Posted in Fanfiction, Friendship, Hurt, Romance, Sad

Too Hurt For Loving You

Too hur for loving u copy

Too Hurt For Loving You

Present by

Lee Midah ( Kyulhae4ever )

Kwon Yuri SNSD || Cho Kyuhyun Super Junior || Seo Jo hyun SNSD

Supporting Cast :

Yong Junhyung Beast , Gong Minji 2NE1

Length : Oneshoot || Rating : PG-15|| Genre : Sad , Hurt, Angst, Romance, Friendship

Disclaimer

Cerita Pure milik sendiri, Castnya pinjam sebentar. Cerita Requestan dari Suci, Moga kamu suka ^^v ย 

Note

ยฎFanfiction Copyright Kyulhae Fanfiction ยฉ Lee Midah

Typo is Art๐Ÿ™‚lagi malaes ngedit maklum ya miss typonya lewat ^^v

Donโ€™t Be Siders!!! Donโ€™t Plagiator!!!

If You Resect To Me, Leave a Comment After Read!!!!

โ€œ Itโ€™s hurt to me… please, stop! Do you know how much i love you? โ€œ

Kwon Yuri

โ€œ Please, Give me a chance…. โ€œ

Cho Kyuhyun

โ€œ Forgive me to appear in your live… โ€œ

Seohyun

Happy Reading All !!! ^__^

ย  Dear : My Bestfriend, My First Love, My Heart Breaker Cho Kyuhyun

Mengapa begitu sakit sekarang?

Mengapa tidak bisa aku yang ada dihatimu?

Mengapa aku yang harus menjadi sahabatmu?

Mengapa aku harus selalu berpura โ€“ pura didepanmu?

Mengapa tidak bisa aku menghilangkan senyumku didepanmu?

Mengapa tidak bisa aku mengeluarkan tangisku dihadapanmu?

Kau tahu aku sangat terluka karenamu?

Itโ€™s hurt to me for loving you….

Bisakah kau sadar aku disini?

Bisakah kau lihat tulusnya cintaku padamu?

Aku selalu menunggu kau menyadariku disini yang sangat tulus padamu

Tapi akankah kau sadar dengan perasaanku ini?

Atau kau akan sadar jika aku sudah mati?

Tawaku, tangisku, senyumku semuanya karenamu…

Please stop hurt to me…

ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย  19 ย Mei 2013

Buku kecil itu terjatuh dari tangan seorang namja, tangannya bergetar sampai dia tidak bisa memiliki kekuatan untuk memengang buku kecil yang berbentuk diary itu.

โ€œ Sebegitu terlukakah kau karena aku? โ€œ, lirih seorang namja menatap tubuh seorang yeoja terbaring tak sadarkan diri.

โ€œ Aku terlalu bodoh untuk menyadarimu yang selalu ada untukku, bahkan aku tidak menyadari tulusnya cintamu padaku โ€œ, ujar namja itu sambil menggenggam tangan yeoja itu.

โ€œ Mianhae, Jeongmal mianhae…. โ€œ, lirihnya lagi sambil mencium tangan yeoja itu.

~ Too Hurt Forย  Loving You ~

Beberapa hari sebelumnya :

โ€œ Yuri-ah! โ€œ, panggilan itu, entah senang atau sedih yang harus aku rasakan sekarang?

Kini pemilik suara itu menghampiriku dengan wajah kesalnya, aku juga tidak tahu kenapa? Aku hanya menatapnya malas dan kembali fokus pada novel yang aku baca.

โ€œ Ya! Kenapa kau diam saja saat aku memanggilmu? โ€œ, tanyanya kesal kemudian duduk disampingku.

โ€œ Memangnya apa yang harus aku lakukan? โ€œ, tanyaku datar tanpa menoleh padanya.

โ€œ Ya! Jika sedang bicara dengan orang lain tataplah orang itu, karena itu adalah kesopanan โ€œ, ocehnya yang masih aku acuhkan.

โ€œ Aish! Kwon Yuri! Kau mendengarku?! โ€œ, teriaknya namun tetap saja aku mengacuhkannya.

Kemudian tiba โ€“ tiba saja dia merebut novel yang aku baca dan mengangkatnya keatas.

โ€œ Ya! Cho Kyuhyun! Kembalikan novelku! โ€œ, ucapku kesal dengan nada membentak.

โ€œ Shirheo! Kau mengacuhkanku gara โ€“ gara novel ini! โ€œ, tolaknya.

โ€œ Aish! Kembalikan! โ€œ, ucapku sambil menatapnya tajam.

โ€œ Ambil saja kalau bisa โ€œ, ucapnya dengan nada meremehkan.

โ€œ Terserah kau! โ€œ, marahku yang langsung kembali duduk memasang wajah cemberut padanya.

Biasanya aku selalu berusaha untuk mengambilnya, tapi kali ini tidak. Jujur aku memang sedang malas bertengkar dengannya. Karena hal itu akan semakin membuatku jatuh lebih dalam pada perasaanku. Neh, aku menyukainya bahkan aku mencintainya semenjak dulu. Kami bersahabat sejak umur 10 tahun dan kini kami sudah kuliah. Tapi aku hanyalah sahabatnya tidak lebih, karena kini dia sudah menjadi milik seseorang. Sakit, tentu saja sakit tapi aku tidak bisa melakukan apapun untuk itu. Ada orang yang bilang cinta tidak harus memiliki, tapi salahkah jika rasa ingin memiliki itu ada?

โ€œ Ya! Apa kau marah? โ€œ, tanyanya yang melihatku terdiam.

โ€œ Nih, aku kembalikan โ€œ, ucapnya sambil memberikan novel itu padaku, aku hanya mengambilnya tanpa mengeluarkan sepatah katapun.

โ€œ Kenapa kau masih marah? Aku kan hanya bercanda? โ€œ, ujarnya sambil menatapku.

Aku mulai membuka novel itu lagi, namun Kyuhyun memegang tanganku membuatku menatapnya.

โ€œ Apa yang kau lakukan? โ€œ, tanyaku heran.

โ€œ Sampai kapan kau akan marah padaku Yuri? Kau tahu, aku tidak suka seperti ini. Lagian apa salahku sampai kau tidak mau berbicara padaku? โ€œ, tanyanya yang kini tersirat tatapan sedih dimatanya.

ย Memang akhir โ€“ akhir ini aku selalu menghindarinya, mengacuhkannya. Karena sejujurnya aku tidak ingin perasaanku padanya semakin besar. Berhenti menatapku seperti itu, kau membuatku sulit Kyu…

โ€œ Salahmu banyak, karena selalu membuatku kesal โ€œ, jawabku sambil menatapnya serius.

โ€œ Jinjja? Wae? โ€œ, tanyanya tidak percaya.

โ€œ Kau…. โ€œ, sebelum aku melanjutkan bicaraku ada suara yang memanggilnya.

โ€œ Kyuppa!!! โ€œ,

Siapa lagi kalau bukan yeojacingunya yang baru 2 bulan ini, Seo Jo Hyun atau Seohyun. Kyuhyun menoleh kearah Seohyun dan terlihat wajahnya berubah berseri โ€“ seri.

โ€œ Yuri-ah, Kita sambung lagi nanti ne! Aku ada janji dengan Seohyun. Bye! โ€œ, ucapnya tanpa membiarkan aku untuk mengatakan sesuatu.

โ€œ Kau sering melupakan aku dan kau tidak pernah menyadari aku disini mencintaimu Kyu โ€œ, lirihku melihatnya pergi pada yeojacingunya. Aku merasakan panas dimataku, lagi โ€“ lagi aku menangis dibelakangmu Kyu.

~ Too Hurt Forย  Loving You ~

โ€œ Mianhae, apa kau menunggu lama? โ€œ, tanyaku saat menghampiri Seohyun.

โ€œ Ania, aku baru saja kok โ€œ, jawabnya sambil tersenyum manis.

โ€œ Geurae, kalau begitu kajja! โ€œ, ajakku karena kami memang berencana untuk jalan โ€“ jalan.

โ€œ Neh โ€œ,

Kami berjalan sepanjang sungai Han, menikmati indahnya suasana disana. Dan disinilah kenanganku dan Yuri selama kami menjadi sahabat. Kami tertawa, bermain bahkan bertengkar disini juga. Tidak terasa sudah 10 tahun kami bersahabat.

โ€œ Neomu Yeppeunda! โ€œ, kagum Seohyun memandangi pemandangan disana.

โ€œ Neh, Memang indah dan tempat ini sangat berharga โ€œ, ucapku.

โ€œ Berharga? โ€œ

โ€œ Neh, disini banyak menyimpan kenanganku dan sahabatku Yuri. Kau tahu dia pernah jatuh sampai lututnya berdarah. Dia menangis tak henti โ€“ hentinya sampai aku harus menyanyikan sambil menari lagu 3 beruang โ€œ, kekehku mengingat kejadian itu.

โ€œ Dan kau tahu Seohyun-a, saat kami di junior highschool dia pernah terjun ke sungai untuk menolongku padahal dia tidak bisa berenang sama sekali. Dan malah aku yang menolongnya. Tidakkah itu lucu? โ€œ, tawaku mulai terdengar karena setiap mengingat hal itu aku selalu ingin tertawa.

Tapi kenapa Seohyum terdiam?

โ€œ Waeyo Seohyun-a? โ€œ, tanyaku heran karena dari tadi dia hanya diam.

โ€œ Apa dia sangat berarti untukmu Oppa? โ€œ, tanyanya membuatku berpikir sejenak.

โ€œ Neh, dia sangat berarti sekali untukku. Karena dia sahabat terbaikku didunia ini โ€œ, jawabku sambil tersenyum.

โ€œ Apa kau pernah mencintainya Oppa? โ€œ, tanya Seohyun yang membuatku menatapnya tidak percaya.

โ€œ Mwo?! โ€œ.

โ€œ Bukankah dia sangat berarti untukmu Oppa? Mungkinkah kau mencintainya? โ€œ,

โ€œ Apa yang katakan Seohyun-a, kami hanya sahabat tidak lebih โ€œ, namun kenapa aku merasa jawabanku barusan tidak jujur dari dalam hatiku?

โ€œ Jinjja? โ€œ, tanyanya.

โ€œ Ten… tentu saja. Karena kau kan yeojacinguku โ€œ, ucapku mencoba tersenyum.

โ€œ Jika kita bertiga ada disebuah perahu yang akan tenggelam dan kau hanya bisa menyelamatkan salah satu antara aku dan Yuri. Siapa yang akan kau selamatkan Oppa? โ€œ, tanyanya sambil menatapku serius.

โ€œ Pertanyaan apa itu? โ€œ, ucapku sambil tertawa garing.

โ€œ Jawab saja Oppa โ€œ,

Aku tidak tahu harus menjawab apa? Karena jujur jika aku disuruh memilih antara mereka, itu sangat sulit sekali aku jawab.

โ€œ Kenapa kau bertanya omong kosong seperti itu? โ€œ, tanyaku mencoba untuk mengganti topik.

โ€œ Apa pertanyaan itu begitu sulit untukmu Oppa? โ€œ, tanya Seohyun lagi.

โ€œ Baiklah aku akan menjawabnya. Jika diantara kita hanya dua yang bisa selamat, aku akan memilih menyelamatkan kalian berdua dan membiarkan diriku saja yang tenggelam. Karena kalian sangat berharga untukku โ€œ, ucapku membuatnya tersenyum getir. Apa aku salah bicara?

~ Too Hurt Forย  Loving You ~

Oppa, tidakkah kau sadar kalau kau mencintainya? Bahkan memilih salah satu saja diantara kami kau lebih memilih mengorbankan dirimu sendiri. Walaupun kau namjacinguku tapi kenapa aku tidak merasakannya? Setiap kita jalan atau kencan, selalu saja yang kau bahas adalah Yuri. Hatiku sakit mendengarnya Oppa, apa aku tidak ada dihatimu? Tapi mengapa kau menyatakan cinta padaku padahal dalam hatimu ada yeoja lain? Aku memang mencintaimu, tapi biarkanlah aku memiliki sedikit waktuku bersamamu sebelum kau menyadarinya Oppa…. Mianhae, karena aku sangat mencintaimu Oppa.

~ Too Hurt Forย  Loving You ~

Kyuhyun mencari Yuri keseluruh kampus, karena beberapa hari ini dia tidak bertemu dengannya. Ada rasa rindu dalam hatinya yang entah mengapa? Mungkin karena dia sering menghabiskan waktunya bersama Seohyun sehingga dia jarang bersama Yuri. Kyuhyun masuk ke kelas Yuri dan bertanya pada semua teman sekelasnya dimana Yuri berada, namun semuanya tidak ada yang tahu.

โ€œ Yuri? Kwon Yuri? โ€œ, ucap seorang yeoja bernama Minji.

โ€œ Neh, kau tahu kemana dia? โ€œ, tanya Kyuhyun.

โ€œ Hmmm… sepertinya aku tadi melihatnya bersama Junhyung โ€œ, ucap Minji sambil berpikir.

โ€œ Junhyung? โ€œ,

โ€œ Neh, member Beast โ€œ,

โ€œ Jinjja?! โ€œ, tanya Kyuhyun tidak percaya karena Beast adalah grup yang dikenal tidak baik dan selalu membuat masalah, juga Beast dikenal Grup yang sering menjual obat โ€“ obat terlarang.

โ€œ Gomawo โ€œ, ucap Kyuhyun langsung pergi.

โ€œ Bagaimana bisa dia pergi dengan Junhyung? โ€œ, gumam Kyuhyun tidak mengerti.

Saat Kyuhyun mencoba menghampiri mobilnya, Seohyun menghampirinya dan bertanya โ€œ Oppa, kau mau kemana? โ€œ,

โ€œ Mian Seohyun-a, aku ada urusan penting. Tidak apa โ€“ apa kan kau pulang sendiri? Ini soal Yuri โ€œ, ucap Kyuhyun masuk ke dalam mobilnya meninggalkan Seohyun yang berdiri menatapnya sedu.

โ€œ Kenapa selalu Yuri yang kau pedulikan Oppa? โ€œ, lirihnya.

~ Too Hurt Forย  Loving You ~

Kyuhyun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, dia masih tidak habis pikir bagaimana mungkin Yuri berhubungan dengan Junhyung? Setelah sampai ditempat tongkrongan anak โ€“ anak muda. Kyuhyun melihat Junhyung yang sedang berkumpul dengan teman โ€“ temannya. Dengan terburu โ€“ buru dia mengahmpiri Junhyung.

โ€œ Dimana Kwon Yuri? โ€œ, tanya Kyuhyun yang langsung berdiri dihadapan Junhyung.

โ€œ Siapa kau? โ€œ, tanya Junhyun dengan gaya sok nya.

โ€œ Kau tidak perlu tahu siapa aku, dimana Yuri? โ€œ, tanya Kyuhyun dengan wajah kesalnya.

โ€œ Yuri? Kwon Yuri? Ah… yeoja itu. Apa urusanmu dengannya? โ€œ, tanya Junhyung dengan senyum sinisnya.

โ€œ Kau tidak perlu tahu, katakan dimana dia?! โ€œ, geram Kyuhyun yang merasa kesabarannya sudah habis.

โ€œ Kyu? โ€œ, ucap seseorang membuat Kyuhyun menoleh ke arah orang yang memanggilnya yang ternyata adalah Yuri.

Kyuhyun menghampiri Yuri yang entah darimana datangnya.

โ€œ Apa yang kau lakukan disini? โ€œ, tanya Yuri.

โ€œ Seharusnya aku yang bertanya seperti itu, apa yang kau lakukan dengan mereka?! โ€œ, tanya Kyuhyun dingin, terlihat wajahnya yang memancarkan kemarahan sekarang.

โ€œ Apa yang aku lakukan atau dengan siapa itu bukan urusanmu โ€œ, jawab Yuri datar.

โ€œ Mwo?! Ya! Kau tahu siapa mereka?! โ€œ, tanya Kyuhyun dengan nada tinggi.

โ€œ Aku tahu! โ€œ,

โ€œ Lalu mengapa kau masih bergaul dengan mereka? โ€œ,

โ€œ Sudah kubilang itu bukan urusanmu โ€œ,

โ€œ Ya! Aku ini sahabatmu dan aku tidak ingin terjadi apapun padamu Yuri! โ€œ, Kyuhyun mulai kesal.

โ€œ Sahabat? Ya… memang aku hanya sahabatmu. Sahabat yang kau lupakan saat kau bersama yeojacingumu. Dan sahabat yang kau butuhkan saat kau tidak bersamanya โ€œ, batin Yuri sambil tersenyum getir.

โ€œ Pulanglah denganku! โ€œ, ucap Kyuhyun sambil menarik tangan Yuri.

Yuri hanya mengikutinya tanpa protes.

โ€œ Yuri, kau bisa datang lagi nanti! โ€œ, teriak Junhyun sambil tersenyum menyeringai membuat Kyuhyun merasa kesal dan marah sedangkan Yuri hanya diam menanggapinya.

Kini mereka ada dimobil Kyuhyun dengan suasana yang sangat hening sekali. Tak ada kata yang terucap dari mulut mereka. Sampai tiba didepan rumah Yuri pun tetap tidak ada suara. Yuri keluar dari mobil Kyuhyun tanpa mengatakan sesuatu. Kyuhyun yang melihat itu langsung keluar dan menahan tangan Yuri.

โ€œ Ada apa denganmu? โ€œ, tanya Kyuhyun.

โ€œ Eopseo โ€œ, jawab Yuri malas.

โ€œ Jauhi Junhyung, jangan bergaul dengannya lagi โ€œ, ucap Kyuhyun.

โ€œ Itu bukan urusanmu, aku berhak berteman dengan siapa saja! โ€œ, jawab Yuri.

โ€œ Neh, tapi jangan dia โ€œ,

โ€œ Wae? โ€œ,

โ€œ Karena aku tidak suka! โ€œ, jawab Kyuhyun sambil menatap mata Yuri.

โ€œ Aku tidak ingin kau terjerumus Yuri, mereka tidak baik untukmu โ€œ, ucap Kyuhyun tulus.

โ€œ Lalu apa yang terbaik untukku? โ€œ, tanya Yuri dengan tatapan yang tidak Kyuhyun mengerti, matanya seolah menyiratan sesuatu yang dia tidak mengerti.

โ€œ Aku hanya sahabatmu dan itu sudah sangat jelas โ€œ, ucap Yuri melepaskan tangannya dari Kyuhyun lalu masuk kerumahnya.

โ€œ Mengapa aku tidak berkutik dengan tatapan itu? Apa masud tatapan itu sebenarnya? Yuri-a, apa aku melakukan salah padamu? โ€œ, batin Kyuhyun menatap Yuri yang sudah hilang dibalik pintu rumahnya.

โ€œ Mengapa kau selalu memberikan harapan palsu padaku, Kyu? Kau tahu, semakin kau seperti ini. Kau semakin membuat hati ini mencintaimu dan sakit โ€œ, ucap Yuri sambil duduk dilantai dan bersandar ke pintu.

Dia mulai menangis di pangkuannya sendiri sambil memeluk kedua kakinya. Yuri menangis menumpahkan semua rasa didalam hatinya yang semakin hari membuatnya semakin tersiksa dengan perasaannya sendiri. Setelah cukup Yuri mencari sesuatu didalam tasnya, dia pun mengobrak โ€“ abrik tasnya dan menemukan sebuah serbuk. Yuri menghisapnya perlahan โ€“ lahan sampai dia merasa baikkan dan tertidur di lantai.

~ Too Hurt Forย  Loving You ~

Kyuhyun semakin frustasi semenjak kejadian itu, dia bahkan tidak bertemu dengan Yuri sama sekali. Dia pun sering ke rumahnya namun Yuri selalu diluar, dia mencari ke tempat tongkrongan Beast, tetap tidak ada. Kyuhyun merindukan Yuri yang selalu ada untuknya. Dia juga merindukan Yuri yang selalu bercanda tawa dengannya. Dia merindukan senyum Yuri padanya, dia juga merindukan saat Yuri marah padanya. Kyuhyun sangat merindukan Yuri sampai Seohyun pun yang yeojacingunya tidak dia perhatikan.

โ€œ Yuri-a, mengapa kau menghindariku? Kenapa kau seperti ini? Apa yang sebenarnya terjadi padamu? Dan apa kesalahanku padamu? โ€œ, guman Kyuhyun yang wajahnya memperlihatkan depresi.

โ€œ Oppa! โ€œ, panggil seorang yeoja sambil memegang pundaknya.

โ€œ Yuri! โ€œ, ucap Kyuhyun tanpa sadar namun saat menoleh, dia hanya melihat Seohyun.

โ€œ Oh kau Seohyun-a… โ€œ, katanya dengan nada kecewa, Seohyun merasa sakit saat Kyuhyun memanggilnya dengan nama Yuri.

โ€œ Oppa, tidak bisakah sehari saja kau tidak memikirkan Yuri? โ€œ, ujar Seohyun membuat Kyuhyun menatapnya heran.

โ€œ Berhenti memikirkannya, aku yeojacingumu Oppa bukan dia โ€œ, ucap Seohyun.

โ€œ Aku tidak bisa โ€œ, jawab Kyuhyun membuat Seohyun semakin terluka.

โ€œ Wae Oppa? โ€œ, lirih Seohyun namun cukup terdengar oleh Kyuhyun.

โ€œ Jangan bertanya mengapa, karena aku memang tidak bisa. Kuharap kau mengerti Seohyun-a โ€œ,

โ€œ Kau yang harus mengerti aku Oppa! Kau bahkan tidak pernah memikirkan perasaanku! Yang kau pedulikan hanya Yurimu itu! โ€œ, teriak Seohyun sambil mengeluarkan air matanya, Kyuhyun kaget namun dia hanya diam saja.

โ€œ Bukankah aku ini yeojacingumu Oppa? tapi mengapa aku tidak bisa merasakan hal itu. Ragamu memang bersamaku tapi hati dan pikiranmu bukan padaku โ€œ, tangis Seohyun pecah.

Kyuhyun pun mendekati Seohyun lalu memeluknya, โ€œ Mianhae… โ€œ

โ€œ Aku tidak tahu sebenarnya aku mencintai Seohyun atau Yuri? Tapi untuk sekarang โ€“ sekarang ini aku hanya memang selalu memikirkan Yuri โ€œ, batin Kyuhyun.

โ€œ Oppa, apa kau mencintainya? โ€œ, tanya Seohyun setelah dia berhenti menangis.

Kyuhyun terdiam seolah itu adalah pertanyaan yang sangat sulit untuknya. Dia tidak tahu mengapa?

โ€œ Pergilah Oppa, raih cintamu padanya. Aku mengerti bahwa dihatimu hanya ada Yuri bukan aku โ€œ, ucap Seohyun mencoba tersenyum.

โ€œ Seohyun-a… โ€œ, lirih Kyuhyun tidak percaya.

โ€œ Kau tidak usah merasa bersalah padaku, aku sudah menyadarinya sejak kita mulai pacaran. Kau menyukai Yuri tapi kau tidak menyadarinya Oppa. Saat kita berdua pun yang kau bicarakan hanya lah dia. Aku pura โ€“ pura tidak tahu berharap kau akan mencintaiku tapi semua itu sia โ€“ sia. Aku tidak pernah masuk ke hatimu โ€œ, ujar Seohyun tersenyum miris membuat Kyuhyun semakin bersalah karena telah melukai Seohyun secara tidak langsung.

โ€œ Mianhae… aku tidak tahu kau begitu terluka karena aku โ€œ, ucap Kyuhyun .

โ€œ Gwenchana, aku tahu aku akan terluka jika aku terus bersamamu. Tapi aku bahagia pernah menjadi yeojacingumu โ€œ, senyum Seohyun membuat Kyuhyun semakin merasa jahat padanya.

โ€œ Temui dia Oppa, bilang kalau kau mencintainya. Kurasa dia juga merasakan hal yang sama denganmu โ€œ, suruh Seohyun.

โ€œ Tapi dia selalu menghindariku, bahkan sekarang aku tidak tahu dimana dia โ€œ, Ucap Kyuhyun sedih.

โ€œ Kau harus selalu berusaha Oppa, aku yakin kalian pasti bisa bersama โ€œ, ucap Seohyun memberi semangat.

โ€œ Gomawo , Seohyun-a. Namja yang mendapatkanmu pasti sangat beruntung karena kau adalah yeoja yang sangat baik โ€œ, ucap Kyuhyun lalu memeluk Seohyun erat.

Dari jauh Yuri melihat adegan itu, hatinya sungguh sakit. Padahal dia sudah mencoba untuk tidak bertemu Kyuhyun tapi apa sekarang? Hatinya masih terasa sakit melihat Kyuhyun berpelukan dengan Seohyun.

โ€œ Mengapa tidak bisa aku ikut senang dengan kebahagiannya? โ€œ, lirih Yuri yang langsung pergi menuju rumahnya.

Sesampainya dirumah Yuri langsung mengunci kamarnya mencari serbuk yang diberikan Junhyung padanya. Dia mencoba menghirup semua serbuk itu sekaligus, dia ingin melupakan semuanya. Dia ingin menyembuhkan rasa sakit didadanya dengan serbuk itu. Namun entah apa yang terjadi? Tubuh Yuri kejang โ€“ kejang dan dia mengeluarkan banyak busa dimulutnya, Omma Yuri yang tadi heran melihat Yuri langsung masuk tanpa berkata apapun, ia cemas karena Yuri tidak biasanya seperti ini. Omma Yuri terus mengetuk pintu kamarnya namun tidak ada sahutan. Perasaannya sungguh tidak enak. Dia mencari kunci cadangan kamar Yuri dan membukanya alangkah kagetnya dia saat melihat puterinya kejang โ€“ kejang mengeluarkan busa dimulutnya.

โ€œ Yuri!!! โ€œ, teriak Omma Yuri yang langsung menghampiri puterinya.

~ Too Hurt Forย  Loving You ~

โ€œ Ada apa denganmu Yuri? Mengapa kau seperti ini? โ€œ, tanya Omma Yuri sambil terus mencoba membangunkan puterinya.

โ€œ Tolong!!! Tolong!!! โ€œ, teriak Omma Yuri berharap ada seseorang yang datang.

Tiba โ€“ tiba datanglah Kyuhyun yang memang kebetulan ingin menemui Yuri.

โ€œ Yuri kenapa Omonim?! โ€œ, tanya Kyuhyun menghampiri Omma Yuri.

โ€œ Aku tidak tahu, tiba โ€“ tiba saja Yuri seperti ini โ€œ, tangis Omma Yuri.

โ€œ Sebaiknya kita bawa dia ke rumah sakit! โ€œ, usul Kyuhyun yang langsung menggendong Yuri ke mobilnya membawanya ke rumah sakit.

Setelah sampai, mereka membawanya ke ruang gawat darurat untuk diperiksa Dokter, Omma Yuri tetap menangis dan Kyuhyun disana mencoba untuk menenangkannya.

โ€œ Tenanglah Omonim, semuanya akan baik โ€“ baik saja โ€œ, ucap Kyuhyun pada Omman Yuri.

Beberapa menit berlalu, Dokter keluar dari ruangan dimana Yuri diperiksa. Omma Yuri dan Kyuhyun langsung menghampirnya dan bertanya tentang keadaannya.

โ€œ Bagaimana keadaannya Dokter? โ€œ, terlihat wajah cemas dia antara dua orang yang kini berada dihadapan Dokter.

โ€œ Dia overdosis, tapi untunglah dia masih bisa dibawa dengan cepat sehingga kami bisa menanganinya โ€œ,

โ€œ Overdosis? โ€œ, tanya Omma Yuri tidak percaya.

โ€œ Neh, dia memakai narotika โ€œ, ucap Dokter.

โ€œ Terus keadaannya sekarang? โ€œ,

โ€œ Mungkin dia akan sadar dalam beberapa hari, karena kami memberinya obat untuk menetralisir kandungan narotika yang ada dalam tubuhnya โ€œ, jelas Dokter.

โ€œ Yuri-a, kenapa kau memakai barang haram itu? โ€œ, batin Kyuhyun.

Seketika itu dia teringat akan Junhyung dan Kyuhyun tahu siapa yang membuat Yuri seperti ini.

โ€œ Omonim, aku harus mengurus sesuatu. Nanti aku akan kembali lagi untuk menjenguk Yuri โ€œ, pamit Kyuhyun pada Omma Yuri.

Omma Yuri hanya mengangguk dan membiarkan Kyuhyun pergi. Dengan menahan amarahnya Kyuhyun bergegas menghampiri Junhyung yang hampir membunuh Yuri. Dia tahu Yuri bukan yeoja yang gampang terhasut dengan barang haram itu, dia masih tidak habis pikir Yuri bisa overdosis? Sejak kapan Yuri menggunakan barang โ€“ barang haram itu? Setelah sampai Kyuhyun langsung menghampiri Junhyun dan langsung memukul wajahnya membuat member Beast yang lain berdiri dan mulai menyerang Kyuhyun.

Buk! Buk! Buk!

Kyuhyun jatuh tersungkur karena dia dikeroyok enam orang member Beast. Terlihat darah disudut bibir dan pelipisnya.

โ€œ Ya! Kau kesini mencari mati huh?! โ€œ, tanya Junhyung pada Kyuhyun yang terduduk ditanah sambil menatapnya tajam.

โ€œ Mengapa kau memberikan obat haram itu pada Yuri Huh?! โ€œ, tanya Kyuhyun dengan emosi yang masih membakar hatinya.

โ€œ Aku tidak memberikannya, dia sendiri yang memintanya padaku โ€œ, jawab Junhyung dengan senyum evil.

โ€œ Bohong! Yuri bukan yeoja yang gampang terpangaruh, kau pasti memaksanya kan?! โ€œ,

โ€œ Haaaah… kau tahu kenapa dia menginginkan obat itu?! โ€œ, tanya Junhyunh sambil menghela nafasnya, Kyuhyun tidak menjawabnya.

โ€œ Karena dia ingin melupakan patah hatinya… โ€œ, ucap Junhyung.

โ€œ Patah hati? โ€œ, tanya Kyuhyun.

โ€œ Kau ini nama yang bodoh sekali! โ€œ, tawa Junhyung dikuti teman โ€“ temannya.

โ€œ Apa masudmu? โ€œ,

โ€œ Tanyakan saja padanya! โ€œ, ucap Junhyung lalu meninggalkan Kyuhyun yang masih duduk ditanah.

โ€œ Dia patah hati? Oleh siapa?ย  โ€œ, Kyuhyun memikiran kata โ€“ kata Junhyung.

โ€œ Yuri-a, apa karena aku tidak disampingmu itulah penyebab kau menghindariku? Dan mengapa kau memakai obat โ€“ obat itu? Seharusnya kau cerita padaku tentang masalahmu โ€œ, gumam Kyuhyun sambil mengacak rambutnya frustasi.

~ Too Hurt Forย  Loving You ~

Kyuhyun kembali menuju rumah sakit, namun Omma Yuri memintanya untuk mengambil sesuatu di kamar Yuri. Saat Kyuhyun masuk ke kamar Yuri, dia melihat foto โ€“ foto dirinya dan Yuri dari jaman dulu. Dia tersenyum melihat keceriaan mereka dioto itu. Mata Kyuhyun menangkap sebuah buku kecil berwarna cream. Tiba โ€“ tiba ada rasa penasaran dalam hatinya untuk mengambil buku itu yang ternyata buku harian milik Yuri.

โ€œ Sejak kapan dia menulis diary? โ€œ,

โ€œ Kyuhyun-a, kau sudah menemukannya? โ€œ, tanya Appa Yuri yang menunggu Kyuhyun untuk ke rumah sakit.

โ€œ Neh, Abonim โ€œ, jawab Kyuhyun mengambil buku diary itu dan barang yang diminta Omma Yuri.

Kini Kyuhyun menunggu Yuri, karena kedua orang tua Yuri sedang bebicara dengan Dokter.

โ€œ Yuri-a, Mianhae… karena aku tidak bisa menjadi sahabat yang baik untukmu. Bahkan aku tidak pernah ada disaat kau membutuhkanku โ€œ, ucap Kyuhyun sambil memandangi wajah Yuri yang tertidur pulas.

โ€œ Dan kenapa aku tidak sadar kalau aku mencintaimu melebihi sahabat. Seohyun saja bisa mengetahuinya, mengapa aku begitu bodoh? โ€œ, ucapnya lagi.

โ€œ Cepat bangunlah, Yuri. Aku sungguh merindukanmu โ€œ, ucap Kyuhyun yang mencium kening Yuri.

Kyuhyun teringat dengan diary Yuri yang dia bawa, entah kenapa rasa penasaran tentang siapa namja yang Yuri sukai masih menghantuinya. Dia pun mulai membuka satu persatu halaman buku itu. Terkadang terlihat senyumnya mengembang saat membacaย  isi dari buku diary itu, karena semua yang tertulis disana kejadian โ€“ kejadian yang dia lalui bersamanya.

โ€œ Kau mencatat semua ini Yuri? โ€œ, kekeh Kyuhyun.

Namun senyumnya menghilang saat dia membaca sebuah tulisan yang membuatnya tidak percaya.

Dear : Diary

Hari ini Kyuhyun mengungkapkan perasaannya pada Seohyun,

Betapa hancurnya hatiku

Harus menyaksikan namja yang aku cintai

Menyatakan perasaannya pada yeoja lain

Aku ingin sekali menangis saat itu juga,

Tapi aku tidak bisa karena aku malah tersenyum didepannya….

Kyuhyun tidak bisa bereaksi apa โ€“ apa karena sejujurnya dia kaget membacanya. Kyuhyun membuka lagi halaman berikutnya.

Dear : Diary

Lagi โ€“ lagi hati ini hancur melihat kemesraan mereka.

Kenapa tidak bisa aku yang berada diposisi yeoja itu?

Tapi saat Junhyung memberikanku serbuk obat yang bisa menyembuhkan rasa sakit ini,

Tapi apakah bisa?

Aku memandangi serbuk itu,

Benarkah aku bisa melupakan rasa sakit itu?

Aku ragu,

Tapi aku sungguh tidak tahan dengan luka ini

Aku mencoba menghirupnya,

kenapa rasanya seperti melayang?

โ€œ Jadi orang yang membuatmu seperti ini adalah….. Aku? โ€œ, Gumam Kyuhyun lalu membalikan halaman selanjutnya.

Dear : My Bestfriend, My First Love, My Heart Breaker Cho Kyuhyun

Mengapa begitu sakit sekarang?

Mengapa tidak bisa aku yang ada dihatimu?

Mengapa aku yang harus menjadi sahabatmu?

Mengapa aku harus selalu berpura โ€“ pura didepanmu?

Mengapa tidak bisa aku menghilangkan senyumku didepanmu?

Mengapa tidak bisa aku mengeluarkan tangisku dihadapanmu?

Kau tahu aku sangat terluka karenamu?

Itโ€™s hurt to me for loving you….

Bisakah kau sadar aku disini?

Bisakah kau lihat tulusnya cintaku padamu?

Aku selalu menunggu kau menyadariku disini yang sangat tulus padamu

Tapi akankah kau sadar dengan perasaanku ini?

Atau kau akan sadar jika aku sudah mati?

Tawaku, tangisku, senyumku semuanya karenamu…

Please stop hurt to me…

ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย  17 Mei 2013

Buku kecil itu terjatuh dari tangan Kyuhyun, tangannya bergetar sampai dia tidak bisa memiliki kekuatan untuk memengang buku kecil yang berbentuk diary itu.

โ€œ Sebegitu terlukakah kau karena aku? โ€œ, lirih seorang Kyuhyun menatap tubuh Yuri terbaring tak sadarkan diri.

โ€œ Aku terlalu bodoh untuk menyadarimu yang selalu ada untukku, bahkan aku tidak menyadari tulusnya cintamu padaku โ€œ, ujar Kyuhyun sambil menggenggam tangan yeoja itu.

โ€œ Mianhae, Jeongmal mianhae…. โ€œ, lirihnya lagi sambil mencium tangan Yuri itu.

~ Too Hurt Forย  Loving You ~

Yuri perlahan โ€“ lahan membuka matanya, dia melihat sekelilingnya yang masih dalam keadaan buram.

โ€œ Dimana ini? โ€œ, gumamnya, namun saat dia akan memegang kepalanya dia merasakan ada tangan seseorang yang memegangnya.

Yuri melihat siapa yang memegang tangannya itu dan dia kaget mendapati Kyuhyun yang tertidur di sampingnya.

โ€œ Kyu? Sedang apa dia disini? โ€œ, lirih Yuri melihat wajah tampan Kyuhyun yang tertidur pulas namun terlihat raut wajahnya memperlihatkan kelelahan .

Yuri masih memandanginya, dia mengingat kalau dia bukan miliknya. Kembali rasa sakit di hatinya tercuat. Yuri mencoba melepaskan tangannya perlahan โ€“ lahan namun ternyata hal itu membuat Kyuhyun terbangun. Kyuhyun kaget saat melihat mata Yuri terbuka dan kini menatapnya.

โ€œ Kau bangun Yuri?! โ€œ, tanya Kyuhyun terlihat raut wajahnya menjadi senang namun beda halnya dengan Yuri yang menatapnya datar.

โ€œ Kau tahu, kau tidak sadarkan diri selama 5 hari. Syukurlah kau bangun sekarang โ€œ, ucap Kyuhyun sambil tersenyum tulus. Yuri hanya membalasnya dengan senyum getir.

โ€œ Pulanglah dan istirahat โ€œ, ucap Yuri membuat Kyuhyun menatapnya heran.

โ€œ Aku tahu kau lelah, pulanglah โ€œ, suruh Yuri.

โ€œ Ani, aku ingin disini menemanimu โ€œ, tolak Kyuhyun yang memancarkan sedikit kekecewaan dari wajah tampannya.

โ€œ Aku tidak butuh kepedulianmu, kau pikirkan saja hidupmu sendiri dan juga yeojacingumu โ€œ, ucap Yuri dingin yang kini mengalihkan pandangannya kearah lain.

Kyuhyun tahu Yuri hanya bersikap seperti itu agar dia menjauhinya, tapi sekarang apa yang semua Yuri katakan tidak akan berpengaruh padanya karena dia berjanji akan mempertanggung jawabkan semuanya.

โ€œ Kalau aku ingin kau mau apa? โ€œ, ucap Kyuhyun membuat Yuri menoleh kearahnya.

โ€œ Ya! Berhenti bersikap seolah kau peduli padaku! โ€œ, ucap Yuri datar.

โ€œ Aku memang peduli padamu, jadi apapun yang kau katakan tidak akan membuatku meninggalkanmu โ€œ,

โ€œ Wae? Karena aku sahabatmu?! โ€œ,

โ€œ Neh โ€œ, jawab Kyuhyun.

Yuri seolah kehabisan kata โ€“ kata, karena dia melihat Kyuhyun sama sekali tidak terpengaruh dengan ucapan โ€“ ucapannya.

โ€œ Mengapa kau seperti ini Kyu? โ€œ, batin Yuri yang sebenarnya ingin menangis tapi sekarang Kyuhyun didepannya jadi tidak mungkin dia melakukan itu.

โ€œ Jika kau ingin menangis, menangislah sekarang. Jangan hanya menangis belakangku karena aku tidak bisa menghapus air matamu โ€œ, ucap Kyuhyun membuat Yuri menatapnya tidak percaya.

โ€œ Cukuplah untuk berpura โ€“ pura didepanku, karena aku hanya ingin ada kejujuran di wajahmu โ€œ,

โ€œ Yuri, mengapa kau harus membiarkan dirimu terluka seperti ini? Bahkan kau memilih jalan yang salah! โ€œ, ucap Kyuhyun mendekati Yuri.

Yuri terdiam, bagaimana mungkin Kyuhyun tahu semuanya?

โ€œ Aku tahu kau mencintaiku dari dulu โ€œ,ย  kini air mata Yuri mengalir bebas dipipinya.

โ€œ Bagaimana kau…. โ€œ, lirih Yuri.

โ€œ Aku sudah membaca semua isi hatimu, mengapa kau menyembunyikan hal itu dariku? โ€œ,,

โ€œ Kenapa kau malah membiarkan dirimu terluka sendiri? โ€œ, Kyuhyun menghapus air mata Yuri dengan tangannya.

โ€œ Karena aku terlambat, ketika aku ingin mengatakannya kau lebih memilih Seohyun saat itu โ€œ, ucap Yuri dengan suara bergetar.

Kyuhyun langsung memeluknya erat, dia rindu sekali dengan Yuri. Bahkan dia hampir gila saat Yuri menghindarinya. Dan selama Yuri belum sadar, Kyuhyun berusaha untuk tidak tidur karena dia ingin disaat Yuri membuka matanya hanya ada Kyuhyun seorang.

โ€œ Sudah cukup kau menderita, aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi lagi padamu โ€œ, ucap Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menatap Yuri dalam.

โ€œ Aku berjanji akan selalu disampingmu mulai saat ini, detik ini dan selamanya โ€œ,

โ€œ Lalu Seohyun? Bagaimana dengannya? โ€œ,

โ€œ Kami sudah berakhir, aku berterima kasih padanya karena dia menyadarkanku kalau aku sungguh mencintaimu Yuri โ€œ, Yuri kaget dengan ucapan Kyuhyun.

โ€œ Kkk….kau mencintaiku?! โ€œ,

โ€œ Neh, tanpa aku sadari aku mencintaimu. Dan aku senang karena kau juga mencintaiku โ€œ,

โ€œ Kau tahu darimana? โ€œ,

โ€œ Diarymu yang menyimpan semua isi hatimu padaku โ€œ,

โ€œ Ya! Mengapa kau membaca diary orang sembarangan?! โ€œ, tanya Yuri kesal.

โ€œ Itu karena aku penasaran, ternyata ada bagusnya juga aku jadi tahu perasaanmu padaku โ€œ, senyum Kyuhyun membuat Yuri malu.

โ€œ Wah… wajahmu merah terlihat cute โ€œ, goda Kyuhyun.

โ€œ Ya! Jangan menggodaku! โ€œ, ucap Yuri dengan wajah sangarnya. Kyuhyun hanya tertawa pada Yuri.

โ€œ Yuri, berhentilah memakai obat haram itu โ€œ, pinta Kyuhyun sambil mengusap rambut Yuri.

โ€œ Aku tidak akan melakukannya selama kau tidak menyakiti hatiku โ€œ, ujar Yuri menatap Kyuhyun.

โ€œ Baiklah, mulai saat ini dan seterusnya. Aku Cho Kyuhyun berjanji tidak akan membuat Kwon Yuri menangis lagi atau terluka lagi โ€œ, ucap Kyuhyun lantang membuat Yuri tertawa.

โ€œ Dan Jika kau butuh obat, kau bisa bilang padaku. Kujamin kau akan kecanduan selamanya โ€œ,

โ€œ Wae? Memangnya kau akan memberiku obat apa? โ€œ, tanya Yuri polos.

Terlihat Kyuhyun tersenyum menatap Yuri, seketika itu tangan Kyuhyun memegang kedua pipi Yuri lalu menciumnya lembut membuat Yuri terkejut namun lama kelamaan Yuri membalas ciumannya. Setelah cukup lama Kyuhyun melepaskan ciumannya dari Yuri.

โ€œ Otte? Kau suka? โ€œ, tanya Kyuhyun.

Yuri hanya menundukkan kepalanya malu, dia pun menganggukan kepalanya membuat Kyuhyun tersenyum senang dan memeluknya erat sekali.

โ€œ Gomawo โ€œ,

~oo00 The End 00oo~

Aduh ini ff kok jadi gini ya? #garuk2 kepala. Author serahkan ma readers aja deh gimana tanggapannya. Walau gaje tetap comment ya ^__^ Gomawo Good readers๐Ÿ˜€

ย 

ย 

ย 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

102 thoughts on “Too Hurt For Loving You

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s