Posted in Angst, Fanfiction, Romance, Sad

LOVE YOU TWO ( ONESHOOT )

kaiyurikyuhyun Love you two

Title                 : Love You Two

Author             : Lee Midah ( yulhae4ever )

Cast                 : Kwon Yuri

Cho Kyuhyun

Kai / Kim Jon- in

Other cast      : Jung Jessica

Hwang Tiffany

Suho

PG                    : + 15

Lenght             : Oneshoot

Genre              : Romance, Love, Triangel, Cheat, Sad, Angst ( banyak amat hehe J )

Disclaimer       : Cerita ini untuk pembaca setiaku  Putri “KyuRi“ {Kyuhyun ~ Yuri} Shipper ^^.  yang meminta cinta segitiga antara Kyuhyun, Yuri dan Kai. Saat pertama baca requestannya aku teringat sebuah film sekitar tahun 2002-2003 an tapi aku rada – rada  lupa karena udah lama sekali yang pasti inspirasinya dari film itu. Cast tetap milik mereka sendiri. Mian kalau masih ada typo, kesempurnaan adalah milik Tuhan!!! ( alasan😛 )

Don’t Be siders!!! Don’t Plagiat!!!! Keep RCL nya!!!

Happy reading all !!!

 

Cinta tidak akan sempurna, jika bukan kita yang menyempurnakannya  “

Lee Midah

@Chung Ang University

Terlihat tiga orang yeoja yang sedang makan dan asyik mengobrol satu sama lain di kantin.

“ Yuri-a bagaimana hubunganmu dengan Kyuhyun Oppa? “, tanya seorang yeoja pada Yeoja yang bernama Yuri.

“ Neh kau itu Yeoja beruntung yang mendapatkan namja perfect seperti dia “, kata yeoja lainnya.

“ Kalian memang benar Fany-a, Sica-a. Tapi aku tidak tahu kenapa merasa kosong dengan hubungan kami “, kata Yuri sambil menopang dagu dengan kedua tangannya di atas meja.

“ Apa maksudmu kosong? “, tanya Tiffany yang diikuti anggukan kepala dari Jessica.

“ Kalian tahu kan, Kyuhyun Oppa tidak pernah cemburu atau marah padaku. Bahkan saat aku berbohong padanya, dengan mudahnya dia memaafkanku “, kata Yuri dengan nada sedih.

“ Bukankah itu hal bagus? Setidaknya hubungan kalian selalu rukun? “, kata Jessica yang tidak mengerti dengan temannya itu.

“ Neh, tapi kan aku juga ingin dia lebih memperlihatkan emosinya setidaknya cemburu juga membuatku merasa di perhatikan. Tidak seperti robot begitu “, kata Yuri sambil cemberut.

“ Aku tidak mengerti dengan jalan pikiranmu, semua yeoja ingin memiliki namja  seperti Kyuhyun Oppa. Tapi kau malah sebaliknya “, kata Fany sambil geleng – geleng kepala.

“ Molla “, jawab Yuri datar lalu pergi meninggalkan Tiffany dan Jessica yang masih duduk.

***

Sudah waktunya pulang, Kyuhyun Oppa pasti menungguku di depan, sepertinya aku ingin memancingnya supaya dia bisa cemburu. Aku memang mencintainya tapi ada rasa yang kurang dari hubungan kami yang sudah terjalin selama 2 tahun, bahkan kami sudah bertunangan.

“ Fany-a, aku punya ide untuk memancing Kyuhyun Oppa marah atau cemburu padaku “, kataku pada Tiffany.

“ Ide? Bagaimana? “, tanya Fany padaku.

“ Tapi aku minta bantuanmu, bisa kan? “, tanyaku padanya.

“ Bantuan apa? “, tanyanya dengan nada penasaran.

“ Pinjamkan Suho padaku “, jawabku.

“ Mwoya?!!! “, tanyanya kaget dengan permintaanku.

“ Neol micheoso?!!! “, kata Jessica yang ikut kaget.

“ Jebal, sekali ini saja. Please… please… “, kataku memohon.

“ Hmm… baiklah tapi kali ini saja ya “, kata Fany akhirnya mengijinkan namjacingunya ku pinjam.

“ Gomawo… kau memang sahabatku. Oia kalau Kyuhyun Oppa menanyakanku bilang aku sudah pulang. Arra? “, kataku pada mereka. Inilah kesempatanku membuatnya cemburu. Aku bersembunyi di belakang tembok gerbang kampus untuk melihat apa mereka bekerja dengan baik.

“ Anyeong Oppa! “, sapa Fany dan Sica ketika melihat Kyuhyun Oppa sedang bersandar di mobilnya.

“ Anyeong, Yuri mana? “, tanya Kyuhyun Oppa pada Fany dan Sica yang tidak melihatku bersama mereka.

“ Oh tadi dia pamit pulang duluan, memangnya dia tidak bilang pada Oppa?  “, kata Tiffany, bagus Fany-a actingmu sungguh bagus.

“ Anio, kalau begitu biar aku yang ke rumahnya “, kata Kyuhyun Oppa sambil pamit pada Tiffany dan Jessica.

“ Apa dia sudah pergi? “, tanyaku pada mereka berdua.

“ Neh, tidakkah kau keterlaluan Yuri? Dia malah langsung percaya pada kami “, kata Jessica yang sepertinya menyesal.

“ Anio, ini kan untuk kebaikan aku dan dia juga “, kataku pada mereka.

***

Setelah cukup lama menunggu aku pulang di antar oleh Suho, orang yang akan membantuku untuk membuat Kyuhyun Oppa cemburu.

“ Suho-a kau siap? “, tanyaku padanya.

“ Apa dia tidak akan menghajarku Yuri-a? “, tanya Suho yang sepertinya sedikit takut.

“ Tenang saja, dia bukan tipe namja yang suka kekerasan “, kataku mencoba menenangkannya. Kami pun keluar dari mobil Suho dengan keadaan aku menggandeng tangan Suho layaknya sepasang kekasih. Seperti dugaanku kalau Kyuhyun Oppa pasti menungguku. Aku pun melangkah masuk pura – pura tidak tahu kalau dia ada di rumahku. Saat kami berjalan, Kyuhyun Oppa melihat ke arah kami.

“ Oh Kyuhyun Oppa, sedang apa kau disini “, kataku pura – pura kaget sambil melepaskan tanganku dari tangan Suho.

“ Tentu saja menunggumu “, katanya langsung berdiri sambil senyum tanpa memperlihatkan rasa cemburu. Aish! Kenapa dia selalu seperti itu?

“ Suho-a Gomawo telah mengantarku pulang “, kataku dengan senyum semanis mungkin agar Kyuhyun Oppa merasa kesal. Namun ternyata tidak, dia masih memperlihatkan senyumnya. Aish! Namja ini benar – benar !

“ Cheonma Yul, kalau begitu aku pergi dulu ya. Bye! “, kata Suho pamit sambil menganggukan kepalanya pada Kyuhyun Oppa, Oppa juga membalasnya.

“ Nuguseyo Yuri-a? “, tanya Kyuhyun Oppa sambil duduk kembali. Apa dia penasaran dan cemburu?

“ Cingu “, kataku datar.

“ Oh… tapi rasanya Oppa baru melihatnya ?”, kata Kyuhyun Oppa. Jangan – jangan dia memang mulai cemburu.

“ Maksud Oppa, Oppa tidak percaya padaku? ”, tanyaku pura – pura kesal padanya.

“ Ania, bukan begitu Yuri-a. Oppa kan hanya bertanya saja. Kalau kau tidak ingin menjawabnya tidak apa – apa “, katanya dengan tenang dan tersenyum. Aish! Kyuppa benar – benar membuatku kesal. Kenapa dia masih bisa tenang seperti itu? Menyebalkan!!!

“ Aish… kau selalu saja seperti ini Oppa, kenapa kau selalu berpikir positif terus? Tidakkah kau merasa kesal melihatku dengan namja lain?!!! “, kataku dengan nada tinggi, aku sungguh – sungguh kesal dengannya.

“ Bukan seperti itu Yuri-a, kau bilangkan dia cingumu jadi untuk apa Oppa marah? “, kata Kyuhyun Oppa dengan tenang. Aku benar – benar kesal di buatnya.

“ Terserah kau saja Oppa! Aku lelah! “ , kataku sambil meninggalkannya masuk kedalam rumah. Kemudian Omma datang membawakan minuman untuk Kyuhyun Oppa.

“ Yuri-a kenapa kau meninggalkan Kyuhyun diluar? Dia kesini untuk menemuimu “, kata Omma padaku namun aku acuhkan.

“ Sudahlah Omonim. Yuri bilang dia lelah, jadi biarkan dia istirahat “, kata Kyuhyun Oppa yang masih bisa ku dengar.

***

“ Omma aku mau pergi dengan Sica dan Fany “, teriak Yuri pada Ommanya.

“ Kenapa kau tidak pergi dengan Kyuhyun? “ tanya Omma.

“ Ania, dia sedang sibuk “, kata Yuri yang langsung pergi keluar menemui Tiffany dan Jessica yang sudah menunggu di mobil Suho.

“ Yuri-a, kau tidak minta ijin pada Kyuhyun Oppa? “, tanya Fany pada Yuri.

“ Ania, biar saja. Kalian kenal dia kan? “, kata Yuri yang masuk ke mobil dan duduk di samping Jessica. Hari ini Suho mengajak Tiffany, Jessica dan Yuri untuk melihat perlombaan balap mobil. Karena mereka semua sedang bebas kuliah jadi mereka memutuskan untuk ikut. Tibalah mereka di sebuah sirkuit besar di Seoul, terkadang para pembalap ini juga melakukan perlombaan di luar sirkuit dan perlombaan  itu di lakukan pada malam hari untuk menghindari Polisi karena balapan ilegal.

“ Lihat itu no. 7! Wah hebat sekali dia “, teriak Jessica saat kami melihat dari bangku penonton.

“ Neh, gayanya menyetirnya juga keren “ tambah Tiffany.

“ Dia adalah pembalap no. 1 disini. Dan dia adalah temanku “, kata Suho dengan bangga. Yuri hanya diam melihat jalannya pertandingan. Pertandingan pun di berahir dan di menangkan oleh pembalap no.7. Suho mengajak para yeoja untuk menghampiri pembalap no.7 itu.

“ Yow bro… tadi keren sekali! ” kata Suho sambil menepuk pundak pembalap no. 7. Pembalap itu membuka helmnya dan melakukan high five dengan Suho.

“ Gomawo “, katanya singkat.

“ Oia Kai, kenalkan ini Tiffany yeojacinguku dan temann – temannya “, kata Suho memperkenalkan para yeoja.

“ Kai imnida! “ kata Kai memperkenalkan diri.

“ Anyeong Tiffany Imnida!”, kata Tiffany sambil menyalami Kai.

“ Sica Imnida!kau tadi hebat sekali “, kata Jessica dengan senyum malu – malu.

“ Gomawo “, jawab Kai.

“ Yuri Imnida! “, kata Yuri sambil menyalami tangan kai. Kai hanya tersenyum pada mereka.

“ Hmmm… Kai, bisakah aku ikut denganmu menaiki mobil itu? “, pinta Yuri.

“ Apa kau yakin? Aku rasa yeoja sepertimu tidak akan tahan mengendarainya “, kata Kai dengan nada meremehkan. Yuri yang merasa di tantang pun tidak mau kalah.

“ Ya~ jangan meremehkanku! “ kata Yuri kesal.

“ Aku hanya memperingatkanmu saja “, kata Kai tenang.

“ Kau pikir aku takut? “, kata Yuri dengan nada menantang.

“ Baiklah kalau begitu. Bersiap – siaplah!!! “, kata Kai yang mulai menaiki mobilnya di susul oleh Yuri yang duduk di sampingnya. Mereka pun mulai melaju, awalnya Kai hanya mengendarai dengan kecepatan sedang namun melihat Yuri yang merasa meremehkannya, dia mulai menambah kecepatannya.

“ Apakah dia akan baik – baik saja?”, kata Jessica cemas.

“ Semoga saja “, harap Tiffany.

Saat Kai mulai menambah kecepatannya, Yuri merasakan takut karena baru pertama kali ini dia mengendarai mobil dengan kecepatan diatas 1000. Namun karena rasa gengsinya dia menahannya dengan memegang jok mobil dengan keras. Kai menoleh pada Yuri yang mengetahui Yuri sudah mulai ketakutan. Kai merasa ingin lebih menggodanya, dia pun melakukan drift sambil memutar mobilnya. Hal itu membuat Yuri tidak bisa menahannya lagi.

“ Kyaaaaaaaaaa……. apa yang kau lakukan? Hentikan!!! Hentikan !!! “ kata Yuri sambil berteriak memejamkan matanya namun Kai terus saja melakukan drift.

“ Ahhhhhhhh……..Hentikan sekarang!!!! “ teriak Yuri yang sudah tidak tahan lagi. Yuri pun meneteskan air matanya. Kai yang melihatnya menangis menghentikan permainannya, Kai pun kembali mendekati Suho, Tiffany dan Jessica kemudian menghentikan mobilnya. Setelah berhenti Kai keluar dari mobilnya, begitu pun dengan Yuri. Dengan marah di campur tangis Yuri menghampri Kai.

“ Ya~ kau gila ya?!!! kau ingin membuatku mati huh?!!! Kenapa kau melakukan itu?! Kau pikir yang tadi itu Permainan huh?!!! “, bentak Yuri marah sambil memukul – mukul dada Kai yang bidang.

“ ya~ bukankah kau yang meminta untuk ikut mengendarainya? Bukankah aku sudah memperingatkanmu? Ini bukan permainan yeoja – yeoja sepertimu!!! Harusnya kau berpikir dahulu sebelum memutuskan untuk ikut mengendarainya!!!”, bentak Kai yang tak kalah marahnya pada Yuri. Membuat Yuri diam, sambil terus terisak. Lalu Kai meninggalkan Yuri dan kembali menaiki mobilnya untuk di parkir.

“ Yuri-a Gwenchana? “, tanya Tiffany khawatir.

“ Neh, hanya kaget saja. Seperti aku kan mati “, jawab Yuri sambl menghapus air matanya.

“ Kau sih, kenapa kau menantangnya? “, kata Sica menyalahkan Yuri.

“ Jinjja? Aku menantangnya? “ tanya Yuri lupa bahwa dia yang meminta Kai untuk ikut bersamanya.

“ Ya~ apa karena mobil tadi membuatmu amnesia? “, kata Fany sambil memicingkan matanya.

“ ini pertama kalinya ada seorang namja yang bersikap seperti itu padaku? Bahkan Kyuhyun Oppa dan Appa juga tidak pernah membentakku seperti itu “, kata Yuri dalam hati. Yuri merasa bersalah pada Kai karena telah membentak – bentaknya. Dia pun menghampiri Kai yang sedang mengecek mobilnya.

“ Mianhae… “, kata Yuri lirih namun cukup terdengar oleh Kai.

“ Untuk apa? “, kata Kai dingin.

“ Karena sudah marah – marah padamu “ , kata Yuri dengan nada menyesal.

“ Kalau kau takut jangan berpura – pura berani “, kata Kai dengan nada menyindir.

“ Siapa yang takut? Aku hanya ngeri saja! “, sanggah Yuri sambil cemberut. Membuat Kai merasa lucu dengan tingkah Yuri.

“ Ini pertama kalinya aku bertemu Yeoja yang keras kepala sepertimu “, kata Kai sambil tersenyum.

“ Ini juga pertama kalinya aku bertemu dengan namja yang pemarah sepertimu “, kata Yuri dan mereka pun tertawa bersama.

***

Yuri dan Kai semakin dekat satu sama lain, Yuri juga sering menonton balapan yang di lakukan Kai baik di sirkuit atau di jalanan. Yuri bahkan rela pergi diam – diam dari rumahnya hanya untuk melihat pertandingan balapan yang di lakukan oleh Kai. Seperti sekarang ini dia menunggu orang tuanya untuk tidur dulu, lalu dia pergi diam – diam keluar dari rumahnya.

“ Suho-a, otte pertandingannya? “, tanya Yuri yang baru sampai pada Suho.

“ Kai memimpin, tapi lawan kali ini cukup berat. Dia adalah Joker dari team Beast yang dijuluki pembunuh berdarah dingin di arena balap. Apalagi balapan liar seperti ini “, jawab Suho dengan khawatir.

“ Jinjja? “, tanya Yuri kaget.

“ Neh, tapi aku percaya Kai pasti menang “, kata Suho.

“ Kai, menanglah! Dan jangan terluka, kumohon “, kata Yuri dalam hati dengan berharap Kai baik – baik saja.

Sementara itu Kai masih saling mendahului dengan Joker, mereka saling adu kemampuan menyetir mereka.

“ Kau kira bisa mengalahkanku huh?! “, kata Joker dengan senyum sinis.

“ Kau pikir aku akan kalah darimu?! “, balas Kai dengan senyum sinis juga. Mereka berdua sudah mendekati garis finish.

“ Lihatlah!!! Mereka sudah muncul !!! “, teriak seseorang yang membuat semuanya menatap 2 mobil yang datang. Mereka pun saling bersorak meneriakan nama kedua pembalap ini. Saat detik – detik  mencapai garis finish keduanya berusaha menginjak gas sebisa mereka. Dan Mobil Kai lah yang pertama menginjak garis finish.

“ Yeeeeaaaaah….. Kai menang Yuri! Kai menang!!! “, teriak Suho girang sambil memegang pundak Yuri menajak Yuri loncat – loncat.

“ Neh… syukurlah… “, kata Yuri sambil tersenyum. Joker memukul setir mobilnya dengan kesal karena kalah. Dengan bangga Kai keluar dari mobilnya dan melihat Suho dan Yuri lalu menghampiri mereka.

“ Yooo… man it’s Cool! “, kata Suho sambil menepuk pundak Kai, Kai hanya tersenyum dan dia langsung menatap pada Yuri. Tanpa aba – aba Yuri langsung memeluk Kai yang membuat Kai kaget kemudian tersenyum senang.

“ Chukae!!! “, kata Yuri yang masih memeluk Kai.

“ Neh, Gomawo “, kata Kai yang masih memasang senyum bahagia di wajahnya.

“ Kau jangan senang dulu, Ini belum berakhir dan aku belum kalah! “, kata Joker yang berjalan melewati Kai dan Yuri yang sedang berpelukan. Yuai melepaskan pelukannya dan menatap Kai.

“ Jadi kau belum mengakuinya? Kapanpun kau ingin bertanding aku siap “, kata Kai membalas Joker. Dengan kesal Joker pun meninggalkan tempat itu.

“ Tunggu dan Lihatlah nanti!” kata terakhir sebelum Joker meninggalkan tempat itu.

“ Yuri kau kesini sendiri? ”, tanya Kai saat mereka berada di tempat Kai.

“ Neh “, jawab Yuri sambil menganggukkan kepalanya seperti anak kecil.

“ Hanya untuk melihat pertandinganku? “, tanya Kai lagi.

“ Neh “, jawab Yuri sama seperti sebelumnya.

Kai mulai mendekati Yuri yang membuat Yuri salah tingkah, semakin dekat Kai mencoba mendekat jantung Yuri semakin berpacu kencang. Kai mulai memegang kedua pipi Yuri dengan tangannya. Kini wajah mereka hanya berjarak beberapa centi saja, Yuri hanya menatap mata Kai penuh arti. Kai mulai mendaratkan bibirnya di bibir Yuri, menciumnya lembut penuh kasih sayang. Semakin lama ciuman itu pun semakin panas membuat pasokan oksigen yang mereka miliki habis dan mengharuskan mereka untuk berhenti mengambil nafas.

“ Saranghae Yuri-a “, kata Kai lembut.

“ Nado “, jawab Yuri.

***

Kesokan harinya Kai mengantarkan Yuri pulang kerumahnya setelah mereka jalan – jalan.

Saat Kai akan mengantar Yuri masuk, Yuri menahan Kai untuk tidak mengantarnya sampai ke rumah.

“ Sampai disini saja, kau tidak usah mengantarkanku ke dalam “, kata Yuri menahan Kai saat mereka berada di depan pagar rumah Yuri.

“ Tapi aku ingin bertemu orang tuamu “, kata Kai yang tetap bersikeras ingin mengantar Yuri sampai depan rumah.

“ oh… itu… mereka sedang pergi jadi kau tidak akan menemui mereka “, kata Yuri gugup. Karena kalau Kai bertemu dengan orang tuanya, mereka pasti akan mengusir Kai.

“ Ya sudah kalau begitu, lain kali aku akan menemui mereka “, kata Kai yang akhirnya menyerah.

“ Neh “, kata Yuri tersenyum kaku.

“ Istirahatlah! “, kata Kai sambil mencium kening Yuri.

“ Neh, jaljja! “, kata Yuri sambil melambaikan tangannya. Setelah Kai pergi Yuri masuk ke dalam rumahnya. Namun saat dia membuka pagar dia melihat Kyuhyun ada di kursi teras menunggunya. Hal itu membuat Yuri kaget dan salah tingkah. Namun dia mencoba bersikap tenang seperti biasa.

“ Oppa kau sudah lama disini?! “, tanya Yuri pura – pura kaget.

“ Anio, baru satu jam saja “, kata Kyuhyun sambil tersenyum.

“ Mwo? Kenapa kau menungguku selama itu?! “ kata Yuri yang sekarang kaget bukan pura – pura lagi.

“ Tentu saja  karena Oppa merindukanmu Yuri-a “, kata Kyuhyun yang berjalan menghampiri Yuri.

“ Tapi aku merasa tidak enak padamu Oppa “, kata Yuri merasa menyesal.

“ Kau tidak usah merasa tidak enak seperti itu, Oppa akan menunggumu selama apapun jika Oppa merindukanmu “, kata Kyuhyun sambil memeluk tubuh mungil Yuri. Mencurahkan kerinduan yang sudah dia rasakan selama 3 minggu ini. Yuri memang selalu sibuk saat Kyuhyun mengajaknya bertemu. Dan Yuri juga meminta Kyuhyun untuk tidak menjemputnya. Kyuhyun menuruti semua keinginan Yuri, karena dia memang sangat mencintai Yuri. Yuri sebenarnya merasa sangat bersalah pada Kyuhyun, namun Yuri selalu merasakan sesuatu saat dia dekat dengan Kai yang tidak dia rasakan bila dekat dengan Kyuhyun.

***

Waeyo Oppa? Kenapa kau selalu seperti ini? Kau selalu percaya padaku, kau selalu memaafkanku saat aku berbuat salah. Kau selalu mengalah saat aku tidak ingin kalah. Kau selalu tersenyum saat aku menyakitimu. Kau terlalu baik untukku Oppa! Aku seperti yeoja yang tidak tahu diri, menyakitimu seperti ini. Mianhae Oppa, karena aku menduakan cintamu. Aku benar – benar bingung sekarang, cintaku padamu sama seperti cintaku pada Kai. Apa yang harus aku lakukan Oppa? Aku tidak bisa memilih di antara kalian? Tuhan kenapa engkau memberikanku pilihan yang sulit seperti ini? Jika aku tidak memilih di antara mereka, hal itu hanya akan menyakiti mereka. Apa yang harus aku lakukan sekarang???

***

Kyuhyun sedang sibuk menandatangani berkas penting yang akan di berikan pada Ayahnya. Changmin teman sekantornya menghampiri Kyuhyun yang masih berkutat dalam berkasnya.

“ Kyu, kau ingin makan siang denganku? “ tawar Changmin.

“ Ania, sepertinya berkas – berkas ini belum selesai “, tolak Kyuhyun halus.

“ Ayolah, aku tidak punya teman untuk makan “, paksa Changmin sambil memasang wajah memelas.

“ Hahaha kau ini sudah tidak pantas bertampang seperti itu “, kata Kyuhyun mengejek

“ Ayolah, jebal! “, paksa Changmin lagi.

“ Arraseo… Arraseo… “, kata Kyuhyun yang akhirnya menyerah juga. Mereka pun pergi untuk makan siang di sebuah restoran. Saat dalam perjalanan ke restoran itu Changmin melihat Yuri.

“ Kyu, bukankah itu Yuri? “, tanya Changmin sambil menunjuk sepasang kekasih yang sedang berjalan mesra.

“ Eodiseo? “, tanya Kyuhyun yang melihat kearah yang di tunjuk Changmin. Kyuhyun pun tertegun melihat Yuri sedang berjalan dengan Kai.

“ Tidakkah mereka terlihat seperti kekasih? “ tanya Changmin.

“ Anio, aku yakin mereka hanyalah cingu “, kata Kyuhyun sambil tersenyum paksa.

“ Tapi… “, sebelum Changmin berbicara lagi Kyuhyun langsung mengajaknya makan.

“ Aku percaya padamu Yuri-a “, kata Kyuhyun dalam hati.

***

Aku baru saja berjalan – jalan dengan Kai, sebenarnya aku ingin sekali untuk memberitahunya tentang Kyuhyun Oppa tapi lidahku terasa kaku saat ingin memulainya.

“ Kai, seandainya aku berbohong padamu. Apa kau akan membenciku? “, tanyaku pada Kai yang kini sedang duduk di sampingku.

“ Bohong? Hmm… sebenarnya aku benci di bohongi, tapi semua itu tergantung kebohongan apa yang kau lakukan? “, Jawab Kai sambil menyenderkan kepalaku di bahunya. Apa aku harus jujur? Tapi aku takut dia membenciku.

“ Jika seandainya aku menikah dengan orang lain, apa yang akan kau lakukan? “, tanyaku lagi. Tetapi kenapa dia tidak curiga dengan semua pertanyaanku.

“ Aku akan menculikmu di hari pernikahanmu dan hidup bersamaku selamanya “, jawabnya yang membuatku kaget dan tidak percaya.

“ Jinjja?! “ hanya kata itu yang bisa keluar dari mulutku.

“ Neh, karena aku tidak bisa membayangkan apa jadinya hidupku tanpamu, hidupku akan terasa seperti sudah mati “, jawabnya sambil mencium keningku. Ya Tuhan… kenapa begitu sulit pilihan yang Engkau berikan? Bagaimana aku bisa menghadapi semua dilema ini?

***

Kyuhyun bergegas untuk pergi menemui Tiffany di sebuah cafe setelah mereka berjanji untuk bertemu.

“ Mian Oppa, aku terlambat. Sudah lama menunggu? “, kata Tiffany yang datang telat karena macet.

“ Ania, Gwenchana “, kata Kyuhyun dengan senyum.

“ Ada apa Oppa memanggilku kesini? “, tanya Tiffany penasaran.

“ Aku ingin minta tolong padamu “, kata Kyuhyun semakin membuat Tiffany penasaran.

“ Minta tolong apa Oppa? “, tanya Tiffany lagi.

“ Bisakah kau pertemukan aku dengan Kai? “ pinta Kyuhyun pada Tiffany dan membuat Tiffany kaget mendengarnya.

“ mwo?!!! “ tanya Tiffany kaget.

“ Aku sudah tahu tentang hubungannya dan Yuri, jadi aku hanya ingin berbicara padanya “, kata Kyuhyun yang masih tenang.

“ Tapi Oppa… “, kata Tiffany yang langsung di potong oleh Kyuhyun.

“ Kau tenang saja, aku tidak akan mengajaknya berkelahi “, kata Kyuhyun yang membuat Tiffany tidak punya pilihan untuk menolaknya.

***

Tiffany mengajak Kyuhyun ke tempat dimana Kai berada. Sebenarnya Tiffany tidak ingin melakukannya tapi apa boleh buat, dia juga tahu Yuri sulit menjalani ini semua. Lagian Kyuhyun sudah berjanji tidak akan mengajaknya berkelahi.

“ Itu disana Oppa, namja yang bernama Kai “, kata Tiffany

“ Neh, Gomawo Fany-a “, kata Kyuhyun sambil pergi menghampiri Kai.

“ Kau yang bernama Kai? “, tanya Kyuhyun membuat Kai menoleh ke arahnya dan langsung berdiri menghampirinya.

“ neh, Ada apa mencariku? “, kata Kai yang sudah tahu siapa namja di hadapannya itu. Karena saat Kai mengantar Yuri dulu, dia melihat Kyuhyun memeluk dan mencium kening Yuri.

“ Bisakah kita bicara? “, pinta Kyuhyun dengan tenang.

“ Geurae, ikut aku “, kata Kai yang membawa Kyuhyun ke tempat yang sedikit jauh dari teman – temannya. Setelah tempat itu cukup sepi Kai berhenti berjalan dan berbalik menghadap Kyuhyun.

“ Aku ingin kau menjauhi Yuri “, kata Kyuhyun to the point.

“ Mwo? “, tanya Kai.

“ Kau tahu kan aku ini tunangannya? “, tanya Kyuhyun.

“ Jika aku tidak mau? Apa yang akan kau lakukan? “, kata Kai menantang.

“ Haaaah… aku sudah tahu jawabanmu “, kata Kyuhyun menghela nafas.

“ Maksudmu? “, tanya Kai tidak mengerti.

“ Aku ingin menantangmu “, kata Kyuhyun tenang.

“ Menantangku? “, Kata Kai tertawa heran.

“ Untuk balapan denganku. jika kau menang aku akan merelakan Yuri tapi jika kau yang kalah kau harus menjauhi Yuri. Otte? “, kata Kyuhyun.

“ Kau serius?!”, tanya Kai tidak percaya.

“ Tentu saja “, kata Kyuhyun yakin.

“ Baiklah, tapi aku tidak akan mengalah padamu walaupun kau pemula “, kata kai memperingatkan.

“ Aku juga “, kata Kyuhyun mantap.

***

Tiffany yang khawatir mencoba menghubungi Yuri namun hp Yuri tidak bisa di hubungi. Akhirnya dia memutuskan untuk menghubungi Jessica.

“ Yeobeoseyo “, kata Jessica

“ Sica-a, apa Yuri bersamamu? “, tanya Tiffany dengan nada panik.

“ Neh, tapi dia sedang ke toilet “, jawab Jessica.

“ Beri tahu dia untuk datang ke sirkuit “, perintah Tiffany.

“ Mwo?? Memangnya ada apa disana? “, tanya Jessica heran.

“ Kyuhyun Oppa dan Kai akan bertanding balapa Mobil. Jadi cepat suruh Yuri datang “, kata Tiffany yang mulai gusar karena pertandingannya telah di mulai.

Yuri yang kembali dari toilet menghampri Jessica. Yuri merasa aneh melihat wajah Jessica yang sepertinya sedang cemas sambil mondar – mandir.

“ Ada apa Sica-a, kenapa kau mondar – mandir seperti orang kebingungan begitu? “, tanya Yuri pada Jessica.

“ Yuri-a kita harus ke sirkuit sekarang juga “, kata Jessica panik.

“ Ke sirkuit? Untuk apa? Setahuku Kai tidak ada pertandingan sekarang “, kata Yuri dengan tenang.

“ Kyuhyun Oppa dan Kai, mereka balapan mobil di sirkuit “, kata Jessica membuat Yuri kaget dan menjatuhkan buku yang di pegangnya.

“ Mwo?!!! “, kata Yuri kaget.

“ Neh, tadi Fany yang memberitahuku “, kata Jessica, Yuri langsung bergegas menuju sirkuit tidak peduli meninggalkan Jessica di sana.

Perlombaan pun dimulai dengan di wasiti oleh Chanyeol teman Kai. Kyuhyun dan Kai menginjak pedal gas dan melajukan mobilnya secepat mungkin. Karena mereka mempertaruhkan hidupnya di pertandingan ini. Kai yang sudah ahli melawan Kyuhyun yang pemula saling bersaing untuk mendapatkan cinta mereka. Putaran pun hampir habis sekarang tinggal menentukan siapa yang akan menjadi pemenangnya. Yuri pun datang langsung menghampiri Tiffany yang cemas menyaksikan pertandingan ini.

“ Bagaimana ini terjadi? “, tanya Yuri pada Tiffany.

“ Kyuhyun Oppa memintaku untuk mengantarkannya bertemu Kai, namun aku tidak tahu bahawa mereka akan bertanding “, jelas Tiffany pada Yuri. Yuri pun cemas melihat 2 orang namja yang dia cintai bertanding mempertaruhkan nyawanya. Saat detik terakhir menuju finish tiba – tiba Kyuhyun merasa ada yang tidak beres dengan mobilnya. Dengan tiba – tiba dia menginjak rem membuat ban mobilnya mendecit seketika itu mobilnya berhenti, dan dia kalah. Karena Kai sudah berada di garis finish. Yuri yang melihat mobil Kyuhyun berhenti merasa kaget dan cemas. Dengan cepat dia menghampiri Kyuhyun.

“ Oppa,Gwenchana? “, tanya Yuri pada Kyuhyun sambil menyentuh pipi Kyuhyun.

“ Neh. Gwenchana kau tidak usah khawatir “, kata Kyuhyun sambil tersenyum. Yuri merasa sangat marah pada Kai, karena melakukan pertandingan yang tidak seimbang ini. Yuri pun menghampiri Kai dengan wajah marah. Kai yang melihat Yuri menghampirinya tersenyum, dia merasa Yuri akan jadi miliknya sekarang. Namun dia kaget saat Yuri menampar pipinya. Begitupun orang – orang yang ada disana.

“ Mengapa kau melakukan ini huh?!!! Kau tahu dia bukan lawan yang sebanding denganmu?!!! Dia tidak sepertimu yang sudah profesional!!! “ , bentak Yuri pada Kai. Membuat Kai menatapnya sendu.

“ Harusnya kau tahu, bahwa dia bukan lawan yang selevel denganmu. Apa dengan melawannya kau bisa mendapatkanku?!!! “, bentak Yuri lagi. Kyuhyun menghampiri Yuri yang sedang marah – marah pada Kai.

“ Yuri-a, bukan dia yang mengajakku bertanding. Tapi aku “, kata Kyuhyun yang membuat Yuri menatap Kyuhyun. Kai pun merasa kecewa sekaligus sedih pergi meninggalkan Yuri dan Kyuhyun.

“ Apa? Oppa yang mengajaknya? “, tanya Yuri pada Kyuhyun tidak percaya.

“ Oppa akan menjelaskan semuanya “, kata Kyuhyun pada Yuri dan mereka pun meninggalkan tempat itu menuju rumah Yuri.

“ Tapi kenapa Oppa melakukan itu? “, tanya Yuri yang sekarang mereka sudah ada di rumah Yuri.

“ Karena Oppa ingin yang terbaik untukmu Yuri-a “, kata Kyuhyun dengan nada sedih.

“ Yang terbaik untukku? “, tanya Yuri tidak mengerti.

“ Oppa melihat Kau terlihat bahagia saat bersamanya, makanya Oppa ingin memastikan bahwa dia pantas untukmu Yuri-a “, kata Kyuhyun dengan tulus.

“ Tapi kenapa harus dengan balap mobil? Oppa tahu dia itu profesional kan? “, tanya Yuri lagi.

“ Justru itu, tanpa bertanding pun Oppa sudah kalah olehnya. Oppa tidak bisa membuatmu tersenyum seperti yang dia lakukan. Oppa tidak bisa membuatmu nyaman seperti kau bersamanya. Oppa tahu selama ini Oppa telah mengecewakanmu Yuri-a. Oppa tidak bisa jadi namjacingu yang sempurna untukmu “, kata Kyuhyun sambil meneteskan air matanya. Yuri yang mendengarnya merasa tersayat – sayat hatinya melihat Kyuhyun namja yang bersamanya selama 2 tahun ini. Namja yang sempurna di mata semua orang. Dan sekarang dia melihat namja itu lemah dengan tetesan air mata di pipinya.

“ Mianhae Oppa “, kata Yuri sambil menangis dan memeluk Kyuhyun erat.

“ Jangan minta maaf Yuri-a, kau tidak salah. Hanya takdir yang membuat kita seperti ini “, kata Kyuhyun yang membuat Yuri semakin terisak. Dalam hatinya kini sungguh menyesal dengan semua yang terjadi. Tapi apa daya semuanya telah terjadi.

“ Pergilah temui dia, kau tahu dia juga terluka karena kau mengira dia yang tidak – tidak “, kata Kyuhyun melepaskan pelukan Yuri.

“ Tapi Oppa… “, kata Yuri sambil menatap Kyuhyun.

“ Stttt… jangan bicara lagi. Temui dia sekarang juga. Oppa baik – baik saja “, kata Kyuhyun menyuruh Yuri pergi menemui Kai.

“ Mianhae Oppa, kau selalu yang terbaik di hatiku “, kata Yuri mencium kening Kyuhyun dan pergi ke tempat Kai.

***

Yuri pergi ke tempat Kai namun Kai tidak ada disana. Dia juga mencari ke sirkuit tetap saja Kai tidak ada. Firasatnya mengatakan akan ada hal yang buruk terjadi pada Kai.

“ Kai, eodiseo?! “ kata Yuri frustasi. Yuri mencoba menelepon Suho mungkin Dia tahu dimana Kai itulah yang ada di pikiran Yuri sekarang.

“ Yeoboseo? “, kata Suho diseberang telpon.

“ Suho-a ini Yuri, apakah kau tahu Kai dimana? “, tanya Yuri.

“ Kau tidak tahu? Malam ini Kai akan bertanding lagi dengan Joker. Kurasa sekarang Joker pasti tidak ingin kalah “, kata Suho. Tiba – tiba perasaan Yuri tidak enak .

“ Ok aku akan kesana “ kata Yuri yang langsung menutup teleponnya.

Pertandingan antara Kai dan Joker pun sebentar lagi akan di mulai.

“ Kali ini aku pasti menang!!! “, kata Joker pada Kai. Namun pikiran Kai saat ini sedang kacau, dia merasa sudah kehilangan Yuri.

“ Coba saja “, kata Kai dingin. Lalu sapu tangan pun di lempar ke atas tanda pertandingan di mulai. Pedal gas di injak, mereka melaju dengan kecepatan yang tidak biasa apa lagi kai sedang mencurahkan perasaan sedihnya dengan balapan ini. Joker juga tidak mau kalah untuk ke dua kalinya. Mereka saling susul – menyusul, tanpa takut saling menabrak satu sama lain. Yuri pun tiba di lokasi dimana pertandingan di mulai, dia melihat Suho dan menghamprinya. Perasaannya sekarang benar – benar tidak enak, dia berharap semoga Kai baik – baik saja. Satu putaran pun sudah terlewati, Kai dan Joker masih dalam pertandingan yang sengit. Putaran ini menentukan siapa pemenangnya, mereka sudah terlihat oleh para penonton.

“ Kai, kumohon baik – baiklah. Aku benar – benar merasakan sesuatu tentangmu “, kata Yuri yang terus berdoa agar Kai selamat.

Tanpa sengaja Kai melihat ke arah penonton, dan disana dia melihat yeoja yang dia cintai. Hal itu membuat konsentrasinya buyar, dan dia kehilangan arah membuatnya susah mengendalikan mobilnya, namun karena kecepatannya yang berbeda dari biasanya membuat mobilnya terbanting – banting. Semua penonton diam melihat kejadian itu. Yuri terperanjat saat melihat mobil Kai jungkir balik.

“ KKKAAAAAIIIIIII!!!!! “, teriak Yuri saat melihatnya.

Polisi dan ambulan pun datang ke tempat itu. Beberapa orang di tangkap karena balapan liar ini. Yuri yang terisak tidak percaya bahwa Kai mengalami kecelakaan. Kai dibawa menuju ambulans dengan darah di seluruh tubuhnya. Yuri yang ada di samping Kai memegang tangan Kai erat dan terus menangis.

“ Kai jangan tinggalkan aku! Kumohon! “, kata Yuri dengan air mata yang turun deras dipipinya.

“ Yu…Yu…ri-aaa uljima “, kata Kai yang masih memiliki kesadaran dan mencoba menghapus air mata Yuri dengan tangannya.

“ Kai, aku minta maaf padamu karena telah salah paham “, kata Yuri yang terus terisak.

“ Gweeen… chaana… Goma…wo… kare…na kau te…lah mengi…si hari – ha…ri…ku de…ngan in… dah, Baha… gialah de…ngan Nam…ja itu. Dia ya…ng ter… baik un..tukmu. Sa…rang…hae! “ kata Kai dengan tenaga yang tersisa. Dia pun akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir.

“ Andweeee!!!!! Kau tidak boleh meninggalkanku Kai!! Bangun Kai!!! Bangun!!! Kumohon “, teriak Yuri histeris namun Kai telah pergi untuk selama – lamanya.

“ Mianhae Agashii, dia sudah meninggal dunia “, kata seorang Suster pada Yuri. Yuri lemas dan jatuh terduduk di lantai.

“ Nadoo saranghae Kai! “ Kata Yuri sambil terus menangis.

***

“ Omma!! Yeobo!!! “, kata Anak dan Appanya memanggil Ibu dan Anaenya di meja makan.

“ Mana susuku!!! Mana Kopiku!!! “, kata mereka berdua sambil teriak.

“ Neh, jakkaman “, kata Yeoja itu menghampiri anak dan Nampyeonnya.

“ Kalian ini, berisik sekali bisa tidak kalian damai sekali saja? “ kata Yeoja itu sambil berkacak pinggang.

“ Itu Appa duluan, Omma kan milikku “, kata sang anak sambil memeluk Ommanya.

“ Andweh, Yeobo kau kan milikku “, kata Appanya tak mau kalah.

“ Ya ampun Kai dan kau Kyuhyun Oppa, kalian ini masih saja selalu bertengkar “, kata Yeoja itu yang pastinya adalah Yuri.

“ Sudah kalian harus sekolah dan ke kantor cepat siap – siap nanti kalian terlambat “, kata Yuri pada anak dan Nampyeonnya.

“ Omma, aku pergi dulu “, kata Kai sambil mencium pipi Yuri.

“ Yeobo, aku ke kantor dulu ya “, kata Kyuhyun sambil mencium bibir Yuri.

“ Appa curang, aku kan hanya mencium pipi Omma “, kata Kai sambil cemberut.

“ Karena Ommamu milik Appa “, kata Kyuhyun terkekeh sambil berjalan menyeret (?) Kai untuk pergi.

“ Shireo, aku mau cium Omma lagi “, kata Kai.

“ Andweh! Kajja! “, kata Kyuhyun yang tidak membiarkannya menghampiri Yuri. Yuri hanya tertawa sambil geleng – geleng kepala.

“ Yuri-a jangan memasukan namja lain ke rumah Arraseo? “, kata Kyuhyun memperingatkan anaenya.

“ Omma, jangan  berbicara dengan anak namja lain Omma “, kata Kai ikut – ikutan.

“ Neh, kalian yang terbaik untukku “, kata Yuri sambil tetawa melihat tingkah nampyeon dan anaknya itu.

“ Semenjak apa yang terjadi padaku dan  Kai dulu Kyuhyun Oppa berubah menjadi pencemburu, bahkan dengan Kai anaknya sendiri. Tapi sekarang aku tahu Cinta tidak akan sempurna, jika bukan kita yang menyempurnakannya. Aku mencintai kalian berdua kai dan Kyuhyun Oppa. Kai apa kau juga bahagia di sana ?” kata Yuri sambil menatap langit.

—– The End —–

Jangan lupa RCL nya ya!!!

Don’t Siders!!!

Don’t Plagiat!!!

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

55 thoughts on “LOVE YOU TWO ( ONESHOOT )

    1. iya, tapi kainya renkarnasi jadi anaknya Yuri ma Kyu ^^
      iya Kyu nya terlalu baik makanya Yuri jadi ngerasa pengen di cemburuin. kependekan ya? hehehe😛 soalnya memang rada ngebut waktu bikinnya, takut idenya langsung ilang🙂

  1. eon kyuhyun oppa kebaikan tuh…pdhal dia kn sbnerny evil bgt…hehe
    kasian kai akhirny mninggal…hikz
    kai nya knp ga buat aku aj eon??
    alur critnya kcepetan eon,,,pdhl kalo lbih pnjang pst konfliknya lbh seru n lbih tegang eon…
    aku tnggu ff slanjutnya y eon,,,smngat!!!

    1. neh, Kyuppa emang disini terlalu baik, saking baiknya Yuri ngerasa gak pernah di cemburuin hehehe🙂
      iya boleh ( langsung di gebukin fans Kai gara-gara sok ngijinin😛 ) kecepatan ya? padahal udah ngabisin 19 Lembar di Word… ^^
      ok gomawo ^^

  2. si evil baik gitu? huahahahahaha
    merasa melayang #eh

    keren sih di arena balap, kece nih ff kamu midah ^^

    postermu pasti kece deh kalo lebih besar ukurannya hohoho

    oh ya berhubung kyu ultah tanggal 3 feb nanti, kamu ada planning buat ff special ultah kyu?

    all out keren, ga ada typo malah, good job

    1. keren ya? Gomawo eonni ^^
      iya nanti aku besarin posternya🙂
      ultah kyu ya? boleh – boleh nanti aku pikirin alur ceritanya🙂
      Ga ada typo? berarti udah ada kemajuan, semuanya juga saran dari eonni🙂

  3. Omo unnie gx sangka ada nama q di sini senang bngt kekeke permintaan q ternyata ∂ï kabulkan makasih ya unnie 1000 jempol deh utk unnie tp kasian jga kai oppa meninggal tp gpp deh kan kai nya ∂ï buat nama anaknya KyuRi hehehe betul kata icha unnie bsk kan ultah kyu oppa buat ff special ultah kyu ada yuri unnie nya dong #ne reader bnyk maunya ya plakk#

    1. bukan pelarian sih, hanya Kyuppa itu terlalu baik sedangkan Yuri pengen di cemburuin nah semua yang g da di Kyuppa ada di Kai ^^ sebenarnya cinta pada dua Pria halah bahasanya😛
      Gomawo ^^

  4. Kyuri again.. Jjang..
    Seneng bnget bca ff ber-castkan mreka brdua.. ( ื▿ ืʃƪ)

    Nice chinggu..
    Di tunggu ff lainnya yah.. ^^

    Klo boleh request, bkin ff cinta segitiga, Yuri – Kyuhyun – Kris..
    Srasa pngen bca ff mreka soalnya.. Heheh.. (‾▿‾)♉

  5. Wahhh daebak, cuma pas kai meninggal terakhir balapan kesannya maksa soalnya cepet bangett haha
    Tapi seneng liat kyuppa yang baiknya minta ampun
    Overall udah bagus ko🙂
    Banyak banyak bikin ff KyuRi ya chingu😀

  6. huwaaa kai cinta bgd ama yul ampe matipun masi bilang cinta ama yuri #terharu…
    Kenapa yuri ga dibikin bersatu aja sama 2 namja itu thor #plakk

    keke endingya lucu anaknya juga rebutan yuri ama bapaknya ckck
    😀

  7. WOW
    Sedih ya KAI dead
    Tapi gpp krna KYURI
    Wkwkwkwkwk
    Emang sih enak kl punya pacar Ɣɑ̤̈ŋg pencemburu tapi klo udh over ckckckck ƍƌǩ  enak juga thor
    Btw ff author memang DAEBAK
    KYURI , YULSUNG , YULHAE jjjjjjjjaaaaannnngggggggggg !!!!!!

  8. Bang epil bisa baik kayak gitu? G mungkin bgt*dilempar kyu oppa

    Tp, kayaknya kecepetan deh alurnya! Maksa bgt gitu Kai nya mati😄

    Ff nya keren keren keren bgt bgt bgt *apaan sih?

    Di tunggu oen, karya2 oennie yg spectacular cetar membahana*readers aneh? ._.v

  9. waaa KyuHyun setia banget🙂
    seneng akhirnya tetep KyuRi yaa🙂 itu yang namanya Kai jadi nama anak mereka yaa?
    KyuRi jjang!! daebak, lope lope🙂

    fighting buat ffnya ya Unnie

  10. Kyu yang dulu beda bgt dg watak aslinya(kyu asli).. Tp kyu yg skrg aq suka dia dah kmbli mjd evil hahaha masak sama anaknya saja cemburu?¿
    Atau jgn2 dia cemburu gr2 anaknya jg brnama kai? Hahaha mencoba menerawang dan bwt yuri eonnie jgn inget2 kai(mantan)terus,aq gk mau ngeliat kyuppa sedih…n specialnya bwt eonnie..chukkae eonnie…ff mu memang yg terbaik

  11. omo so sweet bener yak. Sumpah q jadi ketawa gaje pas part endingnya. Masa kyuppa cemburu sama anaknya,haahaaa. Authornya daebak lah. 2 jempol thor buatmu

  12. huwa….
    Kai kok dead sih,,
    Plak,,,
    Hehehe,,,
    Pertama aku pikir kai selamat.
    Ternyata oh ternyata malah pergi,,

    Kekeke,,,
    Nice ff

  13. Q nyesek pas tau kyu mlih kai dan nyangka akhrnya ma kai…. Kkkk ntahlah pas liat kai d.kcelakaan q bukan sedih tpi mlah bahagia *plakk* endingnya keren… Kyu kyu anak sndiri d.cmburuin n lucu juga liat kai yg tak maw kalah ckckck bapak ma anak sama z -_- gini kali ya klo kyuri nikah bneran *amin lgi ^__^

  14. kq critax kyk film yg aq tonton tp di flm yg selingkuh tu cwox gra2 cwex terlalu baek.
    tp endingx sama n selingkuhanx jg akhirx mati.
    tp gpp, bgus kq author…
    ditunggu ff selanjutnya…

  15. Bgus thor cerita’a
    pas pertama baca udah ngira” bakal kaya apa eh ternyata salah semua #adeh jadi malu^^
    Gak nyaka sumveh kai nya bakal end,,
    emang g suka sih ama ff yg ada meninggal2 nya rasanya kasian tpi g apalah yg penting bukan KyuRI yg meningal kkk~ #evilsmirk(?)

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s