Posted in Fanfiction, Friendship, Romance

Missunderstanding ( ONESHOOT )

Missunderstanding ( ONESHOOT )

MISUNDERSTANDING

Missunderstanding ( ONESHOOT )

Author             : Lee midah ( Kyulhae4ever )

Cast                 : Kwon Yuri, Choi Sooyoung , Cho Kyuhyun dan Choi Siwon

Genre                : Friendship, Romance ,kesalahpahaman.

PG                    : + 15

Lenght             : oneshoot

Pengen bikin yang romantis banget jadinya malah gini, tapi gapapa deh mian klo jelek yap ^^

Happy Reading All !!

Yuri pov :

Aku merasa akhir – akhir ini Oppa berbeda sekali padaku, ini sudah terjadi selama satu bulan dia mengacuhkanku. Setiap aku ingin bertemu untuk makan bersama atau berkencan dia selalu sibuk dikantornya. Ada meetinglah, harus mengurus inilah itulah. Membuatku merasa kesal padanya, tidakkah dia tau bagaimana perasaanku?? Apa mungkin dia sudah tidak mencintaiku lagi??? Atau dia sudah punya yeojacingu lagi??? Itu semua membuatku stress…

“ Youngie, gimana nih?? Apa yang harus aku lakukan sekarang???” keluhku pada sahabatku Sooyoung.

“ kau itu harus percaya padanya Yul. Kau tau hubungan kalian tuh sudah hampir 3 tahun, dan kau tau selama ini dia tidak pernah macam – macam dibelakangmu kan??” ucap Sooyoung yang mencoba membelanya.

“ ya tapi kan kau lihat sendiri masa sudah satu bulan ini dia tidak menghubungi, selalu aku yang menghubunginya duluan “ kataku sembari cemberut.

“ sudahlah pokonya kau tenangkan dirimu dan selalu percaya padanya klo dia itu hanya mencintaimu arraseo?!!” ucapnya lagi membuatku sedikit lebih tenang.

Sooyoung pov :

Mianhae Yul!! Aku tidak bermaksud membohongimu atau mengkhianatimu ucapku dalam hati ketika melihat Yuri yang yang uring – uringan seperti ini. Aku hanya tidak bisa memberitahumu apa yang Kyuhyun Oppa katakan dan minta padaku sebulan yang lalu.

“ ya sudah klo begitu lebih baik kita makan sekarang aku sudah lapar “ ucapku mengalihkan perhatiannya agar dia tidak membicarakan hubunganya lagi.

“ kau ini masih inget terus dengan makanan, teman sedang susah juga :3”  ucap Yuri yang tambah cembeut. Dia memang sahabat yang baik dan lucu.

“ klo aku dalam keadaan lapar, aku tidak bisa berpikir kau tau?? Kajja kita pergi” ucapku sambil menyeretnya dari sofa dan membawanya ke cafe langganan kami.

“ aish…dasar shikshin !!!” umpatnya kesal sambil berjalan diampingku, aku hanya bisa tertawa saja.

Yuri pov :

Akhirnya aku dan Sooyoung pergi ke cafe untuk makan, ternyata cafe ini lumayan ramai sekali yah bagaimana tidak sekarang sudah jam 12 waktunya semua orang makan siang. Kami mencoba mencari tempat duduk yang kosong.

“ Youngie , otte??semua mejanya penuh ??” tanyaku pada Sooyoung masih mencoba mencari – cari meja yang kosong.

“ sabar saja, aku sedang mencari meja yang kosong “ ucapnya yang masih berusaha mencarinya.

Saat aku melihat – lihat ternyata aku melihat seseorang yang sangat aku kenal. Walaupun dia membelakangiku aku yakin itu dia. Dan dia sedang mengobrol asyik sekali dengan temannya.

“ yah…sepertinya memang sudah tidak ada yang kosong “ ucap Sooyoung yang mulai lesu namun aku masih tetap memperhatikan orang itu. Yang merasa tidak dihiraukan olehku Sooyoung melihat arah pandanganku.

“ Yul bukannya itu kyu Oppa ya???” tanyanya setelah melihat orang yang sedang aku perhatikan.

“ tapi dengan siapa dia???” tanyanya lagi.

Aku masih dalam posisiku berdiri memperhatikannya. Walaupun dengan teman seorang namja tapi dia terlihat begitu senang dan tidak merasa ada beban tidak menghubungiku. Kukira dia sedang benar – benar sibuk tapi kenapa dia masih bisa pergi dengan temannya, tapi denganku tidak???

“ ya~kwon Yuri kenapa kau hanya berdiri saja!!!” teriak Sooyoung yang membuatku sadar dari lamunanku dan membuat semua orang yang ada cafe menatap kami termasuk kyu Oppa yang langsung menoleh kearahku karena suaranya yang keras dan cempreng.

“ aish choi Sooyoung bisakah kau pelankan suaramu hah!!” ucapku yang malu pada semua orang dicafe.

“ habis aku tuh bicara denganmu kau malah mengacuhkanku “ ucapnya yang kesal.

Kyuhyun pov :

Saat aku sedang makan siang di cafe dengan hyungku sekaligus temanku. Aku mendengar seseorang meneriakan nama yang familiar denganku, aku pun menoleh kearah sumber suara itu dan ternyata dugaanku dia adalah yeojacinguku dan Sooyoung sahabatnya. Aku senang sekali melihatnya, karena kesibukan akhir – akhir ini aku memang jarang bertemu dan pergi bersama lagi. Aku memutuskan untuk menghampirinya .

“ hyung jakkaman, aku akan kembali “ ucapku pada Siwon hyung. Siwon hyung hanya mengangguk sambi tersenyum.

“ chagiya, apa yang kau lakukan disini???” tanyaku pada Yuri kemudian mendekatinya dan memeluknya karena aku benar – benar rindu dengannya.

“ kyu Oppa, kita kesini untuk makan memangnya untuk apa lagi???” jawab Sooyoung yang membuatku terkekeh.

“    nan bogoshipeo “ ucapku lagi sambil melepaskan pelukanku, dia hanya tersenyum .

“  Oppa bisakah kita makan satu meja, sepertinya tidak ada meja yang kosong?? Boleh ya Oppa???” ucap Sooyoung dengan menggunakan aegyeo yang aneh sekali.

“ tentu saja, kau pasti sudah lapar ya chagi??” tanyaku pada Yuri yang dari tadi tidak mengeluarkan kata sedikitpun.

“  ania “ jawab Yuri yang kemudian dipotong oleh Sooyoung

“ ya~kita hampir mati kelaparan kau bilang tidak lapar??? Aish jinja “ ucap Sooyoung yang kesal pada Yuri. Anak ini benar – benar semangat klo soal makanan.

“ itu kan kau bukan aku!!” jawab Yuri pada Sooyoung.

“ sudahlah kita ke meja ku ok, kalian pasti lapar “ ucapku menengahi mereka agar tidak beragument lagi. Lalu kamipun menuju meja tempat Siwon hyung menunggu.

“ hyung, kenalkan ini Yuri yeojacinguku, dan Sooyoung temannya” ucapku memperkenalkan mereka pada Siwon hyung.

“ dan Yul, soo ini sepupuku Siwon hyung yang baru pulang dari paris “ ucapku lagi .

“ bangapseumida “ ucap mereka bersamaan.

“ oh jadi kau yeojacingunya??? Pantas saja dia berubah menjadi jinak hahaha “ ucap Siwon hyun yang berjabat tangan dengan Yuri.

“ ya~~hyung apa maksudmu sudah jinak??? Memangnya aku ini kuda sepertimu apa?” ucapku pada Siwon hyung kesal.

“ memang kyu Oppa kenapa???” ucap Yuri polos yang sepertinya bingung dengan ucapan Siwon hyung.

“ hahah dulu ini dia rajanya evil yang sangat liar dan berbahaya “ ucapnya berhenti tertawalalu memasang wajah serius.

“ berbahaya?apa dia menggigit?” Tanyanya lagi dengan wajah serius juga. Aish jinja yeoja ini benar –benar membuatku gemas.

“ hahaha…. kau ini benar – benar yeoja yang lugu dan lucu sekali. Ya~ kyu jangan sampai dia dipengaruhi olehmu. “ ucapnya lagi sambil tertawa dan memperingatkanku. Membuat Yuri semakin bingung.

“ aish hyung memangnya siapa yang mempengaruhinya. Yuri~ya jangan dengar ucapan Siwon hyung dia ini memang keterlaluan “ ucapku yang bener- benar kesal sambil membuat Yuri tidak kebingungan lagi.

“ aku sudah lapar sekali, bisakah aku makan sekarang??” tanya Sooyoung yang dari tadi hanya melihat kami yang berbicara ngawur.

“ oh ia aku lupa kau sangat kelaparan ya. Igeo!!” ucap Siwon hyung pada Sooyoung sambil menyodorkan ttepokki yang belum sempat kami makan tadi kemudian kamipun makan, dan tak terasa waktu sudah menunjukan waktu jam makan siang habis. Kemudian aku dan Siwon hyung pamit duluan untuk kembali kekantor lagi. Sebelum pergi aku ingin memeluk Yuri lagi kemudian aku mencium keningnya dan pergi dari cafe itu.

***

Yuri pov :

Saat kyu Oppa disampingku aku merasa kekesalan ku padanya hilang begitu saja apalagi saat sepupunya itu menggodaku. Aku merasa sepertinya kyu Oppa benar – benar mencintaiku. Mungkin aku saja yang selama ini tidak mengerti keadaannya. Sepertinya aku harus minta maaf padanya, karena telah mencurigainya.

Seminggu berlalu begitu saja, tapi Kyuhyun Oppa semakin susah untuk dihubungi. Aku merasa khawatir sekali apa yang terjadi dengannya?sesibuk apa sih dia sampai – sampai tidak bisa menerima teleponku? Bahkan Sooyoung juga tidak bisa dihubungi, saat aku kerumahnya orang rumahnya bilang dia sedang pergi dengan seorang namja. Sejak kapan dia dekat seorang namja???kenapa dia tidak pernah menceritakannya padaku???aish anak ini mulai main rahasia – rahasiaan denganku. Lalu aku memutuskan untuk berjalan – jalan sendiri ke mall, karena sahabat yang kupunya hanyalah Sooyoung. Kami berdua bersahabat dari sejak highschool, bahkan kami dulu disebut sebagai sahabat sejati yang membuat orang iri dengan persahabatan kami. Kami juga tidak pernah merahasiakan apapun satu sama lain, kami bahkan tau kesukaan masing – masing dan juga hal paling kami benci.

Saat aku berjalan menuju toko pakaian karena sepertinya aku sedang ingin mencari pakaian baru. Tapi saat menuju toko aku melihat dua orang yang aku kenal namun aku aku ingin memastikan apa itu benar – benar mereka. Aku mengikuti mereka dan ternyata mereka pergi ketoko perhiasan, dan apa yang aku lihat mereka berpelukan? mwooh??? Apa ini?? Mereka? Sahabat dan namjacinguku jalan – jalan berdua dan sekarang masuk ke toko perhiasan?? Aku tidak percaya apa yang aku lihat ini, kenapa mereka tega sekali padaku??? Jadi inikah yang aku tidak tau? Inikah kenapa kyu Oppa tidak pernah menghubungiku?inikah kenapa Sooyoung selalu membela kyu Oppa saat aku sedang curhat padanya??? Dadaku terasa sesak sekali melihat orang – orang yang kusayang mengkhianatiku. Tak terasa pipiku telah dibanjiri oleh air mata, aku…aku apa yang salah denganku???aku terduduk lemas dilantai. Orang –  orang yang sedang bejalan menghampiriku dan bertanya apa yang terjadi padaku.

Tiba –tiba kedua orang itu juga menghampiriku sepertinya mereka kaget kenapa aku ada disana, dan mereka juga berakting seperti orang yang khawatir denganku. Aku menatap meeka dengan penuh benci.

“ Yuri~ya gwenchana?kenapa kau ada disini??” tanya Sooyoung padaku aku hanya menatapnya dingin.

“ Yuri, kenapa kau duduk dilantai dan menangis seperti ini ???” sekarang giliran Kyuhyun Oppa yang bertanya dan mencoba membantuku berdiri akupun mengalihkan tatapan benciku padanya dan menepis tangannya.

“ waeyo ??” tanya Kyuhyun Oppa yang aneh melihat sikapku.

“ Yuri~ya kau…. “ ucap Sooyoung yang kemudian aku potong.

“ waeyo? Apakah kalian begitu khawatir padaku?? Huh…masih adakah simpati kalian untukku setelah apa yang kalian lakukan padaku?? “ tanyaku yang dengan senyum sinis.

“ Yuri, kau kenapa? Apa yang kau bicarakan?” tanya Sooyoung yang membuatku ingin muntah mendengar kata – katanya .

“ Yuri, aku akan antar kau pulang, sepertinya kau tak sehat “ ucap Kyuhyun Oppa mencoba memapahku namun aku menepis tangannya lagi.

“ berhentilah berpura – pura aku sudah cukup melihat semuanya!! Kalian benar – benar tega mengkhianatiku  seperti ini. Aku benci kalian berdua” bentakku pada mereka karenasekarang aku benar – benar benci dengan mereka berdua lalu aku pergi meninggalkan mereka yang masih berdiri ditempat yang sama. Tak berapa lama Kyuhyun Oppa berusaha memanggil namaku dan mengejarku namun aku berlari sekuat tenaga karena aku tidak tahan dengan semua ini.

Sooyoung pov :

Setelah Yuri pergi aku baru sadar apa maksud dari perkataan dan sikapnya barusan. Ternyata dia menyangka aku dan Kyuhyun Oppa mengkhianatinya. Kenapa jadi seperti ini??? Bagaimana dia bisa melihat aku dan Kyuhyun Oppa?? Melihat Yuri barusan aku tau bahwa dia benar – benar marah sekali padaku. Otteokeo?? Aku harus menjelaskan semuanya padanya. Aku melihat Kyuhyun Oppa kembali dan menghampiriku.

“ Oppa, otte??apa dia mau mendengarkanmu??” tanyaku pada Kyuhyun Oppa, namun kyu Oppa menunduk.

“ dia tidak mau dengar penjelasanku “ ucap kyu Oppa sedih.

“ sepertinya dia benar – benar marahh Oppa? Dia pasti salah paham pada kita?” ucapku yang mulai panik karena selama ini Yuri tidak pernah marah padaku

“ iya sepertinya begitu “ ucap kyu Oppa dengan lemas.

“ aku akan pergi menemuinya sekarang dan menjelaskan semuanya padanya “ ucapku yang mencoba untuk pergi namun Kyuhyun Oppa menahanku

“ ania, jangan sekarang. Sekarang bukan waktu yang tepat untuk menjelaskan semuanya emosinya sedang labil, kau tau dia dengan baik kan??” ucap Kyuhyun Oppa yang membuatku mengurungkan niatku karena untuk saat ini Yuri benar – benar sedang labil dan tidak akan pernah mendengarkan siapapun termasuk orang tuanya. Seperti dulu saat dia dikhianati cinta pertamanya

flashback 

“ Yuri~ah waeyo???” ucapku sambil mengetuk – ngetuk pintu kamarnya. Karena orang tua Yuri meneleponku semenjak pulang sekolah dia tidak keluar dari kamar. Namun setelah lama aku ketuk pintunya Yuri tak kunjung keluar hal itu membuatku khawatir.

“ Yuri buka pintunya, orang tuamu sungguh khawatir “ ucapku sambil terus – terus mengetuk pntu kamarnya. Namun Yuri masih saja tak menghiraukan ku. Yuri mengunci diri dikamarnya selama tiga hari tanpa keluar. Orang tuanya yang khawatr akhirnya mendobrak pintu kamarnya dan mendapati Yuri sedang menangis duduk dilantai bersandar pada tempat tidur. Keadaan yang sungguh menyedihkan dengan kondisi kamar berantakan dan berserakan foto – foto choi Seunghyun namjacingunya sekaligus cinta pertamanya. Yuri seperti kehiangan arah karena choi Seunghyun mengkhianatinya dengan yeoja lain. Yuri baru bisa kembali normal setelah Kyuhyun Oppa mulai memasuki kehidupannya. Sebelum Kyuhyun Oppa datang walau Yuri sudah bersekolah lagi namun sikapnya berubah menjadi pendiam dan pemurung. Padahal Yuri adalah gadis yang ceria dan selalu membuat orang lain senang melihatnya tersenyum.

Dan sekarang dia mengangap sahabat dan namjacingunya mengkhianatinya aku khawatir sekali dengannya. Aku takut dia melakukan hal bodoh lagi.

“ sudahlah jangan dipikirkan. Lebih baik kau pilang saja, biar aku yang mengurusnya nanti setelah dia tenang  “ ucap Kyuhyun Oppa yang melihatku dengan raut wajah khawatir.

“ aku takut Oppa, dia seperti dulu lagi “ ucapku tertunduk

“ tenanglah aku tidak akan membiarkan itu terjadi, karena aku yang harusnya bertanggung jawab dengan semua ini “ ucap Kyuhyun Oppa sambil memegang pundakku. Aku sedikit tenang karena aku percaya Kyuhyun Oppa sangat mencintai Yuri. Akhirnya akupun pulang sendiri, saat aku berjalan rupanya pikiranku sedang kacau sampai aku tidak melihat seseorang didepanku.

Bukk …

Aku menabraknya seketika itu orang yang aku tabrak memegang tubuhku sehingga aku tidah jatuh. Dan kulihat ternyata orang itu Siwon Oppa, sepupunya Kyuhyun Oppa.

“gwenchana??? Tanyanya khawatir.

“ ah… gwencha. Appo… “ ucapku sambil mencoba untuk berdiri namun ternyata kakiku terkilir.

“ sepertinya kakimu terkilir “ ucapnya sambil membatuku duduk di kursi yang ada disekitar situ.

“ kau tahan sebentar ya…” ucapnya lagi sambil memegang kakiku yang terkilir lalu memijitnya.

“aaaappooo !!!” ucapku meringis kesakitan namun jadi lebih baik rasanya.

“ otte??? Gwenchana sekarang???” ucapnya sambil memandangku.

“ neh, sepertinya lebih baik. Kamshamida Oppa  “ ucapku sambil tersenyum padanya.

“ cheonma. Kau mau kemana?? Tanyanya lagi.

“ aku mau pulang “ jawabku.

“ klo gitu aku antar ya, lagipula aku yang membuat kakimu terkilir “ ucapnya sambil membatuku berjalan. Sepertinya aku juga tidak bisa menolak ajakannya, akhirnya aku pulang dengan Siwon Oppa. Sepanjang perjalanan kami mengobrol sampai aku lupa apa yang terjadi padaku dan Yuri.

Kyuhyun Pov :

Setelah Sooyoung pulang aku memutuskan untuk pergi kerumah Yuri, aku tau ini salahku tapi aku sungguh tidak bermaksud untuk membuatnya salah paham seperti ini. Aku sengaja meminta Sooyoung menemaniku karena dia adalah satu – satunya sahabat terdekat Yuri. Aku aku yakin dia pasti tau semua kesukaan Yuri dan bisa membantuku untuk menyiapkan surpries untuknya. Aku sudah merencanakannya dari dulu, sebulan sebelumnya.

Flashback

“ Oppa, ada apa Oppa ingin bertemu denganku???” tanya Sooyoung yang merasa heran karena aku mengajaknya bertemu tanpa mengajak Yuri.

“ ada sesuatu yang ingin aku minta tolong padamu, tentang Yuri “ jawabku padanya. Lalu aku menceritakan maksudku pada Sooyoung.

“ oh… begitu wah Oppa kau benar – benar pria kejam tapi romantisss!!!aku yakin pasti Yuri tidak akan pernah menyangkanya ” ucapnya yang membuaku terkekeh.

Aku hanya ingin membuat kejutan untuknya tapi malah jadi seperti ini. Aku sudah sampai dirumahnya lalu aku mengetuk pintunya dan omma Yuri yang membukanya. Lalu dia mempersilahkan aku masuk kedalam rumahnya.

“ oh Kyuhyun~nah apa kau ingin menemui Yuri?? Semenjak pulang tadi dia tidak keluar dari kamarnya. Aku khawatir dengannya.” Ucap omma Yuri yang memang sedang khawatir pada Yuri.

“ neh ommonim, aku inin bertemu dengannya. Aku harus menjelaskan semuanya sekarang juga “ setelah aku mengatakan itu omma Yuri mengijinkan aku untuk menemui putrinya itu. Kemudian aku menaiki tangga berjalan menuju pintu kamar Yuri. Aku mengetuknya mencoba meminta ijin padanya supaya aku bisa masuk.

“ Chagi~ya ni aku tolong buka pintunya “ ucapku sambil mengetuk pintunya. Namun tidak ada respon dari Yuri.

“ chagi kumohon aku bisa jelaskan semuanya, kau salah paham. “ ucapku lagi.

“ pergi!!! Aku tidak ingi beremu denganmu lagi!!!” hardik Yuri tanpa membukakan pintunya.

“ Yuri~ya dengarkan aku dulu “ ucapku yang masih gigih ingin menemuinya.

“ sudah kubilang pergi apa kau tidak dengar!!!!” teriaknya dengan suara serak seperti sedang menangis.

“ baiklah mungkin sekarang kau belum tenang tapi besok aku akan kembali lagi, arraseo??” ucapku yang mencoba mengalah. Karena aku tidak kuat melihat dan mendengarnya menangis seperti itu. Lalu akupun  pergi menuruni tangga, omma Yuri menghampiriku da bertanya padaku.

“ otte?? Apa dia mau keluar? Sebenarnya apa yang terjadi?” tanyanya yang khawatir sekali aku menggeleng kepalaku.

“ sebenarnya dia salah paham padaku, tapi dia tidak mau mendenggarkan penjelasanku “ ucapku sambil tertunduk lesu dan menceritakan kejadian yang sebenarnya.

“ oh begitu, lebih baik kau biarkan Yuri tenang dulu dan besok kembalilah kesini “ ucap omma Yuri yang mengerti keadaanku. Aku hanya mengagguk lalu pulang meninggalkan rumahnya.

Yuri Pov :

Suara kyu Oppa sudah tidak terdengar lagi, aku yakin dia sudah pergi sekarang. Hatiku terasa terasa hancur sekali. Kupikir aku sudah tidak akan lagi merasakan sakitnya patah hati dan dikhianati seperti ini apalagi oleh sahabatku sendiri yang sudah kuanggap sebagai saudaraku. Aku kini hanya bisa menangis dikamar ini sama seperti dulu. Kenapa aku selalu merasakan rasa sakit ini, ya tuhan apa salahku. Tak terasa aku tertidur dilantai karen lelah menangis, saat aku membuka mataku aku sudah berada ditempat tidurku. Bagaimana bisa aku sudah ada disini???

“ oh kau sudah bangun Yuri~ya???” tanya omma masuk kekamarku sambil membawa makanan.

“ bagaimana omma bisa masuk?? Seingatku aku mengunci pintunya dan kenapa aku bisa ada di tempat tidur?” tanyaku yag sudah tenang pada omma.

“ omma dan appa khawatir lalu kami membukanya dengan kunci cadangan, kami takut kau seperti dulu lagi. Dan appamu yang memindahkanmu ketempat tidur “ jawabnya lagi.

“ mianhae aku membuat omma dan appa khawatir “ ucaku sambil menunduk.

“ sudahlah makan dulu, kau belum makan dari kemarin “ ucap omma sambil menyodorkan sandwich padaku.

“ aku tidak lapar omma “ ucapku yang memang sedang tidak punya selera makan.

“ Yuri~ya omma tau kau sedang bermasalah dengan Kyuhyun, tapi jangan sampai kamu tidak makan arra?? Lagi pula Kyuhyun bilang itu salah paham kenapa kau tidak membiarkannya menjelaskannya padamu??” tanya omma lagi.

“ sudahlah omma jangan bahas hal itu aku tidak ingin, lagipula yang kulihat sudah jelas ko “ jawabku dengan malas pada omma karena mungkin Kyuhyun Oppa yang meminta omma membujukku.

“ Yuri~ya terkadang apa yang kita lihat tak seperti apa yang benar – benar terjadi. Mata juga bisa salah “ ucap omma lagi.

“ sudahlah omma aku sedang tidak ingin membahas itu lagi, omma keluar saja klo aku lapar aku pasti makan “ ucapku menyuruh omma keluar karena aku benar – benar ingin sendiri sekarang.

“ baiklah kalau begitu, tapi ingat kata – kata omma Yuri~ya “ ucap omma sambil keluar meninggalkanku  sendiri di kamarku.

Sooyoung  Pov :

Aku sekarang ingin menemui Yuri semoga saja dia sudah tenang dan mau mendengar penjelasanku. Setelah aku menelepon kyu Oppa tentang keadaan Yuri kemaren, aku semakin bersalah padanya. Aku sudah sampai dirumahnya Yuri sekarang. Saat masuk ajumha mengijinkan aku masuk dan sepertinya dia sudah tau maksud kedatanganku dan menyuruhku langsung menuju kamar Yuri.

Tock…tock…tock

Aku mencoba untuk mengetuk pintunya.

“ Yul, ni aku. Apa aku boleh masuk???” tanyaku dibalik pintu menunggu jawaban dari Yuri.

“ masuklah!!” ucapnya dingin. Saat aku membuka pintunya aku melihat Yuri sedang duduk ditempat tidurnya sambil memandangi jendela dengan mata yang sembab sepertinya dia habis menangis semalaman.

“ Yul, mianhae tapi apa yang kau lihat kemarin tidak seperti apa kau pikirkan” ucapku sambil mendekati Yuri.

“ huh… tidak seperti apa yang aku pikirkan??? Berpelukan di tempat umum dengan namjacingu sahabatmu ? Apa maksudnya dengan itu?? “ Ucapnya yang masih dingin.

“ itu….itu salah paham aku terpeleset dan kyu Oppa menangkapku itu saja “ ucapku mencoba menjelaskan padanya.

“ terpeleset??? Dan kenapa kalian bisa jalan berdua??? Apa kalian sedang berkencan???” ucapnya dengan senyum dingin.

“ itu…itu…aku dan kyu Oppa…” ucapku bingung karena aku sudah berjanji pada kyu Oppa karena dia memintaku merahasiakannya.

“ lihat kau tidak bisa menjawabnyakan?? Sudahlah lebih baik kau pulang aku sedang tidak bikin bicara apa – apa lagi “ ucapnya masih dingin

“ tapi…aku… “ ucapku yang terpotong olehnya.

“ keluar sekarang juga!!!” ucapnya tegas. Terpaksa aku keluar meninggalkannya, aku tidak tau harus gimana lagi untuk menjelaskannya. Saat aku keluar aku melihat Kyuhyun Oppa datang, dia menatapku seolah bertanya bagaimana dengan keadaannya ??aku hanya menggelang pelan. Kemudian dia memegang pundakku lalu pergi menuju kamar Yuri.

Yuri Pov :

Setelah Sooyoung keluar tiba – tiba air mataku menetes lagi, aku ingin sekali mendengarkannya tapi bayangan saat mereka berpelukan terus ada didalam pikiranku. Dan tak lama dari itu seseorang masuk kekamarku yang tak lain adalah Kyuhyun Oppa, dia mencoba mendekatiku dan duduk di tempat tidurku sambil menghadapku. Aku sudah tidak punya kekuatan untuk mengusirnya seperti kemarin jadi aku hanya diam tetap menatap jendela.

“ chagi~ya “ ucapnya yang mencoba memegang tanganku tapi aku segera menepisnya.

“ semua yang kau lihat itu tidak benar, aku dan Sooyoung tidak mengkhianatimu “ ucapnya lagi dan sekarang menggenggam tanganku aku mencoba melepaskannya tapi tidak bisa karena erat sekali kyu Oppa menggenggamnya.

“ dan satu lagi aku hanya mencintaimu bukan Sooyoung atu yeoja lain “ ucapnya yang berhasil mengalihkan pandanganku padanya. Sekarang mata kami saling bertemu, aku mencoba mencari kebohongan dimatanya tetapi aku tida menemukannya.

“ terus kenapa kau memeluknya dan kenapa kalian bisa jalan bersama?? Selama ini kenapa Oppa selalu sibuk tidak pernah ada lagi waktu untukku? Tapi Oppa bisa pergi dengan Sooyoung??” tanyaku padanya karena selama ini pertanyaan itu yang ada di benakku akhir – akhir ini.

“  aku tidak memeluknya aku hanya menangkapnya saat dia hampir jatuh, aku mengajaknya keluar untuk menanyakan apa kesukaanmu karena aku ingin membuat kejutan untukmu. Dan untuk kesibukanku aku memang akhir – akhir ini sedang banyak sekali kerjaan di kantor karena appaku yang sakit dari beberapa minggu lalu “ ucapnya menjawab semua pertanyaanku yang membuatku sedikit merasa tidak enak.

“ kalau untuk menanyakan kesukaanku kenapa tidak tanya langsung padaku?dan tentang sakit appa Oppa kenapa tidak cerita padaku??” tanyaku lagi padanya.

“ hahaha…klo aku bertanya padamu namanya bukan kejutan dan aku hanya tidak ingin kamu khawatir tentang sakit appaku “ jawabnya sambil tertawa dan mencubit hidungku, kata – katanya membuatku merasa bersalah padanya dan Sooyoung akupun menunduk dan tidak bisa berkata apa – apa lagi.

“ sekarang kau tidak marah lagi kan chagi???” tanyanya lagi sambil memegang daguku membuatku menatapnya.

“ kau membuat aku merasa bersalah Oppa, aku hanya takut kejadian itu terulang kembali “ ucapku sambil menatapnya lembut. Lalu Kyuhyun Oppa mengecup bibirku sekilas sambil tersenyum dia membelai pipiku

“ mianhae, membuatmu sedih chagi. aku sudah berjanji kan kalau aku sangat mencintaimu dan tidak akan pernah meninggalkanmu sampai maut memisahkan kita “ ucapnya yang membuatku menangis karena terharu lalu dia memelukku erat sekali seakan tidak ingin melepaskannya.

“ mianhae juga Oppa aku tidak mempercayaimu dan menuduhmu yang tidak – tidak “ kataku sambil membalas pelukannya erat.

“ gwenchana, sekarang mandilah dan dandan yang cantik aku ingin mengajakmu ke sesuatu tepat “ ucapnya melepaskan pelukan kami.

“ ke suatu tempat??eodiga??” tanyaku penasaran.

“ sudahlah cepat mandi aku menunggumu dibawah arraseo??” ucapnya aku hanya mengangguk dan dia keluar dari kamarku.

Setelah hampir 30 menit aku selesai bersiap – siap, kemudian aku turun menemui kyu Oppa dibawah.

“ ayo Oppa aku sudah siap!!” ajakku pada kyu Oppa, tapi kyu Oppa malah bengong saat melihatku.

“ Oppa…waeyo??? kenapa kau melihatku seperti itu??” tanyaku sambil melihat dandanan ku dari bah sampai atas, rasanya tidak ada yang aneh.

“ kau cantik sekali chagi!!! “ ucapnya menghampiriku lalu mencium pipiku.

“ kau bisa saja Oppa, ya sudah kajja!!” kataku sambil menggandeng tangannya keluar dari rumah. Saat di didepan rumah Kyuhyun Oppa membukakan pintu mobilnya dan mempersilahkan aku masuk. Kemudian aku dan Kyuhyun Oppa meninggalkan rumahku menuju tempat yang kyu Oppa katakan.

Kami tiba seperti disebuah taman yang sepertinya sudah kosong karena memang hari sudah mau gelap.

“ Oppa untuk apa Oppa mengajakku ke taman ini?? Sepertinya taman ini juga sudah tutup, lihatlah tempatnya juga sepi dan gelap. Aku takut Oppa!!” ucapku sambil memegang tangan Kyuhyun Oppa erat.

“ tenanglah chagi, akukan disini jadi kau tidak usah takut. Arraseo??” ucapnya menenangkanku, aku hanya mengangguk lalu Kyuhyun Oppa membuka gerbangnya dan kamipun masuk ketaman yang gelap itu. Saat kami hampir ada ditegah – tengah taman tiba – tiba lampu taman menyala dan terdapat sebuah meja dengan dua buah kursi saling berhadapan. Diatas meja terdapat hidangan dengan sebuah lilin menyala dan bunga lily putih yang aku suka. Aku tidak percaya semua ini, apa kyu Oppa sengaja mempersiapkannya untukku??

“ Oppa… igeo mwoya??” tanyaku tak percaya

“ kau suka??” kyu Oppa malah balik bertanya.

“ tentu saja, apa kau menyiapkan semua ini untukku “ tanyaku yang masih takjub.

“ neh, makan malam special dengan orang yang special” ucapnya kemudian memeluk pinggangku menuju meja itu. Lalu kyu Oppa memberikan gelas yang berisi anggur padaku, kemudian kami tos dan meminumnya bersama – sama. Setelah itu kyu Oppa mengajakku berdansa.

“ tapi tidak ada musik “ ucapku lalu Kyuhyun Oppa menjentikkan jarinya dan tiba – tiba musik romantis pun terdengar. Kyu Oppa berlutut dan menyodorkan tangannya padaku, aku menerimanya dan kami pun berdansa menikmati musik yang mengiringi gerakan dansa kami. Sungguh malam ini malam yan sangat romantis yang pernah aku rasakan. Setelah beberapa menit kami kembali duduk di meja.

“ Oppa, kapan kau menyiapkan ini semua??” tanyaku padanya tapi dia hanya terseyum menanggapi pertanyaanku. Kemudian Kyuhyun Oppa mengajakku untuk berdiri melihat bintang yang bertebaran di langit melengkapi malam romantis kami. Tiba – tiba saja dia berlutut menghadapku, aku bingung apa yang akan dia lakukan sekarang? Lalu dia merogoh sakunya mengeluarkan sebuahkotak kecil berwarna merah.

“ Oppa apa yang kau lakukan???” tanyaku yang bingung padanya.

“ Yuri~ya, aku sudah lama sekali menyiapkan semua ini untukmu, bahkan aku hampir saja menghancurkan apa yang sudah aku rencanakan semua ini. Mianhae karena selama ini aku mengacuhkanmu, membuatmu sedih dan hapir saja aku kehilanganmu. Tapi untunglah semua sudah beralu dan kwon Yuri would you marry me???” ucapnya sambil membuka kotak kecil berwarna merah itu yang ternyata didalamnya terdapat sebuah cincin yang sangat indah. Aku terpaku sejenak, tiba – tiba air mataku mengalir dipipiku sungguh aku tidak percaya dengan yang terjadi ini. Lalu Kyuhyun Oppa memakaikan cincinnya di jari manisku sungguh inah sekali.

“ i do!!” ucapku sambil memeluknya. Tiba –tiba terdengar letupan kembang api di langit, seperti langit ikut bahagia bersama kami bedua.

“ waaaahhhh chukae!!!!! “ ucap dua orang yag tiba – tiba ada dibelakang kami keluar dari balik semak – semak sambil tepuk tangan.

“ kalian sejak kapan disitu??!!!” tanyaku kaget pada Sooyoung dan Siwon Oppa yang sudah ada disana.

“ ya~ memangnya siapa yang menyiapkan ini semua?kyu Oppa untung saja kau bisa meyakinkan Yuri dan Yuri menerima lamaranmu, klo tidak aku akan benar – benar membuat perhitungan dengan mu karena membuat hubunganku dan Yuri hampir putus” ucap Sooyoung pada Kyuhyun Oppa. Kyu Oppa menjawabnya dengan senyum.

“ Youngie, mianhae!!” ucapku sambil memeluknya.

“ mianhae juga, karena calon nampyeomu yang memintaku merahasiakannya darimu dari sebulan yang lalu. Saat kau lihat kami berjalan bersama kyu Oppa memintaku mencari cincin untukmu. “ ucapnya lagi yang membuatku merasa orang yang paling bodoh.

“ mianhae “ ucapku lagi

“ wah tidak ada yang memelukku dan berterima kasih padaku padahal aku sudah menyiapkan semuanya seromantis mungkin “ ucap Siwon Oppa yag membuat kami terawa.

“ ya sudah hyung biar aku saja yag memelukmu “ ucap kyu Oppa sambil memeluk Siwon Oppa yang membuatku dan Sooyoung tertawa dengan tingkah mereka.  Akhirnya persahabatanku dan Sooyoung kembali membaik, Hubunganku dan Kyuhyun Oppa juga sama. Kebahagiaanku sekarang lengkap semua apalagi minggu depan aku dan Kyuhyun Oppa akan menikah, hubungan Sooyoung dan Siwon Oppa juga sekarang sudah menjadi pasangan kekasih.

Author Pov :

Yuri sedang memandangi dirinya di cermin, betapa raut wajah kebahagiaan menyelimutinya hari ini. Yap hari ini adalah hari yang terpenting dan paling membahagiakan untuk dirinya. Karena hari ini dia akan resmi menjadi seorang Cho Yuri.

“omma, aku takut” kata Yuri.

“Awalnya juga eomma sepertimu tapi omma percaya kalau omma pasti akan menjadi anae yang baik untuk appa mu. Dan ternyata benar kan? Kau harus yakin chagi” jelas omma Yuri.

“ apa yang dikatakan ajumha benar Yul, aku yakin kau bisa “ ucap Sooyoung yang masuk keruangan Yuri.

“ Youngie, kau mengagetkanku saja. Kau juga dengan Siwon Oppa kapan akan menyusul???” ucap Yuri yang membuat wajah Sooyoung memerah.

“ kau itu bisa saja “ kemudian Sooyoung memeluk Yuri.

Sementara itu diruangan Kyuhyun, Kyuhyun sedang membereskan pakaiannya didepan cermin.

“ sudah – sudah nanti cerminnya rentak lagi “ ucap Siwon menggoda Kyuhyun.

“ kau ini hyung !!!” ucap kyu kesal.

“ chukae kyu, ingat jangan sampai kau mengecewakannya lagi “ kata Siwon sambil memeluk Kyuhyun.

“ neh gomawo hyung, pasti!!! Aku akan selalu menjaganya “ jawab Kyuhyun.

Dan sekarang adalah watunya. Yuri berjalan menggandeng appa nya dan ia menghampiri Kyuhyun yang sudah menunggu.

kyuyul

“Jagalah anakku!” bisik appa Yuri pada Kyuhyun. Kyuhyun hanya tersenyum dan mengangguk.

“Cho Kyuhyun, apa kau bersedia untuk hidup selamanya bersama Kwon Yuri sebagai suaminya?” tanya pendeta.

“Ya. Saya bersedia” jawab Kyuhyun yakin.

“Kwon Yuri, apa kau bersedia untuk hidup selamanya bersama Cho Kyuhyun sebagai istrinya?” tanya pendeta lagi.

“Saya bersedia” jawab Yuri sambil tersenyum.

Kyuhyun pun memakaikan cincin pada jari manis Yuri dan Yuripun memakaikan cincin pada jari manis Kyuhyun. Kemudian mereka berciuman tanda sahnya mereka menjadi suami istri. Saat melempar bunga ternyata yang mendapatkan bunganya adalah Sooyoung.

“ chukae Youngie, kau akan menyusul kami “ ucap Yuri pada Sooyoung yang wajahnya memerah kemudian dipeluk oleh Siwon.

“Saranghae. Jeongmal saranghae” Kyuhyun pun langsung mencium bibir Yuri dengan lembut.

“Nado saranghae. Kyuhyun Oppa ” merekapun melanjutkan ciuman itu.

FIN

 

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

44 thoughts on “Missunderstanding ( ONESHOOT )

  1. hahahaahhh cuit cuit
    slh phm ni ye .
    kirain ps yul jtoh nd siwon nlonhin bkl pnjng ni crt ky ad konflik gtu eh gtw ny lgsg to the point toh .

    bgus ampe nikah🙂

  2. so sweet, mereka nikah? semoga dikehidupan nyata pun mereka bakal nikah hehe *amin
    sweet sweet, keren keren.. ditunggu ff yang lainnya yaa^^

  3. Lagi2 eonni membuatku menangis hikss..bkn krn sedih sih tp krn saking terharunya. Ceritanya rowwwwmantieeesz bwgt eon,kalimat2 kyu membuat my tears are falling.. Love this story n special love for author yg dah bwt ff ini..^~^
    saran dikit eon: tadi bgian flashback, eonnie lupa z gk ngasih flashback end atau memang sngaja gk dikasih? Emmm membuatq sdikit bingung eon..tp gpp lah krn aq anak cerdas jd aq paham kq hehehe! Over all bgus!

  4. ternyata soo cuma bantuin kyuppa buat nyiapin surprise buat yuri. Kirain selingkuh beneran. Untunglah jadi gag salah paham lagi. Jadi ikut seneng

  5. kirain aku kalo sooyoung ma kyu main dibelakang yuri…
    ehhh taunya tu cma rencana bikin kejutan buat yuri… so sweet’y lg kyu
    lamar yuri heheehheeh

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s