Posted in Angst, Fanfiction, Nc, Romance

Cause Him… chapter 3

cause him 3 Yuri Kyuhyun

Annyeong readers, aku kembali lagi dengan part 3, mianhae lama ngepostnya soalnya idenya kadang – kadang hilang dengan tiba – tiba. Di part ini sepertinya rada – rada aneh cos otak authornya lagi error, jadi mian jika banyak kata – kata yang rada Nc.
Title : Cause Him… chapter 3
Author : Lee Midah ( Kyulhae4ever )
Cast : Cho Kyuhyun, Super Junior
Kwon yuri, SNSD
Seo johyun as Seohyun, SNSD
Nickhun Horvejkul, 2PM
Im Yoona, SNSD
Lee Donghae, Super Junior
Other cast : Find yourself
Lenght : 3/? Chapter
Genre : Romace, Love, Accident sisanya katagoriin sendiri ya ^^
P/G : +17 NC ( tapi gak ada adegan yang aneh – aneh kok, hanya kata – katanya butuh imajinasi dewasa hehehe ^^v ) jadi bagi yang masih merasa child. Mianhae!!!

 

Happy Reading!!!

“ Kau…!!! “ kata Yuri kaget saat melihat Kyuhyun.

Author Pov :
Kini mereka berempat berada di satu meja. Yuri yang duduk berhadapan dengan Kyuhyun, sedangkan Seohyun dan Nickhun. Yuri diam tanpa mengeluarkan satu patah kata pun tak berani melihat pada Kyuhyun begitu juga Kyuhyun yang terus memandanginya. Mereka sama – sama diam membuat Seohyun dan Nickhun merasa aneh.
“ Hmm… apa kalian kenal satu sama lain? “, tanya Seohyun.
“ Ania! “, kata Yuri dan Kyuhyun bersamaan.
“ Wah… kalian kompak sekali “, kata Nickhun takjub.
“ Tapi kenapa kalian hanya diam saja? “, tanya Seohyun yang memandang pada Kyuhyun dan Yuri bergantian.
“ Aku hanya tidak mengerti dengan nama makanannya saja “, kata Yuri mencoba bersikap biasa.
“ Kalau aku hanya merasa senang saja bisa makan disini “, kata Kyuhyun sambil tertawa hambar.
“ Neh, kau pasti menyukainya karena disini makanan Pranscisnya sungguh enak. Yuri-a kau mau makan apa? “, kata Nickhun lalu memandang Yuri.
“ Neh?! Oh apa saja sunbae, terserah kau “, kata Yuri sambil tersenyum paksa.
“ Oppa kau mau pesan apa? “, giliran Seohyun yang bertanya pada Kyuhyun.
“ Apa saja yang kau pesan aku pasti makan “, kata Kyuhyun sambil tersenyum manis pada Seohyun lalu melirik Yuri. Yuri pun melihat Kyuhyun dengan tatapan tidak suka.
“ Sok manis sekali dia, membuatku ingin muntah saja “, kata Yuri dalam hati.
“ Kenapa dia menatapku seperti itu, jangan – jangan dia cemburu padaku? “, kata Kyuhyun dalam hati.
“ Yuri-a bagaimana kalau Fitter di Mare, Croque Monsieur, quiche, escargot dan foie gras? “, tanya Nickhun pada Yuri yang membuat Yuri bengong karena tidak mengerti dengan nama makanan yang di sebutkan oleh Nickhun.
“ Neh, terserah sunbae saja “, kata Yuri sambil mengangguk – anggukan kepalanya pelan.
“ Oppa, bagaimana kalau Luigi’s White Sou, Aglio Olio Smoked Beef, dan Ravioli Salmon? “ tanya Seohyun pada Kyuhyun.
“ Tentu saja, apapun yang kau pilihkan pasti enak “, Kata Kyuhyun sambil memandang pada Yuri, namun Yuri pura – pura memandang ke arah lain. Sambil menunggu makanan Seohyun dan Nickhun terus saja bercerita terkadang Kyuhyun juga ikut berbicara. Lain halnya dengan Yuri, dia hanya diam dan ikut tersenyum saja pada mereka. Setelah makan datang mereka pun menyantap makanan yang telah di pesan. Yuri merasa ingin ke toilet, dan dia pun ijin pada mereka semua lalu meninggalkan meja itu. Kyuhyun yang melihat Yurin pergi bermaksud ingin mengikuti Yuri dan pura – pura ingin pergi ke toilet. Kyuhyun menunggu Yuri di luar toilet Yeoja, setelah beberapa menit menunggu akhirnya Yuri keluar dari toilet.
Yuri Pov :
Setelah selesai dengan urusanku di toilet aku pun keluar, saat aku keluar betapa kagetnya aku saat melihat seorang namja tengah menunggu di luar. Dan namja itu adalah nappeun namja itu. Untuk apa dia disana? Jangan bilang kalau dia sedang menungguku? Akupun mencoba bersikap biasa dan pura – pura tidak melihatnya disana. Aku pun berjalan melewatinya namun tiba – tiba dia membuatku kaget dengan menarik tanganku lalu menyenderkanku ke dinding .
“ Ya~ Apa yang kau lakukan? “, tanyaku yang masih kaget dengan aksinya.
“ Kita butuh bicara “, katanya sambil menatapku.
“ Bicara apa? Tidak ada yang perlu di bicarakan “, kataku dengan pura – pura tidak tahu apa yang dia maksud.
“ Kau tidak usah pura – pura tidak tahu, tentu saja tentang kita berdua “, katanya yang masih menatapku lalu mencoba mendekatkan wajahnya padaku.
“ Tentang kita berdua? Memangnya ada hubungan apa antara kita? “, tanyaku sambil mencoba berpaling dari wajahnya.
“ Kau lupa? Apa butuh aku ingatkan? “, tanyanya sambil mencoba semakin mendekatkan wajahnya dan tubuhnya padaku.
“ Ya~ kita tidak punya hubungan apapun jadi kau jangan macam – macam padaku !!!“ kataku dengan nada tinggi dan sedikit mendorong tubuhnya untuk menjauh dariku.
“ Kita memang tidak punya hubungan, tapi kita pernah melakukan…” katanya yang langsung saja aku potong.
“ Diam! Aku tidak ingin membahasnya “, kataku yang merasa marah saat dia akan mengatakan hal itu.
“ Mwo?! “, katanya kaget dan tidak percaya.
“ Kita tidak punya hubungan apa – apa, yang terjadi saat itu hanyalah kesalahan. Kau tidak usah mengungkitnya lagi “, kataku dengan nada datar.
“ Bagaimana bisa aku tidak mengungkitnya hal itu pertama kalinya untukmu dan…. “ katanya lagi yang aku potong.
“ Memang hal itu pertama kalinya untukku, tapi nappeun namja sepertimu tidak akan tahu bagaimana perasaanku jadi kumohon jangan pernah membahasnya lagi. Terlebih didepanku dan satu hal lagi jangan coba untuk menemuiku lagi “, kataku dengan kesal dan mencoba untuk pergi namun dia menarikku lagi, tapi aku langsung menendang kakinya sehingga dia meringis kesakitan dan melepaskan tanganku. Aku benar – benar tidak tahan jika melihatnya, aku merasa kesal dan marah. Kenapa harus dia orang yang pertama kali melakukannya padaku?

Kyuhyun Pov :
“ Aw…apo!!! “, aku meringis kesakitan setelah Yuri menendang kakiku dan pergi begitu saja. Apa dia marah padaku? Dia bilang aku ini nappeun namja? Kenapa aku kesal dia menganggapku seperti itu? Bagaimana bisa dengan mudah dia bilang padaku untuk tidak mengungkitnya? Ini juga pengalaman pertama untukku. Dia benar – benar yeoja yang aneh, bukannya meminta pertanggung jawabanku malah menyuruhku melupakannya begitu saja. Setelah satu bulan ini dia mengganggu pikiranku dan aku harus melupakannya? Huh lihat saja Kwon Yuri kau pasti akan merubah pikiranmu, karena aku tidak mungkin melepaskanmu begitu saja. Kau benar – benar membuatku gila!!! Aku pun kembali ke meja di mana Seohyun berada, tunggu kenapa hanya ada Seohyun disana? Dimana Yuri dan Nickhun berada?
“ Oppa kenapa kau lama sekali? “, tanya Seohyun saat aku duduk di kursiku.
“ Mianhae, tadi ada sedikit masalah tapi gwenchana. Yuri dan Nickhun mana? Apa mereka sudah pergi? “, tanyaku pada Seohyun.
“ Neh, tadi sepertinya Yuri ingin pulang, dan Nickhun oppa mengantarnya “, jawab Seohyun dan aku hanya meng-oh-kan saja.
“ Oppa, kau akan mengantarku ketempat pemotretan kan? “, tanya Seohyun padaku.
“ Jigeum? “, tanyaku balik.
“ Neh. Apa kau lupa, tadi kan Leeteuk oppa mengatakannya padamu sebelum kita makan siang? ”, katanya yang baru aku ingat memang tadi Leeteuk hyung menyuruhku membawa Seohyun kembali ke Studio.
“ Geurae? Ya sudah kajja! ”, kataku sambil beranjak dari kursiku dan Seohyun mengikutiku. Sepertinya aku harus menanyakan dimana Nickhun kuliah karena dia pasti satu kampus dengan Yuri.
“ Seohyun-a, Nickhun itu kuliah dimana? “, tanyaku sengaja dengan biasa agar Seohyun tidak curiga.
“ Kalau gak salah di Chung ang University, waeyo oppa? “, katanya lalu bertanya padaku.
“ Hmm… Ania hanya bertanya saja “, kataku sambil senyum padanya. Yes akhirnya aku tahu dimana Yuri kuliah. Sampailah kami di studio tempat Seohyun pemotretan aku tidak menemaninya karena pasti membosankan menunggunya.
“ Oppa kau tidak ingin melihatku pemotretan? “, tanya Seohyun.
“ Mian Hyun-a, aku sudah janji dengan Donghae dan yang lainnya jadi apa boleh buat “, kataku padanya padahal aku tidak pernah ada janji dengan mereka walaupun aku memang berencana menemui mereka.
“ Ya sudah kalau begitu, hati – hati oppa bye! ”, katanya sambil mencium pipiku dan melambaikan tangannya.
Aku hanya membalas dengan senyum dan ikut melambaikan tangan juga.

Yuri Pov :
Aku sampai ke rumahku setelah diantarkan Nickhun sunbae. Aku benar – benar badmood setelah bertemu dengan namja itu. Tapi kenapa saat dia menatapku tadi rasanya seperti, molla aku juga tidak mengerti.
“ Gomawo sunbae “, kataku saat aku turun dari mobilnya.
“ Neh cheonma, tapi seharusnya aku yang berterima kasih karena aku yang mengajakmu “, kata Nickhun sunbae sambil memamerkan smile killernya.
“ Tidak apa – apa aku juga senang kok “, kataku sambil tersenyum manis.
“ Ya sudah istirahatlah kau patsi lelah “, katanya menyuruhku masuk ke rumah.
“ Neh, anyeong jalja Sunbae! “, kataku sambil melambaikan tanganku dia pun membalasnya kemudian pergi dengan mobilnya. Haaah dia namja yang baik berbeda dengan Kyuhyun. kenapa aku jadi membandingkan mereka? Aish! Kwon Yuri lupakan namja itu. Saat aku masuk kedalam rumah tiba – tiba Yoona mengagetkanku.
“ Yoo…!!! “, katanya yang tiba – tiba muncul di hadapanku.
“ Ya~ Im Yoona, kau ingin membuatku jantungan huh?!” kataku dengan kaget,
“ Hehehe Mian, habisnya aku penasaran sih “, katanya sambil terkekeh.
“ penasaran mwoya? “, tanyaku padanya.
“ Ya tentang acara makan siang kalian “, katanya sambil mengikutiku masuk ke dalam kamar.
“ Tidak ada yang spesial hanya makan di restoran Prancis saja “, kataku sambil duduk di tempat tidurku.
“ Mwo?! Restoran Prancis? Itu kan restoran mahal. Sayang sekali aku tidak ikut, sepertinya makanannya enak – enak “, katanya sambil cemberut.
“ Suruh siapa kau tidak jadi “, kataku sedikit menggodanya.
“ Aish! Ini semua karena si BEAST itu!!! Kalau saja dia tidak ikut, aku pasti pergi bersamamu “ katanya dengan kesal.
“ Sudahlah kapan – kapan kau makan saja di sana, dengan Taecyeon. Hahaha!! “, kataku menggodanya. Dia sangat lucu kalau lagi kesal.
“ Ya~ Kwon Yuri awas kau ya! Siapa yang mau makan dengan si BEAST itu “, katanya sambil menggelitikku dan aku pun membalasnya. Setidaknya aku lupa dengan rasa kesalku karena namja yang bernama Kyuhyun.

 

Author Pov :
Kyuhyun datang ke Apartement Siwon karena di sana memang tempat mereka nongkrong, Siwon tidak tinggal bersama orang tuanya karena dia lebih memilih tinggal di Apartement. Apartement ini lah yang sering dijadikan tempat nongkrong, minum bersama bahkan tidur bersama. Tanpa minta ijin dulu Kyuhyun langsung masuk ke dalam karena dia, Donghae dan Eunhyuk mengetahui password dari Apartement Siwon. Saat dia membuka pintu ternyata disana sudah ada Donghae dan Jessica yang sedang berciuman juga Eunhyuk dan Hyoyeon sedang menari – nari hiphop.
“ Ya~ kalian harusnya cari ruangan! ”, kata Kyuhyun pada Donghae dan Jessica. Membuat mereka berdua melepaskan ciumannya.
“ Kau ini mengganggu saja! “ , kata Donghae kesal. Jessica hanya tersenyum malu saja.
“ Anyeong Sica! “, sapa Kyuhyun pada Jessica.
“ Anyeong! “, jawab Jessica sambil tersenyum malu.
“ Ya ~ Hyukie sampai kapan kau mau menari – nari seperti monyet begitu? “, kata Kyuhyun yang membuat Eunhyuk dan Hyoyeon berhenti.
“ Kau ini seenaknya saja mengatai orang! “, kata Eunhyuk kesal. Kyuhyun hanya terkekeh saja.
“ Siwon eodiseo? “, tanya Kyuhyun pada mereka berdua.
“ Tuh di kamarnya bersama Tiffany “, kata Donghae sambil menujuk pada sebuah kamar diujung. Keluarlah Siwon sambil merapikan bajunya dengan wajah berkeringat.
“ Ya~ kau ini habis lari maraton ya? “, tanya Eunhyuk yang membuat wajah Siwon merah dan yang lain tertawa.
“ Kau ini mentang – mentang (?) sudah bertunangan tidak bisa sabar sedikit “, kata Donghae yang langsung mendapat tatapan tajam dari Siwon. Keluarlah Tiffany dari kamar yang sama dengan keadaan rambut yang basah. Dengan wajah yang sama memerahnya dengan Siwon dia pun mendekati Siwon dan duduk di sampingnya.
“ Sepertinya aku harus pergi, karena ada latihan. Teman – teman yang lain pasti sudah menungguku “, kata Hyoyeon pada Eunhyuk.
“ Apa perlu aku antar? “, tanya Eunhyuk.
“ Ania, Gwenchana. Aku bisa berangkat sendiri. Donghae, Siwon dan Kyu aku duluan ya bye! “ , kata Hyoyeon pamit.
“ Neh, hati – hati ya!!” jawab mereka bertiga.
“ Jessi, Fany aku duluan bye! ”, kata Hyoyeon pada Tiffany dan Jessica. Hyoyeon pun pergi meninggalkan Apartement Siwon.
“ kalau begitu kami berdua juga duluan ya. Bye ! “, kata Tiffany dan Jessica lalu mencium pacar mereka masing – masing.
“ Ya~ Kyu ini semua gara – gara kau, mereka jadi Pergi “, kata Donghae mengeluh.
“ Ya~ apa hubungannya denganku? mereka pergi karena urusan mereka masing – masing “, kata Kyuhyun sambil mengangkat bahunya.
“ Siwon-a tidakah kau takut Tiffany hamil? “, tanya Kyuhyun pada Siwon.
“ Hamil? Aku kan pakai pengaman jadi tidak masalah “, kata Siwon sambil tersenyum tenang.
“ Makanya sekali – kali kau coba ajak Seohyun, kau pasti tahu rasanya “, kata Eunhyuk yang langsung di lempar bantal oleh Kyuhyun.
“ Ya~ Seohyun itu masih polos dan aku tidak mungkin melakukan itu dengannya “ kata Kyuhyun.
“ Tapi aku melakukannya dengan yeoja lain “, kata Kyuhyun dalam hati.
“ Jadi kau ingin melakukannya dengan yeoja lain? “, tanya Donghae dengan nada menggoda.
“ Ya~ kenapa kalian jadi membahas hal itu? Kalian tahu aku kan? “, kata Kyuhyun dengan sombong.
“ Neh, kau memang playboy tapi kau playboy virgin! “ kata Eunhyuk sambil tertawa diikuti oleh Siwon dan Donghae.
“ Ania, siapa bilang aku masih virgin? Aku juga sudah pernah melakukannya. “, kata Kyuhyun keceplosan karena kesal dengan teman – temannya.
“ Mwo??? Jinjja??? “, kata mereka bertiga kaget langsung berhenti tertawa. Kyuhyun yang merasa keceplosan langsung diam tak berkutik.
“ Ya~ apakah itu benar? Kapan? Dimana? Dengan siapa? “, tanya Siwon, diikuti oleh Donghae dan terakhir Eunhyuk.
“ Otte? Aku harus jawab apa? “, kata kyuhyun dalam hati karena dia gugup sekarang ditatap oleh tiga orang temannya.
“ Itu…anu….hmm… “, kata Kyuhyun gugup.
“ Ya~ palli katakan pada kami! ”, kata mereka bertiga yang penasaran.
“ Di party Donghae sebulan yang lalu, di kamar Club dengan…. “, kata Kyuhyun yang ragu menyebutkan nama Yuri.
“ Dengan…. Nugu? “, kata Siwon.
“ Palli! Katakan! ”, kata Donghae.
“ Yu…Yu..Yuri “, kata Kyuhyun yang hampir memelankan suaranya.
“ Mwo?? Yuri? Nugu? “, tanya Eunhyuk karena dia dan Siwon memang tidak bertemu dengan Yuri.
“ Yuri… Yuri… Yuri??? sepertinya aku pernah dengar “, kata Donghae sambil berpikir.
“ Tentu saja, temannya kan dance denganmu “, kata Kyuhyun membantu Donghae mengingat.
“ Oh aku tahu, tapi Mwo??? Kau melakukannya dengan Yuri? “, kata Donghae yang kaget karena baru sadar kalau Yuri itu Yuri temannya Yoona.
“ Bagaimana bisa? “ , tanya Siwon. Lalu Kyuhyun menceritakan semua sehingga ada sedikit kelegaan dalam dadanya.
“ Neol micheoseo!!! Kau mencampurkan obat kedalam minumannya?? “, kata Siwon tidak percaya.
“ Aku juga tidak mengapa aku melakukannya? Yang pasti saat itu aku memang mengingikan Yeoja itu “, kata Kyuhyun.
“ Ya~ tapi mengapa harus memakai obat? Kau tahu dia itu bukan yeoja sembarangan? “, kata Donghae yang dulu pernah mengingatkannya.
“ sudah ku bilang aku tidak tahu, saat aku dance dengannya dia sungguh membuatku bergairah. Dan saat dia menolakku, aku semakin menginginkannya “, kata kyuhyun sambil bersandar di kursi.
“ Aku tidak menyangka kau senekad ini Kyu? “, kata Eunhyuk sambil menggeleng – gelengkan kepalanya.
“ Terus sekarang bagaimana keadaannya? “, tanya Siwon.
“ Tadi siang aku bertemu dengannya, namun sepertinya dia sangat membenciku “, kata Kyuhyun dengan lemas.
“ Jelas saja dia membencimu, kau itu memperkosanya! “, kata Donghae dengan nada tinggi.
“ Ya~ aku juga tidak tahu kenapa aku bisa senekad itu? Tapi dia juga tidak menolaknya saat kami melakukannya, jadi bisa dibilang kami melakukannya karena sama – sama suka “, kata Kyuhyun membela diri.
“ Kau ini benar – benar namja yang sulit di percaya, kalau begini Seohyun mau kau apakan? “, tanya Siwon.
“ Molla, perasaanku padanya emakin hari semakin berkurang, atau mungkin dari awal aku memang tidak pernah mencintainya. Karena selama sebulan ini yang ada di pikiranku hanya Yuri “, jawab Kyuhyun.
“ Apa rencanamu sekarang? “, tanya Donghae pada Kyuhyun.
“ Yang jelas aku harus menemuinya “, jawab Kyuhyun dengan mantap.
“ Lalu setelah kau menemuinya, apa yang akan kau lakukan? “, sekarang giliran Siwon yang bertanya.
“ Hmm… itu… molla, tapi jika memang dia hamil olehku, tentu saja aku akan bertanggung jawab “, jawab Kyuhyun lagi.
“ Hamil?!!!! “, tanya Donghae, Siwon dan Eunhyuk bersamaan dengan kaget.
“ Ya~ bisakah kalian tidak berteriak? “, kata Kyuhyun sambil mengusap – usap telinganya.
“ Bagaimana kau tahu kalau dia hamil? “, tanya Donghae.
“ Bukankah kita menemukan test pack saat kita di cafe? “, kata Kyuhyun.
“ Jadi test pack itu milik Yuri? “, tanya Siwon yang di jawab anggukan oleh Kyuhyun.
“ Donghae-a besok kau antar aku ke Chung Ang University untuk menemuinya “, kata Kyuhyun pada Donghae.
“ Mwo?! Kenapa aku? “, kata Donghae sambil menunjuk dirinya sendiri.
“ Pokoknya besok kau ikut denganku “, kata Kyuhyun sambil beranjak pergi dari apartement Siwon tanpa menunggu jawaban dari Donghae.
“ Aish! anak ini! “, kata Donghae sambil geleng – geleng kepala melihat Kyuhyun pergi.

 

Yuri Pov :
Hari ini sungguh melelahkan padahal masih ada satu mata pelajaran lagi. Tidak tahu kenapa akhir – akhir ini aku sering merasa lelah? Rasanya lemas sekali bahkan nafsu makanku berkurang karena aku sering mual saat ada makanan di didepanku.
“ Yul, kau kenapa? Dari tadi kau kelihatan lemas sekali “, tanya Yoona yang sedang berjalan denganku.
“ Gwenchana, hanya sedikit lelah saja “, jawabku dan memaksakan senyum.
“ Wajahmu pucat sekali, apa kau sarapan tadi pagi? “, tanya Yoona khawatir.
“ Neh, aku tidak ada nafsu untuk makan. Dan sering sekali terasa mual “, kataku dengan lemas.
“ Kau seperti orang hamil saja “, kata Yoona dengan nada bercanda yang membuatku kaget dan berhenti berjalan. Orang hamil? Apakah aku benar – benar hamil?
“ Mwo?!!! “, kataku kaget.
“ Waeyo Yul? Kenapa kau kaget seperti itu? “, tanya Yoona aneh dan ikut berhenti berjalan.
“ Anio, hehe Gwenchana. Aku mungkin hanya kelelahan saja “, kataku sambil tertawa hambar.
“ Kau itu terlihat aneh belakangan ini. Apa kau ada masalah? “, tanya Yoona dengan tatapan menyelidik
“ Anio, sudah kajja! Nanti Mr. Yang marah jika kita telat “, kataku lalu berjalan mendahuluinya.
“ Ya~ Kwon Yuri tunggu aku!!! “, katanya sambil menyusulku.
Akhirnya jam pelajaran pun berakhir, aku ingin segera pulang dan istirahat. Tapi mengingat apa yang di katakan Yoona tadi membuatku tidak tenang. Apakah aku benar – benar hamil? Apa yang aku takutkan terjadi? Otteoke? Yoona tidak pulang denganku karena dia harus latihan untuk klub dramanya. Sedangkan aku memang sih ada latihan dance tapi aku sedang tidak punya semangat untuk dance. Aku pun berjalan keluar gerbang menuju terminal bus. Namun tiba – tiba ada seseorang yang membekap mulutku
“ Hmm…hmmm…hmmm…. “ ,kataku berusaha berteriak. Ommo! Apakah aku di culik?
“ Tenanglah, jika kau tidak ingin aku berbuat macam – macam padamu “, kata seorang namja yang berbisik di telingaku. Suara ini, kenapa tidak asing denganku? lalu namja ini membawaku masuk kedalam sebuah mobil yang mewah sekali. Sebenarnya siapa dia? Kenapa dia membawaku? Saat kami sudah masuk, ternyata di dalam mobil itu ada seseorang yang menunggunya. Jadi mereka berdua? Otteoke?! Apa aku harus melawannya? Saat didalam mobil aku melihat namja yang satu lagi yang sepertinya tidak asing denganku. Wajah itu aku mengenalnya, neh aku yakin pernah melihatnya. Lalu namja yang membekapku melepaskan tangannya dari mulutku. Aku pun berbalik untuk melihat siapa dia? Aku kaget ternyata dia adalah Kyuhyun namja yang sangat aku benci.
“ Kau?! Apa yang ingin kau lakukan? “, kataku membentaknya karena aku benar – benar marah sekarang.
“ Tenanglah dulu, aku hanya ingin bicara denganmu “, katanya sambil mencoba memegang bahuku namun aku menangkis tangannya.
“ Bicara? Ya~ kau menculikku hanya untuk bicara? Jinjja, sudah kubilang jangan muncul dihadapanku lagi. Tapi kau malah datang untuk bicara denganku? “, kataku dengan kesal.
“ Aku hanya ingin bicara baik – baik, jika aku menemuimu langsung kau pasti tidak mau berbicara denganku. Jadi aku terpaksa melakukan ini “, katanya padaku.
“ Baiklah jika kau memang ingin bicara, tapi suruh temanmu keluar dari mobil ini. Karena ini urusan kita “, kataku yang tidak punya pilihan lagi. Dia menyuruh temannya Donghae untuk keluar dari mobil ini. Setelah Donghae keluar dia menatapku yang membuatku tidak nyaman.
“ Sekarang bicaralah, aku tidak ingin berlama – lama disini denganmu “, kataku dengan kesal. Sejujurnya aku gugup karena dia memandangku dengan tatapan yang tidak kumengerti, membuat jantungku berdegup kencang. Namun aku tidak boleh terlihat gugup didepannya.
“ Aku ingin minta maaf atas apa yang aku lakukan padamu waktu itu, aku benar – benar tidak tahu apa yang terjadi denganku sampai – sampai aku melakukan hal itu padamu “, katanya dengan wajah menyesal. Huh! Dia kira bisa membohongiku, dasar nappeun namja!
“ Minta maaf? Bukankah namja sepertimu memang sudah biasa melakukan hal itu pada korbanmu?”, kataku dengan nada sinis.
“ Maksudmu? “, katanya dengan nada pura – pura kaget.
“ Sudahlah, aku tahu kau ini selalu tidur dengan yeoja yang kau inginkan? Dan kau melakukan itu padaku “, kataku yang benar – benar kesal dan marah dengannya.
“ Ya~ aku memang sering jalan dengan yeoja tapi aku tidak pernah tidur dengan yeoja lain selain kau “, katanya dengan nada tidak terima.
“ Kau pikir aku akan percaya Huh?! Sudahlah aku sudah tidak ingin berbicara denganmu lagi. Dan kau tidak usah menggangguku lagi. Sudah cukup kau menghancurkan hidupku “, kataku sambil mencoba keluar dari mobil itu namun dia menarik tanganku
“ Aku memang hanya melakukan itu denganmu walaupun dengan cara mencampurkan obat ke dalam minumanmu “, katanya sambil memegang tanganku.
“ Mwo?! Jadi kau memasukan obat ke dalam minumanku? Kau ini benar – benar brengsek! “, kataku tidak percaya lalu mecoba memukulnya karena aku benar – benar marah dengan apa yang dia lakukan padaku.
“ Ya~ ya~ya tunggu dulu aku memang menyesal melakukannya! “, katanya yang mencoba menahan pukulanku.
“ Menyesal kau bilang?! Bagaimana mungkin kau bisa melakukan hal sejahat itu padaku!!! “, kataku lagi yang semakin gencar memukulnya dengan tasku dan aku tidak bisa menahan air mataku sekarang. Aku pun menangis sambil tetap memukulinya dengan tasku.
“ Aku minta maaf! Makanya aku datang untuk menemuimu “, katanya yang langsung menghentikan tanganku dari memukulnya. Dia tertegun saat melihat air mata yang ada dipipiku.
“ Kau telah menghancurkan hidupku, kenapa kau melakukan itu padaku hiks…hiks…hiks “, kataku yang sudah tidak bisa menahan tangisanku lagi. Dia mencoba memelukku, tapi aku berontak namun dia tidak menyerah.
“ kenapa kau melakukan itu padaku? Apa salahku padamu? “, kataku terisak yang sekarang sudah kehabisan tenaga di pelukannya.
“ Mianhae… “, hanya itu yang dia katakan. Dan akupun menangis di pelukannya.

 

Kyuhyun Pov :
Saat dia memukulku dengan tasnya aku berusaha untuk menghentikannya, aku langsung memegangi tangannya agar dia berhenti. Namun aku tertegun saat melihatnya menangis.
“ Kau telah menghancurkan hidupku, kenapa kau melakukan itu padaku hiks…hiks…hiks “, katanya sambil terisak. Aku benar – benar merasa bersalah padanya. Aku mencoba untuk memeluknya agar dia merasa tenang, namun dia mencoba untuk berontak tapi aku tetap berusaha memeluknya dan akhirnya dia menyerah dan membiarkan dirinya untuk kupeluk.
“ kenapa kau melakukan itu padaku? Apa salahku padamu? “, katanya dengan terisak membuatku benar – benar sangat bersalah dengannya.
“ Mianhae…”, hanya kata itu yang bisa aku ucapkan padanya sekarang ini. Dia pun menangis di dalam pelukanku. Aku merasakan bajuku sedikit basah oleh air matanya. Dia benar – benar merasa hancur sekarang. Kyuhyun, lihatlah apa yang kau perbuat pada yeoja lugu ini? Kau telah menghancurkan masa depannya. Aku sungguh menyesal, sangat menyesal. Setelah beberapa lama dia menangis, dia pun melepaskan pelukanku dan menatapku dengan tajam.
“ Aku mohon padamu, jangan temui aku lagi. Aku benar – benar ingin melupakan semuanya. Anggap saja hal itu tidak pernah terjadi “, katanya dengan nada datar.
“ Aku tidak bisa melakukannya “, kataku dengan membalas tatapannya.
“ Tidak cukupkah kau menghancurkan hidupku? “, tanyanya kaget dengan jawabanku.
“ Aku akan bertanggung jawab dengan apa yang aku lakukan “, kataku mencoba meyakinkannya.
“ Bertanggung jawab? Apa maksudmu?! “, tanyanya dengan menatapku heran.
“ Tentu saja dengan kehamilanmu! “, kataku dengan mantap.
“ Mwo??? “, tanyanya kaget.

To Be Continue….

 

Akhirnya part 3 selesai disini, rasanya aneh menulis part ini hehehe ^^ Gomawo untuk semua Reader yang meninggalkan jejaknya di ff ku, Bagi yang baru baca jangan lupa Rcl nya ya !!!!^^ Don’t plagiat!!!! PLAGIATOR GO AWAY!!!! SILENT READER PLEASE COMMENT Now!!!

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

41 thoughts on “Cause Him… chapter 3

  1. Unnie menurut q ini tdk aneh malah
    ☺ /
    ┌♡. BɑGôôsss..;)!
    _/ \_ bngt unnie unnie ini yg aq tunggu2 buat mereka menikah dong ya2 unnie aq tunggu next part nya ^^

  2. ceritanya bagus bngt
    di tunggu kelanjutannya……..

  3. Bacanya loncat, soalnya chapter 1 n 2 nya gk bs ku temuin, chapter 3 wahhh kyu gentle bgt sih…yuri hamil?kasian tuh bocah!kyu jitu bgt sekali semprot langsung dah jadi… Hahaha

  4. Jiahahahaha… Cewenya aja gk tau dia hamil ato nggak, si kyuhyun malah dgn pedenya bertanggungjawab. Bagus kyu! Salut w! Haha
    lucu bgt kata-kata ‘playboy but still virgin’
    lanjut yah
    daebak

  5. makin seru ceritanya…
    kyu mau bertanggung jwb karna faktor kasian, menyesal atau karna mencintai yul nih,..
    hhehhehehe
    wah gmn nih klo ortu yul tau klo yul hamil.. #past disruh nikh lah..
    lanjut
    Hwaiting (Y)

  6. pada ngira kalo yuri itu hamil :O
    kyuhyun mau tanggung jawab klo yuri hamil yeyeyeyeye \*.*/😄
    seohyun paling ditendang sama kyuhyun *eh
    duhhh siwon oppa mentang” udah tunangan malah berbuat seperti itu wkwkwk :p

  7. ya ampun yoona eonnie gak tahu apa, taecyeon oppa bukan dari beast tapi 2pm..LOL
    mwo?! emang yuleon hamil?mari kita ke next part

  8. aku udah baca yg chapter sembelumnya cm aku gabung di komen sini aja. BAGUSSSSS. aku suka berimajinasi, ditiap kata2nya tuh kalau dibayangin kayak nyata dan greget bgt. lengkap dari kata2, situasi, lokasi segala mcmnya. jdnya imajinasinya dpt ngga cm tulisan kosong aja ^^

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s