Posted in Fanfiction, Friendship, Romance

(Sequel Missunderstanding) Because You My Wife

 because u my wife copy

 

Author             : Lee midah ( Kyulhae4ever )

Cast                 : Cho Kyuhyun Super Junior

Kwon Yuri SNSD

Choi Seunghyun BIGBANG

Other Cast       : Choi Sooyoung SNSD

Choi Siwon Super Junior

Kwon Jiyong ( G-dragon ) BIGBANG

Genre                : Friendship, Romance ,jealous

PG                    : + 17

Lenght             : oneshoot

 

Belum ada ide nerusin yang part, malah dapat ide bikin sequel missunderstanding. Bagi kalian yang baca mulai saat ini aku wajibkan comment, karena sebagai author aku butuh banget saran dan dukungan dari para reader sekalian. Tolong pahami itu! Arraseo! Klo mengerti silahkan baca.

Happy Reading !!!^^

 

Author pov :

Hari ini adalah bulan ke lima dari pernikahan Kyuhyun dan Yuri, setelah menikah mereka memutuskan untuk  tinggal di apartement Kyuhyun walaupun orang tua Yuri ataupun orang tua Kyuhyun menyuruh mereka tinggal di rumah mereka, Kyuhyun dan Yuri menolaknya dengan alasan ingin mandiri. Dan orang tua mereka pun menghargai keputusan mereka. Kyuhyun sibuk dengan pekerjaannya dan  Yuri  sedang sibuk dengan kuliahnya yang tinggal 1 semester lagi. Sebenarnya saat Kyuhyun melamar Yuri pada orang tua Yuri mereka keberatan dengan keputusan itu dengan alasan mereka masih terlalu muda dan setidaknya harus menunggu wisuda Yuri, namun sepertinya Kyuhyun tetap yakin dengan keputusannya sehingga orang tua Yuri pun akhirnya mengijinkan mereka menikah. Kehidupan rumah tangga mereka nyaman tetram dan walapun terkadang ada perselisihan kecil seperti kebiasaan Kyuhyun yang membuat Yuri kesal atau sikap Yuri yang masih manja dan sedikit egois yang mengharuskan Kyuhyun selalu mengalah demi membuat Yuri tidak kesal lagi padanya. Namun semua itu tak menjadi hambatan untuk cinta mereka yang sangat kuat. Bahkan Kyuhyun harus merelakan status mereka di simpan sampai Yuri lulus kuliah karena mereka takut nantinya akan menjadi ketidaknyamanan bagi Yuri dengan pandangn teman – temannya. Kyuhyun juga harus menunda malam pertamanya dengan Yuri, karena Yuri merasa belum siap melakukannya.  Kyuhyun sangat menghargai permintaan Yuri walaupun sebenarnya dia ingin melakukannya, namun Kyuhyun menahannya sampai Yuri benar – benar siap menjadi anae yang sesungguhnya. Itulah yang membuat Yuri sangat mencintai Kyuhyun pengertian, perhatian, bertanggung jawab dan namun kadang – kadang cemburuannya berlebihan sehingga mengalahkan sifat pengertiannya. Contohnya saat ada seorang namja  yang tinggal satu gedung dengan  mereka  mulai menggoda Yuri bahkan  saat Yuri sedang bersama Kyuhyun, membuat Kyuhyun benar – benar emosi dan langsung menghajar namja itu untunglah Yuri bisa mencegah nampyeon nya “membunuh orang” sehingga Kyuhyun masih bisa mengontrol emosinya. Hanya dekat dengan Yuri lah Kyuhyun merasa tenang dan selalu nyaman.

Kyuhyun pov :

Saat aku sedang dialam bawah sadarku aku merasa ada suara yang memanggil – manggilku

“ oppa….” suara yang lembut yang sudah tidak asing lagi di telingaku.

“ oppa… bangunlah ini sudah pagi…” kata suara itu dengan nada yang lembut sekali.

“ oppaaaa…. banguuun nanti kau terlambat oppaaa!!!” kenapa tiba – tiba suaranya jadi kencang sekali???? Tiba – tiba semuanya berguncang hebat  apakah ada gempa??? Semakin lama  guncangannya semakin hebat, benar ini gempa.

“ Toooloooong!!! Gempaaaaa!!!!” teriakku sambil membuka mataku. Aku langsung lari kesana kemari seperti orang yang panik. Namun tiba – tiba ada sesuatu yang mendarat diwajahku.

Buukkk…..

Ternyata  itu adalah bantal yang dilemparkan Yuri padaku.

“ apooo!!! Yuri-a kenapa kau melemparku dengan bantal??” kataku sambil meringis.

“ suruh siapa kau bangun sambil teriak dan lari – lari seperti tadi huh???” kata Yuri yang melihat aneh ke arahku.

“ lho bukannya tadi ada gempa??? Kencang sekali!!!” kataku mengingat kejadian tadi. Lalu  tiba – tiba dia tertawa terbahak – bahak padaku.

“ hahahahaha gempa???? Kau mimpi oppa??? Dari tadi aku mencoba membangunkanmu tapi kau susah sekali padahal aku sudah menggunakan semua cara. Dan kau bangun karena mimpi ada gempa?? Hahahah kau lucu sekali oppa “ katanya sambil menertawakan aku. Aku pun berpikir jadi tadi itu hanya mimpi???

“ ya~ kau berani sekali menertawakanku. Awas kau ya?!!!” kataku sambil tersenyum evil dan mencoba mendekatinya. Dia langsung terdiam dan melihat kearahku dengan tatapan takut.

“ ups… kau mau apa oppa???” katanya gugup sambil menelan ludahnya lalu melangkah mundur. Aku hanya membalasnya dengan senyuman evil.

“ jadi kau berani menertawakanku hah??? “ tanyaku yang mulai mendekatinya, dan sepertinya dia sudah terpojok di ujung tempat tidur.

“ miii….an oppa, aku hanya bercanda…” katanya yang semakin gugup. Aku terus mendekatinya lalu menindihnya.

“ mian?? Sudah terlambat!!! Sekarang terimalah hukumanmu Cho Yuri!!!” kataku yang mulai mencium bibir Yuri  dengan ganas.

“ opp….ahch..hmmmm….ammmmphhcmun “ katanya yang sudah tidak jelas lagi ku dengar dan mencoba melepaskan diri dariku, kau tidak akan bisa lepas semudah itu .  Aku terus menciuminya sampai terdengar bel berbunyi.

Ting… Tong….

Akupun menghentikan aksiku dengan kesal aku melepaskan Yuri dan bangun dari tubuhnya.

“ aish siapa yang datang pagi – pagi seperti ini sih??!!! Mengganggu saja !!!” kataku kesal, Yuri hanya terkekeh melihatku.

“ sudahlah oppa, sana mandi dulu aku akan membukakan pintunya….hehehe “ katanya yang masih terkekeh dan keluar dari kamar menuju ruang tamu. Hari ini kau selamat Cho Yuri, lain kali tidak akan!!! Lalu aku pergi ke kamar mandi untuk bersiap – siap ke kantor.

Yuri Pov :

Akupun menuju ruang tamu dan membukakan pintu dan ternyata yang datang pagi – pagi begini adalah Sooyoung sahabatku. Ada apa dia kesini pagi sekali???

“ Youngie, tumben sekali pagi – pagi kau sudah kesini???” tanyaku kaget melihatnya.

“ kau ini, bukanya menyuruhku masuk dulu malah langsung bertanya “ kata Sooyoung yang langsung nyelonong masuk lalu duduk di sofa. Aku menutup pintu lalu menghampirinya.

“ ya~ kau ini tuan rumah belum mempersilahkan kau masuk malah langsung nyelonong gitu aja “ kataku yang kemudian duduk di sampingnya.

“ nampyeonmu masih ada??” tanyanya dengan sedikit berbisik.

“ wae? Kenapa kau bertanya?” tanyaku yang semakin bingung dengan sikapnya.

“ gwenchana, hanya memastikan saja “ katanya yang membuat keningku berkerut.

“ wae??oh kau Youngie yang mengganguku dengan Yuri???” kata kyuppa yang keluar dari kamarnya dengan jasnya yang sudah rapih.

“ memang kau dan Yuri sedang melakuka apa??? Jangan – jangan…. “ kata Sooyoung menyelidik.

“ ya~ berhenti berpikir yadong!!!” kataku pada Sooyoung yang membuat dia dan kyuppa terkekeh.

“ oh oppa!! Kenapa kau belum berangkat???kukira kau sudah pergi ke kantor??” tanya Sooyoung pada Kyuppa.

“ wae? Memangnya kenapa kalau aku belum berangkat??? Kau tidak berniat macam – macam pada Yuriku kan???” tanya kyuppa yang langsung memelukku. Aku hanya tersenyum melihat mereka berdua, aku bodoh dulu menganggap mereka mengkhianatiku.

“ huh…semenjak kalian menikah, Yuri jadi jarang jalan bersamaku. Kau itu protective sekali sih pada Yuri, aku kan kangen dengannya “ kata Sooyoung sambil cemberut.

“ tentu saja, makanya kau cepatlah menyusul dengan Siwon hyung. Nanti  kau juga akan merasakannya “ kata kyuppa yang mengecup pipiku kilat seperti pamer pada Sooyoung.

“ sudahlah oppa berhenti menggodanya, cepatlah berangkat nanti kau terlambat “ kataku pada Kyuppa.

“ ok baiklah Chagi aku beerangkat, oia nanti mau aku jemput pulang kuliah???” tanya Kyuhyun oppa.

“ sepertinya tidak usah oppa, aku mau ke rumah omma dulu  sepulang kuliah “ jawabku.

“ ok. Jaljja!!!” katanya sambil mengecup keningku dengan lembut. Akupun memejamkan mataku menikmati ciuman yag penuh kasih itu.

“ ehmmm….ehmm…mmmbatuk.  Banyak sekali skinshipnya ?” kata Sooyoung dengan nada menyindir dan menyadarkan kami berdua. Kami berdua tersenyum dan kyuppa langsung pergi menuju kekantor.

“ ya~ youngie, waeyo??? Kenapa kau datang pagi – pagi begini???” tanyaku  kembali ke sofa dan duduk di sampingnya.

“ haaaaahhhh… kau tau  aja aku punya sesuatu yang harus di bicarakan “ katanya sambil bersandar di dinding sofa.

“ wae geure??” tanyaku lagi.

“ Siwon Oppa mengajakku pergi  ke Paris  untuk menemui orang tuanya…” katanya yang menghela nafas lagi.

“ jinjja??? Wah… itu berarti Siwon Oppa memang serius denganmu Sooyoung-a “ kataku semangat .

“ neh… hajiman aku belum siap. Aku merasa takut kalau orang tuanya tidak menyukaiku “ kata Sooyoung dengan nada yang sedih.

“ kenapa kau berpikiran seperti itu???” tanyaku.

“ molla, aku hanya takut saja “ jawabnya singkat.

“ Aish kau ini, selalu takut sebelum mencoba, aku yakin mereka akan menyukaimu lagian kau dan Siwon Oppa saling mencintai. Aku bisa melihatnya “ kataku dengan menenangkannya.

“ begitukah???” tanyanya lagi.

“ neh, ngomong – ngomong kapan kau dan Siwon oppa ke paris??” tanyaku pada Sooyoung.

“ besok “ jawabnya singkat.

“ aish jinjja??? Ya~ besok berangkat kau masih ragu. Kau ini benar – benar ya “ kataku geram padanya.

“ ya~ aku kan galau makanya bicara denganmu. Karena aku benar – benar takut “ katanya dengan menunduk. Baru pertama kali aku melihatnya seperti ini, dia benar – benar takut.

“ neh… ya sudah kalau begitu. Kau sudah yakin kan?? Perjuangkan cintamu “ kataku sambil memeluknya.

“ neh aku yakin, gomawo Yuri-a kau selalu saja bisa menenangkanku aku beruntung memiliki sahabat sepertimu. “ kata Sooyoung membalas pelukanku.

Sooyoung Pov :

Akhirnya aku sudah menangani kebimbanganku, gomawo Yuri-a aku akan selamanya menjadi sahabat yang terbaik untukmu. Kyuhyun Oppa beruntung memiliki  anae sepertimu!!! Aku pun langsung memberitahukan Siwon Oppa tentang keputusanku. Dia sangat senang sekali mendengarnya, begitu juga denganku.

Author Pov :

Sekarang Yuri dan Kyuhyun sedang ada di Bandara untuk mengantar Sooyoung dan Siwon ke Paris.

“ hyung, jika kau sudah menentukan tanggal pernikahannya jangan lupa beritahu aku “ kata Kyuhyun pada Siwon

“ ne kau orang pertama yang aku beritahu “ jawab Siwon sambil terkekeh.

“ Yuri-a sampai kapan kau tidak mengakui suamimu kasihan dia sudah tidak tahan??!!” kata Sooyong pada Yuri.

“ Aish kau ini bicara apa sih?? Jangan bicara yang aneh – aneh “ kata Yuri yang pipinya mulai memerah.

“ ya~ namja itu paling tidak suka menunggu, nanti dia nyari yeoja lain “ kata Sooyoung lagi.

“ mwoya??? Apakah seperti itu???” tanya Yuri polos.

“ itu sih yang aku baca dari buku “ kata Sooyoung lagi.

“ jinjjayeo??? Otte? Apa yang harus aku lakukan???” lalu Sooyoung membisikan sesuatu yang membuat Yuri terkejut sehingga membuat Kyuhyun dan Siwon melihat kearahnya.

“ haruskah seperti itu??” tanya Yuri yang diikuti oleh anggukan Sooyoung.

“ chagia waeyo???” tanya Kyuhyun khawatir  yang mengampiri Yuri.

“ waeyo Yuri-a ??” tanya Siwon ikut khawatir.

“ aaania, gwenchana “ jawab Yuri sambil tersenyum garing. Sooyoung yang melihatnya hanya terekeh menahan tawanya.

“ jinjja??” tanya Kyuhyun lagi.

“ neh “ jawab Yuri singkat.

“ apa yang kau katakan padanya Youngie??” tanya Siwon pada Sooyoung.

“ hehehe aku hanya bilang….. “ jawab Sooyoung sambil terkekeh.

“ Mwo??? Jinjja??? Pantas saja Yuri bereaksi seperti itu. Darimana kau mempelajarinya???” tanya Siwon menyelidik.

“ dari buku “ jawab Sooyoung singkat.

“ kalau begitu saat kita sudah menikah nanti, kau tidak akan takut kan ???” kata Siwon dengan nada menggoda.

“ mwoya??? Ya~oppa!!” kata Sooyoung sambil memukul pelan lengan Siwon dan kini wajahnya sangat merah sekali seperti udang  rebus. Siwon yang melihatnya pun langsug tertawa.

penumpang tujan Ke Paris mohon bersiap – siap karena 15 menit lagi pesawat akan Take off .  para penumpang diharapkan segera menaiki pesawat“  terdengar suara dari petugas bandara yang mengharuskan Siwon dan Sooyoung untuk berpisah dengan Kyuhyun dan Yuri.

“ jaljja, Sooyoung-a semoga kau cepat kembali. Aku pasti merindukanmu “  kata Yuri sambil memeluk  Sooyoung erat .

“ neh, nadoo. Ingat yang aku katakan tadi Yuri-a “ katanya sambil menjulurkan lidah pada Yuri membuat wajah Yuri memerah lagi.

“ hyung, jaljja jaga Sooyoung baik – baik. Sediakan makanan yang banyak karena dia pasti akan kelaparan jika tidak kau sediakan “ kata Kyuhyun sambil memeluk Siwon.

“ ya~kyuppa apa yang kau katakan hah???” kata Sooyoung kesal.

“ tenang saja kyu, aku akan bawa supermaket untuk persediaan “ kata Siwon yang membuat kami tertawa kecuali Sooyoung.

“ inget, kyu jaga Yuri jangan sampai dia pergi darimu “ kata Siwon memperingatkan Kyuhyun.

“ jika kau yang meninggalkannya oppa, aku akan membunuhmu “ tambah Sooyoung.

“ kalian tenang saja, aku akan selalu menjaganya dengan jiwa dan ragaku “ kata Kyuhyun sambil memeluk Yuri. Dan mereka pun saling melambaikan tangan Siwon dan Sooyoung pergi menuju pesawat. Yuri yang melihat sahabatnya itu tak kuasa menahan air matanya, Kyuhyun yang melihat anaenya menangis kemudian menghapus air mata di pipi Yuri lalu memeluknya erat.

“ aku pasti merindukannya oppa. Karena dia satu –satunya sahabat yang aku miliki“ kata Yuri di dalam pelukan Kyuhyun.

“ neh, kau tidak usah khawatir karena kau punya aku sekarang. Dia pasti kembali secepatnya. “ kata Kyuhyun sambil mencium kening milik Yuri. Dan merekapun kembali pulang.

Yuri Pov :

Aku masih ingat dengan jelas apa yang di katakan Sooyoung saat di bandara.

seorang namja yang tidak di layani anaenya akan merasa butuh yeoja lain untuk melampiaskan keinginan/ hasratnya. Jika kau ingin nampyeonmu tetap disisimu layani dia sampai dia tidak akan mencari yeoja lain . kau harus memakai pakaian sexy didepan suamimu sehingga dia tidak akan melihat pada yeoja lain selain kau. Inget kado pernikahanku untukmu Yuri-a“   itulah yang dikatakan Sooyoung padaku yang membuatku takut. Aku benar – benar belum siap untuk melakukan itu. Ottokeh??? Bukankah dulu Sooyoung memberi kado untukku sebuah benda yang katanya bisa aku pakai saat malam pertama, aku belum pernah membukanya. Akupun segera mencarinya di lemariku. Setelah beberapa menit akhirnya ketemu juga kado berwarna kuning yang berukuran sedang. Aku pun membukanya dan ternyata isinya sebuah pakaian tidur yang sangat tipis dan sexy sekali. Bisakah aku memakainya??? Aku mengambilnya dan menempelkannya ke tubuhku sambil melihat  didepan cermin. Pakaian yang sangat minim sekali, apakah Kyuhyun Oppa akan senang melihatku memakainya??? Tiba – tiba suara pintu kamar terbuka, aku langsung kaget dan menyembunyikan pakaian itu di belakangku. Ternyata yang masuk itu kyuppa.

“ lho ada apa chagi??? Sepertinya kau kaget sekali???” tanyanya sambil melihatku aneh.

“aaanio…. oppa aku hanya kaget saja, soalnya kau masuk tiba – tiba “ jawabku gugup.

“ begitukah??? Tapi apa yang ada di belakangmu itu ?“ tanyanya sambil mencoba melihat ke arah belakangku.

“aaanio, bukan apa – apa oppa. Jinjja!” kataku yang semakin gugup .

“ kau tidak menyembunyikan apapun kan dariku???” tanya kyuppa lagi yang mulai menyelidik dan mulai menghampiriku.

“ aanio, jinjja oppa!!!” kataku yang mulai mundur. Aku tau kalau dia penasaran dengan sesuatu dia pasti ingin memastikannya.

“ jinjja??? Kenapa kau mundur dan menyembunyikan sesuatu di belakangmu??” tanyanya yang semakin mendekat padaku.

“ aaaku tidak menyembunyikan apapun kok, lihatlah!!!” kataku sambil mengeluarkan tanganku dengan bergantian.

“ kalau begitu keluarkan kedua tanganmu sekarang “ pintanya yang sekarang tepat berada di depanku. Otteokeh?? Aku sungguh malu jika Kyuhyun oppa melihat apa yang ada di tanganku. Lalu tiba – tiba dia mencoba mengeluarkan apa yang ada di belakangku dengan cara memaksaku.

“ ayo aku lihat!!!” katanya berusaha mengambil baju itu dari tanganku yang aku sembunyikan dibelakangku.

“ andweh!!! Tidak ada apa – apa!!!” balasku sambil mempertahankannya dan menahan kyuppa mengambilnya. Terjadilah aksi rebut – rebutan antara aku dan Kyuhyun oppa, namun memang tenagaku yang tak akan menang melawan tenaganya akhirnya diapun bisa mengambilnya dariku.

“ igeo mwoya??? “ tanyanya sambil melihat pakaian itu dengan seksama.

“ itu kado pernikahan dari Sooyoung “ jawabku sambil tertunduk malu.

“ ini kan pakaian tidur, apa kau berniat memakainya??” tanya kyuppa sambil menatap ke arahku.

“ anio, bukan begitu! Aku hanya ingin melihat saja “ kataku tambah menunduk.

“ jadi sekarang kau sudah siap???” katanya dengan matanya tetap menatapku.

“ siap?! Aaanio… aku hanya kepikiran dengan apa yang dikatakan Sooyoung sebelum berangkat ke Paris. “  sangkalku yang awalnya tidak mengerti namun melihatnya seperti itu aku tau maksud pertanyaannya.

“ memangnya apa yang di katakan Sooyoung???” tanya kyuppa lagi sambil mengangkat wajahku yang tertunduk malu.  Akupun menceritakan apa yang dikatakan Sooyoung pada Kyuhyun oppa, setelah mendengarnya Kyuhyun oppa langsung tertawa terbahak – bahak.

“ itu yang dikatakannya??? Hahahahaha “ tanyanya sambil tertawa, aku hanya menganggukan kepalaku.

“ hahaha jadi karena itu kau ingin mencoba pakaian ini???” tanyanya lagi sambil meneruskan tawanya.

“ ya~ oppa kau menertawakanku ya??? Memangnya selucu itu kah???” tanyaku sambil cemberut dan Kyuhyun oppa berhenti tertawa.

“ aigo… uri Yuri sedang kesal, kyeopta!!!” katanya sambil mencubit kedua pipiku.

“ apoo!!! Oppa sakit lihatlah pipiku jadi merah nih!!!” kataku tambah kesal. Lalu Kyuhyun oppa memegang kedua pipiku dan menatap mataku dengan lembut .

“ Yuri-a aku tidak akan memaksamu jika memang kau  belum siap, semua yang dikatakan Sooyoung itu tidak benar. Dia hanya menggodamu saja, aku tidak mungkin mencari yeoja lain karena kau satu – satunya yeoja yang aku mau didunia ini dan tempatmu dihatiku tidak akan pernah tergantikan oleh yeoja manapun. Arra!” katanya dengan nada lembut yang membuat hatiku benar – benar  tersanjung. Lalu kyuppa mencium keningku dengan penuh kasih sayang. Tak terasa sebuah senyuman terukir di bibirku. Tuhan terima kasih kau telah menciptakan namja seperti Kyuhyun Oppa untukku, aku sungguh bahagia sekali.

“ yakseok oppa???” tanya ku setelah dia melepaskan ciumannya dan mengangkat kelingkingku tanda berjanji.

“ yakseok!!” katanya sambil melingkarkan kelingkingnya dengan kelingkingku lalu dia memeluku erat.

“ tapi jika kau memakai pakaian itu, sepertinya aku akan di luar kendali. Kau tidak akan bisa lepas dariku!!” katanya sambil berbisik ditelingaku dengan suara menggoda yang membuatku geli.

“ ya~ oppa !!!” kataku memukul  lengannya, dan dia hanya terkekeh saja.

Author Pov :

Hari ini adalah hari memulai skripsi untuk Yuri, dimana Yuri harus magang disebuah perusahaan Fashion ternama untuk kebutuhan skripsinya selama 1 bulan penuh. Yuri harus membuat laporan tentang budaya fashion yang sedang di gemari oleh banyak kalangan dari kalangan muda sampai dewasa. Yuri bersiap – siap untuk berangkat  ke perusahaan tempat dia magang perusahaan itu bernama YG Fashion. YG Fashion adalah salah satu perusahaan fashion yang termasuk perusahaan tersukses di korea bahkan mereka membuka cabangnya di Paris dan New York. Yuri adalah salah satu mahasiswa yang diterima magang disana karena prestasinya yang lumayan tinggi.

“ chagi, apa kau siap untuk magang???” tanya Kyuhyun sambil memakan sarapan yang dibuat Yuri.

“ tentu saja. Ini kan untuk skripsiku agar aku bisa lulus” jawab Yuri yang juga memakan sarapannya

“ neh, aku juga tidak sabar menunggunya “ kata Kyuhyun sambil tersenyum jail.

“ aish… oppa hentikan pikiran kotormu itu “ kata Yuri mencibir.

“ tidak apa – apa kan klo aku menantinya “ kata Kyuhyun tersenyum polos.

“ aish dasar oppa!!!” kata Yuri sambil tersenyum dan geleng kepala melihat tingkah nampyeonnya.

Kyuhyun pun mengantar Yuri sampai depan perusahaan YG Fashion.

“ oppa jaljja!!” kata Yuri sambil mencium pipi Kyuhyun.

“ neh, kau juga. Jangan sampai tergoda namja lain ya “ kata Kyuhyun memperingatkan Yuri.

“ tenang saja oppa, kau adalah namja nomor dua setelah appa yang ada dihatiku “ kata Yuri.

“ kenapa kedua??? Tidak bisakah appa yang kedua dihatimu?” kata Kyuhyun cembeut seperti anak kecil.

“ aish oppa kau ini, neh kau bisa jadi yang pertama dihatiku diikuti appa “ kata Yuri yang memegang pipi Kyuhyun. Kyuhyun mengecup bibir Yuri kilat sambil tersenyum lalu Yuri

pun keluar dari mobilnya dan melambaikan tangannya pada Kyuhyun.

“ Anyeong oppa!!!” kata Yuri sambil melambaikan tangannya.

“ neh Anyeong, nanti kau telpon aku jika kau sudah selesai, arra?!!” kata Kyuhyun yang diikuti anggukan dari Yuri. Yuripun masuk ke gedung YG dan bertanya pada reseptionist disana.

“ jeosewamida. Nan Kwon Yuri imnida mahasiswa yang magang di sini “ kata Yuri menyebutkan nama aslinya karena sebelum lulus dia masih memakai marga Kwon.

“ oh ne, tunggu sebentar” kata receptionist itu lalu menelepon seseorang dan mengatakan Yuri sudah ada disana.

“ nona Kwon anda ditunggu di lantai dua ruang sebelah kiri disana sudah ada yang menunggu anda “ kata receptionist itu pada Yuri.

“ neh kamshamida “ kata Yuri sambil menunduk dan pergi ketempat yang di katakan receptionist itu.

Setelah sampai ketempat yang di maksud Yuri pun mengetuk pintu dan di persilahkan masuk oleh seseorang yang ada di dalam ruangan.

“ Anyeongaseo. Jeonen Kwon Yuri Imnida “ kata Yuri seraya menunduk dan memperkenalkan diri.

“ neh, nona kwon?? Kwon itu nama margamu??”tanya seorang namja yang ada di ruangan itu.

“ neh, pak “ jawab Yuri.

“ jadi margamu sama denganku, aku Kwon Jiyong. Manager humas di perusahaan YG Fashion ini “ kata Jiyong dengan senyum.

“ ah , ternyata nama marga Mr. Kwon Jiyong sama denga margaku “ kata Yuri yang juga ikut tersenyum.

“ ya… mendengarmu memanggilku Mr. Kwon Jiyong rasanya seperti aku sudah tua sekali, panggil saja aku oppa. Jiyong oppa, itu lebih enak didengar “ kata Jiyong sambil tersenyum merekah.

“ eh… mana bisa anda kan menager disini ??” kata Yuri heran.

“ ya aku memang manager, tapi kau kan hanya magang disini jadi kau bukan  termasuk karyawan yang harus Formal padaku. Lagian kita kan satu marga angap saja aku sebagai oppamu. Arraseo?!” kata Jiyong pada Yuri.

“ neh, klo begitu Jiyong oppa “ kata Yuri canggung.

“ good girl! Klo begitu kajja kita keliling perusahaan, setidaknya dalam satu bulan ini kau harus tahu ruangan – ruangan di seluruh perusahaan ini. “ kata Jiyong mengajak Yuri untuk berkeliling perusahaan.

“ neh” kata Yuri samil mengikut Jiyong di belakang.

Yuri Pov :

Wah ternyata perusahaa ini besar sekali, pantas saja mereka sudah international. Jiyong oppa mengajakku berkeliling , dia namja yang baik dan ceria walaupun tekadang aku sedikit canggung tapi dia bisa mencairkan kecanggunganku. Setiap melewati ruangan dia memperkenalkanku pada semua orang disana. Benar – bena namja yang gampang  akrab sekali.

“ dan ini salah satu ruangan manager pemasaran dimana dia bertugas untuk mempromosikan semua model  Fashin baru “ katanya sambil mengetuk pintu lalu ada suara yang menyuruh masuk dari dalam.

“ yo… TOP ini dia mahasiswa yang akan magang disini, aku sedang mengajaknya berkeliling “ katanya memperkenalkanku pada manager yang bernama TOP. TOP nama yang aneh sekali!!!

“ anyeonghasseo, Kwon Yuri Imnida “ kataku sambil membungkuk.

“ aku choi Seunghyun imnida “ kata namja itu. Seunghyun??? Apakah dia…? aku mengangkat kepalaku dan menatap wajah namja yang bernama Seunghyun itu. Dia pun kaget saat melihatku.

“ Yuri….?!” katanay pelan. Kenapa tiba – tiba rasanya sakit sekali?? Seperti luka yang sudah menutup kini terbuka kembali.

“ oppa….” kataku lirih.

“ oh kalian sudah kenal rupanya???” tanya Jiyong oppa sambil menatap kami bergantian.

“ neh “ kata Seunghyun yang masih menatapku, aku hanya diam. Kemudian Seunghyun  menyuruh Jiyong oppa untuk keluar  karena dia ingin berbicara padaku.

“ bagaimana kabarmu???” tanyanya yang sekarang kami duduk di sofa yang ada di ruangannya.

“ baik sekali, mungkin lebih baik dari pada 3 tahun yang lalu “ jawabku sambil menatap kearah lain.

“ Yuri mianhae, cheongmal mianhae “ katanya sambil memegang tanganku. Akupun segera melepaskan tangannya.

“ untuk apa?? Itu semua sudah berlalu jadi kau tidak usah minta maaf lagi padaku “ kataku dengan nada datar.

“ mianhae karena aku telah menyakitmu, dan aku menyesali semua itu “ katanya lagi.

“ sudahlah oppa, semua yang berlalu kita lupakan saja. Lagian aku sudah bahagia dengan hidupku sekarang” kataku masih dengan nada yang sama.

“ jinjja?? Apa kau sudah punya seseorang lagi di hatimu???” tanyanya dengan nada yang kecewa.

“ neh, dan aku sangat mencintainya “ kataku tegas  namun dengan nada yang sama.

Seunghyun Pov :

Setelah 3 tahun aku tidak melihatnya sekarang dia muncul di hadapanku  lagi. Yuri, yeoja yang dulu aku sia – siakan namun membuatku sangat menyesal melakukan hal itu. Mengkhianatinya adalah kesalahan terbesarku karena ternyata didalam hatiku aku sangat mencintainya aku mencoba mencarinya setelah satu bulan kami berpisah namun orang tuanya melarangku bertemu dengannya dan Yuri di pindahkan sementara waktu agar bisa menjauh dariku. Sampai hari dimana kelulusanku dan aku tidak bertemu lagi dengannya. Tapi hari ini aku bertemu dengannya lagi tidakkah itu jodoh??? Namun aku kecewa saat dia bilang dia sudah memiliki seseorang yang dia cintai…

“ sudahlah oppa, semua yang berlalu kita lupakan saja. Lagian aku sudah bahagia dengan hidupku sekarang” katanya dengan nada yang datar.

“ jinjja?? Apa kau sudah punya seseorang lagi di hatimu???” tanyaku dengan nada yang kecewa. Jujur aku benar – benar kecewa mendengarnya.

“ neh, dan aku sangat mencintainya begitu juga dengannya “ kata Yuri yang benar – benar membuatku sesak.

“ jadi kau tidak bisa memulainya lagi denganku??” tanyaku mencoba mencari kesempatan dengannya lagi.

“ anio oppa, mianhae tapi kita sudah lama berakhir. Tepatnya 3 tahun yang lalu. “ katanya yang mencoba berdiri namun aku menahannya, dia mencoba melepaskannya namun aku tetap menahannya.

“ oppa, apa yang kau lakukan lepaskan aku !!” katanya dengan nada yang sedikit tinggi.

“ mianhae, Cheongmal mianhae “ kataku dan langsung memeluknya.

“ oppa, lepaskan aku!!!” katanya dengan meronta dan akupun melepaskan pelukanku.

“ jika kita memang tidak bisa seperti dulu, bisakah kita menjadi teman???” kataku yang berusaha meyakinkannya.

“ neh?!!” tanyanya dengan kaget.

“ aku hanya ingin berhubungan baik denganmu lagi, walaupun bukan sebagai namjachingumu. Kita mulai semuanya dengan pertemanan “ kataku.

“ hmm… neh boleh oppa “ setelah berpikir sebentar akhirnya dia menyetujuinya. Yes!!! Ini awal aku untuk mendapatkan hatimu lagi Yuri-a. Tunggu saja aku pasti akan mendapatkanmu lagi.

Author Pov :

Semenjak itu hubungan Yuri dan Seunghyun semakin baik walaupun Yuri belum tau apa yang direncanakan Seunghyun untuk mendapatkannya lagi. Beberapa hari  berlalu Yuri sebagai mahasiswa yang magang di YG Fashion. Jiyong dan Seunghyun juga selalu menemaninya dan membantunya. Seunghyun terus berusaha untuk memberikan perhatian yang berlebih pada Yuri terkadang Yuri merasa risih mengingat dia sudah mempunyai nampyeon. Namun terkadang dia juga berpikir kalau itu wajar untuk seorang teman.

Yuri dan Kyuhyun memutuskan untuk makan malam di luar karena mereka merayakan keberhasilan proyek besar yang sedang ditangani oleh Kyuhyun di perusahaan.

“ oppa apakah ini tidak berlebihan?? Kenapa tidak kita rayakan di rumah saja??” kata Yuri pada Kyuhyun saat mereka dalam perjalanan menuju restoran.

“ sekali – kali kita makan di luar kan tidak apa – apa. Lagian ini untuk merayakan keberhasilan proyekku dan  karena beberapa hari ini aku sibuk di kantor dan kurang perhatian padamu “ kata Kyuhyun sambil mengusap lembut pipi Yuri.

“ tidak apa – apa oppa, itu kan pekerjaanmu jadi aku mengerti jika kau sibuk “ kata Yuri sambil tersenyum dan memegang tangan Kyuhyun dipipinya.

“ kau memang anae yang pengertian “ kata Kyuhyun yang mencium tangan Yuri.

“ bagaimana magangmu???” tanya Kyuhyun.

“ berjalan baik, semuanya lancar “ kata Yuri dengan tersenyum lebar.

Akhirnya mereka sampai di sebuah restoran berkelas, Kyuhyun turun dari mobilnya lalu membukakan pintu untuk Yuri.

“ silahkan My princess!!” kata Kyuhyun sambil membungkuk seperti pelayan yang membuka pintu untuk majikannya (kejam amat disamain pembantu #bukkk ditimpuk bantal ma kyuppa balas dendam karena ditimpuk Yuri )

“ gomawo, my prince “ kata Yuri sambil tersenyum.

Lalu mereka berjalan bergandengan, Yuri yang  tampil elegan namun sangat cantik dengan pakaian berwarna biru  dan Kyuhyun dengan jasnya, mereka tampak serasi. Membuat semua orang yang memandangnya iri. Para namja iri dengan Kyuhyun dan yeoja iri dengan Yuri. Mereka masuk di sambut senyuman para pelayan yang menjamu mereka. Saat Kyuhyun dan Yuri berjalan menuju meja mereka terdengar suara yang memanggil Yuri.

“ Yuri-a!!!” teriak seseorang membuat Yuri dan Kyuhyun menoleh ke sumber  suara .

“ Seunghyun oppa???!!” kata Yuri kaget.

“ Seunghyun???” tanya Kyuhyun heran.

“ Sepertinya aku pernah mendengar nama itu, tapi nugu???  “ Pikir Kyuhyun .

“ Yuri-a  sedang  apa  kau disini???” kata Seunghyun setelah menghampiri Yuri dan Kyuhyun.

“ aku mau makan malam dengan…. “ kata Yuri yang langsung dipotong oleh Seunghyun.

“ pasti dia namja yang sering kau ceritakan itu kan??” kata Seunghyun.

“ neh “ jawab Yuri sambil menganggukan kepalanya.

“ kenalkan aku choi Seunghyun dulu aku sunbae Yuri di highschool dan sekarang aku manager di tempat Yuri magang “ kata Seunghyun memperkenalkan diri pada Kyuhyun sambil mengulurkan tangannya.

“ neh, cho Kyuhyun nam…. “ kata Kyuhyun yang terpotong oleh Seunghyun.

“ bolehkah aku bergabung dengan kalian makan malam??? Kebetulan aku datang sendiri jadi tidak ada teman. Bolehkah??? “ tanya Seunghyun pada mereka berdua. Yuri  menatap Kyuhyun seperti  bertanya bolehkah??? Tapi Kyuhyun hanya membalasnya dengan tatapan malas.

“ neh… tentu saja oppa “ kata Yuri yang membuat Kyuhyun langsung menatapnya.

Lalu merekapun duduk di meja yang sudah disiapkan tadi.

Kyuhyun Pov :

Apa – apaan namja ini, seenaknya merusak makan malam romantisku dengan Yuri? Daritadi dia selalu saja mengganggu.  Aku kesal sekali melihatnya, dia pake sok perhatian lagi, jika saja Yuri tidak menahanku aku sudah menghajarnya. Membuat selera makanku hilang saja.

“ oppa kau tidak makan???” tanya Yuri padaku sambil menatapku.

“ oh… neh aku akan makan “ kataku sambil mengambil makananku lalu memakannya.

“ Kyuhyun-ssi apakah kaub tidak suka menunya???” tanya namja sialan yang bernama Seunghyun itu. Aku bukan tidak suka makanannya, tapi aku tidak suka kau!!!

“ ania, aku suka kk hanya suasananya membuat perutku sudah kenyang “ kataku dengan nada datar.

“ apa kau tidak suka aku disini???” tanyanya lagi yang tidak punya malu itu. Neh karena ada kau!!!aku sangaaaaat tidak suka kau!!!

“ ania, makan saja makananmu “ kataku sambil memakan makananku dengan kesal. Dia hanya bilang oh lalu melanjutkan makan. Aish benar – benar namja yang tidak tahu malu. Kami pun selesai makan malam lalu dia mengatakan kalau dia  yang akan membayar semua ini.

“ gomawo atas makan malam nya biar aku yang membayarkan semua tagihannya “ katanya dengan nada menyebalkan.

“ anio, aku saja lagian ini kan makan malamku jadi aku saja yang membayarnya” kataku yang mengeluarkan dompetku.

“ ania, aku saja sekalian tanda terima kasihku pada kalian yang mau menemaniku makan malam “ katanya lagi.

“ ania, aku saja!!” kataku tak mau kalah.

“ aku saja!!!” katanya lagi yang tak mau kalah. Kami berdua terus bersaing tentang siapa yang akan bayar.

“ ya~ stop!!! Hentikan itu oppa!! Semua orang melihat, apa kalian tidak malu???” kata Yuri yang sudah tidak tahan melihat perselisihanku dengan namja sinting ini.

“ klo begitu kalian bayar saja setengah – setengah itu kan adil “ kata Yuri lagi. Dan kamipun menurutinya dia pun berpamitan pada Yuri, setiap melihat tatapannya pada Yuri membuat darahku naik kekepala. Apakah namja ini menyukai anaeku?? Tidakkah dia tau aku ini nampyeonnya???

“ ya sudah sampai jumpa Yuri-a dan Kyuhyun-ssi “ katanya sambil meninggalkan kami. Bukannya dari tadi saja dia pergi.

“ neh oppa, jaljja!! “ kata Yuri.

“ oppa ayo kita pulang!” kata Yuri yang berjalan menuju mobil. Lalu kami berdua masuk kedalam mobil.

“ sepertinya namja yang bernama Seunghyun itu perhatian sekali denganmu??” tanya Kyuhyun memulai pembicaraan.

“ tentu saja, kami kan beteman oppa” kata Yuri yang membuatku sedikit kecewa.

“ bukan seperti itu, bukan sekedar teman bahkan saat dia menatapmu “ kataku sambil menatap lurus ke arah depan.

“ oppa, kau ini jangan berprasangka buruk dulu. Dia memang seperti itu, tapi semua itu masa lalu dan sekarang kami berteman “ katanya yang membuatku kaget lalu menginjak rem tiba – tiba sehingga mobil berhenti mendadak. Untung saja kami memakai sabuk pengaman kalau tidak, kami terpental.

“oppa!!! Apa yang kau lakukan???” kata Yuri dengan nada tinggi dan nafas ngos – ngosan.

“ apa katamu masa lalu??” kataku bertanya lagi tidak menghiraukan pertanyaannya.

“ jawab dulu pertanyaanku??” katanya lagi.

“ masa lalu apa yang terjadi antara kalian???” tanyaku sambil memegang kedua pundaknya.

“ oppa?!!” katanya kaget.

“ jawab aku Cho Yuri!!” kataku dengan nada sedikit tinggi.

“ tenangkan dulu dirimu oppa, kau hampir membuat kita celaka “ kata Yuri ambil memegang kedua pipiku. Aku pun sedikit tenang setelah menarik nafas dan membuangnya pelan – pelan.

“ sekarang aku sudah tenang, jadi bisakah kau ceritakan “ kataku.

“ neh, dia adalah Seunghyun oppa yang dulu mengkhianatiku dengan yeoja lain. Dia adalah cinta pertamaku “ katanya yang membuatku tidak percaya. Jadi dia namja Brengsek yang meninggalkanmu.

“  kami bertemu saat hari pertama aku magang di YG Fashion. Dan dia sudah meminta maaf padaku “ tambahnya lagi.

“ lalu kau memaafkan si brengsek itu???” tanyaku menahan emosi.

“ neh aku memaafkannya “ jawabku.

“ segampang itu kah???” tanyaku lagi.

“ dia benar – benar menyesalinya oppa “ kata Yuri meyakinkanku.

“ apakah kau masih mencintainya??”  tanpa sadar pertanyaan itu tiba – tiba saja keluar dari mulutku.

“ mwo??? Apa yang kau katakan oppa??” tanyanya kaget dengan pertanyaanku.

“ apa kau masih menyimpan rasa cinta untuknya???” tanyaku lagi  yang mengalihkan pandanganku ke arah depan jalan.

“ jadi kau meragukan cintaku padamu oppa???” tanya Yuri dengan nada tidak percaya.

“ aku…aku…” kataku yang tidak bisa melanjutkan kata – kataku lagi.

“ sudalah kita pulang sekarang…” katanya dengan nada dingin lalu Yuri menatap ke jendela. Sepanjang perjalanan kami hanya diam tidak ada satu kata pun yang terucap. Setelah tiba di apartement Yuri langsung masuk meninggalkanku di belakang. Kamipun tidak tidur di kamar yang sama. Aku ingin sekali meminta maaf namun Yuri belum menjawab pertanyaanku. Aku hanya ingin memastikan kalau perasaannya sepenuhnya untukku. Hal ini   sudah berlangsung  2  hari, Yuri hanya membuatkan sarapan dan pergi dengan bus tanpa menungguku dulu.  Aku merasa kesepian, sepertinya aku benar – benar harus menyelesaikan hal ini secepatnya.

Aku sedang berada di sebuah cafe menunggu seseorang, setelah beberapa menit menunggu akhirnya dia datang juga.

“ sudah menunggu lama Kyuhyun-ssi???” tanya orang itu.

“ anio, aku tidak ingin basa – basi lagi. Aku ingin kau menjauhi Yuri itu saja yang aku minta darimu “ kataku to the point.

“ menjauh???wae???” tanya namja yang  bernama Seunghyun itu.

“ aku tau masa lalumu dengannya jadi kuharap kau mengerti bahwa kau dan dia sudah berakhir “ kataku yang masih dengan nada menahan emosi.

“ berakhir?? Setelah 3 tahun berpisah dengannya lalu tiba – tiba aku bertemu dengannya bukankah itu jodoh??” katanya yang membuat darahku mulai naik.

“ jodoh??? Kau tau siapa Yuri untukku?? Dia adalah anaeku. Jadi sebagai nampyeonnya aku memperingatkanmu “ kataku  emosi padanya.

“ anae?nampyeon?? jangan bercanda Kyuhyun-ssi “ katanya dengan senyum mengejek.

“ kau tidak percaya??? Ini buktinya” kataku memperlihatkan foto pernikahan kami yang selalu kubawa kemanapun.

“ jika itu memeng benar, kenapa dia tidak bilang padaku??” tanyanya setelah melihat foto itu lalu menyimpannya di meja. Itu membuatku tidak bisa menahan emosi lagi. Aku langsung memukulnya dan dia jatuh di tempat.

bride kyuri

“ aku peringatkanmu sekali lagi, jauhi anaeku “ kataku lalu pergi meninggalkannya yang tergeletak dan dilihat banyak orang.

“ Kyuhyun-ssi jika memang kau mencintainya, harusnya kau percaya padanya tidak meragukannya. “ katanya teriak yang membuatku geram, namun aku tidak peduli. Aku masuk ke mobil lalu membanting pintunya. Lalu aku pulang ke apartementku, saat aku di perjalanan aku terngiang – ngiang dengan ucapan terakhir namja itu. Saat aku masuk kedalam apartement aku tidak melihat Yuri dimanapun, apa dia belum pulang??? Aku pergi kekamar untuk mengganti pakaianku. Setelah itu aku ke kamar sebelah yang di pakai Yuri saat kami bertengkar. Aku benar – benar merindukannya, aku melihat – lihat seluruh isi kamar ini. Tiba – tiba mataku tertuju pada sebuah buku kecil di meja samping tempat tidur. Aku mengambilnya dan ternyata itu sebuah diary milik Yuri aku mulai membacanya. Awal pertama kami pindah ke apartementku sampai kejadian pertengkaranku kemarin semua ditulisnya di dalam buku ini.

Diary, hatiku sakit saat kyu oppa bertanya aku masih mencintai Seunghyun oppa? Tidakkah dia tau pertanyaan itu membuat hatiku sakit. Diragukan oleh namja yang sangat aku cintai…  seperti  hatiku ini belum cukup untuk meyakinkannya, jika seperti itu apa arti dari pernikhan ini??? Apa hanya candaan belaka??? Kyuhyun oppa, apakah kau masih ragu padaku???jika benar begitu sepertinya kita …  

Tidak ada lanjutannya lagi, namun sepertinya kertas ini sempat basah karena terlihat tinta – tinta yang sedikit luntur. Apakah aku benar – benar menyakitinya??? Apa dia menangis semalaman??? Jahatnya aku membuatnya menangis hanya karena rasa cemburuku. Tanpa pikir panjang aku langsung menuju YG Fashion untuk menemui Yuri. Aku sungguh – sungguh ingin minta maaf padanya. Aku benar – benar nampyeon yang tidak baik untuknya. Aku tidak sadar kalau aku hanya berpenampilan  memakai kaos dan jeans saja karena saat ini yang ada dipikiraku bertemu dengan Yuri. Tanpa perduli apapun akhirnya aku sampai di perusahaan itu. Aku langsung masuk namun beberapa security mencoba menahanku karena melihat penampilanku namun aku berusaha untuk masuk. Tiba – tiba ada suara dibelakangku yang menghentikan aksi security yang memaksaku keluar.

“ security biarkan dia masuk “ katanya yang membuatku menoleh ke arahnya.

“ Seunghyun-ssi???” kataku dengan lirih.

“ kau tunggulah disini, aku akan memanggil Yuri “ kata Seunghyun yang membawaku ke ruangannya.

“ Seunghyun-ssi, Gomapsimida “ kataku yang hanya di jawab dengan senyuman kecil.

Setelah itu dia keluar, tak lama masuklah seorang yeoja yang aku tunggu – tunggu . saat Yuri masuk aku langsung memeluknya erat sekali seperti tidak ingin melepaskannya.

“ ya~ oppa aku tidak bisa bernafas “ katanya yang sulit bernafas. Akupun melepaskan pelukanku.

“ mianhae, cheomal mianhae Yuri-a aku salah harusnya aku tidak meragukanmu. Aku….” kataku yang langsung diam saat Yuri menempelkan telunjuknya di bibirku.

“ aku tahu oppa, Seunghyun oppa sudah menceritakannya padaku  “ katanya

“ Seunghyun???” tanyaku heran.

“ neh, aku mengatakan semuanya kejadian di cafe tadi. Sepertinya memar dibibirku masih terasa “ kata Seunghyun yang masuk ke ruangan itu.

“ mianhamida, atas apa yang aku lakukan padamu” kataku menyesal.

“ tidak apa – apa karena anaemu sudah bertanggung jawab mengobatinya “ katanya sambil menoleh ke arah Yuri.

“ sebelum kau mengatakan di cafe tadi aku sudah tahu, karena Yuri sudah cerita padaku saat kalian bertengkar setelah malam itu. Awalnya aku memang ingin mendapatkan Yuri lagi tapi niat itu hilang saat Yuri memberitahuku tentang status kalian. Jadi jika kau menyangka Yuri masih mencintaiku itu sih harapanku saja…” katanya sambil terkekeh.

“ jika kau tau semuanya kenapa kau tidak bilang padaku??” tanyaku padanya.

“ karena aku ingin memastikan Yuri memiliki seseorang yang mampu atau tidak membahagiakannya. Dan itu memang kau bukan aku “ katanya lagi. Sebenarnya dia itu namja yang baik aku salah menilainya.

“ gomapsimida Seunghyun-ssi!!!” kataku lalu memeluk Yuri lagi.

“ ya~ya~ kalian jangan mesra – mesraan di ruanganku, membuatku iri saja “ katanya dengan wajah kesal.

“ kalau begitu bisakah aku membawa istriku pulang???” tanyaku padanya.

“ hmmm… tentu saja, kalian lanjutkanlah di rumah ” katanya. Aku dan Yuri pun pulang ke apartement kami. Setelah masuk aku langsung memeluknya erat.

“ oppa, kau ini selalu memelukku sampai aku tidak bisa bernafas “ kata Yuri dengan nada manja dan cemberut.

“ karena aku merindukanmu “ kataku yang melepaskan pelukannu dan  langsung mencium bibirnya lembut.

“ nadoo oppa “ katanya di sela – sela ciuman kami. Tiba – tiba dia menhentikan ciuman kami.

“ wae??” tanyaku padanya.

“ oppa kau mandilah, badanmu bau sekali “ katanya sambil menutup hidungnya.

“ jinjja??” tanyaku sambil mengendus – endus badanku.

“ sudah sana mandi dulu, nanti kita lanjutkan lagi “ katanya dengan nada menggoda. Aish yeoja ini sudah pintar rupanya.

“ ok aku akan mandi, tapi nanti kau tidak akan ku ampuni “ kataku sambil berlari kekamar dan membersihkan badanku. Yuri hanya terkekeh saja melihatku. Setelah selesai aku mengampiri Yuri dengan keadaan memakai kaos dan celana pendek saja. Kemana dia bukankah kita akan melanjutkan yang tadi. Lalu aku kekamar sebelah mencarinya, saat aku masuk aku terpaku melihat yeoja ku di depan cermin dengan gaun tidur yang membuatku bergairah, dia sungguh terlihat sexy sekali, bajunya yang hampir transparan memperlihatkan lekuk tubuhnya. Aku masih terpaku terdiam dalam posisiku.

“ oppa kau sudah selesai???” tanyanya kaget yang melihatku terpaku didekat pintu.

“ ah neh…itu…anu…” kataku yang sepertinya sudah sedikit error.

“ waeyo oppa???kenapa kau jadi kacau seperti itu, apa kau terbentur???” tanyanya yang mulai mendekatiku. Lalu memegang keningku. Ya~ Yuri-a  jangan mendekat aku tidak akan bisa menahannya lagi.

“ Yuri-a kenapa kau pakai baju itu???” tanyaku sedikit gugup.

“ waeyo oppa?? Kau tidak menyukainya???” tanyanya sambil melihat – lihat bajunya takut ada yang salah.

“ ania, kau tahukan aku pernah bilang jika kau memakainya aku sudah tidak bisa mengendalikan diriku lagi “ kataku yang masih mencoba menahannya.

“ kau tidak usah menahannya lagi oppa, aku siap sekarang. Makanya aku memakai pakaian ini.” Katanya lagi.

“ jinjja? Kau yakin?” tanyaku kaget diikuti anggukan dari Yuri sambil tersenyum.

“ Akhirnya penantianku salama ini berakhir kalau begitu  kita habiskan hari ini berdua ok!!!” kataku sambil menggendongnya ke kamar kami . Yuri  hanya tertawa saja melihat aku yang senang seperti dapat jackpot.

The End

Don’t be Silent Reader!!!!

Dont’t Plagiator/ Plagiatrism!!!

Hargai tulisan yang kalian baca dengan comment, saran dan kritik!!!!

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

74 thoughts on “(Sequel Missunderstanding) Because You My Wife

  1. duh no comment deh eon sma couple yg stu ini…lcu tp ttp so sweet…
    o y eon ff cause him nya kpn nih dilanjutin? ud pnasaran ni eon…
    tp gpp,aku sllu siap mnunggu ff2 eon…smngt yah eonni…

    1. hahaha gomawo saengie, iya masih lagi dalam proses. ff ini juga tercipta karena mikirin buat nglanjutin yang cause him… panteng terus ya sangie, gomawo, jadi tambah semangat nih!!!! ^^v

  2. Unnie lucu bngt wjh nya unnie yuri yg dia pake gaun pengantin ama oppa kyuhyun kyk bkn wjh dia tp ft nya tetap bgs •̃к☺к•̃
    klu ff 1000 jempol deh utk unnie

  3. Wuah.. Kyuri full romance.. Sequel thor..

    Gkk tau kenapa, bca ff kyuri feelnya dpet bnget.. ( ื▿ ืʃƪ)

    Nice ff, di tgu ff lainnya yah.. (ง’̀⌣’́)ง

  4. thor aeginya kok gag dibikin skalian. Hahaa. Keren thor. Toppa buat q aja,q rela. Jadi kyuri gag ada yang gangguin.

  5. waaahhh maaf baru baca ffnya unnie ^^
    Kyuh oppa mudah sekali naik pitam hehehe
    ΑƘǚ pikir bakalan ada ncnya unnie / maunya / hehehehe
    Aku suka kyuri couple❤
    Banyakin ff kyuri ya unnie😀 hehehehe

  6. anyyeong aku reader baru…
    waa akhirnya yuri ngikutin saranx soo,tpsayang proses bkn littel chox gak ada hahaha* bugh dijitak author

  7. Kyaa… Hiks.. Hiks… Kyu oppa jahat… Huhuhuhuhu… Meragukan cintaku … #salah deh. Hrsnya yuri.. Wkwkwkwk

  8. Aigoooo kyuppa cemburuan banget masa bikin yuri unnie sampe kasian gitu ckckck kyuppa kesenangan ngeliat yuri unnie begitu kaya bru dpet mainan baru yaaaa. Ditunggu eonni karyamu yg lain, fighting ne’-‘)9Oooo

  9. Langsung buru2 baca sequelnya…. Kkkk eh tp pas bca q brasa udah pernah deh tpi lupa kapan n dmana kkkk
    ini akhrny ga mw d.lanjut thor?? Hehe

  10. author ff romantis banget +cucok aku suka ffnya
    oya perkenalkan aku readres baru disini salam kenal oppa dan unnie

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s