Posted in Action, Comedy, Fanfiction, Romance

My Girlfriend is Agent Part 2

My Girlfriend is Agent Part 2

my girlfriend is agent 2

Author : Lee midah (Kyulhae4ever)

Cast : Lee Donghae, Kwon Yuri

Othercast : find yourself

Lenght : chapter 2/4

Genre : romance, comedy, action ( mungkin )

P/G        : +17

Jangan  jadi siders baiknya tolong dicomment karena itu sebuah penghargaan bagi author. Plagiator go awaaaay!!!!!!!!!!

Happy Reading or all !!!!

“Pergi kau! aku bukan pembersih sembarangan. Jangan sampai aku melihatmu lagi,

meskipun tanpa sengaja. Atau aku mungkin akan membunuhmu “ ucap Yuri mengancam lalu meninggalkan Donghae sendirian.

 

Part 2

Bunyi tembakan terdengar, rupanya Yuri sedang latihan menembak bersama Tiffany.

“Dia pulang, Setelah 3 tahun?” tanya tifany sambil membetulkan pistolnya.

“benar!! dan dia tidak mencoba meminta maaf!” jawab Yuri sambil mengarahkan pistolnya pada target. Kemudian memasukan peluru lagi ke dalam pistolnya.

“Jangan tertipu oleh pria yang meminta maaf . Saat mereka benar-benar minta maaf, mereka tidak bisa mengucapkannya. “ ucap Tiffany sambil melakukan hal yang sama dengan Yuri.

“aku masih belum memaafkan dia!” ucap Yuri yang selesai memasukan peluru kedalam pistolnya.

“Akuntan International? Bukannya itu lebih bagus dari Siwon? Bagaimana kalau mulai dari awal lagi?” tanya Tiffany lagi memberi saran pada Yuri.

“Lupakan saja! Aku akan menikahi Siwon  “ ucap Yuri mantap lalu menembak targetnya.

Ditempat lain Donghae sedang memperhatikan sebuah gedung yang seperti gudang. Saat akan menyebrang jalan tiba- tiba ada truk pengangkut susu sapi, Donghae sempat kaget karena bunyi klaksonnya. Lalu Donghae pun memasuki gedung tadi dan mengendap –ngendap seperti maling saja. Ternyata gedung itu adalah tempat rahasia Operasi Luar Negeri

Superjunior, NLS . Sebuah Organisasi rahasia untuk menangani kejahatan international.

“Dia kelihatan masih bocah. “ ucap Leeteuk yang merupakan ketua tim tersebut sambil melihat catatan riwayat Donghae.

“Apa yang harus kulakukan padanya, dia seharusnya dibagian arsip. “ ucap Leeteuk lagi pada ketuanya Kangin.

“Dia bekerja sebagai profil, analisis data di Rusia. Didik dia untuk menjadi anggota Superjunior “ ucap Kangin pada Leeteuk.

“Tidak sembarang orang bisa bergabung di Tim Superjunior “ ucap Leeteuk yang meragukan Donghae. Lalu Donghae duduk disalah satu kursi yang kosong.

“Siapa suruh kau boleh duduk? “ tanya Leeteuk membentak pada Donghae. Lalu Donghae pun berdiri.

“  Siapa suruh kau boleh berdiri? “ tanya lagi Leeteuk yang melihat Donghae berdiri. Donghae yang bingung akhirnya berjongkok.

“Bisa-bisanya kau dibawa ke polisi?Memalukan.  “ ucap Leeteuk lagi.

“Sesuatu di luar perkiraan muncul saat menjalankan tugas, Pak. “ ucap Donghae menjelaskan.

“Harusnya sudah kau perkirakan hal-hal di luar perkiraan itu!” bentak Leeteuk cepat.

“Maafkan saya, Pak “ ucap Donghae mencoba meminta maaf.

“ cukup , Tenang, coba dengarkan laporannya. “ ucap Kangin mencoba menghentikan Leeteuk yang terus – terusan mengetes Donghae.

“Ya Pak !!!” ucap Donghae singkat. Lalu Donghae maju kedepan layar, dia mengambil laser

Yang ada disakunya. Saat menyalakan lasernya ternyata laser itu mengenai Leeteuk

“Jangan mengarah ke mata, idiot! “ ucap Leeteuk kesal Donghae menunduk tanda maaf.

“maaf passwordnya “ ucap Donghae saat akan menjelaskan tentang laporannya lalu Donghae kembali kedepan laptopnya dan mengetikan passwordnya. Lalu Donghae kembali kedepan layar untuk menyampaikan laporannya.

“ Victor whatsoever , Seorang Mantan KGB. Agen Rahasia ‘Vympel’ FSB. Vympel merupakan Intelijen terbaik. Informasi tentang senjata nuklir Korea Utara awalnya datang dari dia. Dia pastinya datang untuk membunuh seorang tokoh penting. Dengan keahlian pekerjaanku. Aku telah membuntuti setiap pergerakan Victor 24 jam di Rusia “ ucap Donghae bangga dan memegag kartu identitasnya.

“Berikutnya! “ ucap Leeteuk yang tidak suka dengan gaya Donghae yang membanggakan dirinya.

“ baik, pak !!” ucap Donghae singkat dan melanjutkan laporannya.

“Dia masuk daftar hitam CIA karena pembunuhan tokoh-tokoh penting. Dia tiba 32 jam lalu dan menginap di Hotel NS Kamar 909 “ tambah Donghae lalu tiba – tiba ada suara telepon dari saku Donghae.

“Apa itu?? Siapa nelpon disaat rapat?” ucap Leeteuk pada semua orang yang ada diruangan.

“ maaf pak!!” ucap Donghae dan mengangkat teleponnya dengan tegap.

“ omma …” ucap Donghae yang kaget langsung berbicara pelan.

“Lagi ngapain anak kesayangan ku? “ tanya omma Donghae yang ada diseberang telpon.

“Aku lagi rapat “ ucap Donghae bisik – bisik.

“ Sungguh?Aku sayang kamu! “ ucap omma Donghae dengan suara berbisik juga.

“Sayang omma juga.” Ucap Donghae membalasnya.

“ siapa anak omma ??” tanya omma Donghae

“ aku omma “ jawab Donghae lalu ommanya memutuskan teleponnya.

“Saya minta maaf. Saya tadi sampai mana? “ ucap Donghae kembali kedepan layar dan bertanya pada orang terdekatnya.

“Sampai sayang omma juga. Anak omma! “ ucap Leeteuk dingin semua yang ada diruangan itu tertawa.

“Terima kasih, seperti yang saya bilang…” ucap Donghae melanjutkan namun terpotong oleh Kangin.

“Cukup! Seorang mantan mata-mata Rusia ke Korea pastinya bukan untuk bertamasya. Usir mereka sebelum mereka melakukan sesuatu “ ucap Kangin dan memerintahkan pada Leeteuk selaku ketua tim itu.

“Itu takkan mudah Pak, Dia datang sebagai perwakilan perusahaan besar perdagangan Rusia. “ ucap Leeteuk yang terus meniliti data Victor Whatsover.

“Mereka kira bisa mempermainkan kita?” ucap Kangin

“Ketua Park!!” panggil Kangin pada Leeteuk.

“ siap pak!!” ucap Leeteuk.

“Aku mengandalkanmu 100%, kau tangani ini. “ ucap Kangin sambil berdiri dan pergi dari tempat itu.

“Hati-hati di jalan Pak. “ ucap semua orang pada Kangin kecuali Donghae yang merasa belum selesai melaporkan hasil laporanya.

“ tapi saya pikir….” ucap Donghae namun sebelum menyelesaikan ucapannya Leeteuk memotongnya.

“ siapa suruh kau pikir???” ucap Leeteuk yang membuat Donghae langsung diam.

“ agen kim, dapatkan pekerjaan dihotel,  lalu buat markas dekat hotel  “ ucap Leeteuk pada agen yang bernama kim Yesung.

“ yes, pak!!!” jawab kim Yesung.

“ dan kau !!!” ucap Leeteuk pada Donghae yang masih berdiri.

“ pulanglah!!! Dan hapus passwordnya “ ucapnya lagi sambil menunjuk Donghae.

“Tapi Ketua!Aku ingin di garis depan dan… “ ucap Donghae namun semua orang diruangan sudah bubar dan tidak ada yang mendengarkannya lagi.

***

Disebuah tempat rental DVD terlhat seseorang sedang sibuk menelepon.

“Saya garansi ini 100% nyata. Jangan kartu kredit, Saya hanya terima uang tunai. Tidak, saya tidak terima kartu kredit. Selamat sore… “  ucap Lee Hyukjae atau sering disapa Eunhyuk yang juga pemilik rental DVD  yang melihat seseorang masuk ketokonya .

“ bajingan kau!!!” ucap enhyuk sambil tertawa yang mengetahui bahwa Donghae temannya yang masuk ketoko.

“Maaf, bukan anda Pak. Tunggu sebentar.” Ucap Eunhyuk yang sadar bahwa dia sedang menelepon orang penting dan menyuruh Donghae menunggunya untuk menyelesaikan teleponnya.

“Maaf Pak. Saya akan menemui bapak di tempat seperti biasanya. Ini benar-benar transaksi!Dari Amerika! Bukan barang palsu, apapun sebutannya!” ucap Eunhyuk senang dan menutup teleponnya.

“ hai, cingu~ya “ ucap Eunhyuk menghampiri Donghae dan memeluknya Donghae hanya membalas dengan senyuman menyambut pelukan dari Eunhyuk.

“Kau tidak menelepon selama 3 tahun,kukira kau sudah meninggal! Apa kau pulang untuk selamanya? “ tanya Eunhyuk tak henti – hentinya setelah melepas pelukannya.

“ ya “ jawab Donghae singkat.

“Aku akan pergi pesan makanan,tolong jaga rentalku. Tapi fishiy! Ini daftar sewa yang terlambat. Telpon dan katakan padanya, untuk segera mengembalikan, oke? Maaf, aku segera kembali “ ucap Eunhyuk yang langsung pergi meninggalkan Donghae ditoko rentalnya.

“ eh jakkaman !!!” ucap Donghae namun Eunhyuk sudah menghilang. Dengan terpaksa Donghae harus menunggui rental DVD milik temannya itu.

Ditempat lain tepatnya sebuah restoran jepang Yuri diajak Siwon untuk makan malam.

“Kau sering datang kesini? “ tanya Yuri pada Siwon setelah mereka duduk berhadapan.

“ anio. Aku menanti sampai mendapatkan pacar, untuk datang ke tempat spesial seperti ini” jawab Siwon yang membuat Yuri salting. Dengan malu – malu Yuri mencoba makanan yang sudah disediakan.

Ditempat Rental VD Donghae menelepon beberapa orang yang telat mengembalikan DVD yang dipinjam dari rental itu. Dari bahasa yang sopan sampai kasar membuatnya frustasi. Saat melihat daftar peminjam tiba – tiba dongahe melihat nama Yuri sebagai salah satu peminjam yang belum mengembalikan DVD nya.

Saat Yuri sedang asyik – asyiknya makan malam, tiba – tiba handphonenya berbunyi. Lalu Yuri minta izin pada Siwon untuk mengangkatnya

“ permisi “ ucap Yuri lalu mengangkat teleponnya.

“ moshi – moshi “ sapa Yuri dengan bahasa jepang.

“ kwon Yuri-ssi   ??” ucap seseorang diseberang telepon.

“ ha’i “ uca Yuri lagi

“Seseorang yang bekerja di agen travel? “ tanya orang itu lagi yang tidak lain adalah Donghae.

“ ano..siapa ini ?”  ucap Yuri lagi dalam bahasa jepang.

“Kau! Aku tahu ini pasti kau! “ jawab Donghae emosi.

“Apakah ini… Lee Donghae ??” ucap Yuri yang masih dalam bahasa jepang karena Siwon sedang menatapnya.

“Pakai bahasa Korea! “ ucap Donghae yang masih dengan emosi.

“Kenapa kau ada di situ? “ tanya Yuri pada Donghae yang bertanya – tanya kenapa Donghae ada ditempat rental DVD.

“Ini rental salah satu clientku. Kembalikan DVD terlambat itu! kau meminjam DVD rilis baru

sudah sebulan! “ ucap Donghae tetap emosi.

“Terserah! Apa yang kulakukan bukan urusanmu! “ ucap Yuri lagi dengan bahasa jepang dan mulai terbawa emosi.

“Kau pikir aku tidak bisa bahasa Jepang? Kembalikan DVD nya sekarang juga!Kutunggu sampai malam, sampai dikembalikan! “ jawab Donghae lagi yang masih emosi.

“Terserah! Bakka !” ucap Yuri yang sangat emosi dan langsung menutup telponnya.

“ bakka?? Yak ~~” ucap Donghae namun sudah terputus sambungannya.

“ maaf !! ah… Seorang client marah-marah. Dia kemarin datang ke kantor. “ ucap Yuri pada Siwon yang masih memandangnya.

“Apa tidak sebaiknya kau kembali ke kantor? “ saran Siwon yang mencoba mengerti Yuri.

“Tak apa! Sungguh! Ayo makan “ ucap Yuri yang gelagapan. Lalu Yuri melahap makanannya dengan kesal karena Donghae tadi. Siwon yan melihatnya heran dan ikut makan.

Donghae sedang berlari menuju tempat pertemuan tim superjunior karena Leeteuk meneleponnya.

“ halo “ ucap Donghae yang masih berlari.

“Kau menguji kesabaranku? Aku sudah bilang untuk menghapus passwordnya. “ ucap Leeteuk yang marah pada Donghae.

“Saya hanya mengikuti peraturan saja. “ ucap Donghae membela diri.

“Idiot! Aku Bos mu! Buka passwordnya sekarang! “ bentak Leeteuk lagi yang kesal.

Siwon melihat Yuri yang makan dengan suasana yang tidak enak. Semenjak mendapat telepon dari tadi Yuri jadi berubah dengan muka kesal. Yuripun sadar kalau sekarang suasana hatinya sedang kacau.

“Mianhaeyo,kurasa sebaiknya aku pergi. “ ucap Yuri meminta ijin pada Siwon langsung pergi.

“ jeongmal mianhaeyo “ ucap Yuri sambil berlari keluar tanpa menunggu jawaban dari Siwon. Siwon hanya bisa menatapnya pergi begitu saja. Lalu Yuri lari sekuat tenaga menuju rental DVD tempat Donghae berada saat sudah dekat Yuri berhenti sejenak lalu merapikan rambutnya sebentar kemudian berjalan normal.

Di Tim Pengintai superjunior di NS Hotel Donghae menghadap Leeteuk dengan wajah tertunduk.

“Seorang pria menemui si Target sekitar 40 menit yang lalu. Cari tahu siapa dia, sekarang!” ucapp Leeteuk sambil menghampiri Donghae, dengan spontan dongahe mundur beberapa langkah kebelakang. Donghae langsung duduk dan membuka nettbooknya menganalisa siapa orang yang dimaksud. Saat sudah dapat ternyata  harus ada password, Leeteuk mencoba untuk mengintipnya namun Donghae langsung menutupnya dengan bahu miliknya kemudian mengetikan password nya dengan cepat.

“  Daniel Henney.  Seorang Mantan Sersan R.G,Inteligen Rusia. Di korea dia Komisaris Dewan Perekonomian Rusia. Tapi itu Identitas palsu “ ucap Donghae setelah mendapat hasil pencariannya.

“Kau kasih password di setiap file? “ tanya Leeteuk yang menatap mata Donghae, Donghae langsung kaget.

“Ini adalah peraturan… “ ucap Donghae .

“Siapa pelatihmu? “ tanya Leeteuk lagi.

“Saya tidak bisa mengatakannya Pak. Ini adalah peraturan. “ jawab Donghae yang bersikeras tidak memberitahukannya.

“ idiot!!!kau belajar dari Moon Heejoon?? Tony??Siwon??? “ ucap Leeteuk interogasi. Sebelum menanyakan lebih jauh kim Yesung memotongnya.

“Ketua! si Target memesan makanan “ kata Yesung yang dari tadi sibuk menamati.

“ oke “ ucap Leeteuk berbalik.

“Saya yang akan pergi, Ketua! “ ucap Donghae semangat sambil mengacungkan tangan.

“Lupakan “ ucap Leetek tidak tertarik.

“Aku telah mengejarnya sejak di Rusia. Aku bisa tahu apa yang dia pikirkan melalui matanya“  ucap Donghae penuh keyakinan.

“4 menit lagi pesanan diantar, Pak. “ ucap Shindong.

“Ijinkan saya melakukannya, Ketua. “ ucap Donghae gigih

“Kau belum mempunyai pengalaman di lapangan “ ucap Leeteuk yang ragu pada Donghae.

“Aku bersumpah demi hidupku, Ketua. Demi Negara! “ ucap Donghae sambil mengepalkan tangannya dan disimpan didadanya. Leeteuk tidak punya pilihan lain selain mengutus Donghae.

Yuri yang sampai ditempat rental DVD, namun ternyata rentalnya sudah tutup. Yuri merasa kesal dan dipermainkan oleh Donghae.

“ Dasar brengsek !!!” umpatnya lalu pergi meninggalkan tempat itu.

Donghae yang menyamar sebagai pelayan bersiap – siap untuk mengantarkan makanannya ke tempat targetnya. Setelah menyulusuri beberapa pintu akhirnya Donghae menemukannya juga ,  lalu Donghae menarik nafas panjang berusaha agar tidak gugup.

“Bersiap! Saya akan masuk! Tapi, bisakah saya membawa senjata? “ ucap Donghae memberi tanda bahwa dia akan masuk sekaligus bertanya agar dia bisa membawa senjata untuk melindungi diri.

“Masih lupa menambahkan kata ‘Pak’?Mau mati? Kita tidak mempunyai senjata! “ jawab Leeteuk yang emosi dengan Donghae. Lalu Donghae pun masuk keruangan yang ternyata disana ada dua orang rusia sedang bermain kartu yang salah satunya adalah Daniel Henney target mereka. Lalu Donghae menyimpan semua pesanan diatas meja yang sudah diberi kamera dan juga penyadap. Namun sepertinya orang – orang rusia itu tau klo mereka sedang diawasi. Leeteuk yang kesal menyuruh Donghae pulang karena menurutnya Donghae melaksanakan kerjanya mengecewakan.

***

Yuri pulang dengan penuh kekecewaan. Saat sudah didepan pintu dan akan memasukan passwordnya Yuri merasa ada yang aneh plastik kecil yang dia pasang dipintu ternyata rusak dan itu berarti ada orang yang masuk. Dengan hati – hati Yuri membuka pintu dan masuk ke apartementnya. Setelah didalam Yuri mengambil pedang anggar yang ada didinding untuk berjaga – jaga. Lalu Yuri bersembunyi di dinding kayu setelah siap, dia memukul orang yang telah masuk kedalam apartementnya sehinggaorang itu merintih kesakian.

Ttak..ttak…ttak

Tiga pukulan pedang mengenai orang itu.

“Ada apa denganmu? Bagaimana kau bisa masuk? “ tanya Yuri dingin.

“Kode pintu mu masih sama “ ucap Donghae menghiraukan pertanyaan Yuri.

“Singkirkan itu! “ tambah Donghae yang masih ditodong pedang oleh Yuri.

“Apakah kau menunggu lama? Kantor tiba-tiba menelepon menyuruhku masuk” tanya Donghae dengan nada menyesal.

“Jangan merayu! Emangnya aku tadi ke rental karena kau menyuruhku? Kau tidak berarti apa-apa bagiku sekarang. “ ucap Yuri kesal dan masih menodongkan pedangnya pada Donghae.

“ tapi… “ ucap Donghae namun dipotong oleh Yuri.

“Berapa denda keterlambatannya? “ tanya Yuri dengan menahan emosi.

“ tapi…” Donghae berusaha berbicara dipotong lagi oleh Yuri.

“Berapa dendanya? “ bentak Yuri.

“Biarkan aku bicara! Jangan di kepala! “ bentak Donghae dan langsung mendapat pukulan dari Yuri.

“ Kwon Yuri, biar aku jelaskan”  ucap Donghae memohon.

“ keluar “ usir Yuri.

“Aku pulang! Aku sudah pulang, ya kan?Belum cukup ‘kah? “ bentak Donghae yang sudah tidak tahan.

“Keluar! Brengsek! “ ucap Yuri yang tak kalah marahnya. Lalu memukul Donghae sampai Donghae keluar dari apartement Yuri.

“Yuri~ya …Yuri~ya “ ucap Donghae sambil mengetuk – ngetuk pintu apartement. Lalu Yuri membukanya dan melempar sepatu Donghae keluar.

“Pergi sana! “ hardik Yuri.

“Buka pintunya sekarang atau putus! “ ucap Donghae mengancam.

“Satu, dua, tiga!Baik! Putus! “ terdengar suara Donghae dari luar. Setelah menutup pintunya Yuri melihat seluruh ruangannya yang telah dirapikan oleh Donghae. Dari cucian piring, cucian pakaian dan semua barang – barangnya menjadi rapi. Lalu Yuri melihat ada catatan kecil dari Donghae

Aku perhatikan terdapat keriput di lehermu. Sebaiknya kau lebih peduli terhadap keriput di lehermu. Tarik dagu ke depan. Putar leher ke kanan, kemudian tahan selama 5 detik.

Dengan sedih terharu Yuri mebacanya sambil memperagakannya.

“Apakah ini mengatasi keriput di leher? “ tanya Tiffany yang ada diapartement Yuri.

“Yup. Cara ini membuat lehermu kencang. “ jawab Yuri sambil terisak – isak.

“Dagu lebih ke depan? “ tanya Tiffany lagi sambil terus memperagakannya.

“ unnie, Apa yang harus aku lakukan? Aku bahkan tidak memikirkannya sejak dia pergi 3 tahun yang lalu,  Aku telah menghapusnya dari ingatanku. Tapi, sekarang apa yang harus aku lakukan! “  curhat Yuri sambil menangis.

“Kalau begitu pacaran lagi saja! “ jawab Tiffany enteng.

“Kau gila. Dia meninggalkanku sekali. Siapa bilang dia takkan melakukannya lagi? “ isak Yuri sambil mengusapkan tisu kewajahnya.

“Aku putus sekali dua kali dengan suamiku. Tapi saat aku bilang ini berakhir. Ia pura-pura tidak mendengarku. Pria selalu berubah-ubah dan sulit ditebak” jelas Tiffany panjang lebar.

***

“ aku penasaran. Tim apa yang di sebalah kamar kita? “ ucap Onew pada Yuri yang sekarang ada dimobil sedang mengintai Dr.Lee Sooman.

“ molla “ jawab Yuri dingin sambil mengerak – gerakan dagunya kedepan.

“Itu Tim Lokal, ya ‘kan? “ kata Onew lagi.

“ molla “ jawab Yuri dengan nada yang sama.

“Sungguh? Kurasa kau tahu, tapi tidak mau memberitahuku.. “ ucap Onew yang terpotong oleh pukulan Yuri dikepalanya.

“Jangan pernah menyelidiki apa yang meraka lakukan di kamar sebelah. Itu peraturan. “ ucap Yuri pada Onew yang masih meringis kesakitan. Kemudian mereka melihat Dr. Lee pergi menggunakan mobilnya lalu mengikutinya.

Sementara itu di tim superjunior Donghae sedang sibuk menganalisa . kemudian Kangin datang menanyakan kelanjutan penyelidikan.

“Ada sesuatu yang menarik? “ tanya Kangin pada Leeteuk.

“Tidak banyak. Mereka hanya bermain kartu, mandi, makan, mandi lagi… terlalu sering mandi. Kalau negara ini kehabisan air. aku pikir mereka akan menyerahkan diri.” Jawab Leeteuk.

“ apa??” ucap Kangin langsung duduk.

“Haruskah kita beritahukan pada atasan kita? “ tanya Leeteuk pada Kangin.

“Akan kulakukan ketika saatnya tiba, Menemukan sesuatu yang ganjil? “ jawab Kangin dan bertanya lagi.

“Tidak ada Pak “ jawab Leeteuk santai.

“ ada pak “ sekarang giliran Donghae yang menjawab.

“Benar, anak baru menemukan sesuatu? “ tanya Kangin penasaran.

“Mantan mata-mata Rusia sudah terlatih…berkomunikasi menggunakan kartu saat mereka sedang disadap. “ ucap Donghae sambil menunjukan permainan kartu orang rusia.

“ jinja ??” tanya Leeteuk yang mencoba melihat namun segera monitornya Donghae alihkan pada Kangin.

“Dengan mengkonversi nomor-nomor kartu menjadi Cyrillic Alphabet, Stary Bric’ Artinya ‘musuh lama’. Menurut saya ini berkenaan dengan target pembunuh.” Ucap Donghae menjelaskan.

“ bagus. Benar – benar bagus “ puji Kangin pada hasil penjelasan Donghae, Donghae yang merasa dipuji kemudian mendekatkan kursinya pada Kangin.

“Saya masih menganalisa rekaman ini dan yang ini. Menurut saya mereka menggunakan kode ganda. Beri saya waktu beberapa hari, saya bisa membongkar kodenya Pak. “ tambah Donghae yang semakin percaya diri.

“Kau memang berbakat. Aku berharap padamu 100%. Donghae, kau tangani ini. “ ucap Kangin pada Donghae sambil menepuk pundak Donghae. Leeteuk merasa kesal melihatnya.

“si Target keluar!  “ ucap Ryeowook yang sedang mengamati.

“Saya yang akan pergi! “ ucap Donghae semangat.

“Diam dan duduk di sana! “ ucap Leeteuk yang kesal dengan Donghae dari tadi.

“Suruh dia pergi. Beri Donghae  kesempatan menjadi seorang superjunior sejati. “ ucap Kangin membela Donghae. Membuat Leeteuk tidak bisa apa –apa.

“Terima kasih Pak! “ ucap Donghae yang measa semangat dari biasanya.

“Dia menuju tempat parkir. “ lapor Ryeowook lagi semua diam menunggu perintah dari Leeteuk.

“Kalian tunggu apalagi! “ bentak Leeteuk pada timnya dan mereka langsung mengambil posisi masing – masing.

“Tahu caranya membututi seseorang? “ tanya Leeteuk pada Donghae sambil memberikan kuncinya.

Kini Donghae ada di mobil taxi bersiap membuntuti target, saat targetnya akan keluar dia melihat Victor keluar dari arah yang berbeda dan menghalangi jalannya. Dengan tidak ada pilihan Donghae berada didepan Victor sekarang.

“Kenapa kau berada di depan dia? Buntuti dia!Bukan mengawal dia! “ ucap Leeteuk kesal diheadphone Donghae.

“Buntuti dia, Idiot.Pergi ke belakangnya, sekarang! “ bentak Leeteuk lagi yang membuat telinga Donghae sakit. Donghae berusaha mengemudikan mobilnya agar Victor berada didepannya namun Victor terus – terusan mengikuti arah gerak Donghae. Kemudian mobil target maju dan sekarang ada didepan Donghae .

“Aku berhasil melakukannya! “ ucap Donghae senang

“Di mana mereka? “ tanya Leeteuk.

“Mereka belum sampai.  “ jawab Donghae.

“Lalu apa yang kau lakukan? “ tanya Leeteuk lagi di headphone.

“Aku akhirnya membututi mereka Pak!    “ ucap Donghae sambil teriak – teriak kegirangan.

Setelah beberapa lama sampailah mereka di taman hiburan.

“Tiba di Taman Hiburan. “ lapor Donghae.

“dan si Target? “ tanya Leeteuk.

“Masih membututi dia. “ jawab Donghae bisik –bisik.

“Jangan lupa menambahkan kata ‘Pak’.Itu tidak benar. “ ucap Leeteuk mengingatkan Donghae.

“ baik “ ucap Donghae lalu mengikuti targetnya lagi.

Di mobil van hitam Yuri dan timnya sedang mengamati Dr. Lee . mereka bersantai menunggu pergerakan berikutnya.

“ Sepertinya ini enak! “ ucap Tiffany sambil memakan ramyunnya.

“Enaknya apa ya untuk acara Ultahku. “ tanya Yuri lemas.

“Kita tidak punya yang namanya kemewahan … “ ucap Tiffany namun terpotong oleh minho.

“Target bergerak! “ lapor minho.

“ akh… Selalu saja saat aku sedang makan! “ ucap Yuri kesal karena harus menunda makannya.

“Bersiap-siap, semuanya! “ ucap Tiffany memberikan aba – aba.

“Cepat! Pergi! “ titah Tiffany lagi sambil menyuapkan makanan kemulutnya.

Tampak Dr. Lee sedang duduk dibangku taman hiburan menunggu seseorang, Donghae yang sedang membuntuti Victor yang duduk dibangku sebelahnya lagi,  kini duduk dibangku tempat Dr. Lee duduk dan pura – pura membaca peta. Dr. Lee dan Victor tukar pandang seperti memberikan kode tak lama mereka pun berdiri dan pergi kearah yang berhadapan. Namun tiba – tiba Victor melihat Donghae sedang menatapnya kemudian berbalik arah.  Dr.Lee yang merasa aneh juga beralik arah dan pergi kearah yang berbeda. Donghae yang tau Victor pergi langsung mengejarnya. Yuri yang mendapat perintah mengikuti Dr.Lee segera bergerak dengan berpakaian layaknya orang hamil. Donghae juga hampir kena tembak dari pistol Victor yang merasa diikuti. Saat Yuri dang Donghae saling mengejar tak sengaja mereka bertemu. Keduanya sangat kaget sekali apalagi Donghae yang melihat Yuri dengan keaadaan hamil. Apa yang akan terjadi selanjutnya????

To be continue….

Akhirnya part 2 selesai. Gmn nih readers ceritanya??? Kasih komennya ya… readers yang baik ^_- #kedip – kedip#

Penulis:

Anyeong my name is Midah, You call me Midah Just a simple girl ^__^ ilove yulhae, Kyuri, dan Hanyul Just Kwon Yuri My bias, i don't care what people say but i like her :)

13 thoughts on “My Girlfriend is Agent Part 2

  1. Meskipun kagak ngerti mkstnya…tp tetap ngikutin ff ni smpai slse soalnya seru…eh aq ketawa ngakak eon pas baca bagian leeteuk yg bilang ke donghae gini ‘sampai sayang omma,juga anak omma!’ hahaha itu lucu

Respect To Me with Your Comment ^__^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s