Posted in Dramalife, Fanfiction, Friendship, Romance

Cause Him chapter 9

cause him 9 kyuri

 

Author           :  Lee Midah ( Kyulhae4ever )

Cast                 :  Cho Kyuhyun, Super Junior

Kwon Yuri, SNSD

Choi Siwon, Super Junior

Lee Donghae, Super Junior

Nickhun Horvejkul, 2PM

Im Yoona, SNSD

Tiffany Hwang , SNSD

Other cast      : SNSD

Super Junior

Lenght             : Chapter

Genre              : Family, Dramalife, Romace, Love, Accident sisanya katagoriin sendiri ya ^^

Rated              : +17 th

Disclaimer      : Semua cast milik Tuhan dan diri mereka sendiri. Ceritanya pure hasil imajinasi author yang koplak. Jadi Don’t bashing! Don’t Plagiat! Don’t be siders! Baca dulu baru comment.” Sepatah kata atau dua patah kata lebih baik daripada tidak sama sekali “ ^^ Mian klo masih ada Typo, Typo is art hehehe J untuk masalah karakter Mohon jangan dibash karena ini hanya ada dalam cerita saja. Jika tidak suka Pairingannya atau karakter tokohnya lebih baik pikir – pikir dulu deh sebelum baca yak!

 

Happy reading!!! ^__^

Yuri dan Siwon kembali dari supermarket, ketika mereka masuk kedalam Apartement mereka melihat Kyuhyun yang mondar – mandir dengan wajah yang panik. Dia kelihatan sangat frustasi sekali.

“ Ada apa dengannya? “, tanya Yuri heran,

“ Molla… “, jawab Siwon singkat dan mereka pun menghampiri Kyuhyun.

“ Ya! Kyu, ada apa denganmu? Kenapa kau seperti orang frustasi seperti itu? “, tanya Siwon membuat Kyuhyun menoleh kearah Siwon dan wajahnya langsung berubah saat dia melihat Yuri.

“ Yuri-a, gwenchana? Kau kemana saja? Aku sudah mencarimu kemana – mana “, tanya Kyuhyun dengan nada khawatir sambil menghampiri Yuri dan langsung memeluknya.

“ Ya! Lepaskan! Aku hanya pergi ke supermarket dengan Siwon “, jawab Yuri yang mencoba melepaskan diri dari pelukan Kyuhyun.

“ Ke supermarket? Kenapa kau tidak mengajakku? “, tanya Kyuhyun sambil cemberut.

“ Kenapa aku harus mengajakmu jika sudah ada Siwon? “, jawab Yuri.

“ Aku kan hanya khawatir dengan anak kita “, kata Kyuhyun sambil mengerucutkan bibirnya. Yuri merasa kaget mendengar kata – kata Kyuhyun, bagaimana bisa Kyuhyun membahasnya saat mereka tidak sendiri karena disini ada Siwon.

“ Bisakah kau tidak membahas tentang anak ini? Disini kan ada Siwon “, bisik Yuri kesal pada Kyuhyun.

“ Waeyo? Lagi pula Siwon tahu tentang anak ini “, jawab Kyuhyun enteng membuat Yuri membulatkan matanya.

“ Mwo? Dia tahu? “, tanya Yuri tidak percaya.

“ Neh, Donghae da Eunhyuk juga tahu “, tambah Kyuhyun lagi.

“ Ya! Kenapa kau menceritakannya pada mereka?! Aku saja merahasiakan ini dari Yoona sahabatku, Aish! Jinjja! “, teriak Yuri pada Kyuhyun.

“ Yuri-a, tenanglah aku bisa menjelaskannya “, kata Kyuhyun merasa takut dengan peubahan raut wajah Yuri.

“ Penjelasan apa? “, tanya Yuri sambil melotot.

“ Yuri, tenanglah aku tahu ini berat bagimu tapi Kyuhyun hanya bingung dan dia meminta saran pada kami bagaimana menghadapinya. Karena dia merasa bersalah padamu “, kata Siwon yang mendengar saat Yuri berteriak pada Kyuhyun lalu menghampiri mereka. Yuri pun sedikit menurunkan emosinya dan menatap Kyuhyun tajam.

“ Mianhae, jika itu membuatmu marah. Tapi aku tidak bermaksud apapun “, ucap Kyuhyun menyesal.

“ Geurae, lagi pula semuanya sudah tahu. Apa yang lagi bisa aku lakukan? “, jawab Yuri yang melihat Kyuhyun benar – benar menyesal.

“ Jadi kau memaafkanku? “, tanya Kyuhyun yang wajahnya kembali ceria.

“ Ya! Kenapa kau ini seperti anak kecil begitu? Bukankah kau akan menjadi seorang Appa? “, tanya Yuri tidak mengerti dengan sifat Kyuhyun.

“ Appa? Iya, aku akan menjadi seorang Appa “, kata Kyuhyun sambil tersenyum lebar.  Yuri hanya menghela nafasnya dan langsung meninggalkan Kyuhyun.

“ Kau mau kemana? “, tanya Kyuhyun.

“ Memasak “, jawab Yuri singkat dan menuju ke dapur.

“ Ya! Choi Siwon! Kenapa kau mengajaknya tanpa membangunkan aku?! “, marah Kyuhyun pada Siwon yang hendak masuk kekamarnya.

“ Itu karena kau tertidur lelap sekali, sehingga kami tidak mungkin membangunkanmu. Aku tidak mau mengalami hal seperti Eunhyuk saat mencoba membangunkanmu “, jawab Siwon sambil masuk kekamarnya.

***

Aku mengikuti Yuri kedapur, karena aku memang tidak ingin melihatnya kelelahan. Bukankah tadi dia sudah menerimaku sebagai Appa dari anak yang dikandungnya? Berarti dia sudah mulai menerimaku dalam hidupnya.

“ Yuri-a, ada yang bisa kubantu? “, tawarku saat dia mulai menyalakan api.

“ Ani, kau duduk saja disana. Aku tidak ingin kau menghancurkan masakanku “, jawabnya datar. Tapi aku tidak akan menyerah.

“ Tapi aku ingin membantumu, boleh ya? “, tawarku lagi yang membuatnya menatapku.

“ Haaaahhh… geurae jika kau tetap memaksaku, kau potong saja lobak dan wortel yang ada disana karena jika kau disini mungkin kau akan membakar tempat ini “, jawab Yuri sambil menghela nafas yang akhirnya mengijinkanku untuk membantunya. Memang benar apa yang dikatakannya, aku paling anti dengan dapur. Lagian aku hanya tahu jadi saja, tapi sekarang malah aku yang memaksanya untuk menerima bantuanku padahal aku tidak mengerti apapun dalam hal memasak. Kwon Yuri, kau memang yeoa yang special untukku. Aku pun ketempat dimana wortel dan lobak itu berada. Aku mengambil pisau dengan tangan kananku dan lobak dengan tangan kiriku. Tapi, bagaimana memotongnya? Aku sungguh tidak mengerti caranya. Kalau aku tanya Yuri, pasti dia marah lagi. Lalu kalau aku tanya Siwon, dia ada dikamarnya. Sudahlah aku potong sesuai dengan instingku saja. Aku kan seorang Cho Kyuhyun, orang jenius dalam semua hal dan selalu menang dalam game apapun apalagi Starcraft sudah pasti aku tak terkalahkan. Hahaha J Aku mulai memotong memotongnya, setelah selesai memotong lobak aku meneruskannya dengan memotong wortel. Nah… semuanya selesai gampang sekali, ini bukan masalah besar untuk seorang Cho Kyuhyun. Aku pun tersenyum senang.

***

Aku selesai memanaskan air sekaligus memasak nasi, yang sekarang aku harus lakukan mengecek sayuran untuk soupku. Apa Kyuhyun sudah memotongnya ya? Lebih baik aku melihatnya sekarang. Saat aku menghampirinya kulihat dia tersenyum senang melakukan hal seperti itu. Kenapa dia terlihat senang sekali hanya dengan memotong sayuran? Tapi dia terlihat lucu, seperti anak yang telah menyelesaikan PR-nya.

“ Apa kau sudah selesai? “, tanyaku pada Kyuhyun yang langsung menatapku.

“ Neh, tentu saja. Apa yang tidak bisa aku lakukan? Lihatlah! “, katanya sambil menunjukan padaku hasil pekerjaannya. Aku pun melihat kerah meja dan terkejut melihatnya.

“ Otte? Aku jeniuskan? “, tanyanya polos. Aish! Namja ini!

“ Ya! Bagaimana kau bisa bilang ini bagus?! Kau memotongnya sembarangan dan lebih parah lagi kau tidak mengupasnya dahulu! “, marahku padanya dan wajahnya langsung berubah.

“ Tapi aku memotongnya dengan baik kok “, belanya.

“ Cho Kyuhyun! Lebih baik kau duduk manis disofa dan jangan datang kedapur lagi, karena kau bukan membantu tapi malah menambah kerjaanku saja. Kah! “, katakau menyuruhnya pergi dari dapur. Sebenarnya apa yang dipikirkan namja ini sih? Dengan berat dia meninggalkan dapur dan pergi keruang tamu dengan wajah tertekuk.

***

Kyuhyun pergi ke ruang tamu dan duduk disebelah Siwon yang kini sedang menonton televisi.

“ Ada apa denganmu? “, tanya Siwon melihat raut wajah Kyuhyun yang seperti seorang anak habis dimarahi.

“ Yuri marah karena aku membantu memotong sayuran “, jawabnya singkat.

“ Kau memotong sayuran?! “, tanya Siwon tidak percaya.

“ Neh “, jawabnya menganggukkan kepala.

“ Jelas saja dia marah, kau pasti memotongnya asal – asalan kan? “, tebak Siwon.

“ Anio, aku memotongnya sesuai instingku. Hanya aku lupa mengupas kulitnya saja “, jawab Kyuhyun membuat Siwon tertawa.

“ Hahaha memotong tanpa mengupasnya? Kau ini tidak pernah tahu memasak, pake sok – sok ingin membantunya. Kyu Kyu “, kata Siwon sambil menggeleng – gelengkan kepalanya. Kyuhyun hanya mencibir kesal pada sahabatnya itu.

***

Setelah selesai sarapan, Yuri bergegas untuk pergi kuliah karena dia tidak ingin ketinggalan pelajaran walaupun dia tahu semuanya akan tertunda dengan keadaan perutnya yang nanti semakin membesar.

“ kau mau kemana? “, tanya Kyuhyun yang sedang bermain game di PSPnya saat melihat Yuri bersiap – siap.

“ Aku ingin pergi kuliah “, jawab Yuri membuat Kyuhyun bangun dari sofa.

“ Aku antar “, tawar Kyuhyun.

“ Tidak usah. Lagian apa kau tidak akan pergi kuliah huh? “, tanya Yuri yang sepertinya melihat Kyuhyun tidak pernah memikirkan kuliahnya.

“ Ania, lagi pula aku tidak perlu kuliah karena aku sudah hafal semua pelajarannya. Aku malas jika hanya mendengarkan dosen yang terus mengulang – ngulang kata – katanya “, jawab Kyuhyun yang menurut Yuri terlalu angkuh. Tapi memang kenyataan Kyuhyun termasuk mahasiswa yang iQnya diatas rata – rata. Dengan hanya membaca satu kali saja semuanya sudah terekam dikepalanya. Itulah yang menyebabkannya sering bolos kuliah karena menurutnya hanya membuang – buang waktu saja. Sekarang Kyuhyun sedang menjalankan S2nya, namun dia tidak perlu datang kampus untuk mengikuti test atau ujian. Karena dia bisa langsung mengerjakannya tanpa harus belajar mati – matian ( kerenkan?! ).

“ Geurae, tapi aku butuh kuliah karena aku tidak sepertimu “, kata Yuri yang malas berdebat dengan Kyuhyun.

“ Kalau begitu aku antar, karena aku tidak ingin terjadi apa-apa dengan anakku “, ujarnya sambil mengambil kunci mobilnya.

“ Neh, kau memang hanya memikirkan anak ini saja kan? “, pikir Yuri yang merasakan sedikit kecewa dengan pernyataan Kyuhyun. Kyuhyun pun mengantarkan Yuri kekampusnya. Sebenarnya Kyuhyun juga ingin menemani Yuri namun diurungkannya karena Yuri pasti menolaknya.

“ Kalau sudah selesai hubungi aku, karena aku sudah menyimpan nomorku diponselmu “, kata Kyuhyun setelah Yuri turun dari mobilnya. Namun Yuri tidak menjawab dia pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih menatapnya.

“ Aku yakin kau pasti menghubungiku Yuri “, gumam Kyuhyun sebelum meninggalkan kampus Yuri.

***

“ Jadi kau mendekati 2 namja sekaligus? Dasar yeoja licik! “, kata seseorang yang sedari tadi mengamati Yuri sambil tersenyum menyeringai.

“ Lihat saja, aku tidak akan membiarkan Siwon dan Kyuhyun dibodohi olehmu “, kata orang itu lagi yang mulai turun dari mobilnya.

“ Yuri-a! “, panggil Yoona saat dia melihat Yuri datang.

“ Yoong, Tumben kau sudah datang? “, tanya Yuri saat Yoona mulai mendekatinya.

“ Ya! Sebenarnya ada apa denganmu? Aku tadi kerumahmu tapi orang tuamu bilang kau sudah tidak tinggal disana lagi? Apa yang sebenarnya terjadi?! “, tanya Yoona bertubi – tubi tanpa menjawab pertanyaan Yuri, membuat Yuri gugup dan bingung.

“ Ceritanya panjang Yoong “, jawab Yuri.

“ Tapi kau harus cerita padaku, aku ini kan sahabatmu “, kata Yoona sambil mengerucutkan bibirnya.

“ Neh, tapi nanti setelah kita pulang arra?! “, kata Yuri dan Yoona pun hanya pasrah karena dia tahu mungkin sulit bagi Yuri untuk bercerita sekarang karena Yuri akhir – akhir ini seperti banyak menyimpan masalah.

“ Geurae, tapi kau janji ya? “, tanya Yoona dan Yuri pun mengangguk. Mereka pun beranjak menuju kelas namun diperjalanan ada seseorang yang menabrak Yuri yang membuatnya hampir terjatuh, tapi untung saja Nickhun ada disaat waktu yang tepat dan menangkapnya.

“ Gwenchana Yuri-a? “, tanya Nickhun pada Yuri. Yuri pun yang kaget dan akhirnya sadar dan menganggukan kepalanya.

“ Ya! Apa – apan itu? Kau menabraknya dengan sengaja kan? “, tanya Yoona marah pada orang yang menabrak Yuri.

“ Huh?! Tidak cukup 2 namja yang kau bodohi Kwon Yuri? Dan dia juga salah satu korbanmu kan? “, tanya Orang itu sambil tersenyum sinis pada Yuri dan melirik Nickhun yang berdiri disamping Yuri. Yuri pun heran dengan maksud orang ini yang ternyata adalah seorang yeoja.

“ Apa maksud perkataanmu?! “, tanya Yoona yang tersinggung namun yeoja itu masih menatap Yuri sinis.

“ Sebenarnya siapa kau? Dan apa maksud perkataanmu? “, tanya Yuri tidak mengerti lagian dia juga tidak mengenal yeoja ini.

“ Aku? Kau tidak perlu tahu siapa aku, yang jelas jauhi Siwon dan juga Kyuhyun. Apa kau tidak sadar kalau mereka sudah memiliki tunangan? “, tanya Yeoja itu lagi.

“ Siwon? Kyuhyun? “, tanya Yuri sambil berpikir kalau mengenai Kyuhyun dia mengerti karena Kyuhyun memiliki Seohyun tapi Siwon? Apa hubungannya?

“ Aku tidak mengerti apa yang kau katakan? “, ucap Yuri lagi membuat yeoja itu terkekeh namun langsung menatapnya tajam.

“ Jangan berpura – pura bodoh, tadi malam kau tidur diapartement Siwon kan? “, tanya yeoja itu membuat semua orang kini menatap Yuri. Bagaimana dia tahu tentang hal ini? Pikir Yuri. Namun dia merasa yeoja ini salah paham padanya.

“ Apa benar itu Yuri-a? “, tanya Nickhun yang kini menatapnya begitu pun Yoona dan mahasiswa lainnya.

“ Kalian pasti tidak menyangka yeoja seperti Yuri yang terlihat lugu akan melakukan hal itu kan? “, tanya yeoja itu yang masih  merasa belum puas memperlakukan Yuri.

“ Cukup! Jika kau tidak tahu apapun jangan berbicara seperti kau tahu segalanya “, jawab Yuri yang kini sudah tidak tahan lagi.

“ Huh?! Kau masih menyangkalnya?! Dasar Munafik! “, kata Yeoja itu sambil menatap sinis pada Yuri.

“ Sudah cukup! Kau ini bukan mahasiswa disini kan? Dan apa yang dilakukan orang luar dikampus ini? Sebaiknya kau pergi dari sini sebelum aku memanggil security untuk mengusirmu “, kata Nickhun yang tidak tahan melihat Yuri dipermalukan seperti ini.

“ Huh?! Apa kau sudah tidur dengannya sehingga kau membelanya? “, tanya yeoja itu pada Nickhun.  Namun tiba- tiba sebuah tamparan meluncur dipipi yeoja itu membuat Yuri dan Nickhun kaget.

“ Jaga bicaramu! Yuri bukan yeoja seperti itu! “, kata Yoona yang sudah merasa kesal dengan yeoja ini.

“ Yoona? “, tanya Yuri kaget dengan sikap sahabatnya itu.

“ Kau!!! Berani – beraninya kau menamparku?!!! “, kata yeoja itu yang mau membalas Yoona namun ditahan oleh Nickhun.

“ Hentikan! Lebih baik kau pergi sekarang atau aku benar – benar akan memanggil security? “, ancam Nickhun yang sepertinya membuat Yeoja ini takut.

“ Cih! Lihat saja pembalasanku nanti! “, katanya sambil menatap Yuri dan Yoona bergantian dan langsung pergi.

“ Yoona-a, kenapa kau menamparnya? “, tanya Yuri pada Yoona.

“ Aku tidak tahan jika ada yang menghinamu Yul “, jawab Yoona yang membuat Yuri terharu dan bersyukur memiliki teman seperti Yoona.

“ Gomawo Yoong “, kata Yuri sambil memegang tangan Yoona.

“ Gomawo sunbae, tadi telah menolongku “, kata Yuri pada Nickhun.

“ Gwenchana, lagian tadi aku kebetulan lewat saja “, jawab Nickhun sambil tersenyum.

“ Tapi Yuri-a, apa maksud perkataannya barusan? “, tanya Yoona.

“ Nanti aku jelaskan, tapi aku sungguh tidak mengenalnya “, jawab Yuri membuat semua orang yang melihatnya bubar dan  merekapun pergi kekelas masing – masing.

***

“ Sial! Bukanya mempermalukan yeoja itu malah dapat tamparan”, kata Yeoja itu yang kini bercermin melihat memar dipipinya.

“ Keras juga, lihat pipiku sampai merah seperti ini “, umpatnya kesal.

“ Aku akan membalasnya “, kata yeoja itu yang pergi meninggalkan kampus Yuri. Yeoja itu melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh untuk melampiaskan kekesalannya. Dia pun berhenti di Universitas Seoul tempatnya kuliah. Dia berjalan menuju dimana teman – temannya berada.

“ Fany-a ! “, sapa seorang yeoja dengan rambut blonde melihat kedatangan yeoja yang bernama Tiffany.

“ Dari mana saja kau? Kenapa baru datang? “, tanya yeoja lainnya.

“ Aish! Aku sangat kesal hari ini Sica-a, Gyuri-a “, jawab Tiffany.

“ Omo! Ada apa dengan pipimu itu? “, tanya Jessica yang melihat memar dipipi Tiffany.

“ Ini semua karena yeoja – yeoja sialan itu! “, jawab Tiffany kesal.

“ Yeoja – yeoja sialan? Nuguseyo? “, tanya Gyuri penasaran.

“ Yeoja yang ingin merebut Siwon dariku “, jawab Tiffany kesal mengingatnya.

“ Mwo?!!! “, pekik Jessica dan Gyuri bersamaan.

“ Neh, aku melihatnya pagi ini di apartement Siwon dan mereka tertawa bersama layakknya sepasang kekasih dan mereka berdua masuk ke apartement Siwon. Aku tidak akan membiarkannya merebut Siwon dariku “, kata Tiffany geram.

“ Apa kau yakin mereka kekasih? “, tanya Jessica.

“ Maksudmu aku salah dengan penglihatanku sendiri huh! “, tanya Tiffany dengan nada tinggi.

“ Mian, bukan itu maksudku siapa tahu mereka hanya… hanya… “, pikir Jessica yang tidak meneruskan kata – katanya.

“ Kau ini selalu saja telmi “, kata Gyuri pada Jessica.

“ Fany-a, tidakkah kau tanya dulu pada Siwon tentang kebenarannya? “, saran Gyuri.

“ Iya, harusnya kau tanya dulu padanya baru kau menyimpulkannya “, kata Jessica yang membuatnya berpikir. Lagi pula tadi Yuri datang dengan Kyuhyun, bisa saja bukan Siwon kan? Tapi kenapa dia ada di apartement Siwon? Pikir Tiffany yang mulai bingung.

***

Kyuhyun terlihat bosan dikampusnya, dia melihat jam terus menerus. Kapan kuliah ini berakhir? Pikirnya. Donghae yang duduk disampingnya pun merasa tidak nyaman walaupun dia juga tidak memperhatikan dosen yang sedang mengajar.

“  Kyu, kau terlihat bosan? Lagipula tumben sekali kau masuk? Biasanya kan kau pergi dengan seorang yeoja? “, tanya Donghae berbisik pada Kyuhyun. Donghae, Kyuhyun dan Eunhyuk mengambil jurusan yang sama yaitu management Ekonomi sedangkan Siwon satu – satunya yang berbeda masuk Jurusan kedokteran.

“ Ya! Itu kan dulu. Lagian aku bosan jika harus melakukan hal itu terus “, jawab Kyuhyun.

“ Apa itu karena Yuri? Biasanya kau bilang tiada hari tanpa yeoja“, tanya Donghae dengan nada menggoda.

“ itu karena aku senang saja mempermainkan mereka, tapi sekarang aku sadar kalau yang kulakukan itu sia – sia “, jawab Kyuhyun yang membuat Donghae kaget.

“ Waaahh… Jinjja?! Ini benar – benar menakjubkan seorang Kyuhyun berkata seperti itu “, kata Donghae dengan nada lumayan keras membuat Dosen dan semua mahasiswa manatap Kyuhyun dan Donghae.

“ Mr. Lee dan Mr. Cho jika kalian tidak ingin ikut pelajaran ini silahkan keluar! “, perintah Dosen yang tidak suka pelajarannya diganggu. Donghae langsung diam, namun Kyuhyun langsung berdiri dan berjalan keluar.

“ Ya! Kyu, tunggu aku! “, kata Donghae yang mengikuti Kyuhyun keluar.

“ Ada lagi yang ingin keluar?! “, tanya Dosen itu, Eunhyuk yang terbangun melihat Kyuhyun dan Donghae tidak ada langsung mencarinya dan berjalan keluar tanpa memperdulikan dosen yang sedang menatapnya.

“ kenapa kalian pergi tanpa mengajakku?! “, kata Eunhyuk sambil menyusul Kyuhyun dan Donghae.

“ Itu karena kau tidur terus sejak tadi “, jawab Donghae.

“ Kyu, kita mau kemana? “, tanya Donghae yang biasanya Kyuhyun selalu menentukan tempat Hang out mereka.

“ Molla “, jawab Kyuhyun singkat.

“ YA! Kita sudah keluar, tapi kau tidak tahu kita kemana? “, kesal Donghae.

“ Aku hanya bosan mendengar ceramah dosen itu, makanya aku keluar “, jawab Kyuhyun yang duduk di kursi kantin lalu memainkan PSPnya.

“ Ya sudah kita makan saja “, kata Eunhyuk yang langsung memesan makanan.

***

Yuri keluar dari kampusnya setelah jam kuliahnya selesai, dia menunggu Yoona dipintu gerbang karena Yoona harus meminta ijin pada klub dramanya untuk tidak ikut latihan hari ini. Nickhun melihat Yuri yang berdiri sendirian kini menghampiri Yuri.

“ Anyeong Yuri-a “, sapa Nickhun pada Yuri yang membuat Yuri langsung menoleh kearah Nickhun.

“ Oh sunbae, Anyeonghaseyo “, sapa Yuri balik sambil tersenyum.

“ Kau sedang apa disini sendirian? Apa kau tidak akan pulang? “, tanya Nickhun.

“ Aku sedang menunggu Yoona, sunbae sendiri tidak latihan basket? “, tanya Yuri karena memang biasanya Nickhun selalu latihan seusai jam kuliah berakhir.

“ Aku memang mau latihan, tapi aku melihatmu berdiri sendirian disini makanya aku menghampirimu dulu “, jawab Nickhun sambil tersenyum. Semua orang kini memperhatikan mereka jelas saja Prince kampus dan salah satu Twins princess kini bersama hal itu menjadi pemandangan yang menarik bagi semua mahasiswa. Namun Yuri merasa kurang nyaman menjadi perhatian semua orang apalagi sejak insiden tadi pagi semua mahasiswa tidak henti – hentinya bergosip tentangnya.

“ Oh begitu sunbae, tidakkah kau akan telat nanti? “, tanya Yuri sambil tersenyum kaku.

“ Mungkin, tapi telat beberapa menit tidak masalah untukku “, jawab Nickhun sambil berdiri disamping Yuri.

“ Yoona, kapan kau datang? “, gumam Yuri sepelan mungkin berharap Nickhun tidak mendengarnya. Namun tiba – tiba Yuri merasa mual, mungkin karena gejala kehamilannya. Memang Yuri jarang sekali mengalami mual tapi jika sudah datang, dia tidak kuat menahannya.

“ hmmmhuekkk… huekkk… hueekkk “, mual Yuri sambil membalikkan badannya membuat Nickhun cemas melihatnya.

“ Huekkk… Mian Sunbae… huekkk “, kata Yuri yang langsung lari ke toilet. Yuri memuntahkan semua yang ada diperutnya. Dia pun mencuci wajahnya yang kini terlihat pucat.

“ Haaaaah… rasanya mual sekali “, runtuk Yuri. Setelah selesai dia pun keluar dan kaget mendapati Nickhun yang menunggunya di luar toilet.

“ Sunbae, apa yang kau lakukan disini? “, tanya Yuri heran.

“ Oh Gwenchana, Yuri-a? Aku khawatir dan menyusulmu kesini “, jawab Nickhun dengan wajah panik.

“ Gwenchana, mian membuatmu khawatir Sunbae “, jawab Yuri tersenyum kaku.

“ Kau terlihat pucat sekali, apa kau mau aku antar ke rumah sakit? “, tanya Nickhun yang semakin khawatir melihat wajah Yuri yang pucat pasi.

“ Ania, gwenchana. Aku hanya masuk angin saja. Lagian aku juga menunggu Yoona nanti saja aku pergi dengan Yoona “, jawab Yuri yang mulai berjalan namun tidak tahu kenapa kakinya merasa lemas dan hampir jatuh namun dengan sigap Nickhun yang berada didepannya menangkap tubuh Yuri.

“ Gwenchana? Aku akan mengantarmu ya? “, tawar Nickhun.

“ Ania, bukankah kau harus latihan basket? Kau tidak usah repot – repot mengantarku “, tolak Yuri dengan halus.

“ Aku tidak bisa meninggalkan yeoja yang aku sukai demi latihan basket “, aku Nickhun tiba – tiba membuat Yuri kaget.

“ Mwo?! “, pekik Yuri mendengar pengakuan Nickhun.

“ Mungkin ini bukan waktu yang tepat untuk mengatakannya Yuri-a, tapi aku menyukai sejak lama. Dan aku ingin… “, sebelum Nickhun mengakhiri kata – katanya Yoona datang dan melihat Yuri sedang berada dipelukan Nickhun.

“ Yuri-a?! “, panggil Yoona membuat keduanya menoleh.

“ Wae geurae? “, tanya Yoona yang menghampiri Yuri dan Nickhun.

“ Ania, aku hanya tidak enak badan saja “, jawab Yuri mencoba berdiri dan melepaskan diri dari Nickhun namun dia terjatuh lagi karena kepalanya terasa pusing.

“ Gwenchana? “, tanya Yoona khawatir.

“ Gwenchana, hanya sedikit pusing saja “, jawab Yuri mencoba tersenyum.

“ Tapi kau pucat sekali? “, kata Yoona.

“ Gwenchana Im Yoona… hanya masuk angin saja. Ya sudah Kajja! “, ajak Yuri pada Yoona mencoba melepaskan diri lagi dari Nickhun namun kali ini Nickhun langsung menggendong Yuri.

“ Sunbae?! “, pekik Yuri kaget dengan perlakuan Nickhun.

“ Jika kau tidak ingin aku antar pulang, aku kan mengantarmu sampai mobil Yoona “, kata Nickhun yang sudah tidak ingin mendengar penolakkan dari Yuri lagi. Yoona hanya menatap tidak percaya melihat kejadian itu.

“ Yoona, apa kau akan berdiri terus disana? “, tanya Nickhun melihat Yoona yang tidak bergerak.

“ Neh “, jawab Yoona yang akhirnya mengikuti mereka dari belakang. Sepanjang perjalanan Yuri dan Nickhun menjadi tontonan bagi para mahasiswa bahkan Dosen yang berada disana. Nickhun seakan cuek tidak memikirkan semua mata yang melihatnya. Yuri merasa malu menjadi pusat perhatian, namun dia tidak bisa menolak karena Nickhun langsung menggendongnya tanpa meminta ijin dahulu.

***

Aku menunggu Yuri di gerbang kampusnya, sekarang aku terlihat seperti orang yang bingung mondar – mandir didepan mobilku. Banyak yeoja yang mencoba mencari perhatianku tapi aku tidak memperdulikannya, lagian aku kesini bukan untuk tebar pesona pada yeoja – yeoja dikampus ini. Walaupun mereka semua terpikat oleh pesonaku yang tidak mungkin aku pungkiri hehehe😛 (#kyuppa PD abis) namun tetap saja perhatianku pada satu yeoja, yeoja yang menurutku berbeda dengan yang lainnya. Yuri, kemana dia? Kenapa dia belum keluar ya? Aku menyuruhnya untuk menghubungiku, tapi dia malah tidak melakukannya. Aku mencoba meneleponnya namun tidak angkat juga. Saat aku mengalihkan pandanganku kearah pintu gerbang kulihat seorang namja sedang menggendong seorang yeoja. Sepertinya aku mengenal namja itu dan juga yeoja itu…

“ Yuri?!!! “, pekikku kaget saat menyadari yeoja itu adalah Yuri. Tiba – tiba aku merasa kesal dan marah melihat pemandangan itu. Aku ingin sekali menghampiri namja itu dan menghajarnya sekarang juga. Namun Kulihat Yoona mengikuti mereka dari belakang, Apa terjadi sesuatu dengan Yuri?Aku hanya menatapnya dari jauh walaupun aku ingin sekali menghampirinya dan bertanya apa yang terjadi? Tapi namja itu, bukankah dia yang kutemui bersama Seohyun dan Yuri direstoran saat itu. Neh, dia namja itu. Sepupu Krystal sahabat Seohyun. Ah… aku lupa mereka memang satu kampus. Aku melihat namja itu membawa Yuri kesebuah mobil namun sepertinya itu bukan mobilnya karena dia tidak ikut masuk kedalam.

***

Nickhun membawa Yuri ke mobil Yoona, dan dia meletakan Yuri di kursi belakang.

“ Gomawo, sunbae, Mian merepotkanmu “, kata Yuri berterima kasih pada Nickhun.

“ Gwenchana, lagian aku hanya melakukan apa yang seharusnya aku lakukan “, jawab Nickhun sambil menatap Yuri namun Yuri mengalihkan pandangannya pada Yoona.

“ Kajja, Yoong! “, ajak Yuri dan Yoona pun ikut masuk kemobilnya.

“ Yuri-a, kabari aku jika kau sudah sampai rumah “, kata Nickhun sebelum mobil Yoona bergerak. Yuri hanya mengangguk canggung menjawabnya. Nickhun tersenyum sambil melambaikan tangannya pada Yuri. Yoona yang melihatnya merasa heran dengan sikap Yuri. Mobil Yoona pun mulai berjalan meninggalkan kampus.

“ Yuri-a, ada apa sebenarnya kau dan Nickhun sunbae? “, tanya Yoona penasaran, Yuri menoleh kearah Yoona lemah.

“ Dia… Dia mengatakan kalau dia menyukaiku “, jawab Yuri pelan.

“ Mwo?!!! Jinjja?! Daebakk! Prince menyukaimu?!!! “, teriak Yoona antusias namun melihat reaksi Yuri yang diam saja membuatnya diam kembali.

“ Waeyo Yuri-a? Kenapa kau diam saja? Bukankah itu bagus? “, tanya Yoona pada Yuri.

“ Molla, aku  hanya tidak ingin memikirnya “, jawab Yuri sambil memandang kearah jendela. Dia merasa hari ini sungguh melelahkan pertama yeoja yang datang tiba – tiba dan mempermalukannya didepan umum. Kedua pengakuan cinta dari Sunbaenya seorang Prince kampus yang mungkin akan memberikan masalah baru untuknya karena Nickhun juga memiliki banyak Fans yang tidak menutup kemungkinan akan menjadi antifans baginya walaupun dia tidak merasa seterkenal itu.

“ Baiklah kalau begitu, tapi apa kau ingin kerumah sakit? ‘”, tanya Yoona yang melihat wajah Yuri masih pucat.

“ Ania, kita ke cafe saja “, jawab Yuri. Tanpa mereka sadari Kyuhyun mengikuti mobil Yoona sejak mobil itu meninggalkan kampus. Tibalah mereka di sebuah cafe yang sudah memang menjadi langganan bagi Yuri dan Yoona, bahkan pemilik cafe itu mengenal mereka dengan baik. Karena Yuri dan Yoona selalu meramaikan suasana cafe itu dengan menyanyi dengan para anggota band disana.

“ Anyeonghaseyo, Oh kalian? Lama sekali kalian tidak kesini “, sapa Luhan salah satu pelayan dicafe itu.

“ Neh, mian kami sibuk sekali sampai – sampai kami tidak bisa mampir kesini “, jawab Yoona.

“ Cafe ini sangat sepi tanpa kalian “, ujar Luhan lagi yang dibalas senyuman oleh Yuri dan Yoona.

“ Ya sudah kalian masuklah, Sungmin Ajushii pasti senang kalian datang “, suruh Luhan pada Yuri dan Yoona yang kini memasuki Cafe itu.

“ Yuri-a, Yoona-a, akhirnya kalian datang juga “, sapa Sungmin melihat Yuri dan Yoona datang.

“ Neh, Ajushii kami sibuk jadi baru bisa mampir kesini sekarang “, jawab Yuri sambil tersenyum pada Sungmin.

“ Yuri-a, Gwenchana? Wajahmu terlihat pucat sekali? “, tanya Sungmin pada Yuri.

“ Gwenchana ajushii, aku hanya kelelahan dan masuk angin saja “, jawab Yuri mencoba tersenyum.

“ Ajushii, kami pesan seperti biasa ya “, kata Yoona dan mereka pun duduk ditempat favorit mereka. Sungmin pun tahu apa yang biasa Yoona dan Yuri pesan.

“ Jadi kau mau cerita apa? “, tanya Yoona memulai pembicaraan.

“ Aku bingung mau mulai dari mana tapi aku ingin jujur padamu karena kau sahabatku Yoong “, kata Yuri namun tiba – tiba Yuri merasa mual lagi dan pamit ke toilet pada Yoona.

“ Mian Yoona, aku huekkkk… “, kata Yuri yang langsung lari kekamar mandi, dan dia pun muntah – muntah lagi.

“ Huekkk… Huekkk… Huekkk “, muntah Yuri yang kini hanya keluar air dari perutnya, Yoona segera menyusul Yuri karena khawatir. Saat Yoona masuk, dia melihat Yuri yang pucat pasi.

“ Yuri-a. Gwenchanayo? “, tanya Yoona membuat Yuri membalikan tubuhnya namun sebelum Yuri menjawab. Yuri pingsan di tubuh Yoona membuat Yoona kaget dan panik.

“ Ya! Yuri-a, gwenchana?! Bangun Yuri-a! Jangan menakutiku seperti ini?! “, tanya Yoona panik namun Yuri tak sadarkan diri.

“ Toloooong!!! Toloooong!!! “, teriak Yoona karena dia tidak kuat mengangkat tubuh Yuri sendiri.

“ Toloooong!!! “, teriak Yoona lagi yang kini membuat seorang namja masuk ke toilet itu.

“ Yuri-a!!! “, teriak namja itu yang tidak lain adalah Kyuhyun.

“ Ada apa dengannya?! “, tanya Kyuhyun panik pada Yoona.

“ Molla, tiba – tiba saja dia muntah dan aku menghampirinya kesini lalu dia pingsan “, jawab Yoona dengan suara gemetar. Yoona tidak sempat bertanya kenapa Kyuhyun ada disini karena dia terlalu khawatir dengan keadaan Yuri.

“ Kita bawa kerumah sakit “, kata Kyuhyun yang langsung menggendong Yuri keluar dari cafe itu.

“ Yuri-a?!! “, kata Sungmin dan Luhan bersamaan.

“ Ada dengannya Yoona? “, tanya Sungmin pada Yoona yang terlihat panik.

“ Dia pingsan dan kami akan membawanya kerumah sakit. Aku harus kesana ajushi!i “ kata Yoona yang langsung mengikuti Kyuhyun menuju mobil Kyuhyun.

“ Kau jaga Yuri, aku kan mengemudikannya “, suruh Kyuhyun pada Yoona dan Yoona pun menurutinya. Tak berapa lama mereka sampai dirumah sakit terdekat. Yuri pun langsung dilarikan ke UGD.

“ Yuri-a, kau ini kenapa? “, gumam Yoona sambil mondar – mandir didepan ruang periksa. Kyuhyun juga tak kalah paniknya dengan Yoona. Saat dokter keluar dari ruang periksa Kyuhyun dan Yoona langsung menghampirinya.

“ Bagaimana keadaan Yuri, Dok? “, tanya Kyuhyun dan Yoona bersamaan.

“ Apakah anda nampyeonnya? “, tanya Dokter pada Kyuhyun yang membuat Yoona menatap Kyuhyun tidak percaya.

“ Neh “, jawab Kyuhyun tanpa pikir panjang dan Yoona semakin tidak percaya dengan apa yang didengarnya.

“ Anaemu tidak apa – apa, dia hanya kelelahan dan dia kehabisan tenaga karena makanan yang diperutnya dkeluarkan semua, mungkin karena ini baru pertama untuknya jadi aku akan memberikan obat anti mual saja. Ingat jangan sampai dia tidak makan, karena dia butuh nutrisi juga calon bayinya “, jelas Dokter Kyuhyun hanya mengangguk paham. Yoona yang tidak mengerti apapun hanya diam saja.

“ Hamil? Anae? Nampyeon? Calon bayi? “, pikir Yoona yang masih tidak mengerti.

“ Apa kami bisa menjenguknya Dok? “, tanya Kyuhyun.

“ Neh, sekarang suster akan membawanya keruang inap “, jawab Dokter.

“ Kamshamida Dokter “, kata Kyuhyun sambil membungkukan badannya.

“ Neh, jaga anaemu dengan baik ya “, kata Dokter sambil tersenyum.

Kyuhyun dan Yoona pergi kekamar inap Yuri. Kyuhyun yang tidak sabar melihat Yuri dan Yoona yang masih larut dalam pikirannya. Mereka pun sampai dan melihat Yuri yang terbaring lemah ditempat tidur dengan wajah yang pucat. Kyuhyun mendekati Yuri dan mengusap rambutnya, perlahan Yuri membuka matanya dan mendapati Kyuhyun tersenyum menatapnya.

“ Kau sudah sadar? “, tanya Kyuhyun membuat Yuri yang ingin bangun namun rasanya tubuhnya tidak memiliki tenaga.

“ Kau jangan bergerak dulu, kau harus banyak istirahat “, kata Kyuhyun mencoba membantu Yuri untuk duduk. Yuri pun menyadari kalau Yoona ada disana.

“ Yoong… “, lirih Yuri melihat Yoona.

“ Apa kau bisa menjelaskannya padaku? “, tanya Yoona sambil menatap Yuri dengan penuh tanya.

“ Mianhae, aku merahasiakan ini dari awal “, jawab Yuri dan Yuri pun menceritakan semua yang dialaminya tanpa ada satu pun yang terlewat karena Yuri percaya, Yoona adalah sahabat terbaik yang dia miliki. Yoona terlihat serius mendengarkan cerita Yuri bahkan dia merasa terharu karena Yuri menanggung beban seperti ini sendiri.

“ Yuri-a, neo baboya! Kenapa kau menyimpan bebanmu sendiri hah? Kau anggap apa aku ini? “, tanya Yoona sambil meneteskan airmatanya.

“ Mianhae… dan Gomawo… “, hanya itu yang keluar dari mulut Yuri, Yoona langsung memeluk Yuri erat.

“ Kau pasti sangat menderita sekali “, kata Yoona.

“ Gwenchana, aku ingin menghadapinya sendiri karena ini semua sudah menjadi takdirku “, kata Yuri dan Yoona pun melepaskan pelukannya. Tiba – tiba Yoona menatap Kyuhyun tajam.

“ Neo! Ini semua karena kau!!! “, marah Yoona pada Kyuhyun sambil menunjuk wajah Kyuhyun. Yoona mengambil bantal yang ada didekat Yuri lalu memukul Kyuhyun dengan bantal itu.

“ Kau yang merusaknya, kau yang membuatnya seperti ini!!! Semuanya salahmu Cho Kyuhyun!!! “, teriak Yoona sambil memukuli Kyuhyun.

“ Aku tahu aku salah, tapi kan aku bilang akan bertanggung jawab “, bela Kyuhyun menahan pukulan Yoona.

“ Lihatlah! Sahabatku seperti ini gara – gara Kau!!! “, kata Yoona yang tidak mau mendengar pembelaan Kyuhyun.

“ Yoona-a, sudahlah… “, ucap Yuri pelan namun tidak terdengar oleh Yoona.

“ Ya! Kalian bisa diam tidak?!!! Ini rumah sakit!!! “, teriak seorang Suster pada Yoona dan Kyuhyun yang membuat keduanya langsung diam.

“ Jika kalian masih ribut, aku akan menyuruh security mengusir kalian. Arra?! “, kata Suster itu lagi. Membuat Yoona duduk diam begitu juga Kyuhyun. Suster itu pun pergi dan Yuri pun terkekeh melihat Yoona dan Kyuhyun langsung diam tak berkutik. Yoona dan Kyuhyun langsung menatap Yuri tajam membuat Yuri langsung menutup mulutnya.

“ Waeyo?”, tanya Yuri yang menahan tawaannya.

***

“ Kau yakin tidak ingin ikut denganku Yuri-a? Aku tidak percaya dengan namja ini?! “, tanya Yoona yang sekarang  Yuri diperbolehkan pulang tapi memang itu permintaan Yuri karena dia sangat benci dengan bau rumah sakit dan kini mereka ada di mobil Kyuhyun.

“ Anio, aku tidak ingin merepotkanmu Yoona-a “, tolak Yuri.

“ Geurae, jika namja ini melakukan hal yang tidak – tidak. Aku pastikan dia mati ditanganku!!! “, kata Yoona tajam.

“ Ya! Memangnya apa yang akan aku lakukan? “, tanya Kyuhyun membuat Yoona geram.

“ Sudahlah, apa kalian tidak takut di marahin suster lagi? “, tanya Yuri menengahi mereka berdua sambil terkekeh.

“ Memangnya Suster galak itu mengikut kita kemari?! “, tanya Kyuhyun sambil menengok kanan – kiri. Yuri hanya tersenyum melihatnya.

“ Geurae, jaga dirimu Yuri-a. Jika ada apa – apa hubungi aku Ok! Dan Kau jaga dia dengan baik Arra?! Aku belum memberi restuku padamu “, kata Yoona pamit pada Yuri dan Kyuhyun.

“ Bye! “, kata Yuri dan mobil Kyuhyun pun berjalan meninggalkan rumah Yoona. Yuri dan Kyuhyun kini sampai di apartement Siwon. Kyuhyun memapah Yuri yang takut Yuri jatuh lagi karena tenaganya belum pulih. Saat Kyuhyun memasukan password dan membuka pintunya ternyata ada orang didalam apartement Siwon.

“ Bukankah Siwon bilang akan pulang telat? “, tanya Kyuhyun bingung.

“ Memangnya ada siapa? Mungkinkah Donghae dan Eunhyuk? “, tanya Yuri.

“ Molla “, jawab Kyuhyun dan saat mereka sampai di ruang tengah Yuri kaget melihat yeoja yang pagi ini mendampratnya di kampus. Yeoja yang tidak dikenal, namun mencoba mempermalukannya didepan umun.

“ Tiffany?! “, tanya Kyuhyun membuat Yuri menatap Kyuhyun yang ternyata mengenal yeoja itu.

 

To Be Continue….

 

Akhirnya part 9 selesai juga… Uwaaaaahhhhh…. panas pinggangku #curcol🙂 Reader gimana nih tanggapannya? Jangan lupa RCL ya ^____^ seperti biasa comment kalian menentukan jalan cerita selanjutnya, apapun itu :)  Jika masih banyak yang belom comment Author gak yakin bisa update secepatnya. Jadi tolong kerja samanya biar kita sama – sama nyaman OK!

 

Don’t Siders!!!

Don’t Plagiat!!!

Jangan Lupa dukungan buat Author di Kyuri Competition ya ^^ dengan Vote di Vote Ff terfavorit  Author Lee Midaah sampai tanggal 6 lho!!! Gomapsimida #boooooow

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

78 thoughts on “Cause Him chapter 9

  1. wah smkn mnarik ajh ni crta , keren konflikny
    mkn ksni mkn seru .
    moment kyuri bkn greget dh :p

    mian br ngoment chingu .

  2. makin seru aja nih konfliknya. tiffany eonni kenapa jahat disini? huhu😦. nichkhun oppa kasian cintanya bertepuk sebelah tangan. hahahahahaha😀. lanjut ya eonni. secepetnya eonni kalo bisa😀. semangat

  3. ooohhh kirain jahat eon. abis gitu dia terlalu napsu cemburunya. eon yg i love you, you love me chapter 2,4,6 kenapa di protek eon?

  4. Keren thor (•̯͡.•̯͡)
    Nungguin nih ff di lanjut rasax kyak 4 abad lamax ‘-‘

    Klo bisa di panjangin lagi ya authot & kelanjutannya jangan lama”😀

  5. pasti tiffany abis ini marah-marah lagi wkwkwk
    tar fany~ssi, cepet tua lho..😄

    aissshh, fany kan temen baik yuri hahaha
    sadis beud disini nyahahahaaha

    keknya susternya lbh galak dari yoonyul waks
    trus kyuhyun jealousnya ga ilang” mantap (y)

    itu nickhun gendong yuri, aigggoooo awas lho ada yg cemburu wkwkwk
    kyuri momentnya di banyakkin lg ya saeng, biar lbh berasa

    sipp, ff mu kece😀

    1. iya eon, sebenarnya gak tega pake tiffany cos dia juga bias aku. tapi kebutuhan cerita yang teringat malah tiffany karena dia deket ma Siwon hehehe😛
      iya sipp, insya Allah part selanjutnya Full Kyuri moment hehehe ^__^ tapi ya adalah yang lain juga nanti diprotes kaya di I Love you, you love me hahaha😀

  6. tifaaaaannny ??
    mau apa km.k apartmen siwon ?
    huuuh nuduh orang yg engga” tnpa ada bukti,,
    klo udh tau yuri itu bkan siapa” siwon maluu deh..haha

    kyu kasian d marahin yuri terus,, padahal salah motong sayuran doang..yuri galak😦

    lanjuuuut makin seru ^^

  7. Oh y thor… emailq lg erorr bs ga PWx d sent k inbox fbq aja “Bq. Lina” kl’ bs smua PW chapterx yg dprotek y… Jebal…😦

  8. Huaaa… Akhirnya.. Saya tunggu” ni ff akhirnya keluar juga..😀
    Muncul konflik baru jadi makin seru dan gak sabar next part.nya.. Nichkhun oppa gak asik ah.. ngomongnya telat ah.. -_- #plakk
    Next partnya di tunggu.. ^^

  9. Iya nie nichkhun terlambat bilang cintanya pada yuri kan uda keburu dihamilin kyu (?)
    Cinta segitiga antara khun yuri kyu nie siapakah yg akan mendapatkan yuri nntinya kyu atau khun kta nnti kan next partnya
    hanya ada ∂ï cause him #abaikan
    Tifanny jgn cemburu gtu sih siwon
    pasti tetap setia padamu kok

  10. fany slah pham nih,tp kasian yuri jd diprmalukn gt…
    wah brrt yg kmren lyt tu fany ya??? hehe tebakan ku slah trnyta…
    kyu oppa niatnya bantuin msak,,tp mlah jd hncur gt sayurnya…hehe dia emng lbih cocok sma game nya sih…
    appa nya kyuhyun blm dicritain lg ya eon?? pdhl aku nunggu konflik kyu sma appanya…
    next partnya ditnggu ya eon…

  11. benar dugaan saya author disini up to date banget….
    jadi senang hati saya…
    manager hwang disini kok jahat ya jadi sedih saya….
    disini kyu manja banget lengen gua cubit wkwkwkek
    itu fanny ngapain di apartementnya siwon min???
    soal appa kyu please ya min jangan sampe appanya kyu nyakitin yuriku hikksss….
    update jangan lama lama ne ?

    1. mumpung lagi libur panjang jadi auntor punya banyak waktu deh hehehe😀
      Tiffany hanya cemburu ko, aku juga fansnya tiffany jadi gak aku galak -galakin disini hehehe😛 #mian fany-a
      iya appa kyuhyunnya lagi mikir – mikir dulu hahaha ^__^

  12. akhirnya keluar juga lanjutan partnya ><
    nickhun kau telat keke..
    konflik lg ya thor smoga aja si tiffany ga salah sangka lagi sm yuri.. oh ya thor gmn sm seohyun??

  13. Sudah datng kelanjutan nyaa. . . . Keren. Aku bnr kn?? Bnr kn org itu fany2 tiffany. . . . Akh, rupanya apakh tdk mudah membuat KyuRi secepatnya lbh dkt lg?? Aku keburu gemezz. Boleh usul ya thor, prtemukan aja YoonWon.. Lalu taburkn benih2 cinta.. Sejenis cinta nya kyu~bon ke uri Yuri gtu loh..Fany2 tiffany biar ma nickhun ajaah.. Biar agak fresh Gtu.. Kepanjangan lg yaa. . . Uh, ma’p dch. Tetap menulis kyuri yaa. . . Semangat!

  14. udah dipost ya? alhamdulillah*sujudsyukur

    cieeee, yg dimarahin suster ya??? part itu lucu bgt thor!!!! ceritanya makin seru!!! jd pengen cepet2 baca. oh ya yg panjang ya thor*plak

    fighting ^^)9

  15. akhrnya d’post Jga!!!
    .
    wah thor Mkin lma mkin daebak ff.nha
    Part 10 nya cpet d’post ya thor
    #Like this….

  16. eonnie!!!! lanjutkan!

    aduh itu fany nyebelin banget.
    seenaknya aja ngejelekin Yul di depan umum..
    kacian itu Nich cintanya bertepuk sebelah tangan, udah.. sama aku aja Oppa #plak
    huaa.. pkoknya suka sama moments kyuri, berasa gimanaaa gitu🙂

    part 10-nya aku tunggu eon..🙂

  17. aku bingung sekarang mau coment apa, aku udah salah kirim coment malah di yang ‘i love you, you love me’ *maluuu..* -_____-”
    yang jelas ff ini keren, semua pemikiranku tentang ff ini udah dituangin disana jadi bingung mau coment apa lagi😦 maaf ya Unnie.. *bow

    semangat terus Unnie!! ^o^)9 *padahal malu sendiri-_-*

  18. minnnn, aku new readers next part harus lebihhh panjang, lebihhh so sweet, pokoknya serba lebihh, terus jangan lama lama ya min!!! Hehe Fighting!

  19. Yyyy.,..makin seru eon…lanjuuut…! Eh aq mau baca part 1 n 2 nya dulu! Bwt eoni thanks dah kasih PW.nya…

  20. Ho.. Jd tiffani toh yg salah paham kukira bapakke kyuhyun
    syukurlah hanya tiffani
    ah keren keren
    jeongmal daebak
    seru seru
    nati ku lanjut lg ya bacanya
    gumawo chingu

  21. bener kan tebakan saya itu tiffany wkwkwkwk
    nickhun oppa suka sama yuri :O
    kyuhyun terlalu over ><
    tiffany galak juga ya ._.v
    yoona sahabat yang balik baik ;3

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s