Posted in Angst, Fanfiction, Romance

Cause Him… chapter 4

cause him 4 Kyuhyun Yuri

Annyeong readers, aku kembali lagi dengan part 4, mianhae lama ngepostnya soalnya idenya kadang – kadang hilang dengan tiba – tiba jadi butuh waktu untuk merangkum semunya J .

 

Title                 : Cause Him… chapter 4

Author              :  Lee Midah ( Kyulhae4ever )

Cast                 :  Cho Kyuhyun, Super Junior

Kwon Yuri, SNSD

Other cast       : Find yourself

Lenght             :  Chaptered

Genre              : Romace, Love, Accident sisanya katagoriin sendiri ya ^^

Rated               : +17 th

Disclaimer       : Semua cast milik Tuhan dan diri mereka sendiri. Ceritanya pure hasil imajinasi author yang koplak. Jadi Don’t bashing! Don’t Plagiat! Don’t be siders! Baca dulu baru comment. Sepatah kata atau dua patah kata lebih baik daripada tidak sama sekali ^^

 

Happy Reading!!!

 

“ Aku akan bertanggung jawab dengan apa yang aku lakukan “, kata Kyuhyun mencoba meyakinkan Yuri.

“ Bertanggung jawab? Apa maksudmu?! “, tanya Yuri dengan menatap Kyuhyun tidak mengerti.

“ Tentu saja dengan kehamilanmu! “, kata Kata Kyuhyun dengan mantap.

“ Mwo??? “, tanya Yuri kaget.

 

Part 4 :

 

“ Darimana kau punya pemikiran kalau aku ini hamil huh?! “, tanya Yuri menatap Kyuhyun tajam.

“ Bukankah dulu kau meninggalkan test packmu di cafe? Kalau bukan untuk test kehamilan lalu untuk apa test pack itu? “, Tanya Kyuhyun membalas tatapan Yuri.

“ Benar, aku lupa “, kata pelan Yuri yang baru ingat.

“ ya~ tapi bukan berarti aku hamilkan? “, kata Yuri sedikit gugup dan mencoba menyangkal.

“ Lalu untuk apa test pack itu? “, tanya Kyuhyun menyelidik sambil memicingkan matanya pada Yuri.

“ Ya… itu… anu… ehm… test pack itu? “, kata Yuri bingung menjawab pertanyaan Kyuhyun.

“ Tuh kan kau tidak bisa menjawab, berarti kau itu hamil “, kata Kyuhyun penuh kemenangan dan percaya diri.

“ Ya~ jangan menyimpulkan sesuatu yang belum tentu benar adanya, lagian aku kan belum mengeceknya. Bagaimana aku tahu kalau aku hamil? “, kata Yuri keceplosan sambil memelankan suaranya saat mengatakan belum mengeceknya.

“ Mwo? Jadi kau belum mengeceknya?! “, tanya Kyuhyun kaget dan Yuri tidak mungkin mengelak lagi.

“ Tentu saja, bukankah test pack itu tertinggal di cafe? Padahal aku susah payah mendapatkannya. Ini semua gara – gara kau! “, jawab Yuri kesal mengingatnya.

“ Gara – gara aku? Ada apa denganku? “, tanya Kyuhyun tidak mengerti.

“ Jika saja kau tidak menghampiriku, aku tidak mungkin lari “, kata Yuri menyalahkan Kyuhyun.

“ itu bukan salahku, kau saja langsung lari saat aku mau menghampirimu “, kata Kyuhyun tidak mau di salahkan.

“ Tentu saja salahmu, dari awal aku sudah punya perasaan tidak baik saat melihatmu di party itu “, kata Yuri yang masih menyalahkan Kyuhyun. Kyuhyun pun merasa memang dia yang bersalah, akibat sikap egonnya yang merasa harga dirinya direndahkan saat mendapat penolakan dari Yuri saat itu. Namun sekarang dia benar – benar tulus ingin mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, dan akhirnya ia mengalah untuk tidak berdebat lagi dengan Yuri.

“ Kalau begitu kita pastikan bersama – sama? “, usul Kyuhyun.

“ Pastikan? mwo? “, tanya Yuri menatap Kyuhyun.

“ Kehamilanmu “, jawab Kyuhyun singkat. Membuat Yuri sedikit berpikir.

“ Bagaimana caranya? “, tanya Yuri

“ Kau ikut aku sekarang! “, ajak Kyuhyun.

“ Eodiseo? “, tanya Yuri penasaran.

“ Nanti juga kau tahu “, kata Kyuhyun singkat.

“ Aish jinjja! Namja ini! “, kesal Yuri mendengar jawaban Kyuhyun yang membuatnya penasaran.

***

Ternyata  Yuri belum tahu kalau dirinya hamil atau tidak. Ah… aku punya ide. Aku bisa memastikannya langsung tanpa harus bertanya – tanya apakah dia hamil atau tidak? Aku akan mengajak dia ke suatu tempat dimana kami bisa tahu tentang keadaannya.

“ Donghae-a , kau pulang naik taxi aku ada urusan sebentar “, kataku pada Donghae saat berpindah ke kursi depan.

“ Mwo?! Ya.. ya.. ya.. kau yang mengajakku kesini dan sekarang kau ingin meninggalkanku disini. Aish kau ini keterlaluan sekali “, kata Donghae kesal namun aku terpaksa tetap harus meninggalkannya. Tidak mungkin kan aku juga mengajaknya untuk ikut.

“ Sudah jangan mengeluh, ini benar – benar penting. Aku pergi ya! “, kataku langsung menginjak gas mobilku pelan.

“ Aish! Anak ini selalu seenaknya sendiri! “, umpatnya yang masih kudengar. Kulihat wajah Donghae yang kesal dari spion depanku.

“ Sebenarnya kita mau kemana? “, tanya Yuri yang sekarang duduk disampingku.

“ Kau akan tahu saat kita sampai nanti “, jawabku yang membuatnya kesal. Kenapa rasanya senang sekali melihat wajahnya sedang kesal hehehe.

“ Awas saja kalau kau berani berbuat macam – macam padaku! Aku tidak akan tinggal diam sekarang! “, ancamnya dengan kesal.

“ Tenang saja aku tidak akan menculikmu “, kataku dengan senyum.

“ Sebaiknya begitu, karena aku ini bukan yeoja sembarangan, kau tahu?! “, kata Yuri lagi. Aku pun melirik Yuri yang sekarang sedang menatap keluar jendela. Neh, kau memang bukan yeoja sembarangan itulah kenapa aku merasa aku harus melakukan ini. Jika tidak rasa bersalahku padamu akan selalu menghantuiku.

***

Sekarang Yuri dan Kyuhyun sampai di sebuah klinik, dimana tempat  ini adalah klinik khusus  Dokter kandungan.

“ Kita sampai! “, kata Kyuhyun yang mencoba memarkirkan mobilnya.

“ Dokter kandungan?  Ya~ Neol micheoseo?!!!“, tanya Yuri kaget.

“ Ya~ bukankah kau juga ingin tahu? Tempat ini satu – satunya yang bisa memastikan kau hamil atau tidak. Lagian jika kau hamil kan itu juga anakku “, kata Kyuhyun yang langsung mendapat tatapan tajam dari Yuri.

“ Kalau hal itu tidak terjadi aku tidak akan repot seperti ini “, umpat Yuri yang mengingatkan kesalahan Kyuhyun namun di acuhkan oleh Kyuhyun. Mereka pun masuk ke dalam klinik itu dan menghampiri Suster yang berjaga di tempat itu.

“ Permisi kami mau meriksakannya “, kata Kyuhyun pada seorang Suster sambil menunjuk ke arah Yuri.

“ Oh neh, kalian isi dulu formulir ini “, kata Suster itu yang mengerti maksud Kyuhyun sambil memberikan selembar formulir yang harus Kyuhyun isi.

“ Ah neh, kamshamida “, jawab Kyuhyun sambil mengambil formulir itu.

“ Kalian pasti pasangan yang baru menikah? “, tanya Suster itu yang di jawab senyuman oleh Kyuhyun.

“ Ya~ kenapa kau bilang iya saat Suster itu menyangka kalau kita pasangan yang baru menikah huh?! “, bisik Yuri kesal pada Kyuhyun tidak terima.

“ Terus aku harus bilang apa? Apa aku harus bilang maaf kami bukan pasangan pasangan yang baru menikah tapi orang yang tidak saling kenal tapi sudah tidur bersama? “, jawab  Kyuhyun dengan polos.

“ Kau… !!! “, kata Yuri yang benar – benar kesal dengan tingkah Kyuhyun.

“  Sudahlah jangan marah – marah terus aku mau mengisi formulir ini dulu “, kata Kyuhyun mengalihkan pembicaraan. Kyuhyun sangat serius mengisi formulir itu, terkadang ia terkekeh sendiri  membuat Yuri yang melihatnya merasa  bingung.

“ Ada apa dengannya? Jangan – jangan dia memang sudah gila “, kata Yuri menatap Kyuhyun aneh. Kyuhyun pun selesai mengisi  formulir itu, dan dia menghampiri  Suster  tadi untuk memberikan formulirnya yang sudah dia isi.

“ Ini Suster! “, kata Kyuhyun memberikan formulir itu pada Suster.

“ Neh, baiklah Tuan dan Nyonya  Cho kalian bisa menunggunya disana sebelum menunggu giliran anda “, kata Suster itu ramah menyuruh Yuri dan Kyuhyun menunggu ditempat yang disediakan.

“ Nyonya Cho?!! “, tanya Yuri heran.

“ Bukankah dia mengira kita pasangan yang baru menikah? Sudah ayo kita kesana “, kata Kyuhyun mengajak  Yuri ke ruang  aneh.

“ Jangan – jangan kau menuliskan sesuatu yang aneh tadi? Iya kan? “, tanya Yuri menyelidik.

“ Anio “, sangkal Kyuhyun dengan wajah tanpa dosa.

“ jangan berbohong padaku! “, desak Yuri saat mereka sedang di ruang tunggu.

“ Siapa yang berbohong? “ kata Kyuhyun dengan tenang membuat Yuri tidak berkutik.

“ Kau…! “, kata Yuri yang terpotong oleh panggilan seorang Suster.

“ Nyonya Cho, sekarang giliran anda “, kata Suster itu memberitahu Yuri.

“ Kajja! “, ajak Kyuhyun.

“ Kau tidak usah ikut, biar aku sendiri saja “, kata Yuri melarang Kyuhyun masuk.

“ Shirheo! Aku juga ingin tahu apa hasilnya “, kata Kyuhyun bersikeras.

“ Nyonya Cho lebih baik Nampyeon anda ikut ke dalam, agar dia tahu mengenai keadaan anda “, saran Suster membuat Yuri tidak bisa mengatakan apa – apa lagi.

“ Tuh kan, kau harus mendengar apa kata Nampyeonmu, iya kan sus? “, kata Kyuhyun membuat Yuri semakin kesal. Suster itu hanya tersenyum menanggapi pernyataan Kyuhyun.

“ Whatever “ kata Yuri pasrah Kyuhyun pun tersenyum.

***

“ Anyeonghaseo Nyonya  dan Tuan Cho, panggil  saya Dokter  Han “, kata Dokter itu memperkenalkan diri.

“ Anyeonghaseo Dokter Han “, kataku sambil memaksakan senyum.

“ Anyeonghaseo Dokter “, kata Kyuhyun dengan senyum mengembang, kenapa namja ini selalu terlihat senang?

“ Ada yang bisa saya bantu? “, tanya Dr. Han saat kami duduk di kursi.

“ Kami mau memeriksa apa Yuri hamil atau tidak? “, kata Kyuhyun ini langsung tanpa menunggu aku menjawabnya duluan. Aish! Namja ini sungguh menyebalkan.

“ kapan anda berdua terakhir berhubungan intim? “, tanya Dokter Han yang membuatku bingung harus menjawab apa?

“ Sebulan yang lalu Dokter “, kata Kyuhyun menjawab pertanyaan itu.

“ Apa yang anda rasakan sebulan ini? “, tanya Dokter Han padaku.

“ Aku hanya merasa cepat lelah saja “, jawabku sekenanya karena memang akhir – akhir ini aku sering merasa cepat lelah.

“ Apakah anda merasa mual – mual? “, tanya Dokter Han lagi.

“ Ania “, jawabku singkat.

“ jadi Dokter apakah dia hamil? “, tanya Kyuhyun yang langsung membuatku menatapnya tajam, dia pun menatapku balik seakan bertanya ada apa?

“ Untuk memastikannya kita harus test urine dahulu, jika kalian ingin cepat memiliki seorang anak kalian harus melakukan hubungan intim selama tiga minggu sekali “, jawab Dokter Han sambil tersenyum penuh arti.

“ Sebenarnya kami tidak me… “, kataku yang langsung di potong oleh namja itu.

“ Oh.. begitu ya Dok, Yeobo tuh kan kita harus sering melakukannya “, kata Kyuhyun sambil mencoba merangkul pundakku menatapku sambi mengedipkan matanya. Aish namja ini ingin mati rupanya?!

“ Kau ini apa – apaan? “, kataku geram mencoba tersenyum sambil mencubit pinggangnya agar melepaskan rangkulannya dari pundakku.

“  Aaaa…aaapo!!! “, katanya meringis kesakitan dan melepaskan rangkulannya padaku. Aku hanya tersenyum pada Dokter Han yang melihat kelakuan kami.

“ Anda tidak usah malu Nyonya Cho, hal itu lumrah bagi pasangan suami istri, apa lagi pengantin baru J. Oia anda harus memasukan air seni anda kesini, setelah selesai anda bisa memberikannya pada Suster Suzy di sana “, kata Dokter Han memberikanku sebuah wadah kecil aku hanya tertawa garing mendengar perkataannya, berbeda dengan namja yang ada di sampingku yang malah tersenyum penuh arti.

“ Neh Dok!  “, jawabku sambil beranjak dari kursi menuju toilet.

“ Apa kau butuh bantuanku? “, tanya Kyuhyun yang membuatku benar – benar muak dengan namja satu ini.

“ Tidak usah aku bisa sendiri “, kataku dengan senyum terpaksa dan langsung pergi ke toilet.

“ Arraseo, aku kan hanya menawarkan bantuan, dia memang selalu begitu Dok “, katanya yang mulai duduk lagi di kursinya dan tersenyum pada Dokter Han.  Setelah selesai melakukan apa yang di perintahkan Dokter Han, aku menghampiri  Suster  Suzy dan memberikan wadah yang berisi  air seniku untuk di periksa.

“ Suster ini! “,kataku memberikan wadah itu.

“ Neh, anda bisa tunggu sekitar 20 menit untuk pemeriksaannya “, kata Suster Suzy itu, aku mengangguk dan kembali keruangan Dokter Han. Saat aku masuk ternyata Kyuhyun sedang tertawa sambil bercerita dengan Dokter Han tapi aku tidak tahu apa yang dia ceritkan.

“ Kau tahu Dok, aku suka sekali memandanginya saat dia tidur. Wajahnya begitu lucu sekali apalagi dengan lidahnya yang menjulur keluar. Jeongmal Kyeopta hahahaha “, kudengar suara Kyuhyun dari luar dan dia tertawa terbahak – bahak.

“ Jinjja? Wah sepertinya anda benar – benar bahagia memiliki anae yang unik seperti dia “, kata Dokter Han yang juga ikut tertawa,.

“ Ehem… ehem…! “, kataku menyadarkan mereka kalau aku sudah kembali.

“ Oh Nyonya Cho anda sudah kembali? Tadi Nampyeonmu bercerita tentang kebiasaanmu saat tertidur “, kata Dokter Han sambil tersenyum.

“ Mwo?! “, aku menatap Kyuhyun namun yang ditatap malah cengengesan.

“ kalau begitu sambil menunggu hasilnya, anda berdua dapat menunggunya di luar “, kata Dokter Han mempersilahkan kami keluar dari ruangannya.

“ Semoga berhasil! “, katanya yang membuatku heran namun Kyuhyun malah tersenyum merekah. Kami pun keluar dari ruangan itu.

***

“ Min-ssi, Tolong kau masukan hasil test ini ke amplop yang disana ya “, suruh Suster Suzy pada Suster Min sambil memberikan kertas hasil  testnya.

“ Neh “, jawab Suster Min sambil mengambil kertas itu dari tangan Suster Suzy. Lalu Suster Min menghampiri sebuah meja yang disana terdapat dua amplop di atasnya.

“  Amplopnya yang mana ya? Yang ini atau yang ini? “, kata Suster Min bingung sambil mengangkat kedua amplop itu.

“ Ah lebih baik aku tanyakan lagi pada Suzy “, katanya lalu menyimpan amplop itu lagi di meja.

“ Suzy-ssi, hasil test ini di masukan ke amplop yang kanan atau kiri? “, tanya Suster Min pada Suster Suzy.

“ Oh yang itu Amplop sebelah kiri, jangan sampai salah ya “, kata  Suster Suzy mengingatkan Suster Min.

“ Ah neh, Algeusimida “, kata Suster Min lalu menghampiri meja itu lagi dan memasukan hasil test itu ke amplop sebelah kiri. Tanpa dia sadari amplop itu telah tertukar saat tadi dia mengangkatnya dan menyimpannya kembali.

***

“ Suster saya ingin mengambil hasil test saya apa sudah selesai? “, kata seorang Yeoja pada Suster Suzy.

“ Ah neh sudah selesai. Nama anda? “, tanya Suster Suzy pada yeoja itu.

“ Kim Yoojin “, kata Yeoja yang bernama Kim Yoojin itu.

“ Tunggu sebentar saya ambilkan “, kata Suster Suzy meninggalkan Yoojin dan masuk kedalam mengambil hasil test itu.

“ Ini Nyonya Kim hasil testnya “, kata Suster Suzy memberikan sebuah amplop pada Yoojin. Yoojin pun segera membuka amplopnya karena pensaran dengan hasilnya.

“ Omo! Aku hamil! Aku benar – benar hamil! “, kata Yoojin senang melihat hasilnya positif.

“ Otte Yeobo? “, tanya Kim Hyun Joong yang merupakan nampyeon dari Yoojin.

“ Aku positif Oppa! “, kata Yoojin memeluk suaminya.

“ Jinjja? Aku akan menjadi seorang Appa? “, tanya Hyun Joong tidak percaya. Mereka pun berpelukan bahagia. Pada saat itu juga Yuri dan Kyuhyun sedang lewat dan melihat kebahagiaan sepasang suami istri yang sedang berbahagia itu. Kyuhyun menatap Suami istri itu membayangkan apakah sekarang dia juga bisa sebahagia itu menjadi seorang Appa?

“ Ya~ sampai kapan kau akan mematung disana? “, tanya Yuri membuyarkan lamunan Kyuhyun.

“ Ania, hanya sedang melihat mereka saja. Sepertinya mereka terlihat sangat bahagia “, kata Kyuhyun dan kembali melihat pasangan bahagia itu.

“ Tentu saja mereka bahagia, karena mereka saling mencintai dan sekarang mereka akan memiliki seorang bayi hasil dari cinta mereka “, kata Yuri yang juga memandangi pasangan itu.

“ Apakah kita bisa seperti mereka? “, tanya Kyuhyun tanpa sadar.

“ Mwo?!! Ya~ siapa yang mau seperti itu denganmu “, kata Yuri sambil memukul kepala Kyuhyun lalu meninggalkanya  menuju ke tempat Suster Suzy untuk mengambil hasil testnya.

“Ya~ kenapa kau memukulku? “, kata Kyuhyun meringis  lalu mengikuti Yuri yang sudah pergi duluan.

“ Suster, hasil test saya sudah keluar? “, tanya Yuri pada Suster Suzy.

“ Oh Nyonya Cho? Tunggu sebentar! “, kata Suster Suzy mengambil hasil test Yuri.

“ Ini, semoga hasilnya seperti yang anda harapkan seperti pasangan barusan “, kata Suster Suzy sambil tersenyum pada Yuri.

“ Neh, kamshamida “ kata Yuri sambil tersenyum terpaksa. Yuri pun pergi meninggalkan tempat itu, Kyuhyun menghampirinya.

“ Bagaimana? Apa hasilnya? “, tanya Kyuhyun penasaran.

“ Ya~ mana ku tahu, aku belum membukanya “, jawab Yuri. Saat Yuri akan membuka hasil test itu, dadanya berdebar – debar dengan hasil yang akan dia lihat. Begitu juga dengan Kyuhyun yang sama berdebarnya dengan Yuri. Yuri yang menginginkan hasil negatif sedangkan Kyuhyun sebaliknya menginginkan hasil positif. Apa hasil dari test tersebut? Mohon tunggu di part selanjutnya ^^.

To Be Continue…..

Wah part 4 selesai juga ^^ mian reader part ini sedikit pendek karena author masih berpikir dengan kelanjutannya. Jika di lanjut di part ini pasti akan semakin panjang cukup untuk 2 part, jadi author hanya nulis part 4 sampai sini dulu ( sebenarnya sih Cuma pengen bikin penasaran😛 #ditatap readers  kesal ) jika ada kritik atau saran sekedar buat ngasih inspirasi buat author atau menjadikan author lebih baik silahkan, Author menerima dengan ikhlas dan lapang dada kok J Keep RCL ya ^^ Don’t PLAGIAT!!! Don’t Siders!!!

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

53 thoughts on “Cause Him… chapter 4

  1. POSITIF dong hasilnya!! jangan sampe hasil urine nya yoo jin ketuker sm pny yuri asdfghjkl lah -_-
    saran sih, kalo sikap yuri sadis gitu, kesian kyuhyunnya hahahaha

    kalo bs ya, diatur sedemikian rupa biar yuri tuh agak gmn gitu sm kyu, wkwk
    yg plg enak pas yuri mulai morning sickness trus kyu yg kelabakan hahhaa #palingdemen

    lanjut part 5 nya! harus lbh kece dr part 4😀

    fighting midah ^^

    1. kemungkinan ada salah pahamnya dikit eon, cos Yurinya kan masih cuek ma Kyu. tapi gak lama kok hehehe😛 (bocoran dikit )
      kalau itu pasti ada tapi agak jauhan dikit🙂
      gomawo eon sarannya ^^

  2. Unnie seneng bngt cause him nya ada part 4 nya aq yakin 100 % hasil nya pasti tertuker ama yoo jin pasti hasil test yuri unnie itu negatif trus pasti kyu nya kecewa tp aq bingungya hamil itu kan ƍªк bisa ∂ï sembunyi kan bagaimna nnti yuri nya utk bln kedepan sdngkn dia itu msh kuliah ά​​​​þά​​​​ dia dipecat atau utk sementara cuti dlu trus kyuhyun kan tau yuri ga hamil ά​​​​þά​​​​ mereka ga kan ketemu lg penasaran bngt unnie aq tunggu next part nya ya unnie ^^

  3. Eonnii .. Daebak
    Aku suka bgt sma jalan critanya ,
    Smoga aja hasilnya Yoo Jin jga positif ,

    Cepet lanjutin ya eonn, udah penasaran bnget niihh
    FIGHTING !!

  4. annyeong !!!!riku imnida
    reader baru utk ff ini , mian ya baru komen d part ini!!!huaaa seru bgt deh
    itu hasill nya pasti ketuker y?pst pny yuri jd negatif pdahal harusnya positif!
    tp moga za g ketuker dehhhhh ry jg pgn ny kyuri itu nikah zza
    kocak bgt tuh kyu wkt d klinik hehehhehe
    d part 4 ni kyuri nya kerasa real bgt ^^
    lanjutannnya jgn lama2 plissss

  5. Aish jinjja! Apa hasilnya? Positif atau negatif?
    Aigo geregetan!!!
    Kyuhyun! Kau terlihat bahagia sekali hahaha… Lucu bgt si kyu
    daebak daebak tp.. Kurang puanjang huehehe #ditabok
    lanjut ya

  6. Aduh, suster nya babo -_-
    masa kaya gitu aja bisa ketuker !#TendangSuster !
    pasti hasil nya negatif ! aisshhh..
    Mian thor,banyak omong hehe😀
    izin lanjut yaa.
    Gamsayoo🙂

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s