Posted in Action, Comedy, Fanfiction, Romance

My Girlfriend is Agent Part 4 END

My Girlfriend is Agent Part 4 END

my girlfriend is agent 4 copy

Author : Lee midah (Kyulhae4ever)

Cast : Lee Donghae, Kwon Yuri

Othercast : find yourself

Lenght : chapter?

Genre : romance, comedy, action ( mungkin )

P/G        : +17

Authot note  : Tulisan yang di bold berarti bahasa rusia.

Jangan  jadi siders tapi alangkah baiknya tolong dicomment karena itu sebuah penghargaan bagi author. Plagiator go awaaaay!!!!!!!!!!

Happy Reading or all !!!!

Review part 3 :

Itu takkan membuat dia kembali. Lupakan saja dia.  dan mendekatlah. “ ucap Natasha mencoba menenangkan Donghae dan menarik wajah Donghae kearah dadanya. Itu membuat Donghae kehilangan kendali lalu Donghae menggesek – gesekan kepalanya kedada natahsha. Tiba – tiba pintu ruangan terbuka dan masuklah pelayan itu

“Halo Pak. persembahkan yang cantik terseksi di Club kami!  Tubuh yang sempurna… “ ucap pelayan itu dan membawa seorang yeoja dan ternyata yeoja itu adalah Yuri….

Part 4 :

Donghae yang melihatnya kaget dan dia langsung mengangkat kepalanya dan mundur dari Natasha. Kemudian dengan marah Yuri mendekati Donghae dan menarik dasinya kemudian memukul kepala Donghae dengan botol bir yang ada di meja. Kemudian pelayan yang membawa Yuri masuk keluar tiba – tiba karena kaget dengan kejadian itu ternyata pelayan itu adalah rekan Yuri yang seorang agent juga yang bernama Kikwang.

“Apa yang terjadi pada Yuri? “ tanya Tiffany pada Kikwang yang menyamar jadi pelayan itu ketika dia masuk van.

“Dia benar-benar menjadi gila!Pecahkan botol seperti hewan buas!” jawab Kikwang ketakutan. Setelah van Tiffany pergi, datanglah truk super junior.

“ dimana Donghae ??” tanya Leeteuk marah.

Setelah beberapa lama Yuri dan Donghae di bawa kekantor polisi ( kantor polisi yang sama di part 1 dan ditangani juga oleh polisi yang sama )

“Apa ini yang disebut mendesak? “ bentak Donghae pada Yuri.

“Apa ini yang disebut penting? “ tanya Yuri yang tak kalah. Disana ada tiga orang polisi yang sedang memperhatikan mereka bertengkar.

“Memamerkan tubuhmu seperti itu pada pria! “ bentak Donghae lagi.

“Kau melakukan pekerjaan akutansimu di Klub Malam? “ tanya Yuri dengan nada tinggi juga.

“Bukannya kau cukup tua menjadi pembersih disiang hari dan penggoda dimalam hari?” tanya Donghae mengabaikan pertanyaan Yuri.

“ jangan bawa – bawa umurku !!! Kau suka menggesekkan wajahmu ke dada gadis Rusia itu!” tanya Yuri sambil membentak. Ketiga polisi yang menonton hanya bisa memandang sepasang kekasih ini bertengkar.

“Benar sekali!Mereka lebih besar daripada punyamu! “ jawab Donghae asal dan kesal.

“Ukuran tidak penting, yang penting ada dua! “ bentak Yuri yang tak kalah kesalnya.

“Tidak juga, harusnya punya mereka besar ju… “ kata salah satu polisi yang tadi menonton namun dipotong oleh mereka berdua.

“ ajushii !!! “ bentak Yuri dan Donghae pada polisi itu, kemudian kedua polisi disampingnya menutup mulut polisi tadi dengan replex.

“Kukira kau berbeda dengan pria umumnya “ kata Yuri setelah mereka keluar dari kantor polisi.

“Aku tahu kau genit “ kata Donghae masih kesal.

“Aku sangat kecewa telah menerima cintamu. “ kata Yuri lagi.

“Kau kecewa padaku?Baik! Ini berakhir! “ kata Donghae dengan teriak membuat semua orang yang ada disekitarnya kaget dan melihat pada mereka.

“Tapi ada satu hal yang ingin kukatakan padamu.” Kata Donghae sambil menunjuk pada Yuri.

“Lupakan! Sudah berakhir diantara kita! “ kata Yuri menangkis tangan Donghae lalu memukulnya dan pergi meninggalkan Donghae yang terjatuh ditanah. Donghae hanya memandang kepergian Yuri lalu tertidur lemas di tanah. Tiba – tiba handphonenya berbunyi dan ternyata itu dari Leeteuk.

“Kau babo! Neo odiega?!” tanya Leeteuk diseberang telepon dengan nada marah.

“Pelan-pelan saja minumnya, Nak! Makanlah sesuatu. “ kata Leeteuk pada Donghae saat mereka ada disebuah kedai minum.

“Saya sudah terbiasa minum vodka, takkan mabok. Ini tidak ada apa-apanya, Pak.” kata Donghae enteng.

“Ayo minum sampai matiii! “ kata Donghae yang sudah benar – benar mabuk berat.

“Sudah terlalu banyak minum, bahkan kau sudah teler. “ kata Leeteuk sambil memperhatikan Donghae.

“Mulai saat ini aku akan bersikap baik. “ kata Donghae yang mabuk.

“Sekarang baru bicara. “ kata Leeteuk sinis

“ aku seorang super junior “ kata Donghae lagi.

“Tidak percaya padaku? “ tanya Donghae pada Leeteuk.

“Terserah, tidak semua orang bisa menjadi super junior. Agen terbaik yang bisa mengatasi

situasi apapun adalah super junior! “ kata  Leeteuk pada Donghae, Donghae hanya menjulurkan lidahnya tanda mengejek.

“Ah, bocah sialan ini benar-benar mabok… “ kata Leeteuk frustasi.

“ hyung, Apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku sangat bersalah. “ kata Donghae sambil mendekati Leeteuk lalu menangis tersedu – sedu dipundak Leeteuk.

“Baik, menangislah. super junior juga boleh menangis. “ kata Leeteuk sambil mengusap kepala Donghae. Setelah itu Leeteuk mendapat telepon dari markas.

***

“Nama, Natasha Valleschkova. Mahasiswi D.O,South Ural State University Kakeknya merupakan tokoh terkemuka dalam pemerintah. “ kata Yesung menjelaskan karena Donghae tidak bisa melakukannya.

“Apakah hanya dia utusan mereka? “ tanya Leeteuk pada Yesung.

“Ya. Natasha bukanlah persoalannya. “ jawab Yesung.

“Perhatikan wanita ini di CCTV Taman Hiburan.  “ kata Yesung sambil memperlihatkan video cctv di taman hiburan yang merekam Yuri sedang bermain dengan bayi dalam kereta bayi.

“Seorang wanita hamil? “ tanya Leeteuk heran.

“Ya, tapi dia tinggalkan kerete bayi dan lari. Lihat bagaimana cepatnya dia bisa lari! “ tambah Yesung lagi sambil menonton video cctv.

“Cara bergeraknya sepertinya sudah sangat terlatih. Kami kira dia adalah seperti Daniel Henney. penghubung Victor disini. “ jelas Yesung seketika itu Donghae yang ketiduran bangun dan melihat video yang menampakan wajah Yuri, mata Donghae langsung terbelalak.

“ itu Yuri !! “ seru Donghae seketika itu semua orang yang diruangan melihat kearahnya.

“  Kwon Yuri, Umur 30 tahun. mengambil Jurusan Bahasa Korea di Univ. Hankook Studi Asing. bekerja menjadi agen travel di Hanmi Travel. Sekarang dia bekerja sebagai wanita pembersih. “ jelas Donghae tentang Yuri.

“ uri Yuri neun…. maksudku Kwon Yuri tidak ada hubungannya dengan Victor whatsoever “ bela Donghae lalu ditatap oleh semua orang disana.

“Tentu saja ada hubungannya! Hotel mengatakan tidak ada pembersih bernama Yuri. “ kata Kangin

“Siapa sebenarnya dia! “ tanya Leeteuk yang mulai bingung.

“  Bisakah kau mendekatinya? “ tanya Leeteuk pada Donghae.

“ tentu saja!!” jawab Donghae.

Sementara di tempat Yuri ternyata mereka juga sedang membahas yeoja rusia yang bernama Natasha Valleschkova.

“Saat ini belum ada yang mencurigakan, tapi karena kedekatannya dengan Dr. Lee kami meminta polisi untuk mendakwanya karena menetap secara ilegal. Polisi bisa mendeportasinya, karena menetap secara ilegal “ kata Tiffany menjelaskan.

“Alat pelacak Dr. Lee mati. artinya dia mendapatkan bantuan dari seseorang. Kami menganalisa CCTV Taman Hiburan dan menemukan penghubungnya. Berikut kejadiannya.  “ kata Tiffany lagi sambil memperlihatkan cctv taman hiburan. Video itu memperlihatkan Donghae sedang duduk di bangku dengan Dr. Lee.

“Dia berbicara dengan Dr. Lee. Kejadian selanjutnya. Ini kejadian sama dari sudut lain. Tingkahnya sungguh aneh. “ tambah Tiffany sambil memperlihatkan video dimana Donghae sedang loncat – loncat seperti menghindari tembakan padahal disana tidak terlihat ada yang menembaknya.

“  Mungkin saja dia gila? “ tanya Kangta melihat tingkah Donghae di video itu.

“CZ-85 pistol semi-otomatis. Ini senjata yang sama… yang digunakan penyerang saat menyerang Agen Yuri. Dia merupakan anggota dari Tim Rusia yang bisa menuntun kita ke Dr. Lee “ tambah Tiffany sambil memperlihatkan sebuah pistol tipe yang sama dengan yang dipegang Donghae di video.

“Tapi saat ini belum bisa mengidentifikasi siapa dia. “ kata Tiffany sambil memperbesar wajah Donghae di video.  Yuri yang melihatnya sangat kaget dan berdiri .

“Dia mengambil Jurusan Bahasa Afrika di Univ. Hankook “ kata Yuri menjelaskan.

“  Bahasa Afrika? “ tanya Tiffany.

“  Setelah lulus dia studi di Kanada. Sekarang dia bekerja di Kantor Akuntan Samin. “ tambah Yuri lagi.

“  Tak mungkin dia seorang mata-mata Rusia Pak! “ bela Yuri .

“  Dia bukan seorang Akuntan, untuk pastinya. “ timpal Tiffany.

“Dia pergi ke Rusia, bukan Kanada. “ kata Kangta yan melihat profil Donghae membuat Yuri terdiam.

“Apa ini? Tidak ada catatan sama sekali, betul? “ tanya onew sambil membolak – balikan ketas yang ada ditangannya.

“Mungkinkah dia mendekatimu untuk tujuan tertentu? Bertemu secara tidak sengaja setelah 3 tahun? Menyadari sesuatu yang aneh? “ tanya Tiffany lagi pada Yuri.

“ eopseo… “ jawab Yuri sambil berpikir.

“  Bisakah kau mendekatinya? “ tanya Kangta pada Yuri.

“ tentu saja!!” jawab Yuri.

***

“Secara pribadi ini akan sulit…Tapi kita boleh menjadi urusan pribadi. Kita bergerak sebagai Tim. “ kata Tiffany sambil memasangkan microfone di baju Yuri.

“Kau menangis? “ tanya Tiffany yang melihat mata Yuri memerah.

“Haruskah aku tertawa? “ Yuri balik bertanya. Lalu Tiffany menepuk pundak Yuri prihatin lalu memberikan alat pelacak yang akan dipasangkan pada Donghae.

Sementara itu juga Donghae bersiap – siap untuk bertemu Yuri yang di temani oleh Leeteuk.

“Simpan dengan sebaik-baiknya rahasia CIA! Pakai ini. Jangan biarkan dia lolos dengan mudah karena kau mengenalnya. “ ucap Leeteuk sambil memberikan alat pelacaknya. Namun Donghae hanya diam dan memandang kosong kearah lantai.

“ ya~ … Ayolah! Perhatikan! Dia menipumu, teman! “ kata Leeteuk menyadarkan Donghae.

“Aku tidak bisa percaya ini. Bagaimana ini bisa terjadi?  “ tanya Donghae tidak percaya.

“Semua yeoja adalah sama. Mereka sulit dipahami dan tidak bisa dipercaya. Yeoja mana saja merasa berbeda harus angkat tangan. “ ucap Leeteuk pada Donghae.

Dalam waktu yang bersamaan Yuri sedang angkat tangan saat Tiffany memeriksa perlengkapannya.

Kemudian Yuri dan Donghae sedang ada direstoran dengan duduk saling berhadapan.

“Masih ingat saat pertama kali kita berjumpa? “ tanya Donghae memecah keheningan.

“Kau terlihat kikuk, sangat lugu. “ jawab Yuri datar.

“Saat pertama kali melihatmu. Aku tidak punya keberanian sama sekali untuk bicara padamu. Aku tidak bisa mengajakmu makan pangsit bersama. “ kata Donghae menambahkan.

“Butuh waktu 86 hari. “ kata Yuri.

“ mwoya??” tanya Donghae.

“Waktu untuk mengajakmu makan pangsit setelah pertemuan pertama kita. “ jawab Yuri. Tiba- tiba datang pelayan membawakan pesanan mereka.

“Permisi, lobster pesanan Anda. Silahkan menikmati. “ kata pelayan itu lalu pergi.

“Kau masih pergi ke Pulau Jeju? “ tanya Donghae dengan nada menyindir.

“Oke, mungkin aku tidak pergi ke Pulau Jeju… Tapi hati nuraniku masih waras. Setidaknya aku tidak gunakan cinta untuk maksud tertentu.” Jawab Yuri dengan nada menyindir juga.

“Belum cukupkah kau permainkan aku? “ tanya Donghae yang mulai emosi namun masih menahan emosinya.

“Brengsek. “ kata Yuri mencaci Donghae.

“Aku tidak seperti dirimu. Aku tidak hidup dalam kebohongan. “ kata Donghae yang menyindir Yuri lagi .

“Bagus! Desak terus! “ kata Leeteuk di haedphone pada Donghae.

“Bisa-bisanya kau bermuka dua! “ kata Yuri mulai meninggi.

“ Yuri, Tenang! Tenang!” kata Tiffany mengingatkan Yuri. Kemudian Yuri minum untuk menenangkan dirinya. Donghae juga ikut minum untuk menenangkan dirinya.

“Bagaimana kerjamu akhir-akhir ini? “ tanya Yuri yang mulai tenang.

“Tidak buruk. Aku hanya melakukan apa yang mereka katakan. “ jawab Donghae enteng.

“Tidak pakai pertimbangan?Melakukan apapun yang mereka suruh? “ tanya Yuri yang menyindir.

“Ada yang salah dengan itu? Lebih baik daripada pekerjaan kotor mu. “ kata Donghae balik menyindir.

“ kotor? kau menghina pekerjaanku??” tanya Yuri yang mulai tersinggung.

“Itu tidak bisa dibanggakan! “ kata Donghae.

“Membersihkan lebih terhormat daripada apa yang kau lakukan! “ kata Yuri.

“Membersihkan? Maksudmu Pembersih (‘Pembunuh’), huh? Aku tahu semuanya, kau bukan Pembersih pada umumnya! “ tanya Donghae dengan nada menyindir lagi dan emosi.

“Jadi kau mengaku sudah mengetahui semuanya? Apa karena itu kau mendekatiku? “ tanya Yuri dengan suara bergetar menahan emosi. Lalu Yuri melampiaskan kemarahannya dengan memukul lobster dengan pemukul kayu yang disediakan. Begitu juga Donghae memukul lobsternya dengan emosi. Mereka saling memukul lobster sampai lobster itu berantakan semua, orang – orang  yang ada direstoran menatap kearah mereka. Saat Yuri mau pergi meninggalkan Donghae karena sudah tidak tahan dia ingat sesuatu. “ Yuri!! Alat penyadap nya!” kata Tiffany mengingatkan.

“Tempelkan ke dia! “ kata Leeteuk menyuruh Donghae.

Yuri lalu berbalik dan Donghae juga berdiri mereka saling mendekat lalu berpelukan untuk memasangkan alat penyadap masing – masing.

“ saranghanda Yuri~ya. jeongmal “ kata Donghae sambil menepuk pundak Yuri.

“Aku akan membencimu! Yeongwonhi!” kata Yuri melakukan hal yang sama. Kemudian mereka bepisah.  Yuri pergi dengan membawa palu kayu itu meninggalkan Donghae.

***

Yuri menjalani hari – harinya dengan hampa begitu juga yang dilakukan Donghae. Mereka benar – benar tidak punya semangat untuk menjalani hidup masing – masing. Saat Yuri mau menghapus nomor Donghae diteleponnya namun tidak jadi tiba – tiba Siwon meneleponnya.

“ hai Siwon!! “ sapa Yuri

“Maaf aku tidak menelpon, kerjaan menumpuk di kantor.sekarang?? Oke, aku segera ke sana.” tanya Yuri karena Siwon mengajaknya untuk bertemu.

“Ada yang nelpon di Hp nya dan pergi keluar. “ lapor Yesung pada Leeteuk yang sedang melacak Yuri.

“Apa kau lacak nomor Hp nya? “ tanya Leeteuk.

“Hp nya tidak bisa dilacak. “ jawan Yesung.

“Dia profesional. Tangkap dia kemudian si Target. Bergerak! “ titah Leeteuk.

Sementara Donghae tertidur dirental temannya enhyuk.

“Saya garansi barangnya 200%! Maaf, Saya hanya menerima uang tunai. Ketemu di tempat biasanya sekitar 30 menit lagi. “ kata enhyuk menelepon clientnya yang ternyata disadap oleh Tiffany. Saat enhyuk mau keluar dia melihat Donghae sedang tertidur kemudian mengambil jas Donghae yang ada alat penyadapnya lalu memakainya.

“Sudah terjadi transaksi. Dapatkan barangnya. “ titah Tiffany pada tim nya.

Saat enhyuk sedang transaksi dengan clientnya tiba – tiba ada van hitam berhenti didepannya lalu menangkapnya.

Saat Yuri sedang berjalan menuruni tangga untuk bertemu Siwon, tiba – tiba ada sekelompok orang menghadangnya. Tejadilah perkelahian sengit antara Yuri dan sekelompok orang yang ingin menangkapnya. Siwon yang menunggu merasa gusar karena Yuri tak kunJung datang. Saat Yuri berhasil meloloskan diri alat penyadap yang ada di badannya jatuh ke lantai.

Sementara itu Donghae ditempat rental DVD milik enhyuk sedang asyik bermain game Spider Solitaire di handphonenya. Tiba – tiba dia ingat sesuatu tentang permainan kartu antara Victor dan Daniel Henney di hotel.  kemudian Donghae mengambil beberapa kartu kemudian merangkainya apa yang dia lihat waktu itu.

“Rusia… Mafia? Merah… “ katanya sambil terus berpikir mencoba memecahkannya.

“Ada yang terluka? “ tanya Kangin pada pada Leeteuk yang berusaha menangkap Yuri.

“Semuanya terluka Pak. “ jawab Leeteuk.

“ babo semua!!!” umpat Kangin.

“Victor menghilang dan kalian kehilangan Yuri ?“ kata Kangin lagi.

“Sebaiknya cepat pergi. Keluar! “ kata Leeteuk pada anak buahnya.

“ jeoseowamida “ kata Leeteuk sambil duduk menghadap Kangin.

“Kedutaan Rusia menginginkan penjelasan resmi karena membututi mereka. “ kata Kangin lagi.

“Kalau begitu tanyakan catatan resmi mereka.” Usul Leeteuk.

“Kenapa kau begitu keras kepala? “ tanya Kangin pada Leeteuk.

“Tutup kasus ini salahkan semuanya pada Donghae “ kata Kangin lagi.

“Tapi dia hanyalah anak kecil yang tidak tahu apa-apa. “ bela Leeteuk.

“Diam dan panggil Donghae ke sini sekarang. “ titah Kangin.

“Saya tidak bisa Pak. “ jawab Leeteuk. Tiba – tiba handphonenya berbunyi Leeteuk minta ijin untuk mengangkatnya ternyata itu dari Donghae.

“ permisi “ kata Leeteuk menjauh dari Kangin.

“Ini saya Pak. “ kata Donghae

“ ada apa? Kau sudah makan?” tanya Leeteuk datar

“ belum pak! Mereka adalah Red Mafia Mereka hanya menggunakan Kartu Wajik dan Hati “ kata Donghae.

“Aku sedang rapat sekarang. “ kata Leeteuk berpura – pura.

“Tunggu sebentar Ketua! “ kata Donghae yang belum selesai.

“Kode mereka dalam Bahasa Inggris bukan Bahasa Rusia. “ tambah Donghae lagi

“Oke, aku paham. Aku pulang terlambat malam ini. “ kata Leeteuk yang masih pura – pura.

“ Saya berhasil membongkar semua kodenya Pak. Kodenya ANADYR. Artinya sebuah Wine Bar di ltaewon “ jelas Donghae.

“Anggur apa! Tidur saja duluan! “ kata Leeteuk.

“Saya tidak bisa tidur Pak! “ kata Donghae polos.

“Baik, aku mengerti! Aku sayang kamu juga, dah. “ kata Leeteuk menutup teleponnya.

“Halo? Pak! Ketua! “ kata Donghae yang teleponnya sudah ditutup.

“Istriku menelepon menanyakan tentang anggur. “ kata Leeteuk pada Kangin.

“Kau harus memikirkan keluargamu.” Kata Kangin terkekeh.

“Sama seperti mengkwatirkan saat kerja di lapangan. “ kata Leeteuk.

“Aku butuh orang sepertimu untuk tetap di Tim. Jadi bawa Donghae ke jaksa penuntut

dan tinggal pergi. “ saran Kangin.

“Saya yang akan bertanggung jawab penuh Pak. “ jawab Leeteuk yakin.

“Aku peringatkan kau sebagai atasan mu. “ kata Kangin yang merasa Leeteuk keras kepala.

“dan saya peringatkan anda sebagai pemilik van ini. Silahkan pergi. “ kata Leeteuk pada Kangin yang bermaksud mengusir.

“Ketua Kim. Kenapa kau… “ Kangin tidak bisa berkata apa – apa lalu pergi meninggalkan Leeteuk.

Sementara itu enhyuk yang ditahan di tempat agent Yuri merasa tidak tau apa – apa dan ingin dibebaskan.

“  Kaukah itu sayang? Aku tidak melakukan apa-apa! Aku bersumpah! Tolonglah aku sayang! Keluarkan aku dari sini! “ kata enhyuk saat berada di ruang interogasi kepada yeojacingunya yang dikira ada disana.

“ nuguseyo ??” tanya Kangta pada Tiffany.

“Teman kecil Lee Donghae. Tertangkap saat menjual pil viagra. “ jawab Tiffany.

“Lee Donghae memancing kita padanya, sementara mereka menyerang Yuri “ tambahnya lagi.

“Dia profesional.” Kata Kangta.

“Sepertinya ada mata-mata di dalam? Anda mempunyai musuh dimana-mana Pak. “ kata Tiffany pada Kangta.

“Jika tidak mempunyai musuh, artinya kau malas dalam bekerja.” Kata Kangta.

“Lagipula, Yuri benar-benar sudah ketahuan.” Kata Tiffany menghela nafas.

“Kirim dia ke Tim lain dan suruh istirahat untuk sementara waktu. “ titah Kangta.

Donghae yang sudah mengetahui keberadaan Victor dan danniel henney bergegas ketempat dimana mereka sekarang. Dan Donghae masuk dengan mengendap – endap. Saat didalam Donghae melihat danniel Henney kemudian mengikutinya masuk. Ternyata disana Victor sudah menunggu

Natasha di deportasi. “ kata Daniel

Kalau tentang pekerjaan? “ tanya vistor.

Kedutaan sedang mengurusnya Pak.  “ jawab daniel

NLS pasti stres. selalu terkena persoalan-persoalan diplomatik. “ kata Victor.

Apakah ini aman Pak?” tanya daniel.

“Mereka mungkin saja tahu siapa kita sebenarnya. Tidak masalah jika mereka tahu. Itulah yang mereka kira tentang aku. “ kata Victor sambil membuka topeng nya. Ternyata dia adalah seorang yeoja, Donghae yang melihatnya kaget. Lalu Donghae ingin memotretnya namun tiba – tiba handphone Donghae berbunyi. Seketika itu daniel dan yeoja yang menyamar jadi Victor itu memandang kearah Donghae, untung saja Donghae berhasil memotretnya. Dan sekarang Donghae lari sekuat tenaga menghindari tembakan dari mereka berdua. Saat menyebrang jalan tiba – tiba Donghae tertabrak mobil polisi, daniel dan yeoja itu langsung melarikan diri.

***

“Ini email Dr. Lee yang masuk 30 menit yang lalu Pak! “ lapor Kikwang pada Kangta.

“Untuk temanku, Dr. Lee… Ini sudah cukup lama sejak kita bertukar email. Roma tampaknya lebih baik dari Korea. “ kata Kangta membacakan isi emailnya.

“ Setelah melacak IP Address nya.. Tokyo… Rusia… Tanzania… Hungaria… Ekuador… Alaska… Yunani… Bolivia… email tersebut dikirim dari seluruh dunia. “ jelas Kikwang sambil menandai negara di peta yang terpampang disana pada Kangta dan Tiffany.

“Decode emailnya dan pasang di APB mengenai Dr. Lee dan Lee Donghae ” kata Kangta.

Sementara itu di tempat Leeteuk, datanglah seorang jaksa untuk menemui Donghae.

“Dimana Agen Lee Donghae ?” tanya jaksa itu yang berama Nam Woohyun.

“Dia pergi ke suatu tempat menangani kasus S1. Aku tidak bisa verifikasi hal itu. “ jawab Leeteuk.

“Apakah ini operasi tunggal Donghae?” tanya Woohyun dengan angkuh.

“Aku tidak bisa memverifikasi hal itu. “ jawab Leeteuk datar.

“Apakah sudah disetujui? “ tanya Woohyun lagi.

“Aku tidak bisa memverifikasi hal itu. “ jawab Leeteuk dengan nada yang sama.

“Dengar, Bung! Ingin dipecat! “ ancam Woohyun yang merasa Leeteuk mengabaikannya sambil menggebrak meja.

“Bung?Jaga mulutmu, anak muda! “ Leeteuk yang mulai emosi dengan sikap Woohyun.

“  Siapa pelatihmu? moon heejoon?? Tony??Siwon??? hah!!! “ tanya Leeteuk sambil membentak Woohyun dan membuatnya kaget.

“Aku tidak bisa memverifikasi hal itu. “ kata Woohyun yang mulai menciut.

“Akan aku cari tahu siapa pelatihmu, dasar picik. “ kata Leeteuk yang kesal.

“Apa passwordnya? “ tanya Woohyun pada Leeteuk.

“ molla , Aku juga ingin tahu. “ jawab Leeteuk datar.

Sementara itu ditempat Kangta sedang meneliti tempat transaksi Dr. Lee.

“Kami berhasil pecahkan passwordnya. Berikut jam-jam email dikirim.  01:03 — Baris 01, Kolom 03, mengacu ke “A” . 02:09 –Baris 02, Kolom 09, mengacu ke “B”. Jika kita gunakan pola-pola ini sampai dengan email terakhir jam 05:11 . Kita dapatkan… “ kata Kikwang menjelaskan namun tiba – tiba terpotong oleh Yuri yang masuk keruang rapat.

“Berhenti! Kenapa hanya saya yang keluar dari kasus ini? “ tanya Yuri dengan nada tidak terima.

“Kau ketahuan. Ini peraturan. “ jawab Kangta datar.

“Tapi Ketua! “ kata Yuri namun Kangta tidak peduli pada Yuri.

“Itu perintah , Yuri “ kata Tiffany menenangkan Yuri lalu Yuri keluar dari ruangan itu.

“ rangkai semuanya “ titah Tiffany pada Kikwang.

“Busan, Bexco, 30 Jam?” tanya Kangta.

“Itu mengacu pada perbedaan waktu. “ jelas Kikwang.

“Berarti hanya tersisa 2 jam! “ kata Kangta sambil melihat jam tangannya.

Lalu mereka bersiap – siap menuju Busan dengan helicopter.

Donghae berusaha terus menelepon Leeteuk didalam mobil polisi yang menabraknya tadi tapi tidak diangkat oleh Leeteuk karena jaksa Woohyun masih ada disana. Ternyata polisi yang menabraknya itu adalah polisi yang menanganinya saat dibawa ke kantor polisi bersama Yuri.

“ Lee Donghae. Jalankan lagi Cek ID nya. “ lapor polisi itu yang bernama Jung Byunghe pada teman melalui microfon di mobil polisi.

“Angkat Hp nya! “ kata Donghae yang kesal karena Leeteuk tidak mengangkatnya.

“Tulis ngawur saja tentang aku saat kau buat laporan.  “ kata polisi Byunghe lagi pada temannya.

“Aku tidak akan kehilangan pekerjaan ini “ kata Byunghe lagi pelan.

“Ini tidak ada gunanya. Semua Agen sedang mengawasi semua pintu masuk. “ kata Woohyun pada Leeteuk.

“ Lee Donghae, Dia seorang super Junior. Kau pikir bisa menangkap seorang super junior dengan mudah? “ kata Leeteuk menyela Woohyun.

“Kau menemukannya? Eodiga ? arraseo.” Kata woohyu saat menerima telepon tentang keberadaan Donghae.

“super Junior  hebat apanya… Dia sedang dibawa ke polisi saat kita sedang bicara. Kau mendidiknya dengan baik! “ kata Woohyun meremehkan sambil beranjak pergi meninggalkan Leeteuk. Kemudian Leeteuk memandangi hp nya ternyata ada mms  foto seorang yeoja.

“Apa-apan ini? “ umpat Leeteuk kesal. Kemudian ada telepon lagi dari Donghae, dengan cepat Leeteuk mengangkatnya.

“Kau kemana saja! “ bentak Leeteuk kesal.

“Kenapa tidak diangkat hp nya! “ Donghae balik membentak.

“Bajingan kecil! Pergilah diam-diam ke Rusia, sekarang juga. “ kata Leeteuk.

“Saya baru mengirim foto Pak. Tolong di cek siapa dia? “ kata Donghae mengabaikan kata – kata Leeteuk.

“Apa kau sudah gila! “ kata Leeteuk.

“ jebal pak! Ini ada hubungannya dengan Kwon Yuri  “ kata Donghae memohon.

“Babo! Aku perlu passwordnya! “ umpat Leeteuk pada Donghae.

“Ini penting, Ketua. “ kata Donghae lagi.

“  Jadi katakan passwordnya! “ bentak Leeteuk.

“Chief… asshole… “ kata Donghae ragu

“  Kau bilang apa? “ tanya Leeteuk kurang jelas atau pura – pura kurang jelas.

“  Passwordnya ‘Chief Asshole’… “ jawab Donghae.

“C-H-l-E-F-A-S-S-H-O-L-E. “ kata Leeteuk sambil mengetikannya.

“Tidak bisa! “ kata Leeteuk yang gagal.

“Chief spasi Asshole, Pak. “ kata Donghae,

“  Akan kucari pelatihmu dan kubunuh dia! “ kata Leeteuk sambil mengetikan passwordnya.

“Bisa masuk. Song Victoria. Ketua Pengusaha Yeoja Rusia. Dia menghadiri pertemua jam 11.  “ kata  Leeteuk yang mendapatkan informasi tentang yeoja yang menyamar jadi Victor.

“Dimana Pak? Apa? “ tanya Donghae.

“  Mengerti Pak! Saya akan tangkap Victoria!Lindungi saya, Ketua! Oke? “ kata Donghae lalu menutup teleponnya.

“ oke “ jawab Leeteuk

“Hubungi semua Polisi dan cari bantuan yang bisa didapat! anggil semua Agen yang bisa dihubungi! Bergerak ke Posisi 3 dan 6!Aku segera tiba! “ titah Leeteuk pada semua timnya.

“ ajushi, Lewat jalan tol. “ perintah Donghae pada polisi Byunghe.

“Apa… Ini bukan taksi! “ bentak Byunghe kesal.

Donghae merasa ada yang tidak beres dengan Byunghe, kemudian dia merebut pistol Byunghe dan menodongkannya pada Byunghe.

“Apa yang kau lakukan! Ayo kita bicarakan hal ini…Ini mobil polisi! “ kata Byunghe gugup.

“Putar balik sekarang! “ kata Donghae.

“Percayalah padaku, Petugas Jung. Negara ‘memanggil kita’.” Kata Donghae meyakinkan polisi Byunghe.

“Kenapa memanggil kita. Kau pasti salah dengar. “ kata polisi Byunghe

***

Yuri yang tertinggal dikantornya mencoba memecahkan teka – teki tempat terjadinya transaksi. Dengan menghubungkan garis – garis negara yang disebutkan Kikwang akhirnya Yuri memperoleh alamat ip dari email yang dikirimkan pada Dr. Lee. Lalu Yuri memasukan alamat ip nya untuk melacak tempatnya.

“Suwon, Jangahn-gu… Yunmu-dong? “ ucap Yuri yang berhasil menemukan tempatnya lalu Yuri bergegas menuju Suwon dimana disana sedang ada parade sepanjang suwon, dan setelah berkeliling akhirnya Yuri melihat Dr. Lee.  kemudian Yuri menelepon Tiffany.

“ Kenapa kau bawa helikopter ke Suwon dari Seoul? “ tanya Yuri pada Tiffany.

“Kita tidak menuju Suwon! “ jawab Tiffany.

“Apa maksudmu! Dr. Lee disini, Kode Merah! “ kata Yuri.

“ Yuri, bilang di suwon “ kata Tiffany pada Kangta.

“Tapi ini Busan, Ketua. “ kata Kikwang.

“Dia mengatakan Dr. Lee di Suwon!Kode Merah! “  bentak Tiffany pada Kikwang.

Yuri yang mengikuti Dr. Lee masuk ke sebuah gedung lalu mencari tempat kemana  Dr. Lee pergi. Pada saat masuk kesebuah ruangan tiba –tiba Yuri ditodongkan sesuatu ke lehernya kemudian dia pun tak sadarkan diri.

Sementara itu Donghae yang mencari jejak Victoria seperti bingung apa yang harus dilakukan. Namun dia melihat kamera CCTV lalu mencari sumbernya. Setelah dapat lalu Donghae mengupas salah satu kabel dan menghubungkannya ke handphone miliknya.

“Kau pasti salah satu dari Agen-Agen itu. Berfungsi! Polisi perlu belajar hal-hal seperti ini juga. “ kata Byunghe melihat apa yang dilakukan Donghae. Saat video CCTV sedang berputar Donghae melihat seorang yeoja masuk kesebuah gedung yang tadi dimasuki Yuri.

Yuri yang tersadar dari pingsannya perlahan – lahan membuka matanya, dan melihat transaksi yang dilakukan Dr. Lee. Dr. Lee  Memberikan serum virus pada Victoria dan Daniel, sebaliknya mereka mentransfer uang ke rekening Dr. Lee.

Terima kasih. “ kata Dr. Lee.

sama – sama “ kata Victoria lalu mereka berjabat tangan dan Dr. Lee Meninggalkan tempat itu.

Kita harus sampai di tempat pertemuan 13 menit lagi!” kata Victoria pada daniel. sambil melihat – lihat isi tas Yuri yang tidak punya senjata.

Hanya ini senjata terbaik yang dimiliki seorang Agen Korea. “ kata Victoria  sambil memegang palu kayu untuk menghancurkan cangkang lobster yang Yuri bawa dari restoran dan memandang pada Yuri.

Masih ingat? 3 tahun lalu? Tertangkap oleh gadis murahan sepertimu. Itu dulu, musuh lama! “ kata Victoria mengingat saat Yuri menangkap George .  Yuri yang terikat berusaha memotong tali yang mengikat tangannya dengan laser yang ada di jam tangannya.

jadi… Akan berakhir seperti ini. “ kata Victoria sambil menembak tali yang mengikat beban di atas Yuri sehingga beban itu jatuh, namun beruntungnya tali yang mengikat tangan Yuri sudah lepas dan Yuri bisa menghindarinya.

Donghae yang sudah tahu gedungnya mencoba untuk masuk kesana.

“Aku mengharap bantuanmu yang sebesar-besarnya. Jangan biarkan siapapunkeluar masuk sini. “ kata Donghae pada polisi Byunghe.

“Tidak boleh ada yang keluar atau masuk. Paham? “ ulang Donghae.

“  Haruskah aku minta bantuan? “ tanya polisi Byunghe.

“Aku mengharapkanmu, Petugas Jung! “ kata Donghae meninggalkan polisi Byunghe didepan pintu. Kemudian Donghae masuk dengan mengendap – endap.  Tidak lama dari itu Dr. Lee yang mau keluar ditahan oleh polisi Byunghe.

Saat Donghae masuk keruangan tepat Yuri sedang membuka pintunya untuk kabur karena dia tidak membawa senjata. Donghae lalu menodongkan pistolnya pada Yuri.

“Tangan di atas! atau temanmu akan mati! “ kata Donghae sambil menyandra Yuri.

“ hei!” kata Yuri yang ingin memberitahu kalau mereka penjahatnya. Namun Victoria menodongkan pistolnya pada Yuri dan Donghae. Melihat itu Yuri kaget dan Donghae langsung melindungi Yuri dengan tubuhnya.

Dorrr…. dorr

Bunyi pistol ditembakkan tepat mengenai tubuh Donghae. Donghae tejatuh ke lantai. Yuri yang kaget memeluk Donghae.

“ hei !! Donghae ~ah “ kata Yuri memangil nama Donghae dengan terisak namun Donghae terkulai lemas kelantai. Victoria mendekati Yuri dan menodongkan pistolnya pada Yuri.

Jangan bersedih, kau akan menyusulnya. “ kata Victoria yang mau menarik pelatuk pistolnya, Yuri menatapnya sambil meraih palu kayu yang ada didekatnya. Lalu memukulkannya pada tangan Victoria. Kemudian mereka berkelahi, daniel yang berada disana tidak tinggal diam ikut menyerang Yuri. Yuri terus diserang oleh Victoria , saat Victoria mengambil sebuah pecut Yuri mengambil pedang. Terjadilah perkelahian yang sengit antara mereka berdua. Donghae yang memakai baju anti peluru yang diberikan Leeteuk kemudian tersadar karena tadi dia hanya kaget saja. Donghae melihat daniel yang menodongkan panah pada Yuri.

“  Yuri! Awas !!” teriak Donghae lalu menerjang daniel. Yuri yang mendengarnya kaget melihat Donghae bangun lagi. Kemudian Victoria menyerang Yuri lagi,  Sedangkan daniel menyerang Donghae.  Saat Donghae kewalahan melawan daniel, Yuri melemparkan bumerang kepada daniel sehingga daniel terjatuh. Donghae melihat Yuri yang dipukuli pakai pecut oleh Victoria bermaksud menembak Victoria namun Victoria melemparkan pecutnya pada tangan Donghae sehingga pistolnya terjatuh dan vicoria segera mengambilnya lalu menembakkannya pada Yuri dan Donghae. Donghae dan Yuri menghindari dengan mencari tempat yang aman. Seketika itu daniel mendorong kayu yang menopang atap dimana Yuri dan Donghae berada. Semua ambruk Yuri dan Donghae bergelantungan agar tidak jatuh. Victoria dan daniel pun pergi keluar dari tempat itu.

“Kembali ke sini! Hei! Orang asing, Berhenti! Kalian!”kata polisi Byunghe yang masih menahan Dr. Lee sesuai yang diperintahkan Donghae pada  Victoria dan daniel yang melarikan diri keluar dari gedung itu.

“Tunggu disitu dan jangan bergerak! “ kata Yuri sambil loncat pada Donghae dan berniat mengejar Victoria dan daniel .

“Ini berbahaya, Yuri! Bawa serta aku! “ kata Donghae yang masih bergelantungan. Lalu donhae pun keluar mengikuti Yuri.

“Aku kelepasan dua dari kelompoknya! Dua orang asing! “ kata byunghae pada Donghae yang masih menahan Dr. Lee. Donghae pergi tanpa menghiraukan Byunghe.

“Masih belum bisa menghubungi Yuri? “ tanya Kangta pada Tiffany.

“ belum “ jawab Tiffany.

“Hubungi Polisi untuk pergi ke posisi terakhir kontak. “ titah Kangta pada timnya.

Sementara itu Yuri masih mengejar Victoria, Victoria lari memakai kuda begitu juga daniel. Namun saat kuda daniel akan lari Yuri memukul daniel sehingga daniel jatuh kemudian Yuri memakai kuda itu dan mengejar Victoria. Kemudian daniel menyusulnya dengan menggunakan motor yang ada disana. Donghae menyusul menggunakan keledai yang tidak bisa lari melewati daniel yang ternyata sedang mengisi bensin, karena motor yang ditumpanginya kehabisan bensin. Setelah mengisi bensin daniel menyusul Donghae, pada saat motornya sejajar dengan keledai Donghae Daniel menodongkan pistol pada Donghae. Namun Donghae melemparkan sesuatu pada ban motor daniel sehingga daniel terjatuh dan tak sadarkan diri. Donghae pun mengambil motor tersebut lalu menyusul Yuri.

Yuri dan Victoria turun dari kuda dan sama – sama mengambil pedang yang ada disana. Terjadilah pertarungan pedang antara Yuri dan Victoria. Saat  Yuri kewalahan melawan Victoria dan pedangnya jatuh,  Donghae datang.

“ Yuri!!! “ Donghae memanggil Yuri.

“  Aku akan menyelamatkanmu, Yuri!!! “ kata Donghae namun pada saat Donghae akan maju Victoria menodongkan pedangnya pada Donghae . lalu Donghae mencabut dua bendera yang ada di motornya.

“Tetap disitu! “ kata Donghae pada Victoria lalu menghampiri Yuri.

“Offensif! Offensif! “ kata Donghae memberikan kode pada Yuri,  sejenak Yuri berpikir namun mengerti maksud Donghae seperti latihan anggar 3 tahun yang lalu. Kemudian mereka berdua menyerang Victoria bersamaan.

“Yuri! Contre offensif!  “ kata Donghae. Saat Yuri menahan pedang Victoria, Donghae memukulnya begitu juga sebaliknya. Hal itu membuat Victoria kewalahan dan lari ke tempat yang lebih tinggi.

“Serang! “ kata Yuri pada Donghae.

Berhenti! “ kata Victoria mengeluarkan serum virus dari tas nya.

Jika ini tersebar, akan berubah menjadi virus mematikan! Lalu semuanya akan tewas! Apa itu yang kalian inginkan? “ kata Victoria mengancam, Donghae yang mengerti perkataan Victoria diam terpaku.

“  Dia bilang apa? “ tanya Yuri yang tidak mengerti apa yang Victoria katakan pada Donghae yang masih diam.

Kalian tidak memberiku pilihan. Aku tidak akan mati sendirian! “ kata Victoria sambil melemparkan serum virus itu. Tanpa pikir panjang Donghae loncat dan mengambil serum virus itu sehingga dia terjatuh dengan serum itu.

“ Donghae!! “ teriak Yuri yang melihat Donghae terjatuh. Lalu Yuri menyerang Victoria da menendangnya sampai Victoria terjatuh tak sadarkan diri tak jauh  dari jatuhnya Donghae. Yuri langsung turun menghampiri Donghae.

“Donghae~ ah! Buka matamu. Donghae~ ah!Kumohon! “ kata Yuri sambil mencoba membagunkan Donghae.

“Kau baik-baik saja, ? Donghae~ ah ? “ tanya Yuri sambil dengan menampar – nampar pipi Donghae . Tak lama Donghae pun membuka matanya lalu tersenyum karena berhasil menyelamatan sambil menunjukan serum virus yang ada ditangannya. Yuri melihat sekilas serum virus ditangan Donghae lalu mendorong Donghae kesal.

“Hei! Kau bertugas di mana? “ tanya Yuri kesal sambil memegang baju anti peluru yang dipakai Donghae.

“Yah, akun… “ jawab Donghae ragu namun dipotong oleh Yuri.

“Jangan pernah bilang lagi ‘akuntan’.  “ sela Yuri.

“Seorang Pegawai Negeri Sipil … “ jawab Donghae gugup.

“Polisi? Jaksa? “ tanya Yuri selidik.

“  NLS. Operasi Luar Negeri. Calon Agen. “ jawab Donghae sambil menunduk.

“Sudah kubilang jangan melakukan sesuatu yang berbahaya! Kau akan terluka! Sudah kubilang untuk menjadi guru di luar kota! Kenapa kau tidak pernah dengarkan aku! “ kata Yuri marah – marah sambil memukul – mukul Donghae. Donghae lalu mencium Yuri untuk menghentikan aksi Yuri, Yuri menghentikan ciumannya lalu menatap Donghae sebentar lalu mereka berciuman lagi dengan penuh nafsu.

Leeteuk yang menyusul Donghae ketempat itu dengan membawa pasukannya melihat Donghae sedang berciuman dengan Yuri.

“ aish!! “ umpat Leeteuk.

“Aku istirahat sebentar… “ kata Leeteuk sambil berhenti berlari.

“ tangkap Kwon Yuri !!! “ perintah Leeteuk pada anak buahnya.

Helicopter yang ditumpangi Kangta dan Tiffany tiba saat itu juga.

“ kasihan Yuri…. “ kata Tiffany iba yang melihat Yuri berciuman dengan Donghae .

“Tangkap Lee Donghae!!” kata Kangta memerintahkan anak buahnya.

“Dr. Lee eodiseo?? “ tanya Kangta.

Sementara itu  polisi Byunghe dan Dr . Lee saling duduk berhadapan karena kehabisan tenaga saling menahan dan meloloskan diri.

“ jebal, lepaskan aku…. “ mohon Dr. Lee pada Byunghe.

“Berapa kali kubilang… “ kata Byunghe lemas namun tiba – tiba datang sekelompok Brimob dari belakang Dr. Lee

“Kapan jadwal penerbanganmu? “ tanya Byunghe.

Di suatu sore Leeteuk sedang berdiri di atap gedung menunggu seseorang…

“Bagaimana kabarmu? “ tanya Leeteuk pada seseorang yang datang menghampirinya yang ternyata orang itu Siwon.

“Aku kencan dengan seorang agen travel. Tapi dia memutuskan aku. Dia penuh dengan kebohongan. Selalu bicara bahasa Jepang. Selalu lari di saat makan. “ curhat Siwon pada Leeteuk.

“  Perempuan memang seperti itu. “ kata Leeteuk datar.

“Bagaimana bisnis mata-matanya? “ tanya Leeteuk pada Siwon.

“  Membosankan. Tidak sabar menunggu menjadi seorang super junior “ jawab Siwon.

“Kau tahu kenapa kita disebut super junior ?” tanya Leeteuk.

“Tentu tahu. yaitu tim  yang paling tidak kenal takut! Agen kelas atas yang bisa memburu apapun! “  jawab Siwon antusias.

“Apapun itu, bajingan. Kau bilang kami arogan bodoh. “ kata Leeteuk.

“ nugu?? Naega ? kapan ?” tanya Siwon kaget.

“Kau mendidik namja bernama Donghae, benar ‘kan? “ tanya Leeteuk yang membuat Siwon terkekeh malu lalu mengambil posisi telungkup dengan ditopang oleh kepala dan kakinya dengan tangan diatas punggung  sebagai tanda hukuman.

“Dan Jaksa Idiot itu juga didikanmu?! “ tanya Leeteuk lagi yang membuat Siwon mengangkat salah satu kakinya dengan posisi yang sama.

“Kau tidak tahu apa-apa mengenai super junior “ kata Leeteuk sambil menghela nafas .

The End

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

21 thoughts on “My Girlfriend is Agent Part 4 END

  1. Kykny pernah nonton filmny
    Tpi lupa judulny
    Cewekny itu mirip” seo dikit dikit bgt
    Cowokny Ɣɑ̤̈ŋg maen lie to me kan wkwkwkwkwk

    Tpi overall kocak min
    YULHaE jjjjangnngngng

  2. Seruuu~akhrnya selesai jg! Endingnya lutcu..aq suka eon ketika leeteuk bilang ke donghae kayak gni “baik,menangislah. Super junior jg boleh menangis” itu mengingatkanku pada moment2 ketika member suju menangis bersama ktika d panggung maupun di reality show hiks aq jd ikut nangis..daebakk thor~

    1. Itu sih sebenarnya masih ada tapi gak author tulis
      kan atasan mereka saling ketemu jadi pada tahu identitas masing – masing hehehe #alesan aja ini author

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s