Posted in Nc, Romance

Marry You ( Oneshoot )

marry You Kyuhyun Yuri

Title                 : Marry You

Author             : Lee Midah ( Kyulhae4ever )

Cast                 : Kwon Yuri, SNSD dan  Cho Kyuhyun, Super Junior

Other Cast       : Find Yourself

Rated              : 17+ Nc

Lenght             : Oneshoot

Genre              : Romance, Love, Married

Disclimer         : Cerita ini murni hasil keerroran otak author jadi jangan coba – coba plagiat karena hasil imajinasi seseorang itu berbeda. Castnya milik God, SM, dan diri mereka sendiri. Author cuma minjem ^^

Anyeonghasseo….. lagi pengen bikin Kyuri lagi. Ini otak author benar – benar error, bikin Ff NC tapi nanggung, ragu jika terlalu detail kasihan anak – anak di bawah umur nanti di tuntut Kak Seto lagi : p ( apalah ini, # abaikan ). Bagi yang di bawah 17 aku gak tanggung jawab ya jika kalian ingin baca ^^

For everyone Happy readng !!!

Hari ini adalah hari dimana aku akan mengakhiri masa lajangku, hari dimana namaku bukan lagi Kwon melainkan Cho. Neh, hari ini adalah hari pernikahanku dengan namja yang sangat aku cintai di dunia ini. Walaupun tidak mudah bagi kami untuk sampai ke hari ini, namun takdir selalu mempersatukan kami kembali. Segala masalah dan halangan hubungan kami yang sudah kami lewati membuat cinta kami menjadi lebih kuat dari apapun. Aku melihat bayanganku di cermin, aku masih tidak percaya dengan kenyataan yang saat ini terjadi. Aku tersenyum melihat diriku yang memakai gaun putih. Betapa beruntungnya aku sebagai yeoja yang di pilihnya untuk menjadi pendamping hidupnya. Padahal kupikir aku tidak akan pernah mendapatkan namja yang benar – benar mencintaiku setulus hatinya. Tapi sekarang namja itu datang dan membuatku mengerti artinya cinta yang tulus.

“ Sampai kapan kau akan tersenyum di depan cermin seperti itu hah?! “, tanya Omma yang sedang berada di belakangku.

“ Omma… “, kataku manja.

“ Putri Omma sudah besar dan akan menjadi seorang anae, neomu yepeunda! “, kata Omma memujiku membuatku malu.

“ Gomawo Omma “, kataku memeluk Omma.

“ Apa kau gugup? “, tanya Omma melepas pelukanku. Aku hanya menganggukan kepalaku.

“ Tenang saja, dulu Omma juga begitu “, kata Omma. Tiba – tiba ada suara ribut di luar.

“ Kenapa ribut sekali?! “, tanyaku heran.

“ Yuuuurrrrriiiiii!!! “, kata beberapa yeoja yang datang ke ruanganku yang membuat keributan itu.

“ Kalian?! “, tanyaku pada mereka.

“ Chagi, omma keluar dulu ya “, kata Omma pamit aku menganggukan kepalaku pada Omma.

“ Ya~ neomu Yepeunda! “, kata Yoona temanku.

“ Neh, aku juga ingin jadi pengantin “, kata Hara sambil berkhayal.

“ Kau suruh saja Junhyung melamarmu “, kata Hyorin menyindir membuat Hara cemberut.

“ Kau tau sendiri dia sibuk dengan Boybandnya yang gak jelas itu ( wah di gebukin member Beast dibilang Boyband gak jelas ) “, kata Hara yang membuat kami semua tertawa.

“ Yuri-a, aku tidak menyangka kau mendahuluiku “, kata Yeeun sambil cemberut.

“ Mian, tapi kalian tahu sendiri seperti apa dia? “, kataku pada mereka.

“ Neh, kami tahu calon suamimu yang protektive itu “, kata Yoona.

“ Pokoknya chukae, walaupun kau sudah menikah kau masih teman kami kan? “, kata Hyorin yang membuatku tersenyum.

“ Yuri-a nanti kau lempar bunganya padaku ya “, pinta Yeeun.

“ Andweh, kau harus melemparnya padaku “, kata Hara tak mau kalah. Mereka berebut untuk mendapatkan bunga dariku. Aku, Yoona dan Hyorin hanya bisa menggelengkan kepala melihatnya.

“ Anyeong! “, sapa seorang yeoja yang masuk keruanganku membuat kami semua diam dan menoleh.

“ Seohyun?! “, kataku heran.

“ Ya~ yeoja ini, masih berani rupanya menampakan wajahnya di depan kita! “, kata Yoona sedikit emosi.

“ Sudahlah Yong, kita dengarkan dulu apa maksud kedatangannya “, kata Hyorin menenangkan Yoona.

“ Bisakah aku berbicara denganmu Yuri? “, pinta Seohyun.

“ Neh tentu saja. Girls, bisakah kalian meninggalkan kami berdua? “, pintaku pada teman – temanku.

“ Kalau dia berniat jahat padamu, bagaimana Yuri-a? “, tanya Hara.

“ Aku tidak akan menyakiti Yuri “, kata Seohyun menyangkal.

“ Siapa yang tau apa ada di otakmu itu sebaliknya “, sindir Yeeun membuat Seohyun merasa sedih.

“ Girls, please “, kataku merekapun mengengguk dan keluar dari ruangan itu.

“ Mianhae Seohyun-a, mereka sebenarnya tidak bermaksud jahat padamu “, kataku pada Seohyun.

“ Ani, gwenchana. Wajar saja mereka masih marah padaku. Harusnya aku yang minta maaf padamu karena apa yang aku lakukan padamu sudah keterlaluan. Seberapa besar usahaku untuk membuat Kyuhyun Oppa kembali padaku akan sia – sia. Karena dia sudah tidak mencintaiku lagi “ kata Seohyun merasa bersalah.

“ Gwenchana, semuanya sudah berlalu. Bukan salahmu terlalu mencintai Kyuhyun, karena aku juga merasakan apa yang kau rasakan padanya “, kataku mencoba membuatnya tenang.

“ Kau yeoja yang baik Yuri, pantas saja Kyuhyun Oppa memilihmu. Dan kau juga beruntung memiliki sahabat seperti mereka yang menyayangimu “, katanya padaku.

“ Gomawo “, kataku tersenyum padanya.

“ Bolehkah aku menganggapmu sebagai cingu? “, tanyanya sambil mengulurkan tangannya.

“ Tentu saja cingu ‘, kataku dan kami berjabat tangan. Kami pun berpelukan sesaat, semoga ini awal yang baik untuk hubungan kami.

“ Yuri-a, sudah waktunya “, kata Omma memberitahuku dan dia membawaku pada Appa yang sudah menunggu untuk menggandeng tanganku.

“ Neh “, kataku yang mulai bersiap – siap dan jatungku mulai berdetak kencang. Aku gugup, sangat gugup rasanya seperti akan tampil menyanyi di depan ribuan penonton saja.

“ Tenanglah Yuri-a, gugup itu wajar “, bisik Appa padaku sambil menggandeng tanganku.

“ Neh “, kataku sambil menarik nafas panjang dan mengeluarkannya dengan bebas. Aku dan Appa mulai berjalan menuju altar. Semua mata melihat ke arah kami, dan kulihat seorang namja yang berdiri tegak di altar . Dia mengenakan jas putih membuatnya terlihat seperti seorang pangeran yang akan menjeput putrinya dengan senyuman yang terukir indah di bibirnya.

Namja itu namja yang selalu membuatku lupa akan caranya bernafas…

Namja yang membuatku hampir gila karena merindukannya…

Namja yang selalu mengisi hati dan pikiranku…

Namja yang selalu membuatku nyaman dan tentram saat berada di dekatnya…

Namja yang membuat hari – hariku selalu indah karena keberadaannya…

Dialah namja yang akan menjadi suamiku, Cho Kyuhyun dialah namja itu…

Appa menuntunku pada namja itu, namja yang dia percaya bisa melindungi dan membahagiakan putri satu – satunya ini. Kyuhyun menyambutku dan Appa dengan senyum yang selalu membuatku melayang. Senyuman tulus dan bahagia.

“ Jaga anakku, karena aku percaya padamu “, kata Appa pada Kyuhyun.

“ Tentu saja Appuji, karena ini adalah janji seorang namja “, kata Kyuhyun membuat Appa tersenyum dan meninggalkan kami setelah menyerahkanku pada Kyuhyun.

“ Kau sangat cantik sekali “, bisiknya di telingaku membuatku tersenyum malu dan kuyakin wajahku sekarang sudah memerah. Kami pun saling mengucap janji setia, sekarang tibalah saatnya untuk kiss sebagai tanda kami sah menjadi suami istri.

“ Kiss… Kiss… Kiss… Kiss… “ sorak sorai para tamu undangan, membuatku gugup sekali. Aku malu sekali jika harus berciuman didepan banyak orang seperti ini. Kyuhyun mulai membuka kain transparan yang menutupi wajahku. Seketika itu wajahku mulai memanas dan merah sekali. Aku sungguh malu sekali saat ini, berciuman di lihat orang banyak membuatku gugup setengah mati. Aku jadi teringat saat pertama Kyuhyun menciumku, setelah kejadian itu aku tidak berani menatap wajahnya apalagi matanya dalam waktu beberapa hari padahal hal itu terjadi saat kami hanya berdua. Dan sekarang…

“ Ini syarat untuk pernikahan kita, jadi kau jangan mengacuhkanku seperti dulu “, katanya mulai memegang kedua pipiku dengan tangannya. Aku hanya tersenyum mendengarnya, Kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya padaku. Jantungku benar – benar di luar kendali, aku takut akan mati berdiri disini saat ini juga. Bibir kami pun bertemu aku menutup mataku menikmati ciuman dari Kyuhyun yang lembut penuh kasih sayang, aku pun membalas ciumannya. Kudengar semua orang bersorak gembira mengiringi kebahagian kami. Kyuhyun melepaskan ciumannya dan tersenyum padaku.

“ Saranghae, Cho Yuri “, katanya yang masih memegang pipiku.

“ Nado saranghae, Kyu “, jawabku sambil tersenyum padanya.

Saatnya melempar bunga, semua orang sudah siap. Aku pun melemparkan bunga ke belakang ternyata Yoonalah yang menangkap bunganya membuat Hara dan Yeeun cemberut.

“ Harusnya kau lebih kuat melemparnya, Yuri-a “, kata Hara sambil cemberut membuat kami semua tertawa.

***

Saatnya kami menghadiri resepsi pernikahan kami, kami melaksanakn pernikahan di hotel yang berada di Pulau Jeju milik sahabatku Siwon. Dia mengijinkan kami untuk mengadakan resepsi disini, karena kami sudah bersahabat sangat lama sekali. Hari ini aku bahagia sekali menikah dengan yeoja yang sangat aku cintai, dia adalah cahaya dalam hidupku yang gelap dulu. Aku hampir lupa caranya mencintai seseorang, bahkan aku hampir tak percaya dengan namanya Cinta. Namun Yuri datang dan mengubah semuanya, hidupku dan hatiku. Kami berdua pun masuk ke kamar untuk mengganti pakaian kami untuk resepsi. Aku melihat Yuri yang kesulitan membuka resleting gaunnya, aku menghampirinya dan membantu membuka resleting gaun Yuri. Awalnya dia kaget namun setelah tahu itu aku, dia merasa tenang. Aku terpana melihat punggungnya yang kini terpampang jelas di depanku karena posisinya sedang membelakangiku. Kulitnya sungguh putih mulus, aku mulai mengalihkan mataku pada lehernya yang jenjang.  Membuatku ingin melumatnya, aku merasa ada dorongan pada diriku untuk melakukannya. Aku mulai memeluknya dari belakang.

“ Oppa! “, katanya kaget namun aku tidak peduli. Aku mulai menciumi pundaknya dan terus maju menuju lehernya membuatnya merasa geli dan hal itu membuatku semakin ingin untuk melakukan lebih.

“ Kyu-ah…. apa yang kau lakukan? “, tanyanya menahan geli mengeluarkan sedikit desahan yang dia tahan, namun aku terus saja melumat lehernya. Dia mulai mengelijang menahan perlakuanku.

“ Kyu-ah… kita harus turun-ah…. kasihan tamu – tamu yang sudah datang tidak kita jamu ah… “, katanya sambil terus mengeluarkan desahan – desahan yang sungguh merdu di telingaku. Suaranya membuatku semakin bernafsu, aku membalikan badannya dan mulai mencium bibirnya. Dia masih memegangi gaun yang belum dia lepaskan. Sambil terus menciumi bibir, dagu dan lehernya aku mencoba melepaskan tangannya yang sedang memegangi gaun agar gaun itu lepas dari tubuhnya. Namun dia menahannya membuatku menatapnya.

“ Kyu, masih belum waktunya kita melakukan ini. Kita harus turun sekarang juga, kasihan para tamu yang ingin mengucapkan selamat pada kita “, katanya lembut sambil memegang pipiku dengan satu tangannya yang memegangi gaunnya.

“ Tapi aku menginginkanmu sekarang juga “, kataku manja sambil cemberut.

“ Kita masih punya banyak waktu untuk berdua, sekarang lebih baik kita turun dan menjamu tamu – tamu yang datang “, usulnya membuatku menahan semua hasratku saat ini.

“ Arraseo, tapi setelah acara selesai kau milikku seutuhnya Nyonya Cho “, kataku.

“ Neh, Tuan Cho “, katanya sambil tersenyum manis.

“ Kyuhyun-a, Yuri-a cepatlah keluar semua tamu sudah menunggu “, kata Omma Kyuhyun dari luar kamar.

“ Neh Omma!!! “, kataku dan Yuri pun mulai tertawa.

“ Kau menertawakanku?! “, tanyaku sambil menatapnya tajam. Yuri pun langsung diam dan menutup mulutnya rapat lalu menggeleng cepat. Aigo Kyepta! Aku semakin ingin menggodanya.

“ Awas saja kalau kau menertawakanku, aku akan menghukummu. Arraseo?! “, kataku mengancamnya sambil tersenyum evil, dia pun mengangguk cepat. Dia benar – benar membuatku gemas sekali.

“ Good girl! “, kataku menepuk – nepuk kepalanya pelan. Aku pun heran melihatnya yang masih diam berdiri di posisinya.

“ Apa yang kau tunggu? Kau tidak akan mengganti gaunmu? “, tanyaku heran.

“ Kau keluarlah dulu “, katanya malu – malu. Jadi dia malu berganti pakaian di depanku.

“ Ya~ kita ini suami istri, kau masih malu padaku? “,tanyaku, dia pun mengangguk.

“ Aish! Arraseo, aku keluar tapi jika kau tidak keluar dalam hitungan 10 aku akan masuk dan menggantikan bajumu “, kataku sambil menggodanya.

“ Mwo hitungan 10? Bagaimana bisa aku mengganti bajuku dalam hitungan 10? “, tanyanya kaget, aku hanya tersenyum sambil keluar dari kamar.

“ Cepat ya! Satu… dua…. “, kataku yang mulai menghitung.

“ Ya… ya… ya… jangan terlalu cepat “, katanya yang seperti terburu – buru. Dia benar – benar lugu sekali.

***

“ Aish bagaimana mungkin aku mengganti pakaianku dalam sepuluh hitungan? “, keluh Yuri sambil membuka gaunnya dan mengganti dengan gaun resepsi yang sudah disiapkan.

“ Kenapa dia tidak meneruskan hitungannya? “, heran Yuri yang tidak mendengar suara Kyuhyun lagi.

“ Dia pasti hanya menggodaku “, kata Yuri sambil mebereskan make-upnya. Setelah merasa cukup Yuri keluar dari kamarnya. Namun dia tidak melihat siapa – siapa di sana.

“ Kemana dia? Jangan – jangan dia meninggalkanku? Dasar nappeun namja! “, kesal Yuri yang tidak melihat Kyuhyun di luar kamarnya. Yuri mulai berjalan menuju lantai bawah dimana resepsinya di adakan. Saat berjalan di lorong Yuri mendengar seorang yeoja sedang menangis, dia penasaran kenapa ada suara yeoja menangis? Saat Yuri mengikuti asal suara itu ternyata suara itu berasal dari sebuah kamar yang pintunya sedikit terbuka. Yuri mendekati pintu itu dan mendengar suara khas namja yang tidak asing lagi di telinganya.

“ Sudahlah Uljima “, kata namja itu. Yuri pun terkejut melihat namja itu yang adalah suaminya sedang memeluk yeoja lain namun Yuri tidak dapat melihat dengan jelas siapa yeoja itu. Tiba – tiba hatinya merasakan sakit melihat adegan itu. Apalagi saat Kyuhyun membelai rambut yeoja itu dengan lembut seperti tidak ingin menyakitinya sedikit pun. Yuri hanya menatap sedu hatinya sungguh sakit melihat suaminya itu. Dia tersadar ketika Ommanya datang.

“ Yuri-a, sedang apa kau di situ? Tamu – tamu sudah menunggumu “, kata Omma Yuri

“ Ah neh Omma, aku akan kesana sekarang “, kata Yuri mencoba menghapus air matanya yang mulai jatuh.

“ Dimana suamimu? “, tanya Omma.

“ Dia sedang sibuk Omma, nanti juga dia muncul “, jawab Yuri bohong. Yuri pun turun menuju tempat resepsi dengan pikirannya yang kacau. Yang sekarang dia pikirkan adalah Apakah suaminya mengkhianati Yuri di hari pernikahannya? . Yuri mencoba tersenyum saat para tamu mengucapkan selamat padanya. Dia mencoba untuk bersikap seperti biasanya. Datanglah Kyuhyun dengan Seohyun turun ke acara resepsi. Yuri pun melihat Kyuhyun dan Seohyun bersama.

“ Jadi yeoja itu Seohyun? “, kata Yuri pelan. Kyuhyun menghampiri Yuri yang berdiri bersama teman – temannya.

“ Chagi, kenapa tidak menungguku? “, tanya Kyuhyun sambil memeluk Yuri.

“ Yuri, Chukae! “, kata Seohyun memberi selamat pada Yuri.

“ Gomawo “, kata Yuri sambil memaksakan senyum. Kyuhyun merasa ada perubahan dari sikap Yuri yang menjadi sedikit pendiam.

“ Chagi waeyo? Gwenchana? Kau sakit? “, tanya Kyuhyun khawatir.

“ Ania, hanya sedikit lelah saja “, kata Yuri mencoba bersikap biasa.

“ Apa kau ingin istirahat? “, tanya Kyuhyun.

“ Ania, sekarang acara dengan teman – teman kita jadi mana mungkin aku meninggalkan teman – temanku “, kata Yuri sedikit datar.

“ Tapi… “, kata Kyuhyun namun segera di potong oleh Yoona.

“ Kyu, kami bisa pinjam Yurinya sebentar? “, tanya Yoona meminta ijin pada Kyuhyun.

“ Tapi dia… “, kata Kyuhyun namun segera di potong oleh Yuri.

“ Tidak apa – apa Kyu, kau tidak usah khawatir. Aku pergi dengan mereka sebentar ya. Kau enjoy saja dengan teman – temanmu dan Seohyun. Kajja Yong! “, kata Yuri meninggalkan Kyuhyun tanpa mendengar kata – kata dari Kyuhuyn dulu.

“ Apa maksudnya? Kenapa dia bicara tentang Seohyun? “, tanya Kyuhyun bingung.

***

Yuri dan Yoona masuk ke sebuah ruangan yang sudah mereka siapkan untuk merayakan pernikahan Yuri, Yuri adalah member pertama di group mereka yang menikah. Ternyata disana sudah ada Yeeun, Hyorin dan Hara yang menunggu.

“ Chukae Nyonya Cho! “, kata mereka bertiga sambil bertepuk tangan.

“ Gomawo “, kata Yuri sambil tersenyum. Dia mencoba melupakan apa yang dia lihat tadi.

“ Mari kita bersenang – senang sebelum kau di kurung suamimu dan jarang hang out lagi dengan kita “, kata Yoona, Yuri hanya tersenyum menanggapinya.

“ Yuri-a, kau harus minum hari ini! “, kata Hara.

“ neh, selama ini kan hanya kau yang tidak pernah minum. Berhubung hari ini adalaah hari pernikahanmu, makanya kau harus minum “, Kata Yeeun memberikan gelas kecil pada Yuri.

“ Neh, kali – kali kau harus mencobanya Yuri, kurasa minum sedikit tidak masalah “, kata Hyorin.

“ Ayolah! “, kata Yoona ikut – ikutan.

“ Arraseo, tapi hanya sedikit ya “, kata Yuri mengambil gelas kecil itu.

“ Yey! “, mereka semua bersorak.  Yeeun menuangkan vodka pada gelas Yuri, Yuri mulai meminumnya sedikit. Awalnya dia merasa tidak suka karena memang ini pertama kalinya dia minum minuman beralkohol. Namun saat mengingat kejadian di kamar hotel tadi membuat Yuri meneguknya terus menerus.

“ Go Yuri! Go Yuri! Go Yuri “, sorak ke empat temannya yang menyemangati Yuri.

***

Sementara itu Kyuhyun yang merasa tidak tenang karena sikap Yuri berbeda dengan Yuri saat masih di kamar tadi.

“ Kyu, kau kenapa diam saja? Ayolah minum sedikit “, kata Siwon yang melihat Kyuhyun aneh.

“ Ia, tenang saja istrimu pasti juga sedang bersenang – senang dengan teman – temannya “, kata Changmin.

“ Tapi aku merasa ada yang aneh dengan sikapnya “, kata Kyuhyun heran.

“ Itu perasaanmu saja, mungkin karena kau sudah tidak tahan ya? Hahahaha “, kata Changmin sambil tertawa, Siwon pun ikut tertawa.

“ Anio, kau ini dasar byeontae “, kata kyuhyun yang juga ikut tertawa. Namun tetap saja hatinya memikirkan sikap Yuri yang aneh. Waktu sudah menunjukkan tengah malam, semua tamu undangan sudah pulang hanya tinggal teman – teman dekat Yuri dan Kyuhyun saja yang ikut menginap karena mereka sudah mendapat pesanan kamar menginap. Kyuhyun menghampiri ruangan dimana Yuri dan teman – temannya berada. Saat masuk Kyuhyun terkejut melihat mereka semua tertidur termasuk Yuri. Kyuhyun mencoba membangunkan Yuri , Yuri tersadar namun keadaannya sedang mabuk.

“ Oh… Oppa, kau disini? Kau ingin minum juga?hahaha “, kata Yuri ngelantur.

“ Kau tidak pernah minum tapi kenapa sekarang kau minum? “, tanya Kyuhyun mencoba membantu Yuri bangun.

“ Oh Kyuhyun, lihatlah Yuri-a nampyeonmu datang “, kata Hara yang juga mabuk.

“ Beruntungnya Kau Yuri-a “, kata Yeeun yang juga mabuk.

“ Yuri-a kau mabuk? “, tanya Kyuhyun tidak percaya.

“ Ani aku tidak mabuk kok, aku bisa berdiri “, kata Yuri mencoba berdiri namun langsung roboh, untung Kyuhyun menangkapnya.

“ Kau ini… “, kata Kyuhyun mencoba menggendong Yuri bermaksud membawanya ke kamar mereka.

“ Aku tidak mabuk Oppa, turunkan aku! “, kata Yuri mencoba melepaskan dirinya karena Kyuhyun berhasil menggendongnya.

“ Ada apa denganmu Yuri-a? Kenapa kau mabuk seperti ini? “ tanya Kyuhyun sambil berjalan menuju lift untuk kembali kekamarnya.

“ Sudah kubilang aku tidak mabuk! Huek… huek…“, kata Yuri yang sepertinya ingin muntah. Kyuhyun membawanya ke toilet, Yuri memuntahkan semua minumannya karena ini pertama kali Yuri minum minuman beralkohol sebanyak 2 botol. Kyuhyun memijat pundak Yuri agar Yuri merasa enakan. Setelah selesai memuntahkan minumannya Kyuhyun membawa Yuri kembali ke kamarnya. Yuri merasa sudah sadar dari mabuknya.

“ Ini minumlah, susu murni bagus untuk menetralisir alkohol “, kata Kyuhyun memberikan segelas susu murni pada Yuri.

“ Gomawo “, kata Yuri lalu meminum susu yang di berikan Kyuhyun. Kyuhyun pun duduk di samping Yuri yang duduk di tempat tidur.

“ Kau marah padaku, Kyu? “, tanya Yuri menatap Kyuhyun yang sedang memandanginya.

“ Ani “, kata Kyuhyun singkat sambil mengusap rambut Yuri.

“ Mianhae “ kata Yuri menyesal sambil menunduk.

“ Gwenchana, sekarang katakan padaku sebenarnya kau kenapa? Apa yang terjadi sehingga kau mabuk seperti itu? “, tanya Kyuhyun sambil memegang dagu Yuri dan mengangkatkan kepalanya  agar memandanginya.

“ Itu… anu… “, kata Yuri gugup.

“ Wae? Apa kau kesal padaku atau marah? “, tanya Kyuhyun. Yuri menggelengkan kepalanya berulang – ulang.

“ Lalu? “, tanya Kyuhyun lagi penasaran.

“ Aku melihatmu berpelukan dengan Seohyun… “, kata Yuri sambil menunduk.

“ Huh?! “, kata Kyuhyun kaget.

“ Aku juga melihatmu membelai rambut Seohyun dengan mesra. Dan aku pikir kau sepertinya menyesal menikah denganku. Aku sangat cemburu melihatmu berpelukan dengannya aku…. “, kata Yuri namun langsung di potong oleh Kyuhyun dengan mencium bibir Yuri. Yuri kaget membulatkan matanya, lalu Kyuhyun melepaskan ciumannya.

“ Apa kau masih berpikir aku menyesal menikah denganmu? “, tanya Kyuhyun menatap mata Yuri lekat. Yuri pun sama menatap mata Kyuhyun lekat.

“ Kau tahu menikah denganmu adalah hal terindah yang terjadi dalam hidupku. Jangan pernah berpikir aku mencintai yeoja lain selain dirimu karena itu tidak mungkin, karena aku sudah memilihmu untuk jadi pendamping hidupku “, kata Kyuhyun sambil memegang ke dua pipi Yuri.

“ Jinjja? “, tanya Yuri Polos.

“ Tentu saja, karena di hati seorang Cho Kyuhyun hanya ada seorang Cho Yuri “, kata Kyuhyun sambil mengadu hidungnya dengan hidung Yuri pelan.

“ Kyu…. “, kata Yuri sambil memeluk Kyuhyun erat.

“ Sebenarnya tadi Seohyun itu hanya minta maaf padaku, dan dia pamit untuk kembali ke Paris makanya aku memeluknya karena aku sudah menganggapnya sebagai yadongsaengku “, kata Kyuhyun membelai rambut Yuri.

“ Jinjja?! Berarti aku sudah salah padanya karena berpikir kalau dia sudah merebutmu kembali dariku “, kata Yuri yang langsung melepaskan pelukannya.

“ Makanya jangan meyakini apa yang kita lihat saja, karena hal itu belum tentu sama dengan apa yang kita pikirkan “, kata Kyuhyun sambil mencubit hidung Yuri.

“ ya~ Kyu, appo! “, kata Yuri memegangi hidunya yang merah.

“ Sudahlah jangan kau pikirkan lagi, lebih baik sekarang kita melakukan apa yang seharusnya kita lakukan “, kata Kyuhyun sambil tersenyum evil.

“ Melakukan apa yang harus kita lakukan? Apa maksudmu Kyu? “, tanya Yuri tidak mengerti.

“ Melanjutkan apa yang kita lakukan sebelum resepsi “, bisik Kyuhyun membuat wajah Yuri merah. Yuri yang mengerti maksud Kyuhyun mencoba untuk kabur. Namun Kyuhyun menangkapnya.

“ Kau mau kemana Cho Yuri? Nampyeonmu disini “, kata Kyuhyun memeluk Yuri dari belakang.

“ Anu… Kyu… euhmmm… aku ingin mandi dulu “, kata Yuri mencari alasan.

“ Kalau begitu kita mandi bersama, Otte? “, tanya Kyuhyun dengan senyuman evil andalannya.

“ Aaanio, aku…. “, kata Yuri bingung mau beralasan apa lagi.

“ Kalau kau tidak mau , ya sudah kita tidur saja! “, kata Kyuhyun kesal dan melepaskan pelukannya dari Yuri lalu berbaring di tempat tidurnya membelakangi Yuri. Sebenarnya bukannya Yuri tidak mau atau belum siap, dia terlalu malu dan gugup untuk melakukannya.

“ Kyu, kau marah? “, tanya Yuri sambil menggoyang – goyangkan badan Kyuhyun. Namun Kyuhyun tak bergeming sedikit pun.

“ Oppa, jangan marah ya, buing – buing “, kata Yuri menggunakan aegyonya. Kyuhyun yang mendengarnya terkekeh sendiri.

“ Ayolah Kyu, jangan marah. Baiklah aku siap sekarang “, kata Yuri mantap.

“ Jinjja? “, kata Kyuhyun langsung bangun menghadap pada Yuri. Yuri menganggukan kepalanya dengan yakin. Kyuhyun mulai mendekat pada Yuri, Yuri mencoba menenangkan dirinya agar tidak terlalu gugup. Kyuhyun mulai mencium bibir Yuri dengan lembut menikmati setiap detiknya. Yuri pun membalasnya, ciuman mereka mulai panas dengan Kyuhyun yang memasukan lidahnya ke bibir Yuri. Lidah mereka saling berpaut satu sama lain. Kyuhyun meneruskan ciumannya ke dagu Yuri, ke leher dan membuat kissmark di leher Yuri. Tangannya pun tidak tinggal diam meraba semua lekuk tubuh Yuri terkadang membuat Yuri mengelijang. Kyuhyun mulai menurunkan gaun yang Yuri pakai dan menikmati setap inchi tubuh Yuri dengan menciumnya. ( Full Nc Marry You 21+ NC )

***

Aku terbangun dari tidurku, dimana ini sepertinya ini bukan kamarku? Aku mengedarkan pandanganku, kenapa tempat ini begitu asing denganku? Aku menyadari ada seseorang yang tidur di sampingku. Omo! Nuguseyo? Dia tidak memakai baju? Aku pun melihat tubuhku yang juga tanpa baju!!! Aku langsung mengambil selimut untuk menutupi tubuhku. Apa yang terjadi? Aku tidur dengan seorang namja, Ottokeo? Kyuhyun Mianhae, aku… aku… tiba – tiba air mataku turun. Aku tidak ingat kenapa aku bisa tidur dengan seorang namja. Namja itu berbalik tapi dia tetap masih dalam ke adaan tidur. Namja itu Kyuhyun Oppa?!!!

“ Oppa, sedang apa Oppa disini? “, kataku sambil mencoba membangunkannya namun dia tidak bergerak sama sekali.

“ ya~ Oppa bangun “, kataku sambil menggoyang – goyangkan badannya.

“ Hmm… “, katanya yang mulai bangun sambil mengucek – ngucek matanya.

“ Kau sudah bangun chagi? “, tanyanya sambil tersenyum.

“ Oppa apa yang kau lakukan disini? Dan kenapa kita tidak memakai baju? Oppa apa kita…? “, tanyaku bertubi – tubi.

“ Neh, kita kan habis melakukannya tadi malam “, katanya sambil tersenyum penuh arti.

“ Mwo?! Jadi kita melakukannya? Bagaimana jika Omma dan Appa tahu? Aku bisa – bisa di usir dari rumah “, kataku Cemas.

“ Chagi waeyo? Kenapa kau cemas? Memangnya kenapa jika Omma dan Appa tahu? Bukankah itu sudah sewajarnya “, kata Kyuhyun. Wajar?!

“ Ya~ Oppa apanya yang wajar? Kita sudah melakukannya? Bagaimanaa kau bisa tenang seperti itu? “, tanyaku heran.

“ Sebenarnya kau ini kenapa chagi? Kita kan sudah menikah, terus kita melakukannya bukankah itu wajar “, tanyanya aneh. Tunggu sudah menikah?

“ Sudah menikah?! “, tanyaku heran.

“ Kau lupa kemarin kita menikah? “, sekarang Kyuhyun yang heran.

“ Jinjja? Kenapa aku tidak ingat? Yang aku ingat di mimpi itu Appa menuntunku ke altar, jadi itu bukan mimpi? “, tanyaku kaget pada Kyuhyun Oppa yang memandangiku dengan tatapan aneh.

“ Jadi kau kira semua yang kita lakukan itu mimpi? “, tanya Kyuhyun, aku hanya mengangguk tanda iya.

“ Baiklah jika kau ingin tahu ini mimpi atau nyata, kita bisa mengulangnya “, kata Kyuhyun dengan senyum evilnya. Kenapa perasaanku tidak enak ya?

“ Bersiaplah Cho Yuri, karena aku akan membuktikan kalau semua ini nyata terjadi bukan mimpi “, kata Kyuhyun yang langsung menindihku, Kyuhyun mulai menciumi bibirku lembut, dia mulai memasukan lidahnya pada mulutku aku pun membuka mulutku agar dia bisa masuk dengan bebas. Lidah kami berpaut satu sama lain, tubuh kami hanya terhalang oleh selimut yang ku pakai untuk menutupi tubuhku. Namun aku bisa merasakan tangannya yang mulai bergerak liar pada tubuhku. Ciumannya kini turun ke dagu dan leherku, terkadang dia menggigit pelan telingaku membuatku merinding. Aku merasakan desiran – desiran dalam tubuhku yang terus meminta lebih pada Kyuhyun. Saat dia akan membuka selimutku, tiba – tiba ada seseorang yang mengetuk pintu. Kami pun berhenti sejenak.

“ Ya~ Pengantin baru, sudah siang. Apa kalian mau menghabiskan watu di kamar seharian? “, tanya seseorang yang suaranya khas milik Siwon namun terdengar ada suara orang lain lagi yang terkekeh.

“ Pasti Siwon dan Changmin! Mereka pasti mau menggangguku  “, kata Kyuhyun kesal.

“ Otte? “, tanyaku menatap Kyuhyun, Kyuhyun pun memandangiku lalu melihat ke bawah karena dia berhasil mengangkat selimut yang kupakai untuk menutupi tubuhku.

“ Biarkan saja mereka, kita lanjutkan saja “, kata Kyuhyun sambil melanjutkan apa yang dia lakukan kami pun melakukannya lagi. Aku sungguh bahagia sekali bisa bersama dengan namja yang aku cintai. Semoga semua ini bisa selamanya sampai maut yang memisahkan Kami.

The End

Otte readers? Mian kalo masih ada typo, karen terkadang typonya lolos saat di edit hehehe ^^ Jangan Lupa RCLnya . Makasih buat semua reader yang sudah comentdan Like Ffku J  Be Good Reader!!! Don’t Siders!!! Don’t Plagiatrism!!!!!!!! ^^v

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

96 thoughts on “Marry You ( Oneshoot )

  1. buahahahaahah singkat, padat dan jelas

    suka deehh😄

    itu kenapa Kyuhyun mau buru-buru aja, ga sabaran bgt @plak😀

    seharusnya di protect aja midah, kan biar puas NC nya wakakaaka

    oke di tunggu ff yg lainnya, fighting!! ^^

    1. Gomawo eonni, iya maunya gitu cuman takut banyak yang bacanya umur 17 ke bawah walaupun di protect tetap saja kasihan imajinasi terkontaminasi hahahaha ^^
      nanti aku akan bikin yang foollllll😀

  2. Kyuri jjang.. Bneran deh chinggu, ff yg chinggu bkin dpet banget feel-nya klo castnya kyuri (‾▿‾)♉

    Apalah changmin sma siwon nih, jail bnget..
    Di tgu ff lainnya yah..
    Klo bsa ber-castkan kyuri again.. Hehe #plakkabaikan..

  3. Ɑ̤̈̊ƙʊ̈̇ ska unnie kapan ne Beautiful Face Chapter 3 nya ∂ï lanjutin penasaran bngt unnie hehehe

  4. Wuah.. So sweet bgt😄

    Ih.. ChangWon ganggu deh😄
    itu yuri fotonya lucu deh, cantik tapi mulutnya kurang kebawah oen ^^v

    FF nya keren oennie!

  5. Lam knal thor,,
    Aq newreader,,

    Yul polos aja deh, msa bsa lupa klo udh nikah?? Wkwkwkwkkk,,,

    Btw knpa pict na kya bukn yuri yaa?? Heheee,,
    Mksih n ijin menjelajah yaa??^^

  6. Ceritanya keren. Walau agak membingungkan adegan Kyu n Seo. Faham siiih, tapi krna g dijelaskan scra spesifik jd masih ngambang *plaaaaaakkkkk. Kkkkkkk
    KyuRi na daebaaak, aq suka. N penasaran kepengen baca Vers NC full na. Wkwk
    Aq dah komen ∂ï kolom need password. Mohon balasanna yaa, eonnie ..

  7. wow ada NC nya hahaha, *badLinda*
    cocok deh Buat KyuRi, itu temen-temen Yuri pada ngehasut Yuri sampa mabuk ya -___- hadooh sesat itu hehehe

    semngat buatmu Unn🙂

  8. jadi disini seo mantannya kyu ya, si yul malu malu tapi mau hahaha kyu selain evil jg byuntae, daebak author. oh ya annyeong thor aku reader baru dsni mohon perbolehkan saya baca ff kyuri nya aja ya hehehe ._.vv

  9. hahaa siwon ama changmin pada ngiri paling jadi pada gangguin aja.masa yuri amnesia mendadak,kkkkekeke.thor bagi2 pw nya dong.ya ya ya boleh kan.

  10. Wwwwwwaaaahhhhhhh thor jeongmalyo daebaK ffnya,i like it thor,keren bangeeettt ><", kyuri emang feelnya dapet banget,makin cinta sama kyuri couple
    thor mianhe,boleh minta passwordnya engga ? khamsahamnida

  11. Haha ..
    Kyu oppa nya nafsu banget😀

    keren, aku suka Kyul or Kyuri couple🙂
    tapi aku YoonHae shipper
    *gadayangnannya*

    hehe
    kalo mau minta pw gimna thor ??
    buat ff cinta segi empat nya Kyuri YoonHae dong thor, gomawo🙂

  12. Whaaaa… Daebak daebak chingu🙂
    Dapet banget feelnya🙂 neomu joahae

    Minta PW donkkkk pen baca Ɣªήğ lebih lengkap.. #otak mulai yadong2 eror

  13. aishhh,, chinguu.. mnta pw nya donk.. hehehe

    #yakk cho kyuhyunn apa yg kau lakukan ?? aigoo tak ingat kah kw dgn istrimu ini? *jewerkyu*

  14. kok kocak sih yuri pake acara ngirain itu mimpi -_- lol

    nice ff ehehe kamu berbakat banget bikin cerita comedy romance yah :p ehehe

  15. Kerenn eonn (y) aduh penasaran sama nc nya hihihi😀 aduh dapet bgt gitu mari baca ff nya😉 terbayang” eonn sampe” wakakaa
    Semangat ya eonn buat ff selanjutnyaa !! Fighting !!

  16. Hahahh lgi2 nc q suka…. *plakk
    bingung mw komen apa lg *mikir keras* ^^v tak apa kn thor jka q komen slalu gaje dan jauh dr hrpan author??? Ju2r q ga bsa komen yg brkualitas(?) TT

  17. Daebakkkk thorrr,,,
    Aku kasih pw nya donk,,, lewat twitter aja yahhh coz email ku rada eror,,, otte…
    Jeballlll thorrrr @niknok63821190 itu twitter ku eonn,,, aku kasih pw nya yahhh,,,
    Yang marry you 21+nc,,,,

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s