Posted in Angst, Fanfiction, Nc, Romance, Sad

Cause Him… chapter 1

cause him 1 copy

 

Annyeong readers, aku kembali lagi dengan Kyuri baru, berhubung fanfic yang lain masih dalam proses imaginasi. Tiba – tiba saja kepikiran bikin Fanfic baru. Kalau gak suka pairingnya jangan di baca!! Jangan lupa Rcl nya ya !!!!^^

Title                 : Cause Him… chapter 1

Author              :  Lee Midah ( Kyulhae4ever )

Cast                 :  Cho KyuHyun, Super Junior

Kwon Yuri, SNSD

Im Yoona, SNSD

Lee Donghae, Super Junior

Seo joHyun as SeoHyun, SNSD

Other cast       : Find yourself

Lenght             : 1/? Chapter

Genre              : romace, Love, Accident sisanya katagoriin sendiri ya ^^

P/G                  : +17  karena ada adengan yang butuh imajisasi dewasa dikit. ( Nc bukan ya???)

Happy Reading!!!!

“ ayolah yul, temani aku please!!!” kata Yoona temanku yang tetap memaksaku untuk menemaninya.

“ tapi Yong, aku sedang malas. Lagian kau tau kan aku tidak pernah ke acara seperti itu???” kataku berusaha menolaknya dengan halus.

“ tapi kali ini aja yul, aku janji ini terakhir kali aku memintamu untuk pergi ke party seperti ini “ katanya lagi yang membuatku tidak punya pilihan.

“ baiklah klo begitu, tapi ingat ya kau jangan memaksaku lagi ke acara seperti ini??” kataku padanya.

“ ok sip!!! Kau memang sahabat yang baik yul.” katanya  sambil tersenyum memelukku.

Aku kwon Yuri, seorang anak pertama dari keluarga sederhana,dan aku juga mempunyai seorang eonni  yang bernama Kwon Boa. Aku saat ini adalah seorang mahasiswa jurusan desain  di Universitas Chung  Ang  semester 4, jadi 2 semester lagi aku lulus menjadi seorang sarjana.  Aku mempunyai seorang sahabat bernama Im Yoona, kami bersahabat sudah sejak highschool. Makanya aku tidak bisa menolak  ajakannya kali ini karena berapa kalipun aku menolaknya dia tetap akan memaksaku.

***

Yuri dan Yoona tiba disebuah club yang sedang mengadakan sebuah party bagi anak – anak muda, Yang di laksanakan oleh seorang anak pengusaha kaya yang bernama Lee Donghae dan di hadiri oleh ratusan anak muda yang termasuk kalangan anak – anak orang kaya juga. Banyak sekali orang yang mabuk karena minuman dan obat – obat terlarang bahkan tak sedikit juga yang melakukan sex.

“ yo… bro!!! Selamat datang di partyku “ sapa Donghae pada teman – temannya. Sambil high five pada teman – temannya satu persatu.

“ gila!!! Party nya meriah sekali!!” kata Siwon yang merupakan salah satu temannya.

“ neh, aku tidak menyangka banyak sekali yang datang “ kata Eunhyuk yang juga berkomentar.

“ tentu saja!! Siapa dulu yang mengadakannya.” Kata Donghae berbangga hati.

“ sekarang aku ingin mencari seorang gadis dulu, rasanya tidak lengkap klo hanya ditemani kalian!!!” kata Donghae sambil beranjak meninggalkan teman – temannya.

“ dasar playboy!!! Yah~ kyu kenapa kau diam saja???” kata Siwon pada namja yang sedang minum wine sambil  menatap sekelilingnya yang bernama KyuHyun.

“ tidak ada yeoja yang menarik disini!!!” katanya sambil meminum winenya lagi.

“ ya~ disana banyak sekali. Lagian bukankah kau sudah dengan SeoHyun?? Kenapa dia tidak diajak??” tanya Eunhyuk.

“ SeoHyun sedang sibuk dengan modelingnya, jadi mana sempat dia kemari “ katanya lagi sambil meneguk lagi winenya.

Sementara itu Yuri dan Yonna yang baru masuk langsung dihampiri oleh Donghae.

“ hai ladies!!! Selamat datang di party ku “ kata Donghae menyapa Yoona  dan Yuri.

“ oh hai…” jawab Yoona sedangkan Yuri hanya tersenyum padanya.

“ aku Lee Donghae “ kata Donghae memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya.

“ Aku Im Yoona dan ini Kwon Yuri cinguku “ kata Yoona membalas uluran tangan Donghae dan memperkenalkan Yuri. Yuri  hanya menjawab dengan senyum saja.

“ mau kah kau dance denganku??”  tanya Donghae pada Yoona. Yoona langsung menatap Yuri dengan tatapan “boleh kah aku pergi bersamanya”.

“ ayolah aku pinjam temanmu sebentar “ kata Donghae pada Yuri.

“ ya sudah sana !!! aku akan menunggumu disana. “ kata Yuri sambil menunjuk sebuah bar tempat minuman.

“ geure, klo gitu aku kesana dulu “ kata Yoona sambil mengikuti Donghae.

“ kau pesanlah minuman sesukamu, karena ini adalah pestaku jadi kau bebas memesan apapun. Enjoy ok!!! “ kata Donghae pada Yuri yang membawa Yoona ke lantai dance.Yuri yang di tinggal Yoona langsung pergi ke bar untuk pesan minuman.

***

Sungguh membosankan, tidak ada Yeoja yang menarik untukku disini. SeoHyun juga dia lebih sibuk dengan pekerjaannya dari pada aku. Walaupun banyak yeoja disini mereka sepertinya tidak ada yang membuatku gairah.  Aku seorang Cho KyuHyun seorang anak pengusaha no. 1 di Korea. Semua teman – temanku sudah mendapatkan semua patnernya. Namun aku masih sendiri disini. Saat aku sedang meminum wine ku lagi aku melihat seorang Yeoja yang berjalan didepanku. Dia memakai gaun berwarna hitam dan sedikit memperlihatkan pahanya yang mulus. Dia juga memiliki bentuk tubuh yang bagus dan ideal. Tingginya cukup untuk ukuran seorang yeoja. Saat mataku beralih ke wajahnya. Sungguh Yeoja yang sangat cantik apalagi dengan rambutnya yang tergerai hitam membuatnya semakin menarik. Aku memperhatikannya cukup lama, aku juga melihat ketika beberapa namja yang mencoba mendekatinya namun dia tolak. Tiba – tiba ada keinginan dariku untuk menghampirinya, aku pun beranjak dari tempat dudukku dan menghampirinya.

“ hmm…. bolehkah aku duduk disini “ kataku sambil duduk di kursi yang berada tepat disampingnya.

“ oh… silahkan lagian kursi itu bukan milikku. Kau bisa duduk dimanapun kau suka “ katanya sambil meminum orange juice nya.

“ di party seperti ini kau hanya minum orange juice???” tanyaku yang mulai melakukan interaksi dengannya.

“ aku tidak biasa minum minuman seperti itu “ jawabnya sambil menunjuk minuman di tanganku.

“ jijja??? Kau sudah mencobanya???” tanyaku lagi.

“ belum. Dan aku sepertinya tidak ingin mencobanya “ jawabnya yang membuatku semakin penasaran dengan yeoja ini.

“ mau dance denganku???” tanyaku padanya.

“ hmmm….” dia menatapku dari atas sampai ke bawah. Seperti ingin memastikan kalau aku ini orang baik – baik.

“ apa kau takut untuk dance denganku??” tanyaku seperti sedikit memancingnya.

“mwo??? Takuut??? Apa kau pikir aku takut padamu?? Baiklah… hanya sebentar!! “ katanya yang sepertinya dia sudah yakin. Akhirnya dia termakan umpanku, akupun mulai tersenyum evil padanya.  Lalu aku mengajaknya ke lantai dance dan kami mulai menari – nari mengikuti musik. Awalnya aku ragu untuk memegang pinggangnya namun dia tidak  memperlihatkan kalau dia keberatan dengan apa yang aku lakukan. Kami menari – nari sungguh hot dan aku bisa merasakan lekuk tubuhnya dengan tanganku. Aku tidak  menyangka bisa sesenang ini, padahal ku pikir party ini akan membosankan. Tak berapa lama saat aku sedang membayangkan jika aku bisa merasakan tubuhnya lebih dalam lagi,  dia tiba – tiba saja berhenti.

“ aku lelah !!!” katanya sambil meninggalkanku di lantai dance. Lalu aku mengikutinya kembali ke bar  tadi. Saat dia akan minum aku melihat gelasnya ternyata sudah kosong, dan ketika dia akan meminta minumannya lagi pada bartender aku langsung mendahuluinya.

“ vodka satu !!!” kataku lalu dia menoleh ke arahku.

“ tidak masalahkan kau mencobanya. Minum satu gelas tidak akan membuatmu mabuk.” Kataku padanya.

“  tapi aku tidak ingin “ katanya lagi.

“ orange juice nya!!!” katanya pada bartender. Yeoja ini sungguh membuatku penasaran.

“ yul!!!” kata seorang yeoja dari belakang kami. Aku dan yeoja disampingku membalikkan badan kami.

“ kyu, kau disini???” tanya cinguku Donghae yang datang dengan yeoja yang tadi memanggil yeoja yang bersamaku.

“ neh!!!” jawabku singkat dengan tersenyum.

“ kau sudah kenal Yuri??” tanya Donghae lagi padaku.

“ Yuri??” tanyaku.

“ yeoja yang ada disampingmu . “ kata Donghae. Oh… jadi namanya Yuri.

“  anio, kami hanya ngdance dengannya barusan “ kataku.

“ jinjja??? Ya~ hati – hati dia itu yeoja baik – baik tidak seperti  yang lain, dia tidak suka party dan minum  dia bukan yeoja  biasa. Dia hanya sibuk dengan belajarnya. “ kata Donghae.

“ tapi dia benar – benar membuatku bergairah, beda denga yeoja – yeoja yang ku kenal sebelumnya “  kataku sambil menatap pada yeoja yang bernama Yuri itu yang sepertinya pergi ke toilet bersama temannya.

“ aish… jangan gegabah. Aku memperingatkanmu  “ katanya lagi yang tidak ku dengar.

“ tenang saja!!!” kataku sambil tersenyum menyeringai.

Setelah Yuri dan temannya kembali aku mengajaknya dance lagi namun kali ini dia menolak ku, sedangkan temannya dan Donghae sudah meninggalkannya lagi. Tidak tau kenapa aku terus memaksanya namun dia tetap saja menolakku. Hal itu membuatku benar – benar merasa terhina pada harga diriku, karena selama ini yeoja yang aku ingin pasti akan aku dapatkan, siapapun itu. Apalagi tadi Yuri sudah menerima ajakanku, entah setan apa yang merasukiku. Aku memasukan sebuah obat kedalam minuman nya saat dia tidak sadar yang aku dapatkan dari temanku, obat terlarang yang bisa memabukkan.  Dan setelah  itu aku juga menggunakan obat itu pada diriku sendiri.Tak lama dia pun akhirnya meminum minumannya.

***

Namja yang tadi mengajakku ngdance tetap memaksaku untuk ngdance dengannya lagi namun saat Yoona memberitahuku bahwa dia adalah seorang Playboy yang selalu mendekati yeoja yang ingin dia tiduri. Itulah yang Yoona tau dari Donghae. Hal itu membuatku tetap menolak ajakannya, siapa tau dia juga berpikiran seperti itu padaku. Kemudian aku meminum orange juiceku, namun setelah beberapa menit tiba – tiba kepalaku pusing sekali rasanya seperti  membuatku melayang – layang. Kemudian aku menghampiri Yoona  yang masih ngdance dengan Donghae.

“Yoona ~ya sepertinya kepalaku pusing sekali “ kataku setelah berhasil mendekati Yonna.

“ yul, Gwenchana???” tanya Yoona yang mulai khawatir.

“ ani, hanya sepertinya aku butuh mengistirahatkannya sebentar “ kataku padanya.

“ klo begitu di lantai 2 ada kamar, kau bisa istirahat disana “ kata Donghae yang ikut khawatir.

“ geure, klo begitu aku kesana saja. Kalian lanjutkan saja “ kataku pada mereka berdua.

“ aku antar ya!!!” kata Yoona.

“ Anio. Gwenchana aku bisa sendiri ko “ kataku karena tidak ingin mengganggu mereka. Kemudian aku berjalan menuju tempat yang dikatakan Donghae. Saat ku menaiki tangga tiba – tiba ada seseorang  yang merangkulku.

“ aku akan membatumu kesana “ katanya aku tidak melihatnya dengan jelas siapa dia jadi aku hanya mengikutinya. Lalu aku memasuki sebuah kamar yang ada di tempat itu, dan orang tadi membaringkanku di tempat tidur. Tapi tiba – tiba saja badanku terasa panas aku tidak tau kenapa?. Kemudian aku melihat seseorang  yang  tadi membawaku ke kamar ini juga berbaring di tempat tidur ini. Dan kini dia juga memandangiku, mata kami saling bertemu setelah beberapa lama kami saling memandang tiba – tiba saja dia mendekatkan wajahnya padaku. Aku hanya diam menunggu apa yang akan dia lakukan padaku. Kemudian dia mencium bibirku dengan lembut, lama – kelamaan ciuman ini semakin ganas aku tidak menolaknya karena sepertinya aku juga menikmatinya. Tak lama ciumannya turun ke leherku, lagi – lagi aku membiarkannya melakukan itu padaku.

“ apa kau menikmatinya???” tanyanya dengan nada menggoda. Suaranya seperti seorang namja, tapi siapakah dia??? Aku hanya membalasnya dengan desahan. Tapi saat dia akan membuka gaunku sejenak aku tersadar dan menahan tangannya.

“ Andwe!!!” kataku sambil mencoba menatapnya, dia juga menatapku mata itu??? Ya…dia namja yang tadi dance denganku.

“ waeyo??? Tidak kah kau ingin melanjutkannya???” tanyanya.

“ Ania, aku tidak mengenalmu dan kau juga tidak mengenalku “ kataku sambil menahan hasratku. Ada apa denganku??? Kenapa aku menginginkannya juga???

“ sekarang itu bukan saatnya saling mengenal tapi saling membutuhkan.” Katanya sambil menarik gaunku kebawah sehingga tubuh bagian atasku terbuka.

“ tubuhmu sungguh indah!!!” katanya lagi yang langsung menggerayangi tubuhku. Aku sudah tidak bisa menolaknya lagi. Aku membiarkannya melakukan apa yang dia ingin padaku. Setelah kami melakukannya kami tertidur karena kelelahan setelah melakukan apa yang seharusnya kami tidak lakukan. Pada saat pagi aku terbangun, aku melihat ada seorang namja disampingku dengan…. tubuh telanjaaang!!!!! Omo!!! Apa yang dia lakukan disini??dan aku juga melihat tubuhku sendiri, tidak mungkin!!! Ini tidak mungkin!!! Bagaimana bisa ini terjadi??? Aku kehilangan kesucianku???? Aku sungguh tidak percaya ini semua terjadi!!!dan rasanya sakit sekali, mungkin karena ini pertama kalinya untukku. Aku pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badanku. Lalu setelah selesai aku melihat namja itu yang masih tertidur pulas di tempat tidur. Bagaimana bisa dia tenang beitu saja tanpa tergaggu sedikitpun??? Dasar namja brengsek!!!  Tanpa membangunkannya aku meninggalkan tempat itu tanpa bilang padanya atau membangunkannya.

***

Dia sungguh benar – benar amazing!!! Walaupun semua orang menyangka aku ini playboy, sungguh aku baru melakuannya sekali ini. Aku tidak menyangka yeoja yang pertama adalah yeoja yang  baru aku kenal. Kamipun tertidur karena kelelahan. Saat aku bangun aku melihat ke arah sampingku, namun aku tidak melihat apapun. Kemana dia??? Akupun mencarinya ke kamar mandi, tapi aku tidak menemukannya. Apa mungkin dia pergi??? Tapi bukankah jika yeoja telah melakuan hal itu biasanya dia menangis meminta pertanggung  –  jawaban padaku . kenapa dia pergi tanpa memberitahu aku??? Akupun memutuskan untuk mandi dan pulang ke rumah.

***

Saat aku sampai di rumah aku takut sekali jika orang tuaku bertanya yang macam – macam apa yang harus aku katakan??? Saat aku berjalan ke kamarku tiba – tiba aku mendengar seseorang memanggilku.

“ Yuri-ya!!! Kau darimana saja???” tanya Appa yang sedang membaca koran di ruang makan.

“ hehehe aku habis nginap di rumah Yoona “ kataku bohong.

“ jinjja??? Kamu tidak bohong kan???”  tanyanya lagi sambil melihat ke arahku. Otte sekarang???.

“ jinjja, klo Appa tidak percaya tanya saja Yoona “ jawabku yang pasti bohong lagi.

“ memangnya pestanya selesai pukul berapa??” tanya Appa lagi. Aduh mampus aku!!! Bagaimana menjelaskannya. Jika aku menjawab lagi sudah pasti ini akan semakin panjang.

“ itu kami kemalaman karena tidak ada taksi, lalu Yoona menyuruh supirnya menjemput kami jadi kami lama menunggu supirnya. Gitu Appa!! Ya sudah aku mau gati baju dulu ya dah Appa “ tanpa menunggu jawaban lagi dari Appa aku pergi ke kamarku dan menguncinya. Aish kenapa hidupku jadi ribet seperti ini, padahal aku tidak pernah berbohong pada Appa. Terus bagaimana dengan kehidupanku sekarang?? Aku tidak mungkin menceritakan semuanya pada omma juga Appa. Apalagi Boa eonni, dia sedang sibuk di Jepang. Seharusnya aku menolak ajakan Yoona kemaren. Kasihan sekali kau Kwon Yuri!!! Akupun menangis atas semua kebodohanku. Sungguh ini di luar pikiranku!!!

Lalu aku memutuskan untuk siap – siap pergi ke kampus walaupun rasanya malas tapi apa boleh buat. Saat aku keluar tiba – tiba Yoona sudah ada diluar dengan orang tuaku. Aduh gawat!!! Klo sampai Yoona bilang aku tidak menginap dirumahnya bisa mati aku. Dengan cepat aku menghampiri mereka.

“ oh yoong, kau sudah ada disini??? Kaja kita berangkat nanti telat .” kataku sambil menarik Yoona keluar.

“ ia, tapi yul ini kan baru jam 10 kita masuk siang kan???” kata Yoona heran dan orang tuaku menatap kami berdua.

“ eh… kau lupa ada tugas yang harus kita cari di perpustakaan kan? “ kataku pada Yoona namun sebelum dia berkata apa – apa lagi aku menyeretnya keluar.

“ bye omma, Appa kami berangkat “ pamitku pada mereka bedua. Mereka hanya menatap kami aneh lalu geleng – geleng kepala.

“ ya~ memangnya tugas apa???  “ tanya Yoona yang masih bingung setelah kami sampai di mobilnya.

“ tidak ada “ jawabku singkat.

“ kau berbohong???!!!” tanyanya tidak percaya. Tapi aku tak menghiraukan ucapannya.

“  ya~ Kwon Yuri!!!” katanya kesal.

“ semalam setelah aku pulang, kau pulang dengan siapa?? Namja itu yang ngdance bersamamu mengntarmu  ya???” tanyanya yang membuatku ragu untuk menjawabnya.

“ ia. “ Jawabku singkat. Aku tidak berani menceritakan yang sebenarnya pada Yoona.

***

Ini sudah satu bulan sejak kejadian itu, entah kenapa aku tidak bisa menghilangkan gambaran Yuri dari ingatanku. Rasanya kejadian itu tidak pernah berlalu untukku. Ingin aku menemuinya tapi bagaimana??? Ah….aku lupa kenapa aku tidak tanya Donghae saja  tentangnya? Dia pasti tau…aku pun mencoba meneleponnya. Tapi belum ada jawaban apapun darinya. Aish kemana saja sih dia??? Kenapa tidak diangkat???

“ sial!!!!” umpatku sambil mematikan handphoneku dengan Emosi.

“ sial kenapa Oppa???” tanya seseorang di belakangku.

“ oh kau SeoHyun??!!bukankah kau masih di Paris? Kapan kau kesini?? Kenapa tidak memberitahuku???” tanyaku melihat SeoHyun Yeoja yang sudah menjadi Yeojacinguku selama setahun ini.

“ hari ini Oppa, aku kan ingin memberikan kejutan padamu “ katanya dan langsung memelukku.

“  nan bogoshipeo!!!” katanya memelukku erat.

“ nadoo” kataku namun kenapa terasa beda ya??? Padahal dulu aku senang saat dia memelukku.

“ gimana modelingnya???” tanyaku melepaskan pelukannya.

“ seperti biasa, tapi sangat membosankan karena kau tidak ada di sana Oppa!!!”  katanya menggandeng tanganku manja. Aku merasa sedikit risih tapi aku tidak ingin mengecewakannya.

“ geure??!! “ tanyaku pura – pura kaget.

“ kau kenapa Oppa?? Kau aneh sekali???” tanyanya heran sambil memandangku

“ aku?? Tidak apa – apa. Memangnya kenapa denganku ???” jawabku pura – pura sambil tertawa hambar.

“ mungkin hanya perasaanku saja kali ya “ katanya yang bersandar di bahuku.

“ Oppa kita jalan – jalan yuk!!! Kan sudah lama kita tidak jalan bareng “ ajak SeoHyun padaku. Sebenarnya aku malas tapi apa boleh buat.

“ memangnya kau tidak cape???” tanyaku padanya.

“ anio, kajja Oppa” ajaknya lagi. Terpaksa aku menemaninya.

Saat kami akan berangkat tiba – tiba Donghae dan yang lain datang ke rumahku.

“ hai kyu!!!” sapa Enhyuk dari jendela mobil Donghae.

“ oh kalian hai “ jawabku membalas mereka.

“ kau mau kemana???oh SeoHyun-ah kau sudah pulang dari paris??” tanya Donghae yang langsung menyapa SeoHyun yang masih menggandeng tanganku.

“ oh Anyeong Oppandeul!!! Aku baru saja sampai “ jawabnya.

“ SeoHyun-ah sepertinya hari ini aku tidak bisa jalan – jalan denganmu. Mereka datang untuk menjemputku “ kataku berusaha mencari alasan. Karena kalau jalan – jalan dengannya selain menghabiskan uangku dia pasti berbelanja banyak sekali dan aku harus membawakan semua belanjaannya itu, sungguh melelahkan.

“ yah… Oppa aku kan kangen jalan – jalan denganmu “ katanya sambil memanyunkan bibir mungilnya.

“ mianhae SeoHyun-ah!!!” kataku berpura – pura menyesal.

“ kyu kalau kau tidak bisa tidak apa – apa “ kata Siwon dari mobil yang berbeda. Aish mereka ini tidak tahu kalau aku hanya mencari alasan saja.

“ tuh kan Oppa mereka bilang tidak apa – apa “ katanya dengan wajah mulai  cerah lagi.

“ ya~ bukankah kita sudah janji?? Mianhae Hyun-ah. Sampai nanti Anyeong !!!” kataku sambil berlari menuju mobil Siwon karena Donghae sudah dengan Enhyuk.

“ ya~ Oppa!!!Oppa!! kyuppa!!!” panggil SeoHyun yang tidak ku perdulikan. Yes!!! Akhirnya aku bisa lolos darinya.

“ ya~ kenapa kau meninggalkannya??? “Tanya Siwon  di sampingku.

“ Anio, aku hanya malas kalau diajak belanja olehnya. Seperti kau tidak tau dia saja “ jawabku  pada Siwon .

“ kau kapok belanja dengannya???hahaha” tanyanya lagi sambil meledekku.

“ aish sudahlah kajja!!!” kataku. Lalu kami pergi ketempat nokrong biasa.

***

Sebulan sejak kejadian itu aku selalu khawatir, bagaimana klo aku hamil??? Apa yang harus aku lakukan?? Masa aku harus behenti kuliah padahal tinggal 2 semester lagi. Andwe!!! Aku tidak boleh berhenti kuliah, hanya karena hal itu. Aku harus pastikan bahwa aku tidak hamil. Tapi bagaimana aku memastikannya??? Oh ya… aku harus membeli testpec di apotik. Tapi gimana kalau penjaga apotik  itu bertanya untuk siapa??? Terus aku harus jawab apa??? Aku tidak mungkin bilang itu untukku kan???. Lalu aku memutuskan untuk  memakai  topi agar aku tidak di kenali oleh siapapun  kemudian aku pergi ke apotik yang jauh dari rumah, klo aku beli di apotik yang dekat rumah pasti banyak orang yang mengenaliku. Aku memasuki sebuah Apotik lalu membeli testpec itu.

“ agasshi ada yang bisa saya bantu “ tanya penjaga apotik itu.

“ hmmm… anu… itu… aku…” jawabku gugup . kenapa susah sekali sih???

“ neh. Anda butuh apa??” tanya penjaga itu lagi dengan ramah.

“ aku ingin beli tes…teeesss…test…pec “ kataku dengan susah payah.

“ oh… testpec untuk kehamilan ya, jakkaman “ kata penjaga itu sambil pergi mengambilkan barang yang aku maksud.

“ igeo. 20 won” katanya sambil memberikan barangnya padaku. akupun mengambil dan memberikan uang selembar 50 won dari dompetku.

“ kehamilan pertama yah agasshi ?” tanya penjaga itu sambil mengambil uang kembalianku.

“ neh!!!” jawabku singkat. Kenapa aku jadi mengaku begini??

“ wajar kehamilan pertama nervous, tapi lebih baik pastikan pada dokter biar lebih konkret hasilnya “ katanya lalu memberikan uang kembaliannya padaku.

“ kamsahamida!!!” lalu aku keluar dari apotik itu. Akhirnya aku terbebas juga, rasanya haus sekali aku ingin membeli minuman dulu di cafe itu. Lalu aku pergi menuju cafe yang ada diseberang jalan dan masuk kedalam.

“ selamat datang!!!” kata pelayannya dengan senyum ramah. Aku pun membalas senyum.

“ silahkan ini mejanya, anda mau pesan apa??” kata pelayan tadi sambil memberikan buku menu padaku.

“ mocacinno latenya satu ya “ kataku sambil memberikan kembali menunya.

“ neh! Tidak ada yang lain??” tanyanya lagi.

“ ania, itu saja cukup “ kataku lalu pelayan itu pergi. Aku pun duduk bersandar dan memandangi testpect yang di bungkus plastik sambil membuka topiku.

“ hahaha… klo gitu kenapa tidak kau putuskan saja SeoHyun???!!” tanya seorang namja yang duduk di belakangku yang sedang berbicara denga temannya yang juga sesama namja, pasti mereka membicarakan yeoja yang mereka sudah bosan, dasar  para Playboy!!!.

“  itulah aku sedang mencari cara agar bisa melakukannya. Kalian bantu aku!!!” kata namja satu lagi yang sepertinya suaranya tidak asing lagi di telingaku.

“ kami juga tidak bisa membantu. Bahkan aku juga ingin putus dengan Sica “ kata namja yang lain lagi yang suaranya juga aku kenal. Tapi siapa???

“ aish kalian sungguh tidak membantu!!! “ kata namja tadi lagi. Aku penasaran dengan mereka lalu aku memberanikan diri menengok ke arah mereka. Namun aku sungguh kaget saat apa yang kulihat, dia Namja itu.  Namun sepertinya dia juga melihat kearahku, kami hampir memandang satu sama lain. Aku langsung memalingkan wajahku ke arah depan dan langsung memakai topiku. Namun aku mendengar dia pamitan pada temannya untuk ke toilet. Eotte?? Dia pasti menghampiriku???

“ jakkaman. Aku ke toilet dulu sebentar “ katanya lalu berjalan kearahku. Aku harus lari sekarang. Aku pun beranjak dari tempat dudukku mencoba tidak menoleh kearahnya.

“ Yuri???!!!” tanyanya ragu yang mulai mendekat padaku .  Darimana dia tau namaku???tanpa pikir panjang aku langsung lari keluar.  Pelayan yang membawa pesananku pun memanggilku namun aku tak menghiraukannya. Yang pasti aku harus menjauh dari tempat itu, dan namja itu mencoba mengejarku sambil memanggil namaku. Namun aku tidak memperdulikannya aku lari sekencang – kencangnya tanpa sadar testpecku ketinggalan di meja cafe tadi. Sial!!!

***

Saat aku mengobrol dengan ketiga temanku di cafe aku melihat seorang yeoja yang memandang kearah kami, tanpa sengaja juga aku menatapnya. Tiba – tiba yeoja itu berbalik dan memakai topinya lagi. Dia seperti  Yuri, yeoja yang selalu mengisi pikiranku selama sebulan ini. Yeoja pertama yang tidur denganku. Aku sungguh merindukannya. Lalu aku bilang pada teman – temanku untuk pergi ke toilet dan aku ingin memastikan yeoja itu benar – benar Yuri.

“ jakkaman. Aku ke toilet dulu sebentar “ kataku pada teman – temanku mereka hanya mengangguk dan mengobrol lagi. Aku berjalan mendekatinya dia sedang duduk di kursi yang tidak jauh dari tempatku dan teman – temanku. Saat mulai agak dekat aku bertanya untuk meyakinkanku bahwa dia benar – benar Yuri.

“ Yuri???!!” tanyaku memanggil namanya  lalu dia lari keluar. Seorang pelayan memanggilnya namun dia tidak menghiraukannya lalu aku mencoba mengejarnya namun dia sudah menghilang entah kemana. Kenapa dia lari???apa dia takut padaku?? Lalu dengan lunglai aku kembali ke cafe. Namun saat aku melewati mejanya aku melihat bungkusan kecil. Apa ini milik Yuri??? Tanyaku sambil mengambil bungkusan itu lalu kembali kemejaku.

“ ya~kenapa kau lari keluar, toilet kan ada didalam??” tanya Donghae padaku namun aku tak hiraukan.

“ itu apa??” tanya Enhyuk

“ entahlah!!! Seseorang meninggalkannya “ jawabku yang langsung duduk bersandar di kursiku.

“ lho ini kan testpec??” kata enhyuk yang membuka bungkusan itu.

“ testpect??? Apaan itu?” tanyaku tidak mengerti.

“ ya~ kau ini playboy tidak tau testpec?? Itu untuk test kehamilan “ kata Siwon yang memang kuliah di  jurusan kedokteran.

“ mwo??? Test kehamilan??” tanyaku kaget. Jangan – jangan Yuri???…

To be continue…..

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

52 thoughts on “Cause Him… chapter 1

  1. seruu… pas ke pestanya hae , yul sama yoona ber2 doang kan.. ko ada yg manggil sica… aduh yul disamperin kyu malah lari ,,author pokoknya Evil harus tanggung jawab

  2. duh yuri eonnie kasian bgt,dasar kyuhyun oppa…awas aja loq sampe ga tanggung jwab…
    eon koq di pestanya ada sica sih??? typo yah???

  3. yah,yuri nya malah lari.padahal rugi besar itu kalo dia lari.masak namja setampan abang gua dia gak mau?? ck!
    kyu:paling dia ntar balik lagi kok ke gua.mana mungkin dia menolak pesona hyung mu yang tampan ini?eh,saenggie,tumben kau mengakui ketampanan ku.atau kau juga suka pada ku eoh?
    me:mwo?andwee!!awas kau setan cho!!-__-”
    #maap komen gaje.soalnya emang ini yang aku rasain saat baca nya.rugi besar ituh mbak yuri xD

  4. Haha.. Aigo daebak!
    Kyu..kyu.. Playboy kok gk tau testpac
    seru seru
    keren aku suka ceritanya
    lanjut yah
    gumawo

  5. kkkk udah deg2n kirain kyu suka ‘itu’ ma cwek trutma seo, untungnya ngga jd deh sama2 first… Yeay… *jingkrak2 gaje* heheh
    next chap…

  6. omo, demi apa kyu ntu yg pertm?, masa iy seorng playboy bru ngelakuin?.
    ckckckckckkk
    wah gmn nih reaksi kyu pas tau kloe ntu testpec, apakah dia mau bertanggung jwb , kabur atau malah maunya dia bisa dapetin yul , wkwkwkwkwkwkkkk
    lanjut
    Hwaiting (Y)

  7. Cerita.y menarik, dmn2 ya si yeoja pasti nangis en minta pertanggungjawaban si namja, nah ini si yuri malah lari…hahakir2 bnr hamil gag yuri??

    Aku mw komen penulisan nih, boleh ya…
    Penulisan.y uda bagus, tp msh ada kata/bahasa yg kl dibaca.y kurang pas gitu, sperti ‘lagian’ bs diubah jd ‘lagi pula’-ya itu sih menurut aku eon..hehe tp so far, aku mengerti apa yg dituliskan disini…haha /gag usah ngomong/

  8. hai aq reader baru di sni,, slam kenal yach,, baru neu blog.a nee,, certnya mnarik,, mau bac senjutnya,, semngt trus nulisnya eonni..😀

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s