Posted in Fanfiction, Friendship, Romance, Sad

I Love You, You Love Me chapter 5

ILUYLM5 kyuhyun yuri donghae seohyun copy

Title                 : I Love You, You Love Me chapter 5

Author           : Lee Midah ( Kyulhae4ever )

Cast                 : Cho Kyuhyun, Super Junior

Kwon Yuri, SNSD

Lee Donghae, Super Junior

Seohyun, SNSD

Other cast       :   SNSD

Super Junior

PG                    : + 15

Lenght             : chapter

Genre              : Romance, Love , Triangle, Sad

Disclaimer       : Cast milik theyself dan God, Story milikku jadi jangan mengcopypaste atau Plagiat! Karena aku tidak mengijinkannya. Jadi please respect to me with RCL ^^

Baca dulu baru comment!!!

Happy Reading All ^^

“ Yuri-a! “, panggil Donghae dan Yuri pun membalikkan badannya melihat Donghae menghampirinya.

“ Omo! Donghae Oppa! Aku benar – benar lupa padanya tadi. Otte? Sepertinya dia marah sekali padaku “, kata Yuri pelan dan takut melihat wajah Donghae yang menatapnya tajam sedang berjalan menghampirinya. Setelah Donghae dekat Yuri benar – benar merasa gugup sekali.

“ Oppa, Aku bisa menjelaskan semuanya “, kata Yuri yang gugup mencoba menjelaskan agar Donghae tidak marah padanya. Donghae masih menatapnya dengan tajam.

“ Oppa tadi aku…. “, kata Yuri namun tidak dapat meneruskan kata – katanya karena kaget dengan tiba – tiba Donghae memeluknya erat sekali.

“ Oppa! “, kata Yuri kaget karena bukannya marah Donghae malah memeluknya erat.

“ Syukurlah kau baik – baik saja, kupikir terjadi apa – apa denganmu “, kata Donghae masih memeluk Yuri.

“ Huh?! “, tanya Yuri tidak mengerti dengan perkataan Donghae.

“ Kami pikir kau menghilang atau di culik “, kata Donghae melepaskan pelukannya pada Yuri.

“ Hilang? Diculik? “, tanya Yuri yang masih tidak mengerti.

“ Karena aku sudah mencoba menghubungimu beberapa kali namun hpmu tidak aktif. Aku juga menanyakan pada semua member SNSD tapi mereka semua tidak tahu. Aku sungguh khawatir sekali padamu Yuri-a “, kata Donghae panjang lebar.

“ Oh hpku mati karena semalam aku lupa untuk mengisi battrenya “, kata Yuri yang baru ingat hpnya mati.

“ Tapi syukurlah kau baik – baik saja. Kami semua khawatir,bahkan kami semua berkumpul di dorm SNSD untuk mengetahui keadaanmu “, kata Donghae membuat Yuri bengong.

“ Untuk apa mereka semua berkumpul di dorm SNSD? “, tanya Yuri polos.

“ Tentu saja untuk mencarimu, untuk apalagi “, jawab Donghae gemas.

“ Oh… Mianhe hehehe “, Kata Yuri sambil tertawa garing.

“ Ngomong – ngomong kau kemana saja? Aku mencarimu hampir keseluruh bagian taman hiburan, tapi tetap saja tidak bisa menemukanmu? “, tanya Donghae membuat Yuri gugup untuk menjawabnya, namun sebelum Yuri menjawabnya datanglah 2 orang yeoja menghampiri mereka.

“ Jinjja? Oh itu aku….. “, kata Yuri terpotong panggilan dari 2 yeoja yang menghampirinya.

“ Yuri-a!!! “, kata 2 yeoja itu bersamaan dan langsung memeluk Yuri erat.

“ Sica-a, Fany-a “, kata Yuri yang kaget dengan pelukan Jessica dan Tiffany.

“ Untunglah kau kembali dengan selamat “, kata Jessica sambil tersenyum senang.

“ Kami khawatir sekali padamu “, tambah Tiffany.

“ Mianhae, sudah membuat kalian khawatir “, kata Yuri merasa menyesal.

“ Kenapa kau tidak bilang pada kami kemana kau pergi? “, tanya Jessica sambil cemberut.

“ Hpku mati jadi aku lupa memberitahu kalian “, jawab Yuri sambil senyum menyesal.

“ Semua orang juga khawatir sekarang Yuri-a, kajja! mereka sedang menunggu! “, ajak Tiffany menarik Yuri menuju kembali ke dorm.

“ Ya~ tunggu aku! “, kata Donghae meyusul mereka bertiga. Mereka berempat pun masuk kedalam dorm SNSD.

“ Yuri-a!!!, Eonni!!! “, kata semua member SNSD menghampiri Yuri dan memeluknya.

“ Girls, aku tidak bisa bernafas… “, kata Yuri yang merasakan sesak di peluk semua member SNSD.

“ Syukurlah Yuri kau baik – baik saja “, kata Kangin mewakili member Suju yang juga ikut khawatir.

“ Kami sungguh khawatir saat Donghae Oppa bilang kau hilang “, kata Hyoyeon.

“ Soalnya kau tidak pernah pergi tanpa memberi tahu salah satu dari kami “, kata Sooyoung.

“ kami pikir kau di culik “, ceplos Eunhyuk.

“ Di culik? Hahaha kalian pikir aku masih anak umur lima tahun “, kata Yuri sambil tertawa mengetahui semua orang mengiranya di culik.

“  Ya~ ini terjadi karena kau tidak menghubungi kami jadi kami semua khawatir padamu, kau malah tertawa! “, kata Taeyeon sambil memukul kepala Yuri.

“ Appo! Mianhae “, kata Yuri meringis sambil minta maaf.

“ Syukurlah kau kembali dengan selamat Eonni “, kata Yoona sambil memeluk Yuri.

“ neh, karena tadi kau mengira Yuri tidak akan kembali kan? “, sindir Sunny.

“ Jinjja Yoong? “ tanya Yuri menatap Yoona, Yoona hanya tersenyum polos.

“ Ya sudah lebih baik kita semua istirahat, dan yang terpenting Yuri sudah kembali dengan selamat. Kami semua member Suju juga harus kembali ke Dorm karena besok kami masih banyak kegiatan “, kata Kangin dan semua member Suju pun pamit. Yuri mengantar Donghae karena dia merasa bersalah pada Donghae.

“ Oppa, mianhae membuatmu dan Oppandeul khawatir “, kata Yuri menyesal.

“ Ania, gwenchana. Yang penting kau sudah kembali dengan selamat “, kata Donghae mengusap rambut Yuri.

“ Gomawo Oppa… “, Kata Yuri sambil tersenyum dan Donghae pun membalas tersenyum. Semua member Suju meninggalkan Dorm SNSD.

***

Kenapa dia terburu – buru seperti itu? Tapi saat tadi aku menghapus saus di bibirnya, kenapa dia menutup matanya? Tidakkah dia menyangka aku akan menciumnya? Aish! Kyuhyun-a neol baboya! Kenapa kau tidak mengerti isyarat darinya? Setidaknya itu kesempatanmu untuk menciumnya. Bagaimana bisa aku sebodoh ini? Jinjja! sekarang aku merasa menyesal, padahal hari ini sudah mengalami hal yang menyenangkan seharusnya ending pun harus mengesankan. Dengan penyesalan aku pun kembali ke dorm Suju. Saat aku masuk, aku tidak melihat siapapun. Kemana semua orang pergi? Sudahlah lebih baik aku mandi sekarang karena aku sudah lelah. Aku pun tersenyum mengingat semua hal yang terjadi hari ini, Kwon Yuri apakah kau juga merasakan hal sama denganku? Saat aku keluar dari kamar mandi aku melihat semua member Suju baru pulang.

“ Hyung, kalian dari mana saja? Tumben perginya bareng – bareng? “, tanyaku pada mereka karena memang mereka semua jarang pergi bersama jika bukan acara untuk semua member Suju.

“ Kami semua dari dorm SNSD “, jawab Yesung hyung sambil duduk di sofa.

“ Memangnya ada apa di dorm SNSD? “, tanyaku heran.

“ Kau tidak tahu? Tadi Yuri hilang “, jawab Eunhyuk hyung kaget.

“ Hilang?! “, tanyaku kaget dan heran, padahal dia kan tadi bersamaku seharian.

“ Neh, karena saat di taman bermain aku tidak menemukannya kupikir dia di culik “, kata Donghae hyung. Oh ia, aku lupa tadi kan Yuri bersama dengan Donghae hyung pantas saja dia mengira Yuri hilang.

“ neh, tapi untungnya dia sudah pulang dengan selamat “, kata Sungmin lega.

“ Oia Kyu kau darimana saja seharian ini kami tidak melihatmu? “, tanya Kangin hyung padaku yang membuatku gugup.

“ Oh tadi…aku…. tadi… itu ketempat Ahra noona, iya aku kesana hehehe “, kataku bohong sambil tertawa dan menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Kalau aku bilang aku pergi dengan Yuri bisa – bisa aku menjadi daging cincang oleh mereka semua.

“ Ya kenapa kau gugup seperti itu? “, tanya Yesung hyung yang membuatku salah tingkah.

“ Mwo? Siapa gugup? Anio “, kataku mengelak.

“ Jangan – jangan kau bukan ke tempat Ahra Noona tapi kencan dengan seorang yeoja? “, tanya Eunhyuk hyung menyelidik.

“ A… anio. Jinjja! Kalau kalian tidak percaya telpon saja Ahra Noona “, jawabku menantang, tapi jika mereka benaran menghubungi Ahra Noona gawat sekali.

“ Sudahlah kita semua harus istirahat. Dan kau Kyu bukankah besok kau ada jadwal di radio star? “, kata Kangin hyung yang membuatku lega.

“ Neh hyung “, jawabku.

“ Oia yang jadi guestnya kan member SNSD “, kata Donghae hyung mengingatkan.

“ Jinjja hyung?! “, kataku tidak percaya.

“ Ya~ kau yang punya Acara tapi tidak tahu guestnya siapa? Aneh sekali “ kata Sungmin hyung heran.

“ hehehe aku kan tidak pernah mengingat – ingat siapa guest di radio star “, jawabku membela diri. Berarti besok aku bisa bertemu dengan Yuri lagi.

“ Ya~ kau pasti ingin melihat Seohyun kan? “, tanya Eunhyuk hyung menggodaku.

“ Kenapa kau bertanya seperti itu? “, kataku heran.

“ Bukankah Seohyun yeoja yang mendekati type idealmu? “, tanya Sungmin hyung yang ikut – ikutan menggodaku.

“ Ya~ itu kan mendekati bukan berarti aku menyukainya kan? “, elakku pada mereka berdua.

“ Sudah ah, hyung aku lelah ingin tidur “, kataku meninggalkan mereka berdua dan kembali kekamar. Seohyun memang mendekati type idealku, tapi type idealku sebenarnya Yuri ( ngarep di kenyataan :mode on ) lebih baik aku tidur sekarang karena besok aku akan bertemu lagi dengan Yuri J.

***

Setelah para Suju Oppa pulang aku masuk ke kamarku untuk membersihkan badanku. Walaupun lelah tapi hari ini sungguh berkesan untukku. Tapi apa Kyuhyun Oppa menyadari kalau tadi aku berharap dia menciumku? Semoga saja tidak, karena kalu dia tahu aku pasti akan merasa malu untuk bertemu dengannya lagi. Setelah selesai mandi aku keluar dari kamar mandi dan ternyata di kamar sudah ada 2 orang yang menatapku dengan tatapan ‘kami ingin tahu apa yang terjadi’.

“ Ya~ apa yang kalian lakukan ini sudah malam sekali. Sica~a ini bukan kamarmu! “, kataku mencoba mengacuhkan tatapan mata mereka.

“ Ya~ Kwon Yuri ceritakan padaku apa yang terjadi? “, tanya Jessica dengan tatapan tajam.

“ Neh, eonni aku juga ingin mendengarnya “, kata Yoona ikut – ikutan.

“ Cerita apa? Tidak ada yang perlu di ceritakan “, kataku pura – pura tidak mengerti.

“ Ya~ jangan pura – pura tidak tahu, kau tahu maksud kami “, kata Sica memaksa.

“ Ayolah Eonni, aku ingin tahu ceritakan pada kami “, melas Yoona padaku sambil menggoyang – goyangkan tanganku. Sepertinya mereka tidak akan berhenti sampai aku bercerita pada mereka berdua.

“ Arraseo, tapi kalian jangan ribut ya “, kataku dan mereka berdua mengengguk.

“ Tadi aku pergi jalan – jalan saja“, kataku singkat.

“ Dengan siapa? “, tanya Jessica sambil memicingkan matanya yang penasaran.

“ Maksudmu? “, tanyaku pura – pura lagi.

“ Ayolah Eonni, kau tidak mungkin jalan – jalan sendirian sampai malam begini kan? “, tanya Yoona. Akupun ragu menjawabnya tapi mereka tidak akan menyerah.

“ Kyuhyun Oppa “, jawabku pelan membuat mereka berdua kaget.

“ Mwo?!!! “, kata mereka dengan suara keras.

“ Stttttttttt…. nanti mereka semua bangun. Kubilang jangan berisik! “, kataku memperingatkan mereka.

“ Neh mian, tapi bagaimana bisa? “, tanya Sica tidak percaya begitu pun Yoona.

“ Molla, saat aku di kejar fans dan berpisah dengan Donghae Oppa. Kyuhyun Oppa datang entah darimana dan menyelamatkanku “, jawabku.

“ Terus apa yang terjadi setelah itu? “, tanya Yoona yang penasaran dan aku menceritakan semuanya pada mereka.

“ Eonni kau menyukai Kyuhyun Oppa? “, tanya Yoona padaku.

“ Itu… aku… “, jawabku gugup.

“ Eonni kau tidak percaya padaku? “, tanya Yoona dengan nada sedih.

“ Anio, neh aku menyukainya “, jawabku karena tidak enak dengan Yoona.

“ Dia sudah lama menyukainya, tapi dia baru cerita padaku sebulan yang lalu “, kata Sica yang seperti mengerti Yoona ingin tahu sejak kapan aku menyukai Kyuhyun Oppa.

“ Tapi kalian tahu sendiri kan semua orang bilang dia lebih pantas dengan Seohyun, bahkan ada yang bilang dia pantas denganmu Yoong “, kataku dengan nada sedih.

“ Eonni mianhae, tapi aku tidak menyukainya kok, kau tenang saja “, kata Yoona sambil mengacungkan tangannya membentuk viss.

“ Neh aku tahu karena kau menyukai Donghae Oppa kan? “, kataku menggoda Yoona.

“ Ya~ Eonni bukan begitu “, kata Yoona mengelak.

“ Jinjja Yoong kau menyukai Donghae Oppa? “, tanya Jessica tidak percaya.

“ Yul Eonni, ini semua gara – gara kau. Anio Eonni, itu hanya becanda saja “, kata Yoona kesal sambil cemberut.

“ Sudahlah kajja kita tidur, bukankah besok kita punya jadwal “, kataku mengakhiri pembicaraan ini.

“ Oia Yul, kau tahu besok kita ada Jadwal Radio Star, acara Kyuhyun Oppa? “, kata Sica sambil keluar dari pintu.

“ Jinjja? “, kataku tidak percaya sambil menatap Yoona.

“ Neh Eonni, ya sudah Eonni aku mau tidur dulu ya “, kata Yoona kembali ketempat tidurnya.

“ Kenapa aku tidak tahu? Otteokeh? Aku masih malu dengan kejadian tadi “, aku pun mencoba memejamkan mataku tapi rasanya aku tidak mengentuk padahal tadi aku lelah sekali.

***

Para member SNSD sedang bersiap – siap untuk pergi ke gedung MBC. Semua orang sudah siap hanya Yuri yang masih di kamar karena semalaman dia tidak bisa tidur karena memikirkan apa yang akan dia lakukan saat bertemu Kyuhyun.

“ Hyunie kau pasti senangkan sekarang kau akan bertemu dengan Kyuhyun Oppa? “, kata Hyeoyeon menggoda Seohyun.

“ Anio, Eonni “, kata Seohyun menyangkal namun wajahnya sudah memerah merona.

“ Kami setuju sekali kau dengannya Seohyun, kalian terlihat cute “, tambah Tiffany.

“ Eonni berhenti menggodaku “, kata Seohyun menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

“ Lihatlah Uri maknae sudah mulai menyukai namja “, kata Sooyoung membuat Seohyun benar – benar malu.

“ Katakan saja Seohyun kau menyukai Kyuhyun Oppa kan? Itu terlihat jelas di wajahmu “, kata Sunny menyelidik.

“ Ehm…. “, kata Seohyun lalu mengangguk.

“ Yey!!!! Uri Seohyun sudah besar sekarang “, kata Sooyoung dan Tiffany senang. Saat itu juga Yuri keluar disusul Yoona yang keluar dari toilet dan Jessica dari kamarnya mendengar suara Sooyoung dan Tiffany.

“ Ada apa ini kenapa ramai sekali ? “, tanya Yuri yang ikut bergabung.

“ Uri Seohyun sedang menyukai namja “, jawab Hyoyeon.

“ Jinjja? Nugu? Yonghwa? “, tanya Yuri penasaran.

“ Ani, Seohyun menyukai Uri Oppa “, kata Sooyoung.

“ Nugu? “, tanya Yuri yang benar – benar penasaran.

“ Kyuhyun Oppa “, jawab Sunny membuat Yuri diam dan kaget. Hatinya seperti tersambar petir, bagaimana bisa Seohyun yang sudah dianggap adiknya menyukai namja yang dia cintai.

“ Jinjja? “, tanya Yuri dengan menahan sesak yang dia rasakan.

“ Neh Eonni “, jawab Seohyun malu – malu. Jessica dan Yoona yang melihatnya merasa prihatin pada Yuri.

“ Kyuhyun Oppa adalah cinta pertamaku Eonni, semenjak duet dulu aku mulai menyukainya. Dan sampai sekarang aku sangat menyukainya “, kata Seohyun jujur. Yuri tidak dapat menahan lagi air matanya yang kini hampir menetes.

“ Ah mian, aku ke kamar mandi dulu “, kata Yuri pamit untuk ke toilet. Setelah Yuri pergi ternyata Jessica dan Yoona mengikutinya.

“ Eonni Gwenchana? “, tanya Yoona saat dia melihat Yuri mulai menghapus air matanya.

“ Yuri-a “, kata Jessica mencoba mengusap punggung Yuri.

“ Gwenchana kalian tidak usah khawatir. Aku hanya… “, kata Yuri namun air matanya kini mengalir lebih banyak.

“ Menangislah Eonni, jika itu membuatmu lebih baik “, kata Yoona mencoba menenangkan Yuri.

“ iya Yuri-a nanti kita bicarakan padanya dengan baik – baik “, kata Jessica.

“ Ania, gwenchana. Kita tidak usah mengatakan apapun pada mereka terutama Seohyun, karena ini pertama kalinya Seohyun jatuh cinta pada Seorang namja. Sebagai Eonni aku tidak mungkin merusak kebahagiannya “, kata Yuri sambil terus mengusap air matanya.

“ tapi bagaimana dengan perasaanmu Yuri-a? Tidakkah kau terluka? “ tanya Sica khawatir.

“ Luka ini hanya sementara aku yakin tidak akan lama “, jawab Yuri mencoba tegar.

“ Tapi Eonni bagaimana kalau Kyuhyun Oppa menyukaimu? “, tanya Yoona yang membuat Yuri terdiam sejenak.

“ Yuri-a, Sica-a, Yoona-a kajja kita berangkat!!!! “, kata Taeyeon dari ruang tengah.

“ Neh!!! “, jawab Jessica dan Yoona. Yuri segera membetulkan make-up nya dan mereka bertiga pun keluar. Melihat wajah Seohyun yang berseri – seri membuat Yuri takut untuk membuatnya sedih, karena dia sudah menganggap Seohyun sebagai adik kandungnya sendiri begitu juga dengan member yang lain. Yoona dan Jessica hanya menatap Yuri sedih namun mereka berdua sudah janji untuk tidak memberitahukan tentang perasaan Yuri pada Kyuhyun kepada member lain.

***

Dari pagi aku sudah tidak sabar untuk pergi ke MBC untuk acara Radio Star, karena guestnya hari ini adalah guest yang aku tunggu – tunggu. Aku pun sampai di MBC dan disana sudah ada Jungshin Hyung, Kokjin hyung dan Seyeon hyung mereka sedang menunggu untuk siaran.

“ Anyeong hyung! “, sapaku pada mereka.

“ Oh Anyeong, Kyu kau sudah datang “, kata Jungshin hyung.

“ Kau pasti kaget siapa guest kita hari ini? “, kata Seyeon hyung padaku, sepertinya ingin membuatku penasaran namun aku sudah tahu guestnya.

“ Anio “, kataku pura – pura.

“ Jinjja? Bukankah kau satu agensi dengannya? “, Tanya Kokjin hyung tidak pecaya.

“ Anyeonghaseo! “, sapa member SNSD yang baru sampai membuat kami berempat menoleh pada mereka.

“ Woaaahhhh SNSD!!! “ kata ketiga hyungku langsung berdiri. Aku pun tersenyum melihat mereka semua, dan aku mencoba menatap Yuri namun sepertinya dia tidak melihatku.

“ Anyeonghaseo SNSD imnida! “, kata semua member SNSD serempak.

“ Wah sepertinya studio kita akan ramai hari ini “, kata Jungshin hyung dengan wajah ceria.

“ Kamshamida, mohon bimbingannya “, kata semua member SNSD. PD memberitahu kami bahwa acara akan segera di mulai, kami pun segera masuk studio untuk memulai acara. Aku ingin sekali menyapanya tapi kenapa dia tidak melihat padaku? Acara pun di mulai kulihat Yuri menuju ke arahku, aku mencoba tersenyum padanya namun dia tidak membalasku. Apa dia marah padaku karena kemarin? Saat semua member SNSD masuk kukira Yuri akan duduk di sebelahku namun ternyata Yoona yang duduk di sebelahku. Selama acara aku mencoba bersikap profesional, namun sesekali aku melirik ke arah Yuri. Apa dia mengacuhkanku? Saat Jungshin hyung membahas tentang acting Yoona dan Yuri saat melakukan adegan kissing, aku merasa sedikit  kesal walaupun hanya acting tetap saja Yuri berciuman dengan namja lain. Tidak tahu mengapa ada scene dimana aku terus di goda dengan Seohyun, aku mencoba mengelak sebisaku namun tetap saja mereka menggodaku membuatku tidak bisa berkata apa – apa. Kulihat beberapa menmber SNSD juga menggodaku hal ini membuatku sulit menjelaskannya. Akhirnya aku mengatakan Seohyun memang mendekati type yeoja idealku tapi bukan berarti aku punya perasaan padanya kan?

***

Saat semua orang menggoda tentang hubungan Kyuhyun dan Seohyun, kulihat Kyuhyun Oppa merasa malu dan tidak bisa berkata apa – apa lagi, dan dia tidak berusaha untuk mengklarifikasinya. Apa mungkin Kyuhyun Oppa juga menyukai Seohyun? Aku hanya bisa tersenyum getir mendengar semua yang ada di studio menggoda mereka berdua sambil menahan perih dalam hatiku. Yoona yang berada di sampingku menggenggam tanganku erat mencoba memberikan kekuatan padaku untuk bisa menahan rasa sakit hatiku. Apa mereka saling menyukai satu sama lain? Berarti cintaku padanya tidak terbalaskan. Kami selesai dengan acara Radio Star dan berpamitan pada Staf dan sunbaenim yang ada disana. Aku mencoba mengacuhkan Kyuhyun Oppa dari awal karena aku takut cintaku padanya tidak bisa di hentikan, karena setiap menatapnya cintaku selalu bertambah dan bertambah. Namun sekarang hatiku harus merelakannya, karena Seohyun dan Kyuhyun Oppa yang sepertinya saling menyukai.

“ Yuri-a, gwenchana? “, tanya Sica khawatir.

“ Gwenchana, kau tidak usah khawatir “, kataku mencoba tersenyum agar dia tidak khawatir.

“ Jinjja? “, tanyanya lagi dan aku pun menganggukan kepalaku. Namun aku tidak bisa membohongi perasaanku pada diriku sendiri kalau hatiku terluka.

“ Sica-a, aku mau ke toilet dulu ya. Bilang sama semua member tidak usah menungguku “, kataku pada Sica.

“ Tapi kau pulang dengan siapa? “, tanyanya.

“ Aku pulang naik taxi, aku ada urusan penting jadi kau tidak usah khawatir “, kataku mencoba menjelaskannya.

“ Geurae, tapi kau harus menghubungiku jika kau butuh seseorang “, kata Sica.

“ Neh, bye “, kataku melambaikan tanganku dan pergi meninggalkan Jessica. Aku ingin sendiri. Aku butuh waktu untuk menghadapi semua ini. Saat aku berjalan ada seseorang yang memeang tanganku, aku pun menoleh ke arahnya.

“ Kyuhyun oppa?! “, tanyaku kaget. Jantungku mulai berdebar kencang, karena namja yang aku cintai kini berada di hadapanku. Aku sungguh tidak bisa mengendalikan perasaanku saat berada di depannya apalagi saat aku bersentuhan dengannya membuat darahku mengalir dengan cepat.

“ Kau mau kemana kenapa tidak pulang dengan member yang lain? “, tanyanya heran yang masih memegang tanganku.

“ Aku ada urusan, jadi aku pulang sendiri “, kataku mencoba menahan diriku karena kuingat dia yang sepertinya menyukai Seohyun bukan aku, sambil mencoba melepaskan tanganku.

“ kalau begitu aku akan mengantarmu, tidak baik seorang idol sepertimu berjalan sendiri di tempat umum “, katanya yang mencoba menuntunku menuju ke mobilnya.

“ Anio, gwenchana. Aku bisa pergi sendiri “, kataku menolak ajakannya dan melepaskan tanganku. Dia menatapku heran, Kyuhyun Oppa jangan menatapku seperti itu aku tidak ingin cintaku padamu semakin besar. Aku pun mencoba mengacuhkan tatapannya dengan melihat ke arah lain.

“ Kau kenapa? Apa kau marah padaku? “, tanyanya yang masih menatapku.

“ Marah? Anio, untuk apa aku marah? “, kataku yang terus memandang ke arah lain.

“ Lalu kenapa kau mengacuhkan dari tadi? “, tanyanya lagi, kumohon jangan bertanya apapun lagi. Aku semakin sulit mengendalikan perasaanku.

“ Aku tidak! “, kataku membela.

“ Jinjja? Kenapa kau tidak menatapku saat aku bicara padamu? “, tanyanya lagi, kenapa kau terus saja mendesakku Oppa? Tidakah kau tahu aku cukup terluka menyadari cintaku yang tak terbalaskan olehmu.

“ Aku hanya… “, kataku yang bingung mau menjawab apa?

“ Hanya apa? Hanya tidak sadar kalau kau mengacuhkanku? “, tanyanya dengan nada menyindir. Kenapa kau membuat semuanya menjadi lebih berat Oppa?

“ Anio, sudah kubilang bukan itu. Kenapa kau mendesaku Oppa? “, tanyaku yang hampir mengeluarkan emosiku. Please, Oppa mengerti aku! Aku pun tidak tahan lagi menahan air mataku. Aku mulai meneteskan air mataku yang mengalir di pipiku.

“ Kau menangis? “, tanyanya khawatir. Aku pun sadar kalau aku tidak seharusnya menangis terutama didepannya. Aku langsung menghapus air mataku dengan kasar.

“ Anio, aku hanya kelilipan “, kataku yang masih mengusap air mataku. Namun Kyuhyun Oppa langsung memelukku erat. Aku kaget dengan apa yang dia lakukan, aku mencoba melepaskan diriku agar tidak tenggelam lebih dalam pada cintanya. Tapi dia tidak membiarkan aku untuk melepaskan pelukannya.

“ Menangislah, aku ingin menjadi seseorang yang bisa membuatmu tenang “, katanya yang masih memelukku erat. Justru kaulah yang membuatku tak berdaya karena rasa cintaku yang begitu dalam padamu Oppa, semakin dalam cintaku padamu semakin sulit untukku melepaskanmu. Tapi aku menginginkan pelukan ini, walaupun kenyataan tidak seperti harapanku. Biarlah aku merasakan hangatnya pelukanmu sebentar saja , aku pun membalas pelukannya erat. Setelah cukup lama kami berpelukan dan aku sudah tidak menangis lagi, dia melepaskan pelukan kami. Ada sedikit kekecewaan di hatiku karena aku harus kembali pada kenyataan yang pahit ini.

“ Kau sudah tenang? “, tanyanya sambil menatapku. Aku pun menganggukkan kepalaku.

“ Apa kau mau cerita padaku? “, katanya yang terlihat penasaran. Aku hanya diam tak menjawabnya.

“ Baiklah jika kau tidak ingin cerita, tidak usah kau paksakan “, katanya sambil tersenyum manis. Aku hanya bisa terpana melihat senyuman itu, senyuman yang membuatku selalu ingin ikut tersenyum.

“ Kalau begitu kau tidak akan menolakkan untuk ku antar? “, katanya sambil menarik tanganku menuju mobilnya tanpa menunggu jawaban dariku. Aku hanya menurut saja karena dia memang tidak memberikanku kesempatan untuk menolaknya. Saat didalam mobil aku hanya terdiam , perasaanku sungguh tak karuan. Haruskah aku bertanya kalau dia menyukai Seohyun? Tidakkah pertanyaan itu terlalu sulit untuk kuungkapkan? Karena aku takut untuk mendengar jawabannya walaupun aku yakin sudah mengetahuinya.

“ Kemana kau akan pergi? Bukankah kau punya urusan penting? “, tanya Kyuhyun Oppa sambil menyetir.

“ Anio, aku tidak jadi pergi   “, jawabku.

“ Waeyo? “, tanyanya heran.

“ Gwenchana, hanya saja bukan hal yang patut di khawatirkan “, jawabku yang masih menatap keluar jendela. Kami telah sampai di dorm SNSD, aku pun keluar dan pamit pada Kyuhyun Oppa.

“ Gomawo, telah mengantarku pulang “ ,kataku sambil membungkukkan badanku.

“ Neh, cheonma “ kata Kyuhyun Oppa sambil tersenyum. Aku pun meninggalkan Kyuhyun Oppa yang masih menatap kepergianku.

***

Setelah aku mengantar Yuri ke dormnya, aku pun segera menyalakan mobilku. Tapi kenapa tadi dia menangis? Apa aku menyakitinya? Hal itu masih mengganjal di pikiranku, namun aku senang karena tadi aku memeluknya. Akhirnya aku mulai berani untuk mendekatinya secara terang – terangan. Setidaknya aku juga ingin tahu apakah perasaannyaa sama denganku atau tidak? Semoga saja bukan sekedar harapanku saja. Saat aku menginjak gas mobilku aku menoleh ke arah kursi di sampingku, apa itu? Sepertinya sebuah Hp, Apa milik Yuri? Saat aku mengambilnya ternyata ini memang hp Yuri, kenapa bisa ketinggalan? Dia benar – benar ceroboh. Aku mematikan mobilku dan keluar menuju dorm SNSD untuk mengembalikan hp Yuri. Saat perjalanan masuk ke gedung apartement dilorong aku melihat seorang namja yang berlutut di hadapan seorang yeoja sambil membawa bunga. Aku pun memperjelas penglihatanku melihat siapa mereka. Ternyata namja itu Donghae hyung yang berlutut menghadap yeoja dan yeoja itu Yuri. Apa yang Donghae hyung lakukan? Apa dia menyatakan perasaannya pada Yuri? Apa yang dia katakan? Aku mulai berjalan perlahan mendekati mereka.

“ Kwon Yuri, aku sudah lama menyukaimu bukan sebagai dongsaengku tapi sebagai seorang yeoja. Aku tidak bisa berhenti memikirkanmu, aku tidak bisa untuk tidak bertemu denganmu satu hari saja. Kau selalu membuat hari – hariku merasa indah ”, kata Donghae hyung yang membuat Yuri kaget. Aku mulai merasa cemas, apa yang akan Yuri katakan? Apa dia akan menerimanya?

“ Yuri-a, maukah kau menjadi yeojacinguku? “, tanya Donghae hyung dengan wajah berharap. Yuri hanya menatapnya tidak percaya.

“ Oppa, aku… “, kata Yuri yang tidak bisa meneruskan kata – katanya. Aku makin merasa jantungku berdebar – debar dengan apa yang akan di katakan Yuri? Apa yang akan di jawab Yuri?

To Be continue…

Akhirnya part 5 selesai. Galau mau dibikin berapa part ya? Reader yang baik jangan lupa Rclnya ya ^^…  Don’t forget to leave comment!!! Don’t Plagiat!!!

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

40 thoughts on “I Love You, You Love Me chapter 5

  1. Omo ternyata aq org pertama yg comment hehehe biasanya kan aq terlambat terus bacanya hahaha jebal yuri unnie tolak donghae dong kyuhyun oppa masa kw diam ªjå buat sesuatu dong kw kan cinta ama yuri ♏ªΩª perjuangan cintamu tunjukkan dong
    Aq tunggu Ƴɑ̤̥̈̊ unnie next part nya ^^

  2. duh! Kyu jangan diem aja dong, ngomong..ngomong wakakaka xdd
    keduluan Donghae pan -_-, jgn di terima ya mbak yuri, hati bang kyuhyun hanya untuk mu haseeeekkk xddd

    di tunggu next partnya, fighting!! ^^

  3. waa eonni kreen…
    kyuhyun oppa ngomong dong,,,ksian yuri eonni smpe slah paham…ntar keduluan donghae bru nyesel deh…
    yuri eonni jg nih,,,msa kyuhyun nya mau dikasi seohyun…ah ga rela…
    aaa lnjut2 eonni,,,bner2 ga sbar nunggu next part nya…fighting eon n happy valday ya!!!

  4. Hihihiihi.. Kyu jlan sma yul.. ( ื▿ ืʃƪ)
    Bnyakin kyuri momentnya lagi chinggu..

    Lagi pnasaran2-nya trnyata udah TBC (⌣́_⌣̀)
    Di tunggu next partnya yah..

  5. Apa yg akan dikatakan yul eonni ya? Aq rasa yul eonni pasti tdk akan menerima haeppa,cz mengingat yoong eonni jg menyukai haeppa…kasian yul eonni harus mengorbankan perasaannya…

  6. Pas liat video rs waktu kyu d.goda mulu dg seo… Ntah perasaanku z yg lain pd ngeledek n tertawa tpi yul eonni cman snyum dikit itupn kaya d.paksakan… Tpi ntahlah hnya perasaanku saja… Hohohh

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s