tuan Cho.

“ Molla “, jawab Nyonya Cho yang masih memakan sarapannya.

Dikampus pun ketika teman – temannya berkumpul mereka hanya diam tidak mengeluarkan suara. Kyuhyun sibuk dengan PSP nya dan Yuri sibuk dengan novelnya. Keempat temannya hanya menatap mereka bergantian, aneh saja mereka bisa tenang seperti ini. Tiba – tiba saja Yunho seorang sunbae di kampus itu menghampiri Yuri.

“ Yuri-a “, panggil Yunho membuat teman – temannya termasuk Kyuhyun menatap sumber suara.

“ Oppa “, jawab Yuri sambil tersenyum.

“ Oppa?!!! “, ucap mereka bersamaan.

“ Sejak kapan mereka dekat? “, tanya Yoona.

Kyuhyun melihat Yunho dan Yuri saling tersenyum tiba – tiba hatinya merasa kesal, namun dia berusaha untuk tidak peduli.

“ Permisi, aku ingin meminjam Yuri sebentar “, ucap Yunho sambil memperlihatkan senyum mempesonanya (?).

“ Neh, tentu saja “, jawab Tiffany dan Yoona yang sepertinya terpesona dengan Yunho membuat kedua namjacingu mereka kesal.

Yuri pun pergi bersama Yunho meninggalkan teman – temannya, semua orang di kampus pun mulai membicarakan mereka. Jelas saja Yunho adalah sunbae yang sangat populer satu sekolah makanya tidak aneh jika mereka membicarakan kedekatan Yuri dan Yunho.

“ Beruntungnya Yuri “, iri Yoona yang langsung ditatap sebal oleh Donghae.

“ Neh “, setuju Tiffany membuat Siwon juga kesal.

Kyuhyun yang merasa dirinya sangat marah sekarang hanya diam sambil memijit PSPnya dengan keras membuat teman – temannya menatapnya heran.

“ Kau kenapa Kyu? “, tanya Siwon yang duduk disamping Kyuhyun.

“ Eopseoyo! “, jawab Kyuhyun ketus.

“ Bagaimana dia bisa dekat dengan namja itu? Lagian apa bagusnya namja itu, hanya seorang kapten basket yang tidak ada apa – apanya!!!! “, kesal Kyuhyun sambil menendang – nendang angin (?)  yang ada didepannya yang kini ada diatap sekolah.

“ Jakkaman? Kenapa aku marah? tidak mungkinkan aku menyukai Kwon Yuri? “. Tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri.

“Aish! “, umpatnya sambil mengacak rambutnya frustasi.

Saat pulang Kyuhyun melihat Yuri yang masuk ke mobil milik Yunho, hatinya kembali terbakar cemburu.

“ Kyu, kau mau ikut kami? “ tawar Donghae sambil merangkul Kyuhyun.

“ Aku malas! “, ucap Kyuhyun sambil masuk ke mobilnya.

“ Ada apa dengannya? “, tanya Siwon pada Donghae, Donghae mengangkat bahunya yang juga tidak tahu.

~o0o~

Yuri bersiap – siap dengan pakaian yang rapi dan sangat manis sekali, sesekali dia bercermin dan melihat bayangan dirinya dicermin. Setelah semuanya selesai Yuri turun dari kamarnya dan pas sekali saat Kyuhyun akan naik ke kamarnya. Sejenak Kyuhyun terpaku melihat penampilan Yuri yang berbeda, jujur Yuri sangat cantik menurutnya. Yuri yang melihat Kyuhyun langsung memalingkan wajahnya ke arah lain karena tidak ingin menatap Kyuhyun.

“ Aigo! Kamu cantik sekali Yuri “, puji Nyonya Cho membuat Kyuhyun tersadar dari pesona Yuri.

“ Kamshamida Ommonim “, ucap Yuri sambil tersenyum malu.

“ Apa kau mau berkencan? “, tanya Nyonya Cho membuat Yuri tersipu.

“ Anio Ommonim, aku hanya jalan – jalan dengan sunbaeku “, jawab Yuri dan Yuri pun pamit pergi karena Yunho sudah menunggu diluar dengan mobilnya.

Kyuhyun yang menatapnya dari dalam rumah merasa cemburu lagi, terlihat wajahnya penuh kekesalan.

“ Omma kan sudah bilang waktu itu kalau Yuri itu pasti banyak yang mengincar, kau sih terlambat. Jadi Yuri sudah menjadi milik orang lain “, sindir Nyonya Cho pada Kyuhyun membuatnya semakin kesal lalu kembali ke kamarnya.

Nyonya Cho hanya tertawa melihat puteranya yang sepertinya mulai cemburu pada Yuri. Sedangkan Kyuhyun berbaring di kamarnya sambil menatap langit – langit kamarnya.

“ Apa aku benar – benar menyukainya? “, gumamnya.

Dikampus kabar kedekatan Yuri dan Yunho semakin beredar, bahkan Yoona dan Tiffany pun terus mendesak Yuri untuk menceritakan tentang hubungan mereka namun Yuri enggan menjawabnya.

“ Yul, ayo jujurlah pada kami “, paksa Yoona dengan puppy eyesnya.

“Aku sudah bilang itu semua tidak benar! “, Elak Yuri yang sudah beratus – ratus kali menjawabnya.

“ Terus foto yang ada di mading itu, kau dan Yunho sunbae kan? “, tanya Tiffany.

“ Iya, tapi itu tidak seperti yang kalian pikirkan “, sangkal Yuri.

Datanglah tiga orang namja yang bergabung dengan mereka, Kyuhyun melirik Yuri dan begitu pun sebaliknya. Sudah satu minggu tidak ada interaksi diantara mereka seakan mereka tidak kenal satu sama lain.

“ Yuri, gosip itu benar ya? “, tanya Donghae.

“ Kalian lagi, kenapa selalu menanyakan tentang gosip itu “, kesal Yuri yang meninggalkan teman – temannya.

Yuri kesal karena disana ada Kyuhyun, entah kenapa dia tidak ingin membahas tentang gosip itu tapi itu semua memang sudah terjadi dan Kyuhyun juga pasti sudah mendengarnya.

~o0o~

Saat dirumah Kyuhyun sudah tidak tahan lagi, sudah cukup satu minggu ini mereka tidak bicara bahkan saling bertatapan saja tidak. Kyuhyun mengetuk kamar Yuri dengan sedikit keras. Yuri yang baru bangun dari tidur siangnya pun membuka pintu kamarnya dengan rambut yang berantakan. Saat membuka pintunya Yuri pun menguap dan menutupinya dengan telapak tangan, namun matanya membulat kaget mendapati Kyuhyun yang berdiri di depan pintunya. Dengan cepat Yuri menutup pintunya kembali membuat Kyuhyun kesal dan mengetuk pintunya lagi. Yuri didalam kelabakkan, dia mulai merapikan rambutnya dengan sisir. Setelah cukup rapi Yuri pun membuka pintunya kembali dan mempersilahkan Kyuhyun masuk tanpa menunggu Yuri mempersilahkannya.

“ Ada apa? “, tanya Yuri seperti malas padahal dia mencoba tidak gugup.

Kyuhyun langsung masuk ke kamar Yuri dengn menerobos, Kyuhyun membalikkan tubuhnya lalu menatap Yuri tajam membuat Yuri heran sekaligus tidak nyaman.

“ Apa hubunganmu dan Jung Yunho? “, tanya Kyuhyun.

“ Eh?! “,

“ Aku tanya apa hubunganmu dengan Jung Yunho? “, ulangnya.

“ Epseoyo, waeyo? “, jawab Yuri dengan wajah polosnya.

“ Jangan bohong padaku Kwon Yuri “,

“ Aku tidak berbohong, lagian kenapa kau peduli? “, tanya Yuri yang mulai kesal dengan sikap Kyuhyun yang aneh.

“ Aku hanya bertanya “, jawab Kyuhyun.

“ Aish! Dasar! Selain evil, kau juga aneh! Lebih baik keluar dari kamarku sekarang! “, usir Yuri pada Kyuhyun sambil mencoba mendorong tubuh Kyuhyun.

“ Ya! Kenapa kau mengusirku? Ini juga rumahku! “, ucap Kyuhyun yang berusaha bertahan.

“ Tapi ini sekarang kamarku! Sudah sana keluar! “, usir Yuri masih mencoba mendorong tubuh Kyuhyun lagi, dengan cepat Kyuhyun menangkap kedua tangan Yuri membuat Yuri kesulitan.

“ Lepaskan aku! “, ucap Yuri mencoba melepaskan tangannya.

“ Shirheo! “, ucap Kyuhyun.

Karena Yuri yang berusaha melepaskan tangannya sedangkan Kyuhyun mencoba menahannya membuat mereka berdua kehilangan keseimbangan mereka dan mereka jatuh di atas tempat tidur. Dengan posisi Kyuhyun diatas tubuh Yuri, Nyonya Cho yang tidak sengaja lewat kaget melihat Yuri dan Kyuhyun yang tidur saling menindih (?).

“ Omo! “, kaget Nyonya Cho membuat mereka sadar dan berdiri.

“ Apa yang kalian lakukan? “, tanya Nyonya Cho.

“ Anio Omma, kami hanya sedang main gulat, iya main gulat “, jawab Kyuhyun sambil tertawa garing di ikuti anggukan kaku dari Yuri.

“ Main gulat? Aigo! Kalian seharusnya menutup pintunya jika ingin bermain gulat seperti itu “, sindir Nyonya Cho membuat wajah Yuri dan Kyuhyun mulai memerah.

“ Ya sudah, Mianhae Omma mengganggu. Lanjutakn saja gulat kalian “, ucap Nyonya Cho sambil terkekeh dan meninggalkan Yuri dan Kyuhyun yang masih malu.

“ Aish! Lihatlah Ommamu itu, jadi salah paham kan?! Keluar sana! “, ucap Yuri memperlihatkan wajah kesal padahal jantunya berdegup tidak karuan.

Sedangkan Kyuhyun hanya menurutinya tanpa mengatakan apapun karena dia juga merasakan hal yang sama.

~o0o~

“ Donghae-a, Siwon-a, apa aku benar – benar menyukainya? “, tanya Kyuhyun setelah dia menceritakan perasaan yang selama ini dia rasakan.

“ Menurut ceritamu itu, sudah dipastikan kau itu menyukainya. Tapi siapa yeoja itu? “, tanya Donghae yang memang ahli dalam hal ini.

“ Hmmm… apa kalian tidak akan menertawakanku? “, tanya Kyuhyun dengan ragu.

“ Tentu saja, memangnya siapa yeoja itu? “, tanya Siwon.

“ Dia… Yu… Yuri “, jawab Kyuhyun ragu sekaligus gugup.

“ Mwo?! Yuri?! “, tanya keduanya kaget membuat Kyuhyun menutup kedua mulut temannya itu.

“ Stttt… sudah kubilang jangan keras – keras “, kesal Kyuhyun.

“ Tapi bagaimana bisa? Bukankah kalian musuh abadi? “, tanya Donghae.

“ Iya lagian kenapa kau bilang sekarang? Seharusnya dari dulu karena Yuri sudah bersama Yunho hyung “, ucap Siwon membuat Kyuhyun lemas.

“ Aku juga tidak tahu sejak kapan aku menyukainya “, bela Kyuhyun.

Kedua temannya hanya menepuk pundak Kyuhyun berusaha untuk menenangkannya dari cobaan ini #plakk.

Kyuhyun tanpa sengaja mendengar Yunho yang sedang menelepon saat mereka ada dikamar mandi.

“ Neh, aku berniat menyatakan perasaanku sabtu besok di cafe Sweet & Sweety (ngasal banget ini author ) pokoknya kau urus semuanya. Aku harap bisa menjadikannya milikku. Bye “, ucap Yunho ditelepon.

Jadi Yunho hyung belum menyatakan perasaannya pada Yuri? Ini kesempatanku, pokoknya sebelum dia melakukannya aku harus mendahuluinya apapun yang terjadi “, batin Kyuhyun sambil mengeluarkan senyum evilnya.

Keesokan harinya Kyuhyun melihat Yuri yang sudah rapi dengan pakaian santainya, seperti biasa akhir – akhir ini Yuri semakin cantik dan terlihat selalu modis. Sebelum Yuri keluar dari rumah Kyuhyun langsung menariknya dan membawanya ke taman dekat rumahnya membuat Yuri kaget.

“ YA! Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku! “, ucap Yuri mencoba melepaskan genggaman tangan Kyuhyun namun Kyuhyun tidak memperdulikannya.

 Kyuhyun terus membawa Yuri sampai mereka tiba disebuah taman dan Kyuhyun pun akhirnya berhenti.

“ Aish! Sebenarnya kau mau membawaku kemana sih? “, tanya Yuri kesal yang kini sudah terlepas dari cengkraman Kyuhyun.

“ Apa yang sebanarnya mau kau lakukan huh? Aku tidak punya waktu! “, kesal Yuri karena dia sudah terlambat sekarang.

“ Jangan pergi ke cafe itu! “, ucap Kyuhyun.

“ Mwo?! Dari mana kau tahu aku mau ke cafe? “, tanya Yuri heran.

“ Pokoknya jangan pergi, kumohon Yuri “, ucap Kyuhyun sambil memegang kedua tangan Yuri membuat Yuri mengerutkan alisnya.

“ Ada apa denganmu? Kau sakit ya? “, tanya Yuri sambil memegang kening Kyuhyun.

“ Tidak panas “, ucap Yuri.

“ Bukan disitu Yuri, tapi disini! “, ucap Kyuhyun mengarahkan Yuri pada jantungnya yang kini berdegup kencang.

Yuri pun merasa aneh karena kini jantungnya berdegup kencang juga.

“ Aku menyukaimu Yuri “, aku Kyuhyun.

“ Mwo?! “,

“ Neh, aku sangat menyukaimu. Aku tidak mau kau pergi ke cafe itu “, ujar Kyuhyun sedangkan Yuri masih menatapnya tidak percaya.

“ Aku ingin kau menjadi yeojacinguku “, pinta Kyuhyun.

Yuri bingung mengapa tiba – tiba Kyuhyun menyatakan perasaannya, Yuri takut kalau Kyuhyun hanya menjahilinya saja.

“ Aku tidak akan tertipu oleh trikmu Tuan Cho “, ucap Yuri membuat Kyuhyun tidak percaya.

“ Kau sudah cukup mempermainkan aku dan aku tidak akan masuk prangkapmu lagi “, ucap Yuri terlihat sedih.

“ Aku tidak mempermainkanmu Yuri, sungguh! Perasaan ini sungguh dari hatiku! “, ucap Kyuhyun meyakinkan Yuri.

“ Kalau begitu, antarkan aku ke cafe sekarang juga jika kau bersungguh – sungguh “, ucap Yuri.

“ Ke Cafe? “,

“ Neh, kalau kau tidak mau. Ya sudah aku tidak akan percaya semua ucapanmu “, ancam Yuri membuat Kyuhyun tidak punya pilihan.

“ Arraseo “, pasrah Kyuhyun membuat Yuri tersenyum.

~o0o~

Mereka pun pergi ke cafe Sweet & Sweety dimana Yunho sudah menunggu dan ternyata tidak hanya Yunho tapi ada yeoja lain yang duduk disana. Yunho melihat Yuri masuk bersama Kyuhyun lalu melambaikan tangannya.

“ Yuri! “,

Yuri tersenyum menghampirinya dan Kyuhyun hanya mengikutinya di belakang.

“ Mian, Oppa. aku terlambat! “, ucap Yuri menyesal.

“ Yuri! “, panggil yeoja itu pada Yuri.

“ Eonni “ ucap Yuri dan mereka pun saling berpelukan.

“ Bagaimana apa berhasil Oppa? “, tanya Yuri pada Yunho lalu melihat ke arah yeoja yang kini tersenyum disampingnya.

“ Neh, Boa menerimaku “, ucap Yunho senang.

“ Jinjja Eonni?! “, tanya Yuri dan yeoja itu mengangguk.

“ Wah… Chukae! Akhirnya kalian bisa bersama “, ucap Yuri.

Kyuhyun yang berada dibelakang merasa di lupakan, dia pun mengeluarkan suara agar semua orang sadar disana masih ada satu orang yang mereka lupakan.

“ Ehem…ehem… “

Ketiga orang itu berbalik dan menatap Kyuhyun yang  terlihat gugup saat 6 pasang mata menatapnya.

“ Oh… mian, Eonni kenalkan ini Kyuhyun “, ucap Yuri.

“ Kau putera Cho Ajushii ya, wah aku tidak menyangka kau sangat tampan sekali. Aku Boa sepupu Yuri “, ucap Boa sambil memperkenalkan diri.

“ Gomawo, Neh bangapseumida Noona “, ucap Kyuhyun.

“ Oppa, kau pasti sudah mengenalnya kan ? “, ucap Yuri pada Yunho.

“ Tentu saja, bukankah kalian terkenal musuh abadi dikampus yang tak pernah akur “, canda Yunho membuat semuanya tertawa.

“ Kajja kita makan! “, ajak Boa dan mereka bertiga pun makan bersama.

~o0o~

“ Jadi kau membantu Yunho hyung untuk dekat dengan Boa Noona? “, tanya Kyuhyun saat mereka sudah pulang.

“ Neh, selama ini aku hanya menemani Yunho Oppa untuk bertemu dengan Boa Eonni, karena dia tidak berani  mengatakannya langsung. Walaupun dia terlihat gagah tapi dia sangat pemalu “, jelas Yuri.

“ Jadi semua gosip itu tidak benar? “, tanya Kyuhyun yang membuat Yuri langsung menatapnya.

“ Babo! Tentu saja semua itu hanya gosip! Lagian kenapa kau percaya gosip itu “, cibir Yuri.

“ Jadi sekarang kau bisa memberikan jawabanmu padaku? “, tanya Kyuhyun membuat Yuri mengerutkan keningnya.

“ Jawaban? “, tanya Yuri bingung.

“ Aish! Kau berpura – pura tidak tahu. Jawaban sebelum kita ke cafe tadi “, ucap Kyuhyun mengingatkan dan kini wajah Yuri memerah karena malu.

“ Jadi mau tidak kau menjadi yeojacinguku? “, tanya Kyuhyun lagi.

Yuri bingung sambil menggigit bibir bawahnya, dia tidak menyangka kalau Kyuhyun serius dengan apa yang dikatakannya.

“ Sini! “, suruhYuri menyuruh Kyuhyun mendekat padanya.

“ Tundukkan kepalamu sedikit! “, pinta Yuri dan Kyuhyun yang bingung hanya menurutinya setelah wajah mereka cukup dekat.

Chu~~

Yuri menempelkan bibirnya di hidung mancung Kyuhyun dan setelah itu Yuri langsung lari masuk ke dalam rumah, sedangkan Kyuhyun terpaku dengan posisi yang masih setengah jongkok (?)

“ Aku mau! “, teriak Yuri sebelum membuka pintu menyadarkan Kyuhyun kembali ke alam sadarnya.

Kyuhyun hanya tersenyum pada tingkah yeoja yang sekarang sudah resmi menjadi yeojacingunya. Dia pun melompat – lompat kegirangan.

Di kamar Tuan dan Nyonya Cho terlihat senyum – senyum malu saat melihat kejadian itu dibalik jendela kamar mereka. Akhirnya keinginan mereka untuk menyatukan Yuri dan Kyuhyun tercapai juga.

“ Melihat mereka seperti itu, serasa melihat kita saat muda dulu ya yeobo “, ujar Nyonya Cho yang bersandar pada pundak nampyeonnya.

“ Neh, mereka persis seperti kita “, jawab Tuan Cho sambil tersenyum.

Epilog

“ Ya! Kwon Yuri! Jangan pernah dekat dengan namja yang bernama Minho lagi. Aku tidak suka! “, ucap Kyuhyun dengan nada keras.

“ Ya! Harusnya aku yang bilang seperti itu, jangan dekat – dekat dan kecentilan dengan Victoria Eonni! “, ucap Yuri tak mau kalah.

“ Kau yang kecentilan, ngedance mesra dengannya. Ingat kau itu yeojacinguku! “, ucap Kyuhyun sambil menatap Yuri sebal.

“ Ya! Itu hanya karena Jung sosaengnim yang menyuruhku. Waktu kau bersama Seohyun duet aku tidak mengungkitnya! “, balas Yuri tidak mau kalah.

Begitulah keduanya, padahal kini mereka ada di kantin dimana semua orang asyik menontonnya. Walaupun mereka sering bertengkar tapi mereka juga bisa sweet jika mood keduanya lagi baik.

“ Pacaran atau tidak, mereka tetap seperti ini “, pasrah Donghae diikuti anggukan oleh Siwon, Yoona dan Tiffany yang berada disana sambil menutup telinga mereka karena berisik.

The End

FF baru gaje bin ancur hahahaha😄, semoga FF ini bisa diterima disisi readers sekalian. Mian kalau aneh atau apalah, dipikirannya Cuma muncul kaya gini yah mumpung moodnya lagi enak hahaha😀 jangan Lupa RCL ya

Rate, Like n Comment is Support for me, so resfect to me ^__^ Kamshamida😀

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

105 thoughts on “My Love, My Enemy

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s