Posted in Fanfiction, Friendship, Romance, Sad

I Love You, You Love Me chapter 7

ILUYLM7 kyulhae

 

Title                 : I Love You, You Love Me chapter 7

Author             : Lee Midah ( Kyulhae4ever )

Cast                 : Cho Kyuhyun

Kwon Yuri

Lee Donghae

Im Yoona

Other cast       :   SNSD

Super Junior

PG                    : + 15

Lenght             : chapter

Genre              : Romance, Love , Triangle, Sad

Disclaimer       : Cast milik theyself dan God, Story milikku jadi jangan mengcopypaste atau Plagiat! Karena aku tidak mengijinkannya. Jadi please respect to me with RCL ^^

Selesai baca langsung Comment ok! Mian buat yang nunggu Cause Him, Author belum dapat inspirasi nih buat lanjutannya jadi FF ini dulu aja ya ^_^. Mumpung otaknya lagi encer hehehe J

 

Happy reading All ! ^_^

 

“ Yuri-a… “, kata seseorang yang tiba – tiba saja ada di hadapaku. Aku pun melepaskan tanganku yang menutupi wajahku lalu melihat ke arah orang itu.

“ Donghae Oppa… “, kataku lirih sambil terisak. Tiba – tiba Donghae Oppa berjongkok dan memelukku erat.

“ Jangan menangis Yuri-a, melihatmu seperti ini membuatku sedih “, katanya tetap memelukku. Aku semakin terisak mendengar kata – katanya, kenapa aku tidak mencintaimu saja Oppa? Kau selalu ada untukku, tapi kenapa cintaku hanya padanya seorang dan tidak bisa membaginya padamu? Aku semakin tenggelan dalam tangisku dipelukannya. Setelah beberapa lama aku pun mulai berhenti menangis dan mulai melepaskan pelukan Donghae Oppa.

“ Gomawo Oppa, kau telah meminjamkan tubuhmu untukku bersandar “, kataku sambil menghapus sisa air mata di pipiku.

“ Cheonma, selama kau membutuhkanku aku akan selalu ada untukmu “, katanya sambil tersenyum. Oppa kenapa kau baik sekali padaku? Aku menatapnya yang sedang menatap tulus padaku.

“ Oppa, kenapa kau baik sekali padaku? “, tanyaku pada Donghae Oppa.

“ Karena aku memang baik “, katanya dengan nada bercanda yang membuatku tertawa.

“ Kau ini Oppa, aku serius “, kataku sambil memukulnya pelan.

“ Kau sudah mengetahuinya kan? “, tanyanya yang tiba – tiba langsung serius.

“ Mengetahui apa? “, tanyaku tidak mengerti.

“ Perasaanku padamu Yuri-a, Aku… “, katanya yang baru kuingat tentang kata – kata Yoona waktu itu tentang perasaan Donghae Oppa.

“ Oh! Oppa! Sepertinya aku harus kembali, mungkin member yang lain pasti mencariku “, kataku mencoba mengalihkan perhatiannya dan berusaha untuk pergi. Namun tiba – tiba Donghae Oppa menarik tanganku membuatku kaget, dan yang lebih mengagetkan lagi dia menciumku. Aku hanya diam tidak bergerak sedikitpun, aku terlalu kaget untuk bertindak. Tak berapa lama dia melepaskan ciumannya padaku lalu memegang kedua pipiku.

“ Kau tahu perasaanku padamu Yuri-a? Aku menyukaimu. Ani, aku mencintaimu sejak dulu “, katanya sambil menatapku.

“ Bisakah kau memberikanku satu kesempatan Yuri-a? “, tanyanya, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan sekarang?

“ Mianhae… “, kata itulah yang keluar dari mulutku. Dia pun menghembuskan nafasnya merasa kecewa jawabanku.

“ Apa kau begitu mencintainya walaupun dia menyukai orang lain? “, tanyanya yang membuatku menatapnya.

“ Apa maksudmu Oppa? “, aku balik bertanya padanya tidak mengerti.

“ Aku tahu siapa yang kau sukai Yuri-a, Aku pikir aku masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan cintamu. Tapi sepertinya aku salah “, katanya sambil tertawa getir membuatku merasa bersalah padanya.

“ Mianhae Oppa, jeongmal mianhae “, kataku sambil menunduk.

“ Jika seperti itu, aku tidak bisa memaksamu untuk mencintaiku. Aku memang sudah mengetahui jawabanmu saat melihatmu dengan Kyuhyun saat itu. Namun Aku tetap ingin memperjuangkan cintaku. Tapi tetap saja cintaku tak terbalas olehmu “, jelasnya.

“ Tapi kau tidak usah khawatir dan merasa bersalah denganku, Aku sudah bertekad jika kau menolakku aku akan menyerah untukmu asalkan kau juga memperjuangkan cintamu Yuri-a “, katanya lagi.

“ Oppa… “, kataku yang tidak bisa berkata apa – apa lagi.

“ Tapi bisakah aku menjadi Oppamu ? “, pintanya membuatku tersenyum.

“ Tentu, kau akan selalu menjadi Oppa no.1 di hatiku “, kataku sambil memeluknya. Setelah melepaskan pelukannya.

“ Berjanjilah kau akan bahagia, klo tidak aku akan memaksamu untuk menjadi kekasihku. Arra?! “, katanya kamipun tertawa. Aku hanya bisa menganggukan kepalaku, apakah aku bisa bahagia tanpanya?

“ Oppa, ada seseorang yang sangat mencintaimu tulus dengan sepenuh hatinya “, kataku padanya.

“ Jinjja? Nuguseyo? “, tanyanya kaget dan penasaran.

“ Dia dongsaengku Oppa, Yoona. Dia sudah lama menyukaimu “, kataku.

“ Mwo?!! Yoona?! Deer Yong? “, katanya kaget yang seperti tidak percaya.

“ Neh, uri Yoona saudara kembarku menyukaimu “, kataku sambil mengangguk.

“ Kupikir Yoona menyukai Siwon? “, katanya.

“ Apakah kau bisa berjanji untuk membahagiakannya? Dia sudah cukup lama menderita Oppa “, pintaku pada Donghae Oppa. Donghae Oppa terdiam sejenak membuatku menatapnya penasaran.

“ Tentu “, jawabnya singkat yang membuatku tersenyum.

“ Gomawo Oppa “, kataku.

 

***

 

Seohyun membawaku ke atap gedung karena dia bilang ingin mengatakan sesuatu yang penting, sebenarnya aku juga ingin mengatakan sesuatu yang penting pada Yuri namun sepertinya dia sedang tidak ingin berbicara padaku, kenapa dengannya hari ini? Apa dia masih marah denganku karena menciumnya? Aku dan Seohyun pun sedang berada di atap gedung SM sekarang. Seohyun terlihat gugup sekali, ada apa dengannya?

“ Oppa… “, katanya memulai pembicaraan.

“ Neh “, sahutku.

“ Aku ingin mengatakan sesuatu padamu Oppa “, katanya lagi yang masih gugup.

“ Katakanlah Hyun-a, kau tidak usah gugup seperti itu “, kataku mencoba membuatnya tenang.

“ Aku… Aku… Nan joahaeyo Oppa “, katanya yang membuatku kaget.

“ Aku menyukaimu semenjak kita berduet dulu, dan sekarang aku sadar kalau aku sangat menyukaimu “, akunya sambil menahan wajahnya yang mulai memerah. Aku hanya menatapnya dan tidak tahu apa yang harus aku katakan padanya. Namun aku juga tidak ingin memberikan harapan palsu untuknya, karena memang aku tidak ingin menyakitinya.

“ Mianhae Hyun-a… “, kataku lirih membuatnya menatap ke arahku.

“ Mianhae, karena aku sudah menganggapmu sebagai dongsaengku saja “, kataku berhati – hati agar tidak melukainya.

“ Eh…?! Apa kau menyukai yeoja lain Oppa? “, tanyanya yang mulai berkaca – kaca.

“ Neh, aku menyukai yeoja lain dan itu sudah lama sekali sebelum aku berduet denganmu “, jawabku mencoba berkata jujur. Dia mulai meneteskan air matanya.

“ Apa aku boleh tahu siapa yeoja itu Oppa? “, tanyanya semakin terisak yang membuatku ragu menjawabnya.

“ Yeoja itu…. Dia adalah… “, kataku ragu – ragu dan terdiam sejenak.

“ Jika kau tidak mau mengatakannya tidak apa – apa Oppa, Aku… hiks hiks hiks “, katanya masih terisak dan aku mencoba mendekatinya.

“ Mianhae, telah menyakitimu Hyun-a “, kataku mulai memeluknya untuk menenangkannya.

“ Gwen…chana Oppa, Aku hanya ingin mengatakan perasaanku yang terpendam padamu saja hiks “, katanya sambil menangis lebih lepas.

“ Aku menyayangimu Seohyun-a… “, kataku dan memeluknya lebih erat sekali. Setelah Seohyun berhenti menangis aku pun melepaskan pelukanku.

“ Mianhae Oppa, aku membasahi bajumu “, kata Seohyun sambil menghapus sisa air matanya.

“ Gwenchana, jika itu membuatmu lebih baik “, kataku sambil tersenyum dan dia pun ikut tersenyum.

“ Kau janji padaku Oppa, kau harus memperjuangkan cintamu pada yeoja itu “, kata Seohyun mencoba ceria kembali. Semakin dewasa, imejnya pun berubah lebih ceria dan dewasa.

“ Tentu saja, aku tidak akan menyerah begitu saja “, kataku sambil mengusap rambut Seohyun.

“ Neh, semoga kau berhasil Oppa “, dia mencoba memberiku semangat. Aku tidak akan menyerah untuk Yuri, Seohyun-a. Kami pun turun untuk kembali ke group masing – masing. Saat aku dan Seohyun menuruni tangga aku mendengar ada seseorang yang bicara, Seohyun juga melihatnya. Donghae hyung memegang tangan Yuri lalu mereka, berciuman?!!!! Aku pasti salah lihat.

“ Bukankah itu Donghae Oppa dan Yuri Eonni? “, tanya Seohyun yang membuatku yakin kalau ini semua nyata.

“ Mereka berciuman? Apa mereka sudah pacaran? “, tanyanya lagi dengan polosnya. Apakah aku terlambat? Apa aku sudah tidak punya kesempatan untuk bersamanya? Hatiku sungguh sakit melihat pemandangan itu. Rasanya dadaku mulai sesak menahan amarah, sedih dan cemburu. Aku ingin pergi kesana untuk menghentikannya, tapi apa hakku? Aku terdiam sampai Seohyun mulai menyadarkanku lagi.

“ Oppa, Gwenchana? “, tanya Seohyun khawatir.

“ Ah… neh Gwenchana. Lebih baik kita lewat jalan lain supaya tidak mengganggu mereka “, kataku mencoba untuk pergi dari sana.

“ Geurae “, jawab Seohyun. Kami pun pergi meninggalkan tempat itu, meninggalkan Yuri dan Donghae hyung. Seohyun kembali ke groupnya dan aku juga bergabung dengan Suju hyung yang lain.

“ Kyu, wae geurae? “, tanya Yesung hyung yang melihatku terdiam.

“ Tidak ada apa – apa Hyung “, jawabku.

“ Geojimal, jelas – jelas wajahmu terlihat murung “, kata Yesung hyung. Dia memang aneh, tapi jika melihat member lain bersikap aneh justru dia yang menyadarinya duluan.

“ Aku… “, sebelum aku menjawabnya, datanglah Yuri dan Donghae hyung sambil tersenyum. Apa mereka sudah resmi pacaran?

“ Ya! Kalian dari mana saja?! “, tanya Taeyeon pada Yuri dan Donghae hyung. Aku hanya menatap Yuri sedih, Dia pun menatapku sekilas namun menyadari aku juga menatapnya dia mengalihkan pandangannya dariku.

“ Kami hanya jalan – jalan saja “, jawab Yuri.

“ Aish! Member lain sudah menunggu, kau malah jalan – jalan. Dasar! “, kata Jessica sambil memukul kepala Yuri.

“ Mianhae “, katanya sambil menjulurkan lidahnya pada Jesicca. Biasanya aku senang melihatnya seperti itu tapi sekarang justru aku merasakan yang berbeda. Apakah aku sudah terlambat untuk mendapatkan cintamu Yul?

***

 

Aku berjanji padanya untuk membahagiakan dongsaengnya, sejujurnya aku hanya ingin kau Yul. Tapi aku juga tidak bisa memaksamu untuk membalas cintaku. Tapi aku juga ingin memastikan bahwa kau juga bahagia Yul. Setelah kami pulang aku berniat untuk mengetahui apa Kyuhyun menyukai Yuri atau tidak walaupun aku tahu mungkin dia sudah bersama dengan Seohyun, aku mencoba masuk ke dalam kamar Kyuhyun. Aku merasa maknae ini daritadi bersikap aneh, terutama padaku. Tapi mungkin hanya perasaan aku saja bukannya dia sudah bersama Seohyun tadi, harusnya dia senang kan? Tapi melihat wajahnya, sepertinya dia tidak senang sama sekali. Aku pun masuk ke kamarnya, disini dia hanya seorang diri karena yang lainnya belum masuk.

“ Kyu… “, sapaku melihatnya berbaring di tempat tidurnya.

“ Kau hyung, ada apa kau kemari? “, tanyanya yang seperti orang malas melihatku.

“ Ya! Kenapa kau seperti orang yang malas melihatku? “, tanyaku sambil duduk di tempat tidurnya.

“ Aku hanya lelah saja.  jika kau ingin bicara, bicaralah aku ingin tidur “, katanya yang memang bersikap aneh, Apa dia ketularan oleh Yesung?

“ Aku hanya ingin memberitahu kalau aku dan Yuri… “, kataku yang langsung di potong olehnya.

“ Pacaran, kalian resmi pacaran kan? Itu yang ingin kau bilang kan hyung. Jika benar seperti itu aku ucapkan Chukae! “, katanya dengan nada yang tidak ku mengerti. Apa dia juga menyukai Yuri? Tapi bagaimana dengan Seohyun? Aku ingin lebih yakin lagi.

“ Kau tahu?! Bagaimana bisa?! Hahaha padahal aku belum memberitahu siapa – siapa lho “, kataku berpura – pura kaget untuk sedikit memancingnya.

“ Kalau kau sudah selesai, lebih baik kau keluar hyung aku ingin tidur “, katanya yang langsung berbalik membelakangiku. Sepertinya dugaanku benar, Kyuhyun juga menyukai Yuri.

“ Ya! Kau mengusirku? Bukankah kau dan Seohyun juga sama? “, tanyaku memancingnya lagi.

“ Apa yang kau maksud hyung, Aku dan Seohyun tidak pacaran. Aku menganggapnya sebagai dongsaengku tidak lebih “, jawabnya pada posisi yang sama. Jadi mereka tidak pacaran? Yuri pasti salah paham padanya.

“ Kyu, jika aku membiarkan kau mendekati Yuri. Apa kau akan melakukannya? “,tanyaku ikut berbaring disampingnya. Sepertinya Kyuhyun kaget dan langsung menghadap dan menatap tajam padaku.

“ Apa maksud perkataanmu hyung? “, tanyanya heran. Aku hanya tersenyum mendengar pertanyaannya.

“ Jangan sia – siakan kesempatanmu Kyu, karena kesempatan tidak akan datang dua kali “, kataku sambil beranjak dari tempat tidurnya dan mencoba untuk keluar dari kamar Kyuhyun.

“ Ya! Hyung Apa sebenarnya yang ingin kau sampaikan padaku? “, tanyanya penasaran, aku hanya melambaikan tanganku sambil menutup pintu kamarnya. Semoga kau berhasil meyakinkannya Kyu, aku hanya ingin melihat perjuanganmu mendapatkan hatinya.

***

Hari ini adalah hari dimana seluruh artis SM akan mengadakan tour di Tokyo. SNSD memang pergi duluan untuk GG tour tapi tak hanya 3 hari mereka kembali ke Korea untuk menjalani jadwal mereka di Korea. Sungguh melelahkan memang bagi mereka, tapi bukankah itu sudah resiko seorang idol? Semua artis SM berbondong – bondong menuju bandara, ya seperti yang kita tahu semua Fans mereka berkumpul di luar bandara untuk mengantarkan idolanya pergi. Kyuhyun masih bingung dengan perkataan Donghae? Yuri masih mengira Kyuhyun pacaran dengan Seohyun walaupun di dorm dia tidak mendengar Seohyun sudah resmi pacaran dengan Kyuhyun. Terkadang mereka saling curi – curi pandang namun karena keduanya canggung satu sama lain jadi mereka tidak saling menyapa. Diam – diam Donghae melihat tingkah mereka berdua dan terkadang dia merasa lucu dan gemas dengan pasangan itu.

“ Oppa kenapa kau terkekeh sendiri? Memangnya ada yang lucu? “, tanya Yoona yang sedari tadi memperhatikan Donghae.

“ Oh kau Yong, kukira siapa? “ kata Donghae yang baru sadar kalau Yoona berdiri disampingnya.

“ Oppa sedang melihat apa? “, tanya Yoona lagi penasaran.

“ Aku sedang melihat Kyuhyun dan Yuri “, jawab Donghae yang masih menatap pasangan itu.

“ Memangnya kenapa dengan Kyuppa dan Yuleonni? “, tanya Yoona sambil melihat Kyuhyun dan Yuri yang berdiri berhadapan namun terlihat canggung.

“ Mereka itu saling suka tapi tidak berani mengungkapan perasaan mereka, sekarang mereka saling salah paham “, jawab Donghae.

“ Oh… itu. Mwo?! Saling suka?!!! “, kata Yoona kaget membuat semua orang menatapnya termasuk Donghae yang di sampingnya. Yoona merasa malu karena semua pandangan menuju ke arahnya.

“ Sttttt…. kau ini tidak bisa mengecilkan suaramu “, kata Donghae membuat Yoona menunduk.

“ Mianhae, tapi apa maksud Oppa? “, tanya Yoona sambil mengangkat kepalanya.

“ Kau tahu kan Yuri menyukai Kyuhyun? ( Yoona mengangguk ) nah Kyuhyun juga sama “, jelas Donghae yang melihat ekspresi Yoona seperti ingin berteriak lagi dengan cepat dia menutup mulut Yoona.

“ Jangan berteriak! Ini rahasia! “, kata Donghae dan Yoona pun mengangguk lagi.

“ Tapi dari mana Oppa tahu? “, tanya Yoona lagi.

“ Malam sebelum rapat, Yuri melihat Kyuhyun dan Seohyun. Sebaliknya Kyuhyun melihatku dengan Yuri. Dan mereka pun salah paham satu sama lain “, jelas Donghae panjang lebar.

“ Oh… seperti itu. Pantas saja Yuri eonni menjadi pendiam saat dikamar. Kenapa kau tidak memberitahu Kyuhyun Oppa kalau Yuri Eonni juga menyukainya Oppa? “, tanya Yoona ( banyak nanya nih Yoona )

“ Aku hanya ingin melihat perjuangan Kyuhyun mendapatkan Yuri, sehingga aku bisa rela menyerahkan Yuri pada Evil maknae itu “, jawab Donghae.

“ Tapi perasaanmu pada Yuri Eonni, gimana Oppa? “, tanya Yoona menatap Donghae nanar.

“ Aku sudah merelakannya saat Yuri menolakku, lagian masih ada yeoja cantik yang diam – diam menyukaiku “, kata Donghae yang membuat wajah Yoona memerah, Donghae tersenyum melihat yeoja disampingnya malu sambil menundukkan kepalanya.

“ Aku akan mencoba menepati janjiku pada Yuri, kau juga harus seperti itu Yul “, kata Donghae dalam hati sambil kembali menatap Yuri dan Kyuhyun.

***

 

Semua Artis SM masuk ke pesawat dan duduk ditempatnya masing – masing. Kyuhyun dan Yuri duduk berjauhan, sehingga mereka tidak bisa saling memperhatikan atau mencuri – curi pandangan. Pesawat mulai take off. Perjalanan dari Korea ke Tokyo memakan waktu 2-3 jam ( author gak terlalu yakin sih ). Kyuhyun pergi ke kamar kecil, sebenarnya bukan untuk buang air atau yang lainnya tapi untuk melihat Yuri yang duduk berjarak 3 bangku dari tempat Kyuhyun. Kyuhyun berjalan dan dia pun melihat Yuri yang tertidur padahal pesawat baru saja take off. Mungkin karena kelelahan dengan jadwalnya yang padat membuat Yuri merasa ngantuk dan memanfaatkan waktunya untuk beristirahat. Kyuhyun pun duduk di toilet tanpa melakukan apa pun, hanya duduk dan memikirkan kata – kata Donghae waktu itu. Yuri yang merasa ingin buang air pun terbangun dari tidurnya dengan malas dia menuju kamar mandi. Dengan keadaannya yang masih mengantuk Yuri tidak tahu kalau didalam kamar mandi ada Kyuhyun yang sedang duduk di atas closet. Dan Kyuhyun juga tidak menutup pintunya karena memang dia tidak berniat melakukan apapun. Sambil setengah sadar Yuri masuk kedalam toilet, saat dia memperjelas matanya di kaget melihat Kyuhyun yang duduk  di atas closet. Dia mencoba berteriak namun dengan refleks mulutnya segera ditutup oleh tangan Kyuhyun, karena kalau tidak semua orang akan datang dan bertanya yang aneh – aneh pada mereka.

“ Sttttt…. jangan berteriak! “, kata Kyuhyun Yuri pun mengangguk. Kyuhyun langsung melepaskan tangannya dari mulut Yuri.

“ Apa yang kau lakukan disini Oppa? “, tanya Yuri heran.

“ Aku sedang ke toilet, kau yang langsung masuk dan tidak mengetuknya dulu “, jawab Kyuhyun.

“ Tidak mengetuk? Kau yang tidak menutup pintunya Oppa, kukira tidak ada orang didalam sini “, kata Yuri membela diri.

“ Arraseo, sekarang juga aku akan keluar “, kata Kyuhyun mencoba berjalan namun tiba – tiba pesawat bergoyang seperti menabrak awan membuat tubuh Kyuhyun mendorong tubuh Yuri yang mengakibatkan pintu langsung tertutup terdorong oleh tubuh mereka. Sekarang mereka berdua sedang dalam posisi berpelukan. Mereka saling bertatapan selama beberapa menit, merekapun tersadar dengan suara seorang Pramugari yang meminta maaf karena insiden tersebut. Kyuhyun menyadari posisinya dan langsung melepaskan pelukannya dari Yuri.

“ Mianhae, aku tidak sengaja “, kata Kyuhyun meminta maaf.

“ Gwenchana, aku tahu Oppa tidak bermaksud untuk melakukannya. Itu hanya kecelakaan “, jawab Yuri.

“ Kalau begitu aku akan keluar sekarang “, jawab Kyuhyun mencoba membuka pintu, namun pintu itu tidak mau terbuka. Ekspresi wajah Kyuhyun pun berubah membuat Yuri menatapnya heran.

“ Waeyo Oppa? “, tanya Yuri heran karena Kyuhyun tidak keluar juga dari toilet.

“ Pintunya terkunci! Aku sudah mencoba membukanya tapi tetap tidak bisa “, kata Kyuhyun membuat Yuri kaget.

“ Terus kita harus bagaimana Oppa, aku tidak membawa handphoneku “, kata Yuri panik.

“ Aku juga menyimpannya di tasku “, kata Kyuhyun.

“ Apa kita berteriak saja? “, saran Yuri.

“ Ania, itu terlalu beresiko. Kalau yang datang penumpang lain bisa menjadi skandal yang heboh di dunia entertaiment “, tolak Kyuhyun dengan halus.

“ Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang? “, kata Yuri masih panik.

“ Kita harus menunggu sampai ada yang membukakan pintunya dari luar “, kata Kyuhyun.

“ Tapi sampai kapan Oppa? “, tanya Yuri yang Kyuhyun juga tidak tahu harus menjawab apa. Setelah beberapa lama tidak ada yang berani mengeluarkan suara. Mereka berdua saling canggung satu sama lain.

“ Oppa, aku ingin buang air kecil “, kata Yuri yang sudah tidak tahan walau dengan malu – malu tapi dia sudah tidak tahan.

“ Apa kau tidak bisa menahannya? “, tanya Kyuhyun.

“ Ania, aku benar – benar tidak tahan Oppa “, jawab Yuri. Sebenarnya Yuri merasa malu mengatakan itu tapi apa boleh buat sudah panggilan alam.

“ Kau buang airlah, aku janji tidak akan mengintipnya. Aku akan menutup mataku dan berbalik “, kata Kyuhyun dengan susah.

“ Kau benar – benar tidak akan mengintip Oppa? “, tanya Yuri meyakinkan.

“ Kau tidak percaya padaku Yuri-a? “, tanya Kyuhyun merasa sedikit kecewa.

“ Ania, aku percaya padamu Oppa “, jawab Yuri takut menyinggung Kyuhyun. Yuri pun membuang airnya secepat yang dia bisa, karena bagaimanapun buang air didekat seorang namja apalagi namja yang sangat dicintainya membuatnya malu sangat malu.

“ Kau sudah selesai? “, tanya Kyuhyun dengan posisi masih membelakangi Yuri.

“ Neh, aku sudah selesai Oppa “, kata Yuri, Kyuhyun pun mulai membuka matanya dan berbalik. Mereka pun menjadi canggung kembali di toilet itu. Yuri yang duduk di closet dan Kyuhyun dalam posisi berdiri.

“ Sampai kapan kami terkunci disini “, kata Kyuhyun dan Yuri dalam hati. Sekitar 20 menit berlalu posisi mereka masih sama. Yuri merasa kasihan melihat Kyuhyun yang berdiri terus mengalah untuk Yuri.

“ Oppa, kau ingin duduk? Kau pasti lelah berdiri cukup lama “, kata Yuri pada Kyuhyun.

“ Ania, gwenchana “, tolak Kyuhyun padahal dia sudah merasa kakinya pegal. Yuri merasa kasihan takut saat nanti penampilannya di panggung akan kacau karena kakinya bermasalah.

“ Gwenchana, Oppa. Aku tidak ingin kakimu kenapa – kenapa saat tampil nanti “, kata Yuri. Kyuhyun pun berpikir, apa yang dikatakan Yuri memang benar.

“ Baiklah, tapi kau duduk di pangkuanku karena aku juga tidak mau kakimu bermasalah di panggung nanti “, tawar Kyuhyun, pertama – tama Yuri kaget namun memang tidak ada pilihan untuk mereka berdua. Yuri pun mencoba duduk di pangkuan Kyuhyun dengan ragu, namun akhirnya dia duduk juga. Jantung keduanya berdebar – debar, Yuri tidak berani menatap Kyuhyun karena kalau dia menatapnya wajah mereka akan dekat sekali. Setelah beberapa menit Yuri mulai merasa mengantuk lagi, rupanya kelelahan masih melanda tubuhnya. Kyuhyun yang merasa Yuri mulai mengantuk karena beberapa kali terlihat Yuri tertidur tapi mencoba untuk tetap bangun.

“ Jika kau ngantuk tidurlah, kalau pintunya sudah terbuka aku akan membangunkanmu. Perjalanan tinggal 2 jam lagi, kau manfaatkanlah waktu istirahatmu “, kata Kyuhyun pada Yuri.

“ Mianhae Oppa “, kata Yuri merasa tidak enak.

“ Gwenchana, tidurlah “, kata Kyuhyun, lalu Yuri mulai menyenderkan kepalanya di bahu Kyuhyun dan tertidur. Kyuhyun hanya menatap wajah Yuri yang sedang tidur, dia mengagumi kecantikan Yuri. Dan salah satu favorit Kyuhyun yaitu melihat Yuri yang tidur dengan menjulurkan lidahnya. Kyuhyun merasa Yuri sangat terlihat lucu saat posisi seperti itu.

“ Jika saja waktu bisa berhenti disini lebih lama, Aku pasti tidak akan menyia – nyiakan satu detik pun untuk memandangimu Yuri-a “, kata Kyuhyun sambil membelai pipi Yuri lembut. Ibu jarinya membelai bibir Yuri yang ranum, Ingin sekali Kyuhyun menciumnya tapi tidak bisa karena menurutnya Yuri sudah menjadi kekasih Donghae.

“ Biarkan aku memilikimu saat ini saja, Yuri-a “, kata Kyuhyun mencoba mendekatkan wajahnya pada wajah Yuri, semakin memperkecil jarak Kyuhyun merasa sedikit ragu namun tidak bisakah egonya menang untuk kali ini saja? Hanya sekali saja dia ingin mencium Yuri, mungkin untuk terakhir kalinya. Saat jarak bibir mereka 2 cm meter, Kyuhyun mendengar Yuri merancau. Dan terlihat ekspresi kaget yang terpancar di wajah Kyuhyun dengan apa yang dikatakan Yuri dalam tidurnya.

“ Hmmm…Sarang… haeyo…. Kyu…hyun…Oppa… “

 

To Be Continue…..

Waaaaah…. part 7 selesai. Kyuri dan Yoonhae moment. Akhirnya Yuri menyatakan cinta dalam tidurnya, bagaimana ya reaksi Kyuhyun dengan pengakuan Yuri? Donghae sudah merelakan Yuri pada Kyuhyun, kira – kira gimana hubungannya dengan Yoona?

Readers jangan lupa RCL ya ^_^

DON’T BE SIDERS!!!!!

DON’T BE PLAGIATOR!!!!!!

COMMENT WAJIB! KLO GAK, G BAKAL LANJUT #ANCAM AUTHOR  >.<

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

51 thoughts on “I Love You, You Love Me chapter 7

  1. akhirnya yuri eonni ma kyuppa bisa lebih deket lagi..
    donghae oppa ma yoona eonni aja…
    makasih eonni dah publish lagi

  2. wewww seru banget, yg di kamar mandi sesuatu deh, jd terinspirasi muahahahaha

    lanjut midah, pasti kece deh di part 8 nya, oia unn fikir yoona sm jonghyun #eaaaaa #plak

    semangat ya buat lanjutannya, ini ff sesuatu bgt ^^
    terus berkarya, fighting!!!

  3. Wuaaa.. Akhirnya di post jga part 7 nya.. Hihi scene di toilet full Romance of Kyuri.. Sneng nih kyurinya romantis..

    Salah faham antara Kyuri moga cpet reda.. Biar Kyuri romance-nya gkk sembunyi-sembunyian lagi.. Heheh

  4. ff yg bagus bgt..feel nya dpt bgt..d tmbah main cast nya bias aku..kyuri..hehe
    lanjut part 8 jgn lama”..seru bgt pkonya ni ff..

  5. waaaahh bagus bgt nih ff nya..dpt bgt feelnya..
    kyu ama yuri salah paham nih,, cpet d klarifikasi biar Ga brkpanjangan salah pahamnya..hha

    hae oppa baik bgt,, bisa ngalahin egonya demi kbhagiaan yuri..saluuuut deh oppa..

  6. Lanjut thOR lanjut lanjut
    Daebak weish si kyu gmnny ekspresiny
    ƍƌǩ  jdi cium gpp dlm hti kyu
    Kekeke soalny bsa tau perasaan yul
    Muahahahaha
    Yoonhae hehehe
    Ak seneng deh 2 orng itu sling mengalah seo jga hahaha
    Keep writeing thor jgn kelamaan lho hehehe

  7. wah thor.
    gak kebayang gimana lanjutannya.
    keren banget.
    bisa2 nya ya yuri bilang gitu, bukannya dia lg tidur ya. hahaha
    bikin ketawa sendiri jd nya.

    maju terus author.

  8. Unnie emang pande bngt buat aq penasaran ((y)ˆ⌣’)(y) oke aq tunggu ya unnie
    Tetap semangat nulisnya hwaiting !!!

  9. Iya no. 7 selesai. & ini nggantung, ho’oh? Aku ga ingt di nomr brapa prnah ninggalin jejak title yg ini.. Tapi please… Author yg kece, aku ga bisa baca nomr2 yg di protect. Boleh donk di kasih pw nyaaa…. Ke nope ku aja yaaa… 087898502460. Ok! Thanks before ne?

  10. Ya~knp jd yul eonni yang mengatakan cinta duluan? Ah kyuppa payah kan udah ada bnyak kesempatan tp gk d manfaatin dg baik… Ckckck makin keren aja nih ff

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s