Posted in Angst, Comedy, Fanfiction, Romance

Beautiful Face Chapter 3

beautiful face 3 copy

 

Anyeonghasseo yeorobeun….
Akhirnya bisa bikin part  3 nya sekarang^^ . Mian lama, ada yang menunggu lanjutan cerita ini kah?

 

Title                 : Beautiful Face 3 “ Sister Every Day Life

Author             : Lee Midah ( Kyulhae4ever )

Cast                 : Cho Kyuhyun, Kwon Yuri,  dan Kwon Yoona (Im Yoona)

Other cast       : Find yourself

Lenght             : chapter

Genre              : angst, romance, happy,comedy gak tau lagi author bingung >.< katagoriin sendiri ya ^^

Rated               : +17

Discleimer : Cerita ini tercipta dari sebuah komik jepang yang udah lama sekali, judulnya Pretty Face karangan Yasuhino Kazo. Jadi Just For Fun!!!^^

Fanfic ini bukan menceritakan gender bender, jadi jangan salah mengerti ya ^^

PLEASE DON’T BE SIDERS!!!!!!

 

Happy reading !!!

Tetap sudut pandang Kyuhyun :

“ Yuri… “, kataku lembut sambil memandang  wajah Yuri lembut.

“ Eonni… “, kata Yuri yang membalas tatapanku dengan lembut juga. Lalu kami berdua sama – sama mendekatkan wajah kami, kini jarak wajah kami hanya beberapa ceti dan sedikit lagi bibir kami bertemu setelah itu.

Kriiiiiing……. Kriiiiing……..Kriiiiiiing!!!!!!!!!!

“ Uwaaaaa….. “, kataku kaget, huh……….. untung saja hanya mimpi, dadaku tetap saja berdebar – debar. Sungguh mimpi yang sangat menggairahkan (?) di pagi ini. Hal itu sungguh membuatku takut. Aku pun mematikan jam wekerku. Setelah bangun dari kecelakaan mobil, aku terbaring sebagai yeoja kira – kira… setengah bulan yang lalu. Entah itu di sekolah atau di rumah aku selalu bersama – sama dengan Yuri J tapi sesuatu yang membuatku tidak percaya aku belum ketahuan siapa aku sebenarnya.

“ Eonni kau sudah bangun? “, kedengar suara Yuri menuju kemari.

“ Selamat pagi Eonni “, kata Yuri sambil tersenyum manis membuatnya semakin cantik. ah Yeepeunda!!!.

“ Yuri… Pa..gi “, jawabku gugup. Melihat yeoja yang aku impikan membuatku sedikit bergairah (?).

“ Kita libur hari ini, kajja kita pergi shopping! Kemarin aku melihat pakaian dalam yang lucu “, kata Yuri sambil duduk di tempat tidurku.

“ kau bilang kau selalu nyaman memakai celana pendek namja, tapi sebagai yeoja sekali – kali kita harus memakai pakaian yang feminim “, katanya lagi.

“ Kau benar “, kataku sambil tersenyum kaku. “ itu “ku (?) tidak akan cukup dalam pakaian dalam seorang  yeoja.

“ Pokonya kau siap – siap, kita berangkat pukul 14.00 KST ya “, katanya sambil meninggalkan ruanganku. Sekarang aku berpikir kalau hidupku sungguh menyenangkan karena aku bisa bersama yeoja yang aku sukai setiap hari. Salah satu penyebab mimpiku tadi adalah…

Flashback :

“ Eonni, bibirmu kering sekali? “, kata Yuri saat kami akan berangkat sekolah.

“ ini pakailah Lipgloss, agar bibirmu tidak kering “, kata Yuri sambil memberikan Lipgloss padaku.

“ Thanks “ kataku sambil mengambil lipgloss itu lalu memakaikannya ke bibirku. Menjadi seorang yeoja benar – benar merepotkan padahal aku tinggal menjilat bibirku jika memang kering.

“ Huh?! Apakah kau juga sering memakainya? “, kataku tersadar dan melihat lipgloss itu.

“ Neh, tidak apa – apa lagian kita ini kan saudara “, kata Yuri dengan wajah polosnya sambil tersenyum. Mwo?!!! Ini berarti Ciuman secara tidak langung!!!!

“ Kau… “ kataku tidak percaya dan dia hanya tersenyum saja.

Flashback End.

@ Klinik Dr. Anh

“ kau terlalu berlebihan menanggapi hal ini, Apakah kau sungguh – sungguh siswa highschool? Kau lebih mirip dengan anak Sd sekarang “, kata Dr. Anh saat aku menceritakan apa yang terjadi padaku pagi ini. Kata – katanya sungguh membuatku tersinggung, dia tidak tahu apa yang aku rasakan huh?

“ Kau tidak mengerti bastard! Bagaimana nasib seorang namja tanpa seorang yeojacingu dan tidak pernah menyentuh yeoja kecuali saudaranya atau ibunya “, kataku geram sambil mencengkram kerah Dr. Anh.

“ Ya… tapi kau tidak perlu menangis seperti itu juga… “, katanya dengan takut.

“ Setiap hari hidup sungguh keterlaluan untuk seorang namja seperti aku. Akal dan pikiran selalu bertentangan “, kataku melepas cengkramanku lalu duduk di tempat tidur pasien sambil mengacak rambutku frustasi dan menangis.

“ Huh? Yuri?! “, kata Dr. Anh yang membuatku kaget.

“ Mwo?! Dimana?! “, kataku panik saat mendengar nama Yuri.

“ Huwwahahahah kau terlihat takut sekali. Sungguh menggelikan “, tawanya saat aku benar – benar panik. Aish Dokter gila ini sudah bosan hidup rupanya. Aku langsung menendangnya sampai dia terjatuh. Jangan macam – macam dengan Cho Kyuhyun!

“ Eh?! Sudah waktunya untuk pergi, aku sugguh gugup sekali “, kataku sambil melihat jam didinding.

“ Kau harus tetap hati – hati, kau akan mudah ketahuan jika kau terus bersamanya 24 jam penuh “, kata Dr. Anh setengah sadar tersandar didinding.

“ Aku tahu itu “, kataku meninggalkan klinik Dr. Anh dan pulang ke rumah, Yuri pasti menungguku. Dilihat dari beberapa sudut pandang hidup ini seperti sedang diantara surga dan neraka.

***

“ Kau siap? “, tanyaku pada Yuri saat aku sampai di rumah.

“ Ayo pergi! “ kata Yuri keluar dari kamarnya. Perasaan apakah ini? Melihat Yuri begitu feminim dengan pakaian selutut membuatnya terlihat semakin cute dan cantik.

“ Aku sungguh menunggu saat – saat seperti ini. Aku juga ingin membeli bra baru “, katanya sambil memakai sepatunya.

“ Dadaku terlihat semakin besar, dan braku sudah sempit “, katanya sambil memegang dadanya. Jantungku sungguh berpacu dengan cepat. Apa lagi dia mengatakan kata – kata yang menggairahkan (?) lagi. Kami pun sampai di sebuah Mall besar di Seoul. Dan Yuri langsung mengajakku ke tempat pakaian dalam, aku mengikutinya dengan ragu. Yuri mulai melihat – lihat celana dalam.

“ Lihat ini! Ini bercorak spiral. Tapi sejak kita mencari sesuatu  yang lain, karena sekarang aku memakai Full cup, aku ingin mencoba ¾ cup “, kata Yuri sambil mencari  bra.

“ sepertinya ini terlihat lucu dari jauh, tapi ternyata tidak sama sekali “, katanya sambil melihat – lihat sebuah bra. Eh… walaupun aku sedang menjadi yeoja tetap saja aku malu melihat sesuatu seperti itu.

“ Berapa banyak perbedaan dari tipe – tipe bra disana? Bukankah ¾ itu tinggi? “, kataku tidak mengerti dengan apa yang di maksud Yuri tentang ukuran bra.

“ Hah? Bukankan itu sudah jelas yang aku bicarakan tentang bra? “ kata Yuri heran.

“ uwa.. hehehe eh ia disana juga ada pengait yang pas dan bra dari sutera kan? “, kataku mencoba mengingat pengetahuan tentang bra yang pernah aku baca.

“ itu aneh sekali Eonni, sepertinya kau tidak punya pengetahuan tentang pakaian dalam “, katanya kaget. Ya~ aku ini seorang namja memangnya apa yang kau harapkan?

“ Ah…?! jangan – jangan? “, katanya menyelidik. Omo!

“ Ya… ya… aku hanya bercanda “, kataku mengalihkan pembicaraan. Namun tiba – tiba Hp Yuri berbunyi.

“ Mianhae, Hpku bunyi “, kata Yuri sambil mencoba menjauh dariku.

“ Yuri! Jakkaman! “, kataku melihatnya pergi. Ini sungguh buruk, aku tidak percaya aku ketahuan di awal. Aku mencoba untuk menyusulnya, kemana dia pergi?

“ Itu benar, itu tidak normal… “, kudengar seseorang bicara, suaranya berasal dari tangga darurat.

“ Sebelum ini dia berakting aneh, tidak seperti yeoja sama sekali “, kata Yuri pada seseorang di telepon.

“ Mungkinkah dia Namja?!!! “, kata Yuri kaget. Apa? Apa yang barusan dia katakan itu aku?

“ Bye “, kudengar Yuri mengakhiri pembicaraannya di telepon.

“ Ah, Eonni! “, kata Yuri kaget saat dia melihatku berdiri disana.

“ Kau selesai menelepon? “, tanyaku pada Yuri.

“ Neh, itu dari Sooyoung “, jawabnya. Semuanya menjadi sia – sia kami pun pulang tanpa membeli apapun. Sepanjang perjalanan  kami menjadi canggung, aku juga penasaran tentang apa yang mereka bicarakan di telpon tadi. Sial! Suasana kencan yang aku idamkan tadi sudah hilang sekarang. Aku mencoba melirik Yuri yang berjalan di belakang, hah! Ternyata dia juga sedang menatapku.

“ Ada apa?! “, tanyaku sambil membalikan badanku menghadapnya.

“ Eh… ani! Ani! Gwenchana “, kata Yuri gugup sekaligus kaget. Dia… dia mencurigaiku? Aku tahu itu, Dia mencurigai aku adalah seroang namja? Aku pun menatapnya, apa yang dia lihat? Dan dimana? Aku pun mengikuti arah pandangannya ke bawahku. Uwaaaaa….. Tiga bagian terlarang (?)!!!!

“ Biarkan aku melihat lebih dekat… “, pinta Yuri sambil mencoba mendekatiku. Ani… ani! Yuri-a! Jika kau melakukan ini semua penyamaranku akan terbongkar…. Aku langsung menutupi “ punyaku “ (?) dengan kedua tanganku.

“ Aku tahu ini celana Jeansku, Omma pasti salah menyimpan setelah mencucinya “, kata Yuri sambil memegang celana Jeansku. Jangan menakutiku seperti itu!!!! Jakkaman! Mungkin melihat jeansku hanya pura – pura. Dia sudah tahu dan ingin memastikan kalau aku punya “itu“  (?).

***

Saat Kyuhyun sedang menebak – nebak apakah Yuri mengetahui identitasnya? Dari belakang munculah dua orang namja yang tidak di kenal.

“ Wah… ada yeoja manis disini “, kata namja 1.

“ Eh, kembar? Itu keren! “, kata namja 2.

“ Jika kalian mau, kita cari sesuatu untuk di makan “, ajak namja 1 pada Kyuhyun dan Yuri.

“ Mobil kami di parkir disana! “, kata namja 2 sambil menunjuk mobilnya.

“ Apa yang mereka ingin? Tidak ada waktu untuk meladeni namja seperti kalian “, kata Kyuhyun dalam hati sambil menahan kesalnya.

“ Ummm…. Kami baru saja mau pulang “, kata Yuri berusaha menolak ajakan kedua namja itu.

“ Itu bagus, ayo kita pergi bersama! “, kata namja 2 yang tetap bersikeras mengajak Kyuhyun dan Yuri pergi.

“ Aku ingin sekali menghajar mereka, tapi aku tidak mungkin menunjukan diriku yang sebenarnya didepan Yuri “, kata Kyuhyun dalam hatinya yang benar – benar kesal.

“ Apa lagi yang kau tunggu?Kajja! “, kata namja 1 sambil menarik tangan Yuri dengan kasar.

“ Aw… itu sakit! “, ringis Yuri. Kyuhyun yang mendengar Yuri meringis kesakitan tidak tinggal diam.

“ Jakkaman! “, kata Kyuhyun sambil menahan tangan namja 2 yang sedang memegang tangan Yuri agar melepaskan genggamannya.

“ Kau pergilah “, suruh Kyuhyun pada Yuri

“ Huh?! “, kata Yuri tidak mengerti.

“ Dia sedang sibuk jadi dia tidak bisa pergi. Jika hanya aku yang menemani kalian, tidak apa – apakan ?”, kata Kyuhyun membawa kedua namja itu pergi meninggalkan Yuri.

“ Ok  kalau begitu “, kata namja 2

“ Aku haus, kajja kita mencari minum “, kata namja 1 yang ikut juga.

“ Eonni! “, kata Yuri sambil melihat Kyuhyun pergi dengan kedua namja asing itu.

“ Kita sampai! “, kata Kyuhyun membawa kedua namja itu ke sebuah taman yang sepi.

“ wow! “, kata namja 1 sambil tersenyum menyeringai.

“ Kemana kita akan pergi? “, tanya namja 2 yang juga menyeringai.

“ KE AKHIR HIDUP KALIAN! “, kata Kyuhyun sambil merelekskan jari – jarinya. Membuat kedua namja itu kaget dengan perubahan sikap Kyuhyun.

“ Um?! “, kata namja 1 kaget.

“ Kenapa suasananya berubah? “, tanya namja 2 yang juga kaget.

“ Sampah! Beraninya kau menyentuh Uri Yuri! Jangan selalu mempermainkan seorang yeoja. dasar monyet Byeontae! “, kata Kyuhyun geram pada kedua namja itu.

“ Ya~ apa yang kau katakan?! Katakan itu lagi?!! “, kata namja 2 tidak terima dengan perkataan Kyuhyun dan mencoba menyentuh Kyuhyun, namun dengan sigap Kyuhyun lansung membanting namja itu ke tanah.

“  Yuri adalah orang yang paling penting dalam hidupku. Selama aku masih hidup, tidak ada yang boleh menyakitinya “, kata Kyuhyun dengan gagahnya.

“ Apa maksudmu?! “, tanya namja 1 dengan nada tinggi.

“ Kau ingin di beri pelajaran Huh?!!! “, kata namja 2 yang mulai marah dan bangkit untuk berdiri. Kemudian namja 1 mencoba menyentuh dada Kyuhyun.

“ Huh?! Namja?! Tidak mungkin! “, kata namja 1 yang merasakan dada Kyuhyun yang rata.

“ Aku yang akan memberi pelajaran pada kalian!!!!!!!!!! Hiyaaa!!!!!!!!!!  “, kata Kyuhyun lalu menghajar mereka berdua hingga babak belur dan tak sadarkan diri.

“ Mencoba menyentuh Yuri lagi, aku tidak akan memaafkan kalian!! “, kata Kyuhyun pada kedua namja yang sudah tak sadarkan diri itu.

“ Eonni?! “, kata Yuri dari jauh membuat Kyuhyun kaget langsung menengok kebelakang.

“ Yuri!!!! “, kata Kyuhyun kaget.

“ Apakah dia melihatku barusan? Bagaimana ini?  Dia sudah tahu kalau aku ini seorang namja “, pikir Kyuhyun cemas. Yuri mulai berjalan mendekati Kyuhyun, melihat hal itu tubuh Kyuhyun mulai bergetar ketakutan. Semakin dekat Yuri datang, tubuh Kyuhyun semakin bergemetaran jantung Kyuhyun berdebar kencang.

“ Babo! Kau membuatku cemas! “, kataYuri yang langsung memeluk Kyuhyun.

“ Seorang Yeoja tidak seharusnya pergi dengan 2 namja “, kata Yuri melepaskan pelukannya.

“ Huh? Yeoja? “, kata Kyuhyun yang baru sadar bahwa saat ini Yuri masih menganggapnya seorang yeoja.

“ Barusan kau tidak melihat semuanya? “, tanya Kyuhyun pada Yuri.

“ Eh, apa yang mereka lakukan ditanah? “, tanya Yuri aneh mengacuhkan pertanyaan Kyuhyun dan melihat kedua namja yang tadi tergeletak di tanah.

“ Umm… tidakkah kau melihat semuanya? Sejak kapan kau ada disini? “, tanya Kyuhyun memastikan.

“ Aku hanya dengar kau bilang ‘ jika kalian menyentuh Uri Yuri lagi, aku tidak akan memaafkan kalian’. Walaupun sedikit malu, tapi aku benar – benar senang “, jawab Yuri sambil tersenyum haru.

“ Sejak kau pulang, kau semakin protective padaku. Jika saja kau seorang namja, aku pasti sudah jatuh cinta padamu “, kata Yuri lagi.

“ Sepertinya ada yang salah “, pikir Kyuhyun.

“ Jangan melakukan sesuatu yang berbahaya lagi “, pinta Yuri pada Kyuhyun.

“ Tidakah kau curiga padaku? “, tanya Kyuhyun akhirnya mengeluarkan kecemasannya.

“ Aku? Mengapa? “, tanya Yuri polos.

“ Karena saat di telepon, kau membicarakan seseorang yang bersikap aneh “, jawab Kyuhyun.

“ Maksudmu, Hamster Sooyoung? “, tanya Yuri lagi.

“ Hamster?!!! “, kata Kyuhyun kaget.

“ Kata penjualnya hamster itu seorang yeoja, tapi setelah Sooyoung membelinya dia melihat tingkah hamster itu aneh. Hal itu karena saat hamster masih kecil susah untuk diidentifikasi gendernya. Dan akhirnya ketahuan kalau hamster itu namja “, jelas yuri panjang lebar.

“ Oh… Plesae. Gender hamster seharusnya betina atau jantan “, kata Kyuhyun dalam hati kemudian dia jatuh terkulai lemas di tanah.

“ Oh Eonni kau mulai takut? Kakimu gemetaran “, kata Yuri melihat Kyuhyun terduduk ditanah.

“ Oh brother! Aku hampir kehilangan setengah hidupku. Sampai kapan seperti ini akan terjadi “, pikir Kyuhyun.

To be continue…..

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

28 thoughts on “Beautiful Face Chapter 3

  1. Kekekeke.. Annyeong Dinda Imnida !
    Aku reader baru nih… ^^
    Ceritanya seru, eon… Jarang-jarang ada ff yang kayak gini ! Lucu banget aku ngebayangin Kyuhyunnya…😄
    Lanjutin ya, eon !🙂

  2. Yees , akhirnya d’post jga ,
    Waah , aq nunggu bgt nih klanjutan FF ini ,
    Keren bgt eonn ! Apalagi ngebayangin KyuHyun brubah jadi yeoja ,, hha

    Sngat d’tunggu klnjutan FF’x ,, FIGHTING

  3. Anyong unnie kerennnnnnnnnnnn
    Wkawka wka
    Kyuny di oprasi lgi lah biar muakanya tuh kembali ganteng
    Kekeke
    Konflikny yonna dtng kale ya wkawkawka
    Sekian tor jgn  ℓάмά” kekek oh ya I love you you love me 8 ny cepetan nya min

  4. Kekeke~~~
    Kyu pasti cantik banget kalau pake baju cewek….
    Kyu sayang banget ma yuri…
    Hahaha kasian tuh 2 namja….

  5. OMG…aq gk tega nertawain kyuppa! Kasian kyuppa, ayo yoona cpt lah kau kmbli,agar kyuppa bisa kembli lagi jadi namja.

  6. KwkwkwkW…astaga!! Ketakutan kyu sia-sia ternyata hamster! Ini yuri ma tmn nya polos atau oon Ÿªaãª? Masa hewan jenis klmn nya dibilang namja-yeoja. Haiaaa…

  7. next fart dtunggu eonni jngn lma2 ne kalo bisa, soal dah penasaran aku menungu saat2 yoona balik n yuri tau kalo tu bukan yoona tapi kyuhyun oppa,,keep waiting oenni

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s