Posted in Comfort, Fanfiction, Romance, Sad

Am I Egoist?

Am I egoist

Author :

Lee Midah ( yulhae4ever )

Cast :

Kwon Haeri ( OC/ You )

Kwon Yuri

Xi Luhan

Cho Kyuhyun

PG :

 + 16

Lenght :

 Oneshoot

Genre :

Family, Love, Comort, Romance, Sad

Disclimer : Cerita ini murni hasil pikiran Author yang sedang melirik – lirik Xi Luhan Exo-M (Mianhae Donghae Oppa dan Kyuhyun Oppa ngelaba dikit hihihi).  Jadi author memakai Oc karena author membayangkan Kwon Haeri itu sebagai Author sendiri #reader juga bisa ngebayangin diri sendiri jika suka ma Luhan  hehehe😛 soal Poster Cast ceweknya pake Kwon Yuri dua – duanya karena author gak bisa bayangin cast cewek yang lain jadi Yuri lagi deh # Luv Kwon Yuri 4ever. Castnya milik God, SM, dan diri mereka sendiri. Author cuma minjem ^^ Don’t Siders!!! Don’t Plagiat!!!

If You Respect To Me, Leave a Comment After read!!!

 

Happy Reading!!!! ^___^

“ Haeri-a, Apa ini bagus? “, tanya Yuri Eonni padaku saat dia mengajakku untuk pergi shopping sambil menunjukan sebuah gaun yang dia tempelkan di tubuhnya .

“ Tentu saja Eonni, apapun yang kau pakai selalu cocok untukmu “, jawabku  seraya tersenyum padanya. Itu memang sudah kenyataannya, dia selalu cocok dengan apapun yang dia pakai. Aku terkadang iri, bagaimana mungkin seorang Kwon Yuri, yeoja yang cantik, baik hati, dan selalu dikagumi semua orang. Tidak hanya namja tapi yeoja juga. Dibandingkan denganku yang kutu buku, tidak gaul dan suka menghabiskan waktuku di dalam kamar saja. Bahkan jalan – jalan kali ini jika dia tidak memaksaku aku mungkin tidak akan pernah mau keluar dari kamarku selain hari kuliah. Aku juga merasa apa aku ini adik kandungnya?

“ Kwon Haeri, kenapa kau diam saja disitu? Palli! Pilih pakaian yang kau suka “, katanya yang membuyarkan lamunanku.

“ Neh “, jawabku. Aku memang menyayanginya tapi jujur aku juga membencinya, karena aku ingin seperti dia. Memiliki banyak teman dan seorang namjacingu seperi Kyuhyun Oppa, bukan lagi karena sekarang mereka telah bertunangan. Kyuhyun Oppa adalah cinta pertamaku tapi sayangnya Kyuhyun Oppa lebih menyukai Yuri Eonni daripada aku. Ya, mereka pacaran sudah 5 tahun sebelum aku menyukai Kyuhyun Oppa. Tapi aku tidak pernah jujur pada Yuri Eonni tentang perasaanku ini.

“ Haeri-a, coba ini! “, kata Yuri Eonni sambil memberikan sebuah gaun padaku. Aku tersenyum sambil mengambilnya.

“ Pakailah aku ingin lihat kau memakainya “, katanya lagi sambil membayangkan aku memakainya. Aku mengangguk dan masuk keruang ganti. Aku melihat bayanganku dicermin setelah memakai gaun itu. Selera Yuri Eonni memang tidak bisa diragukan, tak aneh jika dia selalu terlihat cantik dengan apa yang dia pakai. Setelah selesai aku keluar dari kamar ganti untuk menemui Yuri Eonni, namun saat aku keluar ternyata Yuri Eonni sedang menerima telepon.

“ Neh, chagi “, katanya yang sudah passti dia sedang berbicara dengan Kyuhyun Oppa. Dan aku merasakannya lagi rasa kesal dan cemburu yang sering aku rasakan saat mereka berbicara atau bersama. Kebencianku padanya selalu muncul disaat seperti ini. Memang aku tidak seharusnya seperti ini karena Kyuhyun Oppa mencintai Yuri Eonni bukan aku. Tapi apakah aku egois jika aku menginginkannya juga untuk mencintaiku?

“ Anyeong chagi, Love you… “, kata Yuri Eonni yang kutahu teleponnya telah berakhir. Aku hanya diam mencoba menenangkan hatiku yang kini sedang dibakar cemburu.

“ Oh kau sudah selesai, Aigo! Uri Haeri neomu yeppeunda! “, kata Yuri Eonni yang berbalik dan menyadari kalau aku sudah ada disana dengan baju yang diplihnya.

“ Neh “, jawabku sekenanya.

“ Jika kau selalu seperti ini, pasti banyak namja yang mengejar – ngejarmu “, puji Yuri Eonni yang membuatku tersenyum.

“ Tadi Kyuhyun Oppa? “, tanyaku padahal aku sudah tahu.

“ Neh, Oia dia ingin mengenalkan seseorang padamu “, kata Yuri Eonni dengan riang.

“ Seseorang? “, tanyaku.

“ Neh dan sebentar lagi dia akan tiba, aku ingin lihat seperti apa orang yang ingin dikenalkan padamu “, kata Yuri Eonni sambil menggodaku dengan menyenggol tanganku. Entah apa yang aku rasakan sekarang senang atau tidak? Senang bertemu Kyuhyun Oppa atau tidak untuk melihat kebersamaan mereka lagi.

“ Geurae “, kataku mencoba tersenyum.

“ Makanya kau pakai saja baju itu, biar Eonni bayar dulu ya “, katanya sambil meninggalkanku menuju kasir. Aku memang tidak pernah dekat dengan seorang namja, karena menurutku hanya Kyuhyun Oppa yang aku ingin bukan yang lain. Egoiskah aku berpikiran seperti ini?

“ Kajja! “, ajak Yuri Eonni setelah dia selesai membayarnya. Dan kami pun menunggu Kyuhyun Oppa.

***

Tidak menunggu berapa lama mobil Kyuhyun Oppa pun datang dan berhenti didekat kami. Kyuhyun Oppa turun dari mobilnya bersama seorang namja. Tapi yang mengambil perhatianku sekarang hanyalah Kyuhyun Oppa.

“ Kalian sudah menunggu lama? “, tanya Kyuhyun Oppa sambil berjalan menghampiri kami, ania hanya menghampiri Yuri Eonni.

“ Anyeong chagi! “, sapa Kyuhyun Oppa sambil mencium pipi Yuri Eonni, Yuri Eonni pun membalasnya lalu mereka tersenyum. Kumohon hentikan! Tidakkah kalian sadar ada aku disini?

“ Oh, Anyeong Haeri-a! Kau tampak manis sekali hari ini “, puji Kyuhyun Oppa sambil mencubit pipiku. Berhenti menganggapku anak kecil! Ingin kuteriakan seperti itu namun tidak bisa. Dan sekarang aku malah tersenyum padanya. Bodohkan aku?

“ Oia kau pasti penasarankan dengan seseorang yang ingin aku kenalkan? “, tanya Kyuhyun Oppa dengan senyum khasnya senyuman yang membuatku ingin melihatnya terus. Aku membalasnya dengan senyum termanis yang aku punya.

“ Luhan, Palli! “, panggil Kyuhyun Oppa pada namja yang tadi mengikutinya dari belakang, aku dan Yuri Eonni menengok kearah pandangan Kyuhyun Oppa. Namja itu pun menghampiri dengan senyuman yang terpancar dari bibirnya.

“ Yuri-a, kenalkan dia Xi Luhan sepupuku dari China. Dan Luhan ini Yuri tunanganku “, kata Kyuhyun Oppa memperkenalkan Yuri Eonni pada namja yang bernama Luhan ini.

“ Anyeong, Noona! Wah ternyata Hyung benar, Noona benar – benar cantik “, sapa Namja yang bernama Luhan itu sekaligus memuji Yuri Eonni.

“ Anyeong, kau bisa saja Luhanie. Kau juga terlihat tampan “, puji Yuri Eonni membuat wajah namja itu memerah. Oh common! Apa mereka akan saling memuji seperti itu.

“ Ya! Chagi kau menggoda sepupuku didepanku Hah?! “, kata Kyuhyun Oppa yang pura – pura kesal. Membuat Yuri Eonni tersenyum lalu mencium pipinya lagi. OMG! Tidak bisakah mereka melakukannya tidak didepanku.

“ Oia Luhan, kenalkan ini Haeri-a Uri dongsaeng “, kata Yuri Eonni memperkenalkanku pada namja itu.

“ Luhan, bukankah kau tidak sabar ingin menemuinya tadi? “, goda Kyuhyun Oppa pada namja itu.

“ Ya! Hyung! “, sangkal Luhan.

“ Jinjja? Kyu, tidakkah mereka terlihat cute? “, tanya Yuri Eonni pada Kyuhyun Oppa sambil memperhatikan kami berdua. Aku hanya tersenyum kaku menanggapinya.

“ Neh “, jawab Kyuhyun Oppa. Couple? Are you kidding me?

“ Oia Kami akan mengecek pakaian pengantin kami, jadi kalian berdua bisa jalan – jalan tanpa kami “, kata Yuri Eonni padaku dan namja itu. Mwo? Berdua dengan namja ini? Shirheo!

“ Anio,  Eonni. Aku lebih baik pulang saja, lagian ada tugas yang harus aku selesaikan “, tolakku yang memang malas untuk berpergian.

“ Andweh Haeri-a! Yeoja manis pulang sendirian tidak baik. Lagian Luhan baru sampai dikorea jadi dia tidak tahu daerah – daerah sini. Bisakan kau temani dia? “, pinta Kyuhyun sekaligus memohon padaku yang seperti biasa membuatku tidak bisa menolaknya. Bagiku permintaannya adalah sebuah keharusan untukku.

“ Geurae, Arraseo “, jawabku yang akhirnya setuju untuk menemani namja bernama Luhan ini.

“ Ya sudah kami perg dulu ya, Luhan jaga Haeri-a “, kata Yuri Eonni pada namja ini, jaga? Memangnya aku anak kecil yang harus dijaga?

“ Tentu saja , Noona. Selama bersamaku kau tidak usah khawatir “, jawab namja ini dengan percaya diri. Memangnya siapa dia? Aku pun melihat kepergian Yuri Eonni dan Kyuhyun Oppa yang mulai menghilang dengan mobilnya.

***

Setelah mereka benar – benar menghilang kini hanya aku dan namja ini yang tertinggal. Hanya berdua.

“ Kau ingin kemana? “, tanyaku datar padanya.

“ Berkeliling “, jawabnya dengan senyuman yang terpancar di bibirnya.

“ Geurae, kajja! “, ajakku dengan nada yang sama lalu berjalan mendahuluinya.

“ Ya! Jangan meninggalkanku! “, katanya yang langsung menyusulku dan berjalan disampingku. Kami menuju terminal bis karena dia bilang ingin pergi ke Namsan Tower dan dia sudah berniat untuk mengunjungi tempat itu pertama kali dia datang kesini. Aku hanya mengikutinya tanpa banyak bicara karena seharian ini aku akan menjadi tourguardnya. Dia terlihat senang dan bersemangat saat melanjutkan menuju tempat lainnya. Namun pikiranku sedang kacau dan  entah dimana sekarang.

“ Aku tahu kau tidak senang menemaniku, tapi bisakah kau pura – pura senang saat menemaniku sekarang? “, tanya Luhan yang membuyarkan lamunanku saat kami berada disungai Han sekarang.

“ Huh?! “, pekikku saat mendengar ucapannya.

“ Bisakah kau hanya berpura – pura senang? “, tanyanya lagi.

“ Berpura- pura? Aku bukan type orang yang suka berpura – pura “, jawabku datar.

“ Bukan type orang yang suka berpura – pura? Hm… hahahaha!!! “, tanyanya sambil tertawa terbahak – bahak membuatku mengerutkan keningku. Ada apa dengan namja ini? Apa dia sudah gila?

“ Kenapa kau tertawa? Apa ada yang lucu? “, tanyaku ketus karena merasa tersinggung ditertawakan tanpa sebab.

“ Ada? Kau hahahaha “, jawabnya sambil tertawa lagi.

“ Mwo?! “, tanyaku sambil menatapnya bingung. Aku? Apa yang lucu dariku?

“ Kau bilang kau bukan type orang yang suka berpura – pura, tapi kau berpura – pura didepan mereka “, katanya yang sudah berhenti tertawa.

“ Apa maksudmu? “, tanyaku yang masih tidak bisa mencerna kata – katanya.

“ Kau menyukai Hyung kan? “, tanyanya yang merubah wajahnya menjadi serius. Mwo? Bagaimana bisa dia tahu?

“Mwo?!!! “, kataku kaget.

“ Aku bisa melihatnya dari caramu menatap Hyung dan wajah cemburumu saat Hyung bermesraan dengan Yuri noona “, katanya lagi.

“ Jangan Sok tahu! “, kataku dengan nada meremehkan.

“ Aku memang tahu, karena terlihat jelas diwajahmu “, jawabnya sambil menatap wajahku dengan jarak beberapa centi membuatku kaget dan mendorong tubuhnya untuk menjauh dariku.

“ Jika memang aku menyukainya, Apa urusanmu dan apa yang akan kau lakukan? “, tanyaku dengan nada sinis.

“ Aku tidak akan melakukan apapun. Hanya saja apakah kau tidak merasa mengkhianati Eonnimu sendiri? “, jawabnya dan kembali bertanya padaku.

“ Itu bukan urusanmu! “, kataku dingin.

“ Neh, memang bukan urusanku. Tapi aku hanya ingin mengatakan jika kau ingin memperjuangkan cintamu, berjuanglah! Tapi jika kau ingin menyerah, lupakanlah “, katanya yang sok bijak.

“ Jadi kau menyuruhku untuk memisahkan mereka? “, tanyaku masih dengan nada sinis.

“ Ani, hanya jujurlah pada dirimu sendiri sebelum kau menyesalinya nanti “, jawabnya.

“ Menurutmu apa yang harus aku lakukan? “, aku bertanya mencoba menantangnya.

“ Kau lakukan apa yang hatimu katakan, karena hatimu tidak akan berbohong “, katanya sambil tersenyum. Aku memang membencinya ( Yuri ) tapi aku juga menyayanginya.

“ Apa aku egois jika aku mengatakan pada Yuri Eonni kalau aku mencintai Kyuhyun Oppa? “, tanyaku padanya.

“ Semua keputusan ada ditanganmu, dan aku yakin kau tahu apa yang harus kau lakukan “, katanya sambil mengacak rambutku dan berjalan meninggalkanku. Aku berpikir sejenak, Keputusan ada ditanganku?

“ Ya! Apa kau akan berdiri terus disana sampai besok? “, teriaknya yang membuatku sadar dan berjalan menghampirinya.

***

Setelah beberapa hari berlalu dari pertemuanku dan Luhan, tapi semua yang dia ucapkan terngiang – ngiang di pikiran dan besok adalah hari pernikahan Yuri Eonni dan Kyuhyun Oppa. Tapi apa aku sanggup menerima semua ini begitu saja? Atau aku harus jujur tentang perasaanku pada Yuri Eonni? Apa yang akan Yuri Eonni lakukan setelah tahu perasaanku pada Kyuhyun Oppa?

“ Haeri-a, waeyo? “, tanya Yuri Eonni yang membuyarkan lamunanku.

“ Neh?! “, pekikku saat Yuri Eonni bertanya padaku.

“ Sepertinya Eonni sering lihat  kau  melamun. Apa ada yang kau pikirkan? “, tanyanya lagi yang kini duduk di sampingku. Apakah ini saatnya aku jujur?

“ Eonni, aku ingin bertanya padamu “, kataku yang mencoba untuk tenang.

“ Waeyo? “, tanya Yuri Eonni sambil menatapku.

“ Apa kau menyayangiku? “, tanyaku sembari menatapnya.

“ hahaha, kau ini bicara apa Haeri-a, tentu saja Eonni menyayangimu “, jawab Yuri Eonni sambil tertawa.

“ Kalau begitu apa kau akan mengabulkan semua keinginanku? “, tanyaku lagi masih menatapnya.

“ Tentu saja, memang apa yang kau inginkan? “, tanyanya sembari senyum padaku.

“ Eonni, jika aku bilang aku mencintai Kyuhyun Oppa . Apa kau akan memberikannya untukku? “ tanyaku yang langsung membuat Yuri Eonni kaget.

“ Neh?! “, katanya kaget.

“ Apa kau akan merelakannya untukku? “, tanyaku lagi dan kini diam dan menunduk. Aku menunggu jawaban apa yang akan dia berikan padaku?

“ Eonni… “, panggilku pelan. Dia pun mengangkat kepalanya dan mencoba tersenyum.

“ Tentu saja, jika kau ingin aku akan membatalkan pernikahan ini sekarang juga “, jawabnya sambil tersenyum namun kulihat dimatanya ada kesedihan yang mendalam. Apa aku egois meminta hal ini padanya?

“ Jinjja?! “, tanyaku namun dengan nada yang aku tidak tahu apakah itu senang atau sedih.

“ Karena aku mencintaimu melebihi aku mencintai Kyuhyun “, katanya sambil mengusap rambutku. Eonni apa kau sebaik ini? Jahatkah aku melukai hatimu seperti ini?

“ Geurae, Jika seperti itu jangan kau batalkan pernikahan ini “, kataku sambil tersenyum padanya dan memeluknya erat. Mianhae Eonni…

***

Bel rumah berbunyi dan sepertinya orang yang membunyikan bel itu sudah tidak sabar ingin masuk. Siapa sih? Kenapa tidak sabar sekali? Saat kubuka kulihat Kyuhyun Oppa datang dengan wajah cemas, khawatir dan… sedih.

“ Haeri-a, dimana dia? “, tanya Kyuhyun Oppa yang langsung memegang pundakku. Aku kaget hanya bisa menatapnya.

“ Waeyo? “, tanyaku yang tidak mengerti.

“ Dimana Yuri?! “, tanyanya yang membuatku kaget karena nada bicaranya lebih tinggi.

“ Di… dikamarnya “, jawabku, tanpa pikir panjang Kyuhyun Oppa langsung masuk dan mengetuk – ngetuk pintu kamar Yuri Eonni. Kulihat juga Luhan masuk kedalam rumah mengikuti Kyuhyun Oppa.

“ Waeyo? “, tanyaku saat Luhan menatapku, tanpa menjawabnya Luhan malah pergi begitu saja mengikuti Kyuhyun Oppa. Aku pun masih bingung, ada apa ini? Dan segera aku pun ikut menyusulnya.

“ Yuri-a, Chagi. Aku tidak mengerti apa maksudmu? Kenapa kau memutuskannya sekarang? Ada apa? Cerita padaku? Apa aku berbuat salah padamu? “, tanya Kyuhyun Oppa sambil mengetuk pintu kamar Yuri Eonni berulang – ulang.

“ Bukankah sudah jelas kita tidak bisa menikah! Itu sudah keputusanku “, teriak Yuri Eonni didalam kamar membuatku membulatkan mataku. Yuri Eonni membatalkan pernikahannya?

“ Tapi Yuri-a, kumohon kita bicara dulu. Kita tidak mungkin membatalkannya begitu saja “, mohon Kyuhyun Oppa sambil terduduk lemas didepan pintu dan dia terlihat frustasi sekali dan kulihat air mata yang turun dipipinya memperlihatkan dia begitu sedih.

“ Bukankah itu yang kau harapkan? “, tanya Luhan padaku yang kini berdiri disampingku.

“ Aku?! “, tanyaku bingung.

“ Bukankah kau tahu akan seperti ini? “, tanyanya lagi. Ani, ini bukan yang aku mau. Melihat Kyuhyun Oppa bersedih dan Yuri Eonni juga.

“ Apa maksudmu? “, tanyaku yang masih tidak mengerti dengan semua ini.

“ Bukankah kau bilang tidak ingin berpura – pura lagi? Apakah kau sudah jujur padanya? “, tanya Luhan. Deg! Jujur?! Apa Yuri Eonni serius dengan kata – katanya tadi pagi? Pandanganku beralih pada Kyuhyun Oppa yang duduk lemas didepan pintu dengan tangisannya dan terdengar samar – samar suara Yuri Eonni pun sama sedang menangis. Kenapa? Kenapa sakit sekali melihatnya? Dadaku rasanya sesak sekali, nafasku pun terasa sulit. Bukan, bukan karena Kyuhyun Oppa yang memohon pada Yuri Eonni untuk tetap bersamanya. Tapi karena mereka menangis dan sakit karena keegoisanku. Aku tidak pernah memikirkan perasaan mereka yang hancur karena aku. Aku tidak kuat lagi menahan air mataku melihat ulahku ini. Kutatap Luhan yang kini menatapku dia mendekatiku dan menghapus air mataku dengan tangannya.

“ Jika kau sudah mengerti, kau pasti tahu apa yang harus kau lakukan “, kata Luhan sambil memegang kedua pipiku. Aku mengangguk dan berjalan menghampiri Kyuhyun Oppa. Aku memegang pundaknya.

“ Haeri-a, bilang padanya untuk tidak membatalkan pernikahan kami. Aku tidak bisa hidup tanpanya. Dia pasti mendengarkanmu. Haeri-a jebal… “,Mohon Kyuhyun Oppa padaku dan lagi – lagi permintaannya adalah sebuah keharusan untukku. Tapi jika dia tidak meminta pun aku pasti akan melakukannya.

“ Baiklah Oppa, tapi kau tenang dulu biar aku yang berbicara padanya. Neh! “, kataku pada Kyuhyun Oppa. Luhan membantu Kyuhyun Oppa berdiri dan membawanya duduk di sofa.

“ Eonni… naya, buka pintunya Eonni “, kataku sambil mengetuk pintu kamar Yuri Eonni. Namun sepertinya Yuri Eonni enggan untuk membuka pintunya.

“ Eonni, jika kau tidak membukanya sekarang juga. Aku tidak ingin berbicara denganmu selamanya sampai aku mati “, ancamku yang masih mencoba mengetuk pintu kamarnya. Tak selang berapa lama pintunya pun terbuka. Kyuhyun Oppa yang mendengarnya mencoba bangkit namun Luhan menahannya, aku manatapnya sambil menggelengkan kepalaku dan Kyuhyun Oppa kembali duduk di sofa dengan wajah penuh harapan. Aku masuk kekamar Yuri Eonni dan Kulihat Yuri Eonni dengan penampilan yang acak – acakan dan mata merah juga sembab akibat menangis. Hatiku sungguh miris melihatnya, ini semua perbuatanku.

“ Haeri-a, Mianhae… Eonni tidak tahu kalau kau sakit hati dengan hubungan Eonni dan Kyuhyun. Eonni tidak bermaksud melukaimu. Mianhae… “, kata Yuri Eonni sambil memelukku. Ternyata memang aku sumber dari masalah ini.

“ Eonni, neol Baboya!!! “, makiku pada Yuri Eonni, Yuri Eonni melepaskan pelukannya dan menatapku heran.

“ Darimana Kau dengar aku mencintai Kyuhyun Oppa? “, tanyaku dengan wajah kesal.

“ Tapi bukankah tadi pagi kau bilang… “, kata Yuri Eonni yang tidak meneruskan ucapannya.

“ Ya! Kau ini pintar tapi babo! Seharusnya gelar sarjanamu dicabut sekarang juga. Aku kan hanya mengetesmu saja. Mana mungkin aku menyukai Kyuhyun Oppa dan namja lain dalam satu waktu? “, kataku mencoba mencairkan suasana walau dengan kebohongan.

“ Jinjja?! “, tanyanya yang masih tidak percaya.

“ Ya! Aku hanya ingin tahu berapa besar sayangmu padaku? Lagi pula jika kau sudah menikah aku takut kau lupa padaku “, kataku sambil cemberut.

“ Tentu saja aku tidak mungkin melupakan adik tersayangku Haeri-a, jika itu yang kau takutkan kau salah besar “, kata Yuri Eonni sambil memelukku erat. Mianhae, Eonni. Aku sekarang mengerti semuanya, bahkan aku sudah memiliki jawabanku apakah aku beruntung atau tidak memiliki Eonni sepertimu? Dan jawabannya iya.

“ Lalu siapa namja itu? “, tanya Yuri Eonni melepaskan pelukanku lagi membuatku gugup. Aku harus menjawab apa?

“ Eonni, tidakkah kau harus minta maaf pada Kyuhyun Oppa karena sudah membuatnya khawatir? “, tanyaku mencoba mengalihkan pembicaraan.

“ Kyuhyun Oppa? “, tanyanya.

“ Neh, kau tahu tadi dia memohon padaku dan dia menangis karenamu Eonni “, kataku sambil menyilangkan tanganku diatas dada.

“ Jinjja? “, tanyanya lagi, dan aku menganggukan kepalaku.

“ Apa kau ingin menemuinya? “, tanyaku.

“ Aku… aku… “, jawab Yuri Eonni bingung, pasti dia merasa bersalah.

“ Kalau begitu biar Kyuhyun Oppa yang kesini, Ok! “, kataku yang langsung keluar tanpa menunggu jawaban dari Yuri Eonni.

“ Tap… “, kata Yuri Eonni namun aku sudah keluar menghampiri Kyuhyun Oppa. Hah… rasanya lega sekali melihat Yuri Eonni bisa tersenyum lagi. Kyuhyun Oppa yang melihatku langsung bangkit dan menghampiriku.

“ Otte, Haeri-a? “, kata Kyuhyun Oppa dengan wajah berharap Yuri Eonni merubah pikirannya.

“ Masuklah Oppa! Yuri Eonni ingin mengatakan sesuatu padamu “, kataku yang membuat wajahnya kembali cerah dan tersenyum. Ternyata mereka tersenyum bersamaan membuat hatiku juga ingin tersenyum.

“ Gomawo, Haeri-a “, kata Kyuhyun Oppa yang langsung masuk kekamar Yuri Eonni. Aku manatap Luhan yang juga menatapku dengan senyuman.

“ Akhirnya kau tahu apa yang seharusnya kau lakukan “, katanya membuatku tersenyum mendengarnya.

“ Benar kata Hyung, selain cantik kau juga baik hati “, katanya lagi yang membuatku menatapnya.

“ Kyuhyun Oppa bilang seperti itu?! “, tanyaku sambil menatapnya senang.

“ Aish! Rupanya kau masih menyukainya ya? “, tanya Luhan kesal melihat wajahku yang senang.

“ Wae? Memangnya kenapa kalau aku masih menyukainya? “, tanyaku.

“ Sepertinya aku harus bekerja keras! “, katanya tanpa memperdulikan pertanyaanku.

“ Bekerja keras? Maksudmu? “, tanyaku yang tidak mengerti kata – katanya.

“ Ini! “, katanya sambil mencium pipiku dan lari, membuatku terpaku dengan apa yang dia lakukan. Aku memegang pipiku yang tadi Luhan cium.

“ Apa – apaan namja itu?! Ya! Xi Luhan kembali! “, kataku yang baru sadar dan mulai merasa kesal dengan Luhan. Aku mencoba mengejarnya, Awas kalau tertangkap! Mati kau!

***

“ Eonni, kau cantik sekali! “, pujiku pada Yuri Eonni yang memakai gaun pengantinnya.

“ Gomawo, Haeri-a “, kata Yuri Eonni sambil tersenyum gembira. Kulihat wajahnya sungguh bahagia sekali. Jika saja pernikahan ini batal, apakah dia bisa tersenyum seperti itu? Kurasa tidak dan mungkin aku akan menyesalinya seumur hidupku.

“ Kalian memang ditakdirkan untuk bersama “, kataku yang ikut merasa bahagia, karena aku juga sudah merelakan semuanya.

“ Gomawo, bagaimana hubunganmu dengan Luhan? “, tanya Yuri Eonni tiba – tiba membuatku kaget.

“ Mwo?! “, tanyaku kaget.

“ Aish! Jinjja Eonni, aku dan Luhan tidak ada hubungan apapun. Ingat tidak ada hubungan apapun “, kataku menegaskan mencoba menyangkalnya. Tapi gara – gara perbuatannya kemarin membuatku tidak bisa tidur semalaman.

“ Bukankah namja yang kau bilang kemarin itu Luhan? “, tanya Yuri Eonni lagi dengan nada menggoda.

“ A… anio Eonni “, sangkalku, gara – gara ingin menyelamatkan hubungan Eonni aku jadi harus berbohong.

“ Tapi Haeri-a, Eonni lihat Luhan sepertinya menyukaimu “, kata Yuri Eonni lagi sambil menggodaku.

“ Aish! Eonni hentikan! “, kataku kesal namun aku merasakan wajahku yang mulai memerah.

“ Uri dongsaeng akhirnya jatuh cinta juga “, kata Yuri Eonni lagi yang membuatku tidak tahan dan langsung keluar.

***

“ Chukae Eonni, semoga kalian bahagia “, gumamku sambil tersenyum saat mereka berada dialtar untuk mengucap janji suci pernikahan.

“ Sudah jangan bersedih, kau masih punya aku sekarang “, bisik seorang namja ditelingaku yang sudah tidak asing lagi untukku, Xi Luhan.

“ Ka… “, saat aku akan berteriak dia langsung menempelkan telunjuknya dibibirku.

“ Sttttt… jangan berisik nanti semua orang bukannya melihat pengantin malah melihat pada kita lagi “, bisiknya lagi yang membuatku hanya menggerutu saja. Saatnya Yuri Eonni dan Kyuhyun Oppa berciuman, aku hanya melihat kebahagiaan di wajah mereka. Namun tiba – tiba aku merasakan ada sebuah tangan menggenggam tanganku, siapa lagi kalau bukan Xi Luhan. Namun saat ini aku tidak ingin bertengkar dengannya karena aku ingin merasakan kebahagiaan yang Yuri Eonni dan Kyuhyun Oppa rasakan.

 “ Apa kau sudah melupakan perasaanmu pada Hyung? “, tanya Luhan padaku.

“ Ania, tapi seiring berjalannya waktu aku pasti bisa melupakannya “, jawabku sambil tersenyum. Kutatap Luhan, ternyata dia tampan juga J

“ Luhan, maukah kau membantuku untuk melupakan Kyuhyun Oppa? “, tanyaku padanya. Dan dia menatapku tidak percaya.

“ Jinjja?! “ tanyanya dan aku pun menganggukkan kepalaku. Kulihat senyuman diwajahnya semakin mengembang.

“ Tentu saja “, jawabnya sambil mempererat genggaman tangannya.

“ Ayo saatnya melempar bunga! “, teriak seseorang yang bersemangat untuk ikut merebut bunga. Luhan masih memegang tanganku dan belum melepaskannya.

“ Kau tidak ikut? “, tanya Luhan padaku.

“ Ania, aku belum ingin menikah “, jawabku.

“ Jika aku yang menangkapnya, apa kau mau menikah denganku? “, tanyaku yang langsung menatapnya.

“ Mwo? Ya! Aku memintamu membantu melupakannya bukan menikah denganmu “, kataku namun tiba – tiba ada yang jatuh ditanganku dan kulihat bunga yang Yuri Eonni lempar sekarang berada ditanganku.

“ Rupanya tanpa aku menangkapnya, kau juga akan menikah denganku “, kata Luhan sambil tersenyum menyeringai.

“ Haeri-a, Chukae kau akan menyusul Eonni! “, teriak Yuri Eonni dan Kyuhyun Oppa sambil tertawa.

“ Aaaaandweeeeeee!!!!!!! “.

~**** The End ****~

Otte readers? Nyoba – nyoba pake OC tapi gambarnya tetep pake Yuri juga hehehe J

Keep RCL ya….

Don’t Siders!!!

Don’t Plagiat!!!

 

Jangan Lupa dukungan buat Author di Kyuri Competition ya ^^ dengan Vote di  Vote Ff terfavorit  Author Lee Midaah

Gomapsimida #boooooow

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

73 thoughts on “Am I Egoist?

  1. Wah.. Aku kirain pernikahan Yuri Eonnie sama Kyuhyun Oppa bakal batal ternyata nggak😀
    Hidup KyuRi (?)

    To : Author
    Di tunggu kelanjutannya thor😉

  2. Lulu oppa, kenapa cuma di pipi?? #plakk😄
    Waktu liat poster nya kirain yulhan.. Ternyata oc..😀 Mskipun pake oc, yurinya dapet peran baek” dan tetep sama kyu…😀 *syukuran
    Daebak deh.! ^^
    Kyuri jjang!!! ^^

    1. iya, abis author pengen pake Yuri kasihan Kyu. terus pake Oc, tapi bingung cari gambar yang cocok
      berhubung Oc sebagai adik Yuri ya pake gambar Yuri juga hehehe😛
      Gomawo ^___^

  3. seruuu..haeri emang egois untg ada luhan cepet nyadarin haeri..jadi kyuri bisa bersatu lagi deh..
    chingu suka luhan ??
    aku suka baekhyun ^^ #gak nnya
    hahaha

  4. eh gmny muka kyu nangis hahaha #minjemevilsmirkkyuppa
    lalalala
    weish ad prince luhan kita di ff ini hehehe
    sip endingny KYURI itu jodoh tak terpisahkan hehehe langeng ya to kyuri coule😄😄 amoga di kenyataan jga #BERHARAP

    1. yang pasti ada air matanya donk #plakkk
      Iya prince Luhan menarik perhatian author kali ini hahaha😄
      iya moga lebih banyak moment mereka ya, dan jadi beneran🙂 #amin

    1. iya eonni juga lagi kepincut Luhan, asalnya mau dipasangin Yuri tapi gak tega ma Kyuppa hahaha😄
      jadi aja pake Haeri, tapi bayangan eonni tetep aja Haeri itu yuri hahaha😄
      sequel ya? gak janji sengie mian🙂

  5. Unnie kta ama aq suka luhan dia bias utama q di exo m klu di exo k bias utama kai nama haeri kan nama couplenya yuri dan donghae hehehe😀
    Unnie aq ga sempat baca ne jd aq tinggalin jejak aja ya unnie ^^v

    1. iya gak tahu kenapa waktu liat Luhan itu jadi seneng aja hahaha😀 #fallinloveceritanya
      iya sengaja juga pake nama Haeri biar gak lupa ma abang Donghae hahaha🙂

  6. happy End. yeayyy!!🙂
    sempet kesel sih sama Haeri tapi akhirnya tetep KyuRi bahagia kan hehehe..
    keren keren. semngat yaa!!

  7. Hah ini crt yg menguras emosi xD
    kirain haeri bakal tega ngrebut uri kyuhyun trnyata engga hihi
    jln crt yg menarik plus konflik yg megangkan huaaa kewren!

    1. memang, Author bikin karena cemburu ngeliat Yuri yang terlihat perfect dimata author #lebay sih tapi biar aja pikiran author ini hahaha😄
      Gomawo ^___^

  8. Wow Happy Ending^^
    kukira yul unni g jd nikah sma kyuppa..trnyta gk^^
    Bkn sequel ttg klnjutan’a hubungan haeri sma luhan oppa dong thor#puppy eyes#
    Oh y aq new reader d sini..
    Jd slm knl y thor🙂

  9. hahaha…
    Asal ketawa aja.
    Annyeong,,,
    Ak reader baru,,
    ff nya bagus,,,
    Hehehe…
    Aku syok waktu dengar pernikahannya d batalkan,,
    Ckckck…
    Yuri betul2 menyayangi adiknya ya,,,
    Aku jadi pengen punya eonni kayak dia nieh…
    #ngaco,,,

    Nice ff

  10. Terharu banget pas baca,apa lagi yang adengan yuri eonni tiba tiba ngebatalin pernikahan,keren eon hehe🙂

  11. bagus crita.nya sampai trharu qw yuti eonnie rela ngebatalin prnikahan.nya demi dongsaengnya,,!

    eon crita.ni ad sequel.nya kan,,?!

  12. Aduh byangan.a tetap aja yul dua”.a…
    Hehehe…
    Pngen.a sh lbih bnyak kisah.a luhan-haeri tpi yesungdalah yg pnting yuri udah nikah…
    Hohoho

  13. Muahahahh…. Gemez byangin luhan *nah loh?* kkkk brasa q yg jd haeri,,,, ga yuri ga haeri sama2 baik q suka… Kirain q haeri bkal mke sgala cara bwat dpetn kyuppa tpi d.tobatkn(?) oleh luhan *korban sinetron* hahahh crtanya simple n seru pasti… Pokoknya enak(?) d.bca thor… ^^

  14. Huaaa luhan luhan bikin melting sumpah*.*ffmya kece thor . Castnyaa semua bias aku hihi uda gitu pairibg kyuri lagi <3suka bgt sama kyuri couple

  15. Kkkkkkkk, lucu bnget pas akhir2annya:-D
    Ngebayangin gimana wajahnya Haeri, hahahahahahaha:-D
    akhirnya happy ending..

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s